System pemerintahan Amerika Serikat

Sistem pemerintahan Amerika Serikat didasarkan atas Konstitusi 1787, yang telah mengalami beberapa kali amandemen. Amerika dengan tradisi demokrasinya seringkali dianggap sebagai benteng demokrasi dan kebebasan. Pokok-pokok sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah : 1. Seperti namanya, bentuk negara Amerika Serikat adalah federasi/serikat, dengan bentuk pemerintahan republik. Sistem pemerintahan yang dianut adalah Presidensial. 2. Adaya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif, legislatif dan yudikatif. Dioantara ketiga badan tersebut terjadi check and balance sehingga tidak ada yang terlalu dominan. 3. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh Presiden. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden dan wapres dipilih melalui Pemilu, sehingga tidak bertanggung jawab pada Kongres. 4. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut Kongres. Kongres terdiri dari 2 kamar, yakni Senat dan Hose of Representatif. Anggota Senat terdiri perwakilan tiap tiap negara bagian (masing-masing 2). jadi ada 100 senator. Sedangkan House of Representatif ditentukan berdasarkan jumlah penduduk. 5. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dab merdeka. 6. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai. Ada dua partai yang dominan di Amerika Serikat, yakni Partai Demokrat dan Republik. 7. Sistem Pemilu menggunakan sistem distrik. 8. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral.
PENJELASAN PANJANG : Sistem pemerintahan Amerika Serikat didasarkan atas konstitusi (UUD) tahun 1787. Namun, konstitusi tersebut telah mengalami beberapa kali amandemen. Amerika Serikat memiliki tradisi demokrasi yang kuat dan berakar dalam kehidupan masyarakat sehingga dianggap sebagai benteng demokrasi dan kebebasan. Sistem pemerintahan Amerika Serikat yang telah berjalan sampai sekarang diusahakan tetap menjadi sistem pemerintahan demokratis. Sistem pemerintahan yang dianut ialah demokrasi dengan sistem presidensial. Sistem presidensial inilah yang selanjutnya dijadikan contoh bagi sistem pemerintahan negara-negara lain, meskipun telah mengalami pembaharuan sesuai dengan latar belakang negara yang bersangkutan.

Pokok-pokok sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah: a. Amerika Serikat adalah negara republik dengan bentuk federasi (federal) yang

Pusat pemerintahan (federal) berada di Washington dan pemerintah negara bagian (state). serta jabatan publik lainnya. Tiap negara bagian punya 2 orang wakil. Kongres terdiri atas 2 bagian (bikameral). Di samping itu. Masa jabatan Senat adalah enam tahun. yaitu Senat dan Badan Perwakilan (The House of Representative). Antara ketiga badan tersebut terjadi cheks and balances sehingga tak ada yang terlalu menonjol dan diusahakan seimbang. legislatif dan yudikatif. f. Presiden membentuk kabinet dan mengepalai badan eksekutif yang mencakup departemen ataupun lembaga non departemen. Dalam setiap pemilu. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme Court) yang bebas dari pengaruh dua badan lainnya. Anggota Senat adalah perwakilan dari tiap negara bagian yang dipilih melalui pemilu oleh rakyat di negara bagian yang bersangkutan. Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Jadi terdapat 100 senator yang terhimpun dalam The Senate of United State. presiden tak bertanggung jawab kepada kongres (parlemennya Amerika Serikat) tetapi pada rakyat. serta tegaknya hukum. Mahkamah Agung menjamin tegaknya kebebasan dan kemerdekaan individu. . Pemilu di tingkat federal. b. Adanya pembagian kekuasaan untuk pemerintah federal yang memiliki kekuasaan yang didelegasikan konstitusi. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh presiden. Pemerintah negara bagian memiliki semua kekuasaan yang tidak didelegasikan kepada pemerintah federal. Dengan demikian. Sistem pemilu menganut sistem distrik.terdiri atas 50 negara bagian. terdapat pemilu untuk memilih walikota/dewan kota. Pemilu sering dilakukan di Amerika Serikat. pemilu untuk pemilihan anggota badan perwakilan. Badan perwakilan merupakan perwakilan dari rakyat Amerika Serikat yang dipih langsung untuk masa jabatan 2 tahun. Akan tetapi dua pertiga anggotanya diperbaharui tiap 2 tahun. Adanya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif. Di tingkat negara bagian terdapat pemilu untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Presiden dan wakil presiden dipilih dalam satu paket (ticket) oleh rakyat secara langsung. serta pemilu untuk anggota senat dan badan perwakilan negara bagian. misalnya pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden. c. e. pemilu untuk pemilihan anggota senat. d. kedua partai ini saling memperebutkan jabatan-jabatan politik. g. Ada dua partai yang menentukan sistem politik dan pemerintahan Amerika Serikat. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut kongres. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai (bipartai). yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik.

Ada parlemen yang terdiri atas 2 badan. presiden. Tiga cabang tersebut: 1. ada 50 negara yang berserikat dalam USA dan yang terakhir adalah Hawaii. menyetujui perjanjian. karena kekuasaan tidak lagi pada Raja melainkan Rakyat (namun saat itu definisi rakyat masih sebatas. Presiden memiliki kekuasaan: Komando tertinggi militer. Masing-masing memiliki kekuasaan yang saling mengimbangi. 2. Eksekutif. baik dengan cara akusisi ataupun "membeli" seperti alaska yang dibeli dari Rusia. Legeslatif. Awalnya. menyatakan perang. Lalu. kulit putih dan memiliki tanah. lainnya bukan rakyat. Mereka menyebutnya Republik. bagaimana sistem pemerintahan USA kini bekerja? USA. Congress memiliki kekuasaan untuk: membuat Undang Undang Fideral. USA memilih bentuk pemerintahan "Federal constitutional republic". Tiap negara bagian dipimpin oleh gunernur dan wakil gubernur sebagai eksekutif. USA hanya terdiri dari 13 negara yang merupakan koloni2 awal dari Eropa. 3. Hingga kini jumlahnya menjadi 50 negara yang dilambangkan dengan jumlah bintang warna putih pada bendera USA. Oleh karenanya. yang artinya Perserikatan Negara-Negara Amerika adalah kumpulan dari negara-negara di-Amerika yang kemudian menyatukan diri dalam sebuah federasi.. USA yang pada saat itu dikuasai oleh bangsawan-bangsawan Inggris. Supreme Court (Mahkamah Agung). memveto Rancangan . pengusaha-pengusaha dan Pengacara-pengacara pun merumuskan sebuah negara yang tentu saja tidak memiliki seseorang Raja. yaitu Senat mewakili daerah yang lebih rendah setingkat kabupaten dan badan perwakilan sebagai perwakilan rakyat negara bagian PENJELASAN PANJANG 2 Amerika Serikat atau mereka menyebut dirinya United States of Amerika (USA) merupakan antitesa dari pemerintahan Inggris yang Monarchy. Pemerintahan USA menganut sistem pembagian kekuasaan dalam 3 cabang atau trias politika. laki-laki. Memberontak dan memerdekakan dari Kerajaan Inggris. Saat ini. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang sama dengan pemerintahan federal. the power of purse (pembatasan pendanaan) dan impeachment (menurunkan pemerintah). Yudikatif.h. dalam bentuk kongres. Hal ini disimbolkan pada bendera USA berupa garis horisontal yang berjumlah 13 (biru dan putih). Jumlah negara yang tergabung pun terus bertambah jumlahnya. ----------Perjalanan panjang USA pun diwarnai dengan 27 kali amandemen Konstitusi (UUD) dan juga begitu banyak perubahan-perubahan dalam sistem pemerintahannya.!).

Anggota House. eksekutif. pemilihan senate dilakukan tidak serempak secara keseluruhan. ---------------Lalu. tidak mempertimbangkan berapa besar jumlah penduduk di State tersebut melainkan sama untuk tiap state. Presiden merupakan pemimpin tertinggi militer dan memiliki kekuasaan untuk menerapkan undang-undang. Presiden merupakan kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan. berjumlah maksimal 435 orang. Namun. Di US. Hal ini dimaksudkan agar House me-representasi-kan dinamisme di masyarakat. namun proses ini harus melalui peradilan yang merupakan hak dari Senate. Kongres terbagi menjadi dua yaitu Senate dan House of Representatif. Artinya. Perundang-undangan tidak dapat diundangkan tanpa keterlibatan dari kedua badan ini. Namun. Congress juga memiliki power yang cukup besar dalam hal pendanaan dan lain-lain. melakukan pemilihan ulang.Undang-Undang (RUU). masingmasing memiliki keunikan otoritas. USA. jumlah Quota ini akan berubah-ubah mengikuti pergerakan penduduk di USA. Jumlah Senate. Selanjutnya. Sedangkan House of Representatif (DPR) dan sering disebut "House" saja. menganut sistem presidensial yang artinya presiden dipilih langsung oleh Rakyat. bagaimana secara detail sistem pemerintahan bekerja? OK. Mereka dipilih langsung oleh Rakyat State setiap 6 tahun sekali. semua kebijakan harus dalam bingkai UU. Congress melakukan meeting di Capitol DC. Mengapa ada dua? Hal ini sebagai penyeimbang. Sedangkan House memiliki otoritas dalam perancangan UU dan juga melakukan impeachment (pemberhentian presiden). Seperti. Hal ini dimaksudkan agar Senate bersifat lebih independen terhadap perubahan masyarakat. Artinya masing-masing state mengirim 2 wakil. menunjuk kabinet dan pejabat negara dan menegakkan UU dan peraturan. Melainkan setiap 2 tahun. Berikut latar belakangnya. Supreme Court berwenang untuk: menafsirkan UU dan memastikan UU sesuai dengan Konstitusi (UUD). kita mulai dari Kongres. karenanya faktor Congress sangat . Senate dapat dipilih kembali berturut-turut tanpa batasan. Senate memiliki otoritas dalam meratifikasi perjanjian dan memberikan persetujuan untuk posisi penting dalam pemerintahan. Kedua badan dalam kongres ini kekuasaan yang sama. Masing-masing State memiliki Quota jumlah wakil mereka di House sesuai dengan jumlah penduduk di state tersebut. Senate berjumlah 100 orang yang merupakan perwakilan dari masing2 State (negara bagian). menandatangani RUU untuk menjadi UU.. dipilih langsung oleh rakyat setiap 2 tahun sekali. 1/3 dari anggota.

RUU akan menjadi UU hanya jika presiden menandatanganinya.menentukan karena UU haruslah di buat oleh congress. Calon presiden yang dapat memenangkan 270 atau lebih suara electoral akan menjadi presiden US berikutnya. Dalam beberapa kasus. Hal ini untuk memperkuat independensinya. Presiden juga memiliki hak untuk memveto RUU yang diajukan kongress. maka RUU dapat otomatis menjadi UU namun bisa juga dibatalkan oleh congress. presiden juga dapat "mendiamkan" RUU. Artinya. Presiden berhak menentukan susunan kabinetnya dan juga pejabat negara. Hakim Agung juga ditunjuk oleh presiden melalui persetujuan Senate. Selanjutnya Supreme Court. Hakim Agung akan memiliki masa bakti seumur hidup. Anggota Electoral College (Elector) berjumlah 435 (sejumlah House) + 100 (sejumlah Senate) + 3 yang merupakan perwakilan dari Washington DC. Yang berarti total 538 elector. Presiden dipilih setiap 4 tahun sekali. untuk beberapa posisi penting harus melalui persetujuan Senate. Namun. presiden dipilih oleh "Electoral College" yang merupakan perwakilan dari rakyat. Dan hanya diperbolehkan memimpin selama 2 periode berturut-turut. Anggota Hakim Agung dipilih oleh presiden melalui persetujuan senate. setelah 10 hari. Supreme Court memiliki hak untuk membatalkan UU bila dinilai tidak sesuai dengan Konstitusi (UUD) Perbandingan system presidensial di Amerika Serikat dengan di Indonesia . congress bisa membatalkan veto (overriding) dan membuat RUU langsung menjadi UU. Elector akan dipilih sebulan menjelang pemilihan presiden yang di tiap negara bagian memiliki cara yang berbeda. Dalam hal ini. namun dengan 2/3 suara. Presiden dipilih secara tidak langsung oleh rakyat.

Presiden Tidak punya hak veto 6. Presiden dipilih oleh badan pemilih (electoral college) Indonesia 1. Karena presiden sulit dijatuhkan membuat Negara lebih stabil Kelemahan: 1. Berikut perbedaan antara parlementer yang asli dengan yang diterapkan di Indonesia . Presiden punya hak veto terhadap keputusan konggres 6. Lembaga legislative (konggres) bisa menjatuhkan presiden 4. Mempunyai lembaga legislative bicameral 3. Dikenal impeachment yang merupakan hak konggres 5. Kedudukannya kuat karena mendapat mandat langsung dari rakyat lewat pemilu 2. Rawan terjadinya pemerintahan yang otoriter 2. Jika UUD 45 menekankan bentuk presidensial maka dalam kedua UUD yang lain menggunakan bentuk parlementer semu (quasi parlementer). Sistem pemerintahan yang dianut berdasarkan ketiga UUD tersebut berbeda. Menganut trias politika murni (pemisahan kekuasaan) 2. Kehidupan kepartaian bersifat Multi partai 7. Lembaga legislatif bersifat Unicameral 3. Menganut asas trias politika modifikasi (pembagian kekuasaan) 2. Presiden dipilih oleh rakyat lewat pemilu Keunggulan dan kelemahan model presidensial adalah : Keunggulan: 1. Suara rakyat tidak begitu berpengaruh terhadap pemerintahan Penerapan system pemerintahan di Indonesia Indonesia pernah mengalami penggunaan UUD sebanyak 3x yaitu UUD '45. DPR hanya bisa merekomendasikan untuk minta pertanggungjawaban presiden 4. Hanya mengenal dwi partai 7. Ada perbedaan mendasar antara parlementer asli dengan quasi parlementer yang diterapkan Indonesia pada masa penggunaan ke dua UUD di atas. Tidak dikenal adanya impeachment 5. UUD RIS '49 dan UUD S '50.Amerika Serikat 1.

PM Diangkat presiden 2. Presiden ikut campur dalam pemerintahan/campuri PM 3. Pengaruh parlemen Kecil karena adanya campur tangan presiden 6. Pengaruh parlemen ke pemerintahan sangat mutlak 6. Cabinet Dibentuk pres 4. PM Diangkat parlemen 2. Presiden ikut campur dalam pemerintahan/campuri PM 3. Cabinet Dibentuk pres 4. Pertanggungjawaban cabinet langsung ke parlemen 5. Kedudukan presiden sebagai kepala negara (hanya sebagai simbol) 3. Pertanggungjawaban cabinet Ke parlemen tapi lewat presiden 5. DPR sebagai lembaga legislative Model parlementer yang diterapkan sesuai dengan UUD RIS 1949 (27 des 49 – 17 Agust 1950) 1. Pertanggungjawaban cabinet Ke parlemen tapi lewat presiden 5. PM Diangkat presiden 2. Yang dimaksud lembaga legislative adalah DPR VERSI PENDEK # Pelaksanaan Indonesia Sistem Pemerintahan Negara .(quasi parlementer): Parlementer asli cirri-cirinya : 1. Pembentuk cabinet adalah parlemen 4. Pengaruh parlemen Kecil karena adanya campur tangan presiden 6. Yang dimaksud lembaga legislative adalah DPR dan senat Model parlementer yang diterapkan sesuai dengan UUD S 1950 (17 Agust 1950 – 5 juli 1959) 1.

Soeharto mundur pada 21 Mei ’98. Tahun 1966 – 1998 Orde baru pimpinan Soeharto lahir dengan tekad untuk melakukan koreksi terpimpin pada era orde lama. Menteri bertanggung jawab atas kebijakan pemerintahan. Tidak ada kebebasan mengeluarkan pendapat. Sistem Pemerintahan yang dianut adalah parlementer cabinet dengan demokrasi liberal yang masih bersifat semu. b. Tahun 1950 – 1959 Landasannya adalah UUD ’50 pengganti konstitusi RIS ’49. 1. Berubah fungsi komite nasional Indonesia pusat dari pembantu presiden menjadi badan yang diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN yang merupakan wewenang MPR. Presiden berhak membubarkan DPR. 1. Ciri-ciri: 1. Tahun 1998 – Sekarang (Reformasi) Pelaksanaan demokrasi pancasila pada era reformasi telah banyak memberikan ruang gerak pada parpol maupun DPR untuk mengawasi pemerintah secara kritis dan dibenarkan untuk unjuk rasa. parlemen mempunyai kedudukan yang sangat menentukan terhadap kekuasaan pemerintah. 1. Pemerintahan yang diterapkan saat itu adalah system parlementer cabinet semu (Quasy Parlementary). Sistem Pemerintahan yang dianut pada masa konstitusi RIS bukan cabinet parlementer murni karena dalam system parlementer murni. Terjadinya perubahan sistem kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer berdasarkan usul BP – KNIP. Tahun 1949 – 1950 Didasarkan pada konstitusi RIS. Namun lama kelamaan banyak terjadi penyimpanganpenyimpangan. d. a. 1. Perdana Menteri diangkat oleh Presiden. a. Tahun 1945 – 1949 Terjadi penyimpangan dari ketentuan UUD ’45 antara lain: 1. # Sistem Pemerintahan menurut UUD ’45 sebelum diamandemen: . Tahun 1959 – 1966 (Demokrasi Terpimpin) Presiden mempunyai kekuasaan mutlak dan dijadikannya alat untuk melenyapkan kekuasaan-kekuasaan yang menghalanginya sehingga nasib parpol ditentukan oleh presiden (10 parpol yang diakui). c. presiden dan wakil presiden tidak dapat diganggu gugat.1. 1. b.

# Perbandingan SisPem Indonesia dengan SisPem Negara Lain Berdasarkan penjelasan UUD ’45. . Sering terjadinya pergantian para pejabat karena adanya hak perogatif presiden.Kekuasaan tertinggi diberikan rakyat kepada MPR. Indonesia menganut sistem Presidensia. Presiden tidak dapat memberlakukan dan atau membubarkan DPR. DPR sebagai pembuat UU. Pemerintah punya waktu untuk menjalankan programnya dengan tidak dibayangi krisis kabinet. # Sistem Pemerintahan setelah amandemen (1999 – 2002) MPR bukan lembaga tertinggi lagi. Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh. MA sebagai lembaga pengadilan dan penguji aturan. Jadi dapat dikatakan Sistem Pemerintahan Indonesia adalah perpaduan antara Presidensial dan Parlementer. Komposisi MPR terdiri atas seluruh anggota DPR ditambah DPD yang dipilih oleh rakyat. Presiden dan wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat. DPA sebagai pemberi saran kepada pemerintahan. BPK pengaudit keuangan. Presiden tidak dapat membubarkan DPR. # kelebihan Sistem Pemerintahan Indonesia Presiden dan menteri selama masa jabatannya tidak dapat dijatuhkan DPR. Kekuasaan Legislatif lebih dominan. # Kelemahan Sistem Pemerintahan Indonesia Ada kecenderungan terlalu kuatnya otoritas dan konsentrasi kekuasaan di tangan Presiden. Tapi dalam praktiknya banyak elemen-elemen Sistem Pemerintahan Parlementer. Presiden sebagai penyelenggara pemerintahan.

Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. Untuk itu. kekuasaan yang besar pada presiden juga ada dampak positifnya yaitu presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid. sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 menganut sistem pemerintahan presidensial. Hamper semua kewenangan presiden yang di atur menurut UUD 1945 tersebut dilakukan tanpa melibatkan pertimbangan atau persetujuan DPR sebagai wakil rakyat. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (rechtsstaat). maka kekuasaan presiden sangat besar dan cenderung dapat disalahgunakan. 6. tidak mudah jatuh atau berganti. 1.Pengaruh rakyat terhadap kebijaksanaan politik kurang mendapat perhatian. Karena itui tidak adanya pengawasan dan tanpa persetujuan DPR. Sistem pemerintahan lebih stabil. Sistem Pemerintahan Indonesia a. 3. 4. Sistem Konstitusional. Ciri dari sistem pemerintahan masa itu adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan. dalam praktik perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia ternyata kekuasaan yang besar dalam diri presiden lebih banyak merugikan bangsa dan negara daripada keuntungan yang didapatkanya. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas. 7. Memasuki masa Reformasi ini. bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. 5. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis Permusyawaratan Rakyat. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Konflik dan pertentangan antarpejabat negara dapat dihindari. Kekuasaan negara yang tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Namun. perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau . Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Pokok-pokok sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen tertuang dalam Penjelasan UUD 1945 tentang tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara tersebut sebagai berikut. 2. Berdasarkan tujuh kunci pokok sistem pemerintahan. Mekipun adanya kelemahan. VERSI PANJANG IV. Menteri negara ialah pembantu presiden. Sistem Pemerintahan Diamandemen.

Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. 2. 3. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. DPR tetap memiliki kekuasaan megawasi presiden meskipun secara tidak langsung. 1. 2000. Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali. dan 2002. sistem pemerintahan Indonesia masih mendasarkan pada UUD 1945 dengan beberapa perubahan seiring dengan adanya transisi menuju sistem pemerintahan yang baru. 2. Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut. adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif. 5. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut. Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah Diamandemen Sekarang ini sistem pemerintahan di Indonesia masih dalam masa transisi. Reformasi yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan atau amandemen atas UUD 1945. yaitu pada tahun 1999. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya. sedangkan sistem pemerintahan presidensial. . DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi 1. Sistem pemerintahan ini juga mengambil unsure-unsur dari sistem pemerintahan parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem presidensial. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). dengan mengamandemen UUD 1945 menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional. Sistem pemerintahan baru diharapkan berjalan mulai tahun 2004 setelah dilakukannya Pemilu 2004. Jadi. 6. Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul dari DPR. presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket. berdasarkan UUD 1945 yang telah diamandemen itulah menjadi pedoman bagi sistem pemerintaha Indonesia sekarang ini. Sebelum diberlakukannya sistem pemerintahan baru berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen keempat tahun 2002. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan lima tahun. Berdasarkan hal itu. diharapkan dapat terbentuk sistem pemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. 4. b. 2001. 1. jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara. Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral). Untuk masa jabatan 2004-2009. Para anggota dewan merupakan anggota MPR. Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden. Bentuk pemerintahan adalah republik.pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi.

terdapat lembaga lain atau unsur lain seperti parlemen. Sistem pemerintahan suatu negara berbeda dengan sistem pemerintahan yang dijalankan di negara lain. yaitu eksekutif. antara lain adanya pemilihan secara langsung. Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran) Dengan demikian. lembaga itu bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip yang berbeda. yaitu saat perpindahan kekuasaan atau kepemimpinan dalam negara. dua negara memiliki sistem pemerintahan yang sama. sedangkan dalam sistem pemerintahan negara monarki. dan yudikatif.Perubahan pemerintah di negara terjadi pada masa genting. 4. Selain itu. Hal itu bermula dari adanya krisis moneter dan krisis ekonomi. yaitu presidensial dan ministerial (parlemen). Presiden dalam mengangkat penjabat negara perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. dan dewan menteri. Dalam sistem pemerintahan negara republik. ada perubahan-perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia. Namun. Misalnya. sistem bikameral. Perubahan pemerintahan di Indonesia terjadi antara tahun 1997 sampai 1999. lebaga-lembaga negara itu berjalan sesuai dengan mekanisme demokratis. Pembagian sistem pemerintahan negara secara modern terbagi dua. apabila badan eksekutif berada diluar pengawasan legislatif maka sistem pemerintahannya adalah presidensial. Dalam sistem parlementer. Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. 3. Hal itu diperuntukan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. badan eksekutif mendapat pengwasan langsung dari legislatif. mekanisme cheks and balance. dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. Lembaga-lembaga negara dalam suatu sistem politik meliputi empat institusi pokok. Sebaliknya. Tinggal d cari kelebihan ama kekurangan system pemerintah amerika serikat apa? . Kesimpulan Sistem pemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga yang bekerja dan berjalan saling berhubungan satu sama lain menuju tercapainya tujuan penyelenggaraan negara. birokratif. Perubahan baru tersebut. Pembagian sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. pemilu. legislatif.2. terdapat juga beberapa persamaan antarsistem pemerintahan negara itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful