P. 1
Materi Penelitian Kuantitatif Modul 2009 Robiset

Materi Penelitian Kuantitatif Modul 2009 Robiset

|Views: 3,960|Likes:
Published by Robi Setiawan
Materi dari Mr Sumani
Materi dari Mr Sumani

More info:

Published by: Robi Setiawan on Nov 11, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

Ilmu dan penelitian sebagaimana definisi di atas, menurut Whitney
(1960) keduanya adalah sama-sama merupakan proses. Hasil dari proses
tersebut adalah kebenaran (the truth). Berpikir sebagaimana halnya dengan
ilmu, juga merupakan proses untuk memperoleh kebenaran. Kebenaran

3

yang diperoleh melalui proses ilmiah, maka kebenarannya disebut dengan
kebenaran ilmiah.

Pada umumnya kebenaran ilmiah dapat diterima dikarenakan oleh

tiga hal yaitu:
a.

Adanya koheren: konsisten dengan pernyataan sebelumnya
yang dianggap benar. (Si Fulan akan mati = benar. Alasannya semua
orang pasti mati).

b.

Adanya koresponden: Suatu pernyataan dianggap benar jika
pengetahuan yang terkandung di dalam pernyataan tersebut
berhubungan atau mempunyai korespondensi dengan obyek yang
dituju oleh pernyataan tersebut. (Ibu kota RI adalah Jakarta = benar.
Karena sesuai dengan faktanya).

c.

Pragmatis: Pernyataan dipercayai benar karena pernyataan
tersebut mempunyai sifat fungsional di dalam kehidupam praktis.
(contoh: agama).

Selain itu, ada kebanaran yang diperoleh melalui proses non ilmiah
sehingga yang dihasilkannya adalah kebenaran non ilmiah seperti
penemuan kebenaran secara kebetulan; secara common sense (akal sehat);
melalui wahyu; secara intuitif; secara trial and error; melaui spekulasi;
dan karena otoritas atau kewibawaan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->