BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan tanggung jawab antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.

Peserta didik menerima pendidikan dari keluarga (informal), diserap dari masyarakat (non formal) dan yang diterima dari sekolah (formal) akan menyatu dalam diri peserta didik yang saling mengisi dan dapat mengembangkan kemampuan peserta didik di dunia kerja. Upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta agar pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu Sistem Pendidikan Nasional telah diatur dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 2003. Pendidikan menjadi bermakna apabila dapat mendidik manusia dalam menjalani kehidupannya dengan baik. Sekolah merupakan salah satu sarana peserta didik untuk mengembangkan diri sebagai manusia yang berguna bagi kehidupan dan lingkungannya. Tujuan pendidikan dapat terwujud apabila ada kerjasama yang baik antara peserta didik dengan sekolah salah satunya yaitu kerja. Sekolah Menengah Kejuruan sebagai bagian dari Sistem Pendidikan Nasional mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu, mampu beradaptasi, dapat melihat peluang kerja dan dapat mengembangkan diri di kemudian hari. Pengembangan kemampuan peserta didik tersebut sesuai dengan salah satu tujuan khusus SMK yang terdapat di dalam Kurikulum SMK ( 2004 : 17 ) yaitu “Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya”. Pencapaian tujuan dari kurikulum SMK Pariwisata dapat terwujud jika peserta diklat Program Keahlian Perhotelan dibekali berbagai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang menyangkut keterampilan dalam bekerja khususnya tentang Pelayanan.

-1-

Pembekalan tersebut dilakukan melalui kegiatan belajar mengajar mata diklat Program Adaptif dan Normatif. Mata Diklat Program Normatif diberikan dalam bentuk teori dan praktek di dalam maupun di luar kelas. Pembekalan materi Normatif diberikan kepada peserta diklat, dengan harapan peserta diklat siap melaksanakan Praktek Kerja Industri di dunia hotel. Peserta diklat dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri di hotel atau restoran ditempatkan pada departemen Food And Beverage Service, yaitu departemen yang menyediakan makanan dan minuman beserta pelayanan yang diperuntukan bagi para tamu. Peserta diklat sebagai praktikan berhadapan langsung dengan teknologi baru yang cenderung belum diketahui atau dipelajari di SMK Pariwisata. Peserta diklat sebagai peserta Prakerin di Hotel Panorama Lembang, berperan sebagai Banquet Waiter . Banquet adalah pesta perjamuan untuk suatu perayaan khusus, disertai dengan acara makan dan minum bersama pada suatu tempat yang telah dibentuk sedemikian rupa yang disebut banc. Banquet sering digunakan di hotel-hotel, karena hotel memiliki kapasitas tempat yang memadai serta perlengkapan dan peralatan makan yang lengkap. Cara penghidangan dalam suatu banquet pada umumnya menggunakan Buffet Service, American service atau Rusian Service tetapi cara penghidangan ini dapat berubah sesuai dengan permintaan pemesan. Uraian latar belakang di atas menjadi bahasan utama dalam penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri, yang dilaksanakan di Hotel Panorama Lembang. B. Tujuan Praktek Kerja Industri Praktek Kerja Industri dilaksanakan pada setiap lembaga pendidikan, di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang telah diprogramkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, guna meningkatkan mutu lulusan SMK, yang lebih professional agar dapat menjadi tenaga kerja, yang memiliki kuantitas dan etos kerja yang tinggi. Pelaksanaan Praktek Kerja untuk peserta diklat pada Restoran dan Hotel, berguna untuk memberikan pemahaman dari aplikasi pengetahuan teori pada kondisi nyata di lapangan atau industri dengan segala peluang dan kendalanya.

-2-

Pelaksanaan Praktek Kerja Industri bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK dan mempersiapkan peserta diklat menjadi tenaga terampil tingkat menengah atau middle skill, seperti diungkapkan dalam buku Penyusunan Kurikulum Praktek Industri atau PSG (1997:8) Praktek Kerja adalah : “Bentuk pengalaman belajar untuk menguasai keterampilan baik dalam bentuk simulatif, untuk penguasaan keterampilan dasar (basic skills), untuk mengembangkan kemampuan unjuk kerja (performance) dan menginternalisasi perilaku kerja, sikap dan sistem nilai yang menjadi tuntutan bagi tenaga kerja propesional.” Kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan dengan Dunia Usaha tersirat dalam Program Pelaksanaan Prakerin (1999:7) bahwa “Praktek Kerja Industri adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan keahlian kejuruan yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh, melalui bekerja langsung di dunia kerja, terarah untuk memacu suatu tingkat keahlian professional tertentu”. C. Tujuan Penulisan Laporan Tujuan umum dari penulisan laporan ini yaitu sebagai salah satu syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional Tahun Ajaran 2007-2008, di SMK Perhotelan Cianjur. D. Manfaat Penulisan Laporan Hasil dari penulisan laporan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada berbagai pihak yang langsung maupun tidak langsung bersentuhan dengan masalah penelitian ini. Secara khusus penelitian ini diharapkan memberikan manfaat kepada : a. SMK Pariwisata Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi SMK Pariwisata, khususnya guru SMK Pariwisata. Terkumpulnya data mengenai pelaksananaan Praktek Kerja Industri, khususnya prosedur pesta

-3-

Wawancara dilaksanakan secara langsung dengan pegawai yang bersangkutan. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan penyususnan laporan ini adalah : 1. khususnya yang berkaitan dengan prosedur pelayanan banquet pada Food And Beverage Servive. Photo untuk landasan teoritis dalam membahas pokok permasalahan penyusunan laporan 2. Studi Litelatur. -4- . b.perjamuan (Banquet) dan umumnya pelayanan / service di Hotel Panorama-Lembang diharapkan dapat menjadi masukan. sehingga dapat lebih mengoptimalkan proses belajar mengajar. Studi litelatur dilakukan dengan mengumpulkan dan mempelajari bahanbahan yang diperlukan dari beberapa buku sumber. E. khususnya program produktif baik teori maupun praktek. 3. khususnya pada divisi Food And Beverge Service Banquet Outlet. Wawancara Wawancara dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai data yang diperlukan. Peserta Diklat Pembuatan laporan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan peserta diklat dalam penulisan karya ilmiah. Observasi Teknik observasi dilakukan untuk mendapatkan informasi atau data mengenai pelaksanaan sistem kerja di Hotel Panorama-Lembang. dimana penulis langsung terjun di lapangan dan mengambil bagian dalam pengoperasionalan kerja. brosur. jurnal.

terhitung dari tanggal 12 januari 20007 sampai dengan tanggal 21 juli 2007. Selama melaksanakan Praktek Kerja Industri tersebut. Lokasi Praktek Kerja Industri Lokasi pelaksanaan Praktek Kerja Industri yaitu di Hotel PanoramaLembang. yaitu bagian Food And Beverge Service selama 3 bulan dan pada Banquet Outlet selama 3 bulan. Waktu pelaksanaan Praktek Kerja Industri yaitu dilaksanakan selama 6 (enam) bulan atau 1 semester. penulis diberikan kesemepatan untuk mengenal secara langsung pada divisi Food And Beverage Department.29 Km. -5- .17 Lembang Bandung. Lokasi Dan Waktu Pelaksanaan Praktek Kerja Industri 1.F. 2. Waktu Pelaksanaan Praktek Kerja Industri. yang terletak di Jl. Raya Tangkuban Perahu no.

Sistematika Penulisan Laporan Kata Pengantar Daftar Isi Bab I Bab II Pendahuluan Hotel Panorama Lembang Sebagai Tempat Pelaksanaan Praktek Kerja Industri Bab III Food And Beverage Department Sebagai Tempat Pelaksanaan Praktek Kerja Industri Bab IV Kesimpulan dan Rekomendasi Daftar Pustaka Riwayat Hidup Lampiran -6- .G.

penawaran dan pelayanan”. Tingginya peran hotel dalam peningkatan pariwisata Indonesia. Sesuai perkembanan jaman kata hospice tersebut berubah menjadi Hotel. atau Guest Host. sehingga diperlukan pengembangan yang optimal guna meningkatkan kualitas dari industri Pariwisata tersebut. Kata hospitium tersebut kemudian dipadukan dengan kata Hospitium yang berasal dari Bahasa Francis. yang memiliki pengertian yaitu ruang tamu yang berada disuatu Monasterym. Penggambungan dua kata tersebut melahirkan nama hospes lalu menjadi hospice. Selain sebagi tempat peristirahatan bagi para tamu. Promosi yang disediakan hotel untuk pengembangan pariwisata Indonesia. serta adat dan budaya Indonesia. yang memiliki pengertian rumah besar. menarik perhatian pemerintah untuk penempatan lokasi untuk pendirian usaha tersebut.BAB II HOTEL PANORAMA LEMBANG SEBAGAI TEMPAT PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI A. Hotel Sebagai Industri Pariwisata Indonesia Secara etimologis hotel berasal dari kata Hospitium yang diambil dari (Bahasa latin). terbukti dapat mengundang para wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia. serta ditujukan untuk kepuasan tamu akan fasilitas. Usaha komersil tersebut mempunyai perkembangan usaha yang berpotensi. untuk menikmanti keindahan panorama alam. dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Parpostel No.Km 37/PW 304/MPPT 96 yang memuat : “Hotel adalah jenis akomodasi yang mempergunakan seluruh atau sebagian bangunanya untuk menyediakan jasa pelayanan makan dan -7- . Hotel merupakan salah satu usaha komersial di bidang sektor Pariwisata Indonesia. yang artinya rumah besar yang disewakan kepada para tamu. hotel juga berfungsi sebagai media promosi bagi para wisatawan mancanegara. Hotel menurut Peter Kosma (2000 : 12 ) adalah “Usaha penginapan yang memiliki tempat pelayanan makan-minum yang dapat digunakan secara penuh maupun pada waktu-waktu tertentu.

selain masalah yang menyangkut hal tersebut. Hari Karyono adalah sebagai berikuit: 1. Forecasting Forecasting yaitu kegiatan menafsirkan terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih utama dilakukan 2. Unsur-unsur manajemen yang diperlukan dalam pengelolaan hotel penulis sarikan dari Drs. jasa dan pelayanan sebagai produk utamanya sehingga tamu kita menjadi puas. Tujuan dari manajemen menurut Jusupandi Salmun adalah bagaimana kita menjual. Hal tersebut menuntut pembangunaan Sumber Daya Manusia untuk lebih terampil dan mempunyai pengetahuan yang lain tentang usaha perhotelan. Berpedoman pada keputusan tersebut maka pengelola hotel harus secara propesional mempunyai wadah dan organisasi yang disusun dengan baik. pengorganisasian. -8- . yaitu “merupakan ilmu pengetahuan yang membahas tentang bagaimana pengelolaan suatu hotel”. Pengelolaan menurut M. Planning termasuk Budgeting Planning yaitu perencanaan dalam melakukan suatu tindakan dalam melakukan pengoperasian hotel. Dengan demikian pengelolaan dapat diartikan sebagai upaya memanfaatkan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan. penyusunan. dan kita mendapat keuntungan. Pengelolaan hotel dalam bahasa Inggris disebut dengan hotel management atau hotel administration. Pada dasaranya prinsip-prinsip pengelolaan hotel sebenarnya tidak jauh berbeda dengan prinsip-prinsip pengelolaan organisasi. sedangkan budgeting lebih diutamakan pada perencanaan biaya yang diperlukan dan pemasukan uang yang diharapkan akan diperoleh. Manullang dalam buku-buku Dasar-dasar manajemen menyimpulkan bahwa pengelolaan adalah seni dan ilmu perencanaan.minum serta jasa lainnya. yang disediakan untuk umum yang dikelola secara komersil dan propesional”. pengarahan dan pengawasan sumber daya manusia untuk merencanakan tujuan yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. ditinjau dari segi strategis dalam pengelolaannya.

6. Coordinating Salah satu fungsi manajemen untuk melakukan kegiatan agar tidak terjadi kekacauan. memberi semangat. serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka tampil dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan. perintah kepada bawahan dalam pelaksanaan tugas masing-masing bawahan tersebut. inspirasi dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak. Staffing atau Assembling Resources Staffing merupakan penysusunan personalia pada sesuatu organisasi sejak dari perekrutan tenaga kerja. mengadakan komunikasi agar ada bahasa yang sama antara manajer dan bawahan. 5. serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut. Directing atau Commanding Directing adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan. Controlling Controlling atau pengawasan yaitu berupa mengadakan penilaian dan apabila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang sedang dilakukan -9- . Leading Leading meliputi lima macam kegiatan. pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi. agar bawahan melakukan kegiatan secara sukarela sesuai apa yang dikehendaki oleh atasan. semangat dan dorongan kepada bawahan. 8. yaitu mengambil keputusan. Motivating Motivating atau pendorongan kegiatan pemberian inspirasi. yaitu dengan cara menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan bersama atau tujuan organisasi. saran. Organizing Organizing yaitu penetapan susunan organisasi serta tugas dan fungsifungsi dari setiap unit yang ada dalam organisasi. 9. 7. 4. memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya.3.

10 - . sehingga kemajuan usaha perhotelan akan berjalan dengan baik. Wiratmi Ahmadi SH. Raya tangkuban perahu No. 29 Km. PT.bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksuk tercapainya tujuan. pada tahun 1979 telah membuat kesepakatan untuk membeli lahan tersebut. Unsur-unsur tersebut tentunya dapat tercapai dengan baik apabila dijalankan oleh Sumber daya Manusia yang berkualitas serta berkompetensi dalam bidang perhotelan dan industri pariwisata. Panghegar berakhir dan perusahaan langsung dikelola oleh putra Bapak A. Pane.E. 10. Bapak A. khususnya bagi masyarakat lembang dan sekitarnya. lokasi luas yang merupakan lahan terbuka yang diusahakan dalam bentuk pertanian dan peternakan. baik secara lisan maupun tulisan. PANORAMA PANGHEGAR yang tercatat dibawah akta notaris Ny. B. 17 Lembang Bandung. Ruchiat (Pemilik Hotel Panghegar Bandung).K. kemudian mengikat kerjasama untuk mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang kepariwisataan dalam rangka membantu program pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja.. sedangkan karyawannya adalah masyarakat Lembang. Pada periode ini terjadi pengembangan-pengembangan yang sesuai dengan permintaan pasar. Awal periode ini manajemen berada dibawah pengelolaan Hotel Panghegar. Reporting Reporting atau pelaporan berupa penmyampaian perkembangan atau hasil kegiatan dengan pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi. Pane (Mayor Jenderal Purnawirawan) dan bapkk H. H. Pada bulan Juli 1985 manajemen PT.H. Perusahaan tersebut diberi nama PT. Sejarah Berdiri Hotel Panorama-Lembang Hotel Panorama Lembang terletak dii Jl. Tahun 1988 terjadi perubahan nama . Panorama Panghegar memulai kegiatan operasionalnya pada tanggal 12 April 1981.

11 - . Sejalan dengan perjalanan dunia kepariwisataan khususnya di daerah lembang dan sekitarnya. 1 buah rumah bedeng yang terdiri dari 4 buah kamar. dengan fasilitas perkamar seperti standar kamar hotel. yang terdiri dari 8 buah kamar dengan fasilitas kamar hotel. dengan hasi pembangunan berupa : 1. Bagian belakang gedung utama ini. Bangunan rumah standar sebanyak 7 Buah kamar dengan fasilitas 2 kamar tidur. ruangan santai dan tempat makan. 5. Panorama Parahyangan Resort pengoperasionalannya ditutup. Awal Juni 1994 PT. Accounting. 6. yaitu rumah yang merupakan gabuangan 2 ruamh standar yang dihubungkan dengan 1 buah konecting dor. terdapat kamar standar yang diberi nama kamar hotel sebanyak 8 buah kamar. konsentrasi penuh pada renovasi dan pembangunan fisik hotel dan restoran beserta fasilitas lainnya. dan sebagian lainnya diperbantukan proyek renovasi. 1 buah rumah kopel. Room Division. sebagian karyawan di PHK. 1 kamar mandi. Renovasi serta pembangunana fisik selesai pada bulan Juli 1996. 1 Buah bangunan utama terdiri dari lobby. maka perusahaan melakkan konsolidasi dan renovasi dalam bidang manajemen serta fasilitas. 3. Pada periode ini aktifitas perusahaan. perapian kitchenette. 1 buah bangunan rumah tembok. guna mengantisifasi kondisi yang tidak diharapkan. 2. . Panorama Panghegar menjadi PT. serta Front Office. 1 ruangan makan dan 1 ruangan teras. PANORAMA PARAHYANGAN RESORT.perusahaan dari PT. 1 ruangan santai. 4. hanya 2 buah kamar) 2 buah kamar mandi. bermunculan hotel-hotel baru. Sales dan marketing. Bangunan rumah utama sebanyak 3 buah kamar dengan fasilitas masingmasing bangunan 3 buah kamar (kecuali rumah utama 3. General manager. Ruang Managing Director.

12 - . 16. Poliklinik. 1 buah suerow/musholla dengan kapasitas 40 fax 10. dengan kapasitas 25 pak 2 buah pendopo (tempat peristirahatan pada saat coffee break atau Afternoon tea) 8. 1 buha bangunan yang terdiri dari Houskeeping. 1 bangunan yang terdiri lokker pri dan wanita 20. dan Gardener 15. 1 ruangan Employed Dinning Room (EDR) 19. 1 swimming fool untuk orang dewasa 13. Storew. 1 Seccurity Office .7. 2 buah play ground 17. 1 tempat parker/parking area 22. Toko kelontong 18. 1 Bah bangunan terdiri dari laundry dan linen. 1 buah restoran 11. 1 swimming fool untuk anak-anak 14. 1 ruang Trainning. 1 buah banguana meeting room terdiri dari : Large Meeting dengan kapasitas 200 pax Small Meeting Room. 1 Drug Store 12. 21. 1 buah lapangan tennis sekaligus lapang basket 9.

menerima dan mengakomodasi tamu termasuk melaksanakan pembayaran dan penerimaan dari tamu. memelihara. Engineering Department Bagian yang bertugas melaksanakan perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan dan bagian yang bertugas untuk penambahan fasilitas hotel.. 2. Bussiness Center 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 . retoran dan tempat umum lainnnya. Other Personal managemet Pada bagian ini merupakan penunjang operasioanl hotel hotel. dan memberikan informasi tentang keadaan hotel. Marketing Department Bagian yang bertugas melaksnakan pemasaran dan mempromosikan produk yang ada di hotel.C. Security Department Bagian yang bertugas menjaga.13 - . menerima pesanan. seperti : 1. Drug Store. Personal department Bagian yang bertugas melaksakan perekrutan dan tenaga kerja hotel. 1 2 Uraian Kerja General Manager Yaitu orang yang bertanggung jawab atas semua yang berkaitan dengan kegiatan hotel. Accounting Department Bagian yang bertugas mengelola keuangan baik penerimaan maupun pengeluaran Purchasing Department Bagian yang bertugas melaksanakan dan melakukan pembelian barang atau peralatan untuk keperluan hotel Housekeeping Department Bagian yang bertugas memeliharan kebersihan dan kelengkapan kamar tamu. Front Office Department Departement terdepan yang berfungsi dan bertugas menjual kamar. termasuk didalamnya membina moral dan menjaga kesejahteraan karyawan. ketertiban dan keamanan hotel. Food And Beverage Bagian yang bertugas menyediakan dan Department menjual makanan dan minuman kepada tamu hotel maupaun Ala car’te. bar.

Food And Beverage Production adalah salah satu bagian yang menangani pengolahan makanan dan minuman sebelum disajikan kepada tamu. Ruang Lingkup Food And Beverage Department Food And Beverage Department adalah salah satu department yang terdapat di Restoran atau hotel. tidak .14 - . dari mulai proses pengolahan sampai pada penyajian makanan. B. mudah . Ruang lingkup Food And Beverage Department secara umum. banquet service pada restoran. kepada para tamu/guest. dan pelayanan room service pada sebuah hotel. sedangkan Food And Beverage Service adalah salah satu bagian yang bertugas menyajikan makanan dan minuman yang telah diolah oleh bagian production.BAB III FOOD AND BEVERAGE DEPARTMENT SEBAGAI TEMPAT PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI A. Keuntungan teknik pelayanan Amerika yaitu pelayanan cepat. Food And Beverage Service Sebagai Tempat Penyajian Makanan Di Restorant Food And Beverage Service bertanggung jawab atas kelancaran pelayanan dan penjualan produk secara maximal pada restoran bar. untuk kemudian disajikan kepada para tamu. Teknik pelayanan yang dilakukan pada Food And Beverage Service Hotel Panorama–Lembang adalah sebagai berikut : 1. praktis. terbagi menjadi 2 bagian. yaitu bagian Food And Beverage Production dan Food And Beverage Service. yang bertugas menangani makanan dan minuman. Teknik Pelayanan Amerika atau Ready On Plate Service Teknik Pelayanan Amerika ( Ready On Plate Service ) adalah teknik pelayanan dengan ciri khas makanan telah diporsi di atas piring dari dapur dan langsung disajikan kepada tamu.

Teknik pelayanan Perancis pada umumnya akan dikerjakan oleh dua orang yang disebut Chef de Rang dan Commis de Rang. sehingga mempunyai daya tarik tersendiri bagi tamu yang memesan serta bagi tamu lainnya.memerlukan banyak peralatan. 4. Teknik Pelayanan Perancis atau Gueridon service Teknik Pelayanan Perancis termasuk teknik pelayanan yang mewah. cara pelayanannya cepat dan tamu mendapatkan pelayanan serta perhatian khusus. Teknik pelayanan Inggris sering dijumpai di restoran Oriental Food misalnya restoran yang menjual hidangan dari China atau dari Jepang. tidak diperlukan kemampuan yang tinggi bagi seorang waiter dan pelayanannya bersifat sederhana. karena teknik pelayanan Perancis ini mempergunakan alat khusus untuk memasak makanan di hadapan tamu di atas sebuah meja kecil yang disebut gueridon yang dilengkapi flambee rechaud. Teknik Pelayanan Rusia atau Platter Service Teknik pelayanan Rusia sering disebut platter service atau silver service yaitu suatu teknik pelayanan dengan ciri khas makanan telah diracik dan disiapkan dari dapur pada suatu pinggan (platter) oleh seorang kepala dapur (chef) yang ahli kemudian disajikan kepada tamu. Makanan yang dipesan oleh tamu dimasak langsung di hadapan tamu. 3.15 - . 5. Teknik pelayanan Prasmanan memberikan kesempatan kepada tamu untuk mengambil dan memilih makanan yang telah diatur di atas meja . Teknik Pelayanan Prasmanan atau Buffet Service Tekink pelayanan prasmanan semakin dikenal oleh masyarakat. 2. Keuntungan teknik pelayanan Rusia adalah satu orang waiter hanya melayani tamu untuk satu meja. Teknik Pelayanan Inggris atau Family Service Teknik pelayanan Inggris yaitu teknik pelayanan dengan ciri khas makanan pokok disajikan di atas piring di hadapan tamu oleh waiter dan makanan lainnya diletakkan di atas meja kemudian tamu mengambil sendiri makanan yang diinginkannya. karena teknik ini sering digunakan dalam acara-acara pesta perjamuan makan.

gharfu untuk salad. tea/coffee spoon. penataan tempatnya harus memiliki sendok sup. Banquet Service biasanya mencakup present menu dengan penataan ruang yang mendukung. 1. Pengertian Banquet Banquet adalah pesta perjamuan untuk suatu perayaan khusus. Sebagai contoh apabila menu yang disusun berupa sup. American service atau Rusian Service tetapi cara penghidangan ini dapat berubah sesuai dengan permintaan pemesan. hidangan utama. yang dilakukan secara serentak. karena Waiter yang berhubungan langsung dengan tamu. menu. hidangan penutup. C. sehingga teknik pelayanan apapun yang diminta tamu ia tidak mengalami kesulitan. . serta perlengkapan untuk hidangan penutup.16 - . sebuah dinner fork dan dinner spoon untuk hidangan utama ditambah dengan dinner knife untuk meat. salad.buffet sesuai selera. minuman. Banquet sering digunakan di hotel-hotel. Banquet Otlet Sebagai Salah Satu Bagian dari Food And Beverage Departemet Salah satu outlet yang terdapat pada Food And Beverage Service di Hotel panorama Lembang adalah Outlet Banqut Service. serta teh atau kopi. yaitu semua tamu dilayani pada waktu yang sama semua penatan. yaitu outlet yang secara khusus memberikan pelayanan untuk pesta perjamuan. Teknik pelayanan yang diterapkan di hotel tersebut semuanya harus dikuasai oleh seorang Waiter. karena hotel memiliki kapasitas tempat yang memadai serta perlengkapan dan peralatan makan yang lengkap. disertai dengan acara makan dan minum bersama pada suatu tempat yang telah dibentuk sedemikian rupa yang disebut banc. coffe break dan waktu pelayanan dijadwalkan dengan seksama sebelum acara dimulai. Cara penghidangan dalam suatu banquet pada umumnya menggunakan Buffet Service.

dan jamuan makan resmi yang bersiat kenegaraan. weeding party. birthday party. kecuali bahwa para pramusaji jarang terlibat dalam percakapan dengan para tamu. misalnya perjamuan makan siang atau makan malam untuk kegiatan meeting pada sebuah perusahaan atau organisasi. sehingga diperlukan pengaturan dan persiapan yang lebih matang. Jamuan makan kenegaraan yaitu suatu jamuan yang bersifat lebih resmi dan lebih formil dari jamuan yang bersifat professional. Contoh kegiatan perjamuan untuk jamuan tersebut yaitu.17 - . Jamuan makan resmi yang bersifat formil yaitu. syukuran. Buffet dan penataan makanan di meja dapat bervariasi dari yang sangat sederhana. . suatu jamuan makan yang diselenggarakan untuk kegiatan yang bersifat formil dan bersifat fropesional. Apabila dibuat meja utama dalam banquet. meja tersebut harus dilayani terlebih dahulu. Resepsi Buffet (Buffet reception) Resepsi Buffet atau Buffet Reception yaitu jenis perjamuan pada baquet Service yang lebih diutamakan pada pelaksanaan acara makan dengan menggunakan Buffet service. pembagian tersebut yaitu : a.Peraturan pelayanan (rules of service-etiket) yang berlaku selama banquet sebagaimana pada pelaynaan alacarte. dan staf yang melayani meja tersebut harus lebih baik dari rata-rata. 2. Jamuan makan resmi (Formal Meals) Jamuan makan resmi dibagi menjadi dua bagian yaitu Jamuan makan resmi yang bersifat professional. hingga buffet yang variatif. Jenis-Jenis Banquet Terdapat dua jenis Banquet yang pembagiannnya didasarkan atas tujuan diadakannya Banqueting tersebut. b. Buffet service yaitu suatu jenis pelayanan makan dimana seluruh makanan disusun dalam satu meja makan. seperti soup dan salad. Dance party dan acar resmi lainnya.

b. dengan . sehingga pramusaji dapat melayani dengan efisien hampir dua kali jumlah tamu bila dibandingkan dengan pelayanan alacarte pada plate service. banquet servive dapat sangat menguntungkan pada beberapa dimensi yang berbeda. Personel dapur biasanya mendapatkan keuntungan dari tambahan penjualan banquet. Meeting Room Meeting Room yaitu suatu ruangan yang dipakai untuk kegiatan rapat. karena presentasi biaya makanan (food cost percentage biasanya lebih rendah dalam banquet service karena mudah dihitung terlebih dahulu. Peralatan biasanya menjadi lebih sering digunakan secara berlebihan untuk menyiapakan banquet. sales) dan sangat menguntungkan.3. d. g. Beberapa keuntungan Banquet servive adalah sebagai berikut : a. e. Fasilitas Baquet Service pada Hotel Panorama-Lembang. Semua peralatan makan dan peralatan lainya dapat Jumlah personil/waiter dapat diprediksi. Pelayanan lebih cepat. Menu dapat disusun lebih awal Penjualan banquet dapat dikatakan penjulan bertambah plus dipersiapkan lebih awal. c. Keuntungan Banquet service Sebagai tambahan pelayanan ala carte. Fasilitas yang tersedia di Banquet Outlet pada Hotel Panorama Lembang adalah sebagai berikut : a.18 - . 4. Apabila dapur komersil tidak didesain dengan tepat atau tidak ada dapur untuk banquet. dan sisa dari kelebihan produksi lebih minim. Small Meeting Room. f. dua tipe meeting room yang tersedia yaitu Large Meeting dengan kapasitas 200 pax dan kapasitas 30 pak.

Karaoke Karaoke adalah salah satu bentuk entertainmet yang diberikan kepada tamu. 5. Peralatan umum adalah peralatan yang dipergunakan untuk acara jamuan makan. contohnya antara lain dinner plate. sugar bowl dan dessert plate . Peralatan makan dan minum serta perlengkapan dalam penyajian makanan dan minuman yang penulis kembangkan dari Marsum WA ( 1995 : 17 ) antara lain: a. Chinawares Chinawares ialah peralatan makan yang terbuat dari bahan keramik dan porselin. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam pelaksanaan Banquet Service Peralatan dan perlengkapan makan dan minum dalam jumlah memadai akan sangat menunjang kelancaran suatu pelayanan makan yang diberikan kepada tamu. Lobby Lobby yaitu suatu ruangan yang dipergunakan untuik transit tamu sebelum memasuki kamar utama. Peralatan yang disediakan di Banquet Outlet dibedakan menjadi 2 bagian. dengan fasilitas seperangkat alat karaoke yang dapat dipergunakan oleh tamu.19 - . d.b. Pendopo Pendopo yaitu suatu temapt yang difungsikan sebagai tempat istirahat saat coffee break atau afternoon tea. yaitu peralatan umum dan peralatan khusus. sedangkan peralatan khusus adalah peralatan yang dipergunakan untuk menunjang kegiatan perjamuan termasuk rapat/meeting di banguet outlet. c. .

b.20 - . white wine glass. red wines glass.3 Contoh dari unstemmed glass yang biasa digunakan c. juice Gambar 2. Silverware . Gambar 2. Glasswares Glasswares yang dipergunakan di restoran dan bar dibedakan Glasswares adalah peralatan yang terbuat dari bahan gelas. high ball glass.2 Contoh dari stemmuglass yang biasa digunakan 2) glass. Gelas yang tidak bertangkai (unstemmed glass) contohnya short glass. Gelas yang bertangkai atau stemmuglass contohnya water goblet. old glass fashioned glass. Silverwares Silverware adalah alat yang terbuat dari logam dan berfungsi untuk mengambil makanan misalnya dinner spoon & fork. menjadi dua bagian besar yaitu : 1) champagne glass.

d. slip cloth . tray cloths. Linen Linen ialah perlengkapan yang terbuat dari kain untuk keperluan operasi pelayanan. ashtray dan bread basket. Skirt/skirting dan oshibury. napkin atau serbet makan.21 - . Hollowware Hollowware adalah peralatan yang tidak begitu penting keberadaannya tetapi sering digunakan. Hollowware terbuat dari logam.yang berfungsi untuk memotong makanan sering disebut cutlery. contohnya adalah segala jenis pisau yang digunakan untuk makan misalnya fish knife. Contoh linen adalah moulton.4 Contoh Silverwares yang biasa digunakan. B&B Knife dan dinner knife. Contohnya yaitu condiment. buffet cloth. kayu atau plastik. Gambar 2. tea and glass cloths. e. taplak meja atau table cloth. flower vas. service cloths. Peralatan khusus yang bisa digunakan di baquet outlet adalah sebagai berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Sound System Microphone Screen untuk OHP Projektor Film Infokus White board Flip Cart Eraser Board Maker .

10) Stationari (Block Note and ballpoint) 6. diskusi. 4. Alas meja untuk banquet besar dapat ditetapkan di atas panggung yang ditinggikan. meja dengan air dan makanan ringan lainnya dapat ditata pada suatu lokasi strategis di sekitar ruangan. harus terdapat ruang gerak minum dua kaki atau 24 inci dengan 15 inci. Seperti penyiapan ruang makan. meja harus ditata dengan gelas air dan tempat air juga asbak dan korek api. 3. oval. dan ruang antara bagian 2 kursi juga tidak boleh kurang dari dua kaki. Meja tamu (guet Table’s) Meja khusus untuk menyajikan makanan dan Dekorasi Menata meja untuk acara banquet minuman. meja tersebut harus diberi tirai. Untuk fungsi yang besar. Ketika meja digunakan sebagai meja panjang. bujur sangkar. konferensi. meja bulat. bagi setiap orang untuk fungsi apapun. . 2. Penataan Ruangan dan Pengaturan Pengaturan Meja Banquet Pada umumnya penataan ruangan untuk acara Baquet terdiri dari : 1. Jumlah pegawai yang bertugas untuk melayani suatu pertemuan akan ditentukan oleh jumlah Water Goblet dan jumlah yang harus ditata.22 - . akan tetapi alas meja harus menggantung minimum 10 inci dari sisi meja. Bentuk-bentuk meja yang dapat dieprgunakan untuk acara banquet service yaitu menjadi empat persegi panjang. Hal tersebut akan memberikan sentuhan pada ruangan yang monoton dan membuat para tamu yang berada di belakang ruangan dapat melihat dengan lebih baik kepada meja utama dan pembicara. dan lainnya tidak perlu diberi tirai. berlekuk. Untuk keperluan konferensi atau pertemuan. Meja yang digunakan untuk makanan. Sedangkan penataan atau pengaturan meja dapat dilakukan dengan meja berukuran standart yang banyak tersedia di meubel.

Bentuk dan ukuran dari ruangan yang akan digunakan 4. antara lain : 1. V-Shape Capasity for 30-40 person e. Bentuk Lay Out Yang Ada Di Banquet Bentuk lay out berikut ini tidak terfokus dengan yang dicantumkan. Class Roo. jarak antara dinding ruangan banquet dengan kursi kurang lebih 1 meter. 2 luas minimal ruangan antar 2 meja minimal 2 meter 3.23 - . Doube U-Shape Capasity for 76-80 person f. U-Shape Capasity for 30-40 person d. Lebar meja 2. Square Style . Bentuk meja yang tersedia. agar pramusaji tidak terganggu pada saat melayani 7. tetapi sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan permintaan tamu. jumlah tamu yang akan menghadiri pesta tersebut 5. Jenis atau tema banquet 2. Double V-Shape Capasity for 76-80 Person g. keinginan dari pihak penyelenggara atau tamu 3. Room capacity a. harus juga diperhatikan beberapa hal.Untuk mengatur tata letak meja Banquet beberapa factor yang harus diperhatikan antara lain : 1. Di dalam mengatur tata letak ini. Capasity for 100 person c. Teater Style Kapasiti for 250 person b.

selanjutnya tamu akan menggunakan jasa restaurat tersebut kembali. Tripple U-Shape Capasity for 112 person D. sehingga Waiter harus siap mendengarkan dan menangani keluhan tamu tersebut dengan tetap tenang dan ramah. Peranan Waiter sangat penting disebabkan karena Waiter yang berhadapan sekaligus berkomunikasi langsung dengan tamu.Capasity for 44-52 person h. Waiter diharuskan dapat memberikan semua kemampuan dan keterampilannya untuk melayani keperluan tamu. dalam mengembangkan keahlian sebagai tenaga kerja menengah yang telah diperoleh dari pengajaran di SMK Pariwisata. segala yang diperlukan tamu menjadi tanggung jawab penuh Waiter. Ia akan memberikan informasi kepada temannya agar menggunakan jasa restaurant yang telah memberikan pelayanan yang memuaskan kepadanya. Tamu akan menyampaikan semua keluhannya kepada Waiter. sehingga tamu tersebut merasa diperhatikan. Tuntutan kerja sebagai Waiter yaitu memiliki kemampuan di dalam proses penyajian makanan dan pelaksanaan kerja di banquet outlet diharapkan dapat Serangkaian tuntutan kerja sebagai waiter tersebut menumbuhkan kemampuan peserta diklat untuk menjadi Waiter. . Berhasil tidaknya sebuah pelayanan yang diberikan Waiter kepada tamu yang datang. Pelayanan terbaik tersebut secara tidak langsung mendatangkan pendapatan lebih bagi restoran.24 - . bergantung pada Waiter. Peranan Waiter Peranan Waiter dalam sebuah operasi pelayanan di Restaurat sangatlah penting. 1. Waiter/Pramusaji Sebagai Team Operasioanl Job Di Banquet Outlet Pada Food And Beverage Service Hotel Panorama-Lembang Peserta Diklat SMK Perhotelan Cianjur sebagai peserta Praktek Kerja Industri di Food And Beverage Service Hotel Panorama Lembang berperan sebagai Waiter .

kebersihan kaki. Tugas Khusus Waiter/SS di Banquet outlet Terdapat beberapa perbedaan anatara pembagian tugas waiter restoran dengan waiter pada banquret Outlet. kebersihan dan kerapihan celana hitam. Kepribadian yang kuat dan memiliki disiplin kerja yang tinggi. bersin dan bersendawa. kebersihan sepatu. c. karena kesan pertama tamu akan ditentukan oleh sambutan yang diberikan serta penampilan diri yang menarik. mengupil hidung atau telinga.25 - . Menjamin kehadirannya sesuai dengan jadwal kerja yang telah dibuat oleh atasannya. maksudnya Waiter dituntut untuk selalu ramah dan sopan kepada tamu. memiliki jiwa penjual dan selalu menghargai waktu. batuk.2. kebersihan dan kerapihan pakaian seragam. dasi serta serbet pelayan dan kaos kaki. b. Syarat-syarat Waiter Syarat-syarat seorang Waiter penulis sarikan dari Richard Sihite (2000 : 32) yaitu mereka harus memiliki : a. Penampilan diri meliputi kebersihan dan kerapihan rambut. kebersihan tangan dan kerapihan kuku. Tugas khusus waiter banquet outlet lebih terperinci diuraikan dalam berikut ini : a. misalnya menggaruk kepala. 3. kebersihan gigi. . Kejujuran dan kebiasaan maksudnya seorang Waiter harus menjaga kejujuran dan sikap profesionalisme serta menghindari kebiasaan buruk yang seringkali tidak disadari dilakukan di hadapan tamu. Penampilan menarik maksudnya seorang Waiter harus selalu menjaga penampilannya.

oleh karena itu seorang waiter harus selalu siap dan dituntut untuk menguasai semua makanan dan minuman yang tersedia. table set-up seperti silver ware. re-set-up atau Clear-Up Cutlery. Melaksanakan personal hygiene dan groming. h. yang berlaku di banquet. chair. g.26 - . china ware. Melakukan dan menyiapkann standar mise en place untuk seksinya. glassware. Melakukan dan menyiapkan standar mise en place ( persiapan area) banquet service seperti meubeul. Mematuhi dan melaksanakan peratuaran perusahaan. . i. n. Memelihara hygiene sanitation dan keamanan kerja di menghadiri briefing yang diadakan oleh seksinya. linen dan peralatan lainnya. c. glassware yang kotor dari Membersihkan dan menyiapkan set-up meja dan peralatan Membantu refiel atau reflace makanan di Buffet. Waiter dalam tugasnya sehari-hari selalu berkaitan dengan tamu dan makanan-minuman. makan untuk tamu berikutnya. lighting. China ware. o. sound system dan lain-lain serta menjaga kebersihan dan keindahan banquet. Menyiapkan peralatan untuk side stand. melaksanakan/menjalankan tugas sesuai dengan standar mengumpulkan/menghitung dan mengirim linen kotor ke Melaksanakan kebersihan banquet area. d. 4. Tugas Umum Waiter replacement meja tamu ke side stand dan langsung di bawa ke dishwasher. m. j.b. f. e. l. laundry dan mengambil linen yang bersih. k. Menggunakan/memakai uniform standart yang telah ditetapkan oleh manajemen.

Seorang Waiter setelah menerima order. Penataan nampan dan trolley harus disesuaikan dengan jenis makanan yang dipesan. c. Waiter harus menyiapkan peralatan dan perlengkapan untuk pelayanan tamu. dan menyajikan makanan sesuai pesanan tamu. Waiter harus melakukan tagihan ke meja tamu Waiter bertugas melakukan penagihan apabila tamu sudah menerima pesanannya dan meminta bill untuk selanjutnya diserahkan kepada front office. langsung menyiapkan peralatan dan perlengkapan yang disesuaikan dengan pesanan tamu untuk ditata di side stand atau tray. Waiter harus membawa dan mengisi buku peralatan yang akan dibawa ke kamar atau clearing chart. b. Trolley Semua makanan dan minuman pesanan tamu dalam jumlah sedikit diatur di atas nampan dan diatur di atas trolley untuk pesanan yang banyak.Tugas dari Waiter yang penulis sarikan dari Richard Sihite ( 2000 : 226 ) adalah : a. Waiter harus mengantarkan dan menyajikan pesanan Waiter harus menata pesanan tamu dalam nampan atau makanan serta minuman ke meja tamu Waiter ketika mengantarkan pesanan ke meja tamu harus bersikap sopan. Waiter sebelum memberikan bill . Pada saat menyiapkan peralatan . d. Buku ini digunakan pada saat clear up dengan mencoret alat yang sudah kembali dan alasan-alasannya apabila ada peralatan yang rusak. menyajikan makanan tersebut hendaknya dari sebelah kanan tamu. Waiter harus selalu memeriksa apakah peralatan yang dibutuhkan telah lengkap dan sesuai dengan pesanan atau tidak.27 - .

5. Cara membawa piring kosong dengan tangan atau Carrying plates by hand.28 - . Cara membawa piring kosong dengan tangan berarti membawa dua sampai empat piring kosong atau lebih dengan menggunakan tangan. Seorang waiter Cara Penyajian Hidangan harus mempunyai keterampilan dalam membawa peralatan dan hidangan dengan menggunakan tangan. Pada halaman berikutnya ini akan diuraikan cara membawa piring di dalam praktek sebagai Waiter yang penulis sarikan dari Richard Sihite a. kemudian letakan piring ketiga di atas piring kedua dengan sebagian pinggir piring ditahan ibu jari dan sebagian pinggir piring ditahan dengan lengan tangan dan biarkan tangan kanan bebas bergerak. jari manis. ( 2001 : 162 ) . nampan ataupun trolley. jari tengah dan telunjuk ) kemudian letakan piring kedua di atas piring pertama dengan ditahan ibu jari dan biarkan tangan kanan bebas bergerak.kepada tamu harus teliti agar tidak terjadi kesalahan baik dalam perhitungan bill maupun dalam pemberian bill kepada tamu yang bersangkutan. 2) Cara membawa tiga piring kosong dilakukan dengan cara seperti membawa dua piring kosong di atas. 1) Cara membawa dua piring kosong dilakukan dengan cara meletakan piring pertama di atas empat jari tangan ( kelingking. kemudian piring keempat . 3) Cara membawa empat piring dilakukan dengan cara seperti membawa tiga piring di atas.

diletakan di atas piring ketiga dengan pinggir piring ditahan lengan tangan dan biarkan tangan kanan bebas bergerak. Apabila membawa tiga piring berisi makanan maka piring yang ketiga diletakan pada tangan kanan. Membawa piring dengan menggunakan nampan ini dapat pula dilakukan dengan cara dibawa dengan dua tangan. sedangkan tangan dilakukan dengan cara piring kesatu diletakan di atas telapak tangan piring kedua diletakan di atas ibu jari dan lengan tangan. b. sedangkan cara membawa piring lebih dari empat dapat dilakukan dengan menumpuk piring tersebut dan dibawa dengan dua tangan yang ditutup dengan service napkin. 2) Cara membawa piring berisi makanan dengan nampan dilakukan dengan cara piring berisi makanan diletakan dan diatur di atas nampan yang telah dialasi service napkin. kemudian nampan dapat dibawa dengan satu tangan dengan jari tangan dikembangkan dan tangan kanan biarkan bebas bergerak. 4) Cara membawa empat piring atau lebih dilakukan dengan cara piring ditumpuk dan diletakan di atas telapak tangan yang telah dialasi service napkin. Front Office Departmen Front Office department bertugas menginformasikan jumlah tamu yang chek-in.29 - . E. Cara membawa piring berisi makanan (Carrying plates of food by hand) 1) Cara membawa piring berisi makanan dengan dan ditahan dengan empat jari. Accounting Department Accounting Department bertugas menangani keuangan di hotel atau di . Hubungan Banquet Dengan Department Lain 1. sekaligus memberitahukan penambahan tamu pada saat meeting 2.

4. c. Produk.Banquet yang terbagi menjadi 3 bagian : a. Pantry . Steward. Service maupun banquet. Marketing Marketing yaitu bagian yang mempromosikan dan menjual semua produk yang ada di hotel maupun banquet. 7. F&B.30 - . b. kebutuhan hotel dan banquet 3. Bar Bar bertugas menjual minuman berakohol maupun minuman non alcohol ikut berperan pada saat coffee break di banquet. restaurant atau tamu kamar. Purchasing adalah suatu bagian yang membeli seluruh Receiving bertugas menangani pembayaran hutang dari Stooring. 5. 8. 9. pemeliharaan dan mengurus distribusi peralatan baik F&B. Kitchen Kitchen yaitu bagian yang bertugas membuat makanan dan minuman baik itu dari tamu banquet. yaitu bagian yang bertugas menyimpan barang kebutuhan banquet sendiri pihak banquet maupun dari pihak hotel keluar. Steward yaitu bagian yang bertugas atas penyimpanan peralatan. Housee Keeping Housse keeping bertugas memberitahukan keadaan tamu dan memberikan informasi kamar mana yang harus didekorasi dan membersihkan area yang terdapat di banquet. Engginering Enggineering yaityu bagian yang bertugas memperbaiki dan mengatur barang-barang elektronik yang berada di ruangan meeting supaya meerting berjalan dengan lancar dan jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan 6.

10.00 . Art Art yaitu bagian yang bertanggung jawab atas dekorasi ruangan meeting pada saat ruangan meeting akan dipergunakan untuk penyelenggaraan acara.18.00 WIB : 23. 5. Prepare untuk coffe break Handle tamu meeting.00 . Morning Shift b. Midlle Shift c. Puring ice water meeting Handle coffe break termasuk clear-up Dusting table banquet area.00 . 4. F.31 - . 9. Sweeping banguet area Table set-up equipment meeting Seeting coffe break untuk meeting atau .00 . Afternoon Shift d. Night shift G. 8. gathering 6. 3. 7. Mengecek seluruh area banquet baik : 07.07.Pantry adalah bagian yang mengelola makanan ringan atau snack yang dipesan oleh tamu banquet. 2.00 WIB : 15.00 WIB : 10.15.00 .00 WIB 13. Scheedulle Banquet / Pembagian shift kerja di Banquet Outlet Berikut ini pembagian jam kerja di hotel panorama lembang a. Banquet Job Description 1.00 WIB masalah kekurangan peralatan maupun kebersihannnya. yang sudah rutin dilakukan pada saat coffee break.23.21.

General Cleaning yang biasa dilakuakn apabila keadaan hotel sedang sepi. Handle afternoon tea apabila ada tamu rombongan atau pada saat week end 11. H. Hambatan dan penanggulangan Selama pelaksanaan Praktek kerja Industri di banquet outlet terdapat beberapa hambatan.10. Kurang terpelihatanya sanitasi dan hygene Usaha pemuasaan para tamu yang datang ke banquet perlu adanya kesdaran akan sesuatu yang menyangkut kebersihan suapaya para tamu yang berkunjung ke banguet merasakan kenyamanan. Beberapa usaha penanggulangan tersebut yaitu : 1. 2. Kedisiplinaan Kedisiplina karyawan harus lebih diringkatkan. tetapi hambata tersebut dapat diatasi atau di follow-oup pada saat itu juga. Seeandainya telah melanggar beberapa kali harus diberi peringatan yang sifatnya membangun.32 - . bakan ketidakhadiran dan keterlambatan karyawan harus dikontrol dengan baik. 3. yang menghambat peaksaanaan kerja. sehingga masalah tersebut tidak berlarut-larut dan tidak menghambat aktifitas kerja di banquet. Pengadaan peralatan yang memadai .

Hotel merupakan bagian industri bidang kepariwisataan.33 - .Sebagai upaya untuk menghidari keteralambatan waktu dan kecepatan kerja karyawan. BAB IV KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. pada divisi Food And Beverage Department. Dunia pariwisata berperan sangat penting bagi program pembangaun pada sector pariwisata yang dapat mengahsilkan devisa Negara.Banquet Outlet. . Beberapa kesimpulan di dalam penelitian ini adalah : a. KESIMPULAN Kesimpulan dalam laporan ini didasarkan pada latar belakang masalah. b. dan pembahasan mengenai pelaksanaan Praktek Kerja Industri di Hotel PanoramaLembang. maka perlu adanya peralatan yang memadai . berdasarkan lingkup kegiatan yang menyediakan jasa pelayanan. termasuk pelayanan makanan dan minuman serta jasa lainnya yang diberikan kepada tamu. yang cukup tinggi.

c. Peningkatan pengawasan yang lebih baik untuk meningkatkan kinerja dan kedisisplinan karyawan dalam melaksanakan tugasnya. e. Hotel Panorama Lembang termasuk hotel bintang 3 yang menyediakan pelayanan kamar dan restoran serta pelayana banquet untuk acara perjamuan resmi maupun propesional. Peserta Diklat SMK Perhotelan Cianjur sebagai Praktikan. Hubungan kerja sama antara divisi yang baik akan mendukung kemajuan hotel dengan peningkatan manajemen hotel. ditempatkan pada divisi Food And Beverage Departmen. h. Praktek Kerja Industri bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK dan mempersiapkan peserta diklat menjadi tenaga terampil tingkat menengah atau middle skill.Banquet Outlet. selaku Instruktur. Manajemen Hotel Panorama Lembang a. g.. SARAN-SARAN Penulis dengan kerendahan hati bermaksud untuk mengajukan saran pada berbagai pihak yang berhubungan dengan pelaksanaan Praktek Kerja Industri. yang dapat berkompenten di dunia kerja. selama pelaksanaan Prakerin tersebut. yang bertugas membimbing. Captain dan Waiter. Rekomendasi tersebut penulis ajukan kepada : 1. d. Fasilitas yang tersedia di Hotel Panorama Lembang. Selama Pelaksanaaan Prakterin Praktikan memperoleh bimbingan dari Supervisor. Praktikan bertugas sebagi Waiter/Pramusaji pada divisi Food And Beverage Service dalam kurung waktu 6 bulan. B. disediakan guna menunjang untuk tercapainya suatu hotel dalam menjalankan kinerjanya. sehingga tercipta semangat kerja dengan penuh dedikasi kepada perusahaan. Peningkatan dan pemberian motivasi kepada para karyawan. . f. melatih dan memberikan penilaian kepada peserta diklat.34 - . b.

35 - . Peningkatan manajemen terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan. baik dalam program pelaksanaaan Praktek Kerja Industri atau dalam Pengadaan buku-buku sumber pembelajaran khususnya buku tentang Perhotelan. Pengadaan dan pengembangan berbagai media pembelajaran pada saat pembelajaran. dengan cara memperdalam ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan proses pembinaan. Memberikan bimbingan dengan berupaya memberikan pendalaman tentang teori yang berkaitan drengan tekni pelayana di banquet outlet b. baik teori maupun praktek. guna menunjang sistem kerja. Peningkatan lingkungan yang bersih dan dekorasi yang sesuai sehingga dapt menarik perhatia tamu untyuk mengunjungi hotel 2. sehingga bisa dijadikan sumber belajar bagi . Meningkatkan dan mengembangkan potensi atau kemampuan Instruktur tentang prosedur pelayanan dengan cara. e. peserta diklat. b. d. melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. atau memperdalam ilmu pengetahuan tentang pengolahan makanan dan teknik pelayanan. f. CD dan LCD. seperti media film slide. yang dinilai masih kurang baik. Hubungan kerja sama dengan industri perhotelan. Mengembangkan kemampuan dalam melaksanakan proses pembinaan kepada peserta diklat sebagai peserta Praktek Kerja Industri. Instruktur a. c. c.c. 3. Melengkapi sarana dan prasaraan di Banquet Outlet. Pemberian pelatihan/ diklat kepada karyawan guna terciptanya kompetensi karyawan. Kepada SMK Pariwisata a.

36 - . khususnya bagi kemajuan dan perkembangan kualitas penulis sendiri. umumnya bagi Sekolah dan Manajemen Hotel Panorama Lembang. . Bapak/Ibu Guru SMK Perhotelan Cianjur dan Instruktur Hotel Panorama-Lembang yang telah membekali ilmu. PENUTUP Allhamdulillah. puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Illahi Rabbi yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis. petunjuk dan bimbingan sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri ini.pelaksanaan dan pengembangan kurikulum bidang boga di SMK Pariwisata. Penulis berharap semoga sedikit sumbangan pemikiran ini bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan. sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan Pelaksanaan Praktek Kerja Industri di Hotel Panorama-Lembang Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak khususnya kepada Guru Pembimbing. C. Semoga amal baik yang telah diberikan mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful