P. 1
Definisi Guru Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Guru Kamus Besar Bahasa Indonesia

|Views: 3,189|Likes:
Published by khunthet

More info:

Published by: khunthet on Nov 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2013

pdf

text

original

Guru adalah ³orang yang pekerjaannya mengajar´ (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2001: 288), sedangkan pamong mempunyai

arti ³pendidik atau pengasuh´ (Kamus Umum Bahasa Indonesia, 1976: 700).

Untuk mencapai . akan tetapi relasi yang membutuhkan kesadaran pribadi untuk belajar. Kewibawaan tumbuh karena kemampuan guru menampakkan kebulatan pribadinya. Sehingga eksistensi guru dalam kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan pencerahan dan kemajuan pola hidup manusia. mengarahkan peserta didik dan juga masyarakat mencapai sesuatu yang telah ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Kunci keberhasilan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan di sekolah ada di tangan guru. karena guru berperan sebagai agen pembaruan. Malik Fadjar. Penggunaan term ini tidak hanya dipakai dalam dunia pendidikan. he can never tell where his influence stops). berubah mengalami kemajuan dan pembaruan. dimana pengaruhnya itu berhenti´ (A teacher effects eternity. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonsesia.[4] Guru sebagai salah satu komponen di sekolah menempati profesi yang memainkan peranan penting dalam proses belajar mengajar. Setiap napas kehidupan masyarakat tidak bisa melepaskan diri dari peranan seorang guru. definisi guru adalah ³orang yang pekerjaan. Status yang demikian itu. Relasi antara guru dan peserta didik. masalah sosok guru yang dibutuhkan adalah guru dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan siswa sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan yang diharapkan pada setiap jenjang sekolah.[2] Jika ketiga sifat tersebut tidak melekat pada seorang guru. ³guru itu berdampak abadi.[5] Keberadaan guru sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan sangat mempengaruhi hasil proses belajar mengajar di sekolah. seperti yang dikutip A. hanya dapat dicapai melalui pendidikan. Oleh karenanya. Uzer Usman guru adalah jabatan atau profesi yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. apalagi sebagai guru yang profesional yang harus menguasai betul seluk-beluk pendidikan dan pengajaran dengan berbagai ilmu pengetahuan lainnya yang perlu dibina dan dikembangkan melalui masa pendidikan tertentu atau pendidikan pra-jabatan. Untuk menjadi guru diperlukan syarat-syarat tertentu. ketrampilan.Mengenal Konsep Guru Mujtahid* GURU merupakan salah satu term yang banyak dipakai untuk menyebut seorang yang dijadikan panutan. Guru mempunyai peranan penting di tengah-tengah kehidupan masyarakat. sikap yang mantap karena kemampuan profesional yang dimilikinya. Sehingga baik tidaknya murid sangat ditentukan oleh guru. sehingga relasi kewibawaan itu menjadi katalisator peserta didik mencapai kepribadiannya sebagai manusia secara utuh atau bulat. adalah relasi kewibawaan. untuk mencapai harkat kemanusiaan yang lebih tinggi dari keadaan dan statusnya sekarang. Ia mempunyai peranan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan siswanya self concept. Menurut Henry Adam. Dari sosok guru menyiratkan pengaruh yang luar biasa terhadap murid-muridnya. Relasi kewibawaan bukan menimbulkan rasa takut pada peserta didik. mata pencaharian atau profesinya mengajar. Guru adalah bagian dari masyarakat yang mempunyai tugas unik. Masyarakat itu berkembang. kecerdasan dan sikap serta pandangan hidup siswa. mendidik dan membimbing. Dalam pendidikan peran guru tidak dapat dilepaskan. maka ia tidak dapat dipandang sebagai guru. telah dibuktikan oleh sejarah. Keberadaannya memiliki relasi yang sangat dekat dengan peserta didiknya. pembimbing atau sejenisnya. Pekerjaan ini bisa dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan sebagai guru. ia tidak pernah tahu. Masyarakat dinamis menghendaki perubahan dan pembaruan untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik.[3] Menurut Moh. tetapi hampir semua aktivitas yang memerlukan seorang pelatih. pengetahuan.´[1] Guru merupakan sosok yang mengemban tugas mengajar.

hal. [3] Ibid. (Bandung: Remaja Rosdakarya. Kegagalan peserta didik dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan adalah kegagalan guru. Guru pada hakikatnya berhadapan dengan peserta didik calon guru. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka. 20. dkk. IX. Moh. (Jakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penyusunan Naskah Indonesia [LP3NI].. Edisi III. [1] Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Guru sebagai pendidik dan kelompok profesi perlu menghayati dan menjunjung kode etik. bahwa hasil belajar merupakan tanggungjawab guru. 1995). oleh karena itu bahaya paling besar ialah apabila peserta didik calon guru mencontoh prilaku dan penampilan guru yang tidak benar. maka pendidikan peserta didik calon guru boleh dikatakan sebagian sudah berhasil. Kode etik profesional sebagai penjabaran nilai-nilai masyarakat secara keseluruhan. Taraf belajar yang paling sederhana adalah mencontoh. hal. Karena penampilannya akan menjadi contoh bagi perilaku peserta didiknya dikemudian hari.. [5] Burhanuddin. [4] Usman. akan tetapi harus mampu mengaktualisasikan dalam perbuatan dan penampilan segala yang diperlukan bagi kemampuan guru.pembaruan yang diinginkan itu mustahil dilakukan tanpa perubahan. kemampuan guru. 1984).[6] Hasil belajar memang dipengaruhi oleh banyak faktor.com/2010/01/blog-post. 211. Profesi Keguruan. hal. antara lain. hal. sarana prasarana dan lain-lain. Di sinilah peranan dan fungsi guru sebagai agen pembaruan. 330. Menjadi Guru Profesional. [6] T.. Untuk melakukan perubahan perlu ada pendidikan dan proses pendidikan tidak berjalan dengan sendirinya akan tetapi perlu diarahkan. yang olehnya akan dilestarikan. 1998). Raka Joni. hal 212. Wawasan Kependidikan Guru. Malik Fadjar. Guru yang mendidik calon guru mempunyai tugas dan tanggungjawab lebih besar lagi. Sebaliknya bila guru yang peserta didiknya calon guru dapat memberikan contoh yang benar. (Malang: IKIP Malang. 5.blogspot. 2001). http://mujtahid-komunitaspendidikan. dkk. Uzer. 8-9. wajib pula dihormati sebagaimana mestinya. (Jakarta: Depdikbud. keadaan peserta didik. Cet. 1998) hal. Namun terlepas dari itu semua. Keterlibatan guru dalam pendidikan dan dalam relasi kemasyarakatan adalah keterlibatan menyeluruh. Guru yang mendidik calon guru tidak cukup mempunyai teori tentang pengelolaan proses belajar mengajar. Visi Pembaruan Pendidikan Islam. [2] A.html .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->