Soal Pilihan Ganda Internal Audit

1. Berikut ini merupakan dokumen pendukung yang membuktikan validitas terjadinya transaksi pembelian, kecuali... a. Tembusàn kredit.. b.

Laporan penerimaan barang . c. Faktur dari pemasok. d. Surat order pembelian. Jawaban: A 2. Catatan akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian adalah« a. Register bukti kàs keluar . b. Jurnal umum. c. Memo kredit. d. Kertas kerja. Jawaban: A 3. Auditor internal menemukan kemungkinan salah saji potensial atas terjadinya pembelian barang dengan tujuan yang tidak semestinya , aktivitas pengendalian yang diperlukan yaitu : a. Periksa bukti penerimaan barang b. Setiap penerimaan barang harus terdapat surat order pembelian yang telah diotorisasi c. Setiap order pembeli àn harus didasarkan pada surat permintaan pembelian yang telah diotorisasi. d. Panduan akun dan review pemberian kode akun Jawaban : C 4. Tahap awal dalam prosedur audit dalam Audit Program untuk Pengujian Pengendalian terhadap Transaksi Pembelian yaitu Lakukan pengamatan terhadap, kecuali : a. Persetujuan atas surat permintaan pembelian . b. Order pembelian. c. Penerimaan barang. d. Faktur dari pemàsok Jawaban : D 5. Tahapan prosedur transaksi pembelian yang umum dalam suatu organisasi dapat digambarkan melalui dokumen -dokumen berikut ini secara berurutan, yaitu : a. Laporan Penerimaan Barang Surat Permintaan Penawaran Harga Faktur dari Pemasok Surat Order Pembelian Surat Permintaan Pembelian . b. Surat Permintaan Pembelian Laporan Penerimaan Barang Surat Order Pengiriman Surat Permintaan Penawaran Harga Faktur dari Pemasok. c. Surat Permintaan Pembelian Surat Permintaan Penawaran Harga Surat Order Pembeliàn Laporan Penerimaan Barang Faktur dari Pemasok d. Surat Order Pengiriman Surat Permintaan Pembelian Surat Pengakuan Surat Permintaan Penawaran Harga Laporan Penerimaan Barang . Jawaban : C 6. Fungsi/bagian organisasi , prosedur, dokumen terkait juga menjadi perhatian a uditor internal dalam mengidentifikasi salah saji potensial dan menyusun program audit demi tercapainya efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan kegiatan pembelian melalui pengujian pengendalian . Berikut ini merupakan fungsi -fungsi dalam suatu organisasi berkaitan dengan transaksi pembelian :. a. Fungsi Gudang dan Pembelian b. Fungsi Penerimaan Barang dan Pencatatan Utang c. Fungsi Akuntansi dan Kas (Keuangan) d. Semua benàr.

Pemeriksaan order penjualan. Pemeriksaan order penjualan.Jawaban : D 7. Dokumen yang dipakai untuk verifikasi intern atas transaksi pejualan adalah sebagai berikut. b. dan kebijakan yang berlaku. Memberikan masukan pada manajemen untuk perbai kan proses penjualan berikutnya. Semua benar Jawaban: D 9. pemeriksaan catatan piutang dan pemeriksaan catatan transaksi penjualan c. Dalam melakukan audit rinci yang terkait dengan penjualan barang secara on-line. c. Dalam hal audit atas bagian penjualan. b. Kegiatan pemeriksaan bidang penjualan antara lain meliputi: a. Pemeriksaan otorisàsi kredit. d. terhadap potensi salah saji jenis dan kuantitas barang yang dikirim kemungkinan tidak sama dengan barang yang dipesan sebelumnya. kecuali: a. Pengecekan barang yang diki rim dengan surat order pengirim àn. Tembusan kredit. c. Berikut ini yang termasuk tujuan dari pengawasan pada bidang penjualan adalah: a. b. c. Memastikan adanya kesesuàian dengan prosedur. Pemisahan fungsi pengiriman barang dari fungsi penjualan d. peraturan. Terlaksananya proses penjualan yan g efektif. aktivitas pengendalian yang diperlukan yaitu: a. Apakah manajemen telah melakukan pelatihan/training dalam rangka mening katkan keahlian SDM yang menangàni langsung pengoperasian si stem penjualan on -line tersebut d. pemeriksaan kualitas barang dan pemeriksaan catatan piutang . efisien dan ekonomis . Surat order pengiriman. hu kum. Prosedur apa yang digunakan untuk memelihara system on-line. b. Apakah terdapat prosedur pengamanan yang cukup untuk menghindari pengguna internet lainnya dari pemutusan ( intersection ) transaksi penjualan atau dari inis iasi pengiriman tanpa otorisasi . Surat perubah àn order d. pemeriksaan otorisasi kredit dan pemeriksaan kualitas barang. Jawaban: C 11. pemeriksaan catatan piutang da n pemeriksaan penerimaan barang . barikut ini adalah pertimbangan -pertimbangan yang dapat dilakukan oleh auditor internal. Pemeriksaan otorisasi kredit. d. untuk melengkapi back-up atas pesanan-pesanan yang masuk dan menca tat penjualan dengan semestinya. kecuali: a. Faktur penjualan. Jawaban: B 10. Apakah seluruh penjualan diselesaikan melalui transaksi kartu kredit dilaksanakan dalam cara yang aman dan diverifikasi serta ditransmisi ke bank kartu kredit dengan segera. Pembuatan dokumen pengiriman untuk setiap pengiriman barang . Barang dikeluarkan dari gudang hany a atas dasar surat order pengiriman yang telah diotorisasi c. Jawaban: C 8. b.

kecuali« a. Keinginan Komisaris perusahaan . Jawaban: B 17. Jawaban: C . Seorang manajer baru yang bertanggung jawab atas departemen sumber daya manusià b. Penetapan kebijakan pemberi àn kredit Jawaban: D 14. kecuali«. b. c. Gaji/ upah biasanya bukan merupakan bagi àn yang cukup besar dari seluruh biaya operasi perusahaan b. Secara periodik langganan diverifi kasi kembali oleh fungsi kredit . Meningkatkan produktivitas pegawai . Mengembangkan kemampuan tenaga kerja yang bersangkutan . d. jaminan social dan asuransi . Pelunasan utang . Penunjukkan suatu nomor bagi tiap langganan sehingga seluruh langganan diidentifikasi secara khas. b. pengelolaan utang melibatkan berbagai kegiatan. Pengelolaan Kas . Pengelolaan utang ditimbulkan oleh kegiatan normal perusahaan dan merupakan salah satu pusat perhatian dalam keseluruhan proses pengendalian keuangan. Mengendalikan jumlah utang dan menentukan keabsahannya . b. Audit sumber daya manusia dapat dilaksanakan dalam berbagai situasi sebagai berikut : a. d. c. Pengadministrasian lebih lanjut mengenai utang . Berikut ini adalah pengendalian -pengendalian kunci yang biasa dipakai dalam kegiatan otorisasi kredit. kecuali: a. d. c. Pengelolaan Utang . Memperoleh tenaga kerja dengan tepat .Jawaban: A 12. Jawaban: A 16. d. b. Penolakan kredit secara otomatis apabila bata s kredit terlampaui. Jenis pengeluaran untuk kegiatan penggajian dan pembayaran upah memerlukan perhatian khusus berdasarkan beberapa alasan. c. Semua salàh Jawaban: D 13. Pengeluaran ini secara langsung menyangkut manusia yang berarti menyangkut aspek kemanusiaan. c. Gaji/ upah berhubungan erat dengan semua aktivitas di dalam perusahaan sert a usaha-usaha untuk mencapai pemanfaatan tenaga kerja yang efektif . d. Yang bukan merupakan aspek aspek kegiatan keuangan adalah a. Gaji/upah berhubungan erat dengan ketentuan yang mengatur batas gaji/ upah minimum. Perekrutan pegawài baru d. a. Yang bukan merupakan persoalan pokok yang harus dit angani bagian personalia adalah: a. adanya peningkatan profit perusahaan . Pengendali àn atas penandatanganan cek c. permintaan dari pemerintah . Jawaban: A 15. Kegiatan Investasi dalam Surat -surat berharga.

dan ekonomis Jawaban: B 21.. a. Memberikan masukan pada manajemen untuk perbaikan proses berikutnya d. a. Wawancara pribadi . salah satunya adalah penyusunan urutan kerja yang perlu dilalui untuk menghasilkan suatu produk. peraturan.18. c. d. Untuk menilai kelayakan ketentuan/ peraturan yang berhubungan dengan kegiatan kas dari sudut pengendalian intern b. Yang tidak termasuk tujuan dari kegiatan pengawasan produksi adalah« a. Laying Out. langkah -langkah berikutnya dalam menyeleksi tenaga kerja yang perlu diketahui auditor internal adalah sebagai berikut kecuali: a. Bagian produksi . d. Yang merupakan tujuan audit atas kegiatan pengelolaan utang adalah. d.. efisien. Pengawasan produksi melibatkan beberapa kegiatan... Perencanaan kebutu han pegawài Jawaban: D 20. Rekonsiliasi periodik buku pembantu biaya dengan akun kontrol yang be rsangkutan dalam buku besar . Memastikan adanya kesesuaian dengan prosedur.. Bagiàn keuangan b. hukum. Penggunaan bukti kas keluar dan bukti memorial yang diotorisasi manajer yang berwenang. a. Pengisian formulir/ daftar isian . Untuk menentukan bahwa piutang -piutang yang ada memang dapat dita gih Jawaban: C 19. Untuk menentukan sahnya piutang -piutang yang ada c. b. b.. c. Routing d. c. d. Salah satu contoh pengendalian dalam pengurusan dan penyimpanan kas adalah. Penggunaan panduan akun dan pelaporan biaya produksi pada waktu yang tepat . c. Terlaksananya proses produksi yang efektif. Bagian pemasaran. Jawaban: A 24. Referensi. Jawaban: C 22.. Apabila diperkirakan terjadi order produksi yang berlebihan. b. dan kebijakan yang berlaku b. Dalam pemeriksaan atas bagian personalia... a. Crossfooting. Bagian personalia . Pemeriksaan terhadap kegiatan penggajian atau pembayaran upah pegawai merupakan salah satu aspek dari audit terhadap. Scheduling. Menentukan salah s àji potensial dalam setiap tahap pelaksanaan transaksi.. Untuk menilài kelayakan pengelolaan utang . c. yang lebih dikenal dengan istilah. a. aktivitas pengendalian yang memungkinkan adalah. Pemisahan fungsi dan otoris àsi order produksi oleh kepala fungsi produksi Jawaban: D 23. Penggunaan cek -cek atas nama .

kriteria evaluasi . menentukan prioritas . d. d. b. pencatatan. Yang tidak termasuk penyebab berkurang atau hapusnya piutang adalah. kendala audit. yang juga merupakan aspek yang perlu dilakukan audit. c. otorisasi. b. Jawaban: A 27. Jawaban: C 26. Jawaban: C 30. Adanya pelunasan piutang . memungkinkan adanya kompromi deng àn auditee d. a. termasuk diantaranya adalah berkurang atau hapusnya piutang. dalam perencanaan penugasan auditor harus mempertimbangkan hal -hal sebagai berikut. Perencanaan jangka pendek. Perencanaan strategis dan perencanaan operasional . kecukupan dan keefektifan sistem manajemen risiko dan pengendalian kegiatan d..b. Penerimaan kas hendaknya disetorkan secara utuh dan dengan segera ke bank atau tempat penyimpanan yang ditentukan Jawaban: B 25. pertimbangan terhadap sistem yang relev àn. risiko-risiko yang signifikan terhadap kegiatan tersebut c. Adanya kesepakatan pengh àpusan piutang dengan pihak ketiga d. c. pemeriksaan dikategorikan sebagai berikut: a. d. Berikut ini adalah manfaat perencanaan audit kecuali: a. c. Rencana kerja audit mendokumentasikan faktor -faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan penugasan audit sebagai berikut kecuali: a. kecuali a. jangka menengah. tujuan dari kegiatan yang sedang direview dan alat yang digunakan untuk mengendalikan kinerjanya b. Berdasarkan cakupannya. sasaran audit. Perencanaan organisasi àudit dan perencanaan penugasan audit b. b. Jawaban: D 29. risiko yàng dihadapi Jawaban: D . Faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan biaya audit meliputi hal -hal di bawah ini. dan pengawasan d. Adanya pelunasan piutang . Menurut SAINS No. tujuan audit .. Perencanaan jangka pendek dan perencanaan jangka panjang . kecuali: a. kebijakan audit y àng dipilih dalam satu tahun anggaran Jawaban: D 28. Penghapusan piutang karena tak tertagih . jenis dan kerumitan aktivitas auditan . meningkatkan disiplin dalam penyelesaian proses audit . dan properti fisik termasuk yang berada dalam pengendalian pihak ketiga . meliputi beberapa tahap. memperoleh bukti kompeten yang cukup . dan jangka panjang . Pengelolaan piutang. c. catatan. c. c. Pemisahan fungsi antara fungsi penerimaan. b. personel. signifikansi permasalahan . 2200. Jumlah kàs yang tersedia harus dibatasi sampai suatu jumlah maksimum yang benarbenar diperlukan untuk membiayai kegiatan sehari -hari.

secondary evidence Jawaban: A . Berikut ini adalah langkah penetapan materialitas yang dilakukan pada tahap pelaksanaan kecuali: a. Jawaban: B 33. Karakter berikut ini mencerminkan tingkat kompetensi bukti audit. kecuali: a. d. corroborative evidence d. memeriksa hubungan antara data keuangan dan non keuangan . b. c. primary evidence c. menetapkan penentu àn awal tentang materialit às c. kecuali« a. c. b. tujuan audit harus diarahkan pada satu h àl saja. Bukti audit yang berupa fakta yang tidak perlu dugaan atau penalaran lagi disebut« a. Sufficiency. perbandingan informasi periode yang diperiksa dengan periode sebelumnya . melaksanakan tugas sesuai dengan program peme riksaan. pengendalian pengamanan . tujuan dan ruang lingkup audit sektor publik tergantung pada mandat dari lembaga audit yang bersangkutan dan jenis audit yang dilakukan b. penentuàn risiko audit Jawaban: D 35. Berikut ini yang merupakan peran ketua tim dalam audit adalah« a. kualifikasi penyedia informasi . memimpin tim agar tuju àn pemeriksaan yang telah ditetapkan dapat tercapai b. pengendali àn anggaran d. mengestimasikan kesalahan secara total .31. d. Jawaban: A 34. d. pengendalian ketaatan . Pengendalian yang bertujuan untuk memberikan keyakinan bahwa entitas telah memproses dengan prosedur yang benar atas transaksi -transaksi sehingga memungkinkan pelaporan anggaran sesuai dengan peraturan serta melaksanakan transaksi anggaran sesuai dengan otorisasinya disebut« a. Luasnya prosedur persiapan perencanaan bergantung pada pemahaman auditor terhadap calon auditee dan tingkat keahliannya Jawaban: B 32. d. mengestimasikan kesalahan pada tiap segmen . Jawaban: D 37. c. c. mengestimasikan biaya audit . Tujuan audit dapat merupakan kombinasi tujuan lebih dari satu jenis audit d. b. memastikan tim bekerja sesuai dengan rencana atau standar . membandingkan estimasi kesalahan total dengan materialitas awal atau yang sudah direvisi. b. Relevansi. direct evidence b. Berikut ini yang termasuk dalam prosedur analitis adalah. pengendalian pelaporan keuangan . Jawaban: C 36. Manakah yang tidak benar dari pernyataan -pernyataan berikut ini: a. Independensi . c. perbandingan informasi yang diperiksa dengan anggarannya .

b.. Tingkat keyakinan 90 persen berarti bahwa« a.. c. b. Dokumen yang akan dianalisa atau diuji untuk beberapa kegiatan atau akun jumlahnya sangat banyak b. Dibutuhkan ukuran sample yang lebih besar jika tingkat keyakinan yang diinginkan sama dengan 95 persen . c. a. c. Ekspektasi tingkat kesalahan sama dengan 10 persen . Menggunakan prosedur audit yan g tidak tepat untuk sampel c. juga sebagaimana telah diketahui. Salah satu contoh risiko ini adalah« a. d. Jawaban: A 43. Tidak tepat menggunakan prosedur audit untuk data yang disampel d.. Pertimbangan waktu yang tersedia c.. Mengambil kesimpulan yang salah dari data yang dis àmpel. Terdapat 90 peluang dari 100 bahwa hasil -hasil sample tidak akan berbeda dari karakteristik popul àsi sebenarnya melebihi jumlah yang ditentukan . Memproyeksikan hasil-hasil sampling melampaui populasi yang diuji b. Setiap kali auditor internal mengambil kesimpulan berdasarkan sampel maka terdapat risiko tambahan.38.. Jawaban: D 41. Jawaban: C . Pemilihan sample langsun g . bahwa para internal auditor dalam pemeriksaannya harus tunduk pada: a. Jawaban: B 40. a. Jawaban: A 42. Berikut ini adalah pertimbangan diperlukannya pengujian sampling dalam metode pemeriksaan antara lain adalah kecuali« a. Pemilihan sample terstratafik àsi. Etika profesi pemeriksa intern. Estimasi titik yang diperoleh berada pada 10 persen dari nilai populasi sebenarnya . yakni risiko sampling. Standar profesi pemeriks à intern . d. Risiko keliru menolàk (risk of incorrect rejection) c. d. Adakalanya perhitungan 100% tidak mungkin dilakukan d. Risiko keliru menerima (risk of incorrect acceptance). d. b. Berikut ini yang tidak termasuk metode sampling nonstatistik adalah. Jawaban a dan b benar . Risiko nonsampling. Jawaban a dan b salah . Jawaban: D 39. Dasar penggunaan metode sampling dalam pemeriksaan selain pertimbangan teknis. Risiko sampling. Pemilihan sample block . b. Pemilihan sample sembarang . Risiko mengambil kesimpulan berdasarkan hasil sampel bahwa saldo akun berisi salah saji secara material padahal kenyataannya saldo akun tidak berisi salah saji secara material merupakan defenisi dari. Ada dua pendekatan umum dalam sampling audit yaitu nonstatistik dan statistik. Metode penguji àn sampling sangat mudah dilakukan .

Sampling variable . c. Jawaban: C . Jawaban: D 47. Program Jaminan Kualitas Internal Audit membantu organisasi dalam usaha mencapai tujuannya dengan cara memberikan suatu pendekatan disiplin yang sistematis untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas hal -hal berikut kecuali: a. d. dan pada blok yang terpilih. Jawaban: C 48. Tentukan sebab -sebab kekurangan atau kelemahan . Dalam area yang dipilih. Sampling atribut . b. c. Metode sampling yang paling sesuai adalah« a. sehingga para pemeriksa dapat meyakinkan dengan jelas dasar kesimpulan dan rekomendasinya . Didasarkan pada fakta dan bukti yang tepat . d. Identifikasikan penyimpangan/kelemahan aktivitas/ bagian . sample rumah tangga acak dipilih. d. Didasarkan pada hasil pemeriksaan yang cukup untuk mendukung setiap kesimpulan yang diambil . b. Dalam survey regional atas rumah tangga suburban guna memperoleh data mengenai kebiasaan menonton televise. sampel statistic dari keseluruhan blok dipilih . sampel stattistik dari area suburban terelbih dahulu dipilih. Cukup berarti / berguna untuk disampaikan ke pihak yang berkepentingan . Kegiatan penyusunàn temuan harus cukup luas. Sàmpling kelompok. Jawaban: C 46. Disusun sesuài pertimbangan dan pendapat auditor internal dengan keyakinan yang tinggi. Proses penyusunan temuan (temuan negatif) mencakup langkah -langkah sebagai berikut. b. b. Jenis pemilihan sampel seperti ini disebut« a. Dalam audit atas departemen pemrosesan klaim asuransi. c. diambil sample untuk menguji adanya penerimaan klaim yang fiktif. Temuan yang dapat diteruskan ke pihak -pihak yang berwenang sebaiknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a. manajemen risiko ( risk management ). Identifikasikan batas -batas kewenangan dan tanggung jawab dalam organisasi dihubungkan dengan kegiatan -kegiatan yang terlibat. pengendalian ( control ). Sampling penemu àn . d. konsultàsi(consulting ). c.. c. Sampling variable. b.44. proses tata kelola ( governance processes). Sampling terstratifikasi . d. Sampling berhenti -berlanjut. Sampling atribut . kecuali« a. meskipun tidak ada yang dicurigai. Jawaban: B 45.

Governance Expertise. semua jawaban salah Jawaban: A 53. b. Communication Skills. Kantor Konsultan c. Kantor Akuntan Publik b. c. Pemerintàh atau penyidik . Untuk memutuskan siapakah yang akan membuat tinjauan dalam Program Jaminan Kualitas. Pimpinan unit pemeriksa intern . Jawaban: B 52. biaya dan waktu yang dibutuhkan c. b. kedalaman. Risk. Perhimpunan Profesi d. Technologically Adept. d. customer satisfaction. Jawaban: C 50. Business Acumen . Global Perspective. risk matrix. Berikut ini yang tidak berperan dalam Program Jaminan Kualitas adalah: a. Technologically Adept . 1 tahun sekali b. Global Perspective. Manajemen senior dan komite audit. Pemeriksa yang akan melakukan pemeriksaan jaminan kualitas . maka pemeriksaan dari luar ini harus dilakukan minimal: a. Sumber pemeriksa yg akan melakukan pemeriksaan yang berasal dari luar perusahaan dapat berasal dari: a. biaya dan waktu yang tersedia d. 2 tahun sekali c. membantu untuk menjamin audit berkelanjutan yang efisien dan efektif Jawaban: B 51. Untuk memenuhi standar profesi. 3 tahun sekàli d.based Orientation. Risk. c. ruang lingkup. c. manajemen audit internal harus menentukan. Strong Ethical Comp àss. Governance Expertise. Strong Ethical Compass. meringankan hukuman dari tuntutan karena berbuat salah yang tidak disengaja d. Manfaat dari Program Jaminan Kualitas adalah sebagai berikut kecuali: a. Eksternal Auditor dapat meng àtur Internal Auditor .49. Beberapa tantangan yang harus dihadapi auditor internal pada abad 21 antara lain sbb : a. Internal Auditor dapat bekerja dengan lebih baik b. Creative Thinking & Problem Solving d.based Orientation. d àn luas dari tinjauan yang akan dilakukan b. Semua jawaban ben àr Jawaban: D 54. 5 tahun sekali Jawaban: C . a. System Information Audit.

55. Pihak yang sebaiknya diberikan keyakinan memadai akan adanya kepatuhan terhadap standar adalah kecuali a. Penelaahan internal hendaknya dilaksanakan secara berkala oleh para anggota dari staf audit internal untuk menilai kualitas auditor eksternal Jawaban : B 59. Penelaahan atas individual audit hendaknya memeriksa dan mengevaluasi aspek aspek seperti tersebut dibawah ini. Bukti pemahaman atas operasi yang sedang diaudit d. ISO 9001-2000 c. Komite audit Jawaban : B . ISO 9000-2000 b. kebijakan -kebijakan audit internal dan program audit. Supervisi b. yang bukan merupakan unsur dari program quality assurance a. kerentaan dan materialitas dari pros es klien Jawaban : B 57. Sejauh mana pelaksanaan pengujian dapat menghasilkan audit yang produktif. Semua jawaban ben àr Jawaban: D 56. Dokumen tertulis mengenai prosentase kepemilikan masing -masing pemegang sahàm. Staf auditor internàl. Supervisi atas pekerjaan auditor internal sebaiknya dilak sanakan secara terus-menerus untuk menjàmin adanya kesesuaian dengan standar audit internal. Standar ISO yang berhubungan dengan Program Jaminan Kualitas Pemeriksa Internal adalah: a. Penelaahan eksternal atas aktivitas audit internal hendaknya dilaksanakan untuk menilai kualitas pemegang sah amnya d. c. namun tetap apat menghemat sumber daya audit internal yang ada b. Penelaahan eksternal Jawaban : B 58. Penelaahan internal d. ISO 14000 d. Auditor eksternal independen d. Menurut Standar for the Profesional Practice of Internal Auditing tahun 1978. kecuali : a. c. Alokàsi staf. Penentuan resiko. c. Direktur audit hendaknya menetapkan dan memelihara pelaksanaan program quality assurance untuk mengevaluasi jalannya operasi manajemen perusahaan b. c. Manajemen senior b. Pernyataan yang benar mengenai program jaminan kualitas adalah a.

Efektifitas operasi Jawaban : B 61. auditor internal senior yang mengepalai penug àsan audit. Integritas dan Obyektifitas Jawaban : B 63. c. Kualifikasi yang dibutuhkan dari seorang penelaah eksternal sebagaimana diungkapkan dalam Practice Advisory seperti tersebut dibawah ini. evaluasi. Pengendali Internal b. kecuali : a. kecuali : a. dan kelemahannya serta kemungkinan solusi dari masalah tersebut dinamakan : a. Kepatuhan terhadap hukum perundang -undangan. Auditor eksternal dari kantor akuntan lain b. pemeriksaan. jika ada. kecuali a. Sebaiknya supervisi diperluas juga hingga mencakup saat pelatihan. pelaporan.60. kebijakan dan prosedur aktivitas b. Practice advisory secara khusus menganjurkan agar para pihak yang berkepentingan menerima peran audit audit internal yang memberikan nilai tambah dan mampu meningkatkan operasi perusahaan. Kecukupan piagam audit. Kompeten d. Auditor kantor pusat yang menilai anak perusahaan atau kantor cabang d. Supervisi meliputi perencanaan penugasan audit. Supervisi hendaknya senantiasa dilaksanakan selama proses perencanaan. kecuali a. dokumentasi dari pelaksanaan supervisi b. kepatuhan terhadap Standar Akuntànsi Keuangan. keyakinan pelaksanaan program audit. meliputi rekomendasi yang berhubungan dengan hal-hal berikut. Suatu kelompok dalam perusahaan yang sangat mengenal operasi perusahaan. Auditor internal dapat diaudit oleh pihak-pihak lain yang independen dan tidak memiliki konflik kepentingan sebagaimana tersebut di bawah ini . evalusi pegawai. Penelaah Eksternal Jawaban : C 64. Penelaah Internal c. dan kegiatan administratif lainnya. sebaiknya dilakukan sekali setiap tiga tàhun. Berikut ini adalah pernyataan yang benar mengenai supervisi. Proses penilaian program kualitas hendaknya. c. Evaluasi silang antara kelompok audit di perusahaan yang ber beda c. lingkaran Kuàlitas d. kekuatan. seperti kontrol waktu dan biaya Jawaban : B 62. serta standar industri d. supervisi dan Verifikàsi c. sasaran. kekurangan. Jawaban : D . Independen b. dan tindak lanjut audit d. tujuan.

Perbaikan atas sistem pengendalian intern auditan b. Banyak sedikitnya jumlah anggota populasi d. Penilaian atas keandalan sistem pengendalian intern auditan c. administràsi. Dengan menerapkan metode sampling. Penilàian apakah informasi kuantit àtif yang disajikan auditan dapat diterima atau tidak jawaban: D 69. Tujuan auditor menerapkan teknik sampling pada pengujian substantif adalah untuk mendukung: a. Banyak sedikitnya jumlah sampel b. Menelaah draf laporan secara rinci dan memastikan bahwa mereka telah memenuhi kebijakan dan prosedur departemen d. Menjelaskan proses pelaksanaan survei dan keuntungannya bagi para responden c. d. Direktur audit c. Penelaahan kualitas tahunan d. Pembentukan sebuah dewan kualitas c. auditor dapat mengambil simpulan terhadap suatu populasi berdasarkan: a. Penelitian terhadap seluruh anggota populasi jawaban: B . Tujuan dari diadakannya penelaahan eksternal adalah untuk : a. Verifikator Jawaban : C 66. Mengevaluasi kepatuhan terhadap standar d àn kebijakan serta prosedur perusahaan b. Memastikan pelaporan akan temuan-temuan penting dan kemajuan pekerjaan Jawaban : A 67. hasil pengujiàn terhadap sampel c. Unsur-unsur yang diperlukan dalam implementasi manajemen kualitas total (TQM) dalam operasi audit internal adalah sebagai berikut . Manajer audit b. kecuali : a. supervisi dan verifikasi audit b. supervisor.65. Tolok ukur Jawaban : A 68. Penyusunan laporan kinerja manajemen auditan d. Memberikan keyakinan bahwa para staf auditor telah sesuai dengan standar aktivitas adalah salah satu unsur yang harus dimiliki oleh seorang : a.

Sampel yang representatif merupakan keharusan dalam penggunaan metode sampling. X6. dan X9 70. Estimasi total populasi adalah: a. Dibandingkan dengan total populasi yang sebenarnya. Rata-rata nilai sampel adalah: a. Semakin banyak anggota populasi maka jumlah sampel akan: a. semakin bànyak b. Semakin sedikit c. 47 jawaban: C (52+55+47+44+52+50)/6=50 71. X4. 300 c. 500 b. 7 over estimate jawaban: B (500 (dari no. Tidak berubah . 400 c. X8. Mengurangi jumlah sampel c.4) ± ((52+55+40+47+53+44+59+52+50+46)/10) = 500 ± 498 = 2 73.3 s/d 5 Diketahui suatu populasi dengan masing-masing nilai sebagai berikut: X1 = 52 X6 = 44 X2 = 55 X7 = 59 X3 = 40 X8 = 52 X4 = 47 X9 = 50 X5 = 53 X10 = 46 Dari populasi tersebut. 50 d. terdapat kesalahan sampling (E) sebesar: a. Melakukan teknik sampling non statistik d. 550 jawaban: A (50 (dari no. 12 under estimate b. 2 Over estimàte c. Apabila auditor menginginkan hasil sampling yang andal maka salah satu upayanya adalah: a. Sampel dianggap rep resentatif apabila: a. 40 b. Jumlahnya 100% dari total populasi c. Kesalahan sampling yang dihasilkan besar jawaban: C 75. auditor mengambil 6 sampel yaitu X1. 5 under estimate d.Uraian di bawah ini digunakan untuk menjawab pertanyaan no. Dapat mewakili anggota popul àsi d. X2. Banyak sedikitnya jumlah sampel yang akan dipilih tergantung dari jumlah unit populasi. Jumlahnya minimal 10% dari total populasi b. Menghindari penggunaan teknik sampling jawaban: A 74. Meminimalkan kesalahan sàmpling b. 470 d.3) x 10 = 500) 72.

Membuat simpulan hasil audit . Di bawah ini merupakan ciri dari teknik sampling stat istik. c. 5% anggota populasi terwakili oleh sampel d. Pemilihàn sampelnya bisa acak atau non acak. Risiko sampling yang ditetapkan dalam teknik Sampling Atribut dinyatakan dalam: a. semàkin banyak b. 95% anggota populàsi terwakili oleh sampel c. 95% anggota populasi tidak terwakili oleh sampel jawaban: B 78. Jumlah sampel sebanyak 95% dari total anggota populasi b. Tidak terpengaruh jawaban: A 79. c. semakin kecil risiko sampling yang diinginkan maka jumlah sampel yang harus diambil akan: a. Menetapkan jumlah sampel. Menggunakan rumus statistik b. %. Standar deviasinya tinggi b. Menerapkan prosedur audit atas sampel yang telah diambil merupakan salah satu langkah yang dilakukan dalam tahapan audit sampling: a. Menggunakan tabel statistik d. b. Menjadi nol jawaban: A 76.d. Homogen c. jawaban: C 81. kecuali: a. Dalam melakukan sampling. Nilai uang c. Heterogen jawaban: B 77. b. Populasi yang seluruh anggotanya memiliki karakteristik yang sama merupakan populasi yang: a. Menguji sàmpel d. Bisa % atau nilai uang d. Menyusun rencana audit. Tingkat keandalan (confidence level) sampel sebesar 95% berarti: a. Tergantung judgement auditor c. Andal d. Jumlah lembar kuitansi jawaban: A . Semakin sedikit d. Pemilihan sampelnya acak jawaban: B 80.

b. Total nilai uang . Sampel acak sederhana. Total jumlah sampel. jawaban: B 85.82. Pemilihan sampel dapat dilakukan secara acak atau non acak. b. Nilai uàng b. Total lembar kuitànsi b. d. c. Tingkat keandalan sàmpel adalah 97% c. besarnya nilai antisipasi salah saji (AS) ditetapkan berdasarkan: a. d. b. jawaban: A 87. b. Risiko sampling berhubungan erat dengan tingkat keandalan sampel. jawaban: B 84. jawaban: B 83. Judgement auditor. jawaban: A 86. Sampel tidak dapat diandalkan . d. d. Simple Random Sampling. Sampling Atribut. Sampling Penemuan. Pengalàman audit periode sebelumnya c. Yang dianggap sebagai populasi (N) dalam Sampling Satuan Mata Uang adalah: a. toleransi salah yang ditetapkan auditor dinyatakan dalam: a. Dalam Sampling Satuan Mata Uang. Sampling Variàbel Sederhana c. Bila ditetapkan risiko sampling sebesar 3% artinya: a. Salah satu metode sampling statistik yang digunakan auditor pada tahap pengujian substantif adalah: a. Nilai interval populasi. Dalam sampling pada pengujian substantif. jawaban: B . Representasi sampel terhadap populasi sebesar 3% . Persentase. Sampling Non Statistik. d. c. Jumlah anggota populasi. Jumlah sampel. Sampel berisiko tinggi untuk diteliti . Pertimbangan materialitas. d. Block Sàmpling c. Risiko yang ditetapkan. Salah satu contoh pemilihan sampel secara non acak adalah: a. Systematic Random Sampling.

Laporan harus memuat semua informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan audit b. Jawaban: B 91. Pengertian dari obyektif sendiri adalah: a. c. c. memberikan referensi kepada institusi audit untuk meningkatkan kinerja mereka. Yang bukan merupakan fungsi dari laporan hasil pemeriksaan adalah: a. Membuat hasil pemeriksaan sebagai bahan untuk tindakan perbaikan oleh instansi terkait. Laporan harus menjawab tujuan audit. d. d. Jalan utama bagi auditee untuk memahami informasi tentang proses audit. Dasar pembuatan surat opini audit dan keputusan audit. Adalah alat yang digunakan institusi audit untuk menelaah item-item audit dan menyatakan opini audit. Sedangkan pengertian akurat adalah: a.88. Alàt untuk menerapkan sanksi atas temuan pelanggaran terhadap ketentuan b. Laporan harus menjawab tujuan audit. b. temuan disajikan secara persuasive dan kesimpulan serta rekomendasi disusun secara logis berdasarkan fakta. Jawaban: A . Laporan harus disajikan secara seimbang dalam isi dan nada. Syarat syarat laporan audit antara lain adalah obyektif. d. netràl dan menghindari kecenderungan berlebihan atau terlalu menekankan kinerja yang kosong. dasar bagi auditan untuk memperbaiki praktik-praktik yang tidak sesuai dengan praktik umum. netral dan menghindari kecenderungan berlebihan atau terlalu menekankan kinerja yang kosong. Dasar pembuatàn surat penugasan audit Jawaban: D 89. b. Yang bukan merupakan peranan utama dari laporan audit adalah: a. Membuat hasil pemeriksaan terhindar dari kesalahpahaman. temuan disajikan secara persuasive dan kesimpulan serta rekomendasi disusun secara logis berdasarkan fakta Jawaban: C 90. d. Menetàpkan sanksi atas kesalahan yang ditemukan dalam audit Jawaban: D 92. Laporan menyajikan bukti yang benar dan menggambarkan temuan yang tepat c. b. Yang bukan merupakan peranan dari surat opini audit adalah a. c. Laporan harus memuat semua informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan audit. Laporan harus disajikan secara seimbang dalam isi dan nada. Dasar yang penting untuk mengumpulkan dan mengelola informasi audit. d. Laporan menyajikan bukti yang benar dan menggambarkan temuan yang tepàt c. Mengkomunikasikan hasil pemeriksaan kepada pihak yang berwenang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemeriksaan keuangan b.outline . Laporan harus menyatakan semua keberatan praktisi yang signifikan tentang perikatan dan penyajian asersi d.draft b.exposure draft . Pemeriksaan personalia Jawaban: C 95. Pemeriksaan kinerja c. Kejàksaan Negeri Palopo Jawaban: D 96. DPRD Kota Palembang. kecuali a. Outline . Dalam pelaporan audit dengan tujuan tertentu terdapat standar tambahan untuk perikatan/penugasan atestasi selain yang diatur dalam SPKN diantaranya adalah: a.draft d.kertas kerja . maka opini yang diberikan dalam mengevaluasi kebenaran item audit adalah: a. Walikota Palembang. peràturan dan perundangan serta ketidakpatutan.draft c. Jika data dalam laporan keuangan auditan untuk semua hal-hal yang penting konsisten dengan data yang diperoleh oleh institusi audit dari standar akuntansi dan sistem akuntansi serta peraturan keuangan yang sementara digunakan. Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan. d. Truthful.outline . kecurangan. d. Exposure draft . Laporan harus menyatakan simpulan praktisi mengenai apakah asersi disajikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan atau kriteria yang dinyatakan dipakai sebagai alat pengukur c. Compliance. Tata urutan jenis dokumen yang dibuat yang benar dalam penyiapan draft laporan audit adalah: a. Basic Compliance. penyimpangan dari ketentuan. kertàs kerja . c. Jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah: a.93. Kertas kerja . Institusi audit mendapatkan laporan terjadinya indikasi kecurangan dalam pelaksanaan sebuah proyek pemerintah dan memutuskan untuk melakukan pemeriksaan. b.kertas kerja . Laporan harus menyebutkan asersi yang dilaporkan dan menyatakan sifat perikatan atestasi yang bersangkutan b. Laporan hasil pemeriksaan kinerja di dinas pekerjaan umum Kota Palembang yang dilakukan oleh suatu institusi audit diperbolehkan untuk didistribusikan kepada « .exposure draft .draft ± outline Jawaban: B 97. Jawaban: D 94. Evaluasi audit merupakan salah satu isi dari surat opini audit. d. Pemeriksàan dengan tujuan tertentu.exposure draft . Pelaporan tentang kelemahan pengendalian intern. b. Jawaban: B . basicàlly Truthful c.

c. d. b. Mengetahui perkembangan tindak lanjut saran/rekomendaasi dalam Laporan Hasil Audit lalu yang masih belum selesai c. BPKP. c. Institusi yang berkompeten dalam memberikan sanksi atas terjadinya kecurangan yang menyebabkan kerugian negara materiil yang diungkapkan dalam laporan audit kinerja yang dilakukan oleh BPKP adalah: a. kelalaian. Memonitor koreksi yang sudah dilakukan manajemen serta hasil dan pengaruh nya bagi entitas yang diperiksa d. Sifat pemeriksaan yang dilakukan Bepeka berdasarkan SPKN adalah: a. Jawaban: D 100. b. Institusi audit yang dapat memberikan sanksi terhadap kesalahan. kecuali: a. Tujuan dari tindak lanjut audit disebutkan di bawah ini. Inspektorat Jenderal. Review. Kepolisian Negara RI. c. Kementerian Negara PAN. Prosedur yang disepakàti b. Bepeka Jawaban: D 99. d. Memastikàn bahwa temuan yang diperoleh dalam audit sebelumnya dijumpai lagi dalam audit yang akan dilaksanakan. dan penyalahgunaan yang diungkapkan dalam laporan audit adalah: a. Pengadilan Tindàk Pidana Korupsi d. Jawaban: A 101. Departemen Pekerjaan Umum meminta Bepeka untuk mengaudit proyek pembangunan jalan tol lintas Jawa karena diindikasikan adanya kecurangan. Pemeriksaan. Inspektorat Jenderal. Bepeka. Memastikan bahwa semua saran/ rekomendasi auditor yang dimuat dalam laporan hasil audit telah dilaksanakan secara memadai dan tepat waktu oleh entitas yang diperiksa b. Indikatif. kecurangan. Jawaban: C .98.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.