Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel.

Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup dimana keberadaannya sangat berpengaruh terhadap kepribadian dan tingkah laku dari masing masing makhluk hidup Teori-teori tentang sel - Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) - Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) - Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” - Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma - Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. - Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) - Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup - Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik - Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid - Organel-organelnya tidak dibatasi membran - Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan - Diameter sel antara 1-10mm - Mengandung 4 subunit RNA polymerase - Susunan kromosomnya sirkuler

b. terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria. perlindungan. Sel Somatis. dll . pektin. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel.Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus .Bagian mati (inklusio). sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b. Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972.Membran selnya tersusun atas fosfolipid . dan untuk mengekalkan bentuk sel. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar).Organel-organelnya dibatasi membran .Bagian hidup(komponen protoplasma). Membran Plasma Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma.Sel Eukariotik . Sel Germinal.Mengandungbanyak subunit RNA polymerase .Diameter selnya antara 10-100mm . lignin. garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. badan golgi. Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel. kitin. sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid Bagian-bagian Sel . Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen . terdiri atas dinding sel dan isi vakuola mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu a Dinding sel Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel.Susunan kromosomnya linier Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. hemiselulosa.

serta ionophore. protein. Transpor pasif ini bersifat spontan. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. O2). Sementara itu. oligosakarida. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. osmosis. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. dan molekul polar yang sangat kecil (air. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. etanol). ion. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah. glikolipid. dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri.penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. dan light driven pumps. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Mitokondria . Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Difusi. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). c. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. yaitu simporter dan antiporter. dan kolesterol. ATP driven pumps.

fosfatase. 2000]. membran dalam. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. yaitu membran luar. Dalam hal ini. misalnya sel otot jantung. seperti siklus Krebs. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. mitokondria adalah “pembangkit tenaga” bagi sel. . Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. glikosidase. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. reaksi oksidasi asam amino.0 µm. dan autofagi. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. fosfolipase. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani ?-oksidasi menghasilkan Asetil KoA. ADP. kalsium dan kalium d. Di dalamnya. ribosom. Dengan demikian. ataupun sulfatase. dan reaksi ?-oksidasi asam lemak. lipase. nuklease. Selain itu. 2001]. yang disebut endosom awal. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali . Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. ATP. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. fagositosis. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease.Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung.5 – 1. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. ruang antar membran. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. disebut krista [Lodish. Fungsi utama lisosom adalah endositosis.5 µm dan panjang 0. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA).

membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. Setelah itu. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). Tempat untuk memodifikasi protein 6.(dibuang ke sitoplasma).Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Retikulum Endoplasma RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. Membentuk membran plasma. Proses ini berguna pada sel hati. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. 3. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). pH sekitar 6. Di endosom lanjut. Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. . dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Di dalam endosom awal. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. berisi enzim dan bahan-bahan lain. . . beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. misalnya ginjal. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. 2. Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. 5. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Kemudian. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Mula-mula. transformasi berudu menjadi katak. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Untuk membentuk lisosom f. dan embrio manusia. materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. Pertama. yang tidak dibawa ke endosom lanjut. e.

RE halus mensintesis molekul. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Selain itu.kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. ada tiga macam plastida. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. RE halus Berbeda dari RE kasar. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. tergantung pada jenisnya. dan karoten . xantofil. yaitu : . fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. Maka. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. dan duplikasi sentrosom. terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). dijalankan. detoksifikasi obat-obatan. Pada siklus sel di tahapan interfase. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. kondensasi kromoson. Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. dan diakhiri h. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Plastida Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. sebagai tempat sintesis ribosom.Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis). Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein.kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i. Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. Kantung ini disebut cisternae. .leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung) . RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. g.

. memelihara tekanan osmotik sel 2. Vakuola Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). Sel Tumbuhan * memiliki dinding sel * memiliki butir plastida * bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa * jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida * vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas Nyasar cari: Sel eukariota Secara umum setiap sel memiliki • membran sel. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. dll 3.Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. fenol. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. Kemudian dilanjutkan dengan S. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. j. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. mengadakan sirkulasi zat dalam sel Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1. Sel Hewan : * tidak memiliki dinding sel * tidak memiliki butir plastida * bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku * jumlah mitokondria relatif banyak * vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil * sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. fungsi vakuola adalah : 1.

Pada sitoplasma terdapat sitoskeleton. Sel yang mempunyai banyak Mitokondria dapat dijumpai di jantung. biosintesis pirimidina. umumnya berjenis fosfolipid seperti senyawa antara fosfatidil etanolamina dan kolesterol.[1] yang membentuk struktur dengan dua lapisan[2] dengan permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya. Keberadaan mitokondria didukung oleh hipotesis endosimbiosis yang mengatakan bahwa pada tahap awal evolusi sel eukariota bersimbiosis dengan prokariota (bakteri) [Margullis. metabolisme asam lemak. seperti produksi energi. membran sel yang membungkus organel-organel di dalamnya. berfungsi dalam proses oksidasi. Mitokondria mempunyai dua lapisan membran. dimana beberapa mineral dapat ditemukan. Walaupun semua sel memiliki sitoplasma. • sitoplasma. 1981]. kondriosom (bahasa Inggris: chondriosome. Hipotesis ini ditunjang oleh beberapa kemiripan antara mitokondria dan bakteri. Pada sel eukariota. sitoplasma adalah bagian non-nukleus dari protoplasma. dan keduanya . plural:mitochondria) adalah organel tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup. yaitu lapisan membran luar dan lapisan membran dalam. Kemudian keduanya mengembangkan hubungan simbiosis dan membentuk organel sel yang pertama. terbentuk dari dua macam senyawa yaitu lipid dan protein. Di dalam sitoplasma terdapat oraganel-organel sel berikut ini : 1). Dengan demikian. Lapisan membran dalam ada dalam bentuk lipatan-lipatan yang sering disebut dengan cristae. Adanya DNA pada mitokondria menunjukkan bahwa dahulu mitokondria merupakan entitas yang terpisah dari sel inangnya. namun di sela-sela molekul fosfolipid tersebut. mitochondrion. Sitoplasma adalah bagian sel yang terbungkus membran sel. Mitokondria. Mitokondria. terdapat transporter yang merupakan jalur masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. homeostasis kalsium dan transduksi sinyal selular. hati. setiap jaringan maupun spesies memiliki ciri-ciri yang jauh berbeda antara satu dengan yang lain.[1] Mitokondria merupakan organel yang paling penting karena di sinilah respirasi yang merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. dan otot.Pada sel eukariota. Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula dan menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi serta perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel. Di dalam Mitokondria terdapat 'ruangan' yang disebut matriks. Ukuran mitokondria menyerupai ukuran bakteri. mitokondria adalah "pembangkit tenaga" bagi sel. dihasilkan dalam bentuk adenosina trifosfat. selain fungsi selular lain. berbagai organel dan vesikuli.

ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada retikulum endoplasma kasar. Tanpa vakuola. tahap respirasi pada tumbuhan dan hewan melewati jalur yang sama. yang dikenal sebagai daur atau siklus Krebs. 2). terjadi karena vakuola kehilangan tekanan turgor pada dinding sel. sebagai tempat berlagsungnya sintesis protein. Plastida. Proses pelayuan. Vakuola. Secara garis besar. Pada sel daun dewasa. 3). b). Hal yang utama adalah keduanya memiliki DNA berbentuk lingkar. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. di dalamnya terkandung klorofil. Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). 4). ribosom dan rRNA mitokondria lebih mirip dengan yang dimiliki bakteri dibandingkan dengan yang dikode oleh inti sel eukariot [Cooper. 2000]. Di dalam sel. atau pada membran inti sel. mitokondria memiliki sistem genetik sendiri yang berbeda dengan sistem genetik inti. Ribosom. vakuola berperan sangat penting dalam kehidupan karena mekanisme pertahanan hidupnya bergantung pada kemampuan vakuola menjaga konsentrasi zat-zat terlarut di dalamnya. berfungsi menyimpan zat makanan.bereproduksi dengan cara membelah diri menjadi dua. Retikulum Endoplasma Halus. Retikulum endoplasma. Dalam vakuola terkumpul pula sebagian besar bahan-bahan berbahaya bagi proses metabolisme dalam sel karena tumbuhan tidak mempunyai sistem ekskresi yang efektif seperti pada hewan. 5). Ribosom ialah organel kecil dan padat dalam sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Bagi tumbuhan. berfungsi dalam fotosintesis. Oleh karena itu. Retikulum Endoplasma Kasar. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. proses kehidupan pada sel akan berhenti karena terjadi kekacauan reaksi biokimia. misalnya. Organel ini menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses translasi. sebagai tempat melekatnya ribosom. vakuola mendominasi sebagian besar ruang sel sehingga seringkali sel terlihat sebagai ruang kosong karena sitosol terdesak ke bagian tepi dari sel. . Selain itu. Ribosom berdiameter sekitar 20 nm serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (disebut Ribonukleoprotein atau RNP). dibedakan menjadi dua : a).

RE halus . Lubang/saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-substansi dari satu bagian sel ke bagian sel lainnya. Kegunaan daripada Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. Pengertian lain menyebutkan bahwa RE sebagai perluasan membran yang saling berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung di dalam sitoplsma. Sedangkan bagian-bagian Retikulum Endoplasma yang tidak diselimuti oleh ribosom disebut Retikulum Endoplasma Halus atau Smooth Endoplasmic Reticulum.Retikulum Endoplasma (RE. Di sekitar Retikulum Endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. atau endoplasmic reticula) adalah organel yang dapat ditemukan pada semua sel eukariotik. Ribosom merupakan tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel. Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membran. 10-9 meter). tergantung pada jenisnya. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Kegunaannya adalah untuk membentuk lemak dan steroid. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. Membran ini berhubungan langsung dengan selimut nukleus atau nuclear envelope. Retikulum Endoplasma sendiri terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan ketebalan 4 nm (nanometer. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. Pada bagian-bagian Retikulum Endoplasma tertentu. Sel-sel yang sebagian besar terdiri dari Retikulum Endoplasma Halus terdapat di beberapa organ seperti hati. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. Kantung ini disebut cisternae. Maka. Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. RE halus Berbeda dari RE kasar. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Bagian ini disebut dengan Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum. detoksifikasi obat-obatan. terdapat ribuan ribosom atau ribosome.

• Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar dan RE halus) 6). atau RNA. metabolisme karbohidrat. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 . Badan Golgi. Partikel-partikel tadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui RNA tersebut (Time Life. misalnya ginjal. 1984). Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. trmasuk sintesis lipid. berfungsi secara aktif dalam sekresi dan sintesis polisakarida. RE halus berfungsi dalam berbagai macam proses metabolisme. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. (RE kasar) • Mensintesis lemak dan kolesterol. Jaring-jaring ini biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam nukleat. Fungsi Retikulum Endoplasma • Menjadi tempat penyimpan Calcium. dan menawarkan obat dan racun "RE berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri" Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebas di antara selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluran pengangkut bahan. Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. bila sel berkontraksi maka calcium akan dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol • Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus) • Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.mensintesis molekul. Jadi fungsi RE adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetic antara inti sel dengan sitoplasma.

tersusun dari clathrin dan adaptin. 3. berisi enzim dan bahan-bahan lain. 2. terdapat 2 protein dalam badan golgi. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. interaksi lateral antara adaptin dengan clatrin membentuk formasi tunas. dapat diduga berasal dari evolusi yang bermiripan. Protein Rab termasuk ke dalam golongan GTP-ase. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. T-snare adalah protein yang ada di target sedangkan V-snare adalah vesikel snare. COPI-coated memaket tunas dari bagian pre-golgi dan antar cisternae. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. COPII-coated memaket tunas dari retikulum endoplasma. protein yang larut dalam sitoplasma termasuk dynamin akan membentuk cincin di setiap leher tunas dan memutusnya. Protein Snare V-snare menuju T-snare dan akan bergabung. . Untuk membentuk lisosom Dalam badan golgi terdapat variasi coated vesicle. Membentuk membran plasma. protein Rab memudahkan dan mengatur kecepatan pelayaran vesikel dan pemasangan v-snare dan t-snare yang diperlukan pada penggabungan membran.badan Golgi. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. jika tunas clathrin sudah tumbuh. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. antara lain Clathrin-coated adalah yang pertama ditemukan dan diteliti. Tempat untuk memodifikasi protein 6. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Fungsi badan golgi: 1. beberapa protein COPIcoat memperlihatkan sekuens yang bermiripan dengan adaptin. 5. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. Vsnare akan mencari T-snare dan kemudian akan berfusi menjadi satu.

nuklease. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. yang selain untuk mencerna. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. ataupun sulfatase. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. Pada tumbuhan organel ini lebih dikenal sebagai vakuola. berperan dalam proses matinya sel-sel. dan diakhiri. fosfolipase. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. mempunyai fungsi menyimpan senyawa organik yang dihasilkan tanaman. Selain itu. Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. sebagai tempat sintesis ribosom. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai.7). Fungsi utama lisosom adalah endositosis. Di dalamnya. dijalankan. . fosfatase. dan autofagi. glikosidase. fagositosis. • • . Lisosom. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. lipase. • • dan inti sel atau nukleusInti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5.

kecil. wall] dari selulosa. Keberadaan dinding sel juga menyebabkan terbentuknya ruang antarsel. Mempunyai dinding sel [cell Tidak mempunyai dinding sel [cell wall]. sehingga memungkinkan terjadinya reaksi yang tidak mungkin berlangsung di sitosol. hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Dinding sel bersifat tidak elastis dan membatasi perubahan ukuran sel. hewan. sel hewan. Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah • • • • • mitokondria (kondriosom) badan Golgi (diktiosom) retikulum endoplasma plastida (khusus tumbuhan. Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar. mencakup leukoplas. yang pada tumbuhan menjadi bagian penting dari transportasi hara dan mineral di dalam tubuh tumbuhan. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari lipoprotein.Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protoplasma. Sel tumbuhan. Tidak mempunyai plastida. dan kromoplas) vakuola (khusus tumbuhan) [sunting] Sel prokariota Sel tumbuhan dan sel bakteri memiliki lapisan di luar membran yang dikenal sebagai dinding sel. Mempunyai bentuk yang tetap. kloroplas. Organel memiliki struktur terpisah dari sitosol dan merupakan "kompartementasi" di dalam sel. Yang biasa . Sitoplasma juga didukung oleh jaringan kerangka yang mendukung bentuk sitoplasma sehingga tidak mudah berubah bentuk. Tidak mempunyai vakuola [vacuole]. dan sel bakteri mempunyai beberapa perbedaan seperti berikut: Sel tumbuhan Sel hewan Sel bakteri Sel tumbuhan lebih Sel bakteri sangat besar daripada sel Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan. yang tetap. Tidak mempunyai plastida. Tidak mempunyai walaupun kadang-kadang sel beberapa vakuola. Mempunyai plastida. Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel. Mempunyai bentuk Tidak mempunyai bentuk yang tetap.

- Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. yang ada lebih ke arah . Tidak memiliki lisosom [lysosome]. kecuali kemampuan akar dalam hal menopang berat tubuh bagian atas Tidak ada "Apoptosis". daripada vakuola. [sunting] Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan sel hewan dan tanaman Secara umum. yang ada semacam epigeal dan hipogeal Tumbuhan Jaringan sel hewan bergerak menjadi Jaringan sel tumbuhan tumbuh menjadi bentuk bentuk yang berbeda yang berbeda Terdapat proses gastrulasi Tidak terdapat jaringan embrionik seumur hidup Terdapat batasan pertumbuhan (ukuran tubuh) Apoptosis untuk perkembangan jaringan. Mempunyai sentrosom [centrosome]. Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya.dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle]. Memiliki lisosom [lysosome]. perbedaan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut: Hewan Terdapat sentriol Tidak ada pembentukan dinding sel Ada kutub animal dan vegetal Tidak ada sentriol Terdapat sitokinesis dan pembentukan dinding sel Tidak ada perbedaan kutub embriogenik. Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. Nukleus lebih kecil Nukleus lebih besar daripada vesikel. pati. Menyimpan tenaga dalam bentuk Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran butiran (granul) (granul) glikogen. melibatkan mitokondria Terdapat proses histodiferensiasi Meristem sebagai jaringan embrionik seumur hidup Tidak ada batasan pertumbuhan.

tidak melibatkan mitokondria [sunting] Sel-sel khusus • • • • Sel Tidak Berinti. . terdapat hemoglobin sebagai pengganti nukleus (inti sel). contohnya euglena sp. contohnya Paramecium sp dan sel otot Sel hewan berklorofil. Euglena sp adalah hewan uniseluler berklorofil. contohnya adalah sel xilem. Kedua ini sangatlah membantu dalam proses transpirasi pada tumbuhan.dan caspase proteksi diri. Sel pendukung. Sel Berinti Banyak. contohnya trombosit dan eritrosit (Sel darah merah). Sel xilem akan mati dan meninggalkan dinding sel sebagai "tulang" dan saluran air. Di dalam sel darah merah.