P. 1
Tugas Dan Peran Guru

Tugas Dan Peran Guru

|Views: 249|Likes:
Published by Icesgattuso

More info:

Published by: Icesgattuso on Nov 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

TUGAS DAN PERAN GURU Guru Written by H.

Emil Rosmali, SE Friday, 19 August 2005 21:38
U. 1. TUGAS GURU

   Guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
     Tugas guru dalam bidang kemanusiaan adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi hidupnya terutama dalam belajar. Bila seorang guru berlaku kurang menarik, maka kegagalan awal akan tertanam dalam diri siswa.    Guru adalah posisi yang strategis bagi pemberdayaan dan pembelajaran suatu bangsa yang tidak mungkin digantikan oleh unsur manapun dalam kehidupan sebuah bangsa sejak dahulu. Semakin signifikannya keberadaan guru melaksanakan peran dan tugasnya semakin terjamin terciptanya kehandalan dan terbinanya kesiapan seseorang. Dengan kata lain potret manusia yang akan datang tercermin dari potret guru di masa sekarang dan gerak maju dinamika kehidupan sangat bergantung dari "citra" guru di tengah-tengah masyarakat. U.2 PERAN SEORANG GURU

A. Dalam Proses Belajar Mengajar    Sebagaimana telah di ungkapkan diatas, bahwa peran seorang guru sangar signifikan dalam proses belajar mengajar. Peran guru dalam proses belajar mengajar meliputi banyak hal seperti sebagai pengajar, manajer kelas, supervisor, motivator, konsuler, eksplorator, dsb. Yang akan dikemukakan disini adalah peran yang dianggap paling dominan dan klasifikasi guru sebagai:    1. Demonstrator    2. Manajer/pengelola kelas    3. Mediator/fasilitator    4. Evaluator B. Dalam Pengadministrasian    Dalam hubungannya dengan kegiatan pengadministrasian, seorang guru dapat berperan sebagai:        1. Pengambil insiatif, pengarah dan penilai kegiatan pendidikan        2. Wakil masyarakat        3. Ahli dalam bidang mata pelajaran        4. Penegak disiplin        5. Pelaksana administrasi pendidikan

Profesional adalah suatu bidang pekerjaan yang memerlukan beberapa bidang ilmu yang secara sengaja harus dipelajari dan kemudian diaplikasikan bagi kepentingan umum. Pelajar dan ilmuwan        3. Ahli psikologi pendidikan        2. Namun sebelum sampai pada pembahasan kompetensi ada beberapa syarat profesi yang harus dipahami terlebih dahulu. Catalytic/pembaharu        4. Pengaman D. Pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan untuk itu.    Yang dimaksud dengan terdidik dan terlatih bukan hanya memilki pendidikan formal tetapi juga harus menguasai berbagai  strategi atau teknik dalam KBM serta landasan-landasan kependidikan seperti tercantum dalam kompetensi guru dalarn uraian selanjutnya. Secara Psikologis    Peran guru secara psikologis adalah:        1. Dalam melakukan kewenangan profesionalismenya. B. maka profesi ini memerlukan persyaratan khusus sebagai berikut: 1.    Berdasarkan pengertian-pengertian di atas maka pengertian guru profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru secara maksimaI. Pengertian    Kompetensi merupakan kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan profesi keguruannya. guru dituntut memiliki seperangkat kemampuan (kompetensi) yang beraneka ragam. Relationship        3. Sebagai Pribadi    Sebagai dirinya sendiri guru harus berperan sebagai:            1. Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang . Petugas sosial        2. Ahli psikologi perkembangan U.C. Dengan kata lain sebuah profesi rnemerlukan kemampuan dan keahlian khusus dalam melaksanakan profesinya. Orang tua        4. Dengan kata lain guru profesional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik serta memiliki pengalaman yang kaya di bidangnya.3 KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME GURU    A. Teladan        5. Syarat Profesi    Mengingat tugas guru yang demikian kompleksnya.

Menuntut tingkat pendidikan keguruan yang memadai. Mengembangkan Kepribadian        1) Bertqwa kepada Allah SWT        2) Berperan akkif dalam masyarakat        3) Mengembangkan sifat-sifat terpuji sebagai seorang guru b. Memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupannya.        3) Mengenal prinsip-prinsip psikologi pendidikan yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekerjaan yang dilaksanakannya 5. C. 3. Melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan        1) Membimbing siswa yang mengalami kesulitan belajar        2) Membimbing murid yang berkelainan dan berbakat khusus d. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. Kompetensi Profesional a. Melaksanakan penelitian Sederhana Untuk Keperluan Pengajaran        1) Mengkaji konsep dasar penelitian ilmiah        2) Melaksanakan penelitian sederhana 2.mendalam 2. 4. b. Jenis-jenis Kompetensi 1.    Untuk itulah seorang guru harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk memenuhi panggilan tugasnya. Kompentensi Pribadi a. Menguasai bahan pengajaran . Melaksanakan Administrasi Sekolah        1) Mengenal administrasi kegiatan sekolah        2) Melaksanakan kegiatan administrasi sekolah e. baik berupa in-service training (diklat/penataran) maupun pre-service training (pendidikan keguruan secara formal). Berinteraksi dan Berkomunikasi        1) Berinteraksi dengan rekan sejawat demi pengembangan kemampuan profesional        2) Berinteraksi dengan masyarakat sebagai pengemban misi pendidikan c. Menguasai landasan kependidikan        1) Mengenal tujuan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan Nasional        2) Mengenal fungsi sekolah dalam masyarakat.

Menilai hasil dan proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan        1) Menilai prestasi murid untuk kepentingan pengajaran        2) Menilai proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan. Menyusun program pengajaran        1) Menetapkan tujuan pembelajaran        2) Memilih dan mengembangkan bahan pembelajaran        3) Memilih dan mengembangkan media pengajaran yang sesuai        4) Memilih dan memanfaatkan sumber belajar. c.       1) Menguasai bahan pengajaran kurikulum pendidikan dasar dari menengah        2) Menguasai bahan pengajaran. Melaksanakan program pengajaran        1) Menciptakan iklim belajar mengajar yang tepat        2) Mengatur ruangan belajar        3) Mengelola interaksi belajar mengajar e. . d.

khususnya murid-murid sekolah menengah.Kurangnya kesejahteraan guru.Posisi guru pada waktu itu sangat tinggi dan terhormat.Istilah proses mengajar – belajar ( PMB) lebih tepat daripada proses belajar mengajar ( PBM).harga diri ( self – esteem ) dan wibawa mereka juga tinggi.alasanya karena dalam proses yang harus aktip duluan adalah guru lalu di ikuti aktivitas siswa (belajar ) bukan sebaliknya.Tuduhan dan protes ini telah memerosotkan harkat dan martabat para guru.Bahkan harkat dan derajat mereka di mata masyarakat merosot.GURU DAN PROSES MENGAJAR-BELAJAR ( PMB) Guru pada saat ini sering menjadi sorotan dari berbagai media massa.Kalangan bisnis dan industripun memprotes guru karena hasil didikan mereka dianggap tidak bermanpaat.Waktu itu penghasilan guru memadai bahkan lebih.Mereka ingin mendapatkan nilai tinggi dan naik kelas dengan peringkat tinggi tanpa kerja keras.Secara psikologis. Guru sangat terlibat dengan proses mengajar-belajar.Kemerosotan ini terkesan hanya karena mereka berpenghasilan jauh di bawah rata-rata dari kalangan profesional lainya.Sementara kita ketahui bersama keberhasilan atau kegagalan pendidikan banyak di pengaruhi oleh beberapa paktor. Wibawa guru pun kian jatuh di mata murid.Profesi guru adalah profesi yang kering. Saat ini banyak berita-berita yang melecehkan posisi guru dan guru nyaris tidak mampu membela diri. Kelemahan lain adalah kerendahan tingkat kompetensi professionalisme mereka. di kotakota pada umumnya cenderung menghormati guru karena ada sesuatu.Ada yang memberi hukuman badan (corporal punishment) di luar batas norma kependidikan.Barlow seorang pakar psikologi pendidikan (1985) dan Good & Brophy (1990) hubungan timbul balik antar guru dan siswa di sebut teaching – learning process dan bukan learning-teaching process. Namun kini para guru telah berubah drastis.Seorang politis Amerika Serikat Hugget ( 1985 ) mengutuk guru kurang professional sedang orang tua menuding guru tidak kompeten dan malas.sehingga para orang tua pun berterima kasih bila anak-anaknya “di hajar” guru kalau berbuat kurang ajar . ARTI GURU DAHULU DAN SEKARANG. Sikap dan perilaku masyarakat demikian memang tidak sepenuhnya tanpa alasan yang bersumber dari guru. Guru di hormati seperti seorang priyayi.Ada sebagian masyarakat kita beranggapan keberhasilan suatu pendidikan sangat di tentukan oleh mutu guru itu sendiri.dan keberhasilan suatu sekolah.berkaitan dengan rendahnya mutu pendidikan.dalam arti kerja keras para guru membangun sumber daya manusia hanya sekedar untuk mempertahankan kepulan asap dapur mereka saja.Ada sebagian guru yang berpenampilan tidak mendidik.Penguasaan .seolah-olah menjadi warga negara second class ( kelas ke dua ).dan ada juga guru pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap murid-murid perempuanya. juga sangat mempengaruhi keberhasilan suatu pendidikan.

(Anonim).artinya para guru kita kini kurang di hargai oleh masyarakat di samping kehidupan materinya yang serba kurang.1989).Ada dua hasil penelitian resmi yang menunjukan kekurang mampuan guru.Tardif. Bukti lain kelemahan sebagian guru kita juga ditunjukan oleh hasil penelitian psikologi yang melibatkan responden sebanyak 1975 siswa. Kata mengajar dapat kita tapsirkan misalnya : 1. ARTI GURU DI MASA MENDATANG .Karena itu tidaklah heran bila sehariharinya sebagai pengajar lazim juga di sebut pendidik.Boleh jadi.Guru diartikan sebagai orang yang pekerjaanya mengajar.apalagi jika mengingat tidak tegasnya batasan tidak mengganggu tugas utama.Menularkan pengetahuan dan kebudayaan kepada orang lain (bersipat kognitip).1993).1985).Bahwa 76. 2. Jadi pada hakekatnya mengajar itu sama dengan mendidik.Yang mampu menggunakan kamus hanya 5 % secara sistematis dan benar.khususnya guru sekolah dasar. para guru walaupun tidak mengganggu tugas utama mereka sebagai pengajar.Menanamkan nilai dan keyakinan kepada orang lain (afektip) Jadi pengertian guru adalah tenaga pendidik yang pekerjaanya utamanya mengajar (UUSPN tahun 1989 Bab VII pasal 27 ayat 3).95% siswa kelas VI SD tidak dapat menggunakan kamus.Akibatnya.Kemerosotan prestise professional sering diikuti kemerosotan prestise sosial dan prestise material (Mutropin.Dalam perspektif psikologi pendidikan.Melatih ketrampilan jasmani kepada orang lain (psikomotorik) 3.mengajar pada prinsipnya berarti proses perbuatan seseorang (guru) yang membuat orang lain (siswa) belajar.Kebolehan mengerjakan tugas lainya memberi kesan berkurangnyaderajat profesional keguruan.hasil penenlitian Badan Litbang Depdikbud RI menyimpulkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas VI SD di Indonesia masih rendah.Kenyataan seperti ini cepat atau lambat akan menjatuhkan prestise (wibawa prestasi).karena guru bornout (pemadaman guru) inilah maka sebagian oknum guru kita yang tak kuat iman. (1989) berasumsi guru adalah seseorang yang pekerjaanya mengajar orang lain. 2. SD negri dan swasta di Jakarta.Pantaskah seorang guru menjadi seorang calo karcis bioskop pada malam hari atau menjadi pedagagng asongan di stasiun pada hari-hari libur? Persoalan ini tampaknya akan terus berlangsung sampai pemerintah mampu menaikan gaji guru .berbuat di luar batas norma edukatif dan norma susila seperti diatas. . Kesimpulanya bahwa guru di sekolah –sekolah dasar tersebut tidak bisa mengindentifikasi siswa berbakat.Tapi sesederhana itukah arti guru? McLeod.tak mengherankan apabila diantara guru yang mengalami kelainan psikis keguruan yang di kenal sebagai teacher burnout berupa stress dan frustasi yang di tandai dengan banyak murung dan gampang marah (Barlow.mereka terhadap materi dan metode pengajaran masih berada di bawah standar (Syah 1988). Guru menurut pasal 35 PP 38/1992 diperkenankan bekerja di luar tugasnya untuk memperoleh penghasilan tambahan sepanjang tidak mengganggu tugas utamanya.dalam arti mengubah seluruh dimensi perilakunya.

Selain itu ragam mata kuliah yang dipelajari juga harus lebih spesipik dan berorientasi pada kompetensi dan profesionalisme keguruan yang memadai.kepribadian berarti sipat hakiki individu yang tercermin pada sikap dan perbuatanya yang membedakan dirinya dari yang lain.terbukti dengan tidak sesuainya guru bidang studi dan rendahnya kualitas PBM. Karakteristik kepribadian yang berkaitan dengan keberhasilan guru adalah :1.disamping itu dia harus punya keahlian yang di perlukan sebagai tenaga pengajar. B.ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi hari depan anak didik terutama bagi anak didik yang masih kecil (tingkat SD) dan mereka yang mengalami kegoncangan jiwa (tingkat menngah) .guru hendaknya berkepribadianh Pancasila dan UUD 45 yang beriman dan bertagwa kepada Tuhan YME.McLeod (1989) mengartikan kepribadian (personality) sebagai sipat yang khas yang dimiliki oleh seseorang.juga masih rendahnya kualitas dosen pengelola LPTK itu sendiri.Namun yang perlu diwaspadai adalah kekurangmampuan mereka mengelola PBM.Dr Zakiah Dardjat ( 1982) menegaskan : Kepribadian itulah yang akan menentukan apakah ia menjadi pendidik dan pembina yang baik bagi anak didiknya. Tidak ada keharusan memiliki pengalaman pendidikan dan ijazah sarjana keguruan misalnya dari IKIP dan fakultas tarbiyah .FLEKSIBILITAS KOGNITIP GURU.semua sarjana non kependidikan boleh mengajar.belun memuaskan. KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN GURU Menurut tinjauan psikologi.Jadi seorang sarjana tehnik bisa menjadi guru.Mengenai pentingnya kepribadian guru. Idealnya seorang yang memiliki bakat untuk menjadi guru terlebih dahulu menempuh pendidikan formal keguruan selama kurun waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan institusi kependidikan yang akan menjadi tempat kerjanya.Akta ini dikeluarkan oleh LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dan program akta pada fakultas tarbiyah untuk menjadi guru agama. Fleksibilitas kognitif ( keluwesan ranah cipta ) merupakan kemampuan berpikir yang diikuti dengan tindakan secara simultan dan memadai dalam situasi tertentu.Hal lain adalah sarjana non keguruan boleh menjadi guru asal mempunyai Akta mengajar.keterbukaan psikologis.Secara konstitsional.Karena disamping sebagai pembimbing dan pembantu.seorang psikolog terkemuka Prof. Kepribadian adalah faktor yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan seorang guru sebagai pengembang sumber daya manusia.Selain itu kenyataan di lapangan menunjukan bahwa out put LPTK seperti yang diakui oleh Mendikbud RI. Dalam hal ini kepribadian adalah karakter atau identitas.mengingat di perlukan waktu 5 tahun untk memperoleh SI untuk belajar dan berlatih mengelola PBM. 1. Kita memang tak perlu berburuk sangka.Kebalikanya adalah .Konotasinya. guru juga berperan sebagai panutan.fleksibilitas kognitip 2.

Contohnya jika seorang muridnya di ketahui sedang mengalami kemalangan.Selain kemampuan kompetensi juga berarti keadaan berwenang atau memenuhi syarat menurut ketentuan hukum. Keterbuksaan psikologis sangat penting bagi guru mengingat posisinya sebagai anutan siswa.dan keterbukaan psikologis.Berpikir kritis adalah berpikir dengan penuh pertimbangan akal sehat yang di pusatkan pada pengambilan keputusan untuk mempercayai atau mengingkari sesuatu..Selain itu ia juga mempunyai resistensi (daya tahan ) terhadap ketertutupan ranah cipta yang prematur dalam pengamatan dan pengenalan.. Pengertian kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan. Pengertian guru profesional adalah guru yang melaksanakan tugas keguruan dengan kemampuan tinggi sebagai sumber kehidupan.yakni respon afektip terhadap pengalaman emosionalnya dan perasaan tertentu orang lain .Kompetensi guru adalah kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan profesinya.Keterbukaan Psikologis pribadi guru.Keterbukaan psikologis juga di perlukan untuk menciptakan suasana hubungan antar pribadi guru dan siswa yang harmonis.1990).rasa dan karsa siswa sebagai implementasi konsep ideal mendidik.1988).(Reber.Guru yang fleksibel pada umunya di tandai dengan keterbukaan berpikir dan beradaptasi. Hal lain yang menjadi paktor menentukan keberhasilan tugas guru adalah keterbukaan psikologs guru itu sendiri. . 2.Ketika mengamati dan mengenali suatu objek atau situasi tertentu seorang guru yang fleksibel selalu berpikir kritis. KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU.sedangkan profesionalisme berarti kualitas dan perilaku khusus yang menjadi ciri khas guru profesional.dan melakukan atau menghindari sesuatu (Heger & Kaye.dalam arti mengmbangkan ranah cipta.Ia mau menerima kritik dengan ikhlas.guru juga di harapkan mampu melaksanankan PBM suatu kegiatan yang integral dan resiprokal antara guru dan siswa dalam situasi instruksional.Dalam situasi ini guru mengajar dan siswa belajar.Keterbukaan psikologis merupakan prakondisi atau prasyarat penting yang perlu dimiliki guru untuk memahami pikiran dan perasaan orang lain.sehingga mendorong siswa untuk mengembangkan dirinya secara bebas dan tanpa ganjalan.teman sejawat.Karakteristik kepribadian guru meliputi : flksibilitas kognitip.Guru yang terbuka secara psikologi akan di tandai dengan kesediaanya yang relatip tinggi untuk mengkomunikasikan dirinya dengan faktor-faktor ekstern antar lain siswa.Jadi kompetensi guru adalah merupakan kemampuan guru dalam melaksanakan kewajiban –kewajibanya secara bertanggung jawab dan layak.frgiditas kognitif atau kekakuan ranah cipta yang ditandai dengan kekurang mampuan berpikir dan bertindak yang sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi.maka ia turut bersedih dan menunjukan simpati serta berusaha memberi jalan keluar. PENUTUP Guru adalah tenaga pendidik yang tugas utamanya mengajar.Kita berharap guru mampu berkompetisi dan bekerja secara profesional.Disamping itu ia juga memiliki emphati.dan lingkungan pendidikan tempatnya bekerja.

.Pemerintah juga di harapkan lebih memperhatikan nasib kesejahteraan guru.dalam mengajar.sehingga guru juga mempunyai motivasi tinggi dalam mengajar.Guru di harapkan juga lebih dewasa dalam bersikap dan berpikir.sehingga mempunyai daya kompetensi dan psikilogis yang stabil.Guru juga di harapkan mampu mengembangkan kemampuanya.

pekerjaan ataupun profesi. Ada satu hal penting yang menjadi aspek bagi sebuah profesi. Akan tetapi tidak semua Ahli dapat menjadi berkualitas.. Guru jelas sebuah profesi. Profesional (dari bahasa Inggris) berarti ahli. pertanyaannya adakah guru profesional itu... tentunya berkualitas dalam melaksanakan pekerjaannya. menjadi guru pforesional adalah keniscayaan. maka tidak dapat disebut guru. Namun pada kenyataanya.. tidak sejahtera malah dibawah garis kemisikinan. seperti dokter. yaitu sikap profesional dan kualitas kerja. pakar. Karena . pilot. Mengingat guru adalah profesi yang sangat idealis.? Minimal menjadi guru harus memiliki keahlian tertentu dan distandarkan secara kode keprofesian.. Dalam perspektif pengembangan sumber daya manusia.? Sudahkan menjadi profesi dengan kriteria diatas. insinyur. mumpuni dalam bidang yang digeluti. berarti menjadi ahli dalam bidangnya.. menjadi profesional adalah tuntutan jabatan. Namun demikian. Kurang bonafide. Bahkan guru adalah mata rantai dan pilar peradaban dan benang merah bagi proses perubahan dan kemajuan suatu masyarakat atau bangsa. banyak ditemui menjadi guru seperti pilihan profesi terakhir. Akan tetapi sudahkah ada sebuah profesi yang profesional. Karena menjadi berkualitas bukan hanya persoalan ahli. Dan seorang ahli.Menjadi Guru Profesional Oct 18. humannis bahkan identik dengan citra kemanusiaan. Menjadi profesional adalah tuntutan setiap profesi. menjadi profesional adalah satu kesatuan antara konsep personaliti dan integritas yang dipadupadankan dengan skil atau keahliannya. Bahkan guru ada yang dipilih asal comot yang penting ada yang mengajar. profesi guru juga sangat lekat dengan peran yang psikologis. kalau sudah mentok tidak ada pekerjaan lain atau sebuah status sosial yang lekat dengan kemarginalan.? Dan bagaimana melahirkan sosok guru yang profesional tersebut. '08 12:06 AM for everyone Dalam manajemen sumber daya manusia. menjadi profesional adalah meramu kualitas dengan intergiritas. tetapi juga menyangkut persoalan integritas dan personaliti.Ujung tombak pejuang pengentas kebodohan.. Apabila keahlian tersebut tidak dimiliki. Padahal guru adalah operator sebuah kurikulum pendidikan.? Guru Profesional Kalau mengacu pada konsep di atas. ataupun profesi yang telah familiar ditengah masyarakat. Artinya tidak sembarangan orang bisa menjadi guru.. Menjadi profesional. Akan tetapi guru. gaji kecil.

Mungkin kita perlu berguru dari sebuah negara yang pernah porak poranda akibat perang. Setelah Jepang kalah dalam perang dunia kedua. Dalam kontek diatas. karena tugas guru bukan hanya mengajar (transfer knowledge) tetapi juga menanamkan nilai . membina. seorang guru seperti ilmuwan yang sedang bereksperimen terhadap nasib anak manusia dan juga suatu bangsa.nilai dasar dari bangun karakter atau akhlak anak. Hal yang biasa. sudah menjadi kemutlakan bahwa guru harus memiliki integritas dan personaliti yang baik dan benar. lebih terlihat high class dibandingkan guru. Melihat peran tersebut. Baik buruk hasil lukisan tersebut tergantung dari contonya. mengasuh ataupun mengajar. Namun kini telah menjelma menjadi negara maju yang memiliki tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang sangat tinggi. Hal ini sangat mendasar. dengan dibom atom dua kota besarnya.ibarat sebuah laboratorium. Jepang merupakan contoh bijak untuk kita tiru. Guru (digugu dan ditiru) otomatis menjadi teladan. jika ingin menposisikan profesi guru setara dengan profesi lainnya. untuk menjadi guru seperti yang dimaksud standar minimal yang harus dimiliki adalah: • • • • • • Memiliki kemampuan intelektual yang memadai Kemampuan memahami visi dan misi pendidikan Keahlian mentrasfer ilmu pengetahuan atau metodelogi pembelajaran Memahami konsep perkembangan anak/psikologi perkembangan Kemampuan mengorganisir dan problem solving Kreatif dan memiliki seni dalam mendidik Guru Personaliti Profesi guru sangat identik dengan peran mendidik seperti membimbing. mulai di blow up bahwa profesi guru strata atau derajat yang tinggi dan dihormati dalam masyarakat. Ibarat sebuah contoh lukisan yang akan ditiru oleh anak didiknya. Karena mengingat begitu fundamental peran guru bagi proses perubahan dan perbaikan di masyarakat. apabila menjadi Teller di sebuah Bank. Memposisikan profesi guru sebagai The High Class Profesi Di negeri ini sudah menjadi realitas umum guru bukan menjadi profesi yang berkelas baik secara sosial maupun ekonomi. pelatihan dan jam terbang yang memadai.Ada beberapa kriteria untuk menjadi guru profesional. Memiliki skill/keahlian dalam mendidik atau mengajar Menjadi guru mungkin semua orang bisa. Jepang menghadapi masa krisis dan kritis kehidupan berbangsa . Tetapi menjadi guru yang memiliki keahlian dalam mendidikan atau mengajar perlu pendidikan. Hirohima dan Nagasaki.

Jepang hanya butuh satu keyakinan. Program • • • • • Profesionalisme Guru Pola rekruitmen yang berstandar dan selektif Pelatihan yang terpadu. sudah saatnya Indonesia menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam program pembangunan. Berapa guru yang masih hidup. Indonesia berada diperingkat 107 dunia dari 177 negara. Bila dibandingkan dengan negara sekitar. Menjadi jelaslah bahwa. Apabilah hal ini tidak dibenahi. Kini lihatlah hasilnya. yakni kesehatan. ada dibalik sosok Guru yang begitu dihormati dinegeri tersebut. Berdasarkan HDI tahun 2007. Indonesia hanya lebih baik dari Papua Nugini dan Timor Leste yang berada diposisi 145 dan 150.. Negara yang kurang peduli dengan nasib guru. berjenjang dan berkesinambungan (long life eduction) Penyetaraan pendidikan dan membuat standarisasi mimimum pendidikan Pengembangan diri dan motivasi riset Pengayaan kreatifitas untuk menjadi guru karya (Guru yang bisa menjadi guru) Manajeman Sekolah Peran • • Fasilitator program Pelatihan dan Pengembangan profesi Menciptakan jenjang karir yang fair dan terbuka . ditengah ribuan orang tewas dan porandanya infrastruktur negaranya. pendidikan dan ekonomi.Contoh Malaysia berada diperingkat 63. semua perubahan dan kemajuan yang dicapai.. Dan tidak bisa dipungkiri. Apabila mengacu pada Human Index Development (HDI). semua orang terkesima dengan kemajuan yang dicapai Jepang. untuk bangkit. Namun ditengah kehancuran akibat perang. HDI adalah kumpulan penilaian dari 3 kategori. HDI merupakan potret tahunan untuk melihat perkembangan manusia di suatu negara. lihatlah Indonesia. Indonesia menjadi negara dengan kualias SDM yang memprihatinkan. bukan hal mustahil daya saing dan kualitas manusia Indonesia akan lebih rendah dari negara yang baru saja merdeka seperti Vietnam atau Timor Leste. Kini. Thailand 78.dan bernegara yang sangat parah. negara yang sangat kurang respek dengan posisi guru. Jepang berpikir cerdas untuk memulai dan keluar dari kehancuran perang. dan Singapura 25. tingkat HDI Indonesia jauh tertinggal.? Hasilnya setelah berpuluh tahun berikut.

• • Membangun manajemen dan sistem ketenagaan yang baku Membangun sistem kesejahteraan guru berbasis prestasi menghabiskan sisa waktunya untuk pendidikan) (for : yang by desi reminsa .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->