Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel.

Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup dimana keberadaannya sangat berpengaruh terhadap kepribadian dan tingkah laku dari masing masing makhluk hidup Teori-teori tentang sel - Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) - Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) - Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” - Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma - Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. - Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) - Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup - Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik - Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid - Organel-organelnya tidak dibatasi membran - Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan - Diameter sel antara 1-10mm - Mengandung 4 subunit RNA polymerase - Susunan kromosomnya sirkuler

Membran Plasma Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma.Membran selnya tersusun atas fosfolipid . Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel. perlindungan.Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus . Sel Somatis. lignin. Sel Germinal. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel.Bagian hidup(komponen protoplasma). Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan. kitin.Bagian mati (inklusio).Diameter selnya antara 10-100mm . sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid Bagian-bagian Sel . dll . badan golgi. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. terdiri atas dinding sel dan isi vakuola mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu a Dinding sel Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. dan untuk mengekalkan bentuk sel. sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen . b. terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria.Organel-organelnya dibatasi membran . Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar). Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel.Mengandungbanyak subunit RNA polymerase . garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. pektin.Susunan kromosomnya linier Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a.Sel Eukariotik . hemiselulosa. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel.

c. Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah.penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. protein. O2). Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. etanol). dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. dan kolesterol. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. yaitu simporter dan antiporter. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. ATP driven pumps. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Mitokondria . glikolipid. Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. ion. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. osmosis. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. serta ionophore. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. dan light driven pumps. dan molekul polar yang sangat kecil (air. Sementara itu. Transpor pasif ini bersifat spontan. Difusi. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah. oligosakarida.

Fungsi utama lisosom adalah endositosis. seperti siklus Krebs. ruang antar membran. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton.Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. fosfatase. yaitu membran luar. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. nuklease. yang disebut endosom awal. 2001]. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Dalam hal ini. Selain itu. ADP. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper.5 µm dan panjang 0. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA). membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani ?-oksidasi menghasilkan Asetil KoA. ATP. . Dengan demikian. dan reaksi ?-oksidasi asam lemak. Di dalamnya. misalnya sel otot jantung. reaksi oksidasi asam amino. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. fagositosis. kalsium dan kalium d. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. ribosom. 2000]. fosfolipase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. membran dalam. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali . Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis.0 µm. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. mitokondria adalah “pembangkit tenaga” bagi sel. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. glikosidase. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. ataupun sulfatase. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. dan autofagi. lipase. disebut krista [Lodish.5 – 1.

Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. 3. transformasi berudu menjadi katak. misalnya ginjal. Tempat untuk memodifikasi protein 6. beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. Setelah itu. Proses ini berguna pada sel hati. Retikulum Endoplasma RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. dan embrio manusia. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. 5. Membentuk membran plasma. Kemudian. pH sekitar 6.Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Di endosom lanjut. materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. . seperti organel yang tidak berfungsi lagi. berisi enzim dan bahan-bahan lain. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. . Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom.(dibuang ke sitoplasma). Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Di dalam endosom awal. . fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. yang tidak dibawa ke endosom lanjut. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Pertama. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. 2. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. e. Untuk membentuk lisosom f. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). Mula-mula.

Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. dan duplikasi sentrosom.leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung) . Pada siklus sel di tahapan interfase. dan karoten . detoksifikasi obat-obatan. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya.Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Selain itu. Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. dijalankan. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis). ada tiga macam plastida. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. g. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. xantofil. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. tergantung pada jenisnya. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. kondensasi kromoson. Maka.kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. Plastida Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. RE halus mensintesis molekul.kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i. Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. . sebagai tempat sintesis ribosom. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. RE halus Berbeda dari RE kasar. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. yaitu : . dan diakhiri h. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Kantung ini disebut cisternae.

Sel Hewan : * tidak memiliki dinding sel * tidak memiliki butir plastida * bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku * jumlah mitokondria relatif banyak * vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil * sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. mengadakan sirkulasi zat dalam sel Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1. j. fungsi vakuola adalah : 1. . dll 3. Vakuola Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. memelihara tekanan osmotik sel 2. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. fenol. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. Sel Tumbuhan * memiliki dinding sel * memiliki butir plastida * bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa * jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida * vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas Nyasar cari: Sel eukariota Secara umum setiap sel memiliki • membran sel. Kemudian dilanjutkan dengan S.Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom.

Lapisan membran dalam ada dalam bentuk lipatan-lipatan yang sering disebut dengan cristae. seperti produksi energi. biosintesis pirimidina. mitokondria adalah "pembangkit tenaga" bagi sel. Sitoplasma adalah bagian sel yang terbungkus membran sel. umumnya berjenis fosfolipid seperti senyawa antara fosfatidil etanolamina dan kolesterol. mitochondrion. Mitokondria. Kemudian keduanya mengembangkan hubungan simbiosis dan membentuk organel sel yang pertama. Sel yang mempunyai banyak Mitokondria dapat dijumpai di jantung. Pada sel eukariota. Ukuran mitokondria menyerupai ukuran bakteri. namun di sela-sela molekul fosfolipid tersebut. setiap jaringan maupun spesies memiliki ciri-ciri yang jauh berbeda antara satu dengan yang lain. Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula dan menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi serta perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel. berfungsi dalam proses oksidasi.[1] yang membentuk struktur dengan dua lapisan[2] dengan permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. • sitoplasma. Walaupun semua sel memiliki sitoplasma.Pada sel eukariota. selain fungsi selular lain. Pada sitoplasma terdapat sitoskeleton. yaitu lapisan membran luar dan lapisan membran dalam. kondriosom (bahasa Inggris: chondriosome. Keberadaan mitokondria didukung oleh hipotesis endosimbiosis yang mengatakan bahwa pada tahap awal evolusi sel eukariota bersimbiosis dengan prokariota (bakteri) [Margullis. dan keduanya . serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya. hati. Dengan demikian. Di dalam Mitokondria terdapat 'ruangan' yang disebut matriks. 1981]. dimana beberapa mineral dapat ditemukan. metabolisme asam lemak. Mitokondria mempunyai dua lapisan membran. Mitokondria. sitoplasma adalah bagian non-nukleus dari protoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat oraganel-organel sel berikut ini : 1). terdapat transporter yang merupakan jalur masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. dan otot. Adanya DNA pada mitokondria menunjukkan bahwa dahulu mitokondria merupakan entitas yang terpisah dari sel inangnya. terbentuk dari dua macam senyawa yaitu lipid dan protein. berbagai organel dan vesikuli. homeostasis kalsium dan transduksi sinyal selular. plural:mitochondria) adalah organel tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup.[1] Mitokondria merupakan organel yang paling penting karena di sinilah respirasi yang merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. Hipotesis ini ditunjang oleh beberapa kemiripan antara mitokondria dan bakteri. membran sel yang membungkus organel-organel di dalamnya. dihasilkan dalam bentuk adenosina trifosfat.

proses kehidupan pada sel akan berhenti karena terjadi kekacauan reaksi biokimia. Ribosom. Bagi tumbuhan. sebagai tempat berlagsungnya sintesis protein. ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada retikulum endoplasma kasar. 2000]. . vakuola mendominasi sebagian besar ruang sel sehingga seringkali sel terlihat sebagai ruang kosong karena sitosol terdesak ke bagian tepi dari sel. Vakuola. yang dikenal sebagai daur atau siklus Krebs. terjadi karena vakuola kehilangan tekanan turgor pada dinding sel. Dalam vakuola terkumpul pula sebagian besar bahan-bahan berbahaya bagi proses metabolisme dalam sel karena tumbuhan tidak mempunyai sistem ekskresi yang efektif seperti pada hewan. Selain itu. Plastida. 3). Hal yang utama adalah keduanya memiliki DNA berbentuk lingkar. Oleh karena itu. Retikulum Endoplasma Kasar. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. 4). sebagai tempat melekatnya ribosom. Retikulum Endoplasma Halus. Retikulum endoplasma. b). Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. 2). mitokondria memiliki sistem genetik sendiri yang berbeda dengan sistem genetik inti. Proses pelayuan. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. tahap respirasi pada tumbuhan dan hewan melewati jalur yang sama. Di dalam sel. 5). atau pada membran inti sel. berfungsi dalam fotosintesis. dibedakan menjadi dua : a). Ribosom ialah organel kecil dan padat dalam sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Tanpa vakuola.bereproduksi dengan cara membelah diri menjadi dua. Secara garis besar. Ribosom berdiameter sekitar 20 nm serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (disebut Ribonukleoprotein atau RNP). Organel ini menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses translasi. Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). ribosom dan rRNA mitokondria lebih mirip dengan yang dimiliki bakteri dibandingkan dengan yang dikode oleh inti sel eukariot [Cooper. di dalamnya terkandung klorofil. vakuola berperan sangat penting dalam kehidupan karena mekanisme pertahanan hidupnya bergantung pada kemampuan vakuola menjaga konsentrasi zat-zat terlarut di dalamnya. berfungsi menyimpan zat makanan. misalnya. Pada sel daun dewasa.

RE halus Berbeda dari RE kasar. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. Bagian ini disebut dengan Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). RE halus . Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope. Kegunaan daripada Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. atau endoplasmic reticula) adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik. detoksifikasi obat-obatan. Maka. Sel-sel yang sebagian besar terdiri dari Retikulum Endoplasma Halus terdapat di beberapa organ seperti hati. 10-9 meter). terdapat ribuan ribosom atau ribosome. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. Pada bagian-bagian Retikulum Endoplasma tertentu. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon. Lubang/saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-substansi dari satu bagian sel ke bagian sel lainnya. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Pengertian lain menyebutkan bahwa RE sebagai perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung di dalam sitoplsma. Kegunaannya adalah untuk membentuk lemak dan steroid. Ribosom merupakan tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel. Retikulum Endoplasma sendiri terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan ketebalan 4 nm (nanometer. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. Sedangkan bagian-bagian Retikulum Endoplasma yang tidak diselimuti oleh ribosom disebut Retikulum Endoplasma Halus atau Smooth Endoplasmic Reticulum. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. tergantung pada jenisnya. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel.Retikulum Endoplasma (RE. Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membran. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. Di sekitar Retikulum Endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. Kantung ini disebut cisternae.

Jaring-jaring ini biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam nukleat. atau RNA. berfungsi secara aktif dalam sekresi dan sintesis polisakarida. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 . bila sel berkontraksi maka calcium akan dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol • Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus) • Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati. Jadi fungsi RE adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetic antara inti sel dengan sitoplasma. Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. misalnya ginjal. dan menawarkan obat dan racun "RE berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri" Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebas di antara selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluran pengangkut bahan. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Fungsi Retikulum Endoplasma • Menjadi tempat penyimpan Calcium. 1984).mensintesis molekul. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. metabolisme karbohidrat. • Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar dan RE halus) 6). Badan Golgi. trmasuk sintesis lipid. (RE kasar) • Mensintesis lemak dan kolesterol. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. RE halus berfungsi dalam berbagai macam proses metabolisme. Partikel-partikel tadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui RNA tersebut (Time Life.

Protein Snare V-snare menuju T-snare dan akan bergabung. antara lain Clathrin-coated adalah yang pertama ditemukan dan diteliti. Untuk membentuk lisosom Dalam badan golgi terdapat variasi coated vesicle. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. beberapa protein COPIcoat memperlihatkan sekuens yang bermiripan dengan adaptin. terdapat 2 protein dalam badan golgi. protein Rab memudahkan dan mengatur kecepatan pelayaran vesikel dan pemasangan v-snare dan t-snare yang diperlukan pada penggabungan membran. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Fungsi badan golgi: 1. Vsnare akan mencari T-snare dan kemudian akan berfusi menjadi satu. 2. dapat diduga berasal dari evolusi yang bermiripan. berisi enzim dan bahan-bahan lain. interaksi lateral antara adaptin dengan clatrin membentuk formasi tunas. tersusun dari clathrin dan adaptin. protein yang larut dalam sitoplasma termasuk dynamin akan membentuk cincin di setiap leher tunas dan memutusnya. Protein Rab termasuk ke dalam golongan GTP-ase. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Tempat untuk memodifikasi protein 6. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Membentuk membran plasma. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. T-snare adalah protein yang ada di target sedangkan V-snare adalah vesikel snare. 5. COPI-coated memaket tunas dari bagian pre-golgi dan antar cisternae. jika tunas clathrin sudah tumbuh. 3. COPII-coated memaket tunas dari retikulum endoplasma.badan Golgi. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. .

organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. fagositosis. berperan dalam proses matinya sel-sel. Lisosom. yang selain untuk mencerna. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. fosfatase. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. ataupun sulfatase. Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. mempunyai fungsi menyimpan senyawa organik yang dihasilkan tanaman.7). glikosidase. dan autofagi. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. dan diakhiri. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. • • . sebagai tempat sintesis ribosom. Pada tumbuhan organel ini lebih dikenal sebagai vakuola. fosfolipase. . Selain itu. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. nuklease. Di dalamnya. lipase. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. • • dan inti sel atau nukleusInti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. dijalankan.

Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar. wall] dari selulosa. hewan. Keberadaan dinding sel juga menyebabkan terbentuknya ruang antarsel. kecil. yang tetap. yang pada tumbuhan menjadi bagian penting dari transportasi hara dan mineral di dalam tubuh tumbuhan. sehingga memungkinkan terjadinya reaksi yang tidak mungkin berlangsung di sitosol. Mempunyai dinding sel [cell Tidak mempunyai dinding sel [cell wall]. Mempunyai plastida. Sel tumbuhan. Tidak mempunyai plastida. hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). mencakup leukoplas. dan kromoplas) vakuola (khusus tumbuhan) [sunting] Sel prokariota Sel tumbuhan dan sel bakteri memiliki lapisan di luar membran yang dikenal sebagai dinding sel. Yang biasa . sel hewan. dan sel bakteri mempunyai beberapa perbedaan seperti berikut: Sel tumbuhan Sel hewan Sel bakteri Sel tumbuhan lebih Sel bakteri sangat besar daripada sel Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan. Tidak mempunyai walaupun kadang-kadang sel beberapa vakuola. Sitoplasma juga didukung oleh jaringan kerangka yang mendukung bentuk sitoplasma sehingga tidak mudah berubah bentuk. Organel memiliki struktur terpisah dari sitosol dan merupakan "kompartementasi" di dalam sel. Mempunyai bentuk Tidak mempunyai bentuk yang tetap. Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah • • • • • mitokondria (kondriosom) badan Golgi (diktiosom) retikulum endoplasma plastida (khusus tumbuhan. kloroplas. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari lipoprotein. Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel. Tidak mempunyai plastida.Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protoplasma. Mempunyai bentuk yang tetap. Dinding sel bersifat tidak elastis dan membatasi perubahan ukuran sel. Tidak mempunyai vakuola [vacuole].

pati. Mempunyai sentrosom [centrosome]. Menyimpan tenaga dalam bentuk Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran butiran (granul) (granul) glikogen. perbedaan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut: Hewan Terdapat sentriol Tidak ada pembentukan dinding sel Ada kutub animal dan vegetal Tidak ada sentriol Terdapat sitokinesis dan pembentukan dinding sel Tidak ada perbedaan kutub embriogenik. [sunting] Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan sel hewan dan tanaman Secara umum. Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya.dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle]. daripada vakuola. Tidak memiliki lisosom [lysosome]. Memiliki lisosom [lysosome]. yang ada semacam epigeal dan hipogeal Tumbuhan Jaringan sel hewan bergerak menjadi Jaringan sel tumbuhan tumbuh menjadi bentuk bentuk yang berbeda yang berbeda Terdapat proses gastrulasi Tidak terdapat jaringan embrionik seumur hidup Terdapat batasan pertumbuhan (ukuran tubuh) Apoptosis untuk perkembangan jaringan. kecuali kemampuan akar dalam hal menopang berat tubuh bagian atas Tidak ada "Apoptosis". Nukleus lebih kecil Nukleus lebih besar daripada vesikel. - Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. melibatkan mitokondria Terdapat proses histodiferensiasi Meristem sebagai jaringan embrionik seumur hidup Tidak ada batasan pertumbuhan. Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. yang ada lebih ke arah .

contohnya Paramecium sp dan sel otot Sel hewan berklorofil. contohnya trombosit dan eritrosit (Sel darah merah). terdapat hemoglobin sebagai pengganti nukleus (inti sel). Di dalam sel darah merah. Sel Berinti Banyak. Euglena sp adalah hewan uniseluler berklorofil. .dan caspase proteksi diri. contohnya euglena sp. Sel xilem akan mati dan meninggalkan dinding sel sebagai "tulang" dan saluran air. Sel pendukung. contohnya adalah sel xilem. Kedua ini sangatlah membantu dalam proses transpirasi pada tumbuhan. tidak melibatkan mitokondria [sunting] Sel-sel khusus • • • • Sel Tidak Berinti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful