PEMBUATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB DAERAH PEMILIHAN DAN HASIL PEMILU 2004 DAN 2009 PADA

WILAYAH DKI JAKARTA MENGGUNAKAN ARCVIEW 3.3 DAN MAPSERVER

Novita Indah Sistem Informasi, Ilmu Komputer Universitas Gunadarma

ABSTRAK

Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospatial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu perencanaan. Dengan menggunakan SIG akan lebih mudah bagi para pengambil keputusan untuk menganalisa data yang ada. Pada penulisan tugas akhir ini, penulis membuat Perancangan SIG berbasis web untuk mengetahui daerah pemilihan dan hasil pemilu pada tahun2004 dan 2009 untuk wilayah DKI Jakarta dengan menggunakan ArcView 3.3, MapServer. Sistem aplikasi ini diharapkan terwujudnya SIG dalam pemahaman mengenai daerah pemilihan pemilu pada tahun 2004 sehingga dapat dijadikan patokan atau tolak ukur untuk pemilu tahun 2009, kepada masyarakat luas, anggota partai politik yang terlibat dalam pemilu, dan KPU sebagai penyelenggara pemilu. Kata kunci : Web, GIS, Pemilu

PENDAHULUAN

Pemilu di Indonesia diselenggarakan setiap lima tahun sekali akan tetapi proses pelaksanaannya memerlukan tahapan yang panjang dan lama. Terutama untuk mengelola data yang berhubungan dengan wilayah dan informasi wilayah tersebut. DKI Jakarta, yang merupakan pusat dari segala kegiatan yang berhubungan dengan kepemerintahan, dan dengan jumlah penduduk yang banyak

Penggunaan aplikasi SIG WebBassed inilah yang dapat membantu banyak pihak berkepentingan agar dapat terus memantau perkembangan pemilihan suara pada wilyahnya agar data tersebut dapat ter-update. bahan koreksi agar pemilu dapat berlangsung lebih baik lagi tiap kali di selenggarakan. berupa wilayah. peta bahkan data statistik. dsb. Hal ini menyebabkan banyak pihak yang kurang paham dan kurang mengetahui hasil akhir pemilu yang telah diselenggarakan. yang bertujuan untuk mengelola data spasial. dan penayangan data spasial digital bahkan integrasi data yang beragam. TINJAUAN PUSTAKA Sistem Informasi Geografis (SIG) SIG atau yang dikenal sebagai Geographic Information System (GIS) akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang berarti seiring kemajuan teknologi informasi. Dengan SIG kita akan dimudahkan dalam melihat fenomena kebumian dengan perspektif yang lebih baik. fotogrametri. dan data non-spasial berupa informasi yang berhubungan dengan keberadaan wilayah. Subsistem Utama SIG SIG terdiri dari empat subsistem utama : 1.akan sulit untuk melakukan sosialisasi pemilu. aplikasi ini juga dapat membantu pemilu yang akan datang agar dapat di jadikan bahan acuan. pemrosesan. Selain itu. SIG mampu mengakomodasi penyimpanan. Sub-sistem Masukan Menyediakan data sampai siap dimanfaatkan pengguna berupa peralatan pemetaan terestris. digitasi. foto udara. Sub-sistem Database Digitasi peta dasar pada berbagai wilayah/daerah cakupan dengan berbagai skala telah dan terus dilakukan dalam rangka membangun sistem database . mulai dari citra satelit. scanner. Oleh karena itulah. Penulis mencoba membuat aplikasi sistem informasi geografis daerah pemilihan dan hasil pemilu 2004 dan 2009. 2.

Sub-sistem Pengolahan Data Pengolahan data baik vektor maupun raster dapat dilakukan dengan berbagai software seperti AUTOCAD. 5. citra satelit. Orang. penyimpanan. dll). data yang digunakan dalam SIG dapat berupa data grafis/spasial berupa peta. kumpulan prosedur yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. Pada metode vektor disebut digitasi sedangkan raster disebut metode overlay. GPS. Dan data atribut. jalan. Software. SIG dapat memecahkan masalah analisis . dan properties penting lainnya. persil tanah. Data. analisis dan penayangan data spasial. printer dan plotter. Steven J. Fungsionalitas SIG yang utama adalah kemampuannya menjawab hal yang terkait dengan analisis (query).spasial yang mudah diperbaharui dan digunakan dengan data literal sebagai komponen utamanya. foto udara. Aplikasi. pemrosesan. statistik lainnya. dll. digitizer. Hardware. 3. program komputer yang dibuat khusus dan memiliki kemampuan pengelolaan. Sub-sistem Penyajian Informasi Dilakukan dengan berbagai media agar mudah dimanfaatkan pengguna. 4. yang menjalankan sistem meliputi mengoperasikan. atribut (tabel sistem basisdata). catatan survei. 2003) Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Web (Internet) SIG merupakan sistem yang dibuat untuk mengintegrasikan data spasial (peta vektor dan citra dijital). (John E. SIG juga dikenal adanya basisdata spasial. Salah satu karakteristik software GIS adalah adanya sistem Layer (pelapisan) yang menggabungkan beberapa unsur informasi (penduduk. ARC/INFO. 2. mengembangkan bahkan memperoleh manfaat dari sistem. [6] Komponen SIG SIG beroperasi dengan memerlukan komponen-komponen berikut : 1. 4. Harmon. Anderson. Termasuk didalamnya scanner. yaitu data sensus penduduk. 3. berupa seperangkat komputer yang dapat mendukung pengoperasian perangkat lunak yang dipergunakan.

kebutuhan yang bertambah begitu pula perilaku manusia yang juga cenderung berubah serta didukung teknologi yang semakin canggih. Melakukan analisis dan operasi-operasi matematis. spatial-based information provider bahkan dapat digunakan sebagai media promosi. Hal inilah yang menyebabkan banyak pihak termotivasi untuk mengembangkan aplikasi SIG berbasiskan internet. Membuat peta tematik. Kemampuankemampuan perangkat SIG ArcView ini secara umum dapat dijabarkan sebagai berikut : Pertukaran data. 2002). Sehingga aplikasi tersebut dapat dinikmati oleh pihak lain yang digunakan untuk data sharing. Melakukan fungsi-fungsi dasar SIG. SIG dapat mengotomatisasikan proses-proses analisis dan pembuatan peta dijital. Oleh karena itulah. mengexplore. Menjawab query spasial maupun atribut.spasial. Seiring dengan bergesernya waktu. pengguna dapat memiliki kemampuan untuk melakukan visualisasi. menganalisis data secara geografis.(Eddy.(Eddy. . atribut maupun kombinasinya. 2007) ArcView 3. Dengan ArcView. yaitu dari aplikasi stand-alone menjadi aplikasi berbasis jaringan atau berbasis internet (web-based).3 ArcView merupakan salah satu perangkat lunak desktop Sistem Informasi Geografis dan pemetaan yang telah dikembangkan oleh ESRI. Hal ini menyebabkan aplikasi SIG mengalami perubahan dalam konteks lingkungannya. Menampilkan Informasi(basisdata) spasial maupun atribut.

SQL connect Pada menu window terdapat pilihan : Tile. Import. Rename. Save. dan berdasarkan beberapa parameter tertentu (terutama konfigurasi dalam bentuk file *. Add table. 2002) MapServer MapServer merupakan aplikasi freeware dan open source yang memungkinkan kita menampilkan data spasial (peta) di web. Customize. (Eddy. Pada bentuk paling dasar. About ArcView. Show symbol window. Menu-menu yang terdapat pada window ini menyediakan fasilitasfailitas untuk mengatur project yang akan dibuat.3 Project meupakan window yang paling awal muncul untuk bekerja dengan ArcView. Delete. Extension .Berikut tampilan project ArcView. Menu project Project Nama Project Button Command tipe pada dokumen Tipe Dokumen ArcView Gambar 2 : Tampilan Utama ArcView 3. How to get help. Save as. Pada menu file terdapat pilihan : New. Close. Cescade. Pada menu project terdapat pilihan : Properties. MapServer berupa sebuah program CGI (Common Gateway Interface).map) akan menghasilkan data yang . Pada menu help terdapat pilihan : Help topics.dan Exit. Open. Program tersebut akan dieksekusi di web server.

membuat aplikasi-aplikasi tertentu dalam sebuah web. Dengan PHP kita dapat mengolah data yang diambil dengan sebuah form. Dokumen HTML dibaca oleh sebuah program browser. (Ruslan. Fitur-fitur pengeditan . (Eddy. Karena tampil secara visual. dan interaktif.kemudian akan dikirim ke web browser. Dikarenakan dokumen HTML merupakan suatu dokumen teks biasa. browser akan menterjemahkan isi dokumen HTML menjadi sebuah dokumen yang dapat dibaca oleh pengguna. 2002) Macromedia Dreamweaver MX Macromedia Dreamweaver Mx adalah program aplikasi professional untuk mengedit HTML secara visual dan mengelola web site serta pages. MySQL bersifat free (anda tidak perlu membayar untuk menggunakannya) pada berbagai paltform (kecuali pada Windows. HTML (Hypertext Markup Language) HTML (Hyper Text Markup Language) adalah suatu format data yang digunakan untuk membuat dokumen hypertext yang dapat dibaca dari satu platform ke platform komputer lainnya tanpa perlu melakukan perubahan apapun. Kepopulerannya disebabkan MySQL menggunakan SQL sebagai dasar untuk mengakses databasenya. sehingga di platform apapun dokumen tersebut dapat dibaca.(Betha. Selain itu. 2002) PHP PHP Hypertext Preprocessor (PHP) merupakan suatu script yang bersifat yang digunakan untuk membuat sebuah web menjadi lebih menarik. ataupun membuat database dalam sebuah web. 2002). 2001) MySQL MySQL adalah multi user database yang menggunakan bahasa Structured Query Language. yang bersifat shareware). baik dalam bentuk gambar peta ataupun bentuk lain. MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. program aplikasi ini mudah dioperasikan. Database adalah kumpulan data atau segala sesuatu yang berhubungan dengan data. dinamis. (Eddy.

Model ER sering digunakan sebagai sarana komunikasi antara perancang basisdata dan pengguna system selama tahap analisis dari proses pengembangan basisdata dalam kerangkan pengembangan system informasi secara utuh. Peta navigasi berfungsi untuk dapat menggambarkan dengan jelas hubungan dan rantai kerja seluruh elemen-elemen yang akan digunakan dalam aplikasi. Semua elemen di dalam site dapat ditampilkan dan di drag dari panel-panel (yang terdapat di dalam macromedia dreamweaver MX) ke dalam dokumen secara langsung dan cepat. karena sudah mengetahui alur dari sebuah aplikasi.yang ditampilkan secara visual oleh Macromedia Dreamweaver MX dapat mempercepat penambahan desain dan fungsi pada halaman web tanpa harus menuliskan satu baris kode. Merupakan salah satu permodelan data konseptual yang paling sering digunakan dalam proses pengembangan basisdata bertipe relational. Penulis menggunakan struktur navigasi campuran. (Gregorius. Pada webgis ini. pembuatan sebuah aplikasi dapat sistematis dan mudah. Berikut tahapan-tahapannya : . (Farid. Dengan peta navigasi. yaitu linier. Model ER digunakan untuk mengkonstruksi model data konseptual yang mencerminkan struktur dan batasan dari basisdata tersebut. Peta navigasi dikelompokkan menjadi 4 struktur yang berbeda. 2002) ERD (Entity Relationship Diagram) ERD adalah suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship. 2005) Peta Navigasi Peta navigasi dapat dianalogikan sebagai diagram alur dalam perancangan bahasa pemrograman. non linier serta campuran. sebelumnya terdapat beberapa tahapan yaitu tahapan analisis dan perancangan. PEMBAHASAN Analisa dan Pembahasan Untuk membuat webgis daerah pemilihan dan hasil pemilu tahun 2004 dan 2009 pada wilayah DKI Jakarta. hirarki.

yang pertama dibuat adalah struktur navigasi webgis. Selanjutnya membuat perancangan desain antar muka. dilakukan analisis pada data tersebut. pilpres II. Pada tahap perancangan. Setelah data diperoleh. Berikut merupakan tampilan antar muka pada halaman peta : . Data tersebut berupa data hasil pemilu legislatif. Kemudian data tersebut dikelompokkan ke dalam tabel-tabel. dan jumlah TPS pada pemilu 2004. mutasi. pilpres I. serta data pemilih tetap untuk pemilu 2009 2. Melakukan pengumpulan data. 3. Berikut struktur navigasi webgis daerah pemilihan dan hasil pemilu tahun 2004 dan 2009 pada wilayah DKI Jakarta : Halaman Utama Home Profil Partai Peta Informasi mengenai website KPU Pencarian Parpol 2004 Parpol 2009 Keterangan Parpol Keterangan Parpol Gambar 3: Struktur navigasi WebGIS 4. tambahan. data diperoleh dari KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) DKI Jakarta.1.

dan melihat informasi peta (Query) (5) (6) (7) (8) : Peta yang ditampilkan : Legenda Peta berisi keterangan gambar peta : Query menampilkan informasi hasil query peta : Informasi menampilkan informasi keterangan hasil pemilu sesuai dengan wilayah yang inigin di tampilkan. Resize(Zoom All). dimulai dengan melakukan identifikasi semua kebutuhan pengguna yang berhubungan dengan basisdatanya serta pengumpulan dari semua data dan informasi yang . Berikut keterangan dari halaman map pencarian : (1) (2) (3) (4) : Navigasi : Combo Box1 ke Peta Pemilihan 2004 : Combo Box2 ke Peta Pemilihan 2009 : Tools berisi tools untuk memperbesar (Zoom In).LOGO JUDUL LOGO 1 2 3 4 Tools 7 Query 5 6 Legenda Informasi 8 Gambar 4 : Desain antar muka halaman Peta Halaman Peta merupakan halaman inti dalam WebGIS pemilu ini. memperkecil (Zoom out). Langkah selanjutnya membuat perancangan basis data. 5. Merubah koordinat peta(Recenter).

Cara membuatnya adalah tambahkan theme yang baru dengan memilih menu pulldown “View | New Theme”. dan batas kecamatan. kemudian disajikan dalam bentuk ERD. arahkan kursor pada direktori dimana file yang akan ditampilkan berada.3 untuk membuat peta dan Macromedia Dreamweaver MX. Implementasi Pembuatan webgis ini. Lalu mengidentifikasi semua kemungkinan entitas yang ada. Berikut tahapan pembuatannya : 1. Kemudian. Langkah pertama yang dilakukan adalah proses digitasi peta dengan cara memilih menu pulldown “View | Add Theme “Add Theme”. Setelah itu baru bisa memulai proses digitasi dengan menggunakan metode on screen digitizing. Gambar 6 : Tampilan Dialog Add Theme 3. Data tersebut yaitu wilayah DKI Jakarta yang terdiri dari 5 kotamadya dan 1 Kabupaten Administratif yaitu Kotamadya Jakarta Utara. batas kotamadya/kabupaten. ketika seperti gambar dibawah ini : Gambar 7 : Tampilan New Theme Polygon . menggunakan perangkat lunak ArcView 3. Mulai dari wilayah. Jakarta Barat. Data yang di representasikan pada peta hanya berupa data spasial polygon. Jakarta Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu.diperlukan. Jakarta Pusat. Jakarta Timur.

Cara untuk menambah field dari tabel atribut yaitu dengan meng-aktifkan terlebih dahulu view dan theme yang akan ditambah field-nya. Untuk menambah field pilih menu pulldown “table | start Editing” kemudian pilih menu pulldown “Edit | Add Field” hingga kotak dialognya muncul seperti gambar dibawah ini : Gambar 9 : Tampilan Field Definition . Kemudian tentukan file direktori untuk menyimpan theme yang baru dibuat. Kemudian gunakan menu pulldown “theme | table” atau langsung meng-klik icon ( ) “Open theme table”. berikutnya membuat tabel pada ArcView dengan menambahkan sejumlah fields yang diperlukan. Setelah proses pendigitasian.4. Untuk membuat batas kecamatan menggunakan cara yang sama dengan membuat wilayah kotamadya/kabupaten yaitu dengan menambahkan theme. Caranya yaitu klik menu view | New theme -> Polygon. Berikut hasil digitasi theme polygon untuk batas wilayah kecamatan di setiap kotamadya/kabupaten Gambar 8 : Hasil Digitasi batas kecamatan di wilayah kotamadya 5.

Kemudian create tabel. ulangi langkah yang sama untuk membuat tabel yang baru. Cara ini dilakukan untuk semua file hasil digitasi peta yang sudah dilakukan. Untuk memproses file .Map 7. kemudian isikan data-data sesuai dengan field yang diperlukan ke dalam tabel. Mapserver menggunakan file *. menggunakan phpMyAdmin. Berikut penggalan script untuk menampilkan Peta Daerah Pemilihan Pemilu DKI Jakarta : Gambar 11 : Penggalan Script *.. Berikut tampilan database beserta nama tabel dan field yang . Gambar 10 : Tampilan Atributes Theme 6. Caranya yaitu. maka akan hasilnya akan terlihat pada gambar dibawah ini.Map sebagai file konfigurasi peta.shp yang merupakan hasil digitasi peta dalam ArcView yang akan dijalankan dalam web browser mapserver yang digabungkan penggunaanya dengan PHP dan HTML. isikan nama dan field tabel tersebut. Pertama membuat nama dari database.Lalu tambahkan field kode_kab dengan tipe datanya string dan lebarnya 20. isikan box pada create new database -> create. Pembuatan basis data web GIS ini.

Berikut tampilan peta pada WebGIS daerah pemilihan dan hasil pemilu 2004 dan 2009 untuk wilayah DKI Jakarta : Gambar 13: Tampilan Halaman Peta . Pada tampilan awal terdapat pilihan create new. kemudian masukkan kode program untuk halaman yang diperlukan diatas. lalu klik PHP. Pilih Macromedia dreamweaver MX. dibuat dengan menggunakan script editor dreamweaver MX.digunakan pada webGIS ini : Gambar 12 : TampilanStruktur Database kpu 8. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Pilih Program dari menu Start. Untuk membuatnya terlebih dahulu aktifkan aplikasi dreamweaver MX. Membuat Halaman Website Dalam website ini semua halaman dan file-file yang dibutuhkan seperti berkas php dan html. Dan dibuat sesuai dengan perencanaan dan perancangan. Setelah melakukan pemilihan jenis file yang akan dikerjakan.

pada bagian kanan peta terdapat pilihan daerah dan hasil pemilu. Berikut contoh salah satu penggunaan tools Query pada Pemilu 2004: Gambar 15 : Tampilan Penggunaan Query . Cukup dengan mengaktifkan tools Query. dan mengklik peta pada daerah yang diinginkan. maka akan terproses selanjutnya peta akan menunjukkan daerah terpilih begitu juga informasi yang terdapat di dalamnya. Maka akan tampil informasi yang berkaitan dengan daerah yang telah di pilih. Salah satu contoh proses yang terdapat pada link pemilu 2004 dapat di lihat pada di bawah ini : Gambar 14 : Tampilan Link Pemilu 2004 Tools Query digunakan untuk menampilkan informasi mengenai satu daerah yang ingin di tampilkan. Daerah yang di klik / di pilih akan di tunjukkan dengan perubahan warna kuning pada dasar petanya. user dapat memilih daerah dan hasil pemilu sesuai dengan yang diinginkan.Apabila mengklik link pemilu 2004.

Selain itu. diantaranya: 1. orang sipil. di .Evaluasi Setelah tahapan implementasi maka tahap selanjutnya adalah tahap evaluasi. karyawan IT pada beberapa perusahaan. 3. informasi yang ada pada WebGis mencukupi dan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan user sebanyak lebih dari 62% yang menyatakan setuju. dan beberapa teman. Hasil analisis dari implementasi web SIG Daerah Pemilihan dan Hasil Pemilu Pada Wilayah DKI Jakarta adalah semua fungsi-fungsi dalam sistem sudah berjalan dengan semestinya dan sesuai dengan rancangan yang diharapkan. Evaluasi jawaban responden. Navigasi pada WebGis sudah baik dan navigasi membantu user serta memungkinkan user baru berinteraksi dengan efektif didukung oleh lebih dari 53% responden. Dengan Skala pengukuran adalah SS (Sangat Setuju). 2. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Setelah melakukan tahap implementasi yaitu pengujian WebGIS dan menyebarkan angket untuk mengumpulkan jawaban responden mengenai WebGIS Daerah Pemilihan dan hasil Pemilu tahun 2004 dan 2009 Pada wilayah DKI Jakarta. TS (Tidak Setuju) dan STS (Sangat Tidak Setuju). S (Setuju). N (Netral). dapat disimpulkan bahwa WebGIS sudah berjalan dengan baik dan dapat menampilkan fungsi-fungsi sesuai dengan rancangan yang diharapkan Penulis pun menyadari adanya beberapa kekurangan pada WebGis ini. beberapa anggota partai politik. Data yang ada pada webGis akurat dan responden puas dengan keakuratan data yang ada sebanyak lebih dari 70%. dimana responden merupakan pegawai dari Kantor KPU Pusat dan KPUD DKI Jakarta. Tampilan peta yang menarik dan mudah dipahami sebesar lebih dari 62% responden yang menyatakan setuju. Dari hasil respondasi dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Tampilan webgis menarik dan jelas lebih dari 60% responden. setelah menggunakan Web SIG Daerah Pemilihan dan Hasil Pemilu Pada Wilayah DKI Jakarta maka didapatkan hasil respon dari pengisian kuisioner.

Membangun Aplikasi Web-Based GIS dengan MapServer. DAFTAR PUSTAKA [1] Eddy Prahasta. terutama untuk pemilihan umum yang akan datang. [2] Eddy Prahasta. Pihak-pihak tersebut di antaranya.antaranya tampilan WebGis kurang dipadukan dengan flash agar lebih interaktif. dan lain sebagainya. 2007.. Sehingga mereka dapat mengambil keputusan untuk melakukan kampanye pada daerah yang di lihat banyak mendukung partainya. mengingat keterbatasan kemampuan dan data yang dimiliki penulis. selain itu data pemilu kurang terinci sampai ke tingkatan nama pemilih. KPU dan KPUD DKI Jakarta dalam mengelola data pemilu berupa hasil pemilu dan penyebaran data pemilih tetap. Informatika. Cetakan Pertama. 2002. Cetakan Pertama. Bandung. Selain itu. 2005. Konsep-Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis. seperti kurang terincinya batasan masalah hanya sampai ke tingkatan kecamatan. Cetakan Pertama. Informatika. masyarakat luas dapat mengetahui rekapitulasi yang akurat mengenai hasil pemilu di setiap putaran. Untuk itu diharapkan untuk pengembangan yang ada sekarang. Semoga adanya webGIS ini dapat memberikan kemudahan bagi banyak pihak untuk mengetahui daerah penyebaran pemilu yang berada di wilayah provinsi DKI jakarta. Informatika. Bandung. Anggota partai politik juga dapat memanfaatkan webgis ini untuk mengetahui penyebaran masa pendukung partainya. Bandung. . Oleh karena itu masih banyak yang harus dikembangkan dalam web SIG ini. Saran Penulis menyadari pembuatan Web Sistem Informasi Geografis Daerah Pemilihan dan hasil Pemilu tahun 2004 dan 2009 Pada wilayah DKI Jakarta ini masih jauh dari sempurna. menampilkan informasi atau jurnal yang berkaitan dengan pemilu di Indonesia. [3] Ruslan Nuryadin. Panduan Menggunakan MapServer. pembaca dapat mengembangkan serta menyempurnakan lagi web yang sudah ada ini sehingga nantinya akan lebih berguna.

2002.wikipedia.ilmukomputer.org/wiki/Kategori:Sistem_Informasi_Geografis Oktober 2008) (1 [9] http://www.wikipedia.[4] Sidik B. [7] [8] http://www.com (20 Agustus 2008) http://id.phtml (1 Oktober 2008) [10] http://id. Jakarta. Informatika. Pemograman WEB dengan PHP. [6] Gregorius Agung. Sistem Informasi Geografis Tutorial ArcView. [5] Eddy Prahasta.maptools. Cetakan Pertama.org/ms4w/index. PT Elex Media Komputindo. cetakan pertama.org/wiki/Kategori:Jakarta (24 Oktober 2008) . Informatika. 2002. 2004. Macromedia Dreamweaver. Bandung. Bandung. cetakan ketiga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful