P. 1
9. KAKI BENGKAK

9. KAKI BENGKAK

|Views: 1,656|Likes:
Published by A Nurfatiha Jafar

More info:

Published by: A Nurfatiha Jafar on Nov 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

KAKI BENGKAK

Perhatian y Pembengkakan tungkai bawah merupakan keluhan yang umum dijumpai dan seringkali muncul dengan tanda dan gejala penyerta yang tidak spesifik. Tabel 1 menunjukkan penyebab-penyebab penting pembengkakan tungkai bawah. y Seperti halnya semua konsultasi, penggalian riwayat penyakit yang baik akan dapat mengurangi jumlah diagnosis banding. KEHAMILAN DENGAN PRE-EKLAMSIA y Setiap wanita hamil akan mengalami pembengkakan tungkai bawah. Karena pembengkakan tungkai bawah merupakan tanda awal pre-eklamsia, diperlukan tingkat kecurigaan yang tinggi. y Diagnosis pre-eklamsia merupakan keadaan darurat dan pasien harus ditangani di rumah sakit. Lihat Eklamsia. Tabel 1: Penyebab Penting Bengkak Tungkai Bawah System Contoh Jantung Ginjal y Gagal jantung Lihat Gagal Jantung y Gagal ginjal akut / kronik dengan kelebihan cairan Lihat Kedaruratan Ginjal y Sindroma nefrotik / nefritik y Pre-eklamsia Lihat Eklamsia y Gagal hati Lihat Ensefalopati Hepatik y Deep vein thrombosis (DVT) y Vena varikosum y Lymphedema Limfangitis Selulitis Trauma Sindroma Kompartemen Arthritis / gout Kista Baker yang pecah Tumor: tulang atau jaringan lunak

Unilateral / Bilateral Bilateral Bilateral

Kehamilan Hepatobilier Vena / Limfatik

Bilateral Bilateral Unilateral Unilateral / bilateral Unilateral / bilateral Unilateral Unilateral

Infeksi Penyebab Ortopedik

y y y y y y y

y Kombinasi tanda klinis dan gejala yang meliputi nyeri tekan.VENA DAN LIMFATIK y Gambaran klinis deep vein thrombosis: 1. Vena varikosum unilateral dan pembengkakan memerlukan pemikiran yang lebih teliti karena dapat mengindikasikan adanya proses patologis berat pada area pelvioabdominam. Raba adanya µtambang¶ yang spesifik. Lymphedema sekunder terjadi setelah kerusakan dan sumbatan jalur limfatik oleh keganasan yang melibatkan kelenjar getah bening. oleh filariasis dan bisa jadi iatrogenik akibat diseksi bedah. karena mudah terjadi septikemia PENYEBAB ORTOPEDIK: SINDROMA KOMPARTEMEN . suatu kejadian yang jarang dan berbahaya. y Vena varikosum disertai dengan pigmentasi kulit pada kasus kronis. walau tidak sensitif. Rasa penuh pada tungkai bawah yang meningkat bila berdiri atau berjalan 2. y Indikasi Rawat Inap: 1. bengkak. Tromboflebitis superfisial vena varikosum menghasilkan bengkak tungkai bawah. Eritema yang meluas 4. Sehingga nyeri hebat yang timbul mendadak lebih cenderung akibat robekan otot atau trauma. Pasien usia lanjut. 4. 3. pembengkakan betis asimetris > 3 cm hampir selalu merupakan temuan bermakna pada DVT. Cari faktor resiko terhadap penyakit tromboemboli (lihat Emboli Paru) untuk mendiagnosis DVT. kemerahan dan penilaian tanda Homan (nyeri pada betis atau lutut akibat dorsofleksi paksa kaki) tidak cukup membedakan pasien dengan atau tanpa DVT. Demam berulang disertai menggigil 2. y DVT umumnya unilateral kecuali bila terjadi sumbatan pada vena cava. INFEKSI: LIMFANIGITIS / SELULITIS y Infeksi menyebar sepanjang aliran limfatik menyebabkan limfaingitis dan tampak sebagai alur kemerahan. Peningkatan nyeri setempat 3. untuk trombosis. y Obstruksi limfatik akan mengakibatkan edema ekstremitas inferior. nyeri tekan. y DVT cenderung bukan menjadi penyebab bengkak bila ada demam > 390C. tipis pada kulit. yang berbeda dari nyeri seperti listrik saat bersin atau batuk pada sciatica. Tungkai yang terkena seringkali lebih hangat dibanding sisi yang normal. Akan tetapi. seringkali dengan sedikit edema pada kulit yang berada di atasnya. Bila infeksi meluas ke kulit yang edem tadi. akan terjadi selulitis. y Tidak besarnya perbedaan ukuran betis tidak menyingkirkan diagnosis DVT. Nyeri pada ekstremitas bawah saat batuk atau bersin. y Cari faktor resiko terhadap penyakit tromboemboli (lihat Emboli Paru) untuk mendiagnosis DVT. y DVT umumnya muncul dalam beberapa hari.

periksa D-dimer. Penatalaksanaan y Pastikan tanda vital dalam keadaan stabil dan tidak terdapat gangguan koroner akut yang menyebabkan pembengkakan tungkai bawah. Catatan: Nilai D-dimer normal pada pasien tanpa faktor resiko trombosis membuat peluang diagnosis DVT proksimal sangat kecil. hiperkalemia dan kematian. pemindaian color-flow duplex (abaikan peluang pra pengujian) dan golongan darah & uji silang. pucat. periksa: a. elektrolit dan kreatinin (jika dicurigai gagal ginjal) c. EKG untuk mengetahui cedera miokard c. Uji fungsi hati (untuk menyingkirkan hipoalbuminemia) b. e. Gambaran Klinis y Nyeri hebat pada tungkai. Adalah penting untuk menyingkirkan sindroma kompartemen. Ureum. Kultur dan uji sensitivitas darah untuk menemukan penyebab infeksi sebelum memulai pemberian antibiotika . Tanda lainnya termasuk pemanjangan pengisian balik kapiler serta terganggunya diskriminasi 2-titik. Wajib a. Pilihan: bila tidak ditemukan penyebab yang jelas setelah dilakukan pemeriksaan diatas atau bila terdapat kecurigaan diagnosis yang spesifik. y Pemeriksaan laboratorium: 1. DL tidak berguna karena hitung leukosit tidak mampu membedakan antara DVT dan selulitis. yang merupakan kegawatan ortopedi.y Penyebab ortopedik menmiliki riwayat yang jelas dan pemeriksaan fisik yang baik umumnya dapat memastikan diagnosis. Pasien tidak stabil harus ditangani pada area pelayanan kritis. Jika mencurigai DVT. Foto thoraks mendeteksi keadaan gagal jantung / kelebihan cairan. y Kontraktur iskemik Volkmann¶s dan hilangnya fungsi tungkai. serta tidak sensitive maupun spesifik terhadap kedua kondisi tersebut. y Adanya nyeri pada luas gerak otot pasif merupakan tanda yang paling awal. nyeri timbul pada regangan pasif otot. Tes carik celup urin untuk mendeteksi proteinuria b. tidak terabanya denyut nadi dan paralysis merupakan enam tanda klasik iskemia otot. Penyebab Tersering y Tungkai bawah: fraktur tibia atau fibula y Tungkai atas: fraktur suprakondiler humeri y Luka bakar elektrik tegangan tinggi yang melibatkan otot Komplikasi y Mioglobinuria berat. INR (untuk memandu terapi). Enzim jantung / troponin T (jika dicurigai masalah jantung) d. y Palpasi pada otot yang terkena sindroma kompartemen akan terasa tegangan dan menimbulkan nyeri tekan. parestesia. 2. gagal ginjal. pada semua kasus cedar akibat trauma pada tungkai bawah.

y Disposisi: Rawat inap kasus dengan penyebab sebagai berikut: 1. Rujuk pasien dengan penyebab lain ke klinik rawat jalan yang sesuai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Review dari Spesialis 7 penyebab pertama harus mulai diterapi di IRD. Penyebab jantung 2. Kehamilan dengan pre-eklamsia 5. Kecurigaan tumor tulang 9. Catatan: Jika peningkatan tekanan tidak mereda setelah sekitar 8 jam. Gagal ginjal 3.y Untuk sindroma kompartemen: panggil ahli bedah ORtopedi segera uintuk fasiotomi. Sindroma kompartemen 8. Gagal hati 7. . DVT (walaupun sejumlah alur kritis saat ini menekankan tata laksana rawat jalan bila memungkinkan) 4. y Terapi pembengkakan tungkai bawah tergantung pada penyebab primer dan hal ini didiskusikan pada bab yang sesuai. Infeksi 6. akan muncul cedera irreversibel pada otot dan saraf yang terjepit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->