P. 1
DEFINISI ILMU POLITIK

DEFINISI ILMU POLITIK

|Views: 81|Likes:
Published by dok8

More info:

Published by: dok8 on Nov 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2010

pdf

text

original

B. DEFINISI ILMU POLITIK Ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari politik atau politics atau kepolitikan.

Politik adalah usaha mengapai kehidupan yang lebih baik. Orang yunani kuna terutama Plato dan Aristotelas menamakannya sebagai en dam onia atau the good life. Mengapa politik dalam arti ini begitu penting? Karena sejak dahulu kala masyarakat mengatur kehidupan kolektifdengan baik mengingat masyarakat sering menghadapi terbatasnya sumber alam, atau perlu dicari satu cara distribusi sumber daya agar semua warga merasa bahagia dan puas.ini adalah politik. Jika dianggap bahwa ilmu politik mempelajari politik, maka perlu kiranya dibahas dulu istilah politik itu. Pemikiran mengenai politik (politics) dunia Barat banyak di pengaruhi oleh filsuf yunani kuno abad ke- 5 S.M. filsuf seperti Plato dan Aristoteles menganggap politics sebagai suatu usaha untuk mencapai masyarakat politik (polity) yang terbaik. Di dalam polity semacam itu manusia akan hidup bahagia karena memiliki peluang untuk mengembangkan bakat,bergaul dengan rasa kemasyarakatan yang akrab, dan hidup dalam suasana moralitas yang tinggi. Pandangan mormatif ini berlangsung sampai abad ke-19. Dewasa ini definisi mengenai politok yang sangat normative itu telah terdesak oleh definisi definisi lain yang lebih menekankan pada upayah (means)untuk mencapai masyarakat yang baik, seperti kekuasaan, pembuatan keputusan, kebijakan ,alokasi nilai,dan sebagainya.Di samping-samping itu ada defenisi- defenisi lain yang lebih bersifat pragmatif. Perbedaan-perdedaan dalam definisi yang kita jumpai di sebabkan karena setiap sarjana meneroping hanya satu aspek atau unsure dari politik. Unsure ini di perlukannya sebagai konsep pokok yang akan di pakainya untuk meneropong unsure-unsur lain. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa konsep-konsep pokok itu adalah: 1. Negara (state). 2. Kekuasaan (power). 3. Pengambilan keputusan (decision making). 4. Kebijakan (policy beleid). 5. Pembagian (distribution) atau alokasi (allocation).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->