DAMPAK NEGATIF SAMPAH DAN CARA PENANGGULANGANNYA

Senin, 05 April 2010 15:17 Diposkan oleh ayouk91

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup, yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan sampah. Banyak sekali sampah yang diproduksi masyarakat baik yang organik maupun anorganik. Sampah anorganik lebih sering berwarna, berasa dan berbau, namun potensial menimbulkan bahaya kesehatan. Dalam hal sampah, di mana gangguan bau yang menusuk dan pemandangan (keindahan/kebersihan) sangat menarik perhatian panca indera kita. Begitu dominannya gangguan bau dan pemandangan dari sampah inilah yang telah mengalihkan kita dari bahaya racun dari sampah yang lebih mengancam kelangsungan hidup manusia. Sifat racun sintetis yang tidak berbau dan berwarna, dan dampak kesehatannya yang berjangka panjang (seperti kanker, kerusakan saraf, gangguan reproduksi dan lain-lain), membuat racun tersebut lepas dari perhatian kita. B. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan pembuatan makalah ini antara lain, yaitu: 1. Sebagai bahan kajian para mahasiswa mengenai dampak pencemaran smpah terhadap lingkungan. 2. Sebagai cara untuk mencari berbagai cara untuk menanggulangi dampak pencemaran sampahi. 3. Sebagai metode pengumpulan data tentang pencemaran lingkungan. C. Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai pencemaran oleh sampah, mulai dari pengertian sampah itu sendiri, bagian-bagian sampah, dampaknya bagi kehidupan, dan cara menanggulangi.

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sampah Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma bau busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak lagi diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah adalah zat kimia, energi atau makhluk hidup yang tidak mempunyai nilai guna dan cenderung merusak. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak (wikipedia). Sampah juga dapat diartikan oleh Ecolink (1996 dalam Milyandra, 2009), suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Berangkat dari pandangan tersebut sehingga sampah dapat dirumuskan sebagai bahan sisa dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Sampah yang harus dikelola tersebut meliputi sampah yang

Berdasar sifatnya sampah juga dapat dibagi menjadi: 1. Fasilitas umum: terminal. Bila sampah masuk ke dalam lingkungan (ke air. Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. atau dari proses industri. C. Peristiwa masuknya sampah ke lingkungan inilah yang dikenal sebagai peristiwa pencemaran lingkungan. 6. cair. Kegiatan komersial: pusat perdagangan. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut: 1. 5. Berdasarkan sumbernya sampah terbagi menjadi sampah alam. pantai. cuci. pelabuhan. Dampak Sampah bagi Manusia dan Lingkungan Sudah kita sadari bahwa pencemaran lingkungan akibat perindustrian maupun rumah tangga sangat merugikan manusia. jalan. puskesmas. rumah sakit. ke udara dan ke tanah) maka kualitas lingkungan akan menurun. Hasil pembersihan saluran terbuka umum. halte kendaraan umum. Penyakit demam berdarah (dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai. tempat hiburan. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. dan lain-lain. namun seringkali peningkatan teknologi juga menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit. Fasilitas sosial: rumah ibadah. plastik. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. kaleng. dan sampah pertambangan. restoran. Kegiatan rumah tangga: memasak. Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah. hotel. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita. 3. klinik. perikanan atau yang lain. danau. Melalui kegiatan perindustrian dan teknologi diharapkan kualitas kehidupan dapat lebih ditingkatkan. B. sampah industri. baik secara langsung maupun tidak langsung.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). terutama gas. 4. Industri: limbah hasil produksi. Sampah anorganik atau sampah yang tidak terurai (undegradable). Ketika dilepaskan dalam dua fase yaitu cair dan gas. taman. asrama. sampah nuklir. pertokoan. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40. Dampak bagi lingkungan. mandi. 2. 2. pasar. kolera. Sampah organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. septic tank. bandara. cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai . kakus. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misal jamur kulit). yang dikutip dari web litbang hamit (2008). sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Penyakit diare. Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. 2.dihasilkan dari: 1. sampah manusia. sampah konsumsi. tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Dampak bagi kesehatan. seperti sungai. lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkondisi) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Sampah oganik atau sampah yang dapat diurai (degradable). sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. sampah dapat berada pada setiap fase materi yitu fase padat. 3. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga adalah gelas. 4. Bagian-bagian Sampah Menurut Pasymi. atau gas.

Selain berbau kurang sedap. barang-barang yg sudah tidak berguna lagi. bisa didaur ulang. pengaruh sampah dalam hal keadaan sosial dan ekonomi adalah sebagi berikut: 1. Recycle (Mendaur ulang). Teknologi daur ulang. Reduce (Mengurangi). Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk. 3. 3. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum barang tersebut menjadi sampah. Semakin banyak kita menggunakan material. khususnya bagi sampah plastik. karbondioksida (CO2). Seperti yang telah kita ketahui. Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Pembuangan sampah padat ke air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan. Tidak semua barang bisa didaur ulang. dan sampah logam. semakin banyak sampah yang dihasilkan. pemanasan global terjadi akibat adanya peningkatan gas-gas rumah kaca seperti uap air. dengan menerapkan Prinsip 4R. untuk dikembalikan lagi dalam siklus daur ulang material tersebut. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai. sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. rendahnya produktivitas). sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai embali. 2. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik. Dampak terhadap keadaan sosial dan ekonomi. . Usaha Pengendalian Sampah Prinsip-prinsip Produksi Bersih adalah prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam keseharian. selain itu abu dari sisa pembakaran sampah akan menimbulkan gangguan pernafasan pada masyarakat sekitar. sebisa mungkin. dan dinitrooksida (N2O). Gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan pun tidak hanya berasal dari penumpukan sampah-sampah saja. dan lain-lain. (web litbang hamit.akan mencemari air. Besarnya gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran tentu saja akan semakin meningkatkan temperatur di permukaan bumi ini. 2008). D. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan: kurangnya minat wisata ke tempat yang kotor. jembatan. Re-use (Memakai kembali). drainase. merupakan suatu jawaban atas upaya memaksimalkan material setelah menjadi sampah. Contahnya seorang pemulung membakar sampah plastik untuk lebih memudahkan memilih sampah-sampah yang tidak bisa dibakar seperti besi. seperti metana. 4. hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan. secara tidak langsung sampah yang menumpuk akan berpengaruh pada perubahan iklim akibat adanya kenaikan temperatur bumi atau yang lebih dikenal dengan istilah pemanasan global. namun saat ini sudah banyak industri nonformal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. tetapi juga berasal dari pembakaran-pembakaran sampah plastik yang dilakukan oleh manusia. 2. Dari tumpukan sampah ini akan dihasilkan gas karbondioksida (CO2) dan metana (CH4) yang sangat banyak. misalnya. Hal ini terkait meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja. Padahal dengan pembakaran ini akan sangat merugikan terutama bagi kesehatan masyarakat disekitar tempat pembakaran. yaitu: 1. Selain dampak yang telah disebutkan di atas. sampah kaca. metana (CH4). gas dalam konsentrasi tinggi dapat meledak. buang).

. rasa menghargai dan cinta pada alam tempat kita menggantungkan hidup kita sangat penting untuk ditumbuhkan. Penggunaan kompos telah terbukti mampu mempertahankan kualitas unsur hara tanah. Pemberian insentif bagi para petani yang hendak mengaplikasikan pertanian organik dengan menggunakan pupuk kompos. Kelangkaan dan makin membubungnya harga pupuk kimia saat ini. Penggunaan kompos sebagai produk pengolahan sampah organik juga harus diikuti dengan kebijakan dan strategi yang mendukung. serta mampu memelihara mikroorganisme alami tanah yang ikut berperan dalam proses penyerapan humus oleh tanaman. dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami. Misalnya.4. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan. untuk melaksanakan penanganan yang berkelanjutan. Replace (Mengganti). meningkatkan waktu air dalam tanah. saat ini mulai dikembangkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang dari segi harga juga mahal. Selain itu. Rasa menghargai yang tumbuh dalam diri kita akan memunculkan sikap bijaksana terhadap alam. ganti kantong keresek kita dnegan keranjang bila berbelanja. akan mendorong petani lainnya untuk menjalankan sistem pertanian organik. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. seharusnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengembangkan sistem pertanian organik. teliti barang yang kita pakai sehari-hari. 5. Respect (Menghargai).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful