P. 1
Artikel Kewirausahaan

Artikel Kewirausahaan

|Views: 1,819|Likes:

More info:

Published by: Erik 'Magnus' Lensherr on Nov 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2012

pdf

text

original

Nama : Tony Sulistyo NIM : C0209009

Artikel Kewirausahaan
1. Hakikat dan Konsep Dasar Kewirusahaan Kewirausahaan pertama kali muncul pada abad 18 diawali dengan penemuanpenemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal, dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama. Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti. Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan

perubahanperubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, (2) memperkenalkan metoda produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya. Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).

Ciri dan Watak Wirausaha Ciri-ciri dan watak kewirausahaan 1. atau agar lebih memiliki kecerdasan finansial (FQ) maka yang lebih tepat adalah pendidikan wirausaha. ketidaktergantungan. terutama oleh para pengajar agar arah dan tujuan pendidikan yang diberikan tidak salah. Karena kedua aspek itu sama pentingnya. Berorientasi pada tugas dan hasil Kebutuhan untuk berprestasi. Percaya diri Keyakinan. Pengambilan resiko Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan 4.Kesimpulan dari kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan. Jika yang diharapkan dari pendidikan yang diberikan adalah sosok atau individu yang lebih bermental baja atau dengan kata lain lebih memiliki kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasarn advirsity (AQ) yang berperan untuk hidup (menghadapi tantangan hidup dan kehidupan) maka pendidikan wiraswasta yang lebih tepat. sosial. psikologi dan sosial yang menyertainya. dan optimisme 2. menanggapi saran-saran dan kritik 5. dan professional. Sebaliknya jika arah dan tujuan pendidikan adalah untuk menghasilkan sosok individu yang lebih lihai dalam bisnis atau uang. ketekunan dan ketabahan. Keorisinilan Inovatif dan kreatif serta fleksibel . Persepsi wirausaha kini mencakup baik aspek financial maupun personal. tekad kerja keras. individualistis. energetik dan inisiatif 3. berorientasi laba. serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. 2. memikul resiko finansial. maka pendidikan yang diberikan sekarang lebih cenderung kedua aspek itu dengan menggunakan kata wirausaha. Kepemimpinan Perilaku sebagai pemimpin. mempunyai dorongan kuat. bergaul dengan orang lain. Sedikit perbedaan persepsi wirausaha dan wiraswasta harus dipahami.

Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : 1. melakukan akuisisi. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan 6. Berorientasi ke masa depan Pandanga ke depan. Tingkat komitmen tinggi (survival) 3. Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator 10. Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi tinggi. Keinginan untuk berprestasi 4. . Kemampuan beradaptasi (Flexibility) 9. Obyektivitas 7. atau melakukan franchising. Kemampuan inovatif 2. seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures) yang menyebabkan munculnya produk baru arau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa. industri / manufaktur / produksi atau jasa. Tanggung jawab pribadi 8.6. Kemampuan perencanaan realistis 5. diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru. Juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity) 3. perspektif Dalam konteks bisnis. tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Proses Kewirausahaan Tahap-tahap Kewirausahaan Secara umum tahap-tahap melakukan wirausaha : a) Tahap memulai.

model proses kewirausahaan mencakup tahap-tahap berikut . seperti locus of control. pemasaran. mencakup aspek-aspek : pembiayaan. proses pelaksanaan . tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positif atau mengalami perkembangan atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil. Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave (1996 : 3). implementasi. nilai-nilai. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang mempengaruhi diantaranya model peran. sosiologi.b) Tahap melaksanakan usaha atau diringkas dengan tahap "jalan". Oleh karena itu. aktivitas. inovasi berkembangan menajdi kewirausahaan melalui proses yang dipengrauhi lingkungan. organisasi. proses inovasi 2. kebudayaan dan lingkungan. dan melakukan evaluasi. pengalaman. proses kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. kepemilikan. pendidikan. dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausaha yang besar. keinovasian. proses pemicu 3. kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil resiko dan mengambil keputusan. c) Mempertahankan usaha. Inovasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi. 1. Faktor-faktor tersebut membentuk locus of control. Secara ringkas. seperti pendidikan. organisasi dan keluarga. tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya. toleransi. tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi d) Mengembangkan usaha. SDM. Secara internal. dan peluang. keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu. organisasi. kreativitas.

serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. proses pertumbuhan Berdasarkan analisis pustaka terkait kewirausahaan. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi. organisasi : pembagian kerja diantara tenaga kerja yang dimiliki f. pembiayaan : pendanaan ± jumlah dan sumber-sumber dana c. c. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. kepemimpinan : kejujuran. kepemilikan : peran-peran dalam pelaksanaan usaha e. SDM : tenaga kerja yang dipergunakan d. diketahui bahwa aspekaspek yang perlu diperhatikan dalam melakukan wirausaha adalah : a. mencari peluang usaha baru : lama usaha dilakukan. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik disbanding sebelumnya. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut b. dan jenis usaha yang pernah dilakukan b. agama.4. tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan. Pemasaran : lokasi dan tempat usaha 4. Berorientasi pada prestasi. Memiliki visi dan tujuan yang jelas. . proses manajerial (POAC) g. tujuan jangka panjang. pelayanan yang diberikan. Faktor-faktor Motivasi Berwirausaha Ciri-ciri wirausaha yang berhasil a. Mutu produk. Inisiatif dan selalu proaktif.

jujur. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material. baik dalam bentuk uang maupun waktu. dan mau melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan kemampuannya. tetapi juga moral kepada berbagai pihak. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. dalam arti mempunyai gambaran yang jelas mengenai perkembangan akhir dari usaha yang dilaksanakan. ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. mempunyai tujuan jangka panjang. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Dari analisis pengalaman di lapangan. baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. baik sekarang maupun yang akan datang. antara lain kepada : para pelanggan. pemerintah. Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak.d. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu. h. Hal ini untuk . pemasok. Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya. e. Hal ini diperlukan karena dengan sikap tersebut cenderung akan membuat pembeli mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada pengusaha sehingga mau dengan rela untuk menjadi pelanggan dalam jangka waktu panjang ke depan b. Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun. g. f. Kerja keras. serta masyarakat luas. Hubungan baik yang perlu dlijalankan. di mana ada peluang di situ dia datang. dalam arti berani untuk mengemukakan kondisi sebenarnya dari usaha yang dijalankan. Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. yaitu : a.

bekerjasama dengan orang lain.dapat memberikan motivasi yang besar kepada pelaku wirausaha untuk dapat melakukan kerja walaupun pada saat yang bersamaan hasil yang diharapkan masih juga belum dapat diperoleh. . yang merupakan penyerahan diri kepada Tuhan untuk meminta apa yang diinginkan dan menerima apapun hasil yang diperoleh. selalu taat berdoa. pandai berkomunikasi. yakin. dapat dikemukakan bahwa ´manusia yang berusaha. tetapi Tuhan-lah yang menentukan !´ dengan demikian berdoa merupakan salah satu terapi bagi pemeliharaan usaha untuk mencapai cita-cita. mau menambah ilmu pengetahuan. Dalam bahasa lain. c. Sifat yang di perlukan untuk menjadi wirausaha yang sukses antara lain mau kerja keras. ambisi untuk maju. penampilan yang baik. pandai membuat keputusan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->