P. 1
an Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Pinembani Donggala

an Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Pinembani Donggala

|Views: 10,777|Likes:
Published by Ramli_Kadir
Research graduate
Research graduate

More info:

Published by: Ramli_Kadir on Nov 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2015

pdf

text

original

Untuk menghitung evapotranspirasi potensial (ETo) digunakan
metode “Penman Modifikasi” dengan persamaan :

Eto

c

ETo

.

)

).(

(

).

1(

)

.
75
,
0

.(

'

1

ed

ea

u

f

W

Rn

Rs

W

ETo

Contoh perhitungan ETo, untuk bulan Januari pada stasiun lalundu,
adalah sebagai berikut :
Diketahui : Data rerata Klimatologi seperti pada tabel 3.4.
1. Temperatur rata-rata, T = 26,80o

C
2. Kelembaban udara relatif, RH = 92,4%
3. Kecepatan angin, u = 69.2 km/hr = 2.88 km/jam = 0.80 m/det
4. Penyinaran matahari, n/N = 50.4%

48

Langkah 1 :

Dengan data T = 27,52o

C (Tabel 2.2), didapat :
5. Tekanan uap jenuh (Ea), melalui interpolasi didapat :
70
,
35

27

ea

C

T

80
.
37

28

ea

C

T

)

27

52
,
27

(

27

28

7,
35

8,
37

7,
35

52
,
27

x

ea

T

79
,
36

ea

m.bar

6. Faktor penimbang suhu dan elevasi daerah (W)

76
.
0

27

C

T

77
.
0

28

C

T

7. (1 – W) = 1 – 0,77 = 0,23
8. Fungsi suhu, f(T)

10
,
16

27

C

T

)

27

52
,
27

(

27

28

10
,
16

30
,
16

10
,
16

52
,
27

x

ea

T

30
.
16

28

C

T

20
,
16

)
(

T

f

m.bar

Langkah 2

Dengan data : RH = 72,09% (Tabel 2.1)
ea = 36.79 m.bar

9. Tekanan uap aktual
100

RH

ea
ed

%

09
.
72

79
.
36

52
.
26

m.bar
10. Perbedaan tekanan uap jenuh dengan tekanan uap sebenarnya :

52
.
26

79
.
36

ed

ea

27
.
10

m.bar
11. Fungsi tekanan uap, f(ed)

ed

ed

f

044
.
0

34
.
0

77
.
0

52
.
27

W

C

T

49

113
.
0

Langkah 3 :

Dengan data :
- Koordinat 0o

10’ 31”LU

- Rasio keawanan , n/N = Penyinaran matahari = 44.8 %
Didapat besaran :
12. Radiasi ekstra matahari, Ra didapat melalui interpolasi:

Januari,

70
,
14

2

00
.

15

0

Ra

LU

Ra

LU

)

0

"
31
'
10

0

(

0

2

00
.
15

70
,
14

00
.
15

0

o

o

Ra

LU

97
.
14

Ra

mm/hari
13. Radiasi yang diterima matahari, Rs diperoleh dari

Ra

N

n

Rs

)

5.
0

25
.
0
(

97
,
14

)
45
.
0

5.
0

25
.
0

(

38
.
7

mm/hari
14. Fungsi Rasio keawanan f(n/N) didapat melalui persamaan :

N

n

N

n

f

9.
0

1.
0

45
.
0

9.
0

1.
0

51
.
0

Langkah 4 :

Dengan data : Kecepatan angin, u = 55.1 km/hari = 0.64 m/det
Didapat besaran :
15. Fungsi kecepatan angin pada ketinggian 2.00 m di atas
permukaan tanah (km/hari) = f(u) didapat melalui persamaan :
f(u) = 0.27 ( 1 + u . 0.864)
= 0.27 ( 1 + 0,64 x 0.864)

42
.
0

m/det

50

Langkah 5 :

16. Menghitung besaran radiasi bersih gelombang panjang (Rn1)
mm/hari dengan persamaan :
f(n/N)

f(ed)

f(T)

Rn1

0.51

x

0,113

x

16.2

93
.
0

mm/hari

Langkah 6 :

17. Menghitung faktor koreksi c berdasarkan perkiraan
perbandingan kecepatan angin siang/malam di Indonesia.
Data :

RH = 72.09 %
U = 55,1 km/hari = 0.64 m/det
Rs = 7.38 mm/hari
Asumsi U siang/U malam = 1
Melalui interpolasi tabel. Di peroleh c = 1,10
25
.
0

)

1(

a

Rs

a

Rns

53
.
5

38
.
7

)
25
.
0

1(

mm/hari

1

Rn

Rns
Rn

93
.
0

53
.
5

Rn

= 4.6 mm/hari

Langkah 7 :

18. Menghitung ETo dengan persamaan :
ETo = C [W . Rn + (1 – W) x (f(u) x (ea –ed)]
= 1.1 [ 0.77 (4.6) + (0.23)(0.42)(10.27)
= 4.98 mm/hari
ETo bulanan = 4.98 x 31 hr = 154.50 mm/bulan
Perhitungan evapotransrasi potensial langkah 1 sampai dengan
langkah 7 bulan Januari dan bulan selanjutnya disajikan pada tabel
5.1.

51

Tabel 5.1. Perhitungan Evapotranspirasi Bulanan dengan Metode Penmann Modifikasi

Sumber : Hasil Perhitungan

5
1

52

5.1.3 Perhitungan Metode Empiris Debit Andalan Sungai

Dalam menentukan ketersediaan air atau debit andalan pada DAS
Sungai Marimpa, digunakan Metode F.J. Mock untuk tiap tahunnya
selama 10 tahun. Data yang menjadi parameter dalam menentukan
debit andalan antara lain :

1. Data curah hujan bulanan rata-rata
2. Data evapotranspirasi potensial yang dihitung dengan metode
Penman Modifikasi
3. Data jumlah harian hujan

Adapun langkah perhitungan ketersediaan air atau debit anadalan
pada DAS Marimpa dengan metode F.J.Mock dapat dilihat pada
contoh perhitungan pada bulan januari tahun 2000 sebagao berikut :

1. Data Meteorologi
a. Curah hujan bulanan (R) = 363.0 mm/bln
b. Jumlah hari hujan (n) = 11 hari
2. Evapotranspirasi aktual (Ea) :
a. Evapotranspirasi potensial (ETo) = 154.50 mm/bln (tabel
5.11)
b. Permukaan lahan terbuka (m) = 10 %

c.

)

18
(

)
20

/

(

/

n

m

Ea

ETo

)
11

18
(

)
20

/

10
(

5,
3

%

d. Evapotranspirasi terbatas (Ee)

ETo

n

m

Ee

)

18
(

)
20

/

(

50
,
154

035
,
0

408
.
5

mm/bulan

53

e. Evapotrapirasi aktual (Ea)

Ee

ETo
Ea

408
.
5

500
.
154

093
.
149

mm/bulan

3. Keseimbangan air

a.

Ea

R
S

093
,
149

00
.
363

907
.
213

mm/bulan
b. Limpasan Badai (PF = 5 %)
Jika : S

0, maka PF = 0

S

0, Hujan Bulanan (R) 0,05
PF = 0
c. Kandungan air tanah (SS)
Jika : R > Ea maka, SS = 0
R < Ea maka, SS =S

- PF

SS = 0
d. Kapasitas kelembaban tanah akhir
Jika : SS = 0 maka Kapasitas kelembaban air tanah = 200
SS 0 maka Kapasitas kelembaban air tanah = kandungan
air tanah
e. Kelebihan air (WS)

SS

S
WS

00
.
0

907
.
213

907
.
213

mm/bulan
Karena air hujan dapat masuk ke dalam tanah, sehingga
terjadi kelebihan air sebanyak 213.907 mm/bulan.
4. Limpasan dan Penyimpangan Air
a. Faktor infiltrasi (i) diambil 0,4
b. Faktor resesi air tanah (k) diambil 0,6
c. Infiltrasi (I)

54

WS

i
I

907
.
213

4,
0x

563
.
85

mm/bulan
d. Volume air tanah (G)

I

k

G

)

1(
50
.
0

563
.
85

)
60
.
0

1(
50
.
0

45
.
68

mm/bulan
e. Penyimpanan volume air tanah awal terkoreksi (L)
100

)

(

1

1

n

n

V

V

k

L

100

60
.
0

00
.
60

mm/bulan
f. Total volume penyimpanan air tanah (Vn)

1

1

50
.
0

n

V

k

I

k

Vn

00
.
60

45
.
68

45
.
128

mm/bln
g. Perubahan volume aliran dalam tanah (∆Vn)

1

n

V

Vn

Vn

100

45
.
128

45
.
28

mm/bln

h. Aliran dasar (BF)

Vn

I
BF

450
.
28

563
.
85

113
.
57

mm/bln
i. Limpasan langsung (DR)

PF

I

WS

DR

0

563
.
85

907
.
213

344
.
128

mm/hari

55

j. Total limpasan (TRo)

DR

BF
TRo

344
.
128

113
.
57

457
.
185

mm/hari

k. Debit Sungai (Q)
Diketahui data-data sebagai berikut :
- Luasan Cathmen area, A = 7.76 km2

= 7.76 x 106

m2

- Jumlah hari dalam bulan januari = 31 hari
Maka untuk debit tersedia dapat dihitung sabagai berikut :
Debit tersedia bulan n (Qn)

A

TRo
Qn

31

6.
11

76
,
7

10

457
.

185

3

539
,
0

m3

/det

Perhitungan debit bulan Januari 2000 diatas dan bulan selanjutnya
dari tahun 2000 – 2009 disajikan dalam bentuk tabel (lihat tabel 3.7 -
3.8). Hasil selengkapnya dapat dilihat dalam tebel 3.6. berikut.

Debit andalan yang ekonomis ditentukan menurut pedoman

”Technical Participation Manual for Small Hydroelectric Power
Develovement” yang dikeluarkan oleh New Energy Foundation,

MITI Japan. Memperhatiakn kurva durasi debit aliran, maka dapat
dipilih debit disain yang efektif. Pada prosentase kejadian 70 %
diperoleh debit sebesar 0,064 m3

/det. Dan pada prosentase kejadian

100 % diperoleh debit 0,009 m3

/det. Sehingga debit desain

ditetapkan sebesar 0,064 m3

/det.
Banjir Rencana pada studi ini dilakukan melalui
pengamatan karakteristik sungai. tanda-tanda kejadian banjir yang
ada serta hasil wawancara dengan masyarakat disekitar lokasi studi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian banjir mengakibatkan
permukaan air sungai naik sampai 1,00 meter di lokasi PLTMH.

56

Tabel 5.2.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2000

Sumber : Hasil Perhitungan

5
6

57

Tabel 5.3.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2001

Sumber : Hasil Perhitungan

5
7

58

Tabel 5.4.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2002

Sumber : Hasil Perhitungan

5
8

59

Tabel 5.5.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2003

Sumber : Hasil Perhitungan

5
9

60

Tabel 5.6.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2004

Sumber : Hasil Perhitungan

6
0

61

Tabel 5.7.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2005

Sumber : Hasil Perhitungan

6
1

62

Tabel 5.8.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2006

Sumber : Hasil Perhitungan

6
2

63

Tabel 5.9.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2007

Sumber : Hasil Perhitungan

6
3

64

Tabel 5.10.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2008

Sumber : Hasil Perhitungan

6
4

65

Tabel 5.11.Analisa Debit Andalan dengan Metode F.J.Mock Sungai Marimpa Thn.2009

Sumber : Hasil Perhitungan

6
5

66

Tabel 5.12. Debit Andalan Sungai Marimpa (m3

/det)

Berdasarkan debit pada tabel 5.12 diatas, disusunlah kurva durasi aliran (flow
duration curve
) seperti pada gambar 5.1.

Gambar 5.1. Kurva Durasi Debit Aliran Sungai Marimpa

Sumber : Hasil Perhitungan

0,000

0,100

0,200

0,300

0,400

0,500

0,600

0,700

0,800

0,900

Debit
(m3

/det)

Prosentae (%)

Kurva Prosentase Durasi Debit

KejadiaDebit
0%

0,856

5%

0,774

10%

0,616

15%

0,483

20%

0,349

25%

0,290

30%

0,256

35%

0,188

40%

0,155

45%

0,144

50%

0,126

55%

0,108

60%

0,095

65%

0,087

70%

0,064

75%

0,051

80%

0,039

85%

0,034

90%

0,026

95%

0,022

100%

0,009

67

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->