P. 1
Satuan+Acara+Penyuluhan+Mulyorejo

Satuan+Acara+Penyuluhan+Mulyorejo

|Views: 750|Likes:
Published by alie firmansyah

More info:

Published by: alie firmansyah on Nov 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2013

pdf

text

original

Sections

  • B. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Umum
  • 2. Khusus
  • C. MATERI ( Terlampir )
  • E. EVALUASI
  • F. REFERENSI
  • A. DENTITAS
  • B. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1.Umum
  • 2.Khusus
  • A.PENGERTIAN ANEMIA
  • B.CIRI-CIRI IBU HAMIL DENGAN ANEMIA
  • C.PENATALAKSANAAN DAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
  • A. PENGERTIAN ROKOK
  • B. KANDUNGAN ROKOK
  • C. BAHAYA ROKOK
  • D. UPAYA PENCEGAHAN
  • A.Pengertian Imunisasi Dasar
  • B.Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar
  • Jadwal Pemberian Imunisasi
  • Imunisasi Pemberian
  • A.PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF
  • B.LANGKAH-LANGKAH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
  • C.MANFAAT PEMBERIAN ASI BAGI IBU DAN BAYI
  • A.Pengertian Remaja dan Seks Pra nikah
  • B.Ciri-ciri remaja
  • C.Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah
  • D.Akibat seks pra nikah
  • A.PERSIAPAN SEBELUM PERSALINAN
  • C.PERSALINAN DI RUMAH
  • C.TANDA-TANDA PERSALINAN
  • D.TANDA-TANDA BAHAYA PADA IBU BERSALIN
  • A. Pengertian KB
  • B. Pengertian Kontrasepsi
  • C.Jenis-Jenis Alat Konrasepsi
  • D.Macam-Macam Kontrasepsi :
  • ¬ ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT / IMPLANT /
  • SUSUK
  • ¬ ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR/IUD)
  • A. IDENTITAS
  • B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
  • 1.Umum
  • D. KEGIATAN PENYULUHAN
  • A.Gizi Seimbang Untuk Lansia
  • B. Olahraga Bagi Lansia
  • C. Pemeliharaan Kebersihan Diri
  • D. Pemeliharaan Keseimbangan Istirahat atau Tidur
  • E. Pemeliharaan Keamanan dan Keselamatan
  • F. Pemeriksaan Kesehatan Bagi Lansia
  • G. Peran Keluarga Dalam Pembinaan Lansia

SATUAN ACARA PENYULUHAN (ASI EKSKLUSIF

)

A. IDENTITAS 1. Topik / masalah 2. Sub topik 3. Tempat 4. Waktu 5. Sasaran 6. Petugas : Manajemen Laktasi : ASI Eksklusif : Balai Desa : 50 menit : Ibu hamil dan menyusui : Bidan

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif di harapkan audiens dapat memahami pentingnya pemberian ASI. 2. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang ASI Eklsklusif di harapkan audiens memahami tentang a. ASI Eklsklusif b. Langkah-langkah pemberian ASI c. Keuntungan C. MATERI ( Terlampir ) 1. Pengertian ASI Eksklusif 2. Langkah-langkah pemberian ASI 3. Manfaat pemberian ASI bagi ibu dan bayi

D. KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1.Mengucapkan 10 menit AUDIENCE MEDIA METODE

-Menjawab salam kan

Mikrofon

Ceramah

salam diri 3.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Melakukan appersepsi 6.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari ASI Eksklusif

2.Memperkenalkan -Mendengar-

Mikrofon Papan tulis spidol

Penyajian 30 menit

1.Menjelaskan pengertian ASI Eksklusif 2.Menjelaskan Langkahlangkah pemberian ASI Eksklusif 3.Memberi

-Menyimak dan mendengarkan

Flif Chart Mikrofon

Ceramah

-Bertanya

Tanya

kesempatan audiens untuk bertanya 4.Menjawab pertanyaan audiens 5.Menjelaskan manfaat ASI Eksklusif -Menggali pengetahuan audiens tentang ASI Eksklusif -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan manfaat pemberian ASI 6. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7. Menjawab -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan -Menanggapi -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran

jawab

Ceramah

pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1.Menutup pertemuan dg menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab -Mendengarkan Mikrofon Ceramah

E. EVALUASI 1. Prosedur 2. Jenis soal 3. Instrumen test F. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Ciri-ciri ibu hamil dengan anemia 3. Penatalaksanaan dan pencegahan anemia pada ibu hamil C. Anemia ibu hamil b.(ANEMIA IBU HAMIL) A. Petugas : Anemia : Anemia pada ibu hamil : Mushola desa Mulyorejo : 50 menit : Ibu hamil yang menderita anemia : Bidan B. Ciri-ciri ibu hamil dengan anemia c. Waktu 5. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil di harapkan audiens memahami tentang a. IDENTITAS 1. Pengertian Anemia dan anemia pada ibu hamil 2. KEGIATAN PENYULUHAN . 2. Sub topik 3. Topik / masalah 2. Sasaran 6. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. MATERI ( Terlampir ) 1. Penatalaksanaan dan pencegahan anemia pada ibu hamil D. Tempat 4. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang anemia pada ibu hamil di harapkan audiens dapat memahami anemia dengan baik.

KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1.Mengucapkan 10 menit AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab salam kan Mikrofon Ceramah salam diri 3.Menjelaskan ciri-ciri ibu hamil dengan anemia 3.Melakukan appersepsi 6. 2.Menjelaskan pengertian anemia dan anemia ibu hamil.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari Anemia ibu hamil 2.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Memperkenalkan -Mendengar- Mikrofon Papan tulis spidol Penyajian 30 menit 1.Memberi kesempatan audiens untuk -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah -Bertanya Tanya jawab .

Menjelaskan penatalaksanan dan pencegahan anemia pada ibu hamil -Menggali pengetahuan audiens tentang anemia ibu hamil -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulka pendapat audiens dan menjelaskan penatalaksanan dan pencegahan anemia ibu hamil 6.Menjawab pertanyaan audiens 5. Memberi kesempatan pd audiens untuk -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan -Menanggapi -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran Ceramah .bertanya 4.

Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab -Mendengarkan Mikrofon Ceramah E. EVALUASI 1. Instrumen test F.menanyakan materi yang kurang jelas 7.Menutup pertemuan dg menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Menjawab pertanyaan Penutup 10 menit audiens 1. Prosedur 2. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN ( ROKOK ) . Jenis soal 3.

TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Bahaya rokok 4. MATERI ( Terlampir ) 1. Mengerti kandungan atau racun yang terdaoat dalam rokok c. Topik / masalah 2. Berhenti mengkonsumsi rokok C. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1. Sasaran 6. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya rokok terhadap tubuh di harapkan audiens memahami tentang a. Pengertian rokok 2. Petugas : Rokok : Bahaya rokok terhadap tubuh : Balai Desa : 50 menit : Pengguna rokok : Bidan B. Bahaya rokok bagi tubuh b. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya rokok terhadap tubuh di harapkan audiens dapat memahami dampak menggunakan atau mengkonsumsi rokok. IDENTITAS 1. Waktu 5. Kandungan rokok 3. Sub topik 3.A.Mengucapkan AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah . Upaya pencegahan D. Tempat 4. 2.

10 menit salam diri 3.Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Memperkenalkan -Mendeng- Mikrofon Papan tulis spidol Penyajian 30 menit 1.Menjawab -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah -Bertanya Tanya jawab -menyimak Ceramah .Menjelaskan pengertian rokok 2.Melakukan appersepsi 6.Menjelaskan kandungan rokok 3.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari bahaya rokok terhadap tubuh salam arkan 2.

pertanyaan audiens 5. Menjawab pertanyaan audiens dan mendengarkan -Sumbang saran -Menanggapi -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan . Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.Menjelaskan bahaya rokok -Menggali pengetahuan audiens tentang bahaya rokok -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tentang upaya pencegahan 6.

Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Jenis soal 3. Topik / masalah 2. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN ( IMUNISASI DASAR ) A.Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yg telah di bahas 2. Prosedur 2. Sub topik : Kesehatan masyarakat : Imunisasi dasar . DENTITAS 1. EVALUASI 1. Instrumen test F.Penutup 10 menit 1.Memberi salam penutup -Mendengar kan Mikrofon Ceramah -Menjawab -Menjawab salam E.

Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang imunisasi dasar diharapkan audiens memahami tentang a. 2. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang imunisasi dasar diharapkan audiens dapat memahami pentingnya imunisasi dasar. Manfaat imunisasi dasar D. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1. Pengertian imunisasi dasar 2. Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar 3. Tempat 4. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1.Menjelaskan AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam arkan 2. Waktu 5.Memperkenalkan -Mendeng- . Petugas : Balai Desa : 50 menit : Pengunjung posyandu : Bidan B. MATERI ( Terlampir ) 1. Sasaran 6.Mengucapkan 10 menit salam diri 3. b. c. Pengertian imunisasi dasar Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar Manfaat imunisasi dasar C.3.

Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari Imunisasi dasar Penyajian 30 menit 1.Melakukan appersepsi 6.Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4.Menjawab pertanyaan audiens 5.TIU dan TIK 4.Menjelaskan pengertian imunisasi dasar 2.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Menjelaskan macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar 3.Menjelaskan -menyimak dan mendengarkan -Sumbang Ceramah -Bertanya Tanya jawab -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah Mikrofon Papan tulis spidol .

Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7. Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1.manfaat Imunisasi dasar -Menggali pengetahuan audiens tentang imunisasi dasar -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan manfaat imunisasi dasar 6.Menutup pertemuan dengan saran -Menanggapi -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan -Mendengar kan Mikrofon Ceramah .

DENTITAS 1. Sub topik 3. Instrumen test F.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab E.menyimpulkan materi yg telah di bahas 2. Topik / masalah 2. Tempat 4. Sasaran : Kesehatan Reproduksi : Remaja dan seks pranikah : Balai Desa : 50 menit : Remaja . REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN ( KESEHATAN REPRODUKSI ) A.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Prosedur 2. Jenis soal 3. Waktu 5. EVALUASI 1.

Akibat seks pra nikah D. MATERI ( Terlampir ) 1. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang remaja dan seka pra nikah diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami tentang bahaya seks pra nikah. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1.Memperkenalkan -Mendeng- . KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1. Ciri-ciri remaja c. Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah 4.Mengucapkan 10 menit salam AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam 2. Petugas : Bidan B. Akibat seks pra nikah C. Ciri-ciri remaja 3. Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah d.6. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang remaja dan seks pra nikah diharapkan audiens memahami tentang a. 2. Pengertian remaja dan seks pra nikah b. Pengertian remaja dan seks pra nikah 2.

Menjelaskan factor-faktor yang mendorong seks pra nikah 4.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Melakukan appersepsi 6.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Menjelaskan pengertian remaja dan seks pra nikah 2.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari remaja dan seks pra nikah Penyajian 30 menit 1.Memberi kesempatan audiens untuk arkan Mikrofon Papan tulis spidol -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah -Bertanya Tanya jawab .diri 3.Menjelaskan cirri-ciri remaja 3.

Menjelaskan akibat seks pra nikah -Menggali pengetahuan audiens mengenai remaja dan seks pra nikah -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tentang akibat seks pra nikah 6.bertanya 5.Menjawab pertanyaan audiens 6. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang -Bertanya -Memperha tikan -Menanggapi -Sumbang saran -menyimak dan mendengarkan Ceramah .

Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Prosedur 2.Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab -Mendengar kan Mikrofon Ceramah -Memperha tikan E. Jenis soal 3. Instrumen test F. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir . Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1.kurang jelas 7. EVALUASI 1.

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( TABLET BESI BAGI IBU HAMIL ) A. Waktu 5. Tempat 4. Petugas : Penyuluhan ibu hamil : Tablet besi bagi ibu hamil : Mushola desa Mulyorejo : 50 menit : Ibu hamil : Bidan B. DENTITAS 1. TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Sub topik 3. Umum . Topik / masalah 2. Sasaran 6.

KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1. Manfaat tablet besi bagi ibu hamil c. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang tablet besi bagi ibu hamil diharapkan audiens memahami tentang a.Mengucapkan 10 menit salam diri 3. Pengertian tablet besi 2. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi D. 2.Memperkenalkan -Mendeng- . Kebutuhan/dosis dan efek samping tablet besi 4.Menjelaskan TIU dan TIK AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam arkan 2. Pengertian tablet besi b. MATERI ( Terlampir ) 1. Manfaat tablet besi bagi ibu hamil 3. Kebutuhan/dosis dan efek samping tablet besi d. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi C.Setelah dilakukan penyuluhan tentang tablet besi bagi ibu hamil diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami pentingnya tablet besi selama kehamilan.

Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 5.Melakukan appersepsi 6.Menjelaskan kebutuhan/dosis dan efek samping tablet besi 4.Menjelaskan manfaat tablet besi 3.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari tablet besi bagi ibu hamil Penyajian 30 menit 1.4.Menjawab -menyimak Ceramah -Bertanya Tanya jawab -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah Mikrofon Papan tulis spidol .Menjelaskan pengertian tablet besi 2.

pertanyaan audiens 6.Menjelaskan bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi -Menggali pengetahuan audiens mengenai tablet besi bagi ibu hamil -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tentang bahanbahan makanan yang mengandung zat besi 6. Memberi kesempatan pd dan mendengarkan -Sumbang saran -Menanggapi -Memperha tikan -Bertanya .

Instrumen test F. Jenis soal 3.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab -Memperha tikan -Mendengar kan Mikrofon Ceramah E.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3.Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yg telah di bahas 2. EVALUASI 1. Menjawab pertanyaan Penutup 10 menit audiens 1. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir . Prosedur 2.audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.

Tempat 4.. Topik / masalah 2. Sasaran 6. DENTITAS 1. Petugas : Penyuluhan ibu bersalin : Persalinan tenaga kesehatan : Mushola desa Mulyorejo : 50 menit : Ibu hamil : Bidan B. . TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang persalinan oleh tenaga kesehatan diharapkan audiens dapat mengetahui dan memahami pentingnya bersalin ke tenaga kesehatan. Sub topik 3. Waktu 5.SATUAN ACARA PENYULUHAN ( PERSALINAN TENAGA KESEHATAN ) A.

Persalinan di rumah 3. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang persalinan oleh tenaga kesehatan diharapkan audiens memahami tentang : a. Tanda-tanda bahaya pada ibu bersalin C. Persalinan di rumah c. Tanda-tanda persalinan d. Persiapan sebelum persalinan 2.Menjelaskan TIU dan TIK 4.2. Persiapan sebelum persalinan b. MATERI ( Terlampir ) 1. Tanda-tanda persalinan 4. Tanda-tanda bahaya pada ibu bersalin D. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1.Menjelaskan cakupan materi yang akan di AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam arkan 2.Mengucapkan 10 menit salam diri 3.Memperkenalkan -Mendeng- .

sampaikan 5.Melakukan appersepsi 6.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari persalinan oleh tenaga kesehatan Penyajian 30 menit 1.Menjelaskan tentang persiapan sebelum persalinan 2.Menjelaskan tentang persalinan di rumah 3.Menjelaskan tentang tandatanda persalinan 4.Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 5.Menjawab pertanyaan audiens 6.Menjelaskan tanda-tanda -menyimak dan mendengarkan Ceramah -Bertanya Tanya jawab -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah Mikrofon Papan tulis spidol

bahaya pada ibu bersalin -Menggali pengetahuan audiens mengenai persalinan oleh tenaga kesehatan -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tentang tandatanda bahaya ibu bersalin 6. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7. Menjawab pertanyaan -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan -Menanggapi -Sumbang saran

audiens Penutup 10 menit 1.Menutup pertemuan dengan menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab -Mendengar kan Mikrofon Ceramah

E. EVALUASI 1. Prosedur 2. Jenis soal 3. Instrumen test F. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir

ANEMIA PADA IBU HAMIL

A.

PENGERTIAN ANEMIA Anemia adalah jumlah sel darah merah menurun atau kadar Hb menurun di bawah normal (normal wanita 12 gr%, pria 14 gr%). Wanita hamil dikatakan anemia apabila kadar Hb nya di bawah 10 gr %. Untuk mengetahui secara pasti kadar Hb dilakukan tes darah.

B.

CIRI-CIRI IBU HAMIL DENGAN ANEMIA • Pucat • Lemah • Letih • Lesu • Nafas terengah-engah • Nyeri dada • Ikterus • Petechiae Biasanya ibu hamil dengan anemia mengeluhkan sebagian atau keseluruhan ciri-ciri di atas, dan unutuk memastikannya harus dengan tes kadar Hb dalam darah.

• Periksakan sedini mungkin apabila disinyalir ada tanda-tanda anemia.C. agar langkah-langkah antisipasi bisa segera dilakukan. PENATALAKSANAAN PADA IBU HAMIL DAN PENCEGAHAN ANEMIA • Penatalaksanaan dan pencegahan yang umum dilakukan adalah dengan pemberian suplemen zat besi selama masa kehamilan dengan aturan tertentu sewaktu ANC • Pencegahan bisa dilakukan secara mandiri dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang (4 sehat 5 sempurna) dan memperbanyak konsumsi makan yang mengandung zat besi seperti sayur mayur dan buah-buahan. .

oleh karena itu diperlukan berbagai kegiatan pengamanan rokok bagi kesehatan. B. Di antara kandungan asap rokok: Bahan radioaktif (polonium-201) Bahan-bahan yang digunakan di dalam cat (acetone) Pencuci lantai (ammonia) Racun serangga (DDT) . PENGERTIAN ROKOK Rokok merupakan salah satu zat adiktif yang bila digunakan mengakibatkan bahaya kesehatan bagi diri sendiri maupun masyarakat. Dengan ini setiap sedutan itu menyerupai satu sedutan maut.BAHAYA ROKOK TERHADAP TUBUH A. KANDUNGAN ROKOK Setiap batang rokok yang dinyalakan akan mengeluarkan lebih 4000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan membawa maut. Rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan.

Sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui menjadi penyebab kanker (karsinogen). Karbon Monoksida adalah gas beracun yang biasanya dikeluarkan oleh kendaraan. Nikotin turut menjadi puncak utama risiko serangan penyakit jantung dan strok. yang akan membawa kerusakkan pada setiap organ. yaitu bermula dari hidung. Hampir satu perempat penderita penyakit jantung adalah hasil puncak dari tabiat merokok. Efek racunnya terhadap perokok dibandingkan yang tidak merokok  14x menderita kanker paru-paru. saluran pencernaan. jantung. racun paling penting adalah Tar. ke saluran kencing dan kandung kencing. mulut. Apabila racun rokok itu memasuki tubuh manusia ataupun hewan. dan banyak lagi. Nikotin dan . paru-paru. tenggorokan. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan .- Tar mengandung racun anai-anai (arsenic) maut” bagi narapidana yang menjalani hukuman mati. BAHAYA ROKOK 1. saluran pernafasan.Gas beracun (hydrogen cyanide) yang digunakan di “kamar gas karbon monoksida. C. yaitu apabila sebagian dari racun-racun itu dikeluarkan dari tubuh. Bagaimanapun. organ reproduksi. dan tenggorokan  4x menderita kanker esophagus  2x kanker kandung kemih  2x serangan jantung 2. mulut. aliran darah.

pengeiritasi mata dan pernapasan. 3. sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. 6. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas. sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker. sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang . Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain. sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara.Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya. 4. 5. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

UPAYA PENCEGAHAN Dalam upaya preventif. media massa atau kebiasaan keluarga/orangtua. karena ternyata program tersebut membawa hasil yang menggembirakan. Pesanpesan yang disampaikan meliputi: • Meskipun orang tuamu merokok. karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk membuat keputusan sendiri. motivasi untuk menghentikan perilaku merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan merokok. D. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan . Suatu program kampanye anti merokok yang dilakukan dapat dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar tidak merokok. akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh godaan merokok yang datang dari teman.harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berhenti atau tidak mencoba untuk merokok. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai poster. • Iklan-iklan seperti itu. merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini. televisi atau radio. kamu tidak perlu harus meniru.

sehingga perlu lebih banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin. mineral ini juga berperan sebagai komponen untuk membentuk mioglobin (protein yang membawa oksigen ke otot). Saat hamil. serta enzim. dan jaringan penyambung). Hal ini terjadi karena selama hamil volume darah meningkat hingga 50%. Dalam keadaan tidak hamil. kebutuhan zat besi biasanya dipengaruhi dari menu makan yang sehat dan seimbang. Selain itu.• Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Selain itu. tulang rawan. Tetapi dalam kehamilan. kebutuhan zat besi meningkat mencapai dua kali lipat dari kebutuhan sebelum hamil. kolagen (protein yang terdapat pada tulang. Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat membebani orang lain (misal: orangtua) TABLET BESI SELAMA KEHAMILAN A. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok. suplai zat besi dari makanan masih belum mencukupi sehingga diperlukan suplemen berupa tablet besi. . pertumbuhan janin dan plasenta yang sangat pesat juga memerlukan zat besi. Pengertian tablet besi Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin). Zat besi juga berfungsi dalam sisten pertahanantubuh.

Sebaliknya teh. Akibat lain dari anemia defisiensi besi selama hamil adalah bayi lahir premature. ikan. kacang-kacangan dan sayuran berwarna hijau tua misalnya daging. sereal. D.25 mg asam folat. Kekurangan zat besi juga mempengaruhi pertumbuhan janin sehingga saat lahir. kopi dan kalsium dianggap dapat mengurangi penyerapan zat besi jika dikonsumsi dalam dua jam setelah makan makanan kaya zat besi.B. Kebutuhan / dosis zat besi selama kehamilan Tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD) diberikan pada ibu hamil sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. kerang. C. Vitamin C dianggap dapat membantu penyerapan zat besi di usus terutama zat besi yang berasal dari tumbuhan. Bahan-bahan makanan yang mengandung zat besi Sumber makanan yang banyak mengandung zat besi terdapat dalam bahan makanan hewani. . Manfaat tablet besi bagi ibu hamil Tablet besi selama kehamilan sangat penting karena dapat membantu proses pembentukan sel darah merah sehingga dapat mencegah terjadinya anemia/ penyakit kekurangan darah. berat badannya di bawah normal ( BBLR). TTD mengandung 200 mg ferro sulfat setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0. bayam dan lain-lain. telur. ayam. Kekurangan zat besi (anemia defisiensi zat besi) selama hamil dapat berdampak tidak baik bagi ibu maupun janin. Perdarahan yang banyak sewaktu melahirkan berefek lebih buruk pada ibu hamil yang anemia. Penanggulan anemia pada balita diberikan preparat besi dalam bentuk sirup.

zinc. vitamin C. Fe bahan makanan hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe nabati (non heme). Keanekaragaman konsumsi makanan sangat penting dalam membantu meningkatkan penyerapan Fe di dalam tubuh. vitamin A. Penyerapan Fe asal bahan makanan hewani dapat mencapai 10-20%. zat gizi mikro lain dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.Kekurangan pemenuhan Fe oleh tubuh memang sering dialami karena rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh terutama dari sumber Fe nabati yang hanya diserap1-2%. asam folat. Manfaat lain mengkonsumsi makanan sumber zat besi adalah terpenuhinya kecukupan vitamin A karena makanan sumber zat besi umumnya adalah sumber vitamin A. Kehadiran protein hewani. .

Pengertian Imunisasi Dasar Imunisasi adalah membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Pemberian imunisasi polio melalui mulut sebanyak 2 tetes langsung dari botol ke mulut bayi tanpa menyentuh mulut bayi. • Macam-macam dan jadwal pemberian imunisasi dasar Imunisasi polio Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus. Pemberian imunisasi campak melalui suntikan. B. • Imunisasi BCG . Imunisasi polio diberikan 4 kali. Imunisasi dasar adalah imunisasi yang diberikan pada bayi umur 0 – 1 tahun.IMUNISASI DASAR A. • Imunisasi Campak Bibit penyakit yang menyebabkan penyakit campak adalah virus.

4 ) CAMPAK 1x HEPATITIS 3 x ( HB1. Diberikan secara suntikan. Manfaat imunisasi dasar .2. DPT diberikan 3 kali yaitu DPT I.3) 4x Selang waktu pemberian 4 minggu Umur 0 – 2 bulan 2 bulan POLIO 4 minggu 2 bulan ( Polio 1. Hepatitis B3.3. DPT 3 . DPT 2 . Hepatitis B2. dan tetanus. Pertusis (Batuk rejan ). HB2. B HB3) 4 MINGGU 9 bulan 3 bulan B.2. • Imunisasi hepatitis B Hepatitis B1. • Imunisasi DPT DPT terdiri dari Difteri . Diberikan secara suntikan. diberikan secara suntikan Jadwal Pemberian Imunisasi Imunisasi BCG DPT Pemberian Imunisasi 1x 3x (DPT 1.BCG melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis.

Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada puting susu dan areola sekitarnya. PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF Air Susu Ibu adalah makanan terbaik dan alamiah untuk bayi. Ibu duduk atau berbaring santai. pertusis ( batuk rejan ) tetanus . Asi Eksklusif adalah pemberian hanya ASI saja tanpa makanan dan minuman lain. Bayi dipegang dengan satu lengan. LANGKAH-LANGKAH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF 1. campak dan poliomyelitis. 2. B. 3. Menghindari terjadinya penyakit TBC  Mencegah terjadinya penyakit difteri . kepala bayi terletak pada lengkung siku ibu dan bokong bayiterletak pada lengan . kepala .  Mencegah kecacatan dan kematian ASI EKSKLUSIF A. Bayi diletakkan menghadap perut ibu / payudara. Bila duduk lebihbaik menggunakan kursi yang rendah agar kaki ibu tidak tergantung dan punggung ibu bersandar pada sandaran kursi.

Setelah bayi membuka mulut. Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus 7. 6. setelah bayi mulai menghisap payudara tidak perlu ditopang lagi. Satu tangan bayi diletakkan di belakang badan ibu dan yang satu di depan. Ibu menatap bayi dengan rasa kasih sayang 8. Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut dengan cara menyentuh pipi dengan puting susu atau menyentuh sisi mulut bayi. MANFAAT PEMBERIAN ASI BAGI IBU DAN BAYI 1.bayi tidak boleh tertengadah dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu. 10. Merangsang kembalinya kandungan ke bentuk dan ukuran semula. 4. Manfaat pemberian ASI bagi Ibu 1. 5. . sehingga mengurangi perdarahan sesudah melahirkan. Payudara di pegang dengan ibu jari di atas dan ibu jari yang lain menopang di bawah. C. kepala bayi menghadap pada payudara. 9. Perut bayi menempel pada ibu. dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara dan puting serta areola dimasukkan ke mulut bayi.

Mengurangi kejadian pertumbuhan gigi yang kurang baik g. Tidak perlu mengeluarkan biaya. Mengandung zat pelindung terhadap infeksi oleh berbagai kuman penyakit. Mengurangi kejadian kanker payudara. Mengandung zat gizi (protein. b. Manfaat pemberian ASI bagi bayi a. karbohidrat. Mempunyai keuntungan psikologis. c. garam dan mineral serta vitamin) yang cukup dan sesuai untuk bayi. karena pada ibu yang menyusui secara eksklusif. 3. ASI menekan kesuburan. 2. Menjarangkan kelahiran. Memberikan keuntungan psikologis. lemak. 5. karena bayi berhubungan erat dengan ibu sehingga timbul rasa aman dan kepercayaan pada bayi. Mengurangi kejadian gigi keropos f. 4.2. Tidak menimbulkan alergi. . e. karena menimbulkan rasa bangga dan diperlukan. Bayi tidak mudah menderita diare d.

Kelompok 10-19 tahun. Masa peralihan dari masa kanak-kanak menjelang dewasa 3. Pengertian Seks Pra Nikah : Seks pranikah adalah hubungan seksual yang dilakukan remaja semelum menikah B. Ciri-ciri remaja Ciri-ciri psikis: 1. Cenderung ingin bebas 2. Ingin coba-coba . belum menikah 2. Pengertian Remaja dan Seks Pra nikah Pengertian Remaja : 1. Masa rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku Masih belum stabil.REMAJA DAN SEKS PRA NIKAH A.

Mengalami menstruasi 3. mimpi Basah. Panggul melebar. Lebih suka berkelompok 4. Akibat seks pra nikah . 2.Kawin paksa . Pada remaja putra : Suara berubah. juga dialami remaja • Factor-faktor yang mempengaruhi dorongan seksual : • Menonton gambar porno • Melihat gambar porno • Mendengar cerita porno • Berduaan ditempat sepi • Berkhayal tentang seksual • Menggunakan zat perangsang (narkoba) D. C.Kehamilan tidak diinginkan . Faktor-faktor yang mendorong seks pra nikah • Dorongan seksual adalah normal.Tertular Penyalit Menular Seksual (PMS) .3. Mudah terpengaruhi Ciri-ciri fisik : 1. Jakun membesar.Kehilangan keperawanan dan keperjakaan . Pada remaja putri : Payudara membesar.

4. 5. Ibu dan suami minta penjelasan Inisiasi Menyusui Dini ( IMD ) dan pemberian ASI eksklusif. tempat tidur dengan alas kain yang bersih 2. jika sewaktu-waktu diperlukan ibu. C.PERSALINAN TENAGA KESEHATAN A. Sejak awal ibu hamil dan suami harus menentukan persalinan ini ditolong oleh bidan atau dokter. Ibu dan suami menanyakan ke bidan/dokter kapan perkiraan tanggal persalinan. Ruangan yang terang. Air bersih dan sabun untuk cuci tangan . 2. PERSALINAN DI RUMAH Jika bersalin di rumah suami atau keluarga perlu menyiapkan : 1. Suami/keluarga perlu menabung untuk biaya persalinan 3. Siapkan donor darah. PERSIAPAN SEBELUM PERSALINAN 1.

3. mulas-mulas yang teratur timbul semakin sering dan semakin lama. Air ketuban keruh atau berbau 6. Kain. TANDA-TANDA BAHAYA PADA IBU BERSALIN 1. Keluar lender bercampur darah dari jalan lahir. ari-ari tidak keluar 7.3. TANDA-TANDA PERSALINAN 1. 2. Kain dan pakaian ganti yang bersih dan kering bagi ibu setelah melahirkan C. Pendarahan lewat jalan lahir 3. Keluar cairan ketuban dari jalan lahir akibat pecahnya selaput ketuban. . Setelah bayi lahir. Ibu tidak kuat mengejan atau mengalami kejang 5. Tali pusat atau tangan bayi keluar dari jalan lahir 4. Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat. Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas. handuk dan pakaian bayi yang bersih serta kering 4. D. 2.

TUJUAN PENINGKATAN PHBS Meningkatkan pengetahuan. LIMA PROGRAM PRIORITAS PHBS • Kesehatan ibu dan anak ( KIA ) • Kesehatan lingkungan • Gizi . kemauan. dan kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. PENGERTIAN PHBS PHBS adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang.(PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) A. B. kelompok atau masyarakat yang sesuai dengan norma-norma kesehatan. dan berperan secara aktif dalam pembangunan di bidang kesehatan. untuk memperoleh derajat kesehatan yang optimal. C. kesadaran. menolong dirinya sendiri.

INDIKATOR PHBS Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka dipergunakan indikator. LINGKUNGAN BERSIH MENCIPTAKAN HIDUP SEHAT • Menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari • Mencuci tangan dengan sabun • Menggunakan jamban untuk menghindari terjangkitnya berbagai macam penyakit dan menjaga kebersihan lingkungan • Mengelola sampah yang sesuai dengan syarat kesehatan E.• Gaya hidup sehat • Upaya kesehatan D. yaitu : • Pemeriksaan kehamilan oleh petugas kesehatan • Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan • Menjadi peserta KB • Balita ditimbang setiap bulannya • Pemberian imunisasi pada bayi • Penggunaan jamban • Penggunaan air bersih • Penampungan air bersih dan bebas jentik nyamuk • Rumah dan halaman bersih • Makan dengan menu seimbang • Menggunakan garam beryodium • Kebersihan kuku selalu terjaga • Semua anggota keluarga tidak merokok • Pernah mendengar informasi tentang AIDS .

Pengertian KB Keluarga berencana adalah ditujukan kepada ibu untuk mengatur jumlah dan jarak antar kelahiran anak yang di inginkan. Pengertian Kontrasepsi • Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan • Alat kontrasepsi adalah alat/obat-obatan untuk mencegah kehamilan C.• Memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan • Menjadi peserta dana sehat ( JPKM ) KELUARGA BERENCANA ( METODE KONTRASEPSI ) A. METODE SEDERHANA . B. Jenis-Jenis Alat Konrasepsi a.

kemaluan pria (zakar) dikeluarkan dari vagina. . Macam-Macam Kontrasepsi : ¬ SENGGAMA TERPUTUS Senggama dijalankan sebagaimana biasa tetapi pada puncak senggama. Tanpa alat/obat • Senggama terputus • Pantang berkala • Amennorhe sekunder 2. MOP (Vasektomi) D. Pil KB 2. Suntikan KB 4. MOW (Tubektomi) 2. AKDR 3. sehingga mani keluar dari vagina. METODE MANTAP 1. Susuk KB c. METODE EFEKTIF 1. Dengan alat/obat • Kondom • Diafragma/kap • Cream.1.jelly dan cairan berbusa • Tablet berbusa (vaginal tablet) • Intravag (tisu KB) b.

Keuntungan: • Murah. Cara kerja: Mencegah spermatozoa bertemu dengan ovum/sel telur pada waktu senggama karena sperma tertampung dalam kondom. segera hentikan pemakaian . mudah didapat • Mudah dipakai sendiri • Dapat mencegah penyakit kelamin • Efek samping hampir tidak ada Kerugian: • Menunggu kenyamanan bersenggama • Harus ada persediaan • Dapat sobek bila tergesa-gesa Efek samping • Alergi terhadap karet kondom.Keuntungan Merupakan kontrasepsi yang paling praktis Kerugian • Memerlukan penguasaan diri yang kuat • Kemungkinan ada sedikit cairan yang mengandung spermatozoa ¬ KONDOM Adalah suatu karet tipis yang dipakai menutupi zakar sebelum dimasukkan ke dalam vagina untuk mencegah terjadinya pembuahan.

• Lecet-lecet karena kurang licin. Keuntungan: • Mudah menggunakanya • Mencegah anemia defisiensi besi • Cocok untuk menunda kehamilan pertama pada dari PUS muda Kerugian: • Harus disiplin • Dapat mengurangi ASI Macam-macam pil KB: 1.kondom. sebaiknya gunakn kondom yang ada pelicinya. • Menipiskan lapisan endometrium. Pil dosis rendah (low dose) Mengandung estrogen dan progesterone dengan dosis lebih rendah . • Mengendalikan lender mulut rahim sehingga sel mani tidak dapat masuk ke dalam rahim. Pil dosis tinggi berisi 50 mg Mengandung estrogen 50-150 mg dan progesterone 1-10 mg 2. dan jangan terburu-buru. ¬ PIL KB Cara kerja: • Menekan ovulasi yang akan mencegah lepasnya sel telur dari ovarium.

• Menipiskan endometrium rahim.3. Pil mini Pil yang mengandung hormone progesterone Efek samping • Perdarahan di luar haid (spoting) • Rasa mual • Timbul flek-flek hitam • Nyeri kepala • Penambahan BB • Hipertensi ¬ SUNTIK Cara kerja: • Mencegah lepasnya sel telur dari indung telur wanita. • Mengentalkan lender mulut rahim. Macam-macam suntik KB • Depoprovera dosis 150 mg/3cc • Notisterat dengan dosis 200 mg/1cc Keuntungan: • Sangat efektif dengan kegagalan kurang dari 1% • Tidak mempengaruhi produksi ASI Kerugian: Menyebabkan efek samping antara lain: • Gangguan haid seperti amenorhea • Pusing . sehingga sel mani tidak dapat masuk dalam rahim.

• Mual • Kenaikan BB ¬ ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT / IMPLANT / SUSUK Susuk KB ini berisi levonorgestrel. • Lebih mahal daripada KB yang pendek. efektif • Tidak ada faktor lupa • Tidak menekan produksi ASI • Masa pakai jangka panjang (5 tahun) Kekurangan: • Harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang terlatih. Efek samping: • Gangguan haid seperti amenorhea • Jerawat • Perubahan BB . Kelebihan: • Praktis. terdiri dari 3 kapsul yang diinsersikan di bawah kulit lengan atas bagian dalam kurang lebih 6-10 cm dari lipat siku. Cara kerja: Norplant yang telah dimasukkan akan mencegah kehamilan selama tetap berada di tempat tersebut. • Implant sering mengubah pola haid.

¬ INTRAVAG (tisu KB) Adalah alat kontrasepsi wanita yang digunakan dalam vagina sebelum bersenggama yang berbentuk keras. Cara kerja: Dengan adanya alat ini. Cara kerja : Mencegah masuknya mani ke dalam servik sehingga pembuahan tidak terjadi. Besarnya disesuaikan. . terdiri dari plastik. atau pergerakan sperma.• Nyeri • Hematoma pada daerah pemasangan atau pencabutan ¬ ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR/IUD) Adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim yang bentuknya bermacam-macam. mematikan hasil ¬ DIAFRAGMA/CAP Terbuat dari karet yang berbentuk mangkok dipakai untuk menutupi servik. tipis dan mengandung obat spermisida. maka terjadi perubahan pada endometrium yang mengakibatkan kerusakan (lysis) pada sperma yang masuk. Tembaga pada AKDR akan menghalangi mobilitas pembuahan.

Mekanisme kerja: Dengan memotong atau mengikat tuba sehingga ovum tidak bertemu dengan sperma. Keputihan 6.Cara kerja: Alkil fenoksi politoksi ethanol yang bekerja sebagai spermatisida (mematikan sperma). Gatal-gatal 2. Keuntungan: Masa klimakterium dalam suasana alami . cincin untuk mencegah pengeluaran sperma. ¬ TUBEKTOMI Adalah tindakan pembedahan untuk mengakhiri kesuburan. Nyeri ¬ VASEKTOMI Adalah tindakan memotong dan menutup saluran mani yang menyalurkan sel mani keluar dari pusat produksinya di testis. Meningkatnya pengeluaran cairan vagina 3. Perdarahan 5. Efek samping: 1. Iritasi dinding vagina 4. Mekanisme kerja: Penutupan vas deferens dengan cara diikat (ligasi) dengan menggunakan klip.

IDENTITAS 1. Tempat 4. Waktu 5. Petugas : Prilaku Hidup Bersih dan Sehat : Kebersihan Lingkungan : Balai Desa : 50 menit : Masyarakat Desa : Bidan B.Kerugian: Membutuhkan waktu operasi lebih panjang/lama SATUAN ACARA PENYULUHAN (PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) A. Sub topik 3. TUJUAN INSTRUKSIONAL . Topik / masalah 2. Sasaran 6.

Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) b. Pentingnya PHBS D. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di harapkan audiens dapat memahami pentingnya kebersihan lingkungan 2.Memperkenalkan diri 3.1.Melakukan appersepsi Mikrofon Papan AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam Mendengar -kan .Mengucapkan 10 menit salam 2. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PENYULUH Pembukaan 1. Tujuan PHBS 3. Pengertian PHBS 2. Tujuan PHBS c. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di harapkan audiens memahami tentang : a. Pentingnya PHBS C.Menjelaskan TIU dan TIK 4. MATERI ( Terlampir ) 1.

6.Menjawab pertanyaan audiens 5.Menjelaskan Tujuan PHBS 3.Menjelaskan pentingnya PHBS -Menggali pengetahuan audiens tentang PHBS -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimak dan mendengarkan -Bertanya Flif Chart Mikrofon Ceramah Tanya jawab -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran -Menanggapi Ceramah -Memperha tikan .Menjelaskan pengertian PHBS 2.Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari PHBS tulis spidol Penyajian 30 menit 1.

Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3.-Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tujuan PHBS 6.Memberi salam penutup -Bertanya -Memperha tikan Mendengarkan Mikrofon Ceramah -Menjawab -Menjawab salam . Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.Menutup pertemuan dg menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.

TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. Topik / masalah 2. Sub topik 3. Tempat 4. Petugas : Keluarga Berencana : Metode Kontrasepsi : Balai Desa : 50 menit : Pasangan Usia Subur : Bidan B. IDENTITAS 1. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang Keluarga berencana di harapkan audiens dapat memahami tentang metode kontrasepsi . Jenis soal 3. EVALUASI 1. Prosedur 2. Instrumen test F. Waktu 5.E. Sasaran 6. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN (METODE KONTRASEPSI) A.

Melakukan appersepsi 6. Ibu mengetahui alat-alat kontrasepsi b.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5. Keuntungan dan kerugian dari kontrasepsi D.Menjelaskan TIU dan TIK 4.2. MATERI ( Terlampir ) 1.Memperkenalkan diri 3. Ibu mengetahui efek samping/komplikasi dari kontrasepsi c. Macam-macam alat kontrasepsi 2. Efek samping/komplikasi dari kontrasepsi 3.Menjelaskan manfaat relevansi mem-pelajari Mikrofon Papan tulis spidol AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam Mendengar -kan . KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN Pembukaan 10 menit PENYULUH 1. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang metode kontrasepsi di harapkan : a.Mengucapkan salam 2. Ibu mengetahui keuntungan dan kerugian dari kontrasepsi C.

Menjelaskan kentungan dan kerugian kontrasepsi -Menggali pengetahuan audiens tentang kontrasepsi -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah -Bertanya Tanya jawab -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran Ceramah -Menanggapi -Memperha tikan .kontrasepsi Penyajian 30 menit 1.Menjelaskan efek samping/komplik asi kontrasepsi 3.Menjelaskan tentang macam2 alat kontrasepsi 2.Menjawab pertanyaan audiens 5.Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4.

Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.Menutup pertemuan dg menyimpulkan materi yg telah di bahas 2.-Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan keuntungan dan kerugian kontrasepsi 6.Memberi salam penutup -Bertanya -Memperha tikan Mendengarkan Mikrofon Ceramah -Menjawab -Menjawab salam . Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1.

TUJUAN INSTRUKSIONAL 1. IDENTITAS 1. EVALUASI 1. Petugas : Lansia : Pembinaan Kesehatan Pada Lansia : Balai Desa : 50 menit : Lansia : Bidan B. Topik / masalah 2. Tempat 4. Waktu 5. Sasaran 6. Sub topik 3. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang lansia di harapkan audiens mengerti tentang : . Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang lansia di harapkan audiens dapat memahami tentang kesehatan lansia 2. Jenis soal 3. Instrumen test F. Prosedur 2.E. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN (PEMBINAAN KESEHATAN PADA LANSIA) A.

keseimbangan istirahat. Pemeliharaan kebersihan diri. keamanan dan keselamatan D.Memperkenalkan diri 3. Pemeliharaan kebersihan diri. keseimbangan istirahat. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN Pembukaan 10 menit PENYULUH 1.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari lansia Mikrofon Papan tulis spidol AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam Mendengar -kan . Olahraga bagi lansia c.Melakukan appersepsi 6. Gizi seimbang untuk lansia b. Olahraga bagi lansia c. Gizi seimbang untuk lansia b.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Mengucapkan salam 2. keamanan dan keselamatan C.a. MATERI ( Terlampir ) a.

Menjawab pertanyaan audiens 5. keamanan dan keselamatan lansia -Menggali pengetahuan audiens tentang lansia -Menyimak dan mendengarkan Flif Chart Mikrofon Ceramah -Bertanya Tanya jawab -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran Ceramah -Menanggapi .Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4. keseimbangan istirahat.Penyajian 30 menit 1.Menjelaskan olahraga bagi lansia 3.Menjelaskan tentang gizi seimbang untuk lansia 2.Menjelaskan pemeliharaan kebersihan diri.

Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1. keseimbangan istirahat. keamanan dan keselamatan 6.-Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan tentang pemeliharaan kebersihan diri.Menutup pertemuan dg -Memperha tikan -Bertanya -Memperha tikan Mendengarkan Mikrofon Ceramah . Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.

Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3. Jenis soal 3. REFERENSI : Test akhir pertemuan : Lisan : Terlampir . Instrumen test F.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab E. EVALUASI 1.menyimpulkan materi yg telah di bahas 2. Prosedur 2.

B. C. kuat dan segar. karena lansia umumnya kurang aktivitas.roti ). Pemeliharaan Kebersihan Diri Kebersihan diri sangat penting bagi lansia karena dengan memelihara kebersihan diri secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan pada kulit dan anggota tubuh lain. dan lemak. serta badan terasa bersih dan segar. sagu. telur ). harus memenuhi gizi seimbang paling tidak kandungan dalam makanan yang dikonsumsi harus terdiri dari makanan yang mengandung sumber energi ( nasi. jenis olahraga yang disarankan bagi lansia adalah olahraga ringan seperti senam ringan dan jalan kaki setiap pagi. ketela pohon. daging-dagingan. Olahraga Bagi Lansia Lansia perlu berolahraga agar tubuh tetap dalam keadaan sehat. protein (tahu. tempe. Gizi Seimbang Untuk Lansia Makanan yang baik untuk lansia. . Setiap lansia perlu melakukan olahraga secara teratur sesuai dengan keadaan dan kesehatan tubuhnya olahraga perlu dilakukan.SATUAN ACARA PENYULUHAN PEMBINAAN KESEHATAN PADA LANSIA A.

Peran Keluarga Dalam Pembinaan Lansia Dukungan dan perhatian dari keluarga sangat berarti bagi lansia karena lansia akan merasa diperhatikan dan dibutuhkan. dan itu sangat berarti bagi lansia. Pemeliharaan keseimbangan istirahat / tidur bagi lansia karena lansia sering mengalami gangguan pola tidur yang disebabkan menurunnya fungsi tubuh. Pemeliharaan Keseimbangan Istirahat atau Tidur Istirahat atau tidur cukup akan memberikan kesegaran fisik pada lansia. lansia mendapatkan bimbingan atau tindakan pengobatan secara dini.D. E. Pemeliharaan Keamanan dan Keselamatan Menurunnya fungsi fisik mengakibatkan lansia beresiko besar mengalami kecelakaan. G. Gunakan sandal / sepatu yang beralas karet. dan tidak basah. pasang pegangan di kamar mandi / WC. Upaya peningkatan keamanan dan keselamatan pada lansia meliputi : - Anjurkan lansia menggunakan alat bantu jika mengalami kesulitan berjalan - Upayakan lantai tidak licin. rata. F. . Pemeriksaan Kesehatan Bagi Lansia Dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Apabila memungkinkan.

SATUAN ACARA PENYULUHAN GIZI PADA IBU HAMIL A. Waktu 5. TUJUAN INSTRUKSIONAL . Sub topik 3. Tempat 4. Sasaran 6. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil c. Zat-zat yang penting bagi ibu hamil : Ibu hamil : Gizi ibu hamil : Balai Desa : 50 menit : Pengunjung posyandu : Bidan B. Umum Setelah dilakukan penyuluhan tentang gizi ibu hamil di harapkan audiens dapat memahami tentang pentingnya gizi ibu hamil 2. Pengertian makanan bergizi b. Petugas 1. Topik / masalah 2. IDENTITAS 1. Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang gizi ibu hamil di harapkan audiens mengerti tentang : a.

Mengucapkan salam 2. Kebutuhan gizi ibu hamil D. Pengertian makanan bergizi b. MATERI ( Terlampir ) a. Kebutuhan gizi ibu hamil C. KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN Pembukaan 10 menit PENYULUH 1.Menjelaskan cakupan materi yang akan di sampaikan 5.Menjelaskan TIU dan TIK 4.Menjelaskan manfaat relevansi mempelajari gizi ibu hamil Mikrofon Papan tulis spidol AUDIENCE MEDIA METODE -Menjawab Mikrofon Ceramah salam Mendengar -kan Penyajian 30 menit 1.Melakukan appersepsi 6.d. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil c.Menjelaskan tentang -Menyimak dan men- Flif Chart Ceramah .Memperkenalkan diri 3. Zat-zat yang penting bagi ibu hamil d.

Menjelaskan zatzat yang penting bagi ibu hamil -Menggali pengetahuan audiens tentang gizi ibu hamil -Memberi kesempatan audiens lain untuk menambahkan -Menyimpulkan pendapat audiens dan menjelaskan dengarkan Mikrofon -Bertanya Tanya jawab -menyimak dan mendengarkan -Sumbang saran Ceramah -Menanggapi -Memperha tikan .Memberi kesempatan audiens untuk bertanya 4.Menjelaskan manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil 3.pengertian makanan bergizi 2.Menjawab pertanyaan audiens 5.

tentang kebutuhan gizi ibu hamil 6.Memberi salam penutup -Menjawab salam -Menjawab Mendengarkan Mikrofon Ceramah -Memperha tikan -Bertanya E. Memberi kesempatan pd audiens untuk menanyakan materi yang kurang jelas 7.Melakukan evaluasi dg memberikan pertanyaan pd audiens 3.Menutup pertemuan dg menyimpulkan materi yg telah di bahas 2. Prosedur : Test akhir pertemuan . EVALUASI 1. Menjawab pertanyaan audiens Penutup 10 menit 1.

Jenis soal 3. Pengertian makanan bergizi Yaitu makanan yang mengandung : • Zat tenaga • Zat pembangun • Zat pengatur dalam susunan yang seimbang dan jumlah yg sesuai dengan kebutuhan gizi. Menjamin pertumbuhan jaringan sehingga bayi baru lahir memiliki berat badan optimal C. B. Menjaga kesehatan ibu hamil 2. Manfaat makanan bergizi bagi ibu hamil 1. Untuk kesehatan janin yang dikandung 3. Meningkatkan produksi ASI 4.2. Instrumen test F. Mengurangi resiko dan komplikasi pada ibu 5. REFERENSI : Lisan : Terlampir SATUAN ACARA PENYULUHAN GIZI PADA IBU HAMIL A. Karbohidrat • • Karboidrat berfungsi sebagai sumber energi Karbohidrat yang dibutuhkan pada bumil sekitar 1500 kalori . Zat-zat yang penting bagi ibu hamil a.

sayursayuran. susu dan produk olahan susu seperti yoghurt dan keju. unggas. Protein • Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin diantaranya untuk pembentukan jaringan yang telah ada termasuk pembentukan jaringan otak. ikan. beras dan olahannya. Serat • Serat berfungsi memberi rasa kenyang lebih lama. oncom dan selai kacang c. kulit. rambut. kacang-kacangan dan bijibijian. tempe. Hal ini mencegah ibu hamil makan secara berlebihan. gandum. • Untuk ibu hamil memerlukan protein 10 gram/hari dari kebutuhan sebelum hamil yaitu 60 gram/hari • Bahan makanan sumber protein hewan adalah daging sapi. jagung serta gula murni. . b. telur.• Bahan makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah padi-padian dan produk olahannya. sedangkan bahan makanan protein nabati adalah kacang-kacangan dan produk olahan seperti tahu. selain itu juga membantu memperlancar sistem pencernaan sehingga mencegah terjadinya sembelit • Bahan makanan kaya serat adalah buah-buahan. serelia atau padi-padian. kuku dan semua bahan pengatur seperti hormon dan enzim-enzim ibu dan janin.

untuk perkembangan janin termasuk kekebalan tubuh dan produksi sel darah merah serta sistem sarafnya. dan produk olahanya (mentega. ayam. Sumber lemak hewani yaitu daging sapi.• Ibu hamil membutuhkan asupan serat setiap hari 25-30 gram. B.. kambing. Mineral • Mineral sangat penting bagi tubuh ibu dan tumbuh kembang janin. susu. C e. ikan. . • Vitamin yang diperlukan adalah vitamin A. keju). telur. Lemak • Lemak dibutuhkan terutama untuk membentuk energi dan juga membangun sel-sel baru. serta perkembangan sistem saraf janin.better. Vitamin • Vitamin diperlukan tubuh untuk mempertahankan kesehatan. d. f. • Lemak bisa didapat dari asam lemak jenuh yang umumnya berasal dari sumber hewani dan asam lemak tak jenuh yang umumnya berasal dari sumber nabati. sedangkan sumber lemak nabati adalah minyak zaitun. minyak kelapa sawit dan minyak jagung. selain itu juga membantu proses metabolism.

meningkatkan metabolism enzim. Iodium : mencegah kretinisme g. seng. Suplemen multivitamin • Suplemen multivitamin dibutukan sebagai tambahan zat gizi misalnya ibu hamil yang sedang sakit ibu hamil yang masih muda (umur < 20 tahun ). ibu hamil yang kurang gizi dan lain-lain • Suplemen yang dapat diberikan adalah vitamin B. Jika ibu hamil minum tablet tersebut. Kebutuhan gizi pada ibu hamil a. D. pengaturan kekebalan tubuh. sintesis protein. Kehamilan TM 1 Pada kehamilan TM 1 biasanya nafsu makan ibu berkurang dan . D. E. dan hormon. C. kalsium. ketidak seimbangan dengan elemen yang lain. magnesium dan fosfor. sebaiknya diimbangi dengan minum (sedikitnya 8 gelas/hari) dan makan makanan tinggi serat.• Yang termasuk mineral diantaranya adalah zat besi. pemberian Co dan Mg pada saat perut kosong dan menurunkan absorbsi suplemen dari zat besi. polio acid dan panthotemic acid • Konsumsi suplemen tidak boleh dilakukan sembarangan mengingat efek samping sembelit. Adapun kegunaanya: Kalsium (Ca) : pembentukan tulang dan bakal gigi janin Besi (Fe) : pembentukan dan mempertahankan sel darah merah Seng (Zn) : pertumbuhan janin.

Kehamilan TM 2 Pada kehamilan TM 2 nafsu makan ibu biasanya sudah meningkat. demikian juga kebutuhan zat pembangun dan pengatur seperti lauk pauk. cracers. Bahan makanan sumber zat pengatur dan pembangun perlu diberikan lebih banyak dibanding pada kehamilan TM 2 karena selain untuk pertumbuhan janin sangat diperlukan ibu untuk proses persalinan. b. tambahan kalori dan protein adalah 3. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak dan hidrat arang seperti makanan yang manis-manis dan gorengan dikurangi. gula. Umumnya nafsu makan ibu sering lapar jangan makan yang berlebihan sehingga BB tidak naik terlalu banyak. dan lain-lain lebih banyak diperlukan dibandingkan kebutuhan saat tidak hamil. sayuran. Kebutuhan akan zat gizi tenaga seperti nasi. minyak. dan sebagainya sesuai dengan selera ibu masing-masing. sup dan lain-lain.sering mual dan rasa ingin muntah. singkong. Pada masa ini lambung . santan.85 kalori dan protein 12 gram terdiri dari: • Nasi: ½ piring • Ikan: ½ potong • Tempe: 1 potong • Sayuran: 1 ½ mangkok • Minyak: ½ sendok makan c. asinan. roti. namun makanan ibu hamil masih diberikan seperti biasa. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi sering seperti susu. Dan makanan ringan lainya seperti biscuit. buah-buahan. Kehamilan TM 3 Pada saat ini janin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. telur. dan buah-buahan berwarna.

menjadi sedikit terdesak. dan ibu merasa kepenuhan karena itu berikan makanan dalam porsi kecil asal sering agar gizi yang diperlukan ibu dapat terpenuhi. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->