P. 1
Artikel Pengangguran

Artikel Pengangguran

|Views: 8,683|Likes:
Published by nandawibowo

More info:

Published by: nandawibowo on Nov 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

Artikel 1 Masalah Pengangguran dan Kemiskinan

Oleh Ragiman Selasa, 3 Agustus 2010

Pengangguran dan kemiskinan merupakan momok di banyak negara, termasuk negara maju seperti Amerika Serikat (AS) sekalipun. Ternyata tercatat 15 juta tenaga kerja atau sekitar 8 persen lebih menganggur. Apalagi, di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Pemerintah sendiri selama ini selalu memfokuskan program pembangunannya pada penanganan kedua masalah ini. Hasilnya memang belum sepenuhnya memuaskan berbagai pihak meski indikator-indikator sosial yang ada telah menunjukkan perbaikan dalam pengurangan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Indonesia pada Juni 2010 sebesar 234,2 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,33 persen per tahun. Dari jumlah itu, jumlah angkatan kerja kini mencapai 116 juta orang. Sebanyak 107,41 juta orang adalah penduduk yang bekerja. Sedangkan jumlah penganggur sebanyak 8,59 juta orang atau penganggur terbuka sebesar 7,41 persen. Memang itu mengalami penurunan apabila dibanding 2009 yang sebesar 8,14 persen. Penduduk miskin tahun 2010 berjumlah 31,02 juta orang atau sebesar 13,33 persen, mengalami penurunan 1,51 juta jiwa dibandingkan dengan tahun 2009 (sebanyak 32,53 juta) atau 14,15 persen. Banyak kalangan menginginkan percepatan dan keseriusan penanganan masalah pengangguran dan kemiskinan ini. Sebab, pada hakikatnya, hasil-hasil pembangunan diperuntukkan bagi manusia itu sendiri, termasuk rakyat miskin dan para penganggur. Tidak ada seorang pun menginginkan menjadi miskin atau menganggur. Logikanya, apabila kemiskinan dan pengangguran akan dikurangi dengan drastis, tentu anggaran untuk itu pun mesti ditambah-hubungan yang berbanding terbalik. Oleh karena itu, jika perlu, pemerintah dapat memplot anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) khusus untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran, sebagaimana pemerintah memplot 20 persen APBN-nya untuk sektor pendidikan. Di sisi lain, pemerintah dapat juga meningkatkan stimulus fiskalnya khusus untuk mengurangi atau mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Memang, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014, tersurat pemerintah akan terus melanjutkan tiga strategi pembangunan ekonomi, yaitu pro growth, pro job dan pro poor. Termasuk di dalamnya mewujudkan pertumbuhan disertai pemerataan (growth with equity). Ketiga strategi itu diharapkan sebagai pendorong percepatan laju pertumbuhan ekonomi yang dapat memberikan lebih banyak kesempatan kerja. Dengan demikian, makin banyak keluarga Indonesia dapat menikmati hasil-hasil pembangunan dan dapat keluar dari kemiskinan. Prioritas pembangunan nasional yang dijabarkan dalam RPJM 2010-2014 terdapat 11 butir, antara lain penanggulangan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan rakyat. Yang disebut terakhir menuntut tidak hanya pertumbuhan ekonomi tinggi, namun juga pertumbuhan ekonomi berkualitas (inklusif) dan berkeadilan. Tantangan utama pembangunan ke depan tentu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Bagaimanapun, pembangunan ekonomi yang pro growth, pro job, dan pro poor perlu terus dilaksanakan. Cara yang ditempuh adalah dengan memperluas cakupan

pelaksanaan negosiasi tripartit. air bersih. Sementara itu. Tentu saja peningkatan lapangan kerja baru yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan angkatan kerja akan berdampak pada makin menurunnya tingkat pengangguran. Tercatat jumlah penduduk miskin awal 2010 sebesar 31. berbagai langkah perlu dilakukan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.10 juta orang. dan pembiayaan tenaga kerja ke luar negeri. Dilanjutkannya berbagai langkah antara lain melalui pemberian subsidi. diperkirakan pertumbuhan lapangan kerja baru akan tercapai lebih dari 2 persen. Program ini.69 juta orang. serta penyusunan standar kompetensi. seperti perluasan kesempatan kerja.76 persen.81 juta orang dari 11. *** Penulis adalah peneliti Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu .000 orang. penempatan. kecil. pemberian subsidi. dan juga lembaga keuangan.93 juta. jumlah penduduk yang masuk angkatan kerja setiap tahun diperkirakan juga meningkat rata-rata sebesar 1. rata-rata setiap satu persen pertumbuhan ekonomi dapat menyerap tenaga kerja baru sekitar 400. Sebenarnya. agar dapat menikmati hasil-hasil pembangunan. bantuan sosial.41 persen. kesehatan. Komitmen ini hendaknya tidak sebatas rencana dan wacana. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang ekspansif. dari 20.91 juta menjadi 11. Di antaranya di daerah pedesaan. kondisi perekonomian dunia yang terus membaik sebagai akibat krisis finansial global mempunyai pengaruh terhadap kinerja perekonomian domestik. dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak atau belum mampu dipenuhi dari kemampuan mereka sendiri. peningkatan laju pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat memperluas terciptanya lapangan kerja baru. PNPM Mandiri. Penyerapan tenaga kerja ini diperkirakan makin meningkat sejalan dengan program dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan investasi melalui perbaikan infrastruktur dan berbagai kebijakan lainnya.62 juta menjadi 19. namun benar-benar harus dapat direalisasikan dan diimplementasikan.5 persen. apabila dilaksanakan dengan benar dan tepat sasaran. penduduk miskin berkurang 0. Berbagai program dan upaya harus terus dilaksanakan pemerintah. bantuan sosial dan lain-lain. Selama ini tingkat pengangguran menurun karena didukung makin tingginya angkatan kerja yang bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI). Sejak 2005. Jika target pertumbuhan ekonomi berkisar 5. serta meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap pelayanan dasar seperti pendidikan.02 juta orang atau sebesar 13. menengah (UMKM) dan koperasi melalui program kredit usaha rakyat (KUR). Implementasi program-program ini terus dilakukan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. perlindungan. Begitu juga untuk menciptakan pembangunan ekonomi berkualitas dan berkeadilan. Tentu untuk merealisasikannya diperlukan penyempurnaan peraturan mengenai ketenagakerjaan. program keluarga harapan (PKH). Pada awal tahun 2010 tingkat pengangguran terbuka diperkirakan berada pada kisaran 7. Ini penting untuk menurunkan tingkat kemiskinan tahun 2010 yang berada pada kisaran 12-13. Sedangkan di daerah perkotaan berkurang 0.program pembangunan berbasis masyarakat. Demikian pula tingkat kemiskinan tahun 2010.33 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Ini terindikasi dari meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi.3 persen tahun 2010. diharapkan terus mengalami penurunan. dan dana penjaminan kredit/pembiayaan bagi usaha mikro.

menyoroti keprihatinan pengangguran bisa menggelincirkan pemulihan.82 yen dari 86.000 dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 9. di tengah kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja yang tetap menjadi duri dalam sisi pemulihan ekonomi terbesar di dunia. meningkatkan keraguan lebih lanjut tentang pemulihan ekonomi yang rapuh. "Dolar AS sekali lagi dirusak oleh data pekerjaan lemah di pagi hari karena pelaku pasar menunggu data kunci upah non-pertanian pada besok.26 yen pada Rabu.3155 dolar pada Rabu malam.Dolar Amerika Serikat melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis. Mereka percaya Juli memperlihatkan upah sektor non-pertanian turun 87. Klaim awal naik 4.1 persen menjadi 479.000 pada pekan yang berakhir 31 Juli. .6 persen.Artikel 2 Dolar Melemah Tertekan Masalah Pengangguran Jumat. 6 Agustus 2010 08:08 WIB New York (ANTARA News) . yang sebagian besar ekonom mengatakan diperkirakan menunjukkan pengangguran sudah tinggi karena perusahaan tetap enggan untuk merekrut pekerja dalam jumlah besar. Departemen Tenaga Kerja mengatakan. Sentimen untuk dolar telah berkurang oleh data pemerintah Kamis yang menunjukkan klaim baru untuk memanfaatkan anggaran pengangguran AS minggu lalu secara tak terduga naik ke tingkat tertinggi sejak April. menjadi 85.3190 dolar di New York pada sekitar 2100 GMT. Dolar juga turun terhadap mata uang Jepang. membingungkan banyak analis yang memperkirakan klaim turun menjadi 455." kata analis Samarjit Shankar dari Bank of New York Mellon. Data pengangguran terbaru datang menjelang laporan utama pemerintah AS Jumat.000. Euro berpindah tangan pada 1. lebih tinggi dari 1.

5893 dolar dari 1.500. Sebagian besar pekerjaan pemerintah yang hilang diyakini pekerjaan sementara yang dibuat untuk pelaksanaa sensus." kata analis Kathy Lien dari Global Forex Trading.500 pekerjaan pada Juli tapi pekerjaan pemerintah diyakini telah jatuh 169. "Jika tidak. Terhadap mata uang utama lainnya Kamis.000. sedangkan pound Inggris naik menjadi 1. ."Itu sekali lagi mengingatkan investor bahwa pasar tenaga kerja AS tetap seimbang dengan nyaman.memompa uang ke dalam ekonomi melalui pembelian aset.0453 franc Swiss dari 1. jelang data upah non-pertanian Jumat yang mengukur keduanya baik sektor pemerintah maupun swasta." katanya dikutip AFP. memberikan pedagang alasan kuat untuk membuang dolar. Sentimen dolar melemah dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa berlanjutnya melambannya pemulihan AS bisa mendorong Bank Sentral AS atau Federal Reserve untuk meningkatkan "pelonggaran kuantitatif" ." katanya. Sektor swasta diperkirakan telah menciptakan sekitar 82.5878. dolar turun menjadi 1. "Untuk menjadi penyelamat untuk dolar. gaji swasta perlu meningkat lebih dari 90. ketakutan pasar tentang pemulihan lambat akan diverifikasi.0530 pada Rabu.

diperkirakan terus berlanjut pada 2010.Masing-masing sektor usaha.Artikel 3 Pengangguran 2010 Turun Tipis Pengangguran terbuka untuk lulusan SMA dan Universitas masih tinggi karena lapangan kerja yang semakin sempit. tingkat pengangguran terbuka untuk lulusan SMA dan perguruan tinggi masih cukup besar. Tren perbaikan tersebut.Kondisi ketenagakerjaan. Tren tersebut diperkirakan berlanjut pada 2010." kata dia. adalah dengan mempertahankan penduduk berusia 15.66 juta jiwa (4.86 juta jiwa (69.35 persen)." kata Rahma. kesempatan kerja juga meningkat rata-rata 2. kata Rahma. dengan penurunan angka pengangguran menjadi 7. Kamis (7/1).24 persen (11.6 persen. Salah satu cara agar tidak terjadi ledakan angka pengangguran. menurut Rahma. Respons Lambat .87 persen pada 2009. lanjut Rahma. Dalam periode 2005-2009.Akan tetapi. yaitu 67.4 persen).87 persen (8. penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor informal. "Ini dilakukan untuk mengurangijumlah penawaran dalam pasar tenaga kerja." kata dia. JAKARTA. "Sektor yang diharapkan mampu menciptakan kesempatan kerja yang besar adalah industri." ujar dia. lanjut Rahma." ujar dia. Semakin tinggi pendidikan.Pemerintah memperkirakan angka pengangguran pada 2010 turun menjadi 7. tambah Rahma. "Kasus yang memprihatinkan bagi pemerintah adalah pengangguran terbuka untuk lulusan SMA dan universitas yang masih tinggi. Selain itu. Sampai Agustus 2009.6 persen dari 7. "Kondisi ketenagakerjaan pada periode 2005-2009 terus mengalami perbaikan. maka semakin tinggi tingkatan pengangguran karena lapangan kerja yang semakin sempit. kata Rahma.9 juta jiwa) pada 2005 menjadi 7. dan 17 tahun di bangku pendidikan. "Sasaran kami adalah meningkatkan keterampilan dan keahlian pencari kena. menunjukkan perbaikan yang konsisten.78 persen per tahun selama periode 2005-2009. yaitu mencapai 4.91 juta. Angka pengangguran terbuka terus menurun dari 11.16. Angka pengangguran yang menurun disebabkan oleh kegiatan ekonomi yang mulai pulih. juga diiringi oleh perbaikan penyerapan tenaga kerja di sektor formal. Pertumbuhan kesempatan kerja.Demikian dikemukakan Direktur Tenaga Kerja dan Pengembangan Kesempatan Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rahma Iryanti di Jakarta. sektor jasa kemasyarakatan memiliki angka elastisitas penciptaan lapangan kerja yang paling tinggi.96 juta jiwa) pada 2009. memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda dalam hal menyerapan tenaga kerja. Dalam periode tersebut lapangan kerja bertambah 10.

Indonesia juga harus mengembangkan sektor jasa. sektor pertanian harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. selalu menjadi bantaian penyerapan tenaga kerja. Ke depan. terjadi penciptaan nilai tambah dan lapangan kerja. Ini sering disebut sebagai non full employment" papar Ninasapti. sektor pertanian harus bersentuhan dengan pendekatan industrial. Selain itu. Dengan begitu.Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Ninasapti Triaswati mengatakan respons pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran lambat. "Negara tetangga seperti Malaysia sudah berhasil mengembangkan sektor jasa Itulah mengapa mereka saat ini mengalami kemajuan pesat. Dengan peralihan sektor pertanian ke industri dan pengembangkan sektor jasa. maka tidak akan bisa. Sektor pertanian. negara tersebut cenderung miskin. ajl/E-S . tambah Ninasapti. maka upaya pengurangan pengangguran akan lebih berjangka panjang. lanjut Ninasapti." jelas dia. tambah Ninasapti."Namun.Untuk mengembangkan sektor jasa." ujar dia. "Memang ada negara yang sepenuhnya bergantung kepada pertanian tradisional. pendidikan harus dibenahi. upaya ke arah sana belum terlihat. "Namun sampai saat ini. menurut Ninasapti." ujar dia. "Pertanian harus menjadi basis bagi industri pengolahan. Namun.Oleh karena itu. Sektor jasa membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. terutama pada masa panen. kualitas pekerjaan di sektor pertanian dapat dikatakan rendah karena hanya bekerja satu jam atau tujuh jam setiap pekan. "Kalau hanya wajib belajar sampai SMP. kata Ninasapti." ujar dia. tidak hanya lulusan SMP/" kata dia.

ekonom dari Universitas Nasional Australia (ANU) Chris Manning.75 juta orang dan pengangguran terbuka mencapai 11. Pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan 4. Menurut Kwik. di mana angka pengangguran terbuka diproyeksikan menjadi 11. Dalam kaitan itu. investasi baru cenderung menggunakan mesin modern dan canggih sehingga tidak memerlukan banyak pekerja. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Soedjai Kartasasmita.19 juta orang atau 10. jumlah pengangguran terbuka mencapai 9. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie mengatakan.19 juta orang atau 10. Selasa (9/9).45 persen dari angkatan kerja (lihat tabel). tantangan utama yang dihadapi pemerintah adalah terus membesarnya jumlah pengangguran. dan pengangguran terbuka menurut pendidikan masih didominasi oleh tamatan sekolah dasar ke bawah.03 persen.49 persen pada tahun 2004 dan 5. Jakarta. dari tahun sebelumnya 10. pekerja. Penciptaan lapangan kerja yang tak mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja baru itu menyebabkan angka pengangguran terbuka tahun 2004 meningkat menjadi 10. dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 5.10 juta orang.13 juta orang (9.13 juta orang atau 9.03 persen pada tahun 2005 dinilai sama sekali tidak menjamin terbukanya lapangan kerja. Pembicara lain dalam seminar itu antara lain Direktur Ketenagakerjaan dan Analisis Ekonomi Bappenas Bambang Widianto. Tambahan lapangan kerja yang tercipta hanya 10. Sebab.03 persen pada tahun 2005.32 persen dari angkatan kerja).49 persen dan 5.88 juta orang. Data tahun 2002 menunjukkan.45 persen dari jumlah angkatan kerja. Jumlah ini dua kali lipat lebih dari . Kwik mengungkapkan hal itu pada seminar “Pasar Kerja yang Ramah Pasar” di Hotel Borobudur.Artikel 4 Pengangguran Masih Suram hingga Tahun 2008 Badan Perencanaan Pembangunan Nasional memperkirakan dalam lima tahun ke depan gambaran soal angka pengangguran di Indonesia masih akan suram karena tidak tersedianya lapangan kerja. Proyeksi ini dibuat dengan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2004 dan 2005 masing-masing 4.85 persen dari angkatan kerja). negara masih harus mengembangkan industri padat pekerja dan sangat tidak mungkin beralih ke teknologi modern mengingat struktur angkatan kerja.06 persen dari keseluruhan angkatan kerja. Peningkatan angka pengangguran terbuka ini diperkirakan masih akan berlanjut tahun 2005. lapangan kerja yang tercipta hanya 1. dan Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Rekson Silaban. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga memperkirakan pada tahun 2004 jumlah angkatan kerja akan mencapai 102.83 juta orang.83 juta orang (10. termasuk angkatan kerja baru 2.

Untuk angkatan kerja tahun 2002. padahal sangat dibutuhkan menghadapi persaingan global.05 juta orang atau sekitar 58. pertumbuhan ekonomi harus bisa mencapai enam sampai tujuh persen. jumlah pekerja formal di perkotaan berkurang 469. Sementara itu. kesempatan kerja yang tercipta selama tahun 2001 dan 2002 memiliki kualitas rendah karena lebih banyak kesempatan kerja tercipta di sektor informal. lima tahun ke depan negara ini masih harus mengembangkan industri padat pekerja dan sangat tidak mungkin beralih ke teknologi modern. Alasannya. Jumlah pekerja formal di pedesaan yang mempunyai upah tetap atau waged worker tahun 2001 berkurang sebanyak 3.9 juta orang pada tahun 2002. “Jika hal ini benar. KKN harus benar-benar diberantas. tidak cukup dengan ngomong. selama ini sektor informal dinilai sangat membantu menyerap orang-orang yang menganggur. menurut Kwik.86 persen tahun 1996. ada kecenderungan di perusahaan besar ada peningkatan upah yang lebih tinggi dari pertumbuhan nilai tambahnya. Tahun 2002.jumlah pengangguran terbuka sebesar 4. investasi yang diutamakan adalah sektor yang tidak terlalu modern dan tanpa menggunakan mesin canggih.” katanya.” ujar Kwik menjelaskan. Menurut dia. pekerja.1 juta orang. Namun. yang jumlahnya mencapai 28. dan pengangguran terbuka menurut pendidikan masih didominasi oleh tamatan sekolah dasar (SD) ke bawah. baik di pedesaan maupun di perkotaan. atau setahun sebelum krisis. Data itu belum termasuk setengah penganggur. karena mengandalkan investasi baru. Peredam Dengan kondisi seperti sekarang ini. Padahal. “Indikator ini menunjukkan. Direktur Ketenagakerjaan dan Analisis Ekonomi Bappenas Bambang Widianto memaparkan. Yang lebih memprihatinkan adalah terus menurunnya kesempatan kerja formal. Dikatakannya pula. investor tidak akan memilih Indonesia sebagai tempat menanam modal karena biaya ekonomi sangat tinggi. . bukan berarti sektor formal diabaikan.3 juta orang. kolusi dan nepotisme (KKN).” ucap Kwik tegas. struktur angkatan kerja. untuk mencapai pertumbuhan tujuh persen sangat sulit. yakni orang yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu. ini sebagai tanda bahwa daya saing tenaga kerja Indonesia makin menurun. yang berpendidikan SD ke bawah mencapai 59. akibat masih kuatnya praktik korupsi. Sementara itu. tetapi pelakunya harus benar-benar dihukum tanpa pandang bulu. “Kalau ingin investor datang ke Indonesia.000 orang dan di pedesaan berkurang 1. tetapi kreatif dan menjadi peredam di tengah pasar global.3 juta jiwa atau 4.6 persen dari angkatan kerja. supaya bisa menambah lapangan kerja.

Misalnya. dan yang berkaitan dengan upah minimum. Sementara itu. ada beberapa aturan main yang berpotensi menyebabkan infleksibilitas pasar kerja. Faktor lain adalah menurunnya produktivitas di sektor industri pengolahan serta meningkatnya pengangguran usia muda. peraturan yang berkaitan dengan perlindungan di tempat kerja. Sumber : (Eta) Harian Kompas. menyangkut pemutusan hubungan kerja (PHK).Perkembangan yang dinilai memprihatinkan oleh Bambang adalah kecenderungan menciutnya sektor informal periode 2001-2002. yakni 15-19 tahun. Jakarta . yang dibarengi dengan perbedaan upah yang makin lebar antara pekerja di sektor formal dan informal.

Tempat Pelayanan Simpan Pinjam Koperasi Unit Kawasan Terpadu (TPSP-KUD) 4. Akibat turunannya apabila prakiraan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5. Pemerintah memperkirakan pada tahun ini. Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UEDSP) 5. Namun kalau hanya 4. Program penanggulangan kemiskinan yang pernah dilaksanakan: 1. Kepekaan atau elastisitasnya terhadap pertumbuhan ekonomi relatif tinggi. 2. PHK ini dipengaruhi oleh menurunnya perumbuhan ekonomi dari prakiraan sebesar 5. Pengembangan Kawasan Terpadu (KPT) 6.5% disamping timbulnya pengangguran baru maka juga diikuti dengan meningkatnya penduduk miskin menjadi 30. akibat krisis ekonomi global.5% menjadi 4. jumlah tambahan pengangguran atau pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 200 ribu orang. Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Proyek Peningkatan Pendapatan Petani dan Nelayan Kecil (P4K). Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) 10. Semula ekspor diproyeksikan tumbuh 5% namun kini hanya diprakirakan mencapai 2. Pemberdayaan Daerah Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi (PDMDKE) 11. Akibatnya produktifitas nasional pun menurun. 3.34% dari total penduduk. Pembangunan Prasarana Pendukung Desa Tertinggal (P3DT) 8.68% dari total penduduk. Program Pengembangan Kecamatan (PPK) 9.Artikel 5 Fenomena Kemiskinan dan pengangguran di Indonesia Rupanya fenomena pertambahan pengangguran dan kemiskinan lebih mudah terjadi ketimbang dicegah apalagi diturunkan jumlahnya.5%. Proyek Pembangunan Masyarakat dan Pemerintah Daerah (P2MPD) .24 juta jiwa atau 13. Pelambatan pertumbuhan ekonomi ini karena pertumbuhan ekspor yang juga menurun.5% jumlah penduduk miskin akan mencapai 28 juta atau 12.5% saja. Inpres Desa Tertinggal (IDT) 7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->