P. 1
tugas ISOLATOR

tugas ISOLATOR

|Views: 245|Likes:
Published by bamzzituebambang

More info:

Published by: bamzzituebambang on Nov 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/10/2014

pdf

text

original

ISOLATOR

Sebuah batang logam yang dipegang didalam tangan dan yang digosok dengan buku kelihatannya tidak akan mengembangkan sebuah muatan. Akan tetapi kita mungkin memuati sebuah batang seperti itu juga, jika batang tersebut dilengkapi dengan sebuah tangkai gelas atau tangkai plastik dan jika logam tersebut tidak disentuh dengan tangan sewaktu menggosokkannya. Logam pada umumnya merupakan penghantar yang baik, sedangkan bukan logam merupakan penyekat. Valensi positif logam dan bahwasanya logam membentuk ion positif dalam larutan, menandakan bahwa atom logam mudah melepaskan satu atau lebih elektron luarnya. Dalam konduktor logam, misalnya berupa kawat tembaga, elektron luarnya akan terlepas beberapa buah dari tiap atomnya dan dapat bergerak beb as dalam ruang di antara butirbutir pasir yang ditempatkan dalam sebuah bejana. Bahkan sampai -sampai elektron yang bebas bergerak itu sering disebut gas elektron . Inti yang positif dan elektron yang tersisa tidak berubah posisinya. Sebaliknya, di dalam isolator tidak ada (atau sedikit sekali) elektron bebas ini. Jadi, perbedaannya adalah bahwa logam -logam, badan manusia dan bumi adalah konduktor listrik dan bahwa gelas, plastik dan lainnya adalah isolator (yang dinamakan juga dielektrik). Di dalam konduktor muatan-muatan listrik bebas bergerak melalui bahan tersebut, sedangkan di dalam isolator muatan -muatan listrik tidak bebas. uatu atom semikonduktor murni pada suhu nol derajat mutlak ( -2730 C atau 00 Kelvin), bersifat sama dengan isolator, tetapi apa bila suhu menjadi naik, semikonduktor dapat mengalir arus, walaupun sangat kecil sekali.

Untuk dapat memenuhi persyaratan tersebut. SIFAT-SIFAT ISOLATOR Bahan yang disebut sebagai bahan isolator adalah bahan dielektrik. Silikon dan Germanium adalah contoh contoh yang terkenal. Pentyekat listrik terutama dimaksudkan agar listrik tidak dapat mengalir jika pada bahan penyekat tersebut diberi tegangan listrik. Diantara element-element tersebut.Semi konduktor (semiconduktor) adalah bersifat diantara penghantar/ konduktor dan isolator di dalam kemampuanny a untuk menghantarkan listrik. Kebocoran arus listrik harus dibatasi sekecil-kecilnya (tidak melampui batas yang telah ditentukan oleh peraturan yang berlaku). ini disebabkan jumlah elektron yang terikat oleh gaya tarik inti sangat kuat. Bahan isolator sering digunakan untuk bahan penyekat (dielektrik). Selain syarat tersebut juga diperlukan syarat yang lain yang dipertimbangkan untuk memenuhi pemakaiany a. diantaranya adalah kegunaannya didalam pembuatan transistor. diperlukan jenis bahan yang sesuai. Penyekat listrik ditujukan untuk mencegah terjadinya kebocoran arus listrik antara kedua penghantar yang berbeda potensial atau untuk mencegah loncatan listrik ketanah. Semikonduktor mempunyai banyak pemakaian praktis. walaupun telah terkena dorongan dari luar. Elektro-elektronya sulit untuk bergerak atau bahkan tidak sangat sulit berpindah. . antara lain : Sifat Kelistrikan Bahan penyekat mempunyai tahanan listrik yang besar. Cara sebuah semikonduktor bekerja tidak dapat dijelaskan secara memadai ta npa suatu pengertian mengenai prinsip-prinsip dasar fisika kuantum.

kain. kayu. maka untuk memudahkan kita dalam memilih untuk aplikasi dalam kelistrikan. Meng ingat adanya bermacam-macam asal.Sifat Mekanis Mengingat luasnya pemakaiannya pemakaian bahan penyekat. berpengaruh terhadap kekuatan bahan penyekat. kita akan membagi bahan penyekat berdasar kelompoknya. maka penyekat yang digunakan harus tepat. haruslah dipilih bahan penyekat yang tahan terhadap air. Pembagian kelompok bahan penyekat adalah sebagai berikut : * Bahan tambang (batu pualam. Demikian panas yang berasal dari luar (alam sekitar). sifat dan ciri bahan penyekat. Bahan kain lebih kuat terhadap tarikan daripada bahan kertas. maka dipertimbangkan kekuatan struktur bahannya. D engan demikian. prespon. asbes. dan sebagainya) * Bahan berserat (benang. agar tidak merusak bahan penyekat yang digunakan. dapat dibatasi hal -hal penyebab kerusakan dikarenakan kesalahan pemakaiannya. Adanya panas juga harus dipertimbangkan. Misal diperlukan bahan yang tahan tarikan. maka kita harus menggunakan bahan dari kain daripada kertas. Jika kelembaban tidak dapat dihindari. Dalam hal ini. kertas. Sifat Termis Panas yang ditimbulkan dari dalam oleh arus listrik atau oleh arus gaya magnet. Demikian juga adanya zat -zat lain dapat merusak struktur kimia bahan. dan sebagainya) * Gelas dan keramik * Plastik . mika. Demi kian juga pengaruh adanya kelembaban udara. Sifat Kimia Panas yang tinggi yang diterima oleh bahan penyekat dapat mengakibatkan perubahan susunan kimia bahan. kalau panas yang ditimbulkan cukup tinggi. basah yang ada di sekitar bahan penyekat.

dan memiliki daya elektro motoris termo yang kecil. bahan tahanan harus dipilih yang memiliki titik cair yang tinggi. koefisien temperatur yang tinggi. Pada penggunaan yang membutuhkan daya tahan panas tinggi. pada keadaan panas yang tinggi tidak mudak dioksidir sehingga menjadi berkarat.* Karet. Penggunaan bahan isolator selain sebagai bahan penyekat adalah sebagai bahan tahanan (resistor) . Penyekat bentuk cair yang penting dan banyak digunakan adalah minyak transformator dan macam-macam hasil minyak bumi. selain itu bahan tahanan. bakelit. ebonit. Pemakaian bahan tahanan dalam kelistrikan. kompor listrik dan sebagainya. dan sebagainya * Bahan yang dipadatkan. antara lain : * Untuk pembuatan kotak tahanan standart dan shunt * Untuk tahanan dan rheostats * Untuk unsur pemanas. . Sesuai dengan penggunaanya bahan tahanan haruslah memiliki tahanan jenis yang tinggi. Sedang penyekat bentuk gas adalah nitrogen dan karbondioksida (CO2). Bahan tahanan yang umumnya dipakai merupakan paduan/ campuran logam -logam terdiri dari dua atau lebih unsur bahan campuran.

17 5 11.55 70 4 6 s/d 7. 32 5 30 22 38 19 31 17 25 23 23 4 12 0. 2.25. 2. mm H 14 0 10 0 80 95 85 60 14 5 81 D 86 70 ign=´center´ >60 95 80 60 120 102 D I 5 9 5 1 4 0 6 6 5 4 4 0 8 2 9 1 d h f ri Ber at Kg Untuk Kawat mm2 N o Isolator Type 1 2 3 4 5 6 7 8 Type RM I Type RM II Type RM III Type N 95 Type N 80 Type N 60 Type champigno n Type penegang yg Dinormalis asir (afspan isolator) DIN 8002 21 49.91 50.55 6.45 16 s/d 5 0.10 9 9 0.13 150 0. 0.45 16.26 35 3 7 0. 10 5 . 8.70 3. 5 5 0.36 95 s/d 6 6 0. Isolator Gelas Isolator Keramik Berdasarkan fungsinya isolator tediri dari 2 (dua) jenis yaitu : 1. Isolator tumpu Isolator penegang : Type RM dan Type N : Type Chanpignon dan Type Afspan Ukuran isolator dan pemakaiannya Ukuran.Bahan Isolator Bahan untuk membuat isolator yang paling banyak digunakan pada sistem distribusi antara lain : 1.

Hal-hal yang pelu diperhatikan pada waktu pemeriksaan / pemeliharaan isolator antara lain : ‡ ‡ ‡ Kondisi fisik isolator Tempat kedudukan isolator Pengikatan kawat pada isolator Cross Arm / Treverse Cros arm berfungsi sebagi tempat dudukan isolator. memutar kesamping atau miring ke bawah sehingga jarak antara penghantar dengan penghantar atau penghantar dengan tiang menjadi berubah. menerima beba n tarikan atau tumpuan dari penghantar sehingga sering kedudukannya menjadi berubah. Salah satu akibat dari hal -hal ini adalah terjadi hubungan singakt antar penghantar dengan penghantar atau penghantar dengan tiang. Untuk mencegah hal tersebut. . pemeliharaan terhdap traverse sangat diperlukan pemeliharaan tersebut antara lain : ‡ ‡ Memeriksa kekurangan mur baut pe ngikat traverse ketiang Memeriksa keadaan pelat kelainan traverse atau palang penyangga serta kekurangan mur bautnya ‡ Memeriksa adanya karat.

Sistem pemakaian baterai isolator .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->