P. 1
Generasi Muda

Generasi Muda

|Views: 1,998|Likes:
Published by Adnan Syah

More info:

Published by: Adnan Syah on Nov 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2015

pdf

text

original

Partisipasi Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Nasional dalam rancangan Undang Undang tentang kepemudaan, defisi pemuda menunjuk

kepada orang yang berusia 18 sd. 35 tahun. Tentu penetapan margin usia ini lebih dahulu telah melampaui kajian akademis untuk mendapatkan rumusan yang tepat bagi kondisi demografi kepemudaan di tanah air. Berdasarkan data Susenas 2006, jumlah pemuda Indonesia tahun 2006 mencapai 80,8 juta jiwa atau 36,4 persen dari total penduduk yang terdiri dari 40,1 juta pemuda laki-laki dan 40,7 juta pemuda perempuan. Jika dilihat menurut daerah tempat tinggal, tampak bahwa pemuda yang tinggal di pedesaan jumlahnya lebih banyak daripada pemuda yang tinggal di perkotaan (43,4 juta berbanding 37,4 juta). Dengan jumlah yang amat besar, maka peran strategis pemuda dalam pembangunan nasional sangatlah penting artinya dan telah dibuktikan didalam berbagai peran pemuda seiring dengan perjalanan dan denyut jantung kehidupan suatu bangsa. Oleh sebab itulah diskusi mengenai peran pemuda dalam berbagai sisi kehidupannya tidak akan pernah habis dan tidak pernah mati termasuk yang sedang kita bicarakan didalam seminar kali ini. Menangani pemuda ibarat memegang sabun, tidak boleh terlalu kuat karena bisa mencolot keluar dan tidak boleh terlalu lembek karena bisa tergelincir jatuh. Menangani pemuda ibarat memelihara singa, bila kita pandai membujuk, ia akan tunduk dan patuh kepada kita, namun bila sebaliknya, maka ia akan menyerang kita sendiri. Peranan pemuda dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia memang bersifat dominan dan monumental. Di era pra-kemerdekaan maupun di era kemerdekaan, pemuda selalu tampil dengan jiwa kepeloporan, kejuangan, dan patriotismenya dalam mengusung perubahan dan pembaharuan. Karya-karya monumental pemuda itu dapat ditelusuri melalui peristiwa bersejarah antara lain; Boedi Oetomo (20 Mei 1908) yang kemudian diperingati sebagai Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda(28 Oktober 1928), Proklamasi Kemerdekaan (17 Agustus 1945), transisi politik 1966, dan Gerakan Reformasi 1998. Peristiwa lahirnya Boedi Oetomo 1908 menjadi bukti bahwa pemuda Indonesia memiliki inisiatif untuk mengubah peradaban bangsanya. Ketika itu, menyaksikan metoda perjuangan kemerdekaan yang masih mengandalkan sentimen kedaerahan (etnosentrisme), pemuda berinisiatif untuk mengubah strategi perjuangan kemerdekaan dalam konteks peradaban yang lebih maju, yakni dengan memasuki fase perjuangan berbasis kesadaran kebangsaan (nasionalisme), untuk menggantikan semangat kedaerahan yang bersifat sporadis dan berdimensi sempit. Pada peristiwa Sumpah Pemuda 1928, pemuda kembali menunjukkan perannya sebagai pengubah peradaban bangsa. Sumpah Pemuda merupakan fase terpenting yang dicetuskan pemuda dalam prosesi kelahiran nation-state Indonesia. Secara prinsip, Sumpah Pemuda merupakan kesepakatan sosial (social agreement) dari segenap komponen rakyat demi melahirkan entitas “Indonesia”. Halmana disusul oleh kesepakatan politik Para Pendiri Bangsa berupa Proklamasi Kemerdekaan 1945 yang melahirkan negara Indonesia merdeka yang berbasiskan pada platform dasar: NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Di setiap babak sejarah bangsa ini, pemuda selalu berusaha mempertahankan idealisme kejuangan dan militansi gerakannya. Seusai kemerdekaan, pemuda secara konsisten tetap berikhtiar dan berperan dalam menentukan hitam-putihnya masa depan negeri ini. Di era pembangunan yang ditandai oleh beberapa kali pergantian rezim kekuasaan, pemuda

1

dan dievaluasi demi menopang pembangunan nasional yang bermuara pada tercapainya kesejahteraan rakyat.menunjukkan bargaining position yang kuat. Kedua. Halmana mengakibatkan kurang terapresiasinya pemuda yang berada di luar area kelompok elite. Pergeseran paradigma pemuda sebagai social category dimaksudkan untuk memposisikan pemuda sebagai aset strategis bangsa. baik dengan ditopang oleh regulasi pemerintah. perspektif filosofis. Selain itu. program pembangunan kepemudaan dan keolahragaan dirumuskan. Di masa lalu. Kiranya dimaknai bahwa positioning pemuda dalam konfigurasi kehidupan bangsa bersentuhan langsung dengan masa depan bangsa itu sendiri. telah dirampungkan Naskah Akademis sekaligus materi RUU Kepemudaan. yakni: Pertama. Pemerintah melalui Kemennegpora telah menempuh sejumlah kebijakan mendasar guna mengakselerasi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan. Ketika menerima mandat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2004 yang lalu. dari perspektif pemuda sebagai social category. Berpedomankan tiga agenda pokok tersebut. ekonomi. perspektif historis. materi RUU Kepemudaan telah diharmonisasikan dengan berbagai instansi terkait dan segenap stakeholders kepemudaan. Kemennegpora telah melahirkan UU Sistem Keolahragaan Nasional (UU/3/2005). Paradigma pemuda sebagai social category sesungguhnya hendak menegaskan bahwa apresiasi terhadap \pemuda melingkupi seluruh lapis profesi pemuda termasuk 2 . politik. bahwa pemuda sebagaimana kodrat manusia adalah makhluk sosial (homo socius) yang memiliki peran eksistensial dengan beragam dimensi antara lain dimensi sosial. Menpora memandang bahwa pemuda dan olahraga merupakan dua pilar bangsa yang amat penting untuk menguatkan pembentukan karakter bangsa (nation and character building). Menpora Adhyaksa Dault langsung menempuh langkah-langkah mendasar untuk mengakselerasi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia. Dalam kapasitas sebagai regulator. maupun oleh kemampuan pemuda untuk mandiri. Inilah sesungguhnya pandangan dasar atau basis kebijakan Menpora yang selanjutnya harus diderivasikan dan dikonkritkan melalui program kerja dan kegiatan Kemenegpora. termasuk ketika Indonesia memasuki era transisi demokrasi bernama gerakan reformasi. pemuda cenderung diposisikan sebagai komoditas politik sehingga mengakibatkan bargaining position pemuda menjadi amat lemah. pasca gerakan reformasi 1998. Bersama dengan DPR. Saat ini. secara kodrati pemuda mesti menjalankan peran eksistensialnya sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu. terjadi pergeseran paradigma di semua lini publik. dan budaya. Ketiga. Kemennegpora sedang berkonsentrasi mempersiapkan lahirnya undang-undang kepemudaan. bahwa pemuda merupakan segmen warga negara yang memiliki aneka kompetensi yang dapat memberikan kemaslahatan bagi bangsa dan negara. Artinya. Basis kebijakan pemerintah berasas pada Tiga Agenda Pokok Pemerintahan SBY-JK yakni menciptakan Indonesia yang aman dan damai. Sejarah pergerakan nasional telah membuktikan bahwa pemuda memiliki posisi dan peran strategis dalam mengubah peradaban bangsanya. perspektif kompetensi. Adapun paradigma pemuda sebagai social category dapat dimaknai dari tiga perspektif. dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. dijalankan. dan telah pula disosialisasikan ke segenap stakeholders. menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis. Dalam hubungan ini. Pergeseran paradigma pemuda sebagai social category dilakukan mengingat potensi kualitatif dan kuantitatif dari pemuda yang bersifat strategis. pemuda mesti terus mengalami pemberdayaan (empowering).

dan telah disosialisasikan kepada segenap pemangku kepentingan (stakeholders). Ancaman harga diri bagi pemuda akibat adanya terorisme. Tingginya tingkat pengangguran terbuka pemuda yang mencapai sekitar 19. Dengan begitu. Peningkatan kapasitas dan daya saing pemuda Guna mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. g. Misorientasi pemuda dalam menatap masa depan yang cenderung melihat politik sebagai panglima. (Memperjelas mana terigu. maka sudah saatnya diperlukan keberadaan payung hukum yang bersifat permanen dalam konteks pembangunan kepemudaan. 1. pemuda memperoleh jaminan dari negara atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Sebelum mengelaborasi mengenai partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional.9 persen. Mengutamakan Pemuda Sebagai Kategori Sosial (Social Category) dari pada Kategori Politik (Political Category) b. Dalam hubungan ini. Sehubungan dengan ini. Memposisikan pemuda sebagai potensi dan kader yang harus dikembangkan. zat adiktif (NAPZA). h. Artinya. Penyaluran aspirasi yang cenderung destruktif. dalam hal ini Kemennegpora meletakkan prioritas pembangunan kepemudaan pada aspek: a. Nation and Character Building (pembangunan watak manusia Indonesia) b. bukan dibidang ekonomi.yang memilih politik sebagai domain praksis profesionalnya. serta selaras dengan basis kebijakan Menpora. seperti kriminalitas. 2.5 persen. maka diagnosa atas permasalahan itu akan dilakukan secara lebih tepat. i. Rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pemuda yaitu sekitar 65.5 persen. sejenak kita simak permasalahan yang melingkupi pemuda antara lain: a. Menghindarkan tiga langkah traumatis dalam pembangunan kepemudaan yakni: 1) Pembinaan 2) Pengawasan 3) Pengaturan c. Maraknya masalah-masalah sosial di kalangan pemuda. b. yang pada gilirannya akan memacu partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional. Masalah kepemudaan. Melakukan reformasi pembangunan kepemudaan dengan melaksanakan tiga langkah pembangunan kepemudaan. e. psikotropika. Mengingat peran strategis pemuda. maka pemerintah meletakkan paradigma pembangunan kepemudaan sebagai berikut: a. Diagnosa mempercepat partisipasi pemuda dalam pembangunan nasional Dengan memahami permasalahan pemuda. Pemerintah. dan HIV. Rendahnya akses dan kesempatan pemuda untuk memperoleh pendidikan. Belum serasinya kebijakan kepemudaan di tingkat nasional dan daerah. yakni: 1) Pemberdayaan Upaya yang dilakukan secara sistematis guna membangkitkan potensi pemuda agar berkemampuan untuk berperan serta dalam pembangunan. Rendahnya minat membaca di kalangan pemuda yaitu sekitar 37. narkotika. akibatnya pemuda berlomba-lomba merebut kekuasaan dibidang politik. mana roti). Kemenegpora saat ini sedang mempersiapkan kelahiran undangundang kepemudaan yang kini sudah dalam wujud RUU Kepemudaan. c. d. f. 2) Pengembangan 3 . premanisme. para pemuda yang memipemuda itu tapi justru hendak menegaskan bahwa hak-hak politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan (inherent) dari eksistensi pemuda sebagai social category.

serta f) Perlindungan terhadap hak dan kewajiban pemuda. Mengembangkan Sistim Informasi Lembaga Kepemudaan 4. h. a. c. Meningkatkan keserasian kebijakan pemuda. menyelundup. berjudi. Iklim Kondusif Iklim kondusif sangat diperlukan dalam mencapai kesejahteraan. Mengembangkan Sentra Pemberdayaan Pemuda. maka pemerintah menetapkan 10 kegiatan prioritas khusus dalam bidang pemberdayaan pemuda. e) Perlindungan terhadap proses regenerasi. j. Menyelesaikan dan mensosialisasi UU tentang kepemudaan b. f. korupsi/menyalahgunakan jabatan. maka dunia investasi tidak akan dapat berjalan dengan baik. g. Harmonisasi. Peran strategis yang harus di lakukan oleh pemuda dalam pembangunan nasional. Meningkatkan Pengelolaan Lembaga Kepemudaan. Memperluaskan Pilot Project Pengembangan Rumah Olah Mental Pemuda Indonesia (ROMPI). dagang ABG. b. i. merampok (skala besar maupun kecil). Mengembangkan wawasan dan kreativitas pemuda. dan lain sejenisnya. pungli. 3. Sebaliknya bila iklim tidak kondusif. sehingga para pemuda dapat terhindar dari perbuatan yang tidak benar seperti : mencuri. memeras. Menyelenggarakan pertukaran pemuda antar negara. kewirausahaan dan kepeloporan pemuda. dagang narkoba. sehingga lapangan pekerjaan tertutup dan orang dalam mempertahankan hidupnya akan menggunakan cara-cara yang tidak benar. 4 . Menyelenggarakan Pendidikan Bela Negara dan Jambore Pemuda Indonesia. Dengan terbukanya lapangan perkerjaan tentu saja upaya mempertahankan hidup akan dilakukan dengan cara yang benar. Sementara nafas dari kegiatan perekonomian ialah berlangsungnya investasi dalam segala bentuk manivestasinya.Pengembangan pemuda yaitu upaya sistematis yang dilakukan untuk menumbuhkembangkan potensi kepemimpinan. 3) Perlindungan Upaya sistematis yang dilakukan dalam rangka menjaga dan menolong pemuda terutama dalam menghadapi hal-hal sebagai berikut : a) Demoralisasi b) Degradasi Nasionalisme c) Penetrasi paham non Pancasilais d) Pengaruh Destruktif seperti Narkoba dan HIV/AIDS. Dengan berjalannya dunia investasi maka berdampak kepada semakin terbukanya lapangan pekerjaan. d. mengoplos minyak. Kesejahteraan sangat ditentukan oleh seberapa besar kehidupan perekonomian itu bisa berjalan. Peran strategis sebagai upaya yang harus dilakukan oleh para pemuda dalam mengakselerasi pembangunan nasional adalah mendorong terciptanya : · Iklim Kondusif · Harmonisasi · Good Governance a. Sepuluh kegiatan prioritas pembangunan kepemudaan Guna memotivasi pemuda untuk membangkitkan peranannya dalam pembangunan nasional. Meningkatkan Kapasitas IPTEK dan IMTAK Pemuda. mencopet. e.

Dengan posisi dan peran historisnya. Pembedaan perlakuan atas dasar apapun dapat menumbuhkan kecemburuan dan mendorong terjadinya konflik sosial di masyarakat. Sepuluh prinsip ini sejalan dengan perkembangan penyelenggaran sistem pemerintahan di Indonesia yang merubah asas sentralisasi menjadi desentralisasi yang dikenal dengan otonomi daerah. pandangan politik.Sumber-sumber konflik yang sering terjadi didalam masyarakat majemuk biasanya berasal dari persentuhan antara orang yang memiliki kesamaan ciri dengan kelompok lain yang berbeda latar belakangnya seperti. dan (10) Profesionalisme. kesukuan dan agama. kaya-miskin. Tata-pemerintahan di daerah harus diselenggarakan secara partisipatif. (9) Efisiensi & Efektifitas. Tidak boleh ada perlakuan yang didasari atas dasar perbedaan priawanita. Disinilah para pemuda dapat memainkan perannya sebagai garda terdepan untuk bisa menjaga suasana harmonis itu terutama dilingkungan pergaulannya sendiri (peer group nya). (8) Pengawasan. Oleh sebab itu upaya untuk memelihara harmonisasi sangat penting artinya agar masyarakat dalam berbagai posisi dan lapisannya dapat hidup berdampingan secara damai. (4) Kesetaraan. Sepuluh prinsip Tata Pemerintahan yang baik yang selama ini telah menjadi pedoman bagi penyelenggaraan tata pemerintahan di Indonesia ialah : (1) Partisipasi. (6) Wawasan ke Depan. Partisipasi masyarakat dapat terwujud seiring dengan tumbuhnya rasa percaya masyarakat kepada para penyelenggara pemerintahan di daerah. pemuda memiliki potensi strategis untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional. (5) Daya Tanggap. para pemuda dapat memainkan perannya baik secara partisipatif yang terlibat langsung didalam penyelenggaraan pemerintahan maupun dengan menggiatkan upaya-upaya pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Good Governance. Pemerintah daerah harus melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam proses pembangunan. segera dapat diatasi dengan mengefektifkan peran komunikasi lintas pemuda. Tentu saja keadaan ini juga berkaitan erat dengan iklim kondusif itu. Guna terlaksananya prinsip-prinsip Good Governance dalam penyelenggaraan pemerintahan. c. agama. (3) Transparansi. Oleh karenanya forum-forum yang dapat mengakomodir kemajukan seperti Forum Komunikasi Antar Pemuda Agama. sehingga masalah yang kecil tidak sampai melebar dan menyebakan terjadi konflik horizontal antar sesama pemuda. sangat penting artinya sebagai kawasan penyangga bila terjadi ancaman terhadap terusiknya suasana harmonis itu. Salah satu tujuan pemberian otonomi adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Forum komunikasi Lintas Adat. Indonesia adalah suatu bangsa yang masyarakatnya sangat majemuk. para pemuda 5 . (2) Penegakan Hukum. Konflik-konflik yang mungkin muncul karena disebabkan adanya persoalan dikalangan pemuda. kelompok kepentingan atau organisasi serta perbedaan lainnya. Hal ini lebih lanjut akan menyebabkan keberlanjutan pembangunan menjadi sangat rapuh dan rentan. Penyelenggaraan pemerintahan yang eksklusif hanya melibatkan unsur pemerintah dan/atau legislatif akan membuat masyarakat tidak peduli pada pembangunan. Rasa percaya ini akan tumbuh apabila masyarakat memperoleh pelayanan dan kesempatan yang setara (equal). etnis. Forum Komunikasi Lintas Pemuda. Untuk itu pemerintah daerah dituntut memahami secara lebih baik kebutuhan masyarakat yang terdiri dari berbagai lapisan. (7) Akuntabilitas. Melalui persebaran potensi dan kualitas pemuda yang merata di berbagai lini pengabdian sosial.

Tanah Indonesia. Dalam sambutannya. Pengantar Peran generasi muda atau pemuda dalam konteks perjuangan dan pembangunan dalam kancah sejarah kebangsaan Indonesia sangatlah dominan dan memegang peranan sentral. Semangat nasionalisme dan patriotisme tersebut kemudian dipertegas dengan Sumpah Pemuda yang merupakan sumpah setia para pemuda pada saat Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia dalam Kongres Pemuda II yang dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 yaitu tentang pengakuan generasi muda indonesia untuk bertumpah darah yang satu. cenderung apatis. Generasi muda adalah orang yang membuat sejarah (People Makes History) Peran dan perjuangan pemuda Indonesia dirintis dan dimulai dari berdirinya Indische Vereeniging atau Perhimpunan Hindia yang kemudian menjadi Perhimpunan Indonesia pada tahun 1908. tanggal 27 Oktober 1928. pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda ini kemudian menerbitkan Koran Indonesia Merdeka. PERAN SERTA GENERASI MUDA DALAM PEMBANGUNAN DI DAERAH A. Selanjutnya semangat nasionalisme dan patriotisme tersebut mulai merambah ke Indonesia dengan berdirinya organisasi Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang kemudian diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional. Organisasi pemuda. di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB).karya nyata yang monumental dan membawa pengaruh dan perubahan yang besar bagi kemajuan bangsa dan negaranya. aman dan tentram seperti kondisi sekarang. ketua PPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. yaitu sebuah Indonesia yang merdeka. Benjamine Fine dalam bukunya 1. UUD 1945. Masa revolusi fisik dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan adalah ladang bagi tumbuh suburnya heroisme pemuda atau generasi muda yang melahirkan semangat patriotisme dan nasionalisme. ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia 6 . kemudian berdiri pula Organisasi Sarikat Islam (SI) pada tanggal 10 September 1912. dan mampu menggapai masa depan Indonesia yang lebih bermartabat. berbangsa yang satu. baik buruknya bangsa kedepan tergantung kepada bagaimana generasi mudanya.diharapkan mampu memosisikan dirinya sebagai kader-kader bangsa yang tangguh dalam meneruskan perjuangan mencapai cita-cita kemerdekaan. apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh. Acara kemudian dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. akan tetapi bagi para pemuda atau generasi muda yang hidup dalam nuansa nyaman. di bawah payung NKRI yang berdasarkan Pancasila.000. Pemuda atau generasi muda yang hidup dalam nuansa dan suasana pergolakan kemerdekaan dan perjuangan akan cenderung memiliki kreativitas tinggi dan keunggulan untuk melakukan perubahan atas berbagai kerumitan dan masalah yang dihadapi. dan Bhinneka Tunggal Ika. Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Bangsa Indonesia dan menjunjung Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia. baik perjuangan yang dilakukan secara fisik maupun diplomasi. pemuda mampu membentuk dirinya sebagai pemimpin bangsa di masa depan. mengatakan "a generation who will one day become our national leader". Generasi muda adalah pelurus dan pewaris bangsa dan negara ini. Kita berharap. Menurutnya. Dalam terbitannya yang pertama koran ini menyatakan tentang kemauan besar bangsa Indonesia untuk merebut kembali hak-hak dan menetapkan kedudukan atau keyakinan di tengah-tengah dunia. perjuangan melalui organisasi sosial dan politik serta melalui kegiatan-kegiatan intelektual. apakah generasi mudanya memilki dan menguasai pengetahuan dan tekhnologi untuk bersaing dengan bangsa lain dalam tataran global dan tergantung pula kepada apakah generasi mudanya berfikir positif untuk berkreasi yang akan melahirkan karya . Generasi muda memiliki posisi yang penting dan strategis karena menjadi poros bagi punah atau tidaknya sebuah negara. B. Sabtu. memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya (nation and character). Sebelumnya pada rapat pertama.000 Deliquents. tidak banyak berbuat dan hanya berusaha mempertahankan situasi yang ada tanpa usaha dan kerja keras melakukan perubahan yang lebih baik dan produktif atau bahkan cenderung tidak kreatif sama sekali.

C. Karawang. Masa-masa awal reformasi justru penuh dengan situasi yang penuh dengan ketidakpastian. sampai kemudian terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Masa-masa sulit diawal reformasi yang dijalankan tampaknya belum mampu untuk mewujudkan Indonesia Baru yang diharapkan. justru sebaliknya lewat sejarah itulah identitas seorang warga negara diperkokoh. ditingkahi lakon elit politik yang jauh dari harapan rakyat. Penyakit masyarakat (social ills) dan ketidakpastian hukum cenderung meningkat kemudian harga diri bangsa dimata dunia saat ini malah semakin terpuruk dan ada kecenderungan. Militansi dan peran pemuda selanjutnya terlihat menjelang proklamasi kemerdekaan yaitu dalam Peristiwa Rengas Dengklok berupa "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Adam Malik dan Chaerul Saleh dari Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. memajukan kesejahteraan umum.30 WIB. Mengambil makna edukasi dan inspirasi dari peristiwa-peristiwa sejarah besar (great historical events) di atas tidak sebatas diperingati dalam upacara seremonial sambil mengenang jasa para pemuda Indonesia. Akhmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan. bahasa. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04. Perjuangan merintis kemerdekaan.yaitu sejarah. pendidikan. Berbagai konflik kepentingan antara pusat dan daerahpun ikut meramaikan kondisi bangsa dan cenderung ke arah disintegrasi bangsa. Bangsa seolah-olah saling menyalahkan dan membuka aib sendiri. Harapan dan tuntutan masyarakat terutama kalangan pemuda dan mahasiswa yang dikenal dengan agenda reformasi hingga saat ini hampir dikatakan tidak berjalan atau dapat dikatakan berjalan di tempat. Pemuda atau generasi muda saat ini mempunyai potensi besar mengulang sejarah yang lebih besar dan monumental. yang dalam prakteknya malah cenderung kepada demokrasi keterlaluan dan berlebihan (too much democracy). bangsa ini hampir kehilangan kebanggaan dan identitas (jatidiri) sebagai bangsa Indonesia (having no pride as Indonesian). Jadi terminologi "belajar dari sejarah" bukahlah hal yang sepele. berbagai bencana melanda. dan kemauan. satunya Indonesia sebagai sebuah nation atau bangsa. Bandung Lautan Api. bukanlah sekedar ikrar. Perubahan yang terjadi tampak dirasakan hanya pada bidang demokrasi. Permasalahanpermasalahan bangsa semakin rumit dan semakin tidak beradab. hukum adat. Lebih jauh para pemuda atau generasi muda saat ini haruslah mengambil makna mendalam dan menemukan inspirasi dan edukasi atas peristiwa bersejarah itu. mulai dari masa orde lama. Orde reformasi yang menggantikan orde baru dan diharapkan dapat membawa perubahan besar atau lompatan besar menuju Indonesia Baru untuk menggantikan Indonesia Lama (Orde Baru) yang dipandang sebagai masa yang penuh dengan kekurangan (deficiencies) dan berbagai macam penyakit sosial (social ills). Sejarah akan terus berulang untuk masa dan pelaku sejarah yang berbeda. Kemudian tak dapat dinafikan. tidak dihormatinya hukum dan keadilan (law and order). Masa untuk mencapai tujuan negara telah beberapa tahapan dilalui. bahwa kemiskinan dan pengangguran meningkat. tawuran. malah cenderung tidak aman (dis order). Memaknai peristiwa sejarah sebagai sumber edukasi dan inspirasi Experience is the best teacher. orde baru bahkan sekarang bangsa Indonesia memasuki era reformasi. Kemudian lebih menyedihkan lagi bangsa semakin diperparah dengan berbagai bencana dan musibah di 7 . Soekarno dan Hatta dibawa atau lebih tepatnya diamankan ke Rengasdengklok. adalah bukti pengorbanan pemuda atau generasi muda bagi bangsa dan negara. amuk masa. Sejak bergulirnya reformasi di Indonesia dimulai pada pertengahan Bulan Mei tahun 1998 yang ditandai dengan adanya pergantian rezim orde baru dengan orde reformasi. untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi. kerusuhan sosial dan konflik horizontal di daerah menjadi pemandangan yang mencengangkan. tampaknya masih jauh dari harapan. Pada saat mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer Belanda peran pemuda yang tergabung dalam API. Proklamasi kemerdekaan. tetapi harus jauh merayapi setiap nurani generasi muda dan rakyat Indonesia untuk kemudian melahirkan gerakan yang nyata bagi perwujudan untuk mencapai tujuan negara yaitu melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. barisan pemuda pelopor dan laskar laskar perlawanan rakyat sangat jelas sekali. Pada level bangsa (nation) kita jauh dari ketentraman (in order). mencerdaskan kehidupan bangsa. kekerasan dan kesemrawutan berbagai kota. belum banyak terjadi perubahan-perubahan mendasar dan menyeluruh di segala aspek dan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. investasi dan pertumbuhan ekonomi menurun ditengah dominasi asing. bagaikan membuka kotak pandora (pandora box). Peristiwa 10 November Surabaya.

Pertama. Dengan organisasi dan jaringannya yang luas. 5. terlepasnya unsur-unsur primordialisme dalam perjuangan bersama. sementara jatidiri daerah akan menguatkan komitmen untuk membangun dan mengembangkan daerah. pemuda dan generasi muda dapat memainkan peran yang lebih besar untuk mengawal jalannya reformasi dan pembangunan.berbagai pelosok penjuru nusantara serta ancaman akan kehilangan generasi (lost generation) akibat penyalahgunaan narkoba. amandeman konstitusi. Visi reformasi seperti pemberantasan KKN. Pemuda harus 8 . kecerdasan (fikir). Namun bersatunya pemuda dalam satu perjuangan bukanlah persoalan mudah. Keduanya diperlukan agar anak bangsa tidak tercerabut dari akar budaya dan sejarahnya. Dibutuhkan syarat minimal agar pemuda dapat berkumpul dalam satu kepentingan. D. sepanjang moral dan semangat juang tidak luntur. Saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan. Sesuai karakter pemuda yang memiliki kekuatan (fisik). kesamaan agenda perjuangan secara umum Ketiga. Menguatkan semangat nasionalisme tanpa harus meninggalkan jatidiri daerah. serta kecepatan belajar atas berbagai peristiwa yang dapat mendukung akselerasi perubahan. Mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme dikalangan generasi muda atau pemuda akan mengangkat moral perjuangan pemuda atau generasi muda. budaya demokrasi yang wajar dan egaliter seharusnya juga dapat memacu dan memicu semangat pemuda atau generasi muda untuk memulai setting agenda perubahan. Semangat kebangsaan diperlukan sebagai identitas dan kebanggaan. 2. Permasalahan yang dihadapi saat ini justru banyak generasi muda atau pemuda yang mengalami disorientasi. kebersamaan dan persaudaraan yang dapat menumbuhkan harapan-harapan pencerahan bagi bangsa untuk membangun Indonesia baru atau Indonesia yang lebih baik. Tidak ada yang bisa menghalangi perubahan yang diusung oleh kekuatan generasi muda atau pemuda. Energi pemuda yang bersatu cukup untuk mendorong terwujudnya perubahan. yakni terbebas dari kepentingan pribadi dan perilaku moral kepentingan suatu kelompok. cepat dan berjangka panjang di bidang politik diperlukan semangat kecintaan kepada bangsa. dislokasi dan terlibat pada kepentingan politik praktis. Seharusnya melalui generasi muda atau pemuda terlahir inspirasi untuk mengatasi berbagai kondisi dan permasalahan yang yang ada. Pemuda menjadi aktor untuk terwujudnya demokrasi politik dan ekonomi yang sebenarnya. Pemuda atau generasi muda yang tergabung dalam berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda memiliki prasyarat awal untuk memimpin perubahan. Saatnya pemuda memimpin perubahan. syarat dasar moral perjuangan harus terpenuhi. Nasionalisme adalah kunci integritas suatu negara atau bangsa. 3. otonomi daerah. dan ketinggian moral. Kedua. sesuatu yang sensitive dalam kebersamaan. Pemuda harus bersatu dalam kepentingan yang sama (common interest) untuk suatu kemajuan dan perubahan. Perlunya kesepahaman bagi pemuda atau generasi muda dalam melaksanakan agenda-agenda Pembangunan. maka dimanakah para pemuda atau generasi muda mengambil peran dalam situasi bangsa seperti ini. penggerak dan pengawal jalannya reformasi dan pembangunan sangat diharapkan. Peran serta generasi muda dalam pembangunan Disaat kondisi bangsa seperti saat ini peranan pemuda atau generasi muda sebagai pilar. Pemuda harus meletakkan cita-cita dan masa depan bangsa pada cita cita perjuangannya. Pemuda atau generasi muda yang relatif bersih dari berbagai kepentingan harus menjadi asset yang potensial dan mahal untuk kejayaan dimasa depan. Kemudian proses kaderisasi formal dan informal dalam organisasi serta interaksi kuat dengan berbagai lapisan sosial termasuk dengan elit penguasa akan menjadi pengalaman (experience) dan ilmu berharga untuk mengusung perubahan. Mereka memahami dengan baik kondisi daerahnya dari berbagai sudut pandang. 6. Tidak dapat dihindari bahwa politik dan ekonomi masih menjadi bidang eksklusif bagi sebagian orang termasuk generasi muda. Pemuda atau generasi muda yang mendominasi populasi penduduk Indonesia saat ini mesti mengambil peran sentral dalam berbagai bidang untuk kemajuan antara lain: 1. Seharusnya disaat kita sedang memulai pembangunan Indonesia baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan yang drastis. 4.

Secara khusus peranan pemuda di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung seharusnya lebih berorientasi kepada upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan upaya menjaga kualitas sumber daya alam Bangka Belitung agar tetap dapat mempunyai daya dukung bagi pembangunan Bangka Belitung dasawarsa kedepan dan untuk persiapan bagi generasi mendatang. Sebagai suatu propinsi yang baru menginjak usia delapan tahun banyak hal yang harus diperbuat. maka para pemuda telah menggelorakan semangat agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tidak terserakserak dalam arti wilayah. semangat dan aktivitas. bahwa sumber daya (resource) negeri ini sebagai aset yang harus dipertahankan. Hal ini berarti bahwa pemuda telah memiliki peran 9 . suku. Dalam posisi inilah harusnya pemuda atau genersi muda dapat berperan menghentikan kerusakan dan mengajukan alternatif solusi yang cerdas bagi penyelesaiannya dan terutama sekali solusi terbaik bagi penghidupan rakyat pasca timah. agama dan sebagainya akan tetapi telah memiliki kesadaran berorganisasi sebagai persyaratan untuk kebangkitan nasional. ras. Melalui proses kebangkitan bangsa ini. persatuan dan kesatuan bangsa sebenarnya ketika terjadi Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Generasi muda adalah the leader of tomorrow. 7. namun dihasilkan melalui tercecernya keringat dan darah. Salah satu tonggak lain. Jika kaum mudanya memiliki semangat dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negaranya. sebetulnya banyak kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang perlu dikritisi secara arif. Makanya di tangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa dipertaruhkan. Kemerdekaan bangsa ini bukan dihasilkan melalui warisan para penjajah. maka sesungguhnya semuanya itu akan kembali kepadanya. akademisi atau dari golongan elite terpelajar nyaris tak terdengar. 30 Januari 2010 20:45 PERAN GENERASI MUDA BAGI BANGSANYA Secara definitif seseorang dianggap pemuda jika dari sisi usia adalah dalam bentangan usia 10-24 tahun. Peran pemuda dalam sejarah negara dan bangsa Indonesia pertama kali dapat dilihat dari kebangkitan bangsa tahun 1908 atau tepatnya ketika berdiri Boedi Oetomo tanggal 20 Mei 1908. Kemerdekaan bangsa merupakan karya monumental yang luar biasa yang dihasilkan oleh para founding fathers negeri ini. Pemuda atau generasi muda harus dapat memainkan perannya sebagai kelompok penekan atau pressure group agar kebijakan-kebijakan strategis daerah memang harus betul-betul mengakar bagi kepentingan dan kemashlatan umat. Saat ini suara. retorika dan diplomasi yang dilakukan oleh para pendahulu. tidak terjebak dalam konspirasi ekonomi kapitalis. Para generasi pendahulu telah menghasilkan karya besar bagi bangsa ini. kemudian dilanjutkan eksploitasinya oleh perusahaan Timah milik negara dan sekarang malah dieksploitasi secara bebas dan besar-besaran oleh rakyat tanpa memperhatikan aturan-aturan dan kelestarian lingkungan. Di sisi lain. seseorang bisa saja dianggap muda jika yang bersangkutan memiliki semangat sebagaimana kaum muda. Issue aktual tentang kerusakan lingkungan di Bangka Belitung hendaknya menjadi perhatian serius dan utama mengingat eksploitasi terhadap biji timah yang sudah dimulai sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1710. akan berakibat pada kerusakan dan kehancuran. yang tidak lain adalah para pemuda. Terakhir Diperbaharui : Sabtu. pemikiran dan tindakan nyata dari generasi muda atau pemuda. kemudian dilanjutkan oleh bangsa asing kulit putih yaitu bangsa Inggris tahun 1812 dan bangsa Belanda sejak tahun 1814 hingga kemerdekaan. Hasil pembangunan dalam aspek apapun sebenarnya adalah untuk kepentingan dirinya dan masyarakatnya. mahasiswa. diperjuangkan dan ditingkatkan agar propinsi ini dapat sejajar serta dapat mengejar ketertinggalan dengan propinsi lainnya di Indonesia.menyadari . Bisa jadi usianya tua kira-kira 40 tahunan akan tetapi masih berjiwa muda. 8. Mereka dikenal sebagai generasi 08.

Para aktivis organisasi kemahasiswaan. Mereka dikenal sebagai generasi 45. Lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang sering dikumandangkan pada waktu upacara merupakan simbol dan substansi dari menyatunya segenap elemen bangsa Indonesia. Bersihkan pemerintahan dari unsur-unsur PKI dan Turunkan harga. maka bangsa Indonesia yang selama ini tidak memiliki kedaulatan yang terfragmentasi dalam kerajaan-kerajaan. Tritura ini menjadi salah satu power pressure bagi pemerintahan Orde Lama untuk melakukan berbagai perubahan sehingga memunculkan Orde Baru yang kemudian berkuasa dalam puluhan tahun. Melalui proklamasi kemerdekaan ini.yang sangat signifikan dalam proses pembentukan negara kesatuan Republik Indonesia. Indonesia merdeka. PMII. Rapat Umum para pemuda kala itu tentu berada di bawah bayang-bayang kekuasaan kaum kolonialis. GMNI. Mencermati terhadap gerakan para pemuda ini. Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia merupakan titik awal bagi proses pembentukan negara bangsa yang kemudian dikenal sebagai negara dan bangsa Indonesia. Meskipun begitu. sehingga akan terdapat banyak kesulitan yang dihadapi. Melalui gerakan people power akhirnya kekuasaan otoriter Soeharto pun harus berakhir. baik dalam skala nasional maupun lokal. maka menyatu menjadi satu yaitu bangsa Indonesia. maka pemuda juga bangkit melakukan perlawanan. seperti IMM. Ketika terjadi krisis kekuasaan akibat gerakan makar yang dilakukan oleh PKI di tahun 1966. Melalui gerakan mahasiswa tersebut maka muncullah Orde reformasi yang berlangsung sekarang. Kongres para pemuda di tahun tersebut tentunya tidak bisa dibayangkan seperti rapat umum di zaman sekarang. yang teks proklamasinya dibacakan oleh Ir. Mereka dikenal sebagai generasi 66. GMKI dan segenap elemen mahasiswa melakukan tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang sangat dikenang. gigantic and powerfull ternyata juga tidak mampu menghadang kekuatan mahasiswa yang di tahun 1998 melakukan berbagai aksi untuk menurunkan Jenderal Besar Soeharto dari panggung kekuasaan. satu bangsa dan satu bahasa dalam bentuk kemerdekaan bangsa. Mereka inilah yang kemudian disebut sebagai generasi tahun 28. maka kiranya tidak salah jika kemudian para pemuda dapat menjadi agent of social change. Melalui Sumpah Pemuda: Satu Nusa. . di mana para pemuda memainkan peranan signifikan dalam kehidupan bangsa dan negara. para pemuda dengan sangat antusias dan semangat akhirnya dapat mencetuskan gagasan mengenai Indonesia pasca penjajahan. PMKRI. Soekarno tepat jam 10 tanggal 17 Agustus 1945. yaitu: Bubarkan PKI. Gerakan para pemuda dalam kiprahnya ini juga memberikan catatan bahwa ada siklus 20 tahunan. HMI. Generasi muda kemudian juga berhasil menorehkan tinta emas bagi perjalanan bangsa ini ketika di tahun 1945 kembali mereka merenda dan mengimplementasikan gagasan mengenai satu nusa. Gerakan mahasiswa yang terjadi saat itu sungguh sekali lagi membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan sosial. Mereka dikenal sebagai generasi 98. Kekuasaan Orde Baru yang tiranic. 10 .

dan menikmati kondisi tanpa mau peduli. 2. Seorang pemuda itu harus mempunyai idealisme tinggi. tampilnya umat karena tampilnya pemuda. sebagai cadangan karena generasi muda adalah generasi pengganti yang tua jadi kita sebagai generasi muda harus meningkatkan qualitas Ruhiah kita dengan membekali diri sebanyak mungkin agar bisa mendidik generasi berikutnya. umat islam menjadi terpecah belah. menonton. 3. terutama lagi kita sebagai umat islam khususnya generasi penerus Rasulullah akan duduk dan sebagai penonton?. bersatu dan meneruskan lagi perjuangan Rasulullah untuk menegakkan syariat-syariat islam di muka bumi ini. b. Sudah menjadi karakter seorang pemuda jika melihat sesuatu mereka ingin segera melakukan reaksi saat melihat sesuatu yang dirasa tidak sewajarnya. dan berbagai krisis multidimensial yang melanda bangsa kita. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. Sebagai contoh ketika Rasulullah berusia 17 tahun ada perseteruan antar 2 kabilah besar di kota Makkah yaitu untuk memindahkan batu hajar aswad yang akan mengakibatkan peperangan jika tidak segera ditangani. Kenapa tugas dan beban diatas harus diserahkan kepada pemuda ? karena : a. Pemuda memiliki kekuatan Fikriyah. 11 . dan tampilnya pemuda karena kebaikan akhlaq” “Allah. Pemuda memiliki kekuatan untuk bergerak ( kekuatan gerak ). bekerja dan menikah. tidak jarang juga kita mendengar kalau majunya suatu bangsa itu karena pemudanya dan hancurnya suatu bangsa itu juga karena pemuda. Apalagi di zaman yang akhir ini setelah berakhirnya khilafah islamiyyah. Karena ditangan pemudalah estafet kepemimpinan berikutnya akan di limpahkan. Sudah saatnya kita bangkit. dengan pemudanya yang hanya memikirkan diri sendiri. Terus apakah tugas kita sebagai pemuda? Tugas kita sebagai pemuda adalah : 1.DARUSYABAB ( Peran pemuda dalam Islam ) Seorang ulama berkata : “Sesungguhnya tampilnya islam karena tampilnya umat. jika kita sebagai generasi penerus Rasulullah tidak membekali diri dengan ilmu dan akhlaq mulia. Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah. jangan pernah kita mengatakan kalau kita generasi rabbani sedang kita hanya duduk-duduk. lalu Rasul berinisiatif untuk membentangkan sorbannya dan menaruh batu tersebut diatas sorban itu dan kedua kabilah akhirnya bisa mengangkat bersama-sama yang akhirnya kedua kabilah itu bisa bersatu. diam. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. punya keberanian dan berani melakukan perubahan dimulai dari diri. sebagai akhir perubah/pembaharu saat kita melihat kondisi lingkungan kita yang menyimpang. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat. krisis moral. krisis ekonomi. maka apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.” ( QS : Ar-Ruum 30 : 54 ) Pemuda adalah generasi penerus bangsa. dan bukan mementingkan dan saling mendahulukan pendapat pribadi. sebagai da’i ungkapan “kita adalah da’i sebelum apapun” kenapa karena semenjak kita lahir kita sudah punya kewajiban untuk menjadi da’i dan setiap manusia adalah pemimpin/khalifah. keluarga dan masyarakat. Kebanyakan orang berpikir saat masih muda mereka hanya menganggap tugas mereka adalah sekolah.Tapi apakah sesimple itu dalam memandang dan menjalani hidup tanpa memikirkan apa yang sedang terjadi pada lingkungan sekitar. c. Pemuda mempunyai kekuatan inisiatif tinggi seorang pemuda punya semangat dan inisiatif tinggi untuk mencetuskan gagasan atau ide. kita sebagai pemuda harus bisa melakukan perubahan atas kondisi tersebut dengan keberanian.

yang memang hanya datang sekali. bersatu saling bergenggam menjadi mujahid dan mujahidah tangguh generasi penerus Rasulullah dengan menjadikan syahid tujuan kita. Taat kepada Allah dan Rasul 2.wallahu a’lam bishowab (none160107:15. berpegang dan menguatkan tali Allah. tapi menilai segala sesuatu pada dirikita bukan berdasarkan dunia. Takut pada ancaman Allah. Ikhlas dalam beramal karena seorang pemuda mempunyai sifat selalu bergerak. beliau meninggal diatas kasur. tetapi tidak hanya itu sikap kebijaksanaan orangtuapun tak kalah pentingnya dibutuhkan oleh pemuda yang lebih cenderung mempunyai gejolak yang tinggi dengan darah mudanya yang tidak jarang sering berkesan grusa-grusu dalam mengambil tindakan. tapi karena kecerdasannya nabi Yusuf bisa menterjemahkan arti mimpi sang raja yang karenanya beliau diangkat sebagai bendaharawan negara. saat mereka bergerak mereka juga harus bergerak ikhlas karena Allah atau dengan kata lain memiliki sifat ikhlas karena Allah. mari isi masa muda kita dengan terus berjuang. disinilah peran orangtua dibutuhkan. Sebagaimana nabi Ibrahim yang berani menyatakan kebenaran kepada orangtuanya. yang semua sikap perlawanan tersebut mengakibatkan Ibrahim dibakar hidup-hidup. Dan kisah nabi Yusuf yang dipenjara oleh istri sang raja. 8. dengan ilmu yaitu bisa dengan mengisi majelis taklim b.15) 12 . Sangat merindukan syahid Syahid adalah cita-cita tertinggi seorang pemuda. akhirnya mereka melakukan perubahan pada masyarakat dengan masuk kedalam goa dan dengan kekuasaan allah mereka ditidurkan Allah selama 309 tahun. Jihad sebagai jalan yang ditempuh dengan jihad fisabilillah bentuk jihad bermacam-macam : a.Pemuda banyak mempunyai ide dan cetusan gagasan. infaq dan shodaqoh c. dengan tenaga yaitu membantu secara fisik dalam kegiatan dakwah islamiyah. dan setelah dewasa berani melawan raja Namrudz yang angkuh. seperti Khalid bin Walid yang seorang panglima perang tetapi tidak mendapatkan mati syahid seperti yang diimpikan. 4. Selalu bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Adapun bentuk karakter pemuda yang idealnya harus dimiliki adalah : 1. sedang orangtua hanya mempunyai kekuatan konsepsi dan lebih berperan di belakang layar karena kondisinya tersebut. 3. 9. Seperti kisah Ashabul Kahfi karena mereka merasa terancam dinegaranya yang mempunyai penguasa yang kejam. Semoga uraian diatas bisa menjadi motivasi buat kita para generasi muda. Dan bila ditinjau dari segi orangtua kenapa tugas –tugas diatas dibebankan pada pemuda dan bukan orangtua karena orang tua tidak punya kekuatan gerak. Karakter pemuda yang punya ego besar dan ingin menang sendiri membuat kita harus selalu bertaubat karena kita juga tidak lepas dari kesalahan. wahai para pemuda janganlah engkau hanya diam termangu dan terlena oleh indahnya masa muda. dengan harta yaitu dengan mengeluarkan zakat. Selalu melaksanakan/ mau melaksanakan qiyamul lail Pemuda masih mempunyai kekuatan dengan kesehatan fisik nya untuk bisa bangun tengah malam seperti Rasulullah yang selalu menyegerakan untuk tidur diawal malam untuk melaksanakan qiyamul lail. Zuhud pada dunia Zuhud bukan berarti miskin. Meskipun seorang pemuda itu pemberani tetapi mereka juga harus takut kepada Allah. 5. 7. merasa menghidup dan mematikan manusia. 6. Sabar dan Ridho terhadap ujian Seorang pemuda harus ridho dan sabar saat mendapat dan menghadapi ujian.

ekonomi. akan sulit memunculkan nasionalisme baru. Orentasinya belum diarahkan untuk kepentingan jangka panjang. Akbar Tandjung menjelaskan. Mereka terjebak dalam posisi yang sulit. kata Erlangga. pemuda memang sudah tampak berperan. ketika reformasi yang membawa perubahan. Kalangan pemuda masih berwacana mengenai wacana-wacana praktis dan kepentingan pragmatis sesaat. Pemuda dan parpol pun gagal mewujudkan nasionalisme baru dan kehilangan orentasi. Di sisi lain. regulasi yang jelas adanya UU Kepemudaan) dan kemampuan merespons bangsa ke depan. Dengan nasionalisme baru. Begitu juga penanaman nilai-nilai demokrasi dan akuntabilitas publik belum tampak dilakukan pemuda.Kapanlagi. "Mereka menghadapi situasi yang anomali. parpol-parpol juga gagal merealisasikan visi dan misi menghadapi perubahan. pemuda justru terkejut menghadapi perkembangan. Jaringan kepemimpinan yang mereka hadapi mengakar ke atas. Apabila di era Orde Baru. visi dan misi mereka adalah demokratisasi. yaitu tidak menganut nilai-nilai lama. "Bangsa ini membutuhkan pemuda-pemuda yang mampu membuka topeng-topeng kepalsuan. Cecep Syaifuddin menjelaskan. Pemuda-pemuda India dan Malaysia bisa menunjukkan identitas kepeloporan di tengah perubahan global. Rabu (17/05). Hal sebagai akibat kemiskinan massal dan kemiskinan struktural atau pemiskinan massal dan pemiskinan struktural. peran pemuda di era reformasi diharapkan meliputi semua bidang. Erlangga menyarankan agar dikembangkan lagi sejarah kebangsaan. Mereka pun terjebak kepentingan pragmatisme. "Untuk bidang politik." katanya. tetapi gamang untuk menjalankan budaya baru. Orentasi memperebutkan jabatan-jabatan politik begitu kuat. Slogan demokratisasi dan perubahan yang didengungkan di era Orde Baru tidak diimbangi dengan kesiapan menghadapi perubahan. Di sisi lain. yaitu mengupas topeng-topeng kepalsuan di masyarakat." katanya. Diskusi menghadirkan mantan Ketua DPR Akbar Tandjung. tetapi untuk kepentigan politik. Untuk menumbuhkan nasionalisme baru. Direktur Program The Indonesia Instittute Dr Cecep Effendy dan Asisten Deputi Pendidikan Menpora Erlangga Masdiana. Selain pemuda. dibanding kepeloporan di bidang ekonomi. partai politik dan Ormas yang selama era Orde Baru mendengungkan demokratisasi menempatkan pemuda sebagai aset politik. Partai politik dan Ormas kepemudaan harus menunjukkan kepeloporan yang kuat di berbaai bidang. 13 . hukum dan budaya. namun keika Orde Baru tumbang kalangan pemuda justru terjebak pragmatisme politik sesaat. tidak identitas baru ditunjukkan bangsa ini yang dipelopori pemuda di era reformasi. faktor kepemimpinan di kalangan pemuda juga berpengaruh atas posisi kegamangan itu. baik politik. Tetapi bagaimana dengan bidang lain. budaya dan mendorong demokratisasi. tetapi parpol pun gagal menunjukkan identitas kebangsaan di era perubahan.Peran pemuda di era reformasi semestinya optimal di semua bidang kehidupan masyarakat karena wadah mereka berhimpun baik di Ormas maupun partai politik di era Orde Baru selalu mendengungkan visi dan misi mengembangkan demkrasi. Ini membuktikan bahwa wacana-wacana yang dikembangkan belum diarahkan untuk kepentingan jangka penjang.com . yaitu mengobarkan semangat nasonalisme melalui media massa yang berkembang bebas di era reformasi. Harapan mewujudkan nasionalisme baru sebenarnya masih ada. Akbar mengatakan. Akibatnya. Mereka kemudian gamang memilih identitas dan kehilangan arah (anomin)." katanya. pemuda diharapkan bisa berperan seperti yang disampaikan sosiolos Peter L Berger. hukum. Demikian pemikira yang mencuat dalam diskusi "Menakar Nasionaliema Pemuda" yang diselenggarakan Forum Komunikasi Massa (FKM) di Gedung DPR/MPR Jakarta. Kalangan pemuda berada di simpang jalan dan gamang menghadapi perubahan di era globalisasi. Erlangga Masdiana memperkuat analisis Akbar Tandjung dan lebih banyak mengulas penyebab atau akar persoalan rendahnya kepeloporan pemuda di era reformasi. Namun peran pemuda di era reformasi justru terjebak pada pragmatisme kepentingan politik. "Dari sisi perpektif politik. mereka belum mampu perjuangkan idealisme seperti yang didengungkan sebelum reformasi." katanya.

pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Pertama.” Disinilah pemimpin diharapkan mampu melakuakan perubahan baik bagi dirinya maupun orang lain dan yang dipimpinnya menuju kearah kebaikan. Pemimpin Pemimpin dalam satu negara. tanggung jawab. Seorang bijak pernah mengatakan : “Pemimpin yang baik adalah yang mampu membantu memecahkan kesulitan mereka yang dipimpin serta mempersiapkan calon atau kader pemimpin yang nanti akan menggantikannya. pemuda memiliki peran yang cukup signifikan. Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh sosok pemuda yang berhasil dalam memimpin di masanya. maka sungguh banyak kewajiban pemuda. Ungkapan ini begitu masyhur dan telah menjadi nyata. Kepemimpinan Pemuda Pada Masa Kecemerlangan Islam dan Masa Abad ke 20 Berbagai kenyataan menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa yang telah lalu banyak dipengaruhi oleh mereka yang tergolong pemuda. persatuan. Pemimpin juga merupakan lambang kekuatan. Arahan bagi para pemuda untuk menyalurkan potensinya kepada kebaikan yang sejati. Dalam setiap kebangkitan. Sedangkan kepolosannya memudahkan para penggerak untuk menanamkan nilai-nilai yang akan memotivasi aktivitas gerakan. Potensi kepemudaan ini sangat dihargai disemua lini kehidupan terlebih menurut islam. ibarat kepala bagi tubuh. yaitu masa-masa yang penuh dengan kegelapan. Selain itu juga adanya sebuah pernyataan bahwa masa depan terletak di genggaman para pemuda. Berhamba hanya kepada Allah.Tetapi media juga tidak menjalankan peran yang baik. Ungkapan tersebutlah yang menjadi barometer dan standarisasi dalam pembinaan dan mendidik generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan. bekerja keras hanya untuk menegakkan kebenaran yang sejati. Kebaikan yang akan membuat mereka jaya di dunia dan juga di akhirat. (*/lpk) Revitalisasi Peran Pemuda dan Kepemimpinan Dalam Negara Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Dalam setiap fikrah. Hampir seluruh gerakan di dunia. Sebagai salah satu acuan pada zaman tabi’ut tabi’in. Bahkan ketika Islam mencetuskan gerakan dakwahnya belasan abad yang silam. Pemuda dituntut untuk berfikir panjang. pemuda sesungguhnya dituntut untuk mendidik dirinya menjadi pemuda yang memiliki jiwa-jiwa pemimpin. Pemuda merupakan pilar kebangkitan umat. Berjuang hanya untuk kejayaan Islam. Kekuatan dan kesemangatan membuat pemuda menjadi sangat cocok bagi peran operasional yang membutuhkan energi besar. sebaliknya justru menumbuhkan budaya pragmatisme. Dengan demikian. Ada dua hal yang menonjol pada diri pemuda dalam sebuah gerakan. Kepemimpinan itu telah ada dari zaman Rasulullah SAW hingga kini. Pemimpin bertugas memikirkan. Walaupun Umar bin Abdul Aziz tidak hidup pada masa diturunkannya wahyu namun ia mencoba mamindahkan masa wahyu itu kepada masanya. maju untuk menjadi penyelamat dan hendaknya mampu menunaikan hak-hak umat dengan baik. sejak zaman purba hingga zaman satelit ini. Hal itu dapat terlihat dari kesucian jiwanya dan keagungan jejak hidupnya. keutuhan dan disiplin shaff. hak-hak umat yang harus ditunaikan oleh para pemuda. Inilah yang menentukan seluruh tujuan dan disini pula tempat berkumpulnya segala macam informasi. pemuda adalah pengibar panjipanjinya. Artinya. dan mengkaji setiap masalah yang dihadapi oleh apa yang telah ia pimpin. Berita mengenai keikutsertaan pelajar dan mahasiswa dalam Olimpiade Fisika atau Matematika bukan merupakan berita penting. bijak dalam menentukan sikap. Inilah jalan hidup pemuda muslim yang berharga. 14 . banyak beramal. penindasan dan diwarnai oleh fanatisme yang membabi buta. kedudukannya sebagai basis operasional dan kedua. perannya dalam proses kaderisasi. dan semakin berlipat. baik buruknya suatu umat di masa datang di tentukan oleh baik buruknya pemuda di masa kini. Telah diriwayatkan bahwa sosok Umar bin Abdul Aziz menghadirkan pribadi yang sungguh luarbiasa. sebaliknya berita yang menunjukan bangsa ini kehilangan identitas justru menjadi sajian dari sebagian besar segmen berita. Dengan kata lain. Berita-berita yang ditampilkan lebih pada perwujudan sebagai bangsa yang kehilangan identitas.

Sedangkan di awal abad ke-20 yang lalu. berkorban adalah nalurinya dan fitrahnya adalah keberanian. Beliau adalah Hasan Al Banna. potensi. ketundukan kepada kekuatan. yang pada akhirnya akan kembali melahirkan masalah-masalah baru. Begitu juga memiliki prinsip istiqomah dalam amanah yang telah dipikulnya. Seorang mukmin dalam perspektif Al Qur’an digambarkan sebagai manusia yang dinamis. Beliau adalah pembangun generasi. Perubahan yang kita citacitakan dan idamkan bersama haruslah diraih secara bersama-sama dan dengan semangat yang sama pula. dan tulisantulisannya. Umar bin Abdul Aziz mampu merubah tradisi Daulat Bani Umayyah yang rendah yang telah berlalu selama 60 tahun. dan sejahtera yang mirip dengan masa Rasulullah SAW.. Untuk itulah sangat dibutuhkannya peran pemuda yang bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan. setiap kita. Suasana yang ditemui Umar bin Abdul Aziz diawal kekhalifahannya telah memaksanya untuk menumpahkan perhatiannya yang lebih besar terhadap hak-hak manusia. Kejeniusan Hasan Al Banna tampak jelas dalam kecintaannya kepada islam. pemikiran. Peran pemimpin-pemimpin tersebutlah yang layak direvitalisasi kembali dengan baik dan benar khususnya bagi kaum muda. budaya. Perubahan Sebagai Agenda Umat Setiap manusia. karena merekalah yang akan menjadi teladan konkrit bagi masyarakat kontemporer dalam mewujudkan manhaj al hayyah yang shahih. namun ia adalah sosok pemimpin yang muncul dan tampil dalam situasi dan kondisi yang tidak mendukung. Integritas kepemimpinannya sepenuhnya untuk dakwah dengan segala bakat. moral. Pengaruh ini masih dapat kita rasakan hingga kini. baik dari kalangan pelajar atau aktivis. yang mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia.Pada masa itu. di negeri Mesir muncul seorang tokoh muda yang sangat terkenal sampai sekarang. Saat itu usianya belum mencapai 35 tahun. semangat yang rapuh. gaya penjelasan mereka. Umar bin Abdul Aziz menerima kekuasaan sebagai khalifah dikala ia masih muda. Hal ini dapat tercermin melalui masyarakat substantif. Bahkan ia muncul di zaman kegelapan yang sangat pekat. ‘athifah (empati. namun merubah suatu realita baru termasuk di dalamnya prinsip-prinsip ber-aqidah. Hasan Al Banna memiliki pengaruh yang sangat besar di kalangan kaderkadernya terbukti gerakan dakwah yang dirintisnya hingga kini konsepnya merata hampir diseluruh dunia. Kekuatan dan Peran Pemuda Terhadap Perubahan Perubahan yang diinginkan bersama adalah perubahan yang komprehensif dan substantif. 15 . dalam cita rasa mereka. Bekerja adalah budayanya. badan yang loyo. Hal ini telah mempengaruhi kecendrungan semua orang yang berkontak dengannya. metodologi berfikir mereka. dan keputusasaan untuk melakukan perbaikan. Bukan sekedar perubahan yang sifatnya parsial dan hanya menjadi solusi sesaat. Perubahan yang dikehendaki. adil. progresif dan produktif. ruhani yang kosong. dan setiap umat memiliki kecenderungan untuk meraih sebuah kemenangan. kehidupan yang labil. hukum. Keistimewaan dirinya inilah membuat Umar bin Abdul Aziz dan sejarah perjuangannya lebih mirip legenda daripada fakta. akhlak yang rusak. baik. Dalam meraih sebuah kemenangan tersebut hendaknya setiap orang melakukan perubahan. Upaya dalam meraih kemenangan itu hendaknya dilakukan dengan terus menerus dan tidak boleh berhenti meski telah memperolehnya. iklim yang tidak pas. Ada kontribusi lain yang bisa diberikan kepada Islam dan umat ini. Dalam hal tersebut yang ia habiskan hanya memakan waktu dua tahun lima bulan dan beberapa hari saja. kemauan yang lemah. meliputi seluruh bidang kehidupan dan sisi normatif bagi seluruh umat. simpati. tekad yang lentur. Dan kemenangan itulah merupakan suatu agenda besar yang dimiliki oleh umat. di tengah-tengah masyarakat yang terkena kelumpuhan berfikir. murabbi rakyat dan pemilik madrasah ilmiyah fikriyah khuluqiyah. Dia senantiasa memiliki daya juang dan daya dobrak dalam menebarkan nilai-nilai kebenaran yang telah diyakininya. Hasan Al Banna tidak saja menjadi sosok pemimpin bagi para pengikutnya saat itu. bukan sekedar merubah nama atau bentuk lahir suatu masyarakat. yaitu tenaga dan amal nyata yang dilakukan oleh para pemuda. menjadi masa pemerintahan yang indah. dan emosi) yang dingin.

Sebuah cita-cita besar dari sebuah perubahan. krmanusiaan yang adil dan beradab. Wallahu a’lam PEMUDA ”ANTARA HARAPAN DAN TANTANGAN” Pemuda dalam wacana umum adalah sebagai generasi penerus bangsa. Kalau dilihat di negara Indonesia. Untuk dapat mewujudkan masyarakat yang beradab. Hal itulah yang menjadi salah satu tantangan bagi para pemuda sebagai pemimpin masa depan. Tahapan-tahapan perjuangan Kemerdekaan Indonesia diperankan 16 .Selalu tegar dan tidak pernah gentar dalam menebarkan nilai kebenaran dan kebaikan. Mereka masih terus menuntut. pemuda sangat berperan dalam mewujudkan Indonesia Merdeka. mau bekerja keras. Adapun hal lain yang menjadi tantangan bagi para pemuda dalam melakukan perubahan adalah terkotorinya kepribadian Islam oleh beberapa golongan yang melumpuhkan sendi kekuatannya. Sebagai entitas masyarakat. sebagaimana termaktub dalam konstitusi negara kita. dasar keikhlasan adalah nurani yang suci.”( Hasan Al Banna) Oleh karenanya. bangsa ini harus memiliki pemimpin yang amanah. kebersamaan. bergerak. seorang pemuda tidak boleh berpangku tangan tanpa ada partisipasi dalam mewujudkan agenda perubahan umat. dan mampu mengarahkan serta menggerakkan massanya untuk bersama berjuang mencapai cita-cita perjuangannya. Hal inilah yang menjadi harapan bagi seluruh masyarakat dan para pemuda. dasar hamasah adalah syu’ur yang kuat dan dasar amal adalah ‘azm menggelora. para foundhing fathers telah menetapkan. kedaulatan rakyat. hamasah dan amal) merupakan karakteristik bagi para pemuda. Pemuda adalah sebagai agen perubahan. Harapan. Peluang dan Tantangan Kepemimpinan Pemuda Sebuah proses perubahan sangat dipengaruhi oleh pemimpin. berjuang dan melawan hingga tercapainya perubahan menuju kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia. Dan hampir-hampir empat pilar ini (iman. “Sungguh fitrah ini bisa sukses apabila ada umat yangkuat. dan menyampaikan langsung kepada para penguasa dan mampu mengambil kebijakan. Terlebih lagi dalam struktur dan budaya sosial yang paternalistik. Kepemimpinan untuk saat ini masih menjadi sebuah masalah yang harus terus diasah dan ditingkatkan kualitasnya. pemuda juga berusaha kritis terhadap kondisi masyarakatnya dan berusaha mengungkapkan realitas dan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat. dan yang terakhir adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. namun perubahan yang diinginkan oleh seluruh umat khususnya rakyat Indonesia belum dapat diwujudkan. keikhlasan yang penuh di jalannya. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Tuntutan bagi para pemuda untuk bergerak dikarenakan bahwa pemuda adalah sosok yang memiliki jiwa intelektualitas. persatuan Indonesia. Keinginan mendapatkan perubahan tetap terus bersemayam di dalam dada rakyat Indonesia hingga kini. Eksistensi dan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara sangat ditentukan oleh sikap dan prilaku generasi muda dalam menatap masa depan bangsa dan negara. Pada akhirnya pemuda menjadi tumpuan bagi rakyat untuk terus menyuarakan perubahan. Beramal dan bergerak juga merupakan indikator kebaikan hidup bagi seorang pemuda islam. ketuhanan yang Maha Esa. ikhlas. Apalagi itu akan menjadi sangat urgen ketika kita mengharapkan kokohnya kepemimpinan yang bisa menampilkan moral dan akhlaq Islami. Karena semua yang bergerak dan beramal akan mendatangkan kemashlahatan dan kebaikan. Karena dasar keimanan adalah hati yang cerdas. dan sejarah bangsa-bangsa sudah membuktikan hal ini. Kepemimpinan masih menjadi masalah krusial yang kemudian mengakibatkan negeri ini mengalami krisis multidimensi yang parah. bahwa perubahan yang harus terjadi adalah terwujudnya kemerdekaan. Berbagai rezim telah dilalui. hamasah yang membara dan adanya persiapan yang melahirkan tadhhiat (pengorbanan) dan amal untuk merealisasikannya.

utamanya pemerintah. Jaman Pendobrak perjungan yang dilakukan melalui jalur diplomasi dan perjuangan bersenjata. sehingga terwujudnya Indonesia yang merdeka dan berdaulat. dan mampu mengembangkan ketrampilan yang diberikan melalui pemerintah maupun organisasi masyarakat lainnya. dan Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat.oleh pemuda. sudah berkewajiban berperan aktif dalam proses pembangunan dan ikut serta dalam menjaga eksistensi bangsa dan negara. disamping dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat. Jaman pencoba dengan berdirinya Organisasi Budi Utomo yang didirikan oleh pemuda terdidik dibawah pimpinan Dr. melalui organisasi pemuda dapat mengembangkan jiwa kepemimpinannya. Pemberdayaan generasi muda memerlukan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat. akan tetapi perjuangan pemuda juga dilakukan secara terorganisir. Budi Utomo merupakan cikal bakal dari berdirinya organisasi modern di Indonesia. dan melalui organisasi pemuda dapat menciptakan wahana kreativitas dan aktivitas bagi kalangan pemuda. Hal yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan pemberdayaan generasi muda adalah : sumberdaya manusia generasi muda yang memadai. Sutomo. Peran pemuda dapat ditunjukkan lewat kompetisi dalam bidang ilmu pengetahuan. Sudah tentu sejarah perjungan pemuda pada era merebut kemerdekaan merupakan tolok ukur bagi perjuangan pemuda dalam mengisi kemerdekaan. Perjuangan mewujudkan Indonesia Merdeka tidak hanya dilakukan oleh pemuda di Indonesia akan tetapi juga oleh para mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri khususnya di Negeri Belanda melalui organisasi mahasiswa Perhimpunan Indonesia (Indische Verenejing) yang dipimpin oleh Mohammad Hatta. agar mendapatkan kualitas generasi muda yang mampu berkompetisi dalam berbagai bidang. Pemuda hendaknya mampu mengorganisir diri dalam sebuah organisasi. dan berkelanjutan. Pemberdayaan generasi muda dapat dilaksanakan secara terencana. Dengan melihat sejarah perjuangan bangsa yang dipelopori oleh generasi muda. Pemberdayaan Generasi Muda Pemuda pada masa yang akan datang tidak hanya merupakan obyek dari proses pembangunan di era global. sehingga organisasi dan sumberdaya manusia pemuda dapat berkembang Dengan semakin berdayanya generasi muda dalam berbagai sektor kehidupan. Pemberdayaan secara individu maupun maupun organisi pemuda perlu ditingkatkan. bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan secara individu. akan tetapi juga sebagai subyek dan juga bertanggung jawab terhadap proses pelaksanaan dari pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan. Untuk itu hendaknya generasi muda dapat berdaya dalam menghadapi situasi dan kondisi internal maupun eksternal generasi muda. yang kemudian menghasilkan Proklamasi 17 Agustus 1945. Pemberdayaan pemuda melalui organisasi pemuda mampu merubah pola pikir yang lebih terbuka dan demokratis. Jong Sumatra dan lainnya yang kemudian pada tanggal 28 Oktober 1928 mendeklarasikan Sumpah Pemuda melalui Kongres Pemuda Indonesia yang Ke-2. Dan pemuda Indonesia sudah sepantasnya dapat diberdayakan. dengan bersatunya organisasi pemuda kedaerahan seperti Jong Java. Jong Ambon. dan dukungan dana dari berbagai unsur. sistematis. agar pemberdayaan pemuda dapat dilaksanakan tepat pada sasaran yang dicapai. pengorganisasian yang sistemik. Peran pemuda dapat juga ditunjukkan dalam kemampuan menguasai teknologi informasi di era global dan dapat ditransformasikan kepada masyarakat secara luas. Peran Pemuda di Era Global Pemuda yang sering kali dinyatakan sebagai generasi penerus pembangunan bangsa. serta berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan. bangsa dan negara. Sehingga 17 . Jaman pergerakan merupakan jaman pergerakan merupakan jaman kesadaran bagi bagi pemuda akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka.

Disamping itu pula pemuda diharapkan dapat menciptakan pendidikan alternatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 18 . Pemuda berperan dalam kelangsungan kepemimpinan di tingkat nasional dan lokal. mengingat masih banyak generasi muda yang belum mendapatkan pendidikan yang memadai. Dan generasi muda adalah aset bagi kepemimpinan madepan. Karena pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Secara rata-rata pemuda sudah memiliki kemampuan dalam mengembangkan bakat kepemimpinannya. dengan dedikasi dan kemampuan yang dimiliki sehingga keberlangsungan kemimpinan nasional dan lokal dapat berlangsung dengan baik melalui kaderisasi kepemimpinan yang ada pada generasi muda. melalui organisasi kepemudaan yang menerapkan kaderisasi dengan baik. Pemuda juga dapat berperan dalam dunia pendidikan. sehingga buta aksara dikalangan generasi muda dapat di kurangi. jika memungkinkan ditiadakan.sebagian besar generasi muda mampu menguasai teknologi informasi yang sangat dibutuhkan dalam melaksanakan proses pembangunan di masa depan. Peran pemuda dapat disampaikan dalam bentuk kritik kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar anggaran pendidikan dapat ditingkatkan mencapai 20% dari APBN maupun APBD.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->