BATU PASIR

Genesa Batupasir adalah suatu batuan sedimen clastic yang dimana partikel penyusunnya kebanyakan berupa butiran berukuran pasir. Kebanyakan batupasir dibentuk dari butiran-butiran yang terbawa oleh bergerakan air, seperti ombak pada suatu pantai atau saluran di suatu sungai. Butirannya secara khas di semen bersama-sama oleh tanah kerikil atau kalsit untuk membentuk batu batupasir tersebut. Batupasir paling umum terdiri atas butir kwarsa sebab kwarsa adalah suatu mineral yang umum yang bersifat menentang laju arus. Seperti halnya pasir, batu pasir dapat memiliki berbagai jenis warna, dengan warna umum adalah coklat muda, coklat, kuning, merah, abu-abu dan putih. Karena lapisan batu pasir sering kali membentuk karang atau bentukan topografis tinggi lainnya, warna tertentu batu pasir dapat dapat diidentikkan dengan daerah tertentu. Sebagai contoh, sebagian besar wilayah di bagian barat Amerika Serikat dikenal dengan batu pasir warna merahnya. Sifat kimia batu pasir Konstitusi kimia dari batu pasir adalah sama dengan pasir, batu dengan demikian pada dasarnya terdiri dari kuarsa. Bahan penyemenan alam yang mengikat pasir bersama sebagai batu biasanya terdiri dari silika, kalsium karbonat, atau oksida

besi. Bervariasi 365-460 kg/m2 Komposisi batu pasir batupasir diklasifikasikan berdasarkan komposisi butir mereka.25% Rugi Pada Ignition (LOI) 1.9% Magnesia (MgO) 0.2% Mereka sangat tahan terhadap asam.0% menjadi 1.2-0.6% Alumina (Al2O3) 1.5% Soda (Na2O) & Potash (KRO) 1. Tiga komponen yang dipertimbangkan: • • Kuarsa butir Feldspar butir .5% -1. Variasi tersebut adalah hasil dari materi yang mengikat dan persentase konstituen. abu-abu dan putih. Karakteristik Batu pasir • Warna warna bervariasi dari merah.0% menjadi 1. • • • • Penyerapan Air Kekerasan Porositas Kekuatan tekan Kapasitas penyerapan air tidak lebih dari 1. Kimia pasir sangat tahan Mineralic Mono-rock.42 kg/m3 porositas bervariasi dari rendah sampai sangat rendah. alkali dan dampak termal. dengan silika sebagai kepala sekolah. ersentase masing-masing unsur adalah sebagai berikut: • • • • • • • • SiO2 93-94% Besi (Fe2O3) 1.8% menjadi 0.0% Terletak antara 6 sampai 7 pada Skala Moh's Kepadatan 2.4 1.2% Kapur (CaO) 0. kuning. hijau.32-2.

Batupasir Silisiklastik (butiran terigen) = Batupasir Epiklastik: endapan yang berasal dari rombakan batuan terdahulu akibat pelapukan dan erosi. . Batuan klastik ini tersusun atas klastika atau butiran-butiran yang memiliki ukuran tertentu. Proses erosi dan transportasi atau pengangkutan material sedimentasi dari sumbernya melalui beberapa media. Ukuran butir dari batuan sedimen ini diklasifikasikan oleh Wentworth menjadi beberapa kelompok. yang merupakan tahap terakhir dari perjalanan material yang terangkut dari hasil pengangkutan batuan asal yang dikenal juga dengan bahan-bahan allogenik. termasuk batuan volkanik dan non-volkanik. warna dan sifat fisik dari berbagai varietas batu pasir bervariasi. yaitu: 1. Proses pelapukan baik mekanis (proses penghancuran batuan secara desintegratif) maupun secara kimiawi (dekomposisi).• Rock butir fragmen Berdasarkan persentase komposisi komponen ini. angin. Klasifikasi batupasir berdasarkan batuan asalnya: . Proses pengendapan. 1. yaitu: Berikut akan lebih dibahas mengenai atas dasar apa dilakukannya klasifikasi batupasir dan apa saja klasifikasinya. ataupun es. 2. Klasifikasi Batu Pasir Batupasir merupakan jenis batuan sedimen klastik. Batuan sedimen klastik merupakan batuan sedimen yang terbentuk oleh proses pembentukan kembali segala macam sumber batuan pada kondisi tekanan (P) dan temperatur (T) normal di permukaan bumi. Proses pembentukan batuan sedimen klastika ini secara alami dapat dibagi menjadi beberapa tahap. yaitu berupa air. 3.

Klasifikasi batupasir berdasarkan Pettijohn (1987) 4. termasuk endapan piroklastik dan endapan epiklastik. . Btupasir wacke : matriks > 15% 3.= Batupasir Volkaniklastik: terdiri dari material volkanik (hasil rombakan mupun tidak).Batupasir non-silisiklastik (batuan karbonat dan evaporit). Batupasir arenit : matriks < 15% 2. Klasifikasi batupasir berdasarkan Folk (1974) . Klasifikasi batupasir berdasarkan kehadiran matriks lempung: 1. 2.

tingkat kematangan: matang (mature) hingga sangat matang (supermature). tingkat kematngan: matang (mature) atau submatang (submature). • Batupasir Kuarsa (Quartz Arenites): berasosiasi dengan sedimen eolian. hematit. shelf (lingkungan kerak stabil). klasifikasi batupasir menurut Pettijohn (1987). matriks. beach. interbedded dengan shallow marine limestone. Adapun komposisi batupasir ini adalah butiran (terdiri dari fragmen batuan. yaitu batupasir kuarsa (quartz arenite). feldspar > fragmen litik 10-75% (rata-rata 20-40%). • Batupasir Arkose (Arkoses): memiliki butiran feldspar dengan persentase yang tinggi. Hasil dari klasifikasi ini menghasilkan beberapa jenis penamaan batupasir.5. karbonat. rijang kuarsit lebih dari 90%. umumnya memiliki struktur sedimen lapisan bersilang. kuarsa. batupasir litik (litharenites). dan Gilbert (1982) merupakan klasifikasi yang didasarkan oleh komposisi batupasir tersebut. Klasifikasi batupasir berdasarkan Gilbert (1982) Pada umumnya. lingkungan non-marine (sering fluviatil pada iklim semi-arid). warnanya merah atau merah muda. dan feldspar). dan semen. batupasir wacke (greywacke). mineralogi kuarsa. mineralogi: kuarsa < 90% (rata-rata 50-60%). semen silika. Folk (1974). semen . batupasir arkose (arkoses).

Setelah proses selesai. Penambangan Batu Pasir Tanah pertambangan penggalian terbuka dari batu yang diperoleh dengan menggali. hematit. semen karbonat. menunjukkan struktur sedimen turbidit. mineral lempung). Orrisa. silika. Andaman dan Nikobar dan berbagai tempat tempat. pirit. silika. Tamil Nadu. peledakan atau memotong. kuarsa. oksida besi. Proses setelah penggalian melibatkan empat langkah-langkah berikut: 1.Gujarat. batu siap untuk digunakan lebih lanjut. Hal ini sangat diakui untuk keindahan alam. beberapa lokasi di . Permukaan grinding dan polishing dan 4. pirit.karbonat. feldspar. Prosedur yang sama diikuti untuk pasir. lingkungan deltaik atau fluviatil. Di India terdapat berbagai batu tambang pasir yang berada di Rajasthan. • Batupasir wacke (greywacke): sebagian besar keras dan berwarna abu-abu gelap dengan matriks melimpah. Kegunaan Batu pasir cocok digunakan baik untuk keperluan rumah tangga dan komersial. Pembalut 2. Proses ini disebut penggalian. mineral sulfat (barit. diendapkan oleh arus turbidit pada cekungan air dalam. feldspar. yang akan berguna untuk interior . Madhya Pradesh. mineraalogi fragmen litik 10-80%. Karnatka. • Batupasir Litik (Litharenites): penamaan tergantung dari jenis fragmen butiran yang hadir. Pemotongan / penggergajian 3. feldspar dan butiran litik umumnya hadir. Ujung-potong-memotong. mineral lempung. matriks lempung / klorit (kalau ada).

tekstur dan komposisi batu pasir dapat digunakan untuk menafsirkan banyak hal tentang sejarah pasir. Karena kekerasan dan kesamaan ukuran butirannya. Bentukan batuan yang terutama tersusun dari batu pasir biasanya mengizinkan perkolasi air dan memiliki pori untuk menyimpan air dalam jumlah besar sehingga menjadikannya sebagai akuifer yang baik. Batu pasir tahan terhadap cuaca tapi mudah untuk dibentuk. batupasir ditemukan media yang cocok digunakan untuk dinding dan lantai berpakaian dan churn out enamoring berbagai artefak buatan seperti ornamen taman. .maupun sebagai hiasan eksterior. Karena sifat arsitekturalnya. termasuk wilayah litologi sumber. dan durasi waktu dalam baskom. patung dan benda-benda dekoratif lainnya. proses bertindak di cekungan pengendapan. paleoklimatik. batu pasir menjadi bahan yang sangat baik untuk dibuat menjadi batu asah (grindstone) yang digunakan untuk menajamkan pisau dan berbagai kegunaan lainnya. batupasir hasil galian dapat digunakan sebagai material di dalam pembuatan gelas/kaca. aktivitas tektonik. Hal ini membuat jenis batuan ini merupakan bahan umum untuk bangunan dan jalan.

indian-sandstone. Anonimus.id . 2008. www. Modul Praktikum Petrologi. Laboratorium Petrologi dan Endapan Mineral.com en.go.org/wiki/Sandstone http://rri.wikipedia.Daftar Pustaka Anonimus. Bandung: departemen teknik geologi ITB. Bandung: departemen teknik geologi ITB. Diktat kuliah: Petrologi.

166 Perusahaan Pertambangan Ancam Kelestarian Hutan Kalimantan .

Berdasarkan data Walhi itu menunjukan daerah terbanyak yang mengajukan izin pinjam pakai hutan adalah di Kalsel sebanyak 72 perusahaan batu bara. di Kaltim tingkat deforestrasi (pengurangan luas hutan) mencapai 350 ribu hektare setiap tahun sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat di Kaltim yang masih bergantung hidupnya dari hasil hutan. Ia menjelaskan bahwa dalam prosesnya pemerintah pusat melalui Dephut harus tidak memberikan izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kegiatan di luar kehutatan walaupun dalam aturan/regulasinya dibenarkan ketika sudah ada SK Menhut mengenai pinjam pakai kawasan hutan. maka tidak ada argumentasi yang membenarkan ketika Menhut yang baru ini mengamini peminjaman kawasan hutan untuk aktivitas di luar kehutanan yang diajukan oleh Pemerintah kabupaten/Kota dan lebih dari 60 perusahaan pertambangan di Kaltim. Sejak tahun 2001. Isal Wardhana di Samarinda. Eksploitasi kawasan hutan di Kalimantan Timur akan berdampak yang sangat signifikan terhadap keberlanjutan dan kelestarian hutan di Kaltim . Permohonan ini harus ditelaah secara mendalam mengingat semakin tingginya tingkat deforestrasi di Kaltim dan bahkan sampai merambah Hutan Lindung di Kalimantan Timur.Walhi Kaltim mengungkapkan data bahwa persoalan deforestrasi kian parah justru bukan dari sektor kehutanan namun terdapat 166 perusahaan pertambangan batu bara yang kini melakukan pinjam pakai kawasan hutan sehingga mengancam kelestariannya. kemudian di Kaltim mencapai 65 perusahaan. Kalteng 20 perusahaan dan Kalbar delapan perusahaan. juga mengungkapkan bahwa sebagian lahan yang menjadi kawasan pinjam pakai oleh perusahaan pertambangan batu bara itu adalah masuk dalam katagori hutan lindung. Secara moral dan demi penyelamatan hutan alam kaltim yang tersisa. Direktur Walhi Kaltim.

Tindakan Pemkab Nunukan itu merupakan pelanggaran terhadap fungsi kawasan dan perundang-undangan yang berlaku pada sektor kehutanan." Isal Wardhana kembali menegaskan. .dan secara langsung berpengaruh terhadap bencana ekologis yang terjadi di Kaltim. Seyogyanya aparat keamanan harus menghentikan proyek yang berada di dalam kawasan hutan lindung tersebut. Pemkab sampai kini diindikasikan belum bisa menunjukkan kepada publik SK Menhut menyangkut pinjam pakai kawasan Hutan Lindung di Kabupaten Nunukan. Ditambahkan bahwa untuk kasus di Kabupaten Nunukan menunjukan bahwa dari hasil pantauan walhi kaltim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah melakukan kegiatan proyek pembukaan jalan di dalam kawasan hutan lindung. Isal menambahkan bahwa Menhut yang baru juga seharusnya jangan memberikan SK pinjam pakai kepada Pemkab Nunukan sampai adanya telaah yang mendalam terhadap proyek tersebut mengingat diindikasikan proyek telah dijalankan tanpa adanya SK pinjam pakai yang dikeluarkan oleh Menhut.