Makalah Manajemen Sumber Daya Manusia “Analisis Jabatan (Job Analysis)” Dosen : Marliana B. Winanti, S.Si., M.

Si

Disusun Oleh: Kelompok 2 Gery Akmal Iskandar (P.063668) Risty Febrianti (07.G40041) Widia Mulyani (07.G40052)

Jurusan Teknologi dan Bisnis Garmen SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL BANDUNG 2010

Kata Pengantar DAFTAR ISI .

standar pekerjaan. Analysis pekerjaan menganalisis pekerjaan apa saya yang harus dikerjakan dalma suatu perusahaan agar tujuan tercapai. . dan mengapa pekerjaan itu harus dikerjakan. bagaimana mengerjakannya. spesifikasi pekerjaan dan evaluasi pekerjaan. Analisis pekerjaan akan memberikan informasi mengenai uraian pekerjaan. Analisis pekerjaan adalah informasi tertulis mengenai pekerjaan apa saya yang harus dikerjakan suatu perusahaan agar tujuan tercapai. persyaratan personalia (personnel requirement). Pada dasarnya focus utama dari Human Resources dari suatu organisasi adalah manusia yang berkarya atau bekerja di lingkup organisasi tersbut serta pekerjaannya/karyanya yang dikerjakan oleh manusia tersebut.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Analisis pekerjaan (Job analysis) perlu dilakukan agar dapat mendesain organisasi serta menetapkan uraian pekerjaan. konteks pekerjaan. perilaku manusia. Manfaat analisis pekerjaan akan memberikan informasi tentang aktivitas pekerjaan. Pengertian analisis pekerjaan berbeda dengan studi gerak (motion study). bahkan dapat memperkirakan pengayaan atau perluasan dan penyederhanaan pekerjaan pada masa yang akan datang. dan alat-alat yang akan di pergunakan. spesifikasi pekerjaan dan evaluasi pekerjaan. Adapun studi gerak mempelajari gerakan-gerakan yang paling efisien dan efektif untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Definisi Analisis pekerjaan adalah menganalisis dan mendesain pekerjaan apa yang harus dikerjakan.

mencakup tugas. latuhan. kuesioner Keguanaan Perekrutan. Informasi hasil analisis pekerjaan dipergunakan untuk menetapkan job description. Karena hasilnya. dan job evaluation dalam pengadaan pegawai.Perbedaan Job analysis dengan Motion Study Perbedaan Tujuan Job Analysis Memberikan garmbaran terhadap sesuatu jabatan Ruang lingkup Menyeluruh. tanggung jawab Tingkat ketelitian Organisasi Kurang teliti Dilakukan oleh bagian personalia Teknik Observasi. dll Motion Study Mengubah dan memperbaiki metode kerja Mengubah dan memperbaiki gerakangerakan Sangat teliti Dilakukan oleh industrial engineers Observasi fotografi. pengupahan. stopwatch Memeprbaiki metode. job spesification. langkah-langkah analisis pekerjaan Proses dalam menganalisis pekerjaan melalui langkah-langkah sebagai berikut: Menentukan penggunaan hasil informasi analisis pekerjaan Menentukan penggunaan hasil informasi analisis pekerjaan artinya penganalisis harus mengetahui secara jelas apa kegunaan hasil informasi analisis pekerjaannya. wawancara. dan standardisasi 2. . akan digunakan untuk menentukan jenis data yang akan dikumpulkan dan teknik pengumpulan datanya.

bagan proses. Dengan memverifikasinya informasi itu akan membenatuk untuk menentukan kebenaran dan melengkapi secara faktual serta dapat dipahami dengan mudah oleh semua pihak yang berkepentingan. dan angket. dan diaplikasikan kepada masa depan. survey. kondisi kerja dan syarat-syarat personil yang akan melaksanakan pekerjaan. kuesioner. dianalisis. dapat dilakukan dengan wawancara. yang akan dianalisis artinya penganalisis harus memilih beberapa muwakal jabatan untuk dianalisis. Meninjau informasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan Meninjau informasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan artinya analisis pekerjaan menyediakan informasi tentang hakikat dan fungsi pekerjaan. dan sample. untuk menghemat biaya dan waktu jika banyak pekerjaan yang akan dianalisis. Informasi hendaknya diversikan dengan pekerjaan yang akan melaksanakan pekerjaan itu serta atasan langsung karyawan yang berkaitan. meninjau informasi latar belakang seperti bagan organisasi. Mengumpulkan informasi analisis pekerjaan Mengumpulkan informasi analisis pekerjaan artinya penganalisis kemudian mengadakan analisis pekerjaan secara aktual dengan menghimpun data tentang aktivitas pekerjaan.Mengumpulkan informasi tentang latar belakang Mengumpulkan informasi tentang latar belakang artinya penganalisis harus mengumpulkan dan mengkualifikasikan data. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian deskriptif analisis. sensus. perilaku karyawan yang diperlukan. Menyeleksi muwakal (orang yang akan diserahi) jabatan yang akan di analisis Menyeleksi muwakal jabatan. Hai ini perlu dilakukan. observasi. sedangkan teknik pengumpulan data. Langkah peninjaian ini juga akan dapat membantu perolehan penerimaan seseorang atas data analisis pekerjaan yang . dan uraian pekerjaan. Data yang terkumpul dikualifikasikan.

Uraian pekerjaan ini menjadi dasar untuk menetapkan spesifikasi pekerjaan dan evaluasi pekerjaan bagi pejabat yang memegang jabatan itu. Hal ini perlu. walaupun ada pemakaian teknokrat canggih dan reorganisasi perusahaan. apakah dikemudian hari diperlukan pengayaan pekerjaan. Uraian pekerjaan yang kurang jelas akan mengakiatkan . Uraian pekerjaan akan memberikan ketegasan dan standar tugas yang harus dicapai oleh seorang pejabat yang memegang jabatan tersebut. Meramalkan/memperhitungkan perkembangan perusahaan Meramalkan atau memperhitungkan perkembangan perusahaan penganalisis harus juga memperhitungkan/meramalkan perkembangan uraian pekerjaan. sedangkan uraian jabatan digunakan untuk tenaga kerja manjerial. spesifikasi pekerjaan. Uraian pekerjaan biasanya digunakan untuk tenaga kerja operasional. hak dan kewajibannya. menginduksi dan lainnya. dan evaluasi pekerjaan.telah di himpun dengan memberikan kesempatan bagi orang tersebut untuk memodifikasi uraian tentang aktifitas yang akan dilaksanakan. Uraian pekerjaan atau jabatan harus ditetapkan secara jelas untuk setiap jabatan. Menyusun uraian pekerjaan dna spesifikasi pekerjaan Menyusun uraian pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan artinya. supaya mereka dapat tetap melaksanakan pekerjaan. supaya pejabat tersebut mengetahui tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukannya. penganalisis pekerjaan kemudian menyusun uraian pekerjaan. perluasan pekerjaan. dan penyederhanaan pekerjaan dalam perusahaan. URAIAN PEKERJAAN Uraian pekerjaan digunakan untuk orientasi dan induksi bagi karyawan baru mengenai sejarah perusahaan. uraian jabatan. guna memperhitungkan kemampuan karyawan untuk masa kini dan masa depan.

serta menguraikan hal-hal berikut. yaitu harus dijelaskan jabatan darimana si petugas dipromosikan ke jabatan mana petugas akan di promosikan.seorang pejabat kuran gmengetahui tugas dna tanggung jawabnya. Hubungan tugas dan tanggung jawab. secara nyata diuraikan secara terpisah agar jelas diketahui. kondisi pekerjaan. SPESIFIKASI PEKERJAAN . hendaknya menguraikan bentuk umum pekerjaan dengan hanya mencantumkan fungsi-fungsi dan aktifitas utamanya. meisnmesin. bahkan pejabat bersangkutan menjadi overacting. Hal ini mengakibatkan pekerjaan tidak beres. dosen dan kabag administrasi. Disinilah letak pentingnya peranan uraian pekerjaan dalam setiap organisasi. Penjelasan tentang jabatan dibawah dan diatasnya. seperti rektor. dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentu dalam organisasi. Standar wewenang dna pekerjaan. Ringkasan pekerjaan atau jabatan. Identifikasi pekerjaan atau jabatan. dan bahan baku yang akan dipergunakan untuk melakukan pekerjaan tersebut. yakni memberikan nama jabatan. Uraian pekerjaan adalah informasi tertulis yang menguraikan tugas dan tanggung jawab. Uraian pekerjaan harus jelas dan persepsiya mudah dipahami. Syarat kerja harus diuraikan dengan jelas seperti alat-alat. yakni kewenangan dan prestasi yang harus dicapai oleh setiap pejabat harus jelas. hubungan pekerjaan. Rumusan hubungan hendaknya menunjukkan hubungan antara pejabat dengna orang lain di dalam maupun di luar organisasi. dekan.

memakai kacamata atau tidak. Spesifikasi pekerjaan menunjukkan persyaratan orang yang akan direkrut dan menjadi dasar untuk melaksanakan seleksi. dan yang lainnya yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan baik. sedang uraian pekerjaan perusahaan tidak sama. Tingkat pendidikan pekerja Jenis kelamin pekerja Keadaan fisik pekerja Pengetahuan dan kecakapan pekerja Batas umum pekerja Nikah atau belum nikah Minat pekerja Emosi dan temperamen pekerja Pengalaman pekerja Spesifikasi pekerjaan bagi setiap perusahaan tidak sama karena spesifikasi ini pada dasarnya disusun dari uraian pekerjaan. pendidiikan. Pada umumnya spesifikasi pekerjaan memuat ringkasan pekerjaan yang jelas dan kualitas definitif yang dibutuhkannya dari pemangku jabatannya tersebut. pengalaman. serta cantik atau tidak.Spesifikasi pekerjaan atau job spesicfication disusun berdasarkan pekerjaan dengan menjawab pertanyaan tentang ciri karakteristik. HUBUNGAN ANALISIS JABATAN DENGAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN . Spesifikasi pekerjaan memberikan uraian informasi mengenai hal-hal berikut . Spesifikasi adalah uraian persyaratan kualitas minimun orang yang bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik dan kompeten. misalnya ada perusahaan yang membutuhkan tinggi badan.

Gambar 3. dan sebagainya.2. Hubungan Keterkaitan Analisis Jabatan PROGRAM PENGEMBANGAN PERTIMBANGAN LEGALITAS Spesifikasi Pekerjaan LINGKUNGAN EKSTERNAL • Tujuan Top Manajemen • Teknologi • Ketrampilan • Pengetahuan • Kemampuan • Personalitas • Interest ANALISIS PEKERJAAN Deskripsi Pekerjaan • Tugas • Sasaran AKTIVITAS LAIN MANAJEMEN SDM 29 Analisis Jabatan • Prefensi • Produktivitas • Kualitas Hidup Pekerja • Pemenuhan Secara Legal • Kondisi • Standarisasi • Karakteristik • Rekrutmen • Seleksi • Penilaian • Kinerja • Pelatihan • Penggajian . pelatihan. seleksi. penggajian. penilaian prestasi kerja.SUMBER DAYA MANUSIA KETERKAITAN ANALISIS JABATAN Analisis jabatan memiliki keterkaitan dengan faktor lainnya seperti rekrutmen.

b. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Penilaian Kinerja dan Pelatihan Untuk mengefektifkan evaluasi kinerja pekerja. Hanya dengan menguji persyaratan ketrampilan untuk pekerjaan (yang didefinisikan sebagai spesifikasi pekerjaan). pelatihan dan promosi pekerja dapat diorganisasikan bersamaan dengan kebutuhan SDM yang diterjemahkan oleh aktivitas perencanaan SDM. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Rekrutmen dan Seleksi Analisis jabatan menyajikan banyak sasaran dan berhubungan secara ekstensif dengan sejumlah aktivitas personalia. Analisis jabatan juga penting untuk memastikan tingkat upah suatu pekerjaan. organisasi tidak akan mampu menspesifikasikan tipe pegawai seperti apa yang dibutuhkan. Adalah adil mengkaitkan tingkat upah dengan tingkat pekerjaan dan prestasi kerja. seleksi dan program pelatihan harus didasarkan pada kriteria adanya hubungan dengan pekerjaan. Hanya dengan informasi analisis pekerjaan organisasi dapat memperlihatkan bahwa prosedur seleksi berkaitan dengan pekerjaan. Analisis jabatan dapat digunakan untuk membantu menentukan seberapa besar layaknya seorang pegawai mendapatkan gaji/upah untuk jenis dan tingkat pekerjaan tertentu. metode penilaian yang digunakan haruslah merefleksikan kepentingan tugas dari pekerjaan. Hal ini lebih kompleks untuk menganalisis rancangan pekerjaan grup per 30 Analisis Jabatan . pekerjaan dirancang untuk individu. tugas. Dengan kata lain. Sebagai contoh. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Program Perbaikan Program untuk memperbaiki organisasi seringkali meliputi perubahan rancangan pekerjaan. Tanpa perencanaan SDM dan analisis pekerjaan. bilamana direkrut dan dimana direkrut. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Penggajian Salah satu bentuk perhatian terhadap individu pegawainya adalah penggajian. Sejak awal. Tanpa memperhatikan hasil rancangan pekerjaan alamiah. d. sasaran dan kondisi yang baru harus dianalisis. Hal ini akan berakibat negatif pada produktifitas organisasi dan validitas masing-masing prosedur dan keputusan seleksi. dasar analisis pekerjaan dan perencanaan SDM organisasi dapat digunakan untuk mengetahui siapa yang akan direkrut.a. c.

Salah satu konsekuensi hal ini berawal dari evaluasi pekerjaan dan rata-rata bayaran untuk pekerjaan spesifik untuk mengevaluasi ketrampilan dan pembayaran pengetahuan yang dimiliki pekerja. hal ini akan lebih sulit untuk menganalisis apakah tugas masing-masing individu serta pengetahuan. Tugas top manajemen menetapkan target yang hendak dicapai dalam program tersebut. e. Penetapan target dapat dilakukan secara sendiri oleh top manajemen atau bersama-sama dengan bawahannya. Berdasarkan rancangan pekerjaan tersebut dapat diketahui teknologi apa dan yang bagaimana yang semestinya diterapkan. Teknologi yang digunakan saat ini adalah evaluasi dalam analisa jabatan. ketrampilan dan kemampuan individu memungkinkan.grup atau tim. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Lingkungan Eksternal Kaitan analisis jabatan dengan teknologi yang digunakan terletak pada rancangan pekerjaan. Adanya penetapan target dan kriteria evaluasi akan sangat membantu bagi tercapainya tujuan organisasi. Bersamaan dengan penetapan target. Hasil analisis dapat menunjukkan tepat tidaknya teknologi yang digunakan serta pengaruh teknologi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Keterkaitan Analisis Jabatan dengan Lingkungan Internal Dua aspek lingkungan internal yang sangat erat kaitannya dengan analisis jabatan adalah target yang ditetapkan oleh top manajemen dan teknologi yang digunakan untuk menterjemahkan tujuan organisasi ke dalam bentuk program kegiatan. f. maka ditetapkan pula kriteria evaluasi pekerjaan. . Saat fokus kerja dipindahkan dari tugas individu ke tugas grup. Berdasarkan penetapan target dan evaluasi pencapaian target inilah analisis jabatan dibuat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful