BAB V ALJABAR RELASIONAL

Yaitu sekumpulan operasi yang digunakan untuk melakukan proses manipulasi data dalam rangka untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dari database. Ajabar relasional Secara umum dibagi menjadi 2:  operasi himpunan (UNION, INTERSECTION, DIFFERENCE, dan CARTESIAN PRODUCT)  operasi yang dikembangkan secara khusus untuk database relational. (SELECT, PROJECT dan JOIN) Istilah Relasi, dalam bahasan ini dipergunakan untuk penamaan tabel beserta datanya baik yang murni maupun yang sudah dilakukan modifikasi dengan operasi-operasi aljabar relasional. Contoh data base.

gaji (PEG_DEP5) (kemudian setelah itu. nmBlk. relasi PEG_DEP5 dipilah hanya diambil kolom-kolom nmDepan. maka dimungkinkan akan terjadi duplikasi.Operasi Project (Projection) Untuk memilih attribut (kolom) tertentu dari himpunan / subhimpunan dan membuang yang lain Notasi π <daftar attribut> (<nama relasi>) Jika <daftar attribut> tidak menyertakan primary key. Contoh. Untuk memilih atribut JenisKel dan Gaji dari tabel Pegawai: π JenisKel. GAJI) ß π (TEMP) . ditulis nama atribut baru dalam huruf besar TEMP ß σ dep_nomor=5 nmDepan. gaji RBARU (NAMADEPAN. gaji (σ dep_nomor=5(PEGAWAI)) Mengambil informasi nama depan. Duplikasi ini akan dihilangkan sehingga hanya sekali yang muncul. Gaji (Pegawai) Urutan Operasi Sebuah operasi bisa dituliskan dalam bentuk beberapa ekspresi aljabar relasional dengan mengelompokkan untuk tiap-tiap operasi dan memberi nama π nmDepan. nmBlk dan (PEGAWAI) nmdepan. NAMABELAKANG. nama belakang dan gaji dari pegawai-pegawai yang bekerja di departemen nomor 5 bisa ditulis dalam bentuk: PEG_DEP5 ß σ dep_nomor=5 (PEGAWAI) (tabel pegawai dipilah dulu hanya dengan mengambil yg memenuhi dep_nomor=5 dan disimpan dalam relasi dengan nama PEG_DEP5) HASIL ß π gaji) Perubahan Nama Atribut Untuk mengubah nama attribut dari sebuah relasi yang merupakan hasil dari operasi aljabar relasional. nmblk. nmBlk.

misalnya ORDER BY terletak di setelah GROUP BY. GROUP BY. group_by_expression. table_source. ORDER BY tidak boleh ditulis mendahului GROUP BY Data base select_list . menunjukkan bahwa keyword harus disusun berdasarkan urutan tersebut. FROM. HAVING DAN ORDER BY à kata kunci (keyword) yang harus disertakan jika kita membutuhkannya di dalam pengolahan data  select_list. WHERE. order_expression à isian yang bisa kita ubah berdasarkan kebutuhan kita  Kurung kotak [ ] à bagian tersebut boleh disertakan atau tidak. INTO. tergantung dari kebutuhan  Urutan syntax untuk kata kunci (keyword). jika keduanya disertakan.BAB VI Strctured Query Language  Berikut adalah syntax dari SQL-SELECT SELECT [DISTINCT] select_list FROM table_source [WHERE search_condition] [GROUP BY group_by_expression] [HAVING search_condition] [ORDER BY order_expression [ASC | DESC] ]  SELECT. search_condition. new_table_.

nama. alamat FROM Anggota  Yang terdapat ekspresi fungsi dari query sebelumnya. yang mana ekspresi tersebut bisa berupa: • field tabel (biasanya) • konstanta • operasi dan fungsi • Antara kolom satu dengan lainnya dipisahkan dengan tanda koma (. digunakan *. Menampilkan kolom-kolom tertentu Kolom-kolom yang dipilih berupa ekspresi. alamat FROM Anggota c.  Menggunakan syntax: judul_kolom = ekspresi .adalah kolom-kolom yang didefinisikan sebagai hasil dari proses query a. jika tidak diberi nama. Jika merupakan field tabel.  Ada 2 cara untuk mengubah judul kolom:  Menggunakan syntax: ekspresi AS judul_kolom Ini merupakan cara standar yang dipakai pada banyak sistem database. Misalnya. Selain itu.). perintahnya: SELECT * FROM Anggota b. yakni menampilkan nama dalam bentuk huruf kapital: SELECT UPPER(nama). maka judul kolom adalah nama field tersebut. Mengubah judul kolom Kolom-kolom yang dipilih bisa diberi judul tertentu sesuai dengan keinginan kita. menampilkan nilai 1 untuk setiap baris pada kolom pertama dari query sebelumnya SELECT 1. Contoh. Menampilkan keseluruhan field Untuk menampilkan keseluruhan field dari tabel-tabel yang didefinisikan. judul kolom akan kosong.  menampilkan nama dan alamat Anggota SELECT nama. alamat FROM Anggota  Yang terdapat nilai konstanta. untuk menampilkan seluruh field dari tabel Anggota.

alamat FROM Anggota DISTINCT Digunakan apabila kita ingin menghilangkan duplikasi dari hasil query (hasil query yang sama ditampilkan sekali) SELECT [DISTINCT] select_list FROM table_source Contoh . Sebab bisa saja terjadi dua buah tabel memiliki nama field yang sama Contoh untuk sebuah contoh query sebelumnya. alamat AS AlamatAnggota FROM  menampilkan nama dalam bentuk huruf kapital dg judul kolom NamaKapital: SELECT NamaKapital=UPPER(nama). jika disertakan nama tabel adalah sbb: SELECT NamaKapital=UPPER(Anggota. diberi judul kolom sbb:  menampilkan nama dan alamat Anggota SELECT Anggota nama AS NamaAnggota. kita bisa menyertakan nama tabel Sebelum nama fieldnya yang dipisah dengan tanda titik:nama_tabel.nama_field Untuk apa?  Untuk mempermudah analisa pembuatan query  Untuk membedakan kepemilikan sebuah field di dalam query yang menyertakan lebih dari satu tabel.nama). alamat FROM Anggota Menyertakan nama tabel atau aliasJika kita memasukkan sebuah field tabel di dalam sebuah ekspresi kolom.Contoh Beberapa query pada point b sebelumnya. Anggota.

. Jika lebih dari satu.querynyaadalah sbb: SELECT DISTINCT NoAnggota FROM Peminjaman NoAnggota ID001 ID002 ID003 TABLE_SOURCE  Adalah sumber data dari query  Bisa merupakan tabel ataupun view  Tabel yang disertakan bisa lebih dari satu.untuk menampilkan nomor-nomor anggota yang sedang meminjam atau belum mengembalikan: SELECT NoAnggota FROM Peminjaman NoAnggota ID001 ID002 ID001 ID003 padahasilquerytersebutterdapatNoAnggotayangditampilkanlebihdarisekali.Untuk meniadakanduplikasi. dalam penulisan dipisah dengan koma.

ang. Oleh karena itu. yakni:  operasi pembandingan  operasi pendekatan pola  operasi pembandingan dengan sekumpulan nilai .nama). karena untuk proses tersebut.alamat FROM Anggota ang Kasus diatas diperlukan dua buah alias untuk sebuah tabel yang sama. WHERE  Klausa ini biasanya digunakan untuk: • • Filter (penyaringan) data. Query untuk mencari Anggota yang tanggal lahirnya sama: SELECT NamaKapital=UPPER(ang. yang mana hal ini digunakan untuk memperpendek nama atau untuk membedakan field jika sebuah query mengambil tabel yang sama lebih dari satu  Nama alias ditulis setelah nama tabel yang bersangkutan Alias yang dipergunakan untuk Query dengan tabel sumber data yang sama. maka bisa ditambahkan dengan AND atau OR (sesuai dengan kebutuhan). Merelasikan/menghubungkan query yang disusun lebih dari satu tabel. diperlukan pembandingan terhadap tabel yang sama. WHERE <kondisi> UNTUK FILTER Where untuk filter atau pencarian data di dalam SQL Server bisa dalam beberapa bentuk ekspresi.Pemberian nama lain (alias)  Sebuah tabel bisa diberi nama lain (alias).  Penerapannya adalah dengan memasukkan suatu ekspresi kondisi setelah klausa WHERE: WHERE <kondisi>  Jika <kondisi> lebih dari satu. tabel anggota perlu dianggap sebagai 2 sumber data yang berbeda dengan memberi nama alias ang1 dan ang2 yang kemudian dibandingkan mana saja yang memiliki field tanggal lahir yang sama.

 Di dalam operasi ini. digunakan simbol-simbol berikut: • • simbol % artinya mewakili 0 s/d tak terhingga dari sembarang karakter simbol _ artinya mewakili 1 sembarang karate Control.  menampilkan anggota yang nama depannya "Budi": SELECT * FROM anggota WHERE Nama LIKE "Budi%" . nilai yang diisikan adalah null.Operasi Pembandingan Operasi: = < <= >= > <> is  Khusus untuk pembanding IS.  nilai null tidak sama dengan nilai 0 pada tipe numerik ataupun string kosong pada tipe string Contoh.  menampilkan anggota yang berjenis kelamin laki-laki:  SELECT * FROM Anggota WHERE JK="L"  menampilkan Anggota yang tahun kelahirannya lebih dari 1985 SELECT * FROM Anggota WHERE year(TglLahir) > 1985  menampilkan idKoleksi yang belum dikembalikan (TglKembali belum terisi) SELECT * FROM Peminjaman WHERE TglKembali IS NULL Operasi LIKE (pendekatan pola)  Operasi ini. hanya untuk pembandingan nilai bertipe string  Digunakan untuk mengenali string-string yang memiliki pola tertentu. yakni sebuah nilai yang belum berisi nilai.

Contoh. yakni nilai-nilai yang digunakan sebagai pembanding diambil dari sebuah query tunggal yang hasilnya hanya satu kolom saja. 3)  Query tunggal.  menampilkan anggota yang belum pernah meminjam buku sama sekali: SELECT * FROM anggota WHERE id NOT IN (SELECT DISTINCT idAnggota FROM Peminjaman)  menampilkan koleksi yang sedang dipinjam: SELECT * FROM koleksi WHERE idKoleksi IN (SELECT idKoleksi . menampilkan Anggota yang huruf ketiga namanya adalah “d”: SELECT * FROM anggota WHERE Nama LIKE "__d%"  menampilkan koleksi yang judulnya terdapat kata “pemrograman”: SELECT * FROM koleksi WHERE Judul LIKE "%pemrograman%" operasi IN atau NOT IN  Ekspresi ini digunakan untuk membandingkan dengan sebuah kumpulan nilai • • • Kumpulan nilai bisa berupa: nilai-nilai yang diisikan query tunggal query yg hasilnya hanya terdapat sebuah kolom saja  Nilai-nilai yang diisikan. 2)  menampilkan anggota yang selain mahasiswa atau dosen (idJenisAnggota selain 2 dan 3) SELECT * FROM anggota WHERE IDJenisAnggota NOT IN (1. maksudnya kita sendiri yang mengisikan nilai-nilai tersebut di dalam query kita.  menampilkan koleksi yang jenisnya buku dan majalah (idTipeKoleksi=1 atau 2): SELECT * FROM koleksi WHERE idTipeKoleksi IN (1. Contoh.

idkoleksi . di tabel koleksi tidak terdapat field nama pengarang. judul dan nama pengarang idKoleksi dan judul bisa diambil dari tabel koleksi. maka kita perlu menambahkan kondisi untuk relasi antara kedua tabel tersebut.)  Misal untuk query sebelumnya bisa juga ditulis sbb: SELECT Koleksi. hasil query akan menampilkan seluruh pasangan baris data Koleksi di tiap baris Pengarang.  Pada dasarnya mirip dengan filter. SELECT idKoleksi. Nama FROM Koleksi. Tetapi. Pengarang WHERE Koleksi. supaya bisa menampilkan informasi yang akurat. kl.idPengarang=Pengarang.idKoleksi.idkoleksi=kl. Koleksi.judul. Contoh.  menampilkan idKoleksi. anggota ag WHERE pj. Pengarang.idKoleksi.harga FROM koleksi kl.id Contoh. judul koleksi dan harganya yang dipinjam dg nomor anggota: 551. Judul. tapi fungsinya digunakan untuk merelasikan antara tabel-tabel yang diambil informasinya. peminjaman pj. kl. Oleh sebab itu.FROM Peminjaman WHERE TglKembali is NULL) WHERE <KONDISI> UNTUK RELASI  Jika kita mengambil informasi dari lebih dari sebuah tabel. diurutkan berdasarkan judul koleksi: SELECT kl.Nama FROM Koleksi.  menampilkan daftar idKoleksi.Judul.  Jika ada nama field yang sama dari tabel yang disertakan. berikan nama tabel diikuti sebuah titik (. perlu direlasikan antara tabel Koleksi dg tabel Pengarang. Tanpa relasi ini. maka sebelum nama field. yg tentu saja bukan informasi yang benar. Yang ada hanya idPengarang. Pengarang WHERE idPengarang=id idPengarang=id adalah untuk relasi antara tabel Koleksi dan tabel Pengarang.

COUNT(*) à mendapatkan jumlah baris . COUNT(*) FROM anggota GROUP BY JK . kolom-kolom yang disertakan setelah GROUP BY harus sama dengan kolom-kolom yang dipilih pada setelah klausa SELECT yg selain fungsi AGGREGATE Contoh.id AND ag.MAX(kolom) à mendapatkan nilai tertinggi .  untuk menampilkan jumlah anggota perjenis kelamin:  SELECT JK.idAnggota=ag.SUM(kolom) à mendapatkan hasil penjumlahan kolom .<kolom2>]  Digunakan untuk pengelompokan dari fungsi-fungsi aggregate  Yang penting untuk diperhatikan.MIN(kolom) à mendapatkan nilai terendah .judul FUNGSI-FUNGSI AGREGATE  Yaitu fungsi-fungsi yang hasilnya diambil dari proses tiap baris pada tabel.AVG(kolom) à mendapatkan nilai rata-rata Contoh.AND pj.  Proses tersebut akan mengolah nilai sebuah field atau lebih mulai baris pertama sampai seluruh baris  Fungsi-fungsi tersebut yakni: .idAnggota = 551 ORDER BY kl.  untuk menampilkan jumlah seluruh anggota:  SELECT COUNT(*) FROM Anggota  untuk menampilkan tahun kelahiran anggota tertua: SELECT MIN(year(TglLahir)) FROM anggota GROUP BY <kolom1> [.

tetapi hanya yang jumlahnya >10 saja yang ditampilkan. Conto. untuk menampilkan rata-rata harga koleksi per kode penerbit SELECT idPenerbit. maka klausa having digunakan untuk filter fungsi-fungsi aggregate.  untuk menampilkan jumlah buku per kode penerbit. SELECT idPenerbit. COUNT(*) FROM koleksi GROUP BY idPenerbit HAVING COUNT(*)>10 SQL JOIN Contoh Data: Tabel Mahasiswa Tabel Dosen: . AVG(harga) FROM koleksi GROUP BY idPenerbit HAVING <kondisiAgregate>  Jika untuk filter query biasa kita menggunakan klause where.

 SELECT * FROM Mhs .CROSS JOIN  Hasil query dengan cross join merupakan hasil gabungan tiap baris pada masing-masing tabel.  SELECT * FROM Mhs CROSS JOIN Dosen INNER JOIN  Hasil query dengan inner join hanya menampilkan baris-baris yang terdapat relasi antara dua buah tabel.

 LEFT OUTER JOIN Dosen on NIPWali=NIP hasilnya sama halnya jika tanpa menyertakan klausa OUTER: SELECT * FROM Mhs LEFT JOIN Dosen on NIPWali=NIP  Menampilkan seluruh baris pada tabel yang disebut pada bagian kanan. tetapi menampilkan nilai null untuk setiap kolom yang tidak terdapat relasinya pada tabel sisi kiri SELECT * FROM Mhs RIGHT OUTER JOIN Dosen on NIPWali=NIP  hasilnya sama halnya jika tanpa menyertakan klausa OUTER: SELECT * FROM Mhs RIGHT JOIN Dosen on NIPWali=NIP .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful