P. 1
PedangKeadilanSeri1dan2 TMT DewiKZ Aaa

PedangKeadilanSeri1dan2 TMT DewiKZ Aaa

|Views: 509|Likes:
Published by Gilbert Lima

More info:

Published by: Gilbert Lima on Nov 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2015

pdf

text

original

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/

~Pedang Keadilan~ Karya: Tjan ID Ebook by : Dewi KZ & AAA lynx http://kangzusi.com/

Pedang Keadilan Bagian

BAB 1. Pil Mustika tercuri. Kanglam di bulan tiga terhitung bulan yang paling permai, Aneka bunga tumbuh dengan indahnya, pohon nan hjau berdesakan memanjang di sepanjang sungai Tiang kang. Di karesidenan Kang-poh yang terletak dekat sungai Tiang kang, terhampar sebuah hutan seluas ratusan hektar yang bernama hutan Tho-hoa-lin. Tiap hari banyak pelancong yang mampir di hutan tersebut sambil
1

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menikmati satu dua cangkir embun bunga Tho yang tersohor Pesanggrahan Tho-hoa-kit merupakan sebuah penginapan dan rumah makan yang termashyur di wilayah itu. Pemilik pesanggrahan dengan minuman khususnya Embun Bunga Tho menambah kepopuleran tempat itu. Pemilik pesanggrahan tersebut bukan hanya mempopulerkan tempatnya dengan minuman khas tersebut jauh di tengah hu-tan Tho-hoa-lin, iapun mendirikan bangunan-bangunan loteng yang sangat megah dengan aneka bunga menghiasi sekeliling bangunan. Rangkaian bambu yang membentuk jembatan, sungai-sungai kecil dengan air jernih membuat panofama tempat itu makin memikat untuk didatangi. Dari deretan bangunan-bangunan megah itu, boleh dibilang loteng "Gi-hong", loteng "Hui-jui-lo" serta loteng "Thia-chan-thay" merupakan bangunan yang paling terkenal di sana. Hari ini menjelang tengah hari dari jalan raya sebelah Selatan muncullah dua ekor kuda yang dilarikan kencang. Lelaki yang berada di depan adalah seorang bocah lelaki berusia dua atau tiga belas tahunan, ia mengenakan baju hitam pekat dengan rambut yang dikuncir, sambil melarikan kudanya bocah itu menengok ke kiri kanan
2

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dengan wajah riang gembira, sekan-akan apa yang dilihatnya sepanjang jalan merupakan hal baru baginya. Kuda yang ditungganginya berwarna merah darah. Bulunya mulus tanpa campuran warna lain, dalam sekejap pandangan saja-orang segera tahu kalau kuda itu merupakan seekor kuda jempolan. orang yang mengikuti di belakang kuda merah tadi adalah seorang pemuda berbaju putih berusia dua puluh tahunan, wajahnya sangat tampan dengan tubuh yang tinggi, tegap dan kekar. sayangnya wajah tampan itu kelihatan serius, alisnya selalu berkerut dan tak nampak secuwil senyumanpun menghiasi bibirnya. Agaknya ia sedang di-rundung banyak masalah. Kuda yang ditunggangi pemuda itu berwarna putih bagaikan saiju. Biarpun sudah menempuh perjalanan jauh, binatang itu masih dapat berlari dengan tegap dan penuh semangat. Kedua orang ini, meski datang berbareng namun jelas menunjukkan sikap yang berbeda. Kalau si bocah selalu menampakkan senyum dikulum dan mendatangkan rasa sayang bagi yang melihat, sebaliknya pemuda itu amat murung, Keningnya selalu berkerut sehingga mendatangkan kesan berat bagi yang memandang. Ketika tiba di depan papan nama "Tho hoa-kit", mendadak bocah berbaju hitam itu menarik tali les
3

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kudanya sambil memutar ke belakang, kepada pemuda berbaju putih itu ia berbisik: "Toako, pemandangan tempat ini sungguh indah, Bagaimana kalau kita minum teh dulu sebelum melanjutkan perjalanan?" "Ehm...." Pemuda itu berpikir sebentar, "Baiklah" Bocah berbaju hitam itu tertawa girang, dia segera melompat turun dari kudanya, Lalu sambil menuntun kuda pemuda berbaju putih itu, ia kembali berseru. "Hayo toako, turun" Perlahan-lahan pemuda itu turun dari kudanya, Gerak geriknya amat lamban, bagaikan orang yang tak punya tenaga saja. Dua orang pelayan segera maju menyambut. "silahkan masuk tuan berdua" katanya sambil menerima tali les kuda dari kedua tamunya. "Jangan" tampik bocah berbaju hitam itu seraya menggeleng, "Kuda tunggangan kami bukan binatang sembarangan Mana bisa kalian menuntunnya. Kalau sampai kena sepak. wah bisa runyam" Dengan agak kaget kedua pelayan itu menarik kembali tangan mereka, Lalu setelah mengamati kuda-kuda itu sekejap, salah seorang menyahut sambil tertawa: " Yaa,
4

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sudahlah kalau begitu, silahkan tuan cilik menuntun sendiri" Pesanggrahan Tho-hoa-kit dibangun agak jauh menjorok ke dalam hutan, kira-kira tiga empat kaki jauhnya dari tepi jalan raya, sebuah jalan beralas batu putih membentang dari sana hingga ke depan pintu Pesanggrahan, sementara bunga Tho yang harum semerbak tumbuh di kedua sisinya. Bocah berbaju hitam itu menambatkan kedua ekor kudanya di sebuah pohon Tho besar, lalu melangkah masuk. Tiba-tiba seorang pelayan maju menghadang jalan pergi bocah tadi sambil serunya: "Tuan kecil, harap lewat sini." sambil berkata, ia menuding sebuah jalan setapak yang membentang di samping jalan utama. "Heei, bagaimana kamu?" Bocah itu mendelik, "Mengapa kami harus melewati jalan setapak?" "Maaf, Tuan kecil," pelayan itu tertawa, " Ruang utama sebelah kiri amat ramai dan gaduh. Pada umumnya dipakai kaum pedagang keliling dan kuli kasar, sedang jalan setapak ini khusus diperuntukkan tamu terhormat"

5

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"ooooh, begitu rupanya" Bocah itu tersenyum. Dengan langkah lebar dia menelusuri jalan setapak tadi menuju ke tengah hutan. Pelayan itu membawa kedua orang tamunya ke sebuah ruang kecil yang amat artistik selain bersih dan rapi, di luar jendela belakang terbentang sebuah sungai kecil dengan air yang jernih.Jauh di belakang sana, samar-samar terlihat sudut bangunan loteng. "Tuan berdua ingin pesan apa?" tanya sang pelayan kemudian. Pemuda berbaju putih itu hanya membungkam, Bukan saja pemandangan alam yang begitu indah tidak membuyarkan kemurungannya, bahkan mimik mukanya pun tetap dingin, kaku dan murung, Bocah berbaju hitam itu berpikir sejenak. lalu jawabnya: "Apa sajalah yang enak boleh dikeluarkan" Mula-mula pelayan itu agak. tertegun, lalu ujarnya sambil tertawa: "Tampaknya tuan berdua datang dari jauh sehingga tidak mengenal kepopuleran tempat kami. Bukan hamba sengaja membual, tak satu pun hidangan kami yang tak enak. terutama Embun Bunga Tho, betul-betul sudah populer sampai di mana-mana...."

6

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"sudahlah, tak usah banyak bicara, cepat keluarkan" potong bocah tadi tak sabar. sambil menyahut, buru-buru pelayan itu berlalu. Tak lama kemudian, sayur dan arak telah dihidangkan. Perlahan-lahan pemuda berbaju putih itu memenuhi cawannya dengan arak. Tapi sebelum diteguk isinya, tiba-tiba ia meletakkan kembali cawannya ke meja. "Toako... toako" bisik bocah berbaju hitam itu sambil menggeleng, "Mengapa sih kau murung sepanjang hari? Bukan cuma membungkam, wajahmu kelihatan kusut, benar-benar membuat perasaan orang tak sedap melihatnya." Dengan wajah menyesal pemuda berbaju putih itu memandang bocah itu sekejap, tiba-tiba ia berkata: "Coba dengar, dari mana dagangnya suara orang belajar di tempat keramaian semacam ini?" Bocah berbaju hitam itu coba memusatkan perhatiannya, Betul juga. Dari balik hutan bunga Tho itu lamat-lamat terdengar suara orang membaca, bahkan diiringi suara tali kecapi, Hal ini segera menimbulkan rasa heran dalam hatinya. "Hemmm, rupanya ada orang gila di situ," dengusnya, "Masa mau belajar malah datang ke tempat ramai macam ini. Betul-betul merusak suasana. Coba dengar,
7

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dia malah memetik kecapi untuk mengiringi syairnya. Benar-benar sinting" "Adik Liong, jangan memaki orang lain," tegur si pemuda berbaju putih sambil menengok ke luar jendela, "Suara kecapi datangnya dari arah Barat, sedang suara syair datang dari Barat Daya, Kedua suara itu berasal dari dua tempat yang berbeda." Bocah berbaju hitam itu mencoba memperhatikan dengan seksama, sesaat kemudian serunya: "Betul juga Heran, mengapa dari balik hutan Bunga Tho dapat muncul suara kecapi dan syair? Bagaimana kalau kuperiksa?" "Kau ingin mencari gara-gara?" "Tak usah kuatir, Aku kan cuma menengok sebentar, ditanggung tak akan mencari gara-gara." kata si bocah sambil ter-tawa. Biarpun pemuda berbaju putih itu tidak menyetujui namun ia pun tidak berusaha mencegah. Dengan sekali tekan ke permukaan meja, bocah berbaju hitam itu segera melesat keluar dari jendela dengan kecepatan luar biasa. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat di antara bunga-bunga, tahu-tahu ia sudah lenyap dari pandangan.

8

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Memandang bayangan tubuh yang menjauh itu, pemuda berbaju putih itu menghela napas panjang: "Aaai.... dasar bocah nakal" Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang tergesagesa, lalu tirai disingkap dan muncullah seorang gadis berambut panjang yang masuk dengan wajah gelisah. Belum lagipemuda berbaju putih itu menegur, gadis baju hijau itu sudah menggoyangkan tangannya berulangkali melarang ia berbicara. Gadis itu cepat-cepat bersembunyi di belakang tubuhnya, menarik jubahnya yang panjang dan menutupi sepasang kakinya yang nampak dari luar. Biarpun ia sebenarnya merasa kesal tapi dasar pemuda ini memang tak suka banyak bicara maka dia pun tidak menggubris lagi, Perlahan-lahan ia angkat cawannya dan menikmati Embun Bunga Tho. Belum habis secawan embun diteguk. kembali tirai bergoyang, seorang lelaki berusia tiga puluh tahunan melangkah masuk ke dalam ruangan, Lelaki itu bermata besar Alis matanya tebal. Mulutnya lebar dan wajahnya tampan, sewaktu melangkah masuk. tak terdengar langkahnya, jelas ia memiliki ilmu silat yang tinggi. Dengan matanya yang besar tajam ia memandang sekejap ke sekeliling ruangan Kemudian tanpa
9

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mengucapkan sepatah kata pun ia duduk di bangku yang dipergunakan bocah berbaju hitam tadi. Terhadap tingkah laku lelaki tersebut, pemuda berbaju putih itu tidak menegur atau pun menggubris, ia hanya memandangnya sekejap lalu perlahan-lahan meneguk isi cawannya, sebaliknya lelaki itu pun tidak mau bertegur sapa. Tanpa sungkan ia sambar poci arak di hadapannya, Diisinya cawan kosong di hadapannya sampai penuh, sekali teguk saja isi cawan itu langsung habis tak tersisa. Kedua orang itu saling berpandangan tanpa berbicara apa-apa, seakan-akan mereka kuatir ucapan mereka akan merusak suasana tegang dan misterius yang sedang mencekam tempat itu. Angin berhembus membawa harum bunga nan semerbak. suara petikan kecapi di kejauhan sana pun kedengaran semakin nyaring. Tiba-tiba lelaki itu menyambar poci arak di meja, kemudian tanpa berhenti ia teguk semua isi poci itu hingga ludas. Menyaksikan tingkah polah orang itu, kembali pemuda berbaju putih tadi mengerutkan dahinya, tapi ia tetap membungkam. "Hahahaha...." sambil meletakkan poci arak ke meja, lelaki itu tertawa keras.
10

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Nama besar Embun bunga Tho benar-benar bukan nama kosong belaka, betul-betul minuman enak" Pemuda itu tidak menggubris. ia sumpit sepotong kentang, mengunyahnya perlahan-lahan dan kembali membuang pandangannya ke luar jendela. sekali lagi lelaki itu tertawa tergelak. Kali ini dia menyambar sumpit dan menyapu bersih semua hidangan di meja, seakan-akan dialah yang memesan hidangan tersebut. sekejap mata kemudian semua hidangan telah berpindah ke dalam perutnya, Pemuda berbaju putih itu tetap tidak bicara. ia hanya bangkit berdiri, menjura lalu membuat gerakan menghantar tamu. "Mengapa?" Lelaki itu terbatuk-batuk, "Kau mengusir aku?" Pemuda berbaju putih itu mengangguk. la tetap membungkuk "Tidak usah sungkan kalau ingin aku pergi," kata lelaki itu sambil tertawa, "Tapi kau harus memberi kesempatan kepadaku untuk makan dan minum sekenyangnya lebih dulu." Dengan sikapnya lelaki tersebut seolah menyatakan bahwa dia tak akan pergi dari situ sebelum dibiarkan makan minum sepuasnya.
11

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya pemuda berbaju putih itu sudah tak dapat mengungkap isi hatinya dengan gerakan tangan saja, perlahan-lahan ujarnya: "Kau harus tahu, aku punya seorang saudara yang agak berangasan wataknya, jika ia keburu datang aku-takut kau tak bisa pergi lagi dari sini dalam keadaan selamat." "Ooh, masa iya? Kalau begitu aku harus menunggunya sampai dia balik. ingin kulihat sampai di mana sih kehebatannya." Dengan mata mendelik pemuda berbaju putih itu mengawasi orang yang tampak bersikap menantang, lalu serunya lagi: " Kalau kau tetap membandel jangan salahkan aku kalau menderita kerugian nanti" Tiba-tiba lelaki itu menundukkan wajahnya, lalu bergumam: "Menyembunyikan buronan, melarikan gadis orang, apa kau sudah tak menggubris soal hukum?" Ucapan tersebut kontan membuat pemuda itu tertegun, tanpa sadar ia menunduk dan menengok ke bawah, saat itulah sambil tertawa terbahak-bahak lelaki tersebut menjulurkan tangannya menyambar ke muka. Dengan perawakannya yang jangkung dan tangannya yang panjang, biarpun terhalang sebuah meja, ternyata sekali sambar ia telah mencengkeram tubuh nona berbaju hijau itu dan menyeretnya keluar.
12

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Belum sempat pemuda berbaju putih itu menghalangi si nona berbaju hijau itu telah menjerit: "Kakak..." "Hahaha... budak binal, ayoh ikut aku pulang" seru lelaki itu sambil tertawa, Kemudian sambil memberi hormat kepada pemuda berbaju putih itu, katanya lagi, " Kalau kami dua bersaudara telah mengganggu ketenangan tuan, mohon dimaafkan" Pemuda berbaju putih itu manggut-manggut sebagai balasan hormat, sementara dalam hatinya ia berpikir: " Rupanya mereka adalah dua bersaudara, kalau begitu aku si orang luar lebih baik jangan mencampuri urusan orang." sementara ia masih berpikir, lelaki tadi sudah menyeret si nona meninggalkan ruangan dengan langkah cepat Memandang mangkuk dan cawan yang berserakan di meja, mendadak satu ingatan melintas dalam benak pemuda itu, cepat-cepat ia merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan secarik kertas. Di atas kertas itu tertera beberapa kalimat surat yang berbunyi sebagai berikut: "Kami dua bersaudara membawa tugas untuk mencuri pil musiika berusia seribu tahun yang sedang tuan bawa. Untung jalanan kami tidak sia sia. Kutinggalkan secarik sapu tangan sebagai tanda terima kasih, harap
13

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dimaafkan dunia persilatan amat berbahaya dan menakutkan semoga tuan bisa menjaga diri baik-baik" Di bawah surat itu tidak tercantum nama, tapi terpampang sebuah gambar burung elang bermata besar dan seekor kupu-kupu yang sedang mementangkan sayap. Tampaknya pemuda berbaju putih itu menjadi sangat terkejut oleh tulisan di atas kertas tersebut hingga kehilangan semangat ia termangu- mangu dan gelagapan, tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, selang berapa saat kemudian ia baru merogoh ke dalam sakunya untuk memeriksa. Benar juga .Botol porselen putih berisi pil mustika yang disimpan di situ, kini sudah lenyap tak berbekas, Sebagai gantinya ia menemukan selembar sapu tangan. sapu tangan itu berwarna putih bersih. Pada sudut bawah sebelah kanan terdapat sebuah sulaman berwarna hijau yang membentuk sebuah kupu-kupu sedang mementang sayap. sulamannya sangat indah dan hidup, jelas hasil karya seorang seniman kenamaan. Bau harum semerbak keluar dari sapu tangan itu dan menusuk penciuman. Lama sekali pemuda berbaju putih itu memandang sapu tangan tersebut dengan wajah tertegun, sementara paras mukanya berubah menjadi pucat pias seperti mayat, jelas sudah ia sedang merasa sedih, pedih, dan
14

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

amat emosi. setiap huruf yang tertera di atas kertas bagaikan beribu-ribu batang pisau tajam yang menghujam telak di atas ulu hatinya. sinar matanya seolah memancarkan cahaya yang menakutkan Perlahan-lahan darah segar menetes keluar dari ujung kelopak matanya dan membasahi wajah serta bajunya yang putih. Entah berapa lamanya sudah lewat, tiba-tiba bocah berbaju hitam itu menyusup masuk lewat jendela dengan wajah berseri-seri, Namun begitu melihat rekannya penuh darah, dengan rasa kaget ia berteriak lalu menubruk ke hadapannya. Teriakan keras itu seketika mengejutkan pelayanpelayan pesanggrahan tersebut, seorang pelayan lari masuk sambil berseru: "Tuan, apa yang terjadi.,.?" Tapi begitu menyaksikan keadaan pemuda berbaju putih itu, cepat-cepat dia menambahkan: "Tuan ini pasti kesurupan. jangan diusik, hamba segera mencari tabib.,." seraya berkata, cepat-cepat dia lari ke luar. Tak terlukiskan rasa panik, kesal dan marah si bocah berbaju hitam itu, dengan penuh kegusaran serunya: "Hmmmm jika terjadi sesuatu atas toakoku, akan kuhancur lumatkan pesanggrahan Tho-hoa-kit ini..."
15

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Cepat-cepat dia mengerahkan tenaga dalamnya ke telapak tangan, lalu secepat kilat menotok beberapa jalan darah penting di tubuh pemuda berbaju putih itu. Tak berapa lama setelah bocah berbaju hitam itu melakukan hal tersebut, terdengar pemuda berbaju putih itu menghembuskan napas panjang-panjang. ia putar dulu biji matanya beberapa kali, kemudian baru mengeluh. "Aaai.. Habis sudah, habis sudah...." "Toako, apa yang telah terjadi?" tanya si bocah berbaju hitam itu agak cemas, meski dia lega juga sesudah melihat rekannya sadar Perlahan-lahan kesadaran pemuda beri baju putih itu pulih kembali, diambilnya sapu tangan serta secarik kertas dari meja, kemudian setelah menghela napas panjang, ia berkata pada bocah tersebut: "Adik Liong, hari ini sudah tanggal berapa?" "Rasanya sudah tanggal tujuh" sahut si bocah setelah berpikir sebentar. "Hmmm.,." pemuda itu manggut-manggut sambil bergumam. " Kalau kita tempuh perjalanan tanpa berhenti, dalam sehari sudah bisa mencapai bukit Ciong san, itu berarti kita masih punya waktu tiga hari." "Hay, apa yang sedang kau katakan?" si bocah agak tertegun, "Aku sama sekali tak mengerti maksudmu"
16

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Perlahan-lahan pemuda itu menyeka darah dari wajahnya, setelah itu bisiknya lirih: "Pil mustika seribu tahun kita telah dicuri orang" "Apa? Dicuri orang?" Bocah berbaju hitam itu amat terkejut. "Yaa, dicuri orang" "Lantas, bagaimana sekarang?" Pemuda berbaju putih itu termenung dan berpikir sebentar, kemudian ujarnya lagi lirih: "Kita masih punya waktu selama tiga hari, Tapi dunia begini luas, ke mana kita harus kejar pencuri itu..?" pandangannya dialihkan ke atas sapu tangan tersebut, tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya, kembali ia berkata: "Adik Liong, aku punya sebuah cara, sekalipun belum tentu mendatangkan hasil, tapi dalam keadaan terdesak begini tak ada salahnya kalau kita coba dulu." "Apa caramu itu, cepat katakan?" "Pil mustika seribu tahun itu menyangkut mati hidup supek kita, kalau sampai tak ditemukan, aku mesti menebus dosa besar ini dengan kematian...."

17

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Toako," bisik si bocah sambil melelehkan air mata, "Apabila kau mati, aku pun tak ingin hidup terus di dunia ini." Pemuda berbaju putih itu menghela napas panjang, ia membisikkan sesuatu ke sisi telinga si bocah, setelah itu ia berteriak keras, dan tahu-tahu tubuhnya beserta bangku yang didudukinya terjengkang ke belakang. "Toako.. Toako,." jerit bocah berbaju hitam itu keraskeras sambil menangis sedih. Kegaduhan tersebut dengan cepat memancing perhatian pemilik pesanggrahan maupun pelayanpelayannya. Begitu mendengar jerit tangis bocah berbaju hitam itu, berbondong-bondong mereka lari masuk ke dalam sambil bertanya: "Tuan kecil, apa yang terjadi? KaU jangan menangis dulu, sebentar tabib sampai di sini...." "Huhuhuhu,., hidangan di pesanggrahan Tho-hoa-kit ini pasti ada racunnya." teriak bocah itu sambil menangis tersedu-sedu, "sekarang toako sudah mati keracunan... oooh, Toako Matimu sungguh mengenaskan." sambil menangis, dengan marah ia tendang meja kursi di hadapannya, Mangkuk cawan segera mencelat dan hancur berserakan di atas lantai, sedang meja di

18

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

hadapannya mencelat keluar lewat jendela, menumbuk di atas pohon dan menggugurkan bunganya. "Waaah, hebat amat tendangan bocah ini," pikir para pelayan agak tertegun karena kaget. " Kalau aku yang kena tendangan itu, niscaya tubuhku akan mencelat sejauh tiga empat tombak...." Cepat-cepat mereka menjura berulang kali sambil berseru: "Tuan kecil, kaujangan ribut-ribut dulu, Yang penting sekarang bagaimana menyelamatkan saudaramu, biar tabib melakukan pemeriksaan dulu. Kita lihat penyakit apa yang diderita saudara-mu...." "Aku tak ambil perduli penyakit apa yang dideritanya," kata bocah berbaju hitam itu sambil menurunkan tangannya dari wajah, "Pokoknya saudaraku tewas dalam pesanggrahan Tho-hoa-kit kalian, bagaimana pun hutang ini kucatat atas nama kalian, Hmmm, jangan dilihat aku Yu siau-liong masih kecil, jangan harap aku bisa dipermainkan seenaknya" "Tuan Yu, minggirlah dulu. Biar tabib melakukan pemeriksaan atas saudaramu itu." "Toakoku sudah tewas" seru Yu siau-liong sambil mundur. "Tabib ong, silahkan" ujar sang pelayan sambil memberi jalan,
19

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan sepasang kaca mata yang tebal bertengger di atas batang hidungnya, tabib ong berjongkok dan mulai memeriksa denyut nadi pada pergelangan tangan pemuda berbaju putih itu, kemudian sambil menggeleng katanya. "Aaah, terlambat sudah Anggota tubuhnya mulai mendingin, denyutan nadinya juga sudah berhenti, aaaai Lebih baik siapkan saja upacara penguburan baginya...." Lalu tanpa bicara lagi dia ngeloyor pergi dari situ. "ooooh, masa secepat itu" seru si pelayan tertegun. Dengan geram Yu siau-Liong menyambar perg elangan kiri si pelayan, sambil menariknya keras-keras ia berteriak: "Pasti ulah pesanggrahan Bunga Tho kalian,.." "Aduhh... Tuan Yu Perlahan sedikit," teriak pelayan itu kesakitan, "Pergelanganku itu bisa patah oleh cengkeramanmu itu...." "Hmmm, kau harus menebus nyawa toako- ku lebih dulu, kemudian baru aku mencari majikanmu untuk membuat perhitungan. Akan kubakar pesanggrahan Bunga Tho ini sampai rata dengan tanah" "Yu siauya... jangan emosi dulu, ada urusan dapat dirundingkan," cegah si pelayan mulaipanik, "Aduuh,., aduh... harap perlahan sedikit, lengan kiriku bisa cacad...." Melihat pelayan itu kesakitan sampai peluhnya bercucuran, Yu Siau-liong mengendorkan
20

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

cengkeramannya, serunya: "Kalau begitu cepat panggil ke mari majikan kalian, Bagaimana pun toakoku tewas di pesanggrahan Bunga Tho ini, aku tak bisa berpangku tangan belaka tanpa menuntut kerugian" setelah merasakan pahit getir di tangan bocah tersebut, sudah barang tentu pelayan itu tak berani berlama-lama lagi di sana, Cepat-cepat dia menjura sambil berkata: "Harap tuan kecil menunggu sebentar di sini, aku segera memanggil majikanku asal dia sudah sampai di sini pasti ada pertanggungan-jawab untukmu." Tanpa mengunggu jawaban lagi, cepat-cepat dia ngeluyur pergi dari situ diikuti rekan-rekannya . Menyaksikan para pelayan berlarian meninggalkan tempat itu, tak tahan Yu siau-liong tertawa geli, ia segera berjongkok sambil bisiknya: "Bagaimana sekarang?" "Adik Liong." kata pemuda berbaju putih itu sambil membuka matanya kembali "Persoalan ini amat penting dan serius, jangan kau anggap seperti permainan kanakkanak. Paling tidak kau mesti tunjukkan wajah yang sedih dan kehilangan" Lalu tanpa menanti jawaban dia pejamkan kembali matanya. selang beberapa saat kemudian, pelayan tadi muncul kembali dengan membawa seorang kakek berusia enam puluh tahunan, Kakek itu mempunyai dahi yang tinggi dan dagu yang lancip. sekejap pandangan saja siapa pun
21

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

akan tahu kalau orang ini ulet dan punya perhitungan yang amat mendalam. Dengan pandangan dingin Yu siau-liong memandang kakek itu sekejap. lalu tegur-nya: "Jadi kaulah pemilik pesanggrahan Bunga Tho ini?" "Benar" jawab si kakek sambil mengangguk "sekarang kakakku tewas dalam Pesanggrahan Bunga Tho ini, Aku tak bisa menerima kejadian seperti ini." "Aaaai...." Kakek itu menggeleng sambil menghela napas panjang, "cuaca saja sukar diramalkan apalagi nasib manusia, Aku turut berduka cita atas kematian kakakmu di tempat kami, tapi sebab-sebab kematiannya toh sukar diduga, Dari mana tuan Yu bisa menuduh kalau kematiannya disebabkan keracunan hidangan kami? jelas tuduhan tanpa dasar seperti ini sangat merugikan nama baik perusahaan kami...." Biarpun Yu siau-liong termasuk seorang bocah yang pintar, bagaimanapun juga usianya. masih sangat muda, lagi pula pengalamannya masih rendah. sudah barang tentu tak bisa menang berdebat dari si kakek yang sudah kenyang makan asam garam itu, Perkataan tersebut kontan saja membuatnya amat marah, Dengan mata membara ia membentak keras.

22

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Aku tak mau tahu Pokoknya kakakku tewas di pesanggrahan Bunga Tho ini Jadi kalau kau tak mau bertanggung jawab, selain kubunuh dirimu, akan kubakar juga tempat usaha ini hingga rata dengan tanah" "Hahahaha..." sambil mengelus jenggotnya kakek itu tertawa. "Dipandang dari dandanan tuan kecil, rasanya kau tentu punya asal usul yang luar biasa. Ketahuilah aku membuka usaha pesanggrahan Bunga Tho ini hanya tahu mencari untung, Aku tak pernah menipu langganan, kedua aku pun tak melakukan kejahatan apa pun, jadi kata-kata semacam tuan kecil tak akan membuat aku menjadi jeri...." Dibantah semacam ini, Yu siau-liong jadi gelagapan Untuk sesaat dia tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, Kembali kakek itu menghela napas panjang. "Aku tahu, banyak kesulitan akan dijumpai mereka yang sedang bepergian Jadi apabila tuan kecil menjumpai kesulitan, aku bersedia memberi bantuan secukupnya." Dengan usia semuda itu, boleh dibilang Yu siau-liong belum pernah menjumpai hal semacam ini. sekalipun tadi ia sudah mendapat petunjuk dari pemuda berbaju putih itu, tapi tak urung dibuat gelagapan juga.

23

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

untuk sesaat Dia tak tahu bagaimana caranya menyampaikan beberapa pesan titipkan pemuda tersebut kepadanya tadi. "Tuan kecil" Kakek itu berkata lagi sambil menggeleng dan tertawa. "sudah hampir empat puluh tahun lamanya aku berusaha di sini, mulai dari pangeran, saudagar kaya, para pengawal barang sampai kuli kasar dan perampok boleh dibilang pernah singgah di Pesanggrahan kami...." Tiba-tiba ia merendahkan suaranya dan meneruskan: "Jika kulihat dari dandanan kalian berdua yang membawa senjata dan menungang kuda jempolan, jelas kalian bukan saudagar, Bisa jadi kematian kakakmu ada sangkut pautnya dengan perselisihan dunia persilatan. Eh saudara kecil, aku tahu meski umurmu masih kecil tapi ilmu silatmu sudah mencapai tingkatan yang luar biasa, aku harap kau mau mempertimbangkan kembali perkataanku tadi." " Licik benar orang tua ini." pikir Yu siau-1iong. "Untung dia belum tahu kalau kakakku cuma pura-pura mati...." Maka dengan berlagak sedih katanya: "soal dendam atas kematian kakakku, aku bisa mengatasinya sendiri dan kakek tak usah turut campur, cuma... aku mempunyai satu permintaan harap kakek bersedia mengabulkan." "Katakan saja tuan kecil"
24

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Terus terang saja bagi kami orang-orang persilatan, mati hidup bukan persoalan besar karena kami sudah terbiasa hidup di bawah ancaman senjata, tapi sebabsebab kematian kakakku sangat aneh. Dia bukan mati karena terkena senjata rahasia, dia pun bukan terbunuh dalam suatu pertempuran, jadi kami harus menunggu sampai ketua kami tiba di sini dan menyelidiki sebabsebab kematiannya baru bisa meninggalkan tempat ini, jadi aku berharap kakek bersedia meminjamkan tempat yang sepi untuk menyimpan jenazah kakakku sementara waktu, Begitu ketua kami tiba dan berhasil mengetahui sebab-sebab kematiannya, jenazah kakakku segera kami kuburkan." Kata-kata itu segera memberikan reaksi yang cukup besar, Buru-buru kakek itu manggut berulang kali, "Tak usah kuatir tuan kecil, segala sesuatunya akan kuatur hingga beres" sambil menitahkan anak buahnya untuk menggotong pergi jenazah pemuda berbaju putih itu, dia berkata lagi kepada Yu siau-liong sambil terawa: "Soal jenazah kakakmu pasti akan kami selesaikan sesuai dengan tata cara, cuma... aku pun mengharapkan bantuan dari tuan kecil" Biarpun hati kecilnya keheranan, Yu siau-liong tidak menunjukkan reaksi apapun. Katanya kemudian: "Kalau kakek ingin menyampaikan sesuatu, silahkan diutarakan."
25

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apabila ketua kalian sudah sampai di sini, aku harap tuan kecil bersedia memberi kabar kepadaku hingga aku bisa menyiapkan perjamuan untuk menyambut kedatangannya." Dengan pengalamannya yang puluhan tahun, kakek itu sadar betapa menakutkannya peristiwa bunuh membunuh di dalam dunia persilatan, siapa saja kalau sampai terlibat niscaya keluarganya akan tertimpa bencana. "Ehmm... Kalau soal ini...." Yu siau liong berpikir sejenak, "Begini saja, akan kuberi kabar setelah melaporkan persoalan ini kepada ketua kami." "ooh... tentu saja, tentu saja." sementara pembicaraan masih berlangsung, jenazah pemuda berbaju putih itu sudah digotong menelusuri hutan menuju sebuah bangunan terpencil yang sepi tapi bersih. Bangunan itu berdiri sendiri dengan pintu berwarna merah dan atap berwarna hijau, Perabot dalam ruangan amat sederhana, selain kain tirai berwarna putih, di ruang tengah telah membujur sebuah peti mati berwarna merah, sesaji dan lilin sudah tersedia lengkap. Kakek itu memerintahkan anak buahnya menggotong jenasah pemuda berbaju putih itu ke dalam peti mati,
26

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kemudian sambil menjura kepada Yu Siau liong, ia berkata: "Bila tuan kecil masih membutuhkan sesuatu, perintahkan saja kepada pelayan kami tanpa sungkan." Yu siau-liong pura-pura berpikir sebentar, kemudian katanya: "Tolong siapkan kain putih sepanjang satu kaki, peralatan tulis menulis, bambu panjang yang lebih tinggi satu kaki dari hutan bunga Tho, kain belacu serta lampu teng-tengan..." "Baik, baik...." Kakek itu mengangguk berulang kali, "Kalau begitu aku mohon diri lebih dulu, sebentar aku pasti akan mengajak anak istriku untuk datang melayat" "oya,., soal kuda-kuda kami." "soal ini tak usah tuan kecil kuatirkan, Telah kuperintahkan para pelayan untuk membawanya ke istal dan diberi makan...." " Kalau begitu terima kasih banyak. Tolong senjata kami diantar sekalian ke sini...." Bicara sampai di situ, dia menjura dalam-dalam, Lalu tambahnya: "Atas bantuan ini, suatu ketika pasti akan kubayar."

27

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ketika sepasang tangannya merangkap di depan dada, segulung angin pukulan segera dilancarkan ke luar, langsung menghantam sebatang pohon bunga Tho yang berada di hadapannya, Pohon Tho itu seketika terguncang keras, Beribu-ribu kuntum bunga Tho segera berguguran ke atas tanah bagaikan hujan gerimis. Mulamula kakek itu nampak tertegun, lalu sambil menjura katanya: "Luar biasa Luar biasa Tak kusangka dengan usia semuda tuan kecil, ternyata sudah memiliki ilmu silat yang begitu daksyat." Tergopoh-gopoh ia meninggalkan ruangan tersebut Tak lama kemudian seorang pelayan dengan pakaian berkabung muncul dalam ruangan sambil menyerahkan keperluan yang dipesan tadi. Yu siau-liong segera menggelar kain putih itu di atas tanah, lalu ditulisnya beberapa huruf di atas kain tersebut dengan tulisan besar: "TEMPAT JENAZAH LIM HAN KIM" Lampu Teng dipasang di sisi kain tadi, lalu diikatkan pada bambu panjang dan ditegakkan diluar-ruangan. Dengan demikian siapa saja yang berada di sekitar pesanggrahan Bunga Tho dapat membaca tulisan di atas kain putih itu dengan amat jelas, Kepada pelayan itu Yu siau-liong berkata: "sampaikan kepada majikan kalian, cukup aku seorang saja yang menjaga di depan layon kakakku"
28

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

" Kalau memang begitu hamba mohon diri" kata si pelayan segera meminta diri "sampaikan juga kepada majikanmu, tolong agak cepat mengambilkan senjata kami." Tak lama pelayan itu sudah muncul lagi dengan membawa dua bilah pedang dan sebatang pena baja. setelah menerima senjatanya, Yu siau-liong berpesan: "sebelum mendapat panggilan dariku, siapa saja dilarang mendekati ruangan ini, mengerti?" Pelayan itu mengiakan berulang kali dan segera mengundurkan diri, setelah sekeliling tempat itu tak ada orang lain, Yu siau-liong baru mendekati peti mati sambil ber-bisik: "Toako, mirip tidak lakonku?" "Adik Liong, kau tak boleh gegabah," kata Lim Han kini memperingatkan, " Ketahuilah musuh kita sangat licik dan pintar. Ayo cepat mundur" setelah mundur dua langkah, kembali Yu siau-liong berbisik: "Toako, aku jadi teringat suatu kejadian yang sangat mencurigakan" "Kejadian apa yang mencurigakan?" "Dua orang pelajar yang berada di loteng Tia-chanthay rata-rata memiliki sinar mata yang amat tajam dan
29

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dahi yang menonjol tinggi sudah jelas mereka memiliki tenaga dalam yang amat sempurna, Anehnya, ketika aku mendekati bangunan tersebut ternyata mereka tidak menengok sekejap pun ke arahku, seolah-olah mereka tidak menyadari kedatanganku. ... " "oya?" sela Lim Han kim, "Berapa usia mereka? Laki atau perempuan?" "Kedua-duanya lelaki seorang berusia empat puluh tahunan, sedang yang lain berusia antara dua puluh tiga, empat tahunan." "Aah, salah orang yang mencuri pil mustika kita adalah seorang pria dan seorang wanita...." Kemudian setelah berhenti sejenak, tambahnya: "Ayo cepat mundur, jangan sampai perbuatanmu ketahuan orang, jika sampai dicurigai sia-sia saja usaha kita selama ini." "Tapi sekarang kan masih pagi. Lagipula tak seorang manusia pun di sekeliling tempat ini Apa salahnya kalau kita bercakap-cakap dahulu, dan lagi orang yang telah mencuri obat kita toh belum tentu balik ke mari." Lim Han kim tidak menggubris lagi dia pejamkan mata dan mulai mengatur pernapasan Terbentur batu terpaksa Yu siau-liong angkat bahu dan masukkan sebilah pedang

30

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ke dalam peti mati, lalu menuju Ke depan sembahyang membakanr sedikit dupa dan mulai duduk termenung. Entah berapa saat sudah lewat, langit perlahan-lahan menjadi gelap. cahaya lentera yang tergantung di sisi kain putih di depan ruangan sana kelihatan bertambah terang dan Mendadak kedengaran suara orang berbatukbatuk, disusul kemudian suara langkah kaki memasuki ruangan seorang pemuda tampan berbaju biru, sambil menggoyangkan kipasnya perlahan-lahan berjalan masuk ke ruangan.

BAB 2. Keluarga persilatan Dari Hong-san Dalam sekali pandang Yu siau-liong sudah mengenali orang ini sebagai salah satu pelajar yang ditemuinya di loteng Tia-chan-thay tadi, Dengan sinar matanya yang tajam bagaikan pisau pemuda berbaju biru itu menyapu sekejap seluruh ruangan, kemudian tegurnya dingin: "Siapa yang sedang tidur dalam peti mati?" Yu siau-liong agak tertegun, tapi segera jawabnya: "Kurang ajar benar bicaramu itu Kau anggap peti mati dipakai untuk tiduran?" "Oooh... kalau begitu orang yang berada dalam peti mati itu adalah orang mati?"

31

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tentu saja orang mati, kalau masih hidup buat apa berbaring dalam peti mati?" "Kalau memang sudah mati, mengapa peti mati itu tidak ditutup?" "Aku tak senang melihat kau mencampuri urusanku." teriak Yu siau-liong marah. "Lebih baik cepat-cepat pergi dari sini." "Waaah.,, berangasan amat watak saudara kecil ini," kata si pemuda berbaju biru sambil tersenyum, Perlahanlahan ia berjalan mendekati peti mati. "Hey, mau apa kau?" teriak Yu siau-liong sambil mementangkan tangan kanannya menghalangi perjalanan orang itu. " Kematian maupun perkawinan merupakan kejadian besar bagi tiap manusia, belum pernah ada yang menolak." kata pemuda itu tertawa, ia berkelit ke samping, lalu dengan lincahnya sudah tergelak dan melanjutkan terjangannya ke muka. Yu siau-liong bertambah geram, dengan gerakan cepat dia cengkeram bahu pemuda itu. seakan-akan kepalanya bermata, tanpa berpaling barang sekejap pun pemuda berbaju biru itu miringkan bahunya ke samping, lalu dalam sekali lompatan sudah melayang turun ke sisi peti mati.
32

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Begitu cengkeramannya gagal dan melihat lawan sudah melayang turun di samping peti mati, Yu siau-liong amat terperanjat cepat-cepat dia melompat ke muka menerkam musuhnya. Gerak gerik pemuda berbaju biru itu kelihatan sangat lamban, padahal cepatnya bukan kepalang, sekali menggeser langkah-nya, tahu-tahu ia sudah menyingkir ke sisi lain dan melongok ke dalam peti mati itu. "Waah, ternyata betul-betul sudah mati" serunya kemudian. "Tentu saja sudah mati, buat apa aku membohongimu?" Pemuda berbaju biru itu mengawasi Yu siau-liong sekejap. lalu ujarnya lagi: " Kalau memang sudah mati, lebih baik tutup saja peti mati itu. Kalau tidak orang tentu akan curiga dan menyangka saudaramu itu masih hidup." Biar sepintar apa pun usia Yu siau-liong masih amat muda, untuk berapa saat ia tak dapat mengerti apa makna di balik ucapan pemuda berbaju biru itu, diamdiam pikir-nya: "Benar juga perkataan ini Jika peti mati itu tidak kututup, orang lain tentu akan menaruh curiga...."

33

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ketika angkat kepalanya kembali, ia jumpai pemuda berbaju biru itu sedang melangkah keluar dari ruangan sambil menggoyangkan kipasnya, ia seperti bergumam tampak juga seperti bersenandung, hanya tak kedengaran apa yang sedang diucapkan. Memandang hingga bayangan orang itu lenyap dari pandangan Yu siau-liong tetap merasa kuatir, dia ke luar dan memeriksa sekejap tempat itu, setelah yakin pemuda itu pergi, ia baru balik ke samping peti dan bertanya: "Toako, perlukah kututup peti mati ini?" Perlahan-lahan Lim Han-Kim membuka matanya, jawabnya: "Aku lupa berpesan kepadamu tadi, seharusnya kau tutup peti mati ini sejak tadi" Kemudian setelah berhenti sebentar, lanjutnya: "Ilmu silat yang dimiliki orang itu bagus sekali, mungkin saja ia satu komplotan dengan gadis pencuri obat mustika itu. Adik Liong, Kau mesti berhati-hati-." Yu siau-liong termenung dan berpikir sebentar, tibatiba katanya sambil menghela napas: "Ya... benar, dua kali aku gagal mencengkeram bahunya. jelas sudah kalau ilmu silat yang dimilikinya amat tangguh dan jauh di atas kemampuanku." "setelah kau tutup peti mati ini, lebih baik jangan dibuka-buka lagi, semisalnya ada orang ke mari, kau pun
34

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tak perlu menunjukkan sikap tegang atau panik, daripada menimbulkan kecurigaan orang lain." Yu siau-liong tahu bahwa tenaga dalam yang dimiliki saudaranya jauh lebih sempurna ketimbang kepandaiannya, maka ia tutup peti mati itu sambil ujarnya: "Apa yang mesti kulakukan andaikata ada persoalan penting yang perlu kusampaikan?" "Asal kau perkeras nada pembicaraan- mu, aku pasti ikut mendengar" "Seandainya komplotan pencuri obat itu yang ke mari?" "Lebih baik kau berlagak tidak kenal mereka Jaga saja pintu keluar, sedang soal lain serahkan penyelesaiannya kepadaku. Aaaai.... Celakalah jika mereka tak datang..." setelah menutup rapat peti mati itu, Yu siau-liong duduk bersila di sampingnya sambil meng atur pernapasan setelah pengalamannya menghadapi pemuda berbaju biru tadi. Kini sikapnya jauh lebih berhati-hati, pedangnya segera dipersiapkan di sampingnya. Matahari semakin tenggelam di langit Barat, Kegelapan malam pun mulai menyelimuti jagad raya. pemandangan dalam ruangan mulai bertambah suram dan takjelas, Tiba-tiba kedengaran suara langkah kaki

35

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

manusia bergema mendekat. Cepat-cepat Yu siau-liong menyambar pedangnya bersiap sedia. Ternyata yang muncul adalah pemilik pesanggrahan Bunga Tho. Dia disertai seorang nyonya berusia empat puluh tahunan. Di belakang kedua orang itu menyusul seorang gadis berusia tujuh delapan belas tahunan yang mengenakan baju berwarna hijau. seorang pelayan dengan membawa lilin berwarna putih, berjalan paling depan membuka jalan. "Aaah... merepotkan kakek saja" kata Yu siau-liong sambil cepat-cepat menyingkir ke samping. "Aaah, mana boleh...." pemilik pesanggrahan itu menjura, "Terlepas apa yang menyebabkan kematian kakakmu, yang jelas aku turut berduka cita atas kematian saudaramu di pesanggrahan Bunga Tho kami, Semoga salam hormat kami sekeluarga dapat meringankan penderitaan anda." Yu Siau-liong mencoba memperhatikan nona berbaju hijau itu. Ternyata ia mempunyai paras yang cantik, kulit tubuhnya putih bersih, kepalanya tertunduk agak malumalu menambah daya pesonanya. Setelah memberi hormat kepada peti mati, pemilik pesanggrahan itu berbisik kepada anak buahnya: "Sulut lilin putih dan persembahkan krans bunga"

36

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pelayan itu mengiakan, ia letakkan bunga di meja, menyulut lilin putih, kemudian setelah menjura dalamdalam ke hadapan peti mati, baru ia mengundurkan diri keluar dari ruangan. Yu Siau-liong hanya mengawasi semua gerak gerik orang dari samping, Terlihat olehnya Pemilik pesanggrahan dan istrinya memberi hormat dalamdalam, tapi si nona berbaju hijau tidak turut memberi hormat, dia hanya berdiri diam di belakang kedua orang tuanya. Selesai memberi hormat, pemilik pesanggrahan baru berpaling ke arah Yu Siau-liong sambil ujarnya: "Apabila ketua kalian sudah datang, tolong saudara cilik bersedia menjelaskan kejadian yang sebenarnya dan tolong bantu aku untuk memberi keterangan." "Soal ini kakek tak usah kuatir" "Apakah tuan cilik masih ada permintaan lain? Biar kuperintahkan orang untuk segera menyiapkan" "Terima kasih banyak atas perhatian kakek. aku tak berani mengganggu lagi...." " Kalau begitu aku mohon diri" Bersama istri dan putrinya ia memohon diri dari situ.

37

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Yu siau-liong teringat sesuatu, teriaknya: " Kakek. tunggu sebentar." ia segera menyusul ke luar ruangan dengan langkah lebar. "Tuan Yu masih ada pesan lagi?" tanya si kakek sambil berpaling. "Jejak ketua kami sukar di lacak. Ia seperti naga sakti di tengah awan, siapa tahu malam ini dia bisa muncul secara tiba-tiba di sini, jadi semisalnya malam nanti terdengar suara gaduh, harap kakek jangan gugup atau bingung...." Lalu setelah berhenti sebentar, terusnya: "Paling baik kalau di sekitar lima kaki dari ruang jenasah ini, bebas dari keluyuran orang luar." "Baik Akan kuperintahkan mereka untuk menutup pesanggrahan Tho-hoa-kit lebih awal" Memandang hingga bayangan punggung beberapa orang itu lenyap di balik hutan sana, Yu siau-liong baru balik ke dalam ruangan, melihat lilin putih yang menyala serta uang kertas yang dibakar, tanpa terasa ia tertawa geli sendiri Rembulan dan bintang sudah mulai menampakkan dirinya, langit yang semula gelap pun mulai bercahaya, Di bawah sorotan sinar lilin di depan meja sembahyang, pemandangan seluas empat lima kaki dari pintu gerbang dapat terlihat dengan jelasnya. suara kentongan
38

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dibunyikan bertalu-talu, menandakan pukul dua tengah malam sudah menjelang tiba. Yu Siau-liong mulai menggeliat mengendorkan otototot badannya, lalu menyandarkan diri di samping peti mati dan memejamkan matanya, Bagaimanapun juga sifat kekanak-kanakan bocah ini belum hilang, apalagi dia pun tahu kalau kakaknya cuma berlagak mati, dengan sendirinya tidak terpancar sinar kesedihan apapun di wajah-nya. setelah duduk berlama-lama, rasanya mengantuk pun mulai menyerang datang. Entah berapa waktu sudah lewat, tiba-tiba ia dikejutkan suara gemerincingan lirih yang bergema di samping tubuhnya. Ketika membuka mata, ia jumpai seorang gadis cantik telah berdiri di depan meja sembahyang dengan wajah serius. Yu siau-liong segera merasakan semangatnya bangkit kembali, rasa kantuknya hilang seketika, diam-diam ia meraba pedang yang tergeletak di sisi tubuhnya, Mendadak terlihat bayangan manusia berkelebat lewat, sesosok manusia tinggi besar telah menyusup masuk ke dalam ruangan itu. Ketika diamati, ternyata adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahunan yang membawa golok di punggungnya, Ketika melihat Yu siau-liong terjaga dari tidurnya, lelaki itu segera berbisik: "Nona, bocah itu sudah terjaga"
39

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya gadis berbaju hijau itu sama sekali tak memandang sebelah mata pun terhadap Yu siau-liong, tanpa berpaling jawabnya: "Ehmmm, aku sudah tahu." Ia merangkap tangannya di depan dada untuk memberi hormat, lalu sambil membakar uang kertas gumamnya lirih: "Lim siang kong, apabila arwahmu di alam baka masih mengetahui kehadiranku, harap kau sudi memaafkan perbuatanku yang telah mencuri obat mustika itu...." Tak terlukiskan rasa girang Yu Siau-liong mendengar perkataan itu, segera pikirnya: "oooh, rupanya perbuatan dia" sambil menyambar pedangnya ia segera melompat bangun. "Braaak.,." Diiringi suara benturan yang amat keras, mendadak penutup peti mati itu mencelat ke atas menyusul kemudian Lim Han- kim melompat keluar dari peti mati. Meskipun gerakan mereka berdua amat cepat, namun gerakan nona berbaju hijau itu jauh lebih cepat lagi, Begitu sadar kalau, terjebak, cepat-cepat dia melompat mundur dari sana. Baru saja Yu siau-liong melompat bangun dan Lim Han- kim melompat keluar dari peti matinya, gadis berbaju hijau itu sudah sampai di muka pintu. Dalam kegelapan malam yang mencekam, ditambah lagi dengan pepohonan bunga Tho yang begitu lebat,
40

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

andaikata gadis tersebut sampai dapat kabur ke luar ruangan, jelas untuk menangkapnya bukan suatu pekerjaan mudah. Dalam cemasnya Lim Han- kim membentak: "Berhenti" Dengan sekali totokan ke atas tanah, bagaikan burung manyar menyambar ikan di laut ia sudah melesat ke luar ruangan dengan kecepatan luar biasa. Gerakan tubuh si nona berbaju hijau itu tak kalah cepat-nya, sekali melejit dia pun sudah berada di luar ruangan, "saudara Lim tak usah kuatir," Kedengaran seseorang berseru sambil tertawa ringan, "Dia tak akan bisa lolos dari sini" seg ulung angin pukulan yang amat keras segera menyambar tiba. serangan itu datangnya sangat mendadak dan sama sekali di luar dugaan. Baru saja gadis berbaju hijau itu hendak kabur ke dalam hutan, tahu-tahu serangan dahsyat itu sudah menerkam ke dadanya. Dalam posisi begini, mau tak mau terpaksa dia mesti sambut datangnya pukulan itu dengan kekerasan. "Plaaaak..." Menyusul bentrokan sepasang telapak tangan, terdengar bunyi nyaring bergema memecahkan keheningan Tubuh si nona berbaju hijau itu segera terpental ke belakang dan meluncur turun ke tanah. Terhadang oleh pukulan itulah, Lim Han- kim dan Yu siau-liong tahu-tahu sudah menyusul ke luar ruangan dan mengepung gadis tersebut sementara itu lelaki
41

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berbaju hitam itu sudah mencabut goloknya dan siap melancarkan serangan. Dengan pandangan dingin nona berbaju hijau itu memandang sekejap sekeliling arena, lalu ujarnya kepada Lim Han- kim: "Hmmm sebagai seorang lelaki sejati, apakah kau tak malu dengan berlagak mampus?" Lim Han- kim berkerut kening, dia seperti ingin mengucapkan sesuatu namun akhirnya diurungkan. sebagai pemuda yang tak suka bicara, kalau dapat tak menjawab dia memang memilih lebih baik membungkam. Lain halnya dengan Yu siau-liong, sejak tadi ia sudah tak mampu menahan amarahnya, dengan garang teriaknya: "Bagus sekali sudah mencuri barang milik kami, sekarang kau masih memaki kakakku, Hmmm Kau sendirilah perempuan tak tahu malu" Nona berbaju hijau itu sama sekali tak menggubris makian Yu siau-liong, ia lolos pedangnya sambil diputar membentuk sekilas cahaya tajam, kemudian katanya lagi kepada Lim Han- kim: " Kalau dilihat kau sudah mempersiapkan jagoan di sekeliling hutan, nampaknya kau telah memperhitungkan bahwa aku pasti akan datang ke mari." "Nona Gwat" Tiba-tiba lelaki bergolok itu menukas, "Seandainya kau menuruti permintaanku tak mungkin kita terjebak oleh perangkap mereka."
42

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan tatapan tajam Lim Han- kim tiada hentinya mengamati wajah si nona berbaju hijau dan lelaki bergolok itu, tampaknya ia berusaha mengenali apakah mereka berdualah orang yang telah mencuri obat mustikanya, setelah itu ia berkata: "Di sini hanya ada kami berdua..." " omong kosong" teriak gadis berbaju hijau itu marah, " Kalau cuma kalian berdua lantas siapa yang telah melancarkan serangan bokongan ke arahku tadi?" Lim Han- kim tertegun seketika, ia tak mampu menjawab sepotong kata pun. Tiba-tiba terdengar seseorang tertawa ringan lalu menyela: " Harap nona jangan marah, yang melancarkan serangan terhadapmu tadi hanya orang luar yang ingin nonton keramaian." Menyusul ucapan tadi, seorang pemuda ganteng berkipas perlahan-lahan muncul dari balik kegelapan, lalu dengan santainya berjalan mendekati arena pertarungan. Lim Han- kim coba mengamati wajah orang itu, namun dia tak kenal siapakah orang tersebut sementara itu si nona telah mendengus: "Hmmm Kalau memang ingin nonton keramaian, mengapa kau mesti mencampuri urusan orang lain?" Yu siau-liong segera mengenali pemuda itu sebagai salah satu pelajar dari loteng Tia-chan-thay yang telah dijumpainya siang tadi. sambil menggoyang-goyangkan kipasnya, pemuda berbaju biru itu menjawab: "Tepat
43

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sekali perkataanmu itu, satu hobbi yang paling kugemari adalah mencampuri urusan orang lain" "Hmm, mungkin kau anggap umurmu kelewat panjang?" Tiba-tiba Lim Han- kim menukas: "Maaf saudara, urusan ini timbul dari masalahku pribadi, aku tak ingin orang lain ikut menjadi repot" "ooooh, rupanya kaupun pandai bicara." ejek si nona berbaju hijau itu sambil berpaling, " Kukira kau bisu" Lim Han- kim menjulurkan tangan ke hadapannya, lalu katanya: "Mari, kembalikan kepadaku Aku tak ingin bertarung dengan siapa pun." "Apanya?" ejek si nona sambil tertawa dingini "Pil jinsom seribu tahun Ketahuilah obat itu teramat penting bagiku..- cepat kembalikan". "Maaf, pil jinsom itu pun teramat penting bagiku, kalau tak penting, buat apa aku mesti mencurinya darimu?" "Tapi obat itu akan kupakai untuk menyelamatkan jiwa seorang tua yang amat kuhormati" "sama saja, aku pun akan memakai obat tersebut untuk menyelamatkan jiwa nona kami"
44

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Nona" kata Lim Han- kim agak tertegun, "Meskipun kau membutuhkan obat itu, tapi... benda itu kan milikku" "sekarang sudah berada di tanganku, berarti obat mustika itu sudah menjadi milikku" jelas sudah ia ngotot hendak mempertahankan barang curiannya. Dengan alis berkerut dan penuh amarah Lim Han- kim menghardik: "Nona, sebetulnya hendak kau kembalikan tidak obat itu?" "Kalau tidak, mau apa kau?" Dengan gerakan sangat cepat Lim Han- kim mendesak maju ke muka, telapak tangan kanannya dipersiapkan melancarkan serangan, Gadis berbaju hijau itu segera menyarungkan kembali pedangnya, lalu sambil menyilangkan tangan kirinya di depan dada, ia berkata: "Aku tak ingin menggunakan senjata untuk melawan kau yang bertangan kosong, Aku tak ingin meraih kemenangan dengan mengandalkan senjata, mari, kalau ingin bertarung dengan tangan kosong, akan kulayani...." Dalam beberapa saat paras muka Lim Han-kim berubah beberapa kali, tapi akhirnya dia menghela napas panjang: "Aku tak terbiasa bertempur melawan kaum wanita, Nona Asal kau bersedia mengembalikan pil mustika itu, aku pun tak akan menuntut perbuatan mencurimu itu"
45

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Huuuh, besar amat bicaramu" teriak gadis berbaju hijau itu gusar, Dengan mata melotot menahan marah, dia ayunkan tangannya melepaskan sebuah pukulan ke tubuh lawan. Dengan gesit Lim Han-kim mengepos ke samping, namun ia tetap tidak membalas. Gagal dengan serangan pertamanya, gadis berbaju hijau itu bertambaii gusar, secara beruntun sepasang tangannya melancarkan bacokan dan babatan berulang kali Dalam waktu singkat ia telah melepaskan tujuh buah pukulan dahsyat. Lim Han-kim sama sekali tidak membalas, tubuhnya ber-gontai di antara bayangan pukulan yang menyelimuti tubuhnya. Begitu ringan ia bergerak. sekalipun tidak bergeser lebih jauh dari satu depa ternyata ketujuh buah pukulan gadis itu dapat dihindarinya semua. Habis sudah kesabaran Yu siau-liong ketika melihat kakaknya belum juga mau membalas, tak tahan ia berteriak: "Toako, jika kau tak cepat-cepat membekuknya, kalau sampai berhasil kabur susah bagi kita untuk merampas kembali obat mustika itu." Terkesiap Lim Han-kim mendengar teguran itu, tibatiba saja sebuah sodokan keras dilepaskan ke muka. serangan balasan ini betul-betul cepat dan dahsyat bukan kepalang, gadis berbaju hijau itu merasakan pergelangan tangan kanannya menjadi kaku, tahu-tahu seluruh kekuatan tubuhnya telah punah.
46

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pemuda berbaju biru yang menonton di tepi arena itu menghela napas panjang goyangan kipasnya juga berhenti secara mendadak jelas perasaan hatinya turut bergetar oleh pukulan dahsyat yang dilancarkan Lim Han-kim barusan. Dalam pada itu Lim Han-kim sudah melompat mundur sambil berbisik: "Adik Liong, cepat geledah sakunya" Bentakan menggeledek menggema membelah keheningan malam, sambil mengayunkan goloknya tahutahu lelaki berbaju hitam itu sudah menerjang ke muka melancarkan bacokan. "Traaang..." Dengan jurus "Awan Gelap Menelan Rembulan" Yu siau-liong menyapukan pedangnya menangkis serangan tersebut, lalu dengan sebuah tendangan kilat dia paksa musuhnya mundur, jangan dilihat umurnya masih muda, ternyata gerak serangannya betul-betul cepat dan ganas. Berbarengan dengan tendangan kilat itu, pedangnya memakai jurus "Membelah Bunga Membelai Pohon Liu" menyapu ke dada musuh, terasa selapis bunga pedang membias di udara, serangan yang begitu cepat datangnya itu memaksa lelaki berbaju hitam itu menyurut mundur sejauh lima depa dengan perasaan kaget.

47

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan cepat Lim Han-kim melangkah ke depan, lalu hardiknya: "Adik jangan melukai orang, yang penting jin som berusia seribu tahun itu." Yu siau-liong tertawa terkekeh, sekali membalikkan badan ia menyusup ke sisi tubuh gadis berbaju hijau itu, lalu serunya: "Di mana kau simpan pil mustika itu?" sekalipun urat nadi si nona berbaju hijau itu sudah terluka oleh totokan jari tangan Lim Han-kim, namun sikapnya yang angkuh sama sekali tidak mengendor "Hemm, pil mustika?" jengeknya dingin, "Mungkin sudah berada ratusan li dari sini.,,." "Sebenarnya kau simpan di mana? Cepat katakan" bentak Yu siau-liong semakin gusar, Dengan sorot mata yang dingin seperti es, gadis berbaju hijau itu mengawasi Yu siau-liong sekejap. mulutnya tetap membungkam . "Bagus" teriak Yu siau-liong, "Rupanya kau memang lagi mencari penyakit buat dirimu sendiri..." Dia sarungkan kembali pedangnya. lalu dengan tangan kiri mencengkeram pergelangan tangan kanan si nona, tangan kanannya mulai mencengkeram ruas-ruas tulang gadis tersebut, ujar-nya: "Jadi kau ingin merasakan bagaimana kalau ruas-ruas tulang sikutmu terlepas...?"

48

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dalampada itu, lelaki berbaju hitam tadi sudah menerjang kembali ke depan sambil mengayunkan goloknya, sekali lompat Lim Han-kim menghadang jalan pergi lelaki itu, kembali bentaknya lirih: "Adik Liong, jangan bertindak sembarangan, cepat geledah saku-nya, asal pil mustika itu sudah ditemukan, kita segera tinggalkan tempat ini...." Tiba-tiba lengan kirinya menerobos maju ke depan, lalu sambil membalik badan melepaskan satu pukulan. Terdengar lelaki berbaju hitam itu menjerit kesakitan, tahu-tahu goloknya sudah teriepas dari genggaman, Secepat kilat Lim Han-kim memutar ke belakang tubuhnya, lalu sekali sodok ia totok jalan darah Ciankeng-hiat di bahu lelaki itu. Melepaskan serangan, menjatuhkan golok lawan lalu melepaskan totokan jalan darah, boleh dibi-lang beberapa gerakan itu dilakukan begitu cepat hampir bersamaaan waktunya. Yu Siau-liong tak berani membuang waktu lagi, meski masih muda, ia sadar akan situasi yang amat serius. Tanpa banyak bicara ia mulai menggeledah isi saku gadis berbaju hijau itu. Dengan wajah tegang Lim Han-kim mengikuti semua gerakan Yu Siau-liong, ia bernarap pil mustika miliknya dapat segera ditemukan. Pada saat itu pemuda ganteng berbaju biru itu hanya menonton semua kejartian tanpa berbicara apa-apa.
49

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Si nona berbaju hijau yang keras hati, tiba-tiba saja menundukkan kepalanya rendah-rendah sambil pejamkan mata, ia biarkan Yu Siau-liong menggeledah seluruh isi sakunya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Ketika selesai menggeledah isi saku gadis itu dan ternyata pil mustika yang dicari belum ditemukan juga, Yu Siau-liong jadi naik pitam, teriaknya penuh amarah: "Kau sembunyikan di mana pil mustika itu?" Periahan-lahan gadis berbaju hijau itu membuka matanya kembali, sinar amarah memancar dari balik matanya, ia tatap wajah Lim Hah-kim tajam-tajam lalu katanya: "Sedari tadi aku toh sudah terangkan bahwa pil mustika itu sudah kusuruh orang mengirimnya pulang, lebih baik kalian tak usah membuang tenaga lagi. Hmm, kami sadar bahwa ilmu silat yang kami miliki masih belum memadai, mau bunuh mau cincang silahkan...." "Dunia persilatan memang amat licik dan berbahaya." tukas lelaki berbaju hitam itu, "Nona Gwat, coba kau menuruti nasehatku, mungkin saat ini kita sudah berada ratusan li dari sini Aaaai... Apa mau dibilang kau berhati lemah, sudah mencuri barang orang, masih menyesali kematiannya dan ngotot hendak menyambangi jenazahnya, Coba lihat sekarang, apa akibatnya bagi kami berdua...." "Hmmm siapa suruh kau ikut ke mari, pengecut yang takut mampus" bentak gadis itu marah.
50

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Lim Han-kim sudah bertanya kepada saudaranya: "Adik Liong, sudah kau periksa dengan teliti?" "Yaaa, sudah kuperiksa semua" "Kalau begitu bebaskan totokan jalan darahnya dan biarkan mereka pergi dari sini" "Apa?" teriak Yu siau-liong tertegun. "Lepaskan dia, biarkan ia pergi dari sini" Kali ini Yu siau-liong dapat mendengar semua katakata tersebut dengan jelas, sekali pun hatinya diliputi kebingungan, namun ia tak berani membangkang perintah kakaknya. Maka setelah menepuk bebas tototokjalan darah di tubuh gadis tersebut, ia segera menyingkir ke samping. Dengan langkah lebar Lim Han-kim menghampiri lelaki berbaju hitam itu, di-pungutnya golok yang tergeletak di tanah itu lalu disarungkan kembali ke punggung pemiliknya, kemudian sambil membebaskan totokan jalan darahnya ia berkata: "Silahkan kalian berdua pergi dari sini, maaf kalau aku tak bisa menghantar...." Tidak menunggu jawaban lagi, ia membalikkan badan dan melangkah masuk ke dalam ruangan, Dengan termangu- mangu gadis berbaju hijau dan lelaki berbaju hitam itu mengawasi bayangan punggung Lim Han-kim,
51

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mereka tak tahu mesti terkejut atau gembira menghadapi kenyataan ini. Dari kejauhan terlihat baju putih yang dikenakan Lim Han-kim bergetar keras, rupanya ia sedang merasakan guncangan hati yang luar biasa. Tak lama kemudian, bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan. Lelaki berbaju hitam itu segera menghadiri gadis berbaju hijau itu, bisiknya kemudian: "Nona Gwat, kita harus pergi dari sini" Gadis berbaju hijau itu manggutmanggut, ia membalikkan badannya lalu melangkah pergi dari situ dengan lamban, sebentar kemudian bayangan tubuhnya juga lenyap di balik pepohonan. "Kongcu" seru lelaki berbaju hitam itu kemudian sambil menjura ke arah ruangan, "Budi kebaikanmu hari ini tak akan kamu lupakan, suatu ketika nanti, kebaikan ini pasti akan kami balas." Yu siau-liong menghela napas panjang. "Lebih baik kau cepat-cepat meninggaikan tempat ini, jangan sampai membuat gusar hatiku. Hmmm Kalau sampai aku tak dapat mengendalikan diri, jangan salahkan kalau kau sampai kubunuh" Lelaki berbaju hitam itu sadar bahwa apa yang diucapkan bocah tersebut kemungkinan bisa benar-benar terjadi, maka tanpa membuang waktu lagi ia membalik
52

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

badan dan pergi dari situ. Memandang hingga bayangan tubuh kedua orang itu lenyap daripandangan, Yu siauliong baru kembali ke ruangannya. "saudara cilik, tunggu sebentar" Tiba-tiba terdengar seseorang menegur dengan suara rendah. Yu siau-liong berhenti sambil berpaling, sambil tersenyum dan menggoyangkan kipasnya, pemuda ganteng itu melangkah ke muka dan manggut-manggut. "Ada apa kau memanggilku?" tegur bocah itu sambil berkerut kening. Lantaran pikirannya sedang gundah, otomatis nada suaranya juga tak sedap didengar Pemuda ganteng itu tersenyum. "Eeei, saudara cilik Usiamu masih muda, buat apa emosimu meledak-ledak macam begitu...?" "Mengapa? Ketahuilah, hatiku sedang gundah, paling baik jangan mengganggu ketenanganku. " Agaknya pemuda ganteng itu memang sengaja hendak mencari gara-gara, sambil berjalan mendekat, kembali ujarnya sambil tersenyum: "Tolong sampaikan kepada kakakmu, katakan Li Bun-yang dari Hong-san ingin berjumpa dengannya." "Bagaimana sih kamu ini? Bukankah kau telah tahu bahwa kakakku sedang murung dan kesal karena
53

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kehilangan pil mustika, mau apa kau mengganggunya sekarang?" Li Bun-yang tertawa tergelak "sejak terjun ke dalam dunia persilatan, banyak sudah jago tangguh yang pernah kujumpai, tapi tak seorangpun tokoh-tokoh silat kenamaan itu berani bertindak kurang ajar kepadaku...." "Harap saudara Li jangan marah." Tiba-tiba terdengar Lim Han-kim berseru dengan nada murung, "Adik seperguruanku ini memang sudah terbiasa latah, Bila ia sudah bersikap kurang sopan, harap memandang di atas wajahku. Maafkanlah kali ini." "saudara Lim." kata Li Bun-yang tertawa, " Aku rasa bendera duka citamu sudah waktunya diturunkan sebab kalau dibiarkan terus bisa memancing rasa ingin tahu jago-jago persilatan yang kebetulan sedang lewat di tempat ini" "Terima kasih banyak atas petunjuk saudara Li...." sahut Lim Han-kim. setelah memandang Yu siau-liong sekejap. ia meneruskan bicaranya, "Adik Liong, cepat turunkan bendera duka cita itu Kita harus segera meneruskan perjalanan." Yu Siau-liong mengiakan dan segera melaksanakan perintah kakak seperguruannya itu. "saudara Lim...." kembali Li Bun-yang menyapa.
54

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apakah saudara Li masih ada persoalan lain?" Li Bun-yang maju menghampirinya, setengah berbisik katanya: "sebetulnya aku punya sebuah masalah yang ingin mohon bantuan dari saudara Lim, aaai sesungguhnya sudah hampir sebulan aku berdiam di loteng Tiachan-thay gara-gara urusan ini..." "Maaf saudara Li." tampik Lim Han-kim sambil menggeleng, "Aku sendiri pun sedang menghadapi masalah penting dan harus segera pulang ke kota Kimleng...." "Yaa sudahlah." kata Li Bun-yang dengan wajah berubah, "Kalau toh saudara Lim enggan membantu, aku pun tak ingin mengganggumu lebih lama lagi." ia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. "Tunggu sebentar saudara Li" Lim Han-kim menghela napas. "Apa yang ingin saudara Lim sampaikan?" Sambil menghampiri pemuda itu, Lim Han-kim berkata: "Sering kudengar ibuku membicarakan tentang keluarga persilatan dari Hong-san yang katanya merupakan keluarga pendekar nomor wahid di kolong langit" "Terima kasih, terima kasih."
55

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Keluarga persilatan dari Hong-san amat tersohor di kolong langit, entah bantuan macam apa yang saudara butuhkan?" Li Bun-yang berpikir sebentar, lalu bisik-nya: "Sekilas pandangan pesanggrahan bunga thotak lebih hanya sebuah rumah penginapan dan rumah makan, Tahukah kau bahwa di balik kesemuanya itu tersembunyi suatu rencana besar yang amat keji, jahat dan mengerikan yang diatur justru dari dalam hutan bunga tho ini." "Aaah, masa iya?" Lim Han-kim berkerut kening. "Saudara Lim baru kali ini berkunjung ke mari, tentu saja kau belum tahu tentang rahasia pesanggrahan Thohoa-kit ini. sepintas lalu gadis-gadis yang tersedia di loteng Gi-hong-kek dan Hui-jui-lo memang rata-rata cantik, lemah lembut dan pandai menari, tapi... tahukah kau bahwa gadis lemah lembut itu justru memiliki ilmu silat yang amat tinggi? Tak sedikitjago-jago tangguh persilatan yang terbuai di balik lemah gemulainya tubuh gadis-gadis itu kemudian musnah tanpa sempat mengeluarkan suara apa pun...." Berkilat sepasang mata Lim Han-kim setelah mendengar uraian itu, jelas ia sudah tertarik oleh kasus tersebut, Dengan senang hati Li Bun-yang memeriksa sekejap sekeliling tempat itu, kemudian melanjutkan.

56

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Di dalam loteng Tia-chai-thay tersedia beribu- ribu jilid buku yang boleh dibaca siapa pun, tapi siapa yang akan menduga bahwa mereka justru menggunakan umpan kitab-kitab itu untuk memancing kedatangan jago-jago silat dan kemudian menjebaknya ke dalam perangkap mereka." "saudara Li, atas dasar apa kau menuduh demikian? Menurut pendapatku, meski pemilik pesanggrahan itu agak licik dan susah diraba isi hatinya, agaknya ia tidak termasuk anggota dunia persilatan" Li Bun-yang tersenyum. "Kedatangan saudara Lim tepat waktunya. Hari ini adalah saat pertemuan yang mereka selenggarakan setiap tiga bulan satu kali, Boleh dibilang semua pimpinan yang punya kedudukan akan berdatangan ke mari, Menurut hasil penyelidikanku pertemuan yang diselenggarakan sekali setiap tiga bulan ini mempunyai arti penting bagi mereka. sampai sekarang, walaupun aku telah mengerahkan banyak pikiran dan tenaga pun belum berhasil mendapat tahu siapakah pemimpin di balik organisasi rahasia itu, itulah sebabnya saat kedatangan saudara Lim, keadaan di sini sangat tenang...." "saudara Li, menurut penuturanmu tadi, di balik pesanggrahan Bunga Tho ini sedang disusun suatu
57

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

rencana keji yang akan mempengaruhi dunia persilatan Boleh aku tahu, apa yang kau maksudkan?" "Panjang sekali untuk dibicarakan, aku rasa tempat ini bukan tempat yang cocok untuk bercakap. Begini saja, apabila saudara Lim berminat, mari kita pergi berpesiar sambil menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya." Lim Han-kim termenung sebentar, akhirnya dia mengangguk "Baiklah, akan kuturuti kemauanmu" sementara itu Yu siau-liong telah selesai menurunkan bendera duka cita dan sedang melangkah masuk ke dalam ruangan. "Adik Liong." Lim Han-kim segera berbisik, "Cepat kau tuntun ke luar kuda-kuda kita...." Tapi sebelum perkataan itu selesai, tiba-tiba terdengar ada suara langkah kaki manusia yang berjalan mendekat Ketika menengok ke luar, ia saksikan dua orang pelayan dengan membawa lampu lentera berjalan di muka mengiringi pemilik pesanggrahan yang menyusulnya di belakangnya dengan langkah tergesa-gesa. "Toako" bisik Yu siau-liong, "Pemilik pesanggrahan datang lagi, cepat kau berbaring ke dalam peti mati" "Aku rasa kemunculanku sudah diketahui mereka,"
58

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tidak apa-apa." bisik Li Bun-yang. "Tadi aku sudah mewakili saudara Lim untuk memeriksa keadaan di sekeliling sini, semua jago-jago yang mereka siapkan di situ sudah kuhabisi semua, memang ada baiknya jika untuk sementara waktu saudara Lim bersembunyi lagi dalam peti mati, mari kita lihat permainan apa lagi yang hendak mereka perlihatkan" Lim Han-kim mengangguk tanda setuju, kepada adiknya ia berpesan: "Adik Liong, jangan lupa minta balik kuda-kuda tunggangan kita, sebab kita akan melanjutkan perjalanan malam ini juga." Selesai berkata, ia totokkan kakinya ke tanah dan seperti sambaran petir tubuhnya sudah meluncur ke depan, langsung menyusup masuk ke dalam peti mati, Baru saja ia selesai menyembunyikan badan, dengan langkah terburu-buru pemilik pesanggrahan itu sudah muncul di dalam ruangan. Li Bun-yang segera menyembunyikan diri di belakang pintu, sementara Yu siau-liong maju dengan langkah lebar menghadang di depan pintu, Dengan pedang melintang di depan dada dan mata mencorong sinar tajam, Yu siau-liong menegur: "Di tengah malam buta begini, ada urusan apa kalian datang ke mari?" Dengan cepat dua orang pelayan itu menyebar ke kedua belah sisi, sementara pemilik pesanggrahan maju dengan langkah lebar, setelah mengamati bocah itu
59

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sekejap ujarnya: "Di depan orang berpengalaman lebih baik jangan main tipu muslihat. Aku tak pingin terjungkal dalam selokan, Harap saudaramu segera tampil di depan, aku ingin mengajukan beberapa buah pertanyaan kepadanya." Bagaimana pun Yu siau-liong masih muda dan tidak mengenal kelicikan dunia persilatan Termakan gertak sambal kakek itu, tanpa sadar ia melirik sekejap ke arah peti mati, lalu jawabnya seraya menggeleng: "Tidak bisa, kalau kau ada urusan lebih baik sampaikan saja kepadaku" Li Bun-yang yang bersembunyi di belakang pintu kontan saja mengerutkan dahi-nya, pikirnya: " Goblok amat bocah ini, bukankah ia sama saja sudah mengaku?" Kedengaran pemilik pesanggrahan itu mendehem berulang kali, kemudian tanya-nya: "saudara cilik, kau masih muda, aku takut kau tak dapat mengambil keputusan." "Hey, bagaimana sih kamu ini, mana ada orang yang sudah mati sanggup berbicara lagi?" Pemilik pesanggrahan itu tertawa dingin "saudara cilik, lebih baik minum arak kehormatan dari pada arak hukuman jika kau enggan menyingkir, jangan salahkan kalau aku si orang tua akan bertindak kasar kepadamu."
60

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Mengapa?" teriak Yu siau-liong sambil mendelik. "Kaupingin berkelahi? Bagus, itu malah kebetulan sekali bagiku" Agaknya pemilik pesanggrahan itu tak menyangka bahwa dalam usia semuda itu ternyata Yu siau-liong amat kasar dan susah dilayani, untuk sesaat dia malah termangu dibuatnya, "Ehmm... jarang sekali ada bocah kecil yang begitu keras kepala dan tak tahu diri macam kau...." "Tak usah banyak bicara lagi dengan-nya...." Tiba-tiba terdengar suara seorang gadis menukas. Menyusul suara itu, dari balik pepohonan muncullah seorang gadis berambut panjang yang memakai baju serba hijau. Ketika Yu siau-liong amati gadis itu, ia segera mengenalinya sebagai gadis yang datang melayat mengikuti pemilik pesanggrahan tadi, sementara itu gadis berbaju hijau itu sudah melangkah datang dengan lemah gemulai. Baru saja Yu siau-liong hendak menghardik tiba-tiba ia dengar Li Bun-yang berbisik dengan suara lembut: "saudara cilik, sementara waktu tahan dulu emosimu, lebih baik kita ikuti saja kemauan mereka, Kalau dugaanku tak salah? kedatangan mereka tentu ada maksud-maksud tertentu, dan lagi kau pun tak usah banyak melayani pembicaraan mereka, daripada rahasiamu terbongkar"
61

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat Yu siau-liong sama sekali tidak menggubris perkataannya, bahkan lagaknya seolah-olah tidak mendengar sama sekali, tak tahan lagi meluaplah amarah gadis berbaju hijau itu. Tanpa membuang waktu ia melejit ke depan, langsung menerjang masuk ke dalam ruangan. Pedang Yu-Siau liong yang semula melintang di depan dada, secepat kilat menyambar miring ke samping. Terasa cahaya tajam berkilauan membentuk seberkas bianglala berwarna perak, sebuah babatan maut menyapu kedepan menghadang jalan masuk gadis berbaju hijau itu. Si nona yang sedang menerkam ke muka serentak menghentikan gerak badannya lalu mundur dua langkah, sambil tertawa dingin jengeknya: "Tak heran kau latah dan sombong, nampaknya ilmu silat yang kau miliki cukup tangguh". Baru saja Yu Siau-liong hendak meradang, tiba-tiba ia teringat dengan nasehat Li Bun-yang, maka sambil menahan hawa amarah, jawabnya seraya tertawa tergelak: "Ha, ha, ha, ha.... Tak mudah kalau pingin nerobos masuk ke dalam, begini saja, coba kau jelaskan apa maksud kedatangan kalian. Asal masuk di akal, tentu kuijinkan kalian masuk ke mari." Diam-diam Li Bun-yang tertawa geli, pikirnya: "Tak kusangka bocah ini susah dihadapi..."
62

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dalam pada itu gadis berbaju hijau tersebut sudah bertanya lagi sesudah berpikir sebentar: "Apakah kalian datang dari Hua-san?" Yu Siau-liong tertegun, tapi segera jawabnya: "Betul, darimana kau bisa tahu?" Nona berbaju hijau itu tersenyum. "Apakah kakakmu yang pura-pura mati bernama Lim Han kim..." "Betul juga, mengapa?" "Kalau begitu tak salah lagi" kata si nona sambil manggut-manggut. "Apanya yang tak salah?" "Tak ada salahnya kuterangkan, bukankah kakakmu yang berlagak mati membawa sebotol jinsom berusia seribu tahun? Kami sudah periksa semua bekalan dan pelana kudamu, tapi obat itu belum juga ditemukan. Aku pikir pasti ada di sakunya, bukan begitu?" BAB 3. Sapu tangan penyelamat. "Aneh benar kejadian ini." Diam-diam Yu siau liong berpikir sambil berkerut kening. "Darimana mereka tahu kalau kami membawa obat mustika seribu tahun? Padahal kejadian ini amat dirahasiakan..."
63

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara ia masih berpikir, gadis berbaju hijau itu sudah melanjutkan kata-katanya: "Sebenarnya kami siapsiap hendak merampasnya di dermaga penyeberangan sungai Tiang kang. Tak nyana ternyata kalian malah menginap di pesanggrahan Tho Hoa kit ini..." Berbicara sampai disini, tiba-tiba dengan suara lebih keras dan nyaring serunya: "Sekarang aku telah menjelaskan kepada kalian. Nah, tinggal kamu berdua pilih sendiri jalan kehidupan atau jalan kematian yang hendak dipilih. Kalau ingin pergi darisini dalam keadaan selamat, lebih baik serahkan pil jinsom seribu tahun itu kepadaku..." "Waah... seram amat" ejek Yu siau-liong sambil tertawa, "sayang, aku tak pernah takut mati, jadi bagaimana kalau kupilih jalan kematian saja?" " Kecil orangnya besar amat lagaknya, hmmm Tampaknya susah amat melayani manusia macam kau...." "Terima kasih, terima kasih." kata Yu Siau-liong sambil angkat bahu, "Aku rasa umur nona tak lebih tua beberapa tahun dariku, ditambah pula kau adalah kaum wanita, Tak nyana perempuan muda macam kau pun berani merampok orang... sayang sekali kau telah salah mencari sasaran."

64

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"salah mencari sasaran?" tanya gadis berbaju hijau itu tertegun, "jadi perkataanmu tadi cuma bohongan...." "Bukan, bukan begitu" Yu siau-liong menggeleng sambil tertawa, "Aku tak pernah berbohong, apa yang kalian katakan memang sudah betul semua dan tepat, Hanya saja... meskipun kami membawa sebotol pil mustika seribu tahun, yang menjadi persoalan sekarang adalah mampukah kau merampasnya dari tangan kami." Gadis berbaju hijau itu mengernyitkan keningnya, sambil mencabut pedangnya ia menjengek dingin: " Kalau begitu aku harus mencobanya dulu" Baru saja ucapannya selesai diutarakan, tubuh beserta pedangnya sudah menerjang ke tubuh Yu siau-liong yang menghadang di depan pintu. Memandang cahaya pedang yang menyambar dadanya, Yu siau-liong segera bentangkan senjatanya dengan jurus "Angin Puyuh Menyapu saiju" untuk membendung serangan itu. Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menarik kembali senjatanya di tengah jalan, sambil mundur dua langkah, ujarnya: "Aku harus mengajukan pertanyaan dulu sebelum melanjutkan pertempuran denganmu^ " Kalau tak mampu mengalahkan aku, buat apa bertanya lagi. Huuuh Benar-benar manusia tak tahu malu"
65

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Nona berbaju hijau itu sama sekali tak menggubris sindiran tersebut, kembali tanyanya lantang: "Benarkah pil mustika seribu tahun itu masih tersimpan dalam saku kakakmu yang berlagak mampus itu?" "Apa gunanya cerewet terus, kalau tak mampu mengalahkan aku, lebih baik cepat menggelinding pergi dari sini" bentak Yu siau-liong gusar. "Baiklah." kata gadis berbaju hijau itu kemudian setelah memutar pedangnya membentuk sebilas cahaya bianglala, "Kalau kau enggan menjawab, akan kugeledah sendiri saku kakakmu" sebuah tusukan kilat kembali dilancarkan. "Traaaangg.." suara benturan nyaring bergema di tengah kegelapan, sepasang pedang itu saling beradu dengan kerasnya. Gadis berbaju hijau itu segera merasakan lengan kanannya menjadi kaku dan kesemutan, badannya tergetar sampai mundur dua langkah. Yu siau-liong sendiri pun merasakan badannya bergetar keras, untung ia masih sanggup berdiri tegak di depan pintu. Dengan penuh amarah gadis berbaju hijau itu melotot ke arah lawannya, namun kali ini dia tidak melancarkan serangan lagi.

66

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Untuk sementara waktu, kedua belah pihak berdiri saling berhadapan tanpa melakukan sesuatu gerakan pun. Tiba-tiba Yu siau-liong mendengar suara lembut berbisik di sisi telinganya: "saudara cilik, tak usah ribut lagi dengan budak itu, Lebih baik cepat ajak kakakmu untuk mengundurkan diri dari tempat berbahaya ini." Jelas bisikan itu berasal dari Li Bun-yang yang bersembunyi di belakang pintu dan menyampaikan dengan ilmu menyampaikan suara. selesai mendengar ucapan itu, Yu siau-liong memandang gadis berbaju hijau itu sekejap. lalu bentaknya: " Kalau tak berani berkelahi, mengapa masih berdiri di situ?" "Kalau aku tak mau pergi, mau apa kau?" "Kalau kau tak pergi, biar aku saja yang pergi dari sini" Gadis berbaju hijau itu memandang rekan- rekannya sekejap. lalujengeknya dingini "Kau yakin punya kepandaian untuk meninggalkan pesanggrahan Tho-hoakit ini?" Kalau dilihat dari sikapnya itu, mungkin ia sedang menunggu datangnya bala bantuan.Yu siau-liong mengerutkan dahinya.

67

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah menyarungkan kembali pedangnya, ia berdiri dengan sikap santai di depan pintu sambil memandangi bunga Tho yang tumbuh di hadapannya. Mendadak... sekali melejit, bocah itu sudah melompat ke depan pemilik pesanggrahan lalu dengan gerakan mencengkeram ia tangkap pergelangan tangan kakek itu, setelah berhasil menguasai musuhnya, baru ia berkata sambil mendengus dingini "Hmmm inilah cara yang akan kami gunakan untuk meninggalkan pesanggrahan Thohoa-kit" "Hmmm, dia cuma seorang yang tak pandai silat, dan lagi ia tak punya kekuasaan apa-apa, biarpun dibunuh juga tak ada gunanya" "Aku akan memaksanya untuk menyerahkan kembali perbekalan serta kuda-kuda kami" sambil berkata ia kerahkan tenaga dalamnya untuk menggencet pergelangan tangan musuh makin keras, Tak ampun pemilik pesangrahan itu berteriak kesakitan Biar begitu ia tak berani mengucapkan sepatah kata pun, hanya sinar matanya dialihkan ke wajah nona berbaju hijau itu, jelas sudah nona berbaju hijau itu bukan putri pemilik pesanggrahan. Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang, ujarnya kemudian: "Kembalikan kuda-kuda itu kepada mereka, biarkan mereka pergi dari sini...."
68

" sela Yu Siau-liong. Selang beberapa saat kemudian dua orang pelayan masuk ke ruangan dengan tergesa-gesa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jangan lupa barang-barang milik kakakku.. lalu lapornya: "Kuda sudah disiapkan... lepaskan aku dulu. "Sekalipun dia sudah mati." Pemilik pesanggrahan itu mengangguk berulang kali.com/ Bagaikan menerima firman." ia tak berani meneruskan perkataan tersebut hanya sorot matanya 69 . aku juga tak kuatir kau akan kabur dari sini" Seraya berkata ia kendorkan cengkeramannya ." "Hmm. perbekalan juga ada di sini. di. pemilik pesanggranan itu memberi perintah kepada pelayannya: "cepat ambilkan perbekalan serta kuda milik tuan kecil ini. akan kuperintahkan mereka untuk mengambil kuda-kuda kalian?" "Baiklah. aku tak ingin barangnya berkurang satu pun. tapi ia berlagak memeriksanya dengan seksama." Yu Siau-liong sendiri tak tahu berapa banyak perbekalan yang mereka bawa. silahkan tuan kecil periksa dulu. cepat-cepat pemilik pesanggrahan itu berseru keras: "Tuan kecil.. Sambil melemaskan otot-ototnya yang sakit.. sesudah itu baru bertanya: "Di mana kudanya?" "Sekarang kudanya ada di.

lebih baik suruh mereka gotong ke luar juga peti mati yang berisi kakakmu. sedang Yu Siau-liong menggotong dari sisi yang lain. Tho. letakkan di punggung kuda dan cepatlah pergi dari tempat ini.... benar juga. 70 . semangatnya jadi bangkit kembali setelah mendapat petunjuk dari Li Bun-yang." Sebetulnya Yu Siau-liong sedang bingung dan tak tahu apa yang harus dilakukan. Maka dengan suara keras ia memberi perintah: "Kalian gotong juga peti mati itu" "Hanya kami berdua?" tanya kedua orang pelayan itu tercengang.. "Kalian akan kubantu" Dua orang pelayan itu berjalan menuju tepi peti mati dan menggotong dari satu sisi..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Begitu keluar dari hutan. lepaskan mereka" Akhirnya nona berbaju hijau itu mengangguk Maka pelayan itu pun melanjutkan "Sekarang kuda-kuda itu sudah disiapkan di luar hutan Tho. dua ekor kuda telah dipersiapkan di sana. "Ehmmm." Saat itulah Li Bun-yang yang bersembunyi di balik pintu mengirim pesannya lagi lewat ilmu menyampaikan suara: "Saudara cilik..com/ dialihkan ke wajah nona berbaju hijau serta pemilik pesanggrahan.

gadis berbaju hijau itu sudah menyusul datang sambil bertanya: "Apakah kakakmu benar-benar sudah mati?" "Hmmm Mati hidup adalah kejadian luar biasa. baru ia melompat naik ke punggung kuda. mogamoga kakakmu bisa hidup kembali setelah menelan pil mestika tersebut. 71 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Yu Siauliong meletakkan peti mati itu di atas punggung kuda. Pada saat itulah bayangan manusia nampak berkelebat lewat. namun hal itu tidak terlalu dipikirkannya di dalam hati. tiba-tiba ia menghantam peti mati itu keras-keras. Tanpa membuang tempo lagi dia tuntun kudanya dan bergerak meninggaikan tempat itu. meski sadar bahwa nona berbaju hijau itu sudah melepaskan serangan gelap." Yu siau-liong temukan di atas peti mati itu samarsamar tertera bekas lima jari yang terukir nyata. setelah mengikat semua perbekalannya. setelah itu baru ujarnya: " Untung dia membawa pil jinsom berusia seribu tahun yang berkasiat menghidupkan kembali orang mati. Tapi ia percaya penuh dengan kepandaian silat yang dimiliki kakaknya. buat apa aku bicara sembarangan?" Gadis berbaju hijau itu berjalan menghampiri peti mati.com/ Sesuai dengan petunjuk dari Li Bun-yang.

Cepat buka peti mati itu.. Ternyata ia telah tiba di tepi sungai Tiang. Cepat-cepat Yu siau-liong menghentikan lari kudanya sambil berpaling. berhentilah sebentar. "Waaah.kang. tanpa ia sempat menyadari kapan datangnya orang itu. "saudara cilik. Yu siau-liong tak ingin berada terlalu lama di situ. kita lihat apakah saudaramu telah terlu." Tiba-tiba terdengar suara teguran yang rendah dan berat bergema dari arah belakang.com/ Malam semakin kelam angin berhembus kencang membawa udara yang sangat dingin. tapi ia menjadi amat terperanjat. terlihatlah bentangan air sungai yang amat lebar telah menghadang perjalanannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia percepat lari kudanya menembusi kegelapan. penutup peti mati di atas punggung kuda tiba-tiba sudah mencelat ke udara. 72 .. ternyata Li Bun-yang yang berada di sampingnya." Belum selesai perkataan itu.. Entah berapa jauh sudah jarak yang ditempuh. aku rasa kita tak perlu bersandiwara seperti ini lagi. suara air sungai mulai kedengaran dari depannya.. cepat nian gerak tubuh orang ini" pikirnya.. sementara itu Li Bun-yang telah berkata lagi sesudah memandang peti mati itu sekejap: "Kita sudah jauh meninggaikan hutan Thoa-hoa-tin. Ketika ia alihkan pandangannya ke muka.

Biasanya ia tak banyak bicara. aku pasti tak akan memaksa. "Maaf saudara Li." Yu siau-liong cepat-cepat menyela.. Kalau toh saudara Lim enggan banyak bicara. Aku saja yang sudah belasan ? tahun berkumpul dengannya juga mendapat perlakuan yang sama. ia tetap membungkam.com/ menyusul kemudian tampak Lim Han-kim melompat ke luar dari peti mati tersebut. kalau ada persoalan katakan saja sekarang. Biarpun senyuman mulai membentuk di ujung bibirnya." Li Bun-yang tertawa." "Aku dapat memaklumi wataknya itu. selanya: "saudara Li. namun tidak melenyapkan kemurungan yang menyelimuti wajahnya. Aku siap mendengarkan" 73 . " Kakakku paling tidak suka banyak bicara. kali ini pun ia tak banyak cakap. "Ada apa?" tanya Li Bun-yang agak tertegun "Apakah kau terluka?" Lim Han-kim menggeleng.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Tiba-tiba Lim Han-kim menghela napas panjang. "setiap orang memang mempunyai watak aneh yang berbeda. kalauperlupun ia cuma bicara sepatah dua patah kata saja. hanya ditatapnya Li Bun-yang sambil manggut-manggut dan tertawa. sebagai pemuda yang kurang senang bicara.

com/ "saudara Lim. Tapi sekarang aku sudah berubah pikiran." "Mengapa berubah pikiran?" tanya siau-liong keheranan 74 . lalu terus-nya: "Sebenarnya aku ingin minta bantuan dari saudara Lim untuk menyelidiki siapa gerangan otak di belakang layar Tho-hoa-kit. saudara Lim. Kembali Li Bun-yang termenung sambil mengawasi wajah pemuda itu. Belum pernah kujumpai jago setangguh kau sebelum ini. Tapi setelah menyaksikan ilmu silat saudara Lim." Lim Han-kim manggut-manggut. tentunya kau mengerti bukan bahwa tuduhanku bukannya tanpa dasar. tapi hanya bibirnya yang bergerak. baru kusadari bahwa kalian adalah jago-jago tangguh yang tidak membutuhkan bantuanku." kata Li Bun-yang setelah mendehem beberapa kali." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti ingin mengucapkan kata merendah. setelah memandang lawan bicaranya sekejap. "setelah mengalami sendiri peristiwa yang baru saja berlangsung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak kedengaran sedikit suara pun yang terucap ke luar. bukan aku sengaja memujimu. Li Bun-yang melanjutkan: "semula kukira saudara Lim dan saudara cilik ini telah celaka oleh perbuatan manusia-manusia keji Tho-hoa-kit sehingga aku segera memburu datang untuk memberi bantuan. tapi beberapa jurus serangan yang kau pergunakan tadi benar-benar hebat.

com/ "Menurut hasil analisisku. "Guruku harus membuang banyak pikiran dan tenaga untuk membuat sebotol jinsom seribu tahun. meskipun rencana keji yang sedang diatur pihak Tho-hoa-kit mempunyai dampak yang sangat besar terhadap keamanan dunia persilatan namun mereka tak bakal melaksanakan rencananya dalam waktu singkat. Aaai Biasanya toako sudah jarang bicara dan selalu bermuram durja. tapi sekarang obatnya sudah hilang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Ketua Cing-im-koan ada hubungan yang cukup akrab dengan keluargaku. Aku yakin kau pasti sedang mengemban suatu tugas maha penting bukan?" Lim Han-kim manggut-manggut. sebelum ia memberikan jawabannya. Bahkan ia sampai terluka parah dan butuh istirahat yang cukup untuk memulihkan tenaganya gara-gara pembuatan obat 75 ." Lim Han-kim menghela napas panjang... kami sedang menuju kuil Cing-im-koan di kota Kim-ling untuk menghantar obat buat seorang tua. bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengannya. Yu siau-liong telah menyela lebih dulu: "Ya a. Bagaimana kalau kudampingi perjalanan kalian berdua sehingga bila perlu dapat memberikan bantuannya?" "Aaaai. apalagi setelah mengalami kejadian ini. sebaliknya saudara Lim telah menempuh perjalanan jauh dengan membawa pil mustika seribu tahun menuju kota Kim-ling.

sinar tajam di balik matanya telah meredup. bahkan dicuri orang pun tanpa kusadari. Menurut apa yang kuketahui." Lim Han-kim tertawa hambar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tapi sekarang." Tiba-tiba sorot mata tajam terpancar ke luar dari balik wajahnya yang murung. terusnya: "Biarpun obatnya sudah hilang.. Aku harus minta maaf dulu kepada orang tua itu kemudian baru kembali ke lembah Yap-hong-kok untuk menjalankan hukuman..com/ tersebut. Aku benar-benar tak punya muka untuk bertemu lagi dengan guruku..." "Untuk sementara saudara Lim tak usah terlalu sedih dan menyiksa diri. Lebih baik tunggu saja sampai aku bertemu dengan beliau dan merundingkan apakah masih ada obat lain yang bisa menggantikan.. baru kau mengambil keputusan... tapi aku tetap akan melanjutkan perjalananku menuju kuil Cing-im-koan.. aku tak mampu melindungi obat tersebut. wajahnya kembali nampak murung.. Pada saat yang sama Yu siau-liong telah menurunkan peti mati itu dari punggung kudanya dan membuang ke tepi jalan.. kepada Lim Han-kim ia berbisik: 76 . ilmu pengobatan yang dimiliki ketua Cing-im-koan sangat hebat.

"Aku rasa. Kalau menurut pendapatku. bisa jadi mereka sedang melakukan pengejaran sekarang. tapi kegelapan malam amat pekat Meski pun mereka berdua memiliki ketajaman mata yang luar biasa. keji. Aku yakin mereka tak akan melepaskan kalian berdua dengan begitu saja. sadis dan berilmu silat serta ilmu sastra yang tangguh. Aku tak percaya dengan siksaan yang berat mereka enggan menunjukkan tempat obat itu disembunyikan Nah." Lim Han-kim hanya memandang saudaranya sekejap. "Hal terpenting yang sedang kita hadapi adalah menghadapi manusiamanusia laknat dari pesanggrahan Tho-hoa-kit. lebih baik kita tangkap laki perempuan pencuri obat itu. ia tetap membungkam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tetap tak terlihat dengan jelas apa yang telah terjadi. Menurut pengamatanku secara diam-diam. 77 . tidaklah sulit buat kita untuk merebutnya kembali.com/ "Kebaikan dan kebajikan kakaklah yang menyebabkan kau menderita seperti ini. Boleh dibilang mata-mata mereka sudah tersebar di seantero jagad. dalang di balik semua ini pastilah seorang jago tangguh yang licik. tiba-tiba kedengaran suara keleningan perak berdentang memecah keheningan Tanpa terasa Lim Han-kim dan Yu siau-Iiong mengalihkan pandangan matanya ke arah asal suara itu. kalau jejaknya sudah ketahuan. sementara pembicaraan masih berlangsung." kata Li Bun-yang pula.

serunya sambil tertawa: "Bunga putih.. ia menulis beberapa huruf di balik kertas putih tadi dengan arang. suara yang terpancar ke luar kedengaran jangat nyaring dan menusuk pendengaran Yu siau-liong jadi tertarik dengan permainan itu. ia segera menyalakan sebatang obor api dan membaca isi surat itu dengan pandangan cepat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. lalu setelah memasukkannya ke tabung bambu dan mengikatnya di sayap merpati." Belum lagi selesai berkata.. kedengaran suara sayap burung membelah angkasa.. tak tahan tegurnya: "Hey." ujar Yu siau-liong manggut-manggut "Katanya di dalam dunia persilatan terdapat sejenis burung merpati yang dapat menyampaikan berita sampai jauh sekali. aku pernah dengar cerita ini dari guruku. seekor merpati putih yang besar dan kekar telah menukik turun dan hinggap di atas bahu Yu siau-liong. apa yang sedang kau tiup?" "Mungkin burung merpati yang dilepas adikku" sahut Li Bun-yang sambil tertawa. Selesai membaca..com/ Tiba-tiba Li Bun-yang mengeluarkan sebuah sumpritan dari sakunya lalu ditiup kencang-kencang. Dari dalam tabung itu dikeluarkan secarik kertas. Dari bawah sayap merpati itu Li Bunyang melepaskan sebuah tabung bambu kecil." 78 . "Yaa.

" 79 . bisa mencari orang di tempat jauh..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. siBunga Putih tadi merupakan salah satu burung kesayangan adikku.." sambil gelengkan kepalanya Li Bun-yang menukas: "Bagaimana pun cerdiknya toh ia cuma seekor burung merpati.. adikku paling suka memelihara pelbagai unggas dan burung. "saudara cilik. ia cerdik dan hebat. selain gesit juga amat cerdik. Yu siau-liong coba memperhatikan. konon. "Tak nyana dia pun bisa mencari orang. Tadi aku telah bantu mengikatkan kembali keleningan tersebut jadi kau tak mendengar lagi suara keleningannya.. memang di kaki kirinya terdapat keleningan Tapi biasanya merpati itu baru mematuk putus tali pengikatnya apabila orang yang sedang dicari tidak ditemukan. tapi ia jadi keheranan ketika tidak mendengar suara ke leningan tak tahan tanyanya: "Bukankah di tubuh merpati itu diikat keleningan? Mengapa tak kedengaran suaranya?" Li Bun-yang segera tertawa." "Waaah. dengan begitu suara keleningan bisa memancing perhatian orang yang dicari.. tapi tidak seperti yang didongengkan orang.com/ Burung merpati itu pun segera melesat ke udara dan terbang menjauh. mana bisa dibandingkan dengan manusia? SiBunga Putih memang jagoan di antara burung merpati. sungguh hebat siBunga Putih itu" gumam Yu siau-liong sambil menghela napas.

" tukas Lim Han-kim tibatiba. Tak disangka baru malam ini kuterima surat jawabannya. Ketua Cing-im-koan paling sayang dengan adikku bahkan pernah mewariskan ilmu 80 .com/ "Lantas bagaimana caranya ia bisa mencarimu di pesanggrahan Tho-hoa-kit ini?" " Ketika hendak meninggalkan rumah." "Kalau begitu lebih baik saudara Li tinggal di sini saja menanti kedatangan adikmu. siapa tahu tunggu punya tunggu burung itu belum balik juga. "Biar kami berdua meneruskan perjalanan ke Cingim-koan. maka secara diam-diam kukirim pesan lewat burung merpati itu untuk mengundang adikku datang membantu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku takut bila sampai terjadi pertarungan di sarang jago-jago tersebut aku tak sanggup menahan diri." kata Li Bun-yang tertawa. adikku telah serahkan burung merpati itu kepadaku sebagai persiapan kalau perlu digunakan Ketika aku tinggal di loteng Tiachan-thay dan menemukan bukti bahwa orang-orang di pesanggrahan Tho-hoa-kit bukan hanya berdagang." "Kau tak usah kuatir. "Dalam surat balasan tadi aku telah mengajaknya bertemu di kuil Cing-im-koan. lalu dalam beberapa kali penyelidikan menemukan juga gadis-gadis yang menyanyi dan menari di loteng Gihong-lo serta Hui-jui-lo rata-rata memiliki ilmu silat tangguh.

.com/ silat kepadanya. "sudah tengah malam begini. " usia mu lebih tua beberapa tahun dariku. ombak sungai nampak menggulung-gulung bagaikan selaksa kuda yang sedang berkejaran sepanjang mata memandang hanya air sungai yang terbentang hingga ke ujung langit sana... dari mana kita bisa mendapat perahu untuk menyeberang?" kata Yu siauliong. marl kita melanjutkan perjalanan" "saudara Li.. terima kasih atas kebaikan-mu" seru Li Bun-yang tertawa. selain itu adikku amat cerdik. silahkan melanjutkan perjalanan dengan menunggang kudaku" "Hahaha.. 81 ." Kemudian setelah berhenti sejenak. Dalam sekejap mata mereka telah tiba di tepi sungai." Tiba-tiba Yu siau-liong berkata sambil menepuk kudanya. ia menguasai ilmu pertabiban dan pengobatan. tambahnya: " Waktu sudah siang. ia segera melangkah ke depan meneruskan perjalanan Terpaksa Lim Han-kim dan Yusiau-liong menuntun kudanya masing-masing mengikuti di belakangnya. siapa tahu kehadirannya justru sangat membantu saudara Lim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Baik usia. biarpun di siang hari juga tak akan menemukan perahu tambang di sini. paras muka maupun perawakan tubuhnya tak jauh berbeda dengan gadis berbaju hijau itu. hanya dia membawa sebilah pedang yang tersoren di punggungnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan sigap ketiga orang itu berpaling dan mengawasi datangnya suara tersebut." Pada saat itulah kedengaran suara langkah kaki manusia berkumandang dari kejauhan sana. sedangkan Yu siau-liong sebera menegur sambil tertawa dingin: "Mau apa kalian mengejar ke mari?" 82 . satu di antaranya tak lain adalah nona berbaju hijau yang pernah tarung dengannya dipesanggrahan Tho-hoa-kit tadi. Hanya dalam waktu singkat kedua orang itu sudah sampai di hadapan mereka bertiga. sedang rekannya adalah seorang gadis berbaju biru. Li Bun-yang tak ingin raut mukanya dikenali dua orang gadis itu.com/ "Tempat ini memang bukan tempat penyeberangan jangan lagi di tengah malam begini. cepat-cepat ia berdiri membelakangi mereka. Kedua orang itu adalah gadis-gadis berambut panjang. Tampak dua sosok bayangan manusia berkelebat datang dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat.

kemudian tanyanya: "siapa di antara mereka adalah kakakmu?" "Kedua-duanya Ada apa?" Gadis berbaju hijau itu tertegun. ia menjadi amat gusar. tak usah banyak cakap." "Hmmm Kalau begitu tanya dulu pada-saudaraku ini.com/ Dengan sinar mata tajam nona berbaju hijau itu mengawasi mereka bertiga." "Barang apa?" "Pil jinsom berusia seribu tahun. Selapis bunga pedang menyelimuti angkasa. ia tahu apa yang diucapkan bukan gertak sambal belaka. bentaknya nyaring: "Kaupingin mampus rupanya" Dengan jurus "Gadis Langit Memutar Tombak" ia langsung tusuk dada bocah itu." seru Yu siau-liong sambil memutar pedangnya. Nona berbaju hijau itu sudah pernah bertarung melawan Yu siau-liong.. berbeda dengan gadis berbaju biru itu. Yu Siauliong segera memutar pedangnya dengan jurus "Cahaya 83 ." Pedangnya diayunkan ke muka melancarkan serangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." tukas Yu siau-liong sambil mencabut pedangnya. "Mau apa kalian mengejar ke mari?" "Hmmm ingin minta suatu barang.. serunya tanpa terasa: "Banyak benar kakakmu" "sudah. "sreeeetttt.

Di tengah ejekan. pedangnya 84 . Tak terlukiskan rasa kaget yang menyelimuti hatinya. lalu bisiknya: "Cici. secara beruntun Yu siau-liong telah melancarkan tiga jurus serangan. Tampaknya gadis berbaju biru itu sama sekali tak mengira kalau seorang bocah secilik itu ternyata memiliki jurus serangan yang begitu ganas dan kejam....." ejeknya sambil tertawa. tusukan pedang nona berbaju biru itu sudah tertangkis oleh serangannya.com/ Emas Bagaikan Awan" untuk membendung datangnya tusukan itu. gadis berbaju biru itu kembali sudah menerjang ke depan. "Waaah. aku akan mencoba bertahan melawan mereka. masa disuruh mampus sekarang. pedangnya telah melancarkan serangan balik yang tak kalah dahsyatnya." Di tengah benturan nyaring.. seketika itu juga gadis berbaju biru itu dipaksa mundur sejauh satu langkah...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sejak membendung tusukan gadis berbaju biru itu. cepat kau pulang mencari bala bantuan... setelah mengatur napas sebentar. Cepat dia melirik nona berbaju hijau itu sekejap.. "Traaaang." "Hmmm jangan harap kalian bisa meninggalkan tempat ini" tukas Yu siau-liong berteriak. aku pingin hidup sampai delapan puluh tahun.

com/ dibabat berulang kali menyerang Yu siau-liong habishabisan. Dalam keadaan begini. lagi pula dia mulai menyerang dengan sepenuh tenaga. masing-masing pihak berusaha mengerahkan segenap kemampuannya untuk menjatuhkan lawan. Mendadak terdengar Yu siau-liong membentak keras. Suatu pertempuran sengit pun segera berlangsung. Tampak cahaya putih menyelimuti seluruh angkasa. nona berbaju hijau itu memusatkan seluruh perhatiannya ke tengah arena.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Boleh dibilang semua sasaran yang dituju ujung pedangnya merupakan jalan-jalan darah penting di seluruh tubuhnya. Dua sosok bayangan manusia yang semula bergumul pun tahu-tahu berpisah satu sama lainnya 85 . selapis kabut pedang mengelilingi tubuh kedua orang itu.liong jauh lebih tangguh daripada lawannya. Gerak serangan yang digunakan gadis itu benarbenar ganas dan aneh. tampaknya ia sudah siap-siap beradu nyawa. cahaya putih yang saling menyambar itu tiba-tiba lenyap tak berbekas. sepanjang pertarungan itu berlangsung. tapi untuk mengalahkannya dalam waktu singkat juga bukan suatu pekerjaan yang mudah. sekalipun ilmu pedang yang dimiliki Yu siau. wajahnya nampak sangat tegang.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..com/ Yu siau-liong berdiri dengan pedang melintang di depan dada. Bersandar di tubuh gadis berbaju hijau itu. lukaku cukup parah.. sambil menghela napas sedih ia berjalan menghampirinya. sehingga ia sama sekali tidak tercengang. pedangnya terlepas dari genggaman." "Aku mengerti. sedang tangan kirinya menekan di atas bahu kanannya yang berdarah. Agaknya gadis berbaju hijau itu sudah menduga kalau rekannya akan terluka oleh pedang Yu siau-liong. 86 . nampak nona berbaju biru itu berbisik lagi: "Cepatlah kabur menyelamatkan diri. sebaliknya nona berbaju biru itu nampak bergetar keras sekujur tubuhnya." Nona berbaju biru itu manggut-manggut sambil menahan sakit "Mungkin lengan kananku akan cacad selamanya. toh kembali ke markas pun tidak mungkin kau bisa hidup." bisik Nona berbaju hijau itu sambil memungut kembali pedangnya yang tergeletak di atas tanah. lalu bertanya perlahan: "Parahkah lukamu?" "Ehmm. bahkan akupun tak sanggup mengalahkan dia. wajahnya amat keren dan serius. kemudian ia terhuyung-huyung mundur sejauh lima langkah." Nona berbaju hijau itu tertawa getir.

Begitu cepat gerakan tubuhnya bagaikan anak panah yang terlepas 87 . pikirnya: "Masa mereka berdua akan menyeberang ke tepi seberang dengan berenang..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian sambil menggandeng tangan gadis berbaju biru itu ia berjalan menuju ke tepi sungai. Yu siau-liong jadi sangat keheranan. Yu siau-liong berpaling sekejap ke arah kakaknya.? Kalau tidak mengapa menuju ke tepi sungai?" sementara ia masih berpikir. dengan cepat ia melompat ke depan. setelah menyarungkan kembali pedangnya kepada dua orang gadis itu katanya: "Kalian boleh pergi" Gadis berbaju hijau itu mengeluarkan secarik sapu tangan untuk membalut luka di bahu rekannya. kegelapan malam yang kelam. dua orang gadis itu berdiri saling berhadapan dengan air mata bercucuran pemandangan ini benarbenar menghibakan hati.com/ "Aku harus kabur ke mana? Mata-mata mereka tersebar di seantero jagad.kim tibatiba. tunggu sebentar" bentak Lim Han. biar bersembunyi di ujung langit pun akhirnya toh tertangkap juga. kedua orang gadis itu dengan membusungkan dada telah berjalan menuju ke tengah sungai sikap mereka begitu pasrah seakan-akan kematian tidak menakutkan bagi mereka berdua." Di tepi sungai yang sepi. "Nona.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..kim.kim menghela nafas panjang: "Delapan sampai sembilan puluh persen kehidupan manusia di dunia ini tidak membahagiakan.com/ dari busurnya. buru-buru ia menambahkan: "Tidak terbentang jalan kehidupan lagi buat kami berdua. lalu sekali cengkeram ia tarik kedua orang itu ke tepi sungai." Tapi ketika dirasakan ucapan tersebut kelewat tak sopan. mengapa kalian lantas mengambil keputusan pendek? Apakah kamu berdua tidak merasa bahwa tindakan semacam ini sangat tidak menghargai kehidupan kalian sendiri?" Tiba-tiba gadis berbaju biru itu menangis dengan air mata bercucuran. Bagi kamu berdua sama sekali tak ada rugi-nya. katanya. dalam sekejap mata ia sudah tiba di depan kedua orang gadis itu. Perlahan-lahan Lim Han.kim mundur dua langkah. 88 . "Mau apa kau?" tegur nona berbaju hijau itu sambil menoleh ke arah Lim Han... apa salahnya kalau kami mencari mati saja?" Lim Han. apalagi nona berdua cuma gagal memperoleh obat jinsom mustika yang sebetulnya sudah kedahuluan dicuri orang. ujarnya:"Buat apa kalian berdua mencari mati?" "Kau tak usah turut campur.

kepalanya tertunduk malu dan tak 89 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim bukanpemuda yang suka bicara. begitu juga dengan sekarang. daripada pulang ke rumah hanya menderita akibat tiga siksaan. bila tak terpaksa ia segan bertanya. siksaan api dan siksaan manusia. lebih baik mati saja di sini.. tapi siksaan manusia? Aku belum pernah mendengar sebelumnya. walaupun tidak mengerti. Kedua orang gadis itu saling berpandangan sekejap.. sambil menggoyangkan kipasnya. berarti selama hidup kami tak punya harapan lagi untuk memperoleh pil mustika itu. tak ada salahnya kalau kuterangkan kepadamu. apakah kalian berdua bersedia memberi penjelasan agar menambah pengetahuanku?" Tiba-tiba paras muka kedua orang gadis itu berubah jadi merah padam." "Apa sih yang kau maksudkan tiga siksaan?" tiba-tiba Li Bun-yang menyela. dia pun enggan banyak ber-tanya.. setelah manggut-manggut nona berbaju hijau itu berkata: "Kami toh akan mati.com/ "Kami tak sanggup mengalahkan kalian. yang dimaksud tiga siksaan adalah siksaan air. Li Bun-yang berkata: "Dari sebutan siksaan air dan siksaan api. kita tak sukar untuk membayangkan siksaan macam apakah itu.

tapi belum pernah kujumpai seorang pun di antara mereka yang berhasil dengan cita-citanya. Li Bun-yang berpikir sebentar...." Nona berbaju hijau itu melirik Lim Han. kemudian tanyanya: "Apa yang harus kuperbuat sehingga kalian berdua melepaskan niat untuk bunuh diri? Katakan saja. "Baiklah" ujarnya kemudian "Kalau kalian segan menjelaskan tak apalah.. tiba-tiba ia bergidik dan tidak melanjutkan kembali kata-katanya. asal sanggup pasti akan kubantu.kim sekejap.. mengapa kamu berdua tetap putus asa?" "Aaaai. di mana pun kalian bisa menyembunyikan diri.com/ seorang pun bersedia menerangkan Li Bun-yang bukan orang bodoh.." Begitu sampai di situ. "Kami saksikan banyak sekali saudara senasib yang mencoba melarikan diri. penderitaan serta siksaan yang mereka terima sungguh tak terbayangkan oleh siapa pun. kemudian biru menjawab: 90 . Tapi dunia begitu luas." Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Begitu tertangkap dan dikirim balik. dari sikap kedua orang gadis itu ia segera menyadari apa yang dimaksud.

dengan begitu kami dua bersaudara baru dapat lolos dari tiga siksaan berat itu. lalu berkata: "setelah memeriksa sapu tangan itu. asal kau bersedia menghadiahkan sapu tangan itu kepadaku." Setelah menerima sapu tangan itu dan membaca isi surat serta meneliti lambang kupu-kupu dan elang di akhir surat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalian berdua tentu akan mengerti bahwa apa yang kuucapkan benar. gadis berbaju hijau itu berkata: "Tuan." 91 .com/ " Kecuali tuan itu bersedia menghadiahkan pil jinsom seribu tahun itu kepada kami. mengapa kau masih pura-pura mati?" Lim Han." " Kalau memang jinsom seribu tahun itu telah dicuri orang. pil jin-som seribu tahun itu sudah dicuri orang.kim mengerutkan dahinya.kim. dari sakunya ia keluarkan sapu tangan putih." Dengan nama dan kedudukan keluarganya dalam dunia persilatan. pemuda itu mengira kedua orang gadis tersebut tentu minta bantuannya untuk mencarikan tempat persembunyian siapa sangka yang diminta kedua gadis itu adalah pil jinsom dari Lim Han. Lim Hankim justru tertawa lebar. "sayang kalian berdua terlambat. mungkin jiwa kami dapat diselamatkan.

lalu katanya: "Kalau tuan keberatan. berarti dia akan kehilangan jejak sama sekali. ia meneruskan langkahnya menuju ke tengah sungai. jika kedua gadis itu sampai tercebur ke dalam sungai." teriak Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. untuk beberapa saat ia tak mampu mengambil keputusan Nona berbaju hijau itu serahkan kembali saputangan tersebut. niscaya jiwa mereka akan hilang.kim tiba-tiba sambil mengejar. sedang sapu tangan itu merupakan satusatunya jejak yang bisa menerangkan siapa pencuri obat tersebut Bila jejak tersebut sekarang dihadiahkan orang lain. harap tunggu sebentar. Perlu diketahui. Di tengah aliran arus sungai yang begitu deras dan pukulan ombak yang begitu besar. untuk sesaat ia tak mampu menjawab. pil jinsom seribu tahun itu mempunyai hubungan yang amat besar dengan keselamatan jiwanya. 92 . "Nona berdua.com/ Lim Han. kami pun tak akan memaksa.kim tertegun. Menyadari bahwa persoalan ini serius. cuma kami harap kalian jangan menghalangi niat kami untuk bunuh diri lagi." sambil menggandeng nona berbaju biru itu.

Nona berbaju hijau itu mengulurkan tangan untuk menerima. dengan adanya jejak tersebut berarti kami bisa pulang untuk memberi laporan kepada nona kami" " Kalau memang begitu. tiba-tiba ia menarik tangannya kembali sambil serunya: "Kau sungguh-sungguh akan menghadiahkannya kepada kami?" Dengan air mata bercucuran dia awasi wajah Lim Ha kim tanpa berkedip. kumohon biarlah kami berdua bunuh diri.com/ "Tuan. ambillah Gunakan untuk memberi laporan kepada nona kalian. Gadis berbaju hijau itu manggut-manggut. seakan-akan tidak percaya. "Tentu saja sungguh" 93 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi sebelum menyentuh sapu tangan tersebut." "Yakinkah kalian berdua bahwa sapu tangan tersebut bisa menyelamatkan jiwa kamu berdua?" tanya Lim Hankim serius. " Lambang kupu-kupu serta elang yang tertera di akhir surat itu pasti merupakan lambang dari pencuri obat mustika itu." sambil berkata demikian Lim Han-kim menyodorkan sapu tangan tersebut. sebab hanya jalan inilah yang bisa menyelamatkan jenazah kami dari kenistaan.

gadis berbaju hijau tersebut segera tertawa gembira.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mendadak Li Bun-yang melangkah ke depan menghalangi jalan pergi mereka berdua.com/ setelah menerima sapu tangan itu. kami sendiri pun kurang begitu jelas. bila kau memang bernyali. soal apakah dia pemimpin dari pesanggrahan Thohoa-kit atau bukan. mengapa tidak pergi menjumpainya?" "Boleh tahu bagaimana caraku menjumpainya?" " Cari saja Liok Ling di loteng Hui-jui-lo" selesai berkata cepat-cepat dia tarik tangan rekannya dan 94 . kepada rekannya ia berseru: "Kita tak usah mati" Tingkah lakunya begitu polos dan ke-kanak-kanakan. boleh kutahu apakah nona yang kalian maksudkan adalah pemimpin yang menguasai pesanggrahan Tho-hoa-kit?" Gadis berbaju hijau itu berpikir sebentar setelah itu baru sahutnya: "Kami hanya tahu menjalankan perintah dari nona kami." "soal apa?" "Tadi nona berdua mengatakan harus memberi laporan kepada nona kalian. "Harap nona berdua tunggu sebentar. ada sesuatu ingin kutanyakan kepada nona sekalian.

seandainya adikku berada di sini. Li Bun-yang mengerti bahwa pemuda itu memang tak suka banyak bicara. dunia persilatan penuh dengan kelicikan dan tipu muslihat. bagaimana mungkin kau bisa bergerak dalam dunia persilatan?" Lim Han. memandang arus sungai yang mengalir deras dia hanya membungkam diri.kim hanya tertawa hambar. dia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi segera diurungkan setelah termenung sejenak. dia pasti bisa mencarikan akal untuk menyeberangi sungai ini. Li Bun-yang menghela napas panjang. dia seperti hendak mengucapkan sesuatu tapi kemudian niat tersebut diurungkan Wajahnya kembali teriihat murung 95 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aaaai. Li Bun-yang menghela napas panjang.com/ terburu-buru meninggalkan tempat itu Memandang bayangan punggung kedua orang gadis itu hingga lenyap di kejauhan. kembali ujarnya: "Tampaknya kita tak bisa menyeberangi sungai malam ini" "Bagaimana kalau kita menuju ke dermaga penyeberangan?" usul Yu siau-liong sambil angkat bahu. maka soal itu pun tidak terlalu dipikirkan di dalam hati." Berkilat sepasang mata Lim Han-kim. dia berpaling dan bisiknya: "saudara Lim. bila kau harus bersikap jujur terhadap setiap orang.

di tengah gulungan ombak dan arus sungai yang deras. muncul setitik cahaya lampu di kejauhan. Tak lama kemudian muncullah sebuah perahu yang amat besar meluncur mendekat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. di tengah malam buta begini dari mana datangnya perahu besar itu? Aku rasa lebih baik kita sembunyikan diri. coba kita lihat dulu apa yang sebenarnya akan terjadi" BAB 4. begitu mendengar peringatan itu cepat-cepat dia periksa keadaan di sekelilingnya. kepada Lim Han-kim bisiknya: "Saudara Lim. Terlihat beberapa batang pohon besar tumbuh beberapa kaki dari situ. Dengan pengalaman yang begitu luas. seolah-olah perasaannya sedang diselimuti kekesalan yang dalam sehingga tidak tertarik oleh persoalan apa pun. perempuan Perahu Misteri Yu Siau-liong cerdik lagi cekatan.com/ dan sedih. Di sisinya terlihat pula sebuah kuburan besar. Li Bun-yang segera curiga setelah melihat kehadiran perahu itu. Cepat serunya: "Lebih baik kita bersembunyi di sana" 96 . Tiba-tiba.

ia masih berdiri di tepi sungai dengan termangumangu. dalam waktu singkat telah sampai di tepi sungai. seolah-olah sama sekali tidak menyadari perbuatan kedua orang rekannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Terompet yang ditiupnya keras-keras mengeluarkan bunyi yang amat memekakkan telinga. Perahu besar itu meluncur datang dengan cepatnya.com/ "Saudara cilik. jelas sudah perahu itu siap mendarat seorang manusia berbaju hitam yang berperawakan tinggi besar berdiri di ujung perahu. Pintu ruang 97 . Yu siau-liong dengan menuntun kedua ekor kudanya menyusul di belakang pemuda tersebut. lalu sebuah papan dihubungkan dengan darat. ia bergerak lebih dulu menuju ke balik pohon. Tiga buah layar yang besar mulai digulung. Perlahanlahan perahu itu makin merapat ke tepi daratan. Di tengah keheningan malam begini. sedang daya luncur perahu pun semakin melambat. Tampak bayangan manusia bergerak di ujung geladak. sebaliknya Lim Han-kim seperti tidak menyadari akan bahaya. Dalam sekejap mata mereka telah menyembunyikan diri baik-baik. kau benar-benar teliti" puji Li Bun-yang sambil tertawa dan manggut-manggut Tanpa membuang waktu. suara terompet itu dapat terdengar sampai puluhan li jauhnya. Cahaya lentera dalam perahu pun makin lama semakin terang.

lima belas tahunan yang berbaju hitam. Di sekeliling tempat itu pun penuh penjagaan.kim. tapi tidak jelas terlihat apa yang sebenarnya sedang mereka sibukkan. rambutnya yang panjang berkibar-kibar pula terhembus angin malam. Ketika Lim Han-kim coba memperhatikan tampak olehnya dua orang yang membawa lampu lentera itu adalah dayang kecil berbaju hijau. Dengan langkah yang lemah gemulai mereka melewati papan menuju daratan. Baik dandanan maupun perawakan tubuh mereka seimbang. Pita merah di ujung pedang mereka berkibar-kibar tertiup angin malam yang kencang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ dalam perahu terbuka dan muncullah dua buah lampu lentera. Dalam pada itu dua orang dayang pembawa lentera tadi sudah berdiri diam di tepi sungai. masing-masing menyoren sebilah pedang di punggungnya. sementara keempat orang bocah berbaju hitam yang menyoren pedang itu dengan cepat menyebar dan mengurung Lim Han. 98 . Mengikuti di belakang kedua orang dayang cilik tadi adalah empat orang bocah berusia empat. sementara itu di geladak perahu kelihatan banyak orang sedang sibuk hilir mudik kian ke mari. sinar lentera masih menerangi ruang perahu itu.

.. saat itulah dari balik ruang perahu di kejauhan situ.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Masing-masing berdiri di satu sudut dan mengepung Lim Han-kim rapat-rapat sementara pedangnya telah dicabut ke luar. mereka hanya mengawasi Lim Han. Tapi anehnya keempat orang itu tidak segera melancarkan serangan. setelah mengepung. tapi kemudian mengalihkan kembali perhatiannya ke arus sungai yang mengalir deras di tengah sungai. pedang di tangan kanan ditumpangkan pada lengan kiri dan bersikap sangat menghormat Kedengaran suara rendah dan berat itu bergema lagi: "Gusur ke atas perahu si pengintip itu" "Terima perintah Nio-nio" jawab keempat bocah itu serentak 99 . Jelas keempat bocah berbaju hitam itu belum mempunyai pengalaman dalam menghadapi musuh.kim mengalihkan pandangannya memandang sekejap wajah keempat bocah berbaju hitam itu.. siap-siap melancarkan serangan.com/ Perlahan-lahan Lim Han. berkumandang suara perintah yang rendah lagi berat: "Atas perintah dari Nio-nio." Serentak keempat bocah berbaju hitam itu meluruskan tangan kirinya ke atas lalu sejajarkan sikunya dengan dada. seakan-akan sedang menantikan sesuatu.kim dengan termangu-mangu.

sinar matanya berkilat sekejap tapi segera berubah murung kembali Dipandanginya keempat bocah berbaju hitam itu sekejap lalu perlahan-Iahan maju ke depan. keempat bocah dengan pedang terhunus itu tetap mengawasi lawannya tak ber-kedip. Lim Han-kim tetap berdiri tak bergerak. kemudian hardiknya lagi: "Aku suruh kau naik ke perahu. seolah-olah tidak merasa ada bacokan yang mengarah ke tubuhnya. 100 . ia lancarkan sebuah bacokan ke tubuh anak muda tersebut. "Cepat naik ke perahu" bentak bocah berbaju hitam yang berdiri di sebelah kiri. dengar tidak?" Lim Han-kim berkerut kening.com/ Mereka bergerak ke depan sambil membuka sebuah jalan lewat menuju ke arah perahu. tiba-tiba bocah berbaju hitam itu menarik kembali serangannya. Ketika ujung pedang itu sudah hampir menyentuh tubuh Lim Han-kim. Dengan gusar kembali bocah itu membentak "Congek rupanya kamu?" sambil maju ke depan. Lim Han-kim memandang arus sungai dengan termangu. ujung senjata mereka selalu mengancam keempat jalan darah penting di tubuh lawannya. seakan-akan dia tak mendengar perintah itu. Bagaikan sedang menghadapi musuh be-sar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

Tapi pemuda berwajah murung itu benar-benar memiliki nyali yang besar. Dua buah lilin sebesar lengan bocah mencorongkan sinar terang dalam ruangan perahu itu 101 . Mungkin juga ia yakin dengan keampuhan ilmu silatnya sehingga terhadap ancaman pedang lawan yang mengarah keempat buah jalan darahnya itu.kuntum bunga pedang yang membias di sekeliling arena. hardiknya lagi: " Cepat masuk ke dalam ruangan" Lim Han-kim memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu. bila salah satu di antara bocah berbaju hitam itu benar-benar melancarkan serangan. Keempat bocah berbaju hitam itu serentak menggetarkan pedangnya membentuk berkuntum. kemudian baru melangkah masuk ke dalam ruangan. ia segera jumpai lagi belasan orang lelaki berbaju ketat warna hitam berdiri serius di sekitar situ. "Ajak dia masuk ke dalam ruangan" suara perintah tadi bergema lagi dari dalam ruangan. ia sama sekali tidak menaruh perhatian. perlahan-lahan dia berjalan menuju ke perahu raksasa itu. setelah melewati papan penyeberangan sampai di ujung geladak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. niscaya Lim Han-kim akan terluka parah dan bermandikan darah.com/ Dalam keadaan begini. Dengan sikap yang dingin dan kaku.

disusul kemudian muncul empat orang dayang kecil berbaju hijau yang mengiringi seorang nyonya berbaju kuning. di balik kain tirai be^arna kuning. Dengan sikap yang amat menghormat keempat bocah berbaju hitam itu berdiri berjajar di depan kursi itu.com/ Empat buah lentera berbanjar di sisinya. kursi di belakang meja itu dalam keadaan kosong. terdapat sebuah meja. Ketika terkena sorotan sinar lilin mutiara-mutiara itu segera memantulkan sinar gemerlap yang amat menyilaukan mata. dia masih memandangi lukisan pemandangan alam yang 102 . Lim Han-kim sama sekali tidak berpaling. kain sutera berwarna kuning menghiasi keempat belah dinding ruang perahu itu. dari balik ruang dalam kedengaran suara kemerincingan nyaring.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ditambah delapan biji mutiara sebesar kelengkeng tertera di dinding berlapiskan kain kuning tadi. siap menunggu perintah Nio-nio selanjutnya" Lim Han-kim sama sekali tak menggubris sikap bocahbocah itu. sementara dia masih termangu. Dekat dinding sebelah belakang. ia tetap berdiri santai sambil berpangku tangan dan menikmati lukisan pemandangan alam yang tergantung di dinding. Bocah di sebelah kiri segera menjura sambil melapor: "Tawanan telah sampai.

nyonya berbaju kuning itu baru membentak: "Kau mengerti dosamu?" Walaupun nada suaranya merdu bagaikan kicauan burung nuri. Ternyata nyonya berbaju kuning itu meskipun memiliki suara yang merdu seperti kicauan burung nuri. 103 . ia tetap membungkam diri dalam seribu bahasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setelah mengambil tempat duduk di kursi kebesaran itu. Terdengar nyonya berbaju kuning itu dengan suaranya yang merdu kembali menengur: "Setelah bertemu aku. seakan-akan tak sadar kalau dalam ruang perahu itu telah muncul serombongan manusia lagi. namun tidak mengurangi keseraman penampilannya. Tapi ia segera tertegun dibuatnya. hal mana membuat Lim Han-kim berpaling tanpa terasa. namun memiliki wajah yang amat jelek dan menyeramkan Mukanya penuh noda-noda berwarna hijau dan putih. hmmm Besar nian nyalimu" Lim Han-kim hanya tertawa hambar. tapi mengandung wibawa yang luar biasa. membuat siapa pun segan untuk melihatnya kembali.com/ tergantung di dinding. sekalipun tubuhnya mengenakan pakaian kuning yang halus dan mahal harganya. berani amat kau tidak memberi hormat.

sampai lama sekali dia termenung sebelum katanya lagi: "Hmmm. lalu diayunkan ke tubuh pemuda itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Sikap seperti ini segera membuat nyonya berbaju kuning itu tertegun. belum pernah kujumpai di dunia ini ada orang yang berani memandang enteng diriku" Lim Han-kim angkat kepalanya memandang nyonya berbaju kuning itu sekejap lalu pelan-pelan menundukkan kepalanya lagi. hambar dan santai.com/ "Hey. seakan-akan tidak mendengar teguran tersebut Nyonya berbaju kuning itu bertambah gusar setelah melihat sikapnya yang dingin dan tidak perduli. teriaknya marah: "Aku tak percaya kalau di dunia ada orang yang tahan siksaan badan. sedikit pun tidak merasa takut apalagi ngeri. tuli rupanya kamu?" bentak nyonya berbaju kuning itu lagi dengan penuh kegusaranLim Han-kim mengerutkan keningnya. Dia keluarkan sebuah cambuk kulit dari bawah meja. agak segan dia bertanya: "Ada apa?" Nadanya tetap dingin. hmmm Cambuk dulu dua puluh kali" Satu di antara keempat dayang berbaju hijau yang berdiri di belakang nyonya berbaju kuning itu menyahut. 104 .

" jengek nyonya berbaju kuning itu sambil tertawa dingin. sementara pembicaraan masih berlangsung. Ujung cambuk yang menimbulkan suara desingan angin tajam menyambar lewat dari sisi bajunya. 105 .. Dalam sekejap mata dayang kecil berbaju hijau itu sudah melepaskan dua puluh kali cambukan. "Tahan" Tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu menghardik. Deruan angin serangan yang memekak telinga pun bergema memenuhi seluruh ruang perahu. Pipinya berubah jadi merah membara. rupanya manusia latah yang menganggap ilmu silatnya sudah cukup mahir. gagal melukai musuhnya ia jadi malu setengah mati. "He... dayang kecil berbaju hijau itu sudah menarik kembali cambuknya pergelangan tangannya digetarkan.com/ Dengan suatu gerakan enteng Lim Han-kim membalikkan badan menghindari serangan itu. Dayang kecil berbaju hijau itu serentak menarik kembali cambuknya. cambuk tersebut langsung membabat miring ke samping.. Lim Han-kim gerakkan sepasang bahunya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. di tengah bayangan cambuk yang menyambar dan membabat terlihat badannya menyelinap kian ke mari dengan entengnya. namun tak satu pun yang berhasil mengenai badan Lim Han-kim. he. he.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. hubungan antara kita bagaikan air sumur yang tidak mencampuri air sungai. ditambah giginya yang rapi 106 . kemudian katanya: "Tak heran kau begitu sombong dan latah.. rasanya ilmu meringankan tubuh yang kau miliki benar-benar sudah mencapai kesempurnaan" Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai. apa sebenarnya maksud kalian menawanku ke dalam perahu ini?" Tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu tertawa sehingga nampak sebaris giginya yang putih bersih dan rapi." Tiba-tiba ia berhenti bicara dan pusatkan perhatian untuk mendengarkan sesuatu.. suara perempuan itu benar-benar merdu merayu. susah untuk orang lain menduga apakah ia sedang gembira atau marah. ternyata punya kemampuan yang dapat diandalkan.com/ Lim Han-kim sendiri tetap bersikap dingin dan hambar. Kalau kulihat dari kemampuanmu yang bisa menghindari cambukan hanya dalam ruang beberapa depa saja. Gemerincingan suara nyaring bergema membelah keheningan Perlahan-lahan nyonya berbaju kuning itu meninggalkan tempat duduknya dan maju ke tengah arena. Dari tangan si dayang kecil tadi ia minta cambuk kulit tersebut. katanya: "Belum pernah ada orang yang berani mengintip bila perahuku sedang berlayar lewat.

orang pasti akan membayangkan betapa cantik dan menariknya perempuan itu. lalu melayang turun kembali ke pos isi semula.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim menghimpun tenaga dalamnya. Lim Han-kim mengibaskan tangan kanannya. Nyonya berbaju kuning itu segera menyentak pergelangan tangan-nya. tiba-tiba berkelebat sinar perak dari ujung bajunya langsung menghantam ujung cambuk yang dilancarkan nyonya berbaju kuning itu." jengek nyonya berbaju kuning itu sambil mengernyitkan dahi. Kalau tidak memandang wajahnya yang amat jelek. tahu-tahu cambuk kulit itu sudah menyambar ke muka langsung menggulung sepasang kaki Lim Han-kim. cambuknya kembali diayunkan menyapu miring ke samping. Gerakan tubuh yang begitu lincah.com/ dan putih. Tiba-tiba Lim Han-kim membalikkan tubuhnya dan melangkah ke luar dari ruang perahu. Tenaga pukulan yang sangat kuat langsung menggetarkan cambuk itu hingga mental ke belakang. ringan dan cepat itu langsung mengejutkan nyonya berbaju kuning itu. 107 . pasti akan kuijinkan kau turun dari perahu ini dengan selamat. "Hmmm. mengikuti gerak sambaran cambuk itu dia bersalto satu kali di udara. hebat benar kepandaianmu. tegurnya dingin. "Asal kau dapat menghindari tiga jurus serangan cambukku. setelah termangu sekejap.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ketika hampir menyentuh tanah. meski ia sanggup menggunakan tiga macam tenaga yang berbeda dalam waktu yang bersamaan di dalam cambuk itu dan tepat menghantam lutut kanan Lim Han-kim. tiba-tiba nyonya berbaju kuning itu merendahkan pergelangan tangannya. cambuk yang semula menusuk lurus tahu-tahu berputar arah di tengah jalan.com/ pergelangan tangannya kembali digetarkan cambuk kulit itu semula lemas tahu-tahu menjadi tegang dan kaku langsung menusuk ke dada lawan. tapi sayang kekuatan yang terkandung dalam cambuk itu sudah jauh berkurang sehingga tak mampu untuk melukai lawan. ia kibas tangan kirinya. 108 . Perubahan dengan menggunakan tenaga yang dilakukan dalam waktu singkat semacam ini merupakan ilmu silat yang amat langka dalam dunia persilatan Mimpi pun Lim Han-kim tidak menyangka kalau cambuk yang sedang menusuk ke dadanya ternyata memiliki tiga macam kekuatan yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Dengan keras lawan keras ia cengkeram cambuk lawan. Untuk sesaat dia tak sanggup menghadapinya. ujung cambuk itu langsung menghantam lutut kanannya. cambuk itu berbelok menyambar ke kanan. Lim Han-kim mengerutkan kening. sebaliknya bagi nyonya berbaju kuning itu. Tatkala ujung cambuk dan cengkeraman pemuda itu hampir bersentuhan.

kemudian perlahan-lahan maju ke depan. diiringi suara gemerincingan nyaring.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Terlihat bayangan kuning berkelebat lewat. "Tunggu sebentar. Keempat bocah berbaju hitam itu dengan pedang terhunus telah berdiri berjajar di muka pintu ruangan. jelas dia sudah siap menggunakan kekerasan untuk memaksa keempat bocah berbaju hitam itu menyingkir dari posisi pintu ruang kapal. Nyonya berbaju kuning itu sudah meninggalkan ruangan dan lenyap dari pandangan. " Harap tunggu sebentar. Dari sikapnya itu. wajahnya nampak lebih murung dan sedih. Tampaknya mereka sudah siap menghadang jalan pergi pemuda itu. diawasinya dayang kecil berbaju hijau itu tanpa berkata-kata "siangkong" ujar dagang itu sambil tersenyum.com/ Begitu ujung cambuk menghantam lutut kanan pemuda itu. Dengan wajah murung Lim Han-kim memperhatikan sekejap sekeliling ruangan. tunggulah perintah dari Nio-nio" "Ada apa?" 109 . senjata tersebut langsung lemas dan jatuh ke tanah. tuan" Mendadak seorang dayang kecil berbahu hijau memburu datang sambil berseru. Lim Han-kim berhenti sambil berpaling. Lim Han-kim berdiri termangu diposisi semula.

kau seorang bisa pergi dari sini dengan mudah?" Lim Han-kim tertawa hambar. Dayang berbaju hijau itu agak tertegun. sinar matanya berkelebat tibatiba terlintas selapis cahaya terang dibalik wajahnya yang murung. Empat bilah pedang dengan membawa empat gulung cahaya tajam secepat kilat menyambar pula ke 110 .com/ "Masa cuma kata-kata itu yang bisa kau ucapkan?" tegur si dayang sambil tersenyum. Lim Han-kim sama sekali tak perduli seakan-akan tidak melihat adanya kabut pedang yang menyelimuti di sekitar situ. katanya: "Setiap orang yang berada di perahu ini mengerti silat dan rata-rata berkepandaian tinggi Kau anggap dengan kemampuan yang kamu miliki. mampus" Dengan cekatan dia menerjang ke luar dari ruang perahu. ia meneruskan langkahnya keluar dari ruang perahu itu. dia balas membentak: "Siapa berani menghalangiku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tetap meneruskan langkahnya ke depan"Berhenti" bentakan lembut kembali berkumandang dari belakang tubuhnya. "Kecuali kalian mampu menghalangi kepergianku" Alis matanya berkerut. Lim Han-kim tidak perduli. Serentak keempat bocah berbaju hitam itu menggerakkan pedangnya melancarkan serangan. selapis kabut pedang segera menyelimuti seluruh angkasa.

" Dengan menimbulkan benturan nyaring..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. meskipun bocah berbaju hitam itu masih memegang pedang. Lim Han-kim segera menerjang ke luar dari ruang perahu. Dalam posisi demikian. tampaknya rombongan 111 . sepintas lalu ia nampak seperti tak siap. ketiga bilah pedang itu sudah terpental ke belakang. kemudian dengan menggunakan pedang di tangan bocah tersebut dia tangkis serangan ketiga orang lawan lainnya. "Traaaang.com/ depan.. Delapan orang manusia berbaju hitam dengan senjata terhunus berdiri di sekeliling geladak. Begitu berhasil menghancurkan serangan pedang yang menghalangi jalan perginya. Tapi apa yang kemudian terlihat di sekelilingnya membuat pemuda itu tertegun. Ternyata perahu itu sudah berada di tengah sungai. jika dilihat dariposisi yang mereka tempati. namun begitu turun tangan cepatnya bagaikan sambaran kilat Di antara ayunan tangan kanannya tahu-tahu ia sudah cengkeram pergelangan tangan kanan seorang bocah berbaiu hitam itu. masing-masing menusuk empat buah jalan darah penting di tubuh Lim Han-kim. sesungguhnya dia sudah kehilangan kemampuannya untuk menguasai senjata tersebut Bukan kepalang rasa terkejut dan ngerinya waktu itu. Terhadap datangnya ancaman itu Lim Han-kim tidak menggubris.

ia tak sanggup menopang tubuhnya lagi hingga perlahan-lahan terperosok duduk di lantai. sehingga tak seorang pun di antara mereka berani bertindak sembarangan sikap Lim Han-kim makin lama kelihatan semakin loyo. Wajahnya yang semula sudah murung. tiba-tiba saja bagaikan orang yang terserang penyakit parah. sehingga mereka pun tak berani sembarangan bertindak 112 . sementara itu. Untuk beberapa saat lamanya kedua belah pihak sama-sama berdiam diri tanpa melakukan sesuatu pun.com/ tersebut sedang membentuk sebuah barisan yang khusus dipakai untuk menghalau terjangan musuh. gempurannya yang jitu dan hebat tadi rupanya masih meninggalkan kesan mendalam di benak orang-orang berbaju hitam itu. sinar matanya makin memudar. keempat bocah berbaju hitam tadi telah mengejar pula ke luar dari ruang perahu. namun. kini nampak bertambah murung. ia berdiri termangu di sana bagaikan sebuah patung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.mangu. mereka sudah mulaijeri dan ngeri terhadap kehebatan ilmu silat Lim Han-kim. Walaupun begitu. sepasang alis matanya berkerut. sorot matanya dialihkan ke tengah sungai dan termangu. Lim Han-kim berlagak seakan-akan tidak melihat kehadiran ke delapan jago bersenjata yang berdiri dengan wajah membunuh itu.

sepenanakan nasi lamanya telah lewat. Lim Han-kim melangkah masuk ke ruang belakang. silahkan masuk ke mari. sepi. saat inilah. dua orang dayang kecil berbaju hijau tibatiba muncul di geladak sambil berkata: "Nio-nio ada perintah. timbul rasa heran di hati kecilnya. dayang berbaju hijau yang di sebelah kiri membuka sebuah tirai kuning di sampingnya seraya berseru: "Siangkong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dari deruan angin dan deruan ombak yang ramai dapat disimpulkan bahwa perahu tersebut telah berada di tengah sungai. harap siangkong masuk ke ruang belakang untuk berbincang-bincang . Tampaknya dua orang dayang kecil berbaju hijau itu tidak menyangka kalau pemuda berilmu tinggi yang nampak sombong dan takabur? ini secara tiba-tiba dapat berubah menjadi begitu lembut dan penurut. setelah manggutmanggut. " Perlahan-lahan Lim Han-kim berdiri. tanpa suatu kejadian pun." 113 . "sungguh tak terduga sikapnya dapat berubah-ubah semudah ini. "Aneh benar watak pemuda ini. suara ombak memekikkan telinga.com/ Angin malam berhembus kencang. suasana tetap hening." Di bawah iringan kedua orang gadis itu. dia berjalan mengikuti kedua orang dayang itu." pikirnya. sesudah melewati ruang perahu yang megah dan mewah itu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim memperhatikan sebentar sekeliling ruangan itu, kemudian melangkah masuk, Dayang berbaju hijau itu segera turunkan kembali tirai kuningnya dan merapatkan pintu ruangan. Tempat itu merupakan sebuah ruangan yang kecil tapi indah dan rapi, empat belah dindingnya berwarna biru langit, sebuah meja berukiran indah terletak di tengah ruangan, Di atas meja telah tersedia empat macam hidangan lezat dan arak wangi. Waktu nyonya berbaju kuning itu sudah menanggalkan dandanan mewahnya, kini dia memakai baju panjang berwarna biru langit Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai di bahu, ia berdiri di depan jendela, membiarkan angin sungai mengibarkan rambut serta bajunya. Lim Han-kim memperhatikan sebentar situasi di sekelilingnya, kemudian sambil bersandar di dinding ruangan, ia berdiri membungkam. "Apakah kau anggap aku jelek sekali?" Terdengar suara merdu itu berkumandang, Lim Han-kim hanya mengerdipkan matanya beberapa kali, dia tetap membungkam diri. suara merdu itu bergema lagi: "Aku bernama Liu Bi-ji, tapi orang jarang memakainya untuk menyebutku biasanya orang memanggilku Kim Nio-nio, kau akan memanggilku dengan sebutan yang mana?" Kali ini Lim Han-kim berkedip pun tidak, apalagi menjawab.
114

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Eeei, mengapa kau membungkam terus?" tegur Kim Nio-nio. sambil berbicara, perlahan-lahan ia membalikkan badan. Ketika menjumpai Lim Han-kim berdiri sambil pejamkan mata, kembali ia berkata sambil menghela napas panjang: "Maukah kau membuka mata menatap wajahku?" Dengan mata tetap terpejam Lim Han-kim berkata: "Sebenarnya apa maksudmu menawanku ke perahu ini? cepat bebaskan aku kalau tidak...." "Hahahahaha... kalau tidak mengapa?" Kim Nio-nio tertawa terkekeh kekeh, "setiap orang yang pernah singgah di istana perahuku ini, selalu hanya ada dua pilihan...." "Hmmm, dua pilihan yang bagaimana?" "Kesatu, bersedia takluk dan jadi anak buahku, Kedua, mati dan mayatnya ditenggelamkan ke sungai untuk umpan ikan." Lim Han-kim tidak menggubris lagi, perlahan-lahan dia sandarkan tubuhnya di dinding perahu lalu pejamkan mata, diam-diam ia putar otak mencari akal untuk meloloskan diri Kim Nio-nio merupakan seorang jago kawakan yang sangat berpengalaman di dalam dunia persilatan, entah
115

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sudah berapa banyak tokoh silat yang berhasil dikalahkan atau ditaklukkannya, Tapi menghadapi pemuda dingin yang tenang dan berkepandaian ampuh ini, dia merasa sedikit serba salah. Namun bagaimanapunjuga ia sudah cukup makan asam garam, ia sadar untuk menghadapi manusia yang tak takut mati dan tidak tertarik dengan pangkat serta kekayaan ini dia mesti bertindak secara halus. Dia harus menunggu sampai pemuda itu berbicara lebih dulu, kemudian mencari titik kelemahan dari pembicaraannya dan mempergunakannya untuk memaksa dia menuruti kehendak hatinya. Dia yakin setiap manusia pasti punya kelemahan, hanya kelemahan setiap orang berbeda. Karena itu Liu Bi-ji membalikkan badan memandang ke luar jendela dan tidak, berbicara lagi. Ternyata dugaannya benar juga, ketika sampai lama tidak mendengar perempuan itu berbicara, Lim Han-kim jadi habis sabarnya, tanpa terasa dia membuka matanya kembali Keningnya segera berkerut setelah menjumpai perempuan itu hanya memandang ke luar jendela seakan-akan sedang kenikmati keindahan malam, diamdlam pikirnya: "sekarang, perahu ini berada di tengah sungai, jelas aku tak bisa memaksa untuk menepi lagi, Agaknya aku
116

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mesti membekuk Kim Nio-nio dengan serangan kilat, begitu tertangkap aku akan memaksanya untuk menghantarku ke daratan.,.." Di tengah hembusan angin malam, tiba-iiba terdengar suara orang sedang memanggil toakonya, suara itu penuh rasa cemas dan panik, Lim Han- kim segera mengenali suara itu sebagai suara adiknya, Yu siongliong. satu ingatan segera melintas dalam benaknya, ia tak dapat menanti lebih lanjut dengan membiarkan perahu itu terbawa arus semakin menjauhi tempat tersebut Berkilat sepasang mata pemuda ini, dengan suatu gerakan cepat bagaikan sambaran kilat ia melejit ke hadapan Kim Nio-nio lalu mencengkeram bahunya dengan sambaran kilat Biarpun Kim Nio-nio sedang berdiri membelakanginya, tapi ia seakan-akan punya mata di punggungnya, Begitu Lim Han- kim bergerak maju, dia pun memutar badannya secara tiba-tiba dan menghindar sejauh lima depa ke samping. Di bawah sinar lentera, tampak matanya yang mendelik besar memancarkan sinar kecerdikan, sambil tersenyum tegurnya: "Tak kusangka manusia macam kau pun berani membokong orang" Kontan Lim Han-kim merasakan mukanya jadi merah padam dan panas, cepat-cepat serunya. "Kalau kau tidak
117

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

cepat-cepat menghantarku ke darat, jangan salahkan kalau kuserang lagi dengan lebih ganas." Kim Nio-nio tersenyum, "saat ini malam sudah larut, lagipula hidangan lezat dan arak wangi sudah tersedia. Apakah kau tidak merasa bahwa pertarungan dalam keadaan begini hanya akan merusak suasana?" sekalipun wajahnya penuh bopeng, namun selagi tersenyum, perempuan itu punya daya pikat yang amat menawan. Lim Han-kim berusaha mengendalikan gejolak perasaannya, setelah tenang sahutnya dingin: "saudara ku sedang mencariku, aku harus mendarat sekarang juga." Kembali Kim Nio-nio tertawa hambar, "Di kolong langit dewasa ini, belum pernah ada orang yang berani memerintahku untuk berbuat sesuatu yang menentang kehendak hatiku." Lim Han-kim tidak banyak bicara lagi, sambil membalikkan tubuh secepat petir dia menerjang maju, sementara tangan kanannya melepaskan sebuah pukulan, Kembali Kim Nio-nio menggerakkan bahunya, tahu-tahu dia sudah menyingkir lagi sejauh tiga depa. Lim Han-kim kuatir tenaga pukulannya merusak dinding ruangan perahu, sebelum serangannya menyentuh benda tersebut tiba-tiba saja dia menarik kembali pukulannya sambil melepaskan sebuah totokan.
118

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan santai Kim Nio-nio menjinjing gaunnya sehingga nampak kakinya yang putih bersih, sekali melompat ia sudah meloloskan diri dari totokan kilat tersebut, "Eeei, rupanya kau benar-benar ingin tarung denganku." tegurnya sambil tertawa. "Baiklah, kalau ingin bertempur, lebih baik nikmati dulu hidangan yang sudah tersedia kemudian kita bertarung sepuasnya di geladak perahu sebelah sana...." Begitu dua kali serangannya gagal mencapai sasaran, Lim Han- kim segera menarik kembali tangannya melintang sejajar dada. Kemudian secepat kilat dia mengejar ke muka dan melepaskan satu serangan hgi dengan jurus "Membersihkan Debu Berbincang santai." Kim Nio-nio tertawa terkekeh- kekth, "Hahaha... hatihati, jangan sampai menghancurkan cawan dan mangkuk di meja." ejeknya, Di tengah suara tertawanya yang merdu ia melompat ke atas dan lagi-lagi berhasil menghindari diri dari sergapan tersebut Lim Han- kim mendengus dingin, menggunakan kesempatan selagi tubuh lawan belum melayang turun ke lantai, telapak tangan kanannya yang sejajar dada kembali melepaskan sebuah pukulan cepat. serangan tersebut boleh dibilang dilepaskan tepat pada saatnya, bersamaan ketika kaki Kim Nio-nio
119

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

melayang turun ke lantai, angin pukulan Lim Han- kim yang keras telah menyambar tiba. Jangan dilihat Kim Nio-nio hanya seorang perempuan yang lemah lembut, ternyata dia memiliki ilmu silat yang betul-betul mengerikan, dalam keadaan begini ia sama sekali tidak panik, Di antara ayunan tangannya, mendadak tubuhnya melejit lurus ke atas. Kakinya menyusut ke atas dan di sela-sela waktu yang amat singkat ia sudah berjumpalitan di udara lalu melayang turun di atas bangku di sisi ruangan. "Hebat nian ilmu merintangkan tubuh perempuan ini...." puji Lim Han-kim termangu sejenak, Cepat-cepat dia menarik kembali serangannya sambil bersiap sedia. Dengan suatu gerakan yang ringan tapi amat indah, Kim Nio-nio melayang turun ke atas bangku kuyu itu setelah membereskan rambutnya yang terurai, katanya sambil tersenyum: "Kau tak boleh bertarung lagi...." sementara itu suara teriakan Yu siau-liong kedengaran makin menyayat hati, suaranya melengking berbaur dengan suara ombak membuat pemandangan yang amat tak sedap. Wajah Han-kim berubah semakin berat dan gelap. sesudah berpikir sejenak, mendadak ia menerjang ke luar dari ruangan-

120

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Berhenti" bentakan nyaring menggema di udara. Tiba-tiba Kim Nio-nio melompat ke depan, secepat kilat jari tangannya menyambar ke muka melepaskan sebuah cengkeraman Lim Han-kim membalikkan tubuhnya, dengan ujung jari telunjuknya dia balas menotok urat nadi perempuan itu Kim Nio-nio merendahkan pergelangan tangannya ke bawah, lalu berbalik menotok jalan darah "Ci-ti-hiat" di dada Lim Han-kim Tampak dua jari tangan saling berputar, sebentar naik sebentar turun, dalam sekejap mata kedua belah pihak telah bertarung lima gebrakan. Kelima jurus gebrakan tersebut dilakukan sama-sama cepat dan sama-sama berbahayanya, masing-masing pihak berusaha merobohkan lawannya dalam waktu tercepat. Tiba-tiba Kim Nio-nio melepaskan sebuah tendangan kilat, di antara gaunnya yang berkibar, kelihatan betis dan pahanya yang putih mulus dan menawan hati. Dengan perasaan terperanjat Lim Han- kim menyusut mundur dan menghindar sejauh tiga depa, Terdengar Kim Nio-nio menghela napas panjang: "Aaaai,., berdasarkan kemampuanmu yang berani melayani pertarungan jarak dekat, sudah sepantasnya kalau kuhantar kau mendarat...."

121

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak ia menarik kembali wajahnya yang penuh senyuman, dengan serius dan bersungguh-sungguh ia memberi hormat kemudian menambahkan. "Dapat berjumpa berarti di antara kita memang berjodoh, silahkan menikmati hidangan seadanya lebih dulu, kemudian pasti akan kuhantar kau kembali ke daratan" selagi tertawa, perempuan itu kelihatan menawan hati, tapi selagi serius ia justru menunjukkan kewibawaan yang luar biasa. Lim Han- kim merasa seakan-akan dia berhadapan dengan dua orang yang berbeda. Menghadapi kewibawaan yang terpancar dari wajah perempuan tersebut, tanpa terasa dia pun balas memberi hormat. "Terima kasih atas kebaikan Nio-nio, aku kuatir adikku terlalu cemas sehingga terjadi sesuatu yang tak diinginkan...." Kim Nio-nio tidak banyak bicara lagi, ia bertepuk tangan sekali, Tirai bergerak, muncul seorang dayang kecil berbaju hijau dari luar ruangan, dengan sikap sangat menghormat katanya: "Siap menantikan titah Nionio" "Perintahkan mereka untuk putar kemudi dan hantar tuan muda ini ke tempat semula"
122

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dayang kecil berbaju hijau itu mengiakan dan segera mengundurkan diri, Perlahan-lahan Kim Nio-nio duduk kembali, sambil menuding bangku di hadapannya ia berkata: "Gelisah pun tak usah terburu-buru, silahkan duduk" Lim Han-kim berpikir sejenak, tapi akhirnya duduk. Kim Nio-nio mengangkat cawan di hadapannya, Memenuhi dulu cawan di hadapan Lim Han-kim dengan arak, kemudian setelah memenuhi pula cawannya, dia ber-kata: "Hampir semua jago di dunia persilatan tahu kalau di dunia ini terdapat seorang perempuan bernama Kim Nio-nio yang malang melintang di sungai besar, tapi jarang ada yang pernah menjumpai raut wajah asliku kecuali beberapa orang dayang di sampingku." Lim Hankim hanya mendehem tanpa menjawab. Kim Nio-nio mengira dia hendak berbicara, ditunggunya sebentar Melihat pemuda itu tetap membungkam, tanpa terasa tegurnya sambil tersenyum: "Kelihatannya kau tak suka banyak bicara?" Lim Han-kim manggut-manggut. Kembali Kim Nio-nio tersenyum: "Kehebatan ilmu silatmu dan keketusan sikapmu benar-benar jarang dijumpai dalam dunia persilatan" "Ilmu silat yang nona miliki pun tidak berada di bawah kepandaianku."
123

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Kim Nio-nio membenahi rambutnya yang terurai di bahu, perlahan-lahan ia berkata: "jika usiamu sudah mencapai tiga puluh tahunan, memiliki ilmu silat sehebat ini bukan terhitung hebat dan aneh. Tapi usiamu baru dua puluh tahunan, ilmu silatmu sudah mencapai puncak kesempurnaan- Kejadian semacam ini benar-benar sangat langka." "Nona terlalu memuji" Tiba-tiba Kim Nio-nio menghela napas paniang: "Aaaai... setelah berpisah malam ini, entah sampai kapan kita baru berjodoh untuk bertemu lagi Tuan muda, bersediakah kau memberitahu siapa namamu?" "Aku Lim Han-kim" "Berapa umurmu tahun ini?" Kembali Kim Nio-nio bertanya sambil tertawa manis. Lim Han-kim tertegun, untuk sesaat dia tidak menjawab. Terhadap sikap pemuda tersebut ternyata Kim Nio-nio tidak memasukkannya ke dalam hati, sambil tersenyum ia kembali berkata: "Kalau kupandang sikapmu yang dingin, sayu, murung dan hambar, hampir kukira kau sudah kakek-kakek bangkotan. Aaaai... masih muda sudah mempunyai watak murung semacam ini, nampaknya kau memiliki masa lalu yang amat memedihkan hati?"
124

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah berhenti sejenak. tambahnya: "Kalau tidak salah taksir, usiamu sudah dua puluh tahun bukan?" "Aku sudah dua puluh satu tahun." perlahan-lahan Kim Nio-nio menundukkan kepalanya sambil membalik badan. sampai lama kemudian ia baru berpaling kembali, hanya genangan air mata masih nampak membasahi kelopak matanya, sambil tersenyum katanya lagi: "Umurku empat belas tahun lebih tua, tak ada salahnya kalau kupanggil kau sebagai saudara cilik bukan " "Soal ini, soal ini...." "Sebagai sesama anggota dunia persilatan kau tak usah terikat oleh segala tata cara dan tradisi...." Kemudian setelah berhenti sebentar, terusnya: "Andaikan adikku masih hidup, tahun ini usianya semestinya sebaya dengan usiamu." "Adikmu?" "Yaa, dia lenyap ketika masih berumur tiga tahun, hingga kini jejaknya belum kutemukan Aaaai... Moggmoga Thian masih melindungi sehingga kami kakak beradik bisa berkumpul kembali suatu hari kelak." Melihat kesedihan yang menyelimuti wajah perempuan itu, Lim Han-kim ingin sekali mengucapkan kata-kata menghibur tapi akhirnya dia urungkan niat tersebut.

125

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah menyeka air matanya, Kim Nio-nio meneruskan: "saudaraku agak mirip dengan wajahmu, meski kesan tersebut tertinggal sewaktu dia masih kecil dulu, namun selalu membekas dalam benakku secara nyata, Dalam bayanganku, andaikata dia sudah tumbuh dewasa, semestinya ia mempunyai perawakan setinggi kau" segulung angin sungai berhembus lewat menyingkap gaun yang dikenakan sehingga kelihatan lagi betis dan pahanya yang putih bersih. Buru-buru dia menarik turun gaunnya untuk menutupi kakinya yang telanjang, lalu setelah pejamkan mata ia bertanya: "Tuan muda Lim, apakah kau memandang rendah diriku?" "Entahlah" jawab Lim Han-kim sambil tertawa hambar Mula-mula Kim Nio-nio tertegun, menyusul kemudian katanya sambil tertawa segan: "Ya benar, kau tak pernah mau mencampuri urusan orang lain bukan?" Lim Han-kim menghela napas panjang, ia seperti mau bicara tapi kemudian niat tersebut diurungkan Kim Nio-nio bangkit berdiri, sambil mengangkat cawannya dia berkata: "sebentar lagi perahu akan menepi, sebelum berpisah, biar kuhormati secawan arak dulu untukmu." Lim Han-kim tidak menampik, dia mengangkat cawannya dan sekali teguk menghabiskan isinya.
126

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pada saat itulah kedengaran suara orang berkumandang masuk: "Lapor Nio-nio, perahu telah mendarat" BAB 5. Geger Di Kuil Awan Hijau Lim Han-kim sebera bangkit berdiri, memberi hormat dan berlalu dari sana dengan langkah lebar, "saudara cilik, tunggu sebentar" Tiba-tiba Kim Nio-nio berteriak sambil menghentikan langkahnya, Lim Han-kim berpaling, Sambil menyusul datang Kim Nio-nio berkata:" walaupun kau tak berminat menganggapku sebagai kakak. namun aku punya maksud menganggapmu sebagai adik, Perduli bagaimana pandanganmu terhadapku yang pasti aku dapat menemukan kembali adikku yang hilang lewat nada suara, wajah serta senyumanmu. . . . " Dari sakunya dia keluarkan sebuah lencana terbuat dari emas, sambil disodorkan ke hadapan pemuda tersebut, tambahnya: "Anggaplah lencana emas ini merupakan tanda mataku untukmu, siapa tahu benda ini akan berguna bagimu di kemudian hari." Lim Han-kim berpikir sebentar, lalu mengangguk: "Baiklah, akan kuterima pemberian ini" Tanpa dilihat lagi, ia masukkan lencana tersebut ke dalam sakunya, Kim Nio-nio tertawa sedih, serunya: "Moga-moga Thian dapat mengaturnya kembali waktu perjumpaan kita di kemudian hari, Dan sewaktu kita
127

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

bertemu lagi nanti, kuharap kau sudah dapat melenyapkan kemurungan yang meliputi wajahmu, Ingatlah, mesti banyak kejadian sedih terdapat di dunia ini, namun masih banyak pula kenangan manis yang bisa dibayangkan kembali, saudara cilik, semoga kau baikbaik menjaga diri dan maaf cici tidak dapat menghantar" Lim Han-kim menjura beberapa kali dan melangkah ke luar dari ruang perahu dengan langkah lebar. Tujuh delapan orang lelaki bersenjata yang berdiri berjajar di geladak serentak membungkukkan badan memberi hormat. Lim Han-kim menyapu pandang sekejap ke sekeliling tempat itu, lalu tanpa membuang waktu lagi sebera melangkah naik ke daratan, Waktu itu Yu siau-liong sudah menanti di tepi sungai, Begitu melihat Lim Han-kim naik ke darat, ia segera lari menyambutnya. Kemudian sambil menghembuskan napas panjang keluhnya: "Huuh, hampir saja membuatku mati karena panik" Tampak Li Bun-yang sambil mengempit dua batang kayu sepanjang tiga depa sedang memburu datang, Tapi begitu melihat Lim Han-kim telah mendarat dengan selamat, sambil tersenyum ia buang kayu-kayu itu ke atas tanah.

128

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Betapa terharunya Lim Han-kim setelah melihat batangan kayu itu, dia tahu Li Bun-yang hendak menggunakan daya apung kedua batang kayu itu untuk mengejar perahu serta berusaha menyelamatkan jiwanya. Tapi sebagai pemuda yang segan banyak cakap. kali ini pun ia cuma manggut-manggut sambil tersenyum Dengan suara setengah berbisik Li Bun-yang sebera berkata: "Tampaknya perahu besar itu adalah istana berjalan di tengah sungai yang sudah kondang namanya dalam dunia persilatan Tak nyana saudara Lim bisa pulang dengan selamat, sungguh membuat aku kagum. Tampaknya pertempuran yang kau alami tadi sangat sengit dan dahsyat...." sambil tertawa Lim Han-kim menggeleng berulang kali: "Keliru Mereka tidak memaksa aku untuk bertempur, malah merekalah yang menghantarmu kembali ke sini." "Aaah, masa begitu?" seru Li Bun-yang keheranan Belum sempat Lim Han-kim menjawab, mendadak kedengaran suara seorang perempuan berseru: "Tuan muda Lim, apakah kau hendak menyeberang?" "Sekalipun ingin menyeberang, aku tak berani merepotkan kalian untuk menghantar."

129

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dari atas perahu besar itu pelan-pelan diturunkan sebuah sampan kecil, kemudian mereka naikkan papan pendarat dan berlayar lagi ke tengah sungai, Hanya dalam waktu singkat perahu besar itu sudah lenyap di kejauhan sana, kecepatannya sungguh luar biasa. sementara sampan kecil yang diturunkan tadi, pelanpelan meluncur ke tepian. sampan tersebut didayung oleh dua orang dayang kecil berbaju hijau, samar-samar Lim Han-kim mengenali kembali salah seorang di antaranya sebagai dayang yang membawanya masuk ke ruang dalam untuk menjumpai Kim Nio-nio tadi. Tampak dayang itu menghampiri Lim Han-kim, setelah memberi hormat katanya lembut: "Hamba mendapat perintah untuk menghantar tuan muda menyeberangi sungai ini" Lim Han-kim coba memperhatikan sampan tersebut Tampak kedua ujung sampan tersebut berbentuk runcing dan memanjang mirip ujung tombak. sedang badannya pipih memanjang, paling banter hanya bisa memuat tiga sampai lima orang. Melihat keraguan pemuda tersebut, sambil tersenyum dayang berbaju hijau itu berkata lagi: "Tuan muda tak usah kuatir, sejak kecil aku dibesarkan dalam air, kami sudah terbiasa mengendalikan sampan sekecil ini, tanggung tuan muda tak. akan dibuat panik apalagi kaget."
130

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Tapi sampanmu begitu kecil, mana mungkin bisa menyeberangi kami bertiga, ditambah dua ekor kuda?" tukas Yu siau-liong" ragu-ragu. "Jangan kuatir" sahut si dayang sambil tertawa, "sampan ramping semacam ini memiliki daya apung yang luar biasa besarnya, Asal kuda-kuda itu tidak berjingkrak di atas sampan, tanggung kalian bisa kuseberang-kan dengan selamat tanpa kekurangan sesuatu pun." Yu siau-liong tak berani sembarangan mengambil keputusan, ia memandang kakaknya sekejap baru katanya: "Toako, apakah kita akan menggunakan sampannya?" Lim Han-kim berpikir sebentar, akhirnya mengangguk "Tuntunlah kuda-kuda itu ke sampan" Yu siau-liong mengiakan dan sebera ber-lalu, Tak lama kemudian ia sudah muncul di tepi sungai sambil menuntun dua ekor kuda. Kedua orang dayang itu menurunkan dulu kedua ekor kuda tersebut ke atas sampan, kemudian baru ujarnya sambil tertawa: "Silahkan kalian bertiga naik ke sampan" Li Bun-yang melompat turun dulu ke sampan, disusul kemudian oleh Lim Han-kim dan Yu siau-liong. Li Bunyang sudah cukup lama bergerak di dalam dunia persilatan pengalamannya cukup matang, Begitu melompat ke sampan, secara diam-diam dia awasi gerak
131

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

gerik kedua orang dayang itu. Walau di luarnya ia bersikap santai. Cara kerja kedua orang dayang itu tampak sungguh berpengalaman Satu mendayung yang lain memegang kemudi, dalam waktu sekejap mereka sudah berada di tengah sungai, Gulungan ombak yang besar sama sekali tidak mengolengkan sampan kecil itu. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya, sampan itu meluncur lurus ke pantai seberang. sementara itu Lim Han-kim duduk bersila di lantai dan memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan Ketika Li Bun-yang mencoba memperhatikan pemuda tersebut dan melihat jidatnya basah oleh butiran keringat, hatinya jadi sangat keheranan Tapi ia segan untuk bertanya, terpaksa pertanyaan tersebut disimpannya di, dalam hati. Ketika mencapai pusat sungai, ombak yang menggulung makin lama semakin besar, ditambah beban yang dibawa sampan itu amat berat, membuat sampan itu naik turun hampir rata dengan permukaan air, keadaan sungguh mengerikan. Untung saja kedua orang dayang itu sangat mahir mengendalikan sampannya, setelah berjuang hampir setengah jam lamanya, akhirnya sampailah mereka di pantai seberang, Dengan menuntun kudanya Yusiauliong mendarat duluan diikuti Li Bun-yang, Hanya Lim
132

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Han-kim tetap duduk bersila tanpa bergerak, sementara butiran keringat yang membasahi jidatnya makin deras. Dua orang dayang itu keheranan, tak tahan seorang di antaranya berseru keras, "Tuan muda Lim, perahu telah merapat dengan darat. Kami masih harus kembali untuk membuat laporan...." Perlahan-lahan Lim Han-kim membuka matanya dan melompat turun dari sampan tersebut setelah berjalan beberapa langkah, dia baru membalikkan badan sambil katanya: "Terima kasih atas bantuan nona berdua." "Tidak berani." Kedua orang dayang itu menyahut, sambil tertawa, "Harap tuan muda menjaga diri baikbaik." sampan itu didayung kembali ke tengah sungai, Dalam waktu singkat mereka sudah lenyap di balik gulungan ombak. selama ini Li Bun-yang memperhatikan terus keadaan Lim Han-kim. Ketika itu ia menjumpai keringat yang membasahi dahi pemuda tersebut telah hilang, perasaan tegang pun telah pulih menjadi kemurungan, hal mana membuatnya semakin tak habis mengerti, pikirnya: "Jika dilihat dari keadaannya tadi, dia seakan-akan terserang penyakit yang amat berat, tapi sekarang keadaannya normal kembali, Betul-betul sangat aneh...." Makin dipikir ia merasa semakin tak habis mengerti, makin diingat makin kebingungan Tetapi dengan
133

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pengalamannya yang cukup luas dalam dunia persilatan, ia mengerti bahwa hal semacam itu tabu untuk ditanyakan, maka masalah tersebut pun hanya disimpan di dalam hati. setelah mendarat, berangkatlah ketiga orang itu menuju ke Kuil Awan HHijau di Bukit Ciong-san. Li Bunyang sangat hafal dengan daerah di sekitar sana, Dipimpin olehnya, perjalanan mereka bertiga merasa lebih cepat dan gampang. Kurang lebih dua jam kemudian, di kala matahari mulai terbit di ufuk Timur, sampailah mereka bertiga di depan Kuil Awan Hijau, Bangungan Kuil Awan Hijau tidak termasuk luas, sekeliling pagarnya hanya memakai tanah seluas setengah hektar saja. Baru saja mereka bertiga sampai di luar kuil, tiba-tiba pintu gerbang yang semula tertutup rapat itu terbuka lebar, lalu seorang imam berjenggot panjang yang berusia antara empat puluh tahunan muncul di muka pintu menyambut kedatangan mere-ka. Buru-buru Li Bun-yang berebut maju ke muka sambil berseru: "Terima kasih, terima kasih, kami tak berani merepotkan totiang untuk menyambut sendiri kedatangan kami." Ternyata imam ini tak lain adalah ketua Kuil Awan Hijau yang sedang mereka cari, sambil tersenyum ketua
134

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Kuil Awan HHijau menyapa: "Tuan muda Li, rupanya kau pun ikut datang." "Sudah lama aku tidak mengunjungi ketua, rasanya kangen sekali, itulah sebabnya aku datang bertandang." jawab Li Bun-yang tertawa. "Aaah... aku mana berani menerima kunjungan ini, silahkan masuk ke dalam kuil untuk minum teh." sementara itu dua orang imam kecil muncul dari belakang imam tersebut untuk menerima tali les kuda dari tangan Yu siau-liong. Yu siau-liong memperhatikan kedua orang imam kecil itu sekejap, lalu menyerahkan tali les kudanya kepada mereka dan menurunkan bekalan dari punggung kuda. Dengan sinar mata yang tajam bagaikan sengatan listrik, ketua Kuil Awan Hijau memperhatikan Lim Hankim dan Yu siau-liong sekejap. lalu tanyanya perlahan: "siapakah di antara kalian yang bernama tuan muda Lim?" "Aku yang muda Lim Han-kim." Pemuda Lim segera memberi hormat. "Boleh kutahu apakah tuan adalah ketua Kuil Awan Hijau Ci Mia-cu?" "Yaa, akulah orangnya." Imam itu terse-nyum, "Ibu Anda telah mengirim surat lewat burung merpati yang mengabarkan bahwa kau akan tiba di sini dalam
135

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

beberapa hari ini, karena itulah sudah cukup lama kunantikan kedatangan tuan muda." Dengan sedih Lim Han-kim menghela napas panjang, kepalanya ditundukkan rendah-rendah. Dengan kening berkerut Ci Mia-cu memperhatikan pemuda itu sekejap. tapi cepat ujarnya lagi: "Silahkan masuk ke dalam kuil" sambil berkata ia berjalan duluan menuju ke depan. Li Bun-yang, Lim Han-kim dan Yu siau-liong sebera mengikuti di belakang ketua Kuil Awan Hijau itu, sementara kedua orang imam kecil tadi dengan menuntun kuda berjalan lewat jalan setapak di sisi bangunan. setelah melewati pelataran yang penuh ditumbuhi bunga tho, mereka menaiki tujuh lapis anak tangga yang terbuat dari batu keras, kemudian masuk ke sebuah halaman lagi melalui sisi kiri gedung utama. sebaris pohon bunga tho tumbuh mengelilingi sebuah bangunan mungil ci Mia-cu langsung mengajak ketiga orang tamunya memasuki ruangan tersebut. Dalam ruangan tampak teratur rapi meja kursi yang terbuat dari bambu, lantainya sangat bersih, seorang imam kecil berdiri lurus di samping, "silahkan duduk...." bisik Ci Mia-cu dengan lirih. Lalu kepada imam kecil di samping ruangan ia berkata: " Hidangkan air teh"
136

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Imam kecil itu mengiakan dan segera berlalu, Selang beberapa saat kemudian dia telah muncul kembali dengan membawa sebuah baki kayu. "Silahkan kalian bertiga minum teh, aku hendak mohon diri sekejap." kata ci Mia-cu "Silahkan loecianpwee" sahut Li Bun-yang. Sambil tertawa dan manggut-manggut ci Mia-cu segera keluar dari ruangan dengan langkah tergesa-gesa. sementara itu Li Bun-yang sudah merasakan gelagat yang kurang enak, dipandangnya Lim Han-kim sekejap lalu tegurnya: "Saudara Lim" Paras muka Lim Han-kim yang pada dasarnya sudah murung, kini kelihatan lebih muram, sepasang alis matanya berkerut, agaknya ada sesuatu yang mengganjal hati-nya. Tampak dia mengiakan perlahan dan angkat kepalanya sambil bertanya: "Ada apa saudara Li?" "Apakah saudara Lim sudah kenal dengan ketua Kuil Awan Hijau?" "Belum" Lim Han-kim menggeleng. Li Bun-yang tidak banyak bertanya lagi, diambilnya cawan teh dan diteguk isinya, Seperminum teh lamanya suasana berlalu dalam keheningan, bahkan Yu Siau-liong
137

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

yang biasanya selalu tertawa pun ikut terpengaruh oleh situasi tersebut wajahnya yang kecil dan memerah berubah jadi sangat tegang, ia duduk mematung terus tanpa bicara. Lebih kurang seperminum teh kemudian, ci Mia-cu baru muncul kembali dengan wajah penuh senyuman, sapanya: "Tuan muda Lim" "Ada apa locianpwee...." Lim Han-kim menjura. "syukur pendekar Ciu berhasil mempertahankan diri hingga detik ini, dan syukur pula tuan muda Lim telah berhasil sampai di sini" Tiba-tiba saja paras muka Lim Han-kim berubah sangat hebat Sekujur tubuhnya gemetar keras, namun tak sepatah kata pun yang sanggup diutarakan ke luar. Ci Mia-cu jadi sangat keheranan, setelah termenung sejenak katanya: "Dalam surat yang dikirim lewat burung merpati, ibumu mengatakan bahwa kau datang ke mari dengan membawa pil mustika seribu tahun yang berkasiat menyelamatkan jiwa orang.... Aaaai" setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Demi menyelamatkan jiwa pendekar Ciu, aku telah berupaya dengan segala kemampuan yang kumiliki
138

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

syukur situasi yang demikian kritis segera akan berlalu...." "Tuan ketua." tiba-tiba Li Bun-yang menyela, " Kecuali pil jinsom seribu tahun, apakah tiada obat lain yang bisa menyembuhkan luka yang diderita Ciu Tayhiap?" Ci Mia-cu menggelengkan kepalanya berulang kali. "Yaa, selain pil jinsom seribu tahun, aku belum menemukan obat lain yang bisa dipergunakan untuk mengobati luka yang diderita ciu tayhiap." Perlahan-lahan Lim Han-kim mengangkat kepalanya, tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu, Ci Mia-cu telah berkata lagi: " Untung sekali Ciu tayhiap memiliki tenaga dalam yang amat sempurna. Dia pun memiliki daya tahan yang mengagumkan coba kalau berbicara dari luka yang dideritanya, mustahil dia dapat bertahan selama beberapa hari saja... tapi nyatanya sekarang, ia sanggup bertahan sampai berapa bulan lamanya." "llmu pertabiban yang totiang miliki tiada duanya di dunia ini. Aku rasa justru kepandaianmu itulah yang bisa mempertahankan jiwa Ciu tayhiap dari kematian." kata Li Bun-yang. Ci Mia-cu angkat kepala memandang ke luar ruangan, lalu katanya sambil tertawa: "sekarang ia sudah tertidur,
139

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Paling tidak satu jam kemudian baru bisa sadar untuk minum obat, mari kita gunakan kesempatan ini untuk berbicang-bincang...." setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Tubuhnya secara beruntun telah menderita tujuh belas kali tusukan pedang, Tiga tusukan di antaranya melukai otot dan tulangnya, selain itu isi perutnya juga telah bergeser lantaran terkena pukulan keras. Berkat tenaga dalamnya yang sempurna itulah ia dapat mempertahankan diri dan lari hingga sampai di sini." "Betul aku menguasai ilmu pengobatan, tapi ilmuku belum mampu untuk menghidupkan kembali orang mati, Apalagi luka separah ini bukan sembarangan obat yang bisa menyembuhkan Dalam situasi begini terpaksa aku mengirim surat lewat burung merpati untuk minta bantuan ke lembah Hong-yap- kok. di samping kusuruh orang membeli pelbagai macam obat guna memperpanjang usia Ciu tayhiap...." "Totiang, bolehkah aku menjenguk sekejap keadaan luka yang diderita ciu tayhiap?" tiba-tiba Lim Han-kim menyela. ci Mia-cu berpikir sebentar, lalu sahut-nya: "Pada saat ini nafasnya sudah satu-satu, nyawanya berada di ujung tanduk. Boleh dibilang pada bulan terakhir ini dia selalu berada dalam keadaan tak sadar. Bila Lim Kongcu ingin menjumpainya, lebih baik
140

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tunggulah sampai dia minum pil jinsom seribu tahun dulu dan benar-benar sadar kembali...." Lim Han-kim segera melompat bangun, serunya: "ijinkanlah kepadaku untuk menengok Ciu tahyiap barang sekejap saja. Aku cukup menengoknya dari luar ruangan." "Ling kongcu, mengapa kau terburu-buru ingin menjenguk Ciu tayhiap?" Dengan mata melotot besar menahan lelehan air mata, Lim Han-kim berseru dengan sedih: "sebotol pil jinsom seribu tahun yang kubawa telah dicuri sekelompok orang tak dikenal..." Bagaikan kena dipukul dengan martil berat dadanya, sekujur badan Ci Mia-cu bergetar keras, teriaknya setengah tak yakin: "Pil itu dicuri orang?" "Aaaai.. Pil itu sudah dicuri orang, Aku telah menyianyiakan kepercayaan banyak pihak. Bukan cuma pil itu tercuri, bahkan jiwa Ciu tayhiap pun ikut terancam.... Dosaku benar-benar tak terampuni...." Walaupun ci Mia-cu mempunyai iman yang tebal dan tidak mudah panik, namun menghadapi situasi yang sama sekali tak terduga ini, ia dibuat gelagapan juga, Akhir-nya sambil menghela napas tanyanya: "Sebenarnya pil mustika itu tercuri di mana?"
141

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Dipesanggrahan Tho-hoa-kit"jawab Yo siau-liong cepat "Tapi kejadian ini tak bisa salahkan kakakku, orang lain tidak merampasnya dengan cara kekerasan...." Lim Han-kim hanya membungkam diri dalam seribu basa, sementara peluh dan airmata bercucuran bagaikan hujan gerimis yang membasahi bajunya, saat itulah Li Bun-yang ikut bicara, katanya: "Mencari kembali pil yang tercuri bukan pekerjaan gampang yang bisa diselesaikan dalam satu dua hari, totiang. Aku rasa pekerjaan pahng penting yang harus kita kerjakan sekarang adalah mencari akal, bagaimana caranya mempertahankan jiwa Ciu tayhiap lebih lama lagi." Perlahan-lahan Ci Mia-cu bangkit berdiri, sekuat tenaga ia berusaha mengendalikan gejolak perasaannya yang menggelora. setelah tertawa hambar, bisiknya kepada Lim Han-kim: "Kalau toh pil itu sudah terlanjur dicuri orang, Lim Kongcu juga tak perlu bersedih hati. Aku pasti akan berusaha dengan segala kemampuan yang kumiliki untuk memperpanjang- umur ciu tay-hiap" Dengan ujung bajunya Lim Han-kim menyeka air mata serta keringat dari wajah-nya, lalu ujarnya: "Aku telah menyebabkan hilangnya pil mustika itu. Kulau sampai gara-gara peristiwa ini mengakibatkan jiwa Ciu tayhiap terancam, aku...."
142

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak terdengar suara sayap membelah angkasa, seekor burung beo berbulu putih bersih telah meluncur masuk ke dalam ruangan dan hinggap di bahu Li Bunyang. Ci Mia-cu memandang beo putih itu sekejap. lalu katanya: "selama mengembara dalam dunia persilatan ciu tayhiap selalu membantu kaum lemah menentang yang jahat, ia berjiwa besar dan banyak berbuat amal, orang berjiwa mulia selalu dilindungi Thian, Aku yakin Ciu tayhiap tak akan tewas gara-gara kejadian ini. Lim kongcu kau pun tak usah kelewat sedih, jaga kesehatan badanmu." secercah cahaya tajam berkilauan dari balik mata Lim Han-kim. Tampaknya dalam waktu singkat dia telah mengambil suatu keputusan, ujarnya: "setelah Ciu tayhiap sadar nanti harap lotiang mengijinkan aku untuk menjengUknya." "Baik Aku pasti akan memenuhi harapan Lim kongcu...." "Totiang, totiang...." Tiba-tiba terdengar burung beo putih itu memanggil-manggil dengan suara nyaring. Dengan kening berkerut Li Bun-yang segera bergumam: "Aneh betul, burung beo soat-bi-ji ini selalu

143

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menempel di tubuh adik-ku. Mengapa secara tiba-tiba ia bisa muncul sendirian di Kuil Awan Hijau...?" Belum habis gumaman itu, suara tertawa yang amat merdu telah menggema dari luar ruangan: "Piauko, kau pintar di masa lalu tapi bodoh amat hari ini. Masa kau tak bisa menduga bahwa soat-bi-jipun bisa dicuri orang?" sementara Li Bun-yang masih tertegun dan tak sempat mengucapkan sesuatu, seorang gadis berusia empat-lima belas tahunan yang mengenakan baju serba hijau dan rambutnya dikepang dua telah muncul di situ dengan senyum nakal menghiasi bibirnya. sambil setengah melompat dia berlari menuju ke hadapan Li Bun-yang. Dengan pandangan yang binal ditatapnya seluruh ruangan itu sekejap. Namun ketika matanya tertuju ke wajah Lim Han-kim, ia jadi tertegun, segera bisiknya: "Piauko (kakak misan), mengapa sih orang ini menangis?" Li Bun-yang tampak serba salah oleh ulah adik misannya yang nakal ini, dengan kening berkerut ia menegur: "Jadi kau ke mari seorang diri?" "Memangnya tak boleh?" "Kau telah mencuri soat-bi-ji miliknya.... ia pasti gelisah tak karuan, aneh kalau dia mau mengampuni dirimu nanti...."
144

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Hmmm Takut apa." seru si nona sambil tertawa. "Di meja hiasnya telah kutinggali sepucuk surat, Aku beritahu kepadanya kalau aku datang ke kota Kim-leng ini untuk mencari ketua Kuil Awan Hijau..." Tampaknya Ci Mia-cu tidak kenal dengan gadis kecil ini, dengan kening berkerut tegurnya: "Nona, ada urusan apa kau mencariku?" Nona berbaju hijau itu tertawa. "sering piauci (kakak misan perempuan) berkata ilmu pedangmu luar biasa hebat-nya. Karena itu aku sengaja datang ke mari untuk menjajal kehebatan ilmu silatmu." Ci Mia-cu melongo, tapi cepat serunya: "Aaah, itu cuma gurauan nona Li, harap nona jangan percaya." "Kau tak usah takut, aku cuma ingin tahu siapa yang lebih unggul di antara kita. Dan lagi antara kau dan aku kan tiada dendam sakit hati apa pun, aku tak akan melukaimu." Biarpun usianya masih muda, namun lagak bicaranya amat sok. Dengan gelisah Li Buh-yang segera menghardik: "Hey, kau jangan bicara tak karuan" Nona berbaju hijau itu tertawa, kepada Ci Mia-cu serunya: "Kalau kita bertarung nanti, lebih baik jangan sampai ketahuan piaukoku ini."
145

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat nona itu masih muda dan lagi sifat kekanakkanakannya belum hilang, Ci Mia-cu tidak masukkan persoalan itu kedalam hati, hanya ujarnya sambil tertawa hambar: "Aku hanya punya nama kosong saja, bisa jadi kepandaianku bukan tandingan nona. Aku rasa lebih baik kita tak usah mencoba...." "Totiang, harap kau jangan marah." Dengan gelisah Li Bun-yang menimbrung, "Adik misanku ini sudah kelewat dimanja sedari kecil sehingga kata-katanya kelewat takabur, Harap totiang jangan masukkan ke dalam hati..." Ci Mia-cu tertawa lebar: "Aku sudah setua ini, masa akan kulayani adikmu...." Kemudian dengan wajah serius ujarnya kepada Lim Han-kim: "Lim kongcu" "Ada apa locianpwee?" "Apakah pencuri pil mustika itu meninggalkan sesuatu jejak?" "Eei, tosu tua...." Mendadak nona berbaju hijau itu menimbrung lagi dengan suara keras. Li Bun-yang jadi jengkel, dipandangnya gadis itu sekejap lalu tegurnya ketus: "Hey, bagaimana kalau tutup dulu mulutmu. Kau tahu kami sedang membincangkan urusan serius?" Mula-mula nona berbaju hijau itu tertegun, tapi kemudian teriaknya penuh amarah: "Hmmm Siapa kau?
146

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Berani amat mencampuri urusan orang.. Huh Tak tahu malu." "Hey, siapa yang kau maki?" "Tentu saja kau, ada apa?" "Hmmm, rupanya kau sudah bosan hidup,.." teriak Yu Siau-liong dengan kening berkerut, agaknya dia ingin turun tangan. Mendadak nona berbaju hijau itu mendesak maju, tangan kanannya diayunkan melepaskan sebuah pukulan sementara jari tangan kirinya menyodok ketiak Yu siauliong, bentaknya: "Huuuh, siapa suruh kau galak-galak? Rasain dulu ajaranku" Dengan cekatan Yu siau-liong berkelit ke samping, lalu dengan jurus "Tangan Meng-gapai Lima senar" ia lancarkan sebuah bacokan balasan. "Bagus" teriaknya pula, "Akan kulihat siapa yang akan menghajar siapa..." "Hmmm Budak ingusan...." sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah bertarung lima gebrakan Lim Han-kim mencoba mengikuti jalannya pertarungan itu. ia saksikan kedua orang itu sedang terlibat dalam suatu pertempuran yang amat sengit.

147

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Jurus-jurus serangan yang dipakai sama-sama keji dan berbahayanya, bahkan semua sasaran tertuju kejalan darah kematian di tubuh lawan. Hal mana langsung saja mengernyitkan alis matanya, dengan suara menggeledek bentaknya: "Adik Liong, berhenti" Pada saat yang bersamaan Li Bun-yang turut menghardik: "Piau-moay kecil, ayo cepat berhenti" Mendengar hardikan dari kakaknya Yu siau-liong segera menghentikan serangan-nya, sedangkan nona berbaju hijau yang sedang asyik-asyiknya bertempur itu, tak mau membuang kesempatan yang sangat baik, itu, Melihat musuhnya menarik diri, cepat-cepat ia pergunakan kesempatan itu untuk melepaskan sebuah pukulan keras. Mimpi pun Yu siau-liong tidak menyangka kalau lawannya berlaku curang, untuk sesaat ia jadi gelagapan dan tak mampu untuk menghindari diri, tak ampun serangan tersebut menghajar telak bahu kirinya. sedemikian kerasnya tenaga pukulan itu membuat Yu siau-liong jadi sempoyongan dia harus mundur sampai dua-tiga langkah sebelum berhasil untuk berdiri tegak. "Aaaai..." Li Bun-yang menghela napas panjang, "Dasar budak yang binal...."

148

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan gaya serangan "Membalik Awan Memutar Mega", secepat petir tangan kanannya mencengkeram pergelangan tangan gadis itu. Cepat-cepat nona kecil berbaju hijau itu menarik pergelangan tangan kanannya ke belakang, kemudian jarinya berputar balas menotok jalan darah Ci-ti-hiat di sikut kanan Li Bun-yang. Tapi agaknya ia segera menyadari gelagat tak beres, Baru saja totokan itu dilepaskan cepat-cepat ia menarik kembali serangannya dan melompat mundur sejauh lima depa, serunya sedih: "Piauko, kau benar-benar ingin menghajarku?" Li Bun-yang menghela napas, berpaling ke arah Yusiau-liong tanyanya pelan: "saudara cilik, apakah kau terluka?" "Hmmm, perkelahian macam apa tadi," jawab Yu siauliong setengah mengejek "Dengan tenaga semacam dia punya, maka mungkin bisa melukaiku.... Kalau tak percaya biar aku berdiri tak bergerak, biar dia pukul sepuluh kali ke badanku, lihat saja apakah pukulannya bisa mematikan aku.,.?" "Hmmm Kau jangan membual" teriak si nona gusar jangan lagi sepuluh pukulan, buktinya sebuah pukulanku tadi juga membuatmu hampir keok.,. Hmmm... lebih baik tak usah bermulut besar.,."
149

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh, kau baru menghantamku tadi.... Goba lihat, buktinya sekarang aku masih hidup..." "Yaa. Tentu saja Karena pukulanku tadi tak pakai tenaga, coba kalau kubarengi te-naga, kau pasti sudah keok terkapar ditanah" Kedua orang muda mudi ini sama-sama keras hati dan siapa pun tak mau mengalah kepada yang lain, percekcokan pun makin lama semakin menjadi membuat suasana di tempat itu makin gaduh. sambil menghela napas panjang Lim Han-kim segera menegur: "Adik Liong, lebih baik jangan bicara lagi" . Dengan penasaran seperti putus asa, Yu siau-liong angkat bahunya, ujarnya kemudian: "Baiklah, aku tak akan ribut lagi denganmu Hmmm Coba kalau tak dicegah kakakku, aku pasti akan menghajarmu ha-bis-habisan hari ini." "Huuuh, siapa yang takut kepadamu?" , Nona berbaju hijau itu balas mengejek dengan marah, "Hmmm Andaikata piaukoku tidak melarangku berkelahi, hari ini aku pasti akan menghajarmu sampai kau teriak minta ampun." Kali ini Yu siau-liong tidak menanggapi ejekan lawannya lagi Cuma sepasang matanya yang kecil mendelik besar-besar.
150

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mukanya cemberut sedang nafasnya naik turun menahan rasa dongkol. siapa pun tentu akan tahu kalau bocah ini sedang berusaha keras mengendalikan emosi dan hawa amarahnya yang berkobar-kobar, sementara itu Li Bunyang yang melihat gadis berbaju hijau itu masih mencaci maki tak habisnya, segera menghardik ketus: "Piau-moay kecil, kau sudah meninju sekali lawanmu. Sekarang masih juga mencaci maki tiada habisnya, Apakah kau tidak merasa keterlaluan? Hmmm jangan kau anggap orang lain diam itu berarti benar-benar takut kepadamu" sebetulnya setelah mencaci-maki habis--habisan tadi hawa amarah si nona berbaju hijau itu sudah jauh mereda, Tapi kena dampratan Li Bun-yang kali ini, hawa amarahnya langsung saja berkobar lagi, Cuma lantaran ia takut pada kakak misannya ini, terpaksa umpatanumpatan berikutnya hanya disimpan di dalam hati. Dalam mengkolnya tiba-tiba air mata bercucuran membasahi pipinya, dengan sepasang tangannya ia segera menutupi wajah sendiri, Menyaksikan hal tersebut, terpaksa Li Bun-yang berkata kepada Lim Hankim: "saudara Lim, harap kau jangan ter-singgung Adik misanku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sedari kecil sehingga rasa ingin menangnya agak besar..."
151

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Usia tiga-belasan adalah usia nakal- nakalnya kaum remaja. Adik Liongku juga sama saja, lebih baik saudara Li membujuknya agar tidak menangis terus" Li Bun-yang pun berjalan menghampiri gadis berbaju hijau itu, sambil menepuk bahunya ia menghibur sambil tertawa: "Adik misan, jangan menangis lagi, nanti akan kubujuk Piaucimu agar menghadiahkan soat-bi-ji kesayangannya ini kepadamu." "sungguh?" Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menurunkan kembali tangannya yang menutupi wajah dan berteriak gembira. " Kapan sih aku pernah membohongi -mu,.," Kemudian setelah berhenti sejenak. tam-bahnya: "cuma kau mesti menuruti semua perkataanku selama ini" Nona berbaju hijau itu berpikir sejenak. akhirnya ia mengangguk sambit tertawa: "Baiklah" Dengan langkah perlahab, dia berjalan menuju ke sisi kakak laki nya. Nona ini benar-benar masih polos, selagi marah, ia mencaci maki tiada habisnya, tapi begitu tenang ia dapat berdiri di sisi Lie Bun-yang dengan kalem dan habisnya.

152

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Melihat keributan akhirnya dapat di-atasi, Li Bun-yang menghembuskan napas panjang, kepada Ci Mia-cu katanya kemudian dengan suara dalam: "Totiang, coba kau periksa lagi dengan seksama, Kecuali pil jinsom seribu tahun, masih adakah obatobatan lainnya di dunia ini yang bisa dipergunakan untuk menolong jiwa Ciu tay-hiap?" Ci Mia-cu termenung dan berpikir sampai lama sekali, kemudian ia baru berkata: "obatnya sih ada, Cuma benda itu susah untuk diperolehnya." "Bersediakah totiang menyebutkan nama obat itu? Mungkin aku bisa memikirkan cara untuk memperolehnya." Berkilat sepasang mata Ci Mia-cu, tiba-tiba ia tertawa terbahak: "Hahaha... aku hampir lupa, bukankah didalam hal obat-2an bukit Hong-san tersimpan berbagai obat mustika?" " Walaupun mendiang kakekku banyak mengumpulkan obat-obat mustika dari segala pelosok dunia, namun bukan berarti setiap mustikapun pasti kami miliki, luka yang diderita Ciu Tayhiap begitu parah, entah obat mustika apa yang bisa menyembuhkan lukanya?" "Teratai saiju berusia sepuluh laksa tahun..."
153

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh kalau obat itu sih kami punya beberapa biji." Jawab Li Bun-yang cepat-cepat. " Lendir jamur berusia seribu tahun" Li Bun-yang termenung berpikir sebentar, kemudian katanya: "Aku pernah mendengar ibuku berkata tentang benda ini, mungkin kamipun ada beberapa biji." Ci Mia-cu jadi amat gembira, serunya: "sekarang tinggal semacam obat lagi, asal dirumah Anda terdapat pula benda mustika itu, tanpa pil jinsom seribu tahun pun luka yang diderita Ciu tayhiap dapat kita sembuhkan juga." "obat apakah itu?" "obat ini paling sukar diperoleh, tapi kalau dilihat pelbagai mustika yang lain pun kongcu miliki, aku rasa kalian pasti memiliki juga obat mustika tersebut." "Banyak sekali kejadian di luar dugaan yang sering berlangsung di dunia ini, lebih baik totiang jangan keburu senang dulu." . "obat mustika terakhir adalah empedu dari ular berusia seribu tahun, Ketiga macam obat tersebut harus digabungkan menjadi satu." "Aku tahu empedu tersebut terdapat dalam keluarga kami, tapi rasanya sudah dipergunakan ibuku untuk
154

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menolong seseorang, rasanya sekarang sudah tak punya persediaan lagi." Ci Mia-cu jadi tertegun. "Waaah.... repot jadinya" ia mengeluh. " Walaupun kita sudah memperoleh dua jenis obat langka. Namun kalau kekurangan empedu ular beracun, maka daya kerja obat tersebut jadi berkurang banyak." "Begini saja." kata Li Bun-yang setelah berpikir sejenak, "Peduli apakah di rumahku masih tersedia empedu ular beracun atau tidak, biar kukirim surat sekarang juga, Alangkah baiknya bila obat tersebut dapat dibawa oleh adikku sebelum ia terlanjur berangkat ke mari." Ci Mia-cu segera bertepuk tangan, seorang imam kecil buru- buru masuk sambil bertanya: "Suhu, ada perintah apa?" "Siapkan kertas dan alat tulis" Imam kecil itu mengiakan dan segera ia mengundurkan diri, tak lama kemudian ia sudah muncul dengan membawa peralatan tulis, Li Bun-yang segera menulis nama ke tiga jenis obat langka itu, lalu mengikat gulungan kertas tersebut di tubuh burung beo putih nya, sambil melepaskan sang burung terbang ke udara, katanya: "Burung ini amat cerdik, lagipula mempunyai
155

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

daya terbang yang sangat mengejutkan. Berapa jauhnya jarak tempuh yang harus di capai, ia selalu dapat menerbanginya sekaligus" Yu Siau-liong yang belum hilang sifat kekanakkanakkannya jadi amat tertarik dengan burung beo Soat Bi-ji tersebut, tanpa terasa ia mengejar keluar. Tampak burung itu melesat lurus ke udara, dalam sekejap mata sudah lenyap di balik awan, Memandang bayangan punggung Yu Siau-liong yang berialu, nona berbaju hijau itu segera mencibirkan bibirnya sambil mengomel: "Hmmm, apanya sih yang aneh..? Benar-benar manusia tak berguna" Biarpun omelan itu diucapkan dengan suara amat rendah dan lirih, namun dengan ketajaman pendengaran Yu siau-liong, semua omelan tersebut dapat ditangkap dengan jelas, Tanpa terasa ia berpaling sambil melototi nona berbaju hijau itu sekejap, tapi tanpa berbuat sesuatu ia sebera balik ke sisi Lim Han-kim. Menyaksikan paras muka Yu siau-liong sudah berubah menjadi merah padam, Li Bun-yang mengerti bahwa bocah tersebut sedang diliputi emosi. Kuatir kalau mereka ribut lagi, cepat-cepat dialihkan pembicaraan ke soal lain, Kepada Ci Mia-cu ujarnya:

156

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Koancu (ketua) sudah lama berdiam di kota Kim-leng, tahukah kau akan rahasia yang menyelimuti pesanggrahan Tho- hoa- kit? " "Shmmmm, sudah lama kudengar persoalan ini, hanya belum sempat kusaksikan sendiri" "Aku yang muda justru telah menyaksikan beberapa peristiwa yang sangat mencurigakan...." setelah berhenti sejenak. la meneruskan "Hanya saja, otak di balik peristiwa ini.,., rasanya termasuk seorang tokoh yang sangat licik, cerdik dan sangat lihay-Bukan saja mereka dapat merahasiakan semua gerak g eriknya bahkan sama sekali tidak meninggalkan jejak apa pun. Kalau tidak diperhatikan dengan seksama, sulit rasanya untuk mengetahui rahasia tersebut.

BAB 6. sepasang Ular Dari Laut Timur "Kalau didengar dari penuturan Li kong-cu, apakah pil jinsom seribu tahun milik siangkong juga dicuri oleh orang-orang dari pesanggrahan Bunga Tho?" tanya Ci Mia-cu. "Itu sih tidak" sahut Li Bun-yang setelah berpikir sejenak, "Tampaknya sipencuri obat itu sudah cukup lama menguntit di belakang saudara Lim dan kebetulan saja mereka baru turun tangan setelah berada di pesanggrahan Bunga Tho...."
157

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Perlahan-lahan sinar matanya dialihkan ke wajah Lim Han-kim, setelah menatapnya sekejap. ia melanjutkan "Tanpa disengaja sesungguhnya saudara Lim telah mengatur suatu pertarungan antara dua macan yang amat menarik. Bahkan babak permainan yang menarik ini sudah di mulai. setelah adikku tiba di kota Kim-leng nanti, bagaimana kalau kita putuskan untuk turut serta di dalam pertarungan tersebut?" Lim Han-kim mengernyitkan alis matanya rapat-rapat, ia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi niat itu diurungkan kemudian. Pemuda ini sangat jarang melakukan perjalanan di dalam dunia persilatan tidak banyak tipu muslihat dan kejahatan dunia persilatan yang diketahui olehnya. Maka sewaktu Li Bun-yang memujinya karena sudah mengatur pertunjukan pertarungan antara dua ekor macan, ia merasa tidak habis mengerti, tapi lantaran ia paling segan banyak bicara, dia pun enggan banyak berta-nya. Agaknya Li Bun-yang dapat memahami perasaan hati Lim Han-kim, sambil tersenyum tegurnya: "Apakah saudara Lim meragukan perkataanku?" "Aku benar-benar tidak memahami maksud pembicaraanmu itu." "Bukankah si pencuri obat mustika itu telah meninggalkan secarik sapu tangan? Bahkan di atas saputangan itu secara berani meninggalkan pula
158

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

lambang mereka? Hal ini membuktikan pihak lawan mempunyai asal usul yang luar biasa, bukan saja berani berbuat, berani mengaku, bahkan sebelum bertindak telah melakukan segala persiapan secara matang," "Ehmmm, pendapat saudara Li sangat tepat," Lim Han-kim manggut-manggut. Setelah tersenyum Li Bun-yang meneruskan lagi: "Padahal orang-orang dari pesanggrahan Tho-hoa-kit pun agaknya sudah tahu kalau saudara Lim membawa sebotol pil jinsom seribu tahun, hanya sayang mereka terlambat bertindak sehingga kedahuluan orang lain. Aku pun tahu bahwa mereka sudah menyusun rencana pencurian obat itu secara rapi dan sempurna. oleh karena obat mustika milik saudara Lim kedahuluan dicuri orang itulah, jerih payah mereka gagal total, siapa sangka di saat mereka kalang kabut, pemimpin mereka pun belum hadir disana lantaran makin dekatnya saat pertemuan gelap di antara mereka, Akhirnya berhasillah pencuri obat itu melarikan diri dari kepungan mereka." "Ehmm..." Lim Han-kim manggut-manggut. "Pengetahuan serta pengalaman saudara Li betul-betul luas dan hebat, aku merasa kagum sekali" "Tampaknya pemimpin Tho-hoa-kit mempunyai peraturan yang ketat dan keras, Hal ini bisa dibuktikan
159

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dari kenekadan dua orang gadis yang ingin bunuh diri di tepi sungai kemarin. Kemudian saudara Lim menghadiahkan sapu tangan peninggalan pencuri obat itu kepada mereka yang menyebabkan jiwa kedua orang gadis itu terselamatkan. Dengan adanya pertanda itu, bisa dibayangkan bahwa pertarungan antara pihak Tho-hoa-kit dengan si pencuri obat tersebut tak dapat dihindari lagi...." "Aku kuatir justru peristiwa ini akan merepotkan pihak Kuil Awan Hijau kami juga...." Tiba-tiba Ci Mia-cu menyela. Dengan perasaan tak habis mengerti Yu siau-liong bertanya: "Bagaimana mungkin peristiwa itu akan mendatangkan kerepotan juga terhadap pihak Kuil Awan Hijau? Aaaaiii.... semakin didengar aku merasa makin kebingungan" Walaupun ia cerdik, namun bagaimanapun juga sifat kekanak-kanakkannya belum hilang. sudah barang tentu dia tak akan bisa memahami adu cerdik yang sedang berlangsung di dalam dunia persilatan ini. sambil tersenyum Ci Mia-cu berkata: "Tho-hoa-kit mempunyai anak buah yang tersebar di mana-mana. Penjagaan mereka amat ketat, peraturan organisasi pun sangat keras, Bahkan mereka berusaha merahasiakan gerak gerik mereka sedapat mungkin, Hal
160

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ini membuktikan kalau mereka enggan orang lain tahu kalau di balik pesanggrahan Tho-hoa-kit sebenarnya tersembunyi suatu kekuatan yang maha dahsyat. Kini kalian sudah mengetahui rahasia tersebut, aku yakin mereka pasti tak akan melepaskan kalian begitu saja." "Kalau menurut dugaanku, mereka masih belum punya waktu untuk mengurusi persoalan ini." ujar Li Bun-yang. "Ketika berada di pesanggrahan Tho-hoa-kit, saudara Lim boleh dibilang telah mendemonstrasikan ilmu silatnya yang maha tangguh, hal mana cukup menghilangkan perasaan memandang rendah mereka pada musuh. Apalagi tujuan terutama mereka saat ini adalah mendapatkan pil mustika tersebut, jelas jago-jago tangguh yang tersedia dihimpun untuk merebut kembali pil mustika tersebut. Aku rasa pemimpin Tho-hoan kit belum tentu berani memecah kekuatannya untuk menghadapi dua musuh secara bersamaan waktunya." setelah menggoyangkan kipasnya beberapa kali, ia tertawa tergelak. Ianjutnya. "Bagaimanapun juga ketua Kuil Awan Hijau cukup punya nama dalam dunia persilatan, terutama untuk wilayah Kang lam, Ketua Thohoa-kit pasti akan berpikir beberapa kali lebih dulu sebelum berani mengusik Kuil Awan Hijau ini...." "Kalau tidak datang memang lebih baik.. Tapi kalau mau datang tentu kekuatannya bagaikan angin puyuh yang menimbulkan gelombang dahsyat"
161

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Koancu tak usah kuatir, kerepotan ini datang karena kehadiranku. Bila benar-be-nar terjadi sesuatu, aku Li Bun-yang tak bakal berpeluk tangan saja." Tiba-tiba Ci Mia-cu angkat kepalanya melihat waktu, lalu berkata: "Ciu tayhiap sudah hampir siuman, aku mesti pergi ke kamar sakit untuk menjenguknya, harap kalian tunggu sebentar di sini...." "LoCianpwee, bolehkah aku ikut?" Lim Han-kim menyela tiba-tiba, Ci Mia-cu berpikir sebentar, kemudian mengangguk "Baiklah Tapi ia masih berada dalam keadaan tidak sadar saat ini, kurang baik kalau terlalu banyak orang yang ke sana, dapat mengganggu ketenangan tidurnya." "Kalau begitu biar kami menunggu di sini, saudara Lim seorang saja yang ikut" kata Li Bun- yang tertawa . Ci Mia-cu manggut-manggut "Asal keadaan luka Ciu tayhiap tiada perubahan yang luar biasa, aku segera akan balik ke mari." Sambil bangkit, ia berjalan keluar dari ruangan. Lim Han-kim segera mengikuti di belakangnya. Sesudah melalui dua buah pelataran mereka langsung masuk ke gedung utama, dengan perasaan heran Lim Han-kim segera berpikir: "Bukankah luka yang diderita

162

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ciu tayhiap amat parah? Kenapa ia dibaringkan di gedung utama.,.? Apa tidak berbahaya?" Ia mencoba memperhatikan keadaan di sekelilingnya, tampak di ruang utama keadaan kosong melompong, Kecuali patung-patung yang tinggi besar boleh dibilang tak nampak barang lain. Sementara itu Ci Mia-cu berjalan menuju ke arah patung raksasa itu, tubuhnya tampak menyelinap ke balik patung lalu menggapai ke arahnya dan tahu-tahu badannya sudah lenyap dari pandangan. Lim Han-kim segera mempercepat langkahnya menyusul ke depan, Ternyata antara patung besar dengan dinding belakang ruang utama itu terdapat suatu jarak pemisah. Pada jarak pemisah itulah terbuka sebuah pintu rahasia. Waktu itu Ci Mia-cu sedang menantinya di balik pintu rahasia tersebut. Buru-buru Lim Han-kim memasuki ruang rahasia itu, setelah melewati pintu rahasia teriihat anak tangga terbuat dari batu yang menjorok turun ke bawah. Sambil menghela napas Ci Mia-cu ber-kata: "Ciu tayhiap adalah seorang pendekar yang berhati jujur dan lurus. ia sangat membenci segala macam kejahatan Tak sedikit jago-jago dari golongan rimba hijau (penjahat) yang teriuka di tangannya.

163

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Selama puluhan tahun terakhir nama serta pamornya selalu menggemparkan dunia persilatan Tapi justru karena itulah dia pun mempunyai banyak musuh besar yang tersebar baik di Utara maupun selatan sungai besar. Waktu itu dua kali aku pernah mendapat pertolongannya sehingga selembar jiwaku bisa selamat hingga kini. Meski sekarang aku sudah tidak mencampuri urusan keduniawian lagi dan tidak pernah juga mencampuri urusan dunia persilatan, tapi terhadap tuan penolong yang pernah, menyelamatkan jiwaku ini.... Aaaaai Bagaimana pun aku mesti mengerahkan segenap kemampuanku untuk menolongnya...." sembari berbicara, ia menuruni anak tangga, itu menuju keruang bawah. setelah melewati dua lapis anak tangga, tiba-tiba Cia Mia-cu mengayunkan tangannya ke dinding, Pintu rahasia tersebut secara otomatis menutup sendiri rapat-rapat. setelah menghembuskan napas panjang, imam itu berkata lebih jauh: "sesungguhnya jelek-jelek begini aku masih punya sedikit nama besar di wilayah Kang lam, tapi permusuhan Ciu tayhiap dengan pihak rimba hijau sudah terlalu dalam. Lagipula di antara musuh-musuh besarnya terdapatpula gembong iblis yang berkepandaian tinggi, ditambah sekarang luka yang dideritanya amat parah.
164

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Andaikata berita ini sampai tersiar dalam dunia persilatan, dan semua orang tahu kalau akulah yang telah menolongnya serta menyembunyikannya di kuil awan hijau ini, keadaan bisa sangat berbahaya aaaai itulah sebabnya aku terpaksa melakukan persiapan yang matang dan mengadakan penjagaan lebih ketat. Bisa dibayangkan selama ini betapa kuatir-ku atas keselamatan jiwa ciu tayhiap." Lim Han-kim hanya mendengarkan penjelasan tersebut tanpa menjawab, sementara air mukanya masih tetap diliputi kemurungan yang mendalam, setelah melalui berapa tikungan, tiba-tiba lorong rahasia itu bergerak naik ke atas, Berapa kaki kemudian lorong bertambah lebar, dua orang imam muda yang bersenjata pedang nampak duduk di anak tangga dengan sikap penuh kewaspadaan Begitu melihat kedatangan Ci Mia-cu, mereka segera maju menyambut. "Bagaimana keadaan luka Ciu tayhiap?" tanya Ci Mia-cu kemudian dengan suara setengah berbisik. Imam muda yang berada di sebelah kiri segera menjawab: "Keadaannya tidak bertambah buruk. juga tidak nampak lebih segar." "Dia sudah sadar?"

165

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Belum, sejak minum obat dia belum membuka matanya barang sekejappun, tapi napasnya sangat teratur, kelihatannya ia tertidur nyenyak sekali" Ci Mia-cu memberi tanda kepada Lim Han-kim agar jangan berbicara, dengan langkah perlahan ia meneruskan perjalanannya, Dua orang imam muda itu segera memburu ke atas dan mendorong ke arah dinding, sebuah pintu rahasia segera ter-buka. Di balik pintu rahasia itu terdapat sebuah kamar yang diatur sangat rapi dan bersih, Di sudut sebelah kiri terlihat sebuah hiolo batu setinggi lima depa. Di sisinya terdapat sebuah pembaringan kayu yang cukup lebar, seorang lelaki tinggi besar berbaring tenang di atasnya. Hampir sekujur badan orang itu dibalut dengan pembalut putih, Kepala berikut wajahnya juga terbungkus oleh kain putih, sehingga sekilas dipandang orang itu bagaikan sebuah gulungan kain putih, Hal ini jelas menandakan bahwa luka yang dideritanya teramat parah. Lamat-lamat terdengar pula suara tarikan napasnya yang rendah, lemah tapi teratur, ia memang nampak tertidur amat nyenyak Dengan suara setengah berbisik Ci Mia-cu menerangkan: "sesungguhnya ruangan ini merupakan
166

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ruang rahasiaku untuk melatih ilmu tenaga dalam, selain kokoh bangunannya, juga terletak amat rahasia...." Belum habis dia memberi penjelasan, mendadak terdengar suara bentakan yang amat nyaring bergema tiba memotong pembicaraan tersebut, Berubah hebat paras muka Ci Mia-cu setelah mendengar bentakan itu, kepada dua orang imam muda penjaga pintu itu perintahnya: " Cepat kalian keluar, tengok apa yang telah terjadi" Dua orang imam muda itu mengiakan dan segera mengundurkan diri dari situ dengan langkah cepat. "Totiang." Lim Han-kim segera berbisik, "Apakah ada orang yang datang menyatroni Kuil Awan Hijau?" "orang itu tak ada dalam kuil. Ruang rahasia ini langsung tembus dengan sebuah ruang batu di bawah sebuah bukit belakang kuil. Demi keselamatan ciu tayhiap. aku telah titahkan berapa orang muridku untuk menyongsong kedatangan mereka, sedang di atas ruang rahasia ini terdapat juga dua orang penjaga. Bentakan tadi berasal dari atas ruang rahasia... aaaai walaupun ruang rahasia ini dibangun sangat rahasia dan kokoh, tapi oleh karena jaraknya dengan permukaan tanah terlalu dekat, bila bertemu dengan jagoan yang ahli dalam ilmu bangunan, jejak kami tak susah untuk diketahui secara mudah."
167

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Berkilat sepasang mata Lim Han-kim, bisiknya: "Totiang, ada dua tiga patah kata : yang tak pantas diucapkan, bolehkah aku utarakan?" "Katakan saja Lim kongcu" Ci Mia-cu manggutmanggut. "sebenarnya antara Ciu taymap dengan keluarga Lim kami apa ada hubungan akrab?" Ci Mia-cu berpikir sebentar, lalu jawab-nya: "ciu tayhiap pernah menyelamatkan jiwa anggota keluarga Lim kalian." Lim Han-kim tertegun, "Bagaimana ceritanya hingga totiang bisa kenal dengan ibuku? Seingat aku yang muda, ibuku belum pernah meninggalkan lembah Hongyap-kok barang selangkah pun." Paras muka Ci Mia-cu berubah jadi amat berat dan aneh sekali, "Benarkah ibumu belum pernah memberitahukan kejadian di masa lampau kepadamu?" "Belum, Ketika aku hendak meninggal kan rumah, dengan air mata berlinang ibu hanya berpesan agar bagaimanapun juga aku harus serahkan sebotol pil jinsom seribu tahun ini kepada totiang, Siapa sangka obat itu telah dicuri orang...." Ci Mia-cu menghela napas panjang, tukasnya: "Nak, kau adalah seorang bocah bernasib sangat buruk,
168

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

aaaai.,. Sebelum aku menjadi pendeta dulu, aku bersama ayah dan ibumu belajar silat pada perguruan yang sama. Ayahmu lebih muda tiga tahun dari usiaku dan menempati urutan kedua, ibumu paling muda sehingga aku dan ayahmu memanggilnya sam-moay (adik ketiga)...." Selapis cahaya terang memancar dari balik wajahnya, jelas ia sedang membayangkan kembali kenangan masa lampau yang teramat manis baginya. "Lantas di mana ayahku?" Tiba-tiba Lim Han-kim menukas. "la sudah mati." "Siapa yang telah membunuhnya?" "Aaaaai.. Panjang sekali ceritanya, tak mungkin aku bisa menjelaskannya dalam waktu singkat Sedang ibumu enggan memberitahukan persoalan ini kepadamu, mungkin dia pun mempunyai kesulitan sendiri." Baru saja Lim Han-kim hendak berkata lagi, tiba-tiba terdengar suara langkah manusia yang tergopoh-gopoh berkumandang datang, seorang imam muda setengah berlari masuk ke dalam ruangan. ci Mia-cu segera menegur: "Apakah ada orang mencari gara-gara di kuil?"

169

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Benar, Kuil Awan Hijau kita telah dikepung rapatrapat, sekarang Li siangkong sedang bercakap dengan para pendatang." "siapa mereka?" "Pemimpin nya seorang lelaki tinggi besar berusia empat puluh tahuna " Cia Mia-cu berpaling memandang pembaringan kayu itu sekejap. lalu kepada imam muda itu bisiknya: "Kau tinggal saja di sini merawat Ciu tayhiap...." Lalu sambil berpaling ke arah Lim Han-kim tambahnya: "Ayo kita ke atas, mari kita lihat dari golongan mana yang telah datang mencari gara-gara...." selesai berkata ia segera berjalan meninggalkan ruangan. Lim Han-kim tidak banyak bicara lagi, dia mengikuti di belakang imam tersebut berjalan ke luar dari ruang rahasia. setelah mengetahui akan hubungan yang begitu akrab antara ketua Kuil Awan Hijau dengan ayah ibunya, timbul perasaan yang amat hormat dalam hati pemuda ini terhadap imam tersebut Mengetahui kuilnya kedatangan musuh yang tangguh, apalagi kejadian ini menyangkut juga keselamatan jiwa ciu tayhiap. sudah barang tentu pemuda kita ini tak dapat berpeluk tangan saja.
170

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah keluar dari ruang bawah tanah, Ci Mia-cu mengajak Lim Han-kim menuju ke belakang kuil. Dengan melalui sebuah jalan setapak sampailah mereka di tepi sebuah bukit kecil. Waktu itu Li Bun-yang dan Yu siauliong telah berdiri saling berhadapan dengan sembilan orang lelaki bersenjata lengkap. Ci Mia-cu segera melangkah mendekati kepada lelaki tinggi besar yang agaknya menjadi pemimpin rombongan itu tegurnya: "Sobat, boleh kutahu siapa namamu dan apa keperluanmu datang mengunjungi kuil kami?" Lelaki tinggi besar itu mengalihkan sinar matanya ke arah ketua Kuil Awan Hijau, setelah mengawasinya sekejap ia balik ber-tanya: "Jadi kaulah ketua Kuil Awan Hijau?" "Benar" "Bagus, aku si Golok Sakti Roda Mas Thio Tay-kong memang khusus datang ke mari untuk mencari kau" "Apa maksudmu datang mencariku?" "Aku datang untuk melaksanakan perintah orang" "Boleh aku tahu perintah dari siapa itu?" Golok Sakti Roda Mas Thio Tay-kong mendongakkan kepalanya tertawa tergelak, serunya: "Hahahaha....
171

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam dunia persilatan dewasa ini tidak banyak yang bisa memberi perintah kepadaku..." "Ituah sebabnya aku kurang mengerti." "Koancu tak usah menyindir aku, asal tahu saja aku datang hanya melaksanakan perintah, itu sudah cukup bagimu." "Baiklah, kalau memang Thio tayhiap segan untuk mengatakan melaksanakan perintah siapa, aku pun tak berani teria lu memaksa lagi. cuma boleh kutahu ada urusan apa kau datang ke mari?" "Pertama, aku ingin mencari tahu kabar tentang seseorang." ci Mia-cu segera tertawa, "Sudah lama aku mengundurkan diri dari keramaian keduniawian dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. Kecuali menguniungi beberapa orang sahabat dan rekan sealiran agama, akujarang mengetahui kabar berita tentang orang lain." "Hmmmm...." Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong mendengus, "Pandai amat koancu berusaha cuci tangan bersih-bersih, tapi sayang orang yang hendak kuketahui kabarnya itu kecuali totiang seorang, mungkin tiada orang kedua yang bakal mengetahuinya."

172

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Li Bun-yang yang menyaksikan ketua Kuil Awan Hijau telah terlibat dalam pembicaraan serius dengan Thio Tay- kong, dia pun tidak memaksakan diri untuk tampil ke depan, Bagaimanapun juga ia hanya berstatus tamu saja di sana, karena itu sambil mundur ke samping, dia hanya mengawasi jalannya pembicaraan itu tanpa komentar. Dalam pada itu Ci Mia-cu telah bertanya dengan wajah serius setelah termenung be-berapa saat: "sebenarnya siapa sih yang dimaksud Thio tayhiap?" " orang itu mempunyai nama yang amat besar dalam dunia persilatan. Boleh dibilang semua jago yang berada di tujuh propinsi wilayah Selatan dan enam propinsi di Utara sungai besar pasti mengenalnya." "Thio tayhiap tak usah putar-putar lagi. Langsung saja kau sebut siapakah orang itu?" "si hakim berwajah besi Ciu Huang" Ci Mia-cu segera tersenyum "Waaaah... ternyata benar-benar seorang tokoh yang punya nama besar dalam dunia persilatan. Aku dengar ia sangat termashur dan ditakuti orang-orang dari kalangan rimba hijau...."

173

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Maaf totiang, aku bukan ke mari untuk mendengar tentang kehebatannya, yang ingin kuketahui adalah kabar berita tentang Ciu Huang." "Nama besar orang ini memang amat termashur di dalam dunia persilatan, tapi sayang aku tak punya jodoh untuk bertemu dengannya" Berubah hebat air muka Thio Tay-kong, dengan suara dingin tegurnya: "Harap koancu membuka matanya lebar-lebar, perhatikan, yang bermaksud baik tak akan ke mari, kalau sudah ke mari tentu membawa maksud tak baik.,., lebih baik kau berikan kerja sama yang baik kepada kami" Ci Mia-cu mengalihkan sinar matanya memandang sekejap sekeliling tempat itu, lalu gumamnya: "Langit amat bersih dan cerah, hari ini cuaca benar-benar sangat indah dan segar...." "Hmmmm, koancu tak usah melantur terus." tukas Th^o Tay-kong ketus, "Tentunya kau tak ingin menyaksikan Kuil Awan HHijau yang begini indah dan rindang akan musnah terbakar bukan-..?" "Hahaha... Thio tayhiap. pernahkah kau bayangkan apa yang akan terjadi sebelum kau lepas api membakar kuilku?" tanya Ci Mia-cu tertawa keras.

174

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Hmmmmm Apakah kau ingin memaksa aku untuk membunuh beberapa orang lebih dulu?" "Tepat sekali sebelum melepaskan api, lebih baik bunuh dulu beberapa orang...." "sayang siapa membunuh orang dla harus membayar dengan nyawa sendiri," sambung Li Bun-yang dingin. Hawa pembunuhan segera mencorong keluar dari balik mata Thio Tay-kong, ditatapnya Ci Mia-cu lekatlekat, kemudian serunya: "Ketahuilah, memandang pada hubungan kita dulu yang pernah bersahabat aku tak segan membujukmu..." "Maksud baik itu biarlah kusimpam didalam hati saja." tukas Ci Mia-cu. "Koancu, ciu Hiang sudah terluka tujuh belas pedang, isi perutnya juga telah terluka oleh pukulan sam-yangciang. jangan lagi tubuhnya terdiri dari daging dan darah, sekalipun terbuat daribaja dan kawat pun belum tentu jiwanya bisa lolos dari ancaman maut. Buat apa sih koancu membela seseorang yang sudah hampir mampus? Apakah koancu tidak merasa bahwa perbuatan semacam itu sangat bodoh...?" Kemudian setelah berhenti sejenak. terusnya: "Mungkin juga dia sudah mati, Gara-gara sesosok mayat koancu harus mengikat tali permusuhan dengan manusia
175

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tangguh, tidakkah perbuatan semacam ini terlalu bodoh?" "Apa boleh buat? sudah kubilang aku sama sekali tak kenal dengan ciu tayhiap kecuali pernah mendengar nama besarnya. Tapi kau si Golok sakti Roda Emas ngotot minta orang kepadaku, bagaimana caraku untuk menemukan seseorang macam Ciu-tayhiap untuk diserahkan kepadamu?" Dengan sorot maTayang dingin Thio Tay-kong berpaling memandang sekejap kedelapan orang lelaki bersenjata lengkap yang ada di belakangnya, lalu tegurnya dingin, "Pernahkah koancu dengar tentang nama besar sepasang Ular Dari Lautan Timur?" Dalam hati kecilnya Ci Mia-cu merasa bergetar keras, paras mukanya berubah hebat, tapi hanya sekejap kemudian sudah pulih kembali ketenangannya, "Aku sudah jarang sekali mencampuri urusan dalam dunia persilatan, karena itu aku pun jarang sekali mendengar tentang tokoh-tokoh sakti yang belakangan muncul dalam dunia kangouw." Thio Tay-kong tertawa keras. "Hahahah.... Tampaknya totiang sudah benar-benar keblinger, semoga kau bersedia menuruti nasehatku, janganlah gara-gara sesosok mayat harus bermusuhan dengan musuh tangguh."
176

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Yu siau-liong yang mengikuti jalannya pembicaraan selama ini, kini tak bisa menahan diri lagi, tiba-tiba ia menyela: "Kau tak usah mencari suhuku, cari aku pun sama saja" sekilas hawa pembunuhan menyelimuti wajah Thio Tay-kong, tapi hanya sebentar saja ia sudah tenang kembali jelas dalam hali kecilnya dia pun merasa agak ngeri terhadap nama besar ketua Kuil Awan Hitam ini. Tanpa memperdulikan ejekan dari Yu siau-liong, kembali katanya kepada Ci Mia-cu sambil memberi hormati "Delapan orang sahabat yang datang bersama aku sekarang tali lain adalah anak buah dari sepasang Ular Dari lautan Timur...." setelah berhenti sejenak. la kembali meneruskan. " Harap koancu berpikir tiga kali sebelum bertindak, apalah artinya membela seseorang yang sudah hampir mampus, atau bahkan sudah mampus lama sehingga mesti menanam bibit permusuhan dengan sepasang Ular Dari lautan Timur, Apakah hal ini tidak terlampau rugi bagimu?" Ci Mia-cu tertawa hambar. "Terserahlah apa yang hendak saudara Thio katakan lagi sekali lagi kutegaskan kepadamu, hingga detik ini aku belum pernah bertemu dengan orang yang bernama Ciu Huang Ciu Tayhiap. jadi.... biar kau paksapun tak ada gunanya."
177

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Tampaknya kedelapan orang lelaki bersenjaTayang ada di belakang Thio Tay- Huang itu sudah tak dapat menahan sabarnya lagi. seorang di antaranya segera berseru sambil tertawa dingin, "Kalau toh persoalan ini tak dapat diselesaikan secara baik-baik.... saudara Thio, kau tak usah membujuk lagi" Dengan suara lantang kembali si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong menyela: "seandainya aku tidak memperoleh beriTa yang pasti untuk membuktikan kalau Ciu Huang benar-benar berada di Kuil Awan Hijau ini, aku tak mungkin berani mencari gara-gara dengan menyatroni kuil Anda. Kini situasi sudah memuncak. perundingan pun menemui jalan buntu, Apabila koancu tetap bersikeras tak mau menyebutkan kabarjejakdari Ciu Huang, apa boleh buat, jangan salahkan lagi kalau aku orang she-Thio terpaksa harus menggunakan kekerasan" selama ini Lim Han-kim hanya berdiri termangumangu di sisi arena tanpa bergerak. Wajahnya tetap murung dan sedih, se-akan- akan situasi dl hadapannya sama sekali tidak berpengaruh terhadapnya, sementara itu Ci Mia-cu telah berkata lagi: "Biarpun aku sudah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan tidak mencampuri urusan keduniawian lagi, bukan berarti aku rela diancam orang dengan seenaknya, Tidakkah Thio tayhiap merasa bahwa sikapmu yang kelewat memaksakan kehendak sangat menghina diriku?"
178

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Kalau toh koancu enggan menuruti nasehatku, aku juga tak dapat berbuat apa-apa lagi...." sahut Thio Taykong dingin- Selesai berkata ia segera mengundurkan diri sejauh delapan depa dari arena dan tidak banyak bicara lagi. Agaknya sebelum tiba di Kuil Awan Hijau, orang-orang ini telah menyusun rencana mereka dengan rapi, yaitu mengajukan si Golok sakti Roda Emas sebagai perunding. siapa tahu ketua dari Kuil Awan HHijau ini sama sekali tidak memberi muka kepadanya. Dalam keadaan begini terpaksa anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timurlah yang mesti tampilkan diri untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekerasan . Tapi ada satu hal yang sama sekali di luar perhitungan Thio Tay-kong, yakni kehadiran Li Bun-yang dari bukit Hong-san yang tepat pada saat kedatangan mereka, ia tahu keluarga persilatan ini mempunyai nama besar yang amat termashur di dalam dunia persilatanBukan saja pergaulan mereka sangat luas, ilmu silat yang dimiliki pun sangat hebat. Hampir semua aliran perguruan maupun partai punya hubungan yang akrab dengan mereka, malahan dari pihak rimba hijau pun rata-rata memberi muka kepada mereka. Akan tetapi anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur itu nampaknya tidak memandang sebelah mata
179

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pun terhadap Li Bun-yang. Begitu Thio Tay-kong mundur dari arena, serentak mereka bergerak maju, Buru-buru Thio Tay-kong mengerahkan ilmu menyampaikan suaranya membeli peringatan kepada anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur itu: "Pemuda berjubah panjang yang membawa kipas itu adalah keturunan ketiga dari keluarga persilatan bukit Hong-san, ilmu silatnya hebat dan pengalamannya luas, kalian tak boleh pandang ringan kemampuannya.jika dilihat dari sikap maupun gerak geriknya, tampaknya ia sudah memutuskan membantu ketua Kuil Awan Hijau, walau usianya yang masih muda, jangan sekail- kali kalian pandang enteng kemampuan-nya. Harap saudara sekalian bersikap lebih hati-hati..." sementara itu, anak buah sepasang Ular Dari Lautan Timur telah bergerak maju sambil meloloskan senjata tajam masing-masing. Tampaknya mereka sudah bersiap sedia melancarkan serangan. Sebaliknya Ci Mia-cu sendiri meski nampaknya tetap tenang dan seakan-akan tidak terpengaruh oleh situasi di hadapannya. Diam- diam ia merasa amat kesal, Biarpun sepasang Ular Dari Lautan Timur biasanya bergerak dan malang melintang di sekitar sungai besar, namun daya pengaruh mereka sebenarnya sudah lama menyusup ke dalam wilayah Kang lam. Kehebatan mereka sudah amat termashur di kolong langit.
180

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Maka diam-diam ia pun berpikir: "Aaaai Terlepas pertarungan hari ini akan menang atau kalah, yang pasti ketenangan Kuil Awan HHijau akan terusik, dan mulai saat ini musuh serta bencana tentu akan datang secara beruntun-..." Mendadak terdengar seorang lelaki kekar yang nampaknya pemimpin dari rombongan delapan orang itu membentak keras: "Hey, hidung kerbau tua, mengapa tidak kau lolos senjatamu? Apa lagi yang kau tunggu?" sekilas hawa amarah melintas di wajah Ci Mia-cu yang serius, jawabnya dingin, "sudah lama aku mengundurkan diri dari keramaian dunia, senjata tajam tak pernah kujamah lagi." "Hmmm, kalau memang ingin cepat mampus, jangan salahkan aku lagi...." tukas lelaki kekar itu sambil menggetarkan ruyung lemas berserat emasnya. Buru-buru seorang imam muda lari mendekat sambil menyerahkan sebuah kebutan (Hud-tim) ke tangan ketua Kuil Awan Hijau. sambil menyambut senjata kebutan itu dan bersiap sedia menghadapi serangan, kembali Ci Miacu berkata serius: "Antara aku dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur belum pernah terjalin hubungan apaapa...." "Makanya kau tak usah berlagak pilon lagi," potong lelaki kekar itu sinis, "Asal kau bersedia mengakui saja
181

Kebutannya digetarkan lalu menyambar datangnya tusukan ruyung tersebut. asal kamu semua bersedia tinggalkan tempat ini. bahkan akan terjalin hubungan persahabatan yang lebih akrab. Jangan dilihat kebutan itu kecil sekali bentuknya. Dengan cekatan ci Mia-cu mengegos ke samping. ternyata babatan yang kelihatan ringan itu menghamburkan kekuatan yang maha dahsyat. secepat sambaran petir ujung kebutan mengancam pergelangan tangan musuhnya. hal tersebut sudah cukup bagiku. Ruyung lemasnya digetarkan hingga teggng lalu ditusukkan lurus ke muka.com/ guru kami tak akan menyalahkan dirimu." "Aku tak berani bersahabat dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur. Walaupun dalam hati kecilnya lelaki kekar itu merasa amat terperanjat ia tak berani berayal Cepat-cepat pergelangan tangannya digerakkan ke bawah untuk 182 . besar amat bacotmu" teriak lelaki itu penuh amarah. Namun aku pun enggan bermusuhan dengan kalian. malu kami sebagai murid sepasang Ular Dari Lautan Timur untuk tancapkan kaki lagi di dunia persilatan" Tanpa membuang waktu ia segera menyerang ke muka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Hmmm. " Kalau aku tak berhasil meratakan Kuil Awan Hijau ini dengan tanah hari ini.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ menghindar. Ruyung lemasnya yang sedang meluncur ke depan ditarik ke belakang secara paksa. selang seperminum teh kemudian. dengan jurus "Menyapu Rata selaksa Prajurit. Kuda-kudanya tergempur. Tiba-tiba Ci Mia-cu menggetarkan pergelangan tangannya. tenaga dalam yang disalurkan dilipat gandakan. kedua belah pihak pun saling tarik menarik dengan mengerahkan segenap kekuatan yang dimilikinya. namun ia tak berhasil mementalkan senjata kebutan yang melilit di atas senjatanya itu." ia lepaskan sebuah pukulan ke depanCi Mia-cu segera mengebaskan Hud-tim-nya dengan jurus "Melangkah santai di Awan Hijau. badannya terjengkang ke muka. Ketika bulu-bulunya melilit di atas ruyung musuh. Meskipun lelaki kekar itu sudah berhasil menarik kembali senjatanya dalam sebuah sentakan kuat. kuatnya bukan kepalang. ia membentak keras. sebaliknya Ci Mia-cu tetap berdiri tanpa tergoyah sedikit punTak terlukiskan rasa gusar lelaki kekar itu setelah menderita kekalahan hanya dalam sekali gebrakan saja. kemudian membetotnya ke belakang. lelaki itu tak mampu menahan diri lagi. Dengan begitu. Hud-tim atau kebutan merupakan senjata lunak yang luar biasa hebatnya." Tahu-tahu 183 .

Ruyung lemasnya diputar kencang-kencang sampai menimbulkan suara deruan yang memekikkan telinga. Ci Mia-cu tidak gentar menghadapi ancaman ini. ia terbang kian ke mari di tengah kurungan bayangan ruyung lawan. seluruh angkasa telah diliputi bayangan ruyung yang amat menyilaukan pandangan Dengan kekuatan bagaikan amukan ombak di tengah samudra." 184 . lelaki kekar itu semakin gusar dibuatnya. Tak terlukiskan rasa terkejut si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong menyaksikan keampuhan lawannya. diamdiam pikirnya: "Nama besar ketua Kuil Awan Hijau ternyata bukan nama kosong belaka. nampaknya pertarungan hari ini sukar bagiku untuk meraih keuntungan. Dalam sekejap mata. Dalam waktu singkat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. serangan itu mengurung tubuh ketua kuil Awan Hijau rapat-rapat. sementara senjata hud-timnya menyapu kian ke mari menahan datangnya ancaman. semua serangan gencar lelaki itu berhasil dipunahkan sama sekali.com/ badannya sudah melayang ke samping menghindarkan diri dari ancaman tersebut setelah dua serangan berantainya gagal mengenai sasaran. Apa-lagi ada Li Bun-yang dari Bukit Hong-san yang membantu di pihak mereka. Dengan gerak tubuhnya yang enteng dan lincah seperti gerakan awan di angkasa.

tahu-tahu ia sudah terhajar oleh bokongan musuh. Ci Mia-cu hanya merasakan segulung desingan angin dingin menerjang bahunya. Dengan menghimpun hawa murninya untuk menahan rasa sakit. Tak tertahan lagi. hawa napsu membunuh menyelimuti wajahnya.com/ sementara dia masih berpikir. dia membalikkan tangan menggunakan jurus "Memancing ikan Di sungai Langit" Kebutannya berbalik menghantam punggung lelaki kekar itu Biarpun ia terluka parah. dengan suara dingin ia berkata: "Walaupun aku tak ingin melukai orang. pertarungan yang berjalan sengit pun tahu-tahu berpisah. tak heran bila serangan bokongan itu segera mendatangkan hasil yang nyata. sebaliknya aku pun enggan terluka di tangan orang lain. Air mukanya pucat kehijauhijauan. jangan salahkan kalau aku bersikap kasar" Rupanya lelaki beruyung itu habis kesabarannya ketika dalam pertarungan yang berlangsung lama itu ternyata ia gagal meraih kemenangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. HHmmmm Jika kau memaksa aku terus dengan serangan-serangan kejimu. secara diam-diam ia gunakan ilmu jari Im-hong-cinya melancarkan sebuah totokan mematikan Dalam kurungan bayangan ruyung yang menyelimuti angkasa. Tampak Ci Mia-cu dengan wajah serius. namun serangan itu dilancarkan dengan kekuatan yang maha hebat. tiba-tiba terdengar lelaki bersenjata ruyung itu mendengus dingin. setiap 185 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. permukaan tubuhnya yang tersambar kebutan musuh langsung saja terluka lebar. mereka berdua serentak melompat ke arena siap melancarkan serangan186 . darah segar bercucuran membasahi permukaan tanah. sejak semula mereka sudah bersiap-siap untuk turun tangan. begitukah adat kalian?" selama ini. tahu-tahu rasa sakit yang menyayat hati telah menyerang tiba. para jago anggota sepasang Ular Dari Lautan Timur tak dapat menahan diri lagi. si gadis berbaju hijau serTayu Siau-liong sudah habis kesabarannya melihat pertarungan yang sedang berlangsung. Maka begitu Li Bun-yang buka suara. Mimpi pun lelaki beruyung itu tak mengira. musuhnya yang sudah terkena bokongan ilmu jarinya ternyata masih sanggup melancarkan serangan balasan dengan kedahsyatan yang mengerikan Belum sempat ia berbuat sesuatu. serentak mereka siapkan senjata tajam dan bersiap-siap mengeroyok.com/ bulu kebutannya boleh dibilang telah disaluri tenaga dalam yang maha dahsyat.. Heheheh. Menyaksikan pemimpin mereka menderita kerugian besar.. rupanya anak murid didikan sepasang Ular Dari Lautan Timur tak lebih hanya sekelompok manusia yang mencari kemenangan dengan cara mengeroyok.... hanya saja belum menemukan kesempatan yang tepat.. sambil tertawa dingin Li Bun-yang segera mengejek: "Ooooh.

rasa ingin menangnya pun amat kuat. Ditambah lagi mereka berdua belum tahu urusan dunia. Kini begitu ada kesempatan. Meski begini ia tak mau mengalah dengan begitu saja.ia ingin gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan gadis berbaju hijau itu. sejak menderita kerugian di tangan gadis berbaju hijau tadi. lalu menyerobot masuk ke depan menusuk dada seorang lelaki bersenjata. Tampak pedangnya berputar kencang. pedangnya cepatcepat diputar lalu balik menyerang lelaki yang sudah terluka parah itu. Kalah cepat dalam melepaskan serangannya tadi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia segera melancarkan serangan habis-habisan. sedang yang lain hasil didikan seorang guru kenamaan. dari kiri dan kanan mereka himpit musuhnya dari dua jurusan yang berbeda. rasa dongkol Yu siau-liong belum tersalurkan. Yang satu sudah memperoleh warisan ilmu silat keluarganya. tusukanpedang nona berbaju hijau itu segera terhadang oleh lompatan Yu Siau-liong ke depan. selain usia mereka seimbang.com/ Dua batang gedang bergulung-gulung membentuk lapisan kabut yang amat menyilaukan mata. Jangan dilihat sepasang bocah laki perempuan ini masih berusia muda. Tak heran begitu serangan 187 .

" Di tengah bentrokan nyaring. golok Yan-leng-to itu sudah mencelat ke sisi arena. golok yan-leng-to nya segera dikebaskan dengan jurus "Burung Rajawali Mementang sayap. Tusukanpedang Yu Siau-liong yang sedang menyambar datang itu tahu-tahu melenceng ke samping lalu menerobos maju ke muka. terhadap Yu Siau-liong boleh dibilang ia tidak memikirkannya di dalam hati. Melihat tusukan pedang Yu Siau-liong menyambar tiba. keadaan sudah terlambat Golok Ya n. Baru saja lelaki kekar itu menyadari gelagat tidak menguntungkan." Dalam anggapannya babatan tersebut pasti dapat mementalkan pedang di tangan bocah lelaki itu. siapa tahu sikap memandang ringan musuhnya ini mengakibatkan kematian baginya. atau paling tidak menggetarkan senjatanya..com/ dilancarkan segenap kemampuan yang dimilikinya segera dikerahkan. menyusul gerak serangan tersebut tubuhnya mendesak ke muka. 188 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Traaaaaang. Untuk sesaat ia jadi gelagapan dan tak mampu menarik goloknya kembali. Lelaki yang melancarkan serangan paling muka itu hanya bersiap-siap untuk menghadapi Li Bun-yang serta Ci Mia-cu.leng-to nya sudah terkunci oleh babatan pedang Yu siau-liong. ter-gopoh-gopoh badannya mundur sejauh tiga langkah.

Di antara kilatan cahaya tajam. belum sempat lelaki yang terluka parah itu menggerakkan ruyung nya untuk menangkis. tak ampun tubuhnya terbabat putus menjadi dua bagian. pedangnya menusuk dada musuh.Cahaya kilat berkelebat.com/ Pedang Yu Siau-liong bagaikan bayangan tubuhnya saja. dengan jurus "Gadis Cantik Melempar Peluru". ujung pedangnya sudah nyelonong masuk ke depan." selapis cahaya pedang menyelimuti seluruh angkasa. setengah mengejek ia menoleh ke arah gadis tersebut Waktu itu si nona berbaju hijau sedang memutar prdang nya bagaikan pusingan roda kereta. kematiannya benar-benar mengerikanBerhasil menghabisi musuhnya dalam sekali gebrakan.liong merasa amat bangga. Tidak menanti sampai lelaki kekar itu mengubah gerak badannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. percikan darah segar berhamburan membasahi lantai.tiba menyongsong ke muka dengan jurus "Awan semi Terbentang Lebar. mendadak terdengar dua 189 . Yu Siau. Menyaksikan peristiwa ini diam-diam Li Bun-yang mengerutkan dahinya rapat-rapat. tiba. Jeritan ngeri yang menyayat hati segera berkumandang memecah kesunyian Ujung pedang yang tajam langsung menembus dada hingga nongol di punggungnya. tapi belum sempat dia mengucapkan sesuatu. tahu-tahu ujung pedang telah tiba di hadapannya.

sebaliknya si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong mengikuti jalannya pertarungan dengan wajah serius dan tegang. ia telah siap memberikan bantuan-nya. 190 . Dua orang mesti menghadapi gadis berbaju hijau itu sedang Yu siau-liong menghadapi empat orang sisanya. Yu siau-liong merasa semangatnya makin berkobar Dengan cekatan tangan kirinya melolos senjata pena baja dari punggungnya. dua orang di antaranya sudah tewas." ia bentuk selapis cahaya pedang yang menyergap secara berpisah ke arah dua orang lawannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu mengimbangi permainan pedang secara beruntun ia serang empat orang lelaki kekar lainnya. selama pertarungan sengit berlangsung. asal Yu siau-liong menjumpai ancaman bahaya maut. sisanya enam orang. Kemudian pedangnya berputar. dengan jurus "Naga sakti Muncul Tiga Kali. Dengan gesit dan cekatan nona berbaju hijau itu memutar pedangnya sambil menghindar ke samping. Lim Han-kim hanya berdiri tenang di sisi arena.com/ bentakan nyaring bergema memecah keheningan sebilah golok besar dan sebatang tombak berantai perak telah menyerang nona berbaju hijau itu sampai menimbulkan desingan angin tajam. Dari delapan orang murid sepasang Ular Dari Lautan Timur. Diam-diam ia telah mengerahkan tenaga dalamnya membuat persiapan.

Meskipun anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur mengeroyok dengan enam lawan dua.. ternyata mereka tak berhasil meraih kemenangan hal ini membuat perasaannya makin lama makin khawatir.. Melihat bayangan pedang kedua orang itu meluncur dan melayang dengan hebat-nya. pihak kami lebih banyak kalahnya daripada menang.. sedang pemuda berbaju putih itu nampak begitu tenang dan santai. keadaanku sungguh berbahaya padahal dipihak mereka masih ada dua orang yang belum turun tangan.com/ Ketua Kuil Awan Hijau Ci Mia-cu yang tersohor dalam dunia persilatan dengan ilmu silatnya yang ampuh telah dapat ditakarnya. bukan saja tidak menunjukkan tanda-tanda kalah. nampaknya dalam pertarungan hari ini.. Aaaaai.liong serta gadis berbaju hijau itu sama sekali di luar dugaan-nya." 191 . bahkan lebih banyak menyerangnya daripada bertahan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jelas dia pun bukan manusia sembarangan.. Li Bunyang dari keluarga persilatan Bukit Hong-san sudah termashur sebagai jagoan yang sukar dihadapi ilmu silatnya pasti tidak berada di bawah kemampuan ketua Kuil Awan Hijau. Tanpa terasa pikirnya: "Kalau dilihat posisi saat ini. Tapi kehebatan serta keganasan ilmu pedang Yu siau..

" telah menciptakan selapis hawa pedang yang berlapis.lapis.liong membentak keras.jeritan ngeri yang menyayat hati kembali berkumandang lelaki bersenjata golok Yan-leng-to itu sudah terbacok bahunya hingga terbelah jadi dua potong. pedangnya segera diputar lebih kencang. tiba-tiba terdengar Yu siau. Di bawah perlindungan cahaya putih itulah diam-diam pena bajanya melancarkan tusukan kilat. ia tangkis tusukan tombak lawan. separuh di antaranya sudah terluka parah atau tewas. kejadian ini membuat 192 . tubuhnya berbareng dengan serangan itu mendesak maju lebih ke depan. Dalam waktu singkat dari delapan orang murid sepasang Ular Dari Lautan Timur. pedangnya dalamjurus "Awan Hitam Menutupi Rembulan.com/ sementara dia masih berpikir.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tangkis bacokan golok Yan-leng-to sambil melepaskan sebuah babatan maut. dengan mengeluarkan ilmu simpanan keluarganya "Bentangan Layar Menyeberangi Kesengsaraan. Jeritan ngeri yang menyayat hati kembali berkumandang membelah angkasa." Di antara kilatan cahaya tajam. Gelisah dan mendongkol perasaan gadis berbaju hijau itu melihat Yu siau-liong berhasil merobohkan seorang musuh lagi. Lagi-lagi seorang murid sepasang Ular Lautan Timur tergeletak dengan bermandi darah.

sambil melepaskan sebuah serangan serempak mereka melompat ke belakang.. Apa daya kedua orang musuh mereka bukan saja berilmu tinggi.com/ Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong tak sanggup menahan diri lagi sambil melolos Roda Emasnya dari punggung dan meloloskan golok tipis dari pinggangnya.. Li Bun-yang dan Lim Han.hmmmm Dengan mengandalkan ilmu silat semacam ini juga berani jual lagak di Kuil Awan Hirjau benar-benar manusia tak tahu diri" 193 . tiba-tiba gadis berbaju hijau itu mengejek sambil tertawa: "Ternyata anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur cuma gentong nasi belaka. niscaya mereka akan tertumpas semua. Mereka sadar jika pertempuran ini dibiarkan berlangsung terus.. Maka begitu mendengar bentakan nyaring dari Thio Tay-kong. cepat-cepat mereka manfaatkan kesempatan ini untuk mengundurkan diri. Mengawasi jenazah yang tergeletak di tanah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia membentak keras: "Tahan" Waktu itu keempat lelaki yang sedang bertempur sudah merasa amat kaget dan sedih setelah melihat saudara-saudara seperguruannya tewas. serangannya pun ganas dan telengas. Baru saja Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu siap mengejar.kim telah menghardik mereka.

namun nada ucapannya jauh lebih tajam dan menyakitkan hati daripada perkataan gadis berbaju hijau itu. maka sahutnya sambil tertawa hambar: "sejak mengundurkan diri dari dunia persilatan. lebih baik kau maju sendiri saja." Ci Mia-cu bukan bocah kemarin sore. sepasang Ular Dari Lautan Timur akan berkunjung sendiri ke Kuil Awan Hijau untuk menagih hutang darah ini. lalu sambil tertawa dingin ujarnya kepada ketua Kuil Awan Hijau: "Dendam berdarah atas kematian anak murid sepasang Ular Dari Lautan Timur ini akan kucatat atas nama ketua Kuil Awan Hijau. dia tahu Thio Tay-kong hendak menggunakan alasan tersebut untuk menyelamatkan mukanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ sebaliknya Yu siau-liong sambil angkat bahu dan menuding si Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong dengan ujung pedangnya berkata pula seraya tertawa: "Eeeiii apa kau baru puas setelah mencabut keluar senjatamu dan berteriak teriak macam orang kebakaran jenggot? Kalau tak puas. jangan biarkan anak cucu ular-ular itu menghantar nyawa dengan percuma." Meskipun sikapnya tetap tenang. aku belum pernah melukai siapa pun. Hmmm Dalam sepuluh hari mendatang. Golok sakti Roda Emas Thio Tay-kong memandang sekejap mayatmayat yang tergelepar di tanah. terserah Thio tayhiap mau bicara apa" 194 .

kemudian baru menyarungkan kembali pedangnya. Dengan gemas Yu siau-liong melototi Ci Mia-cu sekejap. lalu katanya: "Kalian berdua masih begitu muda.. sambil mengayunkan pedangnya.com/ BAB 7. jelas ia merasa tak puas terhadap imam tersebut karena membiarkan musuhnya pergi dengan begitu saja.. pasti akan kusampaikan keadaan yang sebenarnya kepada mereka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Biarkan mereka pergi" cegah Ci Mia-cu sambil mengebaskan senjata kebutannya. ternyata memiliki ilmu pedang yang luar biasa sempurnanya. ia mengejar." Tiba-tiba Yu siau-liong membentak keras." Beberapa orang itu datang dengan garang. Menyatroni Loteng Hui-jui-lo Thio Tay-kong menyarungkan kembali goloknya. kini mereka harus pergi dengan loyo dan membawa kekalahan besar. sorot matanya dialihkan sekejap ke wajah Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu . katanya lagi: "Bila berjumpa dengan sepasang Ular Dari Lautan Timur nanti. Aku 195 . sambil balikkan badan meninggalkan tempat itu. "Berhenti. keadaannya sungguh mengenaskan.. Ci Mia-cu tersenyum.

com/ percaya di kemudian hari kalian pasti akan menjadi sepasang pendekar pedang kenamaan.kim... ia menaruh sikap yang amat hormat dan penurut terhadap Lim Han. Li Bun-yang tertawa kepada CiMia. Mendengar bentakan itu dia pun tak berani membantah lagi." Ci Mia-cu tertawa hambar. Takut bocah itu salah bicara sehingga bentrok sendiri dengan ci Mi-cu. Aku harus secepatnya masuk ke ruangan untuk mendampinginya." Yu siau-liong sedikit pun tidak gembira atas pujian ci Mia-cu. Bayangkan. "saat ini ciu tayhiap sudah waktunya untuk siuman. perkataan siapa pun tak pernah digubrisnya. adik seperguruannya ini walaupun masih kecil namun mempunyai sifat tinggi hati. mulutnya ditutup rapatrapat. kecuali dia dan gurunya. Hmmmm Bagus Bagus sekali.cu katanya: "Bukan maksudku membantu saudara Yu ini. mana 196 ." Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Terlalu enak membiarkan mereka pergi dengan begitu saja. jangan bicara sembarangan-" Yu siau-liong sendiri meskipun sangat nakal dan keras kepala.. sama artinya membiarkan mereka jadi penunjuk jalan buat sepasang Ular Dari Lautan Timur. buru-buru bentaknya: "Adik Liong.kim mengerti.. tapi aku sependapat dengannya.. katanya sambil menggelengkan kepalanya: "Melepaskan mereka pergi dari sini.

.. sekalipun ia tidak mendengar ci Mia-cu menyinggung tentang dirinya...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Locianpwee.. 197 .." Yu siau-liong biar kecil orangnya tapi sangat berpengalaman.kim lirih." Li Bun-yang tertawa dan manggut-manggut Dengan mengajak gadis berbaju hijau itu ia sebera berlalu dari sana.... Andaikata sampai terjadi pertempuran kita bisa kerepotan-.. perlukah aku turut serta?" tanya Lim Han. tapi agaknya ia tahu kalau dirinya tak boleh ikut serta.. terusnya lagi dengan suara lirih: "saat ini. aku tidak punya keyakinan untuk tetap mempertahankan kehidupan ciu tayhiap.com/ mungkin aku bisa bertarung melawan mereka.. bagaimana kalau saudara sekalian beristirahat sejenak dalam ruangan? Aku harus pergi menengok keadaan luka yang diderita Ciu tayhiap. toh kami tak menyuruh totiang turun tangan sendiri" "Sudahlah." "Padahal asal totiang tidak menghalangi niat kami sudah lebih dari cukup.." setelah berhenti sejenak. "Setelah sadar dari tidurnya kali ini.. sukar bagi kita untuk menduga apakah ada obat mujarab yang bisa dipakai untuk menolong ciu tayhiap. Lebih baik Lim kongcu ikut bersamaku.

mangu. Pelan-pelan dihampirinya orang itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim menjumpai Ciu locianpwee. lelaki yang penuh pembabat itu sudah membalikkan badannya." 198 . mulut dan sepasang matanya. dengan sepasang maTayang melotot besar ia awasi kedua orang itu dengan termangu. lalu bisiknya: "Tenaga saudara Ciu belum pulih kembali. sekali lagi Ci Mia-cu dan Lim Han. lebih baik jangan banyak berbicara" Menggunakan kesempatan ini Lim Han. menelusuri lorong bawah tanah dan masuk ke ruang rahasia. ci Mia-cu menghela napas sedih. biarpun dia mementangkan matanya besarbesar tapi sinar matanya telah memudar. saat ini.kim maju menghampirinya. bahkan kepalanya pun penuh dengan kain pembalut. Kecuali hidung.kim memasuki gedung utama. saat itu. Bukan cuma sekujur badannya. sambil menjura dalam-dalam katanya: "Aku yang muda Lim Han. Beberapa helai rambut berwarna putih nampak mencuat dari balik kain putih.com/ Tiba-tiba saja dia pergi menyusul Li Bun-yang serta gadis berbaju hijau itu menuju ke bilik sebelah Barat. hampir seluruh bagian tubuhnya yang lain dipenuhi oleh kain putih.

" "Saudara Ciu....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Beristirahatlah dengan tenang. kau jangan banyak bicara lagi.. Lebih baik totiang tak usah membuang waktu dan tenaga dengan percuma." Pelan-pelan Ciu Huang pejamkan matanya kembali.. lalu tanyanya: "Siapakah bocah itu?" Ci Mia-cu tidak langsung menjawab. saudara Ciu. ia berpikir sebentar kemudian baru sahutnya: "Seorang angkatan muda dari dunia persilatan ia juga putra seorang sahabatku Nah. kau mesti percaya dengan ilmu pengobatanku." "Aku mengerti tubuh bagian luar maupun dalamku telah menderita luka parah yang mematikan Kau tak usah membuang tenaga dan pikiran lagi dengan percuma.. lalu dengan suaranya yang lemah dan sangat lirih bisiknya: "Aku sudah tak sanggup menahan diri lagi.^. kau tak usah risau atau cemas. Aku telah menyiapkan beberapa macam obat mujarab untuk mengobati luka saudara Ciu.. "ciu tayhiap. percayalah dalam tiga sampai lima hari lagi obat itu sudah sampai di sini.." Ci Mia-cu tersenyum.com/ Kakek itu mengerdipkan matanya beberapa kali." 199 .

adikmu butuh berapa hari lagi untuk sampai di sini?" Dengan pengalaman Li Bun-yang yang begitu luas. Dengan langkah lebar Li Bun-yang menyongsong kedatangan mereka. maka jawab nya setelah berpikir sebentar: "Bila adikku masih ada di rumah." "Aaaaaii kalau begitu mungkin sudah terlambat.kim lalu mengundurkan diri dari ruang rahasia. mendadak Ci Mia-cu telah mengalihkan pembicaraan ke soal lain: "Saudara Li. napasnya yang pelan tapi agak tersendat kedengaran jelas dalam pendengaran kedua orang itu.kim sempat menjawab.com/ Ciu Huang benar-benar tidak berbicara lagi. kau telah berjumpa dengan ciu tayhiap?" "Ya a a. paling lambat lima hari sudah pasti tiba di Kuil Awan Hijau. dengan kecepatan larinya paling cepat dalam tiga hari. Pelan-pelan Ci Mi cu menarik tangan Lim Han. kepada Lim Han. ia segera menyadari bahwa keadaan luka Ciu Huang telah mengalami perubahan dratis.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim segera tanyanya: "Saudara Lim. aku telah bertemu dengannya." 200 . dengan cepat mereka menuju ke bilik sebelah Barat." "Bagaimana keadaan lukanya?^ Sebelum Lim Han.

.com/ "Mengapa?" tanya Li Bun-yang cemas. Melihat Yu siau-liong sudah melompat keluar. Yu siau-liong segera melejit ke udara... Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melompat keluar dari ruangan. "Apakah keadaan lukanya sudah terjadi perubahan?" "semenjak memperoleh pengobatan dariku dan merawat lukanya dalam ruang rahasia. pentang matamu lebar-lebar." Begitu mendengar suara itu... gadis berbaju hijau itu kuatir dia akan ketinggalan.. "siapa sih orang itu? serak amat suaranya " bisik Ci Mia-cu dengan kening berkerut. Dengan langkah lebar ia berjalan pula meninggalkan ruangan"Ya a a. Dengan kecepatan yang tak kalah hebatnya segera menerobos keluar juga dari ruangan." Mendadak terdengar suara seseorang yang parau dan serak berkumandang datangi "Hey kau si hidung kerbau kecil. suara ini sangat kukenal" kata Li Bun-yang pula.. h emmm jangan menuduh aku yang bukan-bukan-. Aku kuatir keadaan lukanya akan berubah. coba lihat apakah dalam kuilmu yang bobrok di tengah hutan belukar begini terdapat barang berharga yang patut kucuri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kesadarannya belum pernah sejernih hari ini. "Biar aku turut menengok" 201 .

tahu ia sudah menyelinap keluar dengan gerakan cepat bagaikan sambaran kilat Dalam waktu singkat ia sudah melampaui di depan ketua Kuil Awan Hijau ini. jangan gegabah." Kemudian tanpa menunggu jawaban dari Ci Mia-cu.kim tertawa getir.. Harap totiang menjaganya baik-baik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 202 . cepat-cepat ia menyusul ke luar jendela. Tidak nampak bagaimana pemuda itu menggerakkan tubuhnya. ia melejit ke udara dan sudah melesatpergi dari sana. "Aku hendak mengejar obat mustikaku yang tercuri itu. "Ada apa." teriak Ci Mia-cu dengan gelisah.. "Eeei. jika ia menanyakan tentang aku. tubuhnya telah melesat pula keluar. katakan saja aku berada di ruangan rahasia sedang melayani ciu locianpwee. "Locianpwee. ia segera menghentikan langkahnya sambil beraling. tunggu sebentar" mendadak Lim Hankim berseru: Baru saja Ci Mia-cu hendak melangkah ke luar." " Lantas kau hendak ke mana?" tanya ci Mia-cu agak tertegunLim Han. tahu.com/ Di tengah pembicaraan." "Adik seperguruanku itu nakalnya bukan kepalang.

lalu terdengar suara Li Bun-yang yang sedang berteriak: "Eeei. memelihara jenggot kambing di janggutnya dan berwajah letih penuh debu sedang 203 . Aaai.Untuk beberapa saat lamanya imam tua ini hanya bisa berdiri di atas atap sambil termangu. menutup kembali jendela belakang dan siap melangkah keluar. ada urusan apa kau si pencuri tua datang ke Kuil Awah Hijau ini. suara teriakan parau tadi kembali kedengaran bergema di udara: "Apakah ketua Kuil Awan Hijau ada?" Ci Mia-cu segera tersentak sadar.. cepat-cepat dia melompat turun.?" ci Mia-cu segera melongok ke luar ia saksikan seorang kakek pendek berperawakan ceking yang berusia lima puluh tahunan.... gumamnya tanpa sadar: "Hobat benar ilmu meringankan tubuh yang dimiliki pemuda ini." Dalampada itu. Terdengar suara langkah kaki manusia berjalan mendekat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia hanya menyaksikan setitik bayangan putih berkelebat menjauh.com/ Kedua orang itu hanya selisih waktu sekejap saja.mangu.... dalam sekejap saja sudah lenyap dari pandangan. namun ketika Ci Mia-cu sampai di luar jendela.. inilah yang dinamakan ombak belakang sungai Tiangkang selalu mendorong ombak di depan-nya. sudah waktunya generasi tua diganti oleh generasi muda.

com/ berjalan mendekat diiringi Li Bun-yang di sisinya. kemudian ujarnya lagi: " Kalau tak ada urusan penting. katanya Ciu tayhiap telah dibokong musuhnya sehingga menderita luka parah. tanpa menunggu Li Bun-yang memperkenalkan Kuil Awan Hijau. Begitu masuk ke dalam ruangan." Nyoo Cing-hong dengan sinar matanya yang tajam memperhatikan sekejap sekeliling ruangan. "Namaku kurang sedap didengar orang memanggilku si pencuri Tua Nyoo Cing-hong" "Ehmmm. sudah lama kukagumi. Boleh kutahu berita ini benar-benar telah terjadi atau hanya isapan jempol saja?" 204 . kakek ceking pendek itu sudah menjura sambil bertanya: "Apakah totiang adalah ketua Kuil Awah Hijau?" "Aku adalah Ci Mia-cu. nama besar anda. boleh kutahu siapa anda?" Kakek ceking pendek itu tersenyum. "Menurut kabar yang kudengar. apakah Ciu Huang beristirahat di Kuil Awan Hijau ini?" "Ada urusan apa Nyoo tayhiap bertanya tentang hal ini?" tanya Ci Mia-cu dengan kening berkerut. Yu siau-liong dan gadis berbaju hijau itu mengikuti di belakang mereka berdua. tak mungkin aku berkunjung ke mari Boleh kutanya koancu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

. Melihat hal mana.. tidakkah kau merasa bahwa pertanyaanmu itu kelewat menghina aku si pencuri tua?" "Lantas dari mana kau mendapat tahu berita tentang ciu tayhiap?" Tiba-tiba Nyoo cing-hong angkat kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: "Hahaha..com/ pertanyaan yang diajukan secara langsung dan blakblakan ini sama sekali di luar dugaan siapa pun. teriaknya agak penasaran "Biarpun julukan aku si pencuri tua kurang sedap didengar. tempo hari aku si pencuri tua pernah hutang nyawa dengannya.Untuk berapa saat lamanya Ci Mia-cu dibuat gelagapan. oleh sebab itu dia hanya termenung saja tanpa menjawab. tapi aku percaya diriku masih punya harga diri. karena itu aku khusus datang ke mari untuk menjenguknya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia tak tahu apa yang mesti diperbuatnya. sekalian menghantar sebotol obat mujarab. Li Bun-yang segera menyela: "Ada apa? Eeei si pencuri tua? Apakah kau pun sudah menjadi kuku garudanya Sepasang Ular Dari Lautan Timur?" Ucapan mana langsung membuat Nyoo cing-hong tertegun. Li kongcu." 205 ..

aku rasa obat mujarab pada umumnya tak mungkin bisa menyembuhkan luka tersebut" "Kalau obat itu cuma obat biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... terusnya lagi dengan suara sedih: "Andaikata ciu tayhiap sudah meninggal. sambil disodorkan katanya: "Kalau aku si pencuri tua tidak salah lihat. Dengan matanya yang besar ia coba perhatikan sekeliling tempat 206 . berilah kesempatan kepada aku si pencuri tua untuk menyambangi pusaranya." "Luka yang diderita ciu tayhiap sangat parah. tapi ia segera menjerit kaget: "Haaah. anggaplah sebagai rasa terima kasih atas budi pertolongan nya tempo hari. biar muka aku si pencuri tua lebih tebal pun tak nanti aku akan ke Kuil Awan Hijau ini untuk mencari malu. itu betul pil jinsom seribu tahun milik keluarga kami." " Lantas obat mujarab apakah itu? BoIeh-kah aku menengok dan memeriksanya lebih dulu?" Dari dalam sakunya Nyoo Cing-hong mengeluarkan sebuah botol porselen..." Tiba-tiba ia teringat akan Lim Han-kim. seharusnya obat itu adalah pil jinsom seribu tahun buatan si dewa jinsom Phang Thian-hua." Yu siau-liong segera mengalihkan pandangannya ke arah botol porselen itu.com/ Setelah berhenti sejenak..

com/ itu. aku mohon diri lebih dulu. harap tunggu sebentar Ada urusan yang ingin kutanyakan kepadamu. dia membalikkan badan dan berlalu dengan langkah lebar. si 207 ." sambil berkata demikian ci Mia-cu menerima botol itu. Nah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. obat ini tak lain adalah pil jinsom seribu tahun." sambil menjura Nyoo cing-hong segera berpesan: "Apabila luka yang diderita ciu tayhiap telah sembuh. koancu?" tanya Nyoo Cing-hong sambil menghentikan langkahnya." selesai berkata. di mana toako ku?" "Dia ada sedikit urusan. tolong sampaikan salamku si pencuri tua untuknya." "Ada urusan apa. walaupun ia mempunyai julukan yang kurang enak didengar. betul. "Ehmmm.. membuka penutupnya dan kontan seluruh ruangan tercium bau harum semerbak yang amat menyegarkan hati. hasiljerih payah si dewa jinsom Phang Thian-hua.. "obat mustika ini benar-benar obat paling mujarab dalam dunia persilatan dewasa ini. Betul sekali" serunya sambil manggut-manggut. sebentar lagi akan balik kemari. tapi kemudian dengan wajah penuh kegusaran. Buru-buru Ci Mia-cu berteriak: "Nyoo tayhiap. teriaknya: "Koancu.

aku ingin mohon diri lebih dulu. gagah dan memakai aturan. Nyoo cing-hong tertawa tergelak.com/ pencuri tua... aku si pencuri tua sudah berhutang budi pertolongan dari ciu tayhiap Jadi sudah sepantasnya bila kubalas budi kebaikan tersebut Aku rasa. setelah menghela napas panjang. pujinya: 208 . "Ha ha ha ha. selembar nyawa Ciu tayhiap boleh dibilang telah berhasil kita selamatkan dari ambang alam baka. tanpa terasa Ci Mia-cu menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ciu tayhiap memang berada di kuil awan hijau kami Berkat bantuan obat jinsom berusia seribu tahun ini.. aku tak boleh mengganggu ketenangan koancu lagi Maaf. biar aku wakili saudara Ciu mengucapkan banyak terima kasih kepadamu. akan tetapi tindak-tanduk maupun cara pembicaraannya sangat terbuka." Begitu selesai bicara. Mengawasi bayangan punggung Nyoo Cing-hong yang menjauh." sambil berkata. dia rangkap tangannya di depan dada dan memberi hormat dalam-dalam. ci Mia-cu berkata: "Aaaai. dia putar badan dan buru-buru meninggalkan ruangan tersebut. Untuk bantuan ini..

" "Dunia begini luas. kepergiannya kali ini tak bakal sia-sia.. Didesak oleh Li Bun-yang..... Yang di luar dugaan obat tersebut justru telah terjatuh kembali ke tangan kita. Sekarang mungkin dia sedang berusaha untuk menemukan kembali obatnya yang tercuri itu. ke mana dia pergi untuk mencarinya?" "Aaaai. namun sifatnya yang gagah perkasa sungguh mengagumkan" Pada saat itulah Li Bun-yang baru merasa lenyapnya Lim Han-kim. seandainya dia mau menunggu sesaat saja...." 209 . ke mana ia pergi?" teriak Li Bun-yang kaget "Setelah mengetahui luka yang diderita Ciu tayhiap amat parah dan cuma pil jinsom berusia seribu tahun yang dapat menyembuhkan ia jadi amat menyesal. Dengan kening berkerut ia segera bertanya: "Ke mana perginya saudara Lim?" Ci Mia-cu tidak terbiasa bicara bohong.. dia... imam tua ini kontan saja gelagapan sehingga untuk beberapa saat lamanya ia tak sanggup mengucapkan sepatah kata pun..Berapa saat kemudian baru ia hentakkan kakinya ke tanah dengan gemas sambil berkata: "Aaaai." "Jadi.com/ "Meskipun orang ini terkenal lantaran ilmu mencurinya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

.. hatinya lembut dan welas kasih. Biar wajahnya dingin dan kaku. apanya yang celaka?" "Biarpun Lim Han-kim kelihatan lemah lembut." keluh Ci Mia-cu dengan kening makin berkerut dan wajah semakin gelisah." "Tampaknya Ci Mia-cu pun telah memahami maksud ucapan Li Bun-yang yang belum selesai itu. apalagi..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bagaimana mungkin ia bisa menemukannya tanpa memperoleh tanda atau petunjuk apa pun? jadi kurasa ia pasti teringat dengan si pembuat obat. tanpa terasa ia berseru pula: "Apakah Li kongcu takut dia pergi mencari si dewa jinsom Phang Thian-hua seorang diri?" "Benar pil mustika yang telah hilang ibarat batu yang tercebur ke dalam samudra luas. 210 . mustika tersebut Aku yakin dia pasti sedang berusaha menemukan Phang Thian-hua." "Waaah... Si nona berbaju hijau yang selama ini hanya membungkam segera menyela dengan keheranan: "Toako. Li Bun-yang menghela napas panjang. Betul ilmu silat yang dimilikinya sangat tangguh tapi belum cukup berpengalaman untuk menghadapi kelicikan dunia persilatan. sesungguhnya dia mempunyai hati yang keras.. celaka" Tiba-tiba Li Bun-yang menjerit kaget. jiwanya terancam bahaya besar. kalau benar-benar demikian.com/ "Aduuh.

Phang Thian-hua termasuk seorang jago silat yang berwatak aneh. siang locianpwee? Aku kenal dengan orang tua ini. jejaknya seperti burung bangau yang terbang di angkasa. 211 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Aaaai. " Kenapa aku lupa memperhatikannya?" " Lebih baik kita segera mengejarnya" usul si nona cepat. Betul juga... yakni si kakek sepuluh penjuru siang Lam-ciau. "Aaai." "Menurut apa yang kuketahui tokoh silat yang mempunyai hubungan paling akrab dengan si dewa jinsom Phang Thian-hua hanya satu orang.. ia suka menyendiri dan belum pernah punya hubungan dengan dunia persilatan. Hanya saja dia suka mengembara. ke mana perginya si setan cilik itu?" Li Bun-yang maupun ci Mia-cu sama-sama tertegun dan segera berpaling. mungkin ibuku pun tidak kenal dengannya.. Yu siau-liong telah lenyap dari situ. sungguh menjengkelkan" seru Li Bun-yang sambil menghentakkan kakinya dengan gemas. Dalam waktu demikian singkat ke mana aku harus pergi mencari-nya?" Tiba-tiba terdengar si nona berbaju hijau menjerit kaget: "Haaaah..." " Kakek sepuluh penjuru siang Lam-ciau.

." keluh Ci Mia-cu. Lim Han-kim segera mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya untuk meneruskan perjalanan. Aku rasa pada saat ini dia sudah berada berapa li dari sini. Perjalanan yang ditempuh tanpa berhenti ini sangat melelahkan badan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mau dikejar pun rasanya sukar untuk disusul. "se-lama hidup belum pernah aku melakukan perbuatan sebodoh dan sepikun hari ini. ia menelusuri tanah perbukitan dan meluncur dengan kecepatan tinggi. dengan kecepatan seperti anak panah yang terlepas dari busurnya dia meluncur menuju ke tepi sungai Tiangkang. membasahi seluruh wajahnya dengan air yang dingin sehingga membuat kesegaran badannya pulih kembali. pemuda ini berusaha menghindari jalan raya dan orang banyak.. sekujur badannya sudah basah kuyup oleh keringat ia lalu berjongkok di tepi sungai. setelah menentukan arah." "Aaaai. inilah yang dinamakan sudah salah bertambah salah." setelah meninggalkan kuil awan hijau. Untuk mempercepat perjalanannya. Ketika sampai di tepi sungai.com/ "llmu meringankan tubuh yang dimiliki orang ini cukup tangguh. Ketika mendongakkan kepalanya kembali. terlihat olehnya sebuah sampan nelayan sedang meluncur pada 212 .

maka sampannya segera didayung mendekat. ia segera dapat menangkap dengan jelas orang yang berada di perahu nelayan itu adalah seorang kakek bertopi caping dengan mengenakan jas hujan. setelah mengamati beberapa saat barulah ia melihat Lim Han-kim. Ketika sampan itu masih berada dua kaki dari tepi pantai. Tampak Kakek itu menarik kembali jala-nya lalu berpaling. ia segera genjot badannya melompat ke depan. bersediakah kau membawa perahumu ke mari dan membawaku menuju ke pantai seberang? Aku bersedia membayar mahal.com/ jarak sepuluh kaki dari tepi sungai. Lim Han-kim tak sabar lagi menanti. Maka dengan mengerahkan tenaga dalamnya ia berteriak keras: "Paman tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi kakek yang berada puluhan kaki jauhnya di tengah sungai itu dapat mendengarnya dengan jelas sekali. Ketika badannya melayang turun di atas sampan tersebut. keadaannya ibarat daun kering yang terjatuh di geladak sam-pan kecil itu sama sekali tidak terguncang barang sedikitpun 213 . Dengan ketajaman matanya yang melebihi manusia biasa." Teriakan itu kedengarannya tidak terlampau keras. ilmu meringankan tubuh yang dimilikinya benar-benar amat sempurna.

ada urusan penting yang harus segera ku selesaikan" Kakek itu manggut-manggut. perahu telah menepi di pantai seberang. kemudian baru gu-mamnya: "Waaah. badannya bersandar di dinding perahu. Entah sudah lewat berapa waktu." Ketika Lim Han-kim membuka mata dilihatnya matahari telah tenggelam di langit barat. dayungnya segera dikayuh kuat-kuat. Matanya di pejamkan rapatrapat. Paman tua. wajahnya kelihatan pucat pias seperti mayat. sampan kecil itupun meluncur ke pantai seberang. kau pandai terbang?" Lim Han-kim tertawa hambar.. ia segera melompat keluar dari sam-pan dan naik ke daratan..com/ Dengan perasaan terkejut bercampur tak percaya. Tapi beberapa saat kemudian tiba-tiba paras mukanya berubah hebat. kakek itu mengamati Lim Han-kim beberapa saat lamanya. Tolong antar aku ke pantai seberang. anggaplah 214 . "Aaah. ia segera bungkukkan badan menerobos masuk ke ruang perahu. dengan sorot matanya yang tajam Lim Han-kim mengawasi arus sungai yang mengalir deras. tiba-tiba ia dengar kakek itu berseru keras: "Siangkong. aku cuma pernah belajar silat beberapa hari. Diambilnya sekeping uang emas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. anak muda. sambil memberikannya pada nelayan itu ia berkata:" Paman tua.

perasaannya sangat gelisah.. ia menulu ke balik pepohonan bunga Tho. pemandangan masih tetap seperti sedia kala.. tibalah ia di sebuah persimpangan jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku. Harap diterima" Dengan langkah lebar ia tinggalkan tempat tersebut. Tak berapa lama kemudian pemuda itu sudah sampai di Tho-hoa-kit. ia segera berteriak keras.. Tetapi kemudian melanjutkan langkahnya menuju pesanggrahan tersebut pemuda itu boleh dibilang telah memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang keadaan di pesanggrahan Tho-hoa-kit. "Siangkong. Lim Han-kim ragu-ragu sejenak. sesudah menelusuri jalan setapak yang terbuat dari batu putih. Akhirnya ia memilih jalan yang ada di tengah untuk meneruskan langkahnya." Lim Han-kim tidak menggubris. Di tengah hembusan angin sepoi yang membawa bau harum bunga yang semerbak. Ketika kakek itu menerima uang tersebut dan melihatnya. emas ini terlalu banyak. seluruh ruangan. Lim Han-kim segera berhenti sebentar untuk mengawasi keadaan sekeliling tempat itu. tampak tamu memenuhi. Dia ingin secepatnya meneruskan perjalanan menuju ke pesanggrahan Tho-hoa-kit. 215 ..Tidak berani menerimanya.com/ sedikit uang ini sebagai tanda terima kasihku. setelah melewati sanggar arak di bagian muka.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cuma saja sinar matanya liar dan lamat-lamat memancarkan kebengisan wajahnya pucat pasi dan agak mengerikan Lim Han-kim memperhatikan dua orang pemuda itu sekejap.lima kaki. Mendadak kedua orang pemuda berbaju hijau itu melompat ke luar dari balik pohon dan menghadang jalan sambil menegur: "Tuan.Hui-jui-lo?" seru dua orang pemuda itu dengan wajah tercengang. hendak ke mana kau?" "Loteng Hui-jui-lo" " Loteng. Kedua orang pemuda itu berusia antara dua puluh tahunan wajah mereka cukup tampan. Baru saja Lim Han-kim berjalan sejauh empat. mendadak dari belakang dua batang pohon Tho yang tinggi besar muncul dua orang pemuda berbaju hijau. penjagaan di tempat itu ternyata sangat ketat.com/ Pemandangan di sekitar situ sungguh indah menawan Merahnya bunga dan hijaunya dedaunan membuat suasana dalam hutan bunga Tho itu ibarat lukisan alam yang menarik. Meskipun demikian. 216 . lalu tanpa banyak bicara meneruskan langkahnya. mereka tertegun untuk sejenak.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan sikap yang teramat santai. serentak mereka menerjang maju ke depan. Dengan sorot mata yang cepat dua orang pemuda itu memandang ke sekeliling. Harap tuan tinggalkan nama dan bagaimana kalau datang lagi tiga hari kemudian?" "Hmmmm Apa pun yang terjadi. Lim Han-kim balas mengayunkan tangan kanannya mencengkeram tubuh pemuda yang di sebelah kiri Diam-diam hawa murninya 217 . kemudian orang yang berada di sebelah kiri bertanya lagi dengan suara keras: "Apakah tuan hendak menyambangi Nona Lik-ling?" Lim Han-kim manggut-manggut. "Berhenti" hardiknya ketus. Dua orang pemuda itu saling bertukar pandangan sekejap. lalu sahutnya: "Pertemuan dengan Nona Lik-ling sudah ditentukan pada tiga hari kemudian." selesai menjawab Lim Han-kim meneruskan langkahnya menuju ke depan.com/ Lim Han-kim tidak memberi tanggapan apa pun. setelah melihat tidak ada orang lain. aku harus menjumpainya hari ini juga. Telapak tangan kiri diayunkan langsung menghajar dada Lim Han-kim dengan serangan dahsyat. hanya sinar matanya yang tajam mengawasi kedua orang itu lekat-lekat. Sementara itu dua orang pemuda tersebut juga sedang mengamati Lim Han-kim tanpa berkedip.

Melihat musuh menggunakan tubuh rekannya untuk menyambut serangan yang sedang dilancarkan. akan kugetarkan jantungmu sehingga mampus seketika.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Belum sempat menyadari apa yang terjadi. Tentu saja ia tak biarkan musuhnya kabur dengan begitu saja. Dalam kesempatan itu Lim Han-kim telah mempersiapkan diri baik-baik. 218 .. dengan sekali lompatan dia sudah mengejar ke hadapan pemuda tersebut. sadarlah mereka bahwa mereka telah menjumpai musuh tangguh. tak terlukiskan rasa kaget dan ngeri yang menyelimuti hatinya. Dengan sekali sambar ia telah cengkeram tubuh orang itu." Pemuda itu tak berani berkutik lagi. pemuda yang gi sebelah kanan tak kurang rasa kagetnya. dia sadar musuhnya bukan cuma gertak sambal.com/ disalurkan lalu mendorongnya ke depan untuk menghantam orang yang di sebelah kanan. "Hmmm" dengusnya pelan. Buruburu dia tarik kembali ancaman tersebut dan cepat-cepat melompat mundur dengan sempoyongan. orang itu sudah merasakan separuh badannya kesemutan lalu segenap kekuatannya hilang lenyap. " kalau berani bergerak lagi.

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. " kalau kalian tidak percaya. sambil memberi hormat katanya: "Kami benar-benar punya mata tak berbiji. lebih baik jangan pergunakan tenaga dalam atau bertarung melawan orang lain. Betul juga." Biarpun jalan darah kedua orang pemuda itu sudah dikuasai lawan sehingga tidak mempunyai kekuatan untuk melawan.com/ Lim Han-kim kembali mengayunkan tangannya menepuk punggung pemuda tersebut lalu katanya lagi: "Jalan darah penting kalian sudah kulukai dengan ilmu Memotong Nadi. sikapnya pun kontan berubah seratus delapan puluh derajat.. sekarang mereka baru betul-betul terkesiap. "Hmmm" Kembali Lim Han-kim mendengus dingin. tidak mengenali tuan begitu 219 ." Habis berkata ia segera tepuk bebas totokan jalan darah kedua orang pemuda itu Kedua orang pemuda itu menuruti saran tersebut dan diam-diam mencoba menyalurkan tenaga dalamnya. mereka segera merasakan kedua jalan darah penting di punggungnya tersumbat Hawa murni di tubuh mereka segera terputus di tengah jalan. kalau tidak kalian bisa tumpah darah dan tewas dalam keadaan mengerikan. coba salurkan tenaga dalammu untuk di-coba. Dalam tujuh hari berikut. namun sorot matanya tetap memancarkan sinar kelicikan.

Akibatnya. 220 . Harap tuan sudi memaafkan kelancangan kami. namun mereka segera mengangguk berulang kali." Meskipun kedua orang pemuda itu tidak menjawab apa-apa. dengan langkah lebar ia meneruskan perjalanannya menuju ke loteng Hui-jui-lo. jiwa kalian pun bakal terancam." "Hmmm. Sebelum meninggalkan tempat ini pasti akan kubebaskan jalan darah kalian yang tertotok itu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Selapis tumbuhan bambu hijau mengelilingi sebuah bangunan loteng yang indah. Bila dalam setengah bulan totokan jalan darah tersebut belum dibebaskan..com/ hebat dan luar biasa." Setelah berjalan berapa langkah. dua belah pintu pagar yang terbuat dari bambu berada dalam keadaan setengah terbuka. sementara waktu terpaksa aku mesti menyiksa kalian dulu. Lim Han-kim segera mendorong pintu pagar dan masuk ke dalam dengan langkah lebar. Lim Han-kim tidak menggubris kedua orang lawannya lagi. maka nadi tay-im-keng kalian bakal membeku hingga terluka. mendadak ia berhenti sambil katanya lagi: "ingat Mati hidup kalian sudah berada dalam genggamanku sekarang. Maka hati-hatilah bertindak.

pemuda itu meneruskan langkahnya menuju ke dalam bangunan loteng." o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o JILID 05 HAL. sambil membungkukkan badan memberi hormat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tunggu dulu saat ini nona kami tak punya waktu. tuan. tuan lngin mencari siapa?" "Nona Lik-ling" sambil menjawab.. "Bawa kemari" serunya. 221 . datanglah dilain hari" "Tidak bisa.com/ Seorang dayang kecil berwajah cantik menyongsong kedatangannya dengan cepat. kau tidak merasa salah jalan?" "Bukankah tempat ini adalah loteng Hui-jui-lo?" Lim Han-kim balik bertanya sambil tertawa hambar.. Dayang yang berada di sebelah tengah segera menjulurkan tangannya setelah mengamati wajah Lim Han-kim sekejap. Tinggalkan dulu namamu. Hari ini juga aku harus menemuinya. 21 HILANG o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o-o serta menghalangi jalannya. Dengan gelisah dayang itu berteriak: "Eeeei. tegurnya: "Tuan. "Benar.

ia menambahkan: " Lebih baik kalian menyingkir Aku tak ingin bertarung dengan kalian. Dengan cepat ia ayunkan tangannya memaksa mundur serangan kawanan dayang tersebut. Alis mata pemuda Lim kontan saja berkerut." "Kurang ajar. Tampaknya dayang yang berada di tengah itu merupakan pemimpin rombongan dayang tersebut Alisnya segera berkerut sesudah mendapat jawaban tadi. serentak mereka melancarkan serangan mencengkeram tubuh Lin Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. besar amat lagakmu" teriak kawanan dayang itu penuh amarah. mau apa kau kemari?" "Aku datang mencari seseorang" kata Lim Han-kim sambil mengamati anak tangga menuju ke tingkat tiga. "Tentu saja undangan dari nona kami" serunya tak senang. sorot matanya memancarkan sinar tajam.com/ "Apanya?" jawab Lim Han-kim dingin. "Mencari siapa?" "Nona Lik-ling" Kemudian sambil ulurkan tangan kanan-nya. "Aku tak punya" "Kalau tak ada undangan. lalu tangan kirinya dengan 222 .

Perjamuan yang diselenggarakan di gardu terbuka itu belum bubar. serentak mereka hentikan langkahnya dan tidak mengejar lagi. Tampaknya kawanan dayang itu sadar bahwa kepandaian mereka belum cukup untuk menghalangi jalan orang. Di separuh ruangan sebelah depan keadaannya sama dengan keadaan ruang lain. Dalam sekali sentakan. tak terlukiskan rasa kaget kawanan dayang itu. dayang tersebut kontan tertarik hingga badannya berputar arah dan balik menumbuk kawanan dayang lainnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. serentak mereka melompat mundur. Menggunakan kesempatan ini Lim Han-kim segera melejit ke udara menghindari kerumunan kawanan dayang tersebut dan langsung lari ke arah anak tangga tingkat tiga. tapi separuh ruang di bagian belakang merupakan sebuah gardu yang amat luas dengan dedaunan sebagai atap dan karpet merah menghiasi seluruh lantai.com/ ilmu cengkeraman Ki-na-jiu menyambar pergelangan tangan kanan dayang yang ada di tengah itu. serangan tersebut benar-benar luar biasa. dua orang lelaki bertubuh kekar sedang 223 . Pemandangan di loteng tingkat tiga jauh berbeda dengan keadaan di tempat lain.

com/ duduk berhadapan sambil minum arak. 224 . Lelaki yang duduk menghadap timur segera tertawa dingin sambil menegur: "Bocah keparat. paras mukanya segera berubah sangat hebat. besar amat nyalimu" sambil menekan permukaan meja. ternyata tak seorang pun yang menyadari kehadirannya. Akhirnya si wanita cantik berbaju hijau itu yang lebih dulu menyadari kehadiran Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tiba-tiba saja ia turunkan tangan yang menutupi mulutnya dan duduk dengan wajah serius. sambil tertawa. sepasang matanya yang besar tiada hentinya mengawasi wajah dua orang lelaki itu bergantian Gerak-geriknya genit dan merayu membuat dua orang lelaki yang dihadapinya jadi tak tenang perasaan hatinya. Biarpun Lim Han-kim cukup lama berdiri di situ. serentak mereka letakkan kembali cawannya ke atas meja. dia melompat maju ke depan sambil melepaskan sebuah babatan ke dada lawan. tapi setelah mengetahui kehadiran Lim Han-kim. seorang perempuan cantik berbaju hijau duduk di antara dua orang lelaki kekar tadi. sementara itu dua orang lelaki tersebut masih duduk minum arak sambil tertawa terbahak-bahak.

Lim Han-kim kembali berpikir: "Tenaga dalam orang ini betul-betul amat sempurna." "Braaak.. Dengan cekatan dia memutar badannya ke samping. badannya menyusup dari sisi lelaki tadi langsung menuju ke gardu perjamuan.com/ Cukup mendengar dari deruan angin serangan yang meluncur datang. "Jadi kau yang bernama Lik-ling?" tegurnya sambil menatap wajah perempuan cantik itu tajam-tajam. lalu dengan ilmu Langkah Tujuh Bintang.. dia tertawa.. Lim Han-Kim sadar bahwa musuhnya bukan lawan yang lemah. siapa nama siangkong?" "Kau tak perlu tahu siapa namaku..." Mendadak lelaki yang duduk di sebelah barat menggebrak meja keras-keras.. "Aku memang Lik-ling. sementara itu perempuan cantik berbaju hijau tersebut telah dapat menguasai dirinya kembali. potongnya: "Besar amat bacotmu Biar aku Bwee Locu memberi pelajaran dulu kepada cecunguk macam kau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tak boleh memandang enteng kemampuannya." Memandang bekas jari tangan yang membekas di permukaan meja.." sementara itu lelaki yang melancarkan serangan pertama kali tadi kembali menerjang datang. Dengan jurus " Harimau Lapar Menerkam Kambing" kelima jari 225 .

com/ tangannya dipentangkan lebar-lebar untuk mencengkeram batok kepala musuhnya. Tampak bayangan tangan menyambar silih berganti. anginpukulan yang menderu. Lim han-kim tetap tidak melancarkan serangan balasan. tubuhnya menyelinap ke sana kemari. Di tengah kepungan angin serangan yang begitu gencar dan luar biasa.deru memekak telinga. Satu dari muka. Kembali Lim Han-kim gerakkan badannya menghindar sejauh beberapa depa. 226 . Dalam waktu singkat dua orang lelaki itu telah lepaskan serangan berulang kali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lelaki yang duduk di sebelah barat telah meninggalkan tempat duduknya dan menerjang ke depan. sambil mengayunkan telapak tangannya dia melepaskan sebuah babatan ke punggung Lim Han-kim. Dengan serangan-serangan cepat mereka mendesak musuhnya habis-habisan. Dengan cekatan kembali Lim Han-kim menggeserkan langkahnya satu tindak kesamping. Lagi-lagi serangan tersebut berhasil dihindarinya. Dengan mengandalkan ilmu gerakan tubuhnya yang sakti luar biasa. sementara itu. yang lain dari belakang. kali inipun dia tidak melancarkan serangan balasan.

mendekati arena pertarungan dan bentaknya keras-keras: "Hey.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Bagaimanapun gencar dan hebatnya serangan kedua orang itu. tak satu pun serangan yang berhasil menjawil ujung bajunya. Pelan-pelan dia bangkit berdiri. Karenanya begitu si perempuan cantik berbaju hijau itu membentak. dia ikuti jalannya pertarungan dengan penuh perhatian semakin lama kedua orang lelaki itu melepaskan serangannya makin ganas dan gencar. senyuman yang menghiasi ujung bibir perempuan cantik berbaju hijau pun makin lama semakin redup. 227 . ternyata tak satu pun yang berhasil mengenai sasaran. namun gerak tubuh Lim Hankim makin lama pun semakin sakti dan luar biasa. sejak awal sampai akhir Lim Han-kim belum pernah melepaskan satu serangan balasan pun. Tubuhnya bergerak bagai awan di angkasa. sementara itu perempuan cantik berbaju hijau tersebut tampaknya sangat menikmati jalannya pertarungan Dengan senyuman dikulum. paras mukanya makin lama berubah semakin serius. kalian bertiga jangan berkelahi lagi" selama ini hanya dua orang lelaki itu yang melancarkan serangan tiada hentinya. bagaimanapun ganas dan gencarnya serangan yang dilepaskan kedua orang itu.

akhirnya seekor di antaranya pasti terluka. dengan pandangan mata yang genit perempuan cantik berbaju hijau itu memandang Lim Han-kim sekejap.com/ dua orang lelaki tadi serentak menarik kembali serangannya dan melompat mundur dari arena. Melihat pertarungan telah berhenti. terutama tenaga pukulannya yang kuat. Bila kalian bertiga meneruskan pertandingan semacam ini. sekalipun ia tidak melancarkan serangan balasan." sebenarnya dua orang lelaki itu sudah dibuat terkesiap tak terkirakan setelah puluhan jurus serangan berantai mereka gagal menyentuh ujung baju lawannya. Dengan adanya bujukan perempuan cantik tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. siapa pun yang akhirnya terluka tentu akan merupakan pemandangan yang kurang sedap dalam suasana begini. mereka gunakan kesempatan tersebut untuk mengundurkan diri 228 . ia sadar dua orang tersebut merupakan musuh tangguh. sebaliknya Lim Han-kim sendiri pun diam-diam mengagumi kehebatan kedua orang lawannya. namun dapat terasa olehnya betapa tangguh dan hebatnya ilmu silat kedua orang lelaki tersebut. lalu ujarnya sambil tersenyum: "Kalau dua ekor harimau berkelahi.

tapi aku yakin bila tidak 229 . sinar matanya dialihkan ke wajah dua orang lelaki itu sambil menambahkan: " orang gagah bilang." Lalu setelah berhenti sejenak dan tertawa.. bila tak keberatan mari ambil tempat duduk.. ia sama sekali tidak menanggapi bujukan perempuan cantik tersebut. Aku merasa beruntung karena para tamu sudi menghargai diriku. biar kulayani kongcu sebagai tanda persahabatan. namun kekotoran itu tidak menutupi ketampanan serta kegagahannya. terselip lapisan hawa dingin yang kaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Keracunan dan Terkurung Lim Han-kim mengernyitkan alis matanya rapat-rapat. Di balik kemurungan yang menyelimuti wajahnya. Pertarungan yang baru berlangsung benar-benar seimbang dan sama-sama mengagumkan Betul aku tak mengerti ilmu silat. Nah.com/ BAB 8. Biarpun bajunya yang putih kini penuh berlumpur karena harus menempuh perjalanan cepat. Kembali perempuan cantik berbaju hijau itu memberi hormat kepada Lim Han-kim lalu berkata: "Lik-ling tak lebih hanya perempuan bernasib jelek yang bertugas menyambut serta menghibur para tamu. tidak berkelahi maka tak kenal.. kongcu.

. Dengan langkah yang lemah gemulai Lik-ling segera menyusul di belakang pemuda itu dan mengambil tempat duduk pula. sikap semacam ini membuat dua orang lelaki itu tak enak untuk membuka pembicaraan untuk menghilangkan kekakuan yang mencekam suasana. dengan langkah lebar ia segera berjalan menuju ke meja perjamuan dan tanpa sungkan-sungkan mengambil tempat duduk. mustahil menang kalah bisa ditentukan. dua orang dayang segera muncul perempuan itu menitahkan dayangnya untuk menyiapkan kembali perjamuan baru. arak wangi dan hidangan telah siap. sama sekali tidak memberi kesempatan kepada orang lain untuk menimbrung apalagi memotong. Akhirnya dua orang lelaki itupun menyusul di belakang Lik-ling dan duduk pula di sekeliling meja perjamuan. selama ini Lim Han-kim tetap bersikap dingin danhambar. Likling segera angkat cawan araknya dan berkata kepada Lim han-kim sambil tertawa: "Bolehkah aku tahu siapa nama kongcu?" 230 .com/ bertarung selama satu sampai dua jam. Lik-ling bertepuk tangan pelan." Ia berbicara seperti bergumam. Tak selang berapa saat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim segan banyak bicara..

" Tanpa banyak bicara Lim Han-kim angkat cawan dan meneguk isinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kau merupakan musuh tangguh yang pernah kujumpai selama ini.ciu" "Lama kudengar nama besar anda" Buru-buru Lim Han-kim mengangguk. tambahnya: "Kedua orang ini mempunyai nama besar yang amat masyhur di wilayah Kang-lam.. "Aku tak lebih cuma seorang prajurit tanpa nama. yang satu adalah siang Thian-kian dari kota siok-ciu sedang yang lain adalah Lu PekJeng dari kota yang Yang. "Kalau memang kongcu enggan menyebutkan namamu.com/ Lim Han-kim berpikir sebentar. tidak berani. sekalipun diutarakan belum tentu nona kenali" Lik-ling tertawa. lalu menggeleng." Kemudian sambil memandang kedua orang lelaki itu.. luar perbatasan " "saudara." siang Thian-kian menimpali. ilmumu sangat aneh dan tangguh... "Boleh ku tahu siapa anda? Tampaknya saudara bukan berasal dari wilayah Kang-lam?" "Benar. terimalah satu cawan arak sebadai rasa hormatku." sambung Lu Pekspeng pula. aku datang dari jauh. akupun tak akan terlalu memaksa.. tapi sebelum habis diteguk tiba-tiba ia letakkan kembali cawannya sambil berkata: "Aku tidak 231 . "Bila tak keberatan.. "Tidak berani.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bagaimana kalau menerima secawan arak lagi?" Lik-ling melirik Lim Han-kim sekejap. lalu tertawa: "Aku takut kedudukanku yang rendah tidak cukup berhak untuk mewakili kongcu ini. kalau nona mau mewakili. Berkilat sepasang mata Lu Pekspeng." sambil berkata ia benar-benar angkat cawannya dan sekaligus menghabiskan isinya. Melihat itu. "Ha ha ha ha.com/ kuat minum arak. tiba-tiba ia bangkit berdiri sambil ujarnya: "sudah cukup arak dan hidangan yang kami nikmati.." 232 ... maaf kami hendak mohon diri dulu. ia teguk isi cawannya hingga habis.. Rasanya akupun tak akan mengganggu lebih lama." Tanpa menunggu persetujuan dari dua orang lelaki tadi. tentu kami pun tak bakal memaksa. Biar aku saja yang mewakili anda untuk menerima penghormatan ini. karena itu terima kasih ku ucapkan atas kebaikan anda berdua. sambil berpaling ke arah dua orang lelaki itu katanya: "Kalau memang kongcu tidak minum arak." Lik-ling tersenyum. siang Thian-kian segera tertawa terbahakbahak.

Lik-ling baru berpaling dan tersenyum. keganasan pedang mengucurkan 233 ." Dengan langkah lebar." katanya. Aku takut hutang ini bakal tercatat atas nama kongcu" "Hmmm Antara aku dengan mereka tiada ikatan dendam ataupun sakit hati." Kembali Lik-ling tertawa." sambung siang Thian-kian sambil menjura. Dengan pandangan dingin Lu Pekspeng memandang ke Lim Han-kim sekejap. aku pasti akan menemani sampai mabuk. ia segera berjalan meninggalkan tempat itu. aku pun harus mohon diri. lalu serunya pula sambil menjura: "sampaijumpa lain waktu.ciu telah pergi dengan membawa rasa marah. kami pasti datang memenuhi." Siang Thian-kian tertawa hambar. "Biarlah lain saat kalau kalian berkunjung lagi." Memandang bayangan punggung kedua orang itu hingga lenyap di balik pepohonan. ujarnya: "Dua pendekar dari Siok-ciu dan Yang. bagaimana mungkin hutang tersebut tercatat atas namaku. Pelan-pelan Lik-ling bangkit berdiri sambil memberi hormat. "Aku benar-benar menyesal karena malam ini tak bisa memuaskan kalian berdua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. " Kecantikan wanita memabukkan orang. "Bila mendapat undangan.com/ "Betul.

Apa sangat mempesona hati wanita. Kebaikanmu biar kuterima dalam hati saja." "Kongcu adalah manusia pilihan. kau memang ganteng dan gagah. tentu saja tak bisa dibandingkan dengan orang lainnya.. sejak dulu sampai sekarang ada berapa banyak pendekar yang terkalahkan di tangan kaum wanita?" "Hmmm sayang kedatanganku bukan karena tertarik oleh kecantikan wajah nona." sahut Lik-ling tersenyum. Paras muka Lim Han-kim tetap dingin dan hambar.com/ darah. Hanya sayang." Lik-ling berkerut kening. pakaianmu sangat mengurangi kegagahanmu Dalam kamarku tersedia berapa stel pakaian pria. ternyata ia tidak terpengaruh sama sekali. berulangkali kau tolak tawaran dan kebaikan kami Aku jadi tak habis mengerti sebenarnya apa maksud kedatanganmu?" 234 . maka ujarnya lagi sambil tertawa hambar: " Kongcu. lalu tegurnya. Bagaimana pun Lim Hankim menyindir dan mengejek. matanya yang besar berkedip beberapa kali.. seakan-akan ia tidak terpengaruh oleh pujian perempuan tersebut Lik-ling yang tabah benar-benar memiliki ketenangan yang luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bagaimana kalau kongcu tukar pakaian dulu sebelum kita berbincang-bincang?" "Aku rasa tidak perlu. "Kongcu.

Aku rasa kongcu pun tidak terkecuali Nah." "Barang apa itu?" Lik-ling tertegun. Dengan tangannya yang lembut Lik-ling mengambil cawan arak di hadapan Lim Han-kim dan menukarnya dengan cawan arak yang telah dipergunakan barusan. untuk sesaat dia malah tertegun dibuatnya. Terlepas apa maksud kedatanganmu yang pasti kau adalah tamuku.com/ "sederhana sekali. bagaimana juga kau sudah mengunjungi loteng Hui-jui-lo. Bagaimana kalau minum beberapa cawan arak dulu? Nanti aku pasti akan persembahkan saputangan itu kepadamu. kemudian katanya: "Tidak sedikit orang persilatan yang pernah kujumpai Kebanyakan mereka banyak menaruh curiga. "Aku datang untuk minta kembali sebuah benda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tampaknya mimpi pun Lim Han-kim tidak menyangka kalau tujuannya minta kembali saputangan tersebut dapat berjalan begini lancar. rupanya cuma selembar sapu-tangan Kongcu. "selembar sapu tangan" Lik-ling segera tertawa cekikikan: "Aku masih menduga barang berharga apa yang kau minati." jawab Lim Han-kim setelah menyapu wajah Lik-ling sekejap dengan pandangan dingin. bagaimana kalau kita minum arak dengan pergunakan cawanku?" 235 .

ia mulai meniup seruling hijau itu.... keinginanmu tentu akan kupenuhi nanti. lalu katanya: "Sekalipun kongcu tak berminat menikmati permainan serulingku. sementara itu ia kerahkan hawa murninya untuk menahan arak yang diteguknya agar tidak masuk ke ke dalam perut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aku tak berani merepotkan nona.. 236 . namun aku ada niat menghiburmu. apa lagi masih ada urusan penting yang mesti segera diselesaikan Biarlah maksud baikmu itu kuterima di dalam hati kecil saja. serentetan lagu merdu pun segera berkumandang memecah keheningan. Tapi sebelum itu.com/ Tanpa menunggu jawaban pemuda tersebut ia segera angkat cawan dan meneguk habis isinya. Dengan terpaksa diambilnya cawan tersebut dan pelan-pelan meneguk isinya. tapi dia takut ditertawakan orang sebagai pengecut yang bernyali kecil. karena sejak kecil aku senang meniup seruling." Lik-ling merogoh keluar sebuah seruling dari sakunya. bersediakah kongcu menemani aku memainkan sebuah lagu. sambil tersenyum Lik-ling berkata lagi: " Kongcu datang dari jauh.^ Tanpa memperdulikan lagi persetujuan dari Lim Hankim.. sebetulnya Lim Han-kim ingin menampik. bila harus pulang dengan tangan hampa rasanya kasihan jangan kuatir..

seakan-akan baru sadar dari impian. ia baru tersentak kaget. sampai permainan seruling itu terhenti.com/ "Kepandaiannya meniup seruling betul-betul sudah mencapai tingkat kesempurnaan Ketika mulai meniup. wajahnya yang sudah murung dan kusut kini makin gelap dan dilapisi hawa kesedihan yang luar biasa. Dalam waktu singkat Lim Han-kim sudah dibikin mabuk oleh irama seruling yang memilu hati itu. Tanpa terasa Lim Han-kim terpengaruh oleh nada seruling tersebut.. Mendadak nada seruling itu berubah makin rendah dan berat. badannya duduk mematung tak berkutik. Lim Han-kim celingukan memandang ke sekeliling tempat itu. ia makin terkesiap ketika melihat hari sudah gelap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. pikirnya dengan hati kecut: "Rupanya aku sudah terpengaruh oleh permainan serulingnya. iramanya semakin menyayat perasaan seperti jeritan hati seorang perempuan lemah yang sakit parah dan ingin menyampaikan rasa rindunya kepada kekasih hati yang telah lama berpisah. seakan akan menyayat perasaan siapa pun. Semua kemurungan dan kepedihan hatinya terungkap keluar. pelan-pelan ia bangkit berdiri sementara itu Lik-ling sudah menyimpan serulingnya Tanpa menanti sampai Lim Han-kim buka 237 ." sambil menarik napas panjang. nada lagunya pedih dan memilukan hati.

Tiba-tiba tampak cahaya api menyilaukan mata. aku harus pergi.. aku segera pergi ambilkan saputangan untukmu:" Ia bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan ruanganLangkahnya lemah gemulai pinggangnya yang ramping dan goyangan pinggulnya membuat perempuan itu kelihatan lebih merangsang. dengan senyuman tetap menghiasi bibirnya dia melanjutkan: " Harap kongcu tunggu sebentar. sebuah lentera telah menerangi seluruh ruangan. Dengan gerakan cepat Lim Han-kim menggeser tempat duduknya.com/ mulut. tolong berikan pandangan dan kritikmu tentang kepandaian meniup serulingku?" Lim Han-kim angkat kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa. Namun hanya sekejap hawa pembunuhan itu sudah lenyap kembali. selapis hawa napsu membunuh terlintas di wajahnya. Dengan pandangan dingin Lim Han-kim hanya mengawasi perempuan itu meninggalkan ruangan tanpa mengucapkan sesuatu. ia sudah berkata lebih dulu: "siangkong." Lik-ling mengerutkan kening..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Gumamnya kemudian terdengar antara menjawab dan tidak: " Waktu sudah malam. 238 .

Dari balik jendela tampak menerawang sesosok bayangan manusia yang bergerak ke sana kemari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Siang kong terlalu kolot dan ikut aturan. tanpa sadar ia bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ruang belakang. apalagi antara aku dan dia tak punya ikatan apa-apa. Waktu meluncur lewat dengan cepatnya dalam penantian Lim Han-kim." Lim Han-kim lantas urungkan niatnya untuk masuk ke dalam kamar. tapi kemudian berhenti tak bergerak.. padahal 239 . rasanya kurang sopan jika aku memasuki kamar seorang wanita tanpa permisi. Tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu. tiba-tiba terdengar suara Lik-ling berkumandang keluar dari balik kamar. tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya: "Di tengah malam buta begini. Pintu kamar berwarna merah berada dalam keadaan setengah terbuka menutupi separuh pemandangan di dalamnya dan juga menutupi bayangan Lik-ling yang ada di dalam ruangan Baru saja Lim Han-kim hendak melangkah masuk ke dalam. namun Lik-ling belum tampak munculkan diri Habis sudah kesabaran Lim Han-kim.. dan berdiam diri beberapa saat. sepenanakan nasi sudah lewat.com/ Ia pilih tempat duduk yang strategis di mana ia dapat bebas memandang serta leluasa mengawasi Lik-ling yang menyelinap masuk ke ruang belakang.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi apa yang kemudian tampak di hadapannya membuat pemuda tersebut berdiri tertegun Rupanya Likling hanya berpakaian dalam yang sangat minim dengan kain putih tipis menyelimuti badannya. sementara wajahnya tampak hampa dan dengan senyum hambar mengawasi Lim Han-kim tanpa berkedip. membawakan lagu-lagu yang memilukan hati. sorot matanya memancarkan cahaya yang sangat aneh. "Aku masih ada urusan penting dan harus tinggaikan tempat ini secepatnya. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasakan hatinya bergetar keras.com/ loteng Hul-jui-lo bukan istana raja muda atau istana kaisar." tukas Lim Han-kim dengan suara dingin. disusul kemudian terdengar kembali suara seruling yang bernada setiih. Lim Han-kim hanya tertawa dingin. Menanggapi hal itu." Suara helaan napas sedih terdengar lirih dari dalam ruangan. ia merasa irama seruling yang memilukan hati bagaikan jeritan kekasih yang sedang dimabuk 240 . harap kembalikan saputangan itu secepatnya." "Nona. Waktu itu ia sedang bersandar di atas pembaringan sambil meniup serulingnya. sedang aku pun bukan seorang perempuan suci atau istri orang.. Sekali tendang ia sepak pintu kamar itu hingga terpentang lebar.

Cepat-cepat dia bangkit berdiri dan mulai berlarian mengelilingi ruangan kamar. Kurang lebih seperminuman teh kemudian. Wajahnya kontan berubah jadi merah membara. ia berusaha membuangjuuh-jauh semua pikiran di hatinya dan membendung gelora napsu birahi yang membakar la la m dadanya.com/ asmara itu seperti jarum atau pedang yang menikam dadanya dalam-dalam. Irama seruling yang dimainkan Lik-ling makin lama semakin cepat seperti aliran air terjun yang menumbuk dadanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. peluh mulai bercucuran membasahi seluruh jidat dan wajahnya. alis matanya berkerut dan tenaga dalamnya disalurkan untuk mengendalikan gejolak emosinya yang membara. Air muka Lik-ling yang bersandar di-pembaringan itu kelihatan berubah hebat. 241 . irama serulingnya makin lama pun semakin cepat seperti pukulan ombak yang menghajar batu karang. Makin lama tubuhnya berputar makin cepat dan akhirnya ia berlari seperti terbang saja. Lim Han-kim seketika merasakan napsu birahinya memuncak. suasana baru pulih kembali dalam ketenangan. Pemuda ini sebera merasakan gelagat tidak menguntungkan Buru-buru ia menghimpun hawa murninya.

Tiba-tiba terdengar suara benturan yang amat keras bergema memecahkan keheningan. Bila serangan dari Lim han-kim ini benar-benar dilepaskan tak ayal lagi perempuan cantik itu pasti akan tewas seketika.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Peluh bercucuran membasahi seluruh pakaiannya yang tipis itu. pelanpelan Lik-ling yang baru sadar dari pingsannya menggerakkan tangannya dan bangkit untuk duduk. ia telah menurunkan telapak tangannya. Lik-ling hanya berbaring diam di atas tanah. Tampak perempuan itu terbatuk-batuk. memandang Lik-ling yang tergeletak di atas tanah. sesaat sesudah terlepas dari bahaya kematian. Ia angkat telapak tangan kanannya siap melepaskan pukulan. Waktu itu seruling kemalanya sudah terpental ke-sudut ruangan. 242 . Lik-ling yang semula berlarian mengelilingi ruangan kini sudah jatuh terjerembab diatas tanah. membuat lekukan tubuh bagian terlarangnya kelihatan makin nyata dan mencolok. sebelum serangan dilepaskan. otomatis permainan serulingnya juga terputus di tengah jalan. agaknya ia sudah tak memiliki tenaga untuk melawan lagi.empat depa dari posisi semula. Tapi pemuda tersebut tidak berbuat demikian. lebih kurang tiga. Pelan-pelan Lim Han-kim membuka matanya kembali.

Lim Han-kim segera berpaling ke arah lain. sepasang matanya terpejam dan noda darah masih mengotori ujung bibirnya." sambil bertopang pada sepasang tangannya Lik-ling berusaha bangkit dari atas tanah. katanya dingini "Akutak ingin membunuh kaum wanita. ia berbaring terlentang di atas pembaringan seperti orang mati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Wajahnya pucat pias seperti mayat. Tampaknya luka yang dideritanya sangat parah. sesaat sesudah terlepas dari bahaya ke-matian.com/ Badannya bergoncang keras. Rambut Lik-ling sangat kusut dan berurai tak keruan di bahu. Gerak-gerikku kurang leluasa. tapi akhirnya dia berjalan mendekati pembaringan tersebut. Dengan sempoyongan ia menuju ke depan pembaringan merangkak naik dan katanya dengan napas terengah-engah: "Luka yang kuderita amat parah. kemudian ia muntahkan darah segar. cepat serahkan sapu-tangan yang kuminta. tolong ambillah sendiri" Lim Han-kim tertegun. 243 . pelanpelan Lik-ling yang baru sadar dari pingsannya menggerakkan tangannya dan bangkit untuk duduk. saputangan itu ada di bawah pembaringanku. Aku harus segera pergi dari sini.

Lim Han-kim ragu-ragu sesaat. tapi akhirnya ia menjulurkan tangannya meraba ke bawah pembaringan Benar juga. Baru saja dia akan mengumbar hawa amarahnya. lebih kurang tiga-empat depa.com/ Waktu itu seruling kemalanya sudah terpental ke sudut ruangan. Ternyata benda itu bukan benda yang sedang dicarinya. Hanya saja dari saputangan itu terendus bau harum semerbak yang menerpa lubang hidungnya. Dia merasakan kepalanya jadi sangat berat dan kakinya lemas. "Aduh. Tanpa ampun lagi tubuhnya mundur sempoyongan sebelum terjerembab di atas tanah. mendadak pandangan matanya jadi ge1ap. Kejadian ini membuat anak muda terse-but naik pitam. ia buka matanya dan mengawasi sekeliling tempat itu. Entah berapa waktu sudah lewat pelan-pelan Lim Hankim sadar kembali dari pingsannya. belum sempat tenaga dalamnya disalurkan keluar. Tapi ketika saputangan tersebut dibentangkan ternyata tidak tampak tulisan apa pun di situ. dari situ ia menemukan selembar saputangan berwarna putih.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tubuhnya sudah tak sanggup menahan diri lagi. celaka" pekiknya dalam hati sebuah pukulan langsung dibacokkan ke tubuh Lik-ling yang sedang berbaring tanpa gerak itu sayang sekali. tapi suasana amat gelap hingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiri 244 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Cepat-cepat Lim Han-kim membuang jauh-jauh lamunan-nya. ia 245 .com/ saja sangat susah." sementara dia masih berpikir. Tak ada seberkas cahaya pun yang memancar dalam ruangan tersebut. aku bisa menyesal sepanjang masa. tapi segera berkumandang suara gemerincing nyaring besi yang saling geser. Dia sakit keras dan sangat membutuhkan pil mustika itu untuk menyelamatkan jiwanya. ia pun sadar bahwa penjara batu ini pasti berada jauh di bawah tanah. Dari keadaan yang dihadapinya ini. Lim Han-kim coba tenangkan.. Kalau sampai gara-gara kejadian ini jiwanya jadi terancam. Lim Han-kim segera mengerti bahwa ia telah kena ditawan orang sebagai tahanan dan kini dikurung dalam sebuah penjara batu yang amat kuat. selain itu. ia coba gerakkan tangan dan kakinya..hati.. Rupanya seluruh badannya telah dirantai orang. Aaaai. tiba-tiba terdengar suara berderit yang memecahkan keheningan Deritan nyaring itu berasal dari atas dinding penjara. sekali lagi memperhatikan keadaan di sekitarnya. Ternyata ia telah terkurung oleh empat dinding yang terdiri dari dinding batu yang amat tebal dan kuat. Tanpa terasa dia menghela napas dan berpikir "Aku tidak menyesal seandainya mesti mati dalam penjara bawah tanah ini gara-gara sikapku yang lemah dan kurang tegas terhadap musuh. Tapi Ciu Tayhiap.

wajahnya penuh ditumbuhi jenggot. Namun baru saja dia hendak mengambil hidangan tersebut untuk menjaga kondisi tubuhnya. Mengendus bau harum arak dan daging. 246 . Menyusul suara deritan nyaring tadi. Lim Han-kim segera merasakan perutnya agak lapar. dari atas dinding penjara terbukalah sebuah lubang seluas berapa depa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. silahkan menikmati hidangan" Bau harum arak dan daging yang semerbak pun menerpa masuk memenuhi seluruh ruang penjara. tiba-tiba terdengar suara besi bergemerincing lalu muncul sebuah tangan aneh yang kurus kering seperti cakar burung elang menyambar baki berisi hidangan itu Dengan rasa kaget Lim Han-kim berpaling. selapis cahaya lentera menyorot masuk ke dalam. Ternyata disudut ruangan penjara itu duduk seorang kakek kurus kering yang mengenakan pakaian compang-camping. kemudian terdengar suara merdu seorang gadis berkata: "Lim siang-kong.com/ pusatkan pikiran untuk memperhatikan apa yang bakal terjadi. kotor dan terurai tak karuan. sebuah tangan yang halus dengan membawa sebuah baki kayu nyelonong masuk melalui lubang tadi. kumis dan berewok sehingga menutupi raut wajah aslinya. Rambutnya kelihatan sangat kusut.

247 . Aaaai." Biarpun orang itu mempunyai perawakan tubuh yang kecil. Rupanya kakek itu sudah lama kelaparan Begitu menyambar baki kayu tersebut. lubang pada dinding yang terbuka tadi kembali menutup rapat. Tak selang berapa saat kemudian semua hidangan yang ada telah dimakannya sampai habis. dengan rakus ia sikat semua hidangan yang ada dan menelannya dengan tergesa-gesa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pendek lagi kurus kering namun takaran makannya luar biasa. sepoci arak wangi yang tersisa diteguknya pula sampai ludes. boleh dibilang ia tidak memiliki apa-apa lagi. suasana dalam ruang penjara pun kembali dalam kegelapan Untung Lim Han-kim mempunyai ketajaman mata yang melebihi orang biasa. Kecuali pakaian compangcamping yang menutupi bagian terlarang tubuhnya. Namun tampaknya ia belum puas. pikirnya: "Entah sudah berapa lama orang ini tidak makan... rakus betul orang ini. bahkan diapun dapat menyaksikan dengan jelas semua tingkah laku serta gerak gerik-nya. Kakek itu sangat kurus sehingga boleh dibilang tinggal kulit pembungkus tulang. Diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang.com/ sementara ia masih termenung. ia masih dapat melihat tempat duduk orang itu. Meskipun berada dalam kegelapan.

Kalau tidak.. semangat yang semula berkobar kini lenyap kembali.. lanjutnya: "Aku sudah terkurung dalam penjara ini lama. sambil menepuknepuk perutnya." "Aku tidak lapar" sahut Lim Han-kim sambil menggeleng..com/ setelah kenyang makan dan minum. tanpa sadar ia berpikir: "Kalau sepanjang hidupku aku bakal terkurung dalam penjara 248 . Lalu dengan pandangan menyesal ditatapnya Lim Hankim sekejap seraya berujar: "Eeei. sesudah menghela napas panjang.. Kecuali kau punya rencana ingin mati kelaparan dalam penjara ini atau tenaga dalammu sudah begitu sempurna hingga tidak makan pun masih bisa pertahankan jiwamu.. kau mesti makan hidangan yang dikirim kemari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan mata berkilat kilat ia tertawa tergelak... "Tidak lapar?" tampaknya semangat kakek kurus kering terbangkit kembali setelah kenyang makan. tampaknya ia teringat kembali pada peristiwa sedih yang menimpa dirinya.." Bicara sampai di situ. bocah kecil. lama sekali. Baiklah aku berjanji akan mengembalikan jatah mu pada pengiriman berikut.. ia letakkan kembali baki itu ke lantai. bocah kecil." Tak terlukiskan rasa terkejut yang menyelimuti perasaan Lim Han-kim.. "Ha ha ha. maaf kalau aku sikat habis hidangan yang menjadi jatahmu.

Tanpa terasa rasa sedih menyelimuti perasaannya." Berpikir sampai di situ.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tapi kalau dihitung-hitung rasanya sudah lebih dari dua tahun" "Dua tahun-.. Tapi nada suaranya segera berubah jadi pedih lagi. Hidup sehari di sini rasanya lebih lama daripada hidup setahun. Namun kau jangan lupa. tanpa terasa ia bertanya: "sudah berapa lama locianpwe terkurung di sini?" Kakek kurus kering itu menggaruk-garuk kepalanya yang kotor.. bukankah lebih baik cepat mati saja. terusnya: "Biarpun dua tahun tidak terhitung kelewat lama. 249 ." Tiba-tiba Lim Han-kim teringat pada ibunya yang menunggu di lembah Hong yap-kok. lalu menggeleng sedih: " Waktu yang pasti aku kurang jelas. tujuh ratus hari sama saja dengan tujuh ratus tahun-. kita terkurung dalam sebuah penjara bawah tanah yang tak memperlihatkan sinar sepanjang masa.." "Apa kau anggap dua tahun terlalu pendek?" tukas kakek kurus itu dengan suara keras... ia menghela napas panjang. waah.com/ bawah tanah yang gelap gulita ini.

Tampaknya kemampuan yang ia miliki tidak berada dibawah kemampuanku. Gema tertawanya memekakkan telinga. suaranya amat nyaring dan menggema dalam ruang penjara yang dikelilingi batu yang kuat.. itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.com/ Mendadak kakek kurus kering itu tertawa terbahabahak. apakah kau mulai takut? Ha ha ha ." Lim Han-kim hanya mengawasi kakek . selama dua tahun terkurung dalam penjara bawah tanah ini. lalu dengan suara yang menggeledek kakek itu berseru: "Hey bocah kecil. aku percaya keadaanmu akan sejorok dan selusuh aku sekarang ini^. asal kau hidup selama dua tahun dalam penjara batu ini. Dengan perasaan was-was pikirnya: " Hebat benar tenaga dalam orang ini. ia balik bertanya: "Locianpwee." Gelak tertawa itu berlangsung kurang lebih seperminuman teh lamanya sebelum berhenti. bagaikan suara guntur yang membelah bumi. Dengan cepat Lim Han-kim kerahkan tenaga dalamnya untuk melawan suara gelak tertawa tersebut. kenapa kau tak berbicara?" Lim Han-kim tidak menanggapi pertanyaan itu.... apakah tidak ada niatan bagimu untuk melarikan diri?" 250 . setelah menghela napas lagi kembali kakek kurus itu bertanya: "Bocah cilik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

maka ruang penjara ini mereka bangun lebih kokoh dan kuat." Kakek kurus itu tampak agak tertegun. Tidak setiap jago persilatan sanggup menghadapinya.mu." Lama dia berhenti bicara. tapi ia segera tertawa: "Tenaga khikang pekikan harimauku barusan mempunyai daya pengaruh yang amat besar dalam ruang penjara ini. Boleh aku tahu siapa guru." Lim Han-kim tidak menggubris pertanyaan itu... dia meneruskan: "Bahkan rantai yang dipergunakan untuk memborgol badanku pun bukan terbuat dari bahan besi baja biasa." Kemudian sambil menggetarkan rantai yang memborgol tubuhnya. nama guruku tak boleh kuutara-kan secara sembarangan. dia malah pejamkan matanya dan bersandar pada dinding penjara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Hal ini jelas menunjukkan bahwa tenaga dalam yang kau miliki benar-benar sudah amat sempurna. tapi sesaat kemudian ia bertanya lagi dengan nada suara yang berubah: "Bocah kecil. Tampaknya pikiran dan perasaannya sedang kalut. 251 ." "Maaf. aku lihat ilmu silat yang kau miliki cukup tangguh.com/ "Agaknya mereka tahu kalau ruang penjara biasa tak mungkin bisa mengurung diriku. Tapi kau sanggup menerima pekikan tersebut tanpa bergeming.

katanya lagi: "Sekarang kita sudah menjadi senasib sependeritaan Ha ha ha. Terdengar kakek kurus itu berkata lebih lanjut: "Mereka sudah enam-tujuh hari tidak mengirim rangsum kepadaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Melihat anak muda itu sama sekali tidak menggubris perkataannya. tapi nada suaranya berubah jadi lebih lembut dan ramah. aku yakin kau pun tak bakal bisa hidup lebih lama. ia tetap membungkam dalam seribu bahasa. kau tahu siapakah aku?" dengan gusar kakek kurus itu menegur... lalu tersenyum dan tetap tidak berkata-kata. Tampaknya aku sudah boleh ikut membonceng makan dengan kehadirannya" Lim Han-kim menghela napas panjang. sambil tertawa dingin tegurnya: "Hmmmm Bocah busuk. "Hey bocah kecil. . Hari ini tiba-tiba saja mereka mengirim hidangan dan arak wangi. Sambil tersenyum Lim Han-kim gelengkan kepalanya.. dengan usiamu begitu muda. Bila aku mati kelaparan dalam ruang penjara ini. 252 ." Lim Han-kim membuka matanya. Berubah hebat paras muka kakek kurus itu. Kakek kurus itu jadi naik darah. tapi niat tersebut kembali diurungkan. kau berani bersikap kurang ajar kepadaku. memandang kakek itu sekejap." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti akan mengucapkan sesuatu.

setelah mendengar julukannya "si Raja Monyet ceking. Setelah mendehem berat beberapa kali kakek kurus itu berkata lebih jauh: "Bocah cilik. Tak heran kalau kakek itu jadi mencak-mencak karena gusar.. tentu kau pernah mendengar nama besarku." Tampaknya orang ini sudah teriampau lama terkurung disitu dan tak punya kesempatan untuk bicara dengan orang lain. pemuda itu cuma tertawa hambar. kenapa kau tak bersuara? kau pernah mendengar julukan si "Raja Monyet ceking. Sayang orang yang diajak bicara adalah Lim Han-kim yang paling tak suka banyak bicara. Tak heran bila ia jadi nyerocos tanpa henti. 253 ..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kakek kurus itu semakin naik darah." Lim Han-kim pasti terkejut setengah mati. rantai yang memborgol tubuhnya bergemerincing nyaring. Siapa tahu apa yang kemudian terjadi sama sekali di luar dugaannya. bukan?" Dalam anggapannya. Tiba-tiba Han Si-kong melompat bangun. hardiknya: "Akulah si Raja Monyet ceking Han Si-kong" Lim Han-kim menghela napas panjang.com/ Kakek itu berseru: "Kalau kau sering berkelana dalam dunia persilatan. ia tetap tidak menggubris perkataan kakek itu.

bila aku sudah keluar dari penjara ini. terpaksa jawabnya hambar: "Oooh. Darimana kau bisa tahu kalau aku adalah si monyet tua?" "Aku baru mendengarnya dari mulutmu. Biarpun dalam hati kecilnya Han si-kong amat gusar bercampur mendongkol namun dia tak bisa berbuat apa-apa terhadap pemuda tersebut. Lim Han-kim beriarbenar dibuat tak berdaya oleh ulah kakek tersebut. serunya: "oooh. "Lantas. jadi dunia persilatan masih kenal dengan nama besarku meski sudah hampir dua tahun aku terkurung di sini?" Lim Han-kim menggeleng..com/ "Nama si Raja Monyet Ceking Han si-kong mungkin belum pernah kau dengar. rupanya Han locianpwee" Han si-kong jadi kegirangan.. aku pasti akan menghajarmu habis-habisan.." 254 .. "jawab Lim Han-kim singkat selesai bicara ia pejamkan matanya dan coba tidur. terpaksa dengusnya dingini "Hmmm Suatu saat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia berteriak-teriak macam monyet kena terasi saja. bukankah kita tak pernah bertemu. tapi sebutan si monyet tua tentu pernah kau dengar bukan?" Dalam gusar dan mendongkolnya.

sebelum jari tangannya sempat menyentuh tubuh dayang berbaju hijau itu. Aku hanya tak suka bicara saja. Mendadak Han si-kong melompat bangun. tangan kanannya secepat kilat menyambar pergelangan tangan dayang berbaju hijau yang berjalanpaling depan itu.. mendadak terdengar lagi suara gemerincing nyaring bergema dari arah dinding penjara. gema suara gemerincing tadi disusul dengan terbukanya sebuah pintu rahasia dari atas dinding penjara tersebut. Cepat-cepat ia melompat bangun dari tidurnya Benar juga.kim segera mengerti bahwa dinding tersebut sebentar lagi akan terbuka.com/ Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai." Dentingan nyaring kembali bergema.. harap locianpwee jangan salah paham. Dua orang gadis berbaju hijau yang membawa pedang dan lentera berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut. bersikaplah lebih terbuka" Belum lagi perkataan itu diselesaikan. Setelah ada pengalaman pertama tadi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Traaaaang." "Anak muda. 255 . rantainya sudah sampai di ujung sehingga kakek tersebut tak sanggup meneruskan gerakkan-nya lagi. Lim Han..

menyusul kemudian sebuah pukulan kembali dilontarkannya. "Blaaaammmmm" Diiringi getaran yang sangat kuat.com/ Ternyata sewaktu dirantai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. selapis bunyi nyaring bergema dalam ruang penjara. pedangnya diayunkan ke muka balas membabat tubuh lawan. panjang rantai tersebut telah diperhitungkan secara matang dengan jarak pintu rahasia tersebut sehingga dengan begitu uluran tangan Han si-kong gagal mencapai sasarannya. membabat tubuh dua orang gadis berbaju hijau itu. serentak dua orang gadis berbaju hijau itu melompat ke samping untuk menghindarkan diri dari babatan angin serangan yang sangat kuat itu. Agaknya tenaga pukulan itu benar-benar kuat dan ampuh. segulung angin pukulan yang sangat kuat segera menyambar ke muka. angin pukulan itu menghajar bagian atas dinding sampai menimbulkan 256 . Agaknya ia sadar kalau ujung jarinya tak mungkin bisa menyentuh tubuh lawan. Dengan gerakan cepat Han si-kong memutar tubuhnya menghindari babatan pedang itu. maka dalam serangannya kali ini dia kerahkan juga tenaga dalamnya. Dayang berbaju hijau yang diserang tadi mendengus dingin.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. nona kami perintahkan agar mengundang Lim siang kong pindah ke tempat hunian baru." puji Lim Han-kim dalam hati. "sempurna amat tenaga dalam orang ini.. Tiba-tiba gadis berbaju hijau yang berjalan duluan itu berpaling ke arah Han si-kong sambil membentak: "Hmmmm. hmmmmm.com/ suara yang memekakkan telinga.. namun usaha tersebut tidak berhasil. jika kau tetap membangkang.." Dalam saat itu Lim Han-kim sudah mencoba mengerahkan tenaga dalamnya untuk mematahkan rantai yang membelenggu tubuhnya. tanggung lebih susah daripada naik ke langit. mulutnya tetap membungkam.. malam nanti kami akan mengadu ilmu lagi. Hmmmm. monyet tua. "Kau anggap aku manusia macam apa? Tak nanti aku akan menuruti perintah kaum wanita macam kalian." 257 ." "Budak busuk" tukas Han si-kong tak kalah gusarnya.... dua orang gadis berbaju hijau itu menerjang ke sisi Lim Han-kim dengan cepat salah seorang di antaranya segera berkata: " Lim siang kong.. Dia lantas angkat kepala dan memandang dua orang gadis itu dengan pandangan dingin.. setelah berhasil menghindarkan diri dari pukulan dahsyat itu.. ingin aku mengabulkan permintaan kalian? Huuuh.

namun rantai besi yang membelenggu tubuhnya masih mengikat badannya 258 .." "Hmmm Aku tak akan memikirkan mati hidupku di dalam hati. tiba-tiba saja rantai yang memborgol tubuh Lim Han. sebuah pukulan kembali di-lontarkannya. mengabulkan atau tidak permintaan kami itu terserah padamu. jangan sampai tiba waktunya nanti kau pun merengek-rengek minta ampun. Asal kau mampu menahan siksaan kami. salah seorang gadis berbaju hijau itu segera mengeluarkan sebuah anak kunci dari sakunya dan memasukkannya ke dalam sebuah lubang kecil di atas dinding batu tersebut Ketika diputar tiga kali ke kanan. Dua gadis berbaju hijau itu tahu tenaga pukulan yang dimiliki lawannya sangat tangguh. sekalipun borgol sudah dilepas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bahkan banyak di antaranya yang merengek-rengek minta ampun." "Budak sialan" teriak Han si-kong penuh amarah.kim terbuka secara otomatis." Gadis berbaju hijau itu balas tertawa dingin: "sudah banyak jago persilatan yang kujumpai kehilangan kegagahan serta kependekarannya di bawah siksaan keji. buru-buru mereka melompat ke samping menghindarkan diri. Hmmm Aku tak percaya tubuhmu itu otot kawat tulang besi yang tahan bantingan.com/ "Kau tak usah berlagak sok.

Berangkatlah dua orang gadis itu menggiring Lim Han. Waktu itu seluruh tubuh Lim Han. pintu rahasia tersebut kembali tertutup rapat secara otomatis. semoga Lim kongcu jangan menyusahkan kami berdua. 259 . menelusuri lorong bawah tanah selebar dua-tiga depa dan menuju ke arah muka.kim manggut-manggut " Kalau begitu mari kita berangkat" kata gadis berbaju hijau yang pertama sambil mengangkat lenteranya.com/ kencang-kencang.kim keluar dari ruang penjara: Kepada Han si-kong.kim melompat bangkit. sambil berjalan beriringan dengan pedang terhunus. Tak heran ketika ia berjalan rantai tersebut menimbulkan suara gemerincing nyaring. kedua orang gadis berbaju hijau itu mengajak Lim Han." Kemudian setelah berhenti sejenak. "Nona telah berpesan agar kami mengantar Lim kongcu pindah ke sebuah tempat yang indah dan bersih.kim masih dibelenggu rantai. Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tegurnya: " Kalian hendak membawaku ke mana?" Gadis berbaju hijau itu tertawa.kim keluar dari pintu penjara. tambahnya: "Kami hanya menjalankan perintah. pemuda kita menggapai sambil serunya: "Locianpwee. setelah melewati beberapa buah tikungan akhirnya sampailah mereka di sebuah persimpangan jalan. harap kau jaga diri baikbaik" Begitu keluar dari pintu penjara." Lim Han.

Rasanya mereka sedang melewati anak tangga yang menjorok ke atas permukaan tanah.kim mengawasi dua orang gadis itu sekejap." Dengan sorot mata dingin Lim Han. maka ia pejamkan matanya dengan pasrah. Aaaaai. Tak lama kemudian Lim Han-kim merasa tangannya digandeng orang untuk meneruskan perjalanannya dengan langkah lebar. katanya lebih jauh: "Kami terpaksa harus menyiksa siangkong sebentar dengan menutupi sepasang matamu. sementara mulutnya tetap membungkam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 260 .com/ Mendadak gadis berbaju hijau yang pertama itu berhenti sambil balikkan badan." Lim Han-kim mengerti keadaan semacam itu tak mungkin dihindari. Dari dalam sakunya gadis itu kembali mengeluarkan selembar kain hitam. kau tentunya orang yang cerdik dan mengerti keadaan. jalan yang mereka tempuh makin ke atas. Dengan cepat gadis berbaju hijau itu mengikat sepasang mata pemuda tersebut dengan kain hitam yang sudah tersedia. lalu katanya sambil tertawa: "Lim kongcu. ketahuilah hal mana bisa mendatangkan bencana kematian bagimu. Lebih baik jangan punya ingatan untuk melarikan diri.

261 . disusul kemudian kain penutup matanya dilepas orang. ia dapat melihat bahwa pada ruang utama maupun kamar tidur. selain ruang utama terdapat pula sebuah kamar dengan pembaringan serta kelambu yang sangat mewah. Lim Han-kim coba mengalihkan sinar matanya untuk memperhatikan sekeliling tempat itu. Terali besi itu besarnya seibu jari dan kelihatan kuat sekali. Kini ia sudah berada dalam sebuah gedung dengan dekorasi serta perabot yang indah dan mewah." Lim Han-kim merasakan rantai di tubuhnya berdenting nyaring. Biar orang berilmu tinggi pun rasanya susah untuk mematahkan besi tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Ehtah berapa saat kemudian tiba-tiba tangannya ditahan orang dan merekapun berhenti lalu terdengar gadis berbaju hijau itu berseru sambil tertawa merdu: "sudah sampah sebentar lagi aku dapat melepaskan kain penutup matamu. Ketika ia dapat melihat kembali. Haneja saja jendela itu berterali besi yang dilapisi pula oleh sebuah jala kawat. masingmasing terdapat sebuah jendela. meski begitu Lim Han-kim yakin bahwa ruangan ini sudah berada di atas permukaan tanah. tampak dua orang gadis berbajuk hijau itu sudah keluar dari pintu hingga cuma nampak bayangan punggung mereka saja yang menjauh.

sewaktu masuk ke dalam kamar tadi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 262 . pelbagai kemurungan dan kekesalan hatinya bertumpah ruah dalam benaknya. ia mencoba mengatur napas. namun suasana terasa mulai redup. Ketika ia coba berpaling. Hanya tujuh-delapan depa setelah itu. pemuda itu sadar bahwa di balik pintu yang dibiarkan terbuka itu pasti sudah disiapkan jebakan yang sangat lihai. maka dari itu ia memilih lebih baik duduk mengatur pernapasan sambil berusaha mencoba meloloskan diri Karena itulah Lim Han-kim segera menuju ke ruang utama dan duduk bersila di sudut ruangan. sementara badannya masih dirantai kuat-kuat. sepasang mata pemuda ini ditutup rapat-rapat sehingga membuatnya sukar untuk membedakan mana jalan yang telah dilewatinya.com/ " Waktu itu meskipun dalam ruangan diterangi cahaya lampu. agaknya saat itu senja telah menjelang tiba. namun bagaimana pun dicoba usaha itu gagal pikirannya terasa kusut. Di tambah lagipesan dari dua orang gadis tersebut sebelum pergi. pintu di mana dua orang gadis tersebut keluar masih berada dalam keadaan terbuka. jalanan berbelok ke kanan sehingga tak dapat dilihat apakah jalan itu tembus dengan penjara bawah tanah atau tidak.

Kemudian ia teringat pula pada teka-teki mengenai asal-usulnya. tapi justru bersikap begitu hormat terhadap ibunya. Berdasar pengamatan yang dilakukan secara diamdiam. ibunya selalu menegur dengan gusar. Tiga siksaan dari Partai Hian-Hong Kalau diingat kembali pembicaraan Ci Mia-cu. hal ini membuat kecurigaan dalam hatinya makin bertambah. tapi kenapa ia tak pernah membicarakan soal ilmu silat dengan dirinya? sementara pikirannya sedang kalut. 263 . lalu tampak seorang gadis berbaju merah muncul dengan membawa baki kayu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Namun setiap kali dia menanyakan soal ayahnya. bahkan ilmu silat yang dimilikinya sangat hebat. ia dapat mengetahui bahwa ibunya bukan cuma berpengalaman luas. Sejak dia dapat berpikir.com/ BAB 9. dia selalu belajar silat dengan tekun di bawah pengawasan gurunya yang keras serta belajar sastra di bawah bimbingan ibunya. Teringat soal gurunya yang selalu bersikap ketat dalam memberi pelajaran silat kepadanya. agaknya ia menyimpan banyak rahasia yang mencurigakan seakan-akan mati hidup Ciu Huang mempunyai sangkut paut yang erat dengan dirinya. tiba-tiba terdengar suara tertawa merdu berkumandang memecah keheningan.

maka beliau khusus turun tangan sendiri di dapur untuk menyiapkan sepiring kue tipis..laut..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. gadis berbaju merah itu memandang pemuda itu sekejap. Dengan matanya yang jeli." Dari baki itu dia hidangkan sepoci kecil arak wangi.kim merasa lapar sekali. Memang ada baiknya kalau aku bersantap dulu untuk menambah semangat dan tenaga. lalu sambil menuding kue tipis di piring ia berujar sambil tertawa: "Kami orangorang Kang lam biasanya makan nasi. bukan? Aku percaya siangkong sudah lapar sekarang.kim memandang hidangan itu sekejap. lalu pikirnya: "Dalam usaha melarikan diri malam ini tak bisa dihindari pertempuran sengit pasti terjadi." Lim Han. Bau harum semerbak yang tercium dari hidangan itu segera membuat Lim Han. tapi sam-kau tahu siangkong datang dari barat. sepiring kue tipis dan empat piring ikan laut yang lezat. gadis itu berkata sambil tertawa: " Hidangan yang kami kirim tadi tentunya sudah diserobot si monyet tua.com/ Begitu bertemu dengan Lim Han. Kuatir siangkong tak biasa makan nasi. meski merasa lapar pemuda itu merasa sungkan untuk melahap hidangan yang tersedia. semoga siangkong cukup berselera untuk makan.kim." Melihat gadis berbaju merah itu berdiri di sisinya sambil mengawasi dengan mata mendelik. 264 .

Namun Lim Hankim yang tak suka berbicara dengan orang pun enggan banyak bertanya. sekalipun di hati kecilnya dia merasa amat keheranan. sikap maupun tindak tanduk dayang-dayang tersebut terhadapnya selama ini tampak amat sungkan dan hormat. 265 .com/ Ketika melihat Lim Han. namun tidak mengganggunya untuk bersantap sendiri Ditambah lagi dia tahu malam nanti bakal berlangsung pertempuran sengit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim masih di-rantai. setelah air teh dihidangkan ia segera mohon diri.. selang sesaat kemudian muncul lagi seorang gadis berbaju cutih menghidangkan teh wangi..?" Dengan langkah gemulai dia berjalan meninggalkan ruangan. Tak lama kemudian dayang berbaju merah itu muncul kembali untuk membereskan mangkuk dan sumpit. begitu selesai dia baru berkata sambil tertawa: "Sekarang siangkong boleh bersantap dengan tenang bukan. Biarpun tubuh Lim Han. lalu diambilnya sepotong kue tipis dan dicicipi pula sayur lainnya. Gadis ini tidak bicara apa-apa. tiba-tiba gadis berbaju merah itu memenuhi cawan dengan arak dan meneguknya sampai habis.kim belum juga bersantap. tiada sikap permusuhan barang sedikit pun yang mereka tunjukkan kepada pemuda kita. Tanpa terasa semua hidangan yang tersedia di sikat nya sampai habis.

orang kedua memakai baju berwarna hijau. sekalipun bisa lolos dari ruangan ini belum tentu aku mampu melayani serangan musuh. suasana dalam ruangan semakin meredup. Lim Han-kim dengan ketajaman matanya yang dapat melihat di dalam kegelapan segera menghimpun tenaga dalamnya mencoba mematahkan borgol dan rantai yang melilit tubuhnya.com/ Langit pun makin lama makin gelap. juga berdandan seorang dayang. namun setiap kali pula usahanya gagal. disusul kemudian tampak dua orang gadis berjalan masuk ke dalam ruangan. tiba-tiba tampak cahaya lampu berkilauan diujung lorong." Berpikir begitu. Mereka muncul dengan tangan telanjang dan senyum dikulum. Beberapa kali dia mencoba untuk mematahkan rantai tersebut. orang yang di depan membawa lentera adalah dayang baju merah yang mengantar hidangan siang tadi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setelah itu ia baru mencoba mematahkan rantai di tubuhnya. sikap dan tingkah laku mereka santai dan sama sekali tidak menunjukkan sikap 266 . Hal mana membuatnya amat terperanjat segera pikirnya: "Kalau aku gagal mematahkan rantai dan borgol ini. ia bersiap-siap mengerahkan ilmu menyusut tulang untuk melepaskan borgolan tangannya. Tapi sebelum ia bertindak sesuatu.

Hal ini membuat Lim Han. seakan-akan dia sama sekali tidak mempersoalkan keselamatan jiwanya. Ditiap sudut tikungan selalu tampak lentera 267 ." Tiba-tiba ia menghentikan perkatannya. kontan saja dia tertegun. bahkan segera bangkit dan melangkah pergi. jelas mereka sedang berjalan menuju ke bawah tanah. Lim Han.. Akhirnya tanpa bicara lagi dia membalikkan badan dan berjalan lebih dulu untuk membuka jalan. Lim Han-kim segera bangkit berdiri dan siap melangkah ke luar dari ruangan tersebut Sebenarnya gadis berbaju merah itu berniat jual mahal agar pemuda itu terpancing dan mengajukan pertanyaan kepadanya.kim bukan saja tidak bertanya. pikirnya tanpa terasa: "Kenapa menuju ke bawah tanah? Jangan-jangan mereka sedang mengantarku balik lagi ke penjara bawah tanah? Lorong itu penuh liku-liku dengan penjagaan yang ekstra ketat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kim mengikuti di belakang gadis berbaju merah itu sedang si nona berbaju hijau menyusul sang pemuda.com/ permusuhan Gadis berbaju merah itu sambil mengangkat lenteranya berkata: "Kami mendapat perintah untuk mempersilahkan siang-kong. siapa sangka Lim Han.kim keheranan. sesudah keluar dari pintu mereka berjalan menuju keluar Lorong yang dilalui dari arah atas terasa makin turun ke bawah.

com/ digantungkan untuk menerangi suasana. Ketika Lim Han. di bawah lentera berdiri seorang lelaki berbaju hitam. ia lihat lelaki berbaju hitam itu selain membawa senjata di tangan kanan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun tak kedengaran suara sedikit pun.kim coba memperhatikan. Lentera dan lilin menerangi seluruh ruangan hingga tampak jelas. sementara bayangan manusia nampak berdiri berjajar sekalipun hadir banyak orang. biarpun ada orang berlalu di hadapannya." "Ketua apa?" 268 . lalu bisiknya: "Tadi nona berpesan agar kusampaikan kepada siangkong. tangan kiri mereka masing-masing membawa sebuah kotak busur yang panjangnya satu depa lima inci. Di hadapannya sekarang terbentang sebuah ruang utama yang amat luas. pemandangan yang terbentang di depan mata pun berubah. lebih baik kau jangan menghadapinya dengan kasar atau mengumbar emosi. semuanya berdiri dengan sikap dingin tapi serius. Mendadak gadis berbaju hijau itu mempercepat langkahnya menyusul ke samping Lim Han-kim. sesudah melalui sembilan kali tikungan. bukan saja tidak menghalangi bahkan melirik pun tidak. seandainya kaucu mengajukan pertanyaan.

sementara itu dua orang dayang yang mengawal Lim Han-kim tadi serentak mengundurkan diri dari situ Lim Han-kim sebera merasakan bahwa tenaga yang membetot borgol tangannya luar biasa kuatnya. " selesai menyampaikan pesannya. Diamdiam ia menghimpun tenaga dalamnya dan tetap berdiri di tempat tanpa berderak.kong dengan petunjuknya . gadis berbaju hijau itu menurunkan lenteranya ke bawah dan menjura dalam-dalam sambil melapor: "Lim Han-kim telah datang menghadap" Dari balik ruangan muncul seorang lelaki berwajah bengis. lelaki berwajah bengis itu langsung merasa terperanjat pikirnya segera: "Tak nyana bocah muda ini memiliki 269 . gadis berbaju hijau itu kembali memperlambat langkahnya dengan mengintil di belakang Lim Han-kim. Asal kau laksanakan apa yang kupesan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Siangkong tak perlu banyak tanya. setelah tiba di pintu gerbang ruang utama. tentu segalanya akan beres. nona kami pasti akan membantu siang. Untuk persoalan lain. Dengan kasar dia jambret borgol di tangan Lim Han-kim lalu menyeretnya masuk ke dalam ruangan dengan langkah lebar. Begitu gagal menggeser posisi anak muda tersebut.

Tampak olehnya dua belas orang manusia berbaju hitam yang tinggi besar berdiri mengelilingi seluruh ruangan. Di atas panggung berjajar tiga buah kursi berlapis kulit harimau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pada masing-masing sisi ruangan berbaris pula belasan buah bangku kayu yang telah diduduki banyak orang. sambil mengikuti lelaki tadi memasuki ruangan.kim gunakan kesempatan untuk memperhatikan sekejap suasana di sekelilingnya. lalu sambil menggandeng pemuda itu dengan halus dia melangkah masuk. Lim Han.com/ tenaga yang luar biasa besarnya. Tampaknya aku tak boleh bertindak kasar. 270 ." Cepat dia berpaling sambil tersenyum. Pada dinding sebelah belakang berdiri sebuah panggung kayu. Di sisi kiri panggung kayu itu berdiri dua orang bocah lelaki berbaju hijau sedang di sebelah kanannya berdiri dua orang bocah perempuan berbaju kuning. memancarkan asap hijau yang membuat seluruh ruangan berbau sangat harum. Mereka berdiri kaku tanpa bergerak sementara wajahnya dilapisi hawa pembunuhan dan kelicikan yang luar biasa. Luas ruangan pertemuan itu lebih kurang lima kaki. Di depan panggung terletak sebuah hiolo kemala setinggi berapa depa. jilatan api berwarna bini berkobar dari balik hiolo.

Tiba-tiba keheningan dipecahkan oleh suara genta yang dibunyikan tiga kali.com/ ada lelaki ada pula perempuan namun wajah mereka dikerudungi kain hitam sementara tangannya memakai borgol dan tubuhnya dirantai. namun suara itu teramat lembut sehingga Lim Han-kim hanya mendengar lamatlamat dan sepotong-sepotong. 271 . tapi ia mendengar ada suara langkah kaki manusia yang bergema. kemudian ia juga mengenakan selembar kain kerudung hitam di kepalanya. Entah berapa waktu sudah lewat. suara langkah kaki yang kacau itu tiba-tiba saja berhenti Lalu ia mendengar ada suara yang lembut bergema di sisi telinganya. jelas ada orang memasuki ruang tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lelaki berwajah bengis itu membawa Lim Han-kim menuju ke sebuah bangku kayu yang tersedia lalu bisiknya: " Duduklah" Dari atas dinding ia tarikseuntai rantai yang segera diikatkan pada borgol di tangan Lim Han-kim. kemudian suasana pulih kembali dalam keheningan Waktu itu sepasang mata Lim Han-kim sudah ditutup oleh selapis kain hitam yang tebal sehingga sulit baginya untuk menyaksikan suasana dalam ruangan pertemuan tersebut.

orang yang duduk di sebelah kanan ternyata tak lain adalah pelacur cantik dari loteng Hul-juilo.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pada saat itu di kursi kebesaran di atas panggung kayu telah duduk sebaris manusia. namun wajahnya menampilkan kebengisan dan kelicikan yang luar biasa.. Kecuali sepasang matanya yang nampak memancarkan sinar tajam. ia memakai jubah warna kuning dan tangannya mengenakan seperangkat sarung tangan berwarna hitam." Tiba-tiba Lim Han-kim merasakan pandangan matanya jadi silau.. orang yang duduk di tengah mengenakan sebuah topeng berbentuk aneh.. ilmu silatnya sangat tangguh. seakan-akan baru saja mendusin dari tidurnya yang nyenyak.. Terdengar sastrawan berbaju hijau yang duduk di sebelah kiri itu menghardik dengan suara rendah: "Bawa ke mari Han Si-kong" 272 . orang yang duduk di sebelah kiri adalah seorang manusia berwajah putih bersih tanpa jenggot ia mengenakan jubah berwarna hijau dan tampaknya sangat halus. boleh dibilang seluruh tubuh lainnya tersembunyi di balik jubah dan topengnya... Ternyata kain kerudung hitam yang semula menutupi matanya telah dilepas orang.com/ ". terima saja ke dalam organisasi kita. Waktu itu matanya setengah terpejam. Lik-ling adanya.

tahukah kau situasi yang sedang kau hadapi?" 273 . silahkan turun tangan" Biar sudah dua tahun hidup tersiksa dalam penjara bawah tanah. kemudian ujarnya dingin: "Hukuman apa yang hendak kalian jatuhkan kepadaku? Hmmm. namun ia tidak mengucapkan sesuatu.jengeknya: "Han Si-kong. Manusia berbaju kuning yang duduk di kursi tengah itu menggunakan sepasang matanya yang memancarkan sinar tajam mengawasi wajah Han si-kong tajam-tajam. setelah sampai di tengah ruangan mereka lepaskan kain kerudung yang menutupi wajahnya. orang yang dihadapkan ke tengah ruangan tak lain adalah si raja monyet ceking Han Si-kong.kim segera mengalihkan perhatiannya ke tengah ruangan. Lim Han. benar juga. ia masih tetap angkuh. si monyet tua yang pernah dijumpai dalam penjara batu bawah tanah itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Dua orang lelaki berbaju hitam tadi segera menyeret ke luar seseorang dari bangku sebelah selatan. Biarpun tangannya diborgol dan tubuhnya dirantai. tinggi hati dan berhati tegar. Terdengar sastrawan berbaju hijau itutertawa dingin. Han Si-kong sama sekali tak nampak jeri atau keder. Dengan tegarnya ia berdiri di tengah ruangan sambil mengawasi sekeliling tempat itu.

kau bilang pengetahuan dan pengalamanmu sangat luas." sastrawan berbaju hijau itu tertawa licik "Han si-kong. mau cincang." 274 . Dengan sinar mata yang dingin dan menggidikkan hati sastrawan berbaju hijau itu balas menatap wajah Han Sikong. Kalau ingin membunuh atau menghabisi nyawamu. mungkin saja kau dapat teringat. kenalkah kau dengan aku?" Han si-kong angkat kepalanya dan mencoba memperhatikan wajah sastrawan berbaju hijau itu dengan pandangan tajam. Mau bunuh. ucapanmu itu rada kelewatan. sastrawan berbaju hijau itu kembali tertawa dingin: "Hehehe. "Sejak kalian menawanku dan mengurung di sini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sambungnya lagi: "Kau tak usah tergesa-gesa. Han si-kong.." "Lantas apa yang hendak kalian perbuat terhadapku?" tanya Han Si-kong agak tertegun. Coba pikirkan lagi pelan-pelan.Han sampai berkerut kening. silahkan Kalau aku orang she. ia lalu termenung dan tidak bicara lagi. tak nanti kukurung dirimu selama dua tahun lebih di dalam penjara bawah tanah. aku sudah tak pernah pikirkan lagi mati hidupku. anggap saja aku bukan manusia..com/ "Hmmm" Han Si-kong balas menghardik dengan marah. coba lihat.

. sastrawan berbaju hijau itu segera bertepuk tang an dua kali sambil menghardik: " Hadapkan para penghianat" 275 . ia tetap membungkam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Coba kau saksikan nanti beberapa macam alat siksa yang akan diperagakan. sambil menjura dalam." sastrawan berbaju hijau itu kembali tertawa dingin: "He he he he. akhirnya sambil menggeleng katanya: "Aku tak bisa mengingatnya kembali. kecuali matanya saja yang berkedip. dia ulapkan tangannya memberi tanda. mungkin dari situ bisa mengingatkan kembali daya ingat-mu.. Dua orang lelaki berbaju hitam segera muncul kembali dan menyeret balik Han si-kong menuju ke bangku tempat duduknya semula.com/ sampai lama Han si-kong termenung sambil berpikir namun ia belum berhasil juga mengingat siapakah orang itu.dalam ia berbisik: "Apakah siksaan terhadap dua orang penghianat bisa segera dimulai?" orang berbaju kuning itu manggut-manggut." Bicara sampai di situ. Meski demikian. orang berbaju kuning yang duduk di tengah dan memakai topeng di wajahnya itu tidak pernah mengucapkan sepatah kata pun sejak tadi. ternyata sastrawan baju hijau itu menaruh sikap yang sang at hormat terhadapnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

menandakan perasaan ngeri dan takut yang teramat sangat dalam diri mereka. kenapa tidak berlutut?" Dua orang gadis itu buru-buru jatuhkan diri berlutut. berani menghianati perkumpulan dan mencoba melarikan diri. sekalipun mungkin perbuatan tersebut didasari alasan yang cukup 276 . wajahnya cantik tapi saat ini dalam keadaan pucat pias seperti mayat. Lik-ling yang duduk disusunan panggung kayu tibatiba membentak dengan suara dingin: "Besar amat nyali kalian berdua. Kesalahan macam ini sudah cukup beralasan untuk menjatuhkan hukuman mati buat kalian. Di bawah sorotan cahaya lilin. Lim Han-kim mencoba mengamati kedua orang gadis itu dengan lebih teliti." Belum lagi dua orang gadis tersebut membantah tuduhan tersebut. wajah itu demikian pucat hingga kelihatan mengerikan Tubuh mereka bergetar keras. kembali Lik-ling membentak lagi: "setelah bertemu kaucu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Dari bangku sebelah selatan ruangan dua orang lelaki berbaju hitam segera menyeret ke luar dua orang gadis yang didorong ke depan hiolo batu dan melepas kan kain kerudung mukanya.. Dengan suara dingin sastrawan berbaju hijau itu berkata pula: " Kalian bersekongkol untuk melarikan diri. ternyata mereka baru berusia delapan sampai sembilan belas tahunan.

pikirnya tanpa terasa: "Mungkinkah yang dimaksudkan siksaan air adalah memasukkan seseorang 277 ." Mendengar perkataan tersebut diam-diam Lim Hankim menghela napas. aku rasa alasan tersebut tak perlu dikemukakan lagi di sini. lidah api berwarna hijau segera menjilat setinggi dua depa lebih. Delapan orang lelaki kekar yang bertelanjang dada dengan menggotong sebuah kuali besi yang amat besar muncul dengan langkah lebar.com/ kuat. pikimya: "Ucapan macam apa ini? sudah jelas tahu kalau perbuatan mereka dilatarbelakangi alasan yang kuat. Api dalam tungku itu berkobar-kobar sedang dalam kuali penuh berisi air. Benda-benda itu mereka letakkan di depan hiolo batu tersebut Tampak salah satu lelaki itu mengayunkan tangannya membuka mulut api di tungku besar tersebut jilatan api yang membara dalam tungku itu kelihatan makin berkobar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. kenapa tidak diijinkan mengemukakannya ke luar.?" Terdengar sastrawan berbaju hijau itu meneruskan katanya: "siapkan alat siksa air" Tirai di sudut ruangan itu segera terbuka lebar. satu ingatan segera melintas dalam benak Lim Hankim. Dasar kuali besi itu dihubungkan langsung dengan sebuah tungku batu yang sangat tinggi dan besar.

. Tak disangka dia sudah menguasai ilmu "Butir Beras Menotok Jalan Darah" yang susah dikuasai itu. mereka mencoba untuk membunuh diri. kejadian ini benar-benar mengerikan sekali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sementara itu dua orang gadis yang sedang berlutut di tanah itu tampak melompat bangun begitu melihat air yang mulai mendidih dalam kuali serta melihat kobaran api di tungku tersebut Membayangkan bagaimana tersiksanya bila digodok dalam air mendidih.. sebutir butiran perak yang kecil ikut meluncur ke luar dengan kecepatan luar biasa. Tampaknya sastrawan berbaju hijau itu sudah menduga hal itu. Tanpa terasa ia jadi terkesiap. lengan kedua orang gadis tersebut yang sudah terangkat tiba-tiba saja kembali terkulai lemas. Dengan ketajaman mata yang dimilikinya Lim Han-kim dapat saksikan bahwa sewaktu sastrawan berbaju hijau itu mengayunkan tangannya tadi. ingin mampus? Tidak semudah itu.. pikirnya: "Hebat betul ilmu silat yang dimiliki orang ini..com/ ke dalam air mendidih lalu menggodoknya sampai mampus? Aaaai." 278 . tangannya segera diayunkan ke atas batok kepala sendiri. kalau benar-benar seperti apa yang kuduga. Melihat kedua orang gadis tersebut mencoba bunuh diri. Beg itu melompat bangun. mereka jadi bergidik. ia segera tertawa dingin: "He he he." sekali tangan kanannya diayunkan.

sekejap kemudian selangkangan mereka sudah terbenam rata. Dalam keadaan begini. mereka mulai kendorkan talinya pelan-pelan sehingga tubuh dua orang gadis itu terseret turun pelan-pelan. air mendidih yang merendam tubuh dua orang gadis itupun makin meninggi.com/ Terdengar sastrawan berbaju hijau itu kembali membentak dengan suara rend ah tapi berat: "siksaan dilaksanakan" Delapan orang lelaki bertelanjang dada itu serentak mengiakan dan maju ke depan. mereka coba menahan siksaan rasa sakit dibagian tubuh mereka yang terendam dalam air mendidih itu. Tali derek makin diturunkan. jeritan ngeri yang menyayat hati pun mulai bergema memenuhi 279 . Dalam sekejap lutut mereka sudah terbenam ke dalam air mendidih dalam kuali tersebut. Mereka tak terdengar mengeluh maupun merintih. Mereka gantung tubuh dua orang gadis itu diudara lalu menggesernya pelanpelan ke arah kuali penuh air tersebut Begitu sampai di atas kuali. namun akhirnya mereka tak tahan juga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Agaknya dua orang gadis tersebut sudah tahu bahwa jeritan serta rengekan minta ampun mereka tak mungkin bisa menimbulkan iba di hati orang tersebut. karenanya sambil menggertak gigi kencang-kencang. meski dua orang gadis itu tahu bahwa mereka pasti mati dan coba bertahan.

jeritan kesakitan itu melolong menggidikkan hati.com/ seluruh ruangan. Menyaksikan semua itu. bahkan cahaya lilin dan lentera pun ikut bergoncang tiada hentinya. seluruh ruangan ikut bergetar sampai goncang keras. sastrawan berbaju hijau itu segera ulapkan tangan kirinya memberi komando. membuat siapa pun tak tahan mendengarnya. tak tahan lagi dia menghela napas sedih. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasakan emosinya bergelora dalam hatinya. lalu sambil tertawa hambar tegurnya: "Buat apa kau berteriak-teriak? Apa ingin 280 .lamat ia saksikan lepuh-lepuh besar menghiasi seluruh kaki mereka. Tampak sastrawan berbaju hijau itu dengan sinar matanya yang dingin dan tajam mengawasi wajah Lim Han-kim lekat-lekat. ia melihat pakaian yang dikenakan dua orang gadis tersebut sampai sebatas selangkangan sudah menempel pada tubuh mereka. Lelaki yang bertugas di samping alat siksaan segera menarik kembali talinya dan menderek naik tubuh kedua orang gadis yang sedang menjalani siksaan tersebut Dengan cepat Lim Han-kim mengalihkan pandang matanya. Lamat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak tahan lagi ia membentak keras: "Tahan" Bentakan itu keras bagaikan suara guntur yang membelah bumi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim sangat emosi. siksaan api dan siksaan manusia. "Tapi semestinya setiap pelanggaran cukup dijatuhi hukuman sewajarnya.." 281 ... berbuatlah kebaikan dengan menghadiahkan kematian utuh buat kami." sahut Lim Han-kim dingin. dia merasa hawa amarahnya memuncak sampai ke ubun-ubun. Terdengar gadis-gadis itu dengan suara yang merengek mulai berseru: "Kaucu.. tak akan melupakan budi kebaikan kaucu. apa mau dikata dirinya tidak memiliki kekuatan untuk melakukan nya. kenapa kau mesti menggunakan alat siksa semacam ini untuk menghadapi dua orang gadis muda? Tidakkah kau merasa bahwa perbuatan tersebut tidak cukup gagah?" Kembali sastrawan berbaju hijau itu tertawa dingin. Kami mempunyai tiga pantangan berat dan bagi yang melanggar harus menjalani siksaan air.. sayang tangannya masih diborgol dan tubuhnya masih dirantai..com/ menggantikan mereka untuk menjalankan siksaan tersebut?" "Aku tahu setiap partai dan perkumpulan mempunyaiperaturan yang ketat dan wajib ditaati. sampai di alam baka pun kami tak. dan rantai yang dipergunakan sangat kuat serta susah dipatahkan sekalipun ia mempunyai niat untuk menolong orang.... "Justru aku sedang melaksanakan kewajiban partai terhadap kaum pembangkang.

." Kemudian setelah mengulapkan tangannya memberi tanda. sementara itu delapan lelaki berwajah bengis yang bertelanjang dada itu tetap tinggal dalam ruangan tanpa bergerak. ia melanjutkan. Kembali sastrawan berbaju hijau itu berkata sambil tertawa dingin: "..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Apa yang kalian alami baru sedikit siksaan yang tak berarti. kemudian siksaan manusia baru di-laksanakan" Dua orang lelaki berbaju hijau mengiakan dan segera muncul untuk menurunkan dua orang gadis yang sudah setengah sekarat itu dari kuali air mendidih dan kemudian menggotongnya pergi. siksaan yang lebih berat nanti akan segera menyusul.. 282 . "sementara waktu siksaan air dianggap selesai. ia Hanya memandang sekejap dua orang gadis tersebut dengan sorot matanya yang dingin menggidikkan.com/ Nada suara mereka amat memelas. Biarkan mereka menikmati siksaan dari tubuh yang melepuh itu selama tiga hari. membuat iba siapa pun yang mendengar. Tampaknya hatinya tak tergerak sama sekali oleh rengekan yang mengibakan hati itu.. orang berbaju kuning yang mengenakan topeng itu tetap membungkam.

pikirnya: "Entah siapa lagi yang mendapat giliran untuk menjalankan siksaan paling keji ini. "Coba terangkan apa yang kau ingat. Ketika Lim Han-kim berpaling. tepat sekali dugaanmu.kau yang biasanya malang melintang diwilayah barat-daya dan bermarkas diperbukitan Im-kui. Betul. kalian semestinya adalah perkumpulan Hian hong. sastrawa berbaju hijau itu menyapu sekejap seluruh ruangan.." "Aku ingat sekarang..com/ Diam-diam Lim Han-kim menghela napas. oleh sebab itu jarang sekali umat persilatan yang mengetahui." Dengan mata yang setengah terpejam. Kata nya kemudian sambil tertawa: "Gerak-gerik organisasi kami selalu rahasia...." sastrawan berbaju hijau itu segera tertawa terbahakbahak: "Ha ha ha ha.. " Kalau tebakanku tidak keliru.." mendadak terdengar seseorang berteriak keras. Ternyata Han tayhiap mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang benar-benar luas.." perintah sastrawan itu. organisasi kami memang selalu berkeliaran di wilayah perbukitan Im-kui dan jarang sekali menginjakkan kaki di wilayah Kang-lam 283 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. ia temukan si pembicara ternyata adalah Han Si-kong si monyet tua.

Tapi sekarang dunia sudah ka-cau. silahkan Huhoat (pelindung hukum) mengambil keputusan" sastrawan berbaju hijau itu mengalihkan pandangannya ke wajah manusia berbaju kuning yang duduk di tengah itu dan memohon pendapatnya: "Bagaimana kau-cu?" Manusia bertopeng itu tetap 284 . Ketua partai kami sebagai seorang yang berhati besar dan penuh belas kasih menganggap inilah saatnya bagi kami untuk menghimpun rekan-rekan persilatan dan bekerja sama menegakkan kembali keamanan dalam dunia. partai aliran sesatpun ingin omong besar. sebagian besar jago persilatan merupakan kenalan lamanya." "Huuuuh.. Kalau tidak diberi sedikit siksaan rupanya dia belum tahu kehebatan kita." Lik-ling tersenyum. Hmmm jangan harap kalian ? mampu melaksanakan pekerjaan besar itu. Sungguh tak disangka biarpun sudah kupenjarakan hampir dua tahun lamanya.com/ serta Tionggoan. oleh sebab itu. ujar-nya: "Monyet tua ini begitu sombong dan tekebur. Kalau memang hendak diberi sedikit pelajaran.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sikap angkuh dan jumawanya belum juga luntur." ejek Han Si-kong ketus. sastrawan berbaju hijau itu tertawa dingin. berpaling ke wajah Lik-ling. semenjak membekuknya aku tak pernah menyiksa dirinya. banyak malapetaka terjadi di kolong langit.. tukasnya: " orang ini sang at tersohor di wilayah Kang-lam maupun Tionggoan.

serentak mereka bangkit berdiri 285 . "Baiklah. "sebentar kaucu masih harus menjumpai tamu agung. kami semua tak berani merepotkan kaucu lagi.. sampai bayangan tubuh orang berbaju kuning. dia tak tega menyiksa atau menyakiti tubuhmu. Paras muka Lik-ling dan sastrawan berbaju hijau itu segera berubah. Hanya kali ini dia menggelengkan kepalanya.." ujar sastrawan berbaju hijau itu kemudian.com/ membungkam." Mendadak terdengar suara langkah kaki yang terburuburu berkumandang datang. sementara orang-orang berbaju hitam beserta kedelapan lelaki bertelanjang dada itu bersama-sama jatuhkan diri berlutut sambil menyembah. baru mereka bersama-sama bangkit berdiri sesudah bayangan punggung ketuanya lenyap daripandangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Likling dan sastrawan berbaju hijau itu serentak bangkit berdiri untuk menghantar kepergian ketua-nya." Pelan-pelan orang berbaju kuning itu bang kit berdiri. kalau memang tak ada petunjuk lain. sastrawan berbaju hijau itu baru berpaling ke wajah Han si-kong sambil ujarnya: "Kaucu kami benar-benar berbelas hati.itu keluar dari ruangan diiringi empat lelaki dan empat perempuan kecil. memutar badan dan berjalan meninggalkan ruangan.

percuma aku si raja 286 . Kedengaran seseorang dengan suara yang parau sedang mencaci maki: "Jika aku berhasil melepaskan diri dari sini..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedang belasan lelaki berbaju hitam yang ada di secutar ruangan serentak turun tangan me-ngerudungi tawanan masingmasing dengan kain hitam dan menggiringnya ke luar dari ruanganLim Han-kim merasa tangannya yang di-borgol diggndeng seseorang meninggalkan ruangan tersebut." Delapan orang lelaki tinggi besar bertelanjang dada itu segera menggotong pergi kuali besi dan tungku raksasa tersebut menuju ke belakang ruang utama.sementara itu si sastrawan berbaju hijau menyapu pandang sekejap ke seluruh ruangan. Air yang dingin cepat membenamkan sepasang kakinya sebatas lutut. seakan-akan lalu ia dilemparkan ke dalam sebuah sungai kecil.. jalan yang ditempuh dari atas makin merendah ke bawah. singkirkan semua peralatan siksa yang ada.kata nya kemudian. lalu melompat turun dari panggung kayu dan buru-buru keluar dari ruangan. bila aku tak mampu meratakan pesanggrahan Tho-hoa-kit ini rata dengan tanah."sementara bawa mereka ke penjara air. tak lama kemudian ia mendengar suara aliran air.com/ Lik-ling mengayunkan tangannya dengan cepat memberi tanda.

kata makiannya pun makin lama semakin tak sedap didengar. ketika makiannya tidak memperoleh tanggapan. tiba-tiba terdengar suara seorang gadis memanggil sambil menghela napas panjang: "Lim siangkong" Lim Han-kim dapat menangkap suara panggilan itu berasal dari samping tubuh nya. pendengarannya sama sekali tidak terganggm Dia dapat merasakan rantai di tubuh nya bergetar keras seakan-akan diikatkan pada sesuatu benda. Dalam keheningan yang menyelimuti seluruh ruangan. Namun para pengiring mereka itu rata. Waktu itu. Agaknya para manusia berbaju hitam yang menggiring mereka ke situ telah mengundurkan diri Han si-kong sendiri. disusul kemudian suara air yang beriak. lama kelamaan dia jadi bosan sendiri dan berhenti dengan sendirinya. semakin memaki.. ia semakin marah sehingga kata." Ternyata suara itu berasal dari Han si-kong. tak seorang pun di antara mereka yang menanggapi ataupun menunjukkan suatu reaksi.com/ monyet ceking berkelana hampir puluhan tahun lamanya dalam dunia persilatan-. tapi ia tak yakin apakah 287 . sekalipun mendengar kata-kata makian kotor yang sangat tak sedap didengar itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.rata memiliki pendidikan iman yang cukup tangguh. biarpun sepasang mata Lim Han-kim tertutup oleh kain hitam.

Lim Han-kim tidak ragu-ragu lagi. aku bisa mengobati penyakit nona kami. gadis itu segera mem-perkecil suara nya dan berkata lagi: "Aku kuatir obat jinsom milikmu itu sudah berhasil mereka rampas. gadis itu segera mempertinggi suara panggilannya dan berteriak lagi: "Lim Han-kim" Karena panggilan kali ini langsung menyebut namanya.. karenanya untuk sesaat dia tetap membungkam tanpa menjawab. aku malah terjebak oleh perangkap orang-orang Hian-hong-kau hingga tertawan-. Ketika panggilannya tidak mendapat tanggapan. aaaai. ketika datang untuk menyambangi 288 ..com/ di antara belasan orang yang sama-sama terkurung dalam penjara air itu tak ada orang dari she Lim. sahutnya: "Ada urusan apa nona?" Mendengar jawaban tersebut berasal dari samping tubuh nya." Teringat betapa pentingnya artipil mestika itu. buruburu Lim Han-kim bertanya: "Bukankah kalian telah mengutus orang untuk mengantar pil mustika tersebut berangkat duluan?" Gadis itu menghela napas panjang: "sebenarnya kami hanya menipumu. siapa sangka usahaku gagal..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebetulnya aku berharap dengan mencuri obat mestika-mu itu.

dia enggan memaki atau menegur orang lain meski kejadiannya jadi begini parah. kaupun ikut menderita. tak nyana aku tertipu lagi oleh mereka waktu itu" Tapi dengan pendidikannya yang baiki serta wataknya yang lembut. Terdengar gadis itu berkata lebih jauh: "Tahu bakal terjadi peristiwa macam ini. tak nanti aku balik kepesanggrahan Tho-hoa-kit dan aku pun tak usah tersekap di tempat semacam ini. bersediakah kau untuk menjawab nya?" 289 ."Betul juga perkataan ini. Kalau bukan gara-gara pil mestika tersebut." Diam-diam Lim Han-kim mengeluh. ada satu persoalan yang ingin kutanyakan kepada nona. aku tak bakal mencuri obat mustikamu itu sehingga bukan cuma kami terseret dalam keadaan seperti ini. baru pil itu kami ambil lagi. kemudian sesudah berpamitan." Lim Han-kim membatin. pikirnya: "Ternyata manusia dalam dunia persilatan benar-benar licik dan penuh tipu muslihat.. Pil tersebut telah kami sembunyikan lebih dulu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mulutnya tetap membungkam dalam seribu basa." sedang di luar ia menjawab dengan hambar "Kejadian yang sudah lewat biarkan saja lewat Kita tak perlu menyinggungnya kembali Cuma.com/ lelayonmu tempo hari.

" Mendengar keterangan itu kembali Lim Han-kim berpikir "Pil mustika itu mempunyai kaitan yang erat dengan mati hidup Ciu locianpwee." ingatan tersebut segera mengobarkan semangatnya untuk meloloskan diri. sudah pasti mereka telah menggeledah dan mengambilnya.hong.. padahal pil mestika itu tersimpan dalam sakuku. Ketika kami terbokong oleh serangan gelap orang-orang Hian.com/ "soal apa?" "Yakinkah nona. Hmmm. Kalau tidak. orang ini rupanya mempunyai hubungan yang cukup akrab dengan keluargaku.Jika kudengar dari penuturan ketua kuil awan hijau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kau?" Gadis itu berpikir seb entar. diapun mulai peras otak mencari jalan keluar 290 . pil mustika tersebut benar-benar sudah terjatuh ke tangan orang-orang Hian. tak nanti ibu mengutus aku dan adik Liong untuk menghantar sendiri pil mustika itu kepadanya. aku mesti cari akal untuk meloloskan diri dari kurungan ini dan berupaya merebut kembali pil mustika itu. kemudianjawabnya tegas: "Aku yakin dugaanku tak salah. sedang suhupun tak nanti menderita luka parah gara-gara pil itu.hong..kau hingga pingsan di tepi hutan. begitu sadar kami jumpai sudah terkurung disini.

tapi dia pun tak bisa tidak memberi tanggapan atas perkataan gadis itu. maka dia pun ajukan pertanyaan itu seada-nya. 291 ." sesungguhnya Lim Han-kim sedang berpikir bagaimana caranya merebut kembali obat mustika itu agar bisa digunakan untuk menyelamatkan jiwa Ciu Huang yang terancam." "Betul majikan tua kami telah mengumpulkan tabibtabib kenamaan dari seluruh dunia untuk mengobatinya. maka tanyanya sambil lalu: "Penyakit apa sih yang dideritanya?" Padahal yang benar ia tidak mendengar secara jelas apa yang sedang dibicarakan gadis itu. Pelbagai obat mustika pun sudah dicari untuk menyembuhkan penyakit tersebut. namun tak satu pun berhasil menyembuhkan dirinya. Hanya secara lamat-lamat saja ia mendengar kalau terkena sejenis penyakit. oleh sebab itulah kami selalu bersedih hati lantaran peristiwa ini. tak tahan gadis itu menghela napas sambil berkata lagi: "Nona kami cantik tiada taranya di kolong langit Aaaai Kasihan gadis secantik itu ternyata mengidap sejenis penyakit yang amat parah hingga sepanjang tahun harus tersiksa oleh penyakit itu dan tiap hari mesti pingsan satu kali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Ketika sampai lama ditunggu tidak terdengar juga jawaban dari Lim Han-kim.

keadaannya tak beda jauh dtngan orang biasa.. sayang Thian tidak memberkahinya tubuh yang sehat baginya sehingga seorang nona yang begitu cantik dan pintar harus tersiksa sepanjang tahun oleh gerogotan penyakit aneh itu.. tak tahan dia bergumam lebih jauh: "Loya kami tak berputra.." 292 . Meskipun di masa mudanya ia sudah banyak mewarisi pelbagai ilmu silat dari tuan kami namun didikan ilmu silat tersebut tak pernah berhasil membentuk tubuh nona kami jadi sehat dan kuat...." Ia berhenti sejenak memb eri kesempatan kepada Lim Han-kim untuk mengajukan pertanyaan Ketika tidak mendengar pemuda itu bersuara.. Penyakit itu sudah dibawanya semenjak lahir.. pelbagai tabib kenamaan yang ada di dunia ini tak berhasil mendugaduga sumber dan sebab-sebab penyakitnya. bisa bergurau dan omong-omong.. dia Hanya memiliki seorang putri tunggal itulah sebabnya sejak kecil nona kami sangat disayang dan dimanja. padahal nona kami cantik bagaikan bidadari..com/ Gadis itu menghela napas sedih: "Penyakit yang diderita nona kami sangat aneh. kalau penyakit itu tidak kambuh." "Aaaai. Aaaai. tapi begitu kambuh. dia pun ramah terhadap siapa pun sehingga siapa saja senang dan kerasan berkumpul dengannya. kecerdasannya tiada bandingan. tahu-tahu saja dia pingsan tidak sadarkan diri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

hanya saja.. hanya saja. tapi dalam sakuku masih tersembunyi sebilah pedang pendek yang sebetulnya siap kugunakan bilamana perlu.." Agaknya dia malu untuk meneruskan perkataan itu sehingga sesaat lamanya ia tak mampu melanjutkan keterangannya. sulit bagiku untuk mengambil ke luar pedang pendek itu." Tiba-tiba Lim Han-kim memotong pembicaraan gadis itu Bisiknya: "Apa-kah nona masih menggembol pisau belati atau sejenis nya?" "Pisau belati untuk apa?" tanya nona itu tertegun"Akan kucoba membebaskan borgol di tanganku.... Terdengar perempuan itu menjawab dengan suara rendah: "Sepasang tanganku diborgol..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. semua barang milik kami telah digeledah dan dirampas mereka." 293 . tak tahan ia bertanya: " Hanya kenapa? Harap nona jelaskan-" sepasang mata mereka berdua sama-sama dikerudungi kain hitam sehingga kedua belah pihak tidak dapat saling memandang. lalu jawab-nya: "Setelah tertangkap." Gadis itu termenung sejenak. Waktu itu ingatan Lim Han-kim hanya dipenuhi bagaimana caranya merebut kembali pil mustika miliknya. Melihat gadis tersebut tergagap dan tidak melanjutkan per-kataannya.com/ "oooh.

. tapi kemudian ia anggap perkataan semacam itu tak pantas diutarakan. Tibatiba terdengar suara langkah kaki manusia bergema memecahkan keheningan.. Terdengar seseorang dengan suara yang parau dan kasar bertanya: "siapa di antara kalian yang bernama Lim Han-kim?" "Aku" 294 ...." Kedua nya sama-sama membungkam suasana dalam ruang itupunpulih kembali dalam keheningan. akhirnya dia baru berkata agak lirih: "Aku sembunyikan di balik pakaian dalam-ku. biar aku ambil sendiri.....com/ "Katakan saja pedang pendek itu kau sembunyikan di mana. maka untuk sementara waktu gadis tersebut jadi bingung dan tak tahu apa yang mesti diucapkanLim Han-kim sendiri pun dibuat tertegun. Tapi dia pun tak ingin dianggap permintaan pemuda tersebut ditolak mentah-mentah.. siangkong. kalau begitu. apa bisa. sampai lama kemudian ia baru berkata: "Waaah." sebenarnya dia ingin bilang apakah siangkong bisa mengambil sendiri. siangkong.." Lama sekali perempuan itu membungkam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalau begitu. tak kedengaran suara sedikit pun yang bergema disitu.. kurang baik rasanya jika aku mengambil sendiri..

sebenarnya dia hendak mengerahkan tenaga dalamnya untuk melawan. disusul suara orang membebaskan ikatan rantainya. Melihat Lim Han-kim sama sekali tidak melawanorang itu tertawa tergelak kegirangan "Ha ha ha ha.. . . sambil menarik borgol di tangan pemuda tersebut. keras di hati. Tanpa membantah lagi dia menurut dan berjalan meninggalkan tempat tersebut. setelah itu baru orang tersebut berseru: "Ayo ikut aku" "jangan kuatir. memang pintar orang yang tahu keadaan-" Kali ini dia kendorkan cengkeramannya dan melanjutkan perjalanan menuju ke depan Lim Han-kim mengikuti terus di belakang orang itu.com/ Terdengar suara langkah orang berjalan menghampirinya." "Ke mana?" Lim Han-kim tertawa dingin. " Lim Han-kim merasa borgoinya jadi kencang. tahutahu dia sudah dituntun meninggalkan tempat itu. Dia selalu menjaga 295 . lelaki itu berkata lagi: "Biar aku menuntunmu. dia segera bangkit berdiri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebagai pemuda yang lembut di luar. Lim Han-kim jadi teramat gusar setelah dia dibetot orang itu secara kasar. tak bakal kau dibunuh. tapi satu ingatan segera melintas dalam benaknya..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim merasa jalan yang dilalui-nya makin naik ke atas. Jangan dilihat sepasang matanya ditutupi dengan kain kerudung hitam.sUngguh mengagUmkan-" 296 . sedang bila orang itu mengangkat kaki kanannya. pemuda itu segera mengikuti pula jejaknya. Ketajaman pendengarannya pun luar biasa. di lain ketika dia sengaja memperlambat langkahnya. Tiap kali kaki kiri orang itu melangkah. sepanjang perjalanan kadangkala dia percepat langkah nya. Bila orang cepat. Lim Han-kim segera menyusul dengan melangkahkan pula kaki kirinya. dia pun turut melambat Kerja sama semacam ini tak ubahnya seperti tubuh dengan bayangan. tiba-tiba orang itu menghentikan langkahnya sambil memuji: "llmu meringankan tubuh yang anda miliki sUngguh hebat.com/ jarak sejauh satu langkah. SUngguh mengagUmkan. tampaknya mereka sedang berjalan menuju ke atas dengan banyak liku-liku dan tikungan jalanEntah sudah berapa jauh mereka berjalan. ia pun cepat. Tampaknya orang itu bermaksud menjajal kepandaian silat Lim Han-kim. Bila orang itu melambatkan langkah nya. hanya mengandalkan ketajaman pendengarannya pun dia bisa mengikuti semua gerakgerik orang itu dengan tepat.

com/ Pelan-pelan Lim Han-kim menurunkan kembali kaki kanannya yang sudah terangkat dia tetap membUngkan dalam seribU basa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bau harum semerbak tersiar memenuhi seluruh ruangan itu. namun ia dapat melihat separuh wajah lelaki itu. Tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan berkata dengan merdu: "Lepaskan kain kerudung yang menutupi wajahnya" Lim Han-kim segera mengenali suara perempuan itu sebagai suara Lik-ling. wanita itu sedang duduk dipembaringan dengan wajah ceria. sementara itu Lik-ling telah mengayunkan tangannya sambil berseru: "Kau boleh mengundurkan diri" Lim Han-kim coba berpaling. Tempat di mana dia sekarang adalah sebuah kamar tidur yang dihias sangat indah dan mewah. Dua orang dayang berbaju hijau yang membawa pedang pendek berdiri disisi perempuan cantik itu. ia jumpai seorang lelaki berpakaian ringkas warna hitam sedang melangkah ke luar dari ruangan tersebut Biar cuma sekejap pandangan. perempuan itu memang Lik-ling. sementara dia masih termenung. Ternyata kainpenutup matanya telah dilepaskan Apa yang diduga Lim Han-kim tidak salah. 297 . tiba-tiba matanya jadi silau.

pelan-pelan ia duduk kembali. alis mata mereka segera berkerut. katanya: "Lim siang-kong takusah gusar lantaran sikap mereka berdua. Tapi sesudah tertegun sejenak. benar-benar manusia tak tahu diri" Mendadak Lim Han-kim melompat bangun. Dayang yang berada disebelah kiri malah mengumpat sambil mendengus: "Hmmmm. Biasa. silahkan duduk. 298 . sementara mulutnya tetap membungkam. wajahnya diliputi hawa amarah.. wajahnya sangat tampan. anak perempuan memang suka cerewet dan kalau bicara tak dipikir dulu.com/ Ternyata orang itu berkulit halus dan putih. sikapnya yang dingin dan hambar nampaknya segera membangkitkan hawa amarah dua orang dayang berbhijau itu." Lim Han-kim memandang bangku itu sekejap lalu menurut dan duduk. Dengan jari tangannya yang ramping dan indah Lik-ling menuding sebuah bangku di sebelah ka nanny lalu kata nya sambil tertawa manis: "siangkong. tapi dia hanya memandang sekejap..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lik-ling tersenyum." Lim Han-kim mengalihkan pandangan matanya ke wajah Lik-ling. matanya melotot besar.

. ia melanjutkan lagi. setelah membetulkan letak rambutnya yang kusut. tapi belum pernah kutemui orang sediam dan setenang Lim siangkong. "Benar-benar seorang manusia mandiri yang aneh. Tentang hal ini tentunya kau sudah paham bukan?" Lim Han-kim hanya tertawa hambar. "Berbicara dari situasi yang kau hadapi sekarang. lalu dia membungkam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "sudah banyak ragam manusia yang pernah kujumpai.. 299 .. mulutnya tetap membungkam. agaknya kau segan untuk buka suara. boleh dibilang aku bisa membuatmu hidup tapi dapat juga membuatmu mati.. belum pernah" "Bolehkah aku menasehatimu sepatah dua patah kata?" Dengan sinar mata tajam Lim Han-kim memandang sekejap sekeliling ruangan." Kemudian setelah tertawa cekikikan tambahnya: "Apakah Lim siangkong sudah pikirkan?" "Pikirkan soal apa?" "Tentu saja soal mati hidupmu. Bahkan kalau tak perlu.com/ "siangkong" kembali Lik-ling menegur sambil tertawa." "Hmmm." gumam Lik-ling perlahan.

" benda itu segera menancap di atas tiang ruangan dan menembusinya dalam. pikirnya: "Aneh benar. "Plaaaak." setelah dua orang dayangnya berlalu.. Lik-ling baru bangkit berdiri. kenapa ucapannya terhadap dua orang dayang itu begitu sopan dan sungkan-sungkan-.. tapi sebelum meninggalkan ruangan mereka sempat berpaling dan tetap melototi Lim Han-kim dengan pandangan penuh amarah. asal kulit badanmu terluka sedikit saja.dalam.. Ternyata benda itu adalah sebilah pisau terbang." 300 .. jangan harap sanggup menahan kehebatan racun tersebut Hmmm.com/ Lik-ling berpaling sekejap. Terdengar Likling tertawa terkekeh-kekeh: "Pisau terbang itu sudah kububuhi racun yang amat ganas. Buru-buru dia memberi tanda kepada mereka berdua dan katanya seraya tertawa: "Lebih baik kalian berdua masuk ke dalam" Dua orang dayang itu mengangguk dan berlalu dari situ.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. dari balik ujung bajunya terlintaslah sekilas cahaya putih yang menyambar lewat dari sisi jidat kanan Lim Han-kim. Tampak tangan kanannya diayunkan. Betapa pun lihaynya ilmu silat seseorang. niscaya kau akan keracunan dan mati. Lim Han-kim benar-benar keheranan. ketika menjumpai kedua orang dayangnya sudah diliputi hawa amarah dan siap mengumbar emosinya.

kembali lanjutnya: "Berbicara dari kepandaian silat yang kau miliki. Antara Mati dan Hidup Lik-ling menghela napas panjang. Bila dugaanku tak salah. sudah pantas bila kau dimasukkan ke dalam deretan jago-jago pilihan dalam dunia persilatan. mungkin saat ini jiwamu sudah melayang dan tubuhmu mulai kaku. wajahnya tetap dingin dan kaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kaupasti merupakan keturunan keluarga persilatan kenamaan 301 . masa depanmu masih panjang dan cemerlang. bukan berarti ia dapat mendidikmu sedemikian lihaynya hanya dalam belasan tahun yang singkat.. Lik-ling tertawa terkekeh." "Meski gurumu hebat. kembali ujarnya. BAB 10." Lim Han-kim tidak berkata apa-apa. seandainya serangan golok terbangku tadi melukai tubuhmu.com/ "Apa maksud nona berkata demikian?" tegur Lim Hankim sambil menatap wajah perempuan itu tajam-tajam. "Aku ingin kau mulai memikirkan masalah mati hidupmu. jadi aku duga gurumu tentu seorang manusia berbakat yang luar biasa. hanya sinar matanya tampak lebih tajam berkilat." setelah termenung berpikir sebentar. "Usiamu sekarang ibarat sang surya yang baru terbit di ufuk timur..

. Kau lebih suka mati secara gagah. "Nona. dengan kemampuan semacam ini tentunya terlalu sayang bukan jiwa mesti mati dalam usia muda. belum pernah aku tunjukkan sikap welas kasih seperti terhadapmu sekarang. Kau tahu.. lebih baik utarakan terus terang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ yang mulai dididik ilmu silat sejak kecil. ia kembali melanjutkan"Memang. Aku paling tak suka diajak putarputar haluan-" Lik-ling kembali tersenyum "Seandainya aku ingin membunuhmu sekarang." Dengan langkah yang genit dia berjalan menghampiri anak muda itu. ilmu silatmu hebat. terlalu sayang jika harus mati secara mengerikan.. hal ini bisa kulakukan dengan mudah sekali.. tapi aku pun dapat segera membebaskan borgolan tangan dan rantai di tubuhmu serta membiarkan kau pergi dari sini. dengan biji matanya yang jeli ditatapnya wajah perempuan itu lekat-lekat. bagaimanakah perasaan ibumu yang mungkin menantikan kepulanganmu? Apa lagi wajahmu tampan. Tapi." Lim Han-kim tertawa dingin. Nah. sambil melangkah demikian. kemudian lanjutnya lagi: "Selama ini aku terkenal kejam dan tidak berbelas kasihan..jika ingin mengucapkan sesuatu. kalau bicara menurut adat serta jiwa mudamu.. pernahkah kau berpikir." Tiba-tiba ia berpaling. 302 .

mati secara mengerikan dan kedua." Dari dalam sakunya dia keluarkan sebuah lencana emas. lanjutnya kemudian"Tapi aneh benar. "Tentu saja kenal" jawabnya agak termangu. ia tak mampu menjawab pertanyaan tersebut 303 .. Pertama. Lama sekali Lim Hankim termenung. mereka selalu hanya disodorkan dua pilihan. silahkan kau memilih sendiri. Nah. Lim Han-kim segera mengenali benda itu sebagai lencana pemberian Kim Nio-nio.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku merasa seperti punya jodoh yang istimewa denganmu..hong. sambil tertawa ia ber-tanya: "Kau kenal dengan pemilik lencana emas ini?" Memandang lencana emas tersebut.. sekarang aku pun ingin tawarkan kedua jalan tersebut kepadamu. bergabung dengan partai Hian. "Apa hubunganmu dengannya?" Dari nada pertanyaan itu bisa disimpulkan ia pun kenal dengan pemilik lencana emas ini.kau kami.com/ sudah berapa banyak jago persilatan yang tewas atau terluka di tanganku? siapa saja yang sudah terjatuh ke tanganku." Dia menghela napas panjang..

com/ sebagai orang yang jujur dan polos. aku harap kau segera mengambil keputusan-" "soal apa?" "sudah kau putuskan mati hidupmu?" "Belum" " Kalau begitu sudah kau putuskan memilih mati?" "Juga tidak" Lim Han-kim menggeleng..?" Dengan penuh kegusaran Lim Han-kim melototkan matanya bulat-bulat. Aku pun tak berniat menanyakan lebih jauh..." "Kau tahu? Tahu apa?" "Kau tak usah berlagakpilon. Nah. sambil menyimpan kembali lencana emas itu Lik-ling berkata lagi sambil ter-tawa: "Padahal tak usah kau jelaskan pun aku sudah tahu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lik-ling tertawa cekikikkan"Padahal kejadian semacam ini tidak lucu dan aneh. dia merasa kurang leluasa untuk menjelaskan bahwa Kim Nio-nio telah menganggapnya sebagai adik angkatnya. sekarang ada satu persoalan yang jauh lebih penting. Masa kau tak memahami apa yang kumaksudkan itu. 304 . tegurnya: "Kau anggap aku Lim Han-kim manusia macam apa? Hmmmm Aku tak ingin kau ngaco belo.

Keadaan yang begitu mendesak membuat anak muda ini mau tak mau harus mempertimbangkan kembali situasi yang sedang dihadapinya dengan lebih serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak kedengaran sedikit suara punLim Han-kim menghela napas panjang. selain itu dia pun menyadari bahwa Lik-ling sendiri pun tak dapat memutuskan tentang mati hidupnya." "Berapa waktu kau butuhkan?" "Mungkin tiga sampai lima hari. kini tinggal Lim Han-kim seorang. Dari nada pembicaraan Lik-ling tadi. mungkin juga sesaat lagi aku sudah dapat mengambil keputusan. ia putar otak berpikir keras. hening. aku beri waktu sepenanakan nasi lamanya. "Pikirkanlah seorang diri di sini. Nanti aku akan datang lagi untuk menanyakan keputusanmu. ia sudah dapat merasakan bahwa dia betul-betul sudah dihadapkan pada masalah mati dan hidup.com/ "Lalu apa yang kau inginkan?" "Aku mesti pikirkan dulu persoalan ini baik-baik." "Baiklah" kata Lik-ling kemudian sambil tersenyum. ia benar-benar membalikkan badan dan berjalan menuju ke ruang dalam. suasana disekeliling tempat itu a mat sepi." Habis berkata. Yang pasti 305 . Di ruangan yang begitu luas.

". Kemudian pemuda itu pun teringat asal usulnya sendiri yang penuh misteri. tapi bisa juga hanya boneka yang sengaja diatur sastrawan berbaju hijau itu untuk mengelabui pandangan orang lainDandanan serta gerak-geriknya telah menutupi seluruh kekuasaannya. ia mesti menenangkan pikirannya dan membuang jauh-jauh semua pikiran yang kusut agar bisa mencari akal dan jalan terbaik untuk mengatasi persoalan di depan mata.. Sementara dia masih termenung.com/ sastrawan berbaju hijau itulah yang sesungguhnya memegang peranan penting.betul ketua Hian. Sambil menghela napas panjang Lim Han-kim angkat kepalanya dan menggeleng-gelengkan kuat-kuat.. tak mungkin ada orang bisa memahami apakah dia betul.kau yang merencanakan semuanya ini.hongkau yang asli atau bukan. Kemungkinan besar ia benar-benar adalah ketua Hianhong..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. teringat juga pada pil mestika yang hilang." Lim Han-kim terkejut dan cepat-cepat 306 . tiba-tiba terdengar seseorang memanggilnya dengan suara lembut: "Lim slang kong. ia memberikan semacam dugaan misterius yang sukar dilukiskan.. ibunya yang sudah tua. Tentang manusia kuning ini.

.." Melihat Lim Han-kim tidak memberi tanggapan. diamdiam pikirnya: "Yaa. Ketika melihat anak muda itu menunjukkan wajah tak tenang. gadis berbaiu hijau itu segera berkata lagi lirih: "Aku berterima kasih sekali atas pertolongan slang kong tempo hari. ternyata sama sekali tak disadari sejak kapan gadis berbaju hijau itu sudah hadir di sampingnya." 307 . Lamatlamat diapun dapat mengenali gadis ini sebagai gadis yang meminta sapu tangan dari tangannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tampaknya gadis berbaju hijau itu merasa amat gelisah. kami berhasil menghindarkan diri dari penderitaan tiga siksaan-" Lim Han-kim merasa malu bercampur menyesal. Bila kau membutuhkan bantuanku... cepat katakan. sapu tangan itu sudah kuhadiahkan kepada nona ini. aku tak bisa berdiam terlalu lama di sini. tapi aku justru datang ingin memintanya kembali sehingga gara-gara itu aku tertangkap. Berkat pemberian sapu tangan itu. Waktu itu dia sedang putar otak mencari jalan keluar. katanya kembali: "siangkong. ia temukan seorang gadis berbaju serba hijau telah berdiri di sampingnya.com/ berpaling.

" Lim Han." Tiba-tiba ia menghentikan perkataannya dan menyembunyikan diri ke belakang tubuh Lim Han-kim. gadis berbaju hijau itu gelengkan kepalanya berulang kali. "Tampaknya nona Lik-ling sudah tahu kalau ilmu silat siangkong sangat lihay. dia membungkam diri da lam seribu bahasa. setahuku borgol semacam ini Cuma ada dua.com/ Pelan-pelan Lim Han-kim mengalihkan sorot matanya ke wajah gadis berbaju hijau itu. 308 . satu digunakan oleh monyet tua...kin tertegun. oleh sebab itu. Terdengar gadis berbaju hijau itu berkata lagi: "Kedua perangkat borgol khusus itu memang sengaja disiapkan untuk menghadapi jago-jago berilmu silat tinggi. Tampak seorang lelaki berperawakan tinggi besar dengan langkah berat berjalan masuk ke dalam ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tubuhnya sempoyongan seakan-akan sepasang kakinya sudah tiada bertenaga lagi untuk menahan perawakan tubuhnya yang tinggi besar. lalu bisiknya: "Nona. sehingga dia tak memakai besi biasa untuk memborgolmu. apakah kau dapat usahakan membuka borgol di tanganku ini?" setelah memperhatikan borgol di tangan Lim Han-kim dengan seksama.. tak disangka yang lain ternyata dipergunakan untuk memborgol siang-kong.

semuanya berlangsung dalam waktu singkat.. nona Lik-ling... Lik-ling. tahu-tahu badannya roboh terjungkal ke atas tanah dan tak bergerak lagi. Lik-ling siperempuan cantik itu sudah muncul di depan pintu ruangan sambil menegur: "Apakah dia masih hidup?" Nona berbaju hijau itu berlagak wajar....com/ Dalam sekali pandang saja Lim Han-kim sudah tahu kalau lelaki tersebut telah menderita luka akibat pukulan seorang jago tangguh.....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Cepat-cepat perempuan baju hijau yang bersembunyi di belakang Lim Han-kim itu melompat keluar dan mencoba membangunkan lelaki tersebut sejak lelaki itu roboh ke tanah sampai nona berbaju hijau itu munculkan diri untuk membangunkan lelaki tersebut. cepat-cepat dia maju menghampiri lelaki itu." "sudah mati?" seru Lik-ling tertegun. 309 .. Baru saja ia membimbing lelaki tersebut.. ia mengangkat kepalanya seraya menyahut "Jiwanya sudah putus. nona. bahkan luka yang dideritanya amat parah danjiwanya tak mungkin bisa bertahan selama seperminum teh lagi. Terdengar lelaki itu berteriak-teriak dengan suara yang berat: "Noo. Lim Han-kim yang menyaksikan semua itu diam-diam menggelengkan kepalanya sambil berpikir. nona." Tapi sebelum sempat mengucapkan sesuatu.

Air muka Lik-ling segera berubah hebat." Tiba-tiba terdengar suara suitan nyaring yang tinggi melengking berkumandang datang. namun dalam hati kecilnya justru merasa amat gelisah.. musuh tangguh telah menyerang masuk ke lorong bawah tanah. akibatnya suatu kerja sama yang erat mustahil bisa digalang. ujarnya kemudian: "Tampaknya orang ini dilukai oleh tenaga pukulan seorang jago tangguh sehingga isi perutnya hancur. 310 . tapi sayang para pemimpin organisasi ini justru memupuk kekuasaan mereka pada peraturan serta siksaan yang kejam sehingga memaksa anak buahnya harus menggunakan akal dan tipu muslihat untuk menyelamatkan jiwa sendiri. meskipun wajahnya tetap mempertahankan sikap tenangnya." Nona berbaju hijau itu mengiakan dan menggotong jenazah lelaki tadi buru-buru tinggaikan ruangan tersebut selama ini Lim Han-kim hanya mengawasi semua kejadian itu sambil berpeluk tangan." Tampak Lik...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "sesungguhnya mereka termasuk satu kelompok dan sepantasnya bila susah sama dijinjing senang sama dinikmati. sambil melompat bangun perintahnya: "Cepat singkirkan jenazah itu.ling membungkukkan badannya memeriksa sebentar seluruh tubuh lelaki itu dengan seksama.

Dengan memutar pergelangan tangan-nya. jelas bisa disimpuikan bahwa orang itu bukan sembarangan jago. 311 . setelah itu baru dia lari keluar dari ruangan sekalian menutup pintunya rapatrapat. Pintu ruangan amat tebal lagi kokoh. Tapi bila membayangkan kembali kematian lelaki kekar tadi. Dalam keadaan seperti ini. Hal ini membuat anak muda tersebut tidak dapat menduga siapa gerangan jago silat yang telah menyerang masuk sampai ruang bawah tanah pesanggrahan Tho-hoa-kit. dengan suatu kecepatan tinggi ia lancarkan sebuah totokan menyodok jalan darah di tubuh Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Pelan-pelan Lik-ling membalikkan tubuhnya sambil menegur dingin: "sudah kaupikirkan baik-baik? ingin tetap hidup? Atau lebih baik memilih mati?" "Aku belum mengambil keputusan" Lik-ling tertawa dingin. ia cengkeram tubuh anak muda itu dan menaruhnya di sudut ruangan. dia mulai berpikir kembali bagaimana caranya meloloskan diri dari situ. pikiran Lim Han-kim kembali bergelora. otomatis pertempuran yang segera berlangsung pastilah suatu pertarungan yang luar biasa sengitnya. Dalam waktu singkat suasana dalam ruangan pun menjadi gelap gulita hingga melihat kelima jari tangan sendiripun rasanya susah. tak kedengaran sedikit suara pun yang bergema sampai di situ.

.. ditambah lagi ia baru terjun ke dalam dunia persilatan dan tidak banyak jago yang dikenalnya. lamat-lamat ia dapat mengenali suara itu sebagai suara dari nona berbaju hijau yang 312 . serangan berikutpun kemudian diurungkan." Lim Han-kim coba memperhatikan suara panggilan itu dengan lebih seksama.. Tampaknya ada orang yang mengayunkan senjata dan tepat menghajar di atas pintu ruangan tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Posisinya pada saat ini boleh dibilang sangat rawan.. Lim Han-kim tak dapat menduga dari aliran manakah musuh tangguh itu. Lim siangkong. maka ia pun merasa kurang leluasa untuk berteriak. persoalan-persoalan yang sebelumnya tak pernah dibayangkan pun kini satu persatu muncul dalam benaknya. namun lantaran pintu batu itu kuat dan tebal maka setelah dihajar dua kali belum juga berhasil menggetarkannya.. tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan sedang memanggilnya dengan suara lirih: "Lim siangkong. bukan saja ia tak mampu menyelamatkan diri sendiri. sementara ia masih termenung. pikiran dan perasaannya jadi makin kusut dan kalut. Mendadak terdengar suara benturan keras bergema memecahkan keheningan.

aku minta maaf. Betul juga... Asal siang-kong dapat menahan hinaan dan penderitaan ini sementara waktu. baik kaucu kami 313 . Waktu itu dia membawa sebilah pedang yang memancarkan hawa dingin yang menggidikkan hati. maka sahutnya: "Aku berada di sini" sesosok bayangan manusia berkelebat lewat dan melayang turun di sisi tubuhnya..." "Aaaai. setelah berada cukup lama dalam ruangan gelap itu. ia tarik kembali pedangnya seraya menggeleng.. Tampa k si nona berjongkok untuk meneliti sebentar borgol dan rantai di tubuh Lim Han-kim." Lim Han-kim tahu ucapan gadis itu memang benar. namun aku berhasil mendengar tentang suatu persoalan. Meskipun aku tak mampu menolong siangkong. iapun tertawa hambar. sepasang mata Lim Hankim sudah mulai dapat menyesuaikan diri dengan keadaan di situ dan lamat-lamat bisa melihat keadaan dalam ruangan ia segera mengamati bayangan manusia itu dengan seksama. . "Aku memang tidak berharap nona datang menolong ku. setelah diamati berapa saat. ujung pedang ditudingkan ke atas dada anak muda itu.. "Aku benar-benar menyesal karena tak sanggup menolong Lim siangkong. ternyata orang itu memang si nona berbaju hijau.com/ pernah diberi sapu tangan..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/ maupun nona Lik-ling tak nanti berani mencelakai jiwa siangkong. 314 . cepat-cepat dia berlalu dari sana." "Ingat siangkong. tentu akan kuingat baik-baik nasehatmu itu.. mereka bilang membiarkan siangkong tetap hidup jauh lebih bermanfaat daripada dibunuh. sedang nona berbaju hijaupun tidak tampak datang lagi. kesempatan tetap tersedia untuk melarikan diri Moga-moga saja kita punya jodoh. itulah sebabnya aku sengaja datang memberi kabar. jangan takut kehabisan kayu bakar. namun Lik-ling tidak muncul lagi di tempat itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." selesai berpesan. aku kuatir pikiranmu tidak terbuka hingga mengambil keputusan pendek." "Terima kasih banyak atas pemberitahuanmu. suatu hari nanti aku pasti akan datang membantu. Aku mengerti siangkong adalah seorang pendekar sejati yang pantang dihina. Dalam keheningan dan kesepian yang luar biasa Lim Han-kim menunggu hampir satu jam lamanya. jangan berpikiran pendek dan menghabisi jiwa sendiri. Asal mau menunggu." "Kenapa begitu?" tanya Lim Han-kim keheranan "Aku sempat menyadap pembicaraan antara kaucu dengan Lik-ling tentang jiwa siangkong..

" Ia memang licik dan lebih berpengalaman Dari ucapan yang begitu singkat. pintu ruangan yang tertutup rapatpun pelan-pelan membuka kembali. secara tidak langsung ia telah 315 . seorang bocah lelaki yang membawa lentera muncul dengan langkah lebar. siapa tahu aku dapat memperoleh kesempatan untuk membujuknya melepaskan borgolan." Tampaknya sastrawan berbaju hijau itu sudah dapat menebak isi hati Lim Han-kim. Tampak selapis cahaya lentera menyorot masuk ke dalam. di belakangnya mengikuti sastrawan berbaju hijau itu..." Diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Lebih baik kulayani pembicaraan ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tampaknya kami harus menyiksamu beberapa saat lagi. katanya lagi sambil tersenyum: "Tampak-nya Lim siauhiap sudah tak sabar lagi.com/ sementara pemuda itu masih menunggu dengan perasaan gelisah. bila selama ini bersikap kurang sopan harap kau sudi memaafkan.? Maaf. tiba-tiba matanya jadi silau. sesaat kemudian Lik-ling nampak muncul juga dari balik pintu Kepada Lim Hankim sastrawan berbaju hijau itu segera menjura dan menyapa sambil ter-tawa: "Aku tidak tahu kalau saudara Lim datang dari lembah Hong-yap-kok." Maka sambil manggut-manggut sahutnya: "Terima kasih atas pujianmu.

Dia kembali berpikir: "Tampaknya nona berbaju hijau itu tidak membohongiku. kemudian sahutnya: "orang itu berilmu silat sangat tinggi dan lagi bukan cuma seorang. lalu apa gunaku... tampaknya mereka hapal sekali dengan situasi kita di sini. sudah pasti ada sebab-sebabnya. tapi kemudian ia berhasil meloloskan diri.?" Pada saat itu si sastrawan berbaju hijau itu sedang berpaling ke wajah Lik-ling sambil bertanya: "Apakah musuh tangguh itu berhasil ditangkap?" Lik-ling berpikir sebentar. hanya 316 .." Paras muka sastrawan berbaju hijau itu tampak berubah hebat. Tapi. status maupun peringkat orang ini dalam perkumpulan Hian-hong-kau sama sekali tidak berada di bawah kekuasaan ketua. Barusan aku sempat bertarung beberapa gebrakan dengannya. aku tak boleh gegabah. Kenapa secara tiba-tiba ia bersikap begitu sungkan kepadaku? Hmmm. kalau dipikirkan kembali..com/ memberitahu kepada Lim Han-kim bahwa jangan ha rap bisa membujuknya untuk melepaskan borgolan tersebut dan mencari kesempatan untuk melarikan diri Lim Han-kim mengalihkan sinar matanya ke wajah Likling yang sedang berjalan mendekat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Baik kedudukan. namun ia tidak bertanya lagi. aku cuma seorang pemuda yang baru terjun ke dunia persilatan dan tak punya nama besar.

Waaah. jika aku sampai 317 . dari sakunya dia mengeluarkan secarik kain hitam dan segera diikatkan ke mata Lim Han-kim. bau harum bunga pun tersiar di sekitar nya." Lim Han-kim segera merasakan tubuhnya diangkat seseorang dan tak lama kemudian terasa angin dingin menerpa badan-nya. Agaknya ia sudah dibawa ke luar dari ruang bawah tanah dan dimasukkan ke dalam sebuah kereta.. Lim Han-kim tak dapat melihat sesuatu karena matanya dikerudungi kain hitam.com/ matanya berkedip memberi isyarat pada si bocah pembawa lentera. selang beberapa saat kemudian terdengar suara kereta bergerak menempuh perjalanan. lebih baik jangan meronta atau melakukan perbuatan apapun yang dapat merugikan diri sendiri. si bocah lelaki itu segera memahami maksudnya.. namun dengan andalkan pendengarannya ia dapat merasakan kereta kuda itu bergerak makin lama semakin cepat. Terdengar sastrawan berbaju hijau itu berkata lagi dengan suaranya yang dingin bagaikan es: "Jika Lim tayhiap tak ingin menderita siksaan..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tanpa terasa pikirnya dengan perasaan cemas: "Entah mereka hendak mengajakku pergi ke mana? Tapi tempat itu jelas lebih berbahaya ketimbang pesanggrahan Tho-hoa-kit.

kontan lengan itu jadi lemas dan tak mampu diangkat kembali peristiwa ini sama sekali di luar dugaan.. silahkan saja untuk meronta lagi. ingatan untuk melarikan diri pun muncul makin kuat dalam hatinya. tidak gampang lagi jika ingin meloloskan diri." Lim Han-kim semakin terkesiap. baru saja ia menggerakkan tangannya mendadak sikutnya terasa amat sakit." Mendadak terdengar suara benturan keras bergema di udara disusul kemudian terdengar seseorang berteriak 318 .. Diam-diam ia menghimpun tenaga dalam dan mencoba menggerakkan tangan kanannya guna menarik lepas kain yang mengerudungi sepasang matanya. Terdengar seseorang dengan suara yang dingin dan menyeramkan menegur: "Jika kau ingin merasakan siksaan tusukan jarum emasku...com/ dikirim ke tempat semacam itu. lebih baik aku berusaha kabur di tengah jalan-. seakan-akan ada sesuatu benda yang menembusi kulit tubuhnya. siapa sangka." Berpikir sampai di situ. anak muda itu kontan saja dibuat terkejut setengah mati.. tak heran kalau lengan kananku jadi lumpuh dan tak mampu digerakkan lagi." "Blaaaam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pikir-nya: "Ternyata ia menusuk jalan darahku dengan jarum emas..

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Gelak tawanya begitu santai dan ringan.. tak disangka kita berjumpa lagi di sini. tentunya kau tidak menduga bukan aku masih bisa menggunakan sepasang kakiku untuk menendangmu? Ha ha Lim Hankim segera mengenali suara itu sebagai suara dari Han si....kong tertawa terbahak-bahak..kong yang pernah dijumpai dalam penjara bawah tanah. tak tahan ia menegur: "Han locianpwee... Ha ha ha. seakan-akan mati hidup bukan masalah besar baginya. Menyusul kemudian terdengar seseorang tertawa terbahak-bahak sambil mengejek: "Ha ha ha. moga-moga tendanganku tadi tepat menghajar jalan darah kematian di tubuhnya. bocah keparat Meskipun kau telah menusuk kedua lenganku dengan jarum emas. Tampaknya ada seseorang yang kena digempur hingga mencelat ke luar dari kereta kuda itu." 319 . Han si. paling tidak bakal cacad seumur hidup.. dunia memang amat sempit. penjaga kereta itu berhasil kutendang hingga tersungkur jatuh dari atas kereta... seluruh kereta kuda itu bergoncang keras dan angin kencang pun berhembus lewat.. sekalipun tidak sampai mampus. "Ha ha ha.com/ kesakitan.kong telah berkata lagi: "Bocah keparat. Belum sempat Lim Han-kim mengucapkan sesuatu. kaukah di situ?" Kembali Han si.

aku masih punya mulut untuk memaki orang. Bila kaupotong lidahku. monyet tua.com/ Terasa kereta kuda itu kembali bergoncang sangat keras. panjang amat umur-mu" bentak Han si kong. Agaknya orang itu kuatir Lim Han-kim meniru cara rekannya dengan melancarkan tendangan ke tubuhnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jangan kuatir.." Tiba-tiba saja Lim Han-kim meras akan sepasang lututnya kaku.." Han si-kong tertawa tergelak: "Ha ha ha. rupanya orang yang kena ditendang hingga mencelat jatuh dari kereta tadi kini telah melompat naik kembali "Hei. biarpun kau tusuk sepasang lututku dengan jarum emas.. ternyata dua batang jarum emas tertancap pula di lututnya itu. 320 . sepanjang perjalanan kali ini pasti akan kuberi penderitaan yang lebih setimpal untukmu. kita lihat saja bagaimana akhir dari permainan ini. hutang piutang antara kita tetap akan diperhitungkan sampai tuntas. bocah busuk. aku tetap akan memakimu di dalam hati. maka sebelum didahului lawan. kecuali kau bunuh aku. Hmmm selama aku masih hidup di dunia ini.. ia turun tangan lebih dulu dengan menusuk sepasang lutut lawannya. suara tertawa dingin berkumandang datang" Hmmmm.

bocah busuk. maka ia biarkan monyet tua itu memaki sepuasnya tanpa memberi tanggapan. lebih baik jangan banyak bacot." Lim Han-kim serta Han si-kong masih mengenakan kain kerudung hitam di wajahnya sehingga mereka tak 321 .. Kereta itu tiada hentinya bergoncang keras. Dalam keadaan seperti itu mereka hanya bisa pasrah. sampai waktunya kau bakal tahu sendiri.kong masih mencaci maki tiada hentinya. Tampaknya Han si-kong tidak tahan berdiam diri dalam kesepian. akhirnya dia pun berhenti sendiri. akibatnya goncangan yang ditimbulkannya terasa sangat keras. Dalam keheningan hanya terdengar suara roda kereta yang berputar.com/ Sementara itu Han Si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lama kelamaan Han si. mungkin karena dilarikan sangat cepat sedang jalanan tidak rata.kong jadi bosan sendiri karena makiannya tidak ditanggapi. tapi sipengawal tampaknya sudah tahu kalau monyet tua itu susah dilayani. Lim Han-kim dan Han si-kong tak bisa berbuat banyak karena jalan darah penting di tubuh mereka sudah ditusuk jarum emas. selang berapa saat kemudian kembali ia berteriak: "Hei. Kalian hendak membawa kami ke mana?" seseorang tertawa dingin sambil menyahut "He he he..

soal kalian mau dibawa kemana. Di situ ada orang lain yang akan menggantikan kami." sebagai seorang jago persilatan yang punya nama besar dan selalu dihormati orang. setelah sampai diperahu nanti tanyakan saja kepada mereka. hati-hati kalau kereta mu itu akan kuhajar sampai remuk.. seseorang segera menjawab dengan ketus: "Kami hanya akan mengantar kalian ke tepi sungai.. aku percaya kalian tak bakal berani membohongi aku.Jika kau ingin berlagak bisu tuli. padahal beberapa buah jalan darah penting ditubuhnya telah tertotok. lebih baik jawab semua pertanyaanku secara baik-baik.Baik Jika sampai kami tidak dinaikkan perahu. jangan lagi meremuk kereta tersebut." "Ha ha ha.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. namun suara pembicaraan dapat diikuti dengan jelas. bergerak 322 .. karena itu semua rasa dongkolnya ia coba salurkan keluar lewat umpatan-umpatannya. Han si-kong merasa mendongkol sekali karena mesti menuruti perintah orang..com/ dapat melihat bagaimana bentuk wajah orang itu.." Tampaknya ancaman itu sangat manjur. Dengan marah Han si-kong berseru: "Jika kau tak ingin aku berteriak dan ribut terus. Hmmm jangan salahkan kalau aku akan memaki delapan keturunanmu berikut nenek moyangmu.

apalagi sebelum dipenjarakan dulu. orang ini pasti kasar 323 .kong mengumpat dengan penuh amarah: "Kau anggap aku tak punya kaki dan tak bisa jalan sendiri? siapa suruh kalian meng-gendongku?" Keberangasan monyet tua itu membuat Lim Han-kim diam-diam berpikir lagi di hati: "sudah dipenjarakan selama dua tahunpun sifatnya masih berangasan. Agaknya ada sejumlah orang berjalan menghampiri kereta itu. Entah berapa saat sudah lewat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kereta kuda yang sedang berlari kencang itu tiba-tiba berhenti. Lim Han-kim merasa ada sebuah tangan yang mencengkeram tubuhnya dan mengangkat badannya secara paksa. sebenarnya dia ingin melawan. sehingga pemuda itu tak mampu mengumbar keinginannya. sipengawal ikut melompat turun dari kereta. sementara itu terdengar pula Han si. Tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki yang riuh.com/ sedikitpun sudah tak mampu. Dari kejauhan sana kemudian terdengar suatu pembicaraan suara tersebut sangat lirih dan lembut sehingga walaupun mereka berdua memiliki ketajaman pendengaran yang luar biasapun susah untuk menangkap dengan jelas. Dalam keadaan begini dia cuma bisa mendengus dengan perasaan sangat mendongkol. namun jalan darah penting nya tertotok.

324 . kenapa suaranya tiba-tiba lenyap?" Sementara masih berpikir. tiga penjuru berupa papan tebal sehingga membuat badannya sama sekali tak dapat bergerak. tapi berdasarkan perasaan dia yakin tubuhnya telah dimasukkan ke dalam sebuah peti mati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiba-tiba tubuhnya terasa diangkat orang dan dimasukkan ke dalam sebuah peti kayu. sekali lagi dia berpikir "Aneh sekali. agaknya penutup peti mati telah dirapatkan orang.kong ma kin lama semakin mengecil dan ma kin tak jelas lagi.. Disusul kemudian ia mendengarpeti kayu itu dipaku orang dari luar dan napasnya mengendus bau yang aneh. Tak lama kemudian peti itu digotong orang dan bergerak entah menuju ke mana. hidup?" sepasang matanya memang tak bisa melihat benda. ia segera membatin: "Bukankah aku dimasukkan ke dalam peti mati? Mungkin-kah mereka akan menguburku hidup. Lim Han-kim makin keheranan. mungkinsaja sedikitsedikit sudah berkelahi dengan orang lain.com/ berangasan dan suka naik darah... sudah jelas dia masih mengumpat tiada hentinya." Kedengaran suara makian Han si. Kejadian ini sangat mengejutkan hati-nya.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Habis sudah. tapi setelah teringat bahwa dalam situasi dan keadaan seperti ini dia butuh menjaga kondisi badannya sebelum berusaha mencabut jarum emas dari jalan darah pentingnya dan melakukan pertarungan terakhir. 325 ." Makin dipikir makin sedih hatinya dan perasaannya makin kalut. suara ombak mulai terdengar membelah angkasa. ternyata mereka benar-benar berada di atas perahu dan rupanya perahu itu sedang berlayar. habis sudah riwayatku.." pikir Lim Hankim. sebenarnya Lim Han-kim bermaksud puasa. Entah berapa waktu sudah lewat. peti mati itu sudah ditutup kembali rapatrapat. tiba-tiba ia merasa penutup peti mati itu dibuka orang lalu terdengar seseorang berseru: "Terima kasih" sepotong kueh Mantau dilemparkan masuk. dengan cepat kueh mantau tersebut dilahapnya sampai habis. "Tak disangka aku. Ia tetap segan untuk bersuara. Adik Liong juga masih menungguku di kuil awan hijau. tapi dia tak ingin banyak bicara.. Lim Han-kim. harus mati dikubur orang dalam perjalanan awalku di dunia persilatan padahal ibuku masih menanti kedatanganku kembali. Belum habis ingatan melintas lewat. Meskipun mati hidup sudah diujung tanduk.

Mendadak tubuh perahu mengalami goncangan yang sangat keras. Dari situasi saat ini. Pemikiran yang panjang membuat pikiran dan tubuhnya jadi amat lelah. Perjalanan ini betul-betul sUatu perjalanan yang sangat tenang tapi menyeramkan. ia tak banyak pikir lagi dan segera menelan habis kueh yang dijejalkan ke mulutnya itu. ia terpaksa harus bersikap pasrah sementara waktu. ia hanya merasa seakan-akan semua penghidupan di dunia ini telah pergi meninggalkan nya. dia juga tak tahu berapa waktu sudah lewat. Lim Han-kim tahu bahwa dia tidak memiliki kemampuan untuk melawan bencana yang bakal datang. Menyusul getaran demi getaran yang datang bergelombang. Ternyata goncangan tubuh perahu akibat amukan gelombang air itu menyebabkan jarum emas yang 326 . tanpa terasa dia pun terlelap tidur Dia tak tahu saat itu siang atau malam. tubuh Lim Han-kim ikut bergoncang cula mengikuti gerak gelombang air sungai.com/ Lim Han-kim menghela napas panjang. Lambat laun Lim Han-kim mulai dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan semacam ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiba-tiba saja anak muda itu merasakan lengan kanannya dapat bergerak bebas lagi.

suara bentrokan senjata tajam bergema makin nyaring. Ternyata di atas perahu benar-benar sedang berlangsung suatu pertempuran sengit. selain itu dia pun mengerti bahwa mencoba mematahkan borgol sama artinya dengan membuang tenaga per-cuma. Tapi sayang ia tak berhasil melepaskan borgol dan rantai dl-tubuhnya. ia sedang pertimbangkan haruskah keluar dari peti mati itu ataU tidak? 327 . Menghadapi kejadian semacam ini. Bila ada kesempatan dia ingin turun tangan beradu nasib.com/ menancap dijalan darah Ci-ti-hiat disiku kanannya tersangkut pada rantai hingga tercabut lepas. angin sungai yang kencang segera menerpa lewat. Ketika penutup peti mati terbuka. meskipun tangan masih diborgol namun dia tak mau menurut perintah orang. satu ingatan segera melintas dalam benak Lim Han-kim. Diam-diam dia ambil keputusan. Pelan-pelan Lim Han-kim menurunkan penutup peti mati itu. suara bentrokan senjata pun kedengaran makin jelas. Lim Han-kim bagaikan menemukan setitik jalan kehidupan di tengah pengaruh kematian-secepat kilat Lim Han-kim bekerja mencabuti semua jarum emas yang menancap dijalan darah pentingnya. cepat-cepat dia mendorong penutup peti mati itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

pertempuran itu berlangsung amat sengit. Ada sesuatu yang meng-gempur peti matinya keras. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema memecahkan keheningan. namun ia memakai senjata kaitan.. permainan golok lelaki berbaju hitam itu kelihatan bukan tandingan permainan senjata kaitan lawannya. sekali lagi dia membuka penutup peti mati itu sambil mengintip keluar. Belum lagi badannya berdiri tegap. kembali seorang lelaki berbaju serba hitam menerjang masuk ke dalam arena pertempuran. Disusul kemudian suara benturan nyaring kedua bergema. Tampak seorang lelaki berbaju hitam dengan memainkan sebilah golok besar sedang bertarung melawan seseorang. ia nampak keteter hebat dan cuma mampu menangkis melindungi diri. "Traaang." 328 . Gerak tubuh orang itu sangat Cepat bagaikan sambaran kilat. tampaknya ada seseorang melompat naik ke atas peti mati itu. golok di tangannya sudah diayunkan ke depan melepaskan sebuah babatan. Lawannya berada di samping peti mati hingga tidak terlihat wajah nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..keras.. badannya terdesak mundur berulang kali. Bayangan kaitan cahaya golok saling menyambar membentuk lapisan yang tebal. Rasa ingin tahu menyelimuti benak Lim Han-kim.com/ Mendadak terdengar suara benturan yang sangat keras.

semangatnya segera berkobar kembali sepasang golok menyerang berbarengan waktu mereka balas mendesak musuhnya. Untuk beberapa saat Lim Han-kim tak dapat membedakan mana pihak Hian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Di tengah benturan senjata yang amat nyaring. Lamat. 329 .?" Tapi ingatan lain dengan cepat muncul di dalam benaknya. Pelan-pelan Lim Han-kim menutup kembali penutup peti mati itu. sebenarnya lelaki berbaju hitam yang pertama tadi sudah hampir menderita kekalahan Melihat datang nya bala bantuan.com/ Di tengah benturan nyaring..hong. jelas ia sudah terdesak oleh kerja sama sepasang golok itu hingga posisinya terdesak dan mesti mundur beberapa langkah.kau dan pihak mana sipenyerang. bahkan dia pun tak sempat melihat secara jelas manusia macam apakah penyerang bersenjata kaitan itu. mendadak terdengar jeritan ngeri yang menyayat hati bergema membelah angkasa. senjata kaitan tersebut berhasil digetarkan hingga mencelat ke samping. Tampak permainan senjata kaitan itu menyusut mundur ke belakang. sambil menghela napas pikirnya: "Entah siapa yang terluka parah.lamat dia bisa merasakan bahwa sipenyerang bersenjata kaitan itulah yang sudah tergeletak tewas di atas lantai geladak. waktu itu. sesudah berlangsungnya pertarungan sengit tadi.

330 . Dia tak mengerti kenapa setiap kali melihat arus sungai. Dia merasa tidak seharusnya menyerah begitu saja menunggu kematian dan membiarkan musuh menentukan nasibnya. dia merasakan suatu perasaan ngeri di hati kecilnya.. namun bukan berarti ia tak mampu memberikan perlawanan yang setimpal Tapi ingatan lain kembali melintas. sekalipun tangannya masih diborgol dan badannya masih dirantai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. padahal ia tak mampu mendayung perahu untuk pergi ke daratan. dia tahu perahu tersebut saat ini sedang berlayar di tengah sungai. Namun pikiran dan perasaan Lim Han-kim justru bergolak hebat seperti amukan ombak samudra. Kini jarum emas yang menusuk jalan darah nya telah bebas. kain kerudung penutup muka juga sudah dilepas. air.jalan perahu juga pulih dalam kestabilan semula. kenapa ia bisa menaruh rasa begitu ngeri terhadap .com/ suasana pulih kembali dalam keheningan yang luar biasa. Menghadapi gulungan ombak dan derasnya arus sungai. Lim Han-kim berusaha mencari sumber sebab itu. perasaan ngeri dan bergidik selalu muncul menghantui perasaannya.

Buru-buru anak muda itu berhenti melamun dan menghimpun tenaga dalamnya. Dia akan pergunakan kecepatan yang paling tinggi untuk melepaskan sebuah serangan dahsyat. Tapi ia bisa merasakan bahwa peti mati tersebut sudah meninggalkan perahu dan menempuh perjalanan dengan digotong orang. Lebih kurang belasan li kemudian tiba-tiba peti mati itu diturunkan ke tanah.waktu ada orang yang membuka penutup peti pula. Bersiap sedia bila sewaktu. dia beranggapan cepat atau lambat pada akhirnya pasti ada orang yang akan membuka penutup peti mati itu. tak seorang manusia pun yang membuka penutup peti mati itu. Dengan sabar Lim Han-kim menanti. perjalanan kembali dilanjutkan perjalanan kali ini lebih singkat. sesaat kemudian ia merasa peti mati itu seakan-akan digotong orang. setelah beristirahat sebentar. tiba-tiba perahu itu berhenti berlayar. Biarpun sudah ditunggu cukup lama. dipenggotong peti tersebut ternyata pergi meninggalkan benda tersebut Bahkan tak ada orang 331 . belum berapa lama peti mati itu kembali diletakkan ke tanah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Sementara pikirannya masih melayang kian kemari. siapa tahu apa yang kemudian berlangsung sama sekali di luar dugaannya. setelah peti mati diturunkan kali ini. Tapi sayang sekali lagi ia dibuat kecewa.

kong. Akhirnya habis sudah kesabaran Lim Han-kim... Ternyata malam itu tak berbulan sama sekali. Ke-tika melongok keluar. Cepat dia ayunkan tangan kanannya membuka penutup peti mati itu dan bangun terduduk. tiga buah peti mati berjajar di tengah ruangan pelan-pelan Lim Han-kim mendorong penutup peti mati itu sambil melompat keluar." Berpikir sampai di situ. saat ini mereka berada di sebuah rumah kosong yang terbuat dari batu bata. ia saksikan bintang bertaburan di langit. pikirnya: "Walaupun sifat orang ini rada aneh dan kasar. sejauh mata memandang hanya kegelapan yang menguasai jagad.. Bagaima-napun jiwanya besar dan gagah perkasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ yang membuka penutup peti mati itu untuk diperiksa isinya. sekali tarik segera terbuka lebar. mendadak ia teringat kembali akan Han si. rupanya malam sudah tiba. jendela di ruangan dalam keadaan ter-buka. Baru saja anak muda itu hendak melangkah keluar. Ternyata isi peti 332 . tertutup awan gelap. Luasnya tidak seberapa. aku tak boleh membiarkan dia tersiksa terus di tempat ini. agaknya sama sekali tanpa penjagaan Lim Han-kim segera maju beberapa langkah dan menarik pintu ruangan Ternyata pintu itu tidak terkunci. ia pun berjalan balik dan membuka peti mati yang ada di tengah.

ia pasti akan mulai mencaci maki lagi untuk melampiaskan rasa dongkolnya. maka mulutnya disumbat dengan kain putih. sesudah berpikir sebentar ia tutup kembali peti mati itu dan ganti membuka peti mati yang ada disebelah kiri. pikirnya: " orang ini amat suka mengumpat.com/ mati itu adalah seorang gadis berkerudung kain hitam Be-berapa batang jarum emas menancap dijalan darah penting nya. 333 . tanpa terasa Lim Han-kim tertawa geli. Mungkin untuk mencegah gadis itu berisik. tapi satu ingatan segera ber-lintas lewat. Ben-tuk wajah dan perawakan tubuhnya dapat dikenali dalam sekali pandang saja. akan tetapi dalam kegelapan malam yang amat pekat ditambah lagi wajah gadis itu ditutup dengan kain hitam. kalau kain penyumbat mulutnya kuambil dulu. ternyata mulutnya sudah disumbat orang. ia berbaring terlentang di situ tanpa bergerak. Melihat mulut orang inipun disumbat dengan sapu tangan putih. pikirnya: "Maka nya aku tidak mendengar suara umpatannya lagi.kong. isipeti mati ini benar-benar adalah Han si. sulit baginya untuk mengenali siapa gerangan perempuan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Biarpun Lim Han-kim memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain." sebetulnya dia bermaksud mengambil sumbatan itu.

" Borgol di tangannya sama sekali tidak mengganggu gerak-gerik jari tangannya.. Dengan sepasang mata nya yang besar Han si. tapi berhubung mulutnya tak mampu bersuara dan tubuhnya tak mampu bergerak.com/ Waaah.kong mengawasi wajah Lim Han-kim tiada hentinya. Dengan cepat kain hitam penutup mata monyet tua itu sudah dilepaskan. "Locianpwee. kalau sampai berisik. BAB 11. ternyata ia malah minta aku mencabutkan jarum emas nya dulu." 334 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hanya sepasang biji mata nya yang tetap bebas berkeliaran. Menaklukkan si Monyet Tua " Cepat kau cabut jarum emas dari lengan kananku" seru Han si-kong tak sabar Lim Han-kim tersenyum.." bisik Lim Hankim sambil mengambil kain penyumbat mulutnya. jangan mengumpat dulu. perbuatanku tentu akan ketahuan musuh. Ehmmm Lebih baik kulepaskan kain penutup mata nya lebih dulu sebelum bertindak lebih jauh.. pikirnya lagi: "sifat orang ini benar-benar tak sabaran. Bukannya bertanya dulu bagaimana caraku meloloskan diri dan berada di mana sekarang.

Lim Han-kim hanya menggeleng sebagai tanda jawaban. kembali ia bertanya: "Siapa yang berada dipeti mati itu?" . semua gerakan itu dilakukan secara beruntun dalam waktu singkat. Begitu jarum-jarum emas itu membebaskan jalan darahnya yang tersUmbat.com/ sambil berpikir dia turuti perminta an orang dan mencabut keluar jarum emas dari sepasang lengan dan kakinya. "Tempat manakah ini?" tanya nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. memb uang kain penyumbat mulutnya dan mencabut lepas jarum emas dari sepasang lengan dan kakinya. Tiba-tiba ia maju dengan langkah lebar. selama inipula dia tak pernah memandang wajah nona itu sekejappun.kong segera melompat keluar dari peti mati dan menghembuskan napas panjang. sambil berpaling ke arah peti mati yang ada di tengah." "seorang nona" Han Si-kong berpaling memandang Lim Han-kim beberapa saat. 335 . Han si. hal mana tidak terlalu dipikirkan lagi. membuka peti mati itu dan melepaskan kain hitam penutup mata nya. Tampaknya Han si-kong sudah tahu kalau pemuda ini tak begitu suka bicara.

kita tak boleh bertindak gegabah.com/ Diam-diam Lim Han-kim merasa sangat kagum. Dengan cepat Han si-kong menggeleng." "Tapi mungkin juga mereka anggap kita tak mampu bergerak lantaran jalan darah kita tertancap jarum emas sehingga mereka mengendorkan penjagaan dengan membiarkan pintu dan jendela tetap terbuka. pujinya didalam hati: " Kebesaran jiwa orang ini benarbenar mengagumkan aku kalah jauh dibandingkan dia. aku percaya penjagaan di tempat inipasti lebih ketat dan kuat." Terdengar ujung baju berh embus memotong udara." 336 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. katanya kemudian pelahan: "Mereka bisa mengirim kita bertiga sampai di sini dengan susah payah. penjagaan yang tampaknya makin kendor justru merupakan penjagaan makin ketat dan berbahaya. sekarang Lim Han-kim dapat menyaksikan wajah nya dengan lebih jelas. "Menurut penilaian dan pandangan berdasarkan pengalamanku selama puluhan tahUn berkelana dalam dunia persilatan." sambung nona berbaju hijau itu. gadis itupUn sudah melompat keluar dari peti mati. Pada saat itu Han si-kong telah selesai memperhatikan situasi di sekeliling tempat itu. ternyata dia tak lain adalah gadis yang mencuri pil mustika miliknya tempo hari.

tapi dalam sekali gertakan saja benda-benda tersebut berhasil kupatahkan sama sekali. borgol pada pergelangan tangan gadis berbaju hijau itu segera patah jadi berapa bagian dan berserakan di tanah. katanya: "Sekarang tangan kita malih diborgol. "Kepandaian silat yang sungguh tangguh" cuji Han sikong sambil tersenyum .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kuat. Tiba-tiba ia berjalan menghampiri gadis berbaju hijau itu." "Borgol yang kita kenakan terbuat dari besi baja yang dicampuri emas. sedang nona berbaju hijau itu mengawasi wajah Lim Han-kim sambil tertawa manis: "Terima kasih banyak atas pertolonganmu" 337 ." sela Lim Han-kim menerangkan. ditambah lenganku diikat dengan otot kerbau. Padahal dulu aku pernah diborgol juga dengan besi nomor wahid.com/ Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang. aku juga tak tahu borgol ini terbuat dari bahan apa sehingga begitu kuat dan susah dipatahkan.. Dalam keadaan seperti ini mana mungkin kita bisa bertarung melawan orang lain dan meloloskan diri dari ruangan ini?" "Yaaa.. Dalam sekali sentakan. itulah sebabnya sangat alot dan kuat. dengan menghimpun tenaga dalamnya ia betot borgol di tangan gadis itu kuat. tubuh kita juga masih dirantai.

" Lim Han-kim. ia hanya melihat jendela dan 338 . tapi ia menghentikan juga langkahnya. Han si-kong segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak dengan suara nyaring. mencoba mengalihkan sorot matanya menyandang ke sekeliling. melihat Lim Han-kim melangkah ke-luar. Melihat perbuatan itu dengan kening berkerut nona berbaju hijau itu menegur: "Bagaimana sih kamu ini? Kenapa tertawa sekeras ini?" "Kenapa?" sahut Han si-kong sambil berhenti tertawa. "Kau anggap semua gerak gerik kita di sini tak diketahui orang?" "Dengan gelak tertawa sekeras itu tentu saja orang lain akan mendengar dan mengetahui semua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku yakin semenjak kita keluar dari peti mati gerak gerik kita sudah berada di bawr pengawasan orang lain. ia segera membentak keras: "Berhenti" Lim Han-kim termangu. ia membalikkan badan dan berjalan menuju keluar ruangan.com/ Lim Han-kim tidak berkata apa pun. Bagaimanapun juga Han si-kong adalah seorang jago kawakan yang berpengalaman luas." " Kalau pengalamanku menempuh dunia persilatan selama puluhan tahUn bUkan perjalanan sia-sia.

. Misalny di luar ada orang.. mendadak ia mendengar Han sikong memperingatkan: "Hati-hati...kong sudah melihat sikap tak percaya yang diperlihatkan Lim Han-kim serta gadis berbaju hijau itu. semestinya jejak mereka sudah ketahUan Dengan perasaan tak percaya iapUn berpikir "Kalau bukan gara-gara gelak tertawa mu." Tampaknya Han si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ pintu terbUka lebar." Betul juga.. kembali dia berkata sambil tertawa tergelak: "Ha ha ha. sedemikian cepatnya sampai menimbulkan selapis desingan tajam. sementara tubuhnya mundur tiga langkah dengan cepat. sepasang kakinya segera menjejak tanah. Lim Han-kim telah mempersiapkan diri dengan baik. tentu mereka tak bakal mengetahui perbuatan kita.." 339 . Dengan menggunakan borgol ditangannya dia sambut ancaman tersebut. jadi kalian tak percaya? Kenapa tidak mencoba buka pintu dan melongok keluar?" Dengan langkah cepat Lim Han-kim maju ke muka dan membuka pintu kayu di ruang depan. Bersamaan dengan terbukanya pintu itulah. Begitu pintu terbuka tampaklah dua bilah cahaya putih yang dingin menggidikkan hati menyapu datang dengan kecepatan luar biasa. "Traaaaang.

pikirnya: 340 . hebat betul kepandaianmu Tak disangka kau mampu membendung serangan pedangku dengan borgol itu.com/ Terdengar denting an nyaring berkumandang di udara. Ternyata borgol tersebut sudah saling membentur dengan cahaya putih yang menyambar datang. bukan mustahil aku sudah terluka oleh serangan itu" Dari luar kamar terdengar suara pujian seseorang: "Bocah muda. Pintu besi itu tertutup rapat sehingga tidak nampak barang apa yang berada dalam kurungan itu Namun jika dilihat bahwa kurungan itu begitu tinggi besar dan kuat. Hatinya betul." Lim Han-kim segera menyaksikan di depan pintu ruangan ternyata sudah tersedia dua buah kurungan besi yang amat besar.betul terkesiap. Lim Hankim segera merasakan tenaga serangan itu bukan saja cepat dan ganas. Lim Han-kim sangat terkejut. sepasang matanya yang besar memancarkan sinar yang tajam. "Andaikata Han si-kong tidak memperingatkan aku sejak awal sehingga aku keluar dari pintu tanpa persiapan. juga kuat sekali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sudah jelas benda tersebut bukan barang sembarangan Sebuah kepala yang besar dengan rambut yang kusut dan kotor nongol keluar dari antara dua kurungan besi itu.

tak bisa membedakan suara pujian tadi berasal dari manusia bermata besar ini atau bukan. maka niat itupun segera diurungkan 341 . yang tampak sekarang tinggal pedangnya yang bersinar tajam. sebenarnya banyak persoalan yang ingin ditanyakan Lim Han-kim kepadanya." Pelan-pelan orang itu menarik kembali kepalanya yang besar dan lenyap di balik kurungan besi itu. tapi jika dilihat di tangan orang itu. memegang sebilah pedang. bisa diduga orang inilah yang barusan menyerangnya.com/ "orang berambut kusut ini memiliki sepasang mata yang begitu besar. Ketika ia berpaling. dijumpainya Han Si-kong sedang berdiri termangu-mangu sambil mengawasi kurungan besi itu tanpa berkedip jelas peristiwa ini membuat jago kawakan dari dunia persilatan inipun turut tertegun dan merasa kejadian tadi benar-benar di luar dugaannya. bisa dibayangkan berapa tinggi perawakan badannya. Maka sambil menjura ujarnya: "Tenaga serangan pedang anda sangat kuat dan luar biasa." Untuk berapa saat Lim Han-kim. akupun merasa kagum sekali. namun menyaksikan Han Sikong seperti sedang memikirkan sesuatu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "oooh. pasti dia Tak mungkin di kolong langit ada orang kedua yang berwajah mirip dengannya. dia. "Benarkah dia? sungguhkah orang itu? Tapi.. "Apa sih yang kau gumamkan seorang diri? Nampak-nya kau sudah dibuat sinting lantaran ketakutan" Tiba-tiba paras muka Han si-kong berubah jadi serius. kalau kau kenal dengannya memang lebih bagus. tapi rasanya hal ini tidak mungkin. katanya: "Aku sedang memikirkan manusia berkepala besar bermata besar itu. tiba-tiba tegurnya: "Hei." "Locianpwee" dengan alis berkenyit nona berbaju hijau itu berseru lagi. serunya: "Yaa.. iha.com/ Nona berbaju hijau itu habis juga kesabarannya melihat semua pihak membungkam diri." Han si-kong tidak menanggapi dia bergumam seorang diri." 342 . Asal ia bersedia menggeser kerangkeng besinya sedikit saja.. memandang gadis berbaju hijau itu sekejap. kita dapat segera menerjang keluar dari sini.. locian-pwee Kau sedang memikirkan sesuatu atau dibuat pecah nyalimu" Pelan-pelan Han si-kong tersadar kembali dari lamunannya.

kau masih kenal dengan aku Han si-kong si monyet tua?" "siapa bilang aku sudah tak kenal dengan kau monyet tua. tanpa sadar dia menyela: "Han Locianpwee." "orang gila dari Lam-gak.com/ Lim Han-kim merasakan hatinya ikut berdebar keras.. orang gila dari Lam-gak.?" seru Lim Han-kim dan gadis berbaju hijau itu bersamaan waktunya." jawab orang itu dari balik kerangkeng besi.. Mendadak dari balik terali besi itu muncul sebuah papan nama." sebelum Lim Han-kim memb erikan tanggapannya. aku jadi teringat sesuatu. mendadak ia berpaling dan serunya pelan: "Lim siang-kong" "Ada apa?" "setelah membaca dua baris tulisan di atas papan kayu itu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiba-tiba terdengar Han si-kong membentak keras: "Hei. Di atas papan itu tertulis berapa kata yang berbunyi: "sudah bertemu buat apa saling mengenal. siapa sih yang kau maksudkan?" "orang gila dari Lam-gak. kita sama-sama orang pengembara. 343 ." Dengan seksama gadis berbaju hijau itu membaca tulisan di atas papan kayu itu lalu diulanginya beberapa kali.

dia segera menutup pintu ruangan rapat-rapat.. ada satu hal ingin kutanyakan kepadamu. aku tak akan melancarkan serangan" Mendengar jawaban tersebut kontan saja Han si-kong tertawa dingin. apa yang hendak kau perbuat terhadapku hari ini?" "Asal kalian tidak meninggaikan rumah itu.." Dua kalimat kata itu sesungguhnya merupakan perkataan yang memedihkan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 344 . Walau sudah bertemu buat apa saling mengenal. kita toh sama-sama orang pengembara. duduk bersila di tanah dan tidak berkata lagi. siapa sih pemilik bangunan ini? jagoan macam apakah dia sehingga kau si orang gila dari Lam-gak yang bernama besar rela jadi kuku garudanya dan menjagakan pintu rumahnya" "sejak tadi aku toh sudah memberitahu kepadamu lewat papan kayu tersebut.com/ "Kalau toh kau sudah mengenali aku sebagai sahabat lamamu. Han si-kong mendengus dingin. apalagi sekarang diutarakan oleh si orang gila tersebut dengan suaranya yang melolong macam binatang. membuat nadanya makin menggidikkan hati. "He he he.

hebat benar tenaga pukulan pasir besimu" 345 .com/ Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bisiknya: "Jangan bergerak" Kemudian dia ayunkan tangannya melepaskan satu pukulan "Blaaaam.. dia berkata lebih lanjut: "Locianpwee. Tanpa terasa Lim Han-kim memuji: "Locianpwee. lalu tegurnya dengan lembut: "Lo-cianpwee.. Bencana kita tanggulangi bersama. mungkin kita dapat ikut bantu memecahkan" Mendadak Han si-kong angkat kepalanya sambil mencengkeram rantai di tubuh nona berbaju hijau itu." sikapnya penuh diliputi emosi... rejeki kita nikmati berbareng. pelan-pelan dihampirinya Han si-kong. keadaan kita sekarang boleh dibilang berada di biduk yang sama. sambil berjongkok di hadapan kakek itu. agaknya dia sudah kehilangan kontrol. Apabila kau menjumpai persoalan yang menyedihkan hati. secara beruntun Han si-kong melepaskan tiga buah pukulan berantai Rantai besi itu rontak retak dan berhamburan ke atas tanah. utarakan saja keluar. sambil mendongakkan kepalanya terbahak-bahak monyet tua itu berseru: "Ha ha ha. ternyata kepandaian silatku belum punah." Rantai besi itu segera retak separuh. kenapa sih kau ini?" sikapnya tiba-tiba saja berubah jadi lembut. gerak geriknya juga lebih halus menawan.

waktu bagi kita saat ini lebih berharga dari emas. serunya: "Bocah cilik. kau si bocah. hati.. biar aku membukakan jalan dengan membendung serangannya.. sambil menggelengkan kepalanya berulang kali tukasnya: "Kalian berdua sudah salah paham. namun dia menyahut juga: "Perkataan locianpwee memang tepat sekali." bentak Han si-kong cemas. bagi kita lelaki sejati. " Kalau kita harus menunggu sampai penyakit gila si orang gila dari Lam-gak kumat. usahakan untuk kabur dari sini secepatnya.." "Kau harus tahu." 346 .. apa salahnya kalau kita lindungi nona ini dan berusaha meloloskan diri dari kematian. kita harus berusaha membantu gadis ini lolos dari bahaya.com/ Han si-kong merasa semangatnya berkobar kembali. Bila ada kesempatan. Tapi kita tak bisa menyaksikan nona ini turut mengorbankan jiwanya di sini. Daripada kita duduk menunggu mati. untung borgol dan rantainya sudah kita singkirkan" Gadis berbaju hijau itu menghela napas panjang. jangan beri kesempatan kepadanya untuk membuka. Mari." Meskipun Lim Han-kim tidak begitu paham dengan tujuan monyet tua itu. pingin kabur pun belum tentu mampu. sambil bangkit berdiri dan tertawa tergelak.. pergunakan baik-baik.hati menjaga kerangkeng besi itu. soal mati hidup bukan masalah serius yang perlu dipikirkan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tanpa menanti jawaban lagi dia berjalan membuka pintu ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Bagaimana jika ilmu silat locianpwee dibandingkan dengan kepandaian silatnya?" "Mungkin kalau dipaksakan hanya mampu menahan sepuluh gebrakan.." Dengan gemas Han si-kong menghentakkan kakinya ke atas tanah. namun ilmu silatnya benar-benar lihai sekali. umpatnya: "Hmmm Kau benar-benar bocah perempuan yang tak tahu diri. itu sudah betul.." Nona berbaju hijau itu mengalihkan sinar matanya ke atas wajah Lim Han-kim kemudian katanya lagi: 347 . Kalau ada urusan." "Tampaknya kau takut sekali dengan orang gila dari Lam-gak?" "Meskipun orang gila dari Lam-gak tidak waras otaknya. aku tak akan pergi dari sini. "Bagaimana kalau kita bicarakan dulu persoalan ini sampai jelas?" "Tak usah dibicarakan lagi. cepat katakan. asal kau berhasil kabur lebih dulu." seru nona berbaju hijau itu. "Tunggu dulu." "Tidak bisa.com/ Selesai berkata. tunggu dulu. Kalau kau tidak menjelaskan lebih dulu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ilmu silatku terhitung paling lemah.." sambung Han si-kong sambil mengelus jenggotnya yang putih. Dari kita bertiga. 348 . itulah dia. dan lagi ilmu silatku paling lemah.com/ "Bagaimana kalau ilmu silat Lim siangkong dibandingkan dengan kepandaian locianpwee?" "Jika dilihat dari kemampuannya mematahkan borgol tadi. sekalipun kita berhasil menembusi pertahanan si gila dari Lam-gak." "Ehmmm. tak kusangka kau hanya seorang gadis muda. belum tentu aku akan berhasil melepaskan diri dari cengkeraman orang. sekalipun kamu berdua ada maksud membantuku melarikan diri. agaknya ilmu silatnya tidak berada di bawah kepandaianku" "Nah.. biar matipun pantas. tapi aku hanya seorang wanita. Aku rasa biar mati pun tak usah disayangkan" "Aku sendiri juga sudah tua." Gadis berbaju hijau itu menghela napas: "Aaaai. Di antara kita bertiga harus ada seorang yang kabur dari sini. tadi. akupun telah membicarakan situasi kita saat ini dengan Lim siangkong. namun mempunyai pandangan dan jalan pikiran yang begitu luas. belum tentu aku mampu menghindari kejaran mereka.

Lebih baik kau jangan menampik lagi. sesaat kemudian ujarnya: "Majikan tuaku menyimpan sebilah pedang mustika yang luar biasa tajamnya.com/ "Itu berarti tinggal Lim siangkong seorang. " "Padahal di antara kita bertiga. mana mungkin bisa lolos dari tempat ini?" Gadis berbaju hijau itu termenung berpikir sejenak.. Dari sakunya dia keluarkan selembar saputangan... Buru-buru Lim Han-kim menyela: "Aku Lim Han-kim juga bukan seseorang yang sayang mengorbankan jiwa ku. kemudian bisiknya: "Lim siangkong. nona berbaju hijau itu dapat bergerak bebas." "Tapi tanganku masih diborgoi. badanku juga masih dirantai. Asal kuberi tanda pengenal kepada Lim siangkong dan kau pergi menjumpai majikan tuaku itu. tak usah ditunda-tunda lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." " Kalau memang begitu. harap kau berjongkok sebentar. Cepat serah kan tanda pengenal itu kepadanya. Lim siangkong. salah satu diantaranya harus berusaha melarikan diri dari sini. Karena borgol dan rantainya sudah putus. kita segera antar dia keluar dari sini." sela Han si-kong.. Kebetulan kaulah orang yang paling pantas kabur dari sini. Akan 349 .." sambung gadis berbaju hijau itu. . sudah pasti beliau bersedia memutuskan borgol di tanganmu itu.

Pemuda itu bersikap dingin dan serius. kemud ian berkata: "Aku dari marga Hongpo. Pada ujung lentera itu tertera sebutir mutiara. siapa nama kalian?" Meskipun sikapnya dingin dan serius. namun nada pembicaraannya cukup sopan dan ramah. Han si-kong segera menghadang jalan perginya sambil membentak: "siapa kau?" Di belakang pemuda tadi mengikuti seorang bocah kecil berwajah bersih yang membawa sebuah lentera terbuat dari kain putih. Diam-diam Han si-kong berpikir: "Jelek-jelek begini aku sudah puluhan tahun lamanya berkelana dalam dunia persilatan. Betul tidak semua pentolan persilatan yang kukenal. kemudian tampak seorang pemuda berjubah panjang melangkah masuk ke dalam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Mendadak pintu ruangan dibuka orang. namun paling tidak pernah kudengar 350 . Dengan sorot matanya yang tajam dia awasi Han sikong sekalian sekejap. Ketika tersorot oleh cahaya lentera.com/ kuberitahukan bagaimana caranya menjumpai majikan tuaku. mutiara tersebut memantulkan selapis cahaya yang amat menyilaukan mata membuat suasana gelap dalam ruangan itu segera terusir lenyap.

" "oooh. tak usah memuji. rupanya si Raja Monyet Ceking.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. akhirnya dia menjawab: "Aku bernama Han-gwat" 351 ." Pemuda itu segera berpaling kearah Lim Han-kim. Tapi karena tak berhasil menemukan asal usulnya. itu hanya julukan yang diberikan rekan-rekan persilatan kepadaku. sedang saudara itu dari marga Lim. mulutnya menjawab dengan lantang: "Aku Han si-kong. agaknya dia berusaha mengingat-ingat siapa gerangan Lim Hankim itu. maka sinar matanya segera dialihkan ke wajah nona berbaju hijau. "Aah." sementara dia berpikir. kenapa belum pernah kudengar jago tangguh dari marga Hongpo. Heran. katanya: "Boleh aku tahu nama nona?" Gadis itu berpikir sebentar. seraya menjura katanya pula: "Boleh aku tahu nama lengkap saudara Lim?" "Lim Han-kim" "Lim Han-kim?" secara beruntun pemuda itu menggumamkan nama tersebut berulang kali.com/ namanya." pemuda itu manggut-manggut serius.

com/ Pemuda itu segera mengernyitkan alis matanya.. "Aku tak pernah memaksakan kehendakku" Kemudian setelah berhenti sejenak. itu sih belum tentu." "Hmmm. sebaliknya jika kalian nekad hendak melarikan diri. bukan saja kami segera akan membebaskan kalian bertiga." Pemuda itu tertawa hambar. la meneruskan kembali: "Lebih baik kalian jangan punya ingatan untuk melarikan diri." tukas Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 352 . Asal persoalan tersebut tak ada sangkut pautnya dengan kalian. bahkan kami hadiahkan juga benda mustika sebagai tanda mata." la angkat kepalanya dan tertawa lalu terusnya: "Kenyataannya kalian sanggup melepaskan diri dari pengaruh totokan jarum emas dan lolos dari peti mati. kau berasal dari marga apa?" "Kau cukup memangil aku Han-gwat saja. sebelum duduknya persoalan menjadi jelas kami tak akan biarkan siapapun pergi dari sini. aku kuatir persoalan akan bertambah ruwet. tak perlu tahu apa nama margaku. "Kami sedang menyelidiki suatu kejadian. Pemuda itu tersenyum. Kepandaian semacam ini sungguh mengagumkan hati. "Nona Han-gwat.

meskipun ilmu silatnya sangat lihay. "Hmmmm Bukan hanya kenal. terusnya: "Nona ini telah berhasil melepaskan borgolnya.com/ Kemudian setelah mengalihkan sinar matanya ke wajah gadis berbaju hijau itu.. aku pernah menemaninya selama tiga bulan ditengah hutan belantara di Lam-gak.." tukas pemuda berwajah serius itu cepat "la bisa terdampar sampai di sini karena 353 . si gila dari Lam-gak tak kenal budi dan teman. Dengan susah payah aku merawatnya sehingga dia berhasil lolos dari ancaman bahaya maut. "Bagaimana? Kau kenal?" tanyanya. Wak-tu itu dia sedang menderita penyakit gawat dan jiwanya terancam bahaya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. katanya sambil menghela napas: "Aaaai. Han sikong mendengus. aku rasa kau siap pergi dari sini bukan?" "Hmmmm" Han si-kong mendengus. Tak disangka dia. "Kau anggap dengan menyuruh si gila dari Lam-gak menjaga pintu ini. dia lupa budi.. manusia macam ini memang pantas mendapat pembalasan yang setimpaL" sekali lagi pemuda itu tersenyum." "Kau jangan salahkan dia. kami bertiga tak sanggup meloloskan diri?" selintas rasa kasihan menghiasi wajah pemuda itu. tapi pengalamannya sungguh mengenaskan" "Huuuh..

oleh karenanya Lak-seng-tong kami tak pernah berhubungan dengan umat persilatan. sekalipun antara kau dengan dia punya hubungan yang akrab." dalam kesempatan itu. namun bagaimanapun juga pengalamannya dalam dunia persilatan sudah cukup matang.com/ mempunyai kesulitan yang sukar diutarakan keluar. ia memang rada gusar karena rekannya tak kenal budi. Hanya terhadap aku seorang sikapnya selalu menaruh hormat. tapi selama hidupnya jarang mempunyai sahabat karib. mustahil dia menganggap asing diriku. jika bukan dipaksa oleh keadaan. pemuda berwajah serius itu sudah menyambung lebih jauh: "Selamanya ayahku tak pernah mengganggu orang lain apabila dia tidak diusik lebih dulu. pikirnya: "Tentu bukan tanpa sebab dia sampai bersembunyi di belakang dua kerangkeng besi itu. dan lagi dia pun bukan orang bodoh. suka menyendiri dan rada sinting. 354 . Pada awal perjumpaannya dengan si gila dari Lam-gak tadi. dingin. begitu ia emosi otomatis pikirannya tersumbat sama sekali dan kontan saja mencaci maki tiada hentinya.pikiran dan perasaannya segera tenang kembali. Dengan wataknya yang berangasan. Tapi setelah mendengar perkataan pemuda itu. si gila dari Lam-gak memang berwatak aneh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak nanti ia sanggup membantumu" Walaupun Han si-kong orangnya polos dan lurus.

jadi meskipun kusebutkan belum tentu kau kenal.jangan harap bisa lolos dari pengejaran kami serta mendapat pembalasan yang setimpal. Namun begitu kami. "Ayahku gemar bersyair dan melukis. belum pernah kami mencampurinya.." Diam-diam Han si-kong berpikir: "Lak seng-tong? Rasanya dalam dunia persilatan memang belum pernah beredar nama Ko-lam enam bintang ini. selama ini tak pernah mencampuri urusan dunia persilatan. aku pantang menyebut nama ayahku begitu saja. Apa lagi sebagai putranya. apa lagi melukai orang-orang kami. Asal kalian tak ada hubungannya dengan kejadian ini.com/ bagaimanapun kalutnya kolong langit dan sengitnya perselisihan dunia persilatan. begitu penyelidikan selesai kami segera akan mengantar kalian pergi dari tempat ini. orang-orang Lak-seng-tong pun tak pernah melukai orang yang tidak bersalah.." 355 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jadi maaf kalau aku tak bisa menyebutkan. Hmmm Tidak perduli manusia macam apakah dia dan tokoh lihai macam apapun. asal tidak mengusik orangorang Lak-seng-tong. Tapi jika ada orang berani mengusik Lak-seng-tong kami barang sejengkalpun.." "siapakah ayahmu? Mungkinkah aku kenal?" tanya Han si-kong.

tiba-tiba ia bertanya: "Sebenarnya peristiwa apakah itu sehingga kami pun ikut terlibat? Bersediakah kau memberi penjelasan? " Dengan pandangan mata yang dingin anak muda itu menyapu wajah gadis itu sekejap. kami selalu membedakan dengan jelas mana budi mana dendam. tapi nama Lak-seng-tong memang belum pernah didengarnya. suasana dalam ruangan itupun pulih kembali dalam keheningan segulung angin malam berhembus lewat mengibarkan ujung baju beberapa orang itu Lim Han-kim tak pernah suka bicara meskipun banyak pertanyaan yang menyelimuti perasaannya. jadi seandainya kami berharap kamu semua tinggal dua tiga hari lagi di sini. lalu katanya dingin: "Sebetulnya kalian sudah ditawan orang lain di mana kami berhasil menyelamatkan kamu semua dan membawanya kemari. Menyaksikan sikap dingin pemuda tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. rasanya pantas bukan?" "Jembatan kembali kejembatan. Kami merasa berterima kasih 356 . jalan raya kembali kejalan raya. banyak jago persilatan yang dikenalnya. sebagai orang persilatan yang berkelana di kolong langit.com/ sudah cukup lama dia berkelana dalam dunia persilatan. ia semakin malas mengajukan pertanyaan. Untuk sesaat dia cuma berdiam diri saja. Tampaknya gadis berbaju hijau itu tak sanggup menahan diri.

ternyata sambil berpaling: "Ada apa?" "Aku berterima kasih dulu atas pertolongan kalian." "Hmmm. "Berhenti" bentak Han si-kong dengan suara amarah yang berkobar. Tolong siaucungcu bisa sampaikan kepada ayahmu.Han bertiga dapat menerjang keluar dari Lak-sengtong ini. tapi kalau memaksa kami untuk tetap tinggal di sini. jika kalian yakin bisa meninggaikan tempat ini.." selesai berkata ia segera membalikkan badan dan beranjak pergi dari situ. Hmmm. silahkan saja berbuat sekehendak hatimu." kata Han si-kong sambil menjura. kami siap menerima pembalasan tersebut setiap saat. jika merasa tak puas.com/ sekali karena kalian telah menolong kami. mendengar bentakan mana ia berhenti lagi. "Tidak usah" pemuda itu tertawa dingin." Tampaknya pemuda itu sudah tak sabar lagi. alis matanya berkerut. suatu ketika tentu akan datang lagi kemari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "orang jantan tidak berbuat curang." 357 . bila aku orang she.. ujarnya dingin: " Kalian tak usah membantah lagi.. sungguh membuat hati orang tak rela. Waktu itu pemuda tersebut sudah melangkah keluar dari ruangan.

Tak sedikit kejadian gawat semacam ini pernah kujumpai Aku pasti akan puas dan takluk apabila sau-cungcu betulbetul mampu menghalangi kepergianku" sambil berkata. namun selama dua tahun tersebut ia selalu berusaha meloloskan diri sehingga ilmu silatnya tak pernah lupa dilatih. Tapi apabila kami keluar bersamasama sau-cungcu." "Hmmmmm." Jelas sekali dengan perkataan tersebut dia sedang memperingatkan kepada sekalian bahwa saat sekarang adalah saat terbaik untuk meloloskan diri Berubah paras muka pemuda itu. dia menggerakkan tubuhnya menerjang ke luar dari ruangan tersebut meskipun dia sudah dipenjarakan hampir dua tahun lebih dipesanggrahan Tho-hoa-kit..com/ Han si. aku takut kau tak bisa memenuhi harapan tersebut" "sau-cungcu. silahkan" Han si.kong tertawa tergelak "Ha ha ha ha.. "Ha ha ha ha.lapis. tantangnya: " Kalau mau coba. sudah banyak tahun aku orang sheHan malang melintang dalam dunia persilatan.kong tertawa terbahak-bahak. sekali aku bilang akan pergi.. sekalipun ada jebakan belum tentu bisa dipergunakan sewajarnya. aku tetap akan pergi dari sini. Aku tahu Lak-seng-tong telah dijaga secara ketat dengan jebakan yang berlapis..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.justru gara-gara peristiwa 358 ... kau jangan memojokkan orang.

Lim Han-kim pernah merasakan kehebatan tenaga pukulannya." 359 .com/ itu bukan saja ia dapat memusatkan pikirannya untuk melatih diri secara rajin. Tak heran kalau terjangannya kali ini dilaksanakan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. sebaliknya sepasang tangan Han si. Jangan dilihat serangan itu merupakan serangan biasa.kong jadi tertegun dibuatnya. Melihat datangnya terjangan dari Han si. sewaktu berada dipenjara bawah tanah tempo hari. kenapa ia berhasil memaksa aku mundur dari posisiku? Tampaknya aku tak boleh pandang enteng kemampuan bocah ini. diam-diam ia berpikir "serangan itu tidak tampak aneh atau luar biasa. Aneh. namun karena saat yang dipergunakan untuk melancarkan serangan tersebut dan sasaran yang diarah pada ancaman mana tepat sekali. tenaga dalamnya juga memperoleh kemajuan yang amat pesat.kong masih diborgol sehingga tak mungkin melakukan tangkisan. Dia segera melepaskan juga sebuah pukulan tandingan. pemuda itu tertawa dingin. maka ia cepat menghindar kesamping dan berdiri sebagai penonton. akhirnya dia dipaksa untuk mundur ke belakang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han si.kong. Dia tahu tenaga dalam yang dimiliki orang tua itu sangat tangguh.

Dengan sangat tenang pemuda itu melepaskan satu pukulan juga.kong belum melihat ketangguhan dan kesaktian jurus serangannya. Pada jarak dua tiga kaki dari pemuda itu ia hentikan diri. Belum lagi ujung telapak tangannya tiba pada sasaran. lalu sepasang tangannya merangkap di depan dada dan didorong keluar bersama melepaskan sebuah pukulan dahsyat. namun kali ini dia tak berani bertindak gegabah. pemuda itu segera mengulapkan tangannya memberi tanda.com/ sekali lagi dia melangkah maju ke depan. Dengan tenaga dalamnya yang amat sempurna. Kali ini dia tidak menerjang secara gegabah. tangan kanannya segera dibalik balas menyerobot ke muka. Tang an kirinya dengan jurus "Burung Merak Mementang sayap" menggulung ke samping. deruan angin pukulan yang kuat telah menerpa tiba.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bocah pembawa lentera itu segera mundur ke luar dari ruangan dan mengangkat lenteranya tinggi-tinggi. Kelima jari tangannya dipentang lebar-lebar mencengkeram urat nadi pada pergelangan tangan musuhnya. tenaga dalamnya dipersiapkan dulu sambil maju pelahan-lahan. Begitu lolos dari ancaman serangan Han si-kong. jurus serangan yang dipergunakan ini 360 . tolakan bersama ini betul-betul luar biasa. sekalipun Han si. sementara badannya mengegos ke samping menyusul gerak serangan tadi.

buru-buru dia melompat mundur sejauh dua langkah untuk meloloskan diri Untuk berapa saat ia jadi tertegun dan mengawasi anak muda itu dengan wajah melongo.kong seakan-akan menyongsong datangnya ancaman tadi dengan badan sendiri. Pada saat itulah ancaman dari pemuda itu menyongsong tubuhnya. Dengan pengalamannya yang luas. Arah sasaran serangannya juga merupakan tempat strategis yang susah dibendung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han si. namun di balik kesederhanaan itu justru terselip kemantapan dan ketenangan yang luar biasa. Hal ini membuat Han si.kong jadi amat terkesiap. lalu serunya: "Aku ingin menjajal berapa jurus seranganmu" 361 .kong bahwa ia telah berjumpa dengan musuh tangguh. ia juga tahu pemuda itu bukan meraih kemenangan secara kebetulan dan kegagalannya membendung ancaman lawan juga bukan lantaran sepasang tangannya masih diborgoL Tiba-tiba Lim Han-kim menerjang maju ke muka. dia merangkap tangannya yang diborgol di depan dada. setelah berulang kali didesak mundur lawannya.com/ tampaknya sederhana tanpa sesuatu yang aneh atau luar biasa. Begitu tenaga pukulan Han si-kong tergiring ke samping oleh tangkisannya. sadarlah Han si. berat badan kakek itu otomatis turut tergeser kesamping.

com/ "Silahkan dicoba." sahut pemuda itu sambil tertawa dingin. Bahkan saat dan arah sasarannya juga tepat sekali. dia menghindari dua 362 . bahkan hampir semua orang yang pernah belajar silat dapat menggunakan-nya. Kelima jari tangannya setengah terpentang menyambar kemuka dan mengancam urat nadi pada pergelangan tangan Lim Han-kim. tapi pentangan kelima jari tangannya itu justru berbeda sekali. Karena melihat jurus serangan yang dipakai pemuda itu untuk mendesak mundur Han Si-kong. ia balikkan badan dan pelan-pelan berlalu dari situ. hanya terdiri dari jurus serangan biasa. Pemuda itu tertawa dingin. yakni di saat Lim Han-kim selesai menggunakan jurus serangannya itu. mau tak mau dia harus mundur dua langkah untuk menghindarkan diri. Jurus serangan yang dig una kan sangat umum. Ditunggunya sampai tenaga serangan Lim Han-kim hampir mencapai badannya. yakni "Bocah Lelaki Menyembah Buddha" untuk melepaskan satu seranganDengan wajah serius pemuda itu berdiri menanti. Diiringi si bocah pembawa lentera. tiba-tiba saja tangan kanannya menggunakan jurus "Menggapai Awan Di bawah Tangan" untuk balas mengancam lawan. dalam posisi seperti ini Lim Han-kim jadi amat terkesiap. maka dia pun mempergunakan jurus yang umum juga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

sementara pelbagai persoalan memenuhi benaknya..? Tangan sakti Menggunting Bunga." "Biarpun jurus seranganku telah digunakan sampai puncaknya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. "Bagus.. Pada saat itu bila ia tidak segera mundur untuk menghindarkan diri... kenapa kau tidak menggunakannya waktu itu?" 363 ...com/ kerangkengan besi itu dan lenyap di balik kegelapan malam.. lalu sebelum selesai digunakan ganti menggunakan jurus "Membersihkan Debu Berbicara santai".. niscaya urat nadinya akan berhasil kau cengkeram. bagus sekali Lote. Dengan termangu-mangu Lim Han-kim mengawasi bayangan punggung pemuda itu hingga lenyap dari pandangan. maka dengan tepat kau akan memecah kan jurus serangan yang dipergunakan pemuda itu. Tiba-tiba Han si-kong menghentakkan kakinya berulang kali sambil mengeluh: "Aaaai.?" gumam Han si-kong lirih.." "Tangan sakti Menggunting Bunga. Tapi. sewaktu menggunakan jurus "Bocah Lelaki Menyembah Buddha" tadi andaikata gerak serangannya kau perlambat sedikit. perubahan jurusmu sangat hebat dan luar biasa... tapi seandainya aku merubah diri menggunakan jurus "Tangan sakti Menggunting Bunga" dengan mengunci urat nadinya.

maka segera kucoba untuk turun tangan sendiri" "Tapi begitu bentrokan terjadi. boanpwee lihat ia berulang kali menggunakan jurus serangan yang umum untuk memaksa mundur locianpwee. Lim Han-kim menggelengkan kepalanya berulang kali. Hal mana membuatku menduga bahwa ia cuma andalkan ketepatan dan kemantapan saja. sepintas lalu memang kita anggap jurus serangan itu umum dan tiada keanehan. aku baru tahu kalau dugaan itu keliru. padahal di balik kesederhanaan itu justru terselip hawa pembunuhan yang mengerikan" Han si. Aku kuatir meskipun sentilannya belum tentu menimbulkan desingan angin serangan yang tajam.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. niscaya urat nadiku akan terluka dari ancamannya" " Kalau begitu kita tidak boleh menyerang lebih dulu?" tanya Han si. Bukan saja lawan benar-benar dapat menggunakan teori "tepat" dan "mantap" secara jitu lagi pula di balik jurus-jurus serangan yang umum ternyata diselipi juga dengan perubahan gerakan yang mengerikan. "Ketika locianpwee bertempur melawannya tadi.kong melongo.com/ "Justru kelima jari tangannya yang setengah terpentang itulah masalahku. kemudian 364 .kong termenung sebentar sambil membayangkan apa yang telah terjadi. tapi apabila jari tangannya tibatiba setengah inci lebih panjang saja.

apa yang lote katakan memang tepat sekali. "Nona tak usah membuang tenaga danpikiran lagi.com/ katanya sambil menghela napas panjang: "Aaaai." Nona berbaju hijau itu menghela napas pula. sambungnya: "Yaa. semisalnya majikan tuaku berada disini. tak mungkin kita bisa lolos dari sini. secara otomatis timbul perasaan solider di antara ketiga orang itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 365 . Kesulitan memang seringkali mempersatukan manusia. sungguh tak disangka kita telah berjumpa dengan musuh tangguh di tempat ini. setelah sama-sama terjerumus dalam ancaman bahaya maut. Tak sedikit jago tangguh yang pernah kuhadapi." "Kalau tak bisa lolos." Pelan-pelan Lim Han-kim berpaling. biarpun ilmu silat orang itu sepuluh kali lipat lebih hebatpun tak nanti dia sanggup menghalangi kepergian kita. sungguh tak nyana hari ini aku harus pecundang di tangan seorang bocah yang tak bernama sama sekali... Kepada nona berbaju hijau itu ia berbisik. Han si-kong mendehem kembali sambil berkata: "Sudah banyak tahun aku malang melintang di Utara maupun selatan sungai besar. apakah kita harus berpeluk tangan saja menunggu kematian?" tukas si nona. setelah hening berapa waktu.

com/ "siapa sih majikan tuamu? Berani amat kau bicara tekebur?" "Hmmmm Menyinggung soal nama besar majikan tua kami.. kalau ingin diutarakan katakan saja terus terang. tapi aku rasa. 366 ." kata Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." "Majikan tuaku adalah.. ucapannya tidak jadi diteruskan BAB 12. siapa sih orang itu? Hmmm Anak perempuan tak boleh bicara macam begitu. Lolos dari Kurungan Dengan alis mata berkerut Lim Han-kim segera menukas: "Locianpwee. tiada orang di dunia ini yang tidak menaruh rasa hormat kepadanya.." "sudah setengah harian kau bicara namun belum kau sebut namanya.kong dingin. kelihatannya bukan pekerjaan gampang bagi kita untuk meloloskan diri dari sini. "Biarkan saja ia bertanya.. bagaimana kalau jangan memotong pembicaraan dulu.." Tiba-tiba ia seperti teringat suatu persoalan penting." "Kau ada akal?" tanya gadis berbaju hijau itu penuh harapan"Eeei." tegur Han si.

dia merangkap tangannya di depan dada dan bergumam: "Nona. kau sedang berbicara dengan siapa?" tegur Han si-kong keheranan"Aku sedang berbicara dengan nona kami" Perkataan itu diucapkan dengan serius dan sungguh hati.. Dengan pandangan tajam dia alihkan perhatiannya ke wajah si nona. "Buat apa kau terburu napsu? Tunggu sampai aku selesai menjelaskan rancangan-ku sebelum memberi komentar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seakan-akan nonanya memang berada di situ 367 ." kembali Han Si-kong menukas. sesudah duduk bersila dengan sikap tegap. Tampak nona berbaju hijau itu membetulkan dulu letak bajunya." "Hei anak perempuan.com/ "Bagaimana kalau kita bersama-sama menghimcun tenaga dan merobohkan dinding ruangan bagian samping?" "Tak usah dijelaskan lagi. "Tak usah dibicarakan juga aku sudah tahu cara ini. harap kau ijinkan Han-gwat pergunakan tabung sakti panca warna untuk menghadapi situasi pelik ini.." Melihat gadis itu bicara dengan serius dan bersungguh-sungguh. Han si-kong tidak mengejeknya lagi.

.... tak nanti akan kucuri pil mustika seribu tahun itu." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa komentar sedang Han si-kong segera bertanya: "Boleh aku tahu. sayang sekali tubuhnya menderita suatu penyakit yang sukar disembuhkan sehingga tiap hari harus menderita siksaan akibat gerogotan penyakitnya itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tidakkah kau merasa bahwa perkataan itu kelewat takabur?" 368 . ia pandai menciptakan benda-benda aneh yang berkhasiat luar biasa. siapa sih nonamu itu dan manusia macam apakah dia? Kenapa kau menaruh sikap begitu hormat kepadanya?" "Beliau adalah seorang gadis cerdik yang amat cantik dan luar biasa.com/ Biarpun Han si-kong tahu bahwa di ruangan itu tak ada orang lain." "Tiada tandingannya sejak dulu? Hmmm. aaaai. tak urung dia celingukan juga memandang sekeliling ruangan. apa sangkut pautnya antara usaha kita melarikan diri dengan nona mu?" "Nona kami cerdik dan lihai.setelah yakin memang tiada orang lain. dia melanjutkan: " Kalau bukan lantaran ingin menyelamatkan jiwa nona kami." sambil mengalihkan pandangannya ke wajah Lim Hankim. sejak dulu sampai sekarang belum ada yang mampu menandinginya.ia baru berkata: "Haaai..

ungkapan itu pun aku anggap kurang memadahi untuk melukiskan keperkasaan dan kehebatan nona kami. Beliau berpesan apabila aku menjumpai mara bahaya yang mengancam jiwa. Aku lihat situasi saat ini amat gawat dan rasanya mau tak mau harus kugunakan. Baiklah. diam-diam pikirnya: "Entah siapakah nona itu? Kenapa ia menaruh sikap begitu hormat kepadanya?" Terdengar Han-gwat melanjutkan perkataannya: "sebelum pergi meninggalkan beliau. Benda tersebut selalu berada dalam sakuku dan belum pernah digunakan. maka asal kugunakan benda ini maka tiada orang yang berani mengejarku lagi." "Baik. coba kau terangkan lebih lanjut" "Nona kami cerdik dan banyak akal. nona telah menghadiahkan semacam benda kepadaku.com/ "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. benda aneh yang diciptakan olehnya memiliki daya pengaruh luar biasa. Atas kasih sayang nona yang telah kulayani banyak tahun. Benda itu bernama Tabung sakti Panca Warna. anggap saja memang tiada bandingannya sejak dahulu kala. Berkat bantuan kalian berdua aku berhasil terlepas dari belenggu borgol dan rantai. maka sekarang aku ingin menggunakan tabung sakti panca warna itu untuk membantu kalian meloloskan diri Anggap 369 ." Lim Han-kim merasakan hatinya bergerak.

tapi melihat Han-gwat sudah dibuat gusar. banyak amat permintaan perempuan ini. maka sambil mengalihkan pokok pembicaraan katanya: "Nona. Biarpun ia berkata begitu namun matanya segera dipejamkan Lim Han-kim juga tidak membantah. aku segera akan mengambilnya keluar. aku tak percaya kalau di dunia ini betulbetui terdapat benda seaneh dan sesakti itu." omel Han si. ia turut pejamkan matanya rapat-rapat.kong segera tertawa dingin. ia merasa sungkan untuk menampik tawaran tersebut. tinggal saja seorang diri di sini menunggu kematian." Han si. "Kalau kau tak berani melarikan diri. pejamkan dulu mata kalian." "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." teriak Han-gwat gusar.com/ saja perbuatanku ini sebagai balas budi atas pertolongan kalian. Lebih kurang sepeminuman teh kemudian." sesungguhnya Lim Han-kim sendiripun kurang percaya. bagaimana kalau kau keluarkan tabung sakti panca warna itu agar aku turut menambah pengetahuan?" Han-gwat termenung sambil berpikir sebentar lalu mengangguk: "Baiklah.kong sambil mendengus." "Kalau tak percaya yaa sudahlah. "Hmmm. Han-gwat baru berkata dengan 370 .

Han-gwatjadi amat cemas." seru Han si-kong gusar. hanya tidak diketahui apa manfaat dan di mana letak kehebatannya." "Di tengah kegelapan malam begini bagaimana mungkin kau bisa melihat benda ini secara jelas?" "Hmmm. Kau jangan anggap pertempuran yang bakal berlangsung sebagai bahan percobaan sudahlah. lebih baik kau diam 371 . ia segera berpaling ke arah lain tanpa komentar Melihat keraguan orang-orang itu.com/ suaranya yang merdu: "Nah sudah. jangan menghina aku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. buru-buru serunya: Jadi kalian tak percaya dengan perkataan-ku?" "Pertarungan adu nyawa bukan kejadian main. "Biarpun di tengah kegelapan malam. dengan kening berkerut ia menegur: "Aku rasa lebih baik tabung sakti panca warna itu untuk bahan permainanmu saja. Ternyata benda itu cuma sebesar ibu jari." Lim Han-kim ikut mengerahkan kemampuannya untuk mengamati ia saksikan benda tersebut berupa sebuah tabung panjang. kalian boleh membuka matanya lagi. Melihat hal ini. sebagai pemuda yang tak suka banyak bicara.main. aku masih dapat melihat semua benda dengan jelas. tingginya hanya tiga inci." Han Si-kong coba mengamati benda yang berada di tangan Han-gwat itu.

nona ini belum hilang sifat kekanak-kanakannya. "Kalau tidak kubuktikan kehebatan tabung sakti panca warna ini.com/ saja. Cepat-cepat Han Si-kong mencekal pergelangan tangannya sambil menegur "Eeei. saat itu Han-gwat sudah kehilangan sama sekali kemampuan untuk meronta. akan kubuktikan segera kepada kamu semua." ia bangkit berdiri dan langsung menerjang kepintu luar dengan langkah lebar. Dalam gelisahnya tadi ia ungkapkan perkataan yang berbau manja. dalam cengkeraman Han si-kong yang begitu kuat." Han-gwat semakin gelisah. baik-baiklah mengikuti petunjuk kami.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalian tak akan percaya kalau nona kami benar-benar seorang yang maha cerdik. Akan kucoba untuk membantumu lolos dulu dari sini. Tugas menolong kaum wanita sebagai kaum yang lemah terletak pada pundak kaum pria.jadi kau pingin mampus? " "Cepat lepaskan aku" seru Han-gwat gusar. tiba-tiba ia berteriak: "Baiklah. kalau toh kalian tak percaya." Biar pun sudah tumbuh sebagai gadis remaja. Dalam keadaan begini terpaksa ia tak banyak berkutik lagi. 372 .

mana mungkin ia bisa datang kemari untuk membantumu?" sekalipun ia agak angkuh. bagaimanapun juga hatinya amat ramah. pukulannya juga kuat sekali." kata Han sikong kemudian." 373 . tapi dia kan berada jauh dari sini. bagaimana p juga aku memang tak rela berdiam diri saja menunggu kematian. Baiklah. kami percaya. kalau harus mati kita bermain dulu sepuas-puasnya hingga kalau mesti mati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ilmu silat yang dimiliki si gila dari Lam-gak sangat lihay.kong agak tertegun. "Apa bolah buat. Aku percaya nona mu cerdik dan tiada duanya di kolong langot saat ini.com/ sambil menggelengkan kepalanya berulang kali dan menghela napas Han si-kong kemudian berkata: "Bocah perempuan. sambil mundur selangkah Han-gwat berseru: " Kalian melarang aku mencoba menggunakan tabung sakti panca warna. kau mesti tahu. berarti kalian tak percaya dengan perkataanku" "Baiklah. kemudian melarikan diri bersama-sama " Mula-mula Han si.. kami percaya. aku mati dengan puas. " Kalau begitu mari kita robohkan dulu dinding ruangan ini. bahkan aku sendiripun bukan tandinganku." demikian pikirnya.. menyusul kemudian ia tertawa terbahak-bahak: "Ha ha ha ha. ketus dan suka bersikap aneh.

ketika tenaga dorongan Lim Han-kim menghajar bagian atas dinding itu. sepasang tangannya ditolak ke luar kuat. lalu sekuat tenaga menolaknya ke depan Siapa sangka bangunan dinding ruangan itu sangat kokoh dan kuat. yang terjadi hanya getaran keras yang merontokkan atap rumah. Diam-diam Lim Han-kim berpikir pula: "Bila aku tak rela menyerahkan diri tampaknya pertempuran sengit tak bisa dihindari lagi. Dengan langkah lebar Han Si-kong maju membantu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Berpikir sampai di situ. sekalipun serangan itu dilancarkan dari kejauhan namun cukup menggetarkan dinding ruangan itu hingga pasir dan debu berguguran ke tanah. ia segera bangkit berdiri seraya berkata: "Locianpwee. lebih baik aku berusaha meloloskan diri lebih dulu dari kurungan ruangan ini. bagiamana pun kokohnya bangunan dinding itu akhirnya tak tahan juga menerima gemburan 374 .com/ Diiringi bentakan keras. satu pukulan dahsyat segera dilontarkan ke atas dinding ruangan. Baiklah. Tenaga gabungan kedua orang ini benar-benar luar biasa hebatnya.Tenaga pukulannya betul. mari kubantu" Dengan berjalan mendekati dinding ruangan itu.kuat.betul hebat. diamdiam ia himpun tenaga dalamnya dan menempelkan telapak tangannya di atas dinding. sementara dinding tersebut masih tetap berdiri utuh.

Buru-buru Han Sikong berseru keras: "Hei.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ tersebut. pasir dan debu segera beterbangan memenuhi udara. Dua gulung tenaga pukulan yang melesat membelah udara segera saling bertumbukan. Di tengah benturan keras yang memekakkan telinga. Tapi pada saat bersamaan dengan robohnya dinding ruangan itu." Dengan jurus "Merobohkan Buklt Menimbun Samudra" sepasang telapak tangannya didorong ke muka sejajar dada. menghadang di depan pintu setelah menyaksikan Han si-kong terpukul mundur 375 . cepat lari Biar kubendung serangan itu. Pusingan angin topan kontan melanda seluruh ruangan. tiba-tiba pintu ruangan terbuka. begitu hebatnya serangan tersebut bagaikan air terjun yang menumpahkan air ke lembah dalam. segulung tenaga pukulan yang maha dahsyat menyambar masuk. Han-gwat cepat-cepat gerakkan tubuhnya melompat ke luar lebih dulu dari dalam ruangan sementara itu Lim Han-kim telah maju selangkah. bocah perempuan. lalu terdengar suara pekikan aneh si gila dari Lam-gak bergema memecahkan keheningan Menyusul raungan mengerikan itu. pasir dan debu beterbangan dinding itu segera roboh seluas tiga depa lebih.

com/ akibat serangan dari si manusia gila itu. Di tengah suara hingar bingar itulah. sebelum manusia gila dari Lam-gak melepaskan serangan berikut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Karena suasana jadi kacau lantaran debu yang beterbangan serangan dari Lim Han-kim itu melenceng ke samping.." Han si-kong sudah tahu kemampuan ilmu silat pemuda ini. Lim Han-kim tidak membuang waktu lagi." Biarpun suaranya keCil dan jelas namun tidak menutup pekikan anehnya yang menggidikkan hati. ia tidak menampik lagi. "Locianpwee" serunya. baik-baiklah menjaga diri. secepat kilat ia lepaskan sebuah gempuran dahsyat lebih dulu. "Lebih baik kau mundur dulu. ia keluar dari ruangan itu. biar kucoba pukulan orang ini. semua orang dalam Lak-seng-tong merupakan jago-jago tangguh yang tak boleh dipandang sebelah mata. Maaf kalau aku tak dapat menghantar kepergianmu. Tenaga pukulan yang maha dahsyat itupun menghajar pintu sehingga pintu kayu itu hancur berantakan dan berhamburan ke mana-mana. bisiknya: "Jangan kau layani terus serangannya" Dengan sekali lompatan. tiba-tiba terdengar suara seseorang yang pelahan tapi amat jelas didengar: "saudara Han. 376 ...

gwat telah berkerut kening sesudah menyaksikan Lim Han-kim lolos dari bahaya. Pepohonan berbunga indah tumbuh berjajar sepanjang jalan. gumamnya: "sungguh aneh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalau begitu tindakannya hari ini tentu dilakukan karena terpaksa. kenapa tak seorang manusia 377 .gwat sedang menanti pada jarak empat-lima dePadari bangunan rumah. Nunjauh di sana kedengaran pula gemercik air yang mengalir. Waktu itu Han Si-kong dan Han. tubuhnya sudah melompat keluar dari ruangan.com/ sehingga siapa pun yang mendengar segera dapat mengenali sebagai suara si orang gila dari Lam-gak." sementara berpikir. cahaya bintang bersinar redup di angkasa. Diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang. "Han locianpwee. "Ternyata siorang gila dari Lam-gak belum melupakan sahabat lama." sementara itu Han." bisiknya. Lim Han-kim segera mempercepat langkahnya menghampiri mereka. awan tebal bergerak lewat menutupi cahaya redup itu membuat gelapnya malam terasa semakin kelam. Ternyata mereka berada ditengah sebuah kebun bunga yang amat luas. Kalau begitu tindakannya menyerang locianpwee tadi pasti dilakukannya karena terpaksa. pikirnya: "Ternyata orang ini masih belum melupakan sahabat lama.

biar aku yang berjalan di muka." tukas Han si-kong serius. gumamnya: " Kalau bukan melihat kau sebagai bocah perempuan.com/ pun yang muncul di sini untuk menghalangi jalan pergi kita?" "Bocah perempuan. Kalau bukan di antara pepohonan itu sudah disiapkan jebakan maut. kau jangan keburu senang. "Berbicara dari pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. keadaan semacam ini justru lebih menakutkan. aku pasti akan memberi pelajaran yang setimpal kepadamu" Biarpun sedang mengumpat Han-gwat. Bukan saja tak ada jagoan yang muncul untuk menghalangi kepergian mereka. Han Si-kong gelengkan kepalanya berulang kali.jika kau takut. Melihat kelakuan perempuan utu. Dengan mempersiapkan tabung sakti panca warna nya ia melangkah maju lebih dulu dengan tindakan lebar. pasti mereka sudah persiapkan jebakan lain. Tiga-empat deret pepohonan telah mereka lalui tanpa suatu peristiwa pun." "Hmmm. juga tidak terlihat alat jebakan apapun yang menyulitkan perjalanan 378 . Lim Han-kim berjalan paling belakang." kata Han-gwat cepat. ia pun segera mengikuti di belakang gadis itu. Diam-diam hawa murninya disalurkan ke-seluruh tubuh siap menghadapi segala sesuatu.

tapi kenapa tidak mengejutkan orang-orang Lak-sengtong? Apalagi tempat ini digunakan sebagai tahanan.com/ ketiga orang itu. sambil menghela napas sambungnya: "Yaa benar. kenapa tidak diberi penjagaan?" Lim Han-kim pun merasakan juga semacam kengerian yang menegangkan. kata-nya: "Kalian tak usah menduga-duga lagi. lalu seseorang berseru: "Bila kalian tahu keadaan dan situasi. Tiba-tiba ia menghentikan langkahnya sambil berbisik: "Aku rasa kejadian rada sedikit janggal.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Menurut pendapatku. akupun punya perasaan yang sama." Belum selesai perkataan itu diucapkan tiba-tiba dari balik sederetan pohonan yang berada lima-enam kaki jauhnya dari hadapan mereka berkumandang suara tertawa dingin. suasana dalam kebun yang luas itu dicekam keheningan yang menggidikkan. lebih baik mundur sendiri ke tempat semula" 379 ." Han-gwat segera tertawa dingin. Kesepian yang luar biasa ini justru menimbulkan perasaan bergidik dalam hati kecil Han si-kong yang berpengalaman itu. paling banter orang itu cuma gertak sambal belaka. semestinya suara dinding ruangan yang kita robohkan itu sangat keras dan memekikkan telinga.

" sekali lagi orang di balik pepohonan itu tertawa dingin: "He he he he." Dari belakang pepohonan kembali terdengar orang itu berkata dengan suara dingin: "Di belakang pepohonan yang mengelilingi kalian bertiga sekarang telah tersedia dua belas buah busur otomatis berpegas tinggi serta 380 ." Han si-kong mencoba memperhatikan sekeliling arena. Betul juga..com/ Han Si-kong menganggap usianya paling tua dan pengetahuannya paling luas. ternyata tempat di mana mereka bertiga berada sekarang adalah sebuah lapangan kecil yang dikelilingi pepohonan lebat. Asal kuturunkan perintah maka senjata rahasia yang paling beracun akan berhamburan dari delapan penjuru untuk menyerang kalian semua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dialah paling pantas jadi pemimpin. Kalian harus tahu. harap tampilkan diri untuk berbicara. Maka sambil melangkah ke depan serunya: "sobat dari manakah itu. tempat di mana kamu bertiga berdiri sekarang adalah titik pusat kepungan kami. sebagai jago kawakan yang banyak pengalaman Han Si-kong tidak menjadi panik lantaran peristiwa ini. sambil tertawa dingin jengeknya: "Hmmm.. belum pernah pihak Lak-seng-tong kami membiarkan musuhnya pergi dari sini dalam keadaan hidup. otomatis dari mereka bertiga. hanya mengandalkan beberapa jenis senjata rahasia saja ingin menggertak aku.

com/ delapan buah tabung penyembur jarum bunga bwee. Selanjutnya: "Walaupun Lak-seng-tong merupakan sebuah benteng berdinding baja. tampaknya apa yang dlucapkan orang ini benar. tapi tak pernah melukai seorang sahabat persilatan pun." kata Lim Han-kim dengan kening berkerut "Masa kita harus tergertak oleh dua belas busur otomatis dan delapan buah tabung jarum itu sehingga mundur dari arena? Locianpwee. bila nekad ingin menerjang keluar dari tempat ini. kami pun tak akan turun tangan. biar aku yang muda menjadi pemimpin di depan-" 381 ." Suara itu berhenti sejenak. Mungkin saja kedua belas buah busur otomatis itu tidak mampu membuat kita gelagapan. tak ada salahnya untuk mencoba-coba. Apabila kalian bertiga mengikuti nasehat kami dan mundur dari sini. silahkan kau bertahan di belakang. jangan salahkan kalau kami pun akan turun tangan secara keji" Han Si-kong berpaling kearah Lim Han-kim sekejap. lalu bisiknya: "Menurut pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan." "Kuda pilihan tak akan makan rumput di belakangnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi delapan perangkat tabung jarum bwee-hoa-ciam itu benar-benar susah untuk dihadapi Tampaknya sulit bagi kita untuk melarikan diri dari sini hari ini. Apabila kaitan bertiga yakin di tengah kegelapan malam ini dapat menghindari serangan anak panah serta jarum beracun.

menyusul kemudian desingan angin tajam bergema membelah angkasa." Mendadak terdengar suara tambur dan genta dibunyikan bertalu-talu. 382 .kau berjalan di tengah" Sambil menghimpun tenaga dalamnya.. dia meneruskan langkahnya menyerbu ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Traaang. Traaaang. ia maju ke depan dengan langkah lebar Dari balik pepohonan di depan sana kembali terdengar suara teguran yang dingin: "Jadi kalian benar-benar nekad hendak menerjang keluar dari Lak-seng-tong kami?" Lim Han-kim balas tertawa dingin: "Hmmm. aku takut pihak Lak-seng-tong pun harus membayar secara mahal. sekalipun malam ini kalian dapat melukai kami di bawah serangan anak panah berantai serta jarum beracun. selapis anak panah dengan kecepatan tinggi menyambar datang. ia berkata pula sambil tertawa: "Nona Han-gwat. silahkan. Waktu itu." sementara berbicara.com/ Kepada nona berbaju hijau itu. begitu ancaman panah itu tiba di depan mata... Lim Han-kim telah menghimpun segenap tenaga dalamnya untuk bersiap sedia. cepat-cepat dia ayunkan telapak tangannya untuk melepaskan sebuah pukulan dahsyat segulungan tenaga pukulan yang sangat kuat meluncur keluar dengan hebatnya dan langsung menumbuk lapisan anak panah yang sedang menyambar tiba..

. Walaupun begitu Han Si-kong sempat dibuat terkesiap.?" Deruang in pukulan yang kuat segera menyerang ke muka.... ditinjau dari sini dapat disimpulkan bahwa Lak-seng-tong yang tidak 383 ." jengek orang di balik pepohonan itu sambil tertawa dingin "Bagaimana kalau kau coba menerima sebuah gempuranku ini.. membuat daun dan pepohonan bergoncang hebat dalam bentrokan keras lawan keras ini ternyata hasilnya seri. kedengaran Han Si-kong berseru: "Biar kucoba sampai di mana kehebatan serangannya itu. Tiba-tiba segulung angin pukulan yang sangat kuat terasa menyambar keluar dari belakang tubuhnya. timbullah pusaran angin yang sangat kuat sekali di tengah arena.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Tak ampun puluhan batang anak panah itu tergempur oleh serangan tersebut dan berhamburan ke sisi arena. diam-diam pikirnya: "Entah siapakah orang ini dan apa kedudukannya-dalam Lak-seng-tong? Tak nyana tenaga dalamnya begitu hebat dan kuat. kedua belah pihak sama kuatnya dan tak dapat menentukan siapa yang menang dan siapa kalah." Ketika dua gulung tenaga pukulan saling bertumbukan di tengah udara. Menyusul pukulan tersebut. "Tenaga pukulan yang sangat hebat.Barusaja Lim Han-kim hendak melepaskan sebuah pukulan untuk membendung datangnya ancaman tersebut.

Lim Han-kim segera menyadari bahwa gelagat tidak menguntungkan pikirnya: "Bila aku mesti berulang kali mengerahkan tenaga dalam untuk merontokkan ancaman tersebut. segulung demi segulung datang beruntun membuat seluruh angkasa diliputi oleh anakanak panah itu. Lim Han-kim melepaskan sebuah gempuran dahsyat lagi untuk mementalkan ancaman anak panah itu.com/ dikenal ini benar-benar merupakan sarang naga gua harimau..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ditambah pula tangan Lim Han-kim masih diborgol dan tubuhnya masih dirantai.. HHmmm. setelah beberapa kali melepaskan serangan untuk merontokkan datangnya ancaman itu. serangan anak panah itu datangnya amat gencar dan kekuatannya luar biasa. Tapi sayang serangan anak panah datang bagaikan gelombak air disamudra luas." Tapi sayang anak panah itu datang mengancam dari arah yang berbeda. di tengah udara kembali terdengar desingan angin tajam menyambar tiba. aku mesti mencari akal yang paling baik untuk menghadapi ancaman tersebut. Dengan menyilangkan telapak tangannya sejajar dada." sementara dia masih berpikir. yang 384 . sudah pasti daya tahanku akan makin merosot. lama kelamaan aku bakal mati kecapaian. Ternyata selapis anak panah mengancam lagi dengan kekuatan luar biasa.

membuat orang yang diserang benar-benar terkepung di arena dan agaknya dia memang berniat menghabisi nyawa lawan-lawannya di tempat itu juga. Kecerdikan macam ini betul-betul membuat orang merasa sangat kagum. akupun merasa gerak serangan anak panah itu sangat aneh. tapi kalau suruh ia menerjang ke depan. tampaknya secara diam-diam mengandung perubahan ngo-heng dan pat-kwa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mendadak Han si-kong melancarkan dua buah pukulan dahsyat untuk mementalkan sebaris anak panah yang mengancam datang. Tiap baris serangan terdiri dari dua belas batang anak panah dan sudut sasarannya pun bergiliran secara tak beraturan. Tampaknya pemilik Lak-seng-tong memang seorang jago yang cerdik dan punya akal banyak. jelas sangat tidak leluasa baginya. nyatanya dia sanggup menggunakan pehonan yang diatur membentuk suatu barisan untuk menyembunyikan para pemanahnya. serangan anak panah itu diatur sedemikian rupa hingga boleh dibilang rapat sekali." "Yaa. secara diam-diam tentang serangan anak panah tersebut." Lim Han-kim membenarkan "Rasanya 385 . Dengan posisi tetap berdiri di tempat mungkin saja ia dapat bertahan sementara waktu. setelah itu bisiknya kepada Lim Han-kim: "Menurut penilaianku.com/ membuat gerak-geriknya sangat tidak leluasa. jelas pemilik Lak-seng-tong ini bukan manusia sembarangan.

akan tetapi kita toh tak bisa berpeluk tangan menunggu kematian. Kalau mereka terus menyerang secara bergilir. keadaan semacam ini tak mungkin bisa kita pertahankan selama satu jam lagi..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. entah sudah berapa banyak ancaman bahaya maut yang pernah kuhadapi tapi belum pernah menjumpai situasi segawat hari ini." Mendengar perkataan itu." 386 . sepanjang hidupku. Apa yang diucapkan orang itu tampaknya benar juga. sedang kita mesti menggunakan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan. cukup busur-busur otomatis yang menyemburkan panah-panah berantai pun sudah cukup membuat kita kelabakan setengah mati..com/ sebentar dari muka sebentar dari belakang. rasanya sulit buat kita untuk lolos dari kepung an hari ini. Aaaai." Tiba-tiba Lim Han-kim merobek ujung bajunya lalu mengikat robekan kain tersebut pada tangan kanannya. datang dari arah yang susah diikuti. dilihat dari situasi ini.. Han Si-kong menghela napas panjang: "Aaai. Kita telah terjebak ke dalam barisan senjata rahasia yang memiliki perubahan amat banyak. setelah itu sambil melepaskan sebuah sapuan kemuka katanya: "sekalipun situasi yang kita hadapi hari ini sangat berbahaya dan gawat. jangan lagi tabung jarum bwee-hoa-ciam itu berisi jarum-jarum beracun sehalus bulu kerbau yang membuat orang susah menduga..

Dengan menggunakan cara seperti ini maka mereka bertiga tak usah membuang banyak tenaga untuk merontokkan senjata rahasia. kemudian dipakai untuk menyerang. Melihat cara yang dipergunakan ternyata mendatangkan khasiat dan manfaat yang besar. Lim Han-kim merasa semangatnya makin berkobar. bagus sekali Cara ini memang sangat bagus" Ia segera meniru dengan merobek bajunya yang diikat pada tangannya. Namun setelah dicekal di tangan Lim Hankim. lalu dig unakan untuk merontokkan senjata rahasia. Han-gwat tak mau kalah. Kontan sebaris anak panah yang sedang meluncur tiba tersapu rontok oleh serangan itu Melihat keperkasaan Lim Han-kim. mereka bentuk selapis dinding pertahanan yang cukup kuat Tak ampun anak panah yang berhamburan datang itu terhajar rontok semua dari arena. sambil tertawa tergelak serunya: "Ha ha ha ha. ia segera 387 .. dari pinggangnya ia lepaskan pula selembar handuk. sewaktu disapukan ke depan menimbulkan deru angin yang memekikkan telinga. Dengan mengandalkan robekan baju serta handuk.com/ sebenarnya kain yang dirobek dari bajunya itu hanya benda lunak. tanpa terasa Han Si-kong merasa semangatnya turut berkobar. kain itu memiliki daya pengaruh yang luar biasa besarnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

akibatnya mereka bertiga dipaksa mundur berulang kali. Dari balik pohon bunga tho segera berkumandang suara tertawa dingin. bagaikan hujan badai saja serangan itu berhamburan ke tengah arena.com/ meneruskan tindakannya dengan menyerbu ke hadapan sebatang pohon. Apalagi sepasang tangan mereka masih diborgol sehingga gerak-geriknya kurang leluasa. 388 . maka dengan cepat menciptakan daya sergapan dari semua arah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. anak panah itu masih sempat menerjang maju sejauh dua depa lebih sebelum rontok ke tanah. siapa tahu tenaga serangan itu luar biasa hebatnya. Dalam posisi begini. sekalipun ilmu silat yang dimiliki Lim Han-kim dan Han si-kong sangat lihay pasti akan keteter juga. sekalipun sudah digulung oleh Lim Han-kim. oleh karena arah datangnya serangan pun berbeda-beda. Mendadak sebatang anak panah yang membawa desingan angin sangat kuat menyerang datang dari balik rapatnya hujan panah itu. Lapisan hujan panah yang berhamburan makin lama makin gencar dan rapat. Buru-buru Lim Han-kim menggetarkan robekan kainnya untuk menghantam anak panah itu. anak panah yang berhamburan datang dari delapan penjurupun tiba-tiba ikut meluncur makin gencar. menyusul kemudian suara tambur dan genta dibunyikan makin keras.

Mendadak Han-gwat ayunkan tabung sakti panca warnanya dan melemparkannya ke arah pepohonan itu. Keempat batang anak panah itu pun menyambar lewat hanya beberapa inci dari sisi wajah anak muda tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. empat batang anak panah yang dilepaskan dari busur otomatis menggunakan peluang itu menerobos masuk ke dalam. benda tersebut ternyata sudah keburu dilemparkan. ia awasi tabung sakti panca warna itutanpa berkedip. karenanya dia pun tidak banyak bertanya 1agi. " 389 . sambil menghimpun tenaga dan bersiap menghadapi segala perubahan."jawab Han-gwat Han si-kong tahu gadis tersebut tak mungkin bisa memberi keterangan lebih jelas. maka sambil menghela nafas katanya: "Apakah kau tahu apa manfaat tabung sakti panca warna itu?" "sering nona ku bercerita tabung sakti panca warna ini bisa dipakai untuk membendung kejaran musuh. . Cepat-cepat Lim Han-kim miringkan badannya kesamping. . juga dapat dipakai untuk menghindari penglihatan lawan. "Blaaammmm. Baru saja Han si-kong hendak mencegah.com/ Gara-gara halangan inilah.

segulung bau bunga anggrek yang sangat keras terselip dalam asap tebal itu menyebar ke mana. dalam waktu singkat arena seluas sekian kaki sudah terselubung di dalamnya. cepat tutup semua pernapasanmu" "Ada apa? Memangnya bau harum itu beracun?" "soal itu belum pernah dijelaskan nona kami.mana dan sangat menusuk penciuman.." Mendadak Han-gwat teringat sesuatu. harum amat bau bunga anggrek ini. Han Si-kong segera berseru: "Woouw. Kabut tebal itu munculnya amat cepat. segulung asap tebalpun menyembur ke luar menyelimuti seluruh arena. Begitu mengendus bau tersebut.com/ Diiringi suara dentuman keras. tiba-tiba saja tabung sakti panca warna itu meledak. dengan perasaan terkesiap buru-buru se-runya: "Locianpwee. sekalipun dalam kegelapan malam yang pekat susah untuk membedakan warna dari asap tebal itu.. cuma aku pernah diingatkan agar tutup semua pernapasan ketika melepaskan tabung sakti panca warna itu dan 390 . bahkan tempat di mana Lim Han-kim dan Han si-kong berdiri pun ikut diliputi asap tebal itu. namun kepekatannya jelas berbeda sekali sehingga dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa asap itu tidak terdiri dari satu warna.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tanpa membuang waktu lagi ia menarik Han si-kong dan Lim Han-kim untuk bersama-sama menerjang keluar dari arena. Asap tebal yang menyembur keluar itu menyebar dengan cepatnya ke seluruh angkasa. maka cepat. Han Si-kong segera melompat ke atas melewati pagar pekarangan Ketika berpaling. Dalam waktu singkat arena seluas tujuh kaki persegi telah tertutup oleh kabut tebal itu." Waktu itu Han Si-kong sudah mulai merasakan kepalanya agak pening. ia tahu apa yang dikatakan gadis tersebut bukan bualan belaka. Ternyata orang-orang yang bersembunyi di belakang pepohonan telah kehilangan kesadaran diri. Pada saat itu Han-gwat telah menghitung sampai ke angka seratus. mereka saling baku hantam sendiri dalam keadaan kacau.cepat ia tutup semua pernapasan. Di tengah lapisan asap tebal yang menyelimuti arena terdengar suara bentakan dan teriakan yang bercampur aduk. dalam keadaan demikian Han si-kong bertiga dengan menutup seluruh pernapasannya mempercepat langkah ka bur dari situ. sekejap kemudian mereka sudah keluar dari kepungan asap tebal.com/ hitung sampai seratus di dalam hati sebelum menerjang keluar dari kepungan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tampak olehnya samar391 .

apa yang kau tertawakan? Kita belum keluar dari tempat bahaya" sambil bicara dia melompat pula meninggalkan pagar pekarangan. Mendadak terdengar Han si-kong berteriak keras. Memandang jauh ke depan tampak sungai berliuk-liuk seperti ular. Dengan jari telunjuk dan jari tengahnya ia sodok urat nadi 392 . Melihat datangnya ancaman itu.com/ samar kawanan jago itu sedang saiing baku hantam sendiri dengan sengitnya. Ternyata perkampungan itu dikelilingi sebuah sungai dengan air yang jernih. Tak tahan lagi ia mendongakkan kepala tertawa terbahak-bahak. Tak ampun tubuh mereka berdua sama-sama tergetar dan jatuh terpelanting dari atas pagar pekarangan Lim Han-kim segera melompat bangun sambil melepaskan sebuah tendangan kilat ke lambung Han si-kong. Lim Han-kim ayunkan pula tangannya menyongsong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tanpa banyak bicara ia lancarkan sebuah pukulan ke tubuh Lim Han-kim. Melihat itu Han-gwat berkerut kening. tegurnya dingin: "Hei. Dengan cekatan Han Si-kong menghindar kesamping kemudian memutar telapak tangannya melepaskan satu pukulan Kali ini Lim Han-kim tidak menghindar lagi.

tak seorang pun yang mau menggubris teriakannya itu. sebaliknya dia pun tak punya akal untuk melerai. jurus-jurus serangan yang digunakanpun semuanya merupakan jurus sakti yang maha ampuh. Betapa gelisah dan cemasnya Han-gwat ketika menjumpai dua orang rekannya makin sengit bertarung. sambil tersenyum Han-gwat pun berkata: "Aku lupa memberitahukan kalian. dalam keadaan begini ia cuma bisa berjalan mondarmandir sambil berteriak-teriak. ia sadar ilmu silat yang dimilikinya belum cukup untuk memisahkan mereka berdua. dalam sedih dan bingungnya tiba-tiba saja ingatan melintas dalam benaknya. Nona kami pernah berpesan setelah melepaskan tabung sakti panca warna itu bila yang terkena orang sendiri maka mereka akan 393 . sayang dua orang itu sedang bertempur sengit. Han Si-kong berdua yang sedang asyik bertempur serentak menghentikan serangannya. mengambil segenggam air dingin dan langsung disiramkan ke wajah dua orang itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Cepat-cepat dia lari ke tepi sungai. Terguyur oleh air dingin itu.com/ dipergelangan tangan Han Si-kong memaksa serangan yang dilepaskan monyet tua itu mau tak mau haruS ditarik kembali Meskipun kedua orang ini sama-sama diborgol namun gerak serangan mereka tetap gesit dan lincah.

. bocah perempuan. aku segera merasa kesadaranku agak hilang dan emosiku susah dikontrol. aku merasa bukan tandingan. benar. "Kita mengendus bau harum bunga anggrek tadi.. "jadi kita saling bertarung sendiri?" "Tenaga pukulan locianpwe benar-benar tangguh dan kuat. cukup menganjurkan air dingin di kepala mereka maka kesadaran mereka segera akan jernih kembali "Ada apa?" seru Han si-kong keheranan." sahut Han si-kong sambil tertawa." Mendengar monyet tua itu memuji kehebatan tabung sakti panca warna. apa sih nama obat itu?" 394 .com/ kehilangan kesadaran dan kontrol sendiri Bila hal ini sampai terjadi. Hei. Aku yakin jago-jago Lak-seng-tong pun sedang saling gempur sekarang. obat penghilang pikiran macam apa pun pernah kutemuitapi belum pernah kujumpai obat dengan khasiat seperti itu." "Yaa. Han-gwat segera berseru sambil tersenyum: "Bagaimana? Aku tidak membohongimu bukan?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak. "Ha ha ha ha. selama melakukan perjalanan dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. banyak sudah jago tangguh yang kujumpai. ditatapnya wajah Lim Han-kim lekat-lekat.

Pada jarak lima puluh kaki dari tempat itu terbentang pula sebuah kolam seluas satu hektar. tapi apa kegunaannya?" Berpikir sampai di situ.com/ "Tabung sakti panca warna.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 395 . diam-diam ia berpikir: "Tempat ini disebut kolam enam bintang. ia berpaling memandang Han Si-kong sekejap. Tahukah kau apa kegunaan air selokan yang begitu banyak silang menyilang mengitari perkampungan ini?" Han Si-kong sudah lama berkelana dalam dunia persilatan baik daerah Utara maupun Selatan boleh dibilang sudah semuanya dijelajahi sehingga jarang sekali ada orang yang bisa menandingi pengetahuan serta pengalamannya. Apa lagi namanya?" Sementara itu Lim Han-kim telah mengalihkan pandangan matanya memperhatikan sekeliling tempat itu. pengetahuanmu sangat luas. inilah tabung sakti panca warna. Melihat semua itu timbul perasaan heran dalam hati kecilnya. lalu katanya: "Locianpwee. mungkinkah ada enam buah kolam mengelilingi perkampungan ini? Dilihat dari selokan yang saling membujur jelas merupakan hasil karya manusia. ia jumpai sungai yang berliku-liku itu macam sarang laba-laba yang mengelilingi perkampungan luas itu.

niscaya dia akan tersesat bila memasukinya. tapi ia yakin pasti ada kegunaaannya." Tiba-tiba terdengar Han-gwat berkata: "Locianpwee. Dahulu si dewa jinsom Phang Thianhua pun pernah menggunakan tumbuhan bambu dan pohon liu membentuk sebuah barisan aneh dan banyak disegani umat persilatan jadi aku yakin pemilik perkampungan ini pasti telah mengatur pula sebuah barisan air di luar perkampungannya untuk melindungi diri Bagi orang yang tidak memahami perubahan barisan tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sejak kini aku harus banyak belajar pengalaman darinya.com/ Walaupun saat ini dia kurang mengerti apa kegunaan air selokan tersebut. maka dipandangnya keadaan sekitar situ dengan lebih seksama. Benar juga. diam-diam pikirnya: "Bagaimana pun jahe memang makin tua makin pedas. ia dapat melihat bahwa selokan-selokan itu samar-samar sebenarnya mengandung kedudukan pat-kwa. kalau kau sudah tahu kehebatan barisan air ini. maka ujarnya kemudian: "Kemungkinan besar selokan-selokan yang mengelilingi perkampungan ini merupakan barisan air yang sengaja diatur majikan perkampungan ini. bawalah kami keluar dari sini" 396 ." Tak terkirakan rasa kagum Lim Han-kim setelah mendengar penjelasannya yang begitu cermat dan tepat.

aku rasa sulit buat kita untuk lolos dari ilmu barisan tersebut. tapi bukan berarti menguasainya. mereka tahu kalau ilmu silatnya sangat aneh dan lihai. pemuda itu sudah berkata lagi dengan wajah serius: "semenjak perkampungan Lak-seng-tong didirikan belum pernah ada orang yang berhasil meloloskan diri dari hadangan barisan pepohonan tersebut. jangan lagi kau cuma memahami soal ilmu pat-kwa. Untuk kemampuan 397 . kemudian disusul Seseorang berkata: "Tampaknya kau memang cukup tahu diri. lama kemudian ia baru berkata: "Walaupun aku mengerti soal ilmu pat-kwa. manusia macam begini tak boleh dipandang enteng. sekalipun kau sangat menguasaipun belum tentu dapat lolos dari ilmu barisan air Lam-to-lak-seng-tin kami" Ketika mereka bertiga berpaling. sewaktu bertarung dalam kamar tahanan tadi Han sikong sekalian pernah bertarung beberapa gebrakan melawannya. Di balik jurus serangannya yang sederhana terselip jurus serangan maut yang mematikan.com/ Han si-kong tertegun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." suara tertawa dingin mendadak berkumandang dari belakang tubuhnya. tampaklah di atas dinding pekarangan berdiri pemuda berwajah serius itu. sementara mereka masih berpikir. tapi kenyataannya kalian dapat menembusnya dengan selamat.

" sambil berkata. "Perkampungan anda sanggup membangun barisan air Lam-to-lak-seng-tin. boleh kutahu namanya?" "Aku Hongpo Lan-" kemudian setelah berhenti sejenak." sahut Han si-kong sambil menjura." "Peristiwa itutoh sudah terbukti tak ada sangkut pautnya dengan kami. buat apa kami mesti tinggal sehari lagi?" protes Han-gwat dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 398 . "seandainya aku tidak mengantar. terima kasih. tapi seluk beluk masalah tersebut belum begitu jelas dan membutuhkan waktu dua belas jam lagi untuk menjelaskannya. aku tahu barisan air milik kalian sangat hebat.com/ tersebut aku merasa kagum sekali.jelas ketua kalian pun bukan manusia sembarangan. jangan harap kalian bertiga bisa lolos dari barisan Lam-to-lak-seng-tin ini" "Maksud baik anda biar kami terima dalam hati saja. tapi kami pun bersedia untuk menjajal kehebatannya. dia melayang turun ke atas tanah. "Terima kasih." tukas Han si-kong sambil menjura. oleh sebab itu kami mohon kalian bersedia tinggal sehari lagi di perkampungan kami. terusnya: "Barusan ayahku telah menerima laporan dari kurir yang mengatakan bahwa peristiwa tersebut sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan kalian.

maka setelah saling berpandangan sekejap." tiba-tiba Lim Han-kim menimbrung. pertarungan ini menyangkut mati hidup mereka bertiga sehingga siapa pun tak berani mengambil keputusan secara gegabah. Menghadapi seorang jago tangguh macam ini siapa pun tak berani bersikap gegabah. Di balik jurus serangan yang biasa terselip daya serangan yang luar biasa. itu berarti kalian tak sudi memberi muka kepadaku. "Hmmm. aku cuma bermaksud baik. sebagaimana diketahui. baiklah. 399 . Kuberi sebuah kesempatan kepada kalian." "Ketua muda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mereka sadar ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat hebat.com/ Hongpo Lan mendengus dingin. dapat menghalangi kepergian kami?" "Bila kalian bersikeras ingin pergi pada malam ini juga. jika kalian bertiga lebih suka minum arak hukuman daripada arak kehormatan. kami akan segera mengantar kalian keluar dari barisan-" Tadi Han si-kong maupun Lim Han-kim sudah mencoba bertarung beberapa gebrakan melawan pemuda ini. mereka sama-sama membungkam diri. "Apakah kau anggap dengan mengandalkan ilmu barisan air ini." "Mohon penjelasan" "Asal seorang di antara kalian dapat mengungguli diriku.

Aku tahu bahwa ilmu silat yang saudara miliki sangat hebat. tubuh kalianpun masih dirantai." 400 .Jika aku kalah terserah mau diapakan. lebih baik tinggallah sehari lagi di sini" Mendengar perkataan yang mengandung nada ejekan ini." Hongpo Lan menyapu sekejap wajah Han si-kong dan Lim Han-kim.Jadi semisalnya aku kalah nanti... aku rasa lebih baik berpangku tangan saja.com/ sambil memandang ketiga orang itu Hongpo Lan kemudian berkata: "Nah. jika kalian bertiga tidak mempunyai keyakinan untuk bisa mengungguli aku. Kalau disuruh menuruti perintahmu begitu saja rasanya kok tidak rela. apalagi aku telah mencobanya tadi. karena selama hidup aku paling tak suka bertarung dengan kaum wanita. tidak berarti mereka berdua pun kalah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pelan-pelan ia berkata: "Walaupun kami bertiga samasama senasib sependeritaan namun masing-masing tidak mengenal satu sama lainnya sebelum peristiwa ini sehingga siapa pun tak dapat mewakili orang lain. kemudian katanya: "Tangan kalian masih diborgol. hanya saja menang kalahku ini tak ada hubungannya dengan mereka berdua. Aku rasa biarpun kalian maju bersama pun tak akan menurunkan derajat kalian berdua sementara nona itu. Lim Han-kim segera mengernyitkan alis matanya. maka aku akan mencoba kepandaianmu itu.

lalu terlihat empat orang lelaki berpakaian ringkas meluncur datang dengan kecepatan luar biasa. bentaknya keras: "Biar aku mencoba dulu kepandaianmu" Tanpa banyak bicara dia langsung melancarkan sebuah pukulan ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 401 . Meskipun gerakannya amat cepat namun langkahnya mantap dan kuat. orang ini memang berwatak berangasan. setelah itu ejeknya: " Lebih baik kalian berdua maju bersamasama. begitu ingin bertarung dia langsung melancarkan serangan dengan hebatnya." Tampaknya Han si-kong pun ikut dibuat naik darah oleh perkataan Hongpo Lan. aku pasti akan memberi pelajaran yang setimpal untukmu." Tiba-tiba terdengar suara ujung baju terhembus angin. jika ada kesempatan di kemudian hari. jelas mereka adalah jago-jago silat yang memiliki tenaga luar maupun dalam yang amat Sempurna. Lim Hankim merasa amat terkesiap setelah menyaksikan gerakan tubuh yang digunakan keempat orang itu untuk melompati pagar sangat ringan dan lincah. Dengan gesit Hongpo Lan mengegos ke samping menghindarkan diri dari ancaman tersebut.com/ " Kalau wanita lantas kenapa?" teriak Han-gwat gusar. "Hmmm.

Tapi dengan gerakan yang enteng dan seenaknya Hongpo Lan selalu berhasil memunahkan ancaman itu. semua gerakan dilakukan tepat pada waktunya dan sedikitpun tak terlihat gugup. baik menotok. menangkis maupun menyodok. Dengan entengnya ia berhasil memunahkan keempat buah serangan Han si-kong sekaligus. sementara tangan kanannya meloloskan pedang yang 402 . keempat lelaki berpakaian ringkas itu sudah menyebarkan diri membentuk sebuah barisan yang berbentuk setengah bulat dan mengurung beberapa orang itu rapat-rapat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. seakan-akan dia ingin mencari titik kelemahan Hongpo Lan dari pertarungan mereka berdua. Segenap perhatiannya dicurahkan pada perubahan jurus serangan yang digunakan kedua orang itu. BAB 13. Masing-masing tampak membawa sebuah lencana besi sepanjang satu depa dua inci di tangan kiri yang disilangkan di depan dada. semua jurus serangan yang dipergunakan menimbulkan deru angin serangan yang sangat kuat dan dahsyat. Pada saat itu. dia malah mundur tiga langkah dari sisi arena. Ketua perkampungan Kolam Enam Bintang Lim Han-kim bukan turun tangan membantu.com/ Han si-kong telah melancarkan empat buah pukulan berantai.

Han si-kong dengan telapak tangannya yang tajam bagaikan golok balas membabat tubuh musuh dengan jurus "Memotong Bukit Membelah Awan" Menghadapi ancaman semacam ini. kini giliran aku yang melancarkan serangan. Selama puluhan tahun. pelbagai pertempuran sengit telah dialami sehingga pengalaman serta pengetahuannya sangat luas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han sikong mulai sadar bahwa malam ini dia telah menjumpai musuh tangguh yang jarang ditemui selama ini. begitu selesai melancarkan empat buah pukulan. Di situ ia berdiri tegak sambil menunggu datangnya ancaman. ia tunggu sampai telapak tangan Han si-kong hampir mengenai tubuhnya. ia memang sudah lama berkelana dalam dunia persilatan. Setelah melancarkan empat buah pukulan. Sikap mereka amat serius dan siap melancarkan serangan. 403 .com/ tersoren dipunggung. "Hati-hati. tangan kanannya diayunkan ke muka menyongsong dada musuh dengan jurus "Memancing ikan Di sungai Es"." jengek Hongpo Lan dingin sambil menerjang maju ke depan. hawa murninya segera dihimpun dan secepat kilat melompat mundur sejauh tiga depa. Hongpo Lan sama sekali tidak membatalkan serangannya.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tak urung tubuhnya terdesak juga hingga mundur sejauh tiga langkah.Pada saat itulah tangan kiri Hongpo Lan telah menyambar tiba dan menyodok secara berantai dalam sekejap mata dia telah melancarkan enam buah pukulan maut. Buru-buru Han si-kong merendahkan pergelangan tangannya untuk menghindar ia nyaris berhasil melepaskan diri dari ancaman. Dengan susah payah Han Si-kong memberikan perlawanan yang gigih. walaupun akhirnya dia berhasil juga menghindarkan diri dari keenam jurus ancaman itu. tapi dengan adanya kejadian itu maka dia pun kehilangan posisi yang menguntungkan.com/ tiba-tiba kelima jari tangannya dipentangkan lebar-lebar dan berbalik mencengkeram pergelangan tangan lawansesungguhnya jurus serangan itu hanya sebuah jurus Ki-na-jiu yang sangat sederhana dan umum. tapi karena dipergunakan pada saat dan detik yang sangat tepat maka hasilnya adalah daya pengaruh yang luar biasa dahsyat dan hebatnya. Mengikuti jalannya pertempuran yang sedang berlangsung. diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Nama besar Han Si-kong diperoleh dengan susah payah dan perjuangan yang gigih Jika ia sampai terluka di tangan 404 . sementara peluh telah membasahi jidatnya.

Bagaimana kalau babak pertempuran ini serahkan kepadaku saja?" Tanpa menunggu persetujuan dari Han Si-kong." Berpikir sampai di situ. sambil berpaling bisiknya: "Locianpwee. dengan suatu gerakan lincah tapi aneh tahu-tahu ia sudah terhindar dari 405 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia segera melompat maju ke muka menghadang jalan pergi Hongpo Lan dan berdiri persis di muka Han Si-kong. Kenapa aku tidak segera menggantikan kedudukannya mumpung menang kalah belum ketahuan hasilnya. Hongpo Lan tertawa dingin Jengeknya: "sejak tadi aku toh sudah anjurkan kepada kalian berdua agar turun tangan bersama. kekuatan tubuhmu tentu belum pulih kembali. Hongpo Lan miringkan badan sambil berputar. setelah dipenjarakan selama dua tahun lebih. "Hmmm. kenapa kamu berdua tak mau menuruti nasehatku?" Badannya mengegos ke samping menghindarkan diri dari datangnya gempuran.com/ Hongpo Lan malam ini. Kalau ingin omong besar. tunggu sajalah sampai dapat menangkan aku lebih dulu" sambil berkata pemuda itu melancarkan pukulan berantai dengan kekuatan luar biasa. telapak tangannya langsung disodok ke muka melancarkan sebuah pukulan. niscaya nama besarnya ikut hancur dan hatinya tentu sakit sekali. kau jangan takabur lebih dulu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sehingga para 406 . tanpa menunggu lawannya membalikkan badan lagi telapak tangan dan kakinya segera melancarkan serangkaian serangan yang gencar lagi cepat. bahkan lengan kanannya mengikuti gerak perputaran badannya melancarkan sebuah sapuan. serangkaian serangan gencar ini benarbenar dahsyat bagaikan amukan angin topan dan gulungan ombak di samudra bebas. Bukan itu saja. dalam sekejap mata dia telah melepaskan sembilan tendangan kilat dan delapan belas buah pukulan. bahkan gerak tubuhnya sewaktu berkelitpun mengandung unsur rahasia yang luar biasa.com/ serangan Lim Han-kim. badannya menerjang maju dua langkah dariposisi semula. Diam-diam Lim Han-kim telah memperhatikan dan menghapal gerak serangan yang digunakan Hongpo LanDia dapat merasakan bukan saja di balik jurus serangannya yang sederhana terkandung perubahan yang aneh dan maha sakti. Dalam waktu singkat jari tangan dan telapak tangan saling menyodok dan menyambar makin menyerang Semakin cepat. Berdasarkan beberapa pertimbangan dan penilaiannya itulah dalam hati kecilnya ia sudah membuat perhitungan yang matang. Begitu terhindar dari sapuan maut Hongpo Lan. Menyusul dua serangan yang dilancarkan secara berantai itu.

Coba bayangkan untuk menghindari sembilan tendangan dan delapan belas buah pukulanku. dua kakinya merubah posisi berulangkali bahkan dalam setiap kesempatan ia selalu berhasil melepaskan serangan balasanMelihat kehebatan musuhnya. Kau benar-benar orang hebat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ penonton yang ada di sisi arena sama-sama terkesiap dan kagum. Hongpo Lan tidak kalah kagumnya.. Aku lebih kagum Pada kemampuanmu.. Tampak Hongpo Lan memutar badannya bagai gangsing. Nah hati-hatilah. tapi aku kalah dengan sangat puas.. diam-diam Lim Han-kim menghela napas panjang pujinya: "Benar-benar ilmu gerakan tubuh yang hebat" Dengan langkah cepat dia mundur sejauh tiga langkah." "saudara Hongpo terlalu memuji. Aaai." "Mumpung malam ini kita sudah bertemu.. tangannya diayunkan ke muka menggunakan jurus 407 . kau cuma bergeser tak lebih dari dua depa. malam ini biarpun aku mengaku kalah." Mendadak pemuda Hongpo menerjang maju lagi. mari kita bermain sepuasnya. sambil menyeka keringat yang membasahi jidatnya dia memuji: "selama hidup hanya saudara Lim seorang yang sanggup memaksaku mandi peluh..

ilmu silatmu memang sangat hebat. kemudian melepaskan dua pukulan balasanMaka beriangsunglah suatu pertempuran adu Cepat antara kedua orang itu. Sayang sepasang tangan Lim Han-kim masih diborgol sehingga sangat mengganggu geraknya. Buru-buru Lim Han-kim merangkap sepasang telapak tangannya. cepat tubuhnya miring ke samping. dengan jurus "Tangan Sakti Menggunting Bunga" dia cekal urat nadi pada pergelangan tangan lawan"Saudara Lim.com/ "Berlutut Menyembah Langit selatan-" Lim Han-kim sadar di balik jurus serangannya yang sederhana terkandung perubahan gerak yang luar biasa. ia tak berani bertindak gegabah." puji Hongpo Lan. mendadak ia ubah menjadi sebuah totokan yang mengancam jalan darah cian-keng-hiat di bahu lawan. Dibandingkan Hongpo Lan jelas dia kalah lincah dan Cekatan. setelah itu tangan kanannya melakukan kuncian dengan jurus "Menutup Pintu Mendorong Rembulan" Ketika serangan yang dilepaskan Hongpo Lan sampai di tengah jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.sementara memuji. Kaki kanannya mundur selangkah untuk menyelamatkan diri lebih dulu. badannya sudah berkelit untuk menghindar.Namun ia memiliki jurus serangan 408 .

Kemudian 409 . Dalam keadaan sepasang tangannya masih diborgol. Di tengah pertempuran sengit. Langkahnya gontai dan tubuhnya mundur dua langkah dengan sempoyongan sebelum dapat berdiri tegak.com/ ampuh yang dapat menutup kekurang lincahannya. Dua sosok bayangan manusia segera saling beradu lalu berpisah. lengannya ditekuk. kemudian sikutnya disodok ke lambung musuh. Dalam waktu singkat. dua orang itu sudah saling menyerang sebanyak lima enam puluh jurus. keempat lelaki berbaju ringkas itu serentak menggetarkan lencana besi mereka sementara pedang di tangan kanannya berputar menciptakan sekuntum bunga pedang. tapi ia tak gugup atau panik. mendesak maju ke sisi badan musuhnya. paras muka Lim Han-kim kelihatan pucat pias. bahunya kena dihantam satu kali. hal ini membuat posisi mereka jadi seimbang. Melihat majikannya terluka. sulit bagi Lim Han-kim untuk melakukan perubahan gerak. sebaliknya Hongpo Lan memegangi iganya sambil terjongkok-jongkok. hati-hati" Tiba-tiba dia memutar badan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mendadak terdengar Hongpo Lan membentak keras: "Saudara Lim. sambil mendengus. Telapak tangan yang menyambar tahu-tahu diputar berbalik menepuk bahu Lim Han-kim. Tak ampun.

sehingga sewaktu berbicara pun ia harus menahan rasa sakit yang luar biasa." "Justru karena saudara Hongpo mengalah. bicara sejujurnya kau sudah menderita kerugian lebih dulu. buru-buru Hongpo Lan memberi tanda sambil membentak: "Cepat mundur Antar mereka keluar dari barisan.. Menyaksikan perbuatan anak buahnya. Mendengar bentakan itu." Tampaknya iga yang tersikut menderita luka yang cukup parah. aku mengakui bukan tandinganmu. pelan-pelan Hongpo Lan bangkit berdiri.. keempat lelaki berbaju ringkas itu serentak mundur sambil menurunkan kembali pedangnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. itulah sebabnya ia berbicara agak terputus-putus. aku baru mendapat kesempatan untuk melancarkan serangan balasan.com/ bersama-sama mereka maju mengurung Lim Han-kim rapat-rapat. ujarnya sambil tertawa sedih: "llmu silat yang saudara Lim miliki benar-benar sangat hebat." 410 . lanjutnya: " Harap saudara Lim sudi memaafkan karena aku tak bisa mengantar sendiri kepergianmu." Kemudian setelah menghembuskan napas panjangpanjang.." "Tapi tanganmu masih diborgol.

Aku Lim Han-kim merasa sangat kagum. Han si-kung dan Han-gwat telah berhasil meninggalkan barisan air Lamto-lak-sengtin. panjang perjalanan mereka pun dapat meras akan betapa rumit dan kalutnya barisan tersebut setelah keluar dari ilmu barisan itu." setelah menjura memberi hormat. ia membalikan badan dan berlalu dari situ. saat itu Han si-kong yang tinggi hati benar-benar sudah dibuat kagum oleh kehebatan Lim Han-kim. Bila ada kesempatan untuk berjumpa lagi lain waktu. Kepada Lim Han-kim mereka berkata hormat: "silahkan kalian bertiga mengikuti kami. Kepada keempat lelaki berbaju ringkas itu Hongpo Lan segera menghardik dengan suara dalam: "Kalian mewakili aku mengantar mereka pergi dari sini." Mereka pun berjalan lebih dulu untuk membuka jalan.com/ "Ketua muda betul-betul seorang lelaki sejati yang pegang janji.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Nah. bila pelayanan kami kurang baik. 411 . pasti akan kubalas budi kebaikanmu hari ini. kami mohon diri lebih dulu. hati-hati akan kuhukum dengan berat" Empat lelaki berpakaian ringkas itu serentak mengiakan. Di bawah bimbingan keempat orang lelaki berbaju ringkas itu dengan cepat Lim Han-kim. keempat lelaki berbaju ringkas itu kembali memberi hormat sebelum meninggalkan tempat tersebut.

benar juga dari kejauhan sana terlihat selapis kilatan cahaya yang memantul pada permukaan air. tepat sekali mengelilingi perkampungan tersebut. orang baru sudah sepantasnya menggantikan orang lama. Akhirnya setelah mendehem pelan. " Ketika Han si-kong mendongakkan kepalanya. Enam buah kolam yang berbentuk sama mengelilingi sebuah perkampungan.com/ katanya sambil menghela napas panjang: "ombak belakang sungai Tiangkang benar-benar telah mendorong ombak di depannya. namun ia tak tahu bagaimana harus berbicara. Menyaksikan semua itu. Tampaknya nama perkampungan itu bukan lain berasal dari keadaan tersebut. setelah melalui kejadianpada malam ini. dia mengalihkan pokok pembicaraan kesoal lain." Ucapan mana diutarakan dengan nada yang memelas hati. Ujarnya: "Lo-cianpwee. sebenarnya Lim Han-kim ingin mengucapkan beberapa patah kata untuk menghibur. aku benar-benar merasa sudah amat tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. diapun manggut-manggut sambil sahutnya: " dalam dunia persilatan benar-benar 412 . coba kau perhatikan letak enam buah kolam itu. Di antara keenam kolam itu berjajar pula aliran sungai yang berliku-liku menghubungkan kolam yang satu dengan yang lain.

Kalau tidak mengalami sendiri peristiwa ini.. kami masih punya kekuatan untuk meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. hidup seorang tokoh maha sakti yang berilmu silat tinggi." "Peraturan yang ditetapkan ketua kami amat ketat dan keras. kuda-kuda itu dihentikan." tampik Han si-kong cepat "Tolong sampaikan kepada ketua muda kalian. Ketika sampai pada jarak empat-lima depa dari hadapan Lim Han-kim sekalian. kemudian muncul tiga ekor kuda yang berlarian menuju ke arah mereka bertiga. kami yang susah nantinya. kami tak berani menerimahadiah besar itu. tak akan kupercayai bahwa dalam perkampungan yang dikelilingi enam buah kolam tempat pelihara ikan.." "Maksud baik itu biar kami terima dalam hati saja. selesai berkata mereka segera 413 . Tiga orang bocah lelaki berbaju hijau segera maju memberi hormat sambil berkata: "Kami bertiga mendapat perintah dari ketua muda untuk mengantar kuda.." Mendadak terdengar suara derap kaki kuda berkumandang datang dari arah belakang.com/ banyak terdapat jago silat yang luar biasa hebatnya. Apabila tuan bertiga menolak pemberian ini." kata tiga orang bocah berbaju hijau itu serentak.kuda ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Harap tuan bertiga sudi menerimanya.

Tanpa sungkan-sungkan lagi ia melompat naik ke atas punggung seekor kuda. aku percaya kamu berdua akan menjadi tontonan yang menarik. perkataan nona memang betul. lebih baik kita teruskan perjalanan dengan menunggang kuda. terpaksa Han si-kong melompat naik kepunggung kuda dan melarikannya ke depan. Lebih baik naik kuda saja." Melihat kedua orang rekannya sudah setuju naik kuda. padahal tangan kalian masih diborgol." ujar Han-gwat kemudian sambil tertawa. ransum kering dan sekantung uang perak.. dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah menempuh perjalanan sejauh enam 414 . dengan begitu keadaan kalian pun bisa tersamar. ransum dan uang Jika kalian berdua harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki." "Yaa. "Hei. "Di atas pelana sudah tersedia air. sungkan amat orang itu. Ketika menemukan di atas pelana telah tersedia guci air." sambung Lim Han-kim sambil manggut-manggut.com/ lepaskan tali les kuda itu dan sama-sama mengundurkan diri.. "Ehmm. "Locianpwee. tak terasa lagi gadis itu tertawa terkekeh-kekeh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. apa yang lucu? Kenapa kau tertawa terkekeh?" tegur Han si-kong agak gusar.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aku tak mau ikut" "Locianpwee." usul Han-gwat. sekalipun senjata mustika macam ini bukan cuma sebuah saja. tapi amat jarang dijumpai di kolong langit Daripada kau harus memakai borgol sepanjang hidup. Mendadak Han si-kong menarik tali les kudanya sambil berhenti ujarnya kemudian. Ketahuilah bahwa majikan tuaku memiliki pisau mustika yang tajamnya luar biasa. kalau kau tak ikut.com/ tujuh li." "Nona. "Ada di mana majikan tuamu itu sekarang? Berapa jauh dari sini?" " Kalau itu." 415 . tergantung rejekimu. julukan itu memang tak salah. kuanjurkan ikut kami saja menghadap majikan tuaku." sela Lim Han-kim." Han-gwat segera mengerutkan dahinya. tentu saja pergi menjumpai loya kami."Kita akan ke mana sekarang?" "BorgoI di tangan kalian belum dilepas. apakah selama hidup kau ingin memakai borgol itu?" "Aku tak percaya kalau di dunia ini tak ada cara lain untuk melepaskan borgol tersebut Kau tak usah menguatirkan aku. Watakmu benar-benar berangasan macam monyet kena terasi. kembali ia berseru: " orang menyebutmu si monyet tua. sih.

dan suka menyendiri ia jarang sekali mengadakan hubungan dengan kaum persilatan." "Menurut apa yang kuketahui.." tiba-tiba Han si-kong menyela." 416 .. hubungan mereka begitu akrab sehingga melebihi hubungan antara saudara sekandung. sebaliknya Han sikong bertanya dengan keheranan. tempat tinggal Thian-hok sangjin di bukit Mao-san-Jadi kalau nasib kalian kebetulan baik. kita tak bakal ketemu dia di situ. Kau tak boleh percaya dengan perkataannya."Thian-hok sengjin?jadi majikan tua kalian kenal dengan tokoh maha sakti itu?" "Bukan cuma kenal. "Anak perempuan paling suka main akal-akalan. Thian-hok sangjin terkenal sebagai seorang tokoh persilatan yang dingin. kita akan bertemu dengan beliau di situ.. Gara-gara ingin membuatkan sejenis pil mustika untuk nona kami. angkuh.com/ "saudara Lim. "Aku toh belum selesai berbicara. ia ingin mengucapkan sesuatu. Tapi kalau nasib lagi jelek. masa perkataanku ini keliru?" Lim Han-kim tertegun." buru-buru Han-gwat menyela. lebih baik kita lanjutkan perjalanan-" "Kau jangan terburu napsu dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi niat itu kemudian diurungkan. majikan tua sering tinggal di Perpustakaan Lian-im-lu.

bagaimana mungkin namanya bisa begitu termashur dalam dunia persilatan?" "Pertanyaan yang sangat bagus. kita memang pantas melakukan perjalanan ke Mao-san dan mengunjungi Perpustakaan Lian-im-lu" "Locianpwee" sela Lim Han-kim. tapi sifatnya terlalu hambar dan dingin. tak pernah senang mencari nama apalagi menerima kunjungan tamu. lote.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..oleh sebab itulah jarang sekali orang persilatan mengetahui nama besarnya." Setelah mendeham sebentar.. "Apa-kah kita akan ke bukit Mao-san dengan tangan masih diborgol begini?" Han Si-kong tertawa terbahak-bahak: "Ha ha ha ha. dan suka menyendiri tapi ia bersikap sangat menghormat terhadap majikan kami... Thian-hok Sangjin adalah tokoh maha sakti yang tersohor semenjak puluhan tahun berselang. dingin. ia termashur sebagai jago pedang dari Kanglam." sambung Han-gwat dengan suara dingin"Hmmm." "Kalau memang tak pernah menerima tamu dan sepanjang tahun selalu mengurung diri di atas bukit. sepanjang tahun ia mengurung diri di Perpustakaan Lian-im-Iu nya di bukit Mao-san. Han si-kong berkata lebih jauh: 417 .com/ "Sekalipun Thian-hok sangjin angkuh. memandang pada Thian-hok sangjin.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Bukan saja ia berbuat sewenang-wenang." "Melihat begitu banyak orang turut hadir di sekitar arena. maka berpuluh-puluh jago.. Thian-hok sangjin ternyata segan memperlihatkan kepandaiannya. baik dari golongan hitam maupun golongan putih. perbuatannya sangat memusingkan banyak orang. dalam dunia persilatan wilayah Kang-lam tiba-tiba muncul seorang pemuda berbaju periente yang memiliki ilmu silat sangat tinggi ia menyebut diri berasal dari lautan Timur. yang mencoba menantangnya berhasil dikalahkan semua. beratus-ratus orang jago ikut hadir menyaksikan jalannya pertarungan itu.. Dengan ditemani sebilah pedang.com/ "Dua puluh tahun berselang." 418 . ia tantang orang itu untuk berduel di luar kota Kim-leng. Pada saat itulah Thian-hok Sangjin yang mendengar berita ini segera tampilkan diri. Ketika duel itu berlangsung. Berita ini segera menyebar ke seluruh dunia persilatan. entah berapa banyak kejahatan yang telah dilakukannya. Hal ini membuat dunia persilatan jadi kalut dan tak pernah tenang. pada saat terakhir ia merubah tempat pertarungan dengan memindahkan ke tengah sungai. Tapi lantaran ilmu silatnya sangat tinggi." "Sampai setengah tahun kemudian masih belum ada seorang manusia pun berhasil mengendalikan perbuatan jahatnya.

com/ "Bertarung di tengah sungai?" tanya Lim Han-kim keherananHan si-kong makin bersemangat bercerita. tapi yang jelas sejak naik ke sampan kecil itu. Ada juga yang mengatakan pemuda perlente itu melarikan diri dengan membawa luka." sahut Han-gwat. tentu Thian-hok sangjin yang berhasil memenangkan pertempuran ini. terusnya: "Dua orang itu masing-masing menunggang sebuah sampan kecil yang di-tengahnya dikaitkan satu sama lainnya dengan rantai sepanjang lima depa." "Ehmmmm. dalam waktu singkat sampan mereka berdua sudah lenyap di balik gelombang sungai yang tinggi." "Walaupun banyak berita yang beredar. Ada yang bilang pemuda perlente itu tewas di ujung pedang Thian-hok sangjin dan mayatnya tenggelam di dasar sungai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dalam keadaan begini orang lain susah untuk mengikuti jalannya pertempuran itu. pertarungan macam ini benar-benar sebuah sistem pertempuran yang baru dan menarik. pemuda perlente tersebut tak pernah muncul lagi di wilayah Kang-lam." "Yaa. Dengan membiarkan sampan mereka terbawa arus sungai itulah mereka berdua saling menyerang dengan gencarnya. "Dengan membiarkan sampan mereka terbawa arus. namun ada satu hal yang pasti benar yakni pemuda perlente itu 419 .

com/ menderita kekalahan di tangan Thian-hok sangjin. Namun ia sama sekali tidak memanfaatkan ketenaran namanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. oleh sebab itulah ajakan ini menimbulkan rasa ingin tahuku." "Asal kalian berjalan bersamaku. hidup mengasingkan diri di bukit Mao-san Perpustakaan Lian-im-lu dan tak pernah mau menerima kunjungan tamu macam apa pun-" "Masa selama dua puluh tahunan ini belum pernah ada yang berhasil menjumpai Thian-hok sangjin?" tanya Lim Han-kim. tanggung kamu berdua dapat bertemu dengan Thian-hok sangjin." "Akibat pertempuran itu." kata Han-gwat. nama besar Thian-hok sangjin pun jadi sangat termashur. malahan sejak itu pula dia mengundurkan diri dari dunia persilatan. sedang pemuda perlente itu lenyap tak berbekas sejak peristiwa itu. Tiga ekor kuda pun berlarian dengan kencangnya menembusi kegelapan malam. sebab Thian-hok sangjin telah muncul kembali dalam keadaan selamat. "Mungkin saja pernah ada orang yang menjumpainya tapi belum pernah beredar suatu berita tentangnya dalam dunia persilatan. Ketika fajar mulai 420 . Habis berkata ia segera menyentak tali les kudanya dan meneruskan perjalanan lebih dulu. yang terdengar hanya suara derap kaki kuda yang ramai.

sambil menuju ke dalam hutan di sisi jalan raya. tangan kita pun diborgol. ujamya: "Mari kita sarapan dulu sebelum meneruskan perjalanan" Memandang pakaiannya yang compang camping. Kalau mesti meneruskan perjalanan pasti dandanan kita akan menarik perhatian orang banyak. Dengan model macam begini. Lim Han-kim berseru: "Coba kalian lihat dandanan kita saat ini Pakaian compang camping tak karuan." "Kita lelaki sejati yang tak pernah berbuat memalukan. ketiga orang itu sudah menempuh perjalanan sejauh puluhan li. Gaya-mu tak beda dengan seorang pengemis. sambil tersenyum Han-gwat menimbrung: "Coba kau pandang rambutmu yang kusut dan awut-awutan tak karuan. Dijalan raya pun lamat-lamat mulai kelihatan orang yang berlalu lalang melakukan perjalanan Han-gwat menarik tali les kudanya menghentikan lari kuda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa mesti takut meneruskan perjalanan?" sahut Han si-kong. tentu saja kurang sedap dipandang orang " 421 . dengan memakai baju compang camping dan tangan berborgol. ia masih muda dan berwajah halus. juga tak akan menarik perhatian orang lain-Beda dengan Lim siangkong.com/ menyingsing. biarpun pakaianmu compang camping.

sekalipun menelusuri seluruh dunia persilatan." tiba-tiba Han-gwat berseru sambil tertawa. Biarpun aku berbaju rombengan dan berambut kusut. hmmm. yang dihormati umat persilatan adalah orang gagah berjiwa besar. "Tangan kita masih diborgol dan pakaian kita sudah robek tak karuan..." "Tentu saja" jengek Han-gwat cepat... apakah dandanan kita semacam ini tak bakal mengejutkan orang banyak?" "Aku punya akal. Lim siangkong seorang pemuda gagah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..com/ "Hmmmm sebagai lelaki sejati yang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan." bisik Lim Han-kim. "Coba kau jelaskan" "Lebih baik kita menyewa kereta kuda saja. tak pernah kupersoalkan di dalam hati. maka orang lain tak bakal 422 .. "Tapi kau lupa. yang terpenting adalah jiwa kita yang besar dan berwatak pendekar soal baik buruknya wajah seseorang. siapa yang berani pandang rendah diriku?" "Locianpwee. tapi kuda yang kita tunggangi justru kuda pilihan.?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak "Ha ha ha ha. Asal kalian dUdUk di dalam kereta. mana mungkin bisa kau bandingkan dengan kejelekan wajahmu itu.

mereka menghentikan lari kudanya sambil memperhatikan ketiga orang itu sekejap. Ketika mendekati hutan. lalu bersama-sama melompat turun dari atas pelana. berarti belum tentu dia yang dimaksudkan Melihat ketiga orang itu sama-sama membungkam. mendadak teringat olehnya bahwa di kolong langit banyak terdapat orang dari marga Lim. sedang orang itu tidak menyinggung nama lengkapnya." sementara pembicaraan berlangsung. buatku lebih baik meneruskan perjalanan di tengah malam buta dari pada harus naik kereta.com/ menjUmpai dandanan kamU berdua. Di atas kuda duduk dua orang lelaki kekar. Apalagi jarak bukit Mao-san dari sini tidak terlalu jauh. Lelaki yang ada di sebelah kiri segera memberi hormat sambil bertanya: "siapa di antara kalian adalah Lim tayhiap?" Lim Han-kim mengerutkan dahinya. Kalau benar-benar ditempuh. paling banter dua malam pun sudah sampai. Lim kongcu?" 423 . Baru saja dia hendak menjawab.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mendadak dari arah depan jalan raya muncul dua ekor kuda yang dilarikan kencang-kencang. lelaki yang ada di sebelah kanan berkata pula: "Adakah di antara kalian bertiga yang bernama Lim Han-kim." Han si-kong kontan mendengus dingin"Hmmm.

maka kata nya kemudian sambil tertawa hambar "Lebih baik kalian bawa pulang pakaian itu" jawaban 424 . setelah itu katanya: " Hamba sekalian berasal dari perkampungan Lak-seng-tong yang mendapat perintah dari majikan muda kami untuk datang mencari Lim Kongcu. ada urusan apa?" Lelaki itu memakai baju terbuat dari su-tera. lelaki berbaju kuning yang ada di tengah menurunkan sebuah bungkusan Bungkusan itu berisi dua buah jubah panjang yang terbuat dari kain sutera dan dua buah mantel. Tampak orang itu membungkukkan badannya memberi hor-mat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ setelah agak tertegun sejenak Lim Han-kim menyahut: "Akulah orangnya. Kami diperintahkan mengantar dua stel pakaian baru. sekalipun perawakannya tinggi besar. namun nada suaranya amat nyaring. sudah saatnya untuk ditukar dengan yang baru" Lim Han-kim merasa berterima kasih sekali. Tapi pada dasarnya ia memang tak suka banyak bicara. ia tak menyangka Hongpo Lan bisa bersikap begitu bersahabat kepadanya. harap kongcu Jangan mentertawakan-" Dari sisi pelana nya. sambil dipersembahkan kepada pemuda itu. mukanya penuh cambang. orang tersebut berkata lagi: "Pakaian kongcu sudah robek dan compang camping.

Boleh dibilang ia merupakan pembuat pedang nomor wahid di kolong langit.. ke-napa.. Lelaki berwajah kuning itu segera berseru agak tergagap: "Kee... tapi selama hidupnya dia orang tua hanya berhasil membuat tiga bilah badik yang sama bentuknya saja" 425 . pedang itu kelihatan sangat mewah. bagaimana mungkin bisa tukar pakaian?" Tiba-tiba lelaki bercambang itu tertawa tergelak: "Kongcu. tanganku juga masih diborgol. Hamba diperintahkan membawa serta salah satu di antara "Badik Tiga Huruf" untuk membantu kongcu melepaskan diri dari belenggu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ tersebut seketika membuat kedua orang lelaki itu tertegun. ia mengeluarkan sebilah pedang pendek yang bersarung kulit ikan hiu dengan hiasan emas pada gagangnya." sambil berkata. Dengan cepat lelaki bercambang itu meloloskan badik tersebut dari sarungnya. "Pedang bagus.. kong. cahaya keemasan segera memancar di udara. pedang bagus. kongcu tak mau menerima nya?" "Tubuhku masih dirantai.. Lelaki bercambang itu kembali tertawa. dari dalam sakunya. "Majikan tua kami pandai membuat pedang.. kami juga telah berpikir sampai ke situ." tanpa terasa Lim Han-kim memuji tiada hentinya..

macam terhadap orang-orang Lak-seng-tong kami." 426 . kalau membawa pedang mustika. kalian mesti lebih berhati-hati.kong memperingatkan"Aku rasa belum pernah ada orang persilatan yang berani berbuat macam. Apabila Lim kongcu tak bersedia menerima nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..com/ "Eeei. pedang mustika diberikan untuk pendekar sejati. malah majikan muda sempat berkata bahwa perbuatannya ini tak lebih hanya mengikuti pepatah lama yang mengatakan Gadis cantik diberikan untuk pemuda tampan. aku sudah merasa berterima kasih sekali " Tampaknya ia jarang sekali sekaligus mengucapkan begitu banyak perkataan." kata lelaki bercambang itu sambil tertawa. "Aku tak berani menerima pemberian sedemikian berharganya." "Jangan" cegah Lim Han-kim serius." dengan wajah serius lelaki bercambang itu berkata." tiba-tiba Han si. "Pedang ini merupakan hadiah yang bersungguh hati dari majikan muda kami. karenanya selesai berkata ia segera menutup mulutnya rapat-rapat "Lim kongcu.. hamba tak bisa pulang untuk memberikan pertanggunganjawabnya. Asal kalian bersedia membantu kami untuk membebaskan borgol dan rantai ini. "Lagipula majikan muda telah berpesan agar pedang ini di hadiahkan kepada Lim kongcu.

kalau sudah bilang tak mau menerima pedang ini. Dengan hormat lelaki berewok itu mengiakan. dengan kening berkerut Han si-kong segera menegur "Lebih baik kalian berdua jangan bicara lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. yang berada disisinya turut pula membujuk. tampaknya dia merasa kecewa sekali. " "Waaah. Tapi bagaimana pun mereka berbicara. dengan membawa pedang itu ia berjalan menuju ke hadapan Lim Han-kim.com/ Lelaki berbaju kuning.kata Lim Han kim sambil tertawa.kong ujarnya: "Maaf pendekar tua. dia tak bakal akan menerimanya . agaknya kau sahabat karib Lim Kongcu." goda Han-gwat sambil tertawa. Melihat hal ini. hamba akan segera turun tangan-" 427 . ". dan tolong putuskan borgol dan rantai di tubuhku ini" Lelaki berewok itu menghela napas panjang. Lim Han-kim tetap gelengkan kepalanya menampik. sampai kalian berdua membunuh nya pun. Watak orang ini memang aneh. sampai tabiatnya pun tahu jelas. "Kalian seharusnya membebaskan Han locianpwee lebih dulu. lalu kepada Han si. " Lebih baik kau jangan turut campur" seru Han sikong sambil melotot gusar Kemudian sambil berpaling ke arah lelaki itu katanya lagi: "Cepat ambil pedang itu. bahkan sepatah kata pun tidak diucapkannya.

rantai yang terbuat dari baja campur emas itu seketika patah menjadi beberapa potong dan rontok ke atas tanah. pedang bagus Benar-benar sebilah pedang bagus" Lalu sambil menjulurkan tangannya ke hadapan lelaki itu. pujinya: "Ha ha ha ha .com/ "Sudah.kong mendongakkan kepalanya tertawa ter-bahak-bahak.. tampak selapis cahaya yang 428 . lelaki berewok itu segera mundur selangkah. seakan-akan ada dua pedang yang saling beradu. sekali pedang tersebut di-puntir ke luar. tak usah banyak bicara lagi... kemudian katanya sambil tersenyum: "Hatihati locianpwee" Pedangnya diayunkan ke muka membentuk selapis cahaya yang amat menyilaukan mata. sambil membusungkan dadanya Han si. cepat turun tangan" Lelaki berewok itu segera menggetarkan pergelangan tangannya." Di tengah dentingan yaring. tambahnya: "Di sini masih ada sebuah lagi" Melihat borgol yang membelenggu sepasang tangannya jauh lebih tipis dibandingkan rantai yang melilit tubuhnya tadi. pedang yang tajam itu langsung menembusi lewat depan tubuh Han si-kong lalu berputar ke balik rantai di punggungnya. "Traaaanggg..pedang bagus.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

setelah termenung sebentar.kong masih tetap utuh seperti sedia kala. kita coba sekali lagi." 429 .com/ menyilaukan mata menyelimuti seluruh udara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ayo cepat." Lelaki berewok itu menarik napas panjang-panjang.pujinya tanpa sadar: "Tak disangka borgol itu sangat kuat dan kokoh sehingga pedang Jin-siang-kiam pun tak berhasil memotongnya jadi dua.kong telah mencak-mencak kegusaran sambil mengumpat kalang kabut: "sialan-." Sekali lagi terjadi suara dentingan yang sangat nyaring. sebaliknya borgol di pergelangan tangan Han si-kong sama sekali tidak cacad barang sedikitpunBerubah hebat paras muka lelaki bermuka kuning itu. lelaki berewok itu berkata: "Tampaknya borgol inipun terbuat dari besi baja yang serupa dengan besi yang digunakan pedang jinsiang-kiam sehingga pedang tersebut tak sanggup mematahkannya. sementara borgol di tangan Han si. Ternyata ujung pedang di tangan lelaki berewok itu terpental sejauh tiga depa lebih oleh benturan tersebut. "Traaaang. Kali ini pun ujung pedang itu terpental ke samping." sebaliknya Han si. tenaga dalamnya segera disalurkan ke tangan kananny a.. kemudian pedangnya diayunkan membacok lewat selasela pergelangan tangan Han si-kong..

. Dengan wajah penuh amarah Han si.kong dengan mata mendelik.." Tanpa melanjutkan perkataannya ia memutar pedangnya untuk memutuskan rantai yang membelenggu tubuh Lim Han-kim.. teriaknya: "Hei kau si budak kecil" Lim Han-kim geli juga melihat kakek itu sewot. sambil berpaling katanya kemudian-" Kalian berdua juga boleh pulang" Perkataannya selalu singkat.com/ " Kalau begitu borgol ini tak bisa diputus-kan?" teriak Han si.. Dengan sikap meng hormat lelaki bermuka 430 ... apa yang dipikirkan langsung diutarakan tanpa embel-embel. Baik-lah... aku rasa..kong mengerahkan seluruh tenaganya untuk merentangkan sepasang tangannya. Han si-kong makin gusar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. bagaimana pun aku dapat terlepas dari belenggu di tubuhku. namun bagaimana pun dia mengerahkan segenap kekuatannya... aku rasa. borgol itu tetap tak berhasil diputuskan setelah mengumpat berapa saat lama-nya. akhirnya ia tertawa terbahak-bahak sambil berseru: "Baiklah.. "Aaaai. ha ha ha." "Buat apa sih kau mengejek diri sendiri?" tegur Hangwat sambil tertawa geli. pendek dan tanpa basa basi...

selama hidup ia tak suka bergaul dengan siapa pun. semoga lain waktu dapat bertemu kembali" setelah memutuskan rantai yang membelenggu tubuh Lim Han-kimt dengan wajah serius lelaki berewok itu berkata pula: "walaupun tiga bilah badik mustika milik Lak-seng-tong bukan benda paling mustika dalam dunia persilatan tapi setiap umat persilatan pasti akan menyukainya. sekarang kongcu telah menampik pemberian kami. apakah tindakan ini tidak keterlaluan? Ketua muda kami selalu memandang tinggi kedudukannya." "Terus terang saja hamba katakan. tapi sekarang beliau rela menghadiahkan satu di antara tiga mustikanya untuk kongcu. Jadi bila kongcu menampik pemberian ini. air tetap mengalir tenang. sudah cukup lama kami mengikuti ketua muda.com/ kuning itu persembahkan buntalannya sambil bertanya: "Apakah kongcu ada pesan yang perlu hamba sekalian sampaikan?" setelah termenung beberapa saat jawab Lim Han-kim: "Bukit tetap hijau menawan. waktu di masa depan masih panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. bukan saja hamba sekalian bakal menerima makian dan hukuman. Hal ini dikarenakan majikan kami sangat kagum dengan kegagahan kongcu sehingga ingin sekali bersahabat dengamu. bahkan bisa jadi 431 . sampai di mana sifat dan wataknya kami pun sangat memahami.

pedang itu langsung dimasukkan ke dalam saku." sambil tertawa Han-gwat menegur " Kalau toh pihak mereka ingin memberi hadiah dengan sungguh hati. Han si-kong baru angkat kepalanya dan menghembuskan napas panjang. ujarnya: "Banyak sudah jago yang kujumpai tapi orang macam Hongpo Lan baru kali ini kutemui ia benar-benar berjiwa besar. Kejadian ini tentu akan menyedihkan hatinya. baru kenal satu kali sudah memberi hadiah pedang kenamaan. sambil tertawa tergelak mereka melompat naik ke atas kudanya dan berlalu dari situ." setelah diterima.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ majikan kami akan salah paham dan dikiranya kongcu tak sudi bersahabat dengannya. Memandang hingga bayangan punggung kedua orang itu lenyap dari pandangan. Rasa murung yang semula menyelimuti wajah kedua orang lelaki itu seketika hilang tak berbekas.jiwa sebesar ini benar-benar jarang dijumpai. kemudian manggut-manggut." "Lim kongcu. " Kalau memang begitu biar kusimpan untuk sementara waktu. kenapa tidak kau terima saja pemberian itu?" Lim Han-kim termenung berpikir sebentar." 432 .

" Melihat kedua orang itu bicara tiada habisnya..kong mengenakan mantelnya kemudian melarikan kudanya melakukan perjalanan sambil tertawa terbahak-bahak 433 ." seru Han-gwat sambil mencibirkan bibirnya. belum pernah kunikmati rejeki semacam ini. yang penting sekarang adalah meneruskan perjalanan-" Diambilnya sebuah mantel dan dikenakan di tubuh Lim Han-kim. apa lagi merasakan hangatnya pelayanan seorang gadis cantik. kau apa tak tahu kalau rejekimu itu berkat Lim kongcu.. aku benar-benar sangat malu. buru-buru ia bantu Han si." "Hmmm si botak berjalan mengikuti rembulan..kong sambil ter-tawa: "Locianpwee. kemudian sambungnya: "Dengan mengenakan mantel ini maka pakaian kongcu yang compang cam-ping akan tertutup." Kemudian diambilnya mantel yang lain dan ujarnya kepada Han si.com/ Tapi Lim Han-kim kembali menghela napas panjang: "Aaaai. Mendadak ia merasakan dibalik perkataan itu terkandung penyakitnya. perlukah aku bantu mengenakan untukmu?" "Waah. sambil tertawa Han-gwat segera menukas: "Kalian berdua tak usah ngobrol tak karuan lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tanpa melakukan sesuatu pahala tapi mendapat hadiah..

sampailah mereka di wilayah bukit Mao-san. Han si-kong pun menghentikan lari kuda-nya. Di balik suara derap kuda yang ramai.kong dengan penuh cermat dan ramah. apa lagi kedua orang itu masih memakai borgol sehingga gerak geriknya kurang leluasa." jawab Han-gwat dengan kening berkerut. maka semua keperluan boleh dibilang Han-gwat yang menyediakanbegitulah siang menempuh perjalanan malam menginap. Ketiga ekor kuda itu pun dilarikan kencang-kencang menelusurijalan raya.com/ Han si-kong melarikan kudanya juga mengejar dari belakang. 434 .sejauh mata memandang. yang tampak hanya deretan puncak bukit yang saling menyambung . tampak debu beterbangan menutupi pandangan mata. kepada Han-gwat ujarnya: "Tahukah kau di mana letak Perpustakaan Lian-im-lu itu?" sikap ramah danpelayanan cermat dari Han-gwat sepanjang perjalanan ini membuat pandangan dan kesan Han si-kong terhadapnya berubah sama sekali Kini dia pun bersikap lebih ramah terhadap gadis itu "Hmmmm Tentu saja tahu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. entah berapa hari sudah mereka melakukan perjalanan Hari ini ketika siang menjelang tiba. sepanjang jalan Han-gwat melayani kebutuhan Lim Han-kim dan Han si.

" "Kalau cuma jalan setapak saja." tukas Han-gwat tertawa. "Sebentar kau bakal tahu sendiri" Bicara sampai di situ. 435 . tiba-tiba pemandangan alam berubah.com/ "Kalau begitu. jalanan makin curam dan sempit sedang tanah perbukitanpun makin terjal dan berbahaya." "Jalan bukit ini makin ke atas makin susah ditempuh." "Rintangan bahaya macam apa itu?" "Bersabarlah dulu. Dari nama Lian-im-lu tersebut kita bisa menduga letaknya pasti berada di atas puncak yang diselimuti kabut tebal. ia sentak tali les kudanya dan meneruskan perjalanan ke depan setelah melewati dua buah puncak bu-kit. kita harus berhasil menembusi tiga buah rintangan bahaya lebih dulu. aku tahu. kita harus meneruskan perjalanan dengan jalan kaki. "Tepat sekali Dari sini hingga ke depan Lian-im-lu. harap kau menjadi petunjuk jalan. tak mungkin bisa mencegah para jago lihai dari dunia persilatan untuk datang menyambangi" "Terus?Jadi tempat itu mempunyai rintangan yang khusus dan berbahaya sekali?" Han-gwat tersenyum.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Yaa.

Han-gwat berseru: "Kita hanya dapat menunggang kuda sampai di sini. ia mengajak Lim Han-kim dan Han si." Melihat gadis itu berbicara sangat serius. selanjutnya harus ditempuh dengan berjalan kaki." Mereka bertiga pun meninggalkan kuda tunggangannya dan meneruskan perjalanan menelusuri jalan terjal itu dengan berjalan kaki. tapi lembah ini merupakan satu-satunya jalan penghubung menuju ke Lian-im-lu. tanggung tak bakal kesasar. Tampaknya Hangwat hapal betul dengan daerah di sekitar situ. Han si-kong tidak banyak bertanya lagi. Ke tengah rumput ilalang itulah Han-gwat mengajak kedua orang rekannya melanjutkan perjalanan.kong menelusuri jalan semak yang curam dan terjal. Mari ikuti aku saja.com/ sambil melompat turun dari kudanya. Berangkatlah mereka bertiga menelusuri lembah tersebut Ruruput ilalang tumbuh sangat subur di 436 . sampailah mereka di depan sebuah lembah. setelah melewati empat buah bukit terjal. sejauh mata memandang yang terlihat hanya rumput ilalang yang menutupi pandangan mata.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Jadi Thian-hok sangjin tinggal di dalam lembah ini?" tanya Han si-kong keheranan"Walaupun tidak berdiam di lembah ini. terutama Lim Han-kim yang tak suka bicara.

pemandangan di depan mata kembali berubah.Bahkan banyak ular beracun yang berkeliaran di situ. Han-gwat segera maju dengan langkah lebar menuju ke depan rumah gubuk. 437 . namun kecuali menembusi rumah gubuk tadi. sebuah jalan setapak tampak terbentang di balik rumah gubuk tadi. dihadapkan dengan tebing yang nyaris tegak lurus ini. setelah menempuh perjalanan hampir tiga-empat li jauhnya. Tampaknya sebuah rumah gubuk kecil dibangun di bawah sebatang pohon cemara kuno. tiba-tiba lembah itu berbelok kearah selatan. sekalipun seseorang memiliki ilmu silat yang amat hebatpun jangan harap bisa melewatinya. Kedua sisi gubuk itu berupa tebing yang sangat terjal dan penuh ditumbuhi lumut tebal.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pintu kayu yang berwarna putih berada dalam keadaan tertutup rapat.com/ lembah tersebut. semua ini mencerminkan betapa liar dan seramnya lembah itu. Han si-kong memperhatikan sekejap pemandangan di sekitar tempat itu. tingginya mencapai pinggang orang dewasa. kemudian setelah melewati satu tikungan lagi. ia tak berhasil menemukan jalan lain untuk mendaki ke atas bukit. sampai ketiga orang itu tiba di depan pintu pun belum kedengaran sedikit suara atau reaksi apapun. Bangunan tersebut persis menghadang jalan lewat orang.

orang asing dilarang mendaki ke atas puncak bukit ini. baik-baikkah kau?" orang itu agak tertegun.... tolong Paman Jui bersedia membuka pintu dengan melepaskan kami melewati tempat ini. begitu berjumpa lelaki itu." Pelan-pelan lelaki itu mengelus jenggotnya dengan tangan kanan." Belum habis perkataan itu diucapkan.com/ setelah memperhatikan sekejap tempat itu. rasanya bikin susah paman saja. lalu serunya tanpa sadar: "oooh." "Aku sengaja membawa mereka datang ke mari karena ada urusan penting yang harus disampaikan 438 . pintu gubuk itu tiba-tiba terbuka lalu muncullah seorang lelaki setengah umur yang berjubah biru dan memelihara jenggot kambing ." Tidak menunggu sampai orang itu menyelesaikan perkataannya. setelah berpikir sebentar katanya: "Soal ini. Han-gwat segera memberi hormat sambil menyapa: "Paman Jui. tak perlu mengganggu ketenangan penghuninya lagi. Han-gwat telah berkata lebih lanjut: " Kedua orang ini khusus datang ke mari untuk menjumpai majikan tuaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han sikong berkata: "Aku rasa lebih baik kita lompati saja rumah gubuk ini. rupanya kau si budak binal. sebab menurut peraturan yang ditetapkan bukit kami.

kong maupun Lim Han-kim telah mengalihkan pandangan mata masing-masing ke wajah lelaki itu. mendadak ia menyingkir ke samping. boleh dibilang tak ada benda lain. Lalu tanpa banyak bicara lagi ia melangkah maju ke depan sambil diam-diam memberi tanda kepada Lim Han-kim dan Han si-kong agar mengikuti di belakangnya. pikirnya: "Tak nyana seorang jago yang memiliki ilmu silat begitu tinggi ternyata hidup dalam begini kesederhanaan di tengah lembah yang terpencil Kejadian semacam ini benar-benar suatu kejadian yang tak gampang dijumpai. Dengan tergesa-gesa mereka bertiga menembusi gubuk penghadang jalan itu sambil berjalan. Kecuali sebuah pembaringan dan sebuah meja. Tampak lelaki itu berpikir lagi berapa saat." sementara itu Han si.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedang dalam hati kecil mereka berpikir bagaimana caranya melewati penjagaan orang ini. perjuanganku selama ini bakal sia-sia belaka. Apa bila paman Jui tidak bersedia melepaskan kami. jelas penghuninya hidup dalam kesederhanaan yang mengagumkanDiam-diam orang tua ini merasa kagum juga." 439 . Paman" buru-buru Han-gwat memberi hormat. "Terima kasih banyak. waaah. hanya disudut ruangan terdapat sebuah anglo.com/ kepada majikan tua. diam-diam Han sikong pasang mata memperhatikan sekitar gubuk tersebut ia lihat perabot gubuk itu amat sederhana.

kalau didengar dari ceritamu ini. lalu kata nya kepada Han si-kong sambil tertawa: "orang dari marga Jui itu sangat ramah dan baik hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia pun mempunyai kesan yang sangat baik terhadapku.. tampaknya memang susah bagi kita untuk melewati tempat tersebut dalam suasana penuh kedamaian." "Ehmm." "Bagaimana? Apakah kita benar-benar harus menerjang lewat dengan menggunakan kekerasan?" "Waaah. mereka telah menembusi bangunan gubuk itu dan menelusuri jalan setapak yang sangat sempit Han-gwat berpaling memandang sekejap bangunan gubuk nun jauh disana. orang berwajah dingin itu tetap menanyai majikan tuaku dengan ketat." 440 .com/ sementara masih berpikir. itu sulit untuk dibicarakan orang yang bertugas menjaga mulut selat itu memiliki seraut wajah yang dingin seperti es. Ketika aku mengikuti majikan datang mengunjungi Thian-hok Sangjin. tidak akan segampang ini kita bisa melewatinya. bahkan mesti menunggu ia pergi memberi laporan dulu sebelum melepaskan kami melewati tempat penjagaannya. karena itulah ia bersedia melepaskan kita melewati tempat ini.. Tapi nanti bila kita sampai di sebuah mulut selat.

^ Han Si-kong tidak banyak bertanya lagi. mereka telah memasuki sebuah selat yang amat sempit dan berbahaya. lebih baik kita rundingkan lagi setibanya di situ. bukan saja suasana alamnya amat strategy dan berbahaya. Tampaknya tempat itu telah diatur pula dengan teknik manusia. sikapnya tak pernah berperasaan jadi sukar untuk diramalkan bagaimana sikapnya terhadap kita nanti. susah memang untuk diramalkan Ketika mengikuti majikan tuaku. sedang dalam hati kecilnya ia berpikir: "orang tadi mendirikan rumah gubuknya persis di tengah jalan. 441 . Selat itu menjorok masuk ke balik bukit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi bagaimana pula sikap orang yang menjaga di mulut selat nanti?" Sementara ia masih berpikir. Sejauh mata memandang tampak dinding tebing tegak lurus menjulang ke angkasa yang amat terjal dan penuh tumbuhan lumut.. jelas maksudnya hanya mencegah orang-orang yang ingin datang berkunjung agar mengurungkan niat-nya.. tapi sikap orang itu tetap dingin seperti es. aku pernah tinggal cukup lama di dalam Perpustakaan Lian-im-lu tersebut dan pergaulanku dengannya juga cukup akrab. Di antara dua belah dinding bukit tadi terbentanglah sebuah selat yang luasnya hanya cukup dilalui satu orang.com/ "Yaaa.

diam-diam Han Si-kong berpikir: "Apabila dari atas bukit orang melemparkan batu atau kayu. orang yang belum pernah mengunjungi tempat semacam ini bisa dipastikan hatinya bakal bergidik dibuatnya. Menjumpai Tokoh Sakti Dibawah jalan setapak itu terdapat jurang yang sangat dalam dan diselimuti kabut tebal.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Demikian pula yang dirasakan oleh ketiga orang jagoan tersebut Tak urung timbul juga perasaan ngeri dalam hatinya. Setelah memperhatikan keadaan di sekelilingnya. yang terdengar hanya deruan angin yang menggidikkan hati. Wah. Jalan setapak itu pastilah terbuat dari alam yang dibenahi sana sini dengan tenaga manusia. aku mesti berhati-hati" BAB 14. maka orang yang berada di selat itu tak bakal bisa menghindarkan diri. tidak dijumpai jalan tembus lain yang menghubungkan tempat itu dengan puncak bukit.com/ Kecuali selat sempit tersebut. namun lebarnya cuma tiga depa. sedemikian tebalnya kabut sehingga sukar untuk mengira berapa dalamjurang tadi. 442 . kendatipun ia memiliki ilmu silat yang maha canggih.

wajahnya dingin dan kaku tapi amat serius. Pada saat itulah terdengar seseorang menegur dengan suara yang dingin dan tanpa perasaan: "siapa Berhenti" Waktu itu mereka bertiga mendekati tikungan tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sepasang jidatnya agak melesak ke depan. Buru-buru Han-gwat bungkukkan 443 . tampak di tengah jalan setapak itu berdiri seorang manusia berbaju serba hitam yang memegang pedang di tangannya. tiba-tiba ia berhenti sambil berpesan: "Bila nanti sampai terjadi pertarungan.. maka kalian mesti berhati-hati. mereka sendiri pun tak tahu apa yang mesti diperbuatnya.com/ Han-gwat berjalan.lebih dulu di depan. serentak mereka bertiga menghentikan langkah-nya. Han si-kong berada di tengah sedangkan Lim Han-kim berjalan dipaling belakang. Setelah melalui belasan kaki jauhnya. jalan setapak ini begitu sempit dan cuma mampu menampung satu orang saja. orang itu berperawakan tinggi ceking. Han-gwat berjalan di paling muka. setelah mendaki bukit itu setinggi seratus kaki. Ketika mengalihkan perhatiannya ke depan. sewaktu mendengar suara teguran yang dingin itu.. tibatiba selat sempit itu berbelok ke arah kanan. apakah kalian sudah ada persiapan?" Han si-kong berdua tidak menjawab.

ternyata ia bersikap dingin terhadap permintaan Han-gwat itu." Lelaki setengah umur berwajah dingin itu benar-benar berhati kaku tanpa perasaan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Paman masih ingat dengan aku Han-gwat berarti kau masih percaya dengan ku. kedua orang ini adalah sahabat karib majikan tua kami yang khusus datang berkunjung karena ada urusan penting. tapi akhirnya ia berhasil mengendalikan 444 . dengan kening berkerut Han si-kong membatin di hati: " Kekakuan orang ini betul. Aku berharap paman bersedia memberi peluang dengan membiarkan kami melewati tempat ini. kemudian baru katanya dengan suara kaku: "setiap orang yang pernah berjumpa denganku. Tolaknya mentahmentah: "Tidak bisa" Melihat kekakuan orang itu. Dengan sinar matanya yang tajam bagaikan pisau belati dia awasi wajah Han sikong dan Lim Han-kim berulang kali. selama hidup aku tak akan melupakannya lagi. bahkan berbicara pun nampaknya segan. bukan? Nah.betul jarang dijumpai di kolong langit. masih ingat dengan aku Han-gwat?" Lelaki berwajah dingin kaku itu tidak langsung menanggapi pertanyaan gadis itu." Pada saat itu Han-gwat telah mengerutkan dahinya siap meradang.com/ badan memberi hormat sambil menyapa: "Paman.

buat apa kau merasa kecewa? Boleh saja Jui lotoa berhati lembek dengan melepaskan kalian naik gunung. tapi jangan harap aku Li loji akan berbuat yang sama dengan melepaskan kalian semua. minta kedua orang rekanmu menunggu di bawah bukit. Dengan suara yang tetap lembut ia kembali meminta: "Kedua orang ini harus berjumpa dengan majikanku secepatnya. kalian pun bisa menembusi pertahananku dengan bebas. tanpa terasa serunya: "Lalu apakah jalan kedua itu?" "Jalan kedua lebih sederhana lagi. Asal aku dapat dirobohkan. "Lianim-lu tak pernah mengadakan hubungan dengan umat persilatan." "Semua jago dan orang gagah di kolong langit boleh dibilang rata-rata menghormati Thian-hok sangjin. Hmmmm Jika 445 .com/ gejolak emosi-nya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Paman. tak kusangka anak buahnya ternyata hanya seorang manusia dungu yang tidak kenal perasaan. Pertama. kuberi dua jalan untuk kalian pilih. agar majikan kalian menjumpai mereka di sana" Mendongkol sekali perasaan Han si-kong mendengar perkataan itu. Ka-lian bertiga boleh turun tangan bersama. Berilah kesempatan mereka untuk lewat" "Baik. Kejadian semacam ini betul-betul membuat aku merasa kecewa." "Hmmmm" Lelaki ceking itu mendengus dingin.

silahkan turun tangan untuk men-coba. apalagi orang itu membawa senjata tajam di tangannya. Lim Han-kim memandang Han-gwat sekejap. Tampak olehnya tempat di mana lelaki ceking itu berdiri ternyata merupakan tempat yang terlebar dalam selat itu. aku siap melayani" Ucapan yang setengah mengejek setengah menantang ini kontan mengobarkan hawa marah Han si-kong yang pada dasarnya memang berangasan. aku tak percaya Lian-im-lu adalah bukit golok" "Tak percaya? silahkan saja mencoba" Han si-kong tak dapat membendung hawa amarahnya lagi.. Bagaimanapun juga dia sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi semacam ini. ya turun tangan. dia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi niat tersebut 446 . Tempat yang demikian strategis itu jelas sangat menguntungkan orang itu. bentaknya: "Bocah perempuan.com/ tak puas. walaupun berada dalam pengaruh emosi yang meluap namun ia masih dapat memperhatikan situasi musuhnya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Letaknya persis ditikungan dan berada pada posisi yang lebih tinggi. minggir kamu" sekali lompat ia telah melewati Han-gwat dan menerjang maju ke muka. Dengan penuh amarah ia segera membentak keras: "Turun tangan.

tunggu sebentar" Dari dalam sakunya ia mengambil ke luar pedang pendek pemberian Hongpo Lan. Dia 447 .com/ diurungkan kemudian sementara itu tampak Han si-kong memutar badannya menempel di atas dinding bukit. tiba-tiba Lim Han-kim berteriak keras: "Locianpwee. Lelaki setengah umur bertubuh ceking itu tetap berdiri tak berkutik pada posisinya semula. jelas situasi semacam ini tidak menguntungkan bagimu. maka kerugian di pihakmu akan semakin bertambah parah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Melihat situasi sudah semakin kritis dan pertarungan nampaknya tak bisa dihindari lagi. tanganmu masih diborgol. menggunakan ketenangan untuk mengawasi gerakan lawan." Tampaknya Han si-kong sendiripun sudah mengetahui bahwa lelaki setengah umur bertubuh ceking itu merupakan seorang jago pedang yang sangat hebat. ia baru meneruskan langkahnya kedepan. ia sodorkan pedang itu ke depan sambil ujarnya: "Locianpwee. sepasang matanya mengawasi gerak-gerik Han si-kong tanpa berkedip. itulah kunci rahasia ilmu pedang tingkat tinggi. setelah memperhitungkan jalan mundur untuk menghindari serangan musuh. ditambah lagi keadaan medan semakin tak menguntungkan Apabila kau tidak menggunakan senjata tajam. setelah meloloskan dari sarungnya.

sambil memutar senjatanya ia mendesak maju dua depa lebih ke depan. tampak cahaya dingin yang menggidikkan hati menyebar keluar dari tubuh pedang itu. ia bacok datangnya ancaman senjata itu. Tiba-tiba kakinya melayang ke depan melepaskan satu tendangan kilat. Dengan posisinya yang berada di tempat tinggi. Lelaki ceking itu memandang sekejap pedang yang sudah terhunus lalu memandang pula borgol di tangan Han si-kong. Buru-buru lelaki itu menarik kembali senjatanya. Tiba-tiba wajahnya diliputi perasaan bimbang. Lelaki setengah umur bertubuh ceking itu segera menggetarkan pedangnya menusuk ke bawah. tendangan itu persis mengancam jalan darah Hian-ki-hiat di dada Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ pun tahu bahwa pertarungannya kali ini membawa resiko sangat besar. Han si-kong menggetarkan pedangnya menyodok ke atas. setelah menerima senjata tersebut ia baru siap melancarkan serangan. maka tawaran itu tidak ditampik. Akan tetapi Han si-kong tidak memberi kesempatan lagi kepada orang itu untuk berpikir panjang. selapis cahaya dingin yang terpancar keluar dari balik senjatanya langsung menerjang ke dada lawan. 448 . Di bawah sorot cahaya matahari yang siap terbenam.

449 . Dengan gerakan sangat cepat lelaki ceking itu menarik kembali tendangan kaki kanan-nya. Pertarungan sengit yang berlangsung dalam selat sesempit ini memaksa kedua belah pihak harus mengembangkan pertempuran jarak dekat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Cepat Han si-kong miringkan badannya ke samping untuk berkelit. Andaikata pedang pendeknya tidak tajam menggidikkan sehingga membuat lawan agak keder dan merasa ngeri. namun cahaya tajam yang terpancar keluar dari pedang pendeknya membuat lelaki ceking itu agak keder dan tak berani menyambut serangannya dengan keras lawan keras. seperti apa yang diduganya semula. Walaupun Han si-kong sudah menderita rugi karena berdiri diposisi yang tidak menguntungkan ditambah lagi sepasang tangannya masih diborgol. Han si-kong mulai sadar bahwa ia telah menjumpai musuh tangguh. Di antara putaran pedangnya tercipta tiga kuntum bunga pedang yang memancar diri menyergap tiga buah jalan darah penting di tubuh bagian atas lawannya. pedang pendeknya langsung membabat sejajar dada. mungkin saat ini ia sudah terdesak di bawah angin. sesudah saling bergebrak beberapa jurus. Dalam waktu singkat kedua belah pihak sama-sama mengeluarkan jurus serangannya yang paling berbahaya untuk merobohkan lawannya. lelaki ceking itu benar-benar seorang jagoan dalam ilmu pedang.

permainan pedangnya justru merebut posisi yang jauh lebih menguntungkanDengan posisi yang hampir seimbang ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Hatinya makin gelisah lagi setelah melihat bahwa pertarungan antara kedua orang itu makin lama makin berbahaya dan sengit hingga akhirnya berkembang jadi pertempuran antara mati dan hidup. tahu-tahu ia 450 .com/ Dengan keuntungan semacam inilah permainan pedangnya jadi jauh lebih lincah dan hidup." Berpikir sampai di situ. Diam-diam ia mulai berpikir: "Bila pertarungan semacam ini dibiarkan berlangsung terus. jelas kejadian semacam ini tidak menguntungkan bagi pihakku. ia segera membentak keras: "Tahan" Mendengar bentakan itu pikiran Han Si-kong segera bercabang. Karena dikembangkan dalam selat yang begitu sempit. aku harus segera bertindak. Han-gwat yang ada di sisi arena mengikuti jalannya pertarungan itu dengan sepasang mata melotot besar. Menggunakan peluang yang sangat baik inilah lelaki ceking itu menggetarkan pedangnya menerobos ke depan. pertempuran yang sedang berlangsung punjadi berjalan lebih berimbang. padahal pihak manapun yang jadi korban.Tampak cahaya tajam berkilauan. pada akhirnya salah satu pihak pasti ada yang tewas atau terluka. permainan pedangnya pun ikut mengendor.

Berhasil dengan serangannya lelaki ceking itu mundur selangkah sambil menegur: "Ada apa?" sebaliknya Han si-kong yang merasa rambutnya terbabat lawan merasa sangat tak puas. sungguh memalukan" Dengan perasaan amat penasaran pedangnya kembali digetarkan melancarkan bacokan.com/ sudah membabat putus segumpal rambut di kepala Han Si-kong. perbuatan lelaki macam apakah itu? Huuuh. kita samasama. sambil membentak gusar pedangnya disodok ke depan dengan jurus "Menembusi Awan Memanah Rembulan-" Lelaki bertubuh ceking itu tidak menyangka kalau musuhnya bakal melancarkan serangan dalam situasi begini.. setali tiga uang. sahutnya sinis: "Hmmm. membokong ketika orang tak siap. tak urung tusukan tersebut sempat juga merobekkan celana yang dikenakan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan penuh rasa mendongkol lelaki itu berteriak "Hmmm." 451 . Bagaimanapun cepatnya reaksi orang itu. melihat datangnya tusukan itu amat cepat tergopoh-gopoh dia berkelit ke samping. Menggunakan jurus "Menyambut Awan Mempersembahkan Matahari" pedangnya diputar membendung datangnya ancaman..

"Ayolah. sedang mereka berdua pun sedang terlibat dalam pertarungan mati hidup. coba carikan akal. Kedua orang itu segera terlibat lagi dalam pertarungan yang lebih sengit Di bawah sorot cahaya matahari sore..." desak Han-gwat lagi. gumamnya kemudian sambil menghela napas: "Aaaai. dia hanya mengawasi jalannya pertarungan itu dengan lebih seksama.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kepada Lim Han-kim ia bertanya: "Bagaimana sekarang?" "selat ini amat sempit.com/ Badannya miring ke samping. Menyaksikan jurus serangan yang digunakan kedua orang itu untuk saling menyerang makin lama semakin ganas dan membahayakan Lim Han-kim mulai berkerut kening. Tampaknya siapa pun tak ada yang mampu memisahkan mereka berdua. tampak cahaya yang memantul dari pedang mereka membiaskan sinar yang amat menyilaukan mata." "Apakah kita akan membiarkan mereka berdua bertarung mati-matian?" Lim Han-kim tidak menjawab. Tak terlukiskan rasa gelisah Han-gwat melihat peristiwa ini. tak sampai lima puluh gebrakan 452 . pedangnya diputar membabat ke muka. jika pertarungan semacam ini dibiarkan berlangsung terus.

. Setelah mundur dua langkah maka posisinya di selat sempit tersebut jadi semakin longgar." "Traaaang. Dalam waktu singkat Han si-kong keteter hebat dan terjerumus ke dalam posisi yang sangat berbahaya.com/ kemudian pasti ada seorang di antara mereka yang akan terluka. permainan pedangnya pun otomatis jauh lebih leluasa lagi sehingga tak heran serangan-serangannya tampak lebih ganas dan hebat. 453 . "Ha ha ha ha. kini panjangnya tinggal dua depa tiga. Pedang miliknya itu panjangnya hanya tiga depa. Pedang di tangan lelaki ceking itu terpapas seketika hingga putus enam tujuh inci panjangnya.. Mendadak ia mundur sejauh dua langkah. "Mau minggir tidak kamu sekarang?" Lelaki ceking berbaju hitam itu mendengus dingin. setelah terpapas kutung sepanjang enam-tujuh inci oleh sabetan pedang Han sikong.empat inci." Kedengaran Han si-kong tertawa tergelak. begitu sepasang senjata itu saling beradu... pedangnya diputar kencang menciptakan bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa.." Mendadak terdengar suara bentrokan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tegurnya kemudian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..." Cepat lepaskan aku Kalau pertarungan itu dibiarkan 454 . Apalagi dalam pertarungannya semula ia berhasil merebut bidang tanah yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Han-gwat jadi gelisah bukan kepalang. teriaknya kemudian. Tangannya cepat bergerak mencengkeram bahu gadis itu."Kau ingin cari mampus?" Ketika menjumpai dua orang itu masih tetap saling menyerang dan seolah-olah tidak mendengar teriakannya. sifat kegadisannya pun muncul dalam situasi begini Dengan air mata bercucuran ia berubah meronta melepaskan diri dari cengkeraman. Melihat dua orang itu sudah bermandi peluh yang membuktikan bahwa pertempuran ini benar-benar amat berat dan sengit. Han-gwat benar-benar gelisah setengah mati. ia kembali menjerit "Ehhh. Han si-kong tetap memberikan perlawanan dengan gigih.com/ wataknya yang keras kepala dan pengalamannya yang cukup banyak dalam menghadapi pertarungan sengit membuat kakek ini tak sudi mundur barang selangkah pun. Meski harus menempel di dinding bukit. kalian jangan bertarung lagi" Dengan tangan kosong ia menerjang ke muka siap terjun ke tengah arena pertempuran "Berhenti" hardik Lim Han-kim dengan kening berkerut.

mengapa kau tidak mencoba untuk menghalangi" "Tapi... aku akan coba terjun ke arena untuk memisahkan mereka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kembali ia melanjutkan." Di bawah cahaya matahari tampak cahaya pedang beterbangan kian kemari. mereka toh tak akan menuruti perkataanku?" "Sekarang mereka sudah terbakar oleh emosi dan hawa amarah.. Demi menjaga reputasi dan gengsi pribadi terpaksa mereka harus bertarung mati-matian. dalam keadaan begini mungkinkah mereka bersedia menuruti nasehatmu?" Han-gwat jadi tertegun dibuatnya." katanya kemudian dengan emosi.. 455 .." "sebelum pertarungan berlangsung tadi. "Toh perbuatan semacam itu tak akan memperbaiki keadaan-" Lim Han-kim ber-kata. sosok bayangan kedua orang itu sudah tenggelam sama sekali di balik kabut hawa gedang yang menggidikkan jelas pertempuran itu akan berlangsung lebih seru dan berbahaya lagi. coba bayangkan.. "Kalau begitu biar mereka membunuhku lebih-dulu."sekarang berdirilah agak jauh ke sana siap menolong orang.com/ berlangsung terus.. salah satu di antara mereka pasti akan tewas atau paling tidak akan terluka parah. setelah berhenti sejenak.

Hangwat tampak agak termangu tapi ia menurut juga dan segera mundur dari posisi semula." Dengan langkah perlahan ia melewati gadis itu dan maju ke tepi arena. tanyaya dengan cepat: "Siapa yang akan kau tolong?" "Entahlah. kau mesti berhati-hati. mungkin juga lelaki berbaju hitam itu.. sikapnya yang gagah dan wajahnya yang tampan cukup membuat hati wanita tergetar dibuatnya. "Coba kau mundur lagi sejauh satu tombak." pesannya. ia langsung menerjang masuk ke tengah gulungan cahaya gedang yang 456 .kim berjalan makin mendekati arena pertarungan Pada jarak empat depa itulah tiba-tiba ia genjot badannya melejit ke udara. mungkin juga aku sendiri. "Mungkin Han locianpwee. Lim Han-kim berpaling sambil tersenyum.. "Lim siang kong. wajahnya nampak lebih tampan dan gagah.com/ Tanpa terasa Han-gwat merasakan hatinya amat bergidik. jarak yang kelewat dekat akan membuat kau gelagapan nanti." sahut Lim Han-kim sambil tertawa hambar. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. bagaikan burung walet yang terbang menembusi angkasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han." pesan Hangwat dengan perasaan cemas.

Tampak tubuh Lim Han. Tampak lelaki ceking berbaju hitam itu mendengus tertahan. untung saja aku selamat. Buru-buru Han-gwat berlari menghampiri sambil bertanya: "Lim siangkong. apakah kau terluka?" "Tidak.kim dengan kecepatan luar biasa telah menyerobot masuk ke tengah lapisan cahaya pedang itu... Han-gwat segera menghentikan langkahnya sambil mencurahkan seluruh perhatiannya ke tengah arena. Ketika memandang lagi ke arah Lim Han-kim. sebaliknya pedang yang berada di tangan Han si-kong meski tidak sampai terlepas dari genggaman tubuhnya justru tergelincir mundur sejauh tujuh delapan langkah sebelum berhasil berdiri tegak. pedang yang berada di genggamannya tahutahu terlepas ke tanah. Traaaanggg. "Traaaanggg. cahaya pedang yang semula menyelimuti seluruh arena itu tiba-tiba lenyap tak berbekas.com/ menyelimuti Han si-kong serta lelaki ceking berbaju hitam itu.. terlihat di atas mantelnya telah muncul sebuah sobekan sepanjang lima inci." sahut Lim Han-kim sambil menggeleng." Di tengah suara bentrokan senjata yang berlangsung berulang kali..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 457 .

Dalam sekejap mata tubuhnya sudah lenyap dari pandangan." sambil berkata ia sodorkan kembali pedang tersebut Lim Han-kim menyarungkan kembali pedangnya lalu disimpan ke dalam saku." Habis berkata ia balik badan dan berlalu dari situ. tampaknya orang inipun pandai memanfaatkan keadaan medan yang menguntungkan. mungkin hari ini aku sudah terluka oleh pedang orang itu. kalau tidak.. Lim Han-kim coba mengawasi kemana orang itu berlalu. sambil tertawa ia berkata: "Untung pedang ini sangat tajam."Kalian boleh naik gunung.. ternyata di atas dinding bukit persis di tikungan tersebut terdapat sebuah gua yang dapat dilewati tubuh manusia. sebagai penjaga selat sempit itu bukan saja ia memiliki ilmu silat yang tinggi..com/ sementara itu lelaki ceking berbaju hitam tadi telah memandangi kutungan pedangnya yang tergeletak di tanah.Tak heran kalau selama ini ia berhasil mencegah bermacam jago lihai untuk datang mengunjungi Thian-hok sang jinsementara itu Han si-kong telah bergabung dengan kedua orang rekannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setelah itu baru ia kembali berkata: "llmu pedang kalian berdua sama-sama sudah 458 . Ke dalam gua itulah lelaki ceking tadi masuk. katanya kemudian. Rupanya gua itu merupakan tempat tinggal lelaki tersebut. Dengan wajah hijau membesi karena menahan gusar..

Aaaai." "Saudara Lim. Dilihat dari hal ini tampaknya pengalamanku berkelana selama puluhan tahun dalam dunia persilatan benar-benar hanya perjalanan sia-sia.. hal ini mencerminkan betapa pedihnya perasaan orang tua itu. Kalau aku bilang kamu berdua sama-sama mutiara yang gemilang.com/ mencapai pada puncaknya. mungkin pada saat ini akupun sudah terluka oleh cahaya pedang kalian berdua." "Han locianpweejangan kelewat memu-ji. sama-sama jagoan paling tangguh dalam kalangan muda. Generasi muda memang sudah waktunya menggantikan generasi lama. 459 . Andaikata aku tidak menggunakan borgol di tanganku yang sangat kuat ini untuk membendung serangan gedang kalian berdua." kata Lim Han. sekarang aku baru merasa kalau usiaku sudah tua.kim merendah^ "Buktinya pemilik muda dari Lakseng-tong Hongpo Lan malah berapa tingkat lebih hebat ketimbang aku." Beberapa patah kata itu diucapkan dengan nada sedih..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. terus terang saja aku kagum dengan kehebatanmu Sudah puluhan tahun aku berkelana dalam dunia persilatan tapi baru kali ini kujumpai orang semacam saudara Lim ternyata telah memiliki ilmu silat demikian hebatnya." "Kau tak usah merendah.

ikuti saja aku" Setelah melewati dinding bukit berbatu. Han-gwat berjalan paling depan dengan gerakkan tubuh yang ringan. "Asalkan dua rintangan ini berhasil dilampaui. Kalian berdua tak usah kuatir. menjulang sampai ke tengah angkasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia segera bertanya: "Bagaimana sih watak dan perangai Thian-hok totiang itu?" "Ramah sekali. maka setiap orang yang tiba di puncak bukit itu akan disambut dengan ramah sekali bahkan akan dijamu secara meriah. Memandangi pemandangan alam yang 460 .com/ "Mari kita berangkat. sejauh mata memandang yang tampak hanya awan putih yang bergerak terhembus angin. jalan setapak itu tampak semakin lebar dan makin lama jalanan pun makin datar.kim seperti teringat akan sesuatu hal yang amat penting. setelah menempuh perjalanan beberapa saat lamanya." ajak Han-gwat tiba-tiba setelah memungut kutungan pedang dari tengah selat "setelah naik ke puncak bukit ini." jawab Han-gwat sambil tertawa. tampak sebuah jalan bukit yang sempit tapi panjang bagaikan bacokan golok ke punggung saja.Angin gunung yang kencang membuat ujung bajunya yang berwarna hijau berkibaran seperti kupu-kupu yang beterbangan di antara bunga-bunga. kita akan sampai di Lian-im-lu. sedang jurang yang menganga lebar tak kelihatan dasarnya." Mendadak Lim Han.

kakek berangasan ini mulai merasa agak kecewa dan putus asa. "Wah. Ketika tersorot oleh cahaya matahari terpantullah cahaya emas yang menyilaukan mata dari balik kabut. Di bawah beberapa batang pohon cemara -berdiri angkuh tiga lima ekor bangau berwarna abu-abu.. Tiba-tiba saja mereka mengendus bau harumnya bunga di antara hembusan angin gunung yang menerpa lewat. Berjalan beberapa li kemudian terlihatlah sebidang tanah penuh tumbuhan aneka bunga terbentang di bawah bukit. Lim Han-kim merasakan dadanya mendadak jauh lebih lapang dan lega. hari ini aku baru menyadari betapa luasnya kolong langit dan betapa kecilnya kita sebagai umat manusia di dunia ini. sambil menuding ke arah kabut yang bergerak rendah di atas puncak bukit itu katanya: "Di situlah letak Lian-im-lu" Tanpa terasa Lim Han-kim dan Han si-kong samasama melongok ke depan.." setelah beberapa kali mengalami pengalaman pahit dan penderitaan lahir batin. Mendadak terdengar Han si-kong bergumam seorang diri. Agaknya Han-gwat sama sekali tidak memperhatikan pemandangan alam di sekelilingnya. sebuah jalan kecil beralas batu putih terbentang menembusi bebungaan warna kuning itu.com/ terbentang di hadapannya. Ada 461 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

burung-burung itu sama sekali tak menyingkir karena ketakutan." Belum habis perkataan itu diucapkan. Keadaan seperti ini tak ubahnya seperti lukisan pemandangan alam. ada pula kalanya menepuk-nepuk sayapnya. begitu indah." puji Han si-kong tanpa terasa setelah menyaksikan pemandangan itu. nyaman membuat siapa pun merasakan hatinya tenteram. "Bangunan rumahnya saja begini indah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. wajahnya ramah dan langkahnya tegap. dapat diduga penghuninya pasti seorang tokoh sakti yang berjiwa besar. Meski tampak ada orang asing yang mendekat. "Yaa. tiba-tiba dari balik bangunan rumah gubuk itu muncul seorang kakek berjubah merah. Di ujung jalan setapak tadi berdiri beberapa buah bangunan rumah gubuk. sambil berjalan mendekat katanya sambil tertawa: 462 . dindingnya terbuat dari batu putih dengan rumput kuning sebagai atap rumah." sambung Lim Han-kim. Meski bangunan itu sederhana. perawakan tubuh orang itu tinggi besar. namun kehadirannya di sekitar pemandangan alam yang begitu mempesona membuat keadaan terasa makin tenteram. "Benar-benar sebuah bangunan yang indah.com/ kalanya burung-burung bangau itu berpekik. benar.

dingin dan suka menyendiri Tak nyana dia benar-benar ramah seperti apa yang Hangwat lukiskan. Maaf." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa memberi komentar apa pun. "Sepanjang hari aku hanya berteman dengan burung bangau. maaf Kalau pinto tidak menyambut dari jauh. " orang persilatan mengatakan bahwa Thian-hok sangjin adalah seorang kakek yang angkuh.sementara itu Han-gwat telah maju menyongsong kedatangan kakek itu sambil berseru manja: "Totiang tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "sudah banyak tahun aku hidup menyendiri di atas bukit" katanya sambil tersenyum." Melihat itu. Han Si-kong segera berbisik.com/ "Rupanya ada tamu agung yang berkunjung kemari. 463 . dengan cara apa kau hendak menjamu tamu-tamumu?" Dilihat dari sikapnya terhadap Thian-hok sangjin dapat disimpulkan bahwa kakek ini mempunyai watak yang amat ramah. tentu aku merasa girang bukan kepalang. aku telah mengajak dua orang tamu untuk datang mengunjungimu." Buru-buru Lim Han-kim membungkukkan badan memberi hormat sedangkan Han si-kong bergumam lagi: "Bila kau benar-benar mengharapkan kunjungan tamu. Kini kalian berdua jauh-jauh datang kemari. tentu saja aku amat berharap ada tamu yang sudi berkunjung ke mari.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Air teh pun berwarna hijau muda tapi harumnya luar biasa. semua peralatan minum seperti poci dan cawan terbuat dari bahan kayu cemara. dapatkah kau orang tua mengundang keluar majikan tuaku? Mereka berdua ingin berjumpa dengannya. namun perasaan heran itu tidak diperlihatkan pada raut wajahnya." Tentu saja beberapa patah kata itu hanya digumamkan dalam hati. Dua orang bocah lelaki berbaju hijau segera muncul menghidangkan air teh. dengan perasaan tak sabar Han-gwat segera bertanya: "Totiang tua. Ketika melihat Thian-hok sangjin tidak juga menanyakan maksud kedatangan mereka. Memasuki rumah gubuk ini mereka dapatkan jendela maupun lantai disapu amat ber-sih.setelah itu kujamin pasti banyak tamu yang akan berkunjung ke mari." 464 . ia tetap menyambut kedatangan ramunya dengan penuh senyuman. sedang di luar ia tetap bersikap ramah dan sopan. sekeliling dinding tidak berwarna.com/ semestinya semua penjagaan di bawah bukit situ segera dibubarkan. sedang luas ruangan hanya tiga kaki saja.sebenarnya Thian-hok sangjin sendiripun merasa keheranan ketika melihat kedua orang tamunya memakai borgol tangan. meja kursi terbuat dari kayu cemara.

orang tua. Han si-kong bukan cuma merasa terkejut juga girangnya bukan kepalang. kau sudah banyak tahun hidup mengasingkan diri di atas 465 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sambil tersenyum ujarnya kemudian: "Melihat sikap sicu dan mendengar perkataanmu barusan.?" tanya Han-gwat sambil mengerdipkan matanya.com/ sambil tersenyum Thian-hok totiang manggutmanggut "Sekarang ia sedang duduk bersemedi. sebelum magrib nanti rasanya sukar untuk bertemu dengannya." "saat ini dengan menjelangnya magrib sudah tak terlalu lama. "Benar. Tampaknya Thian-hok sangjin sudah mengetahui maksud hatinya. Han tayhiap bukan?" Melihat tokoh maha sakti yang hidup mengasingkan diri ini bukan saja mengetahui namanya bahkan seakanakan sudah pernah mendengar pula bentuk wajahnya. biar kucoba untuk menerka identitasmu Bila aku tak salah menebak tentunya sicu adalah si Raja Monyet Ceking Han si-kong. lebih baik kita tunggu di sini saja. hanya saja karena sudah lama ia tak berbicara maka sekarang ia tak tahan untuk mengucapkan beberapa patah kata.. sahutnya buru-buru: "Totiang." sambung Han si-kong cepat sesungguhnya perkataan semacam ini diutarakan atau tidak sama saja." "Jadi setelah magrib kami baru dapat berjumpa dengan dia..

apa salahnya jika aku pun mengetahui namamu?" Kemudian sambil berpaling ke arah Lim Han. katanya lagi sambil tersenyum ramah: "Sicu masih muda dan amat gagah. " orang kuno bilang: seorang sastrawan tidak keluar pintu pun dapat mengetahui urusan di dunia. Lama sekali Thian-hok sangjin memperhatikan wajah anak muda ini.kim.kim" selesai menjawab ia duduk kembali dan tidak berkata sepatah katapun. Totiang.com/ bukit dan hidup santai bagaikan para dewa. darimana kau bisa tahu nama kecilku?" Thian-hok sangjin tertawa.kim segera bungkukkan badannya memberi hormat. jelas ilmu silatmu juga sangat hebat Boleh aku tahu siapa namamu?" Lim Han." 466 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu jawabnya singkat: "Lim Han. mendadak terdengar Han si-kong berkata lagi: "Pada puluhan berselang totiang pernah bertarung sengit melawan pendekar pedang tanpa nama. Tentang kejadlan tersebut dalam dunia persilatan telah banyak beredar cerita yang berbeda. kami benar-benar akan merasa bahwa perjalanan kali ini tidak sia-sia belaka. baru saja sekulum senyuman ramah menghiasi bibirnya. apabila hari ini kau bersedia menceritakan duduk persoalan yang sebenarnya.

Meski hanya satu kali namun ke cemerlanganmu betul-betul menggemparkan kolong langit. pendekar pedang berbaju perlente itu bukan orang Tionggoan melainkan datang dari kepulauan di Lautan Timur. lanjutnya: "Menurut apa yang kudengar. "Aku tahu totiang hidup mengasingkan diri dari keramaian dunia dan jarang sekali melakukan perjalanan dalam dunia persilatan sebaliknya aku. Betul kejadiannya sudah lewat puluhan tahun. untuk apa kita singgung kembali?" tampik Thian-hok sangjin sambil tertawa hambar. orang itu memang bukan berasal dari daratan Tionggoan. tapi bagi umat persilatan yang punya umur tetap merupakan kisah yang sangat menarik. Karenanya setelah berhenti sejenak. boleh dibilang separuh hidupku kuhabiskan dalam dunia kangouw.com/ "Peristiwa yang sudah lewat biarkan saja lewat." "Pengetahuan Han tayhiap benar-benar amat luas. ia lihat wajah Thianhok Sangjin tetap tenang. sedikitpun tidak menampilkan rasa gembira lantaran pujian tersebut. 467 . jadi akupun sangat berharap bisa ikut menikmati kisah tersebut." puji Thian-hok sangjin sambil tersenyum "Benar. Namun demikian aku hanya mendengar Totiang hanya satu kali saja mencampuri pertikaian dunia." Ketika mengangkat kepalanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tapi semenjak kejadian itu jejak si pendekar pedang itu lenyap dari wilayah Kang-lam. terus-nya: "Biarpun tak ada orang yang sempat menyaksikan hasil pertarungan antara to-tiang dengan pendekar pedang itu. aku dengar ketika bertarung melawan pendekar pedang dari Lautan Timur itu kalian naik sampan kecil yang diikat dengan tali. benarkah begitu? Waaah.." "Totiang.com/ perubahan ilmu pedangnya sangat aneh.... jadi sebetulnya tak ada yang aneh. tentu kejadiannya amat tegang dan mengerikan sayang sekali tak seorang manusia luar pun yang punya rejeki dapat menyaksikan jalannya pertempuran seru tersebut." sahut Thian-hok sangjin tersenyum." sesudah tertawa terbahak-bahak. "Apakah orang itu sudah terluka atau tewas di ujung pedang totiang?" 468 .. mendalam dan ganas. Boleh aku tahu bagaimana hasil pertarungan itu sesungguhnya?" "Waktu itu aku lebih beruntung dan berhasil menang satu jurus darinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. juga harus saling menggempur dengan hebat. kalau dibayangkan bagaimana sampan itu dibiarkan terbawa arus sedang kalian di samping harus menjaga keseimbangan perahu agar tidak terguling oleh sapuan ombak.

." Tampaknya Han-gwat sudah tak sabar mendengarkan kisah itu. kemudian serunya: "Biarpun kejadian ini sudah lewat puluhan tahun lamanya.. kami saling bergebrak hampir ratusan jurus banyaknya. entah berapa banyak jago tangguh yang bakal terluka atau tewas di tangannya lagi. mungkin dunia persilatan pada umumnya dan wilayah Kang-lam pada khususnya sudah dibikin obrak-abrik tak karuan oleh ulah pendekar pedang berbaju perlente itu. dan orang itupun memutuskan tali pengikat sampan dan berlalu dari situ. sebaliknya Han si-kong melototi Han-gwat sekejap. namun ia pun tak ingin membuat Han si-kong susah hati. namun mempunyai pengaruh 469 ." Thian-hok sangjin hanya tersenyum tanpa mengucapkan kata.. seandainya sampai terjadi begitu.com/ Agaknya Thian-hok sangjin enggan untuk mengungkap kembali peristiwa tersebut." Han si-kong menghela napas panjang. aku lihat lebih baik kita tak usah menyingkap kejadian lama lagi. tegurnya: "Han locianpwee. "Aaaai. sambil menatap wajah Han si-kong lekat-lekat.. maka setelah termenung berpikir sejenak sahutnya: "setelah aku dan pendekar pedang berbaju perlente itu naik ke atas sampan dan membiarkan sampan itu terbawa arus sampai sejauh tiga puluh li.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Terakhir aku berhasil menangkan satu jurus darinya. andaikata totiang tidak turun dari Lian-im-lu..

"Masalahnya apa yang kau bicarakan tidak kami pahami. kamu kaum wanita tahu apa tentang urusan dunia persilatan.com/ yang besar sekali terhadap situasi dunia persilatan Hasil pertarungan antara Thian-hok totiang dan orang itupun hingga kini masih menjadi teka teki umat persilatan Betul." "Hmmm. dari lenyapnya si pendekar pedang berbaju perlente ini orang bisa menduga kalau Thian-hok totiang yang berhasil menangkan pertarungan tersebut. Di atas baki kayu itu terletak empat buah piring yang terbuat dari batu. 470 . katanya sambil tertawa: "Kalian datang dari kejauhan apalagi harus mendaki bukit." "Kau tak usah marah. empat macam hidangan yang masih mengepul hawa panas tertera di atasnya. Dua orang bocah lelaki muncul dengan membawa baki kayu. tapi kejadian yang sebenarnya toh belum diketahui orang. tentu sudah merasa lapar bukan? Hanya saja di tengah gubuk begini tak ada hidangan lezat. bagaimana kalau kita tukar dengan bahan pembicaraan yang lain?" Pelan-pelan Thian-hok sangjin bangkit berdiri. lebih baik jangan komentar." ujar Han-gwat sambil tersenyum. ia pun bertepuk tangan dua kali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. harap dimaafkan-" Bicara sampai di sini.

Dengan sikap amat menghormat dua orang bocah itu menghidangkan sayur-sayur itu ke meja. sedang aku akan mohon diri sementara waktu. namun ia tak dapat mengenali terbuat dari bahan apa. sumpitnya bekerja tanpa berhenti menyumpiti hidangan yang tersedia dan dimakannya dengan lahap. kemudian baru mengundurkan diri. Tanpa menunggu jawaban dari Han si-kong. Ketika dicicipi ternyata rasanya enak dan belum pernah dirasakan sebelumnya.com/ "Silahkan kalian bersantap dulu. Han-gwat tersenyum geli melihat ulah rekan-nya. Benarbenar lezat Benar-benar lezat" sambil memuji. Hidangan terkenal di Utara maupun selatan sungai besar pernah kucicipi. Tak kuasa lagi ia memuji: "Selama hidup aku paling suka makan. sekarang setelah melihat hidangan yang menyiarkan bau harum. dia putar badan dan berlalu dari situ. kepada Lim Han." kata Thian-hok sangjin lagi sambil tertawa. sejak memasuki perbukitan M ao-san. ketiga orang itu hanya berpikir untuk melanjutkan perjalanan sehingga sudah cukup lama tidak bersantap. tapi belum pernah kucicipi hidangan seperti apa yang dihidangkan hari ini. Han si-kong mencoba memperhatikan beberapa macam hidangan itu.kim segera serunya sambil 471 . perut mereka seketika terasa lapar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

com/ tertawa: "Lim siangkong. namun sikapnya amat serius. Bila kalian berjumpa dengan dia orang tua nanti. namun berhubung belakangan ini penyakit nonaku gawat sehingga majikan tua sangat merisaukan kesehatannya. selama ini mereka tidak bicara maupun tertawa tapi sikapnya amat sopan dan ramah. Memandang hingga bayangan punggung dua orang bocah itu lenyap dari pandangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedang Han si-kong bertanya: "Siapa nama majikanmu itu. harap sudilah bersikap lebih sabar. Tak lama kemudian dua orang bocah tadi muncul kembali membereskan sisa piring dan cawan kotor kemudian mengundurkan diri Kedua orang bocah itu semuanya berwajah bersih dan tampan. cepat kita makan.kim menggerakkan sumpitnya mencicipi Betul juga. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah menyikat habis ke-empat piring hidangan yang tersedia itu tanpa sisa. Han-gwat baru berbisik kepada Han si-kong dan Lim Han-kim: "Sebenarnya watak majikan tuaku amat ramah dan halus. Kalau tidak. maka wataknya agak berubah sedikit berangasan. hidangan yang tersedia benar-benar 1ezat. bisa jadi semua hidangan akan dihabiskan dia seorang." Lim Han-kim hanya tertawa hambar tanpa menjawab. boleh di beritahu kepada kami?" 472 ." Lim Han.

darimana aku bisa menebak nama majikanmu itu?" Tiba-tiba Thian-hok sangjin munculkan diri didalam ruangan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Di kolong langit jago silat bukan cuma satu dua. tapi kemudian ujarnya sambil tersenyum: "Kalau begitu ada rombongan jago lain yang telah datang ke Lian-im-lu." Mula-mula Thian-hok sangjin agak tertegun. coba sekarang kau terka siapakah majikan tuaku itu. tapi soal apakah dia telah berhasil menembusi rintangan pertama atau belum. aku kurang jelas." "Apakah pendatang telah menembusi dua rintangan?" "Aku mendapat laporan dari penjaga rintangan pertama. sambil melangkah masuk tegurnya sambil tersenyum: "Apakah kalian berdua membawa teman?" "Teman?" Han si-kong keheranan. kau menyombongkan diri punya banyak kenalan dan mengenal banyak tokoh sakti dari kolong langit." "siapa mereka?" "Soal ini sih aku belum tahu." kata Han-gwat tersenyum. "Kami berdua datang bersama nona Han-gwat saja." 473 . Han si-kong sebera berkerut kening.com/ "Han locianpwee. katanya musuh yang datang sangat tangguh.

bisiknya sedih: "Totiang" "Ada apa?" "Tentunya totiang tahu bukan bahwa majikan tuaku amat ketat menjaga peraturan?" "Teruskan" "Lian-im-lu adalah tempat yang terpencil dan jauh dari keramaian dunia." 474 . sungguh tak disangka hari ini bisa disinggahi tamu agung secara beruntun-. terusnya: "Pondok Lian-im-lu ku ini sudah puluhan tahun lamanya tak pernah dikunjungi orang asing. kepada Lim Hankim ajaknya: "Ayoh kita tengok siapa yang telah datang" "Jangan" cegah Thian-hok sangjin menggeleng. Aku kuatir kedatangan mereka itu justru karena menguntit kami. "Kalau memang mereka bukan rekan kalian. Bila totiang berjumpa dengan majikanku nanti." Thian-hok sangjin manggut-manggut.. tak usah kalian ikut repot.kim sekejap.. jarang ada orang luar yang mengetahui jalan menuju kemari. setelah memandang Han si-kong dan Lim Han." Mendadak Han-gwat bangkit berdiri.com/ Han si-kong segera bangkit berdiri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tolong jangan kau singgung bahwa akulah yang menjadi petunjuk jalannya.

alisnya berkerut kencang. tegurnya: "Mau apa kau?" "Aku ingin menonton keramaian-" 475 . sepasang Pendekar Memburu Mestika Memandang hingga bayangan punggung Thian-hok sangjin lenyap dari pandangan." "Yaa." Mendadak Han si-kong bangkit berdiri dan melangkah menuju ke luar ruangan pondok. ternyata kecepatan mereka mendaki bukit jauh lebih cepat daripada kita. didengar dari suara pekikan nyaring tersebut bisa diduga kalau pendatang telah berhasil melewati kedua rintangan itu. Katanya kemudian agak serius: "silahkan kalian menunggu sejenak. Buru-buru Han-gwat mengejar dan menghadang jalan pergi rekannya itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han sokong berkata: " Entah jagoan tangguh darimana yang telah datang. aku akan segera menyambut kedatangan tamu agung itu." Terburu-buru ia meninggalkan ruangan- BAB 15. Thian-hok sangjin yang selalu bersikap santai dan berwajah penuh senyuman itu tiba-tiba berubah air muka.com/ Tiba-tiba terdengar suara suitan panjang berkumandang datang memotong perkataan Thian-hok sangjin yang belum selesai.

namun keempat bocah penjaga bukitnya ganas. lebih baik kita jangan pergi sembarangan"Apa salahnya kalau aku pergi menonton keramaian?" protes Han Si-kong tak puas.. jelas penerobos telah sampai di puncak bukit. telengas dan tidak kenal ampunsebelum mendapat persetujuan dari Thian-hok totiang.com/ "Jangan. mungkinkah Thian-Hok totiang telah 476 . bagaimana nanti?" Paras muka Han Si-kong beberapa kali mengalami perubahan. "Hmmmm Sudah setua umurmu masih senang amat nonton keramaian? Kalau sampai berakibat terjadinya gara-gara.cegah Han-gwat sambil menggoyangkan tangannya berulang kali.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Meskipun Thian-hok totiang ramah dan baik hati." Pada saat itu terdengar suara pekikan panjang yang berkumandang datang. hanya ujarnya dengan suara ketus: "Hmmm Aku tak sudi ribut dengan anak perempuan macam kau. Dengan kening berkerut Lim Han-kim segera berkata: "Jika didengar dari suara pekikan itu.. amat nyaring bagaikan pekikan naga sakti.. jelas ia merasa sangat tak puas dengan tindakan Han-gwat yang menghalangi kepergiannya. Lagi pula di balik pekikan nyaring itu lamat-lamat terdengar hawa pembunuhan yang sangat tebal. tapi pada akhirnya ia dapat menahan diri.

kita pun ikut nonton dari luar pintu.sedang 477 .com/ turun tangan sendiri menghadang jalan pergi mereka sehingga terjadi pertarungan sengit di puncak bukit?" "Jika Thian-Hok totiang benar." kata Han-gwat setelah tertegun sejenak.benar turun tangan sendiri. Di kejauhan sana terlihat bayangan punggung Han sikong sedang berdiri empat lima kaki di depan." Tanpa banyak membuang waktu lagi Han si-kong segera melejit ke depan dan menerobos keluar dari ruangan itu lewat jendela. Han-gwat berniat menghalangi namun teriambat tahu-tahu kakek itu sudah berada di luar ruangan. Di bawah cemara tumbuh aneka bunga yang mengelilingi sebuah batu hijau yang amat besar." Tidak membuang waktu lagi Lim Han-kim melangkah keluar dari ruangan dan berdiri di depan pintu. batu itu rata lagi licin. "Tapi lebih baik kita jangan meninggaikan ruangan. Menyesal aku jika tak sempat menyaksikan pertunjukan menarik ini. seorang bocah lelaki .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. inilah sebuah tontonan yang amat menarik." "Mau lihat sih boleh saja. Lim Han-kim memandang Han-gwat sekejap. ajaknya kemudian: "Mari. agaknya ia sedang menonton jalannya pertarungan dengan asyik. Tepat di muka pintu ruangan tumbuh sebatang pohon cemara besar.

meski usianya masih muda ternyata ketenangannya sudah mencapai tingkatan yang luar biasa. tanpa terasa timbul rasa ingin tahu dalam hati Lim Han-kim. lalu bergumam sendiri: "sebagai tetamu yang datang berkunjung. hal ini membuat orang yang berada di muka pondok sukar menyaksikan kejadian disana secara jelas. tak kuasa lagi dia melangkah keluar meninggaikan ruangan. Diam-diam Lim Han-kim memuji di dalam hati kecilnya: " Hebat betul bocah ini.delapan kaki.." Pada saat yang sama terdengar suara Han Si-kong sedang memuji tiada habisnya dari kejauhan sana: "llmu pedang bagus.com/ merawat bebungaan tampaknya tidak tertarik untuk mengawasi jalannya pertarungan yang berlangsung seru itu. Ketika mendengar Han si-kong memuji tiada hentinya." Jalan menuju kepuncak bukit dengan pintu ruangan pondok gubuk itu berjarak tujuh. ilmu pedang bagus. Bocah lelaki yang sedang membenahi tumbuhan bunga itu mendadak berpaling memandang Lim Han-kim sekejap.. menoleh pun tidak..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lebih baik taatilah peraturan yang berlaku." sebenarnya Lim Han-kim sudah menyadari kesalahan itu dan siap menarik kembali kaki kirinya yang melangkah keluar.. tapi setelah mendengar peringatan 478 .

segera pikir-nya: "Kau menyindir aku? Hmmm. tiba-tiba saja timbul perasaan gusar dalam hatinya. tampak tiga orang bocah berjubah tosu hijau sedang memainkan senjata pedangnya menghadang jalan lewat seorang nenek berambut putih. pertempuran berjalan amat seru dan ramai. dengan langkah lebar ia berjalan keluar dari ruangan. aku justru sengaja akan keluar.com/ dari bocah lelaki tersebut. Bocah lelaki yang berada di bawah pohon cemara itu tidak berniat menghalangi kepergiannya. dalam sekejap mata ia sudah tiba di samping Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Cepat pemuda itu mengalihkan pandangan matanya ke arena. Begitu ingatan tersebut melintas. memaksa ketiga orang lawannya 479 . seluruh pikiran dan perhatiannya telah dicurahkan ke tengah arena. menciptakan lapisan bayangan tongkat yang menyelimuti angkasa. Nenek berambut putih itu dengan senjata tongkat berkepala naganya sebentar menyodok sebentar mengerut. Tampaknya orang tua itu tidak menyadari kehadiran Lim Han-kim. hanya dengan pandangan dingin ia awasi bayangan punggung Lim Hankim pergi menjauh. Gerakan tubuh Lim Han-kim cepat sekali. akan kulihat kau bisa berbuat apa terhadapku?" sesungguhnya pemuda ini halus di luar namun keras wataknya.

tak pernah berhasil mencari keuntungan dirinya. tampaknya ia sedang memberi semangat kepada rekannya. Lim Han-kim mencoba memperhatikan beberapa orang bocah tosu itu dengan lebih seksama 1agi.com/ terdesak tiga depa di luar arena dan tak sanggup mendesak maju satu langkah punEmpat. tapi jurus pedang yang mereka mainkan betul-betul ganas dan hebat. Bukan hanya cepat dan lincah. perubahan jurusnya cepat sukar diduga. perubahannya sukar diduga. Lim Han-kim memeriksa lagi keadaan disekitar situ. ternyata di tanah lapang yang cukup luas di puncak bukit itu selain keempat orang yang sedang bertempur sengit 480 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebaliknya permainan tongkat si nenek berambut putih itu sangat hebat.lima depa di belakang nenek berambut putih itu. Bagaimana pun ganas dan hebatnya ketiga orang tosu kecil itu menyerang. tampak berdiri bersandar pada dinding tebing yang terjal seorang kakek berjenggot panjang membawa kantung tembakau sambil menghisap pipanya dengan penuh kenikmatan Asap berwarna biru tampak menyembur keluar dari mulutnya mengiringi suara pekikan panjang yang menusuk pendengaran. setiap gerakan mengandung gerakan lain. Usia mereka rata-rata empat -lima belas tahun. terutama gerak kerja sama mereka bertiga.

masa dia baru akan tampil ke depan setelah orang lain mengobrak abrik rumahnya?" sementara dia masih berpikir. Huuuh. dia dan bocah di bawah pohon cemara itu. sepantasnya kalau muncul sebentar untuk berbasa basi.com/ serta kakek itu. Keadaan ini membuat anak muda tersebut keheranan. Bukan saja bayangan Thianhok sangjin tidak nampak.benar pandang remeh kemampuanku ini" si kakek yang sedang menghisap huncwee ditepi tebing mendadak ikut tertawa tergelak. Apalagi di situ masih ada si kakek berjenggot yang jelas memiliki tenaga dalam amat sempurna. tapi lama kelamaan mereka pasti bukan tandingan si nenek. hanya Han si-kong. Betul jurus pedang dari ketiga bocah tosu itu ganas dan hebat. beberapa pondok di sekitar sana pun berada dalam keadaan tertutup rapat. kenapa Thian-hok totiang masih bisa menahan diri? Padahal jelas tampak ilmu silat yang dimiliki nenek itu sangat lihay. terdengar nenek bertongkat itu telah membentak keras: "Hey. pikirnya: "Heran. tosu tua hidung kerbau. sambungnya: 481 . kau anggap dengan mengandalkan beberapa kunyuk cilik ini benar-benar sudah mampu menghalangi diriku? Hmmm sekalipun kau tak senang menerima tamu. kalau dianggap dengan mengandalkan beberapa kunyuk kecil ini sudah bisa mewakilimu kau benar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

tenaga pukulan yang kuat bagaikan bukit yang ambrol menggulung ke depan mendesak ketiga orang lawannya mundur berulang kali. melihat anak muda itu sudah berdiri di sisinya. sedari tadi ia sudah keluar menjumpaimu." Mendadak ia berhenti bicara. rupanya kaupun sudah kemari?" "Aku lihat ketiga orang bocah tosu itu sudah keteter hebat dan menunjukkan gejala akan kalah. Diam-diam Lim Han-kim menjawil tangan Han si-kong. Dia memang pandang enteng kemampuanmu. kemarahannya makin memuncak sesudah dihasut kakek tersebut Tiba-tiba ia membentak keras. Dalam sekejap mata angin serangan menderuderu..com/ "Ha ha ha ha. iapun berseru: "Ha ha ha ha.. perkataan itu tepat sekali. ternyata entah sejak kapan Thian-hok sangjin telah munculkan diri di puncak bukit itu. betul Ketiga orang itu tak bakal mampu menahan dua puluh gebrakan lagi. senyuman ramah yang sering tersungging diujung bibirnya kini 482 . Coba kalau tidak. kakek itu segera menoleh." "Yaa. bila pertarungan berlangsung terus." sebetulnya nenek itu sudah dibakar oleh hawa amarah. permainan tongkatnya berubah pula jadi amat ganas dan hebat. tentu ada korban yang berjatuhan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. wajahnya kelihatan amat serius...

bagus sekali Hey. Han si-kong seketika merasakan hatinya bergetar keras. si tosu tua 483 . ayoh cepat mundur" Tiga orang tosu kecil itu sama-sama menarik kembali serangan pedangnya dan melompat mundur dari arena. tak heran kalau permainan tongkat berkepala naganya begitu hebat dan sakti. Begitu mendengar nama " Nenek Naga Berambut Putih".com/ sudah tak nampak. setelah itu sambil menatap Thian-hok sangjin tegurnya sambil tertawa dingin: "Bagus. Terdengar Thian-hok sangjin telah berseru dengan suaranya yang amat nyaring: "Kalian bukan tandingan dari si nenek naga berambut putih. tanpa terasa pikirnya dengan perasaan tercengang: "Ternyata gembong iblis wanita inilah yang telah datang. setelah memandang sekejap pada Han si-kong dan Lim Han-kim dengan pandangan dingin. namun sikapnya jelas memperlihatkan ketidakpuasannya karena kehadiran mereka berdua ditepi. Nenek Naga Berambut Putih sebera menghentakkan tongkatnya ke atas tanah membuat ujung tongkat itu melesak masuk ke dalam batu sedalam tiga inci." sementara ia masih berpikir.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiga orang tosu kecil itu telah mundur ke belakang tubuh Thian-hok totiang. Meskipun ia tidak menegur atau berkata apa-apa. pelan-pelan ia berjalan menuju ke sisi arena.

aku lihat lagakmu makin lama semakin besar" Paras muka Thian-hok sangjin amat serius. diketuknya huncwee tersebut beberapa kali ke atas batu bukit. siapa yang sedang mengumpat aku si kakek?" "Tua bangka tak mampus. Nyatanya mereka tak sanggup menghalangi kedatangan aku si nenek tua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." jengek Nenek Naga Berambut Putih sambil tertawa dingin. meski begitu nada pembicaraannya tetap tenang dan lembut "Aku sudah terbiasa hidup menyendiri di tengah bukit dan enggan mencampuri urusan keduniawian lagi. Thian-hok sangjin tertawa hambar. 484 . bahkan akupun merasa kagum dan bukan tandingan. jangan lagi ketiga orang anak bnahku. lalu teriaknya: "Hey." si kakek yang duduk di tepi dinding tebing itu mendadak bersin berulang kali. buat apa kau masih berlagak pilon?" tegur nenek naga berambut putih gusar. itulah sebabnya aku selalu menolak untuk menerima kunjungan dan kehadiran umat persilatan yang datang menyambangi diriku. "Nama besar Thian-lam-siang-hiap (sepasang pendekar dari Thianlam) sudah lama menggetarkan dunia persilatan.mampus.com/ hidung kerbau." "sayang sekali para penjaga pintu bukitmu itu tak lebih cuma gentong nasi yang tak berguna.

tak nanti kita kunjungi kuil Sam-po-tian-. sambil berjalan tiada hentinya dia hisap huncwee-nya. terusnya setelah berhenti sejenak: "Hei. Dengan telapak tangan kiri disilangkan di depan dada.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 485 . "Ha ha ha ha..com/ Pelan-pelan kakek itu bangkit berdiri dan berjalan menghampiri arena.." "Asal aku memilikinya. perkataan selanjutnya kaulah yang mesti teruskan-" Agaknya Nenek Naga Berambut Putih masih diliputi hawa gusar yang meluap-luap.. ada urusan penting apakah kalian berdua suami istri datang berkunjung kemari?" Kakek berambut putih itu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. ia memberi hormat sambil bertanya: "Bolehkah aku tahu.. Tampaknya Thian-hok sangjin tak ingin menyalahi kedua orang ini. kalau tak ada urusan penting. ia berusaha keras menahan diri sebisanya. pasti akan kuberikan" "Menurut hasil penyelidikanku. kedua macam barang itu benar-benar telah terjatuh ke tanganmu." Sambil mengalihkan pandangannya ke wajah nenek naga berambut putih. dengan suara dingin ia menyambung: "Kedatangan kami hari ini tak lebih hanya ingin meminjam barang dari kau si hidung kerbau tua. nenek tua.

Apa gunanya kusimpan benda-benda mustika semacam itu?" "DuIu... kau jangan peduli darimana berita itu kami dapat. dua mustika dari Thian. pelan-pelan ia bertanya: "Darimana kalian suami istri berdua memperoleh berita ini?" Kembali kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak.. dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. Utara selatan sungai besar diobrak abrik tak karuan.lam yakni pedang usus ikan dan tameng Thian-liong-ka" Dari balik wajah Thian-hok Sangjin yang serius tibatiba tersungging sekulum senyuman. barang apakah itu?" "Adik angkatku telah kehilangan dua mustikanya. pokoknya berita tersebut bukan hasil karangan kami sendiri" "Apa yang tersiar rtalam dunia persilatan tak boleh dipercayai seratus persen. adik angkatku itu dengan mengandalkan dua mustika dari Thian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Boleh aku tahu.lam telah menggemparkan seluruh daratan Tionggoan. "Ha ha ha ha. sehingga siapa pun yang mendengar namanya akan keder dibuatnya. apalagi aku sudah puluhan tahun lamanya hidup mengasingkan diri di pondok Lianim-lu..." 486 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. saat itu merupakan saat terakhir adikku muncul dalam dunia persilatan semenjak peristiwa itu dia lenyap tak berbekas." "Jago pedang yang tersohor waktu itu bisa dihitung dengan jari tangan.com/ "Betul" sela Thian-hok sangjin. memang kami pernah adu kepandaianku. "Dulu. Lantaran tertarik dengan kedua mustikanya. "Betul. kau pasti telah membunuhnya lalu menyita mustika dari Thian." Tidak menunggu sampai Thian-hok sangjin menyelesaikan perkataannya. pasti perbuatanmu. Karena kau suka menyembunyikan diri dan tak mau menonjolkan kepandaiannya. "Apalagi fitnahan semacam ini. coba jawab benarkah telah terjadi peristiwa semacam ini?" Kembali Thian-hok sangjin tertawa.lam tersebut" "Kalian berdua jangan menuduhku dengan tuduhan yang bukan-bukan" seru Thian-hok sangjin sambil berkerut kening. Waktu itu nasibku memang beruntung sehingga sempat berjumpa satu kali dengannya. nama besar Gadis naga berbaju hitam memang amat tersohor di kolong langit. Kuakui 487 . maka adik angkatku yang masih muda dan berangasan akhirnya datang ke pondok Lian-im-lu ini untuk mencari kau dan mengajak adu kepandaian. hampir semua umat persilatan takut dan sayang kepada-nya. nenek naga berambut putih kembali menukas: "Nah itulah dia.

" "Dalam pertandingan itu adik angkatku berhasil menang atau kalah?" hardik nenek naga berambut putih ..com/ bahwa aku memang sempat bertanding melawan gadis naga berbaju hitam dan waktu itu tidak disaksikan pihak ketiga.." "senjatamu sudah dikutungi kalau bukan disebut kalah memangnya harus dianggap menang?" "Tatkala gadis naga berbaju hitam naik ke pondok Lian-im-lu untuk menantang aku beradu pedang. adik angkatmu berhasil membabat tiga kali atas pedangku. "Dengan mengandalkan ketajaman pedang usus ikan. tapi ada rembulan dan langit yang menjadi saksi." tukas Thian-hok sangjin dengan wajah serius.. "Betul saat itu pedangku berhasil dibabat tiga kali. mungkin hal mana tak akan memancing kerakusanmu untuk mengangkangi senjatanya sehingga adik angkatku itu kau celakai" "Aku harap kau jangan menuduh yang bukan-bukan. tapi bukan berarti aku kalah. saat itu nama besarnya telah menggetarkan seluruh dunia 488 . selanya kemudian-"Andaikata ia tidak menggunakan pedang usus ikan." Tiba-tiba nenek naga berambut putih menghela napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

kau gunakan akal busuk untuk mencelakainya secara diamdiam.com/ persilatan Nama besar pedang usus ikan dan tameng Thian. tapi nama besar adikmu itu sempat kudengar dari pembicaraan beberapa orang sahabatku. ia tetap dapat menjaga kestabilan dan ketenangan hatinya.ka juga ikut tersohor jadinya di-seluruh kolong langit walaupun waktu itu aku sangat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. Thian-hok sangjin benar-benar memiliki kesabaran dan ketebalan iman yang luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. oleh sebab itu pula kau lantas teringat dengan kedua mustika miliknya dan timbul keserakahanmu untuk meng-angkanginya. Kendatipun nenek naga berambut putih menuduh dan memojokkan dia terusmenerus. tapi sekali berjumpa aku segera mengenalinya sebagai Gadis naga berbaju hitam yang amat termashur itu" "Hmmm. ujarnya kemudian. Lagipula adikmu gemar memakai baju hitam. oleh sebab itu meski aku baru pertama kali bersua muka dengan adikmu. selesai pertarungan yang berakhir dengan kekalahanmu. sambil tertawa hambar. bukan begitu?" sambung nenek naga berambut putih sinis."Pedang usus ikan merupakan benda mestika peninggalan jaman 489 .liong.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Ketika hendak menggunakan pedang usus ikan.Waktu itu aku tak mengabulkan permintaannya.. ia melanjutkan perkataannya: "Tatkala gadis naga berbaju hitam memaksaku bertanding pedang. sudah berulang kali aku mencoba menolaknya.. tak nanti kau Thian-hok sangjin bakal tertarik dan ingin mengangkanginya. betul Betul sekali" sela kakek berjenggot putih sambil tertawa tergelak "Andaikata pedang usus ikan hanya benda biasa. ia sempat memberitahukan kepadaku betapa tajamnya senjata itu dan menganjurkan kepadaku untuk membawa beberapa bilah pedang sebagai cadangan hingga dalam pertarungan nanti tak sampai kehabisan senjata sebelum menang kalah bisa ditentukan.." 490 . Betul adikmu agak sombong dan takabur. tapi tak tahan dengan desak-annya yang bertubi-tubi. tapi adikmu terus menerus mendesak. Ketajamannya luar biasa. ia paksa aku untuk turun tangan sehingga akhirnya aku dibuat tak berdaya dan terpaksa menerima tantangannya itu." Thian-hok sangjin tidak berusaha mendebat." "Ha ha ha ha. namun ia tak kehilangan kegagahan serta kebesaran jiwanya.com/ cun-ciu. pada akhirnya aku pun membawa empat bilah pedang sebagai cadangan-. inilah salah satu sebab yang membuat adikmu bisa termashur di kolong langit.

Maka ia memaksaku bertaruh.. kenapa kau tak mau mengakuinya?" tanya nenek naga berambut putih tak puas.. paling ganas danpaling ramai yang pernah kualami sepanjang hidupku."Akhirnya kami pun mulai bertarung sengit di sebuah tempat yang amat terpencil. "Tatkala aku mengeluarkan prdang yang keempat. Didesak seperti ini terpaksa aku pun mengikuti kemauannya. Katanya semenjak kedatangannya di daratan Tionggoan. Di puncak bukit yang diselimuti salju abadi. andaikata ia berhasil mengutungi pedangku yang keempat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku sudah rela mengaku kalah. tiba-tiba adikmu mengajukan usul lain. maka aku harus kembali menjadi manusia biasa dan sepanjang hidup mengikutinya sebagai budak. secara beruntun aku kehilangan tiga bilah pedang. tapi adikmu mendesak terus kepadaku agar ganti senjata lain. akulah terhitung musuh paling utamanya yang paling tangguh." "Seseorang yang secara beruntun kehilangan tiga bilah pedang sudah pasti dianggap kalah.. pertempuran itu kuakui sebagai pertempuran paling seru. Ketika adikmu berhasil mengutungi pedangku dengan senjata mustikanya." 491 . ia memaksa aku untuk bertaruh.com/ Dia angkat kepalanya memandang puncak bukit di kejauhan sana.ia memaksaku untuk bertarung lagi sampai aku mengaku kalah dalam hal ilmu silat. sampai lama kemudian ia baru melanjutkan. begitulah.

walaupun 492 ." "Tapi semenjak pertarungan pedangnya melawanmu." "Benarkah kau berhasil mengunggulinya dalam hal ilmu silat?" tanya nenek naga berambut putih sambil menghela napas sedih. Jurus kemenangan itu berhasil kuperoleh dengan taruhan nyawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemana ia telah pergi?" Thian-hok sangjin termenung berpikir sejenak.com/ setelah menghela napas panjang dan membuang pandangannya ke kaki langit dia melanjutkan: "Coba kalian bayangkan penghinaan semacam ini siapa yang sanggup menerimanya? Walaupun aku hidup mengasingkan diri dan tak ingin mencampuri urusan dunia persilatan lagi bukan berarti aku bersedia dihina orang seenaknya. kemudian katanya: "setelah menderita kekalahan. ia tak pernah muncul kembali dalam dunia persilatan Kalau bukan kau celakai. "selama hidup aku tak pernah bicara bohong. sehingga kalau dibilang kemenangan itu hanya suatu keberuntungan saja rasanya tidak salah. aku pun mesti menggunakan seluruh jurus simpanan yang pernah kupelajari sungguh beruntung sekali dalam pertarungan ini akhirnya aku berhasil mengungguli adikmu. oleh sebab itu dalam pertandingan yang terakhir ini bukan saja aku telah menggunakan segenap kekuatan yang kumiliki. adikmu merasa gusar bercampur mendongkol. Terburuburu ia turun gunung dan berlalu begitu saja.

Dalam kondisinya saat itu sesungguhnya ia masih mampu untuk melanjutkan pertarungan tapi kenyataannya dia mengakui kekalahan tersebut dan pergi dengan begitu saja. kemudian menggeleng. Meskipun tubuhnya dilindungi oleh tameng naga langit. "Aku tak tahu." 493 . sikapnya jauh lebih tenang dan ramah. konon adik angkatku telah terluka oleh pedang terbang beracunmu." sela nenek naga berambut putih. namun ia mengenakan tameng Thian-liong-ka yang kebal tusukan maupun bacokan. namun aku menaruh rasa hormat dan kagum terhadapnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi."Apakah yang kau kagumi atas dirinya?" " Walaupun adikmu kalah satu jurus." Tampaknya nenek naga berambut putih berhasil diredakan hawa amarahnya oleh penuturan danpenjelasan Thian-hok sangjin ini. toh bukan berarti seluruh badannya terlindungi. tanyanya pelan. "Tahukah kau di mana ia berada sekarang?" Kembali Thian-hok sangjin termenung sambil berpikir sejenak.com/ watak adikmu agak angkuh dan takabur. sikap jujur dan kebesaran jiwanya itulah yang telah meninggalkan kesan yang amat mendalam kepadaku." "Nah itulah dia." "Menurut berita yang kudengar.

setelah itu baru berkata: 494 . namun tak berhasil menemukan jejaknya." setelah berhenti sejenak. sudah banyak tahun kami melakukan penyelidikan dan pencarian. namun dalam pertarunganku melawan musuh belum pernah satu kali pun kugunakan... jadi bukan sengaja mencari gara-gara denganmu. bagaimana menurut pendapatmu?" Pelan-pelan kakek berjenggot itu mengisi huncweenya dengan daun tembakau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. menyulutnya dengan api dan menghisapnya berulang kali. kemudian tegurnya: "Hey.com/ "Walaupun aku menguasai ilmu melepaskan pedang terbang.." Thian-hok sangjin tertawa hambar. yaaa. tua bangka. Apabila kalian berdua tetap tak percaya. jejaknya tidak ketahuan. lanjutnya: "Tameng naga langit serta pedang usus ikan sejak itu pula mengikuti adikku lenyap dari peredaran. yang jelas dan pasti adikku tak pernah muncul kembali dalam dunia persilatan semenjak pertarungannya melawanmu Kini kami sengaja datang kemari untuk mencari jejaknya. Kini aku rasa hanya Tian-hok totiang seoranglah yang mengetahui jejaknya." "Peduli berita yang tersiar itu benar atau tidak.. "Apa yang kuketahui telah kuutarakan semua. apa boleh buat lagi?" Nenek naga berambut putih berpaling memandang kakek berjenggot putih itu sekejap.

" 495 . kita sudahi persoalan tersebut sampai di sini Kita pun tak usah membuang banyak waktu untuk mencari jejak adik angkatmu beserta kedua benda mustikanya. betul... kita paksa kepadanya untuk menyerahkan adikmu. sebaliknya jika kau tak percaya." "Huuuuh. kalau tidak percaya katakan tak per-caya.. dia memang tidak mencelakai adik angkatmu juga tidak mengangkangi kedua benda mustika tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Kau memang tak pernah mau menuruti pendapatku" "Tua bangka sialan.." sela si kakek setelah menyedot huncweenya beberapa kali.. jika kau percaya dengan penjelasannya... mana ada percaya setengah saja?" "separuh penjelasannya aku percaya sebagai kejadian yang sebenarnya. tapi ia tahu jejak gadis naga berbaju hitam. jawaban macam begitu sama saja seperti tidak menjawab" teriak si nenek gusar "Yaa. kita hanya ada dua jalan untuk menyelesaikan persoalan ini.com/ "Menurut pandanganku.? Aku hanya percaya separuh" " Kenapa?" nenek naga berambut putih itu keheranan.. aku mau tanya pendapatmu percayakah kau dengan apa yang dijelaskan Thian-hok totiang barusan?" "soal ini.. " Kalau percaya bilang percaya.

" "Bagaimana kemudian?" tukas nenek naga dengan suara lantang.com/ "Darimana kau bisa tahu?" Kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak: "Ha ha ha ha.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Di mana ia sekarang?" Thian-hok sangjin menarik kembali sorot matanya yang menerawang udara itu. ditatapnya si kakek dan si nenek sekejap. setelah itu jawabnya: "Adikmu tidak muncul kembali ke dunia persilatan karena ia sudah kehilangan ambisinya untuk mencari kemenangan ia tak 496 . aku sama sekali tidak tahu. kemudian sepatah demi sepatah dia bertanya: "Benarkah kau mengetahui jejak adik angkatku?" Paras muka Thian-hok sangjin berubah hebat. " Kemudian aku memang mendengar kabar beritanya. kau anggap separuh masa hidupku berkelana dalam dunia persilatan hanya perjalanan siasia?" Pelan-pelan nenek naga berambut putih mengalihkan kembali sinar matanya kewajah Thian-hok sangjin.... lama kemudian baru jawabnya: "Waktu itu.. ia mendongakkan kepalanya mene-rawang ke udara.

tak tahan lagi teriaknya: "sekarang dia berada di mana? Cepat katakan" Kembali Thian-hok sangjin mendongakkan kepalanya mengalihkan sinar matanya ke tempat kejauhan. Bukankah kalian berdua berhasil mendapat tahu kalau gadis naga berbaju hitam pernah bertarung melawanku. ujarnya kemudian: "Aku hanya pernah mendengar tentang kabar beritanya tapi kurang begitu paham keadaan yang sesungguhnya. kenapa tidak kalian selidiki juga kabar beritanya? Toh pekerjaan semacam ini tidak terlalu menyulitkan kalian?" Kakek berjenggot putih yang selama ini hanya menyedot huncwee nya sambil menikmati kebutan asapnya itu tiba-tiba menyela: 497 . terasa jawaban dari Thian-hok sangjin makin lamban. maka dia mendesak Thian-hok sangjin terus menerus untuk mengatakan jejak gadis naga berbaju hitam Asal jejaknya sudah diketahui maka tak sulit baginya untuk mendapatkan kedua jenis mustika tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ ingin menggunakan status kegadisannya untuk bergumul kembali dalam dunia persilatan" Apa yang dipikirkan nenek naga berambut putih sekarang adalah bagaimana caranya mendapat kedua jenis mustika tersebut. semakin ia ingin segera mengetahui jawabannya.

sebelum memperoleh ijin dan persetujuan dari yang bersangkutan aku merasa kurang leluasa untuk mengambil keputusan dengan membocorkan tempat tinggalnya." selapis hawa napsu membunuh pelan-pelan mulai menyelimuti wajah nenek naga berambut putih. jadi kau sudah tahu namun tak sudi memberitahukan kepadaku. Hal ini membuktikan akan dua hal...com/ "Nah. Menurut pendapatku. Kedua ia ada kesulitan yang membuatnya kurang leluasa untuk berjumpa lagi dengan kalian berdua. dia seharusnya juga tahu kalau kalian berdua sedang mencarinya dengan susah payah. bagaimana? Tidak salah bukan perkataanku Meskipun dia tahu. kalau enggan diutarakan kepadamu juga percuma saja. tongkat besinya mulai dipersiapkan untuk melancarkan serangan sementara sinar matanya yang tajam bagaikan aliran listrik dialihkan ke wajah Thian-hok totiang dan menatapnya lekat-lekat.?" "Gadis naga berbaju hitam masih hidup segar bugar di kolong langit Kalian berdua sudah mencarinya selama banyak tahun belum berhasil juga menemukan jejaknya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Hardiknya ketus: "Bagus sekali.. tapi kenyataannya sekarang ia tak bersedia tampilkan diri untuk bertemu muka." 498 . kesatu dia memang tak ingin berjumpa dengan kalian berdua.

terpaksa aku tak dapat memenuhi harapan itu. aku pasti akan memberikan jawaban yang memuaskan kepada kalian. bahkan mungkin dapat mempertemukan kalian-" "sudah puluhan tahun kami mencari jejaknya" teriak si nenek dengan suara keras. aku tak bisa menunggu terlalu lama lagi. sama artinya 499 ." " Kalau begitu harap kalian memaafkan diriku. sekujur badannya gemetar keras menahan gejolak emosinya yang membara.com/ Dengan beberapa patah kata itu dengan sangat jelas sekali Thian-hok Sangjin telah mengutarakan isi hatinya. aku akan memaksa kau untuk menjawab" "Begini saja. " Hampir seluruh pelosok dunia telah kami telusuri. sekarang juga aku harus bertemu dengannya. namun ia tidak bersedia mengungkapnya. dengan nada setengah mengancam serunya: "Jika kau tak bersedia memberitahukan alamatnya. Pelan-pelan nenek naga berambut putih berjalan mendekati Thian-hok sangjin. apabila kalian bisa memberi waktu selama tiga hari kepadaku. walaupun ia mengetahui alamat rumah Gadis naga berbaju hitam." Dengan gemas nenek naga berambut putih menghentakkan tongkatnya ke atas tanah. katanya serius: "Jika kau tak bersedia menjelaskan kabar berita adik angkatku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

asalkan kalian naik ke puncak 500 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Betul pedang usus ikan dan tameng naga langit merupakan dua benda mustika dari dunia persilatan. terserah kalian mau apa" Ucapan tersebut disampaikan dengan tulus dan bersungguh-sungguh. sambil berpaling ke arah kakek berjenggot itu serunya nyaring: "Hey. akan tetapi aku tidak mempunyai perasaan serakah dan niat untuk memilikinya.-. tua bangka. Apalagi kalian tidak bersedia memberi waktu selama tiga hari kepadaku. mari kita pergi. apa boleh buat lagi. Tiga hari kemudian kita datang lagi minta petunjuk di pondok Lian-im-lu ini.com/ kau memang berniat mengangkangi dua benda mustika kami itu" "Aku sebagai pendeta yang menjauhkan diri dari keduniawian sama sekali tak punya ambisi untuk memimpin dunia persilatan pun tak berniat mencari nama besar di kolong langit. membuat siapa pun yang mendengarkan mau tak mau harus mempercayainya. yaaa." Thian-hok sangjin segera merangkap tangannya di depan dada. mendadak tongkatnya di hentakkan ke tanah. sambungnya dengan serius: "Selama hidup aku tak pernah berbohong. Emosi yang bergejolak dalam dada nenek naga berambut putih kembali mereda. Dia mendongakkan kepalanya sambil berpikir sejenak.

" Walaupun totiang amat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. sebagai jago kawakan yang banyak pengalaman Han si-kong sudah dapat merasakan ketidak senangan Thianhok sangjin terhadap perbuatannya itu." "Ha ha ha ha... namun mempunyai nama besar sebagai jago pedang nomor wah id. Gerakan tubuh itu cepat bagaikan sambaran kilat.com/ ini tiga hari kemudian. ia sudah keburu menjura sambil katanya: "Kami baru pertama kali ini datang mengunjungi pondok Lian-im-lu sehingga kurang begitu paham dengan 501 . tampak dua sosok bayangan manusia berkelebat lewat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiga hari kemudian kami pasti akan datang lagi untuk meminta petunjuk" "Maaf kalau aku tak bisa mengantar" Belum selesai perkataan itu diucapkan. Aku percaya dengan janjimu itu.. sebelum lawan berbicara dulu. aku pasti akan memberitahu kabar tentang gadis naga berbaju hitam. dalam sekejap mata bayangan tubuh mereka sudah lenyap dari pandanganMemandang hingga kedua orang itu lenyap daripandangan Thian-hok sangjin baru membalikkan badannya dan perlahan-lahan berjalan menghampiri Han si-kong serta Lim Han-kim." setelah menyemburkan asap tembakaunya kakek berjenggot putih itu tertawa tergelak.

padahal kedua orang itu lebih pantas dipanggil sepasang manusia aneh dari Thian-lam. katanya lembut: "Silahkan kalian berdua kembali ke dalam gubuk" Tanpa membuang waktu. Yang betul mereka malah lebih sering nongol di Utara dan selatan sungai besar.com/ peraturan di sini.lam. Tiga orang tosu kecil bersenjata pedang itu serentak mengikuti di belakang Thian-hok sangjin menuju ke dalam rumah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.lam ini?" "Aku belum lama terjun ke dalam dunia persilatan. setelah semua orang berlalu. jangan karena gelar mereka menggunakan nama Thian-lam. maka kau anggap mereka sering berkeliaran di daerah tersebut. pernah kau dengar tentang sepasang pendekar dari Thian. Apabila perbuatan kami dianggap lancang harap totiang sudi memaafkan" Pelan-pelan sekulum senyuman tersungging kembali diujung bibir Thian-hok sangjin. ia berjalan lebih dulu menuju ke bangunan rumah sebelah tengah." "Aku kurang mengerti dengan penjelasanmu itu" 502 . masih s edikit jagoan ternama yang aku kenal. Han si-kong baru berbisik kepada Lim Han-kim: "Lote." "Kalau disebut sepasang pendekar dari Thian. sebetulnya panggilan itu kelewat memuji mereka berdua.

Kalau dibicarakan kembali.. tapi dua puluh tahun kemudian mereka muncul lagi di daratan Tionggoan dan melakukan balas dendam. siapa saja yang tidak memahami latar belakang kedua orang itu pasti akan dibuat kebingungan juga oleh perkataanku tadi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. oleh sebab itu perbuatannya banyak menyakiti hati umat persilatan Akhirnya pada suatu ketika mereka berdua dikerubuti oleh rekan-rekan persilatan dari daratan Tionggoan yang berakibat kedua orang itu menderita luka parah. sepasang laki perempuan ini tidak terhitung sesat juga tidak termasuk golongan lurus.." "Sejak peristiwa itu selama hampir dua puluh tahun lamanya mereka berdua tak pernah muncul dalam dunia persilatan. Tindak tanduknya selalu mengutamakan baik buruknya pribadi masing-masing orang yang dihadapi. Begitu melihat mereka muncul 503 .com/ "Ha ha ha ha." sementara pembicaraan masih berlangsung. Han-gwat telah menunggu mereka di muka pintu. tak heran kalau kau kebingungan dibuatnya. kita mesti bercerita mulai dari lima puluh tahun berselang. mereka sudah memasuki ruang tamu. secara beruntun mereka berhasil membunuh delapan belas orang jago tangguh yang berakibat nama mereka jadi amat termashur." Han si-kong tertawa terbahak-bahak. Aaaai. "Lote." "Waktu itu sepasang manusia aneh dari Thian-lam s ering kali muncul di daerah Tionggoan.

kau sudah hidup puluhan tahun lamanya. yang pernah kau lihat pun terhitung sangat banyak.com/ gadis itu segera mendelik ke arah Han si-kong sambil menegur: "sudah tua masih tak tahu diri. Hmmm Kenapa perbuatanmu tak pakai aturan sama sekali?" Han si-kong agak tertegun. terpaksa ia duduk sambil membungkam diri Han-gwat sedikitpun tak mengalah. lanjutnya: "Thianhok Totiang paling benci kalau tamunya berkeliaran secara lancang. Apa gunanya kau ikut ke sana menonton keramaian sehingga melanggar peraturan yang berlaku di pondok Lian-im-lu ini?" Untuk sesaat lamanya Han si-kong tak mampu menjawab. siapa yang kau maki?" "Memangnya kau yang kumaki? Apa salah aku bicara sendiri?" " Umurku sudah lewat enam puluh tahun. lalu teriaknya marah: "Hey budak cilik." Han-gwat tertawa dingin"Semangat muda bukan masalah pada usia. dengan lari keluar untuk menonton pertarungan itu kalian sudah melanggar pantangan terberat yang berlaku di bukit ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Meskipun Thian-hok totiang tidak sampai mengumbar hawa amarahnya lantaran memandang wajah majikan tuaku. tak perlu kau si budak ingusan memberi pendidikan kepadaku. tapi kalau dia 504 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian katanya: "Bila kau bersedia memberikan sebotol jin-som berusia seribu tahun itu untuk nona kami. mungkin hal ini bisa memancing kegembiraan majikan kami sehingga hukuman itupun bisa kuhindari... sekalipun aku bersedia menghadiahkan untuk nonamu pun tak ada gunanya. masalah menemukan kembali obat tersebut tentu akan menjadi urusan majikan tua kami. ia seperti memikirkan sesuatu." Lim Han-kim menghela napas panjang: "Aaaai." "soal itu tak perlu dikuatirkan." 505 .. jadi kau tak usah repot-repot. Begini saja. sebotol jinsom berusia seribu tahun itu sudah lama hilang. aku akan berusaha dengan segenap kemampuanku untuk memikul resiko ini." Han-gwat mengangkat wajahnya memandang langitlangit rumah." Lim Han-kim merasa setiap ucapan dan perkataannya sangat masuk diakal dan tak dapat dibantah.. yang pasti akulah yang bakal menerima hukuman.com/ sampai menceritakan persoalan ini kepada majikanku. tanpa terasa dengan kening berkerut katanya: "Perkataan nona memang benar. bila majikan tuamu menegur nona gara-gara persoalan ini. dengan watak majikan tua kami. ia tak pernah mau bertindak sebelum ada kesepakatan Asal kau bersedia menghadiahkan obat itu kepada kami..

." sementara itu Han si-kong telah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengomel: "Aaai.. bila suatu ketika kau punya jodoh dan bisa bertemu dengan nona kami. dia tahu sekali ia mengangguk maka seterusnya ia tak bisa mengingkarinya kembali. Lim Han-kim jadi serba salah. sampai dirimu terjual pun belum tentu kau akan sadar." Han-gwat sedikitpun tidak tersinggung oleh ucapan tersebut.. Aku sudah hidup puluhan tahun lamanya tapi hari ini mesti didamprat seorang budak ingusan. malah sebaliknya tertawa geli. benar-benar membuat hatiku malu dan kecewa.." "Aku tak percaya akan kejadian seperti ini?" 506 ." "Kalau ketemu lantas kenapa ?" "Jangan dilihat usiamu sudah begini tua dan pengalamanmu begitu banyak. orang bilang paling sukar hidup bersama kaum wanita dan orang rendah.com/ Teringat kalau jinsom seribu tahun itu menyangkut mati hidup Ciu Huang. lebih baik kupikirkan dulu sebelum mengambil keputusan. Tampaknya ucapan ini tepat sekali. "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Akhirnya setelah lama termenung dia pun berkata: "Soal ini.

Tampak seorang tosu kecil dengan wajah yang dingin dan hambar telah muncul di depan pintu.com/ "Kalau tak percaya silahkan saja dicoba." Mendadak terdengar suara langkah kaki manusia berkumandang datang dan memotong pembicaraan Hangwat yang belum selesai. setelah memandang ke tiga orang itu sekejap. Dipimpin oleh tosu kecil itu mereka bertiga diajak memasuki sebuah rumah gubuk yang paling luas. Lim Han-kim dan Han-gwat segera menyusul di belakangnya bersama-sama keluar dari rumah gubuk itu. kecuali Thian-hok sangjin. dengan begitu ia akan mendapat peluang untuk menikmati keindahan alam." Tapi tiba-tiba ia menghela napas sedih. dia paling pantang dihina apalagi dipandang remeh orang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hadir pula seorang kakek berambut putih. Han-gwat tergopoh-gopoh lari 507 . Begitu bertemu dengan kakek berambut putih itu. sambungnya: "semoga Thian berbelas kasihan dan melindungi nona kami sehingga penyakitnya cepat sembuh. Dalam ruang tamu sudah tampak beberapa orang sedang menunggu. katanya: "suhu mengundang kalian bertiga untuk masuk" Han si-kong segera melompat bangun dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun berjalan menuju ke luar Biarpun usianya sudah lanjut namun wataknya berangasan sekali.

belum sepat dia mengucapkan sesuatu. Dalam sekali tebasan. 508 .com/ mendekat. kakek berambut putih itu telah berkata lagi: "Kalau begitu aku mewakili putriku menghaturkan banyak terima kasih." Pelan-pelan ia maju mendekat sambil mengeluarkan sebilah pedang pendek dari sakunya. bisiknya kemudian"Loya. sambil jatuhkan diri berlutut serunya: "Hangwat menjumpai loya" Kakek itu selain terlihat memiliki rambut yang telah memutih dan sepasang alis mata berwarna putih keabuabuan. bagian lainnya sama sekali tak menampakkan gejala ketuaan. apabila kau memutuskan borgol di tangan kedua orang itu." Lim Han-kim sangat gelisah setelah mendengar ucapan itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mereka berjanji akan mempersembahkan sebotol jinsom berusia seribu tahun untuk mengobati penyakit nona. borgol di tangan Lim Han-kim telah terpapas kutung. cuma alis matanya saja yang selalu berkerut menandakan bahwa ia sedang dirundung kemurungan"Bangunlah" tampak ia mengulapkan tangan kirinya memberi tanda. Han-gwat segera bangkit berdiri.

tampak pendeta itu sedang duduk serius sambil mengawasi pepohonan di luar ruangan." kata kakek berambut putih itu sambil tertawa hambar..com/ BAB 16. kini begitu terlepas dari belenggu tak kuasa lagi mereka rentangkan tangannya berulang kali sambil menghembuskan napas lega. Majikan Han Gwat Menagih janji "Hah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Borgol ditangan Han si-kong kontan hancur berkeping. sudah cukup lama mereka berdua mengenakan borgol di tangannya. sungguh tak disangka olehnya salah satu di antara dua mustika tersebut yakni pedang usus ikan bisa muncul di pondok Lian-im-lu ini. "Tampaknya saudara mengerti barang berharga. Ketika ia mencoba menengok ke arah Thian-hok sangjin.keping ..? pedang usus ikan" pekik Han si-kong begitu menyaksikan bentuk pedang pendek itu.. Mendadak Han si-kong teringat kembali dengan kejadian yang barusan berlangsung di mana sepasang manusia aneh dari Thian-lam mendesak Thian-hok sangjin agar memberitahu jejak sepasang mestika itu." Kembali ia menebaskan pedangnya. 509 . "Benar. tampaknya ia sedang memikirkan sesuatu.

Thian-hok Sangjin menghela napas panjang. pondok Lian-im-lu tak pernah menerima tamu berlama-lama. kepada Han-gwat katanya: "Nona pun ikut datang. Kini borgol di tangan kalian sudah diputuskan." Lim Han-kim memandang kakek berambut putih itu sekejap. Meski ilmu silatmu terhitung 510 . pergilah ke belakang menengok dia" Tiba-tiba Thian-hok sangjin menarik kembali pandangan matanya.. kepada Han si-kong dan Lim Hankim katanya: "silahkan duduk" "Totiang. setelah perjumpaan hari ini ternyata hanya begini saja sikapmu.. setelah membebaskan borgol di tangan ke dua orang itu." Tanpa membuang waktu dia putar badan dan melangkah keluar. apakah kau ada petunjuk?" tanya Lim Hankim cepat. apa yang menjadi harapan pun sudah terpenuhi.Han Si-kong ikut bangkit berdiri sambil menyambung: "nama besar totiang sudah puluhan tahun lamanya kukagumi. Aku rasa sudah saatnya bagi kalian untuk pergi meninggalkan tempat ini.com/ Dalam pada itu kakek berambut putih itu sudah duduk kembali ke tempatnya semula. sana.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu ia melompat bangun dan serunya sambil menjura: "Kalau begitu aku mohon diri lebih dulu. "Aaaai.

.namun aku orang she-Han tak akan menghormati dirimu lagi. tapi kalau dilihat hubungannya yang begitu akrab dengan Thianhok Sangjin. pemuda ini sudah merasa naik darah. Mendadak terdengar ujung baju terhembus angin berkumandang lewat. Dalam pada itu Lim Han-Kim telah menegur dengan kening berkerut: "Lo-cianpwee.com/ nomor wahid.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia wajahnya amat asing dan belum pernah dijumpai sebelumnya. Sejak masuk ke dalam ruang tamu itu Han Si-kong telah memperhatikan orang ini. apa maksudmu menghadang jalan pergiku?" Setelah diusir oleh Thian-hok Sangjin dengan sikap dingin barusan.. selama ini aku selalu dibuat pusing kepala oleh 511 . Kakek berambut putih itu menghela napas panjang: "Aaaai. Temyata kakek berambut putih itu sudah melampaui Lim Han-kim berdua dan kini menghadang jalan pergi mereka. semestinya kakek itu bukan manusia sembarangan Maka ia mundur dua langkah dan menonton jalannya perubahan dengan sangat tenang. tampak sesosok bayangan manusia berkelebat lewat. apalagi menghadapi hadangan tersebut.. amarahnya kontan makin meluap." Selesai berkata dengan langkah lebar dia keluar dari rumah gubuk itu untuk menyusul Lim Han-kim.

" Sekilas rasa malu dan menyesal melintas lewat di wajah kakek berambut putih itu. hal tersebut membuktikan bahwa penyakit yang dideritanya bukan penyakit yang mematikan. kemudian katanya: "Putriku bisa bertahan belasan tahun lamanya dari gangguan penyakit itu. Berkilat sepasang mata kakek berambut putih itu. aku belum mengerti maksudmu. lalu terusnya: "Asal aku dapat tahu kalau di suatu tempat ada obat atau cara pengobatan yang mungkin bisa dipakai untuk mengobati penyakit putriku. aku selalu berusaha keras untuk mendapatkannya dan nya. tapi maaf.com/ penyakit yang diderita putri kesayanganku.. itu sudah kodrat" sela Lim Han-kim hambar. kejadian ini pula yang memaksa aku harus menyerempet bahaya dan tidak memperdulikan peraturan dunia persilatan" "LOcianpwee.." "Orang tua mencintai putra putrinya. Dengan sinar mata yang tajam diawasinya anak muda itu tajam-tajam.." 512 . manjur atau tidak. sudah setengah harian kau berbicara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Oleh sebab itu aku harus berusaha dengan segenap kemampuan yang kumiliki untuk menyembuhkan penyakitnya itu... tapi hanya sekejap kemudian sudah tertutup oleh kemurungan yang mendalam ia mendongakkan kepalanya memandang angkasa.. akibatnya rambut yang hitam pun telah berubah memutih hanya dalam berapa tahun saja.

tapi andaikata tiada alasan apa pun aku tetap akan merebut pil jinsom seribu tahun itu dengan kekerasan-" "saat ini walaupun pil jinsom berusia seribu tahun itu tidak berada di tanganku namun aku mempunyai maksud untuk merebut kembali benda itu. cuma." 513 .com/ Tampaknya orang ini sesungguhnya merupakan seorang yang jujur. mungkin orang lain bisa menyuruhku menggunakan alasan karena aku sudah mematahkan borgol di tangan kalian maka sekarang menagih imbalannya... ia menghela napas panjang. tapi ia terbelenggu oleh rasa cinta kasih terhadap putrinya sehingga tindaktanduknya harus berlawanan dengan isi hati-nya. sambungnya lagi dengan nada menyesali "Atau tegasnya saja. aku tak ingin melepaskan setiap kesempatan yang mungkin bisa menyelamatkan putriku dari belenggu penyakit" "oooh. budi kebaikan ini tak akan kulupakan untuk selamanya. jadi maksud Locianpwee hendak menagih obat jinsom seribu tahun itu dari diriku?" "Benar...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekarang Locian-pwee telah membantu aku mematahkan borgol tersebut. bukan berarti aku harus memenuhi permintaanmu dengan menghadiahkan pil mustika itu untukmu. oleh sebab itu setelah berbicara sampai di situ. polos dan gagah.

514 . silahkan saja merebut. Tapi aku pun ingin tegaskan bahwa aku tak pernah menyanggupi untuk menghadiahkan pil itu kepada-mu" "Jadi kalau begitu kau telah memutuskan untuk ikut memperebutkan pil itu?" "Apa salahnya kalau aku ikut merebut kembali barang milikku yang dicuri orang?" Berubah paras muka kakek berambut putih itu. KeCuali pedang usus ikan milikku yang merupakan pedang mustika peninggalan jaman cu-ciu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak ada senjata mustika lain di dunia ini yang mampu mematahkan borgol tersebut. sekarang aku ingin menuntut kau membalas budi itu dengan menyerahkan pilj insom berusia seribu tahun itu kepadaku. borgol yang membelenggu tanganmu itu terbuat dari baja yang bercampur emas." Lim Han-kim berpaling memandang Han si-kong sekejap.com/ "Kau harus tahu anak muda. kemudian jawabnya lantang: "Bila Locianpwee menganggap ilmu silatmu mampu untuk merebutnya. serunya: "Akan kupaksa dirimu untuk menyanggupi" "Kalau begitu terpaksa aku harus menyaksikan dulu sampai di mana kehebatan ilmu silat Locianpwee." jawab Lim Han-kim dingin.Jadi sebenarnya hutang budi yang kulepaskan kepadamu terhitung sangat besar.

. "Ha ha ha ha..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Apakah kau masih ingin bertarung melawanku?" Gelak tertawa yang bernada mengejek ini kontan saja mengobarkan hawa amarah Lim Han-kim.." Cepat-cepat kakek berambut putih itu menarik kembali serangannya sambil melompat mundur sejauh tiga langkah lebih dari posisi semula. tampak olehnya seorang gadis berbaju serba putih dengan bersandar di bahu dua orang dayang berbaju hijau sedang melangkah mendekat.?" Nada suaranya penuh mengandung rasa kasih dan sayang yang amat kental.. dengan penuh kegusaran bentaknya: "Kenapa tidak? silahkan Locianpwee memberi pengajaran" " Kakek berambut putih itu mendesak maju ke muka.. angin malam sangat dingin. telapak tangannya diangkat siap melepaskan sebuah babatan..com/ Tiba-tiba kakek berambut putih itu mendongakkan kepalanya tertawa terbahak-bahak. Ketika Lim Han-kim berpaling. Di bawah bimbingan dua orang dayang berbaju hijau. ujarnya: "Aaaai. ti-batiba terdengar suara teguran yang lemah tapi lembut berkumandang datangi "Ayah.. Kakek berambut putih itusegera menghela napas panjang. gadis itu pelahan-lahan berjalan 515 . Namun sebelum serangan itu dilepaskan.. mau apa kau lari ke luar ke sini. nak.

516 . sinar matanya agak memudar sedang bibirnya pucat kehijauan. Gadis ini benar-benar seorang nona yang patut dikasihani Dalam sekilas pandang saja dapat diketahui bahwa nona ini menjadi lemah lantaran siksaan penyakit. lalu bisiknya lagi: "Nak. sinar matanya pun tak berani ditujukan ke wajah Lim Han-kim. Tergetar perasaan Lim Han-kim menyaksikan keadaan gadis itu. seakan-akah sama sekali tak bertenaga. Langkahnya amat lemah." Tangannya kelihatan agak gemetar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dia merasa nona yang lemah ini ibarat lentera yang hampir kehabisan minyak. kembalilah ke dalam kamar Kau tak akan tahan dengan hembusan angin gunung yang begini dingin. tanpa terasa timbul perasaan kasihan yang mendalam. tenaga sekecil apa pun setiap saat bisa memadamkan bunga api kehidupannya . Dengan penuh kasih sayang kakek berambut putih itu membelai rambut gadis berbaju putih itu. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai di bahu dan diikat dengan selembar kain putih. wajahnya pucat pasi seperti mayat.com/ melewati Lim Han-kim menuju ke tempat di mana kakek berambut putih itu berdiri. tampaknya hati kecil orang ini diliputi perasaan takut yang amat sangat.

. Dalam suasana remang-remang begini bagaimana mungkin kau bisa menikmati keindahan alam? cepatlah kembali ke kamarmu" Gadis berbaju putih itu hanya tersenyum.. senja pun telah menyelimuti seluruh angkasa..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan keadaan seperti ini. Tentu saja kakek berambut putih itu cukup memahami keadaannya yang sangat berbahaya. Mendadak Han si-kong berbisik: "saudara cilik. hari ini aku merasa semangatku sedikit lebih baik. tubuhnya tetap berdiri di tempat semula. maka serangan tersebut sudah cukup dipakai untuk membunuh putrinya yang sangat lemah itu. "Hari sudah gelap. bila pada saat ini entah Lim Han-kim atau Han si-kong melancarkan satu serangan saja.com/ Perlu diketahui. mari kita pergi" 517 ." Kakek berambut putih itu menghela napas panjang. Aku ingin menikmati keindahan alam. ia lebih sadar lagi tindakan sendiri yang melanggar pcraturan dunia persilatan ini bisa jadi akan memancing pembalasan dendam orang lain terhadap putrinya. ngeri bercampur khawatir Terdengar gadis berbaju putih itu berkata dengan lemah: "Ayah tak perlu kuatir. tak heran kalau perasaan hati orang tua tersebut benar-benar takut.

Aku rasa umat persilatan tidak perlu menaruh hormat kepadanya.. sepanjang jalan tidak menemukan hadangan apa pun. dengan langkah lebar dia berjalan meninggalkan tempat itu. Dalam suasana begini. sebab terhadap perbuatannya yang main rebut jelas ia 518 . Lim Han-kim raguragu sejenak." sela Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi dia pun kuatir apabila ia terlalu memojokkan kedua orang itu. Memandang dua orang itu berlalu dari ruangan^ ingin sekali kakek berambut putih itu turun tangan untuk menghadang. maka akibatnya mereka balas melukai putri kesayangannya. Waktu itu langit sudah mulai gelap. ia tidak terhitung seorang manusia berhati mulia. beribu bintang bertaburan di udara. membiaskan cahaya yang amat redup.com/ Tanpa membuang tempo. "la masih belum kehilangan jiwa ksatrianya. tekebur dan tak pandai bergaul.. katanya: "Thian-hok sangjin angkuh." "Beda dengan kakek berambut putih itu. dalam waktu singkat kedua orang itu sudah ke luar dari tebing terjal itu. terpaksa ia harus menahan gejolak perasaan hatinya dengan membiarkan dua orang itu berlalu dari sana. tapi akhirnya dia mengikuti juga di belakang Han si-kong untuk segera berlalu dari sana.. Tiba-tiba Han si-kong buka suara.

Kau tahu pedang mustika yang digunakan untuk mematahkan borgol di tangan kita tadi adalah pedang usus ikan.." "Yaaa." Han si-kong tertawa tergelak "Ha ha ha ha. terusnya: "saudara cilik. Menderita penyakit aneh semenjak kecil.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. hampir saja aku melupakan persoalan ini. ." 519 . katanya setelah menghela napas: "Gadis itupun patut dikasihani.com/ menunjukkan perasaan malu dan menyesalnya yang mendalam. Kalau tidak kau singgung." kata Han si-kong sambil tertawa. salah satu dari dua mustika Thian-lam yang sedang dicari dua manusia aneh dari Thian-lam.. tiba-tiba saja aku teringat akan satu persoalan. Mendadak ia melonjak karena satu ingatan melintas di dalam be-naknya. Aku tak bisa membayangkan dengan cara apa Thian-hok to-tiang akan memberikan pertanggungan jawabnya . kasihan orang tua yang tidak beruntung macam ini.. padahal tiga hari lagi mereka akan datang menyatroni kembali. bisa dibayangkan betapa beratnya siksaan dan penderitaan yang dialaminya selama belasan tahun terakhir ini.. tak heran kalau orang tuanya amat sayang dan memperhatikannya. Kalau dilihat dari rambut si kakek yang jadi putih karena murung.? " Tanpa terasa dibenak Lim Han-kim terbayang pula pada gadis berbaju putih itu.

com/ Tindak tanduknya yang sangat mendadak dan di luar dugaan ini sempat membuat Lim Han-kim tertegun. tanyanya kemudian dengan kening berkerut: "Soal apa?" "Usiamu masih muda. Gara-gara 520 ... tapi soal kedua mustika itu kau sudah mengetahui bukan. secara beruntun dia mengalahkan banyak sekali jago silat dari Utara maupun selatan sungai besar hingga namanya menjadi amat termashur. belum lama kudengar. terjun ke dalam dunia persilatan pun belum terlalu lama. aku memang belum pernah mendengar" "Entah sejak kapan Pedang usus ikan dan tameng naga langit terjatuh di wilayah Thian-lam sehingga disebut dua mustika dari Thian-lam. orang yang mengincar dan ingin mendapatkan kedua mustika itu pun makin bertambah. Dengan mengandalkan kehebatan dua mustika itu." Tanpa terasa Lim Han-kim teringat kembali pengalaman pahit yang menimpa diri-nya.. tentunya kau belum pernah mendengar tentang riwayat Gadis Naga berbaju hitam bukan?" "Ehmm." "sebetulnya Gadis Naga berbaju hitam yang membawa kedua pusaka dari Thian-lam itu masuk ke daratan Tionggoan..?" "Yaa. Tapi dengan semakin mashurnya nama Gadis Naga berbaju hitam....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" 521 ... Bisa dibayangkan betapa gemparnya dunia persilatan lantaran peristiwa itu. otomatis kedua mustika dari Thian-lam pun turut lenyap tak berbekas mengikuti hilangnya gadis itu. aku lupa mengatakan satu hal kepadamu. kemudian terusnya: "oya. berapa banyak orang yang mampu meninggalkan segala status dan kedudukan untuk hidup sebagai rakyat biasa? Dengan mengandalkan kehebatan mustika. kau tahu Gadis Naga berbaju hitam adalah seorang perempuan yang berwajah amat cantik.. "Ha ha ha ha. makin besar pohon itu makin banyak angin yang menerpanya. tiada sedikitpun titik terang yang didapat. Makin termashur orang itu makin banyak pula gangguan yang mesti dihadapi Tapi. siapa tahu di saat namanya sedang pada puncaknya. tiba-tiba ia lenyap tak berbekas.com/ membawa pil mustika ia mendapat banyak pengalaman pahit yang harus dialaminya. namun jejak Gadis Naga berbaju hitam itu ibarat batu yang tenggelam di dasar samudra..mustika itulah Gadis Naga berbaju hitam malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." ia berhenti sejenak untuk tertawa tergelak. tapi salah mereka yang rakus dan ingin memperolehnya. Tak kuasa lagi ia menggumam sambil menghela napas panjang: "Bukan saja benda mustikanya..." Han si-kong tertawa terbahak-bahak..

aku mulai curiga dengan sikap pondok Lian-im-lu yang menolak dikunjungi tamu serta tidak mengadakan hubungan dengan umat persilatan. berapa saat kemudian ia baru bertanya: "Jadi orang persilatan tidak tahu kalau Gadis Naga berbaju hitam bertanding pedang dengan Thian-hok totiang?" "Yaa. Rasa-rasanya hal ini bukan lantaran ia suka menyendiri." Lim Han-kim mendongakkan kepalanya sambil menghembuskan napas panjang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Dengan agak tertegun Lim Han-kim berpikir sejenak." 522 . Han si-kong ikut menghela napas.." "Yaa. sementara mulutnya tetap membungkam. Dunia persilatan hanya tahu kalau Thian-hok totiang berhasil menaklukkan jago pedang berbaju perlente itu namun tiada seorang pun yang tahu kalau Gadis Naga berbaju hitam ternyata bertarung juga dengan Thian-hok totiang. sambungnya: "Bila ditinjau dari berbagai peristiwa yang telah berlangsung. tak ada yang tahu.. aku pun berpendapat demikian. seandainya dua manusia aneh dari Thian-lam tidak bertanya sendiri kepada Thian-hok totiang." Lim Han-kim membenarkan "Akupun dapat merasakan bahwa di balik rumah-rumah gubuk yang tersebar dipuncak bukit itu tersimpan suatu rahasia yang maha besar. mungkin aku pun tidak mengetahui persoalan ini.

aku pikir tameng naga langit pun pasti sudah terjatuh pula ke tangan kakek berambut putih itu." 523 . tapi sudah pasti bukan Gadis Naga berbaju hitam..." Mendadak ia menghentikan pembicaraannya." "Aaah." kata Han si-kong sambil tertawa.. Aku pikir jika Thian-hok totiang tidak mempunyai maksud lain.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Agaknya Lim Han-kim sudah mengetahui maksud hati Han si-kong. Dengan kedudukan serta nama besar Thian-hok totiang dalam dunia persilatan.. sekalipun sikap Thian-hok totiang agak angkuh dan takabur. namun ia belum berani melakukan perbuatan maksiat semacam itu.. "Ketahuilah orang yang berkelana dalam dunia persilatan kebanyakan adalah manusia berwajah jujur tapi berhati kejam. ia tak berani sembarangan bicara dan menuduh sebelum berhasil memperoleh bukti yang jelas. sambil menghela napas dan menggelengkan kepalanya ia berkata: "Walaupun di dalam rumah gubuk itu tersimpan sesuatu rahasia. sambil memandang langit nan gelap dia menghembuskan napas panjang. kau jangan terlalu percaya dengan raut wajah seseorang. bahkan bisa jadi Gadis Naga berbaju hitam yang telah lenyap cukup lama pun mungkin.com/ " Kini pedang usus ikan telah muncul dipondok Lianim-lu. dia pastilah seorang manusia berhati laknat.

. Ketika Lim Han-kim mengalihkan perhatiannya ke arah suara tersebut. Meskipun dua orang dayang itu berkaki besar dan berperawakan tinggi besar dan kuat. suara langkah manusia yang berkumandang datang itu berat sekali namun amat cepat Dalam sekejap mata telah tiba di hadapan mereka berdua.com/ Mendadak ia sadar kalau tuduhan itu kelewat gegabah. Lim Hankim harus menyingkir kesamping untuk memberi jalan lewat buat tandu itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. sebaliknya Han si-kong mengerutkan dahinya sambil mendengus dingin. maka buru-buru ia tutup mulut "Locianpwee. sebaliknya malah menghadang persis di tengah jalan. maka tampaklah dua orang dayang berkaki besar dengan menggotong sebuah tandu berwarna hitam sedang berjalan menuju ke arahnya dengan terburu-buru." Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki manusia yang tergopoh-gopoh berkumandang datang memotong pembicaraan Lim Han-kim yang belum selesai. ternyata gerak gerik 524 . Dalam jalanan setapak yang begitu sempit. Waktu itu mereka berdua sudah turun dari tebing terjal dan mendekati rumah gubuk yang menghadang di tengah jalan itu. Bukan saja ia tak mau menyingkir.

malam amat sempurna" " Kalau matamu belum buta. kenapa tidak cepat menyingkir dari hadapan kami?" 525 . Dengan berdiri di tengah jalan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jelas mereka sedang mempunyai urusan penting. Dengan penuh amarah dayang berkaki besar yang ada di depan segera menghardik: "Hey. alisnya tebal. Hal ini membuat orang luar susah untuk melihat jelas wajah orang yang berada dalam tandu itu.com/ tubuhnya amat lincah dan cepat. sehingga dua orang dayang berkaki besar itu terpaksa harus berhenti berlari. Han si-kong persis menghadang jalan lewat tandu hitam itu. mungkin orang akan sulit untuk membedakanjenis kelamin mereka. selain itu mata nya juga besar. kulit badannya hitam pekat. juga dapat membedakan mana intan mana permata. Tandu berwarna hitam itu mempunyai tirai berwarna hitam juga. sudah buta matamu?" "siapa bilang?" jawab Han si-kong setengah mengejek "Mataku masih sanggup melihat pemandangan yang ada beberapa li di sekeliling sini. Tapi kalau dilihat dua orang dayang besar itu menempuh perjalanan begitu cepat sampai sekujur badannya basah oleh peluh. Andaikata tidak mengenakan pakaian wanita.

kalian anggap berhak untuk berjumpa dengan Thian-hok totiang?" Jawaban tersebut kontan saja membuat si dayang tertegun. tahukah kamu tempat apakah ini?" Dayang berkaki besar itu memperhatikan Han si-kong sekejap.com/ "Aku memang sengaja untuk menghadang" "Kau sengaja menghadang. kau berniat mencari garagara dengan kami?" seru dayang berkaki besar itu setelah tertegun sejenak. 526 . dengan ketus ia balik bertanya: " Kalian menyusup ke mari secara sembarangan. tapi sayang tirai di depan tandu amat tebal sehingga sulit baginya untuk melihat secara jelas. Untuk sejenak ia tak tahu apa yang mesti dijawab sehingga untuk beberapa saat la manya mereka hanya berdiri mematung. lalu jawabnya: "Tentu saja pondok Lian-im-lu. Kami datang untuk mencari Thian-hok sangjin" selama Han si-kong berbicara dengan dua orang dayang berkaki besar itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampaknya Han si-kong sudah mempunyai rencana yang matang. sesungguhnya sorot matanya yang tajam selalu mengamati tokoh yang berada di balik tandu hitam itu. Maka dengan suara keras serunya: "Hmmm.

Padahal tujuan Han si-kong yang terutama adalah memancing kegusaran orang yang ada dalam tandu itu sehingga ia bisa menggunakan kesempatan itu untuk mengetahui siapa gerangan dirinya. Agaknya Lim Han-kim sudah dapat menduga maksud tujuan Han si-kong. apalagi bukan pada hari yang sama. siapa sangka orang yang berada dalam tandu itu sama sekali tidak memberi tanggapan. Belakangan ini Thian-hok totiang sudah tidak menerima tamu lagi" 527 . bukan kali ini saja kami datang kepondok Lian-im lu" "Ha ha ha.. Pagi dan sore saja berbeda keadaan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. oleh sebab itu tetap berdiam diri tanpa niat mencegah.com/ orang yang berada di dalam tandu itu benar-benar tahan uji. ia sama sekali tidak menggubris ataupun memberikan tanggapannya pada keributan yang tengah berlangsung. selain itu dia sendiripun diliputi perasaan ingin tahu dan ingin melihat siapa kah orang yang berada dalam tandu. setelah termenung sampai lama sekali baru ia menghardik dengan penuh amarah: "Kau jangan bicara sembarangan. Dayang berkaki besar itu meski memiliki tubuh yang kekar dan kuat namun reaksinya tidak terlalu cepat dan otaknya tidak pintar.

katanya Thian-hok totiang sudah tidak menerima tamu? Apakah kita perlu melanjutkan perjalanan naik ke atas?" "Terjang saja" Dari balik tandu berkumandang suara jawaban seorang wanita. Han si-kong kuatir terjangan itu berhasil melewati hadangannya. ingin berkelahi tampaknya" Dalam posisi memikul tandu pada bahunya. sambil melotot ke arah Han si-kong bentaknya: "Minggir kamu" Dengan suatu gerakan yang amat cepat ia lancarkan sebuah tendangan maut ke depan. teriaknya: "Bagus sekali. ia tak berani menyingkir sambil menyambut datangnya ancaman tersebut dengan sebuah babatan maut.com/ Agaknya dayang berkaki besar itu sudah tak sanggup menyelesaikan keadaan itu. sambil berpaling tanyanya kemudian: "Nyonya. setelah itu sambil menurunkan tandunya ke tanah. jelas kekuatan yang disertakan dalam serangan tersebut kuatnya bukan alang kepalang. terpaksa ia mundur dua langkah untuk menghindari ancaman lawan. ia tak sanggup membendung datangnya ancaman tersebut Dalam keadaan begini. Dayang berkaki besar itu mengiakan. ia membentak keras 528 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tendangan itu meluncur ke muka dengan menimbulkan desingan angin tajam. gerak gerik dayang berkaki besar itu jadi tidak terlalu lincah.

walaupun si dayang berkaki besar itu berhasil digetarkan oleh serangan Han si-kong hingga mundur dua langkah. "Blaaammm. sebuah pukulan keras segera dilontarkannya." Begitu dua gulung tenaga pukulan itu saling membentur satu sama lainnya. la kembali menerjang ke depan.. setelah tertegun sejenak." Dayang berkaki besar itu betul-betul pemberani dan bernyali besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebaliknya Han si-kong sendiripun merasakan tubuhnya bergoncang keras... Han si-kong mulai sadar bahwa lawannya tak boleh dipandang enteng.. Akibat dari bentrokan ini. setelah menerima sebuah pukulan dan sebuah tendangannya. begitu terlibat dalam pertarungan. terjadilah ledakan keras yang memekikkan telinga.. Tenaga dalamnya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan menyambut datangnya terjangan itu dtngan keras melawan keras. Kaki dan tangannya digunakan 529 . maka gerak geriknya terlihat persis seorang lelaki.com/ dan menerjang maju ke muka. Dengan perasaan amat kaget pikirnya: "Hebat amat tenaga pukulan perempuan ini. Dengan perawakan tubuhnya yang tinggi besar. pukulan maupun tendangan yang dilancarkan semuanya menggunakan aliran keras yang bertenaga kuat.

cepat maju. aku sudah tak sanggupi" 530 . Jangan dilihat perempuan itu kasar dan bertubuh kekar. Di tengah kegarangan serangannya. Belasan gebrakan kemudian dayang berkaki besar itu mulai keteter. Bukan saja tanda-tanda kalah tidak tampak. teriaknya keraskeras: "Adik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ bersama untuk melancarkan serangkaian serangan gencar. bahkan keteterpun tidak. Han si-kong betul-betul panik bercampur penasaran Hawa murninya segera disalurkan makin hebat. Mimpipun Han si-kong tidak menyangka bahwa dayang berkaki besar yang tampaknya kasar dan bodoh itu ternyata seorang jagoan yang amat tangguh. Dalam keadaan begini terpaksa ia harus menghadapinya dengan sepenuh tenaga. Agaknya ia sadar bahwa kepandaiannya belum cukup untuk mengungguli lawan. ternyata gerak serangannya sangat beraturan dan memiliki perubahan yang amat banyak. Dalam waktu singkat kedua orang itu sudah saling menyerang sebanyak tiga puluh gebrakan lebih. serangan-serangan yang dilancarkan juga makin lama makin berat dan hebat. tidak hilang ketelitian dan kelembutan.

Dua orang dayang ini bukan cuma dandanannya saja yang sama. 531 . bahkan aliran silat yang dipergunakan juga tak ber-beda. Han si-kong segera mengerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk melancarkan serangkaian serangan berantai Dalam waktu singkat ia sudah melepaskan delapan pukulan dan sepuluh tendangan. Han si-kong segera keluarkan jurus "Memetik Lima senar Harpa" untuk membendung datangnya ancaman tersebut. Menggunakan kesempatan inilah si dayang yang menyerang duluan tadi cepat-cepat mundur dari arena dan berdiri terengah-engah.com/ Dayang berkaki besar yang berada di belakang mengiakan Dengan cepat ia menerjang ke depan dan melepaskan sebuah pukulan dahsyat dari sisi samping musuh. Pada saat yang amat kritis inilah. kemudian dengan sekali lompatan mereka melayang balik ke tepi tandu. mendadak dari balik tandu berkumandang suara bentakan nyaring: "Tahan" Dayang berkaki besar itu mengiakan dan segera melompat mundur dari arena. perawakan maupun bentuk badannya hampir sama.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sama-sama main keras dan sama-sama ganasnya. dayang berkaki besar itu mulai terdesak hebat dan mundur berulang ka1i. Betul juga.

532 . antara kita berdua tiada ikatan dendam atau pun sakit hati." "Hmmm. aku Han si-kong" Kembali perempuan dalam tandu itu tertawa dingin. sepasang telapak tangannya segera disilangkan di depan dada siap menghadapi segala kemungkinan. kau tak berbeda dengan kaum perampok. tahu-tahu saja sekilas cahaya putih telah meluncur ke depan dengan luar biasa. aku ingin menyaksikan wajah nyonya.com/ Han si-kong tidak berusaha untuk mengejar hanya sorot matanya dialihkan ke arah tandu itu sementara diam-diam ia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Terdengar suara perempuan dalam tandu itu berkumandang lagi: "siapa kau?" "Seorang lelaki sejati tak akan berganti nama. kenapa kau menghalangi perjalananku?" "Dalam hatiku sedang diliputi suatu kecurigaan yang tak terjawab. "Hmmmm. Begitu melihat cahaya putih meluncur tiba. hati-hati" Menyusul selesainya perkataan itu. tidak tampak tirai tandu itu berdesir. Han si-kong sudah berpengalaman dalam menghadapi pertempuran pengetahuannya pun sangat luas. menghadang perjalanan orang tanpa sebab yang jelas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

segulung tenaga pukulan yang maha dahsyat segera menggulung keluar dari balik telapak tangannya. Kenyataannya biar pun serangan tersebut berhasil terbendung. meluncur ke muka dan menyongsong datangnya cahaya putih yang sedang meluncur tiba itu. Tak heran kalau dalam serangannya kali ini dia sertakan segenap tenaga dalam yang dimilikinya. Han si-kong baru menolak sepasang telapak tangannya ke depan untuk melepaskan sebuah pukulan dahsyat. Dari kemampuan silat yang dimiliki dua orang dayang berkaki besar itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cahaya putih tersebut mendadak terhenti Hawa pedangnya menyurut dan tahu-tahu muncullah seorang perempuan berbaju hitam yang memakai cadar hitam di wajahnya. ia sudah menduga bahwa ilmu silat yang dimiliki perempuan dalam tandu itu pasti luar biasa hebatnya. namun perempuan itu masih tetap bisa 533 . Terhadang oleh tenaga pukulan yang dilancarkan Han si-kong itu. Walaupun Han si-kong berhasil membendung datangnya sergapan orang itu. namun ia sadar di hati kecilnya bahwa penghadangan tersebut bisa berhasil lantaran dia telah menggunakan segenap tenaga dalam yang dimilikinya.com/ Tatkala cahaya putih itu sudah hampir mendekati tubuhnya.

Nyonya" 534 ." "Terima kasih atas petunjukmu. bukan begitu?" Perempuan berbaju hitam itu merasa tubuhnya agak bergetar keras. "Tunggu sebentar....com/ berdiri tenang.. Kakak perempuanmu si Nenek Naga berambut putih sudah puluhan tahun lamanya mencari jejakmu. Kejadian ini kontan saja membuat hatinya bergetar keras. biar kaget tindak tanduknya tak sampai kalut.. "Selama hidup aku tak pernah berbohong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." kata perempuan berbaju hitam itu kemudian sambil mengulapkan tangannya." "Sungguhkah perkataanmu itu?" Tidak sampai Han sikong menyelesaikan perkataan nya. Untung pengalamannya cukup matang... ia telah menegur lebih dulu: "Jika kulihat dari dandananmu. setelah itu baru bertanya pelan: "Ada urusan apa kau menghalangiku?" Han si-kong tertawa terbahak-bahak "Ha ha ha ha. perempuan berbaju hitam itu telah menukas dengan perasaan cemas. pelan-pelan dia turunkan kembali pedangnya ke bawah. bahkan barusan dia masih datang kepondok Lian-im-lu. Tidak menanti sampai perempuan berbaju hitam itu buka suara. kau tentu si Gadis Naga berbaju hitam. ia lalu membalikkan badandan menuju ke tandunya..

. kemudian balik bertanya: " Untuk apa kau menanyakan orang itu? Dan dari mana kau bisa yakin kalau aku pasti tahu?" " Karena dia memegang pedang Usus Ikan. tujuan kakak perempuan mencari kau adalah untuk mendapatkan dua mustika dari Thian-lam. setelah itu ia mengetuk tandunya memberi 535 ." suara perempuan itu berkumandang dari balik tandu. aku cuma kagum dengan ilmu silatnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Han tayhiap masih ada urusan apa lagi." "oooh.. "Menurut pandanganku." "Aku sudah tahu. maka aku yakin dia pasti kenal dengan dirimu. satu di antara dua mustika Thian-lam." jawab perempuan itu kemudian. Aku menanyakan soal dia bukan lantaran ada urusan penting. boleh aku tahu siapakah orang itu?" perempuan berbaju hitam itu termenung sampai lama sekali. dia adalah suamiku. cepat katakan." "Aku ingin mencari tahu nama seseorang" "siapa?" "Di atas pondok Lian-im-lu ada seorang kakek berambut putih yang punya alis mata seperti mata pedang.

dengan kening berkerut Lim Han-kim baru berbisik. namun intinya sama saja. Kejadian ini memang bukan suatu kejadian penting. "Locianpwee. Melihat tandu itu sudah menjauh. kita sudah diusir orang dari puncak bukit itu." 536 .. saudara cilik." gumam Han si-kong. "Nyonya.. bersediakah kau memberitahu nama suamimu?" teriak Han si-kong keras.keras. buat apa kau masih mencampuri urusan orang lain?" Han si-kong segera tertawa terbahak-bahak. tapi kita sudah kehilangan muka. dalam waktu singkat bayangannya telah lenyap di balik tikungan.. tak kusangka Gadis Naga berbaju hitam ternyata benar-benar masih hidup di dunia ini. "Mari kita pergi" "Aaaai.com/ tanda. bukan aku si tua hendak mengajari dirimu. Biarpun setiap orang bisa memerankan sandiwara yang berbeda.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dua orang dayang berkaki besar itu segera mengangkat kembali tandunya dan meneruskan perjalanan menelusuri jalan setapak.. kau masih perlu belajar selama dua tahun dariku untuk turut terjun dalam sandiwara dunia persilatan ini. "Ha ha ha ha. Namun tandu itu sudah berlalu secepat hembusan angin..

apa sesungguhnya hubungan kita dengan Gadis Naga berbaju hitam?" "sebelum naik kepondok Lian-im-lu. aku selalu menganggap Thian-hok sangjin sebagai seorang pendeta yang suka hidup mengasingkan diri dan tidak senang mencampuri urusan dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Jadi menurut pendapat Locianpwee. Kejadian ini benar-benar sebuah rahasia besar dari dunia persilatan selama puluhan tahun belakangan ini.com/ Lim Han-kim tertawa hambar. Thian-hok sangjin bisa memencilkan diri dan tidak mau berhubungan dengan umat persilatan karena ia ingin menghindari pengawasan orang lain atas dirinya. Pondok Lian-im-lu itu bukan saja sekedar tempat pertapaan yang sepi dan terpencil sebaliknya justru merupakan sebuah pusat komando dari suatu organisasi rahasia. Tapi sekarang. jika rahasia ini sampai terungkap. "Aku benar-benar tak paham. pandanganku terhadapnya sudah berubah sama sekali. bukan saja dapat menggemparkan dunia persilatan bahkan bisa pula menjadi sangat terkenal Jago-jago di kolong langit baik dari golongan hitam maupun putih akan menghadapi kita dengan pandangan berbeda. pondok Lian-imlu sebuah tempat yang digunakan untuk menghimpun kekuatan besar serta membentuk suatu organisasi rahasia?" 537 .

com/ Han si-kong termenung sampai lama sekali. kemudian baru ujarnya: "sulit bagiku untuk sampai menyimpulkan persoalan ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. segala tindak tanduk serta perbuatannya susah dibandingkan dengan orang awam." setelah angkat wajahnya sambil menghembuskan napas panjang. Kulihat Thian-hok sangjin amat lihai dan berotak panjang.. Meskipun aku merasa banyak persoalan yang mencurigakan dan tidak 538 . ternyata punya hubungan dengan Thian-hok sangjin. tapi kenyataannya tidak diketahui siapa pun dalam dunia persilatan. tapi dalam hatiku memang tersimpan banyak pertanyaan yang mencurigakan hatiku. siapa yang nyana bila mereka telah mendirikan pula cabangnya di wilayah Kanglam serta diam-diam menghimpun banyak jago utama dari wilayah Kanglam? siapa pula yang menduga diperkampungan Lak-seng-tong yang tidak ternama ternyata berdiam seorang tokoh persilatan yang berilmu tinggi? siapa pula yang mengira si Gadis Naga berbaju hitam yang sudah lenyap puluhan tahun. Aaaai.. dan dua mustika dari Thian-lam yang diimpikan setiap umat persilatan ternyata muncul di pondok Lian-im-lu. sambungnya lebih jauh: "seperti juga perkumpulan Han si-kong yang selama ini hanya bergerak di wilayah Im-ciu dan Kui-ciu. padahal setiap peristiwa itu saja sudah cukup menggemparkan dunia persilatan.

sambil menuding kearah sebatang pohon siong besar yang tumbuh di sebelah selatan dekat 539 . namun tak berhasil kutemui sebab-sebab serta alasan di balik semua itu" "Bagaimana?" sela Lim Han-kim. Bila kau tak percaya: mari kita cari suatu tempat yang tersembunyi untuk menyembunyikan diri dan diam2 menyaksikan perkembangan di tempat ini" Agaknya Lim Han-kim mulai tertarik dengan tawaran Han si-kong itu. setelah termenung berpikir sebentar sahutnya: "Baiklah. Mungkin saja perubahan besar itu sudah mulai berlangsung sekarang. di pondok Lian-im-liu pasti akan terjadi suatu peristiwa yang sangat mengejutkan hati.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Kemudian setelah berhenti sebentar. tapi tidak berhasil menghubungkan peristiwa yang satu dengan kejadian yang lain. aku yakin dalam satu dua hari mendatang.com/ terjawab. aku akan menuruti perintah Locianpwee" Han si-kong mengalihkan sinar matanya mengawasi sekeliling tempat ini. lanjutnya: "Berbicara menurut pengalamanku berkelana dalam dunia persilatan selama puluhan tahun. "Apakah kau merasa semua peristiwa ini saling bertahan dan berhubungan satu sama lain-nya?" "Aku hanya berpendapat demikian.

lagi pula strategis letaknya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Coba bayangkan rumah gubuk itu merupakan jalan penting untuk menuju ke pondok Lian-im-lu. Menurut aturan. Menggunakan kesempatan itu mereka pejamkan mata sambil mengatur pernapasan.com/ dengan dinding tebing. cahaya bintang berkelap kelip membuat suasana amat redup. Dari balik rumah gubuk yang dibangun di tengah tikungan jalan setapak itu tiba-tiba terbentik sekilas cahaya lentera. setengah berbisik Han si-kong berkata: "saudara cilik. Biar pun tempat persembunyian kedua orang itu dengan rumah gubuk tersebut berjarak cukup jauh. Waktu itu hari sudah mulai gelap. tampaknya pandangan aku si kakaktua tidak salah. Rembulan mulai muncul di langit Timur dan tertutup oleh awan yang tebal. katanya: "Pohon siong itu sangat rimbun dan besar. Dengan bersembunyi di sana kita dapat mengawasi keadaan di sekeliling tempat ini dengan sangat jelas. membuat keadaan di bukit itu amat gelap dan suram." Dua orang itu segera lari menuju ke pohon siong itu dan menyembunyikan diri dibalik dedaunan yang rimbun. 540 . ditambah hembusan angin malam yang dingin. namun di tengah kegelapan malam dan di bawah cahaya lentera lamat-lamat mereka masih dapat mengikuti keadaan di dalam rumah gubuk itu dengan jelas.

lalu tampak dua sosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya.. Betul juga. "Dugaan Lociancwee memang sangat tepat" Dengan mengerahkan segenap ketajaman matanya dia awasi rumah gubuk itu lekat-lekat. dari dalam rumah gubuk itu terjadi perubahan..maksud tertentu." Lim Han-kim manggut-manggut.. Di tengah hembusan angin malam.. Menyaksikan semua itu. Han si-kong menghela napas pelan dan bergumam sendiri "Aaaai... 541 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... lentera merah itu kelihatan bergoncang tiada hentinya.com/ semestinya mereka sembunyikan dan rahasiakan tempat ini seketat mungkin. kenapa saat ini mereka justru pasang lampu di tengah kegelapan malam? jelas ada maksud. sebuah lentera berwarna merah dikerek naik ke atas sebatang pohon siong yang tinggi di luar rumah. sebuah rahasia besar yang menggetarkan dunia persilatan segera akan tersingkap di bawah pandangan mata kita berdua." Mendadak Lim Han-kim menarik tangan Han si-kong seraya berbisik: "Locianpwee." "Ehmmm. jangan bersuara. ada orang datang" Di tengah hembusan angin malam berkumandang suara langkah kaki manusia yang sangat ringan.

" Han si-kong segera berbisik "Bila dugaanku tak salah. dua sisi pun merupakan tebing terjal. Kembali Lim Han-kim mengalihkan pandangannya yang tajam. kembali terlihat dua sosok bayangan manusia berkelebat mendekat. kecepatan gerak 542 . ia segera mengenali dua sosok bayangan tersebut sebagai dua orang tosu kecil yang membawa pedang. padahal selat sempit ini tidak panjang. ia jumpai pendatang adalah seorang tosu kecil berpedang dan seorang gadis berpakaian ringkas warna hijau. Gadis itu berusia sebaya dengan Han-gwat tapi gerak geriknya lebih lincah dan enteng. dengan kecepatan luar biasa mereka meluncur menuju kearah rumah gubuk itu. lamatlamat kedengaran suara ujung baju terh embus angin. mungkin kehadiran dua orang tosu kecil ini untuk menyelidiki jejak kita berdua. "Menurut pandanganku. "saudara cilik." sementara pembicaraan masih berlangsung.com/ Dengan ketajaman mata Lim Han-kim. mungkin mereka sudah tak punya banyak waktu lagi untuk mencari jejak kita. aku rasa tempat persembunyian kita segera akan ketahuan." "Kita berdua belum melalui rumah gubuk itu untuk turun gunung. Mereka pasti tahu kalau kita bersembunyi dalam bukit ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

mana ada tempat persembunyian 543 ... selain di balik semak belukar. tiga orang tosu kecil dan gadis berbaju hijau yang masuk ke dalam rumah gubuk tadi kini muncul kembali dengan senjata terhunus." Lim Han-kim segera berbisik "Tampaknya tempat persembunyian kita segera akan ketahuan dan mereka temukan. "Eeei. Tampaknya ilmu silat yang dimilikinya jauh lebih hebat daripada ilmu silat yang dimiliki Han-gwat." bisik Han si-kong lagi." sementara berbicara. Kedua sisi tebing pun curam dan terjal bagaikan mata pisau. "Hahaha.com/ tubuhnya sangat mengejutkan. Mereka langsung memisahkan diri jadi dua rombongan dan mulai melakukan pencarian serta penggeledahan yang seksama di sekitar semak belukar. Kita bakal disuguhi suatu tontonan yang mendebarkan hati. pertunjukan kali ini benar-benar menegangkan dan menarik hati. pepohonan dan balik tebing.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Locianpwee. "Lebar selat ini tak lebih dari dua tombak. langsung menerjang lari masuk ke dalam rumah gubuk. kelihatannya mereka bukan lagi menggeledah jejak kita. Dua orang itu dengan kecepatan luar biasa melintas lewat di depan pohon siong di mana Han si-kong dan Lim Han-kim bersembunyi. lebih baik kita mencari tempat persembunyian lain.

si tosu kecil di sebelah kiri segera mengambil sebutir batu gunung dan menyambitkannya ke atas. ditambah lagi pohon siong itu sangat rimbun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka walaupun dua orang tosu kecil bersenjata itu sudah sampai di bawah pohon.com/ lain? jika mereka sampai menemukan tempat persembunyian kita." Waktu itu dua orang tosu kecil telah memeriksa sampai di bawah pohon siong di mana mereka menyembunyikan diri saat itu malam sangat gelap. sinar rembulan tertutup oleh awan hitam. Terdengar tosu kecil yang di sebelah kanan berkata: "Dedaunan pohon siong ini sangat rimbun dan merupakan tempat persembunylan 544 . terpaksa kita harus munculkan diri. Tapi rimbunnya pohon siong telah menimbulkan kecurigaan dua orang itu. Dengan menimbulkan desingan angin tajam. Dia tutup pernapasannya untuk tidak memberi tanggapan. membelah dedaunan yang rimbun dan menyambar persis di atas kepala Han Si kong. batu cadas itu melesat ke udara. Sambil menghimpun tenaga murninya Han Si kong bersiap sedia menghadapi segala kemungklnan yang tak diinginkan. menghajar bagian atas tebing terjal. mereka tak berhasil mengetahui jejak kedua orang itu.

" BAB 17. mana mungkin ada jago tangguh bersembunyi dalam selat sempit ini?" Lim Han-kim menyingkap dedaunan yang menutupi tubuhnya dan enjot ke depan. sungguh berbahaya.... mendadak dari kejauhan sana terdengar suara orang membentak: "Ada di sini. Han Si kong menghembuskan napas panjang sambil bergumam: "Berbahaya.." Tiba-tiba satu ingatan melintas dalam benaknya.. tampak olehnya sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan 545 ." Baru saja dia hendak melompat ke luar dari tempat persembunyiannya. Dewi Seratus Racun Mendengar perkataan itu." Dua orang tosu kecil berpedang yang ada di bawah pohon segera menyahut dan meluncur ke asal suara tadi. segera ujarnya lagi: "sungguh aneh.kim segera berpikir: "Biarpun dedaunan pohon siong ini sangat rimbun.com/ yang sangat tepat coba kau jaga di bawah... Lim Han.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Tidak susah bagi mereka untuk menemukan jejak kita.. Dari pada ditemukan.. nyaris tempat persembunyian klta ketahuan. aku akan naik ke atas untuk memeriksa. Memandang dua sosok bayangan itu menjauh.. lebih baik tampilkan diri saja seCara gagah... namun luasnya cuma satu kaki.

sambil menghela napas Han si-kong berkata: "saudara cilik. setelah sampai di tempat yang agak lebar dan datar. saat itu malam semakin gelap hingga suasana amat redup.com/ sambaran petir sedang berlarian di selat tersebut.Bila dilihat situasi pertarungan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tampak tiga sosok bayangan manusia saling mengejar dan saling bergebrak. susah bagi mereka untuk mengikuti jalannya pertempuran itu dengan seksama. Tapi sayang jalan di selat itu sempit. Dua bilah pedang dengan membawa kilatan cahaya tajam langsung menusuk ke muka. sementara dua sosok bayangan manusia mengejar dari belakang. walaupun Lim Hankim dan Han si-kong memiliki ketajaman mata yang luar biasa. dan lagi hanya terdiri dari satu jalanan saja. ia segera berhenti dan siap menghadapi musuh. Dalam waktu singkat para pengejar telah tiba. tampaknya pertempuran itu berlangsung amat sengit. Mungkin orang itu pun sadar kalau ia tak mungkin melarikan diri lagi. dalam pertarungan sengit yang 546 . tampaknya ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat tangguh. Cahaya pedang berkilauan membelah udara. akhirnya pasti akan terhadang juga oleh para pengejar. Bagaimana pun cepatnya orang itu berlari. Hanya anehnya.

Han Si-kong segera mendengus dingin. Di tengah kegelapan malam yang mencekam. "Hmmmm. lentera merah itu kelihatan luar biasa menyoloknya. sungguh memalukan." ia sudah menaruh kesan jelek terhadap Thian-hok sangjin. Biasanya kaum persilatan yang melakukan perjalanan dalam dunia kangouw. menyusul kemudian terlihat sebuah lentera merah kembali dikerek naik.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi kali ini ternyata sangat berbeda.com/ mempertaruhkan nyawa seperti ini. ditambah lagi setelah menyaksikan pelbagai peristiwa yang penuh diliputi rahasia. juga penuh diliputi kemisteriusan dan keanehanDua orang tosu kecil yang menyusul ke arena pertarungan itu pada awainya tidak bermaksud turun tangan. Mendadak dari balik rumah gubuk yang dibangun persis di tengah jalan setapak itu berkumandang suara suitan panjang yang amat nyaring. kebanyakan menggembol senjata tajam untuk persiapan. menyebabkan ia 547 . namun setelah mendengar suitan panjang dan melihat di-kereknya lentera merah. kenapa ia masih enggan menggunakan senjata?" Lim Han-kim sendiri pun merasa agak heran. Tak nyana anak buah Thian-hok totiang hanya kawanan manusia yang mencari kemenangan dengan mengandalkan jumlah banyak. tiba-tiba saja sambil memutar pedang mereka menyerbu ke dalam arena.

Melihat itu Lim Han-kim merasa kurang leluasa untuk mengusik perhatian-nya. ia jumpai Han si-kong sedang pusatkan semua perhatiannya untuk menyaksikan pertarungan kelima orang itu. Mereka kepung musuhnya yang bertangan kosong itu rapat-rapat. Berpuluh gebrakan sudah lewat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sementara mulutnya mengumpat tiada habisnya. orang yang berada di dalam rumah gubuk itu telah menaikkan lentera merah yang ketiga.com/ berpendapat bahwa Thian-hok Sangjin tak lebih hanya seorang manusia munafik yang saleh di luar namun keji di hati kecilnya. oleh sebab itulah ia menaruh kesan yang buruk pula terhadap segenap orang yang ada dipondok Lian-im-lu itu. keempat bilah pedang itu menciptakan lapisan kabut pedang yang menggidikkan hati. menang kalah sukar ditentukan. timbullah perasaan tidak senang di hati kecilnya. Di tengah keheningan malam. pada saat inilah. namun keadaan masih tetap berimbang. ia tak tahu apa maksud dan tujuan setiap lentera merah yang dikerek naik itu Ketika berpaling. Lim Han-kim sangat keheranan melihat ketiga lentera merah yang dinaikkan itu. 548 . Ketika melihat mereka mengandalkan jumlah banyak untuk merebut kemenangan. malahan empat bilah pedang mengerubuti seseorang yang tidak bersenjata.

lamat ia saksikan sebuah tandu berbentuk aneh yang digotong empat orang telah muncul dari balik kegelapan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dari sudut lain kembali muncul beberapa sosok bayangan hitam yang meluncur datang dengan keCepatan luar biasa. Kehadiran masing-masing pihak sungguh teramat cepat. Ketika lentera merah ketiga telah dinaikkan. Lamat. 549 . di atas tandu itu agaknya duduk sesosok manusia. dia tak lain adalah Thian-hok sangjin. disusul kemudian sederet manusia muncul dari balik rumah gubuk itu. orang yang tiba paling duluan adalah tosu berjubah kuning. satu peristiwa disusul peristiwa berikut. Dalam saat itu tandu berbentuk aneh itu sudah berjalan makin dekat hingga keadaannya nampak lebih jelas. suara pekikkan panjang sekali lagi berkumandang.com/ Tapi situasi terus berubah. perubahan yang terjadi sangat mendadak ini membuat anak muda ini tak dapat berpikir lebih jauh. Lim Han-kim buru-buru mengerahkan ketajaman matanya untuk memandang. dalam waktu singkat mereka telah tiba di sisi arena pertempuran. masingmasing mundur sejauh lima depa dari posisi semula. Begitu sampai di sisi arena dan melihat situasi pertarungan. ia segera menghardik nyaring: "Tahan" Ketiga orang tosu kecil dan gadis berbaju hijau itu segera mengiakan dan menghentikan serangan.

Ternyata tandu yang tampak berbentuk aneh dari kejauhan itu adalah sebuah pembaringan lemas berbentuk persegi panjang. sedang keempat orang yang menggotong tak lebih hanya gadis-gadis berperawakan kecil mungil. ia tak lain adalah manusia dingin yang menghalangi Lim Han-kim berdua naik bukit baru-baru ini. kenapa tidak tampilkan diri" 550 . di belakang tosu itu kelihatan si kakek berambut putih sedang yang seorang lagi adalah si lelaki setengah umur berbaju hitam yang berwajah dingin. Tampak Thian-hok sangjin memberi hormat kepada perempuan yang ada di tandu tersebut. Di atas pembaringan lemas itu duduk seorang perempuan berjubah merah.com/ ketika Lim Han-kim mengamati lebih nyata. Pada saat itu Thian-hok sangjin telah berada dalam jarak tujuh delapan depa dari para pendatang. orang itu berdiri di samping si kakek berambut putih dengan pedang terhunus.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian sambil berpaling ke tempat persembunyian Lim Han-kim serta Han si-kong serunya lantang: "Kalau toh kamu berdua ingin menonton keramaian ini. hatinya segera bergetar keras. angin malam yang berhembus lewat mengibaskan ujung bajunya.

Melihat hal ini Lim Han-kim jadi keheranan. Dengan kecepatan gerak tubuh mereka. toh tempat persembunyian kita sudah ketahuan. kita turun saja. di sinilah pentingnya pengetahuan dan pengalaman dunia persilatan." Tanpa membuang waktu lagi mereka melompat turun dari atas pohon cemara dan menuju ke arena dengan langkah lebar. lebih baik kita muncul secara terang-terangan. "Tapi ia dapat menduga bahwa kita pasti bersembunyi di atas pohon cemara ini." "Ehmm.com/ suara teriakan itu tidak terlalu keras namun nyaring dan jelas sekali. setiap patah kata bagaikan palu yang menggodam telinga Lim Han-kim serta Han si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ayoh. Han si-kong menyusul ketat di belakang Lim Han-kim. hanya dalam sekejap mata kedua orang itu sudah tiba di sisi Thianhok sangjinKakek berambut putih itu berpaling memandang mereka berdua sekejap." Han si-kong menggeleng. akupun punya maksud Begitu. segera bisiknya: "Aneh benar. ia seperti hendak mengucapkan sesuatu namun niat tersebut kemudian diurungkan 551 . masa Thian-hok sangjin dapat menemukan tempat persembunyian kita hanya dalam sekilas pandangan?" "Mustahil.

kemudian sambil tertawa dingin jengeknya: "He he he he. hidung yang mancung dan bibir yang merah merekah... lengannya yang putih mulus serta kakinya yang telanjang kelihatan menyolok sekali di balik warna merah pakaiannya. Di balik kain merah yang terhembus angin tampak gadis itu." Mendadak perempuan berbaju merah itu membuka matanya. ia mempunyai rambut panjang sebahu. harap dewi suka memaafkan." 552 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hanya mengenakan kutang di dadanya serta sebuah gaun pendek sepanjang lutut. alis mata bagaikan semut beriring.com/ sementara itu awan hitam yang menyelimuti angkasa telah tersebar oleh hembusan angin kencang. menciptakan seberkas lukisan yang sangat indah. Cahaya rembulan menyinari perempuan berbaju merah yang duduk di tandu. sorot matanya tajam mencorong ke luar menatap wajah Thian-hok Sangjin lekat-lekat. untung arwah suhu melindungi sehingga totiang masih hidup segar bugar di dunia ini. waktu itu dia duduk tak bergerak dengan mata terpejam Setelah mendeham beberapa kali Thian-hok Sangjin baru berkata: "Bila pintu tidak menyambut kedatangan dewi dari kejauhan. dari balik awan tersirat selapis cahaya rembulan yang remangremang.

com/ Thian-hok Sangjin mendongakkan kepalanya tertawa terbahak-bahak. lalu sambil dilemparkan ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. sampulnya dibuka dan dibaca isinya di bawah sinar rembulan. Aku sungguh menyesal sekali.. setelah menghela napas panjang. gara-gara salah melangkah mengakibatkan terjadinya peristiwa ini.. keempat dayang penggotong tandu itu segera menurunkan tandunya ke atas tanah. Dari balik kutang-nya perempuan berbaju merah itu mengeluarkan sepucuk surat. katanya: "Sebelum menghembuskan napasnya yang penghabisan. bila aku mati muda." Tiba-tiba kakek berambut putih itu merampas surat rahasia tersebut sambil bertanya: "Apa sih isi surat itu?" 553 .." Thian-hok sangjin menerima surat rahasia itu. "Ha ha ha ha.. katanya: "Aaaai. bukankah sia-sia saja nona menunggu saat selama lima belas tahun ini.." Mendadak perempuan berbaju merah itu bertepuk tangan nyaring. Tiba-tiba paras mukanya berubah hebat... aku bersedia menggunakan sisa kehidupanku ini untuk membayar kesalahan itu... Lebih baik kau baca dulu isi surat tersebut sebelum kita bertempur habis-habisan. suhu tinggalkan surat ini.

ia menarik tangan kanannya ke belakang lalu buru-buru menyimpan surat tersebut ke dalam sakunya. sambungnya lebih jauh: "Selama hidup aku tak suka mencari pangkat maupun nama... dia sudah tak mau berkelahi lagi dengan orang lain. Tiada persoalan di dunia ini yang perlu kurisaukan. tiba-tiba ia maju dua langkah sambil menghadang di depan Thian-hok sanjin.. Lalu kepada perempuan berbaju merah itu ujarnya dingin: "Thian-hok lotiang sudah lama hidup mengasingkan diri.anggap saja sebagai balas budi hubungan persahabatan kita selama ini. tidak sulit bila nona ingin mengajak pergi saudara Thian-hok." sepasang mata kakek berambut putih itu melotot besar. apalagi kepergianku kali ini belum tentu harus mati. mati hidup bukan menjadi masalah besar lagi bagiku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekujur tubuhnya 554 . setelah itu sahutnya sambil tertawa getir: "Aaaai. Aku sudah mendekati liang kubur.com/ Reaksi Thian-hok sangjin ternyata lebih cepat.." sesudah berhenti sejenak. Beda dengan aku seorang awam.. Aku harap saudara Pek bersedia merawat mereka. satu-satunya masalah yang membuat hatiku tak lega adalah keempat bocah pencari obat yang sudah banyak tahun mengikutiku. tapi kau mesti kalahkan pedang mustika Pek Khi-hong dulu" Mendadak Han si-kong merasa dadanya seperti dihantam dengan bogem mentah.

bila kau masih ingat dengan hubungan persahabatan kita. tak kuasa lagi ia menjerit tertahan: "Haaah..com/ bergetar keras. "Bukan hanya aku seorang yang kenal dengan tokoh sangat ternama ini. Kepada perempuan berbaju merah itu Thianhok sangjin segera memberi tanda. hampir semua jago kenamaan dalam dunia persilatan pernah mendengar nama besar itu. serunya: "Mari kita berangkat... kau kenal dia?" Dengan keheranan Lim Han-kim berpaling sambil memandang Han si-kong sekejap. ujarnya dengan serius: "saudara Pek..?" "Locianpwee." sementara itu si perempuan berbaju merah itu telah berkata dengan suara dingin: "Kau berani maju menghadang. harap kau jangan mencampuri urusanku" Pek Khi-hong agak tertegun... tapi ia mundur juga ke samping.? Pek Khi-hong." Perempuan berbaju merah itu tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. namun yang bisa bertemu dengannya boleh dibilang sedikit. aku percaya ilmu silatmu tentu luar biasa hebat-nya" Tiba-tiba Thian-hok sangjin menghadang jalan maju Pek Khi-hong. 555 ...? Pek Khi-hong.. sedikitnya.

sungguh tak disangka begini gampang. Dari atas kursi malas berlapis kulit binatang itu tiba-tiba melesat lewat sekilas cahaya berwarna kuning yang langsung menerkam ke tubuh Thian-hok Sangjin. Bila kau tak puas untuk menyerah dengan Begitu saja." Kembali perempuan berbaju merah itu tertawa." Thian-hok Sangjin menghela napas panjang.. "Kau harus mengerti. nama besar Dewi Seratus Racun bukan nama kosong. namun hanya sekejap saja telah pulih kembali dalam ketenangan." "Aku siap menerima. pelan-pelan ujarnya: "Aku siap menerima semua perintah nona." Tiba-tiba perempuan berbaju merah itu bersuit rendah. di balik keseriusan wajahnya terlintas hawa amarah yang meledak. "Senjata 556 ...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Semula kuduga pasti akan berlangsung suatu pertempuran sengit.. tak ada salahnya jika kita coba-coba adu kepandaian" Thian-hok Sangjin segera mengerutkan dahinya." "Aaaai.. Dengan kening berkerut Lim Han-kim berpikir.." "Aku hendak mengenakan seperangkat alat hukuman ke tubuhmu. "Aku tak ingin bertarung melawan nona.

lagi pula badannya sangat kuat dan tidak takut ketajaman senjata.. Saat ini tubuh ular tersebut telah melingkari tubuh Thian-hok Sanjin dan berhenti pada lehernya. siapa pun tidak menyangka seekor ular ternyata mampu diperintah oleh perempuan berbaju merah itu 557 ..com/ rahasia macam apa itu? Masa dapat merantai orang secara otomatis?" Tampak cahaya berwarna keemas-emasan itu mengelilingi tubuh Thian-hok Sangjin beberapa kali lalu berhenti dengan sendirinya." Waktu itu perasaan semua orang sudah diliputi perasaan ngeri dan seram.. sementara kepalanya dengan membawa suara desisan ngeri persis bergerak di hadapan wajah imam tersebut. Besarnya seibu jari. Terdengar perempuan berbaju merah itu tertawa terkekeh-kekeh sambil berkata: "Ular rantai emasku ini termasuk satu ular paling beracun di kolong langit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedang lidah bercabang duanya berwarna merah menyala. Bukan saja bisanya sangat mematikan. maka terjadilah kegaduhan. ternyata cahaya keemas-emasan yang meluncur tadi tak lain adalah seekor ular yang aneh sekali bentuknya. Ketika semua orang memperhatikan dengan lebih seksama. jangan coba-coba memenggal tubuhnya dengan mengandalkan senjata.

. Dalam saat itu awan tebal telah buyar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sinar rembulan memancarkan sinar dengan terangnya. pelan-pelan ia melengos kearah lain. lalu katanya lagi: "Nah. saudara-saudara sekalian. setelah termenung sejenak.. boleh saja untuk coba-coba turun tangan. siapa pun tak akan menyangka kalau perempuan seCantik ini ternyata adalah seorang penjinak ular. dengan suara dalam ia baru berkata lagi: "Bila di antara kalian ingin menggunakan serangan bokongan untuk melancarkan serangan. Perempuan berbaju merah itu kelihatan menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu tapi kemudian diurungkan.com/ serta menerkam korbannya sesuai dengan perintah. Mereka tak habis mengerti sebenarnya dengan Cara apakah perempuan itu bisa memberi perintah kepada ujarnya sehingga mau menuruti semua kata dan perintahnya." Mendadak ucapannya terputus sedang sinar matanya berhenti di wajah Lim Han-kim. si Dewi seratus raCun yang berbaju merah ternyata berwajah Cantik jelita dengan kulit badan yang putih bersih.. siapa di antara kalian tidak puas. Anak muda itu tertawa dingin. jangan salahkan jika ular rantai emasku berpaling dan memagut Thian-hok 558 . Dengan sepasang biji matanya yang bening perempuan itu memandang sekejap wajah para jago di sekitar arena.

termasuk juga pelbagai kejadian yang anehaneh.. Kehadiran binatang melata tersebut seakan-akan bukan gangguan baginya. terlihatlah di sekeliling tandu itu mulai bermunculan banyak sekali ular-ular berbentuk aneh. segera ia berseru kepada Han si-kong: "Aneh betul. sambil menjulurkan lidahnya ular-ular itu bergerak kian ke mari dengan amat menjijikkan." "Tak sedikit jumlah orang pandai dalam dunia persilatan.bermunculan Begitu banyak ular beracun. Ketahuilah pagutan beracunnya bisa mematikan korbannya dalam waktu singkat. Di bawah sinar rembulan....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..com/ sangjin." Bicara sampai di situ ia segera melompat naik ke tandunya dan memberi perintah: "Ayo kita berangkat" Empat orang dayang berwajah cantik itu segera menggotong tandu tersebut dan berlalu dari situ." Tampak si Dewi seratus Racun dengan tenang dan santainya duduk dikelilingi beratus jenis ular beracun. 559 . tak tersangka di bawah tempat duduknya berlapis kulit binatang bisa.. Menyaksikan semua ini Lim Han-kim merasa sangat terkesiap. Aku rasa kejadian semacam ini tak perlu kau herankan lagi.

Dia tak habis mengerti siapa gerangan orang yang dapat memaksa Thian-hok sangjin menyerah dengan Begitu saja membiarkan badannya dililit ular beracun dan mengikuti si Dewi seratus Racun untuk menerima hukuman berat. Ular rantai emas yang melilit di tubuhnya takjauh berbeda bagaikan seutas rantai emas yang merantai sekujur badannya. kepada Lim Han-kim segera bisiknya lirih: "saudara cilik. 560 . tapi setelah menyaksikan peristiwa ini timbul juga perasaan simpati dan kasihan di hati kecilnya.. tanpa bicara sepatah katapun ia mengejar dari belakang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Mendadak Pek Khi-hong mendongakkan kepalanya sambil menghembuskan napas panja rambut putihnya kelihatan bergetar keras.. sebetulnya Han si-kong sudah menaruh kesan yang sangat jelek terhadap Thian-hok sangjin." semua orang yang hadirdi arena tanpa sadar menggerakkan langkah masing-masing mengejar di belakang Pek Khi-hong dan menyusul rombongan Dewi seratus Racun. mari kita kejar untuk melihat kejadian selanjutnya.. sepanjang jalan Lim Han-kim merasa pelbagai pertanyaan melintas di dalam benaknya.com/ Thian-hok sangjin mengikuti di belakang tandu itu dengan wajah murung.

Thian-hok sangjin bisa menyerah dengan begitusaja. tidak sulit bagi kita untuk memahami rahasia di balik semua peristiwa ini " sementara pembicaraan berlangsung. sama sekali tak memandang kearah orang itu sekejap pun. Mukanya berkerut penuh gejolak emosi dan hawa amarah. sementara itu keempat orang dayang-nya menggotong tandu itu lewat dari sisinya tanpa banyak bicara pula." "Apa katamu? surat rahasia?" tanya Han si-kong. kunci dari persoalan ini tentu terletak pada surat rahasia yang diterimanya itu. "Betul. mereka sudah mendekati rumah gubuk di tengah jalan itu. Ketika lewat hampir saja ular561 . Tampak seorang lelaki setengah umur berbaju biru yang memelihara jenggot kambing berdiri di depan gubuk itu dengan wajah serius. tak kuasa lagi ia bergumam sendiri: "Aaaah betul. "Asal kita bisa mendapatkan surat rahasia yang disimpan dalam saku Thian-hok sangjin. betul juga perkataanmu itu. diawasinya wajah Dewi seratus Racun tanpa berkedip. hal ini pasti ada kanannya dengan isi surat rahasia itu" "Ehmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." setelah berpikir sejenak Han si-kong manggut-manggut.com/ Tiba-tiba satu ingatan melintas di dalam benaknya. sebaliknya Dewi seratus Racun sendiri duduk dengan mata terpejam.

" Thianhok sangjin tertawa pelan. cuma dua baris air matanya saja yang tampak berderai dengan derasnya. sinar matanya tertuju seratus persen pada wajah Thian-hok sangjin yang berjalan mengikuti di belakang tandu itu. Ternyata manusia berbaju biru itu memiliki ketenangan yang luar biasa. Thian-hok sangjin berhenti sebentar sambil menengok orang berbaju biru itu. akan tetapi tak kedengaran suara apa pun. Bibirnya kelihatan bergetar. lalu katanya sambil tersenyum: "Rumah gubug ini sudah membelenggu sepasang kakimu hampir puluhan tahun lamanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Apa lagi 562 ." " orang baik selalu dilindungi Thian. Kepergianku kali ini entah sampai kapan baru kembali lagi. Kepergianku kali ini tentu akan selamat tanpa kekurangan sesuatu apa pun Jui Lip bersedia jadi budak selama hidup dan siap menanti kepulangan majikan di rumah gubug ini. Di dunia pun tak akan ditemukan obat mustika yang membuat orang panjang umur. kalian pun boleh pergi meninggalkan tempat ini. ia sama sekali tak berusaha menghindari. tiada perjamuan di dunia ini yang tak akan bubar.com/ ular beracun itu menyerempet tubuh lelaki berbaju biru itu. memandang pun tidak ular-ular yang hampir menyentuh wajahnya itu. "Bodoh.

cepat berangkat." sambil tertawa Thian-hok sangjin gelengkan kepalanya berulang kali..." Mendadak terdengar Dewi seratus racun yang duduk di atas tandu itu berseru dengan nada ding in: "Ayo.. Usiaku sudah mendekati masa senja. kau anggap ular rantai emas itu merupakan ancaman yang berbahaya? Bagaimana kalau mencoba ketajaman pedangku?" 563 .com/ kepergianku kali ini belum tentu mati. aku rasa kalian tak perlu menunggu kepulanganku lagi. sekalipun harus mati juga tak perlu disesali." Tiba-tiba Jui Lip menjatuhkan diri berlutut Dengan air mata bercucuran ujarnya pedih: "selama hayat masih dikandung badan. "Kau keliru.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. aku Jui Lip tak akan duduk berpangku tangan. meski mungkin aku tak akan balik ke mari lagi.... Aaai." Pek Khi-hong dengan mata yang melotot merah membentak pula: "Hmmm.. Kepergianku kali ini bersumber pada kerelaanku sendiri. bagaimana mungkin kau malah mendendam orang lain? Kau pun tak usah punya ingatan untuk menolong aku sehingga menimbulkan pertikaian dunia persilatan yang tak berguna.

kembali ia melanjutkan "Putri kesayanganmu cantik lagi cerdik." 564 . sayang mengidap penyakit aneh yang parah. Tiba-tiba tampak Thian-hok sangjin miring kan tubuhnya dengan cepat menyelinap ke muka.." setelah berhenti sejenak. buru-buru Pek Khihong menarik kembali tubuhnya yang sedang menerjang maju. Melihat datangnya tendangan ini. Gerakan tubuhnya sangat cepat bagaikan sambaran kilat. Paling baik kalau bisa kau jelaskan persoalan yang sebenarnya sehingga pertikaian berdarah dapat dihindari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Diiringi suara bentakan nyaring.. setelah mundur lima langkah. cahaya pelangi berwarna kehijau-hijauan membabat ke muka dengan kecepatan luar biasa.. lalu sebuah tendangan dilontarkan menghantam perut Pek Khi-hong... dengan pedang disilangkan di depan dada serunya emosi: "To-heng. kau benar-benar rela pergi bersama siluman perempuan itu?" seperti menjawab tapi juga bukan Thian-hok sangjin berkata: "Dua manusia aneh dari Thian-lam memiliki ilmu silat yang sangat hebat. sekilas menyelinap tampak selapis cahaya berkilauan mengurung kepala ular rantai emas tersebut. semoga Thian maha pengasih dan memberi jalan bagi saudara Pek untuk mendapatkan obat mustika secepatnya sehingga kesehatan putrimu segera sembuh kembali. Saudara Pek harus menghadapinya dengan berhati-hati.

. gadis itu tampak Begitu lemah sehingga amat mengibakan hati.com/ Ia mengangkat kepalanya sambil menghela napas panjang. Di bawah cahaya rembulan tampak gadis itu berjalan dengan tubuh yang sangat lemah. keponakan khusus datang untuk mengantar kepergianmu" Ketika berpaling tampak sebuah tandu kecil berwarna hijau yang digotong dua orang dayang sedang berlari mendekat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Meskipun aku tidak pergi kali ini. kemudian sambungnya lebih jauh: "saat ini kekacauan sudah mulai melanda dunia persilatan Badai besar segera akan menyelimuti dunia." Dari kejauhan tiba-tiba kedengaran seseorang berseru: "Empek. rasanya sulit juga bagiku untuk menentramkan badai itu. Buru-buru Thian-hok sangjin berseru: "Angin gunung sangat kencang. keponakan.. Dalam waktu singkat mereka sudah sampai di depan beberapa orang itu Tirai tandu segera tersingkap dan muncullah seorang gadis berbaju putih yang amat lemah.. buat apa kau mesti menyiksa dirimu sendiri?" 565 . Warna kulitnya seputih warna bajunya. Kulihat putrimu yang paling cocok menjadi juru mudi dalam menentramkan gelombang ini. tunggu sebentar.

." "Empek tak usah kuatir..Bila keponakan masih bisa hidup tiga tahun lagi. kau harus baik-baik menjaga diri. "Manusia hidup seabad pun bagaikan impian. gejolak emosi yang menyelimuti wajah Pek Khi-hong makin menggelora.. Keponakanku.com/ "Empek seorang yang bijaksana dan berhati mulia. aku harus berangkat sekarang" Selesai berkata. siapa sih yang tak kenal dengan dirimu?" Thian-hok Sangjin merasakan semangatnya berkobar kembali.. dengan langkah lebar ia mengejar rombongan dewi seratus racun" Memandang bayangan punggung Thian-hok sangjin yang semakin menjauh. Kau tak usah merisaukan masa depanmu. ia mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. 566 . tampaknya tiada harapan lagi bagiku untuk bisa terkubur dipondok Lian-im-lu." sambil tertawa sedih Thian-hok sangjin menggeleng: "Aaaai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tiba-tiba ia bersuit nyaring dan melakukan pengejaran... " Kebesaran jiwamu mengibakan hati siapa pun." kata gadis berbaju putih itu sambil bersandar di bahu seorang dayang-nya. aku pasti akan turut menyambut kepulangan empek. yang penting hati kita sebersih cahaya rembulan.

Udara malam sangat dingin..." jerit gadis berbaju putih itu cepat." "Tahukah kau istana panca racun adalah tempat macam apa?" "Kota neraka yang dipenuhi oleh pelbagai binatang beracun..." "Ayah. Cepat-cepat Pek Khi-hong menghentikan langkahnya seraya berseru: "Nak. dia hendak pergi ke istana panca racun di tebing Toan-cong-tay.. "Nak. kau tak bakal tahan-. kau belum pernah melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. belum habis ucapan itu ia sudah terbatuk-batuk. beristirahatlah di atas tandu." Pek Khi-hong menghela napas panjang. tunggu sebentar. seluruh kekuatan tubuhnya boleh dibilang habis digunakan. kau penuhilah keinginan empek" bisik gadis berbaju putih itu sambil memegangi dadanya. bagaimana kau bisa mengetahui persoalan yang amat rahasia ini?" 567 . "Nak. tahukah kau empek Thian-hokmu akan pergi ke mana?" "Aku tahu. Dengan tubuhnya yang Begitu lemah...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi...com/ "Ayah. untuk bicara saja sudah membutuhkan banyak tenaga apa lagi mesti menjerit keras sekarang.

.. mari kita berangkat" Han si-kong mengangguk sambil menghela napas panjang.. aku berhasil memenangkan rahasianya itu. Kembali Pek Khi-hong menghela napas panjang." Tiba-tiba alis matanya berkerut tubuhnya roboh terjengkang ke belakang. kau tahu di mana letak istana panca racun di tebing Toan-cong-tay itu?" Han si-kong berpikir seb entar. 568 . Dayang kecil berbaju hijau yang berdiri di sampingnya buru-buru membopong gadis berbaju putih itu dan dibaringkan ke dalam tandu.. Lim Han-kim baru berpaling kearah Han si-kong sambil bertanya: "Locianpwee. sepeninggal Pek Khi-hong sekalian. setelah itu tandu digotong dan buru-buru balik kejalanan semula." "Locianpwee.. lalu jawabnya: "Rasanya pernah kudengar dari penuturan orang lain. pokoknya kejadian malam ini benar-benar membuat aku bingung dan pikun. tanpa banyak bicara lagi ia menyusul di belakang tandu itu.com/ "Sewaktu bermain catur dengan empek Thian-hok. tapi sekarang aku lupa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ayo berangkat" "Yaaa... lebih baik kita tak usah mencampuri urusan orang lain. Aaaai.

tidak kusangka mereka berdua adalah manusia yang berperasaan dalam" Mendadak terdengar helaan napas rendah bergema memecahkan keheningan. tidak pula kelihatan cucuran air mata. lama-lama timbul juga perasaan iba di hati kecilnya. gumamnya sambil menghela napas: "Aaaai. Terdengar isak tangisnya makin lama makin keras. ia jumpai seorang lelaki berpakaian ringkas sedang berjalan mendekat sambil tiada hentinya menangis.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Angin kencang mengibarkan ujung baju mereka. orang ini tak lain adalah lelaki yang bertarung melawan beberapa orang tosu kecil tadi. kini tinggal si orang berbaju biru dan lelaki berbaju hitam saja masih berdiri bersanding sambil memandang termangu kearah mana Thian-hok sangjin pergi. disusul kemudian isak tangis yang memedihkan hati. Beberapa kali Han si-kong menoleh memandangi wajah kedua orang itu.com/ ia pun putar badan meninggalkan tempat tersebut. namun kepedihan yang luar biasa membekas nyata di antara raut wajahnya yang kaku.. namun kedua orang itu tetap berdiri seperti patung. seolah-olah dia hendak melampiaskan ke luar seluruh kemurungan dan kekesalan hatinya.. sewaktu Lim Han-kim berpaling. Tidak terdengar helaan napas. Di tengah hembusan angin malam yang dingin. 569 .

Han si-kong segera mengerutkan dahinya kencang-kencang . Han si-kong segera melejit ke udara dan melayang ke hadapan lelaki itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sebenarnya lelaki itu sudah berhenti menangis. 570 . sambil tersenyum Han si-kong menyahut "Melihat tangisan anda Begitu memedihkan hati. seakan-akan sama sekali tidak mendengar teguran itu ia tetap melanjutkan langkahnya. aku bermaksud menghibur hatimu. sobat sebagai seorang lelaki sejati kita tak boleh sembarangan menangis. nadanya pun keras dan nyaring. persoalan apa sih yang membuat kau merasa Begitu sedih?" Lelaki berpakaian ringkas itu tidak menggubris. rupanya kau congek?" Lelaki berpakaian ringkas itu segera membesut air matanya.com/ Han si-kong dengan sifatnya yang suka mencampuri urusan orang menjadi tak tahan setelah menyaksikan kejadian ini. siapa kau?" ia berpaling dengan logat szuchuan yang sangat kentara. lalu sambil mendongak serunya ketus: "Eeeei tua bangka. sambil menghadang jalan perginya kembali ia menegur: "Hey sobat.keras: "Hey. ia segera berteriak keras. namun setelah mendengar ucapan Han si-kong itu tiba-tiba saja ia menangis lagi.

bukankah tindakannya ini sangat mengharukan? Tapi. berapa banyak umat persilatan di dunia ini yang mengetahui latar belakang peristiwa ini? Siapa yang tahu bahwa pengorbanan 571 .. ia rela mengantar diri ke istana panca racun. Kalau bisa dia ingin secepatnya kembali ke kuil awan hijau untuk melihat kejadian yang sesungguhnya. bila kau menjumpai persoalan yang memedihkan hatimu. tapi teringat akan Thian-hok sangjin. utarakan saja kepada kami..com/ "sobat. Tak tahan lagi ia bertanya: "Kenapa kau bersedih hati untuk Thian-hok sangjin?" Lelaki berpakaian ringkas itu menghela napas panjang. aku tak pernah pikirkan masalah mati hidupku... Tapi setelah mendengar lelaki itu mengUngkap bahwa kesedihannya bertautan dengan masalah Thian-hok sangjin.coba kau bayangkan. "Demi kesejahteraan dan keselamatan umat persilatan pada umumnya. ia merasa sangat tak pUas." "sebagai seorang lelaki sejati.. siapa tahu kami dapat membantumu untuk meringankan rasa pedih itu. Melihat Han si-kong kembali akan mencampuri urusan orang lain. hatiku benar-benar amat pedih " sementara itu Lim Han-kim hanya merisaukan masalah obat mustika seribu tahun serta keselamatan ciu Huang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. timbul juga rasa ingin tahUnya.

menyusul kemudian teriakannya pula dengan marah: 572 . kau tentu mengetahui latar belakangnya?" "Tentu saja aku tahu" "Bersediakah saudara untuk menjelaskan latar belakang itu. Han Si-kong segera maju dua langkah menghadang di depan lelaki itu.com/ Thian-hok Sangjin ini sesungguhnya merupakan tindakan untuk menyelamatkan dunia persilatan dari bencana?" "ooooh. tanpa sebab kau menyerang orang lain.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lelaki berpakaian ringkas itu memperhatikan Lim Hankim sekejap... tahu-tahu saja badannya sudah bergeser mundur sejauh tiga depa.Ayo cepat minggir" Tangan kanannya segera diayunkan ke depan membetot tubuh Lim Han-kim ke samping. kalau Begitu. tegurnya sambil tertawa dingin: "Saudara.. Lim Han-kim menarik perutnya ke belakang. sehingga mungkin kami pun bisa membantu anda untuk menanggung sebagian kepedihan tersebut. tidak tampak ia menekuk lututnya. Kau tidak merasa perbuatanmu itu kelewat batas?" Mula-mula lelaki berpakaian ringkas itu tertegun. mendadak ia membentak nyaring "Tidak bisa Sekarang aku tak punya waktu untuk berbinCang dengan kalian.

selamat bertemu Rupanya si monyet tua...jarang kujumpai dalam dunia persilatan Boleh aku tahu apakah kau adalah satu di antara tiga manusia gagah Juan tiongsam-gi yang disebut orang si pukulan baja Ku Hui?" Lelaki berpakaian ringkas itu tampak tertegun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.... mau apa kamu?" sebuah pukulan dahsyat kembali dilontarkan Han Si-kong memutar tangan kanannya membabat lengan musuh." buru-buru si pukulan baja Ku Hui menjura. mukanya 573 .benar hebat ilmu silat orang ini. benar.. Mendadak Han Si-kong melepaskan satu pukulan lalu menyingkir kesamping.. orang ini rada polos dan jujur Begitu berseru ia barusadar kalau sebutannya rada kurang ajar.com/ "Kalau aku mau menyerang... aku Han si-kong. pukulannya dilontarkan beruntun Jurus-jurus ancamannya membawa desingan angin tajam yang memekik telinga. serunya: "llmu pukulan saudara kuat dan dahsyat." "selamat bertemu. Dalam sekejap mata dua orang itu sudah bertarung tiga-empat belas gebrakan lebih. sementara mulutnya mengumpat: "Takabur benar orang ini" Lelaki berpakaian ringkas itu tidak banyak bicara lagi.. "siapa kau? Dari mana bisa kenali aku?" serunya keheranan"Ha ha ha ha.

setelah berjumpa hari ini.. Terima kasih. sambil tertawa hambar Lim Han-kim segera memberi hormat: "Aku Lim Han-kim hanya bocah kemarin sore. terus terang. Biar masih muda usia namun ilmu silatnya tidak berada di bawah kepandaian kita. Beruntung sekali aku dapat bertemu denganmu malam ini. "Ha ha ha ha. Harap saudara Ku bersedia memberi petunjuk. Ha ha ha ha. bukan hanya saudara seorang yang menyebutku si monyet tua.com/ jadi merah dan buru-buru kepalanya tertunduk malu. Kau tak usah persoalkan dalam hati. di antara tiga jago gagah juan tiong-sam-gi. tinggal saudaraku seorang yang belum pernah kujumpai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. "ooooh." sambil berkata ia menuding kearah Lim Han-kim. diakah orangnya?" sela si pukulan baja Ku Hui." "Terima kasih. baru kuketahui ternyata kau memang gagah dan berjiwa terbuka.. dalam dunia persilatan.." 574 . mari kuperkenalkan seorang jago muda dari dunia persilatan. Han si-kong kembali tertawa tergelak. saudara Ku.. apalagi antara aku dengan kedua saudara angkatmu masih terhitung sobatsobat lama." "Akupun sering mendengar kedua saudaraku membicarakan tentang saudara Han.

rasa mendongkol dan gusarnya semakin menjadi-jadi. hatiku tentu akan merasa puas." Lim Han-kim memandang orang itu sekejap lalu menggeleng. memandang rembulan yang bersinar terang. Di antara tiga orang gagah Juan-tlong sam-gi. aku percaya saudara Lim pasti memiliki ilmu silat yang sangat tinggi." Lim Han-kim tersenyum. "Tak perlu dijajal. dia segera mengalihkan pandangannya kekejauhan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu sambil menyiapkan tangannya ia berkata: "Tidak berani Bila saudara Han yang perkenalkan. si pukulan baja Ku Hui menduduki urutan paling akhir namun wataknyapun paling jelek. ia segan banyak debat dengan orang lain. la merasa sangat tak puas telah mendengar Han si-koag memuji seorang pemuda lemah yang tak ternama di hadapannya. Aku percaya kepandaianku masih belum menandingi kehebatan anda.com/ Pukulan baja Ku Hui memperhatikan seluruh badan Lim Han-kim dan atas sampai ke bawah kaki. apalagi sesudah menyaksikan sikap Lim Han-kim yang hambar dan acuh tak acuh." 575 . sambil tertawa dingin ia segera berseru: "Bila aku dapat mempoleh kesempatan untuk mencoba beberapa jurus pukulan saudara Lim.

Juan-tiong-sam-gi terhitung jagoan ternama dalam dunia persilatan dewasa ini." 576 . Ku Hui telah memotong sambil melirik Lim Han-kim sekejap: "Bila saudara Lim bersedia melayani pertarunganku. si Lotoa termasyhur karena permainan golok sakti delapan penjurunya. Dengan suara keras ia segera berkata: "Tiga orang gagah dari Juan-tiong masing-masing memiliki ilmu silat yang sangat tangguh. si leji termashur karena pukulan pasir merahnya. ilmu silat yang dimiliki Lim Han-kim sangat hebat dan luar biasa. tapi setelah melihat sikap lelaki itu yang terus menerus memojokkan lawan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lalu katanya dengan suara dalam: "Umat persilatan memandang nama sebagai hal yang amat penting.com/ Han si-kong tahu." Belum habis ucapan itu. aku pun bersedia melayaninya dengan ilmu telapak. Bila saudara Lim bersedia menghadapi saudara Ku ini bermain bbeerapa jurus. mendongkol juga si orang tua ini. bukan ilmu kepalan" Han si-kong memandang Lim Han-kim tajam-tajam. sedang saudara Ku ini terkenal karena sepasang kepalan bajanya. Dia sadar orang berangasan macam Ku Hui sudah pasti bukan tandingannya. maka namamu segera akan ternama di wilayah sepanjang Juan-tiong. oleh sebab itu banyak sekali jago persilatan yang rela mempertaruhkan jiwanya untuk mencari nama besar.

. kau tentu akan menganggap aku kurang sopan. cuma sebelum pertarungan dilangsungkan lebih baik kita sedikit bertaruh agar permainan ini lebih semarak dan menarik" Dengan mengandalkan sepasang kepalan bajanya Ku Hui sudah mengalahkan banyak sekali jago tangguh.langsung saja ia tertegun "Kau tidak merasa taruhan itu kelewat berat?" serunya.com/ Maksud perkataan itu jelas sekali. lebih baik saudara Lim saja yang mengambil keputusan entah taruhan apa yang kau kehendaki?" "Bila aku sampai kalah di tangan saudara Ku. 577 . setelah memandangnya berapa saat.. Pelan-pelan Lim Han-kim mengalihkan sinar matanya ke wajah Ku Hui.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku bersedia melayani permintaanmu itu." Ku Hui tidak menyangka kalau Lim Han-kim bakal menggunakan sepasang tangannya sebagai bahan taruhan. ia berkata: "Berulang kali saudara Ku mendesak aku untuk melayani permainan anda. Bila aku menampik terus. aku rela memotong tanganku dan selama hidup tak akan bertarung lagi melawan orang lain^. Baiklah. ia memberi kepada Lim Han-kim agar tidak usah mengalah lagi terhadap manusia berangasan itu. selama puluhan tahun terakhir boleh dibilang ia jarang menemui musuh tandingan Mendengar tantangan itu segera katanya: "Aku lebih tua berapa tahun dari usiamu.

dia hanya merasa sikap Lim Han-kim kelewat angkuh dan takabur sehingga dia ingin menghajar pemuda itu dan bergaya di hadapan Han Si-kong. Lim Han. kau tidak merasa dirugikan dengan taruhan macam ini?" "Kalau anda mengabulkan mari kita segera mencoba" "Lebih baik saudara Lim menyerang dulu" Lim Han-kim tidak mengalah lagi. aku harap saudara Ku bersedia membeberkan latar belakang kepergian Thian hok Sangji istana panca racun entah bagaimana menurut pendapatmu?" Waktu itu si kepalan baja Ku Hui yakln kemenangan pasti berada di pihaknya.kim segera menekuk pergelangan tangan kanannya ke bawah. Gerak serangannya tiba-tiba 578 . Tangan kanannya segera dilepaskan ke muka melancarkan satu pukulan.com/ Biarpun orang ini sedikit emosi dan berangasan namun bukan terhitung manusia berhati bengis dan keji. Si kepalan baja Ku Hui tidak berkelit maupun menghindar. dia ayunkan pula telapak tangannya menyambut serangan lawan dengan keras lawan keras. terusnya: "sebaliknya bila saudara Ku yang kurang beruntung sehingga kalah di tanganku. maka ujarnya sambil tertawa: "Saudara Lim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim tertawa hambar.

pemuda ini betul. dengan jurus "Menggeser Bukit Membalik samudra" ia lepaskan satu babatan maut ke depan ia tersohor sebagai kepalan baja. ia tak berani gegabah lagi. otomatis kesempurnaan ilmu kepalannya luar biasa. dari pukulan kini berubah jadi cengkeraman Sambil memotong dari sisi lengan musuh dia cengkeram urat nadi pada pergelangan tangan Ku Hui. Perubahan jurus dilakukan begitu cepatnya membuat Ku Hui sangat terperanjat Buru-buru tangan kirinya melepaskan satu babatan kilat.com/ berubah.betul luar biasa. sadarlah dia. tiga jurus ancaman telah dilepaskan perubahan dan ancaman itu betul. kehebatannya makin menggila. 579 . sambil memutar lengan kanannya.betul musuh tangguh yang belum pernah ia jumpai sepanjang hidupnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Lim Han-kim tersenyum Tanpa menarik balik pergelangan tangan kanannya yang sudah terlanjur menyodok ke muka. Dengan susah payah akhirnya ia berhasil iuga meloloskan diri dari ancaman maut tersebut. ia melepaskan satu sentilan maut menghajar urat nadi di pergelangan tangan kiri Ku Hui. Apalagi serangan itu dilepaskan dalam keadaan marah. Dengan perasaan terkesiap Ku Hui melompat mundur sejauh tiga depa untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. bersamaan waktunya pergelangan tangan kanannya ditekuk ke bawah untuk menghindar. satu gerakan belum habis digunakan.

.lapis. Diam-diam Lim Han-kim memuji kehebatan lawannya. si kepalan baja Ku Hui salah menduga lawannya telah dibuat pecah nyali oleh kehebatan pukulannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Melihat Lim Han-kim tak berani menyambut serangannya dengan kekerasan lagi. desingan angin pukulan yang sangat kuat telah menumbuk tiba. Tujuh gebrakan kemudian si kepalan baja Ku Hui sudah dibuat kalang kabut oleh serangan Lim Han-kim..lapis. dalam waktu singkat seluruh udara diselimuti desingan angin pukulan yang menderu-deru dan bayangan pukulan yang ber. otomatis ilmu kepalannya yang maha dahsyatpun tak 580 . maka secara beruntUn ia lepaskan serangkaian serangan berantai Pukulan yang satu lebih hebat dari pukulan sebelumnya.betul sangat hebat. di samping itu dia andaikan ilmu memotong urat untuk membendung gerak serangan lawan.. Cukup dilihat dari serangannya ini bisa diketahui tenaga pukulannya betul." Cepat-cepat dia mengegos ke samping untuk menghindarkan diri dari gempuran dahsyat itu.com/ Belum sampai ujung kepalannya mengenai sasaran. pikirnya: "Nama besar si kepalan baja ternyata bukan nama kosong belaka. Dengan mengandaikan ilmu gerakan tubuhnya yang enteng dan lincah Lim Hankim berkelit terus dari serangan-serangan musuh.

memaksa dia untuk mau tak mau merubah gerak serangannya. Kembali berapa gebrakan berlalu dengan susah payah. kinipermainan kepalannya betul-betul sudah terbendung mati oleh ancaman Lim Han-kim sehingga praktis ia tak sanggup melepaskan ancaman maupun serangan balasan lagi. Namun Kui-Hui yang ingin menang tak mau menyerah dengan begitu saja. pikirnya: "Goblok amat orang ini. sambil memutar tangan kanannya sebuah sentilan maut 581 . ia segan mengaku kalah. Dengan susah payah ia bertarung terus habis-habisan.. sepasang alis mata Lim Han-kim mulai berkerut. permainannya segera berubah. mungkin dia tak akan menyudahi pertarungan ini secara baik-baik. dalam keadaan seperti ini. ia merasa setiap kali serangannya hendak dilontarkan ujung jari musuh selalu sudah mengancam datang lebih dulu. setelah terperosok dalam situasi begini.. seandainya Lim Han-kim berniat mencelakai jiwanya. semestinya ia segera hentikan serangan dan mengaku kalah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sekalipun permainan kepalannya praktis terkunci mati oleh ancaman Lim Han-kim. tampaknya kalau tidak diberi sedikit pelajaran. mungkin sedari tadi ia sudah terluka oleh ilmu pemotong urat anak muda tersebut.. Bila berhadapan dengan orang lain.com/ mampu dikembangkan lebih jauh." Berpikir begitu.

sehingga dalam sentilan tersebut ia tidak menggunakan tenaga sepenuhnya. Lim Han-kim segera melompat mundur sejauh empat lima depa dari posisi semula. kemampuan kalian berdua benarbenar berimbang. Untung saja Lim Han-kim tidak berniat mencelakai jiwanya.. Berhasil dengan pukulannya. BAB 18." sementara itu si kepalan baja Ku Hui berdiri termangu sambil mengawasi wajah Lim Han-kim tanpa berkedip. Diam-diam ia salurkan hawa murninya untuk memper582 . separuh badannya seketika menjadi kaku. Biarpun sudah cukup bagi si kepalan baja Ku Hui untuk menderita kerugian besar.. Han si-kong kuatir si kepalan baja Ku Hui tak sanggup menahan rasa mendongkol ini karena kekalahannya hingga nekad beradu jiwa. saudara Ku memiliki ilmu ki-na-jiu-hoat yang hebat. seluruh lengan kanan itupun tak mau menurutiperintahnya lagi dan terkulai lemas. ia merasa urat nadi pada lengan kanannya terhantam keras-keras.. Menguak Rahasia Di Tepi Hutan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. buru-buru ia maju menyongsong dan berseru sambil tertawa terbahak: "Ha ha ha ha.com/ dilepaskan..

"Tidak berani.. sampai lama sekali ia baru bisa menggerakkan lengan kanannya itu. Tepat sekali ucapanmu." Lim Han-kim sendiri hanya berdiri serius tanpa mengucapkan sepatah kata pun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.padahal aku harus mengaku kalah sejak tadi." "saudara Lim tidak usah merendah. Nyata sekali apa yang dipikir dan apa yang dijalankan memang satu arah.. Kalau sebelum bertarung tadi sikapnya angkuh dan jumawa." 583 .. maka setelah menderita kekalahan ia mengakui kekalahannya secara jantan. walaupun orang ini rada bodoh namun ia termasuk polos dan terus terang. Kemenangan macam ini tidak terhitung apa-apa.. si Kepalan baja Ku Hui berpaling memandang Han sikong sekejap.. Ke-kalahan kali ini benar-benar kekalahan yang ikhlas." sahut Lim Han-kim sambil membalas hormat "Aku hanya bernasib lebih baik sehingga beruntung bisa menangkan satu jurus darimu.com/ lancar peredaran darahnya. ilmu silat yang dimiliki saudara Lim memang sangat hebat dan jauh di atas kemampuanku " Tiba-tiba ia merangkap tangannya di depan dada dan memberi hormat kepada Lim Han-kim. kemudian ujarnya lagi: "saudara Han tidak usah mungkir lagi.. Maka sambil menggelengkan kepalanya berulang kali ujarnya: "llmu silatnya jauh lebih hebat daripada kepandaianku Aaai.

com/ Lim Han-kim tersenyum. aku merasa kagum sekali. Wooow. Ku Hui segera tertawa. "Ilmu kepalan saudara Ku benar-benar kuat dan dahsyat." sela Han si-kong kemudian sambil tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Di tengah gunung. biar aku yang mentraktir untuk merayakan perkenalan kalian berdua.betul luar biasa." "Di tengah hutan belantara yang begini sepi. kalau tidak bertempur maka tak akan saling mengenal Mari kita cari tempat untuk minum beb erapa cawan." usul Han si-kong. paling cocok kalau kita berburu beberapa ekor binatang liar. ke manapun pergi aku selalu membawa persediaan satu guci. ilmu silat saudara Lim betul. Hanya sayang kita tak punya hidangan sebagai teman minum arak." "Terima kasih. kau adalah jago lihai pertama yang pernah kujumpai selama ini. "Kemudian kita bikin api unggun dan memang gang hasil buruan itu sambil minum arak..." "Kalian berdua tak usah saling merendah lagi. "Selama hidup aku hanya mempunyai satu kesenangan yaitu arak wangi. terima kasih. "Pepatah kuno bilang. Pasti nikmat dan menyenangkan" 584 . ke mana kita akan mencari rumah makan?" tanya Lim Han-kim.

com/ "Ehm. Ku Hui segera berbungkuk mengambil sebutir batu kemudian disambitkan ke dalam pepohonan Diiringi suara desingan tajam. Kalau kejadian ini 585 ." seru Ku Hui. batu itu melesat menembusi hutan mengejutkan kawanan burung yang segera beterbangan. Ku Hui segera memburu ke dalam hutan dan muncul kembali sambil menenteng tiga ekor ayam hutan.betul luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. serunya kemudian sambil tertawa: "Ilmu sambitan dari saudara Han betul. kemudian meneruskan "Di sebelah sana terdapat hutan belantara yang cukup luas. biarpun dilepaskan dalam kegelapan ternyata bisa mengenai sasaran dengan tepat. mungkin kita bisa peroleh beberapa ekor buruan di situ." "sangat memalukan padahal aku telah melepaskan enam biji batu gunung tapi nyatanya cuma tiga ekor burung yang berhasil kujatuhkan." Ha bis berkata ia berangkat lebih dulu menuju ke hutan tersebut setelah tiba di tengah hutan. Tiga ekor ayam hutan ini cukup buat kita bertiga isi perut. betul Usul ini memang bagus sekali. ia celingukan sekejap di sekitar situ. Menggunakan kesempatan itulah Han si-kong mengayunkan tangannya berulang kali. selapis batu kerikil segera berhamburan ke udara disusul dengan rontoknya beberapa ekor burung.

sementara Ku Hui mengeluarkan sebuah kantung kulit dari sakunya dan berkata sambil tertawa: "Di dalam kantung kulit ini masih tersimpan arak wangi seberat tiga kati.." kata Ku Hui.. 586 . Mereka bertiga pun masuk ke dalam hutan untuk mengumpulkan ranting. tentu kawan-kawan umat persilatan akan mentertawakan aku. Kemudian Han si-kong membungkus ketiga ekor ayam hutan itu dengan lumpur dan dimasUkkan ke dalam api unggun untuk dibakar. memasang api unggun dan mulai bekerja membersihkan ketiga ekor ayam hutan itu. setelah itu mereka cari tempat di luar hutan dekat sebuah batu besar untuk duduk..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.ranting kering." sambil berkata ia membuka penutup kantung kulit itu. segulung bau arak yang sangat tebal segera menyelimuti seluruh angkasa dan menusuk penciuman setiap orang.com/ sampai tersiar ke luar. tapi merupakan arak pilihan berusia di atas seratus tahun yang cukup bagi kita bertiga untuk minum sampai mabuk....." "Padahal kemampuanmu itu sudah luar biasa. walaupun tidak terlalu banyak jumlahnya.

. tampaknya tak mungkin bisa mengimbangi kalian berdua." kata Ku Hui kemudian sambil berpaling ke wajah Lim Han-kim. ketika ia berpaling 587 ." si kepalan baja Ku Hui tertawa terbahak-bahak.. "Bagaimana kalau ikut minum satu te-gukan?" "Aku jarang sekali minum arak... Tiba-tiba saja Lim Han-kim menangkap di balik suara tertawa itu terselip nada yang aneh." Han si-kong tidak menampik lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian pujinya berulang kali: "Bagus sungguh bagus Benarbenar arak bagus." "saudara Lim. begitu kerasnya suara tersebut hingga bergema di seluruh bukit. gelak tertawa mereka terdengar makin nyaring. diambilnya kantung kulit itu dan sekaligus meneguk tiga tegukan besar." si kepalan baja Ku Hui segera menyodorkan kartung kulit itu sambil ujarnya: "Di tengah hutan begini tak ada cawan. setelah arak masuk perut. Han si-kong mengomel: "Waaah. Lebih baik kita minum langsung dari kantung.. saudara Han.com/ sambil menelan air liurnya berulang kali. ia sambut kantung kulit itu dan meminumnya satu tegukan. cukup dari baunya saja sudah membuat air liurku bercucuran. arak wangi. arak wangi. silahkan minum seteguk dulu untuk mencicipi bagaimana rasanya arak ini...

. dipenuhi perasaan kesal yang meluap-luap. hingga setelah meneguk beberapa tegukan arak tadi. Tampak air matanya bercucuran amat deras. ia segera tahu kalau dalam hati kecilnya orang itu sedang. ia tak bisa menahan diri lagi dan melampiaskan ke luar seluruh gejolak emosinya Karenanya ia mendeham dulu beberapa kali membuat si kepalan baja Ku Hui agak sadar "dulu dari pikirannya yang kabur. begitu melihat mimik muka Ku Hui. Diam-diam Lim Han-kim merasa terkesiap...." setelah itu ujarnya dengan suara keras: "Saudara Ku. Kalau tidak. sebenarnya persoalan menyedihkan apa yang mencekam perasaanmu hingga kau tak bisa mengendalikan diri? Dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" si kepalan baja Ku Hui berhenti menangis." 588 .com/ tampaklah Ku Hui sudah menangis tersedu-sedu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. entah sejak kapan suara tertawanya ternyata sudah berubah menjadi isak tangis. sahutnya sambil menyeka air mata dari wajahnya: "Aku bukan sedih karena masalah pribadiku. kenapa sebentar menangis sebentar tertawa? Apa maksudnya. tanpa terasa pikirnya: "jangan-jangan orang ini memiliki penyakit aneh... ia menangis dengan amat sedihnya." Berbeda dengan Han si-kong yang sudah lama melakukan perjalanan dalam dunia persilatan sehingga pengetahuan dan pengalamannya sangat luas.

sepanjang hidup kami hanya dua orang yang kami kagumi. oleh sebab itu dalam hubungan persahabatan hubungan kami dengan Thian-hok sangjin terhitung lebih akrab. cepat dia menyambung: "Di mana sih letak kelebihan Thian-hok sangjin sehingga pantas bagi saudara Ku untuk menangisi baginya?" "Kami tiga orang gagah Juan-tiong-sam-gi sudah puluhan tahun lamanya malang melintang dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. bagaimana mungkin kami dapat mengendalikan rasa sedih dan kesal dalam hati kami?" 589 . "Aku menangis untuk Thian-hok sangjin. Lim Han-kim merasa semangatnya berkobar kembali. walaupun Ciu tayhiap adalah seorang tokoh yang sangat dihormati setiap orang. sedang yang lain adalah si Hakim berwajah besi Ciu Huang pendekar Ciu. tapi tak berdaya menyelamatkan jiwanya. akan tetapi Thian-hok Sangjin pernah menyelamatkan jiwa kami bertiga." Mendengar persoalan telah kembali ke rel yang sebenarnya.com/ "Lantas saudara Ku bersedih hati untuk siapa?" tanya Han si-kong keheranan. Kini kami saksikan dia pergi mengikuti siluman perempuan tersebut menuju istana racun..." "Dua orang yang mana?" "Yang satu adalah Thian-hok sangjin.

aku percaya ia tentu mempunyai perhitungan sendiri yang matang. bukan saja tidak tampak aneka tumbuhan bahkan dipenuhi pelbagai jenis binatang beracun seperti kelabang. ular beracun. segala keanehan mungkin teejadi.. jadi tak mungkin salah. istana beracun itu dikelilingi oleh beribu-ribu jenis makhluk beracun itu. Pokoknya hampir semua binatang beracun terdapat di sana. Aaaai-." Cepat-cepat Ku Hui menggeleng. jangan sebut dulu penghuni istana itu. Konon tempat itu adalah sebuah tempat yang amat gersang dan berbahaya. "Benar-benar terjadi Malahan lotoa kami berkesempatan menyaksikan dengan mata kepala sendiri. kita tak boleh tak percaya kalau benar590 . tawon beracun dan lain sebagainya. atau dengan perkataan lain.com/ "Thian-hok sangjin sendiri yang rela mengikuti perempuan tersebut menuju ke istana racun." "Di kolong langit yang maha luas. kalajengking. "Biar pun aku tak pernah berkunjung ke istana racun..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cukup dilihat istananya saja sudah membuat hati orang bergidik" "Benarkah di kolong langit terdapat tempat semacam ini?" seru Lim Han-kim setengah tak percaya. namun sudah sering mendengar lotoa kami membincangkan masalah tersebut.

." setelah berhentik sejenak. kembali terusnya: "Tapi ada satu hal yang kuketahui secara pasti. Aku percaya saudara Ku pasti mengetahuinya bukan? Bersediakah kau memberitahukan kepada kami berdua?" Si kepalan baja Ku Hui agak tertegun. sebaliknya ia justru berkorban demi keselamatan umat persilatan di seluruh kolong langit. serunya: "saudara Ku... yakni kemauan Thian-hok sangjin berangkat ke istana racun bukan disebabkan masalah dendam pribadi. dari mana kau bisa mengatakan bahwa kepergian Thian-hok sangjin ke istana racun kali ini adalah demi keselamatan jiwa umat persilatan di seluruh kolong langit?" sementara itu ketiga ekor ayam hutan yang dibakar sudah matang... katanya lagi: "Thian-hok Sangjin rela mengantar diri ke istana racun. aku sendiri pun kurang jelas. bau harum mulai tersiar menyengat 591 . Coba bayangkan ada berapa orangkah di dunia ini yang berjiwa sebesar dia?" Berkerut sepasang alis mata Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalau toh kau tidak mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Setelah memandang Ku Hui sekejap." kata Han Si-kong menimpali Berkilat sepasang mata Lim Han-kim. "Kalau soal ini. Di balik tindakannya itu tentu terselip sebab-sebab tertentu.com/ benar ada tempat semacam itu.

melepaskan lumpur yang membungkus di luarnya. dan tanpa sungkan disikatnya daging ayam itu sambil katanya kepada Lim Han-kim: "Lote.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kakek itu mengambil dua potong ayam dan dibagikan kepada Ku Hui serta Lim Han-kim. membersihkan bulunya dan merobek robek ayam itu menjadi berapa bagian. sambil menikmati daging ayam dan meneguk arak wangi ketiga orang itu melewatkan malam yang dingin dengan penuh kegembiraan sepanjang menikmati hidangannya Ku Hui putar otak tiada habisnya 592 . ayoh makan dulu sebelum meneruskan pembicaraan" Waktu itu sesungguhnya Ku Hui sedang terpojok dan tak mampu menjawab pertanyaan Lim Han-kim... harum nian ayam ini.. setelah itu diambilnya lagi sepotong dan langsung digigit. maka tanpa banyak bicara lagi dia pun ikut menyikat daging ayam itu. bau harum makin menusuk hidung. Begitulah. Tindakan Han si-kong dengan menyodorkan potongan ayam hutan itu tak lain adalah menyelamatkan dia dari malu. mari kita makan dulu sebelum meneruskan pembicaraan" Melihat dua orang rekannya makan dengan penuh kenikmatan.com/ penciuman Han si-kong segera mendongkel ke luar ayam-ayam itu dari balik api. timbul juga rasa lapar Lim Han-kim. ujarnya kemudian sambil tertawa: "Ehmmm.

membuat lelaki ini menjadi semakin gelisah dan tak tenang.com/ berusaha mencarikan jawaban yang tepat untuk menghadapi pertanyaan Lim Han-kim tadi.. Aku memang sedang melaksanakan perintah toako.. sebaliknya Lim Han-kim dengan pandangannya yang tajam mengawasi terus gerak-gerik Ku Hui.. buru-buru sahutnya: "Yaaa. maka dia pun bertanya: "Apakah saudara Ku sedang menjalankan perintah saudaramu?" Pertanyaan ini segera menggerakkan otak Ku Hui. setelah itu melanjutkan. 593 . jawaban belum juga ditemukan Han si-kong yang berpengalaman segera dapat merasakan kegelisahan rekannya itu dari perubahan mimik wajahnya.." "Kalau begitu saudara Ku benar-benar tidak mengetahui latar belakang di balik persoalan ini?" tanya Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aku mendapat perintah datang ke sini untuk mengawasi gerak-gerik Thian-hok sangjin." Ia berbatuk-batuk sebentar lalu meneguk arak wanginya. sebentar lagi aku harus pulang untuk memberi laporan. Pada dasarnya ia memang agak bodoh sehingga dalam cemasnya ia semakin tak peroleh jawaban yang lebih tepat untuk menghadapi pertanyaan orang.. benar. sampai habis seekor ayam.

banyak akal dan sempurna dalam ilmu sastra maupun ilmu silat." Rupanya orang kedua dan ketiga dari orang gagah Juan-tiong adalah orang-orang yang polos dan agak bodoh. sahutnya cepat: "sekalipun aku tidak mengetahui latar belakang di balik persitiwa ini.. "Tidak terlalu lama. lebih baik kau ikut aku bertemu dengan toako" "jadi mesti berangkat ke Juan-tiong?" "Tidak usah. Mereka berangasan dan gampang naik emosi. namun tak salah lagi jika kukatakan kepergian Thian-hok sangjin kali ini ke istana racun adalah demi keselamatan umat persilatan.. masih berapa lama lagi hari pertemuan kalian?" tanya Han si-kong kemudian.com/ Si kepalan baja Ku Hui menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal. sebab ketika berangkat ke mari aku telah berjanji dengan kedua saudara angkatku untuk bersua di rumah makan Ki-englo di kota si. Kau tak perlu ke Juan-tiong. Bila saudara Lim ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya. tidak terlalu lama." jawab Ku Hui setelah berpikir sebentar. "selewatnya malam ini paling banter tinggal tiga hari. hanya lotoa mereka seorang yang cerdik. "saudara Ku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.ciu." 594 .

tapi niat tersebut diurungkan kemud ian. namun mengandalkan ilmu silat yang dimiliki Thian-hok sangjin serta kemampuan si kakek dari marga Pek itu sesungguhnya sudah cukup untuk menandingi kemampuan Dewi seratus.... bahkan mempunyai kesempatan memenangkan pertarungan itu." Dia angkat kepalanya memandang rembulan di angkasa. suatu masalah yang maha penting yang telah memaksa Thian-hok sangjin menyerahkan diri secara sukarela. 595 . lalu setelah menghela napas panjang terusnya: "Perempuan yang duduk di atas tandu itu meski pandai menggunakan benda beracun." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti hendak mengatakan sesuatu. sudah pasti disebabkan alasan-alasan yang mengejutkan hati. Tapi nyatanya ia rela menyerah dengan begitu saja dan berangkat ke istana racun secara ikhlas.racun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dia mendongakkan kepalanya memandang rembulan di angkasa dan menghembuskan napas panjang. Di balik semua kejadian ini tentu terdapat rahasia yang sukar diutarakan. Aku percaya sekalipun tindakannya itu bukan demi menyelamatkan jiwa umat pesilatan di kolong langit.com/ "Kerelaan Thian-hok sangjin mengikuti perempuan itu menuju ke istana racun benar-benar merupakan kejadian yang di luar dugaan.

Aku pikir hubUngannya dengan kalian tiga orang gagah dari juan-tiong tentu akrab sekali. tentu kau sangat mengetahui watak serta tabiat Thian-hok sangjin pada masa hidupnya.. kecuali saudara angkatku itu. mungkin dalam dunia persilatan saat ini sudah tiada nama Juan-tiong-sam-gi lagi. saudara Ku telah menangis dengan begitu sedihnya." Tampaknya ia harus bersusah payah untuk mengungkapkan beberapa patah kata itu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka latar belakang peristiwa ini pasti akan segera kau ketahui. saudara Ku. Selesai bicara ia terbatuk-batuk berapa saat." Lim Han-kim tersenyum. Andaikata ia tidak tampilkan diri untuk menolong. "Gara-gara Thian-hok sangjin menyerahkan diri masuk ke istana racun. Bersediakah kau memberi penjelasan?" "Thian-hok sangjin pernah menyelamatkan jiwa kami tiga orang gagah dariJuan-tiong. kemudian ujarnya pula: "saudara Lim tak usah cemas. akhirnya setelah meneguk beberapa tegukan arak. Asal kita berangkat ke si-ciu dan menjumpai toakoku.. walaupun kau tidak mengetahui latar belakang kerelaannya menuju ke istana racun. baru ia meneruskan: "saudara 596 . mungkin di kolong langit sudah tiada orang kedua yang mengetahui latar belakang peristiwa itu.com/ si kepalan baja Ku Hui melirik Lim Han-kim sekejap. Bukan aku sengaja menyombongkan diri.

namun rasa ingin tahunya telah terpancing oleh pelbagai kejadian aneh dalam dunia persilatan ini. sehingga gara-gara ini beberapa orang sahabat karibku dalam dunia persilatan memanggilku sebagai si kepalan baja berhati batu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Walaupun Lim Han-kim baru terjun ke dalam dunia persilatan.. aku masih ada urusan penting yang mesti segera diselesaikan sekarang juga aku hendak pulang ke kota Kim-leng" Ku Hui segera menjura. "Yaa. seandainya aku tak ingin buru-buru kembali ke kota Kimleng. setelah menghela napas panjang katanya: "Aaai. dia pun bangkit berdiri "Bagaimana? saudara Lim hendak pergi?" tegur Ku Hui. Berbeda sekali dengan lotoaku itu. aku betul. dia berpengalaman pintar.betul ingin mengikuti jejak Thian-hok sangjin dengan mengunjungi istana racun di tempat gersang itu" Berbicara sampai di sini. terus terang saja kukatakan. sehingga selama ini semua tindak-tanduk kami selalu diatur oleh lotoa kami itu. banyak akal dan tahu membaca keadaan. 597 .. terhadap akal muslihat segala macam aku benar-benar tidak mengerti bahkan memahaminya.com/ Lim..

Aduh. namun aku tak bisa tidak mesti mengerahkan segenap 598 ." "Terima kasih juga untuk arak wangimu malam ini. selesai bicara ia balik badan dan berlalu dengan langkah lebar. " Hendak ke mana kita?" Lim Han-kim menghela napas panjang. Dalam sekejap mata ia sudah berada puluhan kaki jauhnya menyusul di sisi Lim Han-kim. Aku percaya kakakmu yang cerdik pasti punya rencana yang jitu. meskipun persoalannya sudah agak terlambat." sambil tertawa Han si-kong mengulapkan tangannya lalu segera melakukan perjalanan. Buru-buru Han si-kong memberi hormat pula kepada Ku Hui seraya berkata: "Sekarang Thian-hok sangjin telah berangkat ke istana racun.. jangan lupa mampir ke rumahku. aku pun hendak mohon diri juga." "Kalian berdua baik-baiklah menjaga diri dijalan. Lebih baik cepat-cepat temui kakakmu agar rencana pertolongan segera disusun.. aku rasa saudara Ku juga tak perlu berdiam lebih lama lagi di sini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Aaai.com/ "Bila saudara Lim tidak keberatan. Aku tidak mengantar lebih jauh. bila kebetulan lewat diJuan-tiong. "Lote." bisiknya kemudian." sahut Lim Han-kim sambil balas memberi hormat.

sebaliknya Ciu tayhiap sudah puluhan tahun lamanya tersohor dalam dunia persilatan." Lim Han-kim tertawa sedih. "Kepergian kita kali ini meski bisa temukan Lik-ling dan merampas balik obat jinsom berusia seribu tahun itu. setiap umat persilatan yang menyinggung tentang dia." "Bagus sekali. mungkin tidak ada waktu lagi untuk menyelamatkan jiwa Ciu tayhiap. kau tak usah kelewat menyesali diri sendiri.." "Lote. sebelum meninggalkan rumah. Aaaai. tak nyana aku telah menghilangkannya sehingga mengakibatkan jiwa Ciu tayhiap terancam. 599 ." bujuk Han si-kong sambil menghela napas pula. Aaaai. ia bilang obat jinsom itu punya pengaruh yang sangat besar dengan keselamatan seseorang. Aku juga hendak balik kepesanggrahan Tho-hoa-kit untuk membuat perhitungan dengan Lik-ling si budak busuk itu. "Perlu diketahui. ada yang menghormatinya seperti dewa tapi ada juga yang bencinya sampai merasuk tulang. ibuku sudah wanti-wanti berulang kali. mati hidup sukar di-duga. seorang jago yang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan. entah bagaimana aku mesti memberi laporan kepada ibuku nanti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ tenaga dan pikiran yang kumiliki untuk menemukan kembali obat jinsom berusia seribu tahun itu..

rupanya begitu" Han Si-kong manggutmanggut." "ooooh. Apa sih hubunganmu dengan Ciu tayhiap itu sehingga kau bersedia mempertaruhkan jiwa untuk menghantarkan obat mustika itu untuknya?" Lim Han-kim menggelengkan kepalanya berulang kali. maaf jika aku banyak bertanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... Bila seseorang telah berada dalam situasi macam begini.com/ Ada sementara orang yang menguatirkan keselamatanjiwanya dan selalu mohon kepada Thian agar melindungi jiwanya." sahut-nya. "Yang kuketahui hanyalah melaksanakan perintah dari ibuku. tapi tidak sedikit yang mengutuk dan menyumpahi-nya." setelah berhenti sebentar. dia pun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. tiba-tiba ia seperti teringat dengan suatu persoalan yang sangat penting.. tak nanti aku sampai dipecundangi Han-gwat si budak kecil itu sehingga obat mustikaku tercuri.. Aaaai. kembali lanjutnya: "Lote. "Kalau begitu kepergian lote kali ini merupakan perjalanan perdanamu mengarungi dunia persilatan?" "Tepat sekali.. seandainya aku memiliki sedikit saja pengalaman dalam dunia persilatan.. mati atau hidup memang sama-sama susahnya." 600 . "Aku sendiri pun kurang jelas..

boleh aku tahu apakah jinsom seribu tahunmu itu merupakan hasil racikan dari Phang Thian-hua?" "Walaupun aku kurang begitu mengerti tentang keadaan yang sesungguhnya. baiklah aku beritahu sedikit tentang pengetahuan dunia persilatan kepadamu." Han si-kong mendehem beberapa kali untuk memperlancar tenggorokannya. tak nanti ibuku akan berpesan berulang kali serta mengirimku sendiri untuk menempuh perjalanan jauh . Aku siap mendengarkan. obat mustika yang ada di dunia saat ini tak satu pun yang bisa menangkan obat Jinsom seribu tahun hasil racikan si dewa Jinsom Phang Thian-hua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setelah itu bisiknya: "Sementara menempuh perjalanan.com/ "Setahuku. agar di kemudian hari bila bertemu dengan jago tangguh. setelah itu baru ujarnya: 601 . " Han Si-kong angkat kepalanya memandang rembulan dan bintang yang bertaburan di angkasa. namun berdasarkan analisaku. Semisalnya obat itu bisa diperoleh secara gampang. kau sudah mempunyai persiapan yang matang" "Terima kasih atas kesediaanmu. pil jinsom berusia seribu tahun itu memang benar-benar hasil racikan dari Phang Thian-hua.

diam-diam pikirnya di dalam hati: "orang ini kecuali berwatak agak berangasan sesungguhnya tak hilang sifat adil dan jujurnya.. Kalau diingat bagaimana ibuku memerintahkan aku untuk menempuh perjalanan jauh. dialah terhitung jago yang paling banyak membunuh orang. Thiang-hok sangjin. terlepas dari kesembilan partai besar. orang yang memiliki kedudukan dan nama paling tinggi adalah Ciu tayhiap Ciu Huang. Tapi keempat orang itu jarang sekali saling berhubungan nama yang diperoleh pun berbeda. sebentar muncul sebentar menghilang.jejaknya sukar diikuti lagi pula tidak senang mencampuri urusan orang lainDi antara keempat orang itu.com/ "Dalam dunia persilatan saat ini. tapi ada pula yang menganggapnya sebagai duri dalam daging.. si dewa jinsom Phang Thian-hua dan Datuk sepuluh penjuru Siang Lam-ciau.. sebaliknya Ciu Huang Ciu tayhiap ibarat naga sakti yang tampak kepalanya tak tampak ekomya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi namanya juga paling termashur sehingga ada sementara orang memandangnya sebagai Buddha penyelamat kehidupan." Mendadak satu ingatan melintas dalam benak Lim Han-kim. ia jarang sekali bergerak dalam dunia persilatan sehingga tidak banyak jago silat angkatan muda yang mengetahui nama besarnya. seperti Thian-hok sangjin. lalu suhu mengambil resiko sampai terluka parah 602 .

orangnya jujur." 603 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sehingga karena kebiasaannya itulah ia dipanggil orang sebagai Hakim sakti. Tentang kaum persilatan pun Locianpwee memahami bagaikan melihat jari tangan sendiri Bersediakah kau memberikan tanggapan tentang watak serta tabiat Ciu tayhiap. Ciu Huang?" "llmu silatnya maha sakti. atau bisa juga dia adalah sahabat karib suhuku.. kenapa tidak kugunakan kesempatan ini untuk menyelidiki wataknya?" Berpikir sampai disitu. dari sini bisa disimpulkan betapa hormatnya umat persilatan terhadapnya. Paling senang mencampuri urusan dunia yang tak adil. dia adalah seorang pendekar besar yang pantas dihormati semua orang memanggilnya Ciu tayhiap dan tak ada yang memanggil namanya. Tentu antara aku dengan ciu Huang mempunyai kaitan hubungan yang amat besar." "Kalau begitu dia adalah seorang tokoh yang baik sekali?" "Yaa. adil dan tidak berat sebelah. Yaa. rasanya semua peristiwa ini di luar kebiasaan. iapun bertanya: "Locianpwee mempunyai pengetahuan yang amat luas..com/ gara-gara sebotol pil jinsom seribu tahun dan kejadiankejadian lain.

sedang diriku pribadi belum pernah mengunjungi perkampungan itu.." "Aaah. Walaupun hanya rerumputan atau pepohonan. dapat membangun bangunan yang penuh dengan 604 . pernah kah Locianpwee mengunjungi tempat itu?" "Aku hanya pernah mendengar cerita yang beredar dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. semuanya mengandung hawa pembunuhan yang mengerikan selama puluhan tahun terakhir ini belum pernah kudengar ada jago silat yang berhasil masuk keluar dari perkampungan Pit-tim-san-ceng dengan selamat tanpa seijin Phang Thian-hua. Bukan cuma paham ilmu pengobatan dan pertabiban bahkan dia pun menguasai ilmu tanah dan bangunan perkampungan Pit-tim-san-ceng yang dibangunnya penuh dilengkapi aneka alat rahasia yang memiliki perubahan tak terduga." "Phang Thian-hua memiliki kepandaian yang luar biasa. tapi kecerdasan serta kehebatan ilmu silatnya merupakan orang paling top dalam seratus tahun belakangan ini..com/ "Lantas bagaimana pula dengan tabiat si Dewa jinsom Phang Thian-hua?" "Phang Thian-hua seorang jago yang senang menyendiri sepanjang hidupnya ia amat jarang melakukan perjalanan dalam dunia persilatan.

tak tertahan lagi ia bertanya lebih lanjut: "siapa pula tokoh silat yang disebut Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau? Kenapa namanya bisa disejajarkan dengan si dewa jinsom Phang Thian-hua. rasanya sulit bagi kita orang awam untuk menentukan siapa yang lebih mengungguli siapa. Kini.. menguasai ilmu pertabiban dan obatobatan." Han si-kong agak gelagapan..duel..com/ alat rahasia.. kalau soal ini. tapi sesudah mendehem beberapa kali.. tapi bagaimana jika ilmu silatnya dibandingkan dengan kemampuan ciu tayhiap?" "Waah. Kalau kedua orang itu tidak saling berhadapan dan melakukan .. terusnya: "ilmu silat yang dimiliki kedua orang ini telah mencapai puncak kesempurnaan.." "Kalau menurut pandangan Locianpwee pribadi?" "Kalau lote tetap ingin tahu." Tampaknya Lim Han-kim sudah terpancing oleh rasa ingin tahunya setelah mendengar penuturan Han si-kong yang panjang lebar tentang dunia persilatan. Kehebatannya tiada tandingan. Ciu tayhiap serta Thian-hok sangjin?" "Bila kita harus membedakan mereka menurut tingkatan dalam dunia persilatan semestinya kedudukan 605 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi... kalau soal ini. aku hanya bisa mengatakan kepandaian mereka berimbang.

tepat sekali. Han si-kong segera tertawa terbahak-bahak 606 . kalau soal itu aku kurang jelas.. tapi sudah pasti menggetarkan suatu wilayah tertentu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi anehnya setiap jangka waktu tertentu. tak satu pun ramalannya yang meleset. "Waaah." "Bila apa yang Locianpwee katakan benar. bukankah kemampuannya sudah melebihi dewa?" seru Lim Hankim dengan nada penuh ragu.com/ siang Lam-ciau masih setingkat lebih tinggi bila dibandingkan dengan ciu tayhiap atau Phang Thian-hua. Walaupun tidak selalu tersebar luas sampai utara maupun selatan sungai besar." "Apakah Datuk sepuluh penjuru masih hidup segar bugar dalam dunia persilatan hingga detik ini?" desak Lim Han-kim. dalam dunia persilatan selalu muncul surat hasil tulisannya yang berisikan ramalan-ramalan yang mengejutkan bahkan ramalannya selalu tersebar dengan cepat dalam dunia persilatan.. ia sudah bertahun-tahun tak pernah memUnculkan diri dalam dunia persilatan sedang jagoan yang benar-benar pernah bersua dengannya juga sangat sedikit." "Apakah ramalannya selalu tepat?" tanya Lim Han-kim keheranan "Yaa.

daya tarik umat persilatan terhadap persoalan ini pun makin surut. hingga kini tetap merupakan tanda tanya besar. tapi akhirnya tak seorang pun yang berhasil mengungkap teka teki ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak seorang pun yang bisa menebak secara tepat apakah siang Lamciau masih hidup di dunia ini atau tidak. Apakah siang Lam-ciau masih hidup di dunia ini atau tidak juga tidak diketahui orang. rahasia tersebut mungkin tetap akan menjadi teka-teki hingga akhir jaman. Rahasia yang penuh diliputi misterius ini membuat siapa saja tak habis mengerti. malahan ada yang membuang banyak tenaga untuk menyelidiki palsu aslinya tulisan itu. Menurut pendapatku.. apalagi asli tidaknya surat ramalan tersebut memang tulisan siang Lam-ciau atau bukan. lote. taktahan ia bertanya lagi: "Masa di kolong langit tak ada ahli tulisan yang bisa membedakan asli tidaknya surat itu hasil karya siang Lam-ciau atau bukan?" 607 . kau tak usah banyak pikir lagi." Pelbagai pertanyaan segera berkecamuk dalam benak Lim Han-kim.com/ "Hahahaha.. Ada pula yang mengembara sampai ke ujung dunia untuk menyelidiki jejak si Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau. Tapi dengan berlalunya sang waktu. tentang masalah tersebut selama puluhan tahun terakhir ini sudah begitu banyak orang yang menaruh rasa ragu dan curiga.

bahkan dari segala pelosok negeri dikumpulkan hasil karya siang Lam-ciau sebagai bahan perbandingan. lebih baik kau lupakan saja persoalan ini untuk sementara waktu." ucap Lim Han-kim sambi mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang." "Apakah Locianpwee dapat menjelaskan?" "Untuk menentukan asli tidaknya tulisan itu." "Kalau begitu kita bisa simpulkan tulisan dalam surat ramalan itu memang hasil karya siang Lam-ciau pribadi?" "Tapi setiap jago yang hadir dalam pertemuan itu tidak percaya kalau beliau masih hidup di kolong langit" "Aaaai..com/ "Yaaa. namun usaha tersebut tak pernah berhasil menentukan kesimpulan.. apalagi dengan kemampuan kau seorang." 608 . selama puluhan tahun sudah begitu banyak jago peras otak dan tenaga untuk memecahkan rahasia ini namun gagal..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kalau begitu aneh sekali. umat persilatan di seluruh kolong langit pernah berkumpul di loteng oi-hokslo. "Lote. justru di sinilah letak keanehan tersebut. Lalu diundang pula dua belas orang ahli tulisan untuk men-cocokan tulisan dalam surat ramalan itu dengan hasil...hasil karyanya yang telah ada.

Bisa jadi benar-benar hasil karya siang Lam-jau pribadi." "Menurutku belasan orang yang ahli dalam ilmu tulisan pun tak bisa membedakan asli tidaknya tulisan dalam surat ramalan itu.com/ "Menurut perasaanku. Di tahun-tahun pertama penyelidikan peristiwa ini memang menggemparkan dunia persilatan. Namun setelah dilakukan penyelidikan selama puluhan tahun tanpa berhasil menemukan sesuatu keterangan. Meski nama siang Lam-ciau masih beredar dalam dunia kangouw namun mati hidupnya sudah tidak menjadi perhatian orang lagi." sahut Han si-kong sambil tertawa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku hanya berbicara menurut apa yang kudengar. tampaknya di balik teka teki ini terkandung suatu rahasia besar yang dapat menggetarkan seluruh umat persilatan. "Aaaah." "Tepat sekali." "Darimana kau bisa tahu?" tanya han si-kong sambil gelengkan kepalanya dan tertawa. belum tentu dugaanku benar. orang yang tidak percayapun harus mempercayainya. persoalan pun jadi memudar sendiri. aku yakin tulisan itu tentu bukan hasil karya orang lain. Tak sedikit jago persilatan turut campur. "Tapi sehari rahasia itu belum terungkap. 609 .

Dengan andalkan kemampuan kita berdua mana mungkin rahasia besar ini bisa terpecahkan?" Lim Han-kim menghela napas panjang dan tidak berbicara lagi. Hanya berdasarkan beberapa tulisan dari orang yang mati hidupnya tidak ketahuan saja sudah cukup menggemparkan dunia persilatan.com/ Yang menjadi pusat perhatian justru surat ramalannya yang beredar dalam dunia persilatan sebab selama puluhan tahun setiap ramalannya tak ada yang meleset.." 610 . Tiba-tiba Han si-kong menghentikan langkahnya sambil berseru: "saudara cilik. saudara cilik. semua kejadian nyata benar-benar terjadi. "Ha ha ha ha.." Han sikong tertawa terbahak-bahak. Begitu tersiar setiap jago pasti mengetahuinya. "Aaai.. Kejadian ini benarbenar suatu peristiwa yang memedihkan hati. mendadak ia percepat langkahnya meneruskan perjalanan. Lim Hankim menghela napas panjang. semalaman mereka melakukan perjalanan. Ketika fajar mulai menyingsing mereka sudah menempuh perjalanan sejauh seratus lie lebih. kita harus beristirahat dulu.. sudah puluhan tahun persoalan itu menggemparkan dunia namun tak pernah tuntas. oleh karena itu surat ramalan itu sudah menjadi panutan umat silat. Dunia benar-benar telah berubah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kita tak perlu risau garagara persoalan itu.

buat apa kau tergesa-gesa? sekalipun kita sudah mendapatkan pil mustika seribu tahun itu sekarang.cepat sapanya sambil menjura: "Nona" 611 . Han si-kong sudah lama berkelana dalam dunia persilatan ia sangat hapal dengan jalanan di sekitar situ." "Aaai. kalau bisa aku ingin punya sayap dan terbang kembali. Lim Han-kim berpaling. ia bungkam diri Begitulah. cepat. perjalanan dapat ditempuh lebih cepat lagi." Lim Han-kim menghela napas sedih. Dengan andalkan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki kedua orang itu..com/ "Keinginanku untuk pulang sekarang bagaikan anak panah di atas busur. Menjelang matahari terbenam. belum tentu sempat menyelamatkan jiwa ciu tayhiap. setelah beristirahat sejenak kembali mereka berdua meneruskan perjalanan. ia segera kenali orang itu sebagai adik misan Li Bun-yang dari bukit Hong-san. dalam sekejap mata ia sudah tiba di hadapan kedua orang itu "Berhenti" terdengar gadis itu membentak nyaring.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. saudara cilik. mereka telah tiba di kuil awan hijau di bukit Ciong-sanTampak seorang gadis berbaju hijau yang menggembol pedang dipunggungnya datang menyongsong.

. kenapa?" "Tahukah nona. "Dia ada di dalam kuil?" "Tidak ada.. tegurnya lagi dingin." Lim Han-kim sudah tahu kalau gadis ini terbiasa dimanja sejak kecil sehingga tabiatnya agak berangasan. kakak misanmu telah pergi kemana?" tanya Lim Han-kim lagi dengan kening berkerut. "Kau benar-benar tidak tahu atau sengaja bertanya untuk mempermainkan aku?" "Tentu saja benar-benar aku tidak tahu. buat apa aku permainkan dirimu?" "Dia pergi mencarimu" seru gadis berbaju hijau itu marah. Mendadak wajahnya berubah amat serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 612 . "Diam-diam kau sudah ngeloyor sampai ke mana? Hmmm Gara-gara kau. diapun tidak meladeni.com/ "Aaaah Rupanya kau sudah pulang" Gadis berbaju hijau itu berseru keheranan. tanyanya sambil tersenyum "saudara Li ada di dalam kuil?" "Kau menanyakan kakak misanku?" seru gadis berbaju hijau itu dengan wajah cemberut. kami sampai harus mencarimu di mana-mana.

adik kesayanganmu juga kabur tanpa pamit" "Apa? Dia juga pergi?" Lim Han-kim makin terkejut. "Kau anggap kuil awan hijau ini tempat macam apa. berani amat bersikap kurang jaar kepadaku?" 613 . "siapa kau?" bentaknya nyaring. ketua kuil awan hijau sampai mengutus segenap anak muridnya pergi mencari kalian dimana-mana" Lim Han-kim tidak bicara lagi. BAB 19. dia melangkah menuju ke kuil. bahkan tangan kanannya meloloskan pedang yang tersoreng dipunggung dan siap siap melancarkan serangan.. sehingga setiap orang bisa masuk keluar semaunya?" Berubah paras muka Han si-kong. Asal Usul Menyangkut Geger Persilatan Baru saja Han Si-kong akan menyusul di belakangnya. "Hmmm gara-gara kalian. "siapa nona. siapa sangka gadis berbaju hijau itu maju ke depan dan menghadang jalan perginya.com/ "Apa? Masa ketua kuil iuga tidak ada?" "Hmmm. kau pergi tanpa pamit masih mendingan. ia balik menghardik..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

serunya: "Dengan kondisiku sekarang. pokoknya aku melarang kau masuk kuil ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Melihat dua orang itu siap bertarung. Biar kejadian hari ini kucatat atas nama gurumu. memandang wajahku. mohon kau bersabar" Belum habis ucapan itu diutarakan. seorang budak ingusan sore juga berani begini takabur kepada-ku. aku tidak leluasa untuk bertarung melawan seorang bocah perempuan macam kau. "Siapa suruh kau turut campur dalam urusanku" Pedangnya dicabut ke luar dan tanpa membuang waktu langsung ditusukkan ke dada Han si-kong. Biar aku mewakili ketua kuil awan hijau memberi pelajaran yang setimpal kepadamu" Waktu itu Lim Han-kim sudah masuk ke dalam kuil. ia jadi serba salah." 614 . tiba-tiba terdengar gadis berbaju hijau itu menghardik. Dengan cekatan Han si-kong berkelit ke samping. ketika mendengar perselisihan itu tanpa terasa ia berpaling. mau apa kamu?" "Hmmm.com/ "Kalau kurang ajar kepadamu. maka teriaknya keras-keras: "Locianpwee. kurang ajar. mau apa kau?" "Kau tahu siapakah aku?" "Perduli amat siapa kau.

tiba-tiba sebuah kipas telah menangkis ancaman itu bahkan mementalkannya hingga mencelat ke belakang. Terkejut dan gusar segera bercampur aduk dalam benaknya. Dalam keadaan begini ia merasa tak leluasa untuk mencegah. secara beruntun gadis berbaju hijau itu telah melancarkan tiga jurus serangan. namun dia pun tak bisa berpeluk tangan saja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ sementara beberapa patah kata itu di-ucapkan. tiba-tiba dari kejauhan sana berkumandang suara bentakan keras: "Tahan" Menyusul suara bentakan itu tampak sesosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan luar biasa. bisa jadi ia akan terluka oleh serangan pedangnya itu. memaksa Han si-kong harus mundur sejauh tiga langkah dari posisi semula. bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dalam sekejap mata telah tiba di hadapan beberapa orang itu Ketika pedang si nona berbaju hijau itu hampir menusuk dada Han si-kong. ia sadar bila tidak membalas. 615 . sementara anak muda itu berada dalam keadaan serba salah. Lim Han-kim lebih tersipu-sipu lagi. semua serangan dilancarkan amat ganas dan hebat. Mimpipun Han si-kong tidak mengira kalau seorang nona kecil berusia empat lima belas tahunan dapat melancarkan serangan pedang dengan jurus seganas dan sehebat itu.

Mau apa kau masih berdiri di situ? Cepat mundur" Melihat paras muka Li Bun-yang telah diliputi hawa amarah dan nampaknya betul. lalu dengan gusar bentaknya kepada gadis berbaju hijau itu.betul sudah naik darah." 616 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sedikitsedikit cabut pedang menyerang orang. aku mewakilinya mohon maaf. "Anak perempuan tak tahu diri. tepat sekali kedatanganmu Aku sedang serba salah dibuatnya" seru Lim Han-kim cepat sambil menjura. lalu sambil menjura ke arah Han si-kong ujarnya: "Han Locianpwee harap kau sudi memaafkan dirinya karena masih muda dan tak tahu diri. lalu sambil menutupi mukanya dengan kedua belah tangan. Ternyata orang yang barusan muncultak lain adalah Li Bun-yang. meski dalam hatinya agak takut namun gadis berbaju hijau itu tak rela dimaki di depan orang. ia menangis tersedu-sedu. Li Bun-yang berpaling memandang Han sikong sekejap.com/ "saudara Li. tiba-tiba ia lempar pedangnya ke tanah. Li Bun-yang menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. Perubahan yang sama sekali tak terduga ini kontan saja membuat Lim Han-kim bertiga jadi tersipu-sipu.

. 617 . Locianpwee terlalu memuji. isak tangisnya makin menjadi-jadi. Apa lagi ia sudah terjun ke dunia kangouwpa usia delapan belas tahun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku yang muda Li Bunyang" "Berapa tahun berselang. aku sudah pernah mendengar nama kongcu." "Aaah. Buru-buru Han si-kong balas memberi hormat sambil menyapa: "Apakah anda adalah Li kongcu dari gunung Hong-san?" "Tidak berani." sementara itu si nona berbaju hijau yang sedang menangis bertambah mendongkol lagi setelah tidak melihat ada orang yang menggubrisnya. sekali pun belum pernah bersua dengan orangnya. ia segera dapat mengenali orang ini sebagai si raja monyet ceking Han si-kong. tak heran kalau banyak tokoh persilatan yang dia kenal.com/ Jangan dilihat Li Bun-yang baru berusia duapuluh empat-lima tahunan. tidak berani.. ternyata pengetahuan dan pengalamannya sangat luas. oleh karena itulah setelah mengamati bentuk wajah dan tubuh Han si-kong. paling tidak ia pernah mendengar tentang raut muka serta bentuk wajah orang-orang kenamaan itu.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Tiba-tiba gadis berbaju hijau itu menurunkan tangannya yang sedang menutupi wajahnya itu. lalu kabur dari situ. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. lebih baik kau bujuklah adik misanmu itu agar berhenti menangis. mau apa kau? Dunia begini luas." Diambilnya pedang yang tergeletak di tanah itu. dengan jengkel sahutnya: "Aku sengaja tak mau pulang. kenapa tak boleh pulang sendirian?" Li Bun-yang gelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. jika kau masih menangis terus. Dengan cepat Li Bun-yang melejit ke udara. tak tahan lagi katanya kepada Li Bun-yang: "saudara Li. tahu-tahu ia sudah menghadang di depan gadis berbaju hijau itu sambil menegur "Kau hendak ke mana?" "Aku datang ke kuil awan hijau sendirian. aku benar-benar akan menghantarmu pulang ke gunung Hong-san. kemudian ancamnya: "Adik Kian. lalu dibisikinya gadis itu dengan suara lirih.com/ Lim Han-kim merasa isak tangis itu sangat menusuk pendengaran dan amat tak sedap di hati." Dengan wajah dingin kaku dan amat serius Li Bunyang memandang gadis berbaju hijau itu sekejap. Bisikan itu begitu lirih sampai Lim Han-kim dan Han si-kong pun tak dapat menangkap apa 618 . kenapa aku mesti mengintilmu terus?.

Apalagi usianya masih begitu muda. Pelan-pelan Li Bun-yang menghampiri Han si-kong. masa kita mesti ribut dengan anak perempuan. "Malahan kalau saudara Lim pulang setengah bulan lebih lambat.. setelah tertawa getir katanya: "Adik misanku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sehingga lahiriah kebiasaan yang kurang menyenangkan ha rap Locianpwee jangan mentertawakan" "Ha ha ha ha. mungkin luka Ciu 619 . kali ini ujarnya dengan suara rendah: "saudara Lim. saudara Li kelewat serius." kata Li Bunyang sambil tertawa. "sebagai seorang lelaki sejati. malahan sambil tertawa gembira dia lari masuk ke dalam kuil awan hijau." Li Bun-yang mengalihkan pandangannya ke wajah Lim Han-kim.com/ yang dikatakan. "Bukan cuma lolos dari bahaya maut.. selamat untukmu. kini lukanya sudah mulai sembuh. tapi yang pasti hawa amarah gadis itu hilang lenyap seketika. namun ia tak berani percaya dengan pendengaran sendiri." Han sikong tertawa terbahak-bahak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sesudah termangu-mangu berapa saat serunya: "Apa? Ciu Locianpwee sudah lolos dari bahaya maut?" . Ciu tayhiap berhasil lolos dari bahaya maut." Walaupun setiap patah kata itu Lim Han-kim dapat mendengar secara jelas. memang saatnya untuk berbinal-binal.

" "Pil jinsom berusia seribu tahun merupakan obat hasil ramuan si dewa jinsom Phang Thian-hua yang paling mustajab. namun ia tak pernah menggunakan 620 .. ujarnya kemudian: "Apakah diperoleh dari keluarga saudara Li di bukit Hong-san. Pil mustika berusia seribu tahun memiliki kemampuan menghidupkan kembali orang yang telah mati." Li Bun-yang tersenyum.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. walaupun sepanjang hidupnya menyelidiki ilmu pengobatan. Hampir separuh hidupnya dia benamkan dalam penyelidikannya membuat dan meramu obat-obatan mustika sehingga itulah sebabnya ia disebut orang Dewa jinsom.. mana mungkin keluarga kami memiliki obat mustika sehebat ini?" "Aaai. aku jadi tak habis mengerti. kenapa lukanya sembuh begitu cepat?" "Tentu saja pil jinsom berusia seribu tahun." sekali lagi Lim Han-kim tertegun dibuat-nya. "llmu pengobatan yang dimiliki Phang Thian-hua tiada tandingannya di kolong langit...com/ Locianpwee sudah sembuh total dan pergi meninggalkan kuil awan hijau ini untuk mulai berpesiar" "obat mustika apa yang telah diminum olehnya. tapi sayang watak Phang Thian-hua sangat dingin dan aneh.

Kasihan betul orang-orang itu. namun kekejian hatinya merupakan kebalikan dari kemampuan ilmu pertabibannya hingga tak salah lagi jika orang menyebutnya sebagai si Tabib sakti berhati ular. kebanyakan sudah keburu tewas oleh alat jebakan atau barisan Ngo-heng-tin yang maha dahsyat itu." "Berita sensasi yang tersiar dalam dunia persilatan tak boleh dipercaya seratus persen. ia selalu hidup mengasingkan diri tidak mencampuri urusan dunia ramai Malahan dengan kepandaian ilmu bangunan-nya ia dirikan banyak alat rahasia serta barisan Ngo-heng-tin di sekeliling perkampungannya. mereka tentu khusus datang untuk memohon pengobatan dari Phang Thian-hua. selama puluhan tahun terakhir ini entah sudah berapa banyak jago persilatan yang terluka atau bahkan tewas terkena alat rahasianya.com/ kepandaiannya itu untuk menolong orang. Kalau bukan ingin mencuri obat mustika guna menyembuhkan penyakitnya. "Tapi keluarga persilatan dari gunung Hong-san mempunyai hubungan yang amat luas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku pikir saudara Li tentu sudah pernah bersua dengan si dewa Jinsom 621 . Meski antara dia dengan umat persilatan tiada ikatan dendam atau sakit hati." kata Han si-kong cepat. Belum lagi bersua dengan phang Thian-hua. orang-orang yang menjadi korban kebanyakan justru para pasien yang membutuhkan pertolongannya.

tahukah kau pil jinsom seribu tahun itu merupakan hasil ramuan siapa?" "Pil jinsom berusia seribu tahun hasil ramuan Phang Thian-hua amat jarang beredar dalam dunia persilatan. "sudah lama aku mendengar namanya. "Aku benar-benar bingung dan tidak habis mengerti bukankah pil jinsom berusia seribu tahun milikku telah hilang.. ketika mendengar kedua orang rekannya makin berbicara membawa pokok persoalan makin jauh. tentu saja saudara Lim akan kebingungan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Li Bun-yang tertawa nyaring.. namun sayang belum berkesempatan untuk bertemu sendiri dengan orangnya." Maka secara ringkas dia pun menuturkan bagaimana sipencuri sakti Ngoo Cing-hong meng hantar pil mustika 622 . sudah barang tentu obat yang diminum Ciu Locianpwee adalah obat milik saudara Lim yang hilang itu. tak tahan lagi dia menyela: "saudara Li. apa yang scbenarnya telah terjadi?" tanya Lim Han-kim tercengang." Dalam pada itu Lim Han-kim sedang memikirkan masalah pil jinsom seribu tahun itu.." "Aaaah. "Kalau tidak kuterangkan duduk persoalannya.com/ Phang Thian-hua bukan?" Cepat Li Bun-yang menggeleng.

syukur Thian masih maha adil dengan memberi kesempatan hidup untuk Ciu tayhiap.yang sambil tertawa.. diminta segera mengajakmu untuk menjumpai dirinya.. ia sudah dapat turun dari pembaringan dan berjalan-. katanya pula: "Aaai. sambil bertepuk tangan Han si-kong ber-seru: "Nah. walaupun kesehatan ciu tayhiap belum pulih secara total namun lukanya sudah hampir sembuh.." " Ciu tayhiap lewat ketua kuil awan hijau pernah berpesan kepadaku." 623 . pasti ada orang yang akan menolong keselamatan jiwanya. cepat-cepat serunya: "ciu tayhiap berada di mana sekarang? Dapatkah kau mengajakku menjumpai dirinya?" "saudara Lim tak usah kuatir." Lim Han-kim mendongakkan kepalanya dan menghembuskan napas lega..com/ itu ke kuil. apa bila saudara Lim telah balik ke mari.. Lim Han-kim segera merasakan hatinya bergetar. apa kukata saudara Lim? orang baik selalu dilindungi Thian bukan? ciu tayhiap selalu membantu kaum lemah dan membela kebenaran Bila ia sedang terancam bahaya. dengan begitu aku pun bisa pulang untuk memberi laporan kepada ibuku." kata Li Bun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. selesai mendengar penuturan tersebut.

sementara mulutnya tetap membungkam diri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ sesudah berhenti sejenak. setelah itu kita baru berusaha untuk mencari jejak adikmu. Ketika melihat datangnya rombongan itu. biar aku menjadi penunjuk jalan buat kalian berdua." Kembali Li Bun-yang tersenyum. Sebuah bangunan kecil beratap hijau berdiri di kelilingi pagar bambu nan hijau. segera hiburnya: "Saudara Lim. dua orang tosu kecil duduk di kedua belah sisi pintu sambil berjaga jaga. adikmu hingga kini belum ada kabar beritanya. Setelah melewati dua buah ruangan utama sampailah mereka di sebuah bangunan kecil di sisi gedung kuil itu.yang merasa tak tega juga setelah melihat rasa murung menyelimuti wajah anak muda itu. kedua orang tosu kecil itu segera melompat bangun dan menghadang 624 . Li Bun. Tampak secara lamat-lamat sarung pedangnya yang menongol dari balik jubahnya.. Pintu dan jendela berada dalam keadaan tertutup. lebih baik kau bertemu dulu dengan ciu tayhiap.." katanya." "Terima kasih banyak atas perhatian saudara Li. Lim Han-kim dan Han si-kong menyusul di belakangnya. kembali terusnya: "Cuma. entah ia sudah pergi ke mana?" Lim Han-kim menghela napas panjang... "Mari. Selesai berkata dia putar badan dan berjalan lebih dulu menuju ke dalam ruangan kuil.

. Sambil menjura dan tertawa Li Bunyang segera menyapa: "Saudara-saudara ini ingin berjumpa dengan ciu tayhiap..com/ jalan pergi mereka.. setelah itu katanya: "Ciu tayhiap baru saja minum obat. lebih baik kalian menunggu beberapa saat lagi. kalau begitu berarti kami mesti duduk menanti semalaman di tempat terbuka." "Waaah. sekarang sedang tertidur nyenyak. tolong disampaikan ke dalam" Dua orang tosu kecil itu memperhatikan sekejap wajah Lim Han-kim dan Han Si-kong.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. setelah menunggu sekian lama tanpa kabar. selesai berkata ia duduk bersila di atas tanah.. Kemungkinan besar ia baru mendusin fajar besok. "setelah terluka parah. lama kelamaan habis sudah kesabaran Han si-kong." ujar Lim Han-kim. selapis cahaya bintang memancarkan Cahayanya yang redup dari angkasa." 625 ." "Kalau memang begitu biar kami menunggu sejenak di luar pagar bambu." sahut dua orang tosu kecil itu sambil menggeleng. tenaga dalamnya belum pulih kembali. Malampun makin gelap. sambil mendeham berat-berat tegurnya kepada dua orang tosu kecil itu: "sampai kapan ciu tayhiap baru mendusin?" "Tidak tentu..

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. katanya: "Aku yang muda li Bun. namun akhirnya ia berhasil mengendalikan diri. seorang kakek yang lengan dan kepalanya masih dibalut kain putih munculkan diri di depan pintu. " Berkilat sepasang mata Han si-kong. siapa saja dilarang mengusik ketenangannya . sekalipun aku mesti menunggu tiga hari tiga malampun hal ini lumrah dan cukup berharga untuk dilakukan-" Mendadak dari balik bangunan rumah yang tertutup rapat itu berkumandang suara orang berbatuk-batuk pelan. setelah itu terdengar seseorang menegur dengan suara yang rendah dan amat berat: "Tokoh silat dari manakah yang hendak menjumpai aku?" Pintu kayu terbuka lebar.yang menjumpai Ciu Locian-pwee" 626 . Buru-buru Li Bun-yang maju ke depan dan memberi hormat. disusul kemudian terbias sekilas cahaya lentera." kata tosu kecil sebelah kanan dengan wajah serius. gumamnya: "Berbincang dari kedudukan serta nama besar ciu tayhiap. tampaknya ia hendak mengumbar emosinya. "suhu telah berpesan.com/ "Maaf. apa bila Ciu tayhiap belum bangun dari tidurnya.

di atas meja kayu terletak sebuah botol porselen. biasa dipanggil orang si monyet tua." Pelan-pelan kakek itu menyapu wajah ketiga orang itu. sungguh beruntung hari ini dapat berjumpa. Di atas pembaringan kayu yang lebar dan besar tampak selimut yang tebal dan bantal yang masih terletak kacau." sedang Han si-kong menjura pula seraya berseru: "Aku Han si-kong. mulut serta sepasang matanya. Hal ini membuat bentuk mukanya menjadi amat mengerikan Lim Han-kim juga segera maju memberi hormat sambil memperkenalkan diri: "Aku yang muda lim Hankim menjumpai Lo-cianpwee. kemudian baru katanya: " Kalian bertiga tak usah banyak adat. menyiarkan bau harum.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 627 . silahkan masuk ke dalam rumah" Li Bun-yang tidak bicara lagi ia segera melangkah masuk lebih dulu ke dalam ruangan. hidung. dari balik sebuah hiolo batu yang tingginya satu depa kelihatan asap putih mengepul memenuhi seluruh ruangan. perabot dalam ruangan itu amat sederhana tapi bersih.com/ sebagian besar wajah kakek itu terbalut oleh kain putih sehingga yang tampak sekarang tinggal telinga. sudah lama kukagumi nama besar tuan.

com/ Dalam sekilas pandangan saja Lim Han-kim dapat mengenali botol porselen itu sebagai benda miliknya yang dicuri orang..." sahut Li Bun-yang cepat." 628 . sementara itu si kakek telah berjalan menuju ke pembaringan dan duduk di situ. kemudian baru katanya: "silahkan kalian bertiga ambil tempat duduk. "Kami bisa berjumpa pun sudah merasa bangga dan berterima kasih sekali. "Keluarga persilatan dari bukit Hong-san memang sumber orang berbakat Kembali aku dapat bertemu dengan seorang tokoh berbakat yang masih muda tapi hebat.. cepat-cepat ia melengos ke arah lain dan tidak berani memandang lagi. maaf aku tak bisa melayani karena lukaku belum sembuh sama sekali. Tiba-tiba timbul rasa malu di hati kecilnya." " Locianpwee terlalu memuji. kemudian anak muda itu melanjutkan "Ketua kuil awan hijau pernah berpesan kepadaku untuk membawa saudara Lim datang menghadap." si Hakim sakti Ciu Huang tertawa canggung. Apa bila kehadiran kami mengganggu istirahat Locianpwee mohon bisa dimaafkan." sinar matanya segera dialihkan ke wajah Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Locianpwee tak perlu sungkan-sungkan.

." "Dunia sangat luas. secara ringkas Lim Han-kim menceritakan pengalamannya sewaktu mencari balik pil mustikanya yang tercuri itu.. ada kejadian seperti itu?" Hakim sakti Ciu Huang berseru tertahan. "oooh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ si Hakim sakti Ciu Huang segera mengawasi wajah Lim Han-kim lekat-lekat."setelah sembuh dari lukaku nanti. tapi sayang telah dicuri orang di tengah jalan. apakah kau yang mengantar pil jinsom seribu tahun itu untukku?" Untuk sesaat Lim Han-kimjadi gelagapan dan tidak tahu bagaimana harus menjawab. sesudah termenung cukup lama baru ia berkata: "Walaupun pil mustika itu memang aku yang membawa. aku harus pergi untuk memeriksa sendiri" "Pengalaman dan ilmu silat Locianpwee jauh melebihi kami semua. biar pun aku telah menjelajahi empat telaga lima samudra bukan berarti semua persoalan tentu kuketahui." 629 .. Kami percaya tak satu pun kejadian dalam dunia persilatan selama tiga puluh tahun belakangan ini yang dapat mengelabui Locianpwee.. Untuk mendapatkan kembali pil tersebut aku telah banyak merasakan penderitaan-" "Penderitaan apa saja yang telah kau alami?" tanya Ciu Huang sambil mengalihkan pandangan matanya ke atap ruangan. kemudian tanyanya pelan: "Nak.

. Dengan menggunakan gadis-gadis cantik sebagai umpan.com/ Kemudian setelah berhenti sejenak.hong. terusnya: "Walaupun aku sudah berdiam hampir satu 630 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.kau hanya bergerak di seputar wilayah Im-ciu dan Kui. pernahkah kau mendengar asal usul dari perkumpulan Hian. sesudah termenung sejenak ujarnya: "selama ini perkumpulan Hian.ciu." si Hakim sakti Ciu Huang memutar sepasang matanya memandang sekejap wajah ketiga orang itu.. asal bisa kujawab pasti akan kuberikan jawaban yang sejelas-jelasnya . mulutnya membungkam diri dalam seribu basa.. mereka berhasil menghimpun banyak jago persilatan untuk dijadikan anak buahnya." "Tapi daya pengaruh mereka sudah meluas sampai ke wilayah Kanglam. kembali terusnya: "Coba utarakan persoalan apa yang ingin kau tanyakan. Melihat itu Li Bun-yang menghela napas panjang.kau?" Pelan-pelan si Hakim sakti Ciu Huang pejamkan matanya.hong. " "Locianpwe banyak kenal dengan jago persilatan. Bahkan pesanggrahan Tho-hoa-kit yang umat termashur pun sudah menjadi salah satu markas besarnya dalam menanamkan pengaruh diwilayah Kanglam ini. Belum pernah kudengar ia mengadakan hubungan dengan umat persilatan.

hong.. kau sudah menjelajahi semua pelosok dunia.. bisa diduga kehadiran mereka saat itu tentu akan membawa badai pembunuhan atas jago-jago Kanglam. Bila sUatu ketika perkumpulan Hianhong. namun aku pun sadar bahwa kemampuanku seorang tak sanggup memikul tanggung jawab ini.cepat selanya: "Aku telah mengalami sendiri kehebatan mereka. tentu kau tahu bukan asal usul Hian. Betul aku mempunyai tekad ingin melenyapkan bibit bencana bagi umat persilatan ini. cepat. sayang aku tak pernah punya kesempatan untuk bertarung melawan pemimpin mereka itu. tapi akhirnya ia tak sabar juga.kau serta siapa kah pemimpin mereka itu. Locianpwee. Bahkan aku sendiri pun tidak tahu manusia macam apakah ketua perkumpulan Hian.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan lolohan arak wangi mereka membuat aku mabuk kemudian memenjarakan aku hampir dua tahun lamanya.com/ bulan lamanya di Pesanggrahan Tho-hoa-kit. sungguh menyesal aku ternyata tak berhasil mengungkap rahasia di balik semua itu. justru karena itu aku berpendapat dalang dari semua persoalan ini pasti bukan manusia sembarangan. Kehidupan selama dua tahun di tempat yang gelap 631 .hongkau itu." sejak tadi Han si-kong sudah mencoba untuk menahan diri.kau berhasil menancapkan sayapnya di wilayah Kanglam.

Hian.com/ tanpa sinar matahari." "Pada mulanya aku masih mengira Lik-ling yang cantik jelita dan genit itu adalah pemimpin yang mendalangi semua itu. aku pun bersedia menjadi panglima pembuka jalanmu.hong. saudara Li. Rasa gusar dan dendamku hingga kini masih menyumbat dadaku." "Aku pernah bersua dengan ketua Hian. selama hid up belum pernah aku menerima hinaan seperti ini. "Manusia macam apa sih dia?" buru-buru Li Bun-yang bertanya.kau jiu" mendadak Lim Han-kim menimbrung." si Hakim sakti Ciu Huang yang selama ini hanya mendengar tanpa komentar mendadak mendehem beberapa kali.hong. apa bila kau berencana hendak menyapu rata pesanggrahan Tho-hoa-kit.kau cuma sebuah perkumpulan 632 . " Wajah mereka sama-sama mengenakan topeng yang amat tebal sehingga sulit bagiku untuk melihat raut wajah mereka yang sesUngguhnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. biar tak kuterangkanpun tentu kalian bisa bayangkan sendiri bagaimana tersiksanya bagi diriku. akhirnya aku baru mengetahui bahwa di belakang dia ternyata masih ada dalang lain. setelah itu ujarnya: "Menurut apa yang kuketahui.

com/ kecil yang bermarkas di wilayah Im-ciu dan Kui-ciu..hong. ia membuka markas dipegunungan antara wilayah Im-ciu dan Kui-ciu serta mengumpulkan para pembelot dan penghianat perguruan besar untuk dijadikan anak buahnya sehingga akhirnya berdirilah perkumpulan Hian..yang.akan sedang memikirkan sesuatu." "Menurut pendapat aku Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. aku percaya di balik peristiwa ini tentu ada latar belakangnya... masa sebuah perkumpulan sekecil dan selemah itu mampU menjelajahi daratan Tionggoan dan malang melintang di sini." Tiba-tiba ia berhenti sejenak seakan. organisasi mereka benar-benar amat misterius dan rahasia." "ltulah sebabnya kejadian ini agak mencUrigakan. Ciu Huang menghembuskan napas panjang "Yaa.kau." 633 .. Pemimpin mereka adalah seorang perampok ulung yang dipaksa lima perguruan besar untuk menyingkir dari wilayah Tionggoan hingga akhirnya kabur kepegunungan diwilayah Im-ciu.. tapi seperti juga lagi beristirahat kurang lebih seperminum teh kemudian ia baru melanjutkan: "llmu silat yang dimiliki orang itu sangat sederhana dan bersahaja." sambUng Li Bun. tapi ia pandai menggunakan obat pembius. Aku jadi ragu-ragu.

namun selama ini diriku hanya disekap dalam penjara bawah tanah itu.kau.hong." Kembali si Hakim sakti Ciu Huan pejamkan sepasang matanya. jika pemimpim yang mengatur organisasi ini cuma seorang perampok biasa.hong. namun kepandaian mereka tidak lemah. selama puluhan tahun ini bisa saja terjadi perubahan yang di luar dUgaan. apa yang kukatakan tadi merupakan kejadian pada puluhan tahun berselang." "Betul." Lim Han-kim menimpali "Biarpun aku belum pernah bertarung secara resmi melawan orang-orang Hian. komentarnya pula: "Walaupun aku sudah terkurung hampir dua tahun dan banyak siksaan telah kuderita.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aku rasa ilmu silat orang-orang itu meski belum bisa dibandingkan dengan jagoan kelas satu. rasanya mustahil orang itu bisa memimpin kawanan jago-jago tangguh itu.kau. Mungkin 634 . Han si-kong tak mau kalah. hal mana membuat aku tak pernah berhasil mengorek rahasia Hian. ia tak mungkin cuma seorang perampok biasa.com/ sambung Lim Han-kim. namun aku pernah menyaksikan kepandaian mereka dengan mata kepala sendiri Aku percaya pemimpin organisasi itu adalah seorang manusia kejam yang berhati telengas. ia berkata: "sejak awal toh sudah kujelaskan. Tapi aku sempat juga bertarung beberapa gebrakan melawan orang-orang yang ditugaskan mengirim nasi.

maka secara ringkas dla pun menceritakan apa yang telah dialaminya. coba kau tuturkan kembali pengalamanmu sewaktu kehilangan pil jinsom berusia seribu tahun itu.. Walaupun wajahnya terbungkus oleh kain perban sehingga sulit untuk melihat mimik mukanya.hong." sesudah berhenti sejenak." "lbumu?" Ciu Huang kelihatan tercengang." Lim Han-kim manggut-manggut. menanti Lim Han-kim selesai dengan penuturannya dia baru membuka matanya kembali sambil berkata: "Nak. Mungkin dari penuturanmu tersebut aku bisa mengungkap kejadian yang sesungguhnya.. setelah termenung sampai lama sekali ia baru menjawab: "Aku mendapat perintah dari ibuku untuk mengHantar obat tersebut ke mari. siapa yang suruh kau mengantar pil jinsom seribu tahun itu untukku?" Lim Han-kim berkerut kening..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 635 . namun ditinjau dari nada suaranya yang penuh diliputi rasa kaget dan tercengang.com/ saja perkumpulan Hian.. ia tatap wajah Lim Han-kim dan menambahkan "Nak. sambil pejamkan matanya si Hakim sakti Ciu Huang memperhatikan dengan seksama.. jelas membuktikan kalau ia sangat tercengang dan keheranan oleh peristiwa itu.kau telah memiliki pemimpin baru.

Melihat itu. kemudian sambil bangkit berdiri katanya: "Maaf. aku harus menjumpai adikku sebentar. Li Bun-yang melirik Han Si-kong sekejap.." 636 . Belasan tahun lamanya tak pernah meninggalkan lembah itu selangkah pun. tapi niat itu segera diurungkan. aku selalu hidup dan bermain di dalam lembah Hong-yap-kok. aku mohon diri dulu. Memandang hingga bayangan punggung kedua orang itu lenyap di balik kegelapan. sambil ikut bangun berdiri katanya pula: "Aku juga ingin mohon diri dulu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. si Hakim sakti Ciu Huang baru menghela napas sambil bertanya: "Apakah dalam hatimu terdapat banyak pertanyaan nak?" "Hingga kini aku belum mengetahui asal-usulku yang sebenarnya. tiba-tiba saja kali ini ibu memerintahkan aku untuk menghantarkan pil jinsom berusia seribu tahun ini untuk Locianpwee. Sejak mulai tahu urusan." Han Si-kong sudah cukup lama berkelana dalam dunia persilatan Melihat gelagat tersebut ia pun mengerti apa maksudnya..com/ Tiba-tiba Lim Han-kim seperti teringat akan suatu persoalan yang sangat penting. ia melompat bangun sambil menggerakkan bibirnya." Dengan cepat dia mengikuti di belakang Li Bun-yang berlalu dari ruangan tersebut. pelan-pelan ia duduk kembali.

berarti dia 637 .com/ Mendadak ia merasa kata selanjutnya tak pantas diucapkan." kata Ciu Huan segera. kuharap Locianpwee sudi memberi penjelasan kepadaku. "Selama belasan tahun ini aku mempunyai satu persoalan yang rasanya selalu mengganjal di dadaku. wajahnya segera berubah serius dan menegurku agar tidak banyak bertanya." "soal apa?" "Asal usulku" Ciu Huang termenung tidak bicara. tapi maaf aku pun merasa kurang leluasa untuk menerangkan kepadamu. sampai lama kemudian ia baru bertanya: "Apakah ibumu tak pernah memberi tahukan persoalan ini kepadamu?" "lbuku punya disiplin yang sangat ketat. ibumu cerdik dan luar biasa.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setiap kali aku bertanya tentang asul usul-ku. "sebenarnya kecurigaan apa yang ada di hatimu? utarakan saja secara blak-blakan. Tapi sebagai putra manusia aku wajib mengetahui siapa ayahku dan bagaimana asal-usulku. sebab bila masalah ini saja tak jelas. kalau ia belum bersedia memberitahukan asal usulmu. walaupun pertanyaanmu itu benar. apa artinya aku hidup sebagai seorang manusia?" "Nak. maka ia pun berhenti di separuh jalan.

jangankan ibumu tak sanggup menghadapi kekacauan tersebut. " Kalau begitu Locianpwee mengetahui asal usulku?" serunya.sehingga buru-buru tutup mulut. Lim Han-kim semakin tergetar perasaannya. dalam dunia persilatan saat ini kecuali ibumu. Thian-hok sangjin juga tahu. terpaksa ia menyahut: "Betul. cuma apa yang diketahuinya amat terbatas sehingga tak mungkin ia bersedia memberitahukan kepadamu." Mendadak ia merasa telah salah bicara ... bahkan meskipun aku dan gurumu turun tangan bersama belum tentu kekacauan itu bisa diredakan" Lim Han-kim jadi tertegun.usulmu itu terungkap saat ini di dalam dunia persilatan. mungkin cuma Thian-hok. Aaaai. "Yaa. gurumu dan aku yang mengetahui asal usulmu. satu ingatan 638 ... sudah pasti badai kekacauan akan melanda dunia. kesalahan itu tak bisa diperbaiki lagi..com/ menganggap saatnya belum tiba. serunya tertahan: "Jadi Thian-hok sangjin juga tahu?" Hakim sakti ciu Huang mengerti." Tiba-tiba Lim Han-kim teringat kembali kalau Thianhok sangjin telah berangkat ke istana racun. tapi aku bisa memberitahukan akibatnya bila asal. si Hakim sakti Ciu Huang manggut-manggut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

maka untuk sesaat dia pun terbungkam dalam seribu basa sementara otaknya bercutar mencari akal 639 .." Ucapan itu diutarakan secara tegas sehingga sama sekali tak diberi peluang untuk dirundingkan Lim Han-kim sadar meski didesak lebih jauh pun tak ada gunanya sebab Ciu Huang sudah bertekad tak akan membocorkan asal-usulnya. mungkin selanjutny aaku tak punya kesempatan lagi untuk mengetahui asal.. tolaknya: "Kecuali persoalannya ini." Hakim sakti Ciu Huang gelengkan kepalanya berulang kali." Berpikir sampai di situ. jika aku tidak menggunakan kesempatan ini untuk menyingkap asal.usulku hingga tuntas.usulku secara jelas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. mohon kau sudi memberi penjelasan kepadaku. kalau memang kau mengetahui asal. Tapi ia tak rela untuk menyerah begitu saja. bila kau masih ada masalah lain katakan saja.usulku inilah merupakan rahasia terbesar di dunia saat ini. ia segera bangkit berdiri seraya menjura.. sekalipun kejadian mana menyangkut masalah besar dalam dunia persilatan. katanya: "Locian-pwe. aku pasti akan memenuhi permintaanmu itu. Tampaknya asal. diam-diam pikirnya: "Pada mulanya aku mengira kepergian Thian-hok sangjin ke istana racun merupakan suatu peristiwa yang aneh.usulku. asal tahu. aku pun bersedia menahan diri dengan tidak melakukan segala perbuatan secara gegabah.com/ kembali melintas dalam benaknya.

kau sudah bersabar belasan tahun. kenapa tidak bisa bersabar berapa waktu lagi?" "sekalipun Locianpwee enggan memberitahukan rahasia itu kepadaku. hal ini tak lain demi kebaikanmu sendiri. maksud ibumu benar-benar mulia. namun aku tak ingin 640 . pasti ibumu akan mengungkap sendiri secara jelas. Terdengar ciu Huang membujuk sambil menghela napas panjang: "Nah. ibumu tak bersedia mengungkap asal." Pelan-pelan Ciu Huang membaringkan diri ke atas pembaringan setelah itu tanyanya: "Tahukah kau apa maksud ibumu menyuruh kau mengHantar obat mustika itu untukku?" "Aku tidak mengerti" "Aaaai. sekalipun aku mengetahui secara jelas. kau tak usah banyak pikir lagi. aku bersumpah tetap akan menyelidiki persoalan ini dengan sepenuh tenaga hingga terungkap sama sekali..com/ Bagaimana caranya memancing orang tua ini sehingga mau membeberkan asal-usulnya tanpa sengaja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Apakah Locianpwee suruh aku melewati sisa hidupku secara bodoh dan kabur. tak ada ibu di dunia ini yang tak sayang pada putranya." "Bila saatnya telah tiba.usulmu.. Nah...

tapi belum pernah menerima setitik balasan pun dari orang lain. Demikian meluasnya mereka yang terlibat sehingga kalau dibicarakan sungguh mengerikan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kini ibumu mengutus kau menempuh perjalanan ribuan li untuk mengHantar obat kepadaku. Pelan-pelan ciu Huang pejamkan matanya kembali. namun pengetahuannya tentang dunia persilatan tidak banyak." "Maafkan aku yang bodoh. asal-usulmu penuh diliputi kesedihan. bersediakah kau menerangkan sehingga pikiranku yang tersumbat bisa sedikit terbuka?" "Nak. namun aku bisa menebak maksud hatinya secara jelas. juga menyangkut suatu peristiwa menyedihkan yang telah lama tenggelam dalam dunia persilatan. Ucapan yang diutarakan ciu Huang secara mendadak ini seketika membuat dia terbelalak dan tak tahu apa yang mesti dikatakan. Aku tak bisa menebak apa maksud ibuku? Locianpwe. Tokoh-tokoh silat yang terlibat dalam peristiwa ini tersebar di seantero jagad. katanya: "selama hidup aku hanya tahu melepaskan budi kepada semua orang.com/ membuatnya kecewa." Biar pun Lim Han-kim pintar. meski dalam suratnya ia tidak berpesan apa-apa. Padahal peristiwa itu berawal dari suatu kesalahpahaman tapi akhirnya terciptalah suatu tragedi 641 . hampir meliputi semua tokoh sakti zaman itu.

. meski ilmu silat gurumu sangat hebat dan termasuk salah satu jago pilihan dalam dunia persilatan.. sekalipun seseorang menggunakan segenap kemampuannya belajar sepanjang hidup pun tak mungkin bisa menguasai seluruh ilmu yang ada di dunia ini. sesudah termenung berapa saat ia baru melanjutkan "sudah terlalu banyak yang kubicarakan mungkin hal ini malah menambah banyak kemurungan bagimu. 642 . aku tak berani bertindak secara gegabah.. Aaaai. belum tentu aku pun bisa. Nak. Apa yang suhumu bisa. walaupun mengetahui asal. ada yang tersohor karena ilmu pedangnya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Kedua. Aku sendiri. ada pula yang terkenal karena ilmu pukulan setiap aliran memiliki keunggulan masing-masing.com/ yang menggetarkan sukma.usulmu." Berbicara sampai di situ kembali ia berhenti sejenak. Maka dari itu dunia persilatan terdiri dari banyak partai dan aliran. meskipun peristiwa itu sudah terjadi pada dua culuh tahun berselang tapi hingga kini tak ada orang berani menyinggung kembali peristiwa itu.. namun ilmu silat tiada batasnya. tapi apa yang kuketahui belum tentu juga diketahui gurumu. masalah ini mempunyai kaitan yang amat luas. juga yakin tragedi itu timbul dari salah paham Tapi lantaran pertama buktinya kurang lengkap aku tak bisa tampilkan diri untuk mencuci bersih kesalahan paham ini.

" 643 . namun kita tak boleh ada ikatan nama sebagai guru dan murid. terlepas dari budimu mengHantar obat untukku. apa lagi kau memiliki bakat yang bagus untuk mewarisi ilmu silatku. Biarpun belum mampu digunakan untuk bertarung melawan orang." "Nah." " Kalau soal ini. Cukup ditinjau dari sikap ibumu yang berjiwa baja dan mampu hidup menanggung derita..com/ oleh karena itu meskipun ibumu tidak berkata apaapa. hanya sebelum itu aku perlu mengutarakan dulu." Ciu Huang menghela napas. aku tak berani menerima-nya.. Asal kau mau bersabar menunggu beberapa hari lagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dengan bantuan obat jinsom berusia seribu tahun itu aku percaya sepuluh hari kemudian lukaku bakal sembuh sama sekali. Yang dihormati kita umat persilatan adalah istri setia dan anak berbakti. tapi aku memahami maksud hatinya yaitu minta aku mewariskan ilmu silat kepadamu." "Aku siap mendengarkan" "Boleh saja aku mewariskan ilmu silat kepadamu. aku tak bisa berpeluk tangan belaka. "Sesungguhnya ilmu silat bagimu merupakan kunci terpenting yang perlu dimiliki. kau tak usah menampik. tapi lebih dari cukup untuk mewariskan ilmu silat kepadamu..

membuat aku selalu ketakutan tak berani bertanya lagi. sesungguhnya akulah yang tidak pantas menjadi gurumu. sebab ia memang tak tahu apa yang mesti dikatakan. dan entah berapa banyak kali 644 .. Entah berapa banyak teguran dan makian yang telah kuterima. tiba-tiba ia jatuhkan diri berlutut di hadapan Ciu Huang seraya berkata: "sejak mengetahui urusan. hampir belasan tahun lamanya aku dirundung kemurungan gara-gara masalah ini.usulku.. masuk dalam perguruanku tapi siapa yang tahu dalam sepanjang hidupku aku pernah tiga kali menderita kekalahan?" Lim Han-kim menghela napas panjang. kalau bukan ia menegurku dengan marah tentu menangis penuh kepedihan hati.. tidak sedikit umat persilatan yang menaruh rasa kagum dan hormat kepadaku. aku selalu dibelenggu perasaan murung memikirkan asal.com/ Lim Han-kim hanya termangu-mangu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Terdengar ciu Huang berkata lebih jauh: "Hal ini bukan disebabkan bakatmu tidak sesuai menjadi anak muridku serta mewarisi sebutan itu. dengan pelbagai cara mereka ingin belajar silat dariku.. Walaupun ibu amat sayang kepadaku tapi setiap kali menyinggung tentang ayahku. Tapi justru karena keadaan yang lain daripada biasanya itu membuat aku semakin ingin mengetahui asal-usulku yang sesungguhnya Aaaai. Aaaai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

kumohon kau sudi membeberkannya kepadaku.." "Dalam ingatanku sama sekali tidak tertinggal kesan tentang ayahku.. tapi tidakkah mungkin ia juga memiliki niat lain?" "Niat apakah itu? Bagaimana kalau kau jelaskan?" "Locianpwe pernah bilang asal.usulku mengenaskan dan pengalaman keluargaku tragis." "Kalau Locianpwee memang mengetahui persoalan ini. Rupanya Thian maha pengasih...usulku ibarat gelombang yang mengamuk di samudra.com/ kusaksikan ibu menangis sedih.. Tak heran keinginanku mengetahui asal.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sehingga 645 . ucapan ini pasti benar bukan?" "Tentu saja benar. kupikir peristiwa tragis inipasti terjadi gara-gara ayahku bukan?" "Ehmmm. ke mana aku harus pergi untuk mencari seseorang yang tidak terlibat dalam masalah ini namun bersedia mengungkapkan asalusulku? Aaai. tapi. kau memang sangat pintar. akhirnya aku dapat bertemu dengan Locianpwee pada malam ini mau menyingkap sedikit latar belakangku itu Bisa jadi ibuku memang menaruh niat minta Locianpwee mewariskan ilmu silatnya kepadaku.

Cepat bangkitlah dulu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Jadi Locianpwee telah mengabulkan permintaanku?" Haklm sakti ciu Huang menggeleng. pelan-pelan ia duduk kembali sambil membujuk: "seorang lelaki sejati tak gampang mencucurkan air mata. cepatlah bangun." Hakim sakti ciu Huang tidak-menjawab. tidak tahan lagi ia cucurkan air mata.com/ aku pun bisa melenyapkan kemurungan yang selama ini mengganjal dadaku. Mari kita berbincang-bincang lagi. BAB 20. "Nak. Aku suka dengan para pendekar yang gagah dan 646 ." Pemuda murung yang selalu angkuh ini agaknya sudah kehilangan kemampuan untuk mengendalikan diri. air matanya bercucuran amat deras. pelan-pelan ia membaringkan diri ke atas pembaringan. Kakek Berambut Putih Menuntut obat Lim Han-kim merasa darah panas bergelora di dalam dadanya. Tampaknya Hakim sakti Ciu Huang merasa sangat terharu. terusnya dengan nada sedih: "Bila Locianpwee tak mau membeberkan asal-usulku hari ini. aku pun akan berlutut terus sepanjang masa.

.. tampaklah ketua awan hijau ci Mia-cu berjalan paling depan disusul Han Si-kong dan Li Bunyang di belakangnya." 647 . terpaksa aku pergi mencari Thian-hok Sangjin. lalu tanyanya kepada si Hakim sakti ciu Huang: "ciutayhiap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ berjiwa baja.." Sambil menyeka air matanya Lim Han-kim bangkit berdiri. lukamu tidak apa-apa bukan?" ciu Huang tertawa." "Kalau aku tidak bicara. paling benci dengan orang tak bersemangat yang gampang terpengaruh emosi. ci Mia-cu memandang Lim Han-kim se-kejap. tentu saja nama besarnya itu bukan nama kosong saja. Ketika berpaling. tanggung Thian-hok Sangjin pun tak bakal meluluskan permintaanmu. " Lim Han-kim ingin bertanya lebih jauh. ujarnya: "Bila Locianpwee tidak bersedia membeberkan asal-usulku. "Phang Thian-hua disebut orang dewa jinsom. mendadak terdengar suara deheman berkumandang datang disusul kemudian terdengar suara langkah kaki yang kacau. Sungguh tak disangka sebotol pil jinsom berusia seribu tahunnya benar-benar dapat merenggut balik sukma-ku dari pintu neraka.

walaupun ada beberapa orang yang mendapat kabar dan datang mencari balas. katanya: " orang baik memang selalu dilindungi Thian. Ci Mia-cu menghela napas panjang." 648 . budi bantuan saudara Li pasti akan kubalas setelah bertemu ibumu nanti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aku memang punya banyak teman di dunia persilatan. Meski aku tak ingin menyebar luaskan berita ini. selama ini aku yakin banyak musuh besarku yang telah datang ke kuil awan hijau untuk menuntut balas bukan?" sambung Ciu Huang sambil ter-tawa. kemudian sahutnya: "Yaa.yang lekatlekat. tapi semuanya berhasil dibendung oleh Li kongcu" Ciu Huang segera menatap wajah Li Bun. katanya "Aku sudah beberapa kali bertemu muka dengan ibumu. oleh sebab itulah ketika berita terlukamu tersebar dalam dunia persilatan.com/ Ucapan itu diutarakan dengan suara nyaring dan lantang. jelas luka yang dideritanya sudah sembuh sebagian besar. Ci Mia-cu mengalihkan pandangannya memandang para jago sekejap. pada waktu biasa Ciu tayhiap hanya menolong orang. namun orang yang datang menjenguk atau menghantar obat tetap mengalir datang tiada habisnya. tapi musuhku juga tak sedikit jumlahnya. entah berapa banyak orang yang turut menguatirkan keselamatan jiwamu.

Tinggal aku seorang yang masih luntang-lantung dalam keramaian dunia..yang sambil tertawa. Aaaai.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. Dengan kedudukan serta pamornya dalam dunia persilatan. "Yaa. karena itulah ia berusaha untuk menampik. yang masih hiduppun kebanyakan sudah mengundurkan diri tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi..." 649 . sudah sepatutnya kalau kunjungan itu disambut sendiri oleh ibunya.com/ "Locianpwe adalah seorang pendekar sejati masa ini. perlakuan macam itu bisa jadi akan menimbulkan salah paham dengan pihak keluarga Hong-san. belakangan ini ia sudah hidup memencilkan diri Meski aku sendiripun jarang dapat bersua dengan beliau. sebagian besar sahabat lamaku telah wafat. Hakim sakti Ciu Huang menghela napas panjang. tentang ibuku. kelihatannya sudah waktunya aku mengundurkan diri juga.." Ternyata ia kuatir Ciu Huang benar-benar mengunjungi bukit Hong-san setelah lukanya sembuh nanti. Padahal waktu itu ibunya sedang menutup diri dan tak mungkin munculkan diri untuk menyambut Dengan watak Ciu Huang tinggi hati. maksud baik Locianpwee biar aku mewakili ibuku untuk menerimanya. "sudah menjadi kewajiban kami sebagai umat persilatan untuk berusaha membantu Locianpwee lolos dari bencana kali ini.." kata Li Bun...

" Kemudian setelah berhenti sejenak. Tapi bicara sejujurnya. "siapa pun yang pernah terjun ke dalam dunia persilatan. aku rasa sulitnya bukan kepalang." timbrung Han sikong tiba-tiba." setelah tarik napas panjang." "Ehmm. ciu tayhiap.. selama hidup ia jangan harap bisa cuci tangan dengan bersih. tampaknya selama hidup jangan harap bisa meloloskan diri kembali. hidup mengasingkan diri pun tidak menjamin bisa lolos dari segala keruwetan dalam dunia persilatan. contoh yang paling jelas adalah diriku. tapi kenyataannya selama belasan tahun ini begitu banyak jago persilatan tetap datang mencari balas. ucapan itu memang benar. Phang Thian-hua dan Thian-hok sangjin terhitung tiga jenis 650 . Aaaai. meskipun aku sudah hidup sebagai pendeta di kuil awan hijau dan boleh dibilang telah menghindarkan diri dari keramaian dunia persilatan. Bila ingin mencari sepi untuk hidup tenang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tak urung beberapa kali juga aku dipaksa untuk turun tangan. Ci Mia-cu berkata lebih jauh: "Berbicara dari kedudukan serta pamor ciu tayhiap.com/ "Kata-kata Ciutayhiap pantas menjadi panutan bagi kaum muda. ia sepuluh kali lipat lebih tinggi ketimbang aku.. Meski berulang kali aku mengalah dan mencoba menahan diri.. terusnya: "Dari deretan jago silat angkatan kita sekarang. satu kali orang terlibat dalam dunia persilatan..

ia berusaha menjauhkan diri dari keramaian dunia. "Tapi yang paling mengenaskan justru Thian-hok sangjin." "Ehmm.. Biasanya ia tak suka cari nama maupun kedudukan. dua orang pembantu Thian-hok sangjin bukan jago sembarangan. selama ini ciu tayhiap malang melintang dalam dunia persilatan dengan mengutamakan keadilan dan jiwa pendekar sehingga disebut orang Hakim berwajah baja." "Apa?" mendadak sepasang mata Ciu Huang yang berada di balik kain pembalut putih melotot besar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi kenyataannya musuh besar yang bermusuhan dengannya tidak berbeda jauh dengan musuh-musuh ciu tayhiap. tidak heran kalau Ciu tayhiap mempunyai banyak musuh. perkataan itu benar juga.. masa mereka ijinkan sembarangan orang mengunjungi pondok 651 .com/ tokoh yang saling berbeda." Ciu Huang manggut-manggut. tapi justru banyak orang pergi mencarinya untuk membuat perhitungan sehingga pondok Lian-im-lunya yang terdiri dari berapa buah bangunan gubug tak pernah sepi dari kunjungan manusia. sebaliknya Phang Thian-hua tak pernah terjun ke dunia persilatan. Nyatanya aku pernah ke sana. tapi justru begitu banyak jago silat serta permasalahannya yang merembet dan melibatkan dirinya.. si kepalan baja Ku Hui dari tiga orang gagah Juan-tiong pun pernah ke situ.. "Menurut apa yang kuketahui..

" tukas ciu Huang tertegun. tapi kalau berbicara tentang beberapa orang pembantunya itu.com/ Lian-im-lu?" "Aku percaya dan yakin Thian-hok sangjin adalah seorang jago pilihan." "Nenek naga berambut putih. Kemampuan mereka masih belum cukup untuk membendung kehadiran para jago. 652 . baik budi pekerti maupun ilmu silatnya sudah mencapai taraf kesempurnaan dan akupun menyadari selama hidup jangan harap aku orang sheHan mampu melatih diri hingga mencapai taraf yang seimbang dengan kemampuannya.." "Ada apa? Kau pernah bertarung dengan mereka?" "Jui lotoa orangnya ramah. hal ini membuktikan ilmu silatmu terhitung bagus sekali..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Di kala kami berada di Pondok Lian-im-lu itulah. ia lepaskan kami untuk lewat. sebaliknya Li Loji galak dan tak kenal manusia.. sikapnya itu memaksa aku si monyet tua terpaksa harus menerjang naik dengan kekerasan-" "Kau dapat mengungguli Li leji. dengan mata kepala sendiri kami saksikan kehadiran dua manusia aneh dari Thian-lam..

Thian-hok sangjin tidak mencari nama maupun kedudukan walaupun dua mustika dari Thian-lam merupakan mustika impian setiap Umat persilatan." "oooh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Ada urusan apa kedua orang itu datang kepondok Lian-im-lu?" "Mencari Thian-hok sangjin untuk menelusuri jejak dua mustika dari Thian-lam" "Pedang usus ikan dan tameng naga langit?" "Benar" "Menurut apa yang kuketahui." Agaknya secara tiba-tiba Han si-kong teringat akan suatu persoalan yang amat penting. selain Nenek naga berambut putih. sudah pasti dua manusia aneh dari Thian-lam mendapat hasutan orang lain sehingga menyatroni pondok Lian-im-lu. kemudian ia dipaksa orang meninggalkan daratan Tionggoan hingga mesti mengungsi ke Thian-lam. Entah bagaimana ceritanya tahu-tahu ia sudah menjadi anggota perguruan Thian-lam. bukan berarti dia pun bakal tertarik dengan benda-benda semacam itu.com/ "Yaa. dia pasti si naga botak siang Cou pada puluhan tahun berselang orang ini adalah seorang tokoh kalangan hitam yang amat termashur dalam dunia persilatan. segera katanya: "ciu tayhiap. kau sudah lama berkelana di dalam dunia 653 . masih ada lagi seorang kakek berambut putih.

" ucap Lim Han-kim." "Ciu tayhiap. saudara Lim. apakah kau kenal dengan seorang jago pedang kenamaan dari dunia persilatan yang menjadi sahabat karib Thian-hok sangjin.." Han Si-kong segera melirik Lim Han-kim sekejap. tapi kelihatannya ada hubungan yang erat dengan dirinya. sedang kehadiran dua manusia aneh dari Thian-lam di Pondok Lian-im-lu juga bukan tanpa alasan. dia mengaku bernama Pek Khi-hong?" si Hakim sakti Ciu Huang berpikir sejenak... tapi rasanya belum pernah kudengar nama Pek Khi-hong itu.." "Anda terlalu memuji. kita sudah ditipu budak itu. kemudian sahutnya: " Walaupun banyak jago pedang kenamaan yang belum pernah kujumpai. "Meskipun dua mustika dari Thian-lam tidak berada di tangan Thian-hok sangjin.. tentunya Ciu tayhiap pernah 654 ..com/ persilatan pengetahuan serta pengalamanmu pasti amat luas. kemudian tertawa tergelak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pedang usus ikan betul-betul berada di tangannya. boleh dibilang jarang ada yang menandingi. "Ha ha ha ha.. paling tidak tentu pernah kudengar namanya. bila ingin bertanya katakan saja." "Tapi kita tak akan salah melihat.

tapi secara tiba-tiba jejaknya lenyap tak berbekas dan tak pernah munculkan diri kembali. katanya: "Selamanya Thian-hok Sangjin tak pernah berhubungan dengan umat persilatan." Maka secara ringkas Han si-kong menceritakan bagaimana kisahnya mereka bertemu dengan Han-gwat. naik ke Pondok Lian-im-lu untuk mematahkan borgol tangan lalu bagaimana bertemu dengan si Gadis naga berbaju hitam dan dua manusia aneh dari Thian-lam.-. Ci Mia-cu menghela napas panjang. terjerumus diperkampungan Lak-seng-tong. 655 . Selesai mendengar kisah tersebut. lalu bagaimana Thian-hok sangjin secara sukarela berangkat ke istana racun. Dulu aku pernah bertemu satu kali dengannya. di mana Thianhok sangjin dipaksa untuk menyerahkan dua mustika dari Thian-lam. apakah ia masih hidup hingga kini?" "Bukan hanya masih hidup segar bugar malahan sudah kawin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Dengan membawa dua mustika dari Thian-lam.com/ mendengar tentang Gadis naga berbaju hitam bukan?" Ciu Huang manggut-manggut membenarkan. perempuan ini telah membuat onar selama belasan tahun di daratan Tionggoan." "Kawin dengan siapa?" "Pek Khi-hong.

" ujar Han Sikong.." kata Ci Mia-cu. sekalipun di balik kejadian ini terdapat banyak masalah yang kurang jelas. rasa. Yang membuat orang lebih tak habis mengerti adalah kerelaan Thian-hok Sangjin menuruti perintah Dewi seratus racun untuk berangkat ke istana racun. tentu saja sulit baginya untuk memutuskan hubungan dengan masalah dunia persilatan.com/ ternyata ia pun digundah banyak persoalan dan kerepotan." 656 . Malahan kudengar kepergian Thian-hok Sangjin kali ini konon ada hubungannya dengan keselamatan seluruh umat persilatan di dunia ini.^ "Thian-hok Sangjin kelewat termashur. tapi orang lain justru datang mencarinya.. rasanya susah bagiku untuk mengingat-ingat di manakah leitak istana racun itu. coba bayangkan apakah kejadian ini tidak aneh?" "Ehmmm. "Tapi kalau di pikirkan kembali sekarang. Betul ia tidak mencari gara-gara.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Aaaai Sebagai anggota dunia persilatan tampaknya susah amat untuk melepaskan diri dari keruwetan pelbagai masalah. "Dengan kedudukannya dalam dunia persilatan.rasanya aku pun pernah mendengar orang membicarakan masalah istana panca racun. tapi sukar untuk dicari sebabmusababnya.

"ibumu mempunyai pengetahuan serta pengalaman yang amat luas. "Berita yang tersiar dalam dunia persilatan memang kedengarannya menyeramkan sebab banyak yang sudah ditambahi bumbu. namun aku mengetahui seluk beluknya dengan jelas." Ciu Huang menghela napas panjang. "Jadi Ciu tayhiap pernah berkunjung ke istana panca racun?" ciu Huang segera menggeleng "Biarpun aku belum pernah berkunjung ke tempat itu." kata Ciu Huang." "Yaa.com/ "oooh. kalian belum pernah mendengar tentang istana panca racun? Aku bisa memberi sedikit penjelasan untuk kalian. "Terus terang saja setelah peristiwa itu. jadi kebenaran ceritanya lebih dapat dipercaya." "sebetulnya tempat macam apakah itu?" tukas Li Bunyang. tempat itu memang tiada duanya di dunia saat ini. aku pernah berpikir cukup lama. aku pun pernah mendengar cerita tentang betapa seram dan mengerikannya tempat itu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. tapi berita yang kudengar ini justru datang dari mulut seorang sahabat lamaku. bahkan mungkin jauh di atas 657 . tapi sulit rasanya untuk mempercayainya dengan begitu saja." ujar Ci Mia-cu. Menyinggung soal menyeramkan.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ kemampuanku." semua orang mendengarkan penuturan itu dengan seksama. kemudian setelah mendeham pelan. 658 . Konon. biar kau memiliki ilmu silat yang maha dahsyatpun jangan harap bisa lolos dari bencana kematian.." Ciu Huang menggeser badannya untuk duduk lebih nyaman sedikit. masa saudara Li belum pernah mendengar ibumu menyinggung soal ini?" "Mendengar sih pernah. Kalau sudah begini. cuma hanya sekilas pintas saja sehingga kurang begitu jelas. sepuluh li di sekeliling istana panca racun penuh tertimbun daun-daun membusuk serta aliran hawa racun yang entah dari mana asalnya.. Aliran hawa racun serta daun-daun membusuk yang terhimpun menjadi satu menciptakan suatu hawa maut yang alami tapi jahatnya bukan kepalang. Kemudian oleh seseorang tempat itu dirubah sedemikian rupa sehingga bekas-bekas daun busuk itu jadi sama sekali tak berbekas.. terusnya: "Tempat itu merupakan suatu tempat yang penuh diliputi hawa beracun yang jahat dan misterius. ini menyebabkan orang luar yang tiba di situ dan tidak mengetahui kondisi setempat menjadi terjebak ke dalam alam beracun tanpa disadarinya. enam buah sorot mata bersama-sama ditujukan ke wajah Ciu Huang.

dikumpulkan aneka macam makhluk beracun yang 659 ." "Kecuali alam beracun itu apakah masih ada tempat lain yang lebih berbahaya lagi?" tanya Li Bun-yang.com/ Pelan-pelan si Hakim sakti Ciu Huang pejamkan matanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Aneh benar. Di tempat itulah istana racun tersebut didirikan Untuk melengkapi keseraman istana tadi. maka ia tak perlu kuatir dengan hawa beracun lagi. Tak usah seseorang terjerumus ke dalam hawa racun yang sudah terhimpun beratus tahun lamanya. konon di dalam istana panca racun itu tumbuh sejenis bunga aneh yang memiliki bau harum sangat tebal. Asal seseorang mencantumkan sekuntum bunga itu di badannya. kemudian ia baru melanjutkan: "Alam maut yang tercipta oleh daun. cukup bau busuk yang terpancar dari daun busuk saja sudah mampu membuat seseorang mati lemas.daun busuk serta aliran hawa beracun itu benar-benar merupakan suatu tempat maut yang tiada duanya di dunia ini. masa anggota istana panca racun tidak takut dengan hawa beracun itu?" tanya Han si-kong keheranan"Setiap benda di dunia ini pasti ada lawannya. "Di dalam alam racun yang terdiri dari daun busuk serta hawa racun itu terdapat sebidang tanah seluas berapa ratus hektar.

" "Yang pertama adalah Thian-hok sangjin. "harap Locianpwee menjelaskan lebih jauh. aku rasa tak ada orang kedua dalam dunia persilatan saat ini yang mengetahui seluk beluk tersebut sejelasnya. Masih ada seorang lagi hingga kini masih berdiam di pondok Lian-im-lu.com/ kalau dijumlah mencapai lima jenis utama." Li Bun-yang mendehampelan." "Aku tahu di dunia ini justru ada dua orang yang mengetahui latar belakang istana racun itu secara jelas" tiba-tiba Han si-kong menyela. seharusnya antara makhluk yang satu dengan makhluk yang lain saling bertentangan. Bagaimana mungkin tetap ada lima racun? " tanya Li Bun-yang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. itulah sebabnya istana itu disebut istana panca racun. katanya lagi: "Manusia macam apa pula pemimpin yang menyelenggarakan istana panca racun itu?" "Masalah ini bukan cuma aku yang tak jelas." "Kalau dibilang ada lima jenis makhluk beracun. kalau soal itu aku kurang jelas. 660 . "Waaah." "Kau maksudkan gadis berbaju putih yang lemah karena penyakit itu?" tanya Lim Han-kim. tapi dia sudah memasuki istana racun sehingga tak perlu disinggung lagi.

setelah mengitari ruangan satu lingkaran burung itu melayang turun dan hingga di bahu Li Bun-yang sambil berteriak: "Nona bertemu musuh.com/ "Yaa. tak nanti ia bisa bersikap demikian." "Ehmm... burung yang cerdik itu. aku akan membantu adikku dulu." Berubah paras muka Li Bun-yang." Tiba-tiba terdengar suara bulu sayap burung membelah angkasa berkumandang datangi disusul kemudian terlihat seekor burung kakak tua menembusi angkasa melayang masuk ke dalam ruangan. perkataan Locianpwee memang benar. hampir semua orang yang hadir pada marah dan berusaha menghalangi. gadis itulah yang kumaksudkan. harap kalian tunggu di sini. Bukan saja ia berbicara dengan tenang." 661 . dengan cepat ia melompat bangun sambil serunya: "Adikku telah bertemu musuh tangguh dan kini sedang terlibat dalam perta rungan sengit.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cuma si nona baju putih yang datang secara tergesagesa saja yang tidak terpengaruh oleh keadaan. Burung itu tak lain adalah Bi-ji. nona bertemu musuh. Malahan ia membujuk Thian-hok sangjin agar berangkat dengan perasaan lega. malahan mengantar tanpa perasaan hati yang berat Apabila ia belum mengetahui latar belakang persoalan itu secara jelas. Ketika Thianhok sangjin hendak mengikuti si perempuan siluman menuju ke istana racun tempo hari.

sepeninggal beberapa orang itu.com/ Selesai bicara. katanya pula: "Lim situ. kemudian tanyanya: "Pernahkah ibumu membicarakan tentang tabiatku selama ini?" "Jarang sekali ibu membicarakan masalah dunia persilatan dengan diriku. si Hakim sakti Ciu Huang baru berpaling memandang Lim Han-kim sekejap. ingin kulihat jagoan dari mana yang telah datang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ci Mia-cu tak mau kalah." Dengan langkah lebar dia menyusul dari belakang." Lim Han-kim berkerut kening. ja menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu. Han si-kong segera ikut melompat bangun sambil ujarnya: "Biar aku ikut saudara Li melihat keadaan. tapi niat itu kemudian dibatalkan ia mengawasi kepergian beberapa orang rekannya itu tanpa bicara. harap kau tetap tinggal di sini menemani ciu tayhiap." 662 . tanpa menanti jawaban dari beberapa orang itu ia sudah lari ke luar dari ruangan dengan langkah cepat. soat Bi-ji si burung cerdik itu segera mementang sayapnya terbang lebih dulu sebagai penunjuk jalan. aku segera akan balik. terutama masalah jago-jago silatnya.

ingin rasanya untuk membuang semua kekesalan yang mengganjal dadanya. perduli kau setuju atau tidak." Beberapa patah kata itu diucapkan dengan tegas dan sama sekali tidak memberi peluang untuk berunding. malah selesai bicara dia pejamkan matanya rapat-rapat. tampak rembulan tergantung jauh di atas awan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pelan-pelan ia berjalan keluar dari ruangan sementara itu dua orang tosu kecil penjaga pintu telah meloloskan senjata masing-masing dan bersembunyi di balik kegelapan untuk mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan. Tenaga yang 663 . tangannya segera diayunkan ke muka melepaskan satu pukulan kearah hutan bambu. Watakku memang aneh sekali.com/ "Nah. itulah dia. bintang bertaburan di angkasa memancarkan cahaya yang redup. aku tetap akan mewariskan kepandaian kepadamu. maka meskipUn kau gorok leher sendiri di hadapankupun tak nanti aku akan menuruti kehendakmu itu. Lim Han-kim menghela napas sedih. sebaliknya aku tidak bersedia memberitahukan asal-usulmu. Pukulan itu hampir disertai seluruh kemurungan dan kekesalan yang mengganjal dadanya. ia menghembuskan napas panjang. setelah aku memutuskan akan mewariskan ilmu silat kepadamu. Lim Han-kim mengangkat kepalanya memandang angkasa. apa yang telah kuputuskan selamanya tak akan pernah dirubah.

memang aku" Mendadak terlihat cahaya pedang berkilauan dua bilah cahaya putih meluncur ke luar langsung menusuk ketubuh kakek berambut putih itu. Kenyataan ini sangat mengejutkan Lim Han-kim. dengan tertegun serun a: "Rupanya kau. secara gampang dan enteng sekali ternyata ia berhasil memunahkan seluruh kekuatan pukulan yang dilepaskan Lim Han-kim itu. segulung angin pukulan yang sangat kuat menyambar ke luar." dari balik hutan bambu bergema suara jawaban yang rendah dan berat. Pek Khi-hong" "Benar. kemudian pelan-pelan muncullah seorang kakek berambut putih. diawasinya hutan bambu itu dengan seksama lalu bentaknya nyaring: "siapa kau?" "Aku datang untuk meminta obat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pukulan yang dilepaskan secara sembarangan ternyata memancing munculnya musuh tangguh. otomatis rasa murung dan kesalnya hilang seketika. Dengan sekilas pandangan saja Lim Han-kim segera mengenali siapa pendatang itu.Begitu dilepaskan.com/ disertakanpun sangat kuat. Mendadak segulung tenaga pukulan yang lembut muncul dari balik hutan bambu itu dan menggulung ke luar. 664 .

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Ternyata dua kilatan cahaya pedang yang menyerang datang itu berasal dari dua bilah pedang tosu-tosu kecil penjaga pintu itu. saat itu mereka berdiri dengan mata terbelalak lebar, mereka tak tahu sejak kapan orang itu sudah hadir di sana serta bersembunyi di dalam hutan bambu dekat ruangan. seandainya bukan serangan Lim Han-kim yang memaksa orang itu munculkan diri, mungkin sampai orang itu menyelinap masuk ke dalam ruangan mereka berdua belum menyadarinya. Rasa malu bercampur gusar segera menyelimuti perasaan dua orang tosu kecil itu. Tak heran begitu melihatsi kakek berambut putih munculkan diri, serentak mereka lancarkan serangan secara garang. Tampak Pek Khi-hong mengebutkan ujung baju kanannya, Pedang yang berada di tangan dua orang tosu kecil itu segera terpental balik, pergelangan tangan mereka jadi kaku dan nyaris senjatanya terlepas dari genggaman. Dengan suara berat Lim Han-kim segera berseru: "Kalian bukan tandingannya, cepat menyingkir." Walaupun dua orang tosu kecil itu dibuat terkejut bercampur terkesiap atas kehebatan ilmu silat si pendatang, namun sebagai penjaga pintu yang
665

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mempunyai tanggung jawab berat, tentu saja mereka tak bisa berdiam diri begitu saja. setelah berhenti sejenak untuk atur pernapasan mereka segera memencarkan diri. satu dari depan, yang lain dari belakang serentak menggerakkan senjatanya melancarkan tusukan. Pek Khi-hong tertawa dingin. ia berdiri tenang bagaikan sebuah bukit Thay-san, sementara sepasang telapak tangannya melepaskan pukulan kiri kanan depan belakang secara berantai Menyusul berhembusnya angin pukulan itu, dua orang tosu kecil itu segera merasakan pedang di tangan mereka tersedot segulung kekuatan yang maha dahsyat membuat serangan mereka miring ke samping. Menggunakan kesempatan itulah Pek Khi-hong mengubah pukulannya menjadi cengkeraman dan menerobos masuk lewat peluang tersebut. Gerak serangannya amat cepat bagaikan sambaran kilat, Dua orang tosu kecil itu merasakan urat nadi pada pergelangan tangannya jadi kaku, tahu-tahu senjatanya terlepas dan sudah berpindah tangan semua. sementara itu Lim Han-kim merasa amat terkesiap setelah mengikuti jalannya pertarungan itu Demikian cepatnya gerak serangan yang digunakan untuk merebut
666

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

senjata lawan itu, nyaris belum pernah disaksikan sebelumnya. Terdengar Pek Khi-hong menjengek sambil tertawa dingin: "Ketua kuil awan hijau mempunyai reputasi yang sangat baik dalam dunia persilatan, aku tak ingin melukai anak muridnya." sepasang pergelangan tangannya segera digetarkan, dua orang tosu kecil itu seketika mencelat mundur sejauh lima langkah. Diam-diam Lim Han-kim menghimpun tenaga dalamnya bersiap sedia, kemudian ditatapnya Pek Khihong sambil menegur: "Kau hendak minta obat pada siapa?" "Kita pernah berjanji sewaktu ada di pondok Lian-im-lu tempo hari, kalau aku dapat memutuskan rantai borgol dari tangan kalian berdua, maka kau pun bersedia memberikan pil jinsom berusia seribu tahun kepadaku. sekarang aku tahupil mustika itu sudah terjatuh di kuil awah hijau ini, kenapa aku tak boleh ke mari untuk memintanya?" Lim Han-kim tertegun, dalam keadaan begini terpaksa ia harus membantah sesaat kemudian baru ia berkata: "Ketika berada di pondok Lian-im-lu tempo hari, Locianpwee sendirilah yang berkata begitu Kapan aku
667

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pernah berjanji apalagi pil jin-som berusia seribu tahun itu sudah bukan menjadi milikku." "Lalu milik siapa?" "Pil jinsom milikku sudah dirampas orang-orang Hianhong- kau, tapi kemudian berhasil dicuri kembali oleh si pencuri sakti, Untuk membalas budi Ciu tayhiap. ia hadiahkan pil tersebut untuknya, jadi obat itu sudah bukan hakku lagi." "Perkumpulan Hian- hong- kau bisa merampas, Nyoo Cing-hong bisa mencuri, masa aku tak boleh merebutnya secara terang-terangan?" seru Pek Khi-hong. "Tapi Ciu tayhiap menderita luka yang sangat parah, ia membutuhkan obat tersebut untuk menyelamatkan jiwanya," "Putriku juga menderita penyakit parah yang mengancam keselamatan jiwanya, ia butuh juga obat tersebut untuk selamatkan nyawanya." "itu mesti disalahkan kehadiran Locian-pwee tidak tepat pada waktunya," Pek Khi-hong tertawa dingin, "He he he he... nama besar si Hakim sakti Ciu Huang mungkin bisa menakutkan orang lain, tapi jangan harap bisa menggertak mundur aku. Lagi pula sebotol pil jinsom
668

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berusia seribu tahun itu pun tak habis dimakan seorang diri, aku hanya minta bagian separuhnya saja." Lim Han-kim jadi tertegun, diam-diampikirnya: "betul juga perkataan ini. Kalau Ciu tayhiap tidak membutuhkan obat sebanyak itu, ada baiknya juga membagi separuh untuknya sehingga jiwa putrinya dapat diselamatkan juga...." sementara itu Pek Khi-hong telah menyerobot masuk ke dalam ruangan setelah melihat anak muda itu cuma termenung tanpa menggubris perkataannya lagi. Lim Han-kim jadi terkejut sekali setelah merasakan desingan angin menyambar lewat dari sisi tubuhnya, buru-buru dia lepaskan satu pukulan sambil teriaknya: "Lo-cianpwee..." "Blaaammmm. . . " Diiringi suara benturan yang amat nyaring, telapak tangan kedua orang itu saling beradu satu sama lainnya. Lim Han-kim segera merasakan hawa murni dalam dadanya bergelora keras, tidak kuasa lagi tubuhnya terdorong mundur sejauh tiga langkah, Mimpipun Pek Khi-hong tidak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki tenaga pukulan yang begini sempurna, bahkan gerak maju tubuhnya pun ikut terbendung. Cepat- cepat Lim Han-kim menarik napas untuk mententramkan hawa murninya yang bergolak di dada,
669

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah itu katanya: "Ruangan ini merupakan tempat Ciu tayhiap merawat lukanya. Locianpwee tak boleh menerjang masuk secara sembarangan." "Kalau begitu pil jinsom berusia seribu tahun itu pasti berada dalam ruangan itu," seru Pek Khi-hong. selesai berkata ia lepaskan satu pukulan lagi sambil menerobos masuk ke dalam ruangan, setelah menerima sebuah pukulannya tadi, Lim Han-kim telah mengerti bahwa tenaga dalam yang dimilikinya masih jauh melebihi kemampuannya sehingga mustahil baginya untuk menentang Pek Khi-hong dengan kekerasanKali ini kedua jari tangan kanannya disodokkan ke muka menotok urat nadi pada pergelangan tangan lawan, jurus memutus urat yang digunakannya ini sangat lihai dan tepat penggunaannya, Mau tak mau Pek Khihong harus menarik kembali serangannya terlebih dulu, Berhasil membendung terjangan lawannya dengan sabetan jari tangan itu, kembali Lim Han-kim menggerakkan kaki kanannya melancarkan sebuah tendangan kilat. sesungguhnya Pek KHi-hong sudah menerobos masuk ke dalam pintu ruangan waktu itu, tapi karena gegabah ia malah kena dipaksa mundur oleh totokan serta tendangan Lim Han-kim. Kenyataan ini kontan saja
670

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

membuat kakek berambut putih itu tertegun. "Bocah muda, hebat amat ilmu silatmu" serunya. secara beruntun sepasang telapak tangannya melepaskan serangkaian pukulan, dalam sekejap mata ia telah melepaskan delapan buah pukulan berantai. Kedelapan jurus serangan itu dilancarkan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat, Tenaga pukulan pun berhamburan bagaikan gulungan ombak samudra, benarbenar dahsyat dan mengerikan. Ketika Lim Han-kim selesai menyambut delapan buah serangan itu, tubuhnya sudah kelelahan hingga paras mukanya berubah hebat. Tapi ia sangat menguatirkan keselamatan Ciu Huang, walaupun ia sadar dalam menghadapi pertempuran sengit hari ini mau tak mau dia mesti kerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya, namun ia bertekad mencegah kakek itu menerjang masuk ke dalam ruangan dan merampas obat mustika itu. Ia mengerti, sekali kakek berambut putih itu berhasil memasuki ruangan, kemungkinan besar ia bakal bentrok dengan Ciu Hang, padahal si Hakim sakti baru sembuh dari sakit parahnya, bagaimana mungkin ia sanggup menerima tenaga pukulan yang begini sempurnanya? Berpikir sejauh itu, Lim Han-kim semakin tak berani gegabah, dengan mengerahkan segenap kekuatan yang dimilikinya, ia melepaskan serangan balasan, Dengan
671

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

jurus "Datang Awan Dari Langit" tangan kanannya menghantam dada musuh, sementara tangan kirinya memakai jurus "Memisah Bunga Memilih Liu" menyodok perut kakek itu. Pek Khi-hong mencak-mencak kegusaran dengan mata melotot karena marah bentaknya: " Kau pingin mampus?" Tubuhnya berkelebat menyingkir ke samping, begitu lolos dari sergapan dua jurus serangan itu, tangan kanannya dengan jurus "Memindah Bukit Membalik samudra" menghantam sejajar dada. Dalam pukulan ini dia sertakan tenaga dalam yang maha dahsyat dan merupakan jurus serangan keras melawan keras, Dalam posisi demikian, kecuali menyambut serangan itu dengan kekerasan, Lim Hankim hanya bisa berkelit ke samping saja untuk memberi jalan lewat bagi lawannya. "llmu silat Locianpwee amat sempurna, aku ikhlas bila harus mati di ujung tangan Locianpwee." Sepasang telapak tangannya segera ditarik sejajar dada kemudian didorong ke depan, ternyata ia siap menyambut serangan tersebut dengan kekerasan, Terasa olehnya segulung tenaga tekanan yang maha dahsyat menumbuk kearah dadanya, membuat jantungnya berdebar keras dan pandangan matanya berkunang672

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kunang, Tubuhnya bergetar keras lalu mundur tiga langkah dengan sempoyongan. Pek Khi-hong kagum sekali dengan kehebatan anak muda itu, tak kuasa pujinya: "Di kolong langit dewasa ini hanya beberapa orang yang mampu menyambut delapan bagian tenaga pukulanku, tak nyana kau sanggup menerima seranganku ini...." Walaupun ucapan itu diutarakan dengan nada sungkan, namun serangan telapak tangannya tidak menjadi terhenti Gempuran-gempuran yang lebih gencar dilontarkan berulang kali, sementara berusaha menerjang masuk ke dalam ruangan. setelah menerima satu pukulan lawannya tadi, Lim Han-kim sudah tak mampu menahan diri, bagaimana mungkin ia mampu membendung datangnya serangkaian serangan Pek Khi-hong yang begitu gencar? Namun dalam hati kecilnya ia selalu memperingatkan diri, bagaimana pun ia tak boleh memberi kesempatan kepada lawannya menerjang masuk ke dalam ruangan, apa lagi melukai Ciu tayhiap. Ingatan ini melintas dan menggelora terus di dalam benaknya. sekalipun kesadarannya sudah mulai memudar, namun terhadap persoalan ini ia selalu menaruh rasa was- was. Karenanya pukulan ppukulan
673

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

yang dilontarkan untuk membendung serangan itu pun menggunakan jurus-jurus bUnuh diri. Dalam keadaan seperti ini sekalipun Pek Khi-hong memiliki ilmu silat yang sangat hebatpun susah baginya untuk maju barang selangkah pun. Lama kelamaan naik juga darah Pek Khi-hong, sambil membentak keras serangan yang dilancarkan makin lama semakin bertambah berat. Kembali Lim Han-kim bertahan beberapa gebrakan dengan susah payah, ia mulai keteter hebat dan nyaris tak sanggup menahan diri, mungkin dalam tiga sampai lima gebrakan lagi ia bakal terluka di ujung tangan Pek Khi-hong. Di saat yang amat kritis itulah mendadak terdengar seseorang membentak nyaring: "siapa yang berani menyatroni tempat terlarang Kuil Awan Hijau?" Diiringi bentakan nyaring, segulung tenaga pukulan menggulung tiba dengan kecepatan luar biasa mengancam punggung Pek Khi-hong. Dari suara desiran kuat yang mengancam belakang tubuhnya, Pek Khi-hong sudah sadar kalau ia kedatangan musuh tangguh, Berada dalam posisi begini mau tak mau dia mesti balikkan tubuh untuk menyambut datangnya ancaman tersebut cepat-cepat tangan kanannya lepaskan satu pukulan.

674

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

begitu dua gulung tenaga membentur, tubuh si pendatang yang baru melayang turun ke tanah itu tergetar mundur sejauh satu langkah, tapi begitu mundur orang itu mendesak maju lagi, tangan kanannya diayunkan ke depan, sebuah senjata kipas telah menyodok dada lawanBerkilat sepasang mata Pek Khi-hong. ia semakin terkesiap setelah menjumpai si pendatang ternyata adalah seorang pemuda tampan berusia dua puluh tahunan, namun kecepatan serta kehebatan tenaga pukulannya sedikit pun tidak berada di bawah kemampuan Lim Han-kim. segera pikirnya: "Heran, kenapa dalam Kuil Awan Hijau ini bisa terdapat begitu banyak jago-jago muda berilmu tinggi...?" sementara otaknya berputar, ia sudah terlibat dalam perta rungan lagi melawansi pendatang, Tenaga dalam yang dimiliki orang ini hampir seimbang dengan kekuatan Lim Han-kim, namun pengalamannya dalam menghadapi musuh serta keaneka-ragaman ilmu silatnya jauh melampaui kemampuan pemuda she- Lim itu. Tampak orang itu dengan memainkan ilmu kim-kong dari aliran siau-lim di tangan kanannya, tangan kiri menggunakan jurus "Membersihkan Debu Berdebat santai" dari aliran Bu-tong justru memutar senjata kipasnya sedemikian rupa.
675

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Bukan saja memiliki perubahan yang amat banyak. lagi pula sebentar menebas seperti pedang sebentar membabat seperti golok. sukar diduga ke mana dia hendak mengancam. Dalam kesempatan itu Lim Han-kim menggunakan kesempatan tersebut mengatur kembali pernapasannya. Dengan dasar tenaga dalamnya yang sempurna, tak selang berapa saat kemudian kondisi tubuhnya telah pulih kembali Ketika ia menengok kembali ke arena pertarungan dijumpainya orang yang sedang bertarung sengit melawan Pek Khi-hong itu ternyata tak lain adalah Li Bun-yang dari bukit Hong-san. sesungguhnya ilmu silat yang dimiliki Pek Khi-hong masih jauh di atas kemampuan Li Bun-yang, tapi berhubung Li Bun-yang lebih gesit dan licik serta berusaha menghindari pertarungan keras melawan keras, maka untuk sesaat Pek Khi-hong pun tak dapat banyak berbuat. Lim Han-kim menarik napas panjang-panjang, sesudah menghimpun kembali tenaga dalamnya ia maju dua langkah ke depan dan menghadang di depan pintu siap menghadapi ancaman. Ternyata Li Bun-yang mengerti kalau tenaga dalamnya tak mampu menandingi lawan, maka ia berusaha menghindari pertarungan adu kekerasan. setiap kali
676

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

menjumpai serangan gencar yang dilepaskan musuhnya, ia segera mundur untuk menghindar. sebaliknya Pek Khi-hong yang menjumpai musuh tangguh, mau tak mau harus melayani dengan sekuat tenaga, tanpa sadar ia mengejar hingga berada di luar ruangan. Dengan susah payah ia berhasil menerobos masuk ke dalam ruangan tadi, tapi sekarang terpancing oleh jurus-jurus serangan Li Bun-yang. Tanpa sadar tubuhnya telah mundur lagi. Dalam kesempatan itu Lim Han-kim telah berhasil memulihkan kondisi badannya setelah mengatur pernapasan beberapa saat. Ketika melihat situasi pertarungan di arena, ia sadar Li Bun-yang sudah mulai keteter dan berada di bawah angin- sebaliknya tenaga pukulan yang dilancarkan Pek Khi-hong makin lama semakin bertambah kuat dan berhasil menguasai situasi. Meski Li Bun-yang masih dapat bergerak dengan andalkan kegesitan serta kelicikannya, namun tenaga dalamnya tetap bukan tandingan musuh, Apa lagi ilmu pukulan Pek Khi-hong yang nampaknya amat sederhana sesungguhnya memiliki perubahan jurus yang di luar dugaan, puluhan gebrakan kemudian posisinya makin keteter. Di tengah pertarungan sengit itu, mendadak Pek Khihong mengeluarkan jurus ampuhnya, telapak tangan kanan disodok mengancam dada sementara tangan
677

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kirinya menyusul di belakang tangan kanan, ikut menyodok ke depan. Buru-buru Li Bun-yang membabatkan senjata kipasnya kebawah, dengan jurus "Memisahkan Unsur im dan Yang" ia bacok pergelangan tangan kanan Pek Khi-hong. siapa sangka di saat terakhir mendadak Pek Khi-hong menarik mundur pergelangan tangan kanannya, sementara tangan kirinya yang tersembunyi di belakang serangan tangan kanannya itu meluncur ke depan dengan kecepatan luar biasa, serangan tersebut langsung mencengkeram pergelangan tangan kanan Li Bun-yang yang mencekal senjata kipas. Mimpipun Li Bun-yang tidak menyangka kalau perubahan jurus musuhnya dapat dilakukan dengan kecepatan luar biasa, ia sangat terperanjat tergopohgopoh tangan kirinya berputar satu lingkaran lalu menyikut ke depan untuk membendung datangnya ancaman cengkeraman dari Pek Khi-hong. Bagaimana pun keluarga Li merupakan gudangnya ilmu silat, pengetahuan serta pengalamannya sangat mendukung dalam keadaan kritis seperti ini, jurus penolong yang digunakan kali ini betul-betul jurus simpanan yang luar biasa hebatnya. Diam-diam Lim Han-kim berpikir "Agak-nya kecuali menggunakan jurus ini, tak ada jurus lain lagi yang bisa
678

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dipakai untuk mematahkan sergapan kilat dari Pek Khihong." "Ilmu penolong yang sangat bagus" bentak Pek Khihong dingin, Kali ini dia hanya berdiri tanpa bergerak, ia pun tidak melancarkan serangan berikut. Pada saat itu Li Bun-yang sendiri meski sudah lolos dari bahaya maut, namun perasaan hatinya benar-benar terkesiap. sejak terjun ke dalam dunia persilatan belum pernah ia jumpai tokoh sehebat orang ini, tanpa terasa sahutnya pelan: "Anda terlalu memuji" "Bila dugaanku tidak keliru, tentunya kau berasal dari bukit Hong-san?" "Aku Li Bun-yang, Locianpwee tak pernah kenal dengan diriku, darimana kau bisa tahu jika aku berasal dari Hong-san?" Keluarga persilatan dari bukit Hong-san sudah amat termashur dalam dunia persilatan selama seratus tahun terakhir hampir dikenal setiap umat-persilatan, jadi meski pihak lawan dapat menyebutkan asal usulnya pun tidak terhitung suatu kejadian aneh. Tapi ilmu silat yang dimiliki orang itu sangat tangguh dan jarang ditemui sebelum-nya. Dengan bekal pengetahuannya yang amat luas serta pergaulannya yang amat luas pun Li Bun-yang tak berhasil menebak
679

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

asal usul lawan. ia tak mengira sebelum dirinya berhasil menebak asal usul orang, asal usul sendiri malah sudah tertebak duluan. Terdengar Pek Khi-hong berkata dengan dingin: "Jurus silat yang kau pergunakan beraneka ragam dan terhimpun dari ilmu silat pelbagai partai besar. Dalam kolong langit dewasa ini selain keluarga persilatan dari bukit Hong-san, keluarga mana lagi yang sanggup berbuat begitu? Apa salahnya kalau aku dapat menebak asal usulmu?" "Locianpwee, kehebatan ilmu silatmu benar-benar luar biasa. selama hidup belum pernah kujumpai tokoh sehebat dirimu, cobalocianpwee tidak berbelas kasihan kepadaku tadi, mungkin aku sudah terluka di ujung tanganmu..."

BAB 21. Terluka Pukulan Beracun, Pek Khi-hong tertawa dingin, mendadak ia memotong pembicaraan Li Bun-yang yang belum selesai: "Pada tempat dan keadaan seperti ini, tak sesuai kita berbincang-bincang hal yang bukan-bukan, Aku pernah bertemu dan berkenalan dengan ayahmu dulu, meski tak terhitung kelewat akrab bagaikan saudara kandung, namun hubungan persahabatan kami di luar kebiasaan. Aku tak ingin bertarung lagi dengan kau."
680

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Buru-buru Li Bun-yang menjura memberi hormat. "Oooh, rupanya Locianpwee adalah sahabat mendiang ayahku. Aku mohon maaf lebih dulu." Pek Khi-hong berkelit ke samping menghindari tanyanya kemudian: "Sudah berapa lama ayahmu meninggal?" "Kurang lebih lima belas tahun berselang." Tiba-tiba Pek Khi hong menghela napas panjang, gumamnya: "Aaaai... tidak dapat menghadiri saat penguburan sahabat sendiri, kejadian ini benar-benar patut disesali...." Bergumam sampai di situ, tiba-tiba ia seperti teringat suatu masalah yang sangat penting, Rasa duka di wajahnya lenyap seketika, sebaliknya paras muka itu berubah jadi dingin dan kaku, tegurnya kemudian: "Apa hubunganmu dengan ciu Huang serta Kuil Awan Hijau ini?" "Ketua Kuil Awan Hijau ci-mia-cu adalah sahabat ayahku sebelum beliau menjadi pendeta. jadi kalau dihitung ia masih termasuk angkatan tuaku, sebaliknya ciu tayhiap disegani dan dihormati setiap umat persilatan aku menaruh perasaan kagum dan hormat yang mendalam terhadapnya...."
681

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Pek Khi-hong segera berkerut kening, selanya: "Seandainya aku hendak bentrok dengan ketua Kuil Awan Hijau serta ciu tayhiap, entah kau bakal membantu siapa?" Tertegun Li Bun-yang setelah mendengar perkataan itu, diam-diam pikirannya: "Jahe memang makin tua semakin pedas, Belum sempat aku bertanya dia, ia sudah memojokkan aku lebih dulu...." setelah termenung dan berpikir sejenak, sahutnya: "Persoalannya ini benar-benar membuat aku menjadi serba salah, Kalau berbicara menurut aturan dunia persilatan, aku pasti akan menjatuhkan pilihan secara cepat dengan berdiri dipihakmu, tapi sekarang... aku berharap Locianpwee sudi memberi muka kepadaku dan menghilangkan sikap permusuhan ini menjadi persahabatan. Asal Locianpwee bersedia, maka masalah Ciu tayhiap dan ketua Kuil Awan HHijau serahkan saja kepadaku...." Pek Khi-hong tertawa dingin, selanya: "Kau salah paham, Antara aku dengan Ciu Huang serta ketua Kuil Awan Hijau tak pernah terikat dendam atau sakit hati, aku datang ke mari hanya ingin minta suatu barang." "Barang apa yang kau kehendaki?" "sebotol pil jinsom berusia seribu tahun."
682

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Pil jinsom berusia seribu tahun.,.?" seru Li Bun-yang agak tertegun. "Benar, pil jinsom berusia seribu tahun, Benda itu mempunyai hubungan yang sangat penting dengan diriku, jadi aku harus mendapatkannya." "Menurut apa yang kuketahui, rasanya pil jinsom seribu tahun itu menjadi milik saudara Lim." "Tapi dia sudah mengabulkan permintaanku dan menghadiahkannya kepadaku." "soal ini... aku benar-benar tidak percaya. Dengan susah payah saudara Lim ini menempuh perjalanan jauh menghantar obat tersebut ke mari." "Aku tak pernah bohong, kalau tak percaya tanyakan sendiri kepadanya...." ia berpaling menatap tajam Lim Han-kim, kemudian terusnya dengan suara dingin: "Ketika aku hendak mematahkan rantai borgolmu di pondok Lian-im-lu tempo hari, bukankah aku telah berkata minta imbalan pil jinsom berusia seribu tahun itu?" "Walaupun Locianpwee pernah bilang begitu, tapi aku Lim Han-kim belum pernah.." Tidak membiarkan Lim Han-kim menyelesaikan perkataannya, Pek Khi-hong telah berkata lebih jauh: "Nah, itulah dia Waktu itu kau toh bilang pil jinsom seribu
683

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

tahun itu sudah tak berada di tanganmu lagi, dirampas orang-orang Hian-hong-kau?" "Benar, tapi...." Pek Khi-hong segera berpaling ke arah Li Bun-yang dan ucapnya cepat: "saudara Li, kau sudah mendengar semua bukan, tentunya kau tak lagi menuduh aku sedang berbohong bukan?" Mendengar orang itu mencari menangnya sendiri, Lim Han-kim jadi mendongkol teriaknya keras-keras: "Locianpwee, kau tak boleh berbicara seenaknya sendiri, Berilah kesempatan kepadaku untuk bicara. Memang betul Locianpwee mengajukan syarat agar aku menghadiahkan pil mustika itu untukmu, tapi aku kan belum mengabulkan permintaanmu itu" "Kalau kau tidak mengabulkan permintaanku, sama artinya kau hendak mengingkari janji." Berubah hebat paras muka Lim Han-kim serunya kemudian: " Kalau aku ngotot tidak mengabulkan permintaanmu? " "Tidak setujupun harus setuju." teriak Pek Khi-hong gusar. "Kau jangan mendesak aku terus menerus, jangan disangka aku tak berani membunuh orang." "Seorang lelaki sejati lebih suka dibunuh daripada dihina, jika Locianpwee ingin mengandalkan ilmu silat
684

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

untuk merampas pil jinsom berusia seribu tahun itu, mungkin kau tak bisa memenuhi harapanmu itu dengan lancar." Pek Khi-hong tertawa dingin, "Diminta secara baikbaik tak bisa, terpaksa aku harus merampas dengan kekerasan." Begitu selesai bicara, ia miringkan badannya kemudian langsung menerjang masuk ke dalam ruangan. Melihat orang itu benar-benar menerjang masuk dengan kekerasan, Lim Han-kim pun berpikir: "Tampaknya masalah hari ini harus diselesaikan lewat suatu pertempuran sengit." Telapak tangan kanannya dengan menggunakan jurus "Pacul Terbang Menumbuk Genta" langsung menghantam tubuh Pek Khi-hong. Tadi Ia sudah menjajal kehebatan ilmu silat lawan. pemuda itu sadar bila gempuran kali ini tidak disertai tenaga penuh, maka terjangan orang itu mustahil dapat dibendung, oleh sebab itu dalam serangannya- kali ini ia sertakan sembilan bagian tenaga dalamnya, segulung angin pukulan yang sangat kuat segera meluncur ke depan dengan hebatnya. Pek Khi-hong sama sekali tidak mengubah gerak tubuhnya yang menerjang ke dalam ruangan, sementara tangan kirinya dengan jurus "Menyambut Tamu
685

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Menghantam Bidadari," dari gerak menyikut berubah jadi tabokan, dengan cepatnya menyambut datangnya serangan dari Lim Han-kim itu. Begitu ujung telapak tangan Lim Han-kim bersentuhan dengan telapak tangan Pek Khi-hong, anam muda itu segera merasakan segulung hawa panas yang sangat kuat menerobos keluar dari tangan lawan langsung menyusup masuk ke dalam tubuh-nya. Akibatnya bukan saja sisa kekuatan yang terhimpun dalam lengan kanannya tak mampu disalurkan keluar, bahkan lengan itu terasa kaku dan sukar diperintah lagi. sadarlah Lim Han-kim bahwa ia sudah terluka oleh pukulan beracun orang itu, sambil menghela napas sedih ia lepaskan satu tendangan kilat menghajar perut Pek Khi-hong. Tendangan tersebut dilepaskan tanpa menimbulkan sedikit suara pun, jurus serangan yang digunakan pun sangat aneh. Pek Khi-hong yang waktu itu sudah menerjang hingga ke pintu ruangan pun seketika terdesak mundur kembali. Di saat yang amat kritis inilah Li Bun-yang telah menerjang ke muka, sambil mengangkat senjata kipasnya ia berseru: " Locianpwee, kalau ada persoalan dibicarakan saja secara baik-baik. Apabila kau ngotot hendak menerjang masuk ke dalam ruangan, terpaksa aku tak bisa berpeluk tangan saja."
686

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara berbicara, tubuhnya sudah mendesak ke belakang Pek Khi-hong. Kipasnya berada dalam posisi setengah ter-buka, siap melancarkan serangan maut. Pek Khi-hong berpaling memandang Li Bun-yang sekejap. lalu ujarnya dingini "Aku bersedia mengalah kepadamu karena memandang mendiang ayahmu sebagai sahabatku Aku tahu ilmu silat keluarga Hong-san amat hebat dan tersohor di kolong langit, tapi jangan dianggap kemampuanmu itu bisa berbuat sesuatu atas diriku." "Aku tahu kepandaianku bukan tandingan Locianpwee, tapi sebagai seseorang yang sedang mengemban tugas, aku tak bisa berdiam diri saja. Aku harap Locianpwee sudi melihat wajah mendiang ayahku dengan memberi muka untukku" Pek Khi-hong segera berkerut kening, bentaknya gusar: "Jika aku mesti memberi muka kepadamu, lantas siapa pula yang akan menolong nyawa putri kesayanganku.." Tiba-tiba tampak tubuh Lim Han-kim gontai dan tak bisa berdiri tegak. secara beruntun ia mundur sejauh empat lima langkah lalu bersandar pada dinding ruangan. Di bawah cahaya lilin yang memancar ke luar dari balik ruangan, tampak wajah Lim Han-kim telah berubah jadi merah membara. Peluh sebesar kacang kedele jatuh bercucuran membasahi sepasang pipinya.
687

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Terkesiap hati Li Bun-yang menyaksikan keadaan itu, teriaknya keras-keras: "saudara Lim, kau terluka?" sambil miringkan badan dengan senjata kipas melindungi tubuhnya, ia menerobos masuk ke dalam ruangan, "Mundur kau" bentak Pek Khi-hong gusar, sebuah pukulan yang maha dahsyat dilontarkan ke depan. Angin topan yang luar biasa hebatnya segera memancar ke luar dari balik telapak tangannya langsung menyapu ke depan. Cepat-cepat Li Bun-yang menolak telapak tangan kirinya sejajar dada, teriaknya: "Locianpwee..." Begitu sepasang tangan bersentuhan, tubuhnya seketika tergetar mundur sejauh tiga langkah, maka serunya lagi: "Waaah... tenaga pukulan yang sungguh hebat." sesudah berhasil menguasai diri, senjata kipas di tangan kanannya dengan jurus "Naga sakti Muncul Tiga Kali" menciptakan tiga titik bayangan kipas yang secara terpisah mengancam tiga buah jalan darah penting di tubuh Pek Khi-hong. Mendadak terdengar suara bentakan berat bergema tiba: "Tahan"

688

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendengar bentakan tersebut, Li Bun-yang segera menarik kembali senjata kipasnya dan mundur sejauh tiga depa. Ketika mengangkat kembali wajahnya, tampaklah si Hakim sakti Ciu Huang dengan membawa tongkat bambu serta wajah penuh pembalut putih telah berdiri di tengah ruangan, sepasang matanya yang dingin menatap wajah Pek Khi-hong tanpa berkedip. Cepat-cepat Lim Han-kim menyeka peluh yang membasahi jidatnya lalu melompat maju ke muka berdiri menghadang di hadapan ciu Huang, Walaupun ia sudah menderita luka dalam yang cukup parah, namun dalam keadaan terpaksa ia telah bersiap sedia mempertaruhkan selembar jiwanya untuk melindungi keselamatan ciu Huang. Pek Khi-hong melototkan sepasang matanya mengawasi wajah Ciu Huang, ketika empat mata saling bertemu kedua belah pihak sama-sama membungkam diri dalam seribu bahasa. sampai lama kemudian Pek Khi-hong baru memberi hormat sambil berkata: "Sudah lama aku mengagumi nama besar anda, sungguh beruntung kita dapat berjumpa hari ini."

689

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Terima kasih banyak. terima kasih banyak. sesungguhnya aku sudah mengerti jelas maksud kedatanganmu..." "itu lebih bagus," tukas Pek Khi-hong serius, "Sudah belasan tahun putriku bergelut melawan penyakit aneh yang diderita-nya, sebagai orang tua, aku tak bisa berpeluk tangan saja membiarkan anakku tersiksa. Hidupku seperti duduk di atas jarum, belum pernah bisa makan nikmat, tidur nyenyak. Untuk mencarikan obat mujarab yang dapat menyembuhkan penyakitnya, aku telah menjelajahi seluruh pelosok negeri. sayang, aku belum berhasil menemukan obat yang mujarab itu.,,." Kemudian setelah berhenti sebentar untuk mengatur napas, sambungnya lebih jauh: "Akhirnya aku mendapat kabar kalau saudara Ciu berhasil mendapatkan sebotol pil jinsom berusia seribu tahun hasil ramuan phang Thianhua, maka aku buru-buru menyusul ke mari dengan harapan bisa mendapatkan separuh saja dari obat mustika itu. Tentunya saudara Ciu tidak keberatan bukan dengan permintaanku ini?" Ciu Huang tertawa hambar, "Setiap orang tua yang mempunyai anak menderita penyakit semacam ini tentu akan risau menguatirkan keselamatannya, sebab itu memang wajar, Tapi caramu memaksa orang lain untuk menyerahkan obat mustika sangat keterlaluan dan terlalu
690

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

memojokkan tampaknya kau tak pandang sebelah mata pun terhadap aku manusia Ciu?" "Aku pun mengerti kedudukan Hakim sakti Ciu Huang dalam dunia persilatan sudah pasti kau tak akan rela membiarkan aku mengambil obat mustika milikmu dengan begitu saja, tapi... maaf kalau aku bicara latah, Dengan kondisi saudara Ciu saat ini, biar bergabung dengan saudara Lim serta saudara Li dari Hong-sanpun masih belum cukup tangguh untuk menghalangi niatku dalam mengambil obat mustika tersebut...." Lim Han-kim dan Li Bun-yang tidak bicara, mereka membungkam diri dalam seribu basa sebab mereka sadar apa yang dikatakan orang itu memang bukan perkataan latah, kenyataannya mereka berdua memang bukan tandingannya. setelah mendeham beberapa kali dengan suara berat, kembali Pek Khi-hong melanjutkan "Setiap umat persilatan di dunia saat ini mengetahui bahwa saudara Ciu memiliki ilmu silat yang lihai dan tiada taranya di kolong langit, Tapi sayang kondisi-mu saat ini tidak mengijinkan Luka parah yang kau derita belum sembuh sehingga mustahil bisa melayani serangan serta sergapanku, padahal aku telah bersumpah akan berusaha mendapatkan pil jinsom berusia seribu tahun itu kendati apa pun yang bakal terjadi."
691

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"He he he he... asal kau berhasil melukai diriku, bukankah pil jinsom berusia seribu tahun itu dapat segera kau bawa pergi?" jengek ciu Huang sambil tertawa dingin. "ciu tayhiap tak usah memanasi hatiku dengan katakata pedas seperti itu. seperti telah kukatakan tadi, apa pun yang terjadi aku tetap akan membawa pergi obat mustika berusia seribu tahun itu." Hakim sakti Ciu Huang menoleh dan memandang meja kayu di tepi pembaringannya, kemudian katanya: "pil jinsom berusia seribu tahun itu kuletakkan di atas meja kayu tersebut, kalau kau bersikeras hendak mengambilnya, silahkan diambil sendiri" Pek Khi-hong berpaling memandang Li Bun-yang sekejap. lalu dengan langkah lebar berjalan menghampiri meja kayu itu Lim Han-kim menggeser tubuhnya siap menghadang, tapi Hakim sakti Ciu Huang melintangkan lengan kanannya yang penuh pembalut putih itu menghalangi tindakannya itu, bisiknya: "Jangan sembarangan bergerak nak" sementara itu Li Bun-yang telah menerjang masuk ke dalam ruangan, tapi dia sendiri pun dibuat gelagapan tak tahu apa yang mesti diperbuatnya, Apa yang dapat
692

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dilakukan hanyalah mengipasi tubuh sendiri sambil mengawasi lawannya tanpa bicara. sementara itu Pek Khi-hong dengan langkah lebar telah menghampiri meja kayu itu dan menyambar botol porselen yang terletak di sana, Dengan suara dingin Ciu Huang kemudian berkata: "isi botol itu sudah kupakai setengahnya, sisa yang ada boleh kau ambil semua" Pek Khi-hong membuka penutup botol itu serta menuang beberapa biji obat, setelah dipandang sekejap ujarnya: "Apakah saudara Ciu butuh beberapa butir untuk dipakai sendiri?" "Aku jadi orang tak pernah butuh belas kasihan orang lain." Pek Khi-hong tidak banyak bicara lagi, dia tuang semua isi botol tersebut dan dihitung jumlahnya, ternyata masih tersisa tiga puluh dua biji. Maka tanpa menunggu persetujuan dari ciu Huang lagi ia tinggalkan dua belas butir obat ke atas meja sedang botol porselen beserta isi lainnya dimasukkan ke dalam sakunya, setelah itu baru ujarnya: "Ciu tayhiap. kau masih butuh berapa lama untuk merawat lukamu itu?" "Paling cepat dua bulan, paling lama tiga bulan."

693

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Baik, tiga bulan kemudian aku pasti akan berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau ini untuk mohon petunjuk. sampai waktunya tenaga dalam Ciu tayhiap tentu sudah pulih kembali, Dengan mengandalkan ilmu silatmu aku percaya kau bisa membalas dendam atas tindakanku malam ini yang telah mengambil pergi obat mustika milikmu" ciu Huang tertawa dingin. "Ketua Kuil Awan Hijau sudah lama hidup mengasingkan diri dari keramaian dunia persilatan, lagipula tempat ini merupakan tempat suci. Aku tak ingin memberi kerepotan lagi untuk orang lain." "Jikalau Ciu tayhiap keberatan aku datang berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau ini, baiklah, silahkan kau menunjuk tempat yang lain, tiga bulan kemudian aku pasti akan datang memenuhi janji," Ciu Huang berpikir sejenak. setelah itu katanya: "Baik, kita putuskan dengan sepatah kata. Tiga bulan kemudian aku pasti akan berkunjung sendiri ke pondok Lian-im-lu." "Kalau begitu aku pasti akan menunggu kehadiran ciu tayhiap. selama empat bulan aku tak akan meninggalkan pondok Lian-im-lu. Tapi bila empat bulan kemudian saudara Ciu belum datang juga, maafkan aku. Terpaksa aku tak bisa menunggu lebih lama lagi." "Antara tiga sampai empat bulan kemudian aku pasti akan berkunjung ke pondok Lian-im-lu."
694

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Kalau begitu aku mohon lebih dulu," ucap Pek Khihong sambil memberi hormat. seusai berkata ia segera melangkah pergi meninggalkan tempat itu. "Maafkan aku tak bisa menghantar kepergianmu badanku kurang sehat," seru Ciu Huang. "Tak usah merepotkan" Dalam waktu singkat tubuhnya sudah berada di luar ruangan dan kemudian lenyap di balik kegelapan malam. sepeninggal orang itu, Lim Han-kim baru menengok Ciu Huang sekejap sambil katanya: "Locianpwee, kenapa kau biarkan orang itu pergi membawa serta pil jinsom berusia seribu tahun itu? Gara-gara sebotol obat mustika itu, suhuku telah menderita luka parah karena terlibat dalam pertarungan yang amat seru, tapi sekarang kau biarkan orang itu memungut hasil tanpa bersusah payah, tidakkah kelewat keenakan baginya?" Ciu Huang menghela napas panjang, pelan-pelan ia berjalan menghampiri pembaringan dan duduk. lalu sambil menatap wajah anak muda itu lekat-lekat, katanya: "Nak. bagaimana keadaan lukamu?" "sesudah mengatur pernapasan sebentar keadaanku sudah jauh lebih baik," "Tampaknya orang itu memiliki sejenis ilmu aneh dari aliran sesat," sela Li Bun-yang cepat, "Dengan keadaan
695

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

lukamu sekarang, lebih baik saudara Lim jangan bertindak kelewat gegabah." "Nak," seru Ciu Huang lagi. "Coba perlihatkan lenganmu yang terluka itu kepadaku." Lim Han-kim menggulung lengan bajunya dan memperlihatkan lengannya yang terluka itu . Di bawah sinar lilin yang redup terlihat jelas dua belas jalur panjang yang berwarna merah darah di atas lengannya yang putih itu. Garis merah itu memanjang sampai ke arah bahu. Menyaksikan keadaan luka itu, Li Bun-yang segera berteriak kaget: "Haaah..? Ternyata dugaanku tidak salah, Lengan saudara Lim jelas dilukai oleh pukulan beracunnya..." "Tidak mengkhawatirkan," potong ciu Huang sambil menggeleng, "sekalipun ia terluka oleh pukulan beracun, namun kondisinya tidak terlalu parah." Tiba-tiba saja Li Bun-yang sadar kalau telah salah bicara, cepat-cepat dia membungkam diri Lim Han-kim kurang begitu mengerti tentang ilmu sesat yang telah melukainya itu, tak tahan tanyanya: "Locianpwee, apakah kau telah mengetahui ilmu pukulan apa yang telah melukai lenganku ini?" "Tampaknya seperti sejenis ilmu beracun ci-sat-ciang (pukulan Racun Merah).,." serobot Li Bun-yang cepat.
696

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim ingin bertanya lagi, tapi Ciu Huang telah mengulapkan tangan sambil berkata: "Aku merasa agak penat, aku harap kalian berdua cepat-cepat istirahat untuk pulihkan kondisi badan-" sudah jelas perkataan itu bernada mengusir tamu, terpaksa Lim Han-kim dan Li Bun-yang harus mohon diri dan meninggalkan tempat tersebut Keluar dari pintu kamar, tampak Ci Mia-cu dan Han si-kong sedang berjalan mendekat. Di belakang kedua orang itu mengikuti seorang gadis berbaju serba merah. Li Bun-yang segera menjura, tapi sebelum ia sempat mengucapkan sesuatu, Han si-kong telah berteriak duluan: "saudara Lim, barusan benar-benar telah berlangsung suatu pertarungan sengit yang sangat ramai. sayang kau tak bisa menyaksikan kehebatan ilmu silat aliran Thian-lam. Nama besar mereka betul-betul bukan nama kosong belaka, tidak aneh kalau selama belasan tahun lamanya si Gadis Naga berbaju hitam dapat malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan-" "Di dalam kuil pun baru saja berlangsung suatu pertarungan amat sengit," sambung Li Bun-yang. "Malah si pendatang memiliki ilmu silat yang luar biasa hebatnya, Andai- kata Ciu tayhiap tidak tampilkan diri mencegah, mungkin kekuatanku serta saudara Lim tak sanggup membendung terjangannya."
697

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Waaah... siapa dia? Masa begitu hebat?" seru Han sikong dengan wajah tertegun. Ci Mia-cu yang jarang bicara, kali ini menukas pula dengan wajah amat khawatir "Luka yang diderita Ciu tayhiap belum sembuh betul, mana dia bisa bertarung melawan orang lain?" "Ciu tayhiap memang belum bertarung secara resmi melawan orang itu, tapi mereka telah berjanji akan bertemu lagi di masa mendatang." ci Mia-cu menghela napas panjang, tampaknya ia merasa lega sekali. nampaknya Han si-kong masih belum puas, kembali ia bertanya: "siapa sih orang itu? Aku tak habis mengerti siapa yang memiliki kemampuan sedemikian hebatnya?" "Pek Khi-hong" jawab Lim Han- kin "Haaah,..? Manusia berambut putih yang kita jumpa i di Pondok Lian-in-liu tempo hari?" "Betul, suami si Gadis Naga berbaju hitam." "Apa maksud kedatangannya ke mari?" tanya Ci Miacu. "Merampas pil jinsom berusia seribu tahun." "Pil mustika itu sudah terampas?" sela Han si-kong kuatir.
698

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Yaa, sudah terampas" ci Mia-cu berseru kaget, meskipun di luar wajahnya ia berusaha keras mengendalikan ketenangannya, namun tak bisa menutupi gejolak emosi dalam batinnya, setelah menghela napas panjang katanya: "Luka yang diderita Ciu tayhiap belum sembuh sama sekali, Pil mustika itu mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi tubuhnya...." Pelan-pelan dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Li Bun-yang, kemudian sambungnya:" Apakah saudara Li tidak berusaha untuk menghalangi perbuatannya?" "Setelah Ciu tayhiap mengadakan perjanjian dengan orang itu, beliau menyerahkan pil tersebut dengan begitu saja, jadi kami berdua merasa kurang leluasa untuk turun tangan menghadang." "Dan Pek Khi-hong juga tidak mengambil semua isi botol obat itu," sambung Lim Han-kim. "Masa dia bersedia meninggalkan separuhnya untuk Ciu tayhiap?" "Meski tidak sampai separuhnya persis, tapi sepertiganya telah ditinggalkan di atas meja." Tergopoh-gopoh Ci Mia-cu berjalan masuk ke dalam ruang kamar Ciu Huang, sebelum dia sempat melangkah masuk ke dalam ruangan, tiba-tiba lentera dalam
699

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

ruangan itu telah dipadamkan, menyusul kemudian terdengar Ciu Huang berkata dengan suara berat: "saat ini aku merasa lelah sekali, aku tak ingin diganggu orang lagi.^ Mendengar ucapan tersebut, terpaksa Ci Mia-cu menghentikan langkahnya dan mundur lagi. saat itu Li Bun-yang telah berbisik kepada Lim Han-kim: "Gadis berbaju merah itu adalah adikku, bagaimana kalau kuperkenalkan kepada saudara Lim?" Meskipun dalam hati kecilnya Lim Han-kim merasa segan, tentu saja dia tak bisa menampik dengan begitu saja, terpaksa ia memberi hormat kepada gadis berbaju merah itu sambil katanya: "sudah sering kudengar saudara Li membicarakan tentang nona, sungguh beruntung dapat bersua muka hari ini." Ternyata gadis berbaju merah itu sangat supel, sambil tersenyum sahutnya lembut: "Aku Li Tiong-hui, di lain hari masih mengharapkan banyak petunjuk dari anda" sesungguhnya Lim Han-kim masih menganut paham kolot, maka setelah mendengar gadis itu langsung memperkenalkan namanya, ia jadi tertegun dan untuk berapa saat lamanya tak tahu apa yang mesti di-jawab. sambil tersenyum manis kembali Li Tiong-hui melanjutkan: "Nama besar saudara Lim juga sudah
700

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

kudengar dari pembicaraan antara ketua kuil dengan Han Lo-cianpwee tadi...." "Aku Lim Han-kim" Buru- buru pemuda itu memperkenalkan diri. sementara itu Ci Mia-cu telah berjalan mendekat, kepada beberapa orang itu bisiknya kemudian: "Ciu tayhiap baru sembuh dari lukanya, Entah ia sedang beristirahat atau sedang bersemedi, kurang leluasa bagi kita untuk tetap tinggal di tempat ini." "Koancu, aku ada satu permintaan yang kurang layak. Entah dapatkah kuutarakan keluar?" Tiba-tiba Han sikong menyela. "Utarakan saja berterus terang, aku tak punya pantangan apa pun." "Ular- ular perutku sudah mulai bernyanyi dan menagih janji, apakah dalam kuil- mu tersedia arak?" "Aaah,., rupanya soal itu," Ci Mia-cu tersenyum "Arak sih ada, cuma tidak sewangi yang kau harapkan." "Ha ha ha ha... asal ada arak. itu sudah cukup " Ci Mia-cu pun mengajak beberapa orang itu menuju ke sebuah bilik samping yang amat tenang, setelah duduk. Ia perintahkan seorang tosu kecil untuk menghidangkan arak.
701

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sementara itu Li Bun-yang sangat menguatirkan luka beracun yang diderita Lim Han-kim, tak tahan lagi serunya kepada Ci Mia-cu: "Koancu, kau pandai dalam ilmu pertabiban dan obat-obatan, coba periksalah luka di atas lengan saudara Lim itu, apakah betul terluka oleh pukulan beracun manusia tadi." Ci Mia-cu memperhatikan wajah Lim Han-kim sekejap. ia jumpai air muka pemuda itu sangat normal tanpa gejala yang aneh, tapi dia pun mengerti Li Bun-yang tak bakal bicara sembarangan setelah termenung berpikir sebentar, katanya: "sau-dara Lim, bagaimana kalau kuperiksa sebentar lenganmu yang terluka pukulan itu?" Lim Han-kim memandang sekeliling ruangan sekejap. ketika menjumpai Li Tiong-hui duduk persis di hadapannya, diam-diam ia berpikir: " Rasanya kurang sopan bila aku menggulung lengan bajuku di hadapan seorang gadis muda...." Berpikir sampai di situ, dia pun tersenyum hambar, tampiknya: "Terima kasih banyak atas perhatianmu, tapi aku tidak merasakan ada gejala keracunan-..." Tentu saja Ci Mia-cu tak bisa memaksakan kehendaknya, mendengar tampikan tersebut terpaksa katanya: "Kalau begitu apabila Lim kongcu merasa tidak beres nanti baru katakan kepadaku...."

702

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Waktu itu Hansi-kong sudah menghabiskan berapa puluh cawan arak. setelah agak puas dia baru bertanya: "Nona Li, bagaimana hasil pertarunganmu melawan Gadis Naga berbaju hitam tadi?" "Walaupun belum bisa diketahui siapa menang siapa kalah, tapi ilmu silatnya benar-benar sangat lihai, jurus pedangnya makin lama semakin gencar dan luar biasa, aku rasa bila pertarungan dilanjutkan lebih jauh, akulah yang berada di pihak kalah," Kembali Han si-kong meneguk beberapa cawan arak. kemudian ia baru bergumam sendiri: "Aneh... sungguh aneh.,." "Han Locianpwee, apanya yang aneh?" tanya Li Bunyang setelah agak tertegun sejenak. "Pek Khi-hong bukan seorang tokoh silat kenamaan, tapi ilmu silat yang dimilikinya sangat lihay, kejadian ini membuat hatiku penuh curiga." Ci Mia-cu tertawa. "Pada dasarnya dunia persilatan memang dipenuhi tokoh-tokoh sakti yang tak suka dikenal orang, Aaaai... kejadian seperti ini adalah sangat lumrah, tak perlu kau herankan?" "Totiang, kau mana tahu, selama hidupku aku Han sikong habiskan dengan mengarungi seluruh dunia
703

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

persilatan Meskipun dalam hal ilmu silat kemampuanku belum mencapai tingkatan yang luar biasa, tapi orang yang kukenal tak sedikit jumlahnya. Bukan aku sengaja membual, jarang ada manusia di kolong langit dewasa ini yang mampu disejajarkan dengan diriku, Nah, aku curiga kemungkinan besar manusia yang bernama Pek Khi-hong ini adalah seorang tokoh silat kawakan yang sengaja tukar nama untuk menutupi identitas dirinya yang sesungguhnya." Begitu perkataan tersebut diutarakan, semua yang hadir dalam ruangan sama-sama tertegun dibuatnya, sesaat kemudian Li Bun-yang baru berkata sambil menghela napas panjang: "^hmmm, ucapan Locianpwee memang beralasan sekali, tapi menurut dugaanmu siapakah dia?" "Tokoh kawakan dalam dunia persilatan yang selama ini lenyap takada kabar beritanya hanya satu orang saja. orang itu adalah Datuk sepuluh Penjuru siang Lam-ciau" Ci Mia-cu menjelaskan Dengan cepat Han sokong menggeleng, " Aku rasa tak mungkin Datuk sepuluh penjuru siang Lam-ciau sudah sangat tua usia-nya, Meskipun dia masih hidup di dunia ini, rasanya tanpa berganti nama pun masih gampang baginya untuk menyelinap dalam dunia persilatan." Lim Han-kim tidak begitu paham urusan dunia persilatan Mendengar beberapa orang itu terlibat dalam
704

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pembicaraan yang mengasyikkan, terpaksa ia hanya bungkam diri dan menjadi pendengar yang setia. Terdengar Han si-kong bicara lagi: "saudara Li, aku tahu kau berasal dari keluarga persilatan yang tersohor. Pergaulanmu luas dan kenalanmu tersebar luas di seluruh pelosok tanah air, tapi bagaimana pun umurmu relatip masih muda, bila kusinggung nama orang ini belum tentu kau punya gambaran yang pasti...." sorot matanya dialihkan ke wajah Ci Mia-cu, setelah memandangnya sejenak. lanjutnya: "Tapi bagi totiang, aku yakin anda pasti mengenal dengan orang yang kumaksudkan ini." "Siapa dia?" "Dua puluh tahun berselang dalam dunia persilatan pernah muncul seorang pemuda aneh yang pandai dalam ilmu pukulan maupun ilmu pedang, Kehadirannya dalam dunia kangouw seperti gulungan ombak dahsyat yang menghempas di batu karang, seluruh kolong langit bergetar dibuatnya, tapi tak disangka sepuluh tahun berselang tiba-tiba jejaknya lenyap tak berbekas dariperedaran dunia ramai. .hoancu, coba ingatlah kembali siapa orang itu?" Ci Mia-cu termenung beberapa saat mencoba mengingat kembali kejadian lama, tiba-tiba paras
705

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

mukanya berubah, serunya tertanam "Kau maksudkan si Pedang Racun Pak siang?" "Hahahaha.., persis, memang si Pedang Racun Pak siang yang kumaksudkan," sahut Han si-kong sambil tertawa tergelak. "Koancu, kau dapat mengingat kembali nama orang ini, tentunya tahu juga bukan kenapa ia disebut orang si pedang racun?" "Waaah... kalau soal ini aku kurang begitu jelas." "Aku punya jodoh dengan dia, Sebelum ini pernah bertemu satu kali dengan manusia pak siang ini, Waktu itu dia masih merupakan seorang pemuda berusia tiga puluh tahunan, Meskipun disebut orang si pedang racun, tapi sesungguhnya dia merupakan seorang pribadi yang menarik. selain tampan juga gagah dan mempesonakan...." sorot matanya menyapu Lim Han-kim dan Li Bun-yang sekejap. kemudian meneruskan "Baik gaya maupun wajahnya kira-kira berada seimbang dengan kalian berdua saat ini." "Locianpwee," Li Tiong-hui menyela sambil tersenyum. "Yang kita inginkan sekarang adalah kisah mula ia mendapat nama si pedang racun itu, soal ketampanan dan kegagahannya lebih baik tak usah disinggung."

706

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"oooh... harus dibicarakan pantas dibincangkan," kata Han si-kong setelah meneguk beberapa cawan arak. "seluruh kisah orang ini berlangsung sekitar masalah perempuan, ia berhasil di tangan perempuan, tapi juga gagal gara-gara perempuan, Haha ha ha... orang gagah tak terlepas soal wanita, ungkapan ini memang tepat sekali bagi orang ini." Li Tiong-hui berkerut kening, tapi akhirnya tertawa juga. "Baiklah, perduli apa yang hendak kau bicarakan, yang penting cepat utarakan kisah orang ini" serunya. Han si-kong angkat kepalanya sambil meneguk secawan arak lagi, kemudian lanjutnya: "seperti yang kukatakan tadi, Pak siang ini persis seperti namanya, muda, tampan, gagah dan ilmu silat yang dimilikinya sangat tangguh, Bukan cuma begitu, ilmu sastra maupun ilmu tulisannya sangat hebat, jarang ada manusia berbakat seperti dia dalam dunia persilatan waktu itu sehingga tak heran kalau banyak gadis muda yang jatuh hati kepadanya...." Agaknya ia sudah mulai mabuk. sambil menatap wajah Li Tiong-hui, terusnya lagi sambil tertawa: "seandainya Nona Li hidup pada jaman itu dan punya jodoh bertemu dengan Pak siang, aku yakin kau pasti akan menaruh hati juga kepadanya." Meskipun Li Tiong-hui terhitung gadis yang supel dan terbuka, bagaimana pun ungkapan tersebut membuatnya
707

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

sangat jengah, tak kuasa lagi sepasang pipinya berubah jadi merah dadu. sambil tertawa tergelak kembali Han si-kong melanjutkan- "Tak lama setelah Pak siang muncul dalam dunia persilatan, nama besarnya telah menggetarkan seluruh dunia persilatan, cuma lantaran orangnya tampan dan pedangnya beracun tak heran kalau kehadirannya ini banyak menimbulkan rasa dengki dan iri bagi umat persilatan lainnya, ditambah lagi kisah-kisah romantisnya dengan beberapa orang gadis, membuat orang persilatan makin dengki kepadanya. suatu badai kekacauan pun melanda kolong langit pada waktu itu. Menurut apa yang kuketahui kemudian, sekelompok jago lihai bersekutu siap menghabisi jiwanya, tapi sayang ilmu silat Pak siang amat lihay. Jejaknya pun sukar dilacak sehingga walaupun kelompok pembunuh itu berjumlah banyak dan tersebar di mana-mana, namun mereka pun tak dapat berbuat apa-apa terhadap Pak siang," sementara itu Lim Han-kim sudah duduk dengan wajah serius, sepasang matanya menatap ke depan tanpa berkedip. dia seakan-akan sedang mendengarkan dengan serius, tapi juga seakan-akan tidak menaruh perhatian dan sama sekali tidak mendengarkan.

708

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Beda dengan Li Tiong-hui, ia tak dapat menahan rasa ingin tahunya lagi, tak tahan tanyanya cepat: "Bagaimana kemudian?" "Kemudian? Tragedi pun terjadilah" "Tragedi apa?" "Ketika kelompok jago-jago lihay dari daratan Tionggoan ini gagal menemukan jejak Pak siang, mereka pun mulai menyiarkan berita-berita palsu yang mengabarkan bahwa ilmu silat Pak siang telah dipunahkan dan bersumpah tak akan muncul lagi dalam dunia persilatan, sementara berita bohong itu disiarkan, secara diam-dlam mereka menyebar mata-mata untuk melacak jejak Pak siang, Aaai.,. Dasar anak muda, siapa yang tak ingin menang sendiri? sekalipun aku sendiri semasa muda juga tak dapat mengekang emosi, berita bohong itu sebera mengobarkan amarah Pak siang. Dia pun munculkan diri sambil menantang ketigapuluh enam jago lihai dari Tionggoan itu untuk berduel, pertempuran yang berlangsung kemudian, suasananya benar-benar mengerikan Konon pertarungan berlangsung dari senja hingga fajar berikutnya tanpa berhenti..." Tiba-tiba ia menghela napas dan berhenti bercerita, Cepat-cepat Li Tiong-hui memenuhi cawan Han si-kong dtngan arak. sambil disodorkan ke hadapan orang tua
709

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

itu, tanyanya: " Locianpwee, apakah dalam pertarungan itu Pak siang menderita luka dalam yang amat parah?" "Betul Meskipun Pak siang terluka parah, namun dari tiga puluh enam jago lihai yang mengerubutinya, dua puluh tujuh orang berhasil dilukai dan sembilan lainnya tewas. Ternyata tak satu orang pun berhasil lolos dari gelanggang pertempuran dalam keadaan utuh...." "Jika di antara tigapuluh enam orang yang mengeroyoknya ada satu saja yang selamat tanpa cedera, aku rasa Pak siang tak mungkin bisa hidup lebih lanjut." Han si-kong segera tertawa terbahak-ba-hak. "Ha ha ha ha... tepat sekali sayang dari tiga puluh enam orang ini yang mampus pun telah mampus dan yang terluka pun terluka, tak seorang pun manusia baik-baik...." Lim Han-kim yang mengigau tersebut diam-diam sebera berpikir: "Kalau didengar dari nada pembicaraannya, dia sangat membelai Pak siang. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga puluh enam jago Tionggoan yang terlibat dalam pengeroyok-an itu bukan manusia baik-baik...." Terdengar Han si-kong bercerita lebih lanjut: "Sesudah berlangsungnya pertempuran sengit itu, nama besar si pedang Racun Pak siang pun makin tersohor, Tapi sejak kejadian itu pula Pak siang tak pernah muncul lagi dalam
710

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dunia persilatan jejaknya lenyap dengan begitu saja dari keramaian dunia...." Ia menghela napas panjang, terusnya: "Dari mereka yang terluka dalam pengeroyokan atas diri Pak siang waktu itu, sebagian besar masih hidup segar bugar hingga kini. Malah ada tiga orang di antaranya yang sadar setelah peristiwa itu bahwa ilmu silat yang mereka miliki sebenarnya hanya biasa-biasa saja. sejak itu mereka mulai berlatih lebih tekun dan kini berhasil menjadi pentolan satu daerah, jadi peristiwa tersebut malah memberi hikmah kepada mereka." "Locianpwee," sela Li Tiong-hui, "Bukan-kah sejak peristiwa itu Pak siang lenyap dari keramaian dunia persilatan dan tidak diketahui mati hidupnya? Dari mana kau bisa yakin kalau Pek Khi-hong yang barusan muncul adalah si Pedang Racun Pak Siang?" "llmu silat dari keluarga persilatan Bukit Hong-san amat lihai dan tiada taranya di kolong langit, sedang ilmu silat saudara Lim juga pernah kusaksikan sendiri kehebatannya, ia tak berada di bawah kehebatan kakakmu...." "llmu silat saudara Lim amat lihai, aku merasa bukan tandingannya," Buru-buru Li Bun-yang menimbrung. "saudara Li tak usah merendah...." sambung Lim Hankim.
711

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Han si-kong tertawa, ujarnya kemudian: "Biar aku bicara seadil-adilnya. ilmu silat kalian berdua sesungguhnya hampir berimbang, tapi kenyataannya sekarang, dengan tenaga gabungan kalian berdua cun gagal menghadang terjangan Pek- Khi-hong. Hal ini memancing diriku untuk menelusuri asal mula orang orang tersebut." "Tapi Locianpwee toh tak bisa menyimpulkan orang itu pasti si pedang Racun Pak siang hanya atas dasar petunjuk tersebut saja...." "Meskipun aku hanya pernah bertemu satu kali dengan si Pedang Racun Pak siang, namun sikap maupun wataknya meninggalkan kesan yang amat mendalam di hatiku, Lagipula ia memiliki sejenis ilmu sakti yang disebut ilmu pukulan sam- yang-ciang, maka ketika saudara Li bilang kalau dalam pukulannya mengandung racun, aku pun jadi teringat kembali pada orang ini..." Sorot matanya segera dialihkan ke wajah Lim Hankim, katanya lebih jauh: "saudara Lim, ketika telapak tangan kalian saling beradu tadi, apakah kau merasa seperti tersengat api dalam tungku?" "Betul. Tenaga balik pukulannya seakan-akan mengandung sejenis daya panas yang luar biasa hebatnya hingga merasuk ke dalam tubuh."

712

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Dalam dunia persilatan belum pernah beredar seseorang yang bernama Pek Khi-hong, jika ditinjau dari usianya, dia pun tak seperti baru muncul dalam dunia persilatan mana mungkin dalam dunia persilatan kita bisa muncul seorang tokoh sehebat ini selama belasan tahun tanpa dikenal orang lain? oleh karena itulah aku menyimpulkan bahwa orang ini tak lain adalah si Pedang Racun Pak siang yang muncul kembali dalam dunia persilatan" "Terlepas apakah dia benar Pak siang yang muncul kembali dalam dunia persilatan atau bukan, yang jelas kita beberapa orang ternyata tak mampu membendung niat mereka berdua yang merampas piljin-som seribu tahun. jika berita ini sampai tersiar dalam dunia persilatan, orang lain akan mentertawakan kita." "Untung sekali dia sudah berjanji akan bertemu lagi dengan ciu tayhiap di kemudian hari," kata Li Bun-yang. "Asal kepandaian silat ciu tayhiap telah pulih kembah, tak susah bagi kita untuk menuntut keadilan darinya, Aku rasa masalah terpenting kita saat ini adalah membicarakan soal obat yang tersisa, Dengan jumlah sesedikit itu, dapatkah luka ciu tayhiap disembuhkan kembali seperti sedia kala?" "Jika ia benar-benar telah meninggalkan sepertiga darijumlah obat yang ada, aku rasa itu sudah cukup," sahut Ci Mia-cu.
713

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Mendadak Li Bun-yang bangkit berdiri, katanya kemudian: " Untuk sementara waktu persoalan ini dapat diselesaikan sampai di sini, padahal maksudku semula mengundang kehadiran adikku adalah hendak menghadapi perkumpulan Hian-hong-kau yang bersembunyi dalam pesanggrahan Tho-hoa-kit. Aku rasa untuk sementara waktu kami harus berpisah dulu dengan kalian semua." "Aku ikut kalian" teriak Han si-kong sambil menggebrak meja dan bangkit berdiri, "Mereka sudah mengurungku hampir dua tahun, dendam ini bagaimanapun juga harus kubalas." sebetulnya Lim Han-kim juga ingin turut serta, tapi segera dicegah Li Bun-yang, hiburnya: "saudara Lim, lukamu belum sembuh, kau tak boleh ikut dalam rombongan kami. Lagipula dalam kuil masih membutuhkan jago seperti kau untuk melindunginya. Bila adikmu pulang ke mari dan tidak bertemu denganmu, aku kuatir dia akan kelayapan lagi untuk melacak jejakmu. " Menyinggung kembali soal Yu Siau-liong, kontan Lim Han-klm merasa hatinya kembali gundah. Entah ke mana perginya bocah itu selama berapa waktu ini? Padahal dunia begitu luas, ke mana dia harus pergi untuk mencarinya?
714

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Sementara itu Li Bun-yang dan Li Tiong-hui telah bangkit berdiri dan mohon diri kepada ci Mia-cu sekalianSambil merangkap tangannya di depan dada ci Mia-cu berkata: "Aku hanya bisa mendoakan kalian bertiga semoga pulang dengan membawa kemenangan dan segera berangkat segera pulang kembali." Li Bun-yang tersenyum. "Aku juga berharap saudara Lim menunggu dulu di kuil, sekembalinya dari Tho hoa-kit, aku masih ada urusan yang hendak dibicarakan dengan dirimu." "Aku pasti akan menunggu sampai saudara Li kembali ke sini." Sementara pembicaraan beriangsung, ketiga orang itu sudah berjalan ke luar dari kamar dan meninggalkan tempat tersebut Memandang hingga bayangan ketiga orang itu lenyap dari pandangan, ci Mia-cu baru pelanpelan bangkit berdiri sambil ujarnya: "Waktu sudah makin larut, lebih baik Lim kongcu cepat-cepat pergi beristirahat" walaupun sesungguhnya masih banyak persoalan yang ingin ditanyakan Lim Han-kim, namun terpaksa ia harus menahan diri dan bangkit untuk kembali ke kamarnya. Ketika pintu kamarnya dibuka, ia jumpai seseorang sedang duduk bersila di atas pembaringannya. dengan perasaan terkejut ia segera menghimpun, hawa
715

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

muminya, siap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan, bentaknya keras-keras: "siapa di situ?" "jangan takut nak. aku" suara jawaban yang berat dan mendalam segera berkumandang. Lim Han-kim agak tertegun sejenak. kemudian baru bergumam: "Ciu Locianpwee?" "Betul, memang aku." Dengan langkah lebar Lim Han-kim berjalan mendekati pembaringan. Ketika melihat Ciu Huang sedang duduk bersila di atas pembaringannya, ia segera memberi hormat sambil tanyanya: "Locianpwee, ada urusan apa kau mencari aku?" "Nasib ayahmu kurang beruntung sehingga mati muda, sedang ibumu dengan susah payah memeliharamu hingga dewasa, jika kau sampai mengalami sesuatu yang tak wajar, bukankah dia akan amat bersedih hati...." Lim Han-kim dibuat tak habis mengerti dengan pembicaraan itu, tapi jawabnya juga: "Perkataan Locianpwee memang betul, tapi aku tidak merasakan sesuatu yang aneh...." "Kau sudah terluka oleh ilmu pukulan orang itu, dalam tiga hari kemudian sari racun akan menyusup masuk ke
716

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam isi perutmu, seandainya tidak diobati, maka luka itu akan berubah jadi penyakit yang menakutkan, bukan saja ilmu silatmu bakal punah, selembar jiwamu pun susah dipertahankan" "Masa ada kejadian seperti ini?" seru Lim Han-kim terperanjat. "Masa aku merasa perlu untuk bergurau denganmu?" Pelan-pelan Lim Han-kim menundukkan kepalanya dan tidak berbicara lagi. Ciu Huang segera menepuk pembaringan di sisinya, serunya kemudian- "Kau duduklah dulu." Lim Han-kim menurut dan duduk di tempat yang ditunjuk. perasaan hatinya saat ini sangat kalut dan gundah. walaupun banyak pertanyaan yang tidak dipahami olehnya, namun dia pun tak tahu harus berbicara mulai dari mana. Terdengar Ciu Huang menghela napas panjang, katanya pelan- "Aku telah menemukan sebuah cara untuk menolong keadaanmu itu, hanya aku tak tahu kau bersedia atau tidak untuk menjalankan" "silahkan Locianpwee menjelaskan" "Tampaknya pukulan beracun yang melukai tubuhmu itu adalah pukulan sam-yang-ciang yang telah lama
717

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

punah dari dunia persilatan sebetulnya ilmu pukulan ini tidak termasuk ilmu sesat, tapi lantaran pukulannya kelewat beracun, bahkan kalau dibandingkan dengan pukulan panca racun atau pukulan pasir merah dan sebangsanya pun jauh lebih beracun, ditambah lagi ilmu itu sudah lama punah dari peredaran dunia persilatan, maka orang menganggapnya sebagai ilmu sesat, padahal sam-yang-ciang seharusnya dimasukkan dalam golongan ilmu tenaga dalam tingkat tinggi, nama aslinya adalah sam-yang-khikang. Yang dimaksudkan dengan sam-yang adalah api, maka dasar dari tenaga pukulan itu pun merupakan tenaga yang- kang yang keras dan panas, Hanya saja untuk melatih ilmu pukulan tersebut orang harus menggabungkan api luar, api dalam dan api murni menjadi satu kesatuan, dengan demikian tenaga pukulannya baru bisa mengandung aliran hawa yang panas sekali...."

BAB 22. Mewarisi ilmu Pedang Naga sakti, setelah berhenti sejenak untuk termenung beberapa saat lamanya, ia melanjutkan kembali: "Aku sendiri hanya mengetahui garis besarnya saja cara untuk melatih diri itu, Kalau dilihat dari lukamu, tampaknya tidak enteng, jelas racun api sam-yang telah merasuk ke dalam perutmu, jika tidak diobati secepatnya, maka
718

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

selewatnya malam ini mungkin akan lebih sulit lagi untuk menyembuhkannya." "Tapi aku sama sekali tidak merasa sakit karena luka ini," sela Lim Han-kim sambil menggerakkan lengan kirinya. "Kehebatan dari ilmu silat ini adalah membuat sang korban pukulan sama sekali tidak menyadari kalau isi perutnya sesungguhnya sudah menderita luka yang amat parah, Menunggu kau sadar kalau keadaan luka itu tak beres, mungkin jiwamu sudah tak tertolong lagi." "Terima kasih banyak atas petunjuk Lo-cianpwee." "Kau terluka gara-gara aku, masa aku hanya duduk berpeluk tangan saja membiarkan kau menderita. Cuma cara pengobatan atas luka pukulan ini tidak gampang, Kita harus mempersiapkan diri baik-baik sebelum turun tangan-" "Tapi bagaimana cara pengobatannya?" tanya Lim Han-kim tenang. Nadanya sangat datar tanpa emosi, seakan-akan ia tidak terpengaruh sama sekali oleh kondisi kesehatannya yang terancam bahaya maut itu. "Mula-mula kita harus menggunakan jarum emas untuk menusuki jalan-jalan darah yang tersumbat,
719

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

setelah itu baru mendesak ke luar hawa racun panas dengan menggunakan tenaga dalam." "Tapi luka yang diderita Locianpwee belum sembuh betul, mana mungkin kau bisa membantu diriku untuk penyembuhan? Ketua Kuil Awan Hijau pandai dalam ilmu pertabiban, biar dia saja yang menolongku untuk mendesak ke luar hawa racun itu...." "Betul si ketua Kuil Awan Hijau cakap dalam ilmu pertabiban dan obat-obatan, tapi bukan berarti dia juga mampu mengusir keluar hawa racun panas hasil pukulan ilmu sam-yang-ciang dari tubuhmu." setelah menghela napas panjang, lanjutnya: "Nak. jangan kuatir. Apabila aku tak yakin bisa membantumu mengusir keluar hawa racun panas itu dari dalam tubuhmu, tak nanti aku bakal pamer kemampuan di hadapanmu." "Aku bukan bermaksud mencurigai kemampuan Locianpwee, tapi khawatir tindakan tersebut akan mempengaruhi keadaan luka Locianpwee yang sedang dalam taraf penyembuhan Tapi kalau Locianpwee berkata tidak mengganggu, baiklah, silahkan Locianpwee mulai bertindak." Ciu Huang segera menyingkap selimutnya dan melompat turun dari pembaringan, setelah itu katanya:
720

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Alat yang dibutuhkan dalam pengobatan itu tak lengkap di sini, Lebih baik pindah ke kamarku saja." "Aku siap menurut perintah" Dengan mengikuti ciu Huang, mereka berjalan menembusi beberapa gedung dan halaman sebelum akhirnya tiba di kamar tidur hakim sakti tersebut, Ciu Huang segera menutup rapat pintu kamarnya dan memadamkan lentera. Dari bawah bantalnya ia mengeluarkan sebuah kantung kulit kambing yang lebarnya lima inci. Dari dalam kantung itu dikeluarkan tiga batang jarum emas serta dua buah benda putih yang bentuknya seperti telur burung puyuh, katanya kemudian "Nak. dua biji pil ini merupakan obat pemunah racun yang sangat ampuh, coba kau telan dulu dua biji sekaligus." Lim Han-kim segera menerima pil itu dan langsung ditelan, serunya: "Aku turut perintah" "sekarang lepaskan baju atasmu" Lim Han-kim raguragu sesaat, tapi kemudian mengikuti perintah dan melepaskan baju atasnya. "Nak, kau harus menahan sakit" "silahkan Locianpwee turun tangan Ha-nya beberapa batang jarum emas itu tak akan menyusahkan diriku, aku percaya masih sanggup untuk menahan rasa sakit itu."
721

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"setelah kutusuk jalan darahmu dengan jarum emas, kau mesti pejamkan mata rapat-rapat dan jangan sekalikali coba mengintip." "Kenapa?" tanya Lim Han-kim keheranan "sewaktu aku menggunakan jarum emas nanti, tubuhmu tak boleh bergerak sama sekali, sebab bila sedikit melenceng saja maka jiwamu bakal terancam bahaya maut. Apalagi jalan darah yang harus kutusuk untuk mengusir hawa racun panas nanti merupakan jalan darah rahasia yang sukar sekali ditentukan letaknya secara tepat. selain itu aku pun tak ingin orang lain mencuri lihat ilmu tusukan jarumku ini." Walaupun Lim Han-kim merasa alasan itu kelewat dibuat-buat serta dipaksakan, namun ia tak membantah, sepasang matanya segera dipejamkan rapat-rapat. Tak lama kemudian ia merasa luka di lengannya terasa sakit sekali. Lamat-lamat dia merasa Ciu Huang dengan jarum emasnya telah menusuki belasan jalan darah pentingnya. sekilas perasaan ingin tahu tiba-tiba muncul dalam benaknya, dia ingin sekali membuka matanya untuk mengintip. tapi niat tersebut segera diurungkan karena teringat kembali pesan wanti-wanti yang disampaikan ciu Huang barusanMendadak terdengar suara Ciu Huang bergema lagi: "Nak. tahanlah rasa sakit berikut ini."
722

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Baru saja Lim Han-kim hendak menjawab, mendadak jalan darah "sin-teng-hiat" nya terasa kaku, tahu-tahu ia sudah jatuh tak sadarkan diri, Entah berapa saat sudah lewat. Ketika anak muda itu sadar kembali dari pingsannya, pertama-tama yang dirasakan olehnya adalah hawa dingin yang amat tebal serta suara gemericiknya air yang mengalir, dia tak tahu berada di mana sekarang. Menyusul kemudian ia merasa seluruh pakaiannya telah dilucuti, Kini tinggal celana dalam saja yang masih menempel, Tubuhnya ditelentangkan di atas batu yang dingin dan keras, Batu itu sebagian besar terendam dalam air sehingga yang masih nongol di permukaan air cuma setengah inci saja. Tiba-tiba saja Lim Han-kim merasa malu bercampur gusar. Malu karena menganggap dirinya telah dipermainkan orang. Dengan cepat dia melompat bangun dari atas batu itu. Ternyata saat itu ia berada di sebuah mata air yang dikelilingi bukit terjal di sekelilingnya, Air mengalir dari sekeliling batu yang tinggi dan terjal membuat tempat di mana dia berada menjadi sebuah telaga yang lebar. Luas telaga itu lebih kurang setengah hektar Airnya dingin seperti es dan hawa dingin yang menusuk tulang menyelimuti sekeliling tempat itu. Di tengah bukit yang sepi dan dikelilingi bukit terjal di sekelilingnya itu, selain
723

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

suara gemercik air, boleh dibilang tak kedengaran suara yang 1ain- Lim Han-kim mencoba memperhatikan sekeliling tempat itu, namun tak tampak sesosok bayangan manusia punAgaknya hanya dia seorang yang ditinggal dalam telaga dingin itu, Padahal dia masih ingat dengan jelas dirinya sedang diobati dalam kamar tidur Ciu Huang, malah jalan darahnya di-tusuki dengan jarum emas, tapi bagaimana mungkin ia berada di tengah telaga dingin saat ini? Jika ditinjau dari tempat di mana ia berada sekarang, jelas batu itu terletak di tengah telaga, selain terjun ke dalam air, rasanya tak ada jalan lain untuk menepi, padahal selama hidup ia paling takut dengan air, maka untuk berapa saat lamanya pemuda itu hanya bisa mengawasi air telaga sambil termangu-mangu. Ia mencoba memperhatikan bekas luka di lengannya, Di situ ia masih melihat bekas tusukan-tusukan jarum pada jalan darahnya. Pada saat itu langit makin lama semakin gelap. Malam yang kelam pun menjelang tiba, pemandangan di sekeliling tempat itu mulai kabur dan tak jelas dipandang. Lim Han-kim merasakan hawa dingin makin lama makin mencekam hingga merasuk ke tulang. Dalam keadaan begini mau tak mau dia harus duduk bersemedi untuk melawan rasa dingin yang membekukan itu
724

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Dengan tenaga dalamnya yang begitu sempurna, begitu hawa murni disalurkan dari Tan-tian, segulung aliran hawa panas segera menyerbak ke atas mencairkan peredaran darahnya yang membeku. Dalam sekejap mata kebugaran tubuhnya telah pulih kembali. Entah berapa saat sudah lewat, mendadak terdengar suara seseorang yang rendah dan berat berkumandang datang: "Nak, coba kau atur pernapasan untuk memeriksa, apakah masih ada sisa racun yang belum terusir dari dalam tubuhmu." Lim Han-kim dapat segera mengenali suara itu sebagai suara Ciu Huang, tak kuasa lagi segulung api amarah bergelora di dalam dadanya, sambil tertawa dingin serunya: "Locianpwee, apa maksudmu menelanjangi aku dan meninggalkan tubuhku di tengah telaga yang begitu dinigin?" Terdengar jawaban dari ciu Huang bergema dari kejauhan- "Nak, kau harus tahu sam-yang-khikang merupakan ilmu tenaga dalam aliran tingkat atas yang bersifat panas. Aku sengaja menceburkan badanmu ke dalam telaga dingin karena berniat membiarkan hawa dingin merasuk ke tubuhmu serta memunahkan racun hawa panas yang mengeram di tubuhmu. Khasiatnya bukan saja lebih manjur daripada minum obat, bahkan di saat hawa panas saling bentrok dengan hawa dingin dan memaksa kau mengerahkan tenaga
725

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

dalam untuk melawan hawa dingin yang merasuk ke tubuhmu, secara otomatis tindakanmu tersebut akan memancing daya kemampuan tubuhmu sendiri untuk menghapuskan racun panas." Mendengar penjelasan itu diam-diam Lim Han-kim berpikir: "ooooh, begitu rupa-nya. Tapi semestinya dia jelaskan dulu kepadaku sehingga aku tak perlu salah paham...." Terdengar ciu Huang berkata lebih jauh: "Nak. saat ini merupakan tengah malam yang paling dingin. Telaga tersebut terletak di tengah bukit yang menghimpun semua aliran air gunung. Hawa dingin yang menyelimuti tempat tersebut amat menusuk tulang, Apabila kau bersedia terjun ke dalam telaga serta membiarkan badanmu terendam beberapa saat, maka bukan cuma hawa racun panas dari sam-yang-ciang akan pUnah, tenaga dalammu juga akan peroleh kemajuan." selama hidup Lim Han-kim paling takut dengan air, buru-buru dia berseru: "Aku rasa racun panas dalam tubuhku telah punah, Tak usah berendam lagi...." "Kalau memang begitu mendaratlah, sekarang kesehatanmu sudah pulih banyak tapi berhubung ada urusan lain aku tak bisa berdiam terlalu lama di sini, berarti saat berkumpul kita pun tak banyak lagi. Mulai malam ini aku akan mulai mewariskan beberapa macam ilmu silat kepadamu."
726

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

Lim Han-kim mencoba memperhatikan sekeliling tempat itu ia lihat jarak terdekat antara telaga dengan daratan adalah tiga kaki, padahal ia merasa ilmu meringankan tubuhnya belum mampu mencapai jarak tersebut dalam sekali lompatan saja, sementara di antara telaga dengan daratan juga tak ditemukan sesuatu benda sebagai batu lompatan, Berarti, ia mesti menceburkan diri ke dalam telaga. Hal mana kontan saja membuat perasaannya amat cemas, buru-buru teriaknya keras-keras: "Locianpwee, ilmu meringankan tubuh yang kumiliki masih belum mampu mencapai daratan dalam sekali lompatan, bersediakah kau membantu aku?" "Air telaga itu tak dalam, masuklah ke telaga dan menyeberang ke mari." Diam-diam Lim Han-kim berpikir lagi: "Selama hidup aku paling takut dengan air, kalau aku mau mencebur ke dalam air, buat apa mesti minta bantuanmu?" Meski menggerutu di dalam hati, di luar ia berkata lagi: "Aku tak pandai berenang. Asal Locianpwee melemparkan seuntai ranting kering aku percaya bisa mendarat." Meskipun Ciu Huang merasa keheranan, namun ia tak membantah lagi. seuntai ranting kering segera dilontarkan ke dalam telaga. Lim Han-kim segera bangkit
727

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

berdiri, hawa murninya dihimpun ke seluruh tubuhnya, setelah memperhatikan letak ranting kayu itu ia melejit ke udara, Ujung kakinya menutul di atas ranting tersebut dan menggunakan daya pental tadi melayang turun di daratan. Padahal berbicara dari ilmu meringankan tubuh yang dimilikinya sekarang, kendatipun ia tak mampu mencapai daratan dalam sekali lompatan, namun untuk jarak sejauh tiga kaki ini, asal ia meminjam daya apung air telaga tersebut sesungguhnya tak susah baginya untuk mencapai daratan dengan gampang. Tapi berhubung sejak lahir ia sudah menaruh perasaan yang sangat takut terhadap air, ternyata ia tak berani untuk mencobanya. Tampak Ciu Huang sedang duduk bersila bersandar pada sebatang pohon cemara besar, di sisinya terletak sebilah pedang pendek. Dalam sekilas pandang saja Lim Han-kim dapat mengenali pedang pendek dengan sarung kulit ikan hiu dan gagang berwarna kuning emas itu adalah pedang Jin-siang-kiam yang dihadiahkan ketua muda perkampungan Lak-seng-tong, Hongpo Lan kepadanya. Di samping pedang pendek itu teronggok pakaian miliknya. Waktu itu Ciu Huang telah melepas kain pembalut yang membungkus kepalanya, kini yang tampak hanyalah bekas-bekas luka yang memenuhi wajah dan kepalanya, Dari bekas-bekas luka yang tersisa
728

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

pemuda tersebut dapat membayangkan betapa parahnya luka yang diderita orang ini dulu. Dengan cepat Lim Han-kim mengenakan pakaiannya, kemudian berkata: "Terima kasih banyak atas budi pertolonganmu Lo-cianpwee," ciu Huang mengambil pedang Jin-siang -kiam yang tergeletak di sisinya itu, lalu tanyanya: "Apakah ibumu yang menyerahkan pedang ini kepadamu?" "Oooh bukan, seorang sahabat yang menghadiahkan kepadaku," ciu Huang segera meloloskan pedang itu dari sarungnya, cahaya berkilauan segera memancar di tengah kegelapan malam, sesudah mengamati beberapa saat, ia berkata: "Pedang ini terbuat dari campuran baja dengan emas, meskipun tak bisa dibandingkan dengan ketajaman pedang jian-kun atau Mo-sia-kiam, tapi terhitung juga sebilah pedang mustika yang sangat langka, Boleh tahu siapa yang menghadiahkan kepadamu?" "Ketua muda perkampungan Lak-seng-tong, Hongpo Lan namanya." "Hongpo Lan-.. Hongpo Lan-..?" gumam ciu Huang, "Bagaimana bentuk rupa orang ini? Berapa usianya?"

729

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Wajahnya tampan tapi dingin dan selalu serius, usianya lebih tua sedikit ketimbang umurku, lebih kurang dua puluh tiga- empat tahunan, kenapa? Locianpwee merasa kenal dengannya?" "Dengan usiaku setua ini tentu saja temanku sepantaran dengan usiaku juga, lebih kurang enam puluhan tahun, Memang aku kenal dengan beberapa orang sobat muda tapi tak banyak jumlahnya, Bentuk pedang ini nampaknya meski antik namun sarungnya jelas buatan baru. Bila dugaanku tak salah, pedang ini belum lama di-tempa, paling banter usianya baru tiga puluh tahunan...." Setelah berhenti sejenak. kembali kata-nya: "Tapi bentuk pedang ini luar biasa pendeknya, apabila si penempa pedang bukan seorang ahli pedang, mustahil ia dapat menempa pedang sependek ini." "Dugaan Locianpwee tepat sekali, ilmu silat yang dimiliki Hongpo Lan memang tidak berada di bawah kemampuanku" "Tapi pedang tersebut jelas bukan hasil tempaannya...." sesudah berhenti sejenak. terusnya: "Apakah pemilik tua perkampungan Lak-seng-tong masih hidup di dunia?"

730

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Aku belum sempat menyambanginya, tapi dari pembicaraan anggota perkampungan Lak-seng-tong bisa diketahui bahwa dia masih hidup segar bugar di dunia ini." "Kau tahu siapa namanya?" "Waaah... kalau soal ini aku kurang begitu tahu," sahut Lim Han-kim sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. Ciu Huang termenung berpikir berapa saat, mendadak ia melompat bangun sambil bergumam: "Aaaaah, pasti dia Pasti dia" "siapa?" tanya Lim Han-kim tak habis mengerti. "Pedang sakti dari Lam-Kiang, Hongpo Tiang- hong...." sekilas rasa gembira menghiasi wajahnya, terusnya: "Jika dia masih segar bugar di dunia, maka aku...." Tibatiba ia menghentikan kata-katanya dan tidak dilanjutkan lagi. Lim Han-kim memang paling tak suka bicara, maka dia pun tidak bertanya lebih lanjut, Pelan-pelan ciu Huang berkata lebih jauh: "Sesungguhnya aku sedang merasa serba salah, haruskah kuwariskan ilmu pedang naga sakti kepadamu atau tidak. Tapi apabila si pedang sakti dari Lam-kiang masih hidup di dunia ini, aku berkeputusan akan tetap mewariskan ilmu tersebut kepadamu"
731

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/

"Apa hubungan antara niat Locianpwee mewariskan ilmu pedang naga sakti kepadaku dengan si pedang sakti dari Lam-kiang?" tanya Lim Han-kim tidak habis mengerti. "sangat besar hubungannya. jika si pedang sakti dari Lam-kiang sudah meninggal dunia, terpaksa aku pun akan membawa ilmu pedang naga sakti kepadamu juga tak ada gunanya, Aaaai.,. Meski aku menguasai ilmu pedang tersebut namun sepanjang hidupku belum pernah kupakai untuk menghadapi musuh...." Lim Han-kim semakin tak mengerti, tanyanya: "Locianpwee, apa maksudmu? Maafkan kebodohanku, aku benar-benar tidak mengerti apa yang Locianpwee maksudkan" Hakim sakti Ciu Huang mengelus jenggotnya yang putih, lalu ujarnya: "Dulu aku dan pedang sakti dari Lamkiang, Hongpo Tiang- hong adalah sahabat karib, Kami ternama bersama, Waktu itu kami sama-sama masih muda, membenci kejahatan dan bertekad memberantas ketidakadilan dalam dunia persilatan Belum pernah satu pun jago lihai dari kalangan hitam yang berjumpa dengan kami berhasil lolos dari ujung pedang kami sehingga walaupun para jago dari rimba hijau mendendam kepada kami, namun mereka tak bisa berbuat apa-apa.
732

katanya: "Nama besar menyusahkan orang. bertempur sampai samasama kehabisan tenaga.. yang benar pertarungan itu dikarenakan sebab-sebab lain-" "Lalu apa penyebabnya?" tanya Lim Han-kim keheranan733 . menang kalah susah ditentukan-. seandainya Locianpwee berdua bukan ternama bersama. tiba-tiba saja dia menghela napas sedih. Akhirnya kami kena dihasut orang sehingga saling bertarung sendiri dengan sengitnya. tapi dendam dan permusuhan yang kami buat pun kian lama kian bertambah banyak. ditatapnya angkasa dengan termangu.com/ Akibatnya nama besar kami makin lama semakin tenar. tapi keadaan tetap berimbang.... tanpa terasa Lim Han-kim turut merasa pedih. sekalipun diadu domba orang lain pun belum tentu akan saling bentrok sendiri" "Memperebutkan nama sebetulnya cuma alasan. Berbicara sampai di situ. sampai lama kemudian ia baru melanjutkan dengan hambar: "Dalam pertarungan itu kami saling bertarung sebanyak lima ratusan jurus.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Membayangkan bagaimana sepasang sahabat saling bertarung begitu sengit." Tampaknya pendekar besar yang ternama ini menaruh perasaan menyesal yang amat sangat atas kejadian lama.

. rupanya dia mengalami penderitaan sedalam itu.hong dan aku.Setiap hari aku sibuk mencampuri urusan orang lain." "Aaaah.com/ "Sudah belasan tahun lamanya persoalan ini mengganjal dalam dadaku. Aaaaai... tapi siapa yang bisa membayangkan kesedihan. Aku menyerempet bahaya tak lain untuk melenyapkan kemasgulan dan kehampaan perasaanku...TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. ia memang seorang tua yang kesepian-." 734 . separuh masa hidup aku hidup malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan siapa umat persilatan yang tidak mengagumi nama besarku. sebetulnya aku hanya ingin menggunakan alasan tersebut untuk membunuh waktu. orang lain mengagumi nama besarnya. Tapi siapa pula yang bisa membayangkan betapa sepinya kehidupanku ini dilewatkan." Diam-diam Lim Han-kim berpikir "Aaaai.. kesepian dan kemurungan hatinya? Ya a a. selain Hongpo Tiang. nyonya Hongpo." "Siapa dia?" " orang itu adalah nyonya Hongpo" "Aaaah Nyonya Hongpo. hanya seorang saja yang tahu masalah ini.... belum pernah kuceritakan kepada orang lain. menganggapnya sebagai tonggak dunia persilatan...?" "Benar..

jadi tak mungkin bisa digunakan untuk menghadapi lawan-" "Kalau memang begitu. 735 . aku mulai banyak menyadari akan kesilafanku di masa lalu. titik kelemahan masih terdapat di mana-mana. pandanganku terhadap nama serta kedudukan juga jauh lebih hambar. namun tidak memahami rahasia untuk menghadapi musuh sehingga biar pun ilmu itu sudah kuwariskan kepadamu.com/ Sementara itu ciu Huang telah berkata lagi sesudah menghela napas panjang: "Setelah lolos dari kematian kali ini. sekalipun tidak mati terbunuh oleh musuh besar. maka ilmu pedang tersebut baru bisa dilatih secara lengkap. buat apa aku mempelajarinya?" "Nak. aku tak akan lolos dari takdir. aku belum selesai bicara. Bila kedua bagian itu tergabung jadi satu. apalagi usiaku kini makin lanjut. Tapi ilmu pedang naga sakti merupakan ilmu pedang tingkat atas. Aku mulai rindu terhadap sahabat-sahabat lama. sehingga ilmu sakti itu punah. Biar pun aku memahami dasar jurus pedangnya serta cara untuk melatihnya. Kitab itu terbagi menjadi dua bagian. aku pun merasa terlalu sayang. Bila kubiarkan ilmu pedang naga sakti ikut terkubur bersama hayatku. kau jangan terburu napsu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ilmu pedang naga sakti merupakan sebuah ilmu sakti peninggaLan seorang pendekar pedang kenamaan yang disalin dalam sejilid kitab pusaka.

maka walaupun aku sudah mendapatkan cara berlatihnya. Namun setiap kali menggunakan jurus pedang itu.com/ Waktu itu aku dan pedang sakti dari Lam-kiang. aku percaya keadaan yang dihadapi Hongpo Tiang-hong tak jauh berbeda dengan keadaanku. Berhubung kitab bagian atas memuat jurus-jurus pedangnya.. toh tak berhasil memakainya untuk melawan musuh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hong masing-masing membawa satu bagian. Bagian atas mengajarkan cara berlatih sedang bagian bawah merupakan Ko-koat (teori)-nya.. Aku pikir pasti di bagian bawah kitab itulah semua perubahan dalam menghadapi musuh tercatat rapi. aku telah membuang banyak pikiran dan tenaga. begitukah ceritanya?" Lim Han-kim merasa sangat keheranan"Gara-gara masalah ini. Akibatnya aku hanya memiliki bagian atas sedang Hongpo Tianghong memiliki bagian bawahnya. Hongpo Tiang.. Berhubung ilmu pedang itu kelewat mendalam." "ooooh. ia pasti tak berhasil menggunakan ilmu pedang naga sakti tersebut" "Apakah Locianpwee masih tetap membenci Hongpo Tiang-hong?" 736 . selama belasan tahun terakhir belum pernah kugunakan jurus pedang itu untuk melawan musuh. aku selalu merasa titik kelemahannya terlalu banyak.

. Mungkin dia lalu tahu kalau aku sudah bertekad tak akan menjumpainya lagi. Waktu berlalu begitu cepat." "Kalau memang Locianpwee sudah menyesal kenapa tidak bertemu saja dengan Hongpo Tiang. Dalam hati kecil kami sama737 . Walaupun pertarungan kami waktu itu disebabkan adu domba orang lain.com/ "Setelah berlangsungnya pertempuran sengit itu. hatiku benar-benar merasa amat pedih. Meskipun dalam suatu perjamuan sederhana kami telah saling memaafkan. oleh sebab ia susah memilih satu di antara kami berdua. tapi aku selalu berusaha menghindarinya." "Kenapa begitu?" "Selama masa ini meski dia pernah melacak jejakku ke mana-mana. namun selama belasan tahun terakhir kami belum pernah saling bertemu lagi. tapi alasan yang sesungguhnya adalah kami sama-sama mencintai seorang gadis yang sama. maka dia pun tidak memaksakan diri untuk melacak jejakku lagi. malam ini aku harus mengutarakannya keluar. Gadis itu pun menaruh kasih yang sama terhadap kami berdua.. aku mempunyai kesulitan yang susah diutarakan keluar. kami sama-sama merasa menyesal.hong?" "Aaaaai. bila mengenang kembali masa lampau.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kini kita sama-sama sudah lanjut usia. sudah belasan tahun lamanya penderitaan itu terpendam di hatiku. Akhirnya dia pun bertahan terus tanpa kawin.

buat apa dipikirkan lagi.. segera kuwariskan ilmu pedang naga sakti kepadamu. tapi ia tak tahu harus mulai dari mana. aku harus membayar dengan harga yang mahal.." 738 . sungguh mengagumkan sungguh mengagumkan" "Tapi nak..." Dia alihkan sorot matanya ke wajah Lim Han-kim. masa lampau ibarat asap. tak mungkin gadis itu akan kawin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kau benar-benar berjiwa besar. baru aku muncul lagi dalam dunia persilatan" Lim Han-kim menghela napas panjang. Selama belasan tahun ini aku harus hidup dalam kesepian dan kerinduan" Kata-kata tersebut diungkap dengan perasaan yang amat mengenaskan. kecuali satu di antara kami berdua mati. sudah tua. kemudian serunya: " Kemarilah nak. ingin sekali Lim Han-kim mengucapkan beberapa kata menghibur. pujinya: "Locianpwee. gumamnya: "Aaaaai. terpaksa dia pun membungkam diri Tiba-tiba Ciu Huang bangkit berdiri.com/ sama mengerti.. benar-benar sudah tua.sebab itulah setelah pertempuran waktu itu secara diam-diam aku pergi menjauhkan diri Menanti sampai mereka sudah menjadi suami istri selama tiga tahun.

hanya mempelajari ilmu kosong yang tak bisa dipakai untuk menghadapi musuh. Kalau bukan orang cerdik.com/ Lim Han-kim menurut dan berjalan menghampirinya." 739 . Malam ini kuwariskan ilmu tersebut kepadamu. Kesatu sebagai rasa terima kasihku karena kau jauh-jauh datang mengantar obat untukku. ia pasti akan mewariskan ilmu yang tertera dalam kitab bagian kedua itu kepadamu." "Aku pasti akan berusaha dengan sepenuh tenaga. apalagi aku yang bodoh ini. Mungkin juga kau alami nasib seperti aku. sudah belasan tahun diselidiki pun tak berhasil memecahkan rahasia ilmu tersebut. Dengan wajah serius Ciu Huang berkata: " Ilmu pedang naga sakti merupakan ilmu sakti tingkat atas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kedua untuk memenuhi keinginan ibumu dan ketiga aku tak tega membiarkan ilmu langka ini turut terkubur bersama hayatku. mustahil dapat mempelajarinya. Masalah kau bisa mempelajarinya atau tidak tergantung pada kemampuanmu Mungkin kau bisa mengandalkan ilmu tersebut untuk menjagoi dunia persilatan serta mengungkap rahasia asal usulmu." "Nanti kuberikan sebuah benda kepadamu Bawalah benda itu menghadap Hongpo Tiang." "ilmu silat Locianpweejauh lebih hebat dari kemampuanku. Mungkin aku bakal menyia-nyiakan harapan mu.hong.

maka bila ia melihat benda pemberianku itu sudah pasti tak akan menampik keinginanmu. jadi ia mau mewariskan ilmu tersebut kepadamu atau tidak.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. lamatlamat Lim Han-kim mulai merasa bahwa asal usul dirinya menyangkut sebuah rahasia besar dari dunia persilatan ia mesti memiliki ilmu silat yang maha tinggi untuk memikul beban berat tersebut. menaruh rasa rindu dan menyesal terhadap persahabatan yang pernah kami bina dulu. aku tak berani jamin-" "Terlepas Hongpo Tiang.hong tentu seperti diriku. Dalam hal ini aku tak bisa apa-apa. aku 740 . Terdengar ciu Huang berkata lagi sambil menghela napas panjang: "Menurut pengamatanku selama beberapa tahun ini keadaan Hongpo Tiang.. bila menguasai ilmu tersebut ia bisa menjagoi dunia persilatan serta menyingkap rahasia asal usulnya. lupa dengan persahabatan yang pernah kami bina dulu.com/ Membayangkan kembali ucapan ciu Huang tadi." Ia mendongakkan kepalanya sambil menghela napas berat... Mungkin saja saat ini dia sudah melupakan sama sekali sobat lamanya ini. lanjutnya: "Tapi hal itu cuma pengamatanku saja. Hati manusia sukar diduga. oleh sebab itulah anak muda ini tidak menampik lagi niat Ciu Huang untuk mewariskan ilmu tersebut kepadanya.hong mau mewariskan teori ilmu pedang naga sakti itu kepadaku atau tidak.

" Hakim sakti Ciu Huang tertawa dingin. nak" Cepat-cepat Lim Han-kim menghimpun seluruh perhatiannya untuk memperhatikan gerakan kakek itu. Diam-diam Hakim sakti Ciu Huang menghimpun tenaga murninya. perasaan mengendalikan pikiran dan pikiran mengendalikan gerak pedang. sikap serta mimik mukanya begitu serius dan keren membuat orang segan untuk menyerang-nya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Ketika Lim Han-kim mencoba memperhatikan dengan seksama. karena itu dia pun tak banyak bicara lagi..com/ tetap menaruh perasaan terima kasih yang mendalam atas kebaikan Locianpwee ini. lalu sambil memungut pedang Ji-siangkiam dari atas tanah." Lim Han-kim mengerti orang ini dianggap seorang pendekar besar masa kini. Terdengar ciu Huang berkata: " Kunci dari ilmu pedang tingkat atas terletak pada hati mengendalikan perasaan. serunya cepat sambil menggeleng: "selamanya aku bertindak bukan untuk mencari rasa terima kasih orang terhadapku. aku bertindak asal perasaanku berkata begitu. ujarnya serius: "Perhatikan baikbaik. dengan sendirinya apa yang diperbuat jauh berbeda dengan orang biasa. ia jumpai orang tua itu telah pejamkan matanya. 741 ..

ciu Huang telah menarik kembali pedang pendeknya sambil berkata: 742 . kemudian secara mendadak pedangnya menyodok ke bawah diiringi badannya meluncur pula ke atas tanah. sejak kecil Lim Han-kim sudah mendapat petunjuk guru kenamaan. naga perkasa membumbung ke langit" Tangan kirinya diayun membentuk satu gerakan aneh. mendadak sambil melotot besar bentaknya: "Jurus pertama dari ilmu pedang naga sakti. sementara pedang pendek di tangan kanannya menuding ke langit. sambil melintangkan pedangnya di depan dada ciu Huang berdiri dengan wajah serius. dasar ilmu pedangnya boleh dibilang cukup matang. Dalam pandangan orang lain mungkin gerak mengangkat pedang ke atas lalu menyodok ke bawah itu sangat umum dan tiada sesuatu yang aneh.com/ cukup dilihat dari gayanya tersebut sudah bikin hati orang merasa kagum. sementara dia masih termenung. tubuhnya tiba-tiba membumbung ke angkasa setinggi satu tombak. tapi Lim Han-kim yang memperhatikan pedang pendek di tangan orang tua itu justru menemukan kenyataan dalam waktu sesingkat itu bahwa ujung pedang sudah bergeser ke beberapa tempat secara beruntun. bahkan tempat yang diserang merupakan tempat-tempat yang susah dijaga.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

sayang aku tak berhasil meraba perubahan gerakannya meski samarsamar dapat kurasakan bahwa jurus itu mengandung perubahan yang tak terhingga." "Bagus sekali.." 743 . bagus sekali Rupanya kau sudah dapat menilai berharganya ilmu pedang ini. aku sendiri merasa gerakan tubuh Locianpwee menyusul gerak pedang tersebut susah diikuti dengan mata telanjang." Ciu Huang tertawa tergelak "Bagus. Cukup ditinjau dari beberapa patah katamu barusan. namun aku tak berhasil memecahkannya..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ "Untuk menggunakan jurus ini. seperti misalnya pedang itu tak pernah meninggalkan posisinya di depan tubuh. orang harus memiliki ilmu meringankan tubuh yang amat sempurna.." "Ha ha ha ha... semestinya jurus ini memiliki perubahan yang banyak sekali. yakinkah kau dapat mempergunakannya?" "Walaupun aku merasa belum mampu menandingi ketenangan serta kemantapan Locianpwee. namun aku yakin masih dapat mempergunakannya.. aku sudah mengerti bahwa aku tidak salah memiliki ahli waris. tapi dari mana pun musuh menyerang semua ancaman dapat dipunahkan secara gampang. dengan begitu kombinasi kerja samanya baru lebih mantap." "Yaaa. Hal ini membuktikan kalau jurus pedang ini benar-benar amat lihay. Nak.

jurus kedua Naga Air Menyebrangi samudra" Lim Han-kim memperhatikan dengan seksama. Di luar langkah itu mengikuti posisi Pat-kwa. betul begitu?" "Tepat sekali." 744 ." Ciu Huang manggut-manggut penuh rasa kagum. namun tak pernah berhasil menggunakannya untuk menghadapi musuh.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Dasar perubahan jurus kedua ini memang terletak pada pergeseran posisi kaki kita. sehingga meski sudah belasan tahun aku peras otak. Lim Han-kim termenung berpikir sebentar kemudian sahutnya: "Aku bodoh.com/ setelah berhenti sejenak. "Nak. putar kiri belok kanan setelah berputar satu lingkaran akhirnya balik kembali ke posisinya semula. sayang aku tidak mengetahui perubahan gerak pedangnya. perhatikan lagi baik-baik. dapatkah kau jumpai di mana letak kehebatan dari jurus serangan ini?" tanya Ciu Huang kemudian sambil menarik kembali pedangnya. padahal di balik Pat-kwa juga mengandung unsur ngo-kiong. ia kembali melanjutkan dengan serius: "Nak. sayang tak bisa mengintip rahasia dari jurus tersebut. ia saksikan ujung pedangnya bergerak membuka jalan diikuti gerak tubuh di belakangnya. tapi rasa-rasanya kunci dari jurus ini terletak pada gerak langkahnya.

com/ "Samudra luas tak ada batasnya." "Coba kau ikuti di belakangku. menurut arti nama jurus tersebut tampaknya apa yang Locianpwee duga memang sudah tepat sekali. dia harus menghabiskan 745 . Asal mau diperhatikan aku percaya kau bisa menguasainya dalam waktu cepat. kuanggap kau sebagai orang yang sangat cerdas. Tapi bagi pandangan ciu Huang. kemampuan yang berhasil dicapai Lim Han-kim sekarang sudah melebihi dari cukup.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. perhatikan setiap posisi langkahku dan tirukan." "Aku pasti akan mempelajarinya dengan sepenuh tenaga. sudah hampir satu jam lamanya Lim Han-kim coba mempraktekkan namun belum juga berhasil seperti apa yang diharapkan. Dulu ketika baru pertama kali ia memperoleh kitab bagian atas ilmu pedang naga sakti tersebut. Asal kau dapat menghapalkan gerak langkahnya pada malam ini. ia malah memuji tiada hentinya." Lim Han-kim mengiakan dan segera mengikuti di belakang ciu Huang mempelajari gerak langkah jurus serangan tersebut Apa yang diucapkan ciu Huang tadi ternyata terbukti Gerak langkah yang tampaknya tak sulit untuk dipelajari itu ternyata tak mudah dikuasai. naga air tentu saja dapat bergerak tanpa hadangan. padahal posisi kaki susah sekali dilatih." "Gerak perputaran yang barusan kupraktekkan ini tampaknya saja sangat sederhana.

ujarnya: "Nak. Lim Han-kim hanya membutuhkan waktu selama satu dua jam untuk menguasai garis besar gerakan jurus itu.emas. tapi lambat laun setelah sedikit menguasai.com/ waktu selama tiga bulan untuk mempelajari jurus "Naga Air Menyebrangi samudra" ini. latihan kita hari ini berhenti sampai di sini dulu.emasan. Ciu Huang mendongakkan kepalanya menarik napas panjang. Tanpa terasa fajar pun mulai menyingsing. memancarkan cahayanya yang ke. kemajuan yang dicapai anak muda itu pun semakin meningkat." Kemudian sambil menuding sebuah bukit kecil yang berada di arah tenggara. kegembiraannya kian meningkat ia pelajari berulang-ulang tiada hentinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dengan ciu Huang yang selalu memberi petunjuk dari samping. sedetik pun enggan berhenti. katanya lebih jauh: "setelah 746 . ia merasa setiap gerak putaran badannya seolah-olah saling bertentangan dengan pengerahan tenaga. Pada awal latihan. itu pun sampai lupa makan dan lupa tidur. siang malam terus berlatih tak henti-hentinya. sang surya mulai muncul dari kaki bukit. tentu saja orang tua tersebut sangat memuji kemampuannya. Lim Han-kim merasa setiap langkah dan gerakannya amat kaku dan tidak terbiasa. Tiga hari kemudian kita bersua lagi di lembah ini.

tapi tak seorang pun yang ber-tegur sapa.buru sarapan pagi. ia dapat menyaksikan bangunan Kuil Awan HHijau..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. serentak mereka memberi hormat. malah masih mengepulkan hawa panas.com/ melewati bukit tersebut kau akan tiba di lereng bukit. setelah buru. ia jumpai sarapan telah disiapkan di atas meja. sekejap kemudian bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan. Waktu itu Lim Han-kim putar otak terus mengingat-ingat perubahan posisi langkah dari jurus pedang yang baru dipelajarinya karena takut lupa. Memandang hingga bayangan punggung ciu Huang lenyap dari pandangan Lim Han-kim baru meneruskan perjalanannya sesuai dengan petunjuk.. Tergopoh-gopoh Lim Han-kim masuk ke dalam kuil.." selesai bicara ia balik tubuhnya dan berjalan menuju ke arah Barat. Benar juga. setelah melewati bukit kecil dan menuruni lerengnya. Waktu itu para tosu dalam kuil telah bangun dan membersihkan halaman Ketika melihat Lim Han-kim muncul di pintu gerbang." " Kenapa? Locianpwee tidak bermaksud pulang ke kuil?" "Tidak. aku tidak balik ke situ. jelas hidangan baru saja tersedia. dia kembali ke 747 . Terburu-buru Lim Han-kim menuruni lereng menuiu ke dalam kuil. dari situ kau bisa melihat letak Kuil Awan HHijau.

boleh dibilang ia sudah hapal sekali. dia pun mengayunkan langkahnya menuju ke kamar semedi Ci Mia-cu. setelah dilatih selama beberapa hari ini. tak seorang pun yang ke sana mengusik ketenangannya. Tiga hari pun berlalu tanpa terasa. Teringat beberapa masalah itu. Kecuali seorang tosu kecil yang tiap kali datang mengantar hidangan. Dia tak tahu apakah Li Bun-yang serta Han Si-kong telah balik atau belum.. Ketika melihat waktu pertemuannya dengan Ciu Huang masih lama. malahan ketua Kuil Awan Hijau puncak pernah muncul. tiba-tiba saja ia teringat dengan ci Mia-cu yang sudah beberapa hari tak bertemu dengannya. Hari ini adalah hari pertemuannya dengan ciu Huang.. kemudian baru beristirahat. apakah Yu siau-liong ada kabar beritanya atau tidak. matahari yang bersinar lemah dari langit Barat memancarkan cahayanya yang kemerah-merahan.com/ kamarnya untuk berlatih beberapa kali. Dua jurus pedang yang dipelajarinya tempo hari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Waktu itu sudah mendekati magrib. ia saksikan ci Mia-cu sedang duduk bersila mengatur pernapasan di dalam kamarnya. 748 . selama tiga hari ini Lim Han-kim merasakan ketenangan yang luar biasa.

sebenarnya aku hanya ingin mencari tahu beberapa persoalan. "Ada urusan apa Lim kongcu?" tegurnya. aku segera pergi dari sini. kalau bukan salah jalan. Ci Mia-cu telah sadar dan membuka matanya." "Tanya saja terus terang.com/ Baru saja Lim Han-kim menyingkap tirai siap melangkah masuk ke dalam ruangan. begitu peroleh jawaban. ujarnya kemudian: "Aku benar-benar khawatir. toh aku sudah selesai bersemedi. jangan-jangan ia sudah mengalami sesuatu musibah." 749 . mungkin ia sudah berubah pikiran dan mengambil arah lain-" Lim Han-kim bertambah gelisah. bahkan langsung turun dari pembaringan dan berjalan menghampirinya. alis matanya berulang kali dikerutkan kencang-kencang." "Bagaimana kabar berita adikku yang lenyap itu? Apakah ia sudah pergi ke tempat tinggal si dewa Jinsom Phang Thian-hua?" "Kemarin baru saja aku terima surat lewat burung merpati yang mengabarkan bahwa sepanjang jalan hingga kini belum tampak jejaknya. "Aaaah. rupanya aku mengganggu ketenangan totiang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Murid panca Racun Membocorkan Rahasia "Beberapa hari belakangan ini mempunyai hubungan yang erat sekali dengan masa depanmu. pasti akan menyesal di belakang hari." Lim Han-kim menghela napas panjang. aku benar-benar khawatir membiarkannya mengembara seorang diri dalam dunia persilatan" BAB 23." Ketika menyampaikan kata. "Lebih baik kau buang jauh-jauh semua luapan emosimu itu untuk sementara waktu.com/ "Adikmu bukan orang yang berumur pendek. ucapan tersebut diutarakan dengan wajah serius. Kesempatan emas semacam ini langka bisa kau temui di kemudian hari. apabila kau sia-siakan." kata Ci Mia-cu pelan. pusatkan semua perhatianmu untuk belajar silat." "Kau harus memaklumi niat baik ibumu yang telah bersusah payah menyuruh kau menempuh perjalanan 750 .. " "Aaaai. Dengan perasaan terkesiap Lim Han-kim buru-buru menyahut: "Aku pasti akan mengingat baik-baik perkataan ini.kata yang terakhir itu. "Usianya masih begitu muda. kau tak usah terlalu menguatirkan keselamatannya ..

" Lim Han-kim segera bangkit berdiri untuk mohon diri. Ketika pemuda tersebut tiba di tempat janji." Pelan-pelan Hakim sakti Ciu Huang membuang matanya kembali." "Terima kasih atas nasehat anda. setengah bulan berlalu dalam sekejap mata. Hari ini delapan puluh persen kain pembalutnya telah ditanggalkan. dilihatnya Ciu Huang telah menunggu di situ. aku tak ingin menghabiskan waktumu lagi dengan percuma. Hari ini ia kembali bertemu dengan Lim Han-kim. pendekar besar yang amat termashur di dunia persilatan ini entah tinggal dan makan di mana.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tak pernah 751 . semangat dan kesegaran tubuhnya pun tampak lebih ceria.com/ jauh mengantar obat ke mari. sehingga tidak menyianyiakan harapannya. serunya dengan suara dingin. setiap tiga hari Lim Han-kim pasti berangkat ketempat yang dijanjikan Ciu Huang untuk mempelajari ilmu pedang sakti. Buru-buru Lim Han-kim memburu maju ke depan dan jatuhkan diri berlutut seraya berkata: "Tecu telah datang terlambat. "sudah berulang kali aku menasehatimu. saat ini waktu amat berharga bagimu. maaf bila suhu harus menunggu lama. kemudian balik badan dan berlalu dari sana. selama setengah bulan ini. tapi pembalut yang membungkus lukaluka tubuhnya makin lama makin bertambah kurang.

lalu sahut-nya: "Aku telah belajar ilmu silat darimu." Dari gusar Ciu Huang berubah jadi gembira lagi. kali tentU tak akan kuulang kembali. sambil melipat tangan di dada Ciu Huang saksikan Lim Han-kim mainkan kedelapan jurus ilmu pedang naga 752 ." "Aku akan mengingatnya baik. Nah." "Bagus sekali Coba sekarang mainkan di hadapanku. kau masih ingat semua jurus dari ilmu pedang naga sakti?" "Aku masih mengingatnya. Dicabutnya pedang Jinsiang-kiam lalu hawa murninya dipusatkan jadi satu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian satu persatu ia mainkan kedelapan jurus ilmu pedang naga sakti itu.com/ menerimamu sebagai murid. Besok aku akan segera tinggalkan tempat ini.baik." Lim Han-kim mengiakan. lain. apa maksudmu memanggil aku suhu?" Lim Han-kim agak tertegun. jangan kau campur adukkan menjadi satu. katanya lebih jauh sambil tersenyum: "Malam ini adalah pertemuan kita yang terakhir. tak salah jika aku memanggil suhu kepadamu" "Menerima murid dan mewarisi ilmu silat adalah dua persoalan yang berbeda.

. Tapi sebelum berjumpa dengannya. benda tersebut sebetulnya bukan suatu benda mustika atau berharga. "Kini jurus pedang sudah mendapat pewarisnya. simpanlah kotak besi ini baik. maka jurus pedang itu sudah dapat kau pakai untuk melawan serangan musuh. tapi dalam pandanganku memiliki bobot yang berbeda bahkan melebihi nyawa sendiri.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Hongpo Tiang-hong. Apabila si pedang sakti dari Lam-kiang betulbetul masih hidup di dunia ini.Begitu pemuda itu menyelesaikan permainannya sambil manggut-manggut ia memuji: "Hebat.. setelah melihat benda tersebut tak bakal ia menampik permintaanmu" 753 . Asal kau tambahkan perubahan di sana sini." Buruburu Lim Han-kim membungkukkan badannya memberi hormat. Mengenai keberhasilanmu di kemudian hari.." Dengan sikap yang sangat hormat Lim Han-kim menerima kotak besi itu dan menyimpannya ke dalam saku. jangan sekali-kali kau buka kotak tersebut. ciu Huang menghela napas panjang. kembali ujarnya: "Nak." Dari dalam sakunya ia mengeluarkan sebuah kotak besi.baik dan pergilah menemui si pedang sakti dari Lam-kiang. apakah kau dapat peroleh intisari dari jurus pedang itu atau tidak. semua nya tergantung pada rejekimu.com/ sakti itu. kemudian melanjutkan: "Nak. tak satu gerakanpun yang keliru" "semoga Locianpwee sudi memberi petunjuk.

angin malam yang berhembus lembut menambahkan suasana tenang di hutan tersebut. Ketika Lim Han-kim menjura sambil menghantar. riak air dalam telaga menggulung lembut. dan aku pun merasa lega sekali. sekejap kemudian telah berada di hadapannya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Waktu itu bulan purnama masih tergantung di awan. jika sampai tengah 754 . bayangan tubuh ciu Huang telah lenyap dari pandangan." "Kini ilmu sakti telah mendapat pewaris-nya. Lim Han-kim mendongakkan kepalanya menghembuskan napas panjang.jika aku masih hidup di dunia ini. tiba-tiba ia saksikan sesosok bayangan manusia meluncur datang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. kita berpisah dulu di sini" Habis berkata ia segera melejit ke depan. Dalam sekali kelebatan tubuhnya sudah berada berapa kaki jauhnya. Tampak Ciu Huang dengan wajah amat serius berpesan "Apabila majikan tua perkampungan Lakseng-tong bukan si pedang sakti dari Lam-kiang. Ternyata orang itu adalah Hakim sakti Ciu Huang yang telah pergi tadi. Nah. bulan delapan hari Tiong-ciu tahun ini aku akan menantimu di Kuil Awan Hijau.com/ "Kebaikan Locianpwee sungguh mengharukan Aku merasa berterima kasih sekali. tolong kau simpankan barang itu baik-baik. berarti aku tidak mengecewakan hasil karya orang terdahulu.

" Perkataan itu diungkapkan dengan nada yang mengenaskan bahkan alis matanya lamat-lamat diliputi kemurungan yang tebal. Dengan termangu. tolong buang kotak itu ke dalam sungai." Habis berkata ia mendongakkan kepalanya dan tertawa nyaring. gelak tertawanya ibarat pekikan naga di lembah yang dalam.com/ malam aku belum muncul.... itu menandakan aku sudah mati. tolong kotak besi itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sambung Lim Han-kim. Di tengah suara gelak tertawanya itulah. biar benda tersebut menemani aku di alam baka. "Tidak usah. tubuhnya melejit ke udara dan meluncur ke depan. kenapa ia memandangnya begitu serius?" Terdengar ciu Huang berkata lagi sambil menghela napas panjang: "Apabila majikan tua perkampungan Lakseng-tong benar-benar adalah pedang sakti dari Lamkiang.mangu Lim Han-kim awasi bayangan itu hingga lenyap dari pandangan kemudian ia 755 . Menyaksikan itu diam-diam Lim Han-kim berpikir: "Entah apa isi kotak besi ini. sekejap mata kemudian bayangan tubuhnya telah lenyap di balik kegelapan. jangan lupa beri tahu kepadanya agar mundur ke belakang." "Aku pasti akan menyimpannya baik-baik. sebelum membuka kotak tersebut.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cepatlah masuk" Mereka berdua menembusi beberapa halaman dan langsung menuju ke kamar semedi Ci Mia-cu. Begitu bertemu dengan anak muda itu. bulan delapan hari Tiong-ciu tahun ini dia pasti akan berkunjung lagi ke Kuil Awan Hijau. sekarang mereka menunggumu di dalam kuil." Ci Mia-cu menghela napas panjang.com/ baru berangkat balik ke Kuil Awan Hijau. sewaktu mendengar gelak tertawanya tadi. aku belum sempat mengucapkan kata. ia segera menegur: "ciu tayhiap telah pergi?" "Yaa.kata perpisahan dengannya.. ia sudah pergi." "Cianpwee tak usah sedih. dalam ruangan lentera bersinar terang." Ci Mia-cu manggut-manggut. aku sudah mengerti bahwa tak mungkin terkejar lagi. "Aaai. hindangan telah disiapkan di meja perjamuan. Di depan pintu kuil ia menjumpai ci Mia-cu yang dengan memegang senjata kebutannya sedang memandang ke kejauhan sambil melamun. Li Bun-yang. Han si-kong 756 .. katanya kemudian: "Li kongcu dari bukit Hong-san dan Han si-kong telah kembali ke kuil. sebelum pergi tadi ciu Locianpwee telah berpesan.

pertama untuk menyambut kedatangan kalian..com/ dan Li Tiong-hui semuanya sudah duduk mengelilingi meja. lukaku sudah sembuh sama sekali. Begitu Lim Han-kim berdua muncul dalam ruangan. justru karena itu kami baru bisa bertindak semaunya sendiri" Pelan-pelan Lim Han-kim berjalan mencari tempat duduk di seputar meja perjamuan sambil mengangkat cawan arak kata-nya: "Mari kita teguk habis secawan arak ini... 757 ... sayang saudara Lim tidak ikut.yang segera memberi hormat sambil menegur: "saudara Lim apakah luka di lenganmu telah sembuh. Li Bun..." "Apakah siluman wanita Lik-ling berhasil dibekuk?" "Beberapa orang pentolan mereka telah kabur dari situ sehingga yang tersisa cuma anak buah kelas tiga." "Terima kasih banyak atas perhatianmu.. tapi tampaknya mereka masih menunggu kehadiran mereka berdua. aku dan saudara Li serta nona Li turun tangan sepuasnya membumi ratakan pesanggrahan Tho-hoa-kit dengan tanah. pertarungan kali ini benar-benar puas. Bagai-mana pula dengan hasil perjalanan kalian?" setelah meneguk habis secawan arak Han si-kong tertawa gelak. serunya: "Ha ha ha ha.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

" kata Li Bun-yang. "sebagai kaum persilatan kita memang mengutamakan setia kawan dan keterbukaan. Kini lukanya belum sembuh tapi ia sudah nekad meninggalkan Kuil Awan Hijau." sekali teguk dia habiskan isi cawannya.com/ kedua untuk merayakan juga kesuksesan kalian. apa gunanya dimurungkan?" Kali ini Lim Han-kim cuma tertawa hambar tanpa menanggapi Pelan-pelan Li Bun. kena bacok pun paling banter meninggalkan codet.yang mengalihkan sorot matanya ke atas wajah ketua Kuil Awan Hijau. Lim Han-kim tertawa hambar." 758 . selama hidup orang ini paling benci menetap di suatu tempat terus-menerus. selalu membawa kemurungan yang mendalam. "setelah berpisah setengah bulan ini lihat wajah saudara Lim lebih cerah dan segar.. tidak seperti pada mula perjumpaan dulu. lalu katanya: "Jadi Ciu tayhiap telah pergi?" "Yaaa. masa aku mau merusak suasana pertemuan kali ini?" "Betul" seru Han si-kong sambil bertepuk tang an.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. entah sekarang pindah ke mana lagi. paling banter dia hanya tinggal selama sepuluh hari. "Mimik muka seseorang dapat membuat suasana suatu pesta menjadi buyar.

mengarungi dunia 759 . Bisa jadi ia bertempat tinggal beberapa ratus li dari tempat itu. sambil tertawa Ci Mia-cu menggeleng. bukan hanya dari golongan atas saja temannya. apakah di belakang Kuil Awan Hijau terdapat tempat tinggal sahabat lama Ciu tayhiap?" tanya Lim Han-kim.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Dalam hatinya dia menyimpan penderitaan yang tak terhingga... Mungkin juga tindakannya inilah yang justru mendorong nama besarnya makin terkenaL" "Perkataan Locianpwee memang tepat sekali." "Tapi kenapa ia mesti berbuat demikian?" tanya Han si-kong keheranan Ci Mia-cu menghela napas panjang. Dengan kondisi seperti ini sepatutnya ia sudah pensiun dan tidak mencampuri urusan dunia persilatan lagi. dari kalangan bawah pun dia punya sahabat yang cukup banyak. "Ia tawar terhadap nama maupun kedudukan usianya pun sudah tua. Kalau kau mengira dia berdiam di sekitar belakang kuil lantaran dia selalu bertemu denganmu di situ maka dugaanmu ini salah besar. "Pergaulannya sangat luas. tapi dia masih rela menempuh perjalanan jauh. berarti dia masih mempunyai waktu selama dua hari. bukankah pertemuan kalian terselenggara tiap tiga hari satu kali.com/ "Locianpwee." Lim Han-kim manggut-manggut. dua malam untuk bolak balik ke tempat asalnya.. ia justru berusaha menyibukkan diri lantaran hendak menggunakan cara tersebut untuk melewatkan sang waktu.

"Ha ha ha ha. siapa sih di dunia ini yang bisa lolos dari perpisahan dan kematian? sebagai seorang lelaki sejati. katanya: 760 .. aku rasa itu sudah lebih daripada cukup. mana ada manusia yang hidup sempurna di dunia ini? Ciu tayhiap adalah seorang pendekar berjiwa besar. karena itu dia mengalihkan pokok pembicaraan ke masalah yang lain. nama besar Ciu Huang mungkintak akan setenar sekarang hingga menggemparkan seluruh dunia persilatan" Han Si-kong tertawa tergelak. asal perbuatan kita tidak tercela dan melanggar aturan dunia persilatan. " Lim Han-kim menghela napas. kita tak periu ikut mengkhawatirkan keselamatannya .com/ persilatan dan susah payah demi kepentingan orang lain" Li Bun-yang ikut berkata pula sambil menghela napas: "Andaikata hatinya tidak pedih sehinga Sepanjang tahun harus berkelana dalam dunia persilatan untuk menghabiskan waktu." "Tepat sekali pandangan itu." kata Li Bun-yang sambil tersenyum "Rembulan di langit pun tak selalu purnama.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. asal pemuda itu enggan bicara maka sekalipun didesak juga percuma. ia seperti hendak mengucapkan sesuatu namun niat tersebut kemudian diurungkan Li Bun-yang cukup memahami wataknya.

. dengan mata mendelik besar segera menukas: "Peristiwa besar apakah itu. tapi yang lebih sukses lagi adalah keberhasilan kami memperoleh suatu rahasia yang sangat penting." Han si-kong yang berangasan dan tak sabaran..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.." Ci Mia-cu tahu Li Bun-yang adalah seseorang yang serius dan berhati-hati. meskipun dalam perjalanan kami kali ini ke pesanggrahan Tho-hoa-kit. aku bersama adikku dan Han Locianpwee berhasil menyapu bersih sisa-sisa cecunguk dari perkumpulan Hianhong-kau.com/ "Koancu. jelas kedua orang ini pun tidak mengerti rahasia besar apakah yang dimaksudkan Li Bun-yang itu.?" 761 .. mereka awasi Li Bun-yang dengan mimik keheranan. kemudian ujar-nya: "Peristiwa ini terjadi tatkala Locianpwee dan adikku mengejar sisa-sisa cecunguk dari partai Hian-hong-kau. ditatapnya Han si-kong dan Li Tiong-hui satu per satu. Pelan-pelan Li Bun-yang menyapu sekeliling ruangan. tak nanti dia akan berlagak begitu misterius... saudara Lim.. Apabila bukan masalah yang amat penting. kenapa aku tidak mengetahuinya sama sekali. maka tukasnya cepat: "Rahasia besar apakah itu?" Dalam saat itu Han si-kong serta Li Tiong-huipun sama-sama menunjukkan wajah tercengang..

. aku kuatir kalian tak bisa menahan diri sehingga berakibat keadaan bertambah kacau. ia menyulut lagi beberapa lilin agar suasana dalam ruangan bertambah terang. ia segera pasang telinga baik. Lim Han-kim merasa semangatnya ikut bangkit. Pada mulanya aku mengira mata-mata mereka sangat lihai sehingga sebelum kedatangan kami. setelah itu baru ujarnya sambil menghela napas: "Sebelum kami tiba dipesanggrahan Tho-hoa-kit... mereka sudah peroleh kabar dan pasang jebakan untuk memancing kami masuk perangkap. Li Bun-yang tidak langsung menjawab.hong." "Engkoh Yang.baik.. pentolan-pentolan partai Hian. sebetulnya apa sih yang telah terjadi?" tukas Li Tiong-hui pula tak sabar. atau mungkin juga lantaran tahu bukan tandingan. tapi setelah kupikir kembali dan merasa persoalan ini menyangkut masalah yang lebih besar. Ketika mendengar nama "Thian-hok sangjin". "Masalah ini menyangkut istana panca racun serta Thian-hok sangjin.com/ "sebetuInya aku ingin memberitahukan kepada kalian berdua.. maka demi menyelamatkan keutuhan 762 ..kau yang bersembunyi dipesanggeahan tersebut telah melarikan diri." "Apakah orang-orang istana panca racun melibatkan diri juga dalam pertikaian dunia persilatan ini?" tanya Ci Mia-cu dengan paras muka berubah hebat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.

ucapan saudara Li memang benar.com/ kekuatan mereka maka untuk sementara waktu mereka menyingkir lebih dulu.." Paras mukanya lambat laun berubah makin serius. Meski aku tahu di bawah loteng Hoajui-lo terdapat jalan rahasia." "Yaaa. Dalam bayanganku.. seingatku tempat tersebut 763 . "Ketika terbius oleh obat pemabuk Lik-ling perempuan siluman itu." sela Lim Han-kim. tak tampak seorang pentolan mereka pun yang muncul untuk memberi perlawanan. akupun menyusup masuk ke ruang rahasia untuk melakukan pemeriksaan. pusat kekuatan mereka itu pasti dijaga amat ketat. Kejadian ini sempat menimbulkan rasa tak tentram dalam hatiku.. itulah sebabnya setelah kami sampai di sana. aku pernah dibawa masuk ke ruang bawah tanah tersebut. maka menggunakan kesempatan disaat Han Locianpwee serta adikku pergi mengejar sisa-sisa musuh yang ada.. apalagi setelah Han Locianpwee serta adikku berhasil melukai banyak sekali musuh tanpa mendapat perlawanan yang berarti Kejadian ini semakin memancing rasa curigaku. siapa sangka apa yang kemudian kusaksikan sama sekali di luar dugaan.. terusnya: "sudah cukup lama aku menjadi tamu dipesanggrahan Tho-hoa-kit. terhadap situasi di sana pun sudah cukup hapal. tapi selama ini aku belum pernah memasukinya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi..

hatiku makin terkejut dan cemas.kau menyiapkan perangkap di tempat tersebut. Apabila pihak Hian. Bukan cuma kuat.. sepanjang perjalanan suasana amat sepi tak kedengaran sedikit suara pun. tapi juga menyesal kenapa memasuki tempat seseram ini tanpa persiapan 764 . perasaanku waktu itu sangat kalut. lagipula pintunya berlapis-lapis dan jalan cabangnya sangat banyak. walaupun aku sudah banyak berpengalaman namun belum pernah kujumpai suasana seseram itu. sekalipun mereka terdiri dari jagoan kelas tiga." kata Ci Mia-cu." "Betul.hong. tapi juga sama kokoh. tapi dengan andalkan kokoh nya dinding rahasia tersebut rasanya masih cukup untuk membendung kekuatan kami. Aku tak tahu jebakan macam apa yang telah disiapkan musuh tangguh.. rasa curiga dan menyesal bercampur aduk. susah melihat lima jari tangan sendiri. "Lorong rahasia itu gelap gulita.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. semua lorong rahasia bawah tanah itu terbuat dari batu hijau yang sangat keras. Karenanya makin ke depan aku berjalan." "Dunia persilatan amat licik dan bahaya. tentunya Li kongcu telah menjumpai suatu kejadian yang mengejutkan hati.com/ bukan cuma dijaga sangat ketat. Aku curiga bakal terjebak.. Nyatanya sepanjang jalan menuju tempat terlarang itu aku tidak menjumpai seorang manusiapun yang melakukan penghadangan.

kenapa sih kau jual lagak melulu?" "Baru berjalan sejauh beberapa tombak. maka dengan memaksakan diri aku melanjutkan perjalanan masuk ke dalam ruang rahasia tersebut. aku tiba di suatu tempat yang tampaknya ujung jalan. Baru saja aku 765 . tanpa terasa semua yang hadir dalam ruangan ikut menjadi tegang. mungkin aku tak akan menemukan rahasia besar tersebut. tapi setelah aku bayangkan kembali gawatnya situasi. kenapa kau tidak mengundang aku?" seru Han si-kong. kalau tidak masuk ke gua macan mana mungkin bisa mendapat anak macan.com/ yang matang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Li Tiong-hui paling gelisah. Aaaai Untung aku punya pikiran begitu. Lagipula aku tak ingin pulang dengan tangan hampa." Mendengar sampai di situ." "saudara Li. cepat ceritakan. coba kalau balik di tengah jalan atau membuang waktu lagi beberapa saat. tak dapat menahan diri segera teriaknya: "Engkoh Yang. Delapan buah sorot mata sama-sama tertuju ke wajah Li Bun-yang. "Meskipun timbul rasa takut di hati kecilku namun kejadian tersebut memancing juga rasa ingin menangku. Aku ingin tahu seberapa hebatnya perangkap serta jebakan yang mereka persiapkan. karena itulah aku tidak ragu-ragu lagi dan meneruskan terjanganku ke dalam dengan kecepatan tinggi.

Rupanya pintu itu hanya dirapatkan saja. Begitu pintu terbuka. tapi juga segera menggerakkan kecerdasanku Diam-diam aku mengerahkan tenaga dalam sambil mendorong dinding batu itu ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Han-Si-kong segera menyela: "Apakah ada orang lain yang telah mendahului kita dan membasmi habis para pentolan Hian-hong-kau di dalam ruang rahasia itu?" "Dugaan Locianpwee keliru besar.." Dengan Cepat Li Bun-yang menggeleng." Han Si-kong jadi termangu. "Waaah. kalau begitu aku susah untuk menebaknya.. Helaan napas itu penuh dengan nada penderitaan dan mengenaskan sehingga membuat bulu kuduk orang pada berdiri. mendadak kudengar seseorang menghela napas dengan suara berat.. "Kenapa? Bukankah bau anyir yang sangat kental itu berasal dari bau anyir darah?" "Bukan-...Betul juga dugaanku.com/ akan mundur kejalanan semula. bau anyir darah yang amat kental segera menerpa penciumanku" Untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang jago kawakan..." 766 . di situ memang terdapat pintu batu yang segera terbuka.

cepat kusulut untuk menerangi situasi di tempat itu. tapi belum pernah kujumpai pemandangan sengeri dan seseram itu. pembunuhan bagaimana sadispun pernah kujumpai. segera terdengarlah suara pekikan aneh berkumandang di ruangan itu." "Makhluk aneh apa itu?" tanya nonaJLi tercengang. padahal sudah lama aku berkelana dalam dunia persilatan. peristiwa tragis macam apapun pernah kusaksikan. paling sedikit terluka parah.com/ "Engkoh Yang. Dalam situasi amat gawat ini cepat.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tidak sempat membuat aneka pertimbangan lagi. "sewaktu masuk ke lorong rahasia itu untung saja aku menggembol sebuah obor. 767 . "Bersamaan dengan datangnya bau anyir yang menerpa keluar itulah. yaa. dari balik kegelapan kudengar ada suara yang lemah dan rendah yang memperingatkan aku agar segera menghindar Dalam situasi dan kondisi seperti itu. Rupanya makhluk aneh yang menerkam tubuhku itu sudah terkena babatan kipasku sehingga kalau bukan mampus. cepat ceritakan" rengek Li Tiong-hui pula. cepat-cepat senjata kipasku kutebaskan ke depan." "Apa yang telah terjadi?" semua orang ikut merasa tegang dan bertanya tanpa terasa. tapi apa yang kemudian kusaksikan membuat hatiku benar-benar terkesiap.

Karena hantaman senjata kipasku saat itu si kodok meringkuk di sudut ruangan tanpa bergerak. Coba orang itu tidak memberi peringatan. mungkin aku sudah digigit oleh kodok beracun itu. tentunya ia mengharapkan sesuatu darimu bukan?" kata Han si-kong.com/ "Di sudut ruang rahasia itu terkapar seorang lelaki berqajah pucat pias seperti mayat seekor ular aneh berwarna merah darah melingkari seluruh tubuhnya. sepasang matanya yang liar mengawasi diriku tanpa bergerak.. sedang di atas kepalanya merangkak seekor laba-laba yang besar tubuhnya seperti mangkuk nasi." "Dalam kondisi darahnya dihisap oleh dua makhluk beracun. "Dugaan Locianpwee kali ini tepat sekali.emasan. tapi kejadian aneh dalam dunia persilatan memang seringkali sukar dipikir dengan akal sehat. tapi kondisinya waktu itu sudah amat kritis. meski begitu sikap permusuhannya masih nampak jelas. Bila dibayangkan kembali. sedangkan makhluk aneh yang menerkam tubuhku tadi ternyata adalah seekor kodok bertubuh kuning keemas. ia masih mau menahan sakit dengan memberi peringatan kepadamu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Dihisap darahnya oleh tiga ekor makhluk berbisa sekaligus dalam waktu yang bersamaan membuat jiwanya sudah di ujung tanduk. situasiku waktu itu benar-benar berbahaya sekali.. 768 . Aaaai.

tapi selain orang itu. kuangkat obor tinggi-tinggi dengan harapan bisa melihat raut wajah orang itu lebih jelas lagi. Kenyataan ini membuat perasaanku agak lega. siapa pun tidak berniat menimbrung lagi. mendadak kudengar orang itu berbicara lagi dengan suaranya yang Iemah. Ternyata tempat itu merupakan sebuah ruang pertemuan yang amat luas. sementara aku masih berpikir haruskah melenyapkan beberapa ekor makhluk beracun itu lebih dahulu. setelah memandang sekejap wajah beberapa orang itu. Li Bun-yang berkata lebih jauh: "Waktu itu selain memperhatikan gerak gerik orang tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia beritahu kepadaku kalau ular merah. kugunakan kesempatan itu untuk memperhatikan keadaan di seputar ruangan.makhluk paling beracun 769 . siapa yang tahu kalau dia bukan pemilik makhluk beracun tersebut? Gara-gara salah duga inilah hampir saja aku bertindak salah besar. setelah mempersiapkan jalan darurat untuk mundur. tapi separuh bagian wajahnya telah tertutup oleh tubuh laba-laba raksasa tersebut hingga aku susah untuk melihatnya dengan lebih jelas. tak tampak orang lain hadir di situ.com/ sebelum kupastikan bahwa dia sedang tersiksa oleh makhluk-makhluk beracun itu. laba-laba raksasa serta katak keemasemasan itu merupakan makhluk." Lim Han-kim maupun Han-si-kong sekalian mendengarkan kisah tersebut dengan penuh pesona.

Dia pun beritahu kepadaku bahwa selain si katak yang agak bebal. Ketika makhluk beracun itu sesungguhnya saling bermusuhan asal aku dapat membangkitkan amarah makhluk. serat racun dari laba-laba raksasa itu susah dibendung." "Waktu itu aku sangat keheranan. ternyata dialah pemilik makhluk. kalau memang dialah pemilik makhluk. dalam waktu sekejap mata ia bisa membuat sarang laba-laba beracun yang memenuhi seluruh ruangan tersebut.makhluk beracun itu. 770 . "Agaknya ia mengetahui kecurigaanku itu. sebelum aku sempat bertanya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia telah menerangkan lebih dulu. bila sampai tergigit satu kali saja maka kalau tidak memperolah obat penawar racun dari perguruannya.makhluk itu sehingga mereka saling membunuh sendiri. maka aku dapat menjadi nelayan yang beruntung yang tinggal memungut hasilnya tanpa harus bersusah payah menyerempet bahaya untuk membunuh ketiga makhluk beracun itu.com/ di dunia ini.makhluk beracun itu. Dari pembicaraan tersebut secara tak langsung dia telah memberitahukan indentitas dirinya. tak ada obat di dunia ini yang bisa menyelamatkan jiwanya. kenapa malah dirinya yang di-santap makhluk beracun peliharaannya?" Li Bun-yang menarik napas sesaat.

Meskipun si laba-laba beracun tak rela menyerah kalah. tampaknya ia sudah kehabisan tenaga sehingga suaranya bertambah lemah dan sukar ditangkap. setelah tersambit mata uang tersebut. Aku merasa perkataannya sangat masuk di akal. 771 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kedua makhluk beracun itu serentak mengangkat kepalanya. Dengan kakinya yang panjang. "Akupun mulai berpikir waktu itu. ular beracun berwarna merah itu mempunyai gerak terjangan yang sangat cepat dan sukar dihadapi ia suruh aku menggunakan senjata rahasia menyerang secara serentak kearah ular merah serta laba-laba raksasa itu guna memancing amarah kedua makhluk beracun itu. Ular merah itu yang bertindak duluan. Li Bun-yang kembali meneruskan "Betul juga. Bersamaan waktunya makhluk beracun itu pun melepaskan lilitannya atas lengan dan tubuh orang itu. Ketika bicara sampai di situ. maka kuletakkan obor ke tanah lalu mempersiapkan mata Uang yang secara serempak kusambitkan ke arah ular serta laba-laba raksasa tersebut" semua mata tetap tertuju dengan penuh perhatian padanya.com/ sebaliknya. tapi makhluk itu tidak mau beradu kekerasan dengan si ular merah. dengan taringnya yang tajam ia gigit si laba-laba. sedang si katak tak usah di usik lagi karena makhluk itu sudah terluka dan siap menerjang dengan penuh amarah.

" Setelah berhenti sebentar untuk tukar napas. sambil menghela napas dia pun berkata kepadaku: "Mungkin aku sudah tak mampu menunggu sampai selesainya pertarungan ketiga makhluk beracun itu lagi. ia minta aku menyampaikan apa yang dikatakan itu kepada umat persilatan. ia suruh aku mendekat karena ada berapa persoalan penting yang hendak disampaikan kepadaku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. "Bagaimana dengan orang itu?" tukas Li Tiong-hui tiba-tiba.. "Apakah ia menggunakan kesempatan tersebut untuk melarikan diri?" "Tidak. Li Bunyang kembali meneruskan kisahnya: "Ketika menyadari aku masih menaruh curiga kepadanya." "Waktu itu oborku hampir padam. maka aku pun menyulut sebuah lagi yang baru. aku tak tahu kenapa ia belum juga mati meski sudah dilukai dua makhluk beracun.." 772 .com/ makhluk beracun itu meninggalkan ubun-ubun orang tersebut dan mundur dengan kecepatan tinggi. ia tetap berbaring di sana dengan tenang. Tapi di saat pergantian obor itulah si katak yang sudah terluka oleh babatan kipasku tadi dengan diiringi suara yang aneh telah mengejar pula ke arah ular merah itu. waktu itu aku masih curiga dan penuh waspada.." Melihat ia sudah hampir matL aku pun tidak banyak menaruh curiga lagi. tapi dengan cepat si ular merah mengejar dari belakangnya.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Sambil mengerahkan tenaga dalam untuk bersiap sedia." "Rupanya ia sudah khawatir kalau keadaan tidak mengijinkan lagi.com/ "Apakah kau menuruti kehendaknya dan berjalan mendekat?" tanya Ci Mia-cu tiba-tiba. aku menuruti kemauannya dan berjalan menghampiri.." "Apa saja yang dia katakan?" tanya Ci Mia-cu. berada dalam keadaan begitu siapapun jangan harap bisa hidup lebih lama lagi. ia sudah memperkenalkan dulu asal usulnya.. Setelah dekat dengan orang itu.mangu Li Bun-yang mengawasi lilin yang membara. Dengan termangu. sebelum aku sempat bertanya. aku tahu jiwanya sudah hampir melayang.. Di atas wajahnya yang pucat pias sudah muncul selapis hawa hitam yang amat jelas. kemudian ujarnya: "la perkenalkan diri sebagai orang yang berasal dari istana panca racunKatak beracun. Li Bun-yang mengangguk tanda membenarkan "Dari nada pembicaraannya yang begitu lemah tak bertenaga serta sinar matanya yang telah memudar. ini pertanda kalau racun jahat telah merasuk ke dalam isi perutnya.apa kepadaku. Dalam keadaan seperti ini walaupun ia terhitung seorang jago lihai kelas satu pun belum tentu bisa berbuat apa. aku baru sadar kalau apa yang diucapkannya memang bukan bohong. ular merah serta laba-laba itu seharusnya 773 .

Tapi melihat betapa tragisnya orang itu dicelakai tiga makhluk beracun. maka kukerahkan tenaga dalam untuk menepuk jalan darah thianjin dan teh-hiat di tubuhnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Waktu itu agaknya ajal orang itu sudah di ambang pintu..com/ telah membuktikan bahwa apa yang dikatakan bukan bohong. Melihat keadaannya seperti itu." "setelah memperoleh bantuan hawa murniku. pertama aku tak tega melihat ia tersiksa hebat.. kedua akupun tertarik untuk mengetahui latar belakang istana panca racun. kejadian itu segera memancing rasa ingin tahuku. selesai mengucapkan beberapa patah kata itu." "Nama istana panca racun dalam dunia persilatan tidak begitu terkenal Aku sendiri merasa seolah pernah mendengar orang membicarakan." "orang yang akan mati biasanya tak akan bohong. dia bilang otak yang 774 . penderitaan yang dialaminya agak berkurang. Apalagi belakangan jarang sekali ada anggota istana panca racun yang berkelana dalam dunia persilatan. Rupanya racun jahat mulai bekerja di dalam tubuhnya yang mengakibatkan tulang dan ototnya mulai berkerut. sekujur badannya mulai bergetar keras. Dia pun meneruskan perkataannya. Kalau betul orang itu sudah tahu kalau ajalnya telah tiba. apa yang dibicarakan boleh diperCaya. tapi itu pun terbatas hanya tahu namanya saja.

tapi berhubung satu-satunya putra kesayangannya mati digigit ular ber-bisa. di kolong langit terdapat beratus-ratus jenis ular beracun yang memiliki sifat racun yang berbeda-beda. dalam sedihnya dia bertekad menciptakan sejenis obat yang bisa memunahkan racun ular. maka ia putuskan untuk menggunakan sisa hidupnya guna menyelesaikan cita-citanya itu. semakin ia merasa pengetahuannya bertambah." "Tapi sebagaimana diketahui. semakin ia mendalami ilmu tersebut. Dia pun mengerti dalam berapa tahun yang singkat tak mungkin penyelidikannya itu bisa diselesaikan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hubungannya dalam masyarakat baik.com/ memimpin istana panca racun adalah seorang tabib kenamaan yang pandai dalam ilmu pertabiban dan obatobatan. 775 . sesungguhnya orang ini amat pandai dan luas pengetahuannya. Dia sudah banyak mengobati orang. Untuk keperluan itu ia tutup toko obatnya serta mengumpulkan pawang-pawang ular dari seluruh negeri untuk menangkap pelbagai jenis ular beracun yang ada di dunia ini. ia tahu untuk bisa menciptakan obat mustika yang bisa memunahkan pelbagai racun ular berbisa di dunia ini maka dia harus memahami dulu sifat racun dari setiap jenis ular beracun yang ada di dunia ini.

istana panca racun adalah sebuah tempat yang amat misterius." Li Bun-yang menghela napas panjang: "ciu tayhiap pernah bilang." Li Bun-yang berhenti sejenak sebelum melanjutkan ceritanya. tempat tinggal ular inilah yang merupakan cikal bakal munculnya istana panca racun. "sungguh tak disangka seseorang yang tak paham ilmu silat. akhirnya di sebuah gunung yang terpencil ia berhasil menemukan tempat berkumpulnya aneka jenis ular beracun. ternyata ia rela hidup menderita dengan menciptakan sebuah tempat yang sedemikian seramnya." seru Ci Mia-cu selesai mendengar kisah itu. demi terwujudnya cita-cita untuk menolong umat manusia. rupanya ada selipan cerita yang begitu menarik.. tempat itu disebut "Coa-kit" atau tempat tinggal ular. si tabib yang sudah keranjingan ular ini pun akhirnya mengorbankan semua harta kekayaan yang dimilikinya untuk membangun sebuah gedung megah di tengah gunung tersebut. "Tempat itu sangat lembab dan paling cocok untuk memelihara ular beracun.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "ooooh..com/ Dengan membuang waktu selama berapa tahun. "orang itu berasal dari seorang tabib. 776 . beracun dan berbahaya sekali. ia tak pernah berhubungan dengan umat persilatan oleh sebab itulah panca racun tak pernah punya nama dalam dunia persilatan.

seorang jenderal kebanyakan akan tewas di medan pertempuran meskipun penghuni "Coakit" rata. dari dua belas-orang diajak si tabib pindah ke " Coa-kit" tersebut." tukas Li Tiong-hui. Li Bun-yang menengok adiknya sekejap.com/ Karena pengetahuan tersebut maka hal itu meninggalkan kesan yang dalam di benakku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. maka aku peringatkan kepadanya agar jangan bicara sembarangan" "Tapi kau toh mesti menanyakan persoalan ini sejelasjelasnya. padahal waktu itu si tabib belum berhasil menciptakan sejenis obat yang dapat menyembuhkan pagutan pelbagai jenis ular beracun" 777 . Berhubung di tempat itu sudah tersedia cukup banyak ular beracun. ada enam orang terpatuk ular beracun dan tewas keracunan. kemudian melanjutkan "Tabib itu pun membawa keluarganya beserta dua belas orang pawang ular menetap dalam "Coa-kit" atau rumah tinggal ular itu. tapi sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh ke tanah juga. Aku khawatir orang itu sukar bicara karena kambuhnya racun jahat.rata adalah pawang ular yang hebat. ditambah lagi ular-ular beracun yang mereka tangkap dari tempat lain membuat gedung besar yang mereka tempati itu berubah jadi sarang ular beracun yang sangat mengerikan" "Ada orang bilang. Tidak sampai dua tahun.

makhluk beracun peliharaannya." "Setelah begitu lama bergaul dengan lima jenis makhluk beracun." "Tentu saja kebiasaan semacam ini tak mungkin bisa ditiru oleh istrinya serta dayang-dayangnya. sehingga mereka yang melarikan diri kebanyakan terluka oleh binatang beracun itu dan tewas di tengah jalan. oleh sebab itulah dia mulai menangkapi pelbagai jenis katak beracun untuk memunahkan racun ular." 778 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebuah gedung "Coa-kit" yang sederhana pun dalam berapa tahun kemudian telah berubah menjadi istana panca racun. dengan cara dan sistem yang sama ia kembangkan keaneka-ragaman makhluk beracun yang ditangkapnya. tapi ia mempunyai teori yang tepat untuk menangkal kelima jenis racun tersebut yaitu dengan menyantap kelima jenis makhluk beracun itu setiap hari. "Begitulah seterusnya. otomatis si tabib itupun pernah dilukai makhluk. satu jenis makhluk beracun dipakai untuk menangkal racun makhluk yang lain. Tapi sayang sekeliling "Coa-kit" telah dipenuhi oleh kelima jenis makhluk beracun peliharaannya. secara beruntun mereka tewas atau melarikan diri dari tempat itu.com/ "Tapi peristiwa itu justru telah memberikan satu ide baginya untuk melawan racun ular itu dengan racun lain.

. sekujur badannya gemetar sangat keras. agaknya kemudian muncul seorang perempuan yang memasuki " Coa-kit" tersebut perempuan itu menderita luka sangat parah tapi kemudian berhasil ditolong oleh tabib itu. Ketika mengucapkan berapa patah kata lagi ia sudah tak tahan dan akhirnya tewas." "Agar apa engkoh Yang? Kenapa tidak kau Ianjutkan?" 779 . namun berhubung ia sudah keracunan hebat. racun dalam tubuh orang itu mulai bekerja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian jawabnya: "Seingatku dan ini merupakan hasil pembahasanku sendiri. sebelum menghembuskan napas penghabisan dia masih terus bicara.." "Bagaimana kemudian? Cepat katakan" seru Li Tionghui.. minta aku menyampaikan kepada umat persilatan di kolong langit agar. sekalipun aku tak sayang menggunakan hawa murniku untuk membantunya memperlancar peredaran darah. "Kemudian ia mengatakan kepadaku secara tiba-tiba. biar ada obat mustika pun mustahil dapat menyelamatkan jiwanya. tapi katakatanya sudah tak jelas dan terpatah-patah." "Masih ingatkah kau apa saja yang dia katakan?" Li Bun-yang yang termenung berpikir sejenak.com/ "Ketika berbicara sampai di situ.

ujarnya pula: "Kisah tentang istana panca racun kebanyakan kita peroleh dari penuturan orang lain yang jelas tak terhindar dari tambahan bumbu di sana sani." kata Li Tiong-hui pula." "Perempuan yang terluka dan memasuki istana panca racun itu pastilah seorang tokoh dunia persilatan yang berilmu tinggi.com/ "Ketika berbicara sampai "agar"." Ci Mia-cu menghela napas. coba dia bisa bertahan seperminum teh lagi. "Mungkin dia ingin kau secepatnya mengundang para jago dari dunia persilatan agar segera menyerbu istana panca racun mumpung sayapnya belum terlanjur berkembang. rasanya kita tak perlu saling menebak seperti sekarang. tapi sekarang Li kongcu mendengar kisah tentang istana panca racun itu justru dari pihak istana sendiri." "Bila ditinjau dari nada pembicaraannya." 780 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sayang ia keburu mati sehingga beritanya tak lengkap. ia sudah keburu menghembuskan napas yang penghabisan. Hal ini menyebabkan tempat tersebut bertambah misterius dan menyeramkan. jelas beritanya jauh lebih bisa dipercaya. niscaya ia sudah keburu mati oleh gigitan makhluk beracun yang dipelihara di sekitar istana tersebut. "Kalau tidak." ujar Han sikong memberikan komen-tarnya. dengan begitu sebuah bibit bencana bagi umat persilatan bisa dilenyapkan lebih dahulu sebelum mewabah.jadi akupun tidak bisa melanjutkan apa yang hendak dia sampaikan.

" sambung Li Bun-yang dengan wajah berubah serius.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Tapi persoalan ini meski amat penting. Thian-hok sangjin mengatakan bahwa kepergiannya adalah demi keselamatan umat persilatan di dunia." kata Lim Han-kim menimpali "sayang sekali adik Liong pergi tanpa kabar sehingga mustahil bagiku untuk menemani saudara Li berangkat ke istana panca racun-" "Aku punya satu rencana yang sama-sama menguntungkan. "Apa rencana mu?" "Sewaktu hendak berangkat ke istana panca racun. Kejadian ini tidak banyak diketahui orang persilatan. Tak ada salahnya kita pergi melacak jejak adikmu lebih dulu. akupun sependapat dengan pandangan saudara Li. tapi kalau ditinjau dari kepedihan hatinya sewaktu berangkat memikul beban berat itu. aku pikir tak perlu dilaksanakan secara terburu-buru.com/ "Oleh sebab itulah aku bermaksud berangkat ke istana panca racun untuk membuktikan sendiri apa yang kudengar." usul Han si-kong tiba-tiba. rasanya sikap tersebut bukan sikap yang disengaja. Menyingkap rahasia ini saja sudah cukup berharga bagi kita untuk berangkat ke istana panca racun. setelah adikmu ditemukan baru kita berangkat bersama ke istana panca racun. "Ehmmm." 781 .

hanya dalam hati kecilnya ia berpikir: "Setelah mewariskan delapan jurus ilmu pedang naga sakti kepadaku.hui lebih suka ketenangan. Mendadak terdengar Li Tiong.?" Untuk beberapa saat. Terlepas apakah majikan tua perkampungan Lak-seng-tong betul-betul adalah si pedang sakti dari Lam-kiang atau bukan.hui ber-seru: "Kalau benar kalian hendak menyelidiki istana racun.com/ "Cara ini bagus sekali" seru Li Bun-yang sambil tersenyum "Dengan pengetahuan. sebaliknya aku pun tak bisa menampik kebaikan orang dengan begitu saja.anak muda ini jadi serba salah. Rupanya selama ini Li Tiong. ciu locianpwee minta aku pergi mencari pedang sakti dari Lam-kiang Hongpo Tiang-hong untuk minta belajar kelanjutan ilmu pedang tersebut. aku perlu menjumpainya lebih dulu..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. pengalaman serta pergaulan Han locian-pwee yang begitu luas." Lim Han-kim tidak memberi komentar apa pun. bagaimana kalau aku pun ikut serta?" "Bila kau ingin turut bergabung. Aaaai. tapi rasanya kurang leluasa apabila kepergianku ke situ disertai banyak orang. kehadiranmu pasti akan sangat membantu usaha kami. Ciu Huang. aku jadi lebih mantap" sahut Li Bun-yang tertawa.. jarang sekali dia mau mencampuri urusan dunia persilatan Di waktu-waktu yang lampau 782 . apa yang mesti kuperbuat sekarang.

. gadis itu segera balik ke bukit Hong-san lagi.. boleh.com/ kebanyakan Li Bun-yang yang menulis surat lewat burung merpati untuk minta bantuannya apabila ia menjumpai masalah pelik dalam dunia persilatan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. buru-buru sahutnya sambil tertawa: "ooooh. mutiara penolak racun milikmu memang dapat menangkal keganasan lima jenis makhluk beracun itu... tentu saja dengan senang hati. kedengaran ia berseru manja: "Bagaimana? Tidak boleh?" Tiba-tiba saja Li Bun-yang merasa hatinya tergetar. sekalipun kalian bisa masuk ke dalam istana panca racun. Kali ini ternyata ia melanggar kebiasaan tersebut dengan menawarkan sendiri kehadirannya untuk menemani Li Bun-yang mengembara dalam dunia persilatan Sudah barang tentu pemuda itu selain merasa agak tercengang juga gembira sekali. tapi biasanya begitu urusan selesai.hui merasa pipinya jadi panas. boleh. Mendadak Li Tiong. paling tidak juga mesti membuang banyak waktu dan tenaga untuk menghadapi makhluk-makhluk beracun tersebut. 783 . ia seperti memahami sesuatu." "Betul.." "Kenapa sih kau tertawa? Bila kau tidak mengajak aku. selapis rasa jengah menghiasi wajahnya yang cantik.

" 784 . apabila adik saudara Lim balik ke kuil awan hijau.hui sambil tersenyum "Burung soat-bi-ji ku sangat cerdik dan memiliki kemampuan terbang ribuan li dalam sehari." tukas Li Tiong. Misteri diperkampungan Tay-Peng "Asal aku dapat melaksanakan pasti akan kulaksanakan" "setelah kepergian kami. paling lama dua tiga hari kita sudah dapat peroleh berita dari kuil awan hijau. Ke mana pun kita pergi asal kulepaskan burung soat-bi-ji tersebut maka paling cepat sehari.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kita mesti beristirahat lebih dulu." BAB 24. tolong koancu bisa menahannya agar menanti beberapa hari di kuil ini." "Aku rasa tidak perlu. Kalian tahu aku memang berangasan dan tidak sabaran. kini keputusan sudah diambil lebih baik kita beristirahat sejenak. kehadiranmu memang akan banyak mengurangi kerepotan sewaktu memasuki istana itu.com/ bagi kami. lalu tambahnya: "Masih ada satu urusan lagi mohon bantuan koancu. serunya sambil tertawa: "Waktu sudah mulai siang. besok pagipagi kita segera berangkat" sorot matanya dialihkan ke wajah Ci Mia-cu." Han si-kong segera bangkit berdiri.

siapa tahu ketika sampai di luar pintu kuil. kita berkumpul di luar halaman kuil. kalau begitu lebih bagus lagi. Besok kita tak perlu pamitan lagi. sungguh tak nyana nona memiliki burung secerdik itu. maka ia hendak memanfaatkan kesempatan ini untuk melatihnya sekali lagi di luar kuil. ia sudah kedahuluan orang lain.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hui segera bangkit berdiri. maafkan aku." selesai berkata ia tinggalkan ruangan lebih dulu.. Malam berlalu amat cepat Ketika fajar baru saja menyingsing Lim Han-kim telah berada di luar kuil. 785 ." Li Tiong." "Kalau begitu kita berpisah saat ini saja. ia tahu setelah keberangkatannya bersama rombongan Li Bun-yang. pujinya: "Waaah. dengan langkah lebar meninggalkan ruangan. sambil tertawa Ci Mia-cu ikut bangkit berdiri.. lalu." kata Han si-kong sambil memberi hormat. kedua setelah masuk menjadi pendeta aku pun jarang sekali berkelana dalam dunia persilatan. kesatu karena aku mesti menunggu orang di sini. dia akan sulit memperoleh kesempatan untuk melatih kedelapan jurus ilmu pedang naga saktinya. selanya: "Kita berangkat besok pagi-pagi.com/ Han si-kong jadi sangat gembira. katanya: "Tampaknya mustahil bagiku untuk menemani kalian.

Lim Han-kim hanya merasakan dandanan baju merah orang itu amat menusuk pandangan mata." Terpaksa Lim Han-kim membalikkan tubuhnya.com/ Di antara remang-remangnya fajar. tampak orang itu berdiri di atas sebuah batu karang tanpa bergerak. Dengan perasaan terkejut Lim Han-kim segera berpikir: "Waah. dari belakang tubuhnya terdengar seseorang menegur dengan suara merdu: "saudara Lim.cepat dia menyahut "Ada urusan apa nona Li?" Ternyata gadis berbaju merah itu tak lain adalah Li Tiong-hui dari bukit Hong-san. ia merasa segulung hembusan angin yang berbau harum menyambar lewat. bajunya yang berwarna merah darah berkibar kencang terhembus angin pagi.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." 786 . harap tunggu sebentar.. Li Tiong. pikirnya: "Kenapa ia bertanya begitu? Betul-betul tak tahu sopan santun. Belum sempat dia melangkah masuk. cepat. ia segera putar badan siap balik ke dalam kuil. Tanpa memperhatikan lagi bagaimana raut wajah-nya. cepat amat gerakan tubuh perempuan ini.hui segera tertegun mendapat pertanyaan itu.. tahu-tahu orang berbaju merah itu sudah melayang turun di hadapannya." Berpikir begitu.

Mustahil ia mau memuji orang hanya di bibir saja. ia tak mungkin akan memujimu setinggi langit" 787 . kakakmu hanya terlalu memuji saja. Apabila bukan karena ilmu silat saudara Lim yang betul-betul menaklukkan hatinya. pagi amat kau sudah bangun. kenapa tingkah laku maupun cara berbicaranya macam seorang kutu buku. tapi melihat Lim Han-kim berdiri dengan kepala menunduk dan sikapnya polos serta bersungguhsungguh sehingga kepala pun tak berani didongakkan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.hui jengah tak tahu bagaimana harus menanggapi. hawa amarahnya kontan tersapu lenyap kembali Katanya kemudian sambil tersenyum: "Baru saja aku mengantar adik misanku yang binal itu pulang." Kembali Li Tiong-hui berpikir: " orang ini berwajah ganteng dan gagah. saudara Lim." "Nona terlalu memuji.com/ sebagai gadis yang angkuh sebetulnya ia hendak meradang." Jawaban sang pemuda yang begitu singkat dan ringkas untuk sesaat membuat Li Tiong." Li Tiong-hui tertawa merdu." "Terima kasih. setelah lama termenung ia baru berkata lagi: "Kakakku sering membicarakan tentang kehebatan ilmu silat saudara Lim. "sebetulnya kakakku itu lembut di luar keras di dalam hatinya. ia merasa kagum sekali.

tidak sekali pun dia angkat kepalanya. hari ini aku harus men-jajalnya. sehingga secara otomatis lahiriah sifat terbuka baginya. katanya lagi: 788 . belum sebanding dengan ilmu silat keluarga Hong-san-" Selama tanya jawab itu berlangsung. Lim Han-kim selalu berdiri dengan kepala tertunduk.com/ "Kemampuanku sangat terbatas. di dalam hati kecilku selalu timbul perasaan tak puas. namun kemampuannya sekarang tak tertandingkan oleh orang awam. Ketika mendengar perkataan gadis itu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kenapa ia begitu kolot dan serius? Memang dasarnya pemalu atau sengaja berbuat demikian untuk berlagak di hadapanku? Hmm." Maka sambil tertawa merdu katanya: "Setiap kali mendengar kakakku memuji-muji kehebatan saudara Lim. Tiba-tiba saja timbul perasaan ingin tahu dalam hati Li Tiong-hui. justru kakakmulah yang kelewat memandang tinggi kemampuanku. pikirnya: "Heran. Lim Han-kim segera menjawab: "Lebih baik nona jangan percaya. " Li Tiong-hui semakin keheranan lagi setelah melihat pemuda itu sama sekali tidak dibuat gusar." Gadis ini tumbuh dewasa dalam lingkungan keluarga persilatan nomor wahid dalam dunia persilatan Meski pengetahuan dan pergaulannya tidak seluas kakaknya.

oleh karena itulah aku tak bisa tidak harus mempercayainya. biar aku pun mendapat pengalaman baru. segera katanya lagi: "Mari kita batasi pertarungan sampai sepuluh gebrakan saja. apakah ia memang sengaja memuji atau tidak dan kedua.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Lim Han-kim menggerakkan bibirnya seperti hendak mengucapkan sesuatu. Melihat itu si nona jadi geli." "Tentang masalah ini. Kesatu untuk membuktikan perkataan kakakku. tapi niat tersebut segera diurungkan Li Tiong-hui berkata lebih lanjut: "Namun di hati kecilku pun timbul perasaan tak puas." "Kenapa?" sekali lagi Li Tiong-hui dibuat tertegun sementara dalam hatinya ia berpikir "Masa kemampuannya benar-benar telah mencapai taraf kesempurnaan yang tidak terpengaruh oleh gejolak emosi?" Diam-diam ia coba melirik wajah pemuda itu. sorot matanya memancarkan sinar tajam. maaf aku tak dapat melayani. aku berjanji tak akan memberitahukan kejadian ini kepada orang lain. oleh karena itu aku ingin mencoba kehebatan ilmu silat saudara Lim.com/ "Aku tahu kakakku tak pernah bohong." 789 . Apabila saudara Lim sampai keok di tanganku. jelas ia sedang berusaha mengendalikan gejolak emosi dalam hatinya. jangan khawatir. Tampak paras anak muda itu beruban jadi memerah.

ia segera menunduk kembali sambil tetap merendah: "Aku sadar kepandaianku bukan tandingan nona. Tekadku untuk mencoba sudah bulat. serangan ini sungguh gencar. Lim Han-kim segera menggerakkan sepasang bahunya. tahu-tahu badannya sudah bergeser tiga depa dari posisi semula dan terhindar dari serangan itu. sementara telapak 790 . telapak tangannya segera diayunkan ke muka melancarkan sebuah pukulan. dengan jari-jari tangannya yang lentik ia totok jalan darah "Hunbun-hiat" di bahu kiri Lim Han-kim. pelan-pelan ia mendongakkan kepalanya. tapi maafkan aku.com/ Berubah hebat paras Lim Han-kim." Begitu perkataan tersebut ditutup. berkilat sepasang matanya. batinnya: "Hari ini aku harus memaksa dia untuk melayani pertarunganku." Rasa heran dan ingin tahu yang menyelimuti perasaan Li Tiong-hui makin menjadi-jadi. desingan angin tajam segera membelah udara menyambar ke muka. secepat petir tangan kirinya menyodok ke muka. "Gerakan tubuh yang sangat bagus" puji Li Tiong-hui. tapi begitu sinar mata itu bentrok dengan sorot mata Li Tiong-hui. terpaksa aku harus bermain kasar lebih dulu. buat apa nona mendesakku terus menerus.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." Maka katanya lebih jauh: "Aku tahu saudara Lim sengaja menyembunyikan kepandaianmu dan segan melayani tantanganku ini.

Kelima jurus serangan itu dilancarkan dengan kecepatan luar biasa. berarti kau tak pandang sebelah mata pun kepadaku. apabila kau tetap tidak membalas. hawa murninya disalurkan ke seluruh badan.com/ tangan kanannya menyapu sejajar dada menghantam jalan darah Thian-ti-thiat di ketiak kanannya. sesudah melepaskan dua jurus serangan. namun ia sempat dibuat terkejut hingga peluh dingin membasahi seluruh badannya. walaupun Lim Han-kim berhasil juga menghindarkan diri dari kelima serangan tersebut. dengan demikian selain bisa menjajal 791 . aku percaya bukan tandinganmu" sesungguhnya Li Tiong-hui bermaksud memancing amarahnya sehingga pemuda itu melancarkan serangan balasan. katanya dingin: "Ilmu silat yang nona miliki sangat hebat." Lim Han-kim segera menjura. Li Tiong -hui mulai sadar bahwa Lim Han-kim betul-betul memiliki ilmu silat yang sangat tangguh. maka ia mendesak maju lebih ke depan. Tiba-tiba Li Tiong-hui menarik kembali serangannya. selain hebat juga ganas.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dalam waktu singkat lima buah pukulan telah dilepaskan. dengan merdu tegurnya: "saudara Lim. Lim Han-kim menarik napas panjang. tahu-tahu ia sudah melayang mundur lagi sejauh empat depa.

dari permainan jurus serangannya nanti dia pun bisa menyelidiki asal usul aliran ilmu silatnya. terima kasih. adikku ini sudah terbiasa dimanja ibuku sehingga begitulah jadinya watak-nya." Mendadak terdengar gelak tertawa keras berkumandang datang. Han si-kong dan Li Bun-yang tahu-tahu sudah muncul di tepi arena. sampai lama kemudian ia baru membungkukkan badan memberi hormat dan berkata sambil tertawa: "saudara Lim betul-betul hebat. maka dia pun mengerahkan tenaga dalamnya sambil berseru: 792 . tak usah saudara melayaninya lagi. Apabila ia sudah menyalahi dirimu harap dengan memandang wajahku. tak heran kalau gadis itu jadi termangu-mangu dibuatnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Terima kasih. sambil tertawa bisiknya kemudian kepada Lim Han-kim: "saudara Lim harap maklum. ia tidak memberi komentar pada saat itu Han si-kong telah celingukan keempat penjuru ketika melihat Li Tiong-hui sudah puluhan tombak meninggalkan tempat itu." Lim Han-kim hanya tertawa hambar. Mimpipun dia tidak mengira serangan balasan. Melihat mimik wajah dua orang itu Li Bun-yang segera mengerti apa yang telah terjadi. aku mohon maaf atas kekasaranku tadi.com/ kemampuan ilmu silatnya.

tentu saja ia tak tahu akan keadaan muda mudi itu sebaliknya Li Bun-yang meski dapat menangkap wajah dan sikap yang kurang beres atas adik perempuan itu. setelah meninggalkan bukit Ciong-san.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sikap Lim Han-kim yang sengaja menghindarinya itu menimbulkan perasaan gusar dan mendongkol di hati kecilnya. 793 . namun bagaimana pun ia masih seorang gadis perawan. keempat orang itu menelusuri sungai menuju ke Utara. namun untuk beberapa saat perasaan itu tak dapat dilampiaskan keluar. terpaksa perasaan ini ditekannya di dalam hati yang membuat rasa dongkol dan gusar gadis tersebut terhadap Lim Han-kim makin lama semakin bertambah mendalam. Han si-kong belum pernah memahami perasaan kaum wanita dan lagi diapun tak pernah memperhatikan hal tersebut. mari kita tempuh perjalanan lebih dulu. Tentu saja tindakan anak muda itu sangat menyinggung perasaan Li Tiong-hui." Selesai berkata ia segera menyusul di belakangnya.com/ "Mumpung fajar baru menyingsing. ditambah pula ia mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang luas. namun sebagai kakak beradik dia pun merasa kurang leluasa untuk membicarakan soal muda mudi. karenanya terpaksa dia pun berlagak tidak melihat. sekalipun gadis itu berjiwa terbuka. sepanjang perjalanan Lim Han-kim selalu berusaha menghindari Li Tiong-hui.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Siapa tahu dari situ kita bakal peroleh hasil yang di luar dugaan?" "Apakah locianpwee maksudkan ketua perkampungan Tay-peng yang disebut orang sebagai si peluru berantai chee Tay-tong. sampailah mereka berempat di kota Lu-ciu yang sudah masuk propinsiAn-hui.com/ Hari ini. Tiba-tiba Han si-kong teringat kembali pada seorang sahabat lamanya yang berdiam diperkampungan Tay-peng dekat kota tersebut. "Betul. sedang sepanjang perjalanan sampai di sini klta pun gagal peroleh sedikit berita pun. Kepada Li Bun-yang. "Bagaimana?Jadi saudara Li juga kenal?" "Kami pernah bertemu satu kali. nyata berita tersebut bukan nama kosong belaka." "orang bilang keluarga persilatan bukit Hong-san punya pergaulan yang sangat luas. waktu itu senja sudah berada di ambang pintu. bagaimana kalau kita menyambangi jago silat ini sekalian mencari tahu berita tentang adik saudara Lim. orang tua itu pun berkata: "Aku punya seorang sahabat karib yang punya nama serta kedudukan yang cukup tinggi di seputar daratan Tionggoan." sahut Han Si-kong girang. Tampaknya sedikit sekali jago persilatan yang tidak dikenal oleh keluarga persilatan bukit Hong-san-" 794 . dialah yang kumaksudkan. chee Lo-enghiong?" tanya Li Bun-yang sambil tersenyum.

itu semua hanya hasil peninggalan kakekku almarhum kalau dibicarakan sungguh memalukan-" "Seingatku benteng atau perkampungan Tay-peng terietak di sebelah Barat laut kota Lu-ciu. Kalau kita percepat langkah kita mungkin sebelum makan malam kita sudah sampai di perkampungan tersebut. kalau dihitung dengan jari. tapi jika locianpwee adalah sobat lama Cheepoocu." "Kenapa? Apakah perkampungan Tay-peng sudah berganti pemilik?" "Meskipun belum berganti pemilik namun situasi dan keadaannya telah terjadi perubahan besar. Tahun berselang ketika aku lewat di perkampungan Tay-peng sebenarnya aku ada niat menjenguk Cheepoocu.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. jaraknya kirakira belasan li. tentu saja keadaannya agak berbeda.com/ "Aaah. mungkin sudah empat lima belas tahunan-" "Mungkin Tay-peng-po yang bakal kau jumpai sekarang jauh berbeda dengan apa yang locianpwee saksikan dulu." "Apakah locianpwee sudah lama tidak bersua dengan chee poocu?" "Yaa." 795 . tapi setelah melihat benteng mereka dijaga sangat ketat terpaksa aku berubah pikiran dan berputar menghindari tempat itu.

.. Pintu benteng tertutup rapat. Mereka segera mempercepat langkahnya.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aaaai. tak sampai sepenanakan nasi kemudian sampailah mereka di Benteng Tay-peng. dulu aku bersama Chee Tay-tong pernah bersamasama mengembara dalam dunia bersilatan." Melihat orang tua itu berbicara dengan penuh semangat. seakan-akan sedang membayangkan kembali masa lalunya. Mungkin di bawah pimpinannya benteng Tay-peng telah berubah suasana baru dan mengalami kemajuan yang pesat. penjagaan di situ memang kelihatan sangat ketat... seolah-olah sedang menghadapi serangan musuh. entah bagaimana ceritanya terakhir dia malah menjadi pemimpin tempat itu. sedang air sungai yang mengelilingi benteng tersebut kelihatan amat dalam. Li Bun-yang tidak banyak bicara lagi. tanpa terasa sudah belasan tahun kami tak pernah bersua muka. Tay-peng-poo adalah sebuah bangunan benteng yang terbuat dari batu cadas. waktu berlalu sangat cepat.com/ Han si-kong tertawa terbahak-bahak. kokoh dan sangat megah. Hubungan kami sangat akrab melebihi saudara sendiri kemudian ia bosan mengembara dan memilih menetap di benteng Tay-peng ini. 796 . Bangunannya tinggi. jembatan penyeberangan dalam keadaan terangkat. Dia sambut aku bagaikan tamu agung. Belasan tahun berselang aku pernah berkunjung sekali ke situ. "Ha ha ha ha ha.

selesai memberi laporan kepada pocu. Han si-kong jadi tak sabar.. sambil mengawasi sekejap pintu benteng itu katanya: " Harap kalian menunggu sebentar di sini. selain itu kejadian mana amat memalukan dirinya. pasti kami membuat keputusan" Kalau mendengar suara jawaban yang begitu nyaring. karena itu dia siap 797 . selama hampir setengah jam lamanya keempat orang itu menunggu di luar benteng.?" sementara dia masih termenung. pikirnya: "sekarang dunia sangat aman.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. biar aku tengok dulu keadaan benteng ini" Ia merasa terlalu lama menunggu. tiba-tiba dari atas benteng berkumandang datang suara teguran: "siapa di situ?" Dengan mengerahkan tenaga dalamnya Han si-kong menya hut: "Tolong sampaikan kepada Cheepoocu. katakan seorang sahabat lamanya Han si-kong datang menyambanginya" Dari atas benteng segera bergema lagi suara sahutan: " Harap tuan tunggu sebentar. namun tak kedengaran sesuatu apa pun. kenapa mereka menjaga benteng begitu ketat dan keras. sudah jelas orang itu memiliki ilmu silat yang sangat tangguh. lagi pula tengah malam belum tiba.com/ Menyaksikan keadaan itu Han si-kong segera berkerut kening..

Pintu benteng terbuka lebar. tiba-tiba dari atas benteng muncul dua buah lentera merah. sambil tersenyum Li Bun-yang segera membujuk: " Locianpwee. Walaupun Chee Tay-tong adalah sobat lama locianpwee. toh sudah banyak tahun tak pernah bersua. jembatan gantung pun pelan-pelan diturunkan ke bawah. lalu sambil menengok ke arah Han Si-kong tanyanya: "Siapakah di antara kalian adalah Han locianpwee?" "Aku orangnya. Han Si-kong merasa api amarahnya bergelora. Ketika melihat orang yang menyambut kedatangannya seseorang yang tidak dikenal. lalu muncul seorang pemuda berpakaian ringkas yang lincah gerak geriknya.com/ menerjang masuk ke dalam benteng itu untuk melakukan pemeriksaan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pemuda berpakaian ringkas itu memperhatikan sekejap keempat orang itu." Sementara pembicaraan masih berlangsung. siapa kau?" sambil menjura pemuda berpakaian ringkas itu memperkenalkan diri: "Aku ong Hong-hoo" "Yang ingin kujumpai adalah Chee Tay-tong" 798 . ia segera mendengus dingin dan membungkam dalam seribu basa. lebih baik tunggulah sekejap lagi. Siapa tahu telah tejadi suatu perubahan di sini.

katanya: "Apabila locianpwee menjumpai persoalan yang tidak menyenangkan hati. maka mereka berempatpun ikut menyeberangi jembatan masuk ke dalam benteng itu Waktu itu malam hari telah menjelang tiba. mau apa kau" teriak Han Si-kong semakin gusar.com/ "oooh. beliau memerintahkan aku khusus untuk menyambut kedatangan Han locianpwee" Han Si-kong semakin mendongkol. dia adalah guruku. aku justru mau mengumpat di depanmu. bentaknya penuh amarah: "Hmmm. sementara itu ong Hong-hoo telah balikkan badan masuk ke dalam benteng. besar amat lagak gurumu" ong Hong-hoo berkerut kening. Melihat situasi bakal berubah jadi kaku Lim Han-kim siap maju ke depan untuk membujuk Han si-kong. di depanku lebih baik tangan mencela suhu. lebih baik utarakan sesudah bertemu dengan suhu nanti.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Bagus. Dengan menggunakan cahaya bintang yang redup keempat orang itu mencoba memperhatikan keadaan dalam 799 . tapi Li Bun-yang segera menjawil bajunya mencegah ia berbuat demikian." "Gurumu masih hidup?" "Kesehatan suhu sangat baik.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ benteng itu. tak tampak setitik cahaya pun yang menerangi ruangan. sementara itu ong Hong-hoo sudah menaiki tujuh tingkat anak tangga dan mulai menggedor gelang besar di depan pintu. Dua orang pemuda berpakaian ringkas warna hitam dengan membawa lampu lentera muncul menyambut kedatangan mereka. Gelang itu dibunyikan tujuh kali. Tampak dua belah pintu gerbang yang berwarna hitam pekat berada dalam keadaan tertutup rapat. ternyata keadaannya sudah berbeda sama sekali dengan keadaan dulu. seakan-akan semua bangunan lama di benteng itu sudah dirobohkan semua dan kini dibangun baru lagi. semua pintu dan jendela bangunan tertutup rapat. padahal waktu itu makan malam pun baru menjelang. tapi semua penghuni benteng Tay-peng seakan-akan sudah terlelap tidur. seram. Tempat itu mirip sebuah benteng kosong. pintu gerbang yang tertutup pun segera terbuka lebar. ong Hong-hoo mengajak beberapa orang itu menuju ke depan sebuah halaman dengan pagar yang tinggi kokoh. 800 . sepi dan mengerikan Dalam lorong maupun jalanan tak nampak manusia berlalu lalang. Han si-kong mencoba memperhatikan keadaan di sekeliling tempat itu. Ternyata seluruh benteng berada dalam keadaan gelap gulita.

"Hmmm.. banyak amat lagak bocah di tempat ini. kembali mereka terhadang oleh sebuah pintu besar seorang bocah berbaju hijau berdiri serius di muka pintu. Biar aku yang ajak tamu.com/ ong Hong-hoo segera memberi tanda.. Tampaknya ong Hong-hoo menaruh sikap yang sangat menghormat terhadap bocah berbaju hijau itu.hati sedikit." "Hmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. kemudian tegurnya ketus: "Kalau bicara lebih baik hati.. hmmm.. dengan amarah yang ber-kobar-kobar serunya sambil mendengus dingin: "Hmmm. sambil manggut tanyanya pelan: "Apakah suhu ada waktu luang?" "suhu menunggu para tamunya di halaman belakang." Tiba-tiba bocah berbaju hijau itu berpaling dan mengawasi Han si-kong sekejap. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun dua orang itu mengangkat lentera nya tinggi-tinggi dan putar badan membawa jalan. setelah melewati sebuah bangunan yang amat besar dan luas. aku justru mau mengumpat" teriak Han sikong semakin naik darah. setelah 801 ." "Terima kasih banyak sute" Han si-kong yang berangasan tak bisa menahan diri lagi.. kau tak usah masuk.

agaknya pihak lawan bukan hanya bermaksud memandang hina orang lain saja. jangan sampai masuk perangkap lawan-" Han Si-kong sudah cukup lama berkelana dalam dunia persilatan.Apabila menghadapi masalah yang kurang berkenan di hatinya. tak ada salahnya untuk dicoba." Habis bicara. Kalau berbicara dari suasana misterius yang menyelimuti benteng Tay-peng saat ini. pelan-pelan ia menyapu sekejap wajah Li Bun-yang. asal kau berani. Menyaksikan tingkah pola bocah itu. sementara waktu lebih baik jangan mengumbar hawa amarah. Li Bun-yang dengan menggunakan ilmu menyampaikan suara segera berbisik kepada Han Si-kong: "Locianpwee. aku pasti memberi pelajaran kepadamu." sementara itu si bocah berbaju hijau tersebut sudah menerima sebuah lampu lentera dari tangan orang berbaju hitam. Lim Han-kim serta Li Tiong-hui. Lebih baik locianpwee menjaga ketenangan dan mempertahankan otak yang dingin sambil memperhatikan situasi.com/ berjumpa CheeTay-tong nanti. pengetahuan serta pengalamannya cukup luas. dia mengungkat tinggi lenteranya dan berjalan ke dalam dengan langkah lebar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hanya sifatnya saja yang agak berangasan. kemudian jengeknya: "Hmmm. 802 .

ia mulai sadar dan segera bersikap lebih tenang. Tapi setelah diperingatkan Li Bun-yang saat ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ia seperti hendak mengumbar hawa amarahnya tapi kemudian niat tersebut dapat ditahan. Ditariknya napas panjang-panjang untuk menenangkan api amarah yang berkobar dalam dadanya. Mendadak si bocah baju hijau penunjuk jalan itu berhenti berjalan seraya ujarnya: "Nah.com/ ia tak tahan untuk mengumbar hawa amarahnya serta sukar mengendalikan diri. Tiba-tiba saja Han si-kong ikut maju ke muka siap membuntuti di belakang bocah berbaju hijau itu menerjang masuk ke dalam. Melihat itu Han si-kong menghela napas panjang dan membatalkan langkah-nya. sudah sampai. si bocah berbaju hijau itu maju beberapa langkah ke depan. Tampak halaman itu penuh ditumbuhi bebungahan yang menyiarkan bau harum semerbak. Dalam kesempatan itu si bocah berbaju hijau itu telah mengajak beberapa orang tersebut melewati dua buah halaman luas. mendorong sebuah pintu berbentuk bulat dan langsung masuk ke dalam. 803 . harap kalian menunggu sejenak" Han Si-kong mendengus dingin. tapi Li Bunyang segera melintangkan lengan kirinya menghalangi jalan perginya.

kalau ia bukan dibesarkan dalam lingkungan yang dingin menyeramkan atau pernah mendapat pendidikan yang sadis dan kejam. bocah ini paling banter baru berusia tiga empat belas tahunan. Bocah berbaju hijau itu segera berebut 804 . Luasnya cuma lima kaki tapi penuh ditumbuhi pepohonan dan aneka bunga. "suhu mengundang kalian masuk" Li Tiong-hui mencoba memperhatikan wajah bocah berbaju hijau itu. tak mungkin dengan usianya semuda itu. Tampak cahaya lentera membias ke luar dari balik pintu bulat. semuanya berbentuk manis dan indah. dingin dan menggidikkan hati. tanpa terasa pikirnya: "Heran betul. sikapnya bisa begitu kaku. nada bicaranya dingin dan ketus. Ada kolam ikan. Han Si-kong dengan langkah lebar telah melangkah masuk ke dalam pintu bulat itu. Ter-nyata mereka telah berada di sebuah kebun bunga kecil yang berbentuk sangat indah. ada pula gunung-gunungan." sementara si nona masih termenung. bocah berbaju hijau itu telah muncul kembali sambil berkata dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. ternyata dia memiliki paras muka yang pucat pias seperti mayat.com/ sementara itu Lim Han-kim telah mengguna kan kesempatan tersebut untuk memperhatikan keadaan-di sekitar sana. Hanya satu hal yang kurang berkesan yakni keheningan yang mendatangkan perasaan menyeramkan.

" Chee Tay-tong alihkan pandangan matanya ke wajah Li Bun-yang.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. sebuah meja berkaki delapan terletak di tengah ruangan. sudah belasan tahun kita tak bersua. orang itu bukan lain adalah sipeluru berantai chee Tay-tong.com/ melangkah lebih dulu di depan. terima kasih. ia berusaha menahan hawa amarahnya. hanya sinar matanya pelan-pelan dialihkan ke wajah Han si-kong. Empat buah lilin putih yang tinggi besar menerangi seluruh ruang tamu itu. baik-baikkah anda?" chee Tay-tong duduk tak bergerak. Begitu melangkah masuk ke dalam ruang tamu. mereka menelusuri sebuah lorong sepanjang empat lima kaki sebelum akhirnya tiba di sebuah ruang tamu yang sangat luas." "Terima kasih. Han si-kong dengan sorot matanya yang tajam menyapu sekejap seluruh ruangan itu. pemilik benteng Tay-peng. "Aku lihat lagakmu makin lama makin bertambah besar. Ketika dilihatnya di sana hanya hadir chee Tay-tong seorang tanpa pengikut. sementara di sisinya duduk seorang lelaki setengah umur yang berwajah kurus dan berjenggot putih. sambil menjura ia menyapa: "saudara chee. kemudian 805 . sahutnya singkat: "Baik-baikkah kau saudara Han?" "saudara Chee" seru Han si-kong sambil tertawa dingin.

" Teringat dengan bujukan Li Bun-yang tadi. Tidak memberi 806 ." sebetulnya beberapa patah kata itu merupakan ucapan sopan santun." Li Bun-yang tersenyum "Tak disangka chee pocu masih ingat dengan diriku... "saudara Chee. Han si-kong kembali tertawa dingin. terpaksa Han si-kong menekan rasa gusar dan mendongkolnya. hal ini betul-betul merupakan satu kebanggaan bagiku.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. dengan nada dingin dan ketus kembali ujarnya: "Maafkan aku bila kehadiran kalian semua dari tempat jauh tak bisa disambut semestinya. maka timbullah kesan yang mengerikan dan menggidikkan hati bagi siapa pun yang mendengarnya." "saudara Han. lebih baik duduklah dulu sebelum dilanjutkan." tukas Chee Tay-tong..com/ terusnya: "Apakah saudara ini adalah saudara Li dari keluarga persilatan bukit Hong-san?" "Benar. masih ingatkah kau bagaimana kita mengembara bersama dalam dunia persilatan di masa lalu? Waktu itu kita sama-sama. tapi lantaran diutarakan chee Taytong dengan nada yang dingin dan menyeramkan." chee Tay-tong ulapkan tangan kanan-nya. ia menurut dan mengambil tempat duduk. " Kalau hendak mengucapkan sesuatu.

dia adalah adikku.. Beruntung sekali kami dapat bertemu muka hari ini.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." "Yaa. Han si-kong sudah mulai dapat mengendalikan gejolak perasaannya. kemudian tegurnya: "Boleh aku tahu ada urusan apa kalian berkunjung ke mari?" setelah mengalami beberapa kejadian." Dengan pandangan yang tajam seperti mata pisau Chee Tay-tong menyapu sekejap wajah beberapa orang itu. sudah lama aku mendengar nama besar nona Li sebagai keturunan keluarga persilatan bukit Hong-san.. mimik muka serta 807 . chee Tay-tong segera berkata lebih dulu: "Enghiong perempuan ini rasanya sangat kukenal. diam-diam pikirnya: "Baik watak. aku memang jarang berkelana dalam dunia persilatan itulah sebabnya Chee pocu tidak kenal aku.com/ kesempatan kepada Han si-kong untuk melanjutkan perkataannya. Lim Han-kim. "selamatjumpa. lanjutnya: "siapa pula jago muda ini? Boleh aku tahu namamu?" "Aku Lim Han-kim" "Lim Han-kim." "ooh." Lalu sinar matanya dialihkan ke wajah Lim Han-kim.? Asing benar nama ini. selamat jumpa." Li Bun-yang segera memperkenalkan.

bau harum terasa menyegarkan pikiran. Dari sudut ruangan terdengar pintu kayu didorong orang. dengan suara yang lebih lembut sahutnya: "oooh. Pada hakekatnya tak ubahnya seperti berganti orang lain." Berpikir begitu. Tiba-tiba ia bertepuk tangan dua kali.. Di balik semuanya ini tentu ada sebab-sebabnya.. Dayang yang berjalan paling depan membawa sebuah baki kayu berwarna merah.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tak boleh gegabah. ehmmm. maka kuajak beberapa orang ini khusus datang menyambangi saudara Chee" Paras muka Chee Tay-tong tetap dingin dan kaku. sudah lama kita tak bersua. Di atas baki terdapat empat buah cawan perselen Dengan langkah yang lemah gemulai dia menghampiri Han si-kong sekalian dan berkata hormat:"silahkan minum teh.. 808 . Dua orang dayang kecil berbaju hijau muncul ditengah ruangan.. tampak dalam cawan itu berisi cairan berwarna hijau yang masih mengepulkan hawa panas." Li Bun-yang mengambil secawan lebih dulu dari baki itu dan membuka penutupnya. tapi pemuda ini hanya memandangnya sekejap lalu diletakkan ke atas meja.com/ gerak gerik orang ini rasanya berbeda amat dengan keadaan dulu.

. Dengan sigap dayang itu meletakkan makananmakanan kecil itu ke atas meja.." Meski pujiannya berulang kali namun setetes pun ia tak minum." Selesai berkata ia segera masukkan panganan itu ke mulut dan menghabiskan dengan lahap.. air teh wangi. sepi. Pada saat itu dayang kedua juga membawa sebuah baki yang berisi beberapa macam makanan kecil.com/ Han Si-kong juga mengendus cawan itu beberapa kali sambil memuji tiada hentinya: "Ehmmmm. dia mengambil terus penganan di meja dan dimakan dengan lahap.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. cawan itu segera diletakkan kembali ke atas meja.. air teh wangi. Tak kedengaran sedikit suara pun809 . dan tidak mengucapkan sepatah kata punChee Tay-tong sendiri pun tidak sungkan-sungkan. ia tidak mengambil panganan tersebut.. Suasana dalam ruang tamu yang luas dan mengerikan itu pun tiba-tiba berubah jadi hening. Han Si-kong hanya duduk tak bergerak. kemudian setelah memberi hormat bersama dayang yang membawa cawan teh itu segera mengundurkan diri dari ruanganChee Tay-tong segera mengambil sepotong makanan kecil itu sambil ujarnya: "Setelah menempuh perjalanan jauh tentunya kalian merasa lapar bukan? silahkan mencicipi dulu panganan tersebut sebelum hidangan sayur di siapkan-.

tapi mereka curiga arak dan hidangan yang tersedia telah diracuni. sekejap kemudian sepoci arak wangi sudah dihabiskan. untung Li Bunyang telah memperhitungkan sampai disana. 810 . Menyusul kemudian bau arak dan hidangan yang lezat dihidangkan di meja. hampir saja Han si. tak lama kemudian seluruh meja telah dipenuhi dengan aneka macam masakan dan arak wangi. dia menggasak semua hidangan yang tersedia dengan lahap. Chee Tay-tong pun tidak sungkan-sungkan. seakanakan di sekeliling sana tak ada orang lain.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ Entah berapa waktu sudah lewat.Kong taK kuasa menahan diri Beberapa kali tangannya sudah bergerak hendak menyambar cawan arak di hadapannya. Meskipun Lim Han-kim sekalian merasa agak lapar. Lagi.lagi Che Tay-tong mengangkat cawan araknya sambil berkata berulang kali: "silahkan. tiba-tiba saja ia bertepuk tangan dua kali. maka terpaksa mereka harus menahan lapar dan duduk tak bergerak. Dari sudut ruangan kembali muncul dua orang dayang berbaju hijau yang segera membereskan piring-piring di meja dan mundur dari situ. Mencium bau harum arak yang menus uk hidung. silahkan dicicipi" Kembali ia teguk habis isi cawan araknya. Hampir separuh bagian isi piring penganan yang dihidangkan di meja telah dihabiskan chee Tay-tong.

" Mimpipun Han si-kong tidak menyangka kalau secara tiba-tiba ia akan mengusir mereka dari situ." Han si-kong melirik Li Bun-yang sekejap. Lebih baik saudara Han cepat-cepat tinggalkan tempat ini. setelah termenung beberapa saat katanya: "sesungguhnya maksud kedatanganku kali ini kesatu untuk menjenguk sahabat lama. dahulu kau tak lebih cuma seorang poocu kecil dari benteng Tay-peng.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. hardiknya penuh amarah: "Bagus sekali Chee Tay-tong. Nah. ditatapnya keempat orang itu sekejap. Tiba-tiba ia mendorong meja di hadapannya sambil bangkit berdiri. lagipula tiada perjamuan yang tak buyar di dunia ini. lebih baik terima saja bujukanku. lalu katanya: " Untuk menyambut kedatangan kalian dari jauh.com/ Terpaksa berulang kali ia harus memperingatkan dengan ilmu menyampaikan suaranya hingga Han sikong pun akhirnya dapat mengendalikan diri Tak lama kemudian Chee Tay-tong telah selesai makan. kini waktu semakin larut malam. tidak sepantasnya kau berlagak macam begini di hadapanku HHmmm Bagaimana pun 811 . kedua ada urusan hendak dirundingkan-" "Persahabatan sudah menjadi kenangan masa silam. aku telah melaksanakan kewajibanku sebagai seorang tuan rumah. aku rasa aku tak perlu menahan kalian lebih lama lagi.

TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Li Bun-yang telah bangkit berdiri seraya berkata: "Untuk perjamuan dan pelayanan pocu yang begitu ramah terhadap kehadiran kami. sejak masuk ke dalam ruang tamu itu Chee Tay-tong selalu duduk tak bergerak.com/ kita pernah jadi sahabat karib yang senasib sependeritaan-" Tampaknya Chee Tay-tong hendak mengumbar napsunya pula. itulah sebabnya dia sengaja bangkit berdiri untuk memberi hormat. 812 .dalam. ia tak menyangka kalau orang itu dapat menahan emosinya sehingga untuk berapa saat dia tak tahu bagaimana harus menjawab pertanyaan itu. sementara dia masih termenung. aku merasa berterima kasih sekali Terima lah hormatku sebagai pertanda rasa terima kasih itu. Perlu diketahui. tapi akhirnya ia dapat mengendalikan diri. tegurnya kemudian ketus: "Lantas saudara Han mau apa?" sebenarnya Han si-kong hendak menggunakan kesempatan itu untuk memancing Hawa amarah Chee Tay-tong." sambil berkata dia segera menjura dalam. Hal ini segera memancing kecurigaan di hati kecil Li Bun-yang.

serunya serentak: "silahkan tuan sekalian" Ruang tamu itu sangat lebar dan luas. malah gerakan tubuh mereka sangat enteng sampai tak kedengaran sedikit suara punsatu ingatan segera melintas dalam benak Li Bunyang. diam-diam pikirnya: "Heran. dia hanya mengulapkan tangan konannya sambil berkata: "Kau tak perlu banyak adat. sambil menyapu pandang pada Li Bun-yang sekalian.com/ siapa tahu chee Tay-tong tetap duduk tak bergerak. kenapa Chee Tay-tong berulang kali mendesak kami untuk pergi meninggalkan tempat ini? Tampaknya ia punya kesulitan yang sukar diutarakan seandainya dia sudah lupa hubungan 813 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. chee Tay-tong telah berteriak dengan suara keras: "Antar para tamu" Dua orang bocah berbaju hijau menyahut dan segera muncul di tengah ruangan. Kalau tidak." Han si-kong segera berkerut kening. karena buktinya begitu ada perintah mereka segera munculkan diri. masa dia bersikap begitu dingin. diam-diam pikirnya: "Jangan-jangan selama berapa tahun terakhir ini dia telah mengalami siksaan atau goncangan jiwa sehingga wataknya mengalami perubahan drastis. kaku seolah-olah tak berperasaan" sementara dia masih berpikir. tapi dua orang bocah berbaju hijau itu seolah-olah selalu berdiri di sudut yang gelap.

kenapa tak mungkin dipakai juga oleh orang lain untuk secara diam-diam mengawasi gerakgerik orang she Chee ini?" Berpikir sampai di situ secara diam-diam dia mulai pasang mata untuk memperhatikan keadaan Sekeliling ruangan itu. begitu melihat bocah berbaju hijau itu mendesak maju ke depan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.com/ persahabatan semestinya dia bisa menolak untuk bertemu muka. kenapa ia mesti menjamu kami dengan begitu meriah? Di sudut ruangan tempat kegelapan sana dapat dipakai untuk bersembunyi dua orang bocah berbaju hijau itu. Secara bersamaan pula dia menggunakan ilmu menyampaikan suara untuk memberi peringatan kepada Lim Han-kim dan Han Si-kong sekalian agar lebih berhati-hati sebab di balik kegelapan di sudut ruangan itu kemungkinan besar ada jago yang bersembunyi serta melakukan pengawasan. ia segera membuat persiapan yang seksama. tampaknya kalau aku 814 . Tiba-tiba si bocah yang berada di sebelah kiri mendesak maju ke hadapan Li Bun-yang sekalian sambil membentak keras: "Poocu kami sudah menurunkan perintah untuk mengusir tamu. kenapa kalian belum juga mau bergerak. pikimya: "Kalau dilihat dari situasi hari ini. Tampaknya dua orang bocah berbaju hijau itu sudah menyadari akan tindak tanduk Li Bun-yang sekalian. sebetulnya apa maksudmu?" Li Bun-yang bukan bocah kemarin sore.

dalam sekilas pandang ia sudah mengenali cahaya perak itu sebagai senjata rahasia beracun bangsa jarum bunga bwee dan sejenisnya. seorang pelayan cilik juga berani kurang ajar terhadap kami?" "Terima kasih. Hmmm Untung aku sudah waspada sejak tadi. diam-diam ia terkesiap. dalam jarak sedekat inipun ia mampu menggunakan jarum beracun selembut itu untuk mencelakai orang. hmmm." Sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku tak berani. namun di luar ia tetap tak berubah..com/ tidak ribut sampai terjadi pertarungan susah bagi kami untuk menyelidiki keadaan yang sesungguhnya. berdiri santai.." Berpikir sampai di situ dia segera pentangkan senjata kipasnya lebar-lebar dan mengerahkan tenaga dalamnya sambil didorong ke depan. coba kalau teledor sedikit saja niscaya aku sudah terluka oleh bokongan senjata rahasia beracunnya ini.. Tiba-tiba saja ujung baju kanannya dikebaskan ke depan..." sahut pelayan itu ketus. pikirnya: "sungguh kejam bocah berbaju hijau ini. ia menyahut dengan tertawa dingin: "Hmm. Li Bun-yang cukup berpengalaman. Di antara kebasan senjata 815 . Di bawah cahaya lilin tampak selapis cahaya berwarna perak meluncur tiba dengan kecepatan luar biasa.

aku dapat menerimanya.com/ kipasnya inilah puluhan jarum beracun jang meluncur datangan berjatuhan ke atas tanah. cepat-cepat bocah berbaju hijau itu miringkan badannya ke samping. kali ini dia tak berani mendesak maju lagi. masih ingusan sudah begini kurang ajar.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Gagal dengan cengkeramannya Han Si-kong termangu. Waktu itu Han si-kong berdiri membelakangi arena sehingga dia tak melihat perbuatan si bocah berbaju hijau yang membokong dengan senjata rahasia teracun itu. dengan penuh amarah bentaknya keras-keras: "Saudara chee. 816 ." Tangan kiri segera diayunkan ke muka melancarkan sebuah cengkeraman maut. Tampaknya bocah berbaju hijau itu mulai sadar bahwa ia telah bertemu dengan musuh tangguh. Hmmmm Aku harus mewakllimu untuk memberi pelajaran yang setimpal kepadanya. tapi kacung kecilmu iri. kalau kau sudah lupa dengan persahabatan kita serta mengusir kami dari sini. namun hawa amarahnya kontan berkobar setelah mendengar ucapan lawan yang kurang ajar. rupanya dia tak menyangka kalau musuhnya dengan seusia semuda itu ternyata memiliki ilmu silat yang begini sempurna. dengan cekatan sekali dia menghindarkan diri dari sergapan tersebut.

kalau toh cheepocu sudah perintahkan orangnya untuk mengantar kita keluar. tak disangka seorang kacung di samping saudara chee pun memiliki ilmu silat sehebat ini. dia merasa kehilangan muka sehingga pipinya terasa jadi panas. Aku patut meminta pelajaran dari kacungmu ini" Kembali bocah berbaju hijau itu menggerakkan sepasang bahunya." 817 . dalam waktu singkat ia sudah mundur sejauh empat lima depa. tubuhnya segera mendesak maju lebih ke depan. Sekali lagi dia melancarkan cengkeraman ke tubuh bocah berbaju hijau itu sambil membentak keras: "Bagus sekali. cepat dia menghadang di depan Han si-kong sambil ujarnya: "Han locianpwee.com/ Kegagalan tersebut kontan saja membuat orang tua ini malu. sebelum mengetahui jumlah kekuatan musuh yang sebenarnya Li Bun-yang tak ingin turun tangan secara gegabah. Lagi-lagi jurus cengkeraman maut dari Han Si-kong berhasil dihindari dengan gampang dan manis. lebih baik kita mohon diri saja.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. Pada saat itu Li Bun-yang yang mengawasi sekeliling tempat itu segera menjumpai bahwa di sekeliling ruangan tersebut memang benar-benar terdapat bayangan manusia yang menyembunyikan diri di balik kegelapan. bahkan jumlahnya cukup banyak.

tampak si peluru berantai chee Tay-tong masih tetap duduk di tempat semula tanpa bergerak sedikit pun.chee" seru Han si-kong sambil tertawa dingin." Han si-kong mendengus dingin. ia menarik ujung baju Han si-kong lalu dengan langkah lebar keluar dari ruangan itu "Hey orang she." "Jika saudara Han ingin menjajal." "Maaf tidak kuantar" kata chee Tay-tong dingin.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. setiap saat akan kulayani tantanganmu itu. ia putar badan dan melangkah keluar dari ruangan. aku pasti ingin mengetahui siapa yang lebih unggul di antara kita berdua.com/ Dengan wajah tertegun Han si-kong menghentikan tindakannya. Ketika ia mencoba berpaling. sambil menjura Li Bun-yang segera berkata: "Terima kasih banyak atas pelayanan poocu yang telah menyediakan perjamuan untuk kami. Bila kita bersua lagi di kemudian hari. 818 . Diawasinya wajah Li Bun-yang sekejap kemudian pelan-pelan mundur kembali ke posisinya semula. Dengan ini kami ingin mohon diri lebih dulu. "Tidak berani merepotkan-" Menggunakan kesempatan waktu membalikkan badan. " Hubungan persahabatan kita selama puluhan tahun kuhapuskan hari ini juga.

namun dengan andalkan kemampuan kita beberapa orang rasanya bukan pekerjaan susah untuk menerjang ke luar dari sini. disusul kemudian terdengar suara benturan keras bergema memecahkan keheningan. mendengar ucapan mana segera sambungnya: "Hmmm Aku tak percaya dengan kemampuan benteng Tay-peng bisa menahan kita di sini" "Betul cianpwee... mendadak cahaya lilin yang menerangi ruangan tersebut padam sama sekali.. kita mesti lebih tingkatkan kewaspadaan. Dia tahu gadis itu amat teliti dan dugaannya selalu tepat. ternyata pintu gerbang dalam ruang tamu itu sudah tertutup rapat." Rasa gusar yang menggelora dalam benak Han sikong belum mereda waktu itu." 819 . tanpa bukti yang jelas tak nanti dia akan bicara sembarangan. tampaknya susah bagi kita untuk pergi dari sini..TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. tapi jika mereka main bokong atau pasang perangkap licik. sambil menghentikan langkahnya Li Tiong-hui segera berbisik: "Waaah." Li Bun-yang cukup mengenali watak adik perempuannya ini. maka serunya kemudian: "Adik Hui. aku selalu mengagumi pendapatmu. sekalipun mereka memiliki jago yang amat banyak.com/ Baru saja keempat orang itu hendak meninggalkan ruang tamu.. kalau bicara soal ilmu silat.

masa begitu serius?" seru Li Bun-yang sambil tertawa..com/ " Kau tak perlu mengenakan topi di atas kepalaku.. maka dalam persoalan ini kau harus memikul sebagian besar tanggung jawabnya. sedang kita berada di tempat terang. Posisi musuh waktu itu berada di tempat kegelapan. seandainya apa yang kuduga benar. Posisi semacam itu sangat tidak menguntungkan buat kita. Masuk perangkap "Di balik kegelapan empat penjuru sekeliling ruang tamu itu dipenuhi musuh-musuh tangguh. tentu saja aku harus menyingkir." BAB 25. " Coba jelaskan" "Walaupun kita berada dalam posisi amat berbahaya ketika berada di ruang tamu tadi." 820 ." "Aaaah. tapi kau justru mengajak Han locianpwee meninggalkan ruang tersebut dan mengantarkan diri masuk perangkap. namun bukan berarti tiada kesempatan untuk hidup.. semestinya kau paham.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sela Li Tiong-hui cepat." "Padahal kita harus melewati sebuah lorong bawah tanah. pertarung-an macam begini paling pantang kujamah. "Engkoh Yang.

bila mereka menurunkan terali besi pada kedua ujung lorong rahasia tersebut. kalau tidak hanya jalan kematian yang tersedia." Li Bun-yang mencoba mendongakkan kepalanya memperhatikan sekeliling tempat itu." sementara pembicaraan masih berlangsung.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi.. ketika melihat beberapa titik cahaya menembus masuk melalui dua liang kecil di atas dinding lorong itu. Kalian harus bersedia masuk menjadi anggota perkumpulan kami. mendadak suasana jadi gelap." Han si-kong mendongkol sekali." "sayang sekali kita terlambat untuk menyadari hal itu. niscaya kita akan terkurung di situ. teriaknya penuh amarah: "chee Tay-tong. kau manusia busuk Lupa teman 821 . Terdengar Li Tiong-hui berkata lebih jauh: "sewaktu datang tadi kita tidak memperhatikan kalau ruang tamu itu berhubungan langsung dengan lorong tersebut...com/ Mendadak Li Bun-yang mendepakkan kakinya berulang kali ke atas tanah. sedang dinding di sekeliling tempat itu sangat kokoh dan kuat. hatinya makin terkejut. serunya: "Betul juga. ternyata beberapa lubang cahaya tersebut telah disumbat orang. Di atas dinding ini sudah siap jala baja. Menyusul kemudian terdengar seseorang menegur dengan suara dingin dan kaku: "Kalian sudah terjebak dalam perangkap maut.

ia pernah dipenjarakan pihak Hian-hong-kau dalam penjara bawah tanah selama berapa tahun. aku bersumpah akan meratakan benteng Tay-peng ini dengan tanah" sebagaimana diketahui. Belum lama lolos dari siksaan kini harus mengalami kembali nasib yang sama. kau tak perlu panik. "Melihat situasi saat ini. "Locianpwee. 822 .TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. asal ada dia di sini.com/ Anak anjing biadab.Han dapat lolos dari tempat ini. kau jangan kelewat menyanjung kemampuanku" seru Li Tiong-hui cepat-cepat. klta hanya bisa berusaha sementara nasib tetap ada di tangan Thian. moralmu lebih bejad daripada anjing geladak Asal aku orang she." Habis berkata ia segera pejamkan mata dan mulai putar otak mencari akal. Dalam anggapannya hidup dalam penjara jauh lebih mengenaskan dari pada jiwanya dicabut. siksaan itu nyaris membuatnya gila. Apalagi adikku terkenal sebagai Khong Beng perempuan. meski untuk sementara terkurung di sini. aku yakin mereka pun tak mampu berbuat apa-apa terhadap kita." hibur Li Bun-yang pelan. tak heran kalau perasaannya jadi amat panik dan gelisah. Apabila Thian tidak membantu maka aku tak berdaya apa-apa. kita tentu bakal lolos dari kurungan-" " Engkoh Yang. "Dengan tenaga gabungan kita beberapa orang.

darimana kau bisa mengetahui perbuatan. Li Bun-yang buru-buru berbisik: "Apabila menghadapi masalah yang pelik biasanya adikku akan memejamkan mata sambil berputar otak. tak nanti kalian semua ikut menderita siksaan ini.com/ Han si-kong paling takut kalau sampai terkurung lagi di tempat semacam ini. mendengar ucapan tadi katanya buru-buru: "Yaa benar. Aaaai. kecerdasan nona Li tiada taranya di kolong langit saat ini. maka hal apa pun tak akan digubris olehnya. coba aku tidak berlagak sok pintar. dan di kala semua pikirannya sudah terpusat. Asal ada perintah." "Yang paling penting buat kita saat ini adalah bagaimana caranya meloloskan diri Buat apa kita mesti buang waktu guna mempersoalkan masalah tetek bengek." Li Tiong-hui sama sekali tidak menjawab.. ia seakan-akan tidak mendengarkan sama sekali ucapan Han si-kong tadi. aku pasti akan melaksanakannya tanpa membantah.. Harap locianpwee jangan tersinggung dengan sikapnya itu. matanya dipejamkan rapat-rapat." "Hati manusia sukar diduga. Mulai sekarang kita wajib mendengar dan mentaati semua perintah nona Li. Padahal akulah biang keladinya. Bagaimana pun locianpwee adalah sahabat karib Chee Tay-tong semenjak puluhan tahun berselang....TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. aku pun pernah mendengar orang bilang. watak serta gerak geriknya 823 .

"Apa gunanya kalian membincangkan hal-hal yang tak berguna.." gumam Li Tiong-hui lagi "seandainya di antara kita ada yang mempunyai sebilah pedang mustika..?" "Ehmmm. lalu sambil menyodorkan ke muka.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. silahkan nona periksa. dalam peristiwa ini kau tak bisa disalahkan seandainya di kala kita memasuki lorong rahasia tadi sudah mulai memperhatikan letak rahasia lorong tersebut. ia segera merogoh sakunya dan mengambil keluar pedang Jin-siang-kiam." sela Li Tiong-hui tiba-tiba. keadaan akan lebih menguntungkan lagi. sayang sekali. dia akan lebih suka mencari mati daripada hidup tersiksa." 824 . sebab kalau sampai terkurung berapa tahun saja." satu ingatan melintas dalam benak Lim Han-kim. mungkin bisa digunakan.com/ sekarang? sudahlah.. ia berkata: "Pedang Jin-siang-kiam milikku ini amat tajam. Baja pun bisa dibabat. "sayang." ia betul-betul takut bakal terkurung selamanya di tempat itu. "Memang lebih penting kita bicarakan soal tersebut. betul juga" sambung Han si-kong." "Dalam situasi begini yang penting adalah merundingkan cara memecahkan kurungan ini.. tak mungkin kita bisa terjebak di sini.

"Bagaimana Adik Hul?" tanya Li Bun-yang kemudian. dengan langkah lebar dia berjalan menuju ke dinding lorong." Lim Han-kim mencoba memperhatikan gadis itu. setiap maju beberapa langkah ia segera tempelkan telinganya pada dinding ruangan untuk melakukan pemeriksaan. setelah berada cukup lama dalam kegelapan. akan kucoba.com/ "Ehmmm.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi." sahut Li Tiong-hui dinginsetelah menerima pedang itu. meski tidak sejelas di tempat yang terang. "Apakah kita dapat keluar dari sini?" ^ " Hampir saja aku tertipu. ia pun menelusuri dinding sepanjang lorong itu untuk melakukan pemeriksaan satu per satu. Baru berjalan belasan langkah. ia sudah mendekati dinding lorong tersebut. tampak Li Tiong-hui menelusuri dinding itu dengan amat cermat. namun secara garis 825 . pandangan mata keempat orang itu sudah dapat menyesuaikan diri dengan situasi tempat tersebut. tiba-tiba wajahnya berubah hebat. Li Tiong-hui tempelkan telinganya di atas dinding dan mendengarkan dengan penuh seksama. rupanya di luar dinding lorong ini ada airnya.

" "Aku punya sebuah akal bagus.com/ besarnya mereka dapat mengawasi keadaan ruangan tersebut secara jelas. "Bagaimana?" tanya Li Bun-yang lagi "Tak bisa turun tangan?" "Aku rasa mereka sudah mempersiapkan diri secara matang. Cuma tak tahu cocok untuk digunakan atau tidak?" usul Lim Han-kim tiba-tiba. Ternyata luas ruangan itu lebih kurang empat kaki. "Coba katakan" "Kita dapat menggunakan daya ingat masing-masing untuk menemukan pintu rahasia lorong tersebut.TIRAIKASIH WEBSITE http://kangzusi. 826 . Ruangan itu dihubungkan jadi satu dengan lorong rahasia dan langsung berhubungan dengan ruang tamu. sementara itu Li Tiong-hui sudah berjalan mengelilingi seluruh dinding batu itu dan pelan-pelan berjalan kembali ke tempat beberapa orang itu berada." sahut Li Tiong-hui pelan-"sebab dari sudut mana pun kita berusaha menjebol dinding batu itu. tapi berhubung diatas ruangan itu hanya dipasang jala baja yang tembus cahaya maka pada suasana malam begini gampang menimbulkan kesan yang salah bagi orang lain. sebagian besar terbuat dari batu hijau yang keras dan kokoh. aku tak akan kita bisa lolo