http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/Rini%20Nurafriani%20(%20054889)/hal3.

html

Perubahan Wujud Suatu zat tidak selalu tetap berada dalam wujudnya.Namun, suatu ketika zat dapat mengalami perubahan wujud menjadi wujud lain. Sebagai contoh, air dapat membeku menjadi es, atau menguap menjadi gas (uap air). Sebaliknya, es juga dapat mencair dan dapat mencair dan uap air dapat mengembun menjadi air. Pernahkah kalian berfikir,mengapa hal itu bisa terjadi? Zat dapat berubah wujud karena adanya pengaruh suhu. Pada dasarnya,perubahan suhu zat akan menyebabkan terjadinya perubahan susunan partikel-partikel zat tersebut. Dalam hal ini, jika suatu zat padat dipanaskan hingga mempunyai suhu yang tinggi, maka jarak antarpartikel zat tersebut akan semakin renggang seiring dengan semakin tingginya suhu. Pada suhu tertentu,susunan partikel zat tersebut menyebabkan zat berubah menjadi cair. Jika pada keadaan cair, suhu zat terus dinaikkan melalui pemanasan, maka jarak antarpartikel zat tersebut akan sangat renggang, dan memungkinkan zat tersebut berubah wujud menjadi gas. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Untuk mengetahui jawabannya, perhatikan gambar dan bacalah penjelasan berikut ini!

Didinginkan

Padat -----

Cair

-----

Gas

Dipanaskan

Ketika suatu zat dipanaskan, maka partikel-partikel zat tersebut akan menyerap energi panas(kalor). Energi panas ini kemudian digunakan oleh partikel-partikel tersebut untuk bergetar dengan cepat dan bergerak saling menjauh, sehingga pada keadaan tertentu keadaan zat tersebut akan berubah wujud menjadi cair dan kemudian dari cair menjadi gas. Sementara itu, ketika suatu zat didinginkan, maka partikel-partikel zat tersebut mengalami kekurangan energi, sehingga gaya tarik antarpartikel lebih kuat. Akibatnya jarak anrtarpartikel zat lebih rapat dibandingkan dengan sebelumnya. Keadaan tersebut menyebabkan perubahan wujud zat, yaitu dari gas menjadi cair, dari cair menjadi padat.

Pada dasarnya, perubahan wujud zat terdiri dari membeku,mencair,menguap,mengemb un,menyublim, dan mendeposit. Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang perubahan wujud yang terdiri dari membeku, mencair, dan menguap. Sedangkan, mengembun, menyublim, dan mendeposit tidak akan dibahas lebih lanjut dalam buku ini. Akan tetapi, untuk memberikan gambaran tentang proses-proses perubahan wujud zat tersebut, perhatikan gambar berikut ini!

a. Membeku Membeku adalah proses perubahan wujud suatu zat dari cair menjadi padat. Sebagai contoh, pada suhu tertentu air dapat membeku menjadi es. Proses membekunya suatu zat biasanya terjadi pada suhu yang rendah. Suhu ketika suatu zat cair berubah wujud menjadi padat dinamakan titik beku. Setiap benda memiliki titk beku yang berbeda-beda Titik beku merupakan sifat fisika benda yang dapat digunakan utnuk meramalkan bentuk zat pada suhu tertentu. b. Mencair Mencair atau meleleh adalah proses perubahan wujud suatu zat dari padat menjadi cair. Sebagai contoh, lilin akan mencair atau meleleh ketika dibakar, es yang dibiarkan di udara terbuka akan mencair. Proses mencair atau meleleh juga sering disebut dengan istilah lain, yaitu melebur. Suhu ketika suatu zat mulai mencair disebut dengan titik cair, titik leleh, atau titik lebur. Akan tetapi, yang paling umum digunakan adalah titik lebur. Dengan mengetahui titik lebur suatu zat, maka kita dapat mengetahui kemurnian suatu zat. Untuk zat-zat murni, pada umumnya memiliki titik lebur yang lebih tinggi dibandingkan ketika zat tersebut telah tercampur dengan zat lain. Berdasarkan hal inilah, maka untuk memperoleh logam yang murni, maka bijih logam yang dihasilkan dari proses tambang dipanaskan dalam dapur pemanasan sampai melebur dan kemudian melalui proses lebih lanjut akan diperoleh logam yang murni. c. Menguap Menguap adalah proses perubahan wujud suatu zat dari bentuk cair menjadi gas atau uap. Suhu ketika suatu zat cair berubah menajdi uap disebut dengan titik uap. Ketika suatu zat cair dipanaskan pada tekanan normal (1 atm), maka pada suhu tertentu akan

terlihat pada seluruh bagian zat cair timbul gelembung-gelembung yang bergerak ke atas dan kemudian pecah saat mencapai permukaan. Pada keadaan yang demikian, zat cair dikatakan mendidih. Ketika suatu zat cair mendidih, maka hampir tiap bagian zat segera berubah menjadi uap. Berdasarkan hal ini, maka titik uap sering disebut dengan titik didih. Sebagai contoh, air murni mendidih ketika mencapai suhu + 100 pada tekanan normal (1 atm), dan pada keadaan tersebut partikel-partikel air akan berubah menjadi gas. --Faktor lain yang mempengaruhi perubahan wujud-Disamping suhu, faktor yang mempengaruhi proses perubahan bentuk adalah tekanan udara. Sebagai contoh, tekanan udara di dataran tinggi ( misalnya pegunungan ) dan di dataran rendah(misalnya pantai) berbeda, sehingga titik didih air pada kedua tempat tersebut juga berbeda. --Balon Udara-Tahukah kalian, mengapa balon udara bisa terbang? Balon udara diisi dengan gas yang mempunyai massa jenis lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis udara luar. Dengan demikian, gas dalam balon tersebut cenderung berada pada posisi di atas udara. Hal inilah yangmenyebabkan adanya gaya ke atas dan membuat balon terbang melayangke atas. Untuk batas-batas tertentu, gaya ke atas ini masih dapat melebihi gaya tarik bumi, sehingga yang tidak terlalu berat, balon tersebut masih dapat bergerak naik. --Atom-Atom, molekul dan ion berukuran sangat kecil, dan tidak dapat dilihat dengn mata telanjang. Akan tetapi,para ilmuwan berhasil menemukan cara yang luar biasa untuk melihat partikelpartikel tersebut. Hal ini tentu saja dengan menggunakan alat bantu, yaitu sebuah mikroskop yang dikenal dengan istilah scanning electron microscope. Mikroskop jenis ini dapatmenghasilkan perbesaran hingga jutaan kali dari ukuran partikel yang dilihat.Mikorsko ini telah berhasil digunakan untuk melihat atom-atom tunggal dari uusur uranium dan thorium.(sumber :Complete Chemistry) --Minuman Isotonik-Jika cairan dalam tubuh tdak digantisetelah bekerja atau berolahraga, maka tubuh akan mengalami kekurangan cairan (dehidrasi). Minuman isotoni atau yang dikenal dengan sebutan isotonic drinks, biasanya berbentuk cairan yang mengandung energi danmerupakan elektrolit, yaitu larutan yang terdiri atas ion-ion. Larutan elektrolit ini dibutuhkan untuk mengganti garam atau in tubuh yang hilang dalam bentuk keringat. ion-ion dalam tubuh manusia membantu proses penyerapan zat makanan. Oleh karena itu, dengan hilangnya sebagian ion-ion tubuh akan menyebabkan tubuh menjadi lemah. Maka dari itu penting sekali mengkonsumsi minuman isotoni setelah bekerja dan berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.(sumber : www.infosehat.com)

Perubahan dari wujud gas menjadi cair disebut mengembun. zat berubah dari wujud yang satu ke wujud yang lain. Misalnya. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud zat cair disebut melebur atau meleleh. Perubahan dari wujud cair menjadi wujud padat disebut membeku. Misalnya. Perubahan ini tidak memerlukan energi atau melepas kalor. perubahan ini membutuhkan kalor. Perubahan dari wujud gas menjadi wujud padat disebut mengkristal (menyumblim). tetapi. air menjadi es dalam lemari es. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud gas disebut menyublim. air menjadi uap air ketika dipanaskan. Ini artinya perubahan ini melepas kalor (energi) Perubahan dari wujud cair menjadi wujud gas disebut menguap.24 Label: Perubahan Wujud Zat . umumnya zat berada dalam satu wujud zat saja. perubahan uap air menjadi salju. Contohnya.31 Oktober 2007 Perubahan Wujud Zat Pada saat tertentu. Contohnya. Contohnya. embun di pagi hari terbentuk karena perubahan uap air di udara menjadi air. penguapan kapur barus. Ini berarti perubahan ini membutuhkan kalor (energi). Diposkan oleh fisikasmp di 20. Ini artinya perubahan dari padat ke cair membutuhkan kalor (energi). mentega berbuah menjadi minyak ketika dimasukkan ke dalam penggorengan. Perubahan ini tidak memerlukan kalor (melepas) kalor. Contohnya.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah : Gambar diatas menunjukkan grafik perubahan wujud air mulai dari fase es pada suhu -40o Celcius hingga menjadi uap air pada suhu 120o Celcius. Suhu air akan terus mengalami kenaikan ketika dipanaskan. dalam hal ini saya akan menggunakan air sebagai contohnya. yang pada akhirnya hinga di titik 100o Celcius akan mengalami perubahan wujud dari cair menjadi gas ( uap air ).Pelajaran Fisika : Kalor dan Perubahan Wujud * * * * ½ 10 pemilih 11. . 2009 http://klikbelajar. Air dalam suhu yang amat rendah (-40o Celcius ) akan berbentuk sebagai es yang berwujud padat. Perhatikan grafik yang diberi warna merah dan hijau !! Hal ini dimaksudkan untuk membedakan antara fase dimana air mengalami kenaikan suhu dan fase dimana air mengalami perubahan wujud.197 views | April 20.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-fisika/pelajaranfisika-kalor-dan-perubahan-wujud/ oleh Rahadian Seperti yang kita ketahui bersama bahwa energi kalor dapat mengubah wujud suatu benda. sedangkan pada suhu 0o Celcius air akan mengalami perubahan wujud dari padat ( es ) menjadi cair.

200 Joule/kg°C.090 Joule/kg°C ) Pembahasan : Untuk mengerjakan soal ini. C. Q = M. Q = M.U dan Q = m. Sedangkan. Alat yang digunakan untuk menentukan besar kalor jenis adalah kalorimeter.Pelu diingat bahwa : 1. dikarenakan hal ini maka kita mengenal dua jenis rumus untuk menghitung besarnya energi kalor. Fase 1 : Q1 = M. Ketika air mengalami perubahan wujud maka air TIDAK mengalami perubahan suhu. T ( digunakan untuk menghitung energi kalor pada fase kenaikan suhu ) ket : M = Massa ( Kg ) C = Kalor Jenis ( J/KgC ) T = Perubahan Suhu ( C ) Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 kg zat sebesar 1 derajat celcius.L.000 J/kg. maka kamu harus mengetahui bahwa ada tiga fase yang terjadi : 1. 3. L ( digunakan untuk menghitung energi kalor pada fase perubahan wujud ) ket : M = Massa ( Kg ) L = Kalor Laten ( J/Kg ) Kalor Laten adalah kalor yang digunakan untuk mengubah wujud suatu zat. Kalor lebur es = 334. Kalor jenis es= 2. energi kalor dilambangkan dengan huruf Q dengan satuan Joule ( J ). Kalor laten ada dua macam Q = m. Fase perubahan wujud es menjadi air pada suhu 0o C. Fase perubahan suhu air dari 0o C menjadi es bersuhu 70o C. ketika air mengalami perubahan suhu maka air TIDAK mengalami perubahan wujud. C. Maka kita harus menghitung satu per satu energi kalor dari setiap fase. T Q1 = 2 x 2.600 Joule . 2.090 x 20 << menggunakan kalor jenis es bukan kalor jenis air Q1 = 83. Fase perubahan suhu es dari -20o C menjadi es bersuhu 0o C. 2. Dengan U adalah kalor uap (J/kg) dan L adalah kalor lebur (J/kg) contoh soal : Tentukan energi kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan es yang memiliki massa 2 Kg dan bersuhu -20o Celcius hingga menjadi air yang bersuhu 70o Celcius ( Kalor jenis air = 4.

2008 .600 Joule Kalor dan Perubahan Wujud zat Posted on November 11.(t2 . massa zat 2.000 + 588. Jika suhunya tinggi maka kalor yang dikandung oleh benda sangat besar.Filed Under SUHU DAN KALOR | Pengertian Kalor Kalor didefinisikan sebagai energi panas yang dimiliki oleh suatu zat. L Q2 = 2 x 334.c. perubahan suhu Sehingga secara matematis dapat dirumuskan : Q = m. jenis zat (kalor jenis) 3.t1) Dimana : Q adalah kalor yang dibutuhkan (J) . Secara umum untuk mendeteksi adanya kalor yang dimiliki oleh suatu benda yaitu dengan mengukur suhu benda tersebut. begitu juga sebaliknya jika suhunya rendah maka kalor yang dikandung sedikit. Dari hasil percobaan yang sering dilakukan besar kecilnya kalor yang dibutuhkan suatu benda(zat) bergantung pada 3 faktor 1.000 = 1.600 + 668. C.000 Joule Maka kita jumlahkan hasil dari ketiga fase tersebut dan didapatkan hasil akhir senilai : 83.339.000 Q2 = 668.Fase 2 : Q2 = M. T Q3 = 2 x 4.200 x 70 << baru menggunakan kalor jenis air Q3 = 588.000 Joule Fase 3 : Q3 = M.

Dengan U adalah kalor uap (J/kg) dan L adalah kalor lebur (J/kg) Dalam pembahasan kalor ada dua kosep yang hampir sama tetapi berbeda yaitu kapasitas kalor (H) dan kalor jenis (c) Kapasitas kalor adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda sebesar 1 derajat celcius. Dalam grafik ini dapat dilihat semua persamaan kalor digunakan. Alat yang digunakan untuk menentukan besar kalor jenis adalah kalorimeter.L.(t2-t1) Bila kedua persamaan tersebut dihubungkan maka terbentuk persamaan baru H = m.c Analisis grafik perubahan wujud pada es yang dipanaskan sampai menjadi uap.m adalah massa benda (kg) c adalah kalor jenis (J/kgC) (t2-t1) adalah perubahan suhu (C) Kalor dapat dibagi menjadi 2 jenis y y Kalor yang digunakan untuk menaikkan suhu Kalor yang digunakan untuk mengubah wujud (kalor laten).U dan Q = m. . persamaan yang digunakan dalam kalor laten ada dua macam Q = m. c = Q/m. H = Q/(t2-t1) Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 kg zat sebesar 1 derajat celcius.

W=Q Untuk menghitung energi listrik digunakan persamaan sebagai berikut : W = P. pemanas listrik. Alat yang digunakan mengubah energi listrik menjadi energi kalor adalah ketel listrik. kemudian setelah berubah menjadi uap semua maka akan kembali terjadi kenaikan suhu kembali (Q5) Untuk mencoba kemampuan silakan kkerjakan latihan soal dengan cara klik disini. setelah suhu sampai pada 0 C kalor yang diterima digunakan untuk melebur (Q2). Hubungan antara kalor dengan energi listrik Kalor merupakan bentuk energi maka dapat berubah dari satu bentuk kebentuk yang lain. setelah suhunya mencapai suhu 100 C maka kalor yang diterima digunakan untuk berubah wujud menjadi uap (Q4). Dalam pembahasan ini hanya akan diulas tentang hubungan energi listrik dengan energi kalor.Keterangan : Pada Q1 es mendapat kalor dan digunakan menaikkan suhu es.t Keterangan : W adalah energi listrik (J) . Sehingga secara matematis dapat dirumuskan. Besarnya energi listrik yang diubah atau diserap sama dengan besar kalor yang dihasilkan. dll. setelah semua menjadi air barulah terjadi kenaikan suhu air (Q3). Berdasarkan Hukum Kekekalan Energi maka energi listrik dapat berubah menjadi energi kalor dan juga sebaliknya energi kalor dapat berubah menjadi energi listrik.

Bila persamaan tersebut dijabarkan maka akan diperoleh : Q lepas = Q terima m1. sumber artikel http://alljabbar...t = m.(t2 .(t1 .answers.ta) dan untuk benda yang bersuhu rendah digunakan (ta-t2).c. tabung pemadam yg isi karbon dioksida susu menjadi es cream ---> membeku parfum di semprotkan tinggal baunya saja ---> menyublim es batu dicampur teh manis hangat ---> mencair keju padat diatas kue pancake panas ---> mencair adonan kue bolu dipanggang ---> membeku .wordpress.c. P.ta) = m2. Aliran ini akan berhenti sampai terjadi keseimbangan termal (suhu kedua benda sama).(t2 . cair >> padat : air >> es batu. alkohol. apa aja deh yg dibeku2in~ padat >> gas: biang es.. Dan rumus kalor yang digunakan tidak selalu yang ada diatas bergantung pada soal yang dikerjakan.(ta-t2) Catatan yang harus selalu diingat jika menggunakan asasa Black adalah pada benda yang bersuhu tinggi digunakan (t1 . Secara matematis dapat dirumuskan : Q lepas = Q terima Yang melepas kalor adalah benda yang suhunya tinggi dan yang menerima kalor adalah benda yang bersuhu rendah.yahoo. Asas Black Menurut asas Black apabila ada dua benda yang suhunya berbeda kemudian disatukan atau dicampur maka akan terjadi aliran kalor dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah.t1) maka diperoleh persamaan .. atw nitrogen yg di press jd liquid nitrogen cair >> gas : uap air. naphthalene balls (kapur barus) gas >> padat: salju.t1) Yang perlu diperhatikan adalah rumus Q disini dapat berubah-ubah sesuai dengan soal.c2.com/question/index?qid=20101018023554AA6bdbS gas >> cair : embun.P adalah daya listrik (W) t adalah waktu yang diperlukan (s) Bila rumus kalor yang digunakan adalah Q = m..c1.com http://id.

a..gas = air yang menguap gas .padat = air yang membeku di kulkas. atau terjadinya frost di permukaan tanah atau Para petani sering menjumpai lapisan putih seperti bedak dipermukaan daun.wikipedia.Peleburan .org/wiki/Deposition_« 2. menyublim dan mengembun.8.cair = es mencair.8 Tinjauan tentang wujud zat 2. membeku.padat = CO2 menjadi es kering . itu adalah contoh2 sederhana dari desublimasi ini. contohnya: pembuatan ammonium sulfat dan ammonium nitrat bahan pupuk sementara contoh dalam bidang meteorologi a.1 Sifat zat berdasarkan wujudnya 1. materi referensi: http://en. asap knalpot yang lama-lama menjadi kerak di knalpot perubahan gas menjadi padat disebut MENGHABLUR atau dalam bahasa inggris disebut DEPOSITION alias DESUBLIMATION. gula yang di aduk di air panas cair .Menyelidiki perubahan wujud suatu zat Ada beberapa perubahan wujud suatu zat yaitu melebur.cair = uap air yang mengembun di awan. perubahan air menjadi salju di awan cair .gas = kapur barus yang dibiarkan gas .l: perubahan uap air menjadi padat langsung tanpa terlebih dahulu melewati fase cair sebagaimana proses terbentuknya salju di awan. embun pada daun di pagi hari padat . menguap.bubuk kopi yang dilarutkan dalam air panas ---> menyublim telur rebus yang direndam dalam cuka ---> menyublim (reducing zat kapur) tanah basah setelah hujan menjadi kering setelah pemanasan matahari ---> menguap darah segar yang menempel di bangku menjadi kering dan keras ---> membeku lilin yang menyala ---> mencair materi referensi: uji coba dan kejadian alam sehari-hari padat .

Titik-titik air pada gelas itu merupakan uap air di udara yang berubah menjadi air.Pengembunan Pengembunan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi cair. Peristiwa penyusutan ini karena sebagian besar kapur barus telah berubah menjadi gas. air berupa es (wujud padat) pada suhu rendah dan berupa wujud air (wujud cair) pada suhu kamar. d. 2. cair. b. yakni: padat. Contoh pembekuan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita memasukkan air ke dalam ruang pembeku almari es dan kita tunggu berapa jam maka kita akan mengamati bahwa air yang kita masukkan telah berubah menjadi es batu. atau padat.Peleburan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi zat cair. Contoh penyubliman dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita meletakkan kapur barus di ruangan terbuka dalam waktu yang cukup lama. Jadi pada dasarnya secara sederhana dapat dijelaskan bahwa suatu zat dapat berupa gas. Setiap wujud zat mempunyai sifat-sifat khusus yang dapat digunakan untuk mengenali zat tersebut. e. cair dan gas. c. Sebagai contoh.Penyubliman Penyubliman adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi gas.Pembekuan Pembekuan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi zat padat. Air yang kita rebus setelah beberapa saat akan mendidih dan banyak uap air di atas permukaan air yang mendidih tersebut.Penguapan Penguapan adalah suatu peristiwa perubahan wujud zat cair menjadi gas. air berubah menjadi uap air (wujud gas). . Contoh penguapan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita merebus. Pada suhu yang lebih tinggi. Contoh pengembunan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita mengamati adanya titiktitik air di luar gelas yang berisi air es. Susunan dan gerak partikel wujud zat Pada dasarnya terdapat tiga wujud zat. kemudian kita mengamati kapur barus tersebut ternyata ukuran kapur barus tersebut tidak tetap. Wujud suatu zat pada tekanan tetap bergantung pada suhunya. Contoh peleburan dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ketika kita memasukkan es ke dalam air hangat maka kita akan mengamati bahwa es itu segera mencair setelah dimasukkan. Makin lama kapur barus tersebut menjadi kecil ukurannya.

memiliki susunan partikel yang tidak teratur.8. partikel-partikel gas mempunyai energi yang cukup untuk memisahkan diri dari pertikel-partikel lainnya. Beberapa za zat padat. Hal ini menyebabkan volume zat padat tidak dapat dimampatkan menjadi lebih kecil. Cair Seperti halnya zat padat. Jenis zat padat yang berbeda. . partikelpartikelnya tertata secara teratur dan berulang. Susunan zat padat dapat diamati dengan difraksi sinar-X. Gas Berbeda dengan zat padat maupun zat cair. Seperti jika kita menekan ke bawah satu liter air dengan tangan kita. zat cair tidak dapat dimampatkan sehingga volumenya menjadi lebih kecil. Hal ini menyebabkan tetes-tetes zat cair tersebut cenderung berbentuk bola. Padat Setiap zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap. c. Menurut teori kinetik zat hal ini disebabkan partikel-partikel zat cair juga saling berdekatan dan merapat. Berbeda dengan zat padat. seperti gelas dan beberapa jenis plastik dan lilin. Hal ini dapat dijelaskan melalui teori kinetik zat. Partikel-partikel itu mampu menggetarkan tetangga dekatnya. gas dapat dimampatkan untuk mengisi ruang yang lebih kecil. Gerak partikel tersebut menyebabkan zat cair mengalir dan mengambil bentuk seperti wadahnya. Pada kebanyakan zat padat. Zat padat semacam ini disebut amorf. mempunyai bentuk kristal yang berbeda pula. 2. maka partikel-partikel itu dapat juga dimampatkan ke dalam ruangan yang lebih kecil.2 Sifat Zat Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari a. Zat padat yang demikian disebut kristal. b. Gas memiliki bentuk dan volume yang tidak tetap. Oleh karena itu partikel-partikel itu bebas bergerak ke segala arah sampai gas menyebar merata ke seluruh wadahnya.a. Kohesi dan Adhesi Telah kita ketahui zat cair tersusun dari partikel-partikel yang sangat kecil dan saling tarik menarik. sebab partikel zat padat saling berdekatan dan terikat kuat oleh gaya antar partikel tersebut. partikel-partikel zat cair mempunyai energi yang cukup untuk berpindah atau mengembara. Zat cair yang dituangkan ke dalam suatu wadah maka zat cair tersebut akan berbentuk seperti wadah tempat zat cair tersebut dituangkan. Gaya tarik menarik antara partikel zat yang sejenis pada suatu zat disebut gaya kohesi. Karena partikel-partikel gas tidak saling berdekatan dan merapat. Gas juga dapat memuai dan menyusut mengikuti ruang yang tersedia. namun partikel-partikel itu tidak mempunyai energi yang cukup untuk keluar dari posisisnya atau melepaskan diri dari ikatannya. Gaya kohesi total pada permukaan zat terarah ke dalam. Zat padat dapat berupa kristal atau amorf. volumenya akan tetap satu liter.

Oleh sebab itu.permen atau coklat yang mencair terkena suhu panas 2. Benda atau zat padat berubah menjadi benda gas = Menyublim atau Penyubliman atau Sublim Contoh : . Namun ketika kita meneteskan alkohol di atas permukaan kaca yang sama ternyata alkohol tersebut tidak berbentuk bola. seperti balon karet yang ditarik. melainkan menyebar membasahi kaca. Benda atau zat padat berubah menjadi benda cair = Mencair atau Pencairan Contoh : .org/perubahan_zat_atau_benda_cair_pada t_dan_gas_pelajaran_kimia_dan_fisika Thu. b. zat cair memiliki tegangan permukaan.10:54pm ² godam64 1. Gaya tarik menarik antara partikel-partikel zat yang tidak sejenis disebut gaya adhesi.membuat es kebo dari air sirup dalam plastik . terjadi gaya tarik-menarik antara partikelpartikel kedua zat pada daerah persentuhannya.membuat agar-agar atau jelly 3.Akibatnya di permukaan zat cair menjadi teregang. 18/05/2006 . karena gaya adhesi lebih besar daripada gaya kohesi. Peristiwa kapilaritas Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaan zat cair dalam pipa kapiler.es krim yang berubah menjadi cair terkena suhu panas . Konsep kohesi dan adhesi inilah yang dapat menjelaskan mengapa ketika kita meneteskan raksa di atas kaca datar maka raksa tersebut berbentuk bola. Benda atau zat cair berubah menjadi benda padat = Membeku atau Pembekuan Contoh : . Akibatnya minyak tanah membasahi dinding pori-pori sumbu dan bergerak naik. Padat dan Gas .Pelajaran Kimia dan Fisika http://organisasi. Perubahan Zat atau Benda Cair. Minyak tanah dapat naik melalui sumbu.Partikel-partikel zat cair di permukaan zat cair tertarik ke dalam. Pipa kapiler merupakan pipa dengan diameter kecil Peristiwa kapilaritas pada dasarnya berasal dari gaya adhesi. Bila dua zat yang berbeda saling bersentuhan.

Biang es didalam kotak es tongtong untuk mendinginkan es 4.Udara lembab dan dingin di pagi hari membuat embun di pucuk daun 6.kapur barus yang menyublim menjadi gas berbau wangi .Spirtus atau spiritus menguap saat terkena udara Wujud Zat Kelima: Ultralow-surface-tension Regime (Heinrich Jaeger) atau Bose-Einstein Condentation? Posted March 13. Benda atau zat gas berubah menjadi benda cair = Mengembun atau Pengembunan Contoh : . 2010 by raggne in Science.Hujan di malam minggu berasal dari uap awan yang menjadi air . Benda atau zat cair berubah menjadi benda gas = Menguap atau Penguapan Contoh : . Benda atau zat gas berubah menjadi benda padat = Menghablur atau Penghabluran atau hablur atau mengkristal atau pengkristalan Contoh : .Air comberan menguap menjadi uap terkena sinar matahari .pembuatan ammonium sulfat dan ammonium nitrat bahan pupuk 5. ..

baik volume dan bentuknya berubah-ubah sesuai dengan wadahnya. Zat cair mempertahankan volumenya tapi bentuknya berubah-ubah sesuai dengan wadahnya. dan gas. Terakhir. Dia tidak dapat mempertahankan bentuk dan volumenya. Ini analogi dengan zat cair. Yang membedakan satu dengan yang lain adalah jarak antarmolekul penyusun zat tersebut. Dengan demikian.Pada zat padat. Jika sebagian orang tadi keluar dari lift. begitu juga bentuknya. Ini seperti sebuah orang-orang yang berdesakan di dalam lift sempit. sejumlah air dapat berubah-ubah bentuknya menyesuaikan wadah yang ditempatiny. Air misalnya.Di sekolah dasar dahulu kala. yaitu padat (solid). maka wujud zatnya adalah gas seperti udara. Zat padat memiliki sifat rigid. volumenya bertambah ketika balon membesar. Kalau pun dapat bergerak. Udara di dalam balon misalnya. Terakhir gas. mereka tidak dapat ke mana-mana kecuali berdiri di tempat. kita belajar bahwa wujud zat (states of matter) ada tiga. yang jarak antarmolekulnya relatif lebih besar daripada zat padat. cair (liquid). jika jarak antarmolekul sangat jauh (renggang) sehingga molekul bebas bergerak. maka sebagian yang tinggal merasa lega dan dapat bergerak relatif lebih leluasa. hanya sedikit. yaitu mempertahankan volume dan bentuknya seperti bebatuan dan es. . menyerupai bentuk gelas ketika di dalam gelas. jarak antarmolekul penyusunnya sangat dekat (rapat) sehingga molekulmolekulnya tidak dapat bebas bepergian.

Wujud gas juga dapat menjadi padat lewat proses deposisi (deposition) ² kebalikannya disebut penyubliman (sublimation) seperti pada kasus kapur barus. namun temperatur zat tidak berubah. Zat juga dapat berubah wujud dari satu ke yang lain.Diagram temperatur-energi pada perubahan fase wujud zat. Perubahan fase selalu melibatkan panas. Wujud padat ke cair melewati proses pencairan (melting) seperti es mencair menjadi air ² kebalikannya disebut pembekuan (freezing). Namanya perubahan fase zat (phase change). pada zat padat interaksi tarik-menarik antarmolekul membuat posisi molekulmolekul penyusunnya tetap dalam koordinat dimensi ruang. Dalam gambar. Wujud cair ke gas melewati proses penguapan (vaporation) seperti air mendidih menjadi uap air ² kebalikannya disebut pengembunan atau kondensasi (condensation). kotak merah menunjukkan proses perubahan fase. Dalam klasifikasi ini. nyaris tidak terjadi interaksi antarmolekul gas sehingga mereka bebas bergerak ke sana ke mari sehingga membuat gas tidak dapat mempertahankan volume dan bentuknya. Sedangkan dalam gas. Pada zat cair. Wujud zat dapat juga dibedakan berdasarkan interaksi antarmolekul penyuzun zat. interaksi tarik-menarik antarmolekul relatif lebih lemah sehingga posisi molekul-molekulnya berubah-ubah meskipun tidak ekstrim. baik dilepas ataupun diterima. .

Ada satu wujud tambahan berdasarkan interaksi antarmolekul penyusun. plasma menjadi salah satu kunci untuk mempelajari Alam Semesta kita. yaitu disebut plasma. Inilah yang menjadi alasan kenapa plasma disebut wujud zat keempat (the fourth state of matterial). pengkajian plasma secara khusus dilakukan oleh cabang ilmu yang disebut fisika plasma (plasma physics). Arah panah ke atas menunjukkan nilai entalpi yang semakin tinggi.000 ampere dan memiliki temperatur sampai 28. Interaksi ionik antar molekul-molekul bermuatan yang ada dalam plasma memberikan plasma sifat-sifat yang berbeda dari tiga wujud lain. bahkan planet Jupiter sebagian besar berwujud plasma. gelombang radio. sesungguhnya plasma lebih banyak terdapat di luar angkasa. Karena banyaknya plasma mengisi ruang di luar angkasa. Dalam fisika. Di Bumi kita. Selain itu. Plasma adalah gas yang terionisasi (memiliki muatan listrik) dan biasanya memiliki temperatur yang tinggi. plasma pada petir membawa arus sampai 30. dan sinar-X) yang dipancarkan oleh plasma. Namun. Apakah ada wujud zat kelima (the fifth state of material)? Jawabannya mungkin ada dan mungkin berwujud butiran (granular) seperti butiran-butiran pasir yang jatuh dari sela-sela . Malah. sebagian orang mendeskripsikan petir itu sendiri adalah plasma.Proses perubahan fase zat. Kilatan terangbenderang yang kita saksikan dari petir adalah radiasi elektromagnetik (termasuk di dalamnya cahaya tampak.000 kelvin. Entalpi adalah konsep dalam termodinamika yang menunjukkan total energi dalam plus total energi dari tekanan dan volume zat. Debu-debu kosmik yang menjadi cikal-bakal bintang berwujud plasma. plasma dapat ditemukan pada awan-awan bermuatan yang menghasilkan petir. inti Matahari. Materi penyusun angin surya (solar wind). Plasma juga ada di dalam tabung televisi (bukan monitor datar seperti pada laptop) dan lampu neon.

³Fisikawan kaya akan perkakas untuk berurusan dengan zat padat. Keuntungan dari riset butiran pasir ini juga dapat dinikmati oleh riset berteknologi tinggi seperti eksplorasi Mars dan Bulan oleh robot-robot NASA. maka kita punya enam wujud zat. Dalam kasus-kasus lain. hehehe. gas. riset tentang wujud butiran ini dapat menguntungkan pihak industri. butiran pasir memiliki sifat zat padat dan zat cair pada waktu yang bersamaan. Wujud zat ini adalah gas yang didinginkan menuju 0 kelvin (nol kelvin = absolute zero). dan seterusnya? Semakin banyak hapalan untuk anak sekolah. sebuah kondisi baru dalam ranah sains yang menentukan dinamika wujud butiran. menghasilkan fenomena seperti benda dijatuhkan ke atas air (lihat video). tubuh kita ditopang oleh pasir pantai ² sifat pasir sebagai zat padat. jangan-jangan nanti ada juga wujud ketujuh.000 kali lebih kuat. kedelapan. cair. cair. Ini membuat wujud butiran memiliki sifat-sifat yang berbeda dari keempat wujud zat yang ada. kita tidak punya sebuah petunjuk kapan kategori klasik itu (padat-cair-gas) tidak dapat dipakai. yaitu kondensasi Bose-Einstein (Bose-Einstein condentation). Proses ini mirip pada air yang juga membentuk butiran ketika jatuh (seperti pada air hujan).net/2009/06/27/wujud-zat-kelima/ . Ini adalah fakta terbaru yang dipublikasi oleh Heinrich Jaeger (University of Chicago) di majalah Nature edisi 25 Juni 2009. Selain itu. Saat berjalan di pantai. hanya saja pada butiran pasir melibatkan gaya tarik-menarik antarmolekul 100. Sebagian orang mengatakan bahwa kondensasi Bose-Einstein inilah yang merupakan wujud zat kelima. kelembaban. kondisi permukaan dapat menyebabkan kerusakan fatal. Misalnya saja. Wah. Selama ini pihak industri hanya menggunakan metode trial-and-error untuk menangani proses mereka sehingga tingkat kegagalannya tinggi. Tapi. Sebenarnya. Pada keadaan ini. Contoh lain dapat kita lihat ketika sebuah benda jatuh ke atas pasir. dan gas. Dikutip dari Wired Science. sumber: http://diary. Jika demikian. Banyak produk jadi dan makanan melewati fase butiran.febdian. masih ada satu wujud zat lagi yang telah dikenal sebelum ini. butiran pasir dapat berperilaku seperti padat. Perubahan kondisi sedikit saja. Kita dapat genggam pasir namun kemudian pasir itu dapat lolos dan jatuh dari sela-sela jari kita ² sifat pasir sebagai zat cair. Proses pembentukan butiran-butiran pasir terjadi karena ketidakstabilan gaya atomik yang menarik bijih-bijih pasir sehingga membentuk butiran ² ini berbeda dengan teori lama yang mengatakan bahwa butiran pasir terbentuk setelah terjadi tumbukan antarbijih pasir. seperti temperatur. Jaeger mendapatkan apa yang disebut ³daerah tegangan-permukaan-ultrarendah´ (ultralow-surface-tension regime).´ ujar Jaeger. zat memiliki sifat-sifat unik yang tidak dimiliki oleh wujud lainnya.tangan kita. bahkan di antaranya.

terutama poliester. proses ini tidak pernah mencapai sukses komersial dan pengembangannya pun telah sejak lama berhenti. Keduanya diketahui secara umum merupakan zat kimia beracun dan berbahaya bagi kesehatan pekerja maupun lingkungan. Oleh karena itu.2-4 Solvent dyeing adalah metoda pencelupan serat-serat sintetik. meskipun terbukti mampu memberikan hasil pencelupan sangat baik untuk serat-serat sintetik. Air terutama dipakai sebagai media pelarut dan transfer zat-zat kimia yang akan diaplikasikan pada bahan tekstil dan juga digunakan dalam jumlah besar di akhir proses untuk menghilangkan sisasisa zat kimia maupun zat warna yang tertinggal pada bahan. yaitu untuk pembilasan dan pencucian (washing-off). dan (4) keteknikan prosesnya19-21. Pada sekitar tahun 1970 ± 1980-an solvent dyeing sempat menarik perhatian besar dari kalangan industri maupun akademia di bidang pencelupan.240 liter air per kg bahan tergantung jenis serat. dan mesin yang digunakan berikut tingkat efisiensinya1. Apakah yang dimaksud dengan superkritik? Bagaimana sifat-sifatnya dan apa keistimewaannya? Mengapa karbon dioksida? Jawaban atas sederet pertanyaan tersebut akan menjadi pembuka . Proses penyempurnaan tekstil menghabiskan sekitar 50 . yaitu pencelupan poliester dengan menggunakan karbondioksida superkritik ± tanpa air ataupun pelarut cair lainnya. dan diperkirakan akan terus meningkat dengan semakin berkurangnya ketersediaan air dan ketatnya peraturan-peraturan lingkungan. yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan pengembangan mesin pencelupan superkritik. Sejak itu banyak penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan dan mengkomersialkan teknologi ini yang meliputi: (1) perluasan aplikasinya untuk bahan tekstil dari serat selain selain poliester8-11. (3) pengaruh kondisi superkritik terhadap struktur serat15-18. Betulkah demikian? Hasil penelitian di Jerman pada awal dekade lalu5-7 menawarkan terobosan baru dengan pendekatan yang juga sama sekali baru. (2) kimia-fisika pencelupan dalam hubungannya dengan sifat-sifat kimia-fisika zat warna12-14. Dengan demikian sepertinya air memang merupakan kebutuhan mutlak dan tak tergantikan bagi proses kimia tekstil.Industri penyempurnaan tekstil menggunakan banyak air dalam proses produksinya. Pengembangan mesin-mesin pencelupan baru yang memungkinkan konsumsi air hingga minimum masih belum memberikan solusi efektif karena bagaimanapun masih memerlukan air dalam jumlah besar di tahap akhir proses. jenis proses yang dikerjakan. meliputi biaya penyediaan air proses dan pengolahan limbah (termasuk pemakaian kembali dan daur-ulang). Dua di antaranya yang banyak diteliti untuk menggantikan air sebagai media pelarut dan transfer adalah piridin2 dan perkloroetilena3 (sering digunakan oleh industri pencucian sebagai pelarut untuk drycleaning). Ini kurang lebih setara dengan 6-7% biaya total produksi. dengan menggunakan pelarut organik.

dan tingkat difusinya berada di antara gas dan zat cair.7. sementara viskositasnya setara dengan gas. karena terdiri hanya atas satu fase dan memenuhi seluruh bagian ruang penyimpannya. Berat jenisnya sepadan dengan berat jenis zat cair. gas dan fluida superkritik. Fluida Superkritik Kita pada umumnya mengenal dengan baik tiga wujud klasik materi.23 Tabel berikut di bawah ini memperlihatkan perbandingan sifat-sifat fisika zat cair. yaitu titik tripel (triple point) dan titik kritik (critical point). Pada diagram tersebut ada dua titik yang penting untuk diperhatikan. Secara termodinamika materi tersebut sebetulnya dapat didefinisikan sebagai gas. sehingga digunakan istilah fluida superkritik (supercritical fluids ± SCF) yang dipandang lebih sesuai. Dengan sifat-sifat tersebut ia dapat menembus materi padatan lebih cepat daripada pelarut dari zat cair dan mampu dengan . sifat-sifatnya yang berbeda dari gas biasa memerlukan penyebutan yang berbeda dan spesifik. dan ini biasanya digambarkan dengan suatu diagram yang biasa dikenal sebagai diagram fase22. Sedangkan titik kritik adalah suhu dan tekanan tertinggi di mana suatu zat masih dapat mempertahankan kesetimbangan antara fase gas dan cairnya. Gambar berikut di bawah ini memperlihatkan tahap perubahan fase karbon dioksida dari cair dan gas menjadi fluida superkritik seiring dengan kenaikan suhu. Titik tripel adalah suhu dan tekanan di mana fase padat. cair dan gas.24 Bisa diamati bahwa fluida superkritik mempunyai gabungan sifat-sifat zat cair dan gas. cair dan gas hadir bersamaan dalam suatu kesetimbangan yang dinamik. yaitu padat. Di atas titik ini materi berubah wujud menjadi sesuatu yang bukan gas dan bukan pula zat cair. Materi dapat mengalami perubahan keadaan dari satu wujud ke wujud lainnya tergantung suhu dan tekanan yang dialaminya.pembahasan kita mengenai pencelupan dengan karbon dioksida superkritik ± teknologi pencelupan tanpa air. atau lebih tepatnya gas yang dimampatkan. Akan tetapi.

maupun pembuangannya ±dikerjakan sedemikian rupa hingga tidak memerlukan pemakaian ataupun menghasilkan zat-zat berbahaya. .9 atm (lihat Tabel 1). pemakaian. yaitu 31. dan (4) titik kritiknya relatif rendah. use. yaitu agar segala kegiatan yang melibatkan zat-zat kimia ± termasuk perancangan. (3) murah. Air memiliki suhu dan tekanan kritik jauh lebih tinggi. sedangkan propana (Tc = 96. yaitu kromatografi fluida superkritik24. and disposal ± such that hazardous substances will not be used and generated"25. dan juga sebagai teknik analisa. Ini merupakan kunci bagi aplikasinya sebagai media pelarut dan media transpor di banyak proses industri. (2) tidak beracun.4°C dan Pc = 48. pembuatan. yaitu 374.2 atm) jelas mempunyai tekanan kritik lebih rendah tapi mudah terbakar. Keistimewaan fluida superkritik terutama ada pada sifat dan daya pelarutannya yang dapat diubah dan diatur menurut suhu dan tekanannya. manufacture.2°C dan 217.6 atm. Ini semua boleh dibilang memenuhi kriteria kimia hijau (green chemistry) yang mensyaratkan "carrying out chemical activities ± including chemical design.cepat pula membawa zat terlarut dari dan ke dalam padatan. Teknologi fluida superkritik sudah sejak lama dimanfaatkan untuk membantu proses industri seperti ekstraksi pada industri makanan dan pemurnian pada industri farmasi. Keuntungannya yang lain adalah ketersediaannya yang melimpah dari alam dan dari hasil produk-samping berbagai proses industri serta mudah pula didaur-ulang.3°C dan 72. Karbon dioksida (CO2) menjadi pilihan bagi banyak proses dengan teknologi fluida superkritik karena (1) tidak mudah terbakar.8°C dan Pc = 42 atm) dan etana (Tc = 32.

disebut deposisi. Mereka memanaskan air laut sehingga menguap. Lilin merupakan benda padat. manusia dapat memenuhi kebutuhannya. Pernahkah kalian berpikir mengapa kapur barus itu habis? Ke manakah kapur barus itu pergi? Kapur barus merupakan benda padat. Pembuat es memanfaatkan peristiwa pembekuan untuk membuat es. lilin dapat kembali menjadi padat setelah didinginkan. Sementara. . Peristiwa ini disebut pengembunan/kondensasi. Saat dipanaskan. petani garam memanfaatkan pemanasan untuk menghasilkan garam. Pemanasan dan Pendinginan Pemanasan dan pendinginan dapat menyebabkan perubahan pada benda. Perubahan seperti ini disebut pembekuan. masih ada perubahan yang lain. perubahan wujud dari gas menjadi padat. Akan tetapi. Es yang dipanaskan akan mengalami pelelehan sehingga mengalami perubahan wujud. Melalui pemanasan dan pendinginan. Jika pemanasan dilanjutkan. Saat didinginkan. Peristiwa sebaliknya. Contoh lainnya dapat kalian temukan pada es yang dipanaskan. Adanya perubahan wujud sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Garam dapat kita manfaatkan untuk memasak. air akan berubah wujud menjadi uap air. Perubahan pada lilin bersifat sementara. Uap air yang mengalami pendinginan akan berubah wujud menjadi cair kembali. Selain jenis perubahan wujud di atas. Uap air merupakan gas. Oleh karena itulah kita mengenal kulkas.1. Saat dipanaskan. Lilin dapat berubah menjadi cair karena pemanasan. Embun berasal dari uap air yang mengalami pendinginan akibat suhu udara malam. Kulkas membantu kita mengubah wujud benda dari cair menjadi padat. Perubahan seperti ini disebut pelelehan/peleburan. Perubahan tersebut berupa perubahan wujud. Perhatikanlah kapur barus yang tersimpan di dalam almari. Air habis menguap dan tersisalah garam. Perubahan seperti ini disebut sublimasi. lilin mengalami perubahan wujud menjadi cair. Itulah sebabnya kalian dapat melihat embun di pagi hari. kapur barus akan berubah wujud menjadi gas. Perubahan wujud benda dari cair menjadi gas disebut penguapan. Es berubah wujud dari padat menjadi cair. lilin cair berubah wujud menjadi padat.

pada abad ke-2 Masehi. Tamil. Bab 6. Barus juga turut masuk dalam wilayah Aceh. India. http://jeramaju. juga telah menyebutkan bahawa di pesisir barat Sumatera terdapat sebuah bandar niaga bernama Barousai (Barus) yang dikenali kerana menghasilkan wangian dari kapur barus. Kampung kecil ini merupakan sebuah kampung kuno yang berada di antara kota Singkil dan Sibolga.blogspot. kota Barus masuk dalam wilayah medan namun ketika Sriwijaya mengalami kemunduran dan digantikan oleh Kerajaan Aceh Darussalam. Barus juga dikenal sebagai daerah terawal masuknya agama Islam di Nusantara iaitu sekitar abad ke7 Masehi. Armenia.com/2010/07/ bicara-umum-kapur-barus-alat-awetmumia.html Dari berbagai kajian. Syiria. sekitar 414 kilometer selatan Medan. Bahkan dikisahkan pula bahawa kapur barus yang diolah dari kayu kamfer dari kota itu telah dibawa ke Mesir untuk dipergunakan bagi tujuan pengawetan mayat pada zaman kekuasaan Firaun sejak Ramses II atau sekitar 5000 tahun sebelum Masehi.BICARA UMUM: Kapur Barus Alat Awet Mumia Berasal Dari Daerah Barus. Berkemungkinan besar Barus merupakan kota tertua di Indonesia malah di seluruh kota di Nusantara kerana nama Barus sudah disebut-sebut sejak awal Masehi oleh pengkaji-pengkaji Arab. Berdasarkan buku Nuchbatuddar karya Addimasqi.36 . WUJUD ZAT (Kimia Dasar I) Rabu. diyakini bahawa kampung Islam di daerah pesisir Barat Pulau Sumatera bernama Barus atau disebut juga sebagai Fansur. Posted by FISIKA dan KIMIA at 08. Pada zaman Sriwijaya. Sebuah peta kuno yang dibuat oleh Claudius Ptolomeus. salah seorang Gabenor Kerajaan Yunani yang berpusat di Aleksandria Mesir. China. dan sebagainya. 02 September 2009 . Yunani.

html Berdasarkan wujud fisiknya. Pertama kali akan dibahas mengenai gas.Tidak dapat dimampatkan . Karena molekul-molekulnya rapat satu sama lain. Bahan kuliah dalam bentuk slide (power point) dapat di download DI SINI_. Dalam wujud gas.com/2009/09/wujud-zat. sehingga molekul-molekul membeku pada kedaan kacau. molekul itu bergerak di sekitar molekul lainnya. dkk. oleh karena gaya antar molekul gas sangat kecil. Dalam batas-batas volume itu. Pada bab ini akan dibahas mengenai sifat fisika dan sifat kimia dari ketiga wujud di atas dan transformasi diantaranya. Suliestyah. Sifat fisika gas bergantung kepada : .http://kimfis-oke.Jumlah mol Gas (n) Zat padat mempunyai ciri-ciri : .MSi. wujud cair dan wujud padat. Penjelasan lebih lanjut tentang Bab Wujud Zat dapat dilihat pada slide atau Buku Diktat Kimia yang ditulis oleh Dra. Bentuk zat padat dapat diklasifikasikan menjadi : a. sehingga molekul-molekulnya sempat menyusun diri dalam suatu struktur tertentu b. Dalam zat cair gaya tarik antar molekul cukup kuat dan membatasi gerakan molekul dalam volume tertentu saja.blogspot. karena itu pula bentuknya mengikuti wadahnya Gaya tarik antar molekul pada zat cair mengikat molekul menjadi berdekatan satu sama lain. tetapi tidak cukup kuat untuk mengikat molekul itu pada tempat tertentu.Suhu (T) . Kristal : Yang terjadi apabila zat padat terbentuk secara berlahan lahan. bentuknya ditentukan oleh bentuk wadahnya dan dapat dimampatkan. kemudian padat dan cair dan diakhiri dengan pembahasan mengenai perubahan fasa diantara ketiga wujud diatas. materi dapat diklasifikasikan menjadi tiga wujud.Laju difusi mudah. dapatlah dikatakan sifat-sifat fisika gas ini tidak atau sedikit sekali bergantung kepada komposisi kimianya. Zat cair dapat mengalir. zat cair tidak dapat dimampatkan. . Gas mempunyai kecenderungan berdifusi mengisi ruang yang tersedia.Tekanan (P) . yaitu wujud gas.Volume (V) .Bentuk dan volume tetap . Amorf : ( tanpa bentuk) : Yang terjadi apabila pembentukan zat padat terjadi secara cepat. Demikian pula perubahan suhu hannya menyebabkan perubahan volume sedikit.

.

.

selanjutnya jika kita panaskan terus maka air akan berubah menjadi uap air. Proses di laboratorium dapat dilakukan untuk membuat kristal amonium sulfat yang berasal dari gas amonia dan belerang dioksida.chem-is-try.Perubahan Fisika dan Kimia Ditulis oleh Zulfikar pada 17-02-2010 http://www. Beberapa contoh di bawah ini. adalah perubahan zat yang bersifat sementara. Penyubliman adalah peristiwa perubahan zat padat berubah menjadi gas. Menghablur merupakan peristiwa perubahan gas menjadi padatan. dan uap air adalah air yang berbentuk gas. misalnya kapur barus yang menyublim menjadi gas berbau wangi. bentuk atau ukuran. Berbagai macam perubahan wujud adalah contoh perubahan fisika. peristiwa ini sering disebut juga dengan pengkristalan. Dalam kehidupan sehari-hari mudah kita jumpai. seperti perubahan wujud. . Peristiwa ini hanya menunjukan perubahan wujud dimana es. Jika kita memanaskan es. adalah air yang berbentuk padat.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ruang-lingkup-ilmu-kimia/perubahan-fisikadan-kimia-2/ Perubahan Fisika Suatu materi mengalami perubahan fisika. adalah perubahan wujud yang mudah kita amati. perubahan dari zat cair menjadi zat padat karena terjadi penurunan suhu. dan air yang berbentuk cair. Tampak bahwa zat masih tetap air. membuat es dan membuat agar-agar atau jelly adalah proses yang sering dilakukan oleh ibu kita. Proses membeku. Perubahan ini tidak menghasilkan zat baru. maka es tersebut akan berubah menjadi air.

misalnya gandum yang digiling menjadi tepung terigu. Abu. Batang kayu tersebut berubah menjadi abu.7. asap dan disertai keluarnya panas. asap dan panas yang keluar tidak berubah kembali menjadi batang kayu.6). mencair dan mengembun. benang dipintal menjadi kain dan batang pohon dipotong-potong menjad kayu balok. Peristiwa ini dapat diamati pada peristiwa hujan. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia. dapat kita lakukan percobaan sederhana. Perubahan bentuk juga termasuk dalam perubahan fisika. . Peristiwa ini diawali dengan penguapan air ke udara. Perubahan Kimia Perubahan kimia merupakan yang bersifat kekal dengan menghasilkan zat baru. Untuk mempermudah. selanjutnya mencair kembali dan kembali ke permukaan bumi (Gambar 1.Perubahan wujud yang lain adalah menguap. Batang kayu kita ambil dan dibakar. papan dan triplek. Perhatikan Gambar 1.

2. Pemanasan batu kapur menghasil kapur tohor dan gas karbondioksida. .Perubahan yang terjadi kekal dan menjadi ciri perubahan kimia. cari Wujud zat merupakan bentuk-bentuk berbeda yang diambil oleh berbagai fase materi berlainan. dan sedangkan gas mengembang untuk menempati volume apa pun yang tersedia. zat sebelum bereaksi berbeda dengan zat sesudah bereaksi. Wujud zat Dari Wikipedia bahasa Indonesia. dalam keadaan cairan zat mempertahankan volume tetapi menyesuaikan dengan bentuk wadah tersebut. Secara historis. Pembakaran bahan bakar. pembedaan ini dibuat berdasarkan perbedaan kualitatif dalam sifat bulk Dalam keadaan padatan zat mempertahankan bentuk dan volume. Beberapa contoh lain adalah : 1. dengan kata lain. 3. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Proses fotosiontesa pada tumbuhan yang memiliki zat hijau daun. gas karbon dioksida dan bantuan cahaya matahari dapat diubah menjadi makanan atau karbohidrat. bensin atau solar menghasilkan zat cair dan asap serta energi yang dapat menggerakkan kendaraan bermotor. mengubah air.

baik sebagai medium jarang antarbintang maupun sebagai bintang rapat. cairan. sehingga ada keadaan superkonduktif. yang terjadi pada suhu tinggi. Dalam keadaan padatan gaya-gaya intermolekul menjaga molekul-molekul berada dalam hubungan spasial tetap. Air dapat dikatakan memiliki beberapa wujud padat yang berbeda. dan gas adalah wujud zat yang paling umum di Bumi. Bentuk zat yang tidak terdiri dari molekul dan diatur oleh gaya-gaya lain juga dapat dianggap sebagai wujud zat berbeda. Wujud zat juga dapat didefinisikan menggunakan konsep transisi fase. Gaya-gaya antarmolekul yang diciptakan oleh gaya tarik dan tolak ion-ion memberikan keadaan ini sifat-sifat berbeda. Dalam keadaan gas molekul lebih terpisah dan gaya tarik antarmolekul relatif tidak mempengaruhi gerakannya. namun tidak ada hubungan spasial yang tetap. Sebuah transisi fase menandakan perubahan struktur dan dapat dikenali dari perubahan drastis dari sifat-sifatnya. kebanyakan materi baryon di alam semesta berada dalam wujud plasma panas. [sunting] Catatan kaki . Kondensat Fermion dan plasma kuark-gluon adalah contohnya. Dalam cairan. Begitu pula. Meskipun padatan. keadaan kristal cair dan feromagnetik ditandai oleh transisi fase dan memiliki sifat-sifat berlainan. gaya-gaya antarmolekul menjaga molekul tetap berada berdekatan. Menggunakan definisi ini. wujud zat yang berbeda adalah tiap keadaan termodinamika yang dibedakan dari keadaan lain dengan sebuah transisi fasa. [3]Munculnya sifat superkonduktivitas dihubungkan dengan suatu transisi fase. Plasma adalah gas yang sangat terionisasi.Diagram ini menunjukkan nomenklatur untuk transisi fase yang berbeda-beda Perbedaan antara wujud zat saat ini didasarkan kepada perbedaan dalam hubungan antarmolekul. sehingga plasma dideskripsikan sebagai wujud zat keempat.

^ M. Perubahan materi terbagi menjadi dua macam. Oxford Science Publications. wujud atau ukuran. Sutton (1993). tetapi tidak merubah zat tersebut menjadi zat baru. Chaplin.gandum yang digiling menjadi tepung terigu . dll c. perubahan bentuk . ^ A.air menguap menjadi uap .benang diubah menjadi kain . ^ D.es balok yang mencair menjadi air . Perubahan Materi Secara Fisika atau Fisis Perubahan fisika adalah perubahan yang merubah suatu zat dalam hal bentuk.html Perubahan materi adalah perubahan sifat suatu zat atau materi menjadi zat yang lain baik yang menjadi zat baru maupun tidak.Ilmu Kimia http://ufile-seven. hlm. 3.perubahan rasa.L. 10 12.P.Secara Fisis / Fisika dan Kimia . perubahan wujud . yaitu : 1.1.kapur barus menyublim menjadi gas. ISBN 978-0486495064. States of Matter. Electronic Structure of Materials.com/2010/07/perubahan-materi-atau-zat-secara-fisis. ISBN 978-0198517542.perubahan suhu . Water phase Diagram.batang pohon dipotong-potong jadi kayu balok dan triplek. Diakses pada 23 Februari 2010 Perubahan Materi atau Zat . Water Structure and Science. dsb b. Contoh perubahan fisis : a. Goodstein (1985). Dover Phoenix. 2.blogspot. perubahan rasa berdasarkan alat indera . dan lain sebagainya .

sinar matahari. d. Contoh : perubahan uap air yang yang sedang didihkan menjadi titik air. proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan yang merubah air. Contoh : es mencair. Contoh : membuat es. bom meledak yang merubah benda padat menjadi pecahan dan ledakan Tambahan : Pada perubahan fisika dapat dikembalikan dari bentuk hasil output menjadi imput. y Mencair Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. y Mengembun Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Perubahan Contoh perubahan kimia : a. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. dan sebagainya menjadi makanan c.2. Contoh : memasak air. perubahan wujud yang terjadi pada air Membeku Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. y . Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. bensin biodiesel sebagai bahan bakar berubah dari cair menjadi asap knalpot. namun pada perubahan kimia tidak dapat dikembalikan menjadi bentuk semula secara sempurna. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. membuat masakan yang mencampurkan bahan-bahan masakan sesuai resep menjadi masakan yang dapat dimakan. b. Perubahan Materi Secara Kimia Adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbantuknya zat baru. y Menguap Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas.

Perubahan dari wujud cair menjadi wujud padat disebut membeku. penguapan kapur barus. artinya dapat kembali ke keadaan semula. air menjadi es dalam lemari es. pada perubahan wujud dari padat ke cair membutuhkan kalor (energi). perubahan ini akan membutuhkan kalor (energi). mentega berbuah menjadi minyak ketika dimasukkan ke dalam penggorengan. senyawa dan campuran Zat dapat mengalami perubahan. Perubahan wujud dibagi menjadi dua. 2. Contohnya. perubahan ini membutuhkan kalor. Misalnya. Contohnya. Contohnya. pencairan dan penyubliman. Pada perubahan ini terjadi pelepasan kalor (energi) 3. Perubahan dari wujud cair menjadi wujud gas disebut menguap. 6. Perubahan ini tidak memerlukan energi atau melepas kalor. Perubahan ini tidak memerlukan kalor (melepas) kalor. yaitu: A. zat cair dan zat gas. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud gas disebut menyublim. Contohnya.perubahan wujud zat Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. perubahan uap air menjadi salju. Perubahan dari wujud gas menjadi cair disebut mengembun. Zat berdasarkan wujudnya dapat dibedakan menjadi zat padat. Perubahan fisika dapat disebabkan oleh: · Penerimaan panas oleh zat Contoh : pada saat terjadinya peristiwa penguapan. air menjadi uap air ketika dipanaskan. Perubahan dari wujud gas menjadi wujud padat disebut mengkristal (menyumblim). embun di pagi hari terbentuk karena perubahan uap air di udara menjadi air. Misalnya. 4. . mulai dari perubahan wujud yang bersifat sementara sampai perubahan membentuk zat lain yang bersifat tetap. 5. Perubahan Fisika Perubahan fisika adalah suatu perubahan yang tidak mengasilkan zat baru dan bersifat timbal-balik. Perubahan dari wujud padat menjadi wujud zat cair disebut melebur atau meleleh. sedangkan berdasarkan kemurniannya zat dibedakan atas unsur. adalah : 1. Contoh perubahan fisika.

membuat masakan yang mencampurkan bahan-bahan masakan sesuai resep menjadi masakan yang dapat dimakan. · Pencampuran Pencampuran dua zat atau lebih yang menghasilkan zat baru.c. tidak mungkin oksigen karena memiliki sifat membantu kebakaran. antara lain : · Pembakaran Contoh : pada saat pembkaran kayu atau kertas. Contoh : natrium hidroksida dicampur dengan asam klorida membentuk natrium dan air.· Pelepasan panas oleh zat Contoh : pada saat terjadinya peristiwa pembekuan dan pengembunan. · Perubahan Warna . bom meledak yang merubah benda padat menjadi pecahan dan ledakan. Contoh dari perubahan kimia antara lain : Contoh dari perubahan kimia antara lain : a. Sebab-Sebab Terjadinya Perubahan Kimia Perubahan kimia dapat diakibatkan oleh beberapa hal. · Pembentukan Endapan Contoh : reaksi antara perak nitrat dengan natrium klorida yang membentuk endapan perak klorida yang berwarna putih. namun pada perubahan kimia tidak dapat dikembalikan menjadi bentuk semula secara sempurna.d. tidak mungkin juga karbon dioksida karena memiliki sifat menghambat pembakaran. · Aliran Listrik Contoh : ketika mengisi ulang aki kendaraan. dan sebagainya menjadi makanan. Ciri-Ciri Perubahan Kimia Perubahan kimia dapat ditandai dengan : · Pembentukan Gas Ketika reaksi kimia sedang berlangsung maka kita dapat melihat terbentuknya gelembung-gelembung gas di dalam dalam larutan. B. Kemungkinan gas yang dihasilkan adalah gas hidrogen. Contoh : Saat stronium atau berium dimasukkan ke dalam air. Tambahan :Pada perubahan fisika dapat dikembalikan dari bentuk hasil output menjadi imput. sinar matahari. energi panas diberikan pada zat sehingga terbentuk zat baru yaitu arang (mengandung karbon) dan gas yang lepas sebagai asap. proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan yang merubah air. Aliran listrik mengakibatkan terjadinya perubahan kimia dalam aki sehingga aki dapat digunakan kembali. Pada perubahan kimia ini. Perubahan Kimia Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan suatu zat baru. bensin biodiesel sebagai bahan bakar berubah dari cair menjadi asap knalpotb.

makin cepat pula partikel pereaksi bergerak. maka jarak antar partikel pereaksi makin dekat. · Pengendalian Reaksi . karena luas permukaan kayu yang kontak dengan api lebih kecil sehingga api sulit membakar kayu. Contoh katalis biologis : enzim amilase yang terdapat dalam air ludah.Suhu Reaksi = makin tinggi suhu. Makin besar konsentrasi pereakse. semakin cepat kecepatan reaksi.Katalis = Katalis adalah senyawa yang dapat mempercepat kecepatan reaksi. contohnya ketika membakar korek api. reaksi kimia juga ada yang berlangsung lambat. Logam paduan ini tidak mengalami korosi Diposkan oleh t di 06. contohnya : proses fotosintesis pada tumbuhan dan memasak makanan · Kecepatan Reaksi (Perubahan) Reaksi kimia ada yang berlangsung cepat. Contohnya : jika sepeda yang kita naiki berkarat hingga keropos. Contoh lainnya : korosi pada peralatan makan atau dapur dapat membahayakan kesehatan. maka sekarang peralatan makan dan dapu dibuat dari stainless steel yaitu paduan besi. . contohnya : pengeringan atau pengerasan semen dengan sempurna yang digunakan untuk membangun rumah atau bangunan lainnya. sepeda itu bisa patah. Perubahan kimia yang disertai dengan penurunan suhu disebut endotermis. misalnya mengukurpengurangan massa zat dalam erlenmeyer selama selng waktu tertentu atau dengan mengukurjumlah gas karbon dioksida yang dihasilkan dalam selang waktu tertentu (pertambahan volume gas). akibatnya tumbukan antar partikel semakin sering sehingga mempercepat perubahn atau reaksi kimia. Contoh katalis kimia : Besi yang digunakan dalam pembuatan amonia dari gas nitrogen dan hidrogen. Reaksi Kimia di Sekitar Kita · Korosi (karat) Korosi dapat terjadi akibat reaksi kimia antara logam dengan oksigen dan uap air di udara. . Hal ini berkaitan dengan jarak antar partikelpada pereaksi. · Perubahan Suhu Perubahan suhu yang terjadi bisa naik atau turun. Korosi yang terjadi pada logam besi dan baja dinamakan karat. makin konsentrasi pereaksi.15 . Kecepatan reaksi dapat diketahui dengan mengukur sesuatu yang berubah terhadap waktu. nikel dan krom. contoh : proses pernapasan dalam tubuh kita dan pembakaran.Luas Permukaan Sentuh = semakin kecil luas permukaan sentuh. Perubahan kimia yang disertai dengan kenaikan suhu disebut eksotermis. Meskipun katalis berperan dalam mempengaruhi kecepatan reaksi.Contoh : tembaga karbonat yang berwarna hijau akan berubah menjadi tembaga oksida yang berwarna kehitaman dan karbon dioksida akibat pembakaran. . tetapi katalis tidak ikut bereaksi.Konsentrasi Pereaksi = secara umum. makin cepat suatu reaksi berlangsung. Contoh : kayu yang sudah terpotong akan lebih cepat terbakar daripada kayu yang masih berbentuk kayu gelondongan. Amonia digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk dan asam nitrat. Korosi yang terjadi pada logam sangat berbahaya.