BAB II PEMBAHASAN A.

Agama dalam masyarakat primitive Pertama, agama primitive lebih bersifat pragmatis, sekadar diperlukan untuk mengahadapi persoalan kehidupan sehari-hari yang konkret ³hic et nunc´, semetara dewasa ini lebih ekspansif ke masa depan karena menyangkut prospek dan proyek ke kemajuan social dank e masa lampau (wahyu) untuk merenungkan asal usulny agar tidak bergeser dari keasliannnya. Bagi agama primitive, barangkali dimensi legaletis lebih banyak diperlukan untuk pedoman kehidupan. Tidak heran kalau kita berkesan agama primitive lebih banyak tabu, larangan , dan perintah.1 Inti yang hidup dari agama adalah apa yang secara eksistensial menandai hubungan anatar manusia dengan yang kudus. Perbedaan-perbedaan dalam agama timbul dari perbedaan cara seseorang merumuskan tujuan agama tersebut; yakni jenis keselamatan yang ditawarkan oleh setiap agama untuk mewujudkan hubungan antara manusia dengan yang kudus itu. Analogi dari manifestasi agama yang berbeda, seperti; doa, sesaji, kurban, inisiasi, dsb., pada akhirnya beradasarkan perbedaan makna dan perwujudan dari konsepsi keselamatan.2 a. Pengertian primitive Adapun yang mula pertama sekali menggunakan istilah primitive adalah dikemukakan oleh Irving Babbit dan para tokoh Humanisme di Amerika. Kata tersebut mulai muncul pada penutup abad ke 19. Kata primitive kadang-kadang dinisbahkan kepada masyarakat, dan ada juga yang dinisbahkan kepada agama. Kalau primitive dinisbahkan dengan agama, maka kata itu menjadi sebuah kalimat, yaitu : ³Agama primitive´. Sekarang muncul pertanyaan apa arti agama primitive itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut Dr. A. G. Honing mengemukakan bahwa agama primitive itu adalah: Susunan tertentu dari manusia, suatu cara tertentu di dalam mengalami dan mendekati dunia dan Tuhan, suatu pandangan tertentu terhadap segala kehidupan sekeliling manusia dan suatu mentalitas atau sikap rohani yang tertentu.3 Demikian sekilas pengertian dan asal mula penyebutan primitive serta makna dari agama primitive.
1

Sudiarja, Agama (di zaman) yang berubah,Penerbit Kanisius, 2006, Yogyakarta, cetakan ke 5. Hal 33. Mariasusai dhavamony, Fenomenologi Agama, Penerbit Kanisius, cetakan ke 11, tahun 2010, Yogyakarta. Hal 195 A. G. Honig Jr, Ilmu Agama,Gunung Mulia, cetakan ke II, Jakarta, 2005. Hal 12.

2

3

yang dapat dilihat hanyalah efek atau bekas dan pengaruhnya. bahwa ³mana´ itu sesuatu yang boleh kita katakana ³melebihi alam´ (supernatural). Keberadaan kekuatan gaib itu tidaklah tetap. 2005. rindang dan lebatnya buah bagi sebuah pohon. y Zat Sakral. Pengertian Dinamisme Kata dinamisme berasal dari kata Yunani ³dynamis atau dynaomos´ yang artinya kekuatan atau tenaga. Jikalau efek-efek atau pengaruh tersebut telah hilang dari tanah. pohon. Manusia primitive tidak dapat membedakan mana yang alami dan mana yang melebihi alam. binatang dan tumbuh-tumbuhan) atau yang mati. kekuatan. Umpamanya dalam bentuk kesuburan bagi sebidang tanah. Harun Nasution menyebutkan bahwa dalam bahasa ilmiah. Jakarta. ketakutan. Ilmu Agama. Benda yang mempunyai kekuatan jahat ditakuti dan oleh karena itu selalu dijauhi. Tetapi pada lain pihak tampaklah jelas pula dalam keterangan itu. Disamping itu kekuaatan gaib tersebut tidak dapat dilihat. keberanian yang luar biasa pada seorang pahlawan perang dan sebagainnya. maka benda yang dianggap membawa kesuburan. panjangnya umur seseorang. baik yang hidup (manusia. disenangi dan dipakai serta dimakan. orang dan sebagainyaa. ia dapat berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. bahwa ³mana´ adalah ³the supernatural in a way´. animism adalah suatu paham bahwa ada bendabenda tertentu yang mempunyai kekuatan gaib dan berpengaruh pada kehidupan manusia seharihari. Kekuatan gaib itu adalah yang bersifat baik dan ada pula yang bersifat jahat. Hal 34. Selanjutnyaa Harun Nasution menyebutkan. Dalam Kamus besar bahasa Indonesia disebutkan. bahwa ³mana´ itu hanya dapat dikatakan ³supernatural´ di dalam arti yang terbatas saja. Itu suatu penjelasan yang bagus sekali. rasa khidmat. G.b. Pernah dikatakan. yaitu sesuatu yang menimbulkan keheranan. Jadi dinamisme ialah kepercayaan (anggapan) tentang adanya kekuatan yang terdapat pada pelbagai barang. keberanian dan sebagainya itupun tidak lagi dihargai. Benda yang mempunyai kekuatan gaib baik.Gunung Mulia. kekuatan gaib itu disebut dengan nama ³mana´ dan dalam bahasa Indonesia disebut ³Tuah´ atau ³Sakti´. agar orang yang memakainya atau mmemakannyaa senantiasa dipelihara dan dilindungi oleh kekuatan gaib yang terdapat di dalamnya. cetakan ke II. Honig Jr.4 4 A. umur panjang . . Dinamisme adalah : Kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahakan hidup. Sebab pada suatu pihak di dalam penjelasan itu tampak dengan terang.

Orang beranggapan bahwa dengan memakai benda yang dianggap bertuah atau sakti tersebut orang akan terhindar dalam arti segala musibah. Animisme berarti kepercayaan kepada roh yang mendiami semua benda (pohon. cetakan ke II. y Upacara di dalam hubungannya dengan ³mana´ Biasanya upacara itu dilakukan oleh seluruh masyarakat. bertambah ³mana´ yang diperoleh seseorang. ada kemungkinan hal itu dipandang ³kotor´. ³kotor´ dan ³keramat´ ada kalanya sukar dibedakan. G.5 Dalam masyarakat sekitar kita kadang kala masih ada orang yang menghargai barang yang dianggap bertuah atau sakti. Para dukun ini pula dipandang dapat dan mampu memindahkan ³mana´ dari satu tempat ke tempat lainnya atau kepada benda tertentu yang mereka tentukan. Jakarta. Dalam paham Dinamisme. pohon dan sebagainya memiliki roh 5 A. Hal 39. Honig Jr. Jadi keramat tidak ada hubungannya dengan kesempurnaan kesusilaan. batu. apa yang disebut ³keramat´ di dalam dinamisme.Dengan demikian selanjutnya kita dapat memahami pula. Jadi yang memelihara orang dari kecelakaan. karena dinggap berbahaya. gunung.Gunung Mulia. B. Gunung. Jika sesuatu mengandung daya. Oleh karena itu tujuan beragama ialah mengumpulkan ³mana´ sebanyak-banyaknya. dan sebagainya). yang dipandang mendatangkan keselamatan. sungai. Ilmu Agama. musibah dan sebagainya adalah benda yang bertuah atau sakti. cetakan ke II. bencana dan lain sebagainya.6 Pengertian Animisme Animisme berasal dari bahasa Latin asal katanya adalah ³Anima´ yang berarti ³Nyawa. E. melainkan dengan terisinya dengan daya yang mendatangkan keselamatan. seperti keris. Honig Jr. Adapun yang dipandang dapat mengontrol atau menguasai ³mana´ yang beraneka ragam adalah para ³dukun´. Jadi di dalam dinamisme itu ³kotor´ dan ³keramat´ adalah dua belah sisi dari hal yang sama. bertambah jauh ia dari bahaya dan bertambah selamat hidupnya. tetapi dapat juga dikatakan ³keramat´ karena daya yang tersembunyi di dalamnya dianggap mendatangkan keselamatan.Gunung Mulia. Tak ada suatu persekutuan keagaaman tertentu di sampaing masyarakat kenegaraan. Hal ini dengan nyata Nampak pada tarian-tarian yang nerupakan upacara primitive yang bersifat khas: tiap-tiap orang ikut dalam taria-tarian itu. Ilmu Agama. Kehilangan mana berarti maut. Yang disebut keramat ialah sesuatu yang mengandung daya. yang berasumsikan bahwa setiap benda memiliki roh. 2005. G. bongkahan batu besar. 6 . Hal 34 A. napas atau roh´. batu cincin dan sebagainya. Jakarta. Taylor adalah orang yang memperkenalkan teori animisme. 2005.

KEPERCAYAAN Menurut E.7 Agama: animisme dengan mengakui adanya roh. Dalam kepercayanan rakyat di nusantara terdapat anggapn bahawa roh orang yag telah mati boleh masuk ke dalam tubuh binatang. Gramedia Pustaka Utama. mytologi bulan dan matahari. Jakarta. Ini juga disebut sebagai penjelmaan dewa-dewa sama ada jahat auatu bai k. Vaan Baal. walaupun kepercayaan lama tidak dapat dihapuskan sepenuhnya. kEpercayaan yang dapt kita lihat disini adalah kepercayaan kepada keramat. Jikalau roh itu baik akan menjelma menjadi haiwan yang jinak dan sekiranya sebaliknya roh itu akan menjelma di dalam tubuh haiwan yang liar. Penerbit Kanisius. Antropologi Budaya. tuah. Hal 89-90. Yogyakarta. Mengikat kain serta benang bewarna-warni atau membuat dapur batu di pintu makam itu sebagai tanda memohon berkat itu adalah amalan yang dibawa oleh orang India Islam. Tetapi pemujaan keramat dikalangan orang Islam adalah disebabkan kebanyakan mereka memuliakan pemimpin-pemimpin Sufi yang dianggap sebagai keramat dan menziarahi kubur-kubur mereka 13. tabu. . Keramat ini adalah amalan kepercayaan asal penduduk tempatan kepada roh dan semangat. kepercayaan kepada makhluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mulamula tumbuh dalam alam pemikiran manusia primitif.Taylor. Upacara dimakam keramat biasanya terdiri dari campuran unsur-unsur Islam dan bukan Islam. Bakker SJ. disebuah Pulau yang terletak dibarat Sumatera mempercayai seekor tikus yang keluar masuk rumah dianggap sebagai roh daripada orang yang telah mati beranak. seperti di kepulauan Melayu.B. misalnya suku Nias. 8 J. M. Yang demikian tidaklah menghairankan jika dinegeri-negeri dimana kepercayaan Brahma berkembang pada satu ketika. pemujaan roh nenek moyang. Kadang-kadang roh itu memasuki tubuh babi atau harimau dan dipercayai binatang itu akan menganggu orang yang menjadi musuh dimati pada masa hidupnya. Persembahan biasa yang terdiri daripada telur warna merah dan nasi kunyit ialah bercorak kemaelayuan 14. cetakan ke 15 tahun 2005. Filsafat Kebudayaan Sebuah Pengantar. Keramat adalah kepercayaan Brahma dikalangan orang Hindu iaitu kuasa untuk melakukan sesuatu yang ajaib boleh dicapai dengan beramal dengan mengenepaikan kebendaan dan kemewahan dunia 12. Kerana kepercayaan kepada keramat kebetulan secocok dengan kepercayaan kepada orang-orang sihir dan dukun. 1995. Doa dan bacaan ayat-ayat al-Quran itu sahajalah daripada unsur Islam yang diamalkan dalam upacara itu.yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia. namun kebudayaan Islam telah berjaya mempengaruhi bentuk-bentuk 7 J. dan di atas semua itu kesadaran samar-samar tentang adanya Tuhan Yang Maha Esa. Kepercayaan kepada daya sakti. Upacara selamatan. W.8 Animisme adalah agama yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda baik yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa mempunyai roh. Islam mengubah pandangan dunia orang melayu daripada mempercayai dewa-dewa seperti yang mereka anuti pada zaman hindu kepada mempercayai Tuhan yang Maha Esa. angker. Oleh karena itu diperlukan system upacara untuk benda-benda yang diangap memiliki roh tersebut. maka kepercayaan kepada keramat yang boleh melakukan sesuatu yang ajaib khususnya mendapat sambutan dikalangan penduduknya. Dimana mereka percaya roh simatai akan menjelma kembali ke tubuh makhluk lain. Kepercayaan animisme merupakan satu bentuk cultural universals yang wujud dikalangan suku-suku primitif 10. penghormatan pepunden.

karena dapat memenangkan kemurahan hati rohroh sumber makanan tertentu. Pemraktekan tradisi penyusutan kepala sebagaimana ditemukan di beberapa kebudayaan. yang biasanya tampak kesurupan tenaga roh. dan kesuburan serta menangkis roh berhati dengki. menari dan menyanyi dan terkadang ia dapat dilihat. Dalam beberapa sistem. lebih dari atau di luar pengalaman manusia biasa. mempunyai umur dan perlu makanan.com/sejarah/18.kepercayaan Melayu lama dengan memperkenalkan konsep Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa dan Muhammad sebagai rasul. ada sebuah makna yang lebih mendalam bahwa manusia adalah sebuah tokoh istimewa yang memisahkan mereka dari segenap benda dan hewan. Sehingga. Kebanyakan sistem kepercayaan animisme memegang erat konsep roh abadi setelah kematian fisik. Dalam kemasyarakatan ini. atau bagian. roh tempat bermukim.htm . dan fenomena alam mempunyai atau merupakan ekspresi roh hidup. Misalnya dalam jampi atau mantera di bawah ini dimasukkan konsep Islam sebagai menggantikan fahaman ketuhanan. Dalam beberapa pandangan dunia animisme yang ditemukan di kebudayaan pemburu dan pengumpul. perkakas.tripod. Dalam pandangan dunia ini. manusia dianggap sebagai penghuni. Misalnya berkaki dan bertangan. jika rohnya tak terperangkap 9 http://pbmum. Dalam ajaran animisme yang berkembang. bukan sebagai yang lebih unggul atau yang terpisah darinya. seringkali yang berwatak buruk. Roh juga mempunyai tingkah laku seperti manusia. tumbuhan. kepercayaan dan upacara peribumi tidak tersingkir. berkabung dan penyembahan nenek moyang diselenggarakan oleh sanak yang masih hidup. Kemudian tersisa sistem lain yang menyatukan kedua unsur ini. Walaupun ada fahaman dan amalan baru. roh tinggal di bumi sebagai hantu. dari alam. Walaupun begitu unsur dewa-dewi ini berfungsi sebagai makhluk alam ghaib seperti hantu dan jembalang yang masih pengaruhi lagi alam p emikiran orang Melayu hingga dewasa ini 15. Sementara di sistem lain (misal: agama Nawajo). roh tersebut dipercaya telah beralih ke suatu dunia yang penuh dengan kesenangan. dan kekuatan alam. mempercaya bahwa roh tersebut harus berjalan ke suatu dunia roh tanpa tersesat dan menggeluyur sebagai hantu.9 Roh menurut masyarakat primitif tersusun dari materi yang halus sekali yang menyerupai uap atau udara dan roh bagi mereka mempunyai rupa. Upacara pemakaman. penafsiran baru dan sisa dari kepercayaan lama turut berkembang dalam struktur kepercayaan rakyat Melayu yang kompleks itu. keturunannya. seperti Shinto. Animisme Animisme adalah kepercayaan bahwa obyek dan gagasan termasuk hewan. ritual / upacara agama dianggap penting untuk kelangsungan hidup. animisme dan Hinduisme. berasal dari sebuah kepercayaan animisme bahwa seorang musuh perang. dan sebagainya. panen yang memuaskan. secara moral merupakan kewajiban untuk memperlakukan benda-benda tersebut secara hormat. manusia sering dianggap (secara kasarnya) sama dengan hewan. Ritual dalam kebudayaan animisme sering dipentaskan oleh dukun atau imam (cenayang). sementara masih pula menyisakan pentingnya ritual untuk menjamin keberuntungan. sering dianggap perlu untuk keberhasilan penyelesaian perjalanan tersebut. misalnya pergi berburu. dengan panen yang terus-menerus berkelimpahan atau bahkan permainan yang berlebih-lebih.

Dalam paham polytheisme hal-hal yang menimbilkan perasaan takjub dan dahsyat bukan lagi dikuasai oleh roh-roh. mulai digambarkan sebagai rpibadi. Pemberian sesajen. tapi oleh dewa-dewa. Pengertian Polytheisme Ada perkembangan berarti dalam sejarah pemahaman manusia tentang Tuhan. Manusia percaya bahwa dad banyak penguasa yang dijuluki sebagai para dewa. dalam rupa sebagai dewa atau dewi. Hal ini kalu ditelusuri adalah peninggalan dari kepercayaan animisme yang pernah dianut oleh masyarakat kita pada masa dahulu.10 Roh dari benda-benda tertentu mempunyai pengaruh terhadap kehidupan manusia. dapat meloloskan diri dari tubuhnya dan. mengambil bentuk hewan pemangsa dan pembalasan setimpal. Kepercayaan masyarakat primitif. Kepercayaan ini disebut Polytheisme. Itulah yang dihormati dan di takuti. pohon yang besar lagi rindang daunnya.di kepala. sesajen bias dalam bentuk binatang. maka berkembanglah anggapan bahwa tidak mungkin penguasa dunia ini hanyalah satu atau beberapa saja. Mungkin karena dalam pengalaman manusia dunia ini terasa begitu besar. ada yang pria dan ada yang wanitia (dewi-dewi). Konsep dewa sebagai makhluk yang sangat kuat kepandaiannya atau supernatural.org/wiki/Manusia . Menurut mereka kemarahan roh haruslah di jauhi. luas dan serba beragam corak kejadian dan peristiwa yang terkandung di dalamnya.11 Polytheisme mengandung kepercayaan kepada banyak dewa atau Tuhan. setelah roh itu berpindah ke tubuh lain. yang ingin disembah atau ditentramkan 10 11 http://id. Semula kekuatan gaib yang dibayangkan sebagai gaya atau roh misterius yang tidak berbentuk mengelilingi manusia. Di antara pengaruh yang dapat dirasakan misalnya perasaan dahsyat melihat atau melewati hutan yang lebat. Bentuk mereka ada bermacam-macam. Adapun tujuan beragama dalam masyarakat primitif adalah berhubungan baik dengan roh-roh yang di takuti dan dihormati itu dengan senantiasa berusaha menyenangkan hati mereka. kadang kala masih ada masyarakat kita dewasa ini. Roh nenek moyang juga bisa menjadi objek yang di takuti dan dihormati. masih ada kita jumpai pada masyarakat abad 21 ini. Kepada roh-roh serupa ini biasanya diberi sesajen untuk menyenangkan hati mereka. kebanyakan dikhayalkan sebagai anthropomorfik atau zoomorfik. yang berarti µpercaya banyak Allah¶. sungai yang arusnya deras. makanan. khususnya animisme seperti yang diuraikan di atas. Polytheisme adalah lawan dari monotheisme (satu Tuhan). karena kemarahan roh akan menimbulkan bahay dan malapetaka. Dengan penggambaran demikian maka ada kemungkinan bagi manusia untuk mengadakan hubungan pribadi dengan kekuatan gaib (Tuhan). Ada pun orang-orang yang dapat member roh-roh itu adalah para dukun atau ahli sihir.wikipedia. atau kembang dan sebagainya. danau yang dalam. gua yang gelap dan lain sebagainya.

org/wiki/Manusia . Dalam masa sejarah. karena jiwa dapat berpindah di seputar spesies yang berbeda tanpa kehilangan identitasnya. Jadi kalau mereka berdoa. kadang-kadang dicerminkan dalam masyarakat berhirarki diperintah yang oleh dinasti-dinasti yang menyatakan keturunan sifat ketuhanan/kedewaan. ada dewa kemarau. tatacara pengorbanan berevolusi menjadi adat agama berhala dipimpin oleh kependetaan (misal: agama Vedik.oleh manusia dan ada sejak permulaan sejarah. tak ada batasan yang kedap di antara hewan.12 Dalam paham polytheisme dewa-dewa telah mempunyai tugas-tugas tertentu. seperti penyembahan berhala theisme monistik. Ada juga dewa yang bertugas menurunkan hujan yang diberinama dewa Indera dalam agama India kuno. ada dewa pembangunan dan ada pula dewa penghancur dan sebainya. manusia. Pendapat lain mengatakan Dinamisme mengandung kepercayaan pada kekuatan gaib yang misterius. 12 http://id. tidak hanya memohon pada satu dewa tapi juga kepada dewa lainnya umpamanya agar hujan diturunkan kepada dewa hujan. Henothiesme satu tuhan untuk satu bangsa dan baangsa-bangsa lain mempunyai Tuhannya sendiri-sendiri. dan dewa. dan kemungkinan digambarkan pada kesenian Zaman Batu pula. Dalam paham ini ada benda-benda tertentu yang mempunyai kekuatan gaib dan berpengaruh pada kehidupan manusia sehari-hari. sekaligus memohon juga kepada dewa kemarau agar jangan menurunkan musim kemarau dan janganlah dewa kemarau mengahaalanghalangi pekerjaaan dewa hujan. misalnya ada dewa penurun hujan. ada dewa musim dingin ada musim panas. Mesir. Dalam agama yang mempercayai reinkarnasi. Dalam agama India disebut dewa Surya dan dalam agama Persia kuno disebut dewa Mithra. Tujuan beragama dalam paham polytheisme juga terdapat tugas dewa yang saling bertentangan. Henotheisme mengandung arti Tuhan nasional. (pemraktekan kependetaan berkelanjutan dalam Hinduisme. Dewa-dewa yang banyak dalam pahaam polytheisme ada kalanya salah satu dewa yang dipandang punya peran besar. Romawi dan Jerman). manusia umumnya diciri-cirikan dengan kerendahan mutunya kepada dewa-dewa. Hal yang demikian paham polytheisme meningkat menjadi paham Henotheisme. Yunani. Selanjutnya ada dewa angin yang disebut dewa Wata dalam agama India kuno. terutama Hinduisme.wikipedia. Ada dewa yang bertugas member sinar/cahaya dan panas dalam agama Mesir kuno disebut dengan dewa Ra. yang namun telah mengembangkan teologi monotheis. Tujuan beragama pada dinamisme adalah untuk mengumpulkan kekuatan gaib atau mana (dalam bahasa ilmiah) sebanyak mungkin. Dalam agama tersebut.

Perbedaan politeisme dan henoteisme ? Jika pada politeisme.blog. mengakui satu tuhan untuk satu bangsa. Tujuan beragama dalam politeisme bukan hanya memberi sesajen atau persembahan kepada dewa-dewa itu. 2. Pada henoteisme. baik yang beryawa maupun tidak bernyawa mempunyai roh. 3. dan bangsa-bangsa lainnya mempunyai tuhannya sendiri.upi. tetapi juga menyembah dan berdoa kepada mereka untuk menjauhkan amarahnya dari masyarakat yang bersangkutan.edu/2010/03/13/agama-agama-primitif/ . Paham yang serupa terdapat dalam perkembangan keagamaan masyarakat yahudi. Dewa-dewa dalam politeisme talah mempunyai tugas-tugas tertentu. Bagi masyarakat primitif roh masih tersusun dari materi yang halus sekali yang dekat menyerupai uap atau udara. kepercayaan kepada dewa-dewa dan mengakui dewa terbesar diantara para dewa. Keduanya masih menyakini dewa-dewa lain atau tuhan-tuhan lain(bkn monoteisme). Animisme adalah agama yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda. Henoteisme mengandung paham tuhan nasional. Tujuan beragama dalam Animisme adalah mengadakan hubungan baiik dengan roh-roh yang ditakuti dan dihormati itu dengan senantiasa berusaha menyenangkan hati mereka. Persamaan dari agama-agama primitif tersebut adalah manusia membujuk kekuatan supernatural dengan penyembahan dan saji-sajian supaya mengikuti kemauan manusia. Politeisme mengandung kepercayaan kepada dewa-dewa.1.13 13 http://ariefzuhud.

Antropologi Budaya.edu/2010/03/13/agama-agama-primitif/ http://pbmum. http://ariefzuhud.Penerbit Kanisius.org/wiki/Manusia . 2005. Penerbit Kanisius. cetakan ke 15 tahun 2005. Vaan Baal. G. cet. cetakan ke 11. Yogyakarta. Ilmu Agama. J. A. cetakan ke II.tripod. 2005. Agama (di zaman) yang berubah. 2006. Fenomenologi Agama. Nur Syam. Jakarta.REFERENSI Sudiarja.upi.blog. Jakarta. Penerbit Kanisius. Filsafat Kebudayaan Sebuah Pengantar. 1995. Yogyakarta.htm http://id.wikipedia. Islam Pesisir. Antonius Athoshoki.Gunung Mulia. Gramedia Pustaka Utama. cetakan ke 5. Jakarta. W. Yogyakarta. M. cetakan I. LKIS Yogyakarta. tahun 2010. Ke 4. 2006. Relasi dengan Tuhan. Mariasusai dhavamony. Bakker SJ.com/sejarah/18. Pt. Yogyakarta. J. Exlex Media Komputindo. Honig Jr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful