TATA CARA PENULISAN BAKU DAFTAR ACUAN (REFERENCES) DAN DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAPHY) DALAM MAKALAH ILMIAH, TESIS

, DISERTASI
Oleh Jacub Rais 1

1

PENDAHULUAN

Berdasarkan pengalaman dalam memeriksa skripsi, tugas-tugas menulis karya ilmiah, tesis dan disertasi, nampaknya perlu adanya pembakuan tentang tata cara penulisan kutipan-kutipan (citation) dari sumber informasi lain yang dipakai sebagai acuan dalam menulis karya tulisan ilmiah, skripsi, tesis dan disertasi. Banyak tata cara baku yang ada dalam berbagai literatur, namun penulis mengusulkan tata cara yang banyak dipakai dalam pedoman penulisan dalam buku, majalah dan disertasi di negara-negara barat, yang dikenal dengan Harvard System (Featherstone, 1996; Phillips and Puch, 1994), yang kemudian dimodifikasi dengan istilah Chicago Manual (Chicago Style) Dewasa ini banyak sumber informasi yang dapat dipakai untuk menulis tulisan ilmiah dalam majalah ilmiah, skripsi, tesis dan disertasi yang tidak hanya terbatas dari sumber informasi dari buku atau la poran saja, tetapi juga dari internet, surat kabar, laporan lembaga, tesis/disertasi orang lain atau dari sumber kedua yang dikutip oleh seorang penulis, dan sebagainya. Pedoman baku yang pertama adalah bahwa semua informasi yang bukan dari hasil penelitian sendiri harus dikutip sumber di mana informasi itu diperoleh dan dimasukkan dalam Daftar Acuan (Reference List, References) pada akhir tulisan. Kaidah ini mendidik diri kita agar jujur dalam menulis ilmiah. DALAM PEDOMAN INI KITA BEDAKAN ANTARA DAFTAR ACUAN DAN DAFTAR PUSTAKA . Dalam laporan penelitian, penulisan dalam majalah, tesis dan disertasi hanya dipakai Daftar Acuan, yaitu informasi yang diacu dari sumber lain, yang dimanfaatkan dalam penelitian dan dikutip (cited) baik esensinya maupun statement lengkapnya dalam teks penulisan tesis/disertasi atau laporan penelitian. Penulis dari sumber informasi yang diacu ini harus tercatat dalam Daftar Acuan pada halaman terakhir dari penulisannya. Sedangkan Daftar Pustaka adalah daftar bacaan yang disarankan untuk dibaca dan tidak diacu dalam tulisan, dalam tesis/disertasi/laporan, tetapi sekedar untuk memperluas wawsan bagi mereka yang ingin mengetahuinya lebih lanjut. Daftar Pustaka tidak disarankan dalam penulisan laporan penelitian, skripsi, tesis da n disertasi. Maksudnya tentu agar penelitian, skripsi, tesis dan disertasi memanfaatkan
1

Anggota Dewan Riset Nasional (DRN), Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Gurubesar Emeritus Institut Teknologi Bandung (ITB)

1

2. atau nama Bapak bagi banyak masyarakat beragama Islam. tidak perlu disebuit negaranya. organisasi yang meneribitkan. (2) kemudian ditambah dengan nama akhir (last name. dipakai nama lembaga/organisasi yang bertanggungjawab terhadap informasi tersebut. Untuk masing-masing sumber ada tatacaranya sendiri yang akan diuraikan dalam uraian berikutnya • Penerbit tulisan (nama penerbit. KONSEP D ASAR PENULISAN DAFTAR ACUAN (REFERENCES . Tidak ada istilah “anonim” dalam Daftar Acuan • Nama orang umumnya terdiri dari 2 atau lebih nama : (1) nama pertama (first name. dan sebagainya) • Kota dan Negara penerbit buku. majalah. nama kedua) yang di banyak negara barat dapat berupa nama keluarga (family name) atau nama marga di Indonesia. disertasi atau tulisan ilmiah yang bersangkutan. Jadi Daftar Acuan menunjukkan banyaknya sumber informasi yang dimanfaatkan dan bukan hanya sekedar pajangan yang tidak dibaca atau dimanfaatkan. Dengan kata lain. atau komunikasi pribadi).Authors) dalam posisi sebagai penulis atau editor. Hendaknya dihindari Daftar Pusataka yang panjang hanya sebagai pajangan dalam suatu makalah penelitian/tesis/disertasi yang belum tentu dibaca/dipakai oleh penulis/peneliti. • Untuk majalah sama sekali tidak perlu disebut nama penerbit dan kota karena dianggap journal tersebut sudah dikenal secara internasional dan masuk da lam bibliografi internasional dari majalah -majalah yang terakreditasi. dan ini tidak mencerminkan pendalaman sumber informasi yang dipakai oleh peneliti/penulis dalam penelitiannya. majalah.sumber informasi yang telah ada atau penelitian yang telah dilakukan orang lain untuk dikembangkan sebagai inspirasi penelitian baru atau membangun suatu informasi baru. sebagai entry (masukan awal) dalam basis data pustaka • Tahun Penulisan • Judul penulisan/dokumen dan sebagainya • Di mana tulisan tersebut di muat (buku.1 Nama Penulis • Dapat nama seorang. organisasi yang menerbitkannya • Dalam Chicago Style ditulis cukup kota dan nama penerbit dari buku. surat kabar. dan di negara-negara 2 . Dengan penelitian ini kita menambah chazanah baru dalam dunia pustaka. nama kecil yang diberikan sewaktu lahir). L IST OF REFERENCES ) Daftar Acuan memuat berturut-turut sebagai berikut: • Nama Penulis atau Penulis-Penulis (Author . karena dianggap sudah diketahui secara geografis. dua orang atau lebih dari dua orang • Jika tidak ada nama orang. makin banyak acuan (references) yang dipakai menunjukkan makin banyak sumber informasi yang telah dibaca/dikaji oleh para peneliti/penulis sebagai dasar penelitiannya dan ini tercermin dalam teks dengan adanya kutipan (citation) dalam tesis. 2. internet.

3 . R. kita hanya memakai nama generic. Begitu juga banyak nama Luhut di suku Batak. penulisan nama tidak memakai gelar akademis. karena dipakai oleh seluruh marga.. ditulis sebaga i entry dalam Daftar Acuan sebagai : Dahuri. ditulis dalam Daftar Acuan bawah urutan alfabet R Dicari Rais. (3) Sekarang banyak orang memakai nama tengah (middle name). – di bawah urutan a lfabet N 2 Penjelasan : Nama sendiri. Penamaan tunggal ini banyak terjadi di masyarakat Indonesia. M. Misalnya Ali Arham. yaitu nama kedua (apapun nama tersebut) kemudian diikuti tanda baca “koma” dan nama spesifik dalam bentuk inisial (huruf pertama dari nama senndiir (nama spesifik) diikuti tanda baca “titik” secara berturut-turut. famili. Laksamana. ditulis sebagai Ginting. tentunya kita dapat mencari tahu apakah ada nama tengahya. ditulis dalam Daftar Acuan sebagai Wahid. yaitu nama yang diberikan sewaktu lahir disebut nama “spesifik”...R. Luhut Pangaribuan.Sapta Putra Ginting. – berada di bawah urutan alfabet W ü Jenderal Abdul Haris Nasution ditulis dalam Daftar Acuan : Nasution. 2 Sebagai entry dalam Daftar Acuan. atau M. Nama-nama ini akan mempengaruhi masukan (entry) dalam Daftar Acuan. Ali Siregar.). di ü Presiden Abdul Rahman Wahid.Sc. dan sebagainya. Ali Mahmud. M. seperti Luhut Binsar Panjaitan. Luhut Panjaitan. Misalnya: namanya Ali saja. (“inisial” dari bahasa Inggeris “initial”) Dalam Daftar Acuan. dsb.Jacub Rais.P. A. Kalau masih banyak nama Luhut Panjaitan. Untuk mengidentifikasi Ali mana yang dimaksud kita perlu mencari tahu nama keduanya (apakah nama ayah.. Ir.H. ayah) disebut nama “generik”. sedangkan nama ked ua (marga. kadang-kadang sampai 4 kata.Ir. seperti Prof.Rochmin Dahuri. dalam Daftar Acuan dalam urutan alfabet G ü Prof. Menteri. atau memang nama tambahan ya ng tidak terkait dengan nama orang tua. atau sebutan lain seperti Presiden. A. famili atau anak-anak dari ayah tersebut. marga. tentunya kita harus tahu marganya apakah Luhut Sitompul. Hindari pakai nama tunggal. S.Dr. dan sebagainya.Sc. karena mungkin selain orang tuanya memberi nama sewaktu anaknya lahir tetapi juga neneknya menambah nama untuk cucunya.Sc.• • • Arab disisip dengan kata “bin” (laki-laki) atau binti (bagi perempuan).. Dalam daftar acuan terdapat dalam urutan alfabet D ü Ir. M. J. famili.Ir.Sc atau pangkat kemiliteran: Jenderal. Dr. . Contoh Penulisan nama untuk entry pertama dalam daftar acuan: ü Dr.

Scientific. (KMNLH 2002). Nama singkatan ini dipakai dalam teks sebagai acuan dengan mencantumkan tahun penerbitan/tulisan dari sumber informasi tersebut.T.M. maka ada sisipan “dan” di antara penulis pertama dan penulis kedua. J.(ini khusus mengenai Undang-Undang) Keppres (Keputusan Presiden) Sebagai contoh dalam teks: (UNESCO 1995). dan D. Nama spesifik dan nama tengah ditulis dalam bentuk inisial dan nama generiknya ditulis penuh. Contoh: Dahuri . Rais. (LAPAN 1990). (RI 1999) 4 . ke -tiga. R. Kalau penulis pertama ditulis dalam Daftar Acuan mulai dengan nama generik.J.Sitepu • Kalau tidak ada penulis maka ditulis nama lembaga/organisasi (baik lembaga pemerintah maupun lembaga non-pemerintah). sebagai penanggungjawab informasi dari dokumen tersebut. kalau lebih dari 2 orang maka “dan” ditulis sebelum nama terakhir. Nama lembaga/organsasi ditulis dalam Daftar Acuan dengan nama singkatannya (akronim) dan dalam tanda kurung nama panjangnya. dst (jika ada) ditulis sebagaimana lazim menulisnya (nama spesifik kemudian nama generik.• • Kalau ada 2 orang penulis . A. atau nama spesifik.P.Bengen White. nama tengah dan nama generik).. WB (World Bank) UNESCO (United Nations Educational. maka penulis ke dua. and Cultural Organization) KMNLH (Kanntor Menteri Negara Lingkungan Hidup) RI (Republik Indonesia) --.Martosubroto dan M. S.S.G. P.Ginting dan M. R. Sadora Dahuri.. Sebagai contoh dalam Daftar Acuan: LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).

maka tidak perlu ditambah tanda baca “titik” lagi pada pembukaan Contoh : Dahuri. Lihat selanjutnya anak-bab tentang Buku Untuk majalah yang diacu .Ada baiknya dalam setiap tesis. Environmental and social impact assessment. McGraw Hill. nomor dan halaman lihat selanjutnya anak -bab tentang Majalah Sebagi pengganti huruf miring dapat dipakai huruf tebal (bold) atau garis bawah (underline) 2. Bronstein. Penerbit.G. 1973. R.. Jika ada hanya satu penulis. Cartographic Design and Production.Bengen. dst. 1998. 1987. 2. Bagi penerbit internasional yang telah terkenal seperti Wiley & Sons. Kalimat dimulai dengan huruf besar dan kata-kata selanjutnya ditulis dengan huruf kecil. J.A. Kota. di mana nama spesifiknya adalah inisial dan sudah beri tanda baca titik. seperti Wiley & Sons ada di London. Judul buku yang diacu ditulis lengkap dengan huruf miring (italic).3.3 Judul Tulisan. kecuali nama orang atau nama spesifik unsur geografis. diikuti tahun dan ditutup dengan titik lagi. London: Longmans. F. and D. 1997.. 1985. ü Vanclay.2 Tahun Penulisan Tahun penulisan acuan dalam Daftar Acuan ditulis antara dua tanda baca “titik” . disertasi dilengkapi dengan Glossary tentang akronim yang dipakai. New York. New York: Wiley & Sons 5 . 2. Kemudian ditulis namak kota diikuti tanda baca titik dua dan tulis nama penerbit. maka judul makalah ditulis dengan huruf miring.1 Buku Contoh dalam Daftar Acuan: ü Keates. maka tidak perlu ditamabah titik lagi) Dahuri. Setelah judul diakhiri dengan titik. dan D. R. Penulisan Volume. UNESCO. Negara. Longmans . KESIMPULAN : T IDAK ADA ENTRY “A NONIM ” (ARTINYA “TANPA NAMA ”) DALAM DAFTAR ACUAN . maka tidak perlu ada penulisan kepanjangannya dalam Daftar Acuan maupun dalam teks. Dimulai dengan titik. Jika glossary ini ada. dst tidsak perlu lagi ditulis nama negaranya tetapi nama kota penerbit perlu ditulis. (Dalam hal ini titik pertama sudah ada sebagai inisial dari penulis.

dapat dipakai et al. 6 . Fundamentals of Photo Interpretation. and J. sesuai aturan baku.L. Crustal deformation and oblique plate convergence in Sumatera. Semua nama penulis atau kontributor pada penulisan tersebut ditulis dalam Daftar Acuan. bukan yang menulis sendiri. 1990) Perhatikan “et al ” ditulis selalu dengan huruf italic (miring) dan setelah “al” diikuti . contoh 1).T.S.T . M.ü McCafrey. R.. 71: 637 Catatan: Dalam Daftar Acuan tidak diperkenankan memakai et al. artinya “et alii” artinya “dan lain-lain”.Bock. P . A . Y. 2. and M. Martosubroto. di belakang nama penulis pertama yang merupakan entry dalam Daftar Acuan. E. yang di-edit oleh Colwell. atau dalam tanda kurung (contoh 2) sebelum menulis angka “tahun” penulisan. 1990. eds.Martosubroto. karena ini kependekan dari “alii” (artinya: “and others”.Rais. “dan lain-lain”). and M.M. (Editors) Kata ed atau eds ditulis dengan huruf miring Contoh: White . (artinya “editor”). R. Sadorra . 1989. jika penulis lebih dari dua orang. maka di tambah di belakang nama atau nama-namanya dengan singkatan ed.. “et” artinya “dan” atau dalam bahasa Inggeris “and” sehingga tidak diikuti dengan titik (bukan kependekan) Kalau para penulis adalah editor. dengan titik. ed. Dalam bahasa Inggeris dipakai Eds.3.. Sadorra (eds).Rabben dalam Bab: Fundamentals of Photo Interpretation.L. 1990.S. Dalam: Manual of Photographic Interpretation. atau White. pp.2 Bab dari Buku atau salah satu topik dalam Prosiding Contoh: Rabben. jika editornya lebih dari satu orang. 117-149 Artinya: Penulis mengacu kepada tulisan E. Dalam teks mengacu pada contoh sumber informasi di atas ditulis sebagai berikut: (Keates 1973) (Vanclay & Bronstein 1985) (McCafrey et al. Hanya dalam teks. A.Trans. P. yang merupakan salah satu Bab buku Manual of Photo Interpretation. 1989. Colwell. Virginia: Americam Society of Photogrammetry. Eos. Bab tersebut berada dari halaman 117 sampai dengan 149.

Nomor 3. Nomor dan nom or halaman-halaman di mana tulisan itu dikutip.Lawrence yang berjudul “Aborigin and Torres Strait Islander Interest in the Great Barrier Marine Park”.. kuartalan (quarterly) dengan 4 nomor/volume dan dua bulanan (bi-monthly) dengan 6 nomor/volume. seperti bulanan (monthly) dengan 12 nomor/volume. Aboriginal and Torres Strait Islander Interests in the Great Barrier Reef Marine Park. Misalnya Vol.Contoh: ü Bergin. Bagi majalah di mana nomor halaman berjalan dari awal volume (misalnya awal volume XIX No. nama kota tidak ditulis lagi bagi journal yang telah mendunia.XIX: 245-249 Nomor Volume dapat juga berupa nomor arab. dan keteraturan terbitan. diakhiri dengan tanda baca “titik-dua” dan nama pernerbit dari majalah tersebut. In Proceeding turning the tide: Indigenous sea rights. 1993.245-249. A. Misalnya Vol.19: 245-249 Jika nomor halaman selalui dimulai pada setiap nomor dari tiap volume.1). Bagi journal yang tidak terkenal atau terkenal terbatas . Contoh: 10 (3): 24-28. artinya Volume 10. Lawrence. maka nomor volume tidak ditulis lagi. Jakarta: Ikatan Surveyor Indonesia 7 .Bergen dan D. maka nomor majalah perlu ditulis. Townville: Northern Territory University Law School Penjelasan: Penulis mengacu pada tulisan A. yang diterbitkan pada tahun 1993. 2. XIX. halaman 24-28 Dalam Chicago style. Untuk sumber dari majalah. Volume (Isi) dan Nomor Urut untuk setiap Volume. Misalnya: 10 (3): 24 -28.3.3 Majalah Terbitan Berkala Majalah terbitan berkala memiliki identifikasi : Nama Majalah. karena para ilmuan yang terkait telah mengetahuinya. nomor majalah dan halaman di mana informasi berada dengan tanda baca “titik“ kemudian nama kota. ditulis sebagai berikut: Vol. Volume. Tulisan ini berada dalam satu Prosiding dari Konperensi International yang diorganisir oleh Northern University Law School dengan topik “Turning the Tide: Indigenous Sea Rights”. and D. maka nama kota ditulis sesudah nomor volume. pp. Nomor 6.

Mofjeld. Rem Sens. 2 dan 3 tidak tercantum nama kota dan nama penerbitnya karena journal-journal ini telah tercatat dalam daftar journal journal terakreditasi dan dicatat dalam bibliografi internasional.. J. Volume 5 nomor urut 75 s/d85 dari Journal of Physical No. No. Chen. Oceano. Brigham. The fast Fourier transform. Volume di mana tulisan itu dimuat adalah volume 79 dengan nomor urut 567-5600. Contoh nama penerbit dan kota di mana buku diterbitkan ditulis dengan nama kota diikuti tanda baca titik-dua dan nama penerbit. and B. Rem. Ini berlaku untuk majalah -majalah yang nomor urutnya selalui dimulai dengan halaman 1 setiap nomor dalam volume tersebut.Dalam bibliografi internasional juga dibakukan penulisan akronim dari journal tersebut dan akronim baku ini dipakai dalam daftar acuan. F. 1999. Mode bottom experiment.Geophys. Juga ditulis nama kota di mana majalah dan buku yang dikutip tersebut diterbitkan 3 Contoh ini diambil dari Journal “Marine Geodesy” yang mensyaratkan Chicago Style dipakai untuk penulisan ilmiah dalam Chicago Style. W.Res. R. No.Munk. Solar cycle signal in surface air temperature. Lihat contoh-contoh di bawah ini: 3 1. J. 1973. 79:567. 20(1): 31-47 3. Nama negara sudah tidak dicantumkan lagi karena Prentice Hall sudah dikenal secara internasional. Bendat.Phys. Antarctic pakai huruf besar karena ini nama diri dari kutub selatan. Brwon. New York:Prentice-Hall 5. J.. 4 Daftar nama -nama journal internasional dan akronimnya dapat konsultasi pada LIPI 8 . Currie. 1975. Variations of southern ocean sea level and its possible relation with Antarctic sea ise.Zetler. rev.Ezraty..S.Geophys. sebaiknya nama majalah ditulis secara lengkap. Int.G. Adalaj akronim baku untuk International Journal on Remote Sensing. Bagi Indonesia. 1. G. W.G. and A. J.O. and expanded). 1986. adalah singkatan baku Oceangography.4 adalah untuk buku.4: Kalau contoh no. di mana majalah nasional kita belum tercatat dalam bibliografi internasional. adalah akronim baku dari Journal of Geophysical Research dan ditulis dengan huruf miring (italic). 5:75-85 4. 1974.3: J. Dalam contoh No. New York: John Wiley & Sons Analisis dari daftar acuan tersebut di atas: 4 No. Oceano. Random Data: Analysis and measurement procedures (2nd ed.Res.Snodgrass. and R. 1: J. 20(1):31-47 berarti volume 20 nomor 1 dan halaman 31 s/d 47.Piersol. H. Judul tulisan ditulis denga huruf kecil kecuali kata awal dengan huruf besar. Int. Judul buku ditulis dengan huruf miring dan Fourier dimulai dengan huruf besar karena ini berasal dari nama orang. Sens.2 : Ada 2 penulis dan kata “and” di awali dengan koma (ini dalam bahasa Inggeris) dalam bahasa Indonesia saya usul tanpa koma dulu. E.5600 2. J. Phys.

2. Dissertation Master’s Thesis.4 Thesis.Y. Volume 71. Disertasi Doktor.. dan berada pada hal man 143 – 162. J. McCaffrey.Wdowinski.Putodewo. 1995. Dengan kata lain. R. makalah R. A. Murata. berikut akronimnya. Fauzi.Res. A. Rais. 1990. C.3. Canada 9 . halaman 857.Stevens. and I. Volume 27. Jika tidak mengetahuinya sebaiknya ditulis penuh. J. F. R. L. Novce Scotia. Prawirodirdjo. sehingga dapat dipakai dalam Daftar Acuan.Geophys. Dalhousie University. Contoh: ü Hartoko.O.Zwick. No. and S.S.S. adalah publikasi berkala. PhD Dissertation.Geophys..S. Kalau ada makalah untuk suatu publikasi yang belum/akan diterbitkan tetapi telah dimasukkan dan disetujui. Geodetic studies of oblique plate convergence in Sumatera.McCafrrey. R.Pomeroy dengan judul “Community-based and comanagement institutions………. ditulis di belakangnya “in press” (“dalam percetakan”) ü Genrich.Subarya.” berada dalam majalah Ocean & Coastal Management. Keterangan: J. In press. P. kota atau negaranya. 1991. 1999. Eos Transaction 71: 857.3. Ocean & Coastal Management 27(3): 143-162. Tesis Magister dsb ditulis dengan huruf italic. S. Res.W. Community-based and co-management institutions for sustainable coastal fisheries management in Southeast Asia. Bandung ü Dahuri. Pemetaan dinamis ekosistm ikan pelagis melalui analisis terpadu karakter oseanografis di perairan laut Indonesia. Rais. Majalah berkala taraf internasional telah tercatat dalam daftar yang diterbitkan secara resmi oleh UNESCO. C.Contoh: ü Pomeroy. J. Y. J. adalah akronim dari Journal of Geophysical Research. R. Slip Distribution at the northern Sumatera fault system. Antara a Management dan 27 (3) tidak diberi titik ü Bock. Disertasi Doktor.Bock. Halifax.. Institut Teknologi Bandung. 2000. An approach to coastal resource utilization: The nature and role of sustainable development in East Kalimantan coastal zone. Diikuti dengan nama perguruan tinggi. Indonesia. Keterangan: Eos Trans adalah akronim dari Earth Observation Systems Transaction . PhD Dissertation.

Vols.3.S. ü Mepham. Ottawa.14/1984 . Final Report Contract No. Organisasi penyelenggara. 1997. A feasibility study on the application of Landsat imagery to topographic mapping. CZM-Centre Publication No. 1987. karena prosiding ini memuat banyak topik. Canberra. 1984. Australia 2. and Water Management. Bekasi. National Institute for Coastal and Marine Management. Columbus. Laporan Penelitian No. dan kisaran halaman yang diacu juga ditulis dibelakangnya.Thesis.5 Laporan Yang Dipublikasi Jenis Laporan dan Nomor Laporan ditulis dengan huruf italic . pp 613-616 10 . kota.P. Bogor. M. USA 2. Contoh: ü Rais. ü BAKOSURTANAL (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional). Jawa Barat. Simposium Jika suatu makalah telah masuk dalam suatu Prosiding Konperensi. In World Coast Conference 1993: Proceedings. A comparison of the projective and the development methods for computing the best fitting ellipsoid.4. Ilmu Lingkungan. Cibinong. 1969. Diikuti dengan nama lembaga yang mempublikasikan. 1 and 2. Canada ü National Mapping Council.6 Prosiding Konperensi. Universitas Indonesia. Pemanfaatan foto udara skala kecil. Ohio State University.3.10. 1982.A. J. J. Seminar atau Simposium. Dampak konstruksi pembangunan listrik tenaga gas uap terhadap lingkungan pesisir – Studi kasus di Muara Tawar. Special Publication No.ü Blessmiyanda. Coastal Zone Management Centre. Canadian Government. OSU80-00357 . Department of Energy.A. negara. National Mapping Council. Bakosurtanal. maka Nama Prosiding di tulis dengan huruf italic. nama kota dan atau negara. The Netherlands. Jakarta ü Rais. M. Mines and Resources. Marine Resource Evaluation and Planning Project for an integrated coastal zone planning and management in Indonesia. The Haque: Ministry of Transport. Public Works. 1993. M. The Australian geodetic datum technical manual.Sc. U.

Suharto. Bali. Integrating multiple data representations for spatial databases. lihat butir 2. R. 1969. ü Evan. 1989. Urban and Regional Information Systems Association. 1975. Adelaide . symposium atau poster diselenggarakan. J. Contoh: ü Board. Paper presented at the Annual Conference of the British Cartographic Society. UNCRD – Departemen Pekerjaan Umum RI. Bogor. The Indonesian experience in planning and management of coastal zone through MREP project. and R. Poster presented to the 3 rd Australian Surveyors’ Congress. J. Simposium.7 Makalah pada Konperensi. Makalah disajikan pada International Conference on Geographic Information Systems Applications for Urban and Regional Planning. Australia 11 . and P. Untuk makalah yang tidak/belum masuk p rosiding. 1987. D.C. Social issues of today. Guidelines for computer-aided planning models. Perth. T. Indonesia. Indonesia.M. Proceedings of the Australian Association of Social Workers’ 11th Annual Conference. Australia. Seminar. 1994. seminar. 1996.C. Seminar. maka judul makalah ditulis dengan huruf italic. In Proceedings of the URISA ’87 Conference. 1987. 4: 1-14 ü McKeown. Paper presented at IOC-WESTPAC Third International Scientific Symposium. pp 754-763 2. Ciloto.T. Leicester. diikuti dengan nama tempat dan bulan dari konperensi. November 22-26 ü Rais. Kalau telah masuk dalam Prosiding. The map as vehicle for cartographic communication. Washington.3.E. C. Virginia. Simposium dan Poster Yang dimasukkan dalam kategori ini adalah makalah yang tidak masuk atau belum masuk Prosiding dari Konperensi. Falls Church. October 3-6. USA.6. Land resource evaluation and planning project: A GIS application for regional development in Indonesia . Hobart. D. Lai.R.. UK.3. September ü Soendoro. American Society of Photogrammetry and Remote Sensing. pp 17-34 ü Klosterman.ü Australian Association of Social Workers. Current issues in geomatics. In Proceedings of AutoCarto 8.

1972.G. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. lembaganya dan bagian dari lembaga di mana pribadi tersebut berada. Government of Indonesia atau Indonesia saja. 60. No. Judul informasi yang diacu ditulis dalam italic . Alamat protokol Contoh: ü Australian Surveying and Land Information Group. Personal Communica tion CSIRO. ü Republik Indonesia. Lembaran Negara RI Tahun 1992. ITB. ü Republik Indonesia. Lembaraan Negara RI Tahun 1999. Contoh: ü Smith. 1999.gov. R. Australia ü Aziz.htm 12 . Komunikasi Pribadi. atau Pemerintah Indonesia. Jakarta.2. Undang -Undang No. 4 Tahun 1972 tentang Perizinan Penerbangan Dalam dan Atas Wilayah Republik Indonesia . Canberra. Jakarta 2. Sekretariat Negara. 1999.3. Sekretariat Negara. Peraturan Pemerintah.3. Bandung. Jakarta ü Republik Indonesia.ditulis nama dari orang dengan siapa informasi diperoleh atau orang yang wawancarai.au/welcome. Keputusan Presiden Karena yang bertanggungjawab terhadap dokumen -dokumen ini adalah negara. Products and Services.8 Undang -Undang. http://www. Tahun.9 Komunikasi Pribadi Acuan dari hasil komunikasi pribadi. 1990. Indonesia 2.10 Internet Urutan penulisan acuan adalah : Organisasi atau Lembaga. L. maka entry dalam Daftar Acuan dapat ditulis Republik Indonesia.auslig. Division of Remote Sensing. Jurusan Teknik Geodesi.3. 1995. 1992. No. 115. Sekretariat Kabinet RI. Lokasi dalam Internet. Undang -Undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang. Keputusan Presiden No..

H. ü Makins.11 Artikel dari Surat Kabar Urutan penulisan acuan dari surat kabar adalah: Nama penulis. di halaman berapa acuan berada. 30 mins.. Tahun. Tasmanian Film Corporation. Glasgow.) 1993. Austraalia. Mental disorders and their treatment. (Eds. (Producer) 1977. (Eds) 1989. ü Echols. Adams. Judul penulisan (dalam italic). The New Encyclopedia Britannica. dan Shadily. Kerusakan hutan mencapai 2. J. 2. Republika. . UK. 2000. BBC Videocasette . B. M. Nomor. Distant Voices. Jakarta. Jakarta. 1978.12 Enclyclopedia.. 2. Suara Pembaharuan 27 Agustus.5 juta ha/tahun .2.3. Kamus Inggeris – Indonesia. On the edge of the forest. D. 13 . HarperCollins Publisher. Nomor 4762. Contoh: ü Goenadi.. Encyclopedia Britannica. UK. Chicago. Kamus Hanya nama Encyclopedia dan Kamus yang ditulis italic. Pocket Dictionary and Thesaurus. Grandison. 226. Contoh: ü Stafford-Clark. hal. D. H. and A.14 Film (Movie) Contoh: ü Oldfield. London. 2. 23: 956-975. 27 Agustus . Tanggal penerbitan. 2.3.3. 2000. USA .13 Kaset Video Contoh: ü Burke. J. D. Jakarta ü Simon.H. Tahun 2006 jumlah paten kita tertinggi di ASEAN. No. Hobart. 45 mins. 1978. hal 6. PT Gramedia.3.M.

1990. Canberra. USA (computer program) 3.F. Contoh: 14 . maka nama dan tahun dari tulisan ditulis dalam kururng pada akhir kalimat.16 Microfiche Contoh: Herbert.. 54 mins.3. Health Sciences Consortium. W. Nama penulis ini harus masuk dalam Daftar Acuan .G. Chelmsford. and B. Contoh: “…. Australian Livestock Council. maka nama penulis dicantumkan dengan tahun publikasinya dalam tanda kurung.Jenkins.17 Program Computer Contoh: ü Wu. UK.focus penelitian Dahuri (1983) pada pemberdayaan masyarakat………” Kalau nama tidak dipakai dalam teks. 1987. A. Diagnostic ordering in clinical medicine (DOS Version 1.H. Grave Medical Audiovisual Library.2. tetapi mengacu kepada tulisan penulisnya. 1987. The Australian beef industry: An overview. 2. J. pandangan maupun pendapat sesorang penulis lainnya.3.15 Slide atau Kumpulan Slide Contoh: ü Reidy.1 Kutipan (Citation) Jika dalam text (tulisan) Anda mengutip informasi. Australia (microfiche) 2. The Thorax Slides. P EDOMAN M ENGUTIP SUMBER INFORMASI DALAM T EKS 3. Chapel Hill.3.0).

maka ditulis sebagai berikut: “……. Bock et al.propagasi gelombang elektromagnetik (Pibram et al. …. 157) 3. ada baiknya Anda menulis nomor halaman yang Anda kutip agar tidak membosankan.” (Australia’s Ocean Policy. Dapat ditulis sebagai berikut: “…… (Valenstein 1983.” Jika nama-nama penulis tidak dicantumkan dalam teks.” (Australia’s Ocean Policy.. (1989) meneliti gerakan tektonik di Sumatera dengan cara pengamatan GPS…. hal. 1990.” atau “………………………………. 1984).2 Kutipan dari beberapa Acuan 15 . Misalnya: Permasalahan yang paling serius di lingkungan perairan Australia adalah penurunana kualitas air (Australia’s Ocean Policy 2001) Penerapan dari undang-undang Pemukiman Lepas Pantai ditetapkan dalam bulan Februari 1983 (Australia’s Ocean Policy 2001) Negara persemakmuran juga dapat melakukan pengaturan dengan memberikan pengaruh terhadap permasalahan internasional (Australia’s Ocean Policy 2001) Ada baiknya acuan yang sama dipakai dalam berbagai kalimat diberi tambahan halaman di mana kutipan tersebut diacu.284-289) ……………. dan setiap kali acuan itu dipakai dalam teks. pp. maka acuan dilakukan pada akhir kalimat sebagai berikut: Contoh: “……………….Pemberdayaan masyarakat adalah suatu cara terbaik dalam pengelolaan wilayah pesisir secara lestari (Dahuri 1996) Jika lebih dari satu penulis. maka contoh-contoh di atas ditulis sebagai berikut: Misalnya: “……Brown and Biven (1977) menekankan pada aspek etika……” Jika lebih dari dua penulis. (McCaffery et al. 35-36) “Penerapan …………… ………” (Australia’s Ocean Policy. hal. 29)” Kalau dalam tulisan Anda hanya memakai satu acuan saja.” Dapat acuan kita lebih khusus lagi dengan mencantumkan halaman di mana kutipan itu berada. 76) “Negara persemakmuran ……………. hal. hal. Misalnya: “Permasalahan………………….

16 . dan tidak membaca bukunya Sorensen dan McCreary. maka ditulis dalam teks Anda sebagai beri “ ……suatu studi oleh Sorensen & McCreary (1990) (dikutip dalam Dahuri. yang ada dalam bukunya Dahuri cs. maka entry pada Daftar Acuan ditulis sekali pada awal Penulis/Penulis -penulis/Lembaga tersebut pertama kali masuk dalam entry.).. kemudian titik diikuti dengan tahun yang berlainan. 1996) ada kutipan sebagai berikut pada halaman 11: “Seringkali keterpaduan yang diartikan sebagai koordinasi antara tahapan pembangunan di wilayah pesisir dan lautan yang meliputi: pengumpulan dan analisis data.” Atau “……. Bagaimana acuan ini masuk dalam teks Anda. Berikutnya nama penulis/penulis-penulis/lembaga tsb ditulis hanya dalam bentuk garis saja.4 Jika Penulis/Penulis-penulis/Lembaga yang sama menerbitkan dokumentasi pada tahun yang berlainan atau tahun yang sama. Thorne 1972) 3. et al. Bagaimana Anda yang tidak mempunyai bukunya Sorensen cs. Contoh: (Brown 1878. Meares 1967. dalam Dahuri. karena kalau Anda mempunyai dokumen Sorensen cs. tetapi ingin mengutip statemen di atas..3 Sumber kedua Umumnya kita tidak membaca sumber aslinya tetapi membaca dari sumber lainnya (sumber kedua) yang mengutip sumber aslinya Dalam (Dahuri et al.1990.Semua acuan dapat ditulis dalam teks dengan memakai satu tanda kurung dibatasi dengan semi-kolom. mengatakan ……… Dalam ke dua contoh. Suatu studi oleh Sorensen & McCreary (1960). cs buku Sorensen cs adalah sumber pertamanya. Pribram et al. Sumber pertama kita adalah Dahuri et al. R……………. dan S. Gordon 1975. (1996). mengatakan …. 1996. et al. McCreary. yang masuk dalam Daftar Acuan sebagai entry adalah Dahuri. b. bukan Sorensen J. perencanaan. 1974. implementasi dan kegiatan konstruksi (Sorensen dan McCreary 1990)” Bagi Dahuri.. d dst untuk dokumentasi yang berlainan. T. atau jika tahunnya sama maka diberi index a.C. halaman 11).1996. 3. tentunya Anda dapat langsung mengutip dari sumber pertamanya.

How to Get a PhD. Dan seterusnya Penjelasan : garis di sini artinya penulis yang sama dengan judul makalah yang lain Contoh 2: Romijn. Thesis Requirements for Honors. Journal of the Meteorological Society of Japan. 1987. 1994. Meteorology Dynamics. Primer for the production of Landsat colour composites. Dalam teks tetap ditulis dengan nama penulis dan tahun dengan index a. Misalnya: ……….(Romijn 1977a). Masters and Doctoral Students. Misalnya “………. ♣♣♣♣ ACUAN Featherstone . Perth. Buckingham. E. 1996. ITC Journal 3: 545-556 _____________. dst…… Penjelasan: Penulis yang sama membua t 2 makalah dalam tahun yang sama dan diacu dalam tulisan. 1986. Open University Press. M. Curtin University. UK 17 .Puch. M.E.. ditempat lain dalam teks diacu penulis yang sama tetapi tahun yang berlainan. 44(1): 25-42 ____________. and D. Quasi-Geostrophic Motions in Equatorial Area.S.M. Colour composite printing of multipsectral photographs.(Romijn 1977b)…. b ds. W.A. 1977a. Australia Phillips.Contoh 1: Matsuno.1977b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful