P. 1
Perencanaan Strategik

Perencanaan Strategik

|Views: 554|Likes:
Published by Elan Cms

More info:

Published by: Elan Cms on Nov 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2012

pdf

text

original

PERENCANAAN STRATEGIS UNTUK MUTU

OLEH MARGONO SLAMET

Mutu tidak akan datang dengan sendirinya, perlu usaha khusus. Peningkatan mutu yang terus-menerus adalah hasil dari budaya kerja. Budaya kerja yang baik adalah hasil pembinaan jangka panjang. Agar budaya kerja yang baik tercapai perlu perencanaan jangka panjang yang bersifat strategik. Rencana jangka panjang perlu tujuan-tujuan yang jelas, yang berfokus pada kepentingan dan kebutuhan para pelanggan. Rencana jangka panjang harus realistik, berdasarkan kondisi diri dan lingkungan.

# Mengapa Fakultas MIPA ini ada atau diadakan ? # Untuk apa dan untuk siapa Fakultas ini ada ? # Apakah Fakultas ini mengejar pencapaian tujuan-tujuan yang benar ? .

misi dan nilai-nilai kita ? PERSYARATAN DARI PELANGGAN Siapakah yang menjadi pelanggan-pelanggan kita ? Apa saja yang diharapkan dari kita oleh para pelanggan ? Kita perlu baik dalam hal apa saja agar mampu memenuhi hapapan-harapan para pelanggan ? Apakah yang dituntut mahasiswa dari institusi kita ? Metoda apa yang kita gunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan para pelanggan ? .VISI dan MISI Apakah yang kita inginkan ? Apakah visi.

kelemahan-2.(Lanjutan) JALAN MENUJU SUKSES Apakah kekuatan-2. kesempatan-2 dan ancaman-2 yang kita miliki dan hadapi ? Faktor-2 mana yang menentukan kesuksesan kita ? Bagaimana kita akan dapat meraih sukses ? KINERJA YANG BERMUTU Standar kinerja mana yang akan kita pakai ? Bagaimana kita akan menyajikan mutu ? Mutu yang akan kita sajikan itu menuntut biaya dan pengorbanan apa dari kita ? .

( Lanjutan ) INVESTASI PADA SDM SDM kita harus dikembangkan menjadi bagaimana ? Apakah kita sudah sudah berinvestasi untuk mengembangkan SDM ? MENGEVALUASI PROSES Apakah kita telah menjalankan proses peningkatan mutu dengan benar ? Bagaimana kita tahu bahwa kita telah meraih suskses ? .

Misi dan Nilai2 Bidang apa yang kita geluti Identifikasi Pelanggan & Kebutuhan Analisa SWOT + FPK Rencana Perguruan Tinggi Kebijakan Mutu dan Rencana Mutu Siapa pelanggan2 kita dan apa yang mereka butuhkan dan harapkan Kita harus mampu lebih baik dalam hal apa saja Bagaimana kita akan meraih sukses Bagaimana kita akan menyajikan mutu Biaya Mutu Apa dan berapa biaya dan pengorbanan yang diperlukan Evaluasi dan Umpan balik Bagaimana kita tahu kalau kita sukses .URUTAN LANGKAH PERENCANAAN STRATEGIS Visi .

IMTAQ dan ber-IPTEK. NILAI dan TUJUAN Pemisahan secara jelas keempat hal tersebut akan membuat jelas institutsi apa yang ingin dikembangkan. = Membangun masyarakat yang ber. MISI . Dari pernyataan singkat itu kemudian dijabarkan agar menjadi lebih jelas. VISI adalah pernyataan tentang maksud akhir yang ingin diwujudkan oleh/dengan adanya institusi itu.VISI . . Contoh : = Menyajikan pendidikan yang bermutu tinggi = Mencari dan memberi yang terbaik = Mewujudkan masyarakat yang sadar akan kebesaran Tuhan dan alam ciptaannya.

# Kriteria Mudah dihafal untuk menyusun pernyataan misi : Mudah dikomunikasikan Sifat bidang garapan jelas Ada komitmen pada mutu Mengandung maksud jangkapanjang Memfokus pada pelanggan Harus fleksibel . maka tidak perlu khawatir misi tidak akan dapat dilaksanakan. # Pernyataan tentang misi ini membuat suatu institusi berbeda de` ngan yang lain. institusinya. . # Bila misi ini didukung oleh adanya strategi mutu jangka panjang. dan memberi arah yang jelas yang akan ditempuh pada sekarang ini dan yang akan datang. # Misi harus dapat dijabarkan menjadi tindakan-tindakan dengan . memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada bagi .M I S I adalah pernyataan yang berkaitan erat dengan visi.

Fakultas MIPA Univ. sebaik-baiknya. Fakultas MIPA Univ. Alamiah menyiapkan SDM yang mengua. . Fakultas MIPA Univ. standar mutu tinggi agar bermanfaat setelah lulus. dikan dengan mutu yang setinggi mungkin. Semenanjung memberi pelayanan pendi-. .CONTOH : 1. sai ilmu MIPA dengan mutu tinggi agar bisa diamalkan dengan . ilmu Alam dan Matematik kepada para mahasiswanya dengan . Purbakala bermaksud mengajarkan ilmu. 3. 2.

menjamin adanya maksud yang konsisten. serta . munikasikan. 3.TATA NILAI Tata nilai suatu institusi adalah prinsip-prinsip yang digunakan . Bekerja sambil melakukan perbaikan mutu secara berkelan. . institusi yang bersangkutan. Tata nilai mendorong dan memberi arah bagi institusi. CONTOH : 1. 2. Mengutamakan kepentingan pelanggan. Tata nilai institusi menyatakan keyakinan-2 dan aspirasi-2 dari . dalam mencari dan mewujudkan visi dan misinya. mudah dihafal. Pernyataan nilai harus singkat. Bekerja dengan jujur sesuai standar profesional yang tinggi. jutan. dan mudah diko-.

TUJUAN harus realistik dan mungkin untuk dicapai. . tujuan yang dapat dicapai. MISI dan TATA NILAI dijabarkan menjadi tujuan. sehingga hasil yang dicapai dapat dievaluasi secara terukur.TUJUAN VISI.. TUJUAN seharusnya dirumuskan dalam bentuk yang dapat diukur. . .

IDENTIFIKASI PELANGGAN DAN KEBUTUHANNYA Mengidentifikasi berbagai kelompok pelanggan perguruan tinggi secara spesifik sangatlah penting. Perguruan tinggi harus berusaha memenuhi kebutuhan dan harapan itu. baik pelanggan eksternal (primer. baik aktual maupun potensial. pengabdian dan administrasi) memiliki kelompok pelanggan yang berbeda. penelitian. sekunder dan tersier) maupun internal. Produk dan jasa yang dikatakan bermutu tak berarti apa-apa tanpa analisa pasar ini. Masing-masing fungsi PT (pendidikan. . Dengarkan dan baca kebutuhan dan harapan pelanggan. Masing-masing kelompok pelanggan memiliki kebutuhan dan harapan.

MATRIK KEBUTUHAN PELANGGAN PERGURUAN TINGGI Pelanggan Fungsi PT Eksternal Internal Primer Sekunder Tersier Dosen Pegawai Pendidikan Penelitian Pengabdian pd Masyarakat Administrasi .

Mengurangi acaman . Meminimalkan kelemahan c.ANALISIS S W O T DAN FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN SWOT analisis merupakan alat yang paling efektif untuk mengetahui potensi institusi. SWOT analisis dapat dibagi dua : a. analisis internal memfokus pada kinerja institusi: kekuatan dan kelemahan dalam berkinerja. Memaximalkan kekuatan b. Tujuan analisis SWOT adalah: a. b. Memanfaatkan secara maximal kesempatan yang ada d. analisis kondisi dan situasi lingkungan: kesempatan dan ancaman berada dan berasal dari lingkungan eksternal.

(Lanjutan Analisis SWOT) Aktivitas SWOT dapat diperkuat bila analisis difokuskan pada : a. Keunggulan kompetitif dari institusi. Kedua hal itu (a dan b) adalah kunci untuk menyusun strategi jangka panjang. Strategi perguruan tinggi perlu dikembangkan sedemikian rupa agar dapat melindungi dirinya dari persaingan dan dapat meningkatkan daya tariknya terhadap pelanggannya. Persyaratan yang dituntut pelanggan. dan b. . Bila analisis ini dipadukan dengan misi dan nilai-nilai yang nilaidimiliki. maka menghasilkan identitas yang membedakan dari pesaingpesaing-pesaingnya.

ANALISIS SWOT Kekuatan Memiliki banyak mahasiswa Tim pimpinan yang bersemangat Hasil ujian yang sangat baik Jurusan Kimia & Biologi kuat Dukungan orang tua kuat Moral staf baik Dukungan Pemda Kelemahan GedungGedung-gedung tua yang tak menarik Staf pengajar kebanyakan masih muda Anggaran yang kecil Kurang fasiltas laboratorium Mutu mahasiswa baru kurang Buku di perpustakaan sangat kurang Kesempatan Merger dengan PTS berreputasi kurang tapi punya fasilitas baik Mengembangkan reputasi penelitian Semangat menghadapi situasi baru Kesempatan meningkatkan keahlian . staf pengajar & staf pendukung Ancaman Kehilangan identitas dan reputasi Kehilangan dosen senior yang berpengberpengalaman Munculnya perguruan tinggi baru Berkurangnya lulusan SMU .

tim- . internal : jumlah peningkatan keprofesionalan staf dan keberhasilan kerja tim-tim yang ada.FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN FPK adalah indikator yang harus ditemukan bila perguruan tinggi ingin memuaskan pelanggannya dan memenuhi misinya. ketanggapan terhadap kebutuhan/kepentingan masyarakat. b. FPK merupakan kunci untuk bisa meningkatkan mutu kinerja. FPK adalah kegiatan-kegiatan kunci yang diidentifikasi sendiri kegiatandengan berporos pada misi yang diembannya. eksternal : kepuasan pelanggan. FPK mencakup indikator-indikator : indikatora.

belajarMelibatkan sebagian besar staf dalam tim-tim perbaikan mutu. Sarana belajar-mengajar yang memenuhi kebutuhan mahasiswa. belajarTim-tim perbaikan mutu yang berfungsi dengan baik.‡FPK INTERNAL mencakup antara lain : Sistem penerimaan mahasiswa yang terbuka. . Pembinaan nilai-nilai sosial. nilaiPerbaikan strategi belajar-mengajar. budaya dan etikal mahasiswa. timKemudahan dan kecepatan lulusan mendapatkan pekerjaan dan meneruskan pendidikan. TimAmbang batas kelulusan ujian yang diperbaiki. personal.

. Meningkatnya pangsa pasar. Meningkatnya ketanggapan terhadap kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Meningkatnya kepuasan pelanggan melalui survei. Hubungan yang semakin baik dengan industri dan bisnis.‡FPK EKSTERNAL mencakup antara lain : Peningkatan akses ke perguruan tinggi. Bertambahnya partisipasi masyarakat dari kelompok minoritas dan penyandang cacat.

dan berjangka panjang.MENYUSUN RENCANA STRATEGIS DI PERGURUAN TINGGI Rencana strategis adalah langkah-langkah kegiatan yang tersusun langkahsecara rasional. dan nilai-nilai/prinsip-prinsip tertentu untuk memenuhi nilai-nilai/prinsipkebutuhan para pelanggan masa kini dan masa depan. prinsip-prinsip. serta berdasarkan visi. . prinsiphasilhasil-hasil analisis SWOT dan FPK. serta hasil identifikasi pelanggan dan kebutuhannya. misi. Berdasarkan rencana strategis inilah rencana kerja tahunan disusun.l. Rencana strategis disusun berdasarkan visi. misi. berkiat. Dalam rencana strategis dicantumkan juga tujuan-tujuan jangka tujuanpanjang. Rencana strategis perguruan tinggi disusun untuk k. 10 tahun.

Sistem Pemantauan dan Evaluasi. Prinsip-prinsip Penyusunan Rencana Kerja PrinsipTahunan. Analisis SWOT dan FPK. Sistem Penyusunan Biaya Mutu. Kebijakan Mutu.ISI POKOK RENCANA STRATEGIS Pernyataan tentang visi. . Sistem Perencanaan Mutu. misi dan nilai-nilai/ nilaiprinsip-prinsip. prinsipAnalisi umum pelanggan dan kebutuhannya.

Kebijakan Mutu biasanya berisi : a. hubungan dengan pelanggan d. Kebijakan Mutu berkaitan erat dengan visi. kemampuan bersaing dengan mutu c. perbaikan mutu secara terus menerus. Kebijakan Mutu ditetapkan secara tertulis.KEBIJAKAN MUTU adalah ketetapan organisasi tentang mutu yang akan dicapai. pentingnya mutu b. misi dan nilai-nilai. . . partisipasi seluruh tenaga kerja e.

QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT atau Pengaturan Fungsi Mutu adalah teknik untuk menterjemahkan kebutuhan pepelanggan menjadi disain mutu. . pengaturan bagian-bagian. RENCANA MUTU adalah jabaran operasional dari kebijakan mutu. . PFM terdiri dari empat fase : . yang berisi terjemahan kebutuhan pelanggan menjadi disain mutu yang tersusun menjadi suatu sistem.. 2. . 1. . perencanaan produk (barang atau jasa). . yaitu menyusun disain mutu bagianmenjadi suatu sistem.proses terbaik untuk menghaskan mutu yang sesuai sesdengan disain mutu. . dan proproses. yaitu menerjemenerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi disain mutu.

. yaitu langkah-langkah langkahpelaksanaan produksi dan pengendaliannya.3. perencanaan proses. yaitu penentuan prosesprosesproses yang paling tepat untuk menghasilkan mutu sesuai dengan disain mutu. 4. PFM biasanya dibantu oleh Diagram Rumah Mutu atau House of Quality Diagram. perencanaan produksi.

Biaya pencegahan (prevention cost) 2. # pelatihan yang bermutu. Ada dua jenis biaya mutu : 1. . yang mahal adalah kesalahan´ Agar tidak terjadi kesalahan diperlukan : # SDM yang bermutu. CROSBY : ³Mutu tidak mahal. BIAYA PENCEGAHAN ialah biaya yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kegagalan/kesalahan dalam proses pengadaan barang atau jasa dan dalam penyajiannya. # tim kerja yang mantap. Biaya kegagalan (failure cost). # sistem dan proses yang bermutu.BIAYA MUTU adalah biaya atau korbanan lain yang diperlukan untuk meraih mutu.

waktu yang terbuang. Biaya kegagalan sering sulit diperhitungkan secara tepat. .BIAYA KEGAGALAN ialah biaya yang timbul akibat terjadinya kesalahan dalam proses pengadaan dan penyajian barang atau jasa. # lulusan banyak menganggur. karena dapat mencakup ketidakketidakpuasan pelanggan. Di perguruan tinggi biaya pencegahan perlu untuk : # pimpinan yang bermutu. atau akibat tidak sesuainya barang atau jasa dengan kebutuhan pelanggan. rasa kecewa. # disiplin yang baik. Biaya kegagalan diperlukan untuk : # mahasiswa gagal studi. dll. dosen- # tenaga administrasi yang terampil. Dalam jangka panjang biaya kegagalan lebih besar dari biaya pencegahan. # perpustakaan dan laboratorium yang lengkap. dll. # dosen-dosen yang bermutu. # peraturan yang jelas dan sampai pada yang bersangkutan. terlebih dalam hal jasa. mengulang kembali pekerjaan.

. . HasilHasil-hasil pemantauan dan evaluasi sangat diperlukan dan berguna dalam usaha perbaikan mutu.RENCANA KERJA adalah rencana kegiatan-kegiatan operasional kegiatanyang tersusun secara rasional. dan jika tidak berhaberhasil apa sebabnya. PEMANTAUAN dan EVALUASI PEMANTAUAN adalah kegiatan mengamati pelaksanaan renca. berkiat. informasiproses pelaksanaannya. biasanya untuk satu tahun. . Pemantauan dan evaluasi mempunyai dua tujuan : 1. 2. . EVALUASI adalah kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksapelaksanaan rencana kerja itu berhasil atau tidak.. dan berjangka pendek. rencana kerja dan mengumpulkan informasi-informasi tentang pro. pemantauan dan evaluasi perbaikan.. pemantauan dan evaluasi pencegahan. Rencana kerja adalah jabaran rencana strategis yang mengutamengutamakan mutu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->