Organisasi Profesi Keperawatan June 3, 2008 by mirzal tawi Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para

praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka seagai individu. Ciri-ciri organisasi profesi Menurut Prof. DR. Azrul Azwar, MPH (1998), ada 3 ciri organisasi sebagai berikut : Umumnya untuk satu profesi hanya terdapat satu organisasi profesi yang para anggotanya berasal dari satu profesi, dalam arti telah menyelesaikan pendidikan dengan dasar ilmu yang sama Misi utama organisasi profesi adalah untuk merumuskan kode etik dan kompetensi profesi serta memperjuangkan otonomi profesi Kegiatan pokok organisasi profesi adalah menetapkan serta meurmuskan standar pelayanan profesi, standar pendidikan dan pelatihan profesi serta menetapkan kebijakan profesi Peran organisasi profesi Pembina, pengembang dan pengawas terhadap mutu pendidikan keperawatan Pembina, pengembang dan pengawas terhadap pelayanan keperawatan Pembina serta pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan Pembina, pengembang dan pengawas kehidupan profesi Fungsi organisasi profesi Bidang pendidikan keperawatan a. Menetapkan standar pendidikan keperawatan b. Mengembangkan pendidikan keperawatan berjenjang lanjut Bidang pelayanan keperawatan a.Menetapkan standar profesi keperawatan b. Memberikan izin praktik

c. Memberikan regsitrasi tenaga keperawatan d.Menyusun dan memberlakukan kode etik keperawatan Bidang IPTEK a. Merencanakan, melaksanakan dan mengawasai riset keperawatan b. Merencanakan, melaksanakan dan mengawasi perkembangan IPTEK dalam keperawatan Bidang kehidupan profesi a. Membina, mengawasi organisasi profesi b.Membina kerjasama dengan pemerintah, masyarakat, profesi lain dan antar anggota c. Membina kerjasama dengan organisasi profei sejenis dengan negara lain d. Membina, mengupayakan dan mengawasi kesejahteraan anggota Manfaat organisasi profesi Menurut Breckon (1989) manfat organisasi profesi mencakup 4 hal yaitu : 1. Mengembangkan dan memajukan profesi 2. Menertibkan dan memperluas ruang gerak profesi 3. Menghimpun dan menyatukan pendapat warga profesi 4. Memberikan kesempatan pada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam mengembangkan dan memajukan profesi Organisasi keperawatan tingkat nasional yang merupakan wadah bagi perawat di Indonesia adalah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang didirikan pada tanggal 17 Maret 1974 dan merupakan gabungan dari berbagai organisasi keperawatan saat itu. PPNI pada awalnya terbentuk dari penggabungan beberapa organisasi keperawatan seperti IPI (Ikatan Perawat Indonesia), PPI (Persatuan Perawat Indonesia), IGPI (Ikatan Guru Perawat Indonesia), IPWI (Ikatan Perawat Wanita Indonesia). Dalam penggabungan ini IBI (Ikatan Bidan Indonesia) tidak ikut serta karena mempunyai anggapan bahwa bidan adalah profesi sendiri. Setiap orang yang telah menyelesaikan pendidikan keperawatan yang sah dapat mendaftarkan diri sebagai anggota PPNI dan semua siswa/mahasiswa keperawatan yang sedang belajar dapat disebut calon anggota.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPNI 2. keturunan.kerja sama dengan pihak lain dan pembinaan manajemen organisasi 2. STRUKTUR ORGANISASI PPNI Jenjang organisasi 1. Menampung. Membina dan mengambangkan organisasi profesi keperawatan antara lain : persatuan dan kesatuan. Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I (DPD I) PPNI 3. Membina dan mengembangkan IPTEK keperawatan di Indonesia 5. Pembinaan Organisasi .Tujuan PPNI 1. Membina dan mengupayakan kesejahteraan anggota Fungsi PPNI 1. Sebagai wadah tenaga keperawatan yang memiliki kesatuan kehendak sesuai dengan posisi jabatan. suku. Membina. profesi dan lingkungan untukmencapai tujuan organisasi 2. Mengembangkan dan mengamalkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada programprogram pembangunan manusia secara holistic tanpa membedakan golongan.menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi tenaga keperawatan serta mengembangkan keprofesian dan kesejahteraan tenaga keperawatan.memadukan. mengembangkan dan mengawasi mutu pelayanan keperawatan di indonesia 4. mengambangkan dan mengawasi mutu pendidikan keperawatan di Indonesia 3. Ketua umum Ketua-ketua : a. Dewan Pimpinan Daerah Tingkat II (DPP II) PPNI 4. Komisariat PPNI (pengurus pada institusi dengan jumlah anggota 25 orang) Struktur organisasi tingkat pusat 1. Membina. agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME 3.

Departemen hubungan luar negeri h.Departemen pelayanan di RS e. Keanggotaan PPNI biasanya terdiri dari tenaga perawat. Pemilihan Pengurus PPNI juga menyelenggarakan rapat pimpinan (rapim) dan rapat pimpinan daerah (rapimda) setiap 2 tahun sekali dalam rangka evaluasi dan penyempurnaan program kerja berikutnya. Namun demikian terdapat juga anggota non ± perawat yang telah berjasa dibidang keperawatan dan mereka ini termasuk dalam anggota luar biasa/kehormatan.b. .Menyempurnakan AD / ART 2. Departemen kesejahteraan anggota i. Selain itu.Departemen pembinaan yayasan Lama kepengurusan adalah 5 tahun dan dipilih dalam Musyawarah Nasional atau Musyawarah Daerah yang juga diselenggarakan untuk : 1. Pembinaan kesejahteraan 2. PPNI juga mengadakan rapat bulanan atau harian sesuai dengan kebutuhan. Departemen pelatihan d. Departemen penelitian g. Pembinaan pelayanan d.Perumusan program kerja 3. Pembinaan IPTEK e. Pembinaan pendidikan dan latihan c. Departemen pelayanan di puskesmas f. Sekretaris Jenderal Sekretaris berjumlah 5 orang yang dibagi sesuai dengan pembidangan ketua-ketua dan Departemen a. Departemen organisasi. keanggotaan dan kaderisasi b. Departemen pendidikan c.

iuran bulanan dan sumber-sumber lain yang sah.tanggung jawab. Membenahi sistem pendidikan keperawatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta pelayanan kesehatan utama (PHC) dengan landasan yang kokoh yang meliputi wawasan keilmuan.menyusun standar pelayanan/praktik keperawatan dan memelihara kesejahteraan anggota. Program kerja utama PPNI : 1. Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di puskesmas 6. Pengembangan dan pembinaan serta pendidikan dan latihan keperawatan 4. Dalam rangka menopang keterlaksanaan asuhan keperawatan profesional diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. dan kewenangan profesi keperawatan kepada masyarakat luas dan para penyusun/pengambil kebijakan. Pembinaan dan Pengembangan kerja sama dengan profesi lain dan organisasi keperawatan internasional 8. Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di rumah sakit 5.Sumber dana PPNI : uang pangkal. Membenahi sistem pelayanan keperawatan. Pembinaan dan Pengembangan kesejahteraan anggota Antisipasi yang harus dilakukan PPNI dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan keperawatan yang berkualitas dan dalam rangka profesionalisasi keperawatan adalah dengan melakukan upaya antara lain : 1.Pembinaan dan Pengembangan IPTEK 7. 3. Pembinaan organisasi dan keanggotaan 2. Pengembangan dan pembinaan pendidikan 3. Untuk itu diperlukan pengembangan kemauan tenaga keperawatan secara kualitatif dan kuantitatif dan juga advokasi terhadap perawat. Mendesiminasikan pengertian keperawatan profesional serta lingkup peran. Upaya ini dapat dilakukan dengan selalu berusaha memberikan asuhan keperawatan yang profesional dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Membenahi kinerja PPNI.sehingga mampu mengangkat citra keperawatan. 4.fungsi. Dalam hal ini sangat mendesak untuk mengoptimalkan peran dan fungsinya. . orientasi pendidikan dan kerangka konsep pendidikan keperawatan profesional yang berfokus pada penguasaan iptek keperawatan 2. Pembinaan dan Pengembangan sumber daya/yayasan 9.

Semua anggota kecuali anggota kehormatan yang mempunyai hak untuk memilih dan dipilih sebagai pengurus dan dipilih sebagai pengurus atau perawatan atau perwakilan organisasi Tugas pokok PPNI 1. Menyampaikan usul untuk mencapai tujuan yang digariskan dalam program kerja 6. Mentaati dan menjalankan segala keputusan 4. Semua anggota berhak mendapat kesempatan dalam menambah dan mengambangkan ilmu serta kecakapannya yang diadakan oleh organisasi 3. penghayatan dan pengamalan kode etik perawat.Kewajiban Anggota PPNI 1. 2. Semua anggota berhak mendapat pembelaan dan perlindungan dari organisasi dalam hal yang benar dan adil dalam rangka tujuan organisasi 2. Bidang pembinaan organisasi PPNI bertugas membina kelembagaan anggotanya dan akder kepemimpinan 2. memberi usul baik lisan maupun tulisan 4. Setiap anggota baru yang diterima menjadi anggota membayar uang pangkal dan uang iuran Hak Anggota PPNI 1. Bidang kesejahteraan anggota PPNI bertugas membina hubungan kerja sama dengan organisasi dan lembaga lain didalam maupun diluar negeri . Menjunjung tinggi. Semua anggota berhak menghadiri rapat. Bidang pembinaan profesi PPNI bertugas meningkatkan mutu pelayanan. mentaati dan mengamalkan AD dan ART organisasi. Membayar uang pangkal dan uang iuran kecuali anggota penghormatan 3.Memelihara kerukunan dalam organisasi secara konsekwen 7.Menghadiri rapat yang diadakan organisasi 5. mengutamakan terbentuknya peraturan perundang-undangan keperawatan serta mengembangkan ilmu dan teknologi keperawatan 3.

ICN mengadakan kongres setiap 4 tahun sekali. Didirikan pada akhir tahun 1800 yang anggotanya terdiri dari organisasi perawat dari negara-negara bagian. Penyatakan diri untuk menjadi anggota 2. agama. ICN merupakan federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia. Keperawatan tidak dibatasi oleh perbedaan kebangsaan. dan bukan berasal dari pendidikan perawatan tetapi elah berjasa terhadap organisasi PPNI yang ditetapkan oleh DPP (dewan pimpinan pusat) ORGANISASI KEPERAWATAN INTERNASIONAL 1. dan status sosial. martabat dan hak asasi mnausia. aliran politik. International Council of Nurses (ICN) Merupakan organisasi profesional wanita pertama didunia yang didirikan tanggal 1 Juli 1899 yang dimotori oleh Mrs. pendidikan keperawatan berdasarkan dan kode eik profesi keperawatan. Keperawatan menjunjung tinggi kehidupan. Sanggup aktif mengikuti kegiatan yang ditentukan organisasi d. jenis kelamin. . Tujuan pendirian ICN adalah memperkokoh silaturahmi para perawat diseluruh dunia. Pusatnya di Geneva. memberi kesempatan bertemu bagi perawat diseluruh dunia untuk membicarakan berbagai maslah tentang keperawatan. c. 2. WNI. Bedford Fenwick. switzerland. warna kuliut. ras. d. usia. Kode etik keperawatan menurut ICN (1973) menegaskan bahwa keperawatan bersifat universal.Keanggotaan PPNI ada 2 yaitu: 1. ANA berperan dlm menetapkan standar praktek keperawatan. Lulus bidang pendidikan keperawatan formal dan disahkan oleh pemerintah c. b. Anggota biasa a. melakukan penelitian untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan serta menampilkan profil keperawatan profesional dengan pemberlakukan legislasi keperawatan. tidak terlibat organisasi terlarang. menjunjung tinggi peraturan dalam ICN agar dapat mencapai kemajuan dalam pelayanan.American Nurses Association (ANA) ANA adalah organisasi profesi perawat di Amerika Serikat. Anggota kehormatan Syaratnya sama dengan anggota biasa yaitu pada butir a.

Didirikan pada tahun 1887 oleh Mrs. pemberian izin bagi praktek keperawatan mandiri. Bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh perawat di inggris dan berusaha memperoleh pengakuan terhadap profesi keperawatan. mendukung peningkatan profesionalisasi keperawatan dan meningkatkan kesejahteraan perawat. 4.National League for Nursing (NLN) NLN adalah suatu organisasi terbuka untuk semua orang yang berkaitan dengan keperawatan meliputi perawat. CNA juga berperan aktif meningkatkan mutu pendidikan keperawatan. Fernwick. Bertujuan untuk membantu pengembangan dan peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan pendidikan keperawatan. Mempunyai tujuan yang sama dengan ANA yaitu membuat standar praktek keperawatan. mengusahakan peningkatan standar praktek keperawatan. 5. Didirikan pada tahun 1952. Canadian Nurses Association (CNA) CNA adalah asosiasi perawat nasional di Kanada. .3. British Nurses Association (BNA) BNA adalah asosiasi perawat nasional di Inggris. non perawat seperti asisten perawat (pekarya) dan agencies.

PPNI didirikan pada tanggal 17 Maret 1974 yang kepengurusannya terdiri dari : 1 Pengurus Pusat PPNI berkedudukan di Ibu Kota Negara.Keputusan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia Nomor : 046/PP-PPNI/SK/VIII/2006 (klik disini) Organisasi ini lahir berdasarkan serangkaian perundingan beberapa tokoh tenaga keperawatan dari berbagai organisasi keperawatan yang berdiri sendiri. Visi: PPNI menjadi suara yang kuat bagi komunitas keperawatan dan komit terhadap pemberian asuhan keperawatan professional yang berkualitas bagi kepentingan masyarakat Indonesian National Nurses Association (INNA) is a strong voice for nursing society and committed to the provision of quality professional nursing care in the public interest. Menampung. . PPNI. menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi tenaga keperawatan serta mengembangkan keprofesian dan kesejahteraan tenaga keperawatan. sejak Juni 2003 telah menjadi anggota ICN (International Council of Nurses) yang ke 125 dengan visi sebagai corong suara yang kuat bagi komunitas keperawatan dan berkomitmen tinggi untuk memberikan pelayanan/asuhan keperawatan yang kompeten. mereka sepakat melaksanakan fusi menjadi Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang disingkat menjadi PPNI. 358 Pengurus PPNI Kabupaten/Kota dan lebih dari 2500 Pengurus Komisariat (tempat kerja) y ang menghimpun ratusan ribu perawat Indonesia baik yang berada di Indonesia maupun di Luar Negeri. mengamankan dan membela Pancasila serta berorientasi pada program pembangunan manusia seutuhnya tanpa membedakan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. saat ini sudah dibentuk INNA-K ( Indonesian National Nurses Association in Kuwait). aman dan bermutu bagi masyarakat luas. FUNGSI ORGANISASI : y y y Sebagai wadah tenaga keperawatan yang memiliki persamaan kehendak sesuai dengan jenis/profesi dan lingkungan kerja untuk mencapai tujuan organisasi. Mengemban. Dengan kesadaran pentingnya bersatu. 32 Pengurus PPNI Propinsi. memadukan. maka pada tanggal 17 Maret 1974.

Memantapkan manajemen dan kepemimpinan Pengurus PPNI untuk mencapai suatu kepengurusan yang kokoh dan jejaring kerja yang pada semua tingkat Pusat. yang terrefleksi pada tujuan dan objektif PPNI yang berdasarkan Kunci daerah Hasil tertang dalam Rencana Bisnis PPNI : 1.Misi: 1. Pusat Sistem Informasi Indonesia 5. Kabupaten/Kota. Pengembangan kinerja organisasi profesional dengan Dewan Pengurus Pusat yang kuat 6. District/ Municipal. 2. Provinsi. 3. dan Komisariat To achieve good governance and strong network at Central. Membentuk sistem penghargaan dan Professional Career Ladder untuk perawat yang didukung oleh Sistem Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan 4. professional nursing for the people. Provincial. Sebagai asosiasi profesional yang berorientasi pada kebutuhan kesehatan masyarakat. Mengokohkan Peraturan Praktek Keperawatan dan Fungsi dari Konsul Keperawatan untuk melindungi masyarakat 2. kompeten dan professional bagi masyarakat To support Indonesian nurses in the provision of safe. and Commissariat levels. Pengembangan misi sosial dan citra profesi perawat . Mendukung perawat/ners Indonesia dalam melakukan praktik keperawatan yang aman. Membuka pintu gerbang dunia bagi perawat Indonesia melalui kompetensi global yang dimiliki To be the gateway to regional and international nursing standard. competent. Persatuan dan Komitemen Perawata dengan kepemimpinan yang kuat untuk membawa perubahan dalam Pelayanan dan Pendidikan Keperawatan 3.

o ICN merupakan federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia o Tujuan pendirian ICN adalah : ‡ Memperkokoh silaturrahmi perawat diseluruh dunia ‡ Memberi kesempatan bertemu bagi perawat diseluruh dunia untuk membicarakan berbagai masalah tengtang keperawatan ‡ Menjunjung tinggi peraturan dalam ICN agar dapat mencapai kemajuan dalam pelayanan. serta terjalinnya hubungan kerjasama yang baik dengan organisasi profesi lain Beberapa organisasi profesi keperawatan International counsil of nurses (ICN) o ICN merupakan organisasi professional wanita pertama didunia. aliran politik. pendidikan keperawatan berdasarkan dan kode etik profesi keperawatan o Kode etik keperawatan menurut ICN (1973) menegaskan bahwa keperawatan bersifat universal. ras. pada akhir tahun 1996 diadakan di Bandar Sri Begawan. Bedford fenwick. o ANA berperan dalam menetapkan standar praktek keperawatan. warna kulit. Dan kongres terakhir. Brunai Darussalam American Nurses Association (ANA) o ANA merupakan organisasi profesi perawat di Amerika Serikat. didirikan pada tanggal 1 juli 1899 dimotori oleh Mrs. melakukan penelitian untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Kongres pertam adiadakan dilondon 1900. . Didirikan pada akhir tahun 1800 yang anggotanya terdiri dari organisasi perawat dari negara2 bagian. peningkatan mutu dan kesejahteraan anggotanya disertai peninkatan mutu pelayanan. usia. o ICN mengadakan kongres setiap 4 tahun sekali. jenis kelamin. martabat dan hak asasi manusia. Keperawatan menjunjung tinggi kehidupan.Organisasi Profesi Keperawatan ORGANISASI PROFESI KEPERAWATAN Pengertian Organisasi profesi adalah organisasi yang terdiri dari para praktisi yang menetapkan diri sebagai ahli yang mampu dan bergabung bersama melaksanakan fungsi sosial yang tidak dapat dilakukan sendiri2 serta merupakan asosiasi yang bersifat sukarela. serta menampilkan profil keperawatan profesional dengan p[emberlakuan legislasi keperawatan Canadian Nurses Association (CNA) o CNA merupakan asosiasi perawat nasional di Kanada. Keperawatan tidak dibatasi oleh perbedaan bangsa. agama dan status sosial. Tujuan Untuk mencapai persatuan dan kesatuan yang kokoh diantaranya anggotanya.

. Mendorong perubahan nama PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Verpleger Indonesia (PKVI). non perawat seperti asisten perawat (pekarya) o NLN didirikan pada tahun 1952 o NLN didirikan dengan tujuan: ‡ Membantu pengembangan dan peningnkatan mutu pelayanan kepertawatan dan pendidikan keperawatan British Nurses Assosiation (BNA) o BNA merupakan asosiasi perawat di Inggris o Didirikan pada tahun 1887 o Bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh perawat di Inggris dan berusaha memperoleh pengakuanterhadap profesi keperawatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) o PPNI adalah perhimpunan seluruh perawat Indonesia o PPNI didirikan pada tanggal 17 maret 1974 o PPNI mengalami beberapa kali perubahan bentuk dan nama organisasi o Embrio PPNI adalah Perkumpulan Kaum Verpleger Boemibatera (PKVB) tahun 1921. Pergantian PKVB Menjadi PKVI tidak lepas dari semangat nasionalisme Indonesia. Persatuan Djuru Rawat Islam (Perjurais) dan Sarikat Buruh Kesehatan (SBK) o Pada tahun 1951 terjadi fusi organisasi yang ada menjadi PDKI sebagai upaya konsolidasi tanpa mengikutsertakan SBK karena terlibat pada pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) o Dalam kurun waktu 1951-1958 diadakan kongres di Bandung dan mengubah nama PDKI menjadi Persatuan Dalam Kesehatan Indonesia dengan keanggotaannya tidak saja meliputi perawat. PKVI ini bertahan sampai tahun 1942 o Bersamaan dengan proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945. tumbuh organisasi keperawatan. Setidaknya ada tiga organisasi profesi antara 1945-1954 Yaitu Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). Pada saat itu profesi perawat sangat dihormati masyarakat berkenaan dengant tugas mulia yang dilakukan dalam merawat orang sakit. Lahirnya sumpah pemuda 1928.o Tujuan pendirian CNA adalah : ‡ Membuat standar praktek keperawatan ‡ Mengusahakan peningkatan standar praktek keperawatan ‡ Mendukung peningkatan profesionalisasi keperawatan ‡ Meningkatkan kesejahteraan perawat ‡ Meningkatkan mutu pendidikan keperawatan ‡ Memberikan izin bagi praktek keperawatan mandiri National League for Nursing (NLN) o NLN merupakan organisasi terbuka untuk semua orang yang berkaitan dengan keperawatan meliputi perawat.

serta mengelola pelayanan keperawatan. penetapan kode etik.persatuan dan kesatuan. Pembinaan IPTEK 6. Sedang peran PPNI dalam mengelola pelayanan keperawatan yang bermutu dan dapat dipertanggung jawabkan dapat dilakukan denagn cara merumuskan standar. dan manajemen keperawatan. pelayanan. Pembinaan pendidikan dan latihan 4. registrasi dan lisensi keperawatan. o Tujuan PPNI ‡ Membina dan mengembangkan organisasi profesikeperawatan. Dewan pimpinan daerah TK I (DPD I) PPNI 3. mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan. penetapan legislasi. Ikatan Guru Perawat Indonesia (IGPI). Komisariat PPNI ( pengurus pada institusi dengan njumlah anggota 25 orang) o Susunan organisasi tingkat pusat ‡ Ketua umum 1. Dewan pimpinan daerah TK II (DPD II) PPNI 4. Pembinaan perawat sebagai anggota PPNI dapat dilakukan melalui penentuan kualifikasi anggota. Pembinaan pelayanan 5. Pembinaan kesejahteraan . antara lain . o Peran PPNI dalam meningkatkan ilmu dan teknologi keperawatan dilakukan dengan menciptakan suasana yang mendukung bagi penelitian keperawatan. mengembngkan dan mengawasi mutu pelayanan keperawatan di Indonesia ‡ Membina dan mengembangkan IPTEK keperawatan dio Indonesia ‡ Membina dan mengupayakan kesejahteraan anggota o Struktur organisasi PPNI ‡ Jenjang organisasi 1. Ketua-ketua : 2. dan mengawasi mutu pendidikan keperawatan di Indonesia ‡ Membina. Nama inilah yang resmi dipakai sebagai nama organisasi keperawatan di Indonesia hingga saat ini. kerjasama denagn pihak lain dan pembinaan manajemen organisasi ‡ Membina. dan Ikatan Perawat Indonesia (IPI) tahun1969. Selain itu juga dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan institusi pelayanan dan pendidikan keperawatan untuk melaksanakan penelitian dan pengembangan keperawatan termasuk mempersiapkan sumberdaya peneliti dibidang keperawatan. dan akhirnya pada tanggal 17 maret 1974 seluruh organisasi keperawatan terkecuali Serikat Buruh Kesehatan bergabung menjadi satu organisasi profesi tingkat nasional dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Pembinaan organisasi 3. pengembangan karir dan peningkatan kesejahteraan perawat. mengembangkan. mengidentifikasi masalah yang perlu diteliti dibidang pendidikan.o Pada tahun 1959-1974. Dewan pimpinan pusat (DPP) PPNI 2. terjadi pengelompokan organisasi keperawatan antara lain Ikatan Perawat Wanita Indonesia (IPWI). o Sebagai organisasi profesi PPNI mempunyai peran penting dalam melakukan pembinaan anggotanya.

Pemilihamn pengurus PPNI juga mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) dan rapat pimpina daerah (Rapimda) setiap 2 tahun sekali dalam rangka evaluasi dan penyempurnaan program kerja berikutnya. Departemen pelayanan di RS 5. PPNI juga mengadakan rapat bulanan atau harian sesuai dengan kebutuhan. Departemen penelitian 7. keanggotaan dan kaderisasi 2. Departemen pelayanan di Puskesmas 6. Departemen Kesejahteraan anggota 9.‡ Sekretaris jenderal Sekretaris berjumlah 5 orang yang dibagi sesuai dengan pembidangan ketua-ketua ‡ Departemen 1. Menyempurnakan AD/ART 2. Departemen pembinaan yayasan Lama kepengurusan adalah 5 tahun dan dipilih dalam Musyawarah Nasional atau Musyawarah Daerah yang juga diselenggarakan untuk : 1. Keanggotaan PPNI biasanya terdiri dari tenaga perawat. Departeman Organisasi. Perumusan program kerja 3. Departemen pelatihan 4. Departemen Hubungan Luar Negeri 8. Selain itu. Namun demikian terdapat juga anggota non perawat yang telah berjasa dibidang keperawatan dan mereka ini termasuk dalam anggota luar biasa/kehormatan o Sumber dana PPNI ‡ Uang pangkal ‡ Iuran bulanan ‡ Sumber-sumber lain yang sah o Program kerja utama PPNI ‡ Pembinaan organisasi dan keanggotaan ‡ Pengembangan dan pembinaan pendidikan ‡ Pengembangan dan pembinaan serta pendidikan dan latihan keperawatan ‡ Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di Rumah sakit ‡ Pengembangan dan pembinaan pelayanan keperawatan di Puskesmas ‡ Pembinaan dan pengembangan IPTEK ‡ Pembinaan dan pengembangan kerja sama dengan profesi lain dn organisasi keperawatan internasional ‡ Pembinaan dan pengembangan kerjasam sumber daya/yayasan ‡ Pembinaan dan pengembangan kesejahteraan anggota ‡ Badan pertyimbangan PPNI . Departeman pendidikan 3.

persatuan perawat ginjal. persatuan perawat anak .PPNI memiliki suatu dewan pelindung yang disebut Badan Pertimbangan PPNI (BPPPNI) yang bertugas memberi nasehat dan pertimbangan pada pengurus PPNI o Susunan pengurus BPPPNI ‡ Ketua ‡ Sekretaris ‡ Anggota o Susunan pengurus komisariat yang terdiri dari : ‡ Ketua ‡ Sekretaris ‡ Bendahara ‡ Seksi-seksi Susunan pengurus TK I dan II. Namun tetap bertanggung jawab pada PPNI.mis Ikatan Perawat Anastesi Indonesi (IPAI). sesaui kebuthan kepengurusan tetapi berpedoman pada susunan pengurus pada tingkat pusat Disamping PPNI terdapat beberapa organisasi keperawatan yang didoirikan berdsarkan keahlian.

Dalam kurun waktu 1951 ± 1958 diadakan Kongres di Bandung dengan mengubah nama PDKI menjadi Persatuan Pegawai Dalam Kesehatan Indonesia (PPDKI) dengan keanggotaan bukan dari perawat saja. sebagai upaya konsolidasi organisasi profesi tanpa mengikutsertakan Serikat Buruh Kesehatan (SBK) karena terlibat dengan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebagai fusi dari beberapa organisasi yang ada sebelumnya. Lahirnya Sumpah Pemuda tahun 1928 mendorong perubahan nama PKVB menjadi Perkumpulan Kaum Velpleger Indonesia (PKVI). Embrio PPNI adalah Perkumpulan Kaum Velpleger Boemibatera (PKVB) yang didirikan pada tahun 1921.SEJARAH PERKEMBANGAN PPNI ridho_pulo@yahoo. Kebulatan tekad spirit yang sama dicetuskan oleh perintis perawat bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah / organisasi nasional (fusi dan federasi).id Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) adalah perhimpunan seluruh perawat indonesia.co. demikian pula organisasi profesi tidak jelas keberadaannya. Bersama dengan Proklamasi 17 Agusutus 1945. Pada tahun 1951 terjadi pembaharuan organisasi profesi keperawatan yaitu terjadi fusi organisasi profesi yang ada menjadi Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI). PPNI mengalami beberapa kali perubahan baik dalam bentuknya maupun namanya. Pada saat itu profesi perawat sangat dihormati oleh masyarakat berkenaan dengan tugas mulia yang dilaksanakan dalam merawat orang sakit. Pelayanan keperawatan dikerjakan oleh orang yang tidak memahami ilmu keperawatan. didirikan pada Tanggal 17 Maret 1974. tumbuh Organisasi Profesi Keperawatan. Persatuan Djuru Rawat Islam (PENJURAIS) dan Serikat Buruh Kesehatan (SBK). terjadi pengelompokan organisasi keperawatan kecuali Serikat Buruh Kesehatan (SBK) bergabung menjadi satu organisasi Profesi . Pada masa penjajahan Jepang perkembangan keperawatan di Indonesia mengalami kemunduran dan merupakan zaman kegelapan bagi bagi keperawatan Indonesia. Demikian pula pada tahun 1959 ± 1974. Pergantian kata Boemibatera menjadi Indonesia pada PKVI bertahan hingga tahun 1942. Setidaknya ada tiga organisasi profesi antara tahun 1945 ± 1954 yaitu Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI).

4. kontak dengan International Council Nurse (ICN) telah diprakarsai walupun belum inten dan efektif. MSc terpilih kembali sebagai ketua dan telah terjadi regenerasi walaupun masih terbatas. SH dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung Kongres Pertama (I) dibuka oleh Menkes RI di Balai Sidang Senayan Jakarta dan sidang ± sidang dilaksanakan di Komplek Angkatan Laut jalan Kwini Jakarta Pusat berlangsung pada tanggal 15 ± 20 Nopember 1976 dengan hasil ± hasil Konggres: 1. 3. Garis ± Garis Besar Program Kerja PPNI 3. 2. Nama ± nama pendiri PPNI antara lain: 1. 5. 4. Penetapan Kepengurusan: Ketua : Oyoh Radiat.B. Harningsih dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung Wim Sumarandek. Barnas dari IPI ± Jakarta (PB) Maskoep Soerjo Soemantri dari IPI ± Jakarta (PB) J. Oyoh Radiat. Kode Etik Keperawatan Indonesia AD / ART PPNI Garis ± Garis Besar Program Kerja PPNI Bendera dan Lambang Organisasi Pergantian Kepengurusan: Ketua : Oyoh Radiat. 3. 6. AD / ART PPNI 2. MSc dari IPI ± Jakarta (PB) H. Keperawatan sebagai pendidikan tinggi mulai dibicarakan lebih inten. 2. 7. Nama inilah yang resmi dipakai sebagai nama Organisasi Profesi Keperawatan di Indonesia hingga saat ini.tingkat Nasional dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). MSc . MSc Sekretaris : Maskoep Soerjo Soemantri 1. Soewardi dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung Sjuamsunir Adam dari Persatuan Perawat Indonesia Bandung L. Sekretariat : Jalan Kimia 10 Jakarta Pusat Konggres Kedua (II) dilaksanakan pada tanggal 17 ± 21 Juni 1980 di Surabaya The Smilling Nurse Oyoh Radiat. Hasil keputusan Kongres: 1. konsep keperawatan sebagai profesi belum tergali dengan baik. 5.

Hasil yang disepakati pada Munas IV ini adalah: 1. Garis ± Garis Besar Program Kerja PPNI 3. Pergantian Kepengurusan: Ketua : Oyoh Radiat. AD / ART PPNI 2. Hangjabat Kebayoran Baru Jakarta Selatan Dalam Munas IV ini telah diputuskan ³Ikrar Perawat Indonesia´ . SKM 1. Garis ± Garis Besar Program Kerja PPNI 3. Sekretariat : Jalan Kimia 10 Jakarta Pusat Konggres Ketiga (III) dilaksanakan pada tanggal 15 ± 18 Desember 1984 di Jakarta. 2. Hasil Konggres Ketiga adalah: 1. sidang ilmiah dan organisasi dilaksanakan di Wisma Wiladatika / Panti Usila Cibubur Jakarta Timur. Konggres ini dibuka di Istana Negara oleh Presiden RI Bapak Soeharto. Pergantian Kepengurusan: Ketua : Setien Wuntu. Zaidin Ali 1.Sekretaris : Maskoep Soerjo Soemantri 1. AD / ART PPNI 2. Sekretariat : Pusdiklat Depkes RI Jl. 4. Husein. MSc Sekretaris : Drs. MPH Sekretaris : Drs. Sekretariat : Jalan Kimia 10 Jakarta Pusat Pada Konggres Ketiga ini diadakan penyempurnaan AD / ART ang intinya adalah mengganti istilah: 1. Konggres Nasional menjadi Musyawarah Nasional Pengurus Besar menjadi Dewan Pimpinan Pusat Pengurus Wilayah menjadi Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I Pengurus Cabang menjadi Dewan Pimpinan Daerah Tingkat II Musyawarah Nasional Keempat (IV) berlangsung pada tanggal 27 Nopember ± 1 Desember 1989 dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah. 3.

AD / ART PPNI 2. Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I diganti Pengurus Propinsi 5. 1. Kep. Dewan Pimpinan Daerah Tingkat II diganti Pengurus Kabupaten / Kota 1. Sekretariat : Jalan Kimia 10 Jakarta Pusat Musyawarah Nasional Keenam (VI) diselenggarakan di Bandung pada tanggal 16 ± 18 April 2000. Hamid. Kode Etik Keperawatan Indonesia 2. Pergantian Kepengurusan: Ketua : Drs. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Presiden RI Bapak Tri Sutrisno. Pergantian Kepengurusan : Ketua : Achir Yani S. Garis ± Garis Program Kerja PPNI 3.. SKM Sekretaris : Drs. Kes. Hasil Munas Kelima adalah: 1. Hasil kesepakatan Munas VI antara lain: 1. AD / ART PPNI 2. Dewan Pimpinan Pusat diganti Dewan Pengurus Pusat 4. Musyawarah Nasional Ketujuh (VII) dilaksanakan pada tanggal 24 ± 28 Juli 2005 di Menado Convention Centre (MCC) Jalan Piere Tendean Boulevard Manado. 13 Keputusan dan Rekomendasi diantaranya: 1. Sujudi. Husein. Herawani Aziz. . Legislasi Praktek Keperawatan 3. Munas dibuka oleh Menteri Kesehatan RI Bapak dr. M. MPH. Sidang ± sidang ilmiah dan organisasi juga diselenggarakan di Wisma Haji Jakarta. DNSc Sekretaris : Dra. Zaidin Ali 1.Musyawarah Nasional Kelima (V) dilaksanakan pada tanggal 5 ± 29 Januari 1995 bertempat di Wisma Haji Pondok Gede Jakarta Timur. M. Sekretariat : Jalan Kimia 10 Jakarta Pusat 1. Garis ± Garis Besar Program Kerja PPNI 3.

*sumber : Buku Panduan Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia Tahun 2006 oleh Pengurus Propinsi PPNI Jawa Timur .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful