HUKUM BENDA keseluruhan aturan hukum yang mengatur mengenai benda, meliputi pengertian, macam-macam benda, dan

hak-hak kebendaan. hukum Benda bersifat tertutup dan memaksa. Tertutup : seseorang tidak boleh mengadakan hak kebendaan jika hak tersebut tidak diatur dalam UU Memaksa:harus dipatuhi dan dituruti, tidak boleh menyimpang. Macam-macam benda / barang 1. Benda berwujud dan tidak berwujud : Arti penting pembagian ini adalah, bagi benda berwujud bergerak dilakukan dengan penyerahan langsung benda tersebut, bagi benda berwujud tidak bergerak dilakukan dengan balik nama. 2. Benda bergerak dan tidak bergerak : Arti pentingnya pembagian ini terletak pada penguasaan (bezit), penyerahan (levering), daluarsa (verjaring), serta pembebanan (berzwaring). 3. Benda habis dipakai dan benda tidak habis dipakai : Arti pentingnya pembagian ini terletak pada waktu pembatalan perjanjiannya. Jika dalam perjanjian objeknya adalah benda habis dipakai, apabila terjadi pembatalan perjanjian maka akan terjadi kesulitan untuk pemulihan objek tersebut karena telah terpakai. 4. Benda yang sudah ada dan yang akan ada : Arti pentingnya pembagian ini terletak pada pembebanan sebagai jaminan hutang atau pelaksanaan perjanjian. Sesuai dengan pasal 1320 KUHPerdata, syarat sahnya perjanjian adalah adanya sepakat,cakap hukum, objek tertentu, dan halal. Jika objek yang dalam perjanjian itu adalah barang yang sudah ada, maka perjanjian sah-sah saja. Sebaliknya apabila ibjek yang di-perjanjikan adalah barang yang akan ada, maka perjanjian itu batal demi hukum. 5. Benda dalam perdagangan dan benda di luar perdagangan : Arti pentingnya terletak pada cara pemindahtanganan. Benda dalam perdagangan dapat diperjualbelikan dan diwariskan secara bebas. Tetapi, jika benda di luar perdagangan tidak dapat diperjualbelikan ataupun diwariskan. Contoh benda di luar perdagangan : benda wakaf, narkotika, perdagangan wanita untuk pelacuran, dan lain sebagainya. 6. Benda dapat dibagi dan tidak dapat dibagi : Arti pentingnya pembagian terletak pada pemenuhan prestasi suatu perikatan. Contoh benda dapat dibagi : beras, minyak, air, kertas, dll. Sedangkan contoh benda tidak dapat dibagi : binatang, manusia, mobil, rumah, kapal, dll. Suatu benda dikatakan tidak dapat dibagi karena akan berubah nama dan fungsinya. 7. Benda terdaftar dan benda tidak terdaftar : Pada benda terdaftar, kepemilikan dapat dilacak dengan mudah sedangkan pada benda tidak terdaftar lebih sulit untuk pembuktian kepemilikan. Contoh benda

terdaftar : rumah, mobil, kapal, motor, dll. Bendabenda tersebut ada surat kepemilikannya. Sedangkan contoh benda tidak terdaftar : uang, telepon, kursi, dll. HUKUM BENDA,adalah hukum tentang benda yaitu kumpulan segala macam aturan hukum tentang benda yang terdapat di dalam Buku II KUHPer mulai pasal 499 sampai dengan 1232. Sistem pengaturan Buku II adalah system tertutup, artinya seseorang tidak dapat mengadakan hak ± hak kebendaan yang baru selain yang ada di dalam Buku II tersebut. ASAS - ASAS HUKUM BENDA ‡ Hukum Memaksa : Aturan yang berlaku menurut undang ± undang wajib dipatuhi atau tidak boleh disimpangi oleh para pihak. ‡ Dapat dipindahkan : Semua hak kebendaan dapat dipindahkan. Menurut perdata barat, tidak semua dapat dipindahkan (seperti hak pakai dan hak mendiami) tetapi setelah berlakunya UUHT, semua hak kebendaan dapat dipindahtangankan. ‡ Individualitas : Hak kebendaan selalu benda yang dapat ditentukan secara individu, artinya berwujud dan merupakan satu kesatuan bukan benda yang ditentukan menurut jenis jumlahnya, misalnya memiliki rumah, hewan,dll. ‡ Totalitas :Dalam asas totalitas ini mencakup suatu asas perlekatan. Seseorang memiliki sebuah rumah, maka otomatis dia adalah pemilik jendela, pintu, kunci, gerbang, dan benda ± benda lainnya yang menjadi pelengkap dari benda pokoknya (tanah) ‡ Tak Dapat Dipisahkan : Seorang pemilik tidak dapat memindahtangankan sebagian dari wewenang yang ada padanya atas suatu hak kebendaan seperti memindahkan sebagian penguasaan atas sebuah rumah kepada orang lain. Penguasaan atas rumah harus utuh, karena itu pemindahannya juga harus utuh. ‡ Prioritas : Asas ini timbul sebagai akibat dari asas nemoplus yaitu asa yang menyatakan bahwa seseorang hanya dapat memberikan hak yang tidak melebihi apa yang dimilikinya atau seseorang tidak dapat memindahkan haknya kepada orang lain lebih besar pada hak yang ada pada dirinya. ‡ Asas Percampuran :Percampuran terjadi bila dua atau lebih hak melebur menjadi satu. ‡ Pengaturan dan Perlakuan yang Berbeda Terhadap Benda Bergerak dan TIdak Bergerak : Pengaturan dan perlakuan dapat disimpulkan dari cara membedakan antara benda bergerak dengan benda tidak bergerak serta manfaat atau pentingnya pembedaan antara kedua jenis benda tersebut. ‡ Asas Publisitas : Asas ini berkaitan dengan pengumuman status kepemilikan suatu benda tidak bergerak kepada masyarakat. Sedangkan untuk benda tidak bergerak tidak perlu didaftarkan, artinya cukup

(kuda.Psl 532) Hapusnya bezit: RKekuasaan atas benda itu berpindah kepada orang lain RBenda yang dikuasai telah ditinggalkan dan atau musnah Hak Eigendom/ hak milik Eigendom: hak untuk menikmati kegunaan .Atas benda orang lain: hak opstal. Karena sifatnya. penggilingan ± penggilingan. pemberian. Karena ketentuan UU (Pasal 511 KUHPer) . Benda terdaftar (benda atas nama) : benda ± benda yang pemindahan dan pembebanannya harus didaftarkan dalam daftar buku atau register umum. dll) Benda yang dapat dibagi dan tidak dapat dibagii 1. dsb. ayam. hak usaha. dan mempertahankan dan Rmenikmatinya seperti hak milik (Psl 529 KUHPdt) Dibagi menjadi bezit jujur (didapatkan dengan sah misalnya jual beli.Atas bendanya sendiri: hak eigendom. memungut hasil.Psl 531) Rdan bezit tidak jujur (didapat dari pencurian. nasi ) 2. daging sapi. dll) Benda yang terdaftar dan tidak terdaftari .i .Penagihan ± penagihan atau piutang ± piutang . dll Benda tidak bergerak a. Karena peruntukannya dan tujuan pemakaian (Pasal 507 KUHPer) Pabrik dan barang ± barang yang dihasilkannya. sapi hewan tetapi berupa daging kuda. hak numpang karang. PEMBAGIAN BENDA i Benda ± benda berwujud dan tidak berwujud (Pasal 503 KUHPer) Penting karena : dikaitkan dengan cara penyerahan benda yang bersangkutan sebagai akibat hubungan hukum (misalnya : karena jual beli.pentingnya terletak pada pembuktian kepemilikan 1. lapangan sepak bola. tidak dapat diperjualbelikan (jalan umum. erfpack. warisan.Saham ± saham atau andil ± andil dalam persekutuan dagang. Karena sifatnya. hak bezit . 2. yaitu benda ± benda yang dapat berpindah (termasuk kapal ± kapal. demikian juga dengan barang ± barang tambang b.Relatif Benda di dalam perdagangan dan benda diluar perdagangani Pentingnya : terletak pada objek perjanjiani Benda dalam perdagangan : benda ± benda yang dalam lapangan harta kekayaan dapat dijadikan objek suatu perjanjian (dapat diperjual belikan dengan bebas) Benda di luar perdagangan : benda ± benda yang dalam lapangan perdagangan tidak dapat dijadikan objek perjanjian. pewarisan. hak pakai Hak kebendaan yang bersifat memberi jaminan: hak gadai dan hipotik Hak Bezit Bezit: kedudukan berkuasa. dll) Benda ± benda yang bila dipakai habis dan tidak habis (Pasal 505 KUHPer)i Benda yang sudah ada dan benda yang akan masih adai Benda yang akan masih ada : Terdiri dari 2 yaitu . Benda tidak terdaftar (benda tidak atas nama) : (pada umumnya) benda bergerak yang tidak sulit membuktikan siapa pemiliknya karena berlaku asas µBEZIT berlaku sebagai title yang sempurna¶ untuk benda bergerak ‡ Benda bergerak dan tidak bergerak Cara membedakannya : Benda bergerak a. selalu melekat pada benda Pembagian hak-hak kebendaan Hak kebendaan yang bersifat memberi kenikmatan: . kopi. dan hak pakai atas kebendaan tidak bergerak. dapat dipertahankan terhadap setiap orang. baik dengan sendirinya atau melalui perantaraan orang lain.Hak atas bunga ± bunga yang diperjanjikan . Benda yang dapat dibagi : benda yang wujudnya apabila dibagi tidak akan menghilangkan sifat dan hakekat benda tersebut (missal : beras. Benda yang tidak dapat dibagi : benda yang wujudnya apabila dibagi akan mengakibatkan hilangnya sifat dan hakekat benda karena kalau dibagi bukan lagi berupa¢tersebut. jadi dapat dibuktikan dengan tanda pendaftaran atau serifikat atas nama kepemilikannya. dll (Pasal 508 KUHPer) kapal ± kapal berukuran berat kotor 20 M (kubik) keatas juga termasuk benda tidak bergerak¢Pasal 314 KUHD Hak kebendaan RPengertian: hak yang memberikan kekuasaan langsung atas suatu benda yang dapat dipertahankan terhadap setiap orang. yang menguasai suatu benda. daging ayam. c.Hak pakai hasil dan hak pakai atas benda ± benda bergerak . (Pasal 506 KUHPer) tanah dan segala sesuatu yang melekat diatasnya. hak pengabdian tanah. Karena UU Hak pakai hasil. Ciri-ciri hak kebendaan : memberikan kekuasaan langsung atas benda. perahu ± perahu dan tempat pemandian yang dipasangi pasal 510 KUHPer)¢perahu b.melalui penguasaan dan penyerahan nyata.

Meninggalnya pemiliki hak .Tenggang waktu yang telah diberikan telah lewat waktu . UU. hingga waktu utang dilunasi (Psl 1159) Hapusnya Hak Gadai: RSeluruh utang sudah terbayar RBarang gadai musnah RBarang gadai keluar dari kekuasaan si penerima gadai Barang gadai dilepaskan dengan sukarela Hak Hipotik Adalah: hak kebendaan atas benda-benda tidak bergerak.kebendaan dengan leluasa.Untuk menggadaikannya lagi (Psl 1155) . dengan kewajiban memeliharanya sebaik-baiknya (Psl 756) RHapusnya: . kepada pemilik .Waktu yang diperjanjikan telah lampau . Eigendom: Hak yang paling sempurna atas suatu benda Cara memperoleh hak milik: RPewarisan RPenyerahan RLewat waktu (daluarsa) --.625) (1353) Zaakwareming.Diakhiri oleh pemilik tanah Hak Erfpacht Yaitu hak kebendaan untuk menikmati sepenuhnya akan kegunaan benda tidak bergerak milik orang lain.(1354) Onverschuldigde Betaling. dan memberikan kekuasaan kepada si berpiutang untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut (Psl 1150) RHak si pemegang hak gadai: .Jika pemberi gadai melakukan wanprestasi (ingkar).Musnahnya benda itu Hak Gadai Yaitu hak kebendaan yang diperoleh seseorang yang berpiutang atas suatu benda bergerak.acquisitieve (memperoleh hak).U. daluarsa . si pemegang gadai berhak menjual barang tersebut (Psl 1156) .(1352 UU.Jatuh ke tangan orang lain .Diakhiri oleh pemilik tanah Hak Pakai Hasil Yaitu hak kebendaan untuk mengambil hasil benda milik orang lain. kesemuanya itu dengan tidak mengurangi kemungknan akan dicabutnya hak itu demi kepentingan umum berdasarkan undangundang. diketahui oleh umum.Hapusnya perikatan pokoknya .Waktu yang diperjanjikan telah lampau . berturut-turut selama 20 tahun atau 30 tahun Hapusnya hak milik: ROrang lain memperoleh hak milik itu dengan cara yang sah (peralihan hak milik yang sah) RBenda itu musnah RPemilik melepaskan benda itu Hak Opstal Hak opstal/ hak numpang karang: hak kebendaan untuk mempunyai bangunan. dengan kewajiban membayar upeti tahunan kepada pemilik. dan untuk berbuat bebas terhadap benda itu dengan kedaulatan penuh. asal tidak bertentangan dengan undang-undang. dengan pembayaran ganti rugi.(1359) Onrechmatige daad.Krn Perbuatan Orang (321.Selama 30 tahun tidak dipergunakan .30 tahun tidak dipakai.Pelepasan hak oleh penyandang hak pakai hasil.Selama 30 tahun tidak dipergunakan . tidak terganggu.Pekarangan musnah .Musnaknya pekarangan . dan tidak mengganggu hak orang lain.Membezitnya harus terus-menerus.Hak erfpack jatuh ke tangan orang lain .104. untuk mengambil penggantian daripadanya bagi pelunasan suatu perikatan (Psl 1162) RHapusnya hipotik: .Harus ada bezit (jujur) .Percampuran (jika hak milik dan hak pakai hasil berada di tangan satu orang) .Si pemegang hak gadai berhak mendapatkan ganti rugi atas biaya yang dikeluarkan untuk menyelamatkan barang tersebut (Psl 1157) .(1365) Sumber perikatan (Psl.Si berpiutang melepaskan hipotinya Skema perikatan : Perikatan (1233) Perjanjian (1313) U. 1233) ‡ Perjanjian/Persetujuan ‡ Undang-undang . dengan syarat: . baik berupa uang atau hasil atau pendapatan (Psl 720) RBerakhirnya: .Pemegang gadai berhak untuk menahan barang yang digadaikan tersebut.Saja. gedung dan penanaman di ataspekarangan orang lain (Psl 712) RMusnah karena: .

Kepatutan dan Kesusilaan (Moral) Hapusnya Perikatan Menurut ketentuan pasal 1381 KUHPdt. kecakapan (capacity) 3. Tidak menangguhkan lahirnya perjanjian / perikatan (seperti halnya Perikatan bersyarat). memenuhi prestasi tetapi tidak sebagaimana yang diperjanjikan. Subekti menambahkan lagi keadaan wanprestasi dengan " Melakukan sesuatu yang seharusnya didalam perjanjian tidak boleh dilakukan . Masing-masing anggota dapat mempunyai kuasa penuh atas hak seluruh anggota. MACAM-MACAM PERIKATAN a Perikatan murni (perikatan bersahaja). melaksanakan Prestasi) Syarat sahnya Perjanjian (legally concluded contract). Alat pembayaran = Uang atau barang g. sedangkan kepada si berhutang (debitur) diserahkan yang mana yang akan dia lakukan. Karenaš keadaan terpaksa. (over macht. Tidak melakukan sesuatu (pasal 1234 K. Perikatan wajar ( Naturlijke Verbintenis). Perikatan dapat dibagi dan tdk dapat dibagi Adalah mengenai pemenuhan prestasinya (kewajiban yang diperjanjikan) Tergantung dari SIFAT barang atau MAKSUD dari perikatannya Pembayaran adalah pelaksanaan atau pemenuhan tiap perjanjian secara suka rela.asas Perjanjian ‡ Bersifat terbuka (open system).‡ Keputusan Pengadilan(Prof. Dlm hkm Jerman dikenal istilah"schuld" Jaminan harta benda debitur disebut "Haftung" Relevansi dlm KUHPerdata Pasal 1131 Wujud prestasi 1. wanprestasi 1238 KUHPerdata Timbulnya wanprestasi ini ada dua kemungkinan yaitu : Karena kesalahanš debitur baik sengaja maupun karena kelalaian. Memberikan atau menyerahkan sesuatu 2. 4.Karena pembayaran (pasal 1382 ± 1403) Pembayaran adalah pelaksanaan atau pemenuhan tiap perjanjian secara suka rela. (kreditur) e.H. Pasal 1359 ayat 2 (Hukum) 2. Perikatan dengan ancaman hukuman Untuk mencegah jangan sampai orang ( si berhutang/ debiitur) melalaikan kewajibannya h. Kemungkinan-kemungkinan wanprestasi 1. Suatu hal tertentu (a certain subject matter) 4.U. hanya persoalan kapan (when)? d.Mariam Darus) Perikatan/perjanjian Perikatan : suatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih untuk berprestasi Perjanjian : Adanya suatu persetujuan antara dua pihak atau lebih untuk melaksanakan suatu hal. dari sebuah perjanjian/perikatan. Debitur memenuhi suatu hal. Kecuali ditentukan sebaliknya. tetapi menangguhkan pelaksanaannya saja. Anvullent Recht. Kebebasan Berkontrak (Partijeautonomi) ‡ Bersifat pelengkap(optional). hak memilih ada pada si berpiutang. atau jangka waktu berlakunya. Perikatan dengan ketetapan waktu : Tujuannya untuk menentukan waktu PELAKSANAAN. kesepakatan (consensus) 2. Perikatan tanggung menanggung (Solideir) Beberapa orang bersama-sama (sebagai debitur) berhadapan dengan satu orang (sebagai kreditur). 3. Dimana terdapat dua atau lebih prestasi. Melakukan sesuatu 3. dan dapat juga dituntut untuk bertanggung jawab penuh atas prestasi/ kewajiban dari keseluruhan kelompoknya f. Prof. force majeure). Suatu sebab yang halal (legal cause) Asas. Debitur sama sekali tidak memenuhi prestasi 2. Sumber Perikatan Wajar/Alam 1. Perikatan manasuka (alternatif) Disebut juga sebagai Perikatan yang membolehkan memilh. : suatu perikatan dimana pemenuhan prestasinya tidak digantungkan pada suatu syarat atau kondisi tertentu masing-masing pihak baik pihak debitur maupun pihak kreditur masing masing satu pihak atau satu orang penuntutannya dapat dilakukan seketika. b. Pasal 1320 KUHPerdata 1. ‡ Bersifat konsensual ‡ Bersifat obligatoir Prestasi Kwjbn. atau berlaku sebaliknya. ada sepuluh cara hapusnya perikatan. Alat pembayaran = Uang atau barang Siapa-siapa yg dapat membayar .Perdata). artinya tidak dengan paksaan atau eksekusi. Perikatan bersyarat : Apabila digantungkan pada suatu peristiwa yang masih akan datang (in the future) dan masih belum tentu akan terjadi (still uncertain). Debitur memenuhi prestasi tetapi tidak tepat waktu atau terlambat dari perikatan yang diperjanjian. c. artinya tidak dengan paksaan atau eksekusi. Syarat (waktu)nya bersifat pasti akan terjadi. yaitu:R 1.

1. 1446 ± 1456 Lihat syarat sahnya perjanjian pasal 1320 KUHPerdata. 4. asal barang itu musnah atau hilang di luar kesalahan debitur dan sebelum ia lalai menyerahkannya. tak dapat diperda-gangkan. 8. atau suatu piutang lain yang tidak harus dibayar atas tunjuk. 3. . dan berdasarkan suatu atas hak yang sah. Penanggung utang (Borghtot) 4. 1413 ± 1424 Pembaruan utang adalah suatu perbuatan dimana seorang debitur membuat suatu perikatan utang baru untuk kepentingan kreditur yang menggantikan utang lama. Penawaran demikian.Karena adanya pembaharuan hutang (Novasi) Psl. maka debitur dapat melakukan penawaran pembayaran tunai atas apa yang harus dibayarnya. memperoleh hak milik dengan tidak dapat dipaksa untuk mempertunjukkan alas haknya´. sedangkan apa yang dititipkan secara demikian adalah atas tanggungan kreditur.Karena lampau waktu (Daluarsa) Daluarsa ‡ (Pasal 1946 KUHPerdata) ‡ Untuk memperoleh hak milik atas suatu barang. pihak ketiga yang tidak berkepentingan. asal pihak ketiga itu bertindak atas nama dan untuk melunasi utang debitur (Subrogatie) 2. memperoleh hak milik atasnya dengan jalan Daluarsa . Pengertian Daluarsa Dalam KUH perdata pasal 1946 Daluarsa adalah suatu alat untuk memperoleh sesuatu atau membebaskan dari suatu perikatan dengan lewatnya suatu waktu tertentu dan atas syarat-syarat yang ditentukan dalam UU Ada dua macam Daluarsa atau Verjaring : 1.Karena penawaran pembayaran tunai diikuti dengan penyimpanan atau penitipan (Consignatie/konsunyasi) Psl. maka terjadilah demi hukum suatu percampuran utang dan oleh sebab itu piutang dihapuskan 5. atau tidak.Karena adanya pembebasan hutang Psl.Karena kebatalan atau pembatalan Psl. 7. 1438 ± 1443 Pengembalian sepucuk surat piutang di bawah tangan yang asli secara sukarela oleh kreditur kepada debitur. bahkan juga terhadap orang-orang lain yang turut berutang secara tanggung. Seorang bezitter yang jujur atas suatu benda ynag tidak bergerak lama kelamaan dapat memperoleh hak milik atas benda tersebut. asal penawaran itu dilakukan menurut undang-undang. dengan suatu penguasaan selama dua puluh tahun ³. memperoleh suatu benda tak bergerak. suatu bunga. dan jika kreditur juga menolaknya.menanggung Pembebasan hutang tidak boleh dipersangkakan tapi harus dibuktikan. atau hilang hingga tak diketahui sama sekali apakah barang itu masih ada. maka dengan Daluarsa dua puluh tahun sejak mulai menguasai benda tersebut. Acquisitieve Verjaring Adalah lampau waktu yang menimbulkan hak.(Acquasitif) ‡ Untuk dibebaskannya dari suatu tuntutan (Extinctif) ‡ (Pasal 1967 KUHPerdata) Segala tuntutan hukum yg bersifat kebendaan maupun perorangan hapus karena daluarsa dgn lewatnya waktu Lamanya daluarsa ‡ 20 thn ia menguasai benda itu apabila ia dpt menunjukkan alas haknya. maka debitur dapat menitipkan uang atau barangnya kepada Pengadilan. 1436 ± 1437. DALUARSA ( VERJARING ) A. maka hapuslah perikatannya. yang diikuti dengan penitipan. 6. Syarat adanya kedaluarsa ini harus ada itikad baik dari pihak yang menguasai benda tersebut. maka terjadilah antara mereka suatu perjum-paan utang yang menghapuskan utang-utang kedua orang tersebut.Karena berlakunya syarat batal 10. 1404 ± 1412 Jika kreditur menolak pembayaran. Pasal 1963 KUH perdata: Pasal 2000 NBW ³ Siapa yang dengan itikad baik. ‡ 30 thn ia menguasai benda itu tanpa harus menunjukkan alas haknya ‡ Selama ia menguasai benda itu ia tidak pernah sekalipun digugat/dituntut oleh siapapun. Orang yang turut berutang 3. ‡ Pembatalan perjanjian karena tidak memenuhi syarat subjektif. Dan apabila ia bisa menunjukkan suatu title yang sah. ³ Siapa yang dengan itikad baik menguasainya selama tiga puluh tahun. Debitur yg bersangkutan 2. 1444-1445 Jika barang tertentu yang menjadi pokok persetujuan musnah. 9.. ‡ Batalnya perjanjian karena tdk memenuhi syarat objektif. yang dihapuskan karenanya.Karena adanya pertemuan hutang (perhitungan hutang timbal balik) (Psl 1425 ± 1435) Jika dua orang saling berutang. membebaskan debitur dan berlaku baginya sebagai pembayaran.Karena musnahnya barang yang terhutang Psl.Karena percampuran hutang Psl. percampuran hutang adalah suatu kedudukan dimana kreditur dan debitur berkumpul pada satu orang.

melainkan setelah ia memilih antara menerima atau melepaskan persatuan. b) Membuktikan dalam arti konvensionil . Tujuan Lembaga Daluarsa : 1. tanpa adanya suatu surat perjanjian seorang sepasang suami dan isteri tidak diperkenankan untuk menguasai harta tersebut.2. yang sesuai dengan pasal 1963 KUH Peradata D. Sebab-sebab yang mencegah Daluarsa Daluarsa dapat tercegah apabila kenikmatan atas bendanya selama lebih dari satu tahun . jadi ia tidak berhak untuk memindahkan benda itu secara sah kepada orang lain. Dan karena itulah ia tidak dapat menjadi pemilik dari benda tersebut. Dilakukan secara Tegas Seseorang yang melakukan perikatan tidak diperkenankan melepaskan Daluarsa sebelum tiba waktunya. Didalam suatu perkawinan ada yang namanya harta benda bersama dan ada juga harta benda bawaan. misalkan saja si isteri membawa sebuah mobil untuk dijadikan alat transportasi untuk dia tetapi mobil tersebut digunakan suaminya untuk kekantor. para buruh akan Daluarsa setelah lewat waktunya selama satu tahun. tanpa sepengetahuan si isteri. Ada juga yang disebut dengan harta benda pribadi. terhitung sejak barangnya hilang dalam jangka tiga tahun maka dapatlah ia menuntut kembali barangnya dan apabila barang tersebut telah dia temukan dan barang tersebut sudah berpindah tangan maka ia berhak untuk menuntut ganti rugi atas benda tersebut tanpa mengurangi hak dari benda itu. segala macam tuntutan dari para dokter. yang seharusnya harta tersebut hanya digunakan untuk pribadi seseorang. Untuk melindungi kepentingan masyarakat. bunga dan sebagainya. harta benda pribadi ini rasanya kurang efektif apabila digunakan dalam kehidupan berumah tangga. yaitu : 1. Menurut pasal 1989 KUH perdata menjelaskan bahwa ³ apabila tuntutan si isteri tidak akan dapat diteruskan. yang kita ketahui harta benda pribadi adalah harta benda yang dimana harta benda tersebut merupakan milik kita sendiri tanpa ada yang meguasainya. maupun yang merebut itu orang pihak ketiga. Yang sebagaimana apa yang terulis di dalam surat perjanjian atau kontrak tersebut harus dilakukan sesuai dengan perjanjian yang dibuat. para buruh dari pengecualian pasal 1968 KUH perdata akan Daluarsa setelah waktunya selama 2 tahun. (Pasal 1978 KUH perdata) F. hal itu tidak di karenakan Daluarsa tidak dapat di ganggu gugat. Segala macam tuntutan dari tuntutan para guru. para pengusaha.. direbut dari tangan si berkuasa. para pengusaha sekolah bersama. karena berlaku bagi setiap orang dan tidak memungkinkan adanya bukti lawan. Untuk melindungi si berutang dengan jalan mengamankannya terhadap tututan yang sudah kuno. para juru sita. Disini terjadi sebuah pelanggaran hak atas sebuah harta pribadi. C. Sebab menangguhkan jalannya Daluarsa Daluarsa tidak dapat berjalan terhadap seorang isteri dalam sebuah pernikahan. Dilakukan secara Diam-diam Pelepasan yang dilakukan secara diam-diam ini terjadi karena si pemegang Daluarsa tidak ingin mempergunakan haknya dalam sebuah perikatan. 2. Extinctieve Verjaring Adalah lampau waktu lampau yang melenyapakan atau membebaskan terhadap tagihan atau kewajibannya. Daluarsa pada Umumnya Daluarsa pada umumnya adalah suatu alat untuk memperoleh sesuatu atau untuk membebaskan suatu perikatan dengan lewat waktu tertentu dan atas syarat-syarat yang ditentukanoleh Undang-undang. a) Membuktikan dalam arti logis atau ilmiah Membuktikan berarti memberikan kepastian mutlak. Pelepasan Daluarsa dibagi menjadi 2. maka ia adalah pemilik sah atas barang-barang tersebut tanpa harus menunjukan alas haknya. disini harta benda pribadi hanya boleh dikuasai oleh orang yang memiliki hak atas benda pribadi tersebut. Apabila si suami karena ia telah menjual benda pribadi isteri. Diamana seseorang melakukan sebuah perjanjian yang tertera pada kontrak yang telah disepakati bersama dalam ³hitam di atas putih´. Daluarsa dipandang sebagai alat untuk dibebaskan dari kewajiban Segala tuntutan hukum hapus karena Daluarsa sedangkan dalam peradilan tidaklah seseorang menunjukkan pada persidangan bahwa adanya pengadilan karena haknya sia-sia saja. memiliki benda tersebut selam tiga puluh tahun tanpa ada pihak yang lain yang nenggangu kenikmatannya. B. harus menanggung penjualan itu dan didalam segala hal dimana tuntutan si isteri akhirnya harus ditujukan kepada suaminya³. maka ia berhak melepaskan Daluarsanya. Menurut pasal 1977 KUH perdata barang siapa yang telah kehilangan atau kecurian suatu barang miliknya. 2. Daluarsa dipandang sebagai alat untuk memperolah sesuatu Seseorang yang dengan itikad baik memperoleh atau mendapatkan suatu benda tidak bergerak. E. namun apabila ia telah memenuhi syaratsyarat yang ditentuka dan waktu yang telah ditentukan pula. baik yang merebut itu pemilik lama.

masyarakat dan dunia usaha dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur permukiman. tenteram. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana VISI Terwujudnya permukiman perkotaan dan perdesaan yang layak huni. dan berkelanjutan untuk memperkuat pengembangan wilayah. dengan menerapkan prinsip good governance. aman. tata laksana yang efektif dan SDM yang profesional. mencakup pemberian rekomendasi tarif awal dan penyesuainnya ke Menteri. Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Cipta Karya y 23 / 01 / 2006 Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal CIpta Karya mempunyai tugas merumuskan dan pelaksanaan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang Cipta Karya. produktif dan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur yang handal dalam . y Melaksanakan pembinaan penataan kawasan perkotaan dan perdesaan serta pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang memenuhi standar keselamatan dan keamanan bangunan. y Mewujudkan organisasi yang efisien. serta pengambilalihan jalan tol pada akhir masa konsesi dan pemberian rekomendasi pengoperasian selanjutnya y Pengusahaan jalan tol mencakup persiapan pengusahaan jalan tol. termasuk pengembangan sistem pembiayaan dan pola investasinya. y Menyediakan infrastruktur permukiman bagi kawasan kumuh/nelayan. kawasan terpencil. serta air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin dan rawan air. y Mewujudkan kemandirian daerah melalui peningkatan kapasitas pemerintah daerah. MISI Meningkatkan pembangunan prasarana dan sarana (infrastruktur) permukiman di perkotaan dan perdesaan dalam rangka mengembangkan permukiman yang layak huni. pengadaan investasi dan pemberian fasilitas pembebasan tanah y Pengawasan jalan tol mencakup pemantauan dan evaluasi pengusahaan jalan tol dan pengawasan pelayanan jalan tol Visi dan Misi Pembangunan Bidang Cipta Karya pengembangan permukiman. pulaupulau kecil terluar dan daerah tertinggal. daerah perbatasan. berkeadilan sosial. serta pengembangan NSPM. sejahtera.Untuk lebih jelasnya secara sistematis Buku III KUH Perdata Indonesia berisi:[3] Bab I Perikatan Pada Umumnya Bab II Perikatan yang Lahir dari Kontrak atau Persetujuan Bab III Periaktan yang Lahir karena Undang-Undang Bab IV Hapusnya Perikatan Bab V Jual Beli Bab VI Tukar Menukar Bab VII Sewa Menyewa Bab VIIA Perjanjian Kerja Bab VIII Perseroan Perdata Bab IX Badan Hukum Bab X Penghibahan Bab XI Penitipan Barang Bab XII Pinjam Pakai Bab XIII Pinjam Pakai Habis Bab XIV Bunga Tetap dan Bunga Abadi Bab XV Persetujuan Untung-untungan Bab XVI Pemberian Kuasa Bab XVII Penanggungan Utang Bab XVIII Perdamaian Tugas BPJT Tugas Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) adalah melaksanakan sebagian penyelenggaraan jalan tol yang meliputi: y Pengaturan jalan tol. pengembangan sistem penyediaan air minum. y Memperbaiki kerusakan infrastruktur permukiman dan penanggulangan darurat akibat bencana alam dan kerusuhan sosial. produktif. berbudaya. pengembangan penyehatan lingkungan permukiman dan penataan bangunan dan lingkungan.

kota. kabupaten. dan Pelaksanaan administrasi direktorat jenderal bina marga. Fasilitas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur permukiman perkotaan dan perdesaan.dimaksud dalam Pasal 536. Direktorat Bina Program. Penyediaan infrastruktur permukiman untuk kawasan kumuh/nelayan. Direktorat Jenderal Cipta Karya terdiri dari : a. air minum. Direktorat Pengembangan Permukiman. penyehatan lingkungan permukiman dan tata bangunan. Kelompok Jabatan Fungsional. Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi bidang bina marga termasuk pembinaan sistem jaringan jalan provinsi. Pelaksanaan Jakstra penyelenggaraan BM termasuk penyusunan program dan anggaran. b. dan desa termasuk pembinaan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat. d. program & anggaran serta evaluasi kinerja pembangunan bidang Cipta Karya. dunia usaha dan masyarakat. evaluasi kinerja pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang bina marga. Pengembangan kemampuan teknis di bidang bina marga. e. Pembinaan teknis dan penyusunan NSPM untuk air minum. h. d. daerah perbatasan. teriminal. Perumusan Jakstra di bidang BM." Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud. Direktorat Jenderal Bina Marga menyelenggarakan fungsi: a. Serta standarisasi bidang permukiman. Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan. meliputi penyelenggaraan jalan nasional. pedoman. g. i. Pelaksanaan urusan administrasi Direktorat Jenderal dan permberdayaan kapasitas kelembagaan & SDM bidang Cipta Karya. f. air limbah. b. . TUGAS POKOK DAN FUNGSI DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA Direktorat Jenderal Bina Marga mempunyai tugas : "Merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang bina marga sesuai peraturan perundang-undangan. Penyediaan infrastruktur PU bagi pengembangan kawasan perumahan rakyat. j. Penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin dan rawan air. kota. c. Fasilitasi pembangunan rumah susun dalam rangka peremajaan kawasan. e. provinsi. e. d. f. c. b. kabupaten. apsar dan fasos-fasum lainnya. c. Penyusunan kebijakan. Pembinaan teknis dan pengawasan pembangunan bangunan gedung dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara. standar. Direktorat Pengembangan Air Minum. Penanggulangan darurat dan perbaikan kerusakan infrastrukturpermukiman akibat bencana alam dan kerusuhan sosial. prosedur. persampahan. perdesaan. kawasan terpencil dan pulau-pulau kecil. pengembangan sistem pembiayaan dan pola investasi serta penanggulangan darurat dan rehabilitasi kerusakan jalan akibat bencana alam. dan desa. Pengembangan sistem pembiayaan dan pola investasi air minum dan sanitasi melalui kerjasama pemerintah. Direktorat Pengembanagn Penyehatan Lingkungan Permukiman g. Direktorat jenderal Cipta Karya menyelenggarakan fungsi : a. Penyusunan norma. drainase. k. Sekretariat Direktorat Jenderal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful