P. 1
makalah IKD kel.3

makalah IKD kel.3

|Views: 1,073|Likes:

More info:

Published by: Deasy Chandra Kusuma W on Nov 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2013

pdf

text

original

EKOSISTEM DAN PERANAN MANUSIA DI DALAMNYA

Di permukaan bumi antara batuan induk dan lapisan atas atmosfer, terdapat kehidupan organisme, mulai dari bentuk yang sangat sederhana sampai yang paling rumit. Dalam kehidupan tersebut, masing-masing organisme, saling mempengaruhi dan membentuk organisasi yang disebut biosfer. Manusia adalah salah satu koomponen dalam biosfer yang dapat mempengaruhi keadaan biosfer dan juga dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan dalam biosfer tersebut. Setiap unit yang meliputi organisme atau komunitas pada suatu daerah tertentu saling berinteraksi terhadap linngkungan fisik sehingga terjadi aliran energi, difersivikasi biotik dan siklus mineral yang terjalin dalam suatu sistem yang disebut ekosistem. Untuk mendapatkan keseimbangan dan kelarasan dalam pengubahan materi dan energi diperlukan kesadaran dan tanggung jawab manusia dalam peranannya sebagai bagian dari komponen biosfer. Dalam kaitan dengan pengembangan tanggung jawab tersebut, maka perlu diperoleh jawaban untuk pertanyaan berikut : a. b. c. Komponen apa sajakah di alam yang sering berpengaruh? Bagaimanakah hubungan antara komponen-komponen tersebut? Masalah apa sajakah yang timbul bila terjadi ketidakserasian hubungan

antara komponen-komponen alam? d. Bagaimanakah hubungan antara manusia dan lingkungan hidup? Dalam kehidupan sehari-hari, manusia berusaha mengubah lingkungan demi kelangsungan hidupnya. Keberhasilan dalam memanfaatkan apa yang
1

7. tubuh manusia akan melepaskan panas dengan lebih banyak mengeluarkan keringat. ekologi atau ilmu lingkungan mengintegrasikan berbagai ilmu yang mempelajari hubungan antara jasad hidup (termasuk manusia) dengan lingkungannya. terutama terdiri dari protoplasma. Bumi dengan atmosfer dapat dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri dari subsidtem-subsistem. Sistem yang terdiri dari komponen-komponen makhluk hidup disebut biosistem. mempunyai hubungan simbiotik. ditentukan oleh pemahaman. 5. mempunyai susunan yang rumit. Sistem daoat diartikan sebagai suatu kesatuan antara komponen-komponen yang saling berhubungan dan berkaitan secara teratur. Biosistem memiliki sifat antara lain : 1. bila suhu atmosfer turun.terdapat di lingkungannya untuk kelanjutan hidup manusia sekarang dan yang akan datang. 2. 4. yang berarti ilmu yang mengenai rumah yaitu rumah bagi makhluk hidup. Istilah Ekologi berasal dari dua kata yaitu Oikos. membutuhkan makanan atau bahan bakar untuk memperbarui energi dan materi yang habis dipakai. terdapat pada lingkungan yang tertentu. mengandung sejumlah subsistem. Bila suhu atmosfer meningkat. 6. 3. penghayatan serta pandangan hidup manusia akan adanya ketergantungan. parasitik atau komensalistik baik dengan sistem biotik lainnya maupun dengan sistem abiotik. Prinsip-prinsip Ekologi Istilah ekologi mula-mula digunakan oleh Haeckel seorang ahli biologi. saling mempengaruhi dan berhubungan antara manusia dan lingkungannya. Menurut Drost (1992). sistem yang terbuka. tubuh manusia akan 2 . kira-kira pada tahun 1860-an. Manusia merupakan suatu sistem homeostatik yang dapat mengatur suhunya sendiri dalam batas-batas optimal bagi kelangsungan hidupnya.

b. Cukup zat-zat kimia yang dibutuhkan serta mekanisme yang mengatur keseimbangan zat-zat antara komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem. yang dikenal dengan nama siklus biogeokimia. Ekosistem Setiap unsur yang berada di suatu daerah tertentu berhubunga dan saling mempengaruhi lingkungan fisik sehingga terjadi aliran energi dan materi yang terjadi dalam suatu sistem dan disebut ekosistem ( asal kata ecological system atau ecosystem). Untuk memelihara keseimbangan ekosistem. Di alam ini keseimbangan dipelihara melalui siklus zat-zat tersebut. menghemat energi dengan menyempitkan pembuluh darah serta mengurangi proses berkeringat. Zat-zat kimia yang dibutuhkan oleh suatu ekosistem terutama adalah H2O. maka zat-zat kimia dan unsur hara lainnya harus seimbang di antara komponen biotik dan abiotik. Ekologi terutama mempelajari bagian kanan dari spektrum yaitu taraf diatas organisme. Di dalam suatu ekosistem yang dapat berdiri sendiri harus tersedia : a. Kemampuan suatu sistem dalam mengatur diri sendiri disebut hoomeostatis. Sumber energi serta kehidupan yang sanggup mengolah energi ini untuk kebutuhan komponen-komponen dalam ekosistem. Jadi ekologi mempelajari mekanisme serta interelasi komponen biotik dan abiotik dalam mengalirkan energi dan mengatur populasi struktur komuntitas beserta dinamikanya. Ekosistem meliputi organisme (biotik) dan lingkungan yang tak hidup (abiotik). Semua sistem yang dapat mengatur dirinya sendiri mempunyai ambang (batas) homeostatis. Contohnya adalah siklus (daur) Karbon.memproduksi panas dengan cara menggigil. Batas-batas ini menentukan sejauh mana keadaan sistem menyimpang dari titik keseimbangan dengan tidak menyebabkan perubahan balik (irreversible) atau perusakan sistem itu sendiri. Komunitas adalah kumpulan beberapa kelompok organisme yang hidup 3 .CO2 dan O2 serta zat hara lainnya. Phosphor dan Nitrogen.

ialah cendawan. Ekosistem adalah seperangkat komponen biotik dan abiotik yang memilliki hubungan yang berkaitan.maka setiap populasi dapat digolongkan ke dalam salah satu kelompok berikut ini. 1.Namun ada organisme yang secara fungsional termasuk konsumen pertama.yakni kanivor yang memakan karnivor lainya. Populasi mempunyai kemungkinan untuk berinteraksi . Konsumen pertama.yakni organisme yang mendapat makanan yang telah dicernakan dari organisme lain ditempat dia hidup. yang terdapat di suatu daerah tertentu. Pengurai. Pemakan bangkai. 5.pada suatu tempat secara bersamaan. 3. 4. Konsumen ketiga.ialah hewan-hewan yang hidup dari kotoran (faeces) atau tubuh organisme mati yang sudah membusuk. Populasi adalah kumpulan individu yang sejenis.yaitu organisme pemakan tumbuhan.interaksi ini terliahat dalam bentuk kompetisi untuk mempertahankan diri atau kerja sama untuk mempertahankan jenis.kumpulan dari populasi ini membentuk komunitas. 4 . Parasit.bakteri dan mikroba yang menguraikan organisme mati atau sampah organik dan melepaskan zat kimia serta panas kedalam lingkungannya untuk kemudian diserap kembali oleh tumbuhan hidup.yakni jenis makhluk hidup berhijau daun yang dapat mengubah energi surya menjadi energi kimia dalam jaringannya 2. 6. 7. Batas antara satu ekosistem dengan ekosistem yang lain tidak jelas .ciri organisme yang memakan herbivor.juga luas areal ekosistem tidak dapat ditentukan. Berdasarkan aliaran energi yang digunakan dalam setiap komunitas.ialah juga karnivor . Produsen.biasanya disebut juga herbivor . Konsumen kedua .kedua dan ketiga misalnya manusia .

merupakan sumber energy bagi organisme. tetapi juga factor kimia yang membentuk lingkungan. Berdasarkan aliran energi yang digunakan pada komunitas. lalu di 5 . populasi digolongkan menjadi : a. Tipe rantai makanan parasit. Produsen b. Dalam berlansung daur biogeokimia serta pengaturan ekologis. Tipe rantai makanan perumput. Konsumen ketiga e. Konsumen kedua d. Parasit f. Tipe rantai makanan pembusuk. 2. Pengurai Daur Nitrogen Organisme pengurai berpengaruh dan berperan dalam proses pengembalian zat yang diserap oleh tubuhan kemudian berpindah ke hewan lalu kemanusia melalui proses makan memakan. Sebenarnya ekosistem bukan hanya sekedar kompleks ekosistem . 3.Pada dasarnya mereka berhubungan dalam ekosistem menyangkut perubahan energi dan materi .dalam siklus nitrogen bakteri bukan hanya sebagai pengurai tetapi juga mengusahakan penggunaan kembali zat nitrogen oleh makhluk hidup . Sinar matahari adalah elemen penting dalam kehidupan . Pemakan bangkai g. Ada tiga tipe rantai makanan yakni: 1. Konsumen pertama c.Aliran materi dalam ekosistem membentuk jaringan-jaringan makanan. Tumbuhan mengubah energy ini menjadi energy kimia .

dalam tumbuhan zat hara beserta air dan energy di asimilasi membentuk tubuh tumbuhan.hanya sebagian kecil yang digunakan oleh hewan untuk tubuhnya . 3. Rantai makanan parasit yang didalamnya terdapat organisme kecil memakan organisme yang besar.yaitu hewan yang memakan daging.makan oleh hewan herbivora yaitu hewan pemakan tumbuhan . lalu dimakan oleh hewan untuk kelangsungan hidupnya . 2. Herbivore masuk dalam tropic kedua . 100 kg rumput dimakan oleh sapi kira – kira 10 kg yang menjadi bahan tubuh . Karnivora yang mati di makan oleh bakteri pengurai (organisme pembusuk). Rantai makanan perumput. Ada 3 tipe rantai makanan : 1. Dalam rantai makanan ekosistem dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan jarak transfer makanan . yaitu materi tumbuhan yang berpidah dari kelompk konsumen yang satu ke konsumen yang lain. tumbuhan hijau merupakan tingkat tropic pertama ( langsung menggunakan sinar matahari ). Herbivore di makan lagi oleh karnivora . membentuk jalinan kompleks yang disebut jaring – jaring makanan. karnivor termasuk tropic ketiga. Dalam ekosistem rantai makanan tak berdiri sendiri tetapi berkaitan dengan yang lain . Rantai makanan pembusuk yang di dalamnya terdapat bakteri pembusuk. 6 .

Manusia sebagai Makhluk Pembuat Alat Manusia memiliki beberapa kekurangan dari hewan besar yang ada. b. yakni : 1. Manusia sebagai Organisme yang Dominan secara Ekologik Manusia memiliki peranan penting dalam biosfer karena manusia merupakan makhluk yang dominan secara ekologik. Manusia dapat berkompetisi secara lebih baik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya terutama dalam hal makanan. jika dibandingkan dengan makhluk lain yang ada diekosistem. 2.MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUPNYA Peranan Manusia terhadap Lingkungannya a. Terdapat dua alasan mengapa manusia disebut dominan secara ekologik. namun kekurangan ini sifat penglihatan tiga dimensi. kemampuan penalaran yang 7 . ukuran tubuh maupun kemampuan untuk mengubah lingkungannya. Manusia mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan tempat hidupnya atau terhadap organisme lainnya. Suatu makhluk dikatakan dominan secara ekologik ketika menyangkut jumlah anggota populasi.

Kemampuan membuat alat. Hal ini terjadi karena sifatnya yang omnivor dan kebutuhannya yang beraneka ragam. Evolusi alamiah berlangsung sangat lambat. Perkembangan hewan maupun tumbuhan yang dipelihara manusia. Sejak semula manusia mengeksploitasi ekosistem tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan makanannya saja. Jadi manusia menjadi dominan dalam ekosistem berkat kemampuan membuat dan menggunakan alat. Cara manusia mempercepat evolusi adalah dengan membudidayakan hewan dan tumbuhan. sejak awal menghasilkan jenis-jenis organisme baru (varietas baru) yang tidak akan bertahan hidup tanpa campur tangan manusia. tetapi perusakan alam oleh manusia baik disengaja atau tidak akan mempercepat evolusi organik. 8 . menciptakan habitat baru serta penyebaran hewan dan tumbuh-tumbuhan. Manusia sebagai Makhluk Perampok Perkembangna dominasi manusia sejalan dengan perkembangan alat-alat yang digunakannya. dan kemampuan penalaran dari otaknya yang lebih tinggi. tetapi juga untuk keperluan lainnya misalnya pakaian dan perumahan. contohnya adlah padi. Manusia dengan dengan makhluk yang paling hebat dalam mengeksploitasi ekosistem. Disamping itu kemampuan itu juga erat hubungannya dengan kemampuan penglihatan. kecekatan. jagung dan sapi perah. c. Ia dapat mengeksploitasi baik ekosistem darat maupun air. Manusia sebagai Penyebab Evolusi Pesatnya perkembangan pengetahuan merupakan penyebab utama dalam proses evolusi organik. d.besar dan kemampuan membuat alat atau perkakas. erat hubungannya dengan sikap tegak manusia yang memungkinkan ia dapat bebas menggunakan tangannya.

Perbaikan sistem pemerintahan dan teknologi. Mensukseskan program keluarga berencana. karena dapat diharapkan adanya penurunan tingkat kematian. Usaha peningkatan keluarga berencana ini penting. Indonesia Menjelang Tinggal Landas Beberapa cara yang digunakan pemerintah untuk menanggulangi masalah kependudukan dan lingkungan ini adalah dengan : 1. Negara-negara berkembang pada umumnya menanggapi masalah kependudukan nasional lewat lima tahap. Hewan membuang kotoran berupa faeces yang dapat diuraikan untuk didaur ulang karena terdiri dari zat organik. tetapi pada manusia. Respon awal yang disertai banyak salah paham. seperti kotoran dari bahan sintetik bahkan zat beracun. Program keluarga berencana sebagai kebijaksanaan kependudukan nasional telah dicanangkan sejak tahun 1969. manusia juga membuang kotoran zat organik lain yang penguraiannya sangat lambat. dan kegiatan lainnya. Sumber kotoran manusia ini berasal dari rumah. perkebunan. Program KB sekarang sudah menuju pada norma keluarga kecil dengan jumlah anak paling banyak dua orang. Smua ini akan mencemari lingkungan. Daldjoeni (1986) mengatakan kelima urutan tersebut adalah sebagai berikut : a. alat transportasi. Yang dilakukan KB adalah fertility control yaitu pengendalian kesuburan melalui beberapa tahapan tertentu. tempat kerja. b. selain faeces. Penyelenggaraan kesehatan ibu dan anak. Tujuan kebijaksanaan kependudukan ini adalah untuk mengatur jumlah penduduk dan kualitasnya sehingga kemakmuran diharapkan dapat meningkat.e. Manusia sebagai Makhluk Pengotor Manusia merupakan satu-satunya makhluk yang mengotori lingkungannya. 9 . c.

10 . tanah sawah mengering dan erosi semakin meningkat. 2. Contohnya adalah melalui pola bertani dengan menggunakan terasering (sengked) dan meningkatkan daya dukung alam. Menurut Heeren dalam Daldjoeni (1986). Pembangunan industri akan menimbulkan dampak lingkungan pada berbagai sektor.daerah yang terkena bencana alam dan daerah kritirs yang perlu direhabilitasi.transmigrasi adalah perpindahan orang dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya di dalam batas satu negara dan dalam rangka kebijaksanaan pemerintah untuk tercapainya penyebaran penduduk yang seimbang.misalnya sektor pertanian. perikanan. Melaksanakan program industrialisasi. e. Perubahan itu sering membawa efek negatif yang tidak menguntungkan bagi kelestarian lingkungan hidup. terjaddi pula perubahan lingkungan hidup yang terlihat nyata. Udara banyak terpolusi dan pencemaran udara dan air. pendidikan. Sejalan dengan kemajuan pembangunan industri. kesehatan. Mensukseskan program pemindahan pendudukan (transmigrasi). Mengubah faktor-faktor sosial budaya. Hutan sebagai pelindung dibuka menjadi tanah pertanian dan pemukiman. dan juga lingkungan pemukiman 4.d. Teknologi modern banyak diterapkan untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya pada waktu yang sesingkat-singkatnya. Petani mulai mendesak ke daerah-daerah pegunungan untuk usaha pertaniannya. 3. Dalam melaksanakan program indutrialisasi. Berusaha mengubah pola bertani sehingga tidak merusak struktur tanah. Pembangunan ekonomi.daerah yang merupakan sasaran bagi pelaksanaan transmigrasi adalah daerah yang berpenduduk 1000 jiwa/km2 atau lebih. diharapkan luas tanah yang tidak cukup untuk menampung keluarga melalui pertanian diubah menjadi daerah industri.

Dominan secara ekologis ini tergantung pada kemampuan organisme dalam berkompetisi untuk memperoleh kebutuhan hidupnya yang esensial.KESIMPULAN Manusia banyak berperan dalam pengubahan ekosistem. manusia dapat bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Manusia cenderung untuk memanfaatkan ekosistem secara berlebihan. Manusia lebih banyak memanfaatkan ekosistem dibandingkan organisme lain. Dengan menggunakan alat-alat. Manusia sebagai organisme secara ekologis sangat dominan. Penduduk yang 11 . Dominasi manusia juga diperoleh karena kemampuannya menciptakan dan menggunakan alat-alat serta menggunakan api.

Kerusakan lingkungan membawa efek negatif terhadap penduduk.pemanfaatan sumber daya alam harus bijaksana.banyak dan berkembang secara pesat dapat mempertinggi kerusakan lingkungan hidup. 12 . Oleh karena itu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->