MakalahAgama Islam

[Akhlak]

Oleh: Asep Ardianto Cahaya Karisma Wilani Candra Arsyawan (1110020048) (1110020020) (1110020021)

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Jurusan Teknik Konstruksi Bangunan Sipil
[1 Sipil 1 Pagi]

Akhlak,Etika & Moral

1

KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang bejudul “Ahklak” secara baik sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dengan adanya penyusunan makalah seperti ini, tugas yang di kerjakan dapat tercatat dengan rapi dan dapat kita pelajari kembali pada kesempatan yang lain untuk kepentingan proses belajar kita terutama dalam bidang Agama Islam. Bersama ini saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselesaikannya tugas ini, terutama kepada Ibu Darul Nurjanah sebagai dosen mata kuliah bahasa indonesia yang telah memberikan banyak saran, petunjuk dorongan serta bimbingan dalam melaksanakan tugas ini, juga teman – teman lainnya. Semoga segala yang telah kita kerjakan merupakan bimbingan yang lurus dari Alloh SWT. Dalam penyusunan tugas makalah ini tentu jauh dari sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran sangat saya harapkan demi perbaikan dan penyempurnaan tugas ini dan untuk pelajaran bagi kita semua dalam pembuatan tugas-tugas yang lain di masa mendatang. Semoga dengan adanya tugas ini kita dapat belajar bersama demi kemajuan kita dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Depok, November 2010

Penulis

Akhlak,Etika & Moral

2

...................................... Sifat malu ................ ....................................................................................... ....... a........................................................................................................................ ............... AKHLAK TERHADAP ORANG TUA ................. BAB I PENDAHULUAN ................................................. b........................................................................................................................ BAB II PENGERTIAN AKHLAK ......... A................................... Pembatasan Masalah ........ ...... Latar Belakang .DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................... Pemurah.......... Akhlak terhadap anak kecil & orang yang lebih dewasa ............................ ..................................... 1 2 3 4 4 4 4 5 5 6 6 6 7 9 9 9 10 10 11 11 12 13 13 14 14 15 15 16 16 17 17 18 18 18 18 19 19 20 21 Akhlak.............. b...................................... Bersholawat kepada Rosululloh ..................... AKHLAK TERHADAP ROSULULLOH ............................................ a........................................................................... ... ................... Akhlak terhadap tetangga........................... KATA PENGANTAR .......................................................................................................... Bersyukur terhadap Alloh & bersabar karena-Nya .............. Dengki (hasad) dan permusuhan ....... .... .................................................................................... AKHLAK YANG MULIA .... a......................................................... Ar Rifq (lemah lembut) .......................... a........................................... ............................................................................ b.................................................... b................................................................. AKHLAK TERHADAP ALLOH SWT.... a................................................................................................... b.... BAB III PEMBAHASAN ........ Rumusan Masalah .. BAB IV PENUTUP .... Mencintainya................................................................................ ................. b................. Bertaubat kepada Alloh SWT ...................... e............................... ......................................................................................... Menjaga lisan dan betutur kata yang baik ................. D.................... AKHLAK TERHADAP KAUM MUSLIMIN ......................................................... Berusaha mendapat keridhoanya...... c....................... a............. Tidak mendurhakainya ........ Ghibah ..... c.................................................................. c.................................Etika & Moral 3 ....................................... Menyebarkan salam ..................................... Mentaati perintah dan menjauhi laranganya ............................................................................................................ d............................................................. ............ d.............................................. AKHLAK TERCELA .................................................................................................. F.............................. c................... C............................................. .................................... .... Perkataan Dusta ............................................... ....................................... Sifat sombong ................ E.............................................................................. B............................................................................................. b...................................... Tujuan ................................... c..................... DAFTAR PUSTAKA... Ikhlas ketika beribadah & menjauhi kesyirikan.............................................................. ......................... Mencela ... Akhlak terhadap teman ............................................................. ............ c..................................................................................... e.......Pemaaf dan Tawadu’ .................. d..... a.. DAFTAR ISI ........................

ibadah yang dilakukan hanya sebagai formalitas belaka. Dalam dunia hewan tidak ada hal yang baik dan buruk atau patut tidak patut. muamalah yang hanya merupakan peraturan yang tertuang dalam kitab saja. 4.? Bagaimana cara berakhlak kepada Orang tua. sebaliknya hidup yang tidak bersusila dan tiap-tiap pelanggaran kesusilaan adalah menentang kesadaran itu. ? Bagaimana cara berakhlak kepada Nabi Muhammad SAW. Hidup susila dan tiap-tiap perbuatan susila adalah jawaban yang tepat terhadap kesadaran akhlak. atau moral. Timbulnya kesadaran akhlak dan pendirian manusia terhadap-Nya adalah pangkalan yang menetukan corak hidup manusia.masyarakat.BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan masalah 1. Itulah hal yang khusus manusiawi. hak dan bathil. selama dan sesudah pekerjaan itu dilakukan. B. karena hanya manusialah yang mengerti dirinya sendiri.Etika & Moral 4 . 2. atau susila adalah pola tindakan yang didasarkan atas nilai mutlak kebaikan.dan diri sendiri? Apa saja macam – macam Akhlak ? Apa perbedaan Akhlak. sebelum. dimana manusia melihat atau merasakan diri sendiri sebagai berhadapan dengan baik dan buruk. maka dengan ini kami membatasi masalah hanya pada pengertian. Akhlak. meskipun dia bisa melakukan. Kesadaran akhlak adalah kesadaran manusia tentang dirinya sendiri. Disitulah membedakan halal dan haram. Akhlak. Latar Belakang Sejarah Agama menunjukkan bahwa kebehagiaan yang ingin dicapai dengan menjalankan syariah agama itu hanya dapat terlaksana dengan adanya akhlak yang baik. Kepercayaan yang hanya berbentuk pengetahuan tentang keesaan Tuhan. Sehingga sebagai subjek yang mengalami perbuatannya dia bisa dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya itu. 5.moral dan etika? C. Pembatasan Permasalahan Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Apakah itu Akhlak ? Bagaimana cara berakhlak kepada Alloh SWT. 6. hanya manusialah yang sebagai subjek menginsafi bahwa dia berhadapan pada perbuatannya itu. boleh dan tidak boleh dilakukan. 3.pengaplikasian akhlak dan macam – macam akhlak. semua itu bukanlah merupakan jaminan untuk tercapainya kebahagiaan tersebut.

Dalam pandangan Islam. Moral berasal dari bahasa Latin mores yang berarti adat kebiasaan.dianggap tidak melanggar norma karena budaya itu diterima masyarakat. dusta dan sebagainya. rendah hati. Karena itu adat istiadat masyarakat menjadi standar dalam menentukan baik dan buruknya suatu perbuatan. Moral selalu dikaitkan dengan ajaran baik buruk yang diterima umum atau masyarakat. santun dan sebagainya. sebab keimanan harus ditampilkan dalam prilaku nyata sehari-hari. moral dan etika Perbedaan antara akhlak dengan moral dan etika dapat dilihat dari dasar penentuan atau standar ukuran baik dan buruk yang digunakannya. karena itu yang menjadi standar baik dan buruk itu adalah akal manusia. perangai. sedangkan moral dan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu perbuatan itu baik maka baik pulalah nilai perbuatan itu. Etika adalah sebuah tatanan perilaku berdasarkan suatu sistem tata nilai suatu masyarakat tertentu. Jika dibandingkan dengan moral. Standar baik dan buruk akhlak berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul. Sedangkan menurut istilah. Dengan demikian standar nilai moral dan etika bersifat lokal dan temporal. Misalnya berpakaian minim di pantai Kuta Bali itu biasa saja. pemurah. artinya tingkahlaku. maka etika lebih bersifat teoritis sedangkan moral bersifat praktis. Perbedaan antara akhlak. Apabila perbuatan spontan itu baik menurut akal dan agama. Sebaliknya apabila buruk disebut akhlak yang buruk atau akhlakul mazmumah. Karena itu akhlak yang baik merupakan dorongan dari keimanan seseorang. dengki. maka tindakan itu disebut akhlak yang baik atau akhlakul karimah (akhlak mahmudah). Dengan demikian akhlak pada dasarnya adalah sikap yang melekat pada diri seseorang secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. tabi’at. sedangkan standar akhlak bersifat universal dan abadi. Misalnya kikir. zalim. adil. Di samping akhlak dikenal pula istilah moral dan etika. Misalnya jujur. iri hati. Tujuan Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas pembuatan makalah tentang Agama Islam sehingga mendapatkan nilai yang sempurna. Baik dan buruk akhlak didasarkan kepada sumber nilai. Inilah yang menjadi misi diutusnya Rasul sebagaimana disabdakannya : Akhlak. yaitu Al Qur’an dan Sunnah Rasul. Etika lebih banyak dikaitkan dengan ilmu atau filsafat.Etika & Moral 5 . akhlak merupakan cermin dari apa yang ada dalam jiwa seseorang. akhlak adalah daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikir dan direnung lagi.D. Moral bersifat lokal atau khusus dan etika bersifat umum. BAB II PENGERTIAN AKHLAK Kata akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluq.

dan yang memiliki alam semesta ini. atau dengan kata lain akhlak merupakan perilaku yang tampak apabila syari’at Islam telah dilaksanakan berdasarkan aqidah.Etika & Moral 6 . Muhammad . BAB III PEMBAHASAN A. Apabila aqidah telah mendorong pelaksanaan syari’at akan lahir akhlak yang baik. Maka sudah seharusnya bagi seorang hamba untuk beribadah hanya kepada Allah dan tidak mencampurinya dengan kesyirikian sedikit pun. Berakhlak yang baik kepada Allah merupakan perkara yang paling penting sebelum seorang hamba itu berakhlak kepada yang selain-Nya. Itulah hak Allah yang paling besar yang harus ditunaikan oleh hamba-hambaNya.”(Hadits riwayat Ahmad) Secara umum dapat dikatakan bahwa akhlak yang baik pada dasarnya adalah akumulasi dari aqidah dan syari’at yang bersatu secara utuh dalam diri seseorang. untuk mengajarkan akhlak yang mulia kepada manusia. Sedangkan hak hamba atas Allah adalah Dia tidak akan mengadzab orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. beliau berkata kepadaku: “Wahai Mu’adz! Tahukah kamu apa hak Allah atas hamba-Nya dan apa hak hamba atas Allah?” Aku pun berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebihtahu.“ Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Di antara akhlak-akhlak yang harus dimiliki seorang hamba ketika bermu’amalah (berhubungan) dengan Rabbnya antara lain: a. Dia tidak butuh terhadap sesuatu apa pun.” (Muttafaqun ‘Alaihi) Akhlak. sebagaimana dalam hadits Rasulullah : Dari shahabat Mu’adz bin Jabal ia berkata: “Suatu hari aku dibonceng nabi di atas keledai.” Maka beliau pun berkata: “Hak Allah atas hamba-Nya adalah agar mereka beribadahhanya kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. yang mengatur. AKHLAK TERHADAP ALLAH Allah telah mengutus Rasul-Nya. Dia jugalah yang memberi rizki dan segala macam kenikmatan kepada makhluk-Nya. Ikhlas ketika beribadah kepada Allah dan menjauhi kesyirikan Allah adalah Dzat yang menciptakan.

Itulah sifat seorang mu'min sebagaimana yang disabdakan Rasulullah dalam haditsnya. sudah seharusnya bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah Allah berikan. Di lain waktu Allah juga memberikan berbagai cobaan bagi hamba tersebut baik berupa kemiskinan. dan bersabar tatkala tertimpa musibah. Akhlak. Allah tidak akan mengampuni dosa syirik itu selama dia belum bertaubat kepada-Nya. jauhilah sifatsifat seperti itu. karena hal itu bisa menggugurkan nilai ibadahmu.Allah menjanjikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertauhid (memurnikan ibadah hanya kepada Allah ) berupa kenikmatan Al Jannah. aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik dan aku mengetahuinya.Di antara do'a yang diajarkan oleh Rasulullah adalah: "Ya Allah. Sebagai seorang muslim yang baik. niscaya akan terhapuslah amalanmu dan kamu termasuk orang-orang yang merugi. bukan karena dilihat atau didengar orang lain.Berusahalah untuk selalu mengikhlaskan niat hanya untuk Allah dan berdo'alah kepada-Nya agar engkau dijauhkan dari perbuatan syirik kepada Allah . kecerdasan. maka ikhlaskanlah niatmu dalam beribadah kepada Allah . rasa sakit. Tidaklah Allah menetapkan sesuatu. dan aku memohon ampun kepada-Mu dari apa-apa yang tidak aku ketahui.Etika & Moral 7 ." b. Terkadang Allah menetapkan bagi seorang hamba berbagai kenikmatan baik berupa kekayaan. kesehatan dan lain-lain. yakni kamu beribadah kepada Allah semata-mata hanya mengharapkan ridha-Nya. kesulitan dan sebagainya. Bersyukur kepada Allah dan bersabar karena-Nya Allah dengan ilmu-Nya telah menetapkan bagi hamba-hamba-Nya segala ketentuan yang penuh dengan hikmah dan keadilan yang sempurna. kecuali ada hikmah yang baik di balik itu semua. Karena barangsiapa yang berbuat syirik.Tahukah kamu bahwa kesyirikan itu bisa menghapuskan amalan kebaikan yang telah kamu kerjakan? Allah berfirman: "Sungguh jika kamu mempersekutukan (Allah).” (Az Zumar: 65) Berhati-hatilah dari perbuatan riya'. karena itu semua termasuk kesyirikan kepada Allah . atau ingin dipujidan dikatakan kepadamu bahwa engkau seorang yang rajin beribadah.

a mengingka (nikmat te ari ersebut). Sebag gaimana dalam f firman-Nya: "Jika ka alian bersyu ukur pasti ak Aku tam kan mbah (nikm tersebut) untuk kalia Dan jika kalian mat ) an. atau dengan menyebut nikmat-nikm yang di n mat iberikan ole Allah ter eh rsebut. Sesung gguhnya kau muslimin adalah or um rang-orang yang paling berseman g ngat di dalam m mensyukuri nikmat Alla . D antaranya ada tiga a Al Di a ayat yang menyatakan bahwa sab termasuk m bar 'Azmul Umur.Etika & Moral l 8 . se esungguhny adzab-Ku sangat ke ya u eras. r Allah te elah menjan njikan paha yang bes dan tida terbatas b ala sar ak bagi orang yang besaba Allah pun telah men ar. sabar Sabar itu ada tiga mac dalam m meninggalk larangan Allah . Adapun bersyukur kepada ma n r anusia bisa dilakukan dengan lisa seperti d an menguc capkan Jaz zakumullahu khairan at dengan perbuatan. kar rena seluruh perkarany baik. sepe banyak erti beribad kepada Allah dan sebagainya dah a. yaitu dengan berusah u tau ha memba alas kebaika annya. baik dengan lisann berupa ucapan Alh ah nya hamdulillah. Muslim) ik “ Maka setelah engkau mengetahu bahwa se ui eluruh perka yang dite ara etapkan ole Allah eh kaum mukm minin itu selu uruhnya baik. nyebutkan t tentang sab ini di 90 (sembilan p bar puluh) temp di pat dalam A Qur'an. Da bersabarlah tatkala kamu ditim musibah dengan m an mpa h menerima m musibah itu dengan d lapang dada dan ta anpa berkeluh kesah. maka be ersyukurlah ketika kam mendapa mu atkan untuk k kenikma atan denga mengerja an akan segala perintah Allah dan m a A menjauhi seg gala laranga anNya. Dan tidak akan terjadi h ya n n hal ters sebut kecua bagi oran beriman y ali ng yang jika di mendapa ia atkan kesen nangan dia bersyuk maka h itu baik b kur. hal baginya. (Adh Dhu . yak perkara y l kni yang sanga dianjurkan dan ditekankan oleh Allah at Akhlak.Allah akan me h enambah nikmat bagi orang yang mau be n ersyukur kepada a-Nya dan mengancam orang-or m rang yang mengingka nikmat-N ari Nya.Dari sha ahabat Abu Yahya Shu u uhaib bin S Sinan berkat “Rasulull bersabd “Sunggu ta: llah da: uh menakj jubkan urus orang m san mukmin. dan jika dia di itimpa musi ibah dia ber rsabar mak hal itu ka pun bai bagi dia." uha: 11) "Dan te Bersyuk kepada Allah pun juga bisa dilakukan de kur engan perbu uatan. dan sabar dalam mengha kan n adapi taqdir Allah ." (Ibrah him: 7) cam: sabar dalam men njalankan ke etaatan kep pada Allah .“ (HR. seba agaimana dalam d firman-N Nya: erhadap nikm Rabbm hendakla kamu me mat mu ah enyebutnya.

Mendahulukan kecintaan terhadap Rasulullah merupakan tanda kesempurnaan iman seorang muslim. B. meninggalkan perbuatan itu. dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Begitulah perintah Nabi kepada umatnya sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat Al Aghor bin Yasar Al Muzani ia berkata: “Rasulullah bersabda: “Wahai kaum muslimin! bertaubatlah kalian kepada Allah dan minta ampunlah kepada-Nya. maka sesungguhnya itu adalah termasuk 'Azmul Umur. Banyak bertaubat kepada Allah .” (HR. Muslim) Atas dasar itulah maka sudah sepantasnya bagi kita semua untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taubat (Taubatan Nashuha) dan meminta ampun kepadaNya setiap waktu sebagaimana yang Allah perintahkan dalam Al Qur'an3.sangat bersemangat dalam membimbing umatnya ke jalan yang benar. hendaknya kita selalu berupaya untuk bersabar dengan ketiga macam sabar yang telah kita ketahui itu. Dan Allah Maha menerima taubat hamba-hamba-Nya. Ketikadia melihat dirinya telah berbuat kesalahan atau dosa maka dia pun dengan segera bertaubat dan meminta ampun kepada Allah . dan berat bagi beliauapa-apa yang memberatkan umatnya." (Ali 'Imran: 186) Oleh karena itulah. sebagaimana disebutkan dalam hadits: Akhlak.4 Maka sudah sepantasnya bagi kaum muslimin untuk mencintai Rasulullah melebihi kecintaannya terhadap orang tuanya. anaknya bahkan terhadap dirinya sendiri."Dan jika kamu bersabar dan bertaqwa. AKHLAK TERHADAP RASULULLAH a. Seorang muslim yang baik adalah yang selalu melihat dan mengkoreksi dirinya.Etika & Moral 9 . c. Adapun syarat-syarat bertaubat adalah menyesali perbuatan salah yang dilakukan. Karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah dan minta ampun kepada-Nya seratus kali dalam sehari. Mencintainya Di antara bukti kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya adalah diutusnya Rasulullah kepada manusia untuk memberikan petunjuk dan hidayah kepada mereka ke jalan yang diridhai Allah .Beliau adalah seorang rasul yang sangat kasih sayang dan cinta kepada umatnya.

mengamalkan kemudian mendakwahkannya kepada manusia.Dari shahabat Anas bin Malik ia berkata: “Rasulullah bersabda: “Tidak sempurna keimanan salah seorang dari kalian sampai dia menjadikan aku lebih dia cintai daripada kecintaannya terhadap anaknya. Al Bukhari) Maka kemaksiatan atau ketidaktaatan kepada Rasulullah adalah sebab binasanya seseorang di dunia dan akhirat. Di antara cara mentaati Rasulullah adalah dengan mendahulukan seluruh perkataannya terhadap perkataan seluruh manusia. yaitu mempelajari.” (HR. bersegera melaksanakan perintahnya.” Dikatakan kepada Rasulullah : “Siapakahorang yang enggan tersebut wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: ”Barangsiapa yang mentaatiku akan masuk jannah dan barangsiapa yang bermaksiat kepadaku berarti dia telah enggan. Bershalawat kepada Rasulullah Makna shalawat Allah kepada Rasulullah adalah pujian Allah kepada beliau di hadapan para Malaikat-Nya.Etika & Moral 10 . Nabi bersabda: Akhlak. b.Rasulullah menjanjikan Al jannah kepada umatnya yang mau mentaatinya sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat Abu Hurairah ia berkata: “Rasulullah bersabda: “Seluruh umatku akan masuk jannah kecuali orang yang enggan. Mentaati Rasulullah dan meninggalkan semua perkara yang menyelisihi ajaran Rasulullah adalah jalan untuk mendapatkan hidayah5 dan wujud kecintaan6 serta ketaatan terhadap Allah . Mentaati perintahnya dan menjauhi semua larangannya. dan pelakunya akan dimasukkan ke dalam An Naar. Kita berlindung kepada Allah darinya. Sehingga makna bershalawat kepada Nabi adalah berdo'a kepada Allah agar Dia memberikan pujian-Nya kepada Nabi Muhammad di hadapan para Malaikat-Nya.mencintai apa-apa yang beliau cintai dan membenci apa-apa yang beliau benci.” (Muttafaqun ‘Alaihi) Kecintaan terhadap Rasulullah dapat dilakukan dengan membela sunnahnya. orang tuanya dan seluruh manusia.Beliau memerintahkan kepada umatnya untuk banyak bershalawat kepadanya dan hal itu merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah . c.

seperti ketika masuk masjid. ia berkata: "Rasulullah bersabda: “Ridha Allah ada pada keridhaan kedua orang tua. Di antara perkara yang bisa mengantarkan kepada keridhaan-Nya adalah dengan berbuat baik kepada kedua orang tua dan menjauhi perbuatan durhaka terhadap keduanya. dan Rasulullah telah menunjukkan kepada umatnya tentang perkara-perkara yang bisa mengantarkan kepada keridhaan Allah ."Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali. Muslim) Bahkan Rasulullah mensifati orang-orang yang enggan bershalawat ketika mendengar nama beliau disebutkan dengan sebutan orang-orang yang bakhil (kikir) sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat Al Husain bin ‘Ali . Hal ini disebabkan karena keridhaan kedua orang tua merupakan sebab datangnya keridhaan Allah dan perilaku/sikap durhaka terhadap orang tua bisa menyebabkan kemurkaan Allah terhadap hamba tersebut. At Tirmidzi dan Ahmad) Maka sepantasnya bagi orang yang mengaku mencintai Rasulullah untuk memperbanyak shalawat kepada beliau dengan shalawat yang telah dianjurkan oleh Rasulullah . AKHLAK TERHADAP ORANG TUA a. Al Bukhari dalam kitab Al Adabul Mufrod dan At Tirmidzi) Akhlak.Etika & Moral 11 . pada hari Jum'at.” (HR. serta waktu-waktu yang lainnya.” (HR. ia berkata: "Bersabda Rasulullah : “Orang yang bakhil adalah orang yang disebutkan namaku di sisinya namun dia tidak bershalawat kepadaku." (HR. Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. ketika berdo’a di waktu pagi dan petang. C. ketika bertasyahhud dalam shalat. dan kemurkaan Allah ada pada kemurkaan kedua orang tua. dan sesudah adzan. Berusaha mendapatkan keridhaannya Allah telah memerintahkan hamba-Nya untuk berlomba-lomba dalam menggapai ridha-Nya. sebagaimana disebutkan di dalam hadits: Dari shahabat Abdullah bin 'Amr .

dan beliau senantiasa memperingatkan para shahabatnya dari hal tersebut. apakah mungkin seseorang itu mencela kedua orang tuanya?” Rasulullah menjawab: “Mungkin saja. lemah lembut terhadapnya. menjaganya.Etika & Moral 12 . c. Muslim) Rasulullah sangat mengkhawatirkan umatnya terjatuh kepada perbuatan durhaka kepada orang tua. Tidak mencela keduanya Ada kalanya perbuatan durhaka kepada orang tua dilakukan tanpa disadari yaitu mencela orang tua.Di antara bentuk durhaka terhadap orang tua adalah sombong terhadap keduanya.” (HR.Di antara akhlak terpuji yang bisa mendatangkan keridhaan kedua orang tua adalah membantu pekerjaannya. baik dengan perkataan atau perbuatan. menyayanginya dan mencintainya? Dari shahabat Abu Bakrah ia berkata: “Suatu hari kami bersama Rasulullah . sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat 'Abdullah bin 'Amr bin Al ‘Ash . dan memuliakan teman kedua orang tua. sampai-sampai beliau menempatkan dosa durhaka terhadap orang tua setelah dosa syirik terhadap Allah . durhaka kepada orang tua. bahwasanya Rasulullah bersabda: “Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya. Tidak mendurhakainya Durhaka kepada orang tua merupakan bagian dari dosa besar yang paling besar. yaitu bila seseorang mencela ayah orang lain Akhlak.” Para shahabat bertanya: “Wahai Rasulullah. kemudian beliau bersabda: ”Perhatikanlah! Aku akan mengabarkan kepada kalian tentang dosa besar yang paling besar (beliau mengatakannya tiga kali). b. mencintainya. mentaatinya selama tidak memerintahkan untuk bermaksiat. mendo'akan kebaikan bagi keduanya. menghormatinya. persaksian palsu atau perkataan dusta.menyakiti mereka. Bagaimana mungkin seseorang mencela kedua orang tuanya? Pertanyaan ini langsung dijawab oleh Rasulullah dalam sebuah sabdanya. Bagaimana seorang anak tega mendurhakai kedua orang tuanya padahal merekalah yang memeliharanya sejak lahir. mendidiknya. yaitu: syirik kepada Allah. tidak mau membantu dan mendengar nasehatnya.

AKHLAK TERHADAP KAUM MUSLIMIN a. dan jika kamu melihat aib pada dirisaudaramu janganlah mencela dan merendahkannya. berdakwah. maka perbuatan tersebut menjadi sebab dicelanya orang tuanya.kemudian orang tersebut membalas dengan mencela ayahnya. D. maka dia tidak boleh menzhaliminya.Etika & Moral 13 . cukup seseorang dikatakan berbuat kejelekan dengan sekedar merendahkan kehormatan saudaranya sesama muslim.bekerja. maka tidaklah pantas bagi seorang muslim untuk menyakiti saudaranya baik dengan perbuatan ataupun dengan perkataan yang menyakitkan. harta dan kehormatannya.” (Muttafaqun‘Alaihi) Jadi yang dimaksud dengan mencela kedua orang tua adalah mencela orang tua orang lain yang menyebabkan orang tersebut mencela kedua orang tuanya. Takwa itu tempatnya di sini (Rasulullah menunjuk ke dadanya tiga kali).” (HR. karena hal itu adalah perbuatan yang tercela yang telah diharamkan di dalam agama kita sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat Abu Hurairah ia berkata: Bersabda Rasulullah : “Orang muslim terhadap muslim yang lainnya adalah bersaudara. demikian juga jika seseorang mencela ibu orang lain dan orang tersebut membalas dengan mencela ibunya. dan tidak boleh merendahkannya. Akhlak terhadap teman Agama Islam telah mengatur cara bergaul dengan sesama muslim. atau menzhaliminya dan mengambil harta miliknya. Muslim) Akhlak. baik ketika belajar. maupun aktivitas yang lainnya. Allah telah berfirman: "Sesungguhnya kaum mukminin adalah bersaudara. tidak boleh mencelanya. Setiap muslim terhadap muslim yang lainnya haram darah. Kaum muslimin itu bersaudara." (Al Hujurat: 10) Hendaklah kamu tolong-menolong dalam kebaikan.

menzhaliminya dan menghinanya. menengoknya ketika sakit. menyakiti. walaupun beliau manusia yang paling mulia akan tetapi beliau tidak pernah berbuat sombong dan merendahkan orang lain. tolong-menolong dan menasehati dalam kebaikan. sehingga mengakibatkan mereka tidak merasa aman dari gangguan saudaranya. saling menghormati. mengajarinya dengan hal-hal yang baik. Sebagaimana disebutkan dalam hadits: Dari shahabat Anas bin Malik . Akhlak terhadap anak kecil dan orang yang lebih tua Rasulullah adalah orang yang sangat penyayang terhadap anak-anak. Muslim) Di antara perbuatan yang bisa mengganggu tetangga antara lain: berbuat gaduh. berlaku sopan. Akhlak terhadap Tetangga Setiap orang membutuhkan bantuan orang lain. mengucapkan salam ketika bertemu. Beliau tetap memuliakan orang yang pantas dimuliakan dari kalangan orang yang lebih tua usianya ataupun dari para pemuka kaum dan orang-orang yang berilmu. orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati yang lebih tua. ia berkata: Rasulullah bersabda: “Bukan dari golongan kami. maka merekalah orang yang pertama kali akan membantu ketika kita memerlukan bantuan. tawadhu’ dan tidak sombong di hadapan mereka. bahwasanya Rasulullah bersabda: "Tidak akan masuk Jannah orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya. tidak mengganggunya. sebagaimana disebutkan di dalam hadits: Dari shahabat Abu Hurairah . Beliau sangat lembut ketika bergaul dengan mereka.” (HR. Begitu juga terhadap orang yang lebih tua. tidak berkata dengan perkataan yang kasar. dan berlemah lembut terhadap mereka.” (HR. mengunjunginya.Rasulullah telah memperingatkan umatnya dengan peringatan yang keras untuk tidak mengganggu.At Tirmidzi dan Abu Dawud) Di antara cara menyayangi orang yang lebih muda adalah dengan mendahulukan kepentingan mereka. Agama Islam telah mengajarkan pemeluknya untuk saling hidup berdampingan dengan damai. Adapun cara menghormati orang yang lebih tua di antaranya dengan memuliakan mereka. c. Akhlak. Di antara akhlak yang baik terhadap tetangga yang harus kita tunaikan antara lain: memuliakannya. dan orang yang paling dekat dengan kita adalah tetangga.b. mengotori rumah atau pekarangannya. Hal itu beliau lakukan bukan hanya kepada keluarga beliau saja akan tetapi juga kepada anak-anak shahabat beliau.Etika & Moral 14 . serta menzhalimi tetangga. dan membantunya.

as k Salah s satu sifat se eorang musl yang ba adalah dia bisa men lim aik njaga lisann dari nya Akhlak. Demik kianlah petu unjuk Rasulul llah kepada kita dalam sebuah sa a m abdanya: “Barang gsiapa yang beriman k g kepada Allah dan hari akhir. maka diam a mlah. akan dibala dengan kejelekan pula. maka katakanlah yang baik atau h a h diamlah (HR. Al B h. dari shahabat Abu Huraira ) A ah Allah ju memerintahkan ke uga epada kita u untuk menja auhi perkata kotor aan sebaga aimana firma an-Nya: “Dan jauhila perkataa kotor.” Bukhari. Bara an n angsiapa ya ang mengat takan perka ataan jelek. k kan Allah akan membalas setiap uca n s apan hamba a-Nya di akh hirat kelak. dan berkata kej Allah p perintahkanu untuk menc catat setiap apa yang kamu ucapk tersebut. E. AKHLAK YANG MU ULIA a. berta akwalah kep pada Allah d katakan dan nlah perkata aan aik.Jangan lupa.” (A Hajj: 30) ah an Al Berkata kot merupak dosa be tor kan esar. t ji. Allah p membenci orang ya berbua keji dan ju orang y pun ang at uga yang berkata keji.Setiap ap yang kam ucapkan.” (Al Ahzab: 70) yang ba Bila kam belum b mu bisa berkata yang baik. balas denga kebaikan pula.Etika & Moral l 15 1 . seseo orang dimas sukkan ke d dalam An Na aar kebanyakan karena lisannya (yakni digun nakan untuk berkata ko otor). M Muslim. Barangsiap pa yang be ertutur kata dengan ba akan dib aik. di sana ada Malaik yang pa mu kat berbuat keji. Menjaga L Lisan dan B Bertutur Ka Yang Ba ata aik Allah mem merintahkan kepada kita untuk ber a rtutur kata y yang baik se ebagaimana a dalam f firman-Nya: “Wahai orang-oran yang ber ng riman. Di antara sifat seorang mu’min yang baik adalah tida suka me k ak encela. kita s sebagai seo orang pelaja untuk me ar emematuhi o orang-orang yang telah g h membim mbing dan m mengarahka kita kepa kebaika an ada an. mela aknat.

”Jagalah lisanmu. semoga Allah memasukkan kita semuanya ke dalam Jannah-Nya. suka mengobrol.ucapan-ucapan buruk yang bisa menyakiti dan mengganggu orang lain sebagaimana dalam hadits berikut: Dari shahabat Abu Musa Al Asy‘ari . karena Allah menjadikan diantara syarat sempurnanya iman seseorang adalah dengan mencintai saudaranya sesamamuslim. Muslim) Maka sebagai penuntut ilmu sudah sepatutnya bagimu untuk bersemangat dalam menyebarkan salam.” (Muttafaqun ‘Alaihi) Tidakkah kamu bercita-cita menjadi seorang muslim yang paling utama? Tentunya kamu menginginkannya bukan? Maka dari itu jagalah lisanmu dari ucapan-ucapan buruk karena orang yang bisa menjaga lisannya akan dijamin untuk masuk Al Jannah.Di antara ucapan salam yang diajarkan Rasulullah: Dan kamu bisa menjawabnya dengan mengucapkan : Akhlak. Sebagaimana dalam hadits: Dari shahabat Abu Hurairah ia berkata: “ Rasulullah bersabda (artinya): “Kalian tidak akan masuk jannah sampai kalian beriman. dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai.” (HR.Di antara sebab agar kita saling mencintai adalah dengan mengucapkan salam ketika bertemu. Maka sudah sepantasnya untuk saling mencintai satu dengan yang lainnya. dan bermulut besar.12 Rasulullah pernah bersabda (artinya): “Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak bicara. Maukah aku beritahukan sesuatu yang jika kalian melakukannya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam diantara kalian. ia berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah : “Wahai Rasulullah. b.Etika & Moral 16 . Menyebarkan Salam Seorang muslim dengan muslim yang lainnya adalah bersaudara. baik kepada orang yang kamu kenal ataupun yang tidak kamu kenal. siapakah orang Islam yang paling utama?” Rasulullah menjawab: “Seorang muslim yang kaum muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya. baik di rumah ataupun di jalan.

seperti menjauhi kemaksiatan atau perbuatan yang bisa mendatangkan celaan dari orang lain. sehingga ketika melihat saudara kita kekurangan.c. pemaaf. Sifat malu terhadap manusia akan menjaga seseorang dari perbuatan-perbuatan rendah yang tidak selayaknya dilakukan. Sifat Malu Seorang muslim yang mempunyai sifat malu akan berusaha menjaga dirinya dari hal-hal yang bisa menjatuhkan muru’ah (harga dirinya). Pemurah. Rasulullah telah mengabarkan bahwa malu itu merupakan bagian dari keimanan. dan tawadhu’ Dalam kehidupan sehari-hari. Dia akan merasa malu bila orang di sekitarnya melihat dirinya melakukan perbuatan yang tidak baik.Etika & Moral 17 . kita harus segera membantunya. ia berkata: Bersabda Rasulullah : “Malu itu termasuk bagian dari iman. kita diperintahkan untuk berta’awun (tolong-menolong) agar terjalin rasa kasih sayang terhadap sesama muslim. sebagaimana disebutkan dalam hadits: Dari shahabat 'Abdullah bin 'Umar . Ar Rifq (lemah lembut) Allah adalah Dzat Yang Maha Indah dan mencintai keindahan15. yang dengan kelembutan tersebut menjadi sebab munculnya rasa kasih sayang dan saling mencintai.” (Muttafaqun ‘Alaihi) Sifat malu seorang hamba terhadap Allah menjadikan dia selalu berhati-hati dalam beramal sehingga tidak sampai terjatuh ke dalam perbuatan maksiat. misalnya dengan memberikan shodaqoh dan sebagainya. dan Allah telah menjadikan sifat Ar rifq (lemah lembut) sebagai perhiasan bagi kaum muslimin. d. e.Bahkan itu sifat malu yang tercela yang harus dihindari.Tapi bukan merupakan malu yang terpuji jika kamu malu untuk melakukan kebaikan. seperti banyak bermain atau memakai pakaian yang kotor dan berbau. Misalnya seorang thalibul ‘ilmi akan selalu berusaha berakhlak sebagaimana akhlaknya thalibul ‘ilmi. Akhlak.

Perkataan Dusta Dusta merupakan perbuatan tercela yang akan menyebabkan kejelekan.F. An Naar banyak dihuni oleh orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri b. Dan sesungguhnya seseorang akan selalu berdusta Akhlak.” (HR. dari shahabat 'Abdullah bin Mas'ud) Sifat sombong walaupun sedikit dapat menjadi penghalang seseorang untuk masuk Al Jannah16. Di akhirat kelak Allah akan membalas kejelekan ini dengan balasan yang jelek pula. Tidak seorang pun yang bisa menghalangi pemberian Allah kepada hamba-Nya. apakah sombong itu? Perhatikan sabda Rasulullah berikut: “Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Dan Allah telah menyediakan tempat bagi orang-orang yang sombong di An Naar. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan kepada kejelekan dan kejelekan akan mengantarkan kepada An Naar. sehingga dia dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.Memang. Hasad bukanlah sifat seorang muslim yang baik. dia merasa iri dan mengharapkan hilangnya kepandaian yang ada pada temannya tersebut. yaitu mengharapkan hilangnya nikmat yang ada pada saudaranya. AKHLAK YANG TERCELA a. Orang yang senantiasa berdusta akan dicatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta. Misalnya ketika ada seseorang mendapatkan nilai yang baik dalam ujian. Perhatikan dan hafalkan hadits berikut: Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya kejujuran itu mengantarkan kepada kebaikan dan kebaikan itu mengantarkan kepada Al Jannah. Muslim. Bahkan hasad adalah sifat orang Yahudi. Dan sesungguhnya seseorang akan selalu berkata jujur. Dengki (hasad) dan Permusuhan Allah dengan keadilan-Nya memberikan karunia kepada siapa saja dari hambaNya yang Dia kehendaki. c.Etika & Moral 18 . Sifat Sombong Tahukah kamu. Maka tidaklah pantas bagi seorang muslim untuk timbul sifat hasad dalam hatinya.

atau menghina dan merendahkan orang lain.Tentunya kamu merasa jijik.” (Muttafaqun ‘Alaihi) d.sehingga dia dicatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta. dan ini lebih jelekdaripada ghibah.Adapun seseorang yang membicarakan aib orang lain yang sebenarnya tidak adapada orang tersebut maka hal itu dinamakan buhtan (kedustaan). Ghibah Ghibah adalah membicarakan aib dan kekurangan yang ada pada seorang muslim yang ia tidak ada di hadapannya. Rasulullah telah bersabda: “Mengumpat seorang muslim adalah suatu kefasikan. Mengapa mereka bisa seperti itu? Ya. niscaya akan terkotorilah air laut itu semuanya.” Berkata Rasulullah : “Engkau menyebutkan sesuatu (kejelekan) tentang saudaramu yang tidak disukainya. bukan? Ghibah adalah perbuatan kotor yang seandainya dimasukkan ke dalam lautan. mengolok-olok. Muslim) e. (HR.” Dikatakan kepada Rasulullah : “Apa pendapatmu wahai Rasulullah jika sesuatu yang aku katakan memang ada pada saudaraku?” Berkata Rasulullah : “Jika memang ada berarti engkau telah mengghibahinya dan jika sesuatu tersebut tidak ada pada saudaramu berarti engkau telah berdusta tentangnya”. itulah adzab atau hukuman bagi orang yang suka berbuat ghibah. di dalamnya ada orang-orang yang mempunyai kuku dari tembaga kemudian mereka mencakar muka dan dada-dada mereka sendiri. Rasulullah menjelaskan tentang makna ghibah sebagaimana dalam hadits berikut: Dari shahabat Abu Hurairah .23 Rasulullah pernah melihat An Naar.Etika & Moral 19 . Mencela Mencela orang lain apalagi terhadap sesama muslim merupakan perbuatan yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya . Akhlak. Muslim) Seorang yang berbuat ghibah itu seperti orang yang memakan daging saudaranya sendiri yang telah mati. Tentunya tidak ada seorang pun yang senang bila aibnya sampai diketahui oleh orang lain. Sama saja apakah bentuk celaan itu berupa mengumpat. Tidaklah pantas seorang muslim mencela saudaranya karena hal itu merupakan kefasikan.Tutuplah aib saudaramu sebagaimana kamu berusaha untuk menutup aibmu sendiri. mencaci maki.jangan bicarakan kekurangan yang ada padanya kepada orang lain.” (HR. niscaya Allah akanmenutup aib-aibmu di dunia dan juga di akhirat kelak. ia berkata: “Bahwasanya Rasulullah berkata : “Apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan ghibah?” Para shahabat menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.

Etika memandang tingkah laku manusia secara umum. Jika dalam etika penilaian baik buruk berdasarkan pendapat akal pikiran. Uraian tersebut di atas menunjukkan dengan jelas bahwa etika. Perbedaan lain antara etika. Akhlak. moral dan susila berasal dari manusia sedangkan akhlak berasal dari Tuhan. maka pada akhlak ukuran yang digunakan untuk menentukan baik buruk itu adalah al-qur'an dan al-hadis. dan pada moral dan susila berdasarkan kebiasaan yang berlaku umum di masyarakat. dan susila dengan akhlak adalah terletak pada sumber yang dijadikan patokan untuk menentukan baik dan buruk. moral dan susila terlihat pula pada sifat dan kawasan pembahasannya. maka pada moral dan susila lebih banyak bersifat praktis. damai. sedangkan moral dan susila menyatakan ukuran tersebut dalam bentuk perbuatan. teratur. Namun demikian etika. yaitu menentukan hukum atau nilai dari suatu perbuatan yang dilakukan manusia untuk ditentukan baik-buruknya. Kesemua istilah tersebut sama-sama menghendaki terciptanya keadaan masyarakat yang baik. susila dan akhlak tetap saling berhubungan dan membutuhkan. dapat dikatakan bahwa etika. sedangkan moral dan susila bersifat local dan individual. aman. Etika menjelaskan ukuran baik-buruk. dan tentram sehingga sejahtera batiniah dan lahiriyah. yakni ketentuan yang berdasarkan petunjuk Al-Qur'an dan Hadis. susila dan akhlak sama. Perbedaaan antara etika. moral dan susila berasala dari produk rasio dan budaya masyarakat yang secara selektif diakui sebagai yang bermanfaat dan baik bagi kelangsungan hidup manusia. moral. moral.BAB IV PENUTUP Akhirnya dilihat dari fungsi dan peranannya. Dengan kata lain jika etika.Etika & Moral 20 . Sementara akhlak berasal dari wahyu. Jika etika lebih banyak bersifat teoritis. moral.

com http://dewon.moral dan etika”) http://wizanies.Etika & Moral 21 .com/janji-matahari/ Akhlak.com (search : “Akhlak”) http://google.com (search : “Perbedaan Akhlak.wordpress.blogspot.Daftar Pustaka http://google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful