P. 1
komunikasi bisnis

komunikasi bisnis

|Views: 1,009|Likes:
Published by trisnomandiri

More info:

Published by: trisnomandiri on Nov 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

Modul 9

LAPORAN BISNIS

DOSEN

ARIEF BOWO PK,SE.,MM

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2008

Selanjutnya. misalnya proposal penjualan.MM KOMUNIKASI BISNIS . b. laporan operasi. PENGERTIAN LAPORAN BISNIS Laporan bisnis adalah suatu laporan yang bersifat netral. proposal pengembangan produk baru.SE. Untuk menganalisis informasi dan memberikan masukan bagi pengambilan keputusan atas isu tertentu. Laporan tertulis biasanya mendahului penyajian secara lisan yang didasarkan pada dokumen tertulis. misalnya laporan pajak. laporan ketenagakerjaan (perburuhan). Untuk memperoleh sumber pendanaan dan membuka bisnis baru.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 A. misalnya laporan riset. baik untuk kebutuhan internal maupun eksternal. Untuk mendokumentasikan kinerja.UMB ARIEF BOWO PK. c. Dalam bisnis. secara umum penulisan laporan digunakan untuk memenuhi berbagai keperluan antara lain: a. f. misalnya kebijakan penempatan karyawan. memiliki tujuan yang jelas dan rencana penyajian fakta kepada seorang atau lebih untuk tujuan bisnis tertentu. laporan kegiatan karyawan. misalnya laporan kinerja. laporan bisnis dapat digolongkan ke dalam jenis sebagai berikut. laporan justifikasi. Hildebrandt dalam bukunya “ Efective Business Communications” mendefinisikan laporan bisnis (business report): suatu laporan yang memiliki sifat netral. Untuk memenuhi persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku bagi perusahaan. Laporan menurut Fungsinya Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Murphy dan Herbert W. tidak memihak. Sedangkan Himstreet dan Baty dalam bukunya “Business Communications” mendefinisikan laporan bisnis sebagai penyampaian informasi dari suatu bagian organisasional atau dari satu institusi/lembaga ke lembaga lain untuk membantu pengambilan keputusan atau pemecahan masalah. misalnya. Suatu laporan dapat berbentuk tertulis ataupun lisan ataupun keduanya (lisan dan tertulis). Untuk memantau dan mengendalikan operasi perusahaan. Herta A. e. Untuk membantu mengimplementasikan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan perusahaan. laporan analisis dampak lingkungan. laporan perkembangan kegiatan. memiliki tujuan yang jelas serta menyajikan fakta kepada seorang atau lebih dalam rangka mencapai tujuan bisnis tertentu. 1. d.

Beberapa contoh dari jenis ini adalah laporan kemajuan pekerjaan. tanpa kesimpulan. laporan rekomendasi. bulanan. laporan penjualan harian. dan sebagainya. dan laporan publik disusun oleh lembaga/organisasi pemerintah atau lembaga yang dibiayai oleh negara. laporan surat. swasta. laporan dalam bentuk cetakan. menganalisis dan mengintrepertasikannya. laporan sukarela. Laporan informasional adalah laporan yang bersifat memberi informasi. Laporan menurut Keasliannya Laporan yang terdiri dari laporan otoritas. laporan swasta. Laporan menurut Jenisnya Laporan jenis terdiri dari laporan memorandum. 6. Laporan otoritas yang dibuat atas dasar permintaan atau kuasa dari orang lain. Contoh-contohnya adalah laporan akuntansi. Laporan menurut Subjeknya Laporan menurut subjeknya adalah laporan yang didasarkan menurut departemen atau unit tempat laporan itu diperoleh. dan tahunan. Laporan menurut Formalitasnya Laporan jenis ini dapat dibedakan atas laporan formal atau laporan laporan panjang (pada umumnya lebih dari 10 halaman) dan laporan nonformal atau laporan singkat.SE. proposal. Laporan menurut Frekuensinya Laporan menurut frekuensinya terdiri dari laporan berkala yaitu laporan yang disusun secara harian. kemudian menyimpulkan dan memberi rekomendasi. Sedangkan. 2. laporan produksi dan sebagainya.MM KOMUNIKASI BISNIS . sedangkan laporan khusus merupakan laporan atas suatu kejadian yang unik (khusus) seperti munculnya krisis dalam suatu perusahaan.UMB ARIEF BOWO PK.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 Jenis laporan menurut fungsinya terdiri Laporan Informasional dan Laporan Analitis. Contoh. dan tanpa memberi rekomendasi. 3. laporan swasta adalah laporan yang dibuat oleh organisasi/perusahaan 5. laporan personalia. laporan sukarela disusun atas inisiatif dari pembuat laporan itu sendiri. menyajikan fakta – tanpa melakukan analisis. dan laporan publik. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . semesteran. laporan analitis adalah laporan yang menyajikan fakta. mingguan. dan laporan panjang (laporan formal). 4.

Resolusi merupakan laporan singkat yang secara formal berisi pengumuman hasil konsensus dalam suatu pertemuan. Metodologi. biasanya diformulasikan di awal pendahuluan sebelum maksud atau tujuan laporan bisnis dinyatakan. yakni: a. baik sumber tertulis maupun sumber lisan. Ruang Lingkup. Tata-letak. laporan perkembangan. dan laporan pertemuan. menginformasikan kepada pembaca tentang apa saja yang akan dibahas dalam laporan bisnis.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 7. Pemberi Kuasa. merupakan poin penting dalam laporan bisnis. h.MM KOMUNIKASI BISNIS . Laporan pertemuan merupakan laporan resmi yang mencakup bahasan yang lebih luas dan berisi hasil pertemuan atau konfrensi penting. b.SE. Laporan menurut Kegiatan Projek Laporan macam ini terdiri atas laporan pendahuluan. BAGIAN UTAMA LAPORAN BISNIS 1. mengacu pada metode pengumpulan informasi. Laporan menurut Pelaksanaan Pertemuan Yang termasuk ke dalam laporan jenis ini adalah agenda. berhubungan dengan luas cakupan atau batas suatu pokok bahasan dalam sebuah laporan bisnis. jika kita menggunakan istilah yang memiliki beberapa penafsiran Pusat Pengembangan Bahan Ajar . c. Masalah. g. adalah individu/organisasi yang meminta laporan. Agenda adalah suatu dokumen yang ditulis sebelum suatu pertemuan berlangsung. resolusi. e. B. Notulen adalah laporan resmi dalam suatu pertemuan yang telah berlangsung yang mencakup semua hal yang terjadi dalam suatu pertemuan. Sumber-sumber. jika pembaca dianggap perlu mengetahui informasi yang ada dalam laporan bisnis itu maka latar belakang harus disampaikan. d. Pendahuluan Dalam bagian pendahuluan ada 11 (sebelas) hal yang perlu dipertimbangkan. Latar Belakang. notulen. Maksud. dan biasanya terdiri dari jadwal pelaksanaan dan topik yang akan dibahas dalam pertemuan sehingga akan membantu peserta dalam mempersiapkan peserta. Definisi Istilah. dan laporan akhir. 8.UMB ARIEF BOWO PK. i. mencakup berbagai sumber yang kita gunakan dalam penyusunan laporan bisnis. f.

Oleh karena itu. Penulisan laporan bisnis yang baik. c. Rangkuman. beberapa unsur tersebut dapat digabungkan menjadi satu atau dua paragraf dengan ataupun tanpa judul “Pendahuluan”. berisi evaluasi secara ringkas fakta-fakta yang dibahas. tanpa memasukkan pendapat pribadi kita sebagai penulis.UMB ARIEF BOWO PK.MM KOMUNIKASI BISNIS .Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 maka kita harus menjelaskan kepada pembaca definisi yang kita maksudkan. kekuatan dan kelemahan. PENGORGANISASIAN ISI LAPORAN BISNIS Ada 2 (dua) cara yang dapat dipilih untuk digunakan dalam penyusunan isi sedangkan pada Laporan Analitis disebut Kesimpulan dan Rekomendasi. Rekomendasi. d. judul pendahuluan dapat dihilangkan bila isi setiap periode sama dan pembaca telah mengetahuinya. anggaran yang diperlukan. harus mencakup temuan fakta yang penting dan relevan. bagian ini dapat membantu kita mencapai maksud penulisan laporan bisnis. waktu. adalah keterbatasan dalam hal dana. ataupun data yang tersedia. kita membahas dan mengembangkan hal-hal yang penting secara rinci. Hal-hal yang dipertimbangkan dalam bagian penutup adalah sebagai Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 2. Bahkan dalam laporan berkala. Kesimpulan. b. berisi ringkasan pembahasan secara menyeluruh. dan untuk laporan analitis juga mengambil kesimpulan dan memberikan rekomendasi. Dalam bagian ini. berikut: a. dan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap program/projek yang akan dilaksanakan. 3. dalam Laporan Informasional bagian penutup ini dinamakan Rangkuman. Kadangkala hanya berisi poin-poin yang penting. menyarankan suatu program tindakan yang didasarkan pada kesimpulan yang telah dibuat. Di samping itu. merupakan pernyataan terakhir yang mencakup waktu pelaksanaan program. C.SE. Isi Laporan Bagian terpanjang dari suatu laporan bisnis adalah isi laporan. j. Keterbatasan. Penutup Bagian penutup berfungsi untuk merangkum laporan secara menyeluruh. Rencana Tindakan. Untuk laporan singkat. atau manfaat dan kerugian.

dan rekomendasi. Lebih menyukai laporan yang disusun dengan cara induksi. kata pengantar. jika pembaca kita memiliki ciri sebagai berikut: Eksekutif yang sibuk. Ingin menganalisis data lebih baik. Cara pertama: Cara deduksi atau cara langsung berarti menyampaikan ide pokok dan rekomendasi terlebih dahulu. Short-form report dapat digunakan baik untuk Laporan Informasional maupun Laporan Analitis. daftar isi.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 laporan bisnis. D. berarti kita menjelaskan fakta-fakta yang ada terlebih dahulu. dan rangkuman atau Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Cara kedua: Cara induksi atau cara tak langsung. bukan hanya bagian akhirnya saja.UMB ARIEF BOWO PK. Secara umum. Pada prinsipnya.MM KOMUNIKASI BISNIS . kesimpulan. Perlu membaca keseluruhan laporan. kita menggunakan cara induksi jika pembaca kita mempunyai karakteristik sebagai berikut: Ingin mengetahui penjelasan secara rinci terlebih dahulu untuk dapat memahami kesimpulan dan rekomendasinya. SHORT-FORM REPORT versus LONG-FORM REPORT Short-Form Report Short-form report atau laporan singkat biasanya terdiri dari maksimal lima halaman. Ingin mengetahui kesimpulan yang kurang menyenangkan (‘berita buruk’). setelah itu baru dijelaskan hal-hal yang rinci. Lebih menyukai laporan yang disusun dengan cara deduksi. kita dapat menggunakan cara deduksi atau cara langsung.SE. Secara umum. baru kemudian kita memberikan ide pokok. Merasa kesimpulannya tidak bias dan dapat menerimanya. Ingin mengetahui ‘berita baik’ atau informasi netral. Lebih suka untuk menentukan sesuatu dengan segera. dan hal ini akan menjadi lebih mudah jika kesimpulan dan rekomendasi dicantumkan pada awal laporan. short-form report dalam dunia bisnis jarang yang dilengkapi dengan lembar halaman judul. yakni cara deduksi (cara langsung) dan cara induksi (cara tak langsung). Ingin mengetahui pandangan penulis laporan dengan segera.

rencana kerja. Memo Biasanya bentuk memo digunakan untuk intern organisasi. Oleh karena itu. sebelum kita melakukan penelitian lebih jauh. kita perlu mempertanyakan apa tujuan laporan tersebut disusun. Jika tujuan umum kita adalah untuk Pusat Pengembangan Bahan Ajar . biasanya kita dihadapkan pada tiga pilihan. sebuah short-form report lebih menekankan pada tubuh atau isi suatu laporan yang meliputi pembuka. sebagaimana membuat outline laporan memungkinkan kita menulis dengan cara yang sistematis. Kemudian. Dalam memilih suatu format laporan. hal yang membedakan Long-Form Report atau Laporan Panjang dengan Short-Form Report adalah bahwa jumlah halaman laporan panjang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah halaman laporan singkat. b. catatan kaki (footnotes). dan bagian penutup. Yang perlu digarisbawahi dalam hal ini antara lain adalah sebagai berikut: Mengembangkan struktur yang logis.UMB ARIEF BOWO PK. Preprinted Laporan singkat dapat menggunakan format laporan yang telah dicetak lebih dahulu. yaitu: a. walaupun tidak jarang dipakai dalam komunikasi dengan pihak ekstern perusahaan.MM KOMUNIKASI BISNIS . tabel.SE. Surat Bentuk surat dapat digunakan untuk laporan singkat yang ditujukan kepada pihak ekstern organisasi perusahaan. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya jumlah halaman dalam laporan singkat. Dalam penyusunan sebuah Laporan Panjang biasanya ada beberapa poin yang harus lebih dicermati dibandingkan dengan penyusunan Laporan Singkat seperti perumusan masalah. bahasan. serta gambar. Long-Form Report Secara fisik. dengan menggunakan outline untuk keperluan analisis memungkinkan kita untuk memecahkan masalah. hasil temuan. Laporan tersebut mencakup semua bagian surat. outline untuk analisis. suatu masalah yang dirumuskan untuk kita telah ditetapkan oleh orang-orang yang memiliki otoritas terhadap suatu laporan. dan juga mempunyai judul. Seringkali. dan kita tinggal mengisi kolom ataupun baris kosong yang telah disediakan. analisis data. c. Bila hal ini terjadi. penelitian.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 abstrak.

Proses analisis pada prinsipnya adalah suatu pencarian hubungan di antara berbagai fakta dan data yang ada dari berbagai sudut pandang sehingga kita dapat memperoleh jawaban dari berbagai pertanyaan yang ada dalam perumusan masalah dan rencana kerja dalam laporan kita. Jika tujuan penelitian kita adalah untuk menghasilkan suatu kesimpulan dan rekomendasi. c. Menyusun outline pembuka. Mengatur aturan pembagian. rencana kerja akan lebih rinci karena hal itu akan memberikan petunjuk prestasi atas sejumlah tugas pekerjaan yang telah dilakukan. ataupun dengan melakukan pengamatan (observasi). jika proposal (usulan) diterima. d. ketika membagi. maka outline informasional lebih sesuai untuk digunakan. kegiatan penelitian untuk mendapatkan data merupakan hal yang sangat penting dalam laporan panjang.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 memberikan informasi tentang suatu latar belakang di mana orang lain akan menafsirkannya. b. Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan dalam menyusun laporan panjang adalah penyusunan rencana kerja. Dan akhirnya. Data dapat diperoleh baik dari sumber primer (‘tangan pertama’) maupun sumber sekunder (‘tangan kedua’). meskipun pendapat kita secara jelas didasarkan pada fakta-fakta yang ada. menyebarkan angket atau kuisioner. Bahwasanya outline pembuka memberikan kepada kita suatu kerangka yang memudahkan kita melakukan penelitian. Teliti dalam melakukan pendaftaran semua komponen. kebanyakan proposal memerlukan rencana kerja secara rinci sebagai dasar kontrak. maka kita dapat menggunakan outline analitis. Lebih lanjut. Bagaimana kita dapat membagi ide-ide kita dengan baik? Berikut ini adalah beberapa aturan singkat tentang pembagian suatu ide ke dalam beberapa komponen: a. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Di samping rencana kerja. Data dapat diperoleh dengan cara antara lain melakukan wawancara. Batasi satu prinsip pada suatu waktu. Memilih prinsip dasar pembagian secara benar.UMB ARIEF BOWO PK. kita perlu memperhatikan bagaimana kita menganalisis data yang telah kita kumpulkan dalam kegiatan penelitian tersebut di atas.SE. Jika kita melakukan studi formal. Setiap pembagian kelompok harus terpisah dan berbeda.MM KOMUNIKASI BISNIS .

(Terjemahan). Faules. 1996. Bandung: PT.MM KOMUNIKASI BISNIS . Rosdakarya. (Terjemahan). Bandung: PT. Organizational Behavior: Concepts. and Jeanne M. DAFTAR KEPUSTAKAAN Adler. 1973. 2003. Jalaluddin.SE. Business and Professional Communication. Pace. Rakhmat. Controversies. Stephen P. 1996. Bandung: PT. (Terjemahan). Jakarta: PT. Stewart L.UMB ARIEF BOWO PK. Curtis. Fred. James J. Bernard. Remaja Robbins. Ronald B. Pustaka Binaman Pressindo. 1993. Winsor. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Jakarta: Penerbit Erlangga. Fifth Edition. Seventh edition. Elmhorst. New York: McGrawH-Hill. Wayne and Don F. Prenhallindo. Applications. and Sylvia Moss. 1996. (Terjemahan). Rosda Jayaputra Katz. Human Communication. Tubbs. Jakarta: PT. Djoko. 1998. Komunikasi Bisnis. Communicating at Work: Principles and Practices for Business and Professions. Floyd and Jerry L. Komunikasi Organisasi: Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Purwanto. Dan B. Jakarta: PT. 1994. Luthans. Remaja Rosdakarya. Remaja Rosdakarya. R. New York: McGraw-Hill.. Psikologi Komunikasi. (Terjemahan). Organizational Behavior. Turning Practical Communication into Business Power.Modul Komunikasi Bisnis – Dosen Arief Bowo Prayoga-2008 E.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->