P. 1
Ilmu Alamiah Dasar

Ilmu Alamiah Dasar

|Views: 238|Likes:
Published by Nandho Qlickers

More info:

Published by: Nandho Qlickers on Nov 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2012

pdf

text

original

Ilmu Alamiah Dasar

Apr 22, '09 10:34 AM for everyone
BAB I PENDAHULUAN

"Bacalah

dengan

nama

Tuhanmu

yang

menciptakan.

Yang

telah

menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu lah yang paling Pemurah. Yang mengajarkan manusia dengan pena. Mengajarkan kepada manusia apa-apa yang belum diketahuinya." (QS. Al -'Alaq: 1-5)

Ayat di atas merupakan pekenalan dan petunjuk dari Allah Swt. Mengenalkan bahwa pencipta segala sesuatu itu adalah Allah sendiri tanpa bantuan dari selain Nya. Manusia diciptakan dari segumpal darah dengan melalui proses pertumbuhan, menurut hokum yang telah ditetapkan Allah (sunnatullah). Allah menyatakan diri Nya bahwa Dialah yang Maha Pemur ah, oleh karena itu bukan untuk ditakuti apalagi dijauhi. Tetapi harus didekati dan diikuti segala kehendak -Nya, demi kepentingan dan kebaikan umat manusia sendiri. Dialah Maha Pendidik yang bijaksana, mendidik manusia dengan ilmu pengetahuan menulis dan m embaca. Lebih jauh dari itu, ayat tersebut sebagai petunjuk bahwa manusia harus bisa membaca dalam arti sesungguhnya dan dalam arti majazi (kiasan). Arti sesungguhnya adalah membaca apa yang ditulis berupa huruf. Sedangkan arti majazi, adalah membaca diri sendiri dan alam sekitar serta latar belakang dari keduanya. Jadi apa yang dikehendaki Allah itu ialah agar manusia mampu atau bisa membaca apa yang tersurat dan apa yang tersirat, hingga benar -benar mengenal dirinya dan bertindak sesuai dengan pengenalann ya itu.[1]

lingk ungannya. tergantung kepada cara manusia menyikapi kehidupan ini. hingga keberadaan alam semesta. 2. maka timbul permasalahan diantranya: 1.A. B. Bagaimana proses cara berpikirnya manusia? Apa penyebab dari perkembangan pola pikir manusia ? . semua diamati dan diteliti secara seksama dan sistimatis. Akal budi manusia adalah alat untuk berfikir . Dengan penelitiannya manusia menemukan suatu teori kemudian menyusunnya. Bermacam -macam ilmu dipelajari.dengan akalnya manusia bisa membedakan mana yang bermanfaat dan mana yang tidak bermanfaat. LATAR BELAKANG MASALAH Dengan kekuasan Allah manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling istimiwa dan sempurna dari pada makhluk Allah yang lain. Dengan akal budinya manusia menemuka berbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengruh lingkungan yang merugikan. Yamg membedakan manusia dengan makhluk lain ialah akal budinya.apakah akal manusia itu diguna kan untuk berfikir sesuatu yang baik? Ataukah sebaliknya ? Hal ini. sehingga derajat manusia mengungguli derajat makhluk yang lain. Namun yang perlu dipertanyakan ialah. mulai dari perjalanan hidupnya sendiri. sehingga terbentuklah ilmu pengetahuandan teknologi yang bisa mengantarkan manusi a kepada kehidupan yang lebih mudah dari sebelumnya. RUMUSAN MASALAH Sesuai dengan judul yang akan dibahas.dengan hal ini. Dengan akalnya pula manusia bisa menemukan penemua-penemuan baru. tentunya dengan selalu berfikir manusia bisa mengetahui apa -apa yang belum diketahuinya.

Kalau salah satu soal da pat dipecahkan maka timbul soal lain yang menunggu penyelesaian. Kegiatan yang dilakukan manusia itu kadang -kadang kurang serasi dengan tujuannya. Tetapi adanya akal budi itu juga menimbulkan rasa ingin tahu yang selalu berkembang. RASA INGIN TAHU Ilmu pengetahuan alam bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan cirri khas manusia. Tetapi kegagalan biasanya tidak menimbulkan rasa putus asa. Akal budi manusia tidak pernah puas dengan pengetahuan yang dimilikinya. Sehingga tidak dapat menghasilkan pemecahan. Kegiatan untu k mencari pemecahan dapat berupa: a. . Rasa ingin tahu itu tidak pernah dapat dipuaskan. dan matahari. bulan. bahkan seringkali justru membangkitkan semangat yang lebih menyala-nyala untuk memecahkan persoalan. Dengan semangat yang makin berkobar ini diadakanlah kegiatan -kegiatan lain yang dianggap lebih serasi dan dapat diharapkan akan menghasilkan penyelesaian yang memuaskan. bintang.BAB II PEMBAHASAN. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang benda-benda di alam sekitarnya. Rasa ingin tahu mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan yang muncul dalam pikirannya. bahkan ingin tahu tentang dirinya sendiri (antroposentris).[2] Dengan pertolongan akal budinya ma nusia menemukan berbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan yang merugikan. A. Penyelidikan langsung.

Cerita yang bedasarkan atas mitos disebut legenda.[3] B. maka tak mampu melihatnya. matahari. Jadi muncul pengetahuan baru yaitu bidadari. c. Alat Penglihatan Banyak benda-benda yang bergerak begitu cepat sehingga tak tampak jelas oleh mata.000 perdetik. bulan. Penggalian hasil-hasil penyelidikan yang sudah pernah diperoleh orang lain. manusia mereka -reka jawaban bahwa pelangi adalah selendang bidadari.000 perdetik tak . karena tak tahu jawabannya. karena tak dapat dijawab. sungai yang besar. Getaran di bawah 30 atau di atas 30. manusia mereka -reka sendiri jawaban atas keingintahuannya itu. MITOS Rasa ingin tahu manusia ternyata tidak dapat terpuaskan hanya atas dasar pengamatan ataupun pengalaman. Mata tidak dapat membedakan benda -benda. Kerja sama dengan penyelidik-penyelidik lain yang juga sedang memecahkan soal yang sama atau yang sejenis. Dengan menggunakan jalan pemikiran yang sama muncullah anggapan adanya "Yang kuasa" di dalam hutan lebat. pohon y ang besar. Contoh lain: "Mengapa gunung meletus?". Mitos itu timbul disebabkan antara lain karena keterbatasan alat indera manusia misalnya: 1. manusia mereka -reka sendiri dengan jawaban: "Yang berkuasa dari gunung itu sedang marah".b. atau adanya raksasa yang menelan bulan pada saat gerhana bulan. Sebagai contoh: "Apakah pelangi itu?". Untuk itulah. Alat Pendengaran Pendengaran manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi dari 30 sampai 30. Demikian juga jika benda yang dilihat terlalu jauh. 2. Pengetahuan baru yang bermunculan dan kepercayaan itulah yang kita sebut dengan mitos.

Meskipun alat yang dicipatakan ini masih m engalami kesalahan. Jadi. Melalui bau. Alat-alat indera tersebut di atas sangat berbeda -beda.asin dan pahit. Hasrat ingin tahunya terpenuhi. 4. Keterbatasan penalaran manusia pada masa itu. [4] . c. Untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan alat indera tersebut dapat juga orang dilatih untuk itu. salah tafsir dan salah pemikiran. manusia hanya bisa membedakan 4 jenis masa yaiturasa manis. Usaha -usaha lain adalah penciptaan alat. b. ada yang tidak.terdengar. Alat Pencium dan Pengecap Bau dan rasa tidak dapat memastikan benda yang dicecap maupun diciumnya . Bau seperti farfum dan bau-bauan yang lain dapat dikenal oleh hidung kita bila konsentrasi di udara lebih dari sepersepuluh juta bagian. Alat Perasa Alat perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas atau dingin namun sangat relatif sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat observasi yang tepat. di antara manusia: ada yang sangat tajam penglihatannya. Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik langsung maupun dengan alat.msam . Akibat dari keterbatasan alat indera kita maka mungkin timbul salah in formasi. namun tetap sangat tersbatas. 3. mitos itu dapat diterima oleh masyarakat pada masa itu karena: a. manusia dapat membedakan satu benda dengan benda yang lain namun tidak semua orang bisa melakukannya. Pengulangan pengamatan dengan berbagai cara dapat mengurangi kesalahan pengamatan tersebut. Demikian juga ada yang tajam penciumannya ada yang lemah.

tetapi manusia tidak lag i menyadarkan kepada kepercayan akan adanya kekuatan ghaib . Gerhana bulan diduga terjadi karena dimakan oleh raksasa. Menurut dongeng raksasa it u takut pada bunyi ² bunyian.dan selalu dihubungkan dengan kekuatan ghaib.atas dasar pengetahuan yang telah dicapainya yang dikembangkan perbandingan[5]. percobaan dan pemikiran sederhana serta dikaitkan dengan kepercayaan akan adnya kekuatan ghaib.Menurut Auguste comte (1798-1857). Mitos adalah pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman dan secara positif . maka pada waktu gerhana bulan manusia memukul apa saja .akal yang telah mampu melakukan abstraktasi guna menemukan hakikat segala sesuatu. Tahap metafisika atau abstrak merupakan tahap dimana manusia masih tetap mencari sebab utama dan tujuan akhir. Sehingga pengetahuan yang diperoleh bersifat subyektif. baik sebagai individu maupun sebagai keseluruhan. Mempunyai anggapan bahwa setiap gejala dan peristiwa dikuasi dan diatur oleh para dewa atau kekuatan ghaib lainnya. [6] Gempa bumi diduga terjadi karena Atlas (raksasa yang memikul bumi pada bahunya )memindahkan bumi dri bahu yang satu kebahu yang lain. Tahap positif atu riel merupakan tahap dimana manusia telah mampu berfikir secara positif atau riel. 3. 2. berlangsung tiga tahap: 1. melainkan kepada akalnya sendiri.dalam sejarah perkembangan jiwa manusia. Tahap teologi atau fiktif Tahap filsafat atau metafisik atau abstrak Tahap positif atau ilmiah riel Pada tahap teologi atau fi ktif manusia berusaha untuk mencaari atau menemukan sebab yang pertama dan tujuan yang terakhir dari segala sesuatu. Gejala alam yang menarik perhatiannya selalu diletakkan dalam kaitannya dengan sumber yang mut lak.melalui pengamatan .

Dilangit ada semacam jendela yang memu ngkinkan air hujan dapat sampai ke bumi. Langit dan segala isinya itu beredar mengelilingi bumi.(610-546 SM) seorang pemikir kontemporer pada masa thales. Anaximander. MITOS ANTARA PRO DAN KONTRA Masyarakat dahulu dapat menerima mitos karena keterbatasan pengetahuan. Amaximines.[7] Diantara tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang telah memberikan perubahan berpikir pada waktu itu adalah: a. mitos dengan berbagai legendanya makin ditinggalkan.yaitu kira kira 700-600 SM.sedangkan hasrat ingin tahunya berkembang terus.yang dapat menimbulkan bunyi. dan mereka cendrung menggunakan akal sehat dan rasionya. Bunyi guntur dikira ditimbulka oleh adanya kereta yang dikendarai dewa melint as langit.(560-520 SM)seorang yang berpendapat bahwa unsur -unsur dasar . misalnya teropong bintang. Puncak hasil pemikiran seperti di atas terjadi pada zaman Babylona. Karena kemampuan berpikirnya manusia semakin maju dan disertai pula oleh perlengkapan pengamatan. pengalaman. b. Pendapat orang Babylona tentang alam semesta antara lain adalah bahwa alam semesta merupakan suatu ruangan atau selungkup. Demikian pada tahap mitos atau tahap teologi ini manusia menjawab rasa ingin tahunya dengan menciptakan dongeng -dongeng atau mitos. Supaya raksasa itu takut dan memuntahkan kembali bulan purnama. dan pemikirannya. C. sedangkan langit dengan bintangnya merupakan atapnya. Dia berpendapat bahwa langit yang kita lihat sebenarnya hanya setengah saja. karena alam pikirannya masih terbatas pada imajinasinya dan cara berpikir irasional. dan pendapat ini dapat bertahan sampai abat pertengahan. Lantainya adalah bumi yang datar .

d. Disebut premis minor suatu yang khusus. yaitu ether (bukan ether yeng kita kenal sebagai nyawa kimia).(427-347 SM)mempunyai titik tolak berpikir yeng berbeda dengan para ahli sebelumnya.(348-322 SM)Ia adalah pemikir terbesa r pada zamannya karena berhasil membukukan intisari dari ajaran para ahli sebelumnya. Disitu pasti ada sesuatu yang immaterial. Ajaran Aristoteles yang penting adalah suatu pola berpikir dalam memperoleh kebenaran berdasarkan logika. keanikaragaman yang tmpak ini sebenarnya merupakan suatu duplikat saja dari sesuatu yang kekal dan immaterial. dan bila memadat menjadi tanah. bila merenggang menjadi api . c. Menurut Plato.seperti Demokritos dan Empedokles. Ia menghinda ri pemikiran yang terlalu materialistik.[8] . Aristotiles tidak mempercayai adanya ruang hampa. tanpa api benda -benda akan tetap seperti adanya.(1) Kayu adalah benda (2) Kayu bila dipanaskan dalam keadaan kering akan berubah menjadi api(3) 1) 2) 3) Disebut premis mayor suatu yang berlaku umum. Aristoteles. Contoh: semua benda bila dipanaskan dalam keadaan kering akan berubah menjadi api. Ia berpendapat bahwa bila disuatu tempat tidak ada apa-apanya (benda). e. Herakleitos(560-470 SM). Ia membuang hal-hal yang tidak masuk akal dan menambahkan pendapatnya sendiri. Kesimpulan.pembentukan semua benda itu adalah air. Plato.seorang pengkoreksi pendapat Anaximenes bahwa justru apilah yang menyebabkan adanya transmutasi itu. Air merupakan salah satu bentuk benda.seperti pendapat thales.

Pemecahan yang secara rasional . Manusia merupakan makhluk ya ng berakal serta mempunyai derajat yang tertinggi bila dibandingkan dengan hewan atau makhluk lainnya. Kalau salah satu soal dapat dipecahkan maka timbul soal lain yang menunggu penyelesaiannya. Dengan selalu berlangsungnya perkembangan pengetahuan itu. serta makin bertambahnya pengalaman yang diperoleh. Dan dengan pikirannya itu timbullah rasa ingin tahu yang selalu berkembang.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa manusia adalah makhluk yang unik Makhluk yang berbeda dengan makhluk Allah yang lainnya. lambat -laun manusia berusaha mencari jawab secara rasional dengan meninggalkan cara yang irasional. Sehingga selain mempunyai insting ²sebagaimana makhluk lainnya ³manusia juga mampu berpikir. Rasa ingin tahu tidak perna h dapat dipuaskan. Berkat pengamatan yang sistematis dan kritis. tampak lebih nyata bahwa manusia berbeda daripada hewan.

Mawardi-Ir. Ilmu Alamiah Dasar. 2007 . Drs. Wawasan Ilmu Alamiah Dasar.A.Abdullah Ali dan Ir. Ilmu Alamiah Dasar.Supatmo.berarti mengandalkan rasio dalam usaha memperoleh pengetahuan yang benar. Ilmu Budaya Dasar. 2007 4. Bandung. Ilmu Sosial Dasar. Pustaka Setia. Jakarta. Rineka Cipta. Departemen Agama. 1998 3.Eny Rahma. Prestasi Pustaka.Abu Ahmadi dan Ir. Alquran dan Terjemahannya Drs. Trianto.Nur Hidayati. Jakarta. DAFTAR PUSTAKA 1. Drs. 2. 1996 5. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta. Bumi Aksara.H.

[1] Trianto. hal. Ilmu Alamiah Dasar. 1996). hal. [2] Drs. 2007)hal 14 -15 [8] Drs. Ilmu Alamiah Dasar.11 [3] Drs.Nur Hidayati. Wawasan Ilmu Alamiah Dasar. Ilmu Budaya Dasar. hal. (Jakarta. Ilmu Alamiah Dasar. (Jakarta:Prestasi Pustaka.Mawardi-Ir.Nur Hidayati.A. (Bandung:Pustaka Setia.Eny Rahma.60. Ilmu Sosial Dasar. hal.H. Ilmu Alamiah Dasar.1998).Nur Hidayati. Ilmu Sosial Dasar. Ilmu Sosial Dasar.Abu Ahmadi dan Ir. Bumi Aksara.2007). Ilmu Alamiah Dasar.2-3 [4] Drs. 2007) hal 15-17 Tags: makalah Prev: Biografi Muhammad Iqbal Next: Realitas Kebudayaan reply share http://untunx83. 2007). Ilmu Budaya Dasar.Mawardi-Ir.18 -19 [5] Ibid hal 19-20 [6] Ibid. (Bandung:Pustaka Setia. (Bandung:Pustaka Setia. hal 20 7 Drs.Mawardi-Ir.multiply.Supatmo. (Jakarta:Rineka Cipta.com/journal/item/68/Ilmu_Alamiah_Dasar . Ilmu Budaya Dasar.Abdullah Ali dan Ir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->