P. 1
Efektivitas pembelajaran bahasa arab dalam upaya peningkatan prestasi di mts ma'arif legok

Efektivitas pembelajaran bahasa arab dalam upaya peningkatan prestasi di mts ma'arif legok

|Views: 4,405|Likes:
Published by Dodi Al Misri
Skripsiku yang akan disidangkan di STIT Al-amin Indramayu
http://www.sastraku.com
http://www.bacagratisku.blogspot.com
Skripsiku yang akan disidangkan di STIT Al-amin Indramayu
http://www.sastraku.com
http://www.bacagratisku.blogspot.com

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dodi Al Misri on Nov 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2015

pdf

text

original

http://www.sastraku.

com
http://www.bacagratisku.blogspot.com
EFEKTIVITAS PEMBEA!A"A# BA$ASA A"AB %AAM &PA'A
PE#I#(KATA# P"ESTASI SIS)A
%I MTS MA*A"IF E(+K
SK"IPSI
%ia,uka- k.pa/a S.kolah Ti-ggi Ilmu Tarbi0ah 1STIT2 3A4AMI#5
Ka-/a-ghaur 6 I-/rama0u &-tuk M.m.-uhi S0arat4S0arat
M.-capai (.lar Sar,a-a P.-/i/ika- Islam
Oleh:
%+%I !A'A
#IM : 78.79.77:;
#"K : :<9=;.=778
!urusa- P.-/i/ika- Agama Islam
SEK+A$ TI#((I IM& TA"BI'A$ A4AMI#
!&"&SA# PE#%I%IKA# A(AMA ISAM
I#%"AMA'&
=797
ABST"AKSI
%+%I !A'A : 3EFEKTIVITAS PEMBEA!A"A# BA$ASA A"AB
%AAM &PA'A PE#I#(KATA# P"ESTASI SIS)A %I MTS MA*A"IF
EE(+K KE>AMATA# +$BE#E" KAB&PATE# I#%"AMA'&5
1P.-.litia- /i MTs Ma*ari? .gok2
Efektivitas adalahsuatu upaya yang dapat membawa pengaruh, akibat, dan
memmberikan hasilmemuaskan dalam kaitannya dengan proses belajar mengajar
adalah adanya perubahan tingkah laku yang meliputi segenap aspek organisme
yang bersifat permanent.
Penelitian ini merumuskan Bagaimana efektivitas pembelajaran bahasa
arab, serta metode apa saja yang digunakan guru dalam pelaksanaan pembelajaran
bahasa arab, juga faktor apa saja yang mendukung dan menghambat prestasi
siswa dalam pembelajaran bahasa arab di mts ma’arif legok.
ebagai bahan kajian dan pertimbangan penulis uraikan tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui proses keefektivan Pembelajaran Bahasa !rab di
"#s "aarif $egok, serta memberikan kontribusi pengetahuan khususnya bagi
penulis sekaligus memberikan nilai sugesti agar siswa "#s ma%arif $egok
terampil dalam menguasai keterampilan berbahasa, khususnya Bahasa !rab yang
merupakan bahasa !l&'ur’an (firman !llah atau kitab pedoman umat )slam* dan
juga merupakan bahasa orang !rab dan sekaligus juga merupakan bahasa )slam.
esuai dengan tujuan yang di+apai, penelitian ini menggunakan
metode kualitatif, yakni penelitian yang menurut moleong (,--.:/0* memiliki +iri
sebagai berikut: brlatar alamiah sebagai keutuhan, mengandalkan manusia sebagai
alat peneliti, memanfaatkan metode kualitatif, menganalisis se+ara induktif,
mengarahkan sasaran pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif,
lebih mementingkan proses dari pada hasil, membatasi studi dengan fokus,
memliki kriteria untuk menguji keabsahan data, ran+angan penelitian bersifat
sementara, dan hasil penelitian diseakati bersama antara pihak peneliti dengan
subyek yang diteliti.
1ntuk melakukan eksplorasi seperti yang dikehendaki dalam penelitian
kualitatif seperti digambarkan diatas, tatakerja yang dikehendaki lebih
menekankan pada observasi dan wawan+ara mendalam. 2al ini akan memberikan
pemahaman se+ara konprehenshif terhadap pemikiran, sikap serta perilaku subyek
penelitian dengan segala dinamika yang terjadi dalam proses pembentukan
realitas sosial tersebut. e+ara spesifik, model penelitian ini dapat
mendeskripsikan efektivitas pembelajaran bahasa arab dalam upaya peningkatan
prestasi siswa di mts ma’arif legok.
edangkan teknik pengumpulan datanya penulis mengunakan beberapa
tekhnik, seperti yang disebutkan diatas yaitu teknik observasi atau pengamatan di
"#s "a’arif $egok, interview atau wawan+ara langsung dengan 3epala ekolah
"#s "a’arif $egok dan 4uru Bidang tudy Bahasa !rab. Penulis juga membuat
!ngket yang berjumlah5. Pertanyaan. 6uga tidak kalah pentingnya yaitu tudy
dokumentasi untuk membuktikan data&data yang tidak se+ara langsung ditujukan
pada subyek penelitian seperti : Buku 2arian, 7otulen 8apat, 9aftar 7ilai, dll.
EFEKTIVITAS PEMBEA!A"A# BA$ASA A"AB %AAM &PA'A
PE#I#(KATA# P"ESTASI SIS)A
%I MTS MA*A"IF E(+K
Oleh:
%+%I !A'A
#IM : 78.79.77:;
"enyetujui :
Pembimbing ) Pembimbing ))
9rs. !2"!9 , ".!g 9rs5555555
PE#(ESA$A#
EFEKTIVITAS PEMBEA!A"A# BA$ASA A"AB %AAM &PA'A
PE#I#(KATA# P"ESTASI SIS)A
%I MTS MA*A"IF E(+K
Oleh:
%+%I !A'A
#IM : 78.79.77:;
9iuji dalam siding "una:asah
Pada #anggal : .. 7ovember ,-;-
#anda tangan pengiji:
7ama #anda #angan #anggal
;. 5555555.. 555555555. 55555555...
,. 5555555.. 555555555. 55555555...
/. 5555555.. 555555555. 55555555...
M+TT+
• Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda,
semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup
Anda.
• Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan
mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu
pekerjaan yang dapat dinikmati.
• Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang
mendorong Anda untuk meraih sukses.
• Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi
mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
• Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
• Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. atasan
apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika
orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka
impian tersebut adalah masuk akal.
• Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan
melakukan sesuatu.
• Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita! "nsya Allah kita bisa,
karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan
kemampuan kita. #ika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-
benar mengoptimalkan potensi kita.
• #ika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi
harus. $arena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
• %ntuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang
Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk
mencapainya.
• isakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi!
• Merumuskan &isi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil
keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup 'undamental. &isi
dan Misi Anda akan menji(ai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
• #angan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi
sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang
Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
• &isi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
• Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. #ika
anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan
yang akan memba(a Anda kepada kesuksesan.
• #ika Anda ingin menang) dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb
) maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang
pula.
KATA PE#(A#TA"
م
م
س
س
ب
م
ه
م
للا ن
م
مح
س
ر
ر
لا م
م
يحم ر
ر
لا
esungguhnya semua sanjungan, puja dan puji hanyalah miuilk allah, 8abb yang
maha men+iptakan dan memelihara serta yang menguasai seluruh perbendaharaan di
langit dan bumi. 9ia yang membawa manusia dari kegelapan (kejahiliahan* menuju
peradaban dibawah naungan hidayah nya. #idak ada yang patut disembah ke+uali hanya
dia.
emoga shalawat dan salam selalu ter+urah untuk utusan&mu yang mulia, su+i
dan terpelihara 7abi "uhammad hallallahu <!laihi =assalam, para keluarga, dan para
sahabatnya, serta untuk para pengikut sunnahnya yang setia hingga akhir >aman.
!lhamdulillah, atas karunia&7ya penulis bisa menyelesaikan kripsi ini. Penulis
juga menyadari bahwa ada berbagai pihak yang telah membantu dalam proses
penggarapan kripsi ini, baik dari awal hingga akhir. Oleh karenanya penulis
menyampaikan rasa terimakasih yang takterhingga kepada segenap pihak yang turut
berjasa besar dalam menyelesaikan tulisan ini, yaitu :
;. Bapak 9rs. !2"!9 , ".!g, elaku 3etua #)# !$&!")7, sekaligus sebagai
Pembimbing ) yang telah membantu, mengarahkan, dan memberi kemudahan dalam
penulisan skripsi ini.
,. Bapak 9rs5555., selaku pembimbing )) yang telah mengoreksi dan merevisi
redaksi penulisan kripsi ini.
/. egenap 9osen #)# ?!$&!")7@ yang telah telah membimbing dan mendidik
penulis selama study.
.. eluruh staf dan 3aryawan #)# ?!$&!")7@ yang telah mengurus birokrasi dan
keperluan administrasi penulis.
A. !yahanda afrudin (!$"* dan )bunda aniah, dan segenap keluarga ter+inta yang
telah memberikan do’a dan dukungan kepada Penulis serta memberikan semangat
dalam menyelesaikan penulisan kripsi.
B. 3epala ekolah "#s "a’arif $egok, 4uru&guru, dan segenap Pengurus Cayasan
9arul "a’arif yang telah memberikan motivasi serta bantuan yang besar baik moril
maupun spirituil juga memfasilitasi selama penulis melakukan observasi sehingga
dapat menyelesaikan tugas skripsi ini.
Penulis juga menyampaikan u+apan terima kasih banyak kepada semua pihak
yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan baik moril
maupun materiil. emoga semua itu di+atat oleh !llah sebagai amal shalih dan dibalas
oleh&7ya. !mien.
)khtiar penulis dalam kripsi ini sudah semaksimal mungkin, namun demikian
penulis masih merasa terdapat kekurangan didalamnya. Oleh karena itu, kritik dan saran
yang konstruktif sangat penulis butuhkan dengan senang hati.
Berkat bantuan, bimbingan, arahan dan dorongan dari berbagai pihak, semua
hambatan dan kesulitan dapat teratasi. ehingga kripsi yang berjudul 3EFEKTIVITAS
PEMBEA!A"A# BA$ASA A"AB %AAM &PA'A PE#I#(KATA# P"ESTASI
SIS)A %I MTs MA*A"IF E(+K5@ dengan ba+aan !lhamdulillah dapat terselesaikan.
ehubungan dengan hal itu kiranya tidak ada kata yang pantas diu+apkan ke+uali
u+apan 6a>aakumullah 3hairan 3atsiran, dengan iringan do’a semoga bantuan mereka
menjadi amal shaleh dan mendapat ridha dari !llah, !mien.
)ndramayu, 7ovember ,-;-
P.-ulis
%AFTA" ISI
%AFTA" TABE
BAB I
PE#%A$&&A#
A. atar B.laka-g
Bahasa merupakan alat komunikasi dan pendukung dalam pergaulan
manusia dalam sehari&hari baik antara individu dengan individu, individu dengan
masyarakat, maupun dengan bangsa tertentu. !dapun bahasa !rab merupakan
bahasa yang istimewa di dunia ini seperti yang kita ketahui, bahwasannya bahasa
!rab tidak hanya merupakan bahasa peradaban, melainkan juga sebagai bahasa
persatuan umat )slam di dunia. Bahasa !rab adalah selain merupakan bahasa !l&
'ur’an (firman !llah atau kitab pedoman umat )slam* yang memiliki uslub yang
bermutu juga memiliki sastra yang sangat mengagungkan manusia dan manusia
tidak mampu untuk menandingi. "enurut !bdul !lim )brahim (;D0EF.E* bahwa
bahasa !rab merupakan bahasa orang !rab dan sekaligus juga merupakan bahasa
)slam.
;
Bahasa&bahasa lain termasuk bahasa )ndonesia, tidak dapat diandalkan
untuk memberikan kepastian arti yang tersurat dan tersirat yang terkandung dalam
!l&'ur’an (!sh hidi:i,;D0AF,--0* karena !l&'ur’an diturunkan dalam bahasa
!rab, maka kaidah&kaidah yang diperlukan dalam memahami !l&'ur’an bersendi
1 !>har !rsad, ahasa Arab dan eberapa Metode *engajarannya, (Pustaka Pelajar,
Cogyakarta, ,--/*, hal. 0
atas kaidah&kaidah bahasa !rab, memahami asas&asasnya, merupakan uslub&
uslubnya dan mengetahui rahasia&rahasianya (!sh hidgi, ;D0,F,E.*
,
Pengajaran
bahasa !rab adalah suatu proses pendidikan yang diarahkan untuk mendorong,
membimbing, mengembangkan serta membina kemampuan bahasa !rab, baik
se+ara aktif maupun pasif serta menumbuhkan sikap positif. !dapun yang
dimaksud dengan berbahasa !rab aktif yaitu kemampuan berkomunikasi dengan
baik dan benar se+ara lisan, yaitu dalam berkomunikasi atau berbi+ara dengan
orang lain maupun se+ara tertulis seperti membuat karangan. edangkan
kemampuan berbahasa pasif yaitu kemampuan untuk memahami pembi+araan
orang lain dan kemampuan memahami isi ba+aan. 3emampuan berbahasa !rab
serta sikap positif terhadap bahasa tersebut sangat penting karena dapat membantu
dalam memahami sumber ajaran )slam yaitu !l&'ur’an dan hadits, dan kitab
bahasa !rab yang berkenaan dengan )slam. Oleh karena itu, bahasa !rab
merupakan bahasa !l&'ur’an dan menjadi salah satu alat komunikasi
internasional. 9engan demikian itu mempelajari bahasa !rab menjadi sesuatu
kebutuhan bagi setiap orang khususnya bagi umat )slam.itu dikarenakan bahasa
!rab merupakan bahasa istimewa dan juga menjadi bahasa pilihan karena telah
menjadi bahasa !l&'ur’an. "eskipun bahasa !rab merupakan bahasa !l&'ur’an
bukan berarti !l&'ur’an tersebut diturunkan untuk bangsa !rab saja, melainkan
untuk seluruh bangsa di seluruh dunia.
9ikarenakan bahasa tersebut disesuaikan dengan tingkat kemampuan
bangsa di seluruh dunia guna untuk memahaminya sebagai mana dalam firman
!llah =#.
2 )bid D
!rtinya: ?$ami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa
kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka.
Maka Allah menyesatkan siapa yang dia kehendaki, dan memberi petunjuk
kepada siapa yang dia kehendaki. dan +ia-lah ,uhan yang Maha $uasa lagi
Maha ijaksana”. ('.)brahim ayat .*.
/
6adi alG'ur’an dengan bahasanya tersebut telah diukur atau didesain
oleh !llah untuk dapat dipahami dan diamalkan oleh bangsa manapun. #atkala
kita merasa kesulitan dengan hal apapun yang menyangkut bahasa !rab, bukan
berarti alasan dari kesulitan kita adalah bahasa !rab yang nota bena merupakan
bahasa asing bagi kita sebagai orang )ndonesia. Pada dasarnya yang kita butuhkan
adalah kemauan yang besar untuk mempelajari hal&hal yang berhubungan dengan
bahasa !rab sehingga memperoleh hasil yang kita harapkan. ebagai salah satu
+ontoh, siswa yang sedang mengikuti pelajaran bahasa !rab, hendaknya
menghilangkan kesan pertama kali bahasa !rab itu sulit, karena bahasa adalah
merupakan kebiasaan yang terus dilatih akan mudah memahaminya. Begitu juga
dengan guru hendaknya guru pengajar bahasa !rab haruslah memberi motivasi
terhadap anak didiknya, bahwa bahasa !rab itu mudah asalkan ada kemauan yang
besar untuk mempelajarinya. 9alam suatu sistem mempelajari bahasa !rab yang
ideal diharapkan siswa mempunyai ketrampilan atau melewati fase&fase bahasa
!rab antara lain:
;. 3etrampilan mendengar.
3 ('.)brahim: .* :ur’an terjemah 9epartemen !gama 8epublik )ndonesia
,. 3etrampilan berbi+ara.
/. 3etrampilan memba+a.
.. 3etrampilan menulis.
.
!gar tujuan pembelajaran ter+apai, guru hendaknya pandai&pandai
mengelola kelasnya dengan memperhatikan efektifitas dan efisien dari kegiatan
belajar mengajar yang telah diren+anakan. 1ntuk tuntutan itu, guru harus
membantu para siswa untuk men+apai pembelajaran yang efektif dan efisien.
!dapun pembelajaran yang efektif adalah suatu upaya mengetahui
berhasil tidaknya pelaksanaan pembelajaran bahasa !rab khususnya baik dari segi
proses maupun hasil. "aka peran guru tidak +ukup sebagai pengajar saja.
9isamping para pengajar juga diharapkan pakar bahasa !rab sangat membantu
perkembangan pembelajaran bahasa !rab itu sendiri. 1paya yang dapat dilakukan
berupa pengadaan pusat latihan, laboratorium bahasa, media&media yang
menyajikan bahasa !rab yang praktis dan buku&buku karya ilmiah yang
menyajikan bahasa !rab yang mudah atau gamblang dan metodologis
A
3eberhasilan seorang siswa dalam belajar dapat dilihat dari prestasi
belajar siswa yang bersangkutan. 9i dalam pendidikan siswa akan dinilai
keberhasilannya melalui tes hasil belajar. 2asil yang diharapkan adalah prestasi
belajar yang baik karena setiap orang menginginkan prestasi yang tinggi, baik
siswa, guru, sekolah, maupun orang tua hingga masyarakat. 7amun antara siswa
satu dengan siswa yang lainnya berbeda dalam pen+apaian prestasi belajar. !da
4 "aluddin ukamto dan !khmad "unawwir, ,ata ahasa Arab Sistematis,
-Cogyakarta:7orma "edia )dea, ,--.*, hal. A
5
E
#ayas Cusuf dan yaiful !nwar. Metodologi *engajaran dan ahasa Arab,
(6akarta:4rafindo Persada ;DDA*
yang mampu men+apai prestasi yang tinggi, namun ada juga siswa yang rendah
prestasi belajarnya.
!danya perbedaan prestasi belajar siswa banyak dipengaruhi oleh
berbagai faktor. Prestasi belajar dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal
dan faktor eksternal. Haktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam
individu seperti ke+erdasan, perhatian, minat, bakat, motivasi, kematangan dan
kesiapan. edangkan faktor eksternal adalah semua faktor yang bersumber dari
luar seperti lingkungan. $ingkungan ini terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga,
lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. $ingkungan keluarga meliputi
+ara orangtua mendidik, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan
ekonomi keluarga, pengertian orang tua dan latar belakang kebudayaan.
$ingkungan sekolah meliputi metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan
siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah
dan lain&lain. edangkan lingkungan masyarakat meliputi keadaan siswa dalam
masyarakat, mass media, teman bergaul dan bentuk kehidupan masyarakakat
B. "umusa- Masalah
ehubungan dengan permasalahan tersebut diatas dalam penulisan
skripsi ini penulis ingin mengkaji metode pengajaran bahasa !rab dalam
rumusan :
(;* Bagaimana efektivitas pembelajaran bahasa arab di mts ma’arif legok
(,* metode apa saja yang digunakan guru dalam pelaksanaan pembelajaran
bahasa arab di mts ma’arif legok
(/* Haktor apa saja yang mendukung dan menghambat prestasi siswa dalam
pembelajaran bahasa arab di mts ma’arif legok
>. Tu,ua- P.-.litia- /a- k.gu-aa- p.-.litia-
edangkan tujuan dari yang ingin di+apai dari penulisan skripsi ini adalah:
;. 1ntuk mengetahui efektivitas pembelajaran bahasa arab
,. 1ntuk mengetahui metode apa saja yang digunakan guru dalam
pelaksanaan pembelajaran bahasa !rab
/. 1ntuk mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat
prestasi siswa dalam pembelajaran bahasa arab
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang merupakan studi
kasus pada "adrasah #sanawiyah "a’arif $egok. Pengumpulan data pada
penelitian ini menggunakan metode wawan+ara I interview dan dokumentasi.
umber data penulis peroleh dari sumber data primer, yaitu informan yang
terdiri dari guru bahasa !rab. 9an sumber data sekunder adalah sumber data
tangan kedua tempat penyimpanan dokumen.
Berdasarkan tujuan penelitian diatas maka manfaat dari hasil penelitian ini
adalah sebagai berikut:
;. Penulisan skripsi ini diharapkan sebagai sumbangan pemikiran bagi para
praktisi dunia pendidikan dan bagi tenaga pengajar khususnya agar lebih
memperhatikan peranannya sebagi pengajar dalam kegiatan belajar
mengajar di kelas serta dalam memperhatikan penggunaan metode yang
variatif demiter+apainya tujuan pendidikan yang diharapkan
,. Penulisan skripsi ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi
guru atau yang berke+impung dalam dunia pendidikan untuk
meningkatkan kualitas pendidikanya.
%. a-gkah4la-gkah p.-.litia-
9. !.-is /a- Sumb.r %ata
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang merupakan studi kasus
pada "adrasah #sanawiyah "aarif $egok. Pengumpulan data pada
penelitian ini menggunakan metode wawan+ara I interview dan
dokumentasi. umber data penulis peroleh dari sumber data primer, yaitu
informan yang terdiri dari guru bahasa !rab kelas. 9an sumber data
sekunder adalah sumber data tangan kedua tempat penyimpanan dokumen
:. Populasi /a- samp.l
a. Populasi penelitian
populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di mts ma’arif legok
sebanyak ;,A orang dengan karakteristik yang sama memiliki stratifikasi
berdasarkan tingkatan kelas.
b. 9engan karakter populasi yang memiliki strata seperti digambarkan
diatas, maka sampel penelitian diambil dengan teknik stratied sampling,
yakni penelitian berdasarkan strata yang ada, yakni sebanyak / kelas
masing&masing kelas sebanyak ;A orang.
A. T.k-ik P.-gumpula- %ata
a. "etode Observasi
Observasi sebagai alat pengumpul data, banyak digunakan untuk
mengukur tingkah laku individu, ataupun proses terjadinya sesuatu yang
dapat diamati baik dalam situasi yang sebenarnya maupun dalam situasi
buatan
B
. "etode ini digunakan untuk memperoleh data tentang gambaran
umum pembelajaran di "adrasah tsanawiyah ma’arif $egok dan untuk
67ana udjana dan )brahim, *enelitian dan *enilaian *endidikan (Bandung: inar Baru,
;DED*, hal. ;-D
mengetahui kondisi fisik sarana dan prasarana dari obyek penelitian,
maka penulis menggunakan metode observasi se+ara langsung di
"adrasah #sanawiyah "aarif $egok guna mengamati dan men+atat
se+ara sistematis fenomena&fenomena yang diteliti.
0
b. "etode 9okumentasi
"etode ini digunakan untuk men+ari jumlah siswa yang ada pada
"adrasah #sanawiyah "aarif $egok se+ara keseluruhan dan data&data
yang berhubungan dengan penelitian.
+."etode )nterview
9alam mengumpulkan data penelitian penulis melakukannya dengan
metode interview guna mengetahui data tentang metodologi
pembelajaran bahasa arab dalam proses belajar mengajar dan kendala&
kendala dalam pembelajaran bahasa !rab. "etode ini digunakan untuk
mendapatkan jawaban dari responden dengan +ara #anya jawab
E
dan
suatu komunikasi verbal sema+am per+akapan yang bertujuan
memperoleh informasi.
d. "etode !ngket "etode ini digunakan untuk menjaring data yang akan
dianalisis dalam penelitian dan berkaitan dengan metodologi
pembelajaran bahasa !rab.
=. I-strum.- P.-.litia-
1ntuk mengumpulkan data&data yang diperlukan dalam penelitian ini,
penulis menggunakan beberapa instrumen penelitian sebagai berikut:
0
utrisno 2adii, Metodologi .eseach, (6akartaF !ndi Offset, ;DD-*, hal. ;/B
8 uharsimi !rikunto, *rosedur *enelitian Suatu *endekatan *raktek, 5 hal. ,0
a. 9aftar pedoman interview dalam hal ini penulis hanya memuat atau
men+antumkan pokok&pokok pertanyaan saja. elebihnya penulis
mengembangkan sendiri pertanyaan&pertanyaan itu dalam wawan+ara
untuk mendapatkan data&data sesuai dengan kepentingan penelitian.
b. Cang memuat pokok&pokok masalah yang hendak diobservasikan
dengan melakukan pengamatan dan pen+atatan sendiri sesuai dengan
kenyataan yang ada di lapangan.
;. T.k-ik A-alisis %ata
etelah pengumpulan data, langkah selanjutnya adalah proses analisis
data. Pada penelitian ini menggunakan data kualitatif yang mana penelitian
kualitatif tidak dimulai dari deduksi teori, tetapi dimulai dari lapangan, yakni
fakta empiris atau induktif. Peneliti terjun ke lapangan, mempelajari suatu
proses atau penemuan yang terjadi se+ara alami, men+atat, menganalisis,
menafsirkan, dan melaporkan serta menarik kesimpulan&kesimpulan dari proses
tersebut. 9ata yang sudah masuk pada penulis akan dikumpulkan sesuai
dengan kelompok&kelompok data tertentu. 9ata tertentu kemudian dilakukan
analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. !nalisis deskriptif
kualitatif ini diran+ang untuk memperoleh informasi tentang status gejala pada
saat penelitian dilakukan. Pada umumnya penelitian deskriptif merupakan
penelitian non hipotesis sehingga dalam langkah penelitian tidak perlu
merumuskan hipotesis, peneliti menggunakan deskriptif kualitatif. !dapun
langkahlangkahnya sebagai berikut:
a.3ata&3ata dan #indakan
3ata&kata dan tindakan orang&orang yang diamati atau diwawan+arai sebagai
sumber data utama. umber data utama di+atat melalui +atatan tertulis atau
melalui perekam video dan pengambilan photo.
b.umber #ertulis
=alaupun dikatakan bahwa sumber tertulis merupakan sumber kedua setelah
kata&kata dan tindakan merupakan sumber kedua. 6elas hal itu tidak bisa
diabaikan dilihat dari segi sumber data, bahan tambahan yang berasal dari
sumber tertulis dibagi atas buku dan majalah ilmiah sumber dan arsip&arsip,
dokumen pribadi dan dokumen resmi.
+. Photo
Photo adalah sebagai alat yang dipakai untuk keperluan penelitian kualitatif,
karena dapat dipakai dalam berbagai keperluan. Photo menghasilkan data
deskriptif yang +ukup berharga dan sering digunakan untuk menelaah segi&
segi subyektif dan hasilnya sering dianalisis se+ara induktif
D
E. Sist.matika P.mbahasa-
Bab ) : "erupakan pendahuluan yang memberikan gambaran se+ara umum
kepada pemba+a mengenai isi skripsi ini. 9i dalamnya membahas tentang latar
9$eJy 6. "oloen, Metodologi *enelitian $ualitati', (BandungF 8emaja 8osda 3arya
,--,*, hal. ;;,&;;.
belakang masalah, rumusan masalah, penegasan judul, tujuan dan kegunaan
penelitian, metode penelitian dan sistematika pembahasan.
Bab )) : "erupakan landasan teori yang menguraikan tentang pengertian
efektivitas pembelajaran bahasa !rab, tujuan pembelajaran bahasa !rab,serta
keterkaitannya dengan prestasi belajar siswa.
Bab ))) : "erupakan "etodologi penelitian yang terdiri atas : profil mts ma’arif
legok, letak geografis struktur organisasi, sarana dan prasarana
Bab )K: "erupakan , analisis data atau laporan hasil penelitian mengenai
3eefektifan pembelajaran bahasa !rab,serta penyajian data mengenai prestasi
belajar siswa.
Bab )K : !khir dari bab ini merupakan kesimpulan dan saran sebagai akhir dari
pembahasan skripsi ini.
BAB II
KA!IA# TE+"I
A. E?.kti?itas p.mb.la,ara- bahasa arab
9. P.-g.rtia- E?.ktiBitas
3etika kita berbi+ara tentang efektif, kita akan mengalami kesulitan dalam
memberikan makna. 9i mana efektifitas tidak memiliki patokan makna yang pasti
dalam pengukurannya berikut ini akan saya berikan definisi efektifitas dari
beberapa pakar. "enurut LE, di dalam ensiklopedia )ndonesia adalah tujuan, suatu
usaha. "enurut Burhani " dan 2asbi $awren+e, yang dimaksud efektifitas adalah
ketepatgunaan, hasil guna, menunjang tujuan. "enurut #. 2ani 2andoko, efektifitas
adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat
untuk men+apai tujuan yang ditetapkan.
;-
9ari definisi di atas dapat disimpulkan
bahwasannya efektifitas adalah suatu upaya untuk mengetahui berhasil tidaknya
pelaksanaan pembelajaran bahasa !rab, khususnya baik dari segi proses maupun
hasil.
Bagi seorang pengajar yang baik hendaknya mengetahui dan memahami
tujuan&tujuan yang akan di+apai dalam pembelajaran bahasa !rab. esuai dengan
materi yang diajarkan sehingga dapat menentukan metode yang tepat dalam
pengetahuan bahasa !rab. "enetapkan materi atau bahan pengajaran dalam
peren+anaan mengajar tidak akan menemui banyaknya kesulitan, asal tujuan
pembelajaran dirumuskan se+ara jelas dan terdapatnya sumber yang berkenaan
dengan bahan tersebut.
;;
"ateri atau bahan pembelajaran yang dipelajari siswa
tidak terlepas dari syarat&syarat memilih atau menetapkan materi pelajaran, yaitu:
10 2ani 2andoko, Manajemen *endidikan, (Cogyakarta: BPHE, ;DE0*, h. /-
11 7ana udjana, +asar-+asar *roses elajar Mengajar, (Bandung: inar Baru
!lgasindo,;DE0*, h. B0&0-
a. #ujuan pengajaran "ateri pelajaran hendaknya ditetapkan dengan menga+u pada
tujuan&tujuan instruksional yang ingin di+apainya.
b. Pentingnya bahan
"ateri yang diberikan hendaknya merupakan bahan yang betulbetul penting baik
dilihat dari tujuan yang ingin di+apai maupun fungsinya untuk mempelajari bahan
berikutnya.
+. 7ilai praktis
"ateri yang dipilih hendaknya bermakna bagi siswa, dalam arti mengandung nilai
praktis atau bermanfaat bagi kehidupan sehari&hari.
d. #ingkat perkembangan peserta didik
3edalaman dan keluasan materi dipertimbangkan dengan jenjang sekolah dan
perkembangan psikologi siswa.
e. #ata urutan
"ateri yang diberikan hendaknya ditata dalam urutan yang memudahkan untuk
mempelajari keseluruhan materi pelajaran (sistematis*.
;,
Buku adalah sumber ilmu.
Oleh karenanya memba+a buku adalah suatu keharusan bagi siswa dengan
memba+a buku, siswa akan lebih banyak mengetahui bahan pelajaran yang akan
diberikan guru, bahkan tidak mustahil siswa terlebih dahulu mengetahui materi
sebelum diberitahukan oleh guru.
Pendidik hendaknya jeli dalam memilih buku pedoman dalam mendidik anak
didiknya, karena sebuah kitab atau buku disebut efektif apabila kitab tersebut
membawa hasil atau prestasi yang memuaskan dan tidak jauh dari tujuan yang
diren+anakan sebelumnya, serta membawa manfaat terbesar bagi penggunaannya.
12 9epdikbud, )nstitut Perguruan dan )lmu Pengetahuan urabaya, elajar dan
*embelajaran ",5 h. DB
Begitu juga dengan kitab pelajaran bahasa !rab, hendaknya membawa manfaat
bagi anak didik setelah
=. P.-g.rtia- P.mb.la,ara- Bahasa Arab
Pengertian Pembelajaran adalah upaya untuk belajar. 3egiatan ini akan
mengakibatkan siswa mempelajari sesuatu dengan +ara efektif dan efisien.
;/
ebagaimana hal yang disebutkan oleh 7ababan bahwasannya arti pembelajaran
adalah nominalisasi proses untuk membelajarkan
;.
.eharusnya pembelajaran
bermakna ?proses membuat atau menyebabkan orang lainbelajar.
!dapun menurut Oemar 2amalik, Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang
tersusun meliputi unsur&unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan
prosedur yang saling mempengaruhi untuk men+apai tujuan pembelajaran, dalam
hal ini manusia terlibat dalam sistem pengajaran terdiri dari siswa, guru dan
tenaga lainnya, materi meliputiF buku&buku, papan tulis dan lain&lainnya. Hasilitas
dan perlengkapan terdiri dari ruang kelas dan audiovisual. prosedur meliputi
jadwal dan metode penyampaian informasi, praktek belajar, ujian dan sebagainya.
Pembelajaran
;A
disebut juga sebagai proses perilaku dengan arah positif untuk
meme+ahkan masalah personal, komunitas.
ekonomi, sosial dan politik yang ditemui oleh individu, kelompok dan dalam hal
ini perilaku diartikan sebagai sikap, ide, nilai ,keahlian dan minat individu.
edangkan arah positif merujuk kepada apa yang meningkatkan diri, orang lain
13 "uhaimin ".!. 9kk. Strategi elajar Mengajar, (urabaya: LK. Litra "edia, ;DDB*,
hDD
14 6os 9 Parera, /ingustik 0dukasional, (6akarta: Erlangga ;DD0*, h. ,.&,A.
15 Oemar 2amalik, $urikulum dan *embelajaran, (6akarta: Bumi !ksara, ;DDA*, h. A0
dan komunitas. Pembelajaran memungkinkan individu, kelompok, atau komunitas
menjadi entities yang berfungsi, efektif dan produktif di dalam masyarakat.
;B
9engan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran (proses belajar
mengajar* adalah suatu aktifitas (upaya* seorang pendidik yang disengaja untuk
memodifikasi (mengorganisasikan* berbagai komponen belajar mengajar yang
diarahkan ter+apainya tujuan yang ditentukan. 9ari istilah proses belajar dan
mengajar terdapat hubungan yang sangat erat. Bahkan terjadi kaitan dan interaksi
saling pengaruh&mempengaruhi dan saling menunjang satu sama yang lain adapun
tujuan belajar merupakan kriteria untuk men+apai derajat mutu dan efisiensi
pembelajaran itu sendiri. Perbuatan belajar adalah proses yang komplek. Proses
itu sendiri sulit diamati, namun perbuatan atau tindakan belajar dapat diamati
berdasarkan perubahan tingkah laku yang dihasilkan oleh tindakan belajar
tersebut. 3arena itu, untuk memahami suatu perbuatan belajar diperlukan kajian
terhadap perbuatan itu se+ara unsuriyah. 9engan kata lain, setiap perbuatan
belajar mengandung beberapa unsur, yang sifatnya dinamis. 1nsur&unsur tersebut
dikatakan dinamis karena dapat berubah&ubah, dalam arti dapat menjadi lebih kuat
atau menjadi lebih lemah. 3edinamisan ini dipengaruhi oleh kondisi&kondisi yang
ada dalam diri siswa dan yang ada di luar siswa bersangkutan. Perubahan unsur&
unsur tersebut sudah tentu ada pengaruhnya terhadap kegiatan belajar dan hasil
yang diperoleh. 1nsur&unsur yang terkait dalam proses belajar mengajar terdiri
dari:
a. "otivasi belajar siswa
16 !gus uryana, *anduan *raktis Mengelola *elatihan, (6akarta: Edsa "ahkota,
,--B*, h. ,D,,
9alam pembelajaran harus ada upaya&upaya agar motivasi yang sudah ada pada
diri pembelajaran tetap terpelihara dan ditingkatkan karena motivasi berguna
untuk menghubungkan pengalaman yang lama dengan bahan pelajaran yang
baru, sebab setiap siswa datang ke kelas dengan latar belakang yang berbeda&
beda. 9engan motivasi, siswa tidak mengalami dalam belajar dan merasa
terdorong untuk mempelajari bahan&bahan baru,
b. Bahan ajar
Bahan belajar yang tersedia harus mendukung bagi pen+apaian tujuan belajar
siswa karena itu penggunaan bahan belajar harus selektif dan disesuaikan
dengan komponen&komponen lainnya.
+. !lat bantu ajar
uasana belajar perlu dikembangkan agar masing&masing siswa biasa
kompetitif. ebab dengan kompetitif yang sehat akan memungkinkan setiap
siswa dapat berprestasi se+ara maksimal dan dapat men+apai prestasi yang
setinggi mungkin
d. uasana belajar
uasana belajar penting artinya bagi kegiatan belajar. uasana yang
menyenangkan dapat menumbuhkan kegairahan belajar, sedangkan suasana
yang ka+au, ramai, tak tenang dan banyak gangguan, sudah tentu tidak
menunjang kegiatan belajar yang efektif. 3arena itu, guru dan siswa
senantiasa dituntut agar men+iptakan suasana lingkungan belajar yang baik dan
menyenangkan, menantang dan menggairahkan. 2al ini berarti bahwa suasana
belajar turut menentukan motivasi, kegiatan, keberhasilan belajar siswa.
e. 3ondisi subyek yang belajar
3ondisi subyek dapat dibedakan atas kondisi fisik ataupun psikis,kondisi fisik
meliputi ukuran tubuh, kekuatan tubuhnya, kesehatannya,aspirasinya dan
harapannya oleh karena itu kondisi siswa perlu diperhatikan. 9ari kelima unsur
inilah yang bersifat dinamis itu, yang sering berubah, menguat atau melemah
dan yang mempengaruhi proses belajar tersebut.
;0
edangkan unsur&unsur
dinamis pada guru meliputi:
a. "otivasi membelajarkan iswa
4uru harus memiliki motivasi untuk membelajarkan siswa. motivasi itu timbul
dari kesadaran yang tinggi untuk mendidik para peserta didik lebih baik, jadi
guru harus memiliki hasrat untuk menyiapkan siswa menjadi pribadi yang
memiliki pengetahuan dan kemampuan.
b.3ondisi 4uru iap "embelajarkan iswa
4uru perlu memiliki kemampuan dalam proses pengajaran selain kemampuan
dalam proses pengajaran selain kemampuan kepribadian dan kemampuan
kemasyarakatan. "aka guru perlu berupaya meningkatkan kemampuannya agar
senantiasa berada dalam kondisi siap membelajarkan siswa.
B. Ti-,aua- pr.stasi b.la,ar bahasa arab
9. Tu,ua- M.mp.la,ari Bahasa Arab
#ujuan dalam mempelajari bahasa !rab adalah sebagai berikut:
;. #ujuan penting dalam rangka system pembelajaran yakni merupakan suatu
komponen system pembelajaran yang menjadi titik tolak dalam meran+ang
17 Oemar 2amalik, $urikulum dan *embelajaran (6akartaF Bumi !ksara, ;DD.* hal A-
,.
sistem yang efektif,
;E
yang menjadi kun+i dalam rangka menentukan tujuan
pembelajaran adalah kebutuhan siswa, mata ajaran dan guru itu sendiri.
Berdasarkan kebutuhan siswa dapat ditetapkan apa yang hendak di+apai,
dikembangkan dan diapresiasikan untuk dapat ditentukan hasil&hasil
pendidikan yang di inginkan. 4uru itu sendiri adalah sumber utama bagi para
siswa dan dia harus mampu menulis dan memilih tujuan&tujuan pendidik yang
bermakna dan dapat diukur
;D
.!dapun tujuan umum dalam mempelajari bahasa
!rab yaituF agar siswa dapat memahami !l&'ur%an dan 2adits sebagai sumber
hukum agama )slam dan ajaran&ajarannya.
,. 9apat memahami dan mengerti buku&buku agama dan kebudayaan )slam yang
tertulis dalam bahasa !rab
/. ebagai alat bantu sebagai alat pembantu keahlian lainnya.
.. 1ntuk membina ahli bahasa yang benar&benar profesional
,-
.
=. $ak.kat B.la,ar
Belajar merupakan proses penting bagi perubahan perilaku manusia dan
men+akup segala sesuatu yang dipikirkan dan dikerjakan. Perubahan perilaku
terjadi karena didahului oleh proses pengalaman. 9ari pengalaman yang satu ke
pengalaman yang lain akan menyebabkan proses perubahan. Perubahan ini tidak
hanya berkaitan dengan penambahan ilmu pengetahuan tetapi juga ke+akapan,
ketrampilan, sikap, pengertian, harga diri, minat, watak dan penyesuaian diri.
MBelajar tidak hanya mata pelajaran, tetapi juga penyusunan, kebiasaan, persepsi,
18 Oemar 2amalik, $urikulum dan *embelajaran, (6akarta: Bumi !ksara, ;DDA*, h. 0A
19 )bid. h, 0B
20 9epartemen !gama, *engajaran ahasa Arab pada *erguruan ,inggi Agama
"slam1"A"2, (6akarta: Proyek Pembinaan ystem Pendidikan !gama )slam, ;DD0*, h. ;;0
kesenangan atau minat, penyesuaian sosial, berma+am&ma+am keterampilan lain
dan +ita&+itaM (2amalik, ,--,:.A*. 9engan demikian seseorang dikatakan belajar
apabila terjadi perubahan pada diri orang yang belajar akibat adanya latihan dan
pengalaman melalui interaksi dengan lingkungan.
;
=: >iri4ciri B.la,ar
2akekat belajar adalah perubahan tingkah laku sehingga menurut
9jamarah belajar mempunyai +iri&+iri sebagai berikut:
; ;. Belajar adalah perubahan yang terjadi se+ara sadar.
, ,. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional.
/ /. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif.
.. Perubahan dalam belajar tidak bersifat sementara.
. A. Perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah.
A B. Perubahan men+akup seluruh aspek tingkah laku.
,;
"enurut aliran 2umanis bahwa setiap orang menentukan sendiri tingkah
lakunya. Orang bebas memilih sesuai dengan kebutuhannya. #idak terikat pada
lingkungan. 2al ini sesuai dengan =asty umanto yang dikutip dari 9arsono
bahwa tujuan pendidikan adalah membantu masing&masing individu untuk
mengenal dirinya sendiri sebagai manusia yang unik dan membantunya dalam
mewujudkan potensi&potensi yang ada pada diri masing&masing.
,,
"enurut pandangan dan teori 3onstruktivisme (ardiman, ,--B:/0*
belajar merupakan proses aktif dari si subyek belajar untuk merekonstruksi
21 9jamarah,yaiful Bahri. ,--,. *sikologi elajar. (6akarta: 8ineka Lipta*, h;A
22 9arsono, "aJ. ,---. elajar dan *embelajaran. (emarang: LK. )3)P emarang
Press.*, h;E
makna, sesuatu entah tes, kegiatan dialog, pengalaman fisik dan lain&lain. Belajar
merupakan proses mengasimilasi dan
"enghubungkan dengan pengalaman atau bagian yang dipelajarinya dari
pengertian yang dimiliki sehingga pengertiannya menjadi berkembang.
,/
ehubungan dengan hal itu, ada beberapa +iri atau prinsip dalam belajar menurut
Paul uparno sebagai berikut:
;. Belajar men+ari makna. "akna di+iptakan siswa dari apa yang mereka lihat,
dengar, rasakan, dan alami.
;,. 3onstruksi makna adalah proses yang terus menerus.
, /. Belajar bukanlah kegiatan mengumpulkan fakta, tetapi merupakan
pengembangan pemikiran dengan membuat pengertian yang baru. Belajar
bukanlah hasil perkembangan tetapi perkembangan itu sendiri.
/.. 2asil belajar dipengaruhi oleh pengalaman subyek belajar dengan dunia fisik
dengan lingkungannya.
.A. 2asil belajar seseorang tergantung pada apa yang telah diketahui si subyek
belajar, tujuan, motivasi yang mempengaruhi proses interaksi dengan bahan
yang telah dipelajari.
,.

A
Berdasarkan +iri&+iri yang disebutkan di atas, maka proses mengajar
bukanlah kegiatan memindahkan pengetahuan dari guru ke siswa tetapi suatu
kegiatan yang memungkinkan siswa merekonstruksi sendiri pengetahuannya dan
menggunakan pengetahuan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari&hari. Oleh
23 ardiman, !". ,--B. "nteraksi dan Motivasi elajar Mengajar. (6akarta: P#. 8aja
4rafindo Persada.*,h/0
24 )bid.h/E
karena itu guru sangat dibutuhkan untuk membantu belajar siswa sebagai
perwujudan perannya sebagai mediator dan fasilitator.
A. Pri-sip4pri-sip B.la,ar
1ntuk melengkapi berbagai pengertian dan makna belajar, perlu
dikemukakan prinsip&prinsip yang berkaitan dengan belajar. eorang guru atau
+alon guru perlu mengetahui prinsip&prinsip belajar yaitu prinsip&prinsip belajar
yang harus dilaksanakan dalam situasi dan kondisi yang berbeda dan oleh
setiap siswa se+ara individual. Beberapa prinsip belajar yang perlu diketahui
antara lain:
B;. Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar
;a. 9alam belajar setiap siswa harus diusahakan partisipasi aktif,
meningkatkan minat dan membimbing untuk men+apai tujuan
instruksional
,b. Belajar harus dapat menimbulkan reinfor+ement dan motivasi yang kuat
pada siswa untuk men+apai tujuan instruksional.
/+. Belajar perlu lingkungan yang menantang di mana anak dapat
mengembangkan kemampuannya bereksplorasi dan belajar dengan efektif.
.d. Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya.
A,. esuai hakikat belajar
Ba. Belajar itu proses kontinyu maka harus tahap demi tahap menurut
perkembangannya.
0b. Belajar adalah proses organisasi, adaptasi, eksplorasi dan dis+overy.
E+. Belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu
dengan pengertian yang lain* sehingga mendapatkan pengertian yang
diharapkan.
D/. esuai materi atau bahan yang harus dipelajari
;-a. Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur,
penyajian yang sederhana, sehingga siswa mudah menangkap
pengertiannya.
;;b. Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan
tujuan instruksional yang harus di+apai.
;,.. yarat keberhasilan belajar
;/a. Belajar memerlukan sarana yang +ukup sehingga siswa dapat belajar
dengan tenang.
;.b. 8epetisi, dalam belajar mengajar perlu ulangan berkali&kali agar
pengertianIketrampilanIsikap itu mendalam pada siswa.
,A
;
,
:;. T.ori4t.ori B.la,ar
elama perkembangan sejarah psikologi, kita banyak sekali mengenal
aliran psikologi. etiap aliran tersebut mempunyai pandangan sendiri mengenai
belajar. Berikut ini adalah beberapa teori tentang belajar:
;. #eori Belajar "enurut )lmu 6iwa 9aya
"enurut teori ini, jiwa manusia terdiri dari berma+am&ma+am daya. "asing&
masing daya dapat dilatih dalam rangka untuk memenuhi fungsinya. 1ntuk
25 lameto. ,--/. elajar dan 3aktor-'aktor yang Mempengaruhinya. (6akarta: 8ineka
Lipta.*,h ,0&,E
melatih daya itu dapat digunakan berbagai +ara atau bahan. "isalkan untuk
melatih daya ingat dalam belajar dengan menghafalkan kata&kata atau angka,
istilah&istilah asing.
,. #eori Belajar "enurut )lmu 6iwa 4estalt
#eori ini berpandangan bahwa keseluruhan lebih penting dari bagian&
bagianIunsur. ehingga dalam kegiatan belajar berawal dari pengamatan.
Pengamatan itu penting dilakukan se+ara menyeluruh. ehingga berdasarkan
teori ini mudah atau sukarnya suatu peme+ahan masalah tergantung pada
pengamatan. "enurut aliran teori ini, seseorang belajar jika mendapatkan
insight. "nsight ini diperoleh kalau seseorang melihat hubungan tertentu antara
berbagai unsur dalam situasi tertentu.
9ari aliran ilmu jiwa 4estalt memberikan beberapa prinsip yang penting,
antara lain:
a. "anusia bereaksi dengan lingkungannya se+ara keseluruhan, tidak hanya
se+ara intelektual, tetapi juga se+ara fisik, emosional, sosial dan sebagainya.
b. Belajar adalah penyesuaian diri dengan lingkungan.
+. "anusia berkembang se+ara keseluruhan sejak dari ke+il sampai dewasa,
lengkap dengan segala aspek&aspeknya.
d. Belajar adalah perkembangan ke arah diferensiasi yang lebih luas.
e. Belajar hanya berhasil apabila ter+apai kematangan untuk memperoleh insight.
;f. #idak mungkin ada belajar tanpa ada kemauan untuk belajar, motivasi
memberi dorongan yang menggerakkan seluruh organisme.
,g. Belajar akan berhasil kalau ada tujuan.
/h. Belajar merupakan suatu proses bila seseorang itu aktif, bukan ibarat suatu
bejana yang diisi.
./. #eori Belajar "enurut )lmu 6iwa !sosiasi
)lmu jiwa asosiasi berprinsip bahwa keseluruhan itu sebenarnya terdiri
dari penjumlahan bagian&bagian atau unsur&unsurnya. 9ari aliran ini ada dua
teori yang terkenal yakni:
,a. #eori 3onektionisme
#eori ini mengatakan belajar adalah pembentukan hubungan antara
stimulus dan respon, antara aksi dan reaksi. !ntara stimulus dan respon ini
akan terjadi suatu hubungan yang erat kalau sering dilatih. Berkat latihan yang
terus menerus, hubungan antara stimulus dan respon itu akan terbiasa,
otomatis.
b. #eori Londitioning
#eori ini mengemukakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu
kebiasaan karena adanya suatu tanda. 3ondisi yang di+iptakan merupakan
syarat memun+ulkan refleks bersyarat.
;.. #eori 3onstruktivisme
3onstruktivisme adalah salah satu filsafat pengetahuan yang menekankan
bahwa pengetahuan kita itu adalah konstruksi (bentukan* kita sendiri. e+ara
sederhana konstruktivisme beranggapan bahwa pengetahuan kita merupakan
konstruksi dari kita yang mengetahui sesuatu. Pengetahuan itu bukanlah suatu
fakta yang tinggal ditemukan, melainkan suatu perumusan yang di+iptakan
orang yang sedang mempelajarinya. 6adi seseorang yang belajar itu membentuk
pengertian.
,B
Betten+ourt menyimpulkan bahwa konstruktivisme tidak bertujuan
mengerti hakikat realitas tetapi lebih hendak melihat bagaimana proses kita
menjadi tahu tentang sesuatu. 6adi menurut teori konstruktivisme, belajar
adalah kegiatan yang aktif dimana si subjek belajar membangun sendiri
pengetahuannya. ubjek belajar juga men+ari sendiri makna dari sesuatu yang
mereka pelajari.
,0

A. #eori belajar dari 8. 4agne
9alam masalah belajar, 4agne memberikan dua definisi:
a. Belajar adalah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan,
keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku.
b. Belajar adalah pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh dari instruksi.
4agne mengatakan bahwa segala sesuatu yang dipelajari oleh manusia
dapat dibagi menjadi lima kategori yang disebut dengan the domainds of
learning yaitu sebagai berikut ini:
; ;* 3eterampilan motoris (motor skill*
9alam hal ini perlu koordinasi dari berbagai gerakan badan misalnya
melempar bola, main tenis, mengemudi mobil dan sebagainya.
,* )nformasi verbal
26 ardiman, !". ,--B. "nteraksi dan Motivasi elajar Mengajar. (6akarta: P#. 8aja
4rafindo Persada*, hal /-&/B
27 )bid. h/0
Orang dapat menjelaskan sesuatu dengan berbi+ara, menulis, menggambar,
dalam hal ini dapat dimengerti bahwa untuk mengatakan sesuatu perlu
intelegensi.
/* 3emampuan intelektual
"anusia mengadakan interaksi dengan dunia luar dengan simbol&simbol.
3emampuan belajar dengan +ara inilah yang disebut dengan ?kemampuan
intelektual@.
.* trategi kognitif
trategi kognitif merupakan organisasi keterampilan yang internal (internal
organi>ed skill* yang perlu untuk belajar mengingat dan berpikir.
3emampuan ini berbeda dengan kemampuan intelektual, karena ditujukan
ke dunia luar dan tidak dapat dipelajari hanya dengan berbuat satu kali serta
memerlukan perbaikan&perbaikan terus menerus.
A* ikap
3emampuan ini tak dapat dipelajari dengan ulangan&ulangan, tidak
tergantung atau dipengaruhi oleh hubungan verbal seperti halnya domain
yang lain. ikap ini penting dalam proses belajar, tanpa kemampuan ini
belajar tak akan berhasil dengan baik.
Berdasarkan teori&teori belajar yang dijelaskan di atas teori yang sesuai
dengan motivasi adalah teori belajar menurut 8. 4agne yang menyebutkan
bahwa belajar adalah proses untuk memperoleh motivasi. edangkan teori
yang sesuai
dengan faktor ekstern yang mempengaruhi prestasi yang sedang dikaji oleh
peneliti yaitu metode pembelajaran adalah teori konstruktivisme. #eori ini
meyebutkan bahwa proses belajar mengajar bukanlah kegiatan
memindahkan pengetahuan dari guru ke subjek belajarIsiswa, tetapi suatu
kegiatan yang memungkinkan subjek belajar merekonstruksi
pengetahuannya. "engajar adalah bentuk partisipasi dengan subjek belajar
dalam membentuk pengetahuan dan membuat makna, men+ari kejelasan
dan membentuk justifikasi. 3arena itu guru mempunyai peran yang penting
sebagai mediator dan fasilitator untuk membantu optimalisasi belajar siswa
dengan +ara menggunakan metode&metode mengajar yang tepat.
>. P.-g.rtia- Pr.stasi B.la,ar Bahasa Arab
MBelajar adalah suatu tingkah laku atau kegiatan dalam rangka mengembangkan
diri, baik dalam aspek kognitif, psikomotorik, maupun sikapM.
,E
3etiga aspek
tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu dalam
kegiatan belajar mengajar harus berjalan se+ara efektif agar mampu
mempengaruhi hasil belajar siswa. Prestasi belajar adalah hasil yang telah di+apai
dari yang telah dilakukan, dikerjakan. Prestasi belajar adalah bukti keberhasilan
dari seseorang setelah memperoleh pengalaman belajar atau mempelajari
sesuatu.
,D

prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang
dikembangkan oleh mata pelajaran, la>imnya ditunjukkan dengan nilai tes atau
angka nilai yang diberikan oleh guru.
/-
289arsono, "aJ. ,---. elajar dan *embelajaran. (emarang: LK. )3)P emarang
Press*,hB.
29 $amus esar ahasa "ndonesia. (6akarta: Balai Pustaka*,hEDA
/- #u’u, #ulus. ,--.. Peran 9isiplin Pada Perilaku dan Prestasi iswa. (6akarta:
4rasindo*,h0A
Prestasi belajar bahasa arab merupakan hasil belajar yang telah di+apai
pada mata pelajaran bahasa arab yang ditunjukkan nilai tes atau angka yang
diberikan oleh guru bahasa arab. Berdasarkan pengertian di atas dapat
disimpulkan bahwa prestasi belajar bahasa arab merupakan hasil yang telah
di+apai oleh peserta didik dalam kegiatan belajar yang ditunjukkan dengan nilai
tes atau angka nilai dari hasil evaluasi yang diberikan oleh guru bahasa arab.
9. Faktor4?aktor 0a-g m.mp.-garuhi Pr.stasi B.la,ar
Haktor&faktor yang mempengaruhi prestasi belajar ada dua ma+am yaitu
faktor internal dan faktor eksternal
;;. Haktor )nternal adalah faktor yang ada dalam individu yang sedang belajar
seperti:
; a. Haktor 6asmaniah, meliputi
, a* Haktor kesehatan
/ Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan orang terganggu,
selain itu juga akan +epat lelah, kurang bersemangat, mudah pusing,
mengantuk, kurang darah atau gangguan fungsi alat indera.
b* La+at tubuh
La+at tubuh ini dapat berupa buta, tuli, patah kaki dan patah tangan.
,b. Haktor Psikologis, meliputi
/a* )ntelegensi
iswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih
berhasil daripada yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah. iswa
yang mempunyai intelegensi tinggi dapat berhasil dengan baik dalam
belajarnya dikarenakan belajar dengan menerapkan metode belajar
yang efisien. edangkan yang mempunyai intelegensi rendah perlu
mendapatkan pendidikan khusus.
/;
b* Perhatian
Perhatian menurut 4ha>ali adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi,
jiwa itu pun semata&mata tertuju kepada suatu obyek bendaIhal atau
sekumpulan obyek. 1ntuk dapat menjamin hasil belajar yang baik maka
siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya.
/,
+* "inat
"inat adalah ke+enderungan yang tetap untuk memperhatikan dan
mengenang beberapa kegiatan. "inat besar pengaruhnya terhadap belajar.
Bahan pelajaran yang menarik minat siswa, lebih mudah dipelajari dan
disimpan karena minat menambah kegiatan belajar.
d* Bakat
Bakat adalah kemampuan untuk belajar. 3emampuan itu baru
akan terealisasi menjadi ke+akapan yang nyata sesudah belajar atau
berlatih.
e* "otivasi
eseorang akan berhasil dalam belajarnya bila mempunyai
penggerak atau pendorong untuk men+apai tujuan. Penggerak atau
pendorong inilah yang disebut dengan motivasi.
f* 3ematangan
31 lameto. ,--/. Belajar dan Haktor&faktor yang "empengaruhinya. 6akarta: 8ineka
Lipta.
32 )bid.AA
3ematangan adalah suatu tingkat atau fase dalam pertumbuhan
seseorang, di mana alat&alat tubuhnya sudah siap untuk melaksanakan
ke+akapan baru. Belajar akan berhasil bila anak sudah siap (matang*.
g* 3esiapan
3esiapan adalah kesediaan untuk memberikan respon atau
bereaksi. 3esiapan ini perlu diperhatikan dalam proses belajar mengajar
karena jika siswa sudah memiliki kesiapan dalam belajar maka hasil
belajarnya akan lebih baik.
;+. Haktor 3elelahan
3elelahan dibedakan menjadi dua ma+am yaitu kelelahan jasmani dan
kelelahan rohani. 3elelahan jasmani terlihat dengan lemah lunglai, sedangkan
kelelahan rohani terlihat dengan kelesuan dan kebosanan.
,. Haktor Eksternal
a. 3eadaan keluarga
3eluarga merupakan lingkungan utama dalam proses belajar. 3eadaan yang
ada dalam keluarga mempunyai pengaruh yang besar dalam pen+apaian
prestasi belajar misalnya +ara orang tua mendidik, relasi anggota keluarga,
suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua.
b. 3eadaan sekolah
$ingkungan sekolah adalah lingkungan di mana siswa belajar se+ara
sistematis. 3ondisi ini meliputi metode mengajar, kurikulum, relasi guru
dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, alat pelajaran,
metode belajar dan fasilitas yang mendukung lainnya.
+. 3eadaan masyarakat
iswa akan mudah kena pengaruh lingkungan masyarakat karena
keberadaannya dalam lingkungan tersebut. 3egiatan dalam masyarakat,
mass media, teman bergaul, lingkungan tetangga merupakan hal&hal yang
dapat mempengaruhi siswa sehingga perlu diusahakan lingkungan yang
positif untuk mendukung belajar siswa.
%. M.to/. P.mb.la,ara-
9. P.-g.rtia- M.to/. P.mb.la,ara-
"engajar adalah suatu usaha yang sangat kompleks, sehingga sulit menentukan
bagaimana sebenarnya mengajar yang baik. "etode adalah salah satu alat untuk
men+apai tujuan. edangkan Mpembelajaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan
oleh guru sedemikian rupa sehingga tingkah laku siswa berubah ke arah yang
lebih baikM
//
.
"enurut !hmadi yg dikutip oleh Catik 2idayanti, metode pembelajaran adalah
suatu pengetahuan tentang +ara&+ara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau
instruktur.
/.
Pengertian lain mengatakan bahwa metode pembelajaran merupakan
teknik penyajian yang dikuasai oleh guru untuk mengajar atau menyajikan bahan
pelajaran kepada siswa di dalam kelas, baik se+ara individual ataupun se+ara
kelompok agar pelajaran itu dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh siswa
dengan baik. 6adi dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran adalah strategi
pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai media untuk men+apai tujuan
pembelajaran yang telah ditetapkan. 2al ini mendorong seorang guru untuk
33 9arsono, "aJ. ,---. elajar dan *embelajaran. (emarang: LK. )3)P emarang
Press*,h,.
34 2idayanti, Catik. ,--B. *engaruh Motivasi, Metode *embelajaran dan /ingkungan
terhadap *restasi elajar Akuntansi *ada Sis(a $elas 4 SMA2 56 Semarang. (177E: kripsi*
men+ari metode yang tepat dalam penyampaian materinya agar dapat diserap
dengan baik oleh siswa. "engajar se+ara efektif sangat bergantung pada
pemilihan dan penggunaan metode mengajar.
=. P.miliha- /a- P.-.-tua- M.to/.
9alam proses belajar mengajar guru harus selalu men+ari +ara&+ara baru untuk
menyesuaikan pengajarannya dengan situasi yang dihadapi. "etode&metode yang
digunakan pun haruslah bervariasi untuk menghindari kejenuhan pada siswa.
7amun metode yang bervariasi ini tidak akan menguntungkan bila tidak sesuai
dengan situasinya. Baik tidaknya suatu metode pembelajaran dipengaruhi oleh
berbagai faktor. =inarno urakhmad dalam 9jamarah mengatakan bahwa
pemilihan dan penentuan metode dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
;. !nak didik 9i ruang kelas guru akan berhadapan dengan sejumlah anak dengan
latar belakang kehidupan yang berlainan. tatus sosial mereka juga berma+am&
ma+am. 9emikian juga dengan jenis kelamin serta postur tubuh. Pendek kata
dari aspek fisik selalu ada perbedaan dan persamaan pada setiap anak didik.
edangkan dari segi intelektual pun sama ada perbedaan yang ditunjukkan dari
+epat dan lambatnya tanggapan anak didik terhadap rangsangan yang diberikan
dalam kegiatan belajar mengajar. !spek psikologis juga ada perbedaan yaitu
adanya anak didik yang pendiam, terbuka, dan lain&lain. Perbedaan dari aspek
yang disebutkan di atas mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode yang
mana sebaiknya guru ambil untuk men+iptakan lingkungan belajar yang kreatif
dalam waktu yang relatif lama demi ter+apainya tujuan pengajaran yang telah
dirumuskan se+ara operasional.
,. #ujuan yang akan di+apai #ujuan adalah sasaran yang dituju dari setiap
kegiatan belajar mengajar. 2al ini dapat mempengaruhi penyeleksian metode
yang harus digunakan. "etode yang dipilih guru harus sesuai dengan taraf
kemampuan yang hendak diisi ke dalam diri setiap anak didik. 6adi metode
harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
/. ituasi belajar mengajar ituasi belajar mengajar yang di+iptakan guru tidak
selamanya sama. "aka guru harus memilih metode mengajar yang sesuai
dengan situasi yang di+iptakan. 9i waktu lain, sesuai dengan sifat bahan dan
kemampuan yang ingin di+apai oleh tujuan maka guru men+iptakan lingkungan
belajar se+ara berkelompok. 6adi situasi yang di+iptakan mempengaruhi
pemilihan dan penentuan metode mengajar.
..Hasilitas belajar mengajar Hasilitas merupakan hal yang mempengaruhi
pemilihan dan penentuan metode mengajar. Hasilitas adalah kelengkapan yang
menunjang belajar anak di sekolah. $engkap tidaknya fasilitas belajar akan
mempengaruhi pemilihan metode mengajar.
A. 4uru. $atar belakang pendidikan guru diakui mempengaruhi kompetensi.
3urangnya penguasaan terhadap berbagai jenis metode menjadi kendala dalam
memilih dan menentukan metode. !palagi belum memiliki pengalaman
mengajar yang memadai. #etapi ada juga yang tepat memilihnya namun dalam
pelaksanaannya menemui kendala disebabkan labilnya kepribadian dan
dangkalnya penguasaan atas metode yang digunakan. edangkan kriteria
pemilihan metode menurut lameto (;DD;:DE* adalah:
a. #ujuan pengajaran, yaitu tingkah laku yang diharapkan dapat ditunjukkan siswa
setelah proses belajar mengajar.
b. "ateri pengajaran, yaitu bahan yang disajikan dalam pengajaran yang berupa
fakta yang memerlukan metode yang berbeda dari metode yang dipakai untuk
mengajarkan materi yang berupa konsep, prosedur atau kaidah.
+. Besar kelas (jumlah kelas*, yaitu banyaknya siswa yang mengikuti pelajaran
dalam kelas yang bersangkutan. 3elas dengan A&;- orang siswa memerlukan
metode pengajaran yang berbeda dibandingkan kelas dengan A-&;-- orang
siswa.
d. 3emampuan siswa, yaitu kemampuan siswa menangkap dan mengembangkan
bahan pengajaran yang diajarkan. 2al ini banyak tergantung pada tingkat
kematangan siswa baik mental, fisik dan intelektualnya.
e. 3emampuan guru, yaitu kemampuan dalam menggunakan berbagai jenis
metode pengajaran yang optimal.
f. Hasilitas yang tersedia, bahan atau alat bantu serta fasilitas lain yang dapat
digunakan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran.
g. =aktu yang tersedia, jumlah waktu yang diren+anakan atau dialokasikan untuk
menyajikan bahan pengajaran yang sudah ditentukan. 1ntuk materi yang
banyak akan disajikan dalam waktu yang singkat memerlukan metode yang
berbeda dengan bahan penyajian yang relatif sedikit tetapi waktu penyajian
yang relatif +ukup banyak.
/A

yarat&syarat yang harus diperhatikan dalam penggunaan metode mengajar
adalah:
;. "etode mengajar harus dapat membangkitkan motif, minat atau gairah belajar
siswa.
35 lameto. ,--/. Belajar dan Haktor&faktor yang "empengaruhinya. (6akarta: 8ineka
Lipta*,hDE
,. "etode mengajar harus dapat menjamin perkembangan kegiatan kepribadian
siswa.
/. "etode mengajar harus dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk
mewujudkan hasil karya.
.. "etode mengajar harus dapat merangsang keinginan siswa untuk belajar lebih
lanjut, melakukan eksplorasi dan inovasi (pembaharuan*.
A. "etode mengajar harus dapat mendidik murid dalam teknik belajar sendiri dan
+ara memperoleh pengetahuan melalui usaha pribadi.
B. "etode mengajar harus dapat meniadakan penyajian yang bersifat verbalitas
dan menggantinya dengan pengalaman atau situasi yang nyata dan bertujuan.
0. "etode mengajar harus dapat menanamkan dan mengembangkan nilai dan
sikap&sikap utama yang diharapkan dalam kebiasaan +ara bekerja yang baik dalam
kehidupan sehari&hari.
/B
4uru sebagai salah satu sumber belajar berkewajiban
menyediakan lingkungan belajar yang kreatif bagi kegiatan belajar anak didik di
kelas. alah satu kegiatan yang harus dilakukan adalah melakukan penentuan dan
pemilihan metode. uatu metode yang digunakan oleh guru untuk mengajar harus
benar&benar dikuasai. ehingga pada saat penggunaannya dapat men+iptakan
suasana interaksi edukatif.
1ntuk menghindari kejemuan dan berhentinya minat siswa terhadap
pelajaran yang disampaikan maka hendaknya guru menggunakan metode
yang bervariasi. Bahkan metode yang digunakan dapat menumbuhkan
keinginan siswa untuk belajar se+ara mandiri dengan menggunakan teknik
/B 2idayanti, Catik. ,--B. *engaruh Motivasi, Metode *embelajaran dan /ingkungan
terhadap *restasi elajar Akuntansi *ada Sis(a $elas 4 SMA2 56 -Semarang. 177E:
kripsi*.
tersendiri. 9i dalam kelas guru menyampaikan bahan pelajaran. Bahan
pelajaran itu akan kurang memberikan dorongan kepada siswa untuk belajar
lebih lanjut bila penyampaiannya menggunakan strategi yang kurang tepat.
"etode&metode yang dipilih dipergunakan berdasarkan manfaatnya, jadi
seorang guru dikatakan kompeten bila ia memiliki kha>anah +ara
penyampaian yang kaya dan memiliki kriteria yang akan digunakan untuk
memilih +ara&+ara dalam menyajikan pengalaman belajar mengajar. 9alam
proses belajar mengajar juga dibutuhkan alat bantu yang digunakan untuk
menghilangkan verbalitas. ehingga siswa lebih +epat menyerap materi yang
telah disampaikan. "etode pembelajaran yang diterapkan guru hendaknya
dapat mewujudkan hasil karya siswa. iswa dituntun untuk dapat berfikir
kritis dan kreatif dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menyampaikan ide&idenya. Pemilihan metode yang kurang tepat dengan
sifat bahan dan tujuan pembelajaran menyebabkan kelas kurang bergairah
dan kondisi siswa kurang kreatif. ehingga dengan penerapan metode yang
tepat dengan berbagai ma+am indikator tersebut dapat meningkatkan minat
siswa pada bahan pelajaran yang disampaikan dan minat yang besar pada
akhirnya akan berpengaruh terhadap prestasi yang akan diraihnya
:. Macam4macam M.to/. P.mb.la,ara-
Banyak ma+am metode pembelajaran yang dapat digunakan. Berikut ini adalah D
ma+am metode pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar
dan diungkapkan peneliti antara lain:
;. "etode +eramah "etode +eramah adalah suatu +ara mengajar yang digunakan
untuk menyampaikan keterangan atau informasi atau uraian tentang suatu pokok
persoalan serta masalah se+ara lisan.
/0
a. 3elebihan metode +eramah ;* 4uru lebih menguasai kelas
,* "udah mengorganisasikan tempat dudukIkelas
/* 9apat diikuti oleh jumlah siswa yang besar
.* "udah mempersiapkan dan melaksanakannya
A* 4uru mudah menerangkan pelajaran dengan baik
b. 3elemahan metode +eramah
;* "udah menjadi verbalisme (pengertian kata&kata*.
,* Cang visual menjadi rugi, yang auditif (mendengar* lebih besar menerima.
/* "embosankan bila selalu digunakan dan terlalu lama.
.* ukar menyimpulkan siswa mengerti dan tertarik pada +eramahnya.
,. "etode tanya jawab "etode tanya jawab adalah metode mengajar yang
memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat dua arah sebab pada
saat yang sama terjadi
dialog antara guru dan siswa. 4uru bertanya siswa menjawab atau siswa bertanya
guru menjawab.
a. 3elebihan metode tanya jawab
;* Pertanyaan dapat menarik dan memusatkan perhatian siswa.
,* "erangsang siswa untuk melatih dan mengembangkan daya pikir, termasuk
daya ingatan.
/* "engembangkan keberanian dan keterampilan siswa dalam menjawab dan
mengemukakan pendapat.
37 )brahim, 8. ,--/. *erencanaan *engajaran. (6akarta: 8ineka Lipta*,h;-B
b. 3elemahan metode tanya jawab
;* iswa merasa takut bila guru kurang dapat mendorong siswa untuk berani
dengan men+iptakan suasana yang tidak tegang.
,* #idak mudah membuat pertanyaan yang sesuai dengan tingkat berpikir dan
mudah dipahami siswa.
/* ering membuang banyak waktu.
.* 3urangnya waktu untuk memberikan pertanyaan kepada seluruh siswa.
/. "etode diskusi "etode diskusi adalah bertukar informasi, berpendapat, dan
unsur&unsur pengalaman se+ara teratur dengan maksud untuk mendapat
pengertian bersama yang lebih jelas dan lebih +ermat tentang permasalahan atau
topik yang sedang dibahas.
a. 3elebihan metode diskusi
;* "erangsang kreatifitas anak didik dalam bentuk ide, gagasan, prakarsa dan
terobosan baru dalam peme+ahan masalah.
,* "engembangkan sikap saling menghargai pendapat orang lain.
/* "emperluas wawasan.
.* "embina untuk terbiasa musyawarah dalam meme+ahkan suatu masalah.
b. 3elemahan metode diskusi
;* "embutuhkan waktu yang panjang.
,* #idak dapat dipakai untuk kelompok yang besar.
/* Peserta mendapat informasi yang terbatas.
.* 9ikuasai orang&orang yang suka berbi+ara atau ingin menonjolkan diri.
.. "etode demonstrasi "etode demonstrasi merupakan metode mengajar yang
+ukup efektif sebab membantu para siswa untuk memperoleh jawaban dengan
mengamati suatu proses atau peristiwa tertentu.
a. 3elebihan metode demonstrasi
;* "enghindari verbalisme.
,* iswa lebih mudah memahami apa yang dipelajari.
/* Proses pengajaran lebih menarik.
.* iswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan
kenyataan dan men+oba melakukannya sendiri.
b. 3elemahan metode demonstrasi
;* "emerlukan keterampilan guru se+ara khusus.
,* 3urangnya fasilitas.
/* "embutuhkan waktu yang lama.
A. "etode Eksperimen "etode eksperimen adalah +ara penyajian pelajaran, di
mana siswa melakukan per+obaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri
sesuatu yang dipelajari.
/E

a. 3elebihan metode eksperimen
;* "embuat siswa lebih per+aya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan
per+obaan.
,* "embina siswa membuat terobosan baru.
/* 2asil per+obaan yang berharga dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran umat
manusia.
b. 3elemahan metode eksperimen
;* Lenderung sesuai bidang sains dan teknologi.
38 9jamarah, yaiful Bahri. ,--,. *sikologi elajar. (6akarta: 8ineka Lipta*,hDA
,* 3esulitan dalam fasilitas.
/* "enuntut ketelitian, kesabaran, dan ketabahan.
.* etiap per+obaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan.
B. "etode latihan (drill* "etode latihan adalah suatu teknik mengajar yang
mendorong siswa untuk melaksanakan kegiatan latihan agar memiliki
ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari.
a. 3elebihan metode latihan
;* 1ntuk memperoleh ke+akapan motoris.
,* 1ntuk memperoleh ke+akapan mental.
/* 1ntuk memperoleh ke+akapan dalam bentuk asosiasi yang dibuat.
.* Pembentukan kebiasaan serta menambah ketepatan dan ke+epatan pelaksanaan.
A* Pemanfaatan kebiasaan yang tidak membutuhkan konsentrasi.
B* Pembentukan kebiasaaan yang lebih otomatis.
b. 3elemahan metode latihan
;* "enghambat bakat dan inisiatif siswa.
,* "enimbulkan penyesuaian se+ara statis kepada lingkungan.
/* "onoton, mudah membosankan.
.* "embentuk kebiasaan yang kaku.
A* 9apat menimbulkan verbalisme.
0. "etode pemberian tugas (resitasi* "etode resitasi adalah metode penyajian
bahan di mana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan
belajar.
a. 3elebihan metode resitasi
;* "erangsang siswa dalam melaksanakan aktivitas belajar baik individual
maupun kelompok.
,* 9apat mengembangkan kemandirian.
/* "embina tanggung jawab dan disiplin siswa.
.* "engembangkan kreatifitas siswa.
b. 3elemahan metode resitasi
;* ulit dikontrol.
,* 3husus tugas kelompok yang aktif siswa tertentu.
/* ulit memberikan tugas yang sesuai perbedaan individu.
.* "enimbulkan kebosanan.
E. "etode 3aryawisata "elalui metode ini siswa&siswa diajak mengunjungi
tempat&tempat tertentu di luar sekolah. #empat&tempat yang akan dikunjungi dan
hal&hal yang perlu diamati telah diren+anakan terlebih dahulu, dan setelah
kegiatan siswa diminta membuat laporan.
a. 3elebihan metode karyawisata
;* "emiliki prinsip pengajaran modern dengan memanfaatkan lingkungan nyata.
,* "embuat relevansi antara apa yang dipelajari dengan kebutuhan di masyarakat.
/* "erangsang kreatifitas siswa.
.* Bahan pelajaran lebih luas dan aktual.
b. 3elemahan metode karyawisata
;* 3urangnya fasilitas.
,* Perlu peren+anaan yang matang.
/* Perlu koordinasi agar tidak tumpah tindih waktu.
.* "engabaikan unsur studi.
A* 3esulitan mengatur siswa yang banyak.
D. "etode osiodrama "etode yang digunakan untuk mengajarkan nilai&nilai dan
meme+ahkan masalah&masalah yang dihadapi dalam hubungan sosial dengan
orang&orang di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. 9alam
pelaksanaannya siswa diberikan peran tertentu dan melaksanakan peran tersebut
serta mendiskusikannya di kelas.
/D

a. 3elebihan metode sosiodrama
;* "elatih siswa untuk melatih, memahami dan mengingat isi bahan yang akan
didramakan.
,* "elatih siswa berinisiatif dan berkreatif.
/* "emupuk bakat.
.* "enumbuhkan dan membina kerjasama.
A* "endapat kebiasaan untuk membagi tanggung jawab.
B* "embina tata bahasa siswa.
b. 3elemahan metode sosiodrama
;* 3urang kreatif bagi anak yang tidak ikut dalam drama.
,* Banyak memakan waktu.
/* "emerlukan tempat yang luas.
.* "engganggu kelas lain karena gaduh. "etode&metode yang sering digunakan
dalam kegiatan belajar mengajar akuntansi adalah metode +eramah, metode tanya
jawab, metode diskusi, metode latihan dan metode resitasi.
9
=E. K.ra-gka B.rpikir
/D )brahim, 8. ,--/. *erencanaan *engajaran. (6akarta: 8ineka Lipta*,h;-0
Belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku
sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. Belajar
dikatakan berhasil bila siswa dalam melakukan kegiatan berlangsung se+ara
intensif dan optimal sehingga menimbulkan pengaruh tingkah laku yang bersifat
tetap. Perubahan tingkah laku sebagai akibat belajar dipengaruhi banyak faktor.
9ari faktor&faktor yang mempengaruhinya se+ara garis besar dibedakan menjadi
dua yaitu faktor intern (dari dalam* diri subjek belajar dan faktor ekstern (dari
luar* diri subjek belajar.
9ari pembi+araan mengenai faktor&faktor yang mempengaruhi kegiatan
belajar tidak hanya ditekankan pada faktor intern saja melainkan juga faktor
ekstern. Haktor intern menyangkut faktor jasmaniah, psikologis dan kelelahan.
Haktor intern yang relevan dengan persoalan rein'orcement adalah faktor
psikologis, sehingga faktor psikologis dijadikan tinjauan khususnya dalam faktor
intern. edangkan faktor ekstern menyangkut faktor keluarga, sekolah, dan
masyarakat. 3eseluruhan faktor yang berpengaruh terhadap belajar mempunyai
andil yang sama besar dalam memberikan dasar dan kemudahan dalam
pen+apaian tujuan belajar yang optimal.
Haktor psikologis yang termasuk di dalamnya adalah intelegensi,
perhatian, minat, bakat, motivasi, kematangan, kesiapan dan lainnya yang
mempunyai peran penting dalam pemahaman bahan pelajaran, dan pada akhirnya
penguasaan terhadap bahan pelajaran tersebut lebih +epat dan efektif. 9i antara
berbagai faktor psikologis tersebut motivasi merupakan hal yang penting dan
menunjang keberhasilan siswa dalam belajar.
"engajar pada dasarnya merupakan suatu usaha untuk men+iptakan
kondisi yang mendukung dan memungkinkan untuk berlangsungnya proses
belajar. 1ntuk mendapatkan hasil belajar yang optimal banyak dipengaruhi oleh
komponen belajar mengajar. 4uru sebagai salah satu sumber belajar hendaknya
mampu menyediakan kondisi kelas yang kondusif dalam kegiatan belajar Bahasa
!rab di kelas. ebagai perwujudannya, salah satu kegiatan yang harus dilakukan
oleh guru adalah melakukan pemilihan dan penentuan metode pembelajaran yang
tepat.
9alam kegiatan belajar bahasa arab guru tidak harus berpatokan pada satu
metode. !da kalanya dapat menggunakan metode +eramah kemudian latihan soal.
!pabila dalam kompetensi tertentu siswa sudah menguasai maka guru dapat
menggunakan metode lain seperti diskusi atau kerja kelompok sehingga suasana
yang ada di kelas tidak monoton dan membosankan. Penggunaan metode
pembelajaran yang bervariasi dapat meningkatkan prestasi belajar.
Prestasi belajar bahasa arab adalah indikator proses belajar mengajar bahasa arab
yang dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah metode pembelajaran.
3eterampilan mengadakan variasi dalam proses belajar mengajar meliputi tiga
aspek yaitu variasi dalam gaya mengajar, variasi dalam menggunakan media dan
bahan pelajaran dan variasi dalam interaksi antara guru dan siswa.
.-
Penggunaan
metode yang bervariasi akan mendorong siswa berfikir kreatif dan kritis sehingga
siswa tidak akan bosan dalam belajar akuntansi. e+ara otomatis motivasi untuk
belajar akuntansi akan lebih tinggi pada akhirnya prestasi belajarnya akan baik.
.- 9jamarah, yaiful Bahri. ,--,. *sikologi elajar. (6akarta: 8ineka Lipta*,h;E-
BAB III
MET+%++(I PE#EITIA#
!. 4ambaran umum "#s "a%rif $egok
;. ejarah singkat
Pembentukan Cayasan Pendidikan )slam (C!P)* 9arul "a’arif berawal dari
keinginan untuk membangun "adrasah #sanawiyah yang kemudian berhasil
didirikan pada tanggal ,/ "aret ;DEB dengan tempat kegiatan belajar sementara
berlokasi di "adrasah )btidaiyah (")* "a’arif, desa $egok ke+amatan $ohbener
!dapun para pendirinya adalah:
;*. 3.2. ". "ahmudin
,*. 3.2. ". 9idin
/*. 2. 9aradjat udrajat
.*. 2. 8idwan yafe%i
A*. ". #abrani
B*. )im )brahim
0*. ". armaja (!lm*
Baru pada tanggal D "ei ;DEB mendapat pengesahan dari Akte 2otaris7 "brahim
asya 2o. 8 dan terda'tar pada *engadilan 2egeri Sukabumi 2o. =E. 9$2"
-0.-;.A-I;DEB&P7&mi. "ts "a’arif $egok mulai beroperasiImembuka tahun
ajaran baru pada tanggal ;B 6uli ;DEB dengan jumlah pendaftar perdana ., siswa.
#ujuan utama pendirian "adrasah #sanawiyah "a’arif $egok ini adalah untuk
men+etak lulusan&lulusan yang berintelektual&santri dan bersantri intelektual. Oleh
karena itu dalam kegiatan dipadukan antara pengajaran di sekolah dan kegiatan
pengajian !l&'ur%an dengan materi ayat&ayat pilihan yang disesuaikan dengan
pelajaran agama di sekolah yang menggunakan metode tahfid> berikut
terjemahannya terutama ayat&ayat yang berkenaan dengan akhlak (moral*.
Pada tahun ;DDA "adrasah #sanawiyah "a’arif resmi memiliki bangunan sendiri
dengan lima lokal dan menyediakan asrama puteraIputeri bagi siswa yang tempat
tinggalnya jauh namun bersungguh&sungguh untuk belajar di "adrasah
#sanawiyah tersebut. ampai saat ini #sanawiyah ma’arif $egok telah
mengeluarkan ,; angkatanIlulusan. !dapun yang menjabat sebagai ketua yayasan
9arul "a’arif $egok saat ini adalah Bapak 98."17!6),"! yang merupakan
pendiri dan pemilik tanah "#s "a’arif $egok.
elama....#ahun "adrasah #sanawiyah "a%arif $egok berdiri yang terletak
ditengah&tengah masyarakat adapun desa tersebut dibatasi oleh beberapa desa
antara lain
;. ebelah utara berbatasan dengan 9esa $ohbener
,. ebelah #imur berbatasan dengan 9esa Bojong lawi
/. ebelah selatan berbatasan dengan desa 6atisawit $or
.. ebelah Barat berbatasan dengan 9esa =aru
edangkan "adrasah #sanawiyah "a%arif $egok itu sendiri dibatasi oleh
beberapa pembatas, yaitu :
;. ebelah 1tara berbatasan dengan perkebunan penduduk
,. ebelah #imur berbatasan dengan sungai +imanuk
/. ebelah elatan berbatasan dengan rumah penduduk, masjid, asrama,
pesantren.
.. ebelah Barat berbatasan dengan rumah penduduk.
3emudian sampai sekarang masih terawat,terjaga dan masih diandalkan
kebradaannya hal ini dikarenakan fa+tor kepduliaan yang di gerakkan tokoh
ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, guru, para orang tua, wali murid skitar,
sarana umum seperti masjid, lapangan volley, lapangan bulu tangkis, dan beberapa
prasarana lainnya. 2al ini dapat menunjang dan memudahkan siswa dalam
meningkatkan proses pembelajaran serta mengembangkan minat dan bakatnya.
$embaga pndidikan "a’arif dibawah naungan organisasi 7ahdlatul 1lama (71*,
sampai sekarang "#s "a’arif masih eksis berkembang dan masih juga memiliki
fasilitas yang memadai. !ntara lain gedung milik sendiri berkapasitas yang +ukup,
dan dilihat jangkauan "#s "a’arif lebih mudah dijangkau roda dua. 9isamping
itu pula menjamin sekali keamanan madrasah karena setiap penduduk keluar
rumah pasti mlewati "adrasah #sanawiyah "a’arif $egok, baik pagi, siang
maupun malam hari. 9an juga setiap santri pesantren selalu belajar digedung
madrasah tersebut, baik siang maupun malam. 9ilihat dari ketenangan belajar.
,. truktur Organisasi
/. arana dan prasarana
.. 3egiatan Belajar "engajar
,. truktur Organisasi
"enerapkan tenaga baru dalam memegang mata pelajaran atau 4uru kelas
hendaknya berhati&hati karena bisa salah atu kurang sesuai dengan pengalaman
pendidikan. "engenai hal ini maka se+ermat mungkinn bagi kepala sekolah untuk
menerapkan tenaga 4uru yang tentunya didasari dengan pengalaman pendidikan
serta pengalaman yang diterimanya.
#enaga 4uru "adrasah #sanawiyah "a’arif $egok ada orang personil
termasuk 3epala "adrasah. #ujuh orang yang mengalami latar belakang
pendidikan berbeda&beda dan diberlakukan sistem 4uru kelas, sehingga setiap
4uru harus menghadapi setiap hari dari jam -0:-- sampai dengan ;,:/- siang.
1ntuk lebih jelasnya truktur Organisasi dapat dilihat pada tabelIgrafik berikut
dibawah ini :
B. "etode penelitian
esuai dengan tujuan yang di+apai, penelitian ini menggunakan metode
kualitatif, yakni penelitian yang menurut moleong (,--.:/0* memiliki +iri sebagai
berikut: brlatar alamiah sebagai keutuhan, mengandalkan manusia sebagai alat
peneliti, memanfaatkan metode kualitatif, menganalisis se+ara induktif,
mengarahkan sasaran pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif,
lebih mementingkan proses dari pada hasil, membatasi studi dengan fokus,
memliki kriteria untuk menguji keabsahan data, ran+angan penelitian bersifat
sementara, dan hasil penelitian diseakati bersama antara pihak peneliti dengan
subyek yang diteliti.
1ntuk melakukan eksplorasi seperti yang dikehendaki dalam penelitian
kualitatif seperti digambarkan diatas, tatakerja yang dikehendaki lebih
menekankan pada observasi dan wawan+ara mendala. 2al ini akan memberikan
pemahaman se+ara konprehenshif terhadap pemikiran, sikap serta perilaku subyek
penelitian dengan segala dinamika yang terjadi dalam proses pembentukan
realitas sosial tersebut. e+ara spesifik, model penelitian ini dapat
mendeskripsikan efektivitas pembelajaran bahasa arab dalam upaya peningkatan
prestasi siswa di mts ma’arif legok.
;. )nforman penelitian I sumber data
asaran yang dijadikan objek penelitian ini (informan* adalah pelaku
langsung dalam pengelolaan pendidikan di mts ma’arif legok dengan rin+ian
sebagai berikut:
a. egmen pertama, adalah in'orman dari unsur pengelola yang terdiri dari
kepala madrasah (; orang* dan guru (/ orang*
b. egmen kedua, in'orman yang dapat memberi informasi tambahan
seperti55
9engan demikian jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak5,
terdiri dari segmen pelaksana5orang dan segmen pendukung5 orang.
,. )nstrumen penelitian
a. 6enis instrumen
6enis instrumen dalam penelitian ini adalah wawan+ara mendalam dengan
kepala madrasah tsanawiyah ma’arif legok para guru dan siswa madraasah
b. 3eabsahan data
1ntuk menguki keabsahan data, dilakukan uji trianggulasi antara data hasil
wawan+ara, observasi, dan study dokumentasi atau antara sumber data satu
dengan sumber data lainnya.
/. #eknik pengumpulan data
9alam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan se+ara padu
antara berbagai teknik yang dikenal dengan trianggulasi (adanya upaya
mengkomparasikan antara data hasil observasi, dengan hasil wawan+ara
mendalam, dan study dokumentasi atau antara sumber data satu dengan
sumber data lainnya.
a. Observasi
"enurut gulo (,--,:;;B* pengamatan (observasi* adalah suatu metode
pengumpulan data dimana peneliti atau kolaburatornya men+atat informasi
sebagaimana yang mereka saksikan selama penelitian. 9alam penelitian
kualitatif observasi merupakan salah satu teknik utama yang digunakan
peneliti untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan konteks,
sehingga peneliti dapat memperoleh makna dari informasi yang
dikumpulkan.
b. =awan+ara
=awan+ara adalah bentuk komunikasi langsung antara peneliti dan
responden. 3omunikasi berlangsung dalam bentuk tanya jawab dalam
hubungan tatap muk, sehingga gerak dan mimik respondenmerupakan
pola media yang melengkapi kata&kata se+ara verbal (gulo,,--/:;;D*.
=awan+ara dibuka dengan perkenalan dan pen+iptaan situasi yang
kondusif. 3emudian pertanyaan&pertanyaan diajukan, baik berstruktur
maupun tidak berstruktur. 9alam proses tanya jawab dengan responden,
pewawan+ara selain bertanya danmenyimak jawabannya, juga men+atat
jawaban&jawaban dari responden yang hasilnya harus di setujui oleh
responden.
+. tudi dokumentasi
"eskipun data penelitian deskriptif kebanyakan diperoleh dari sumber
manusia melalui observasi dan wawan+ara, untuk melengkapinya perlu
dilakukan studi doumentasi. 9okumen adalah tulisan harian, surat, dan
dokumen resmi. #eknik ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang
penerapan pembelajaran bahasa arab dalam upaya peningkatan prestasi
siswa yang terdokumentasikan.
.. #eknik analisis data
a. !nalisis data lapangan
9ari hasil +atatan lapangan, peneliti melakukan analisis pendahuluan atau
preliminary analisis terhadap data yang ada. 2asil dari analisis ini
diasumsikan sebagai bahan perolehan data lanjutan apabila terdapat
kekuranglengkapan data, sehingga bisa dilakukan perolehan data susulan.
b. #ahap analisis setelah data terkumpul
$angkah&langkah yang dilakukan peneliti setelah data terkumpul meliputi:
;*. 3ategorosasi
3ategorisasi data dalam aplikasinya menurut Bogdan dan Biklen di
istilahkan sebagai coding categories, yakni menyortir data deskriptif
yang telah dikumpulkan, sehingga spesifikasi topik&topik tertentu
dapat dipisahkan dari data lainnya se+ara fisik5sorting the
descriptive data you have collected -the signs under (hich you (ould
pile the toys9 so that the material bearing on a given topic can be
physically separated 'rom other dat. (bogdandan biklen, ;DD,:BB*
,*. 8eduksi data
etelah kategorisasi data dilakukan kedalam bentuk rangkuman data
sesuai dengan fokus penelitian, sub fokus penelitian atau kasifikasi
fokus, selanjutnya dilakukan analisis data tentang kelengkapan dan
relevansi data yang ada. 9ari hasil analisis tersebut, maka proses
reduksi data hanya dilakukan terhadap data yang benar&benar kurang
relevan dengan fokus penelitian.
/*. 9isplay dan klasifikasi data
9isplay data dilakukan dengan maksusuntuk melihat data se+ara
keseluruhan, sedangkan klasifikasi data dipergunakan untuk melihat
pengelompokkan data sesuai dengan fokus penelitian.proses yang
dapat dilakukan melalui pengelompokkan kedalam matrik
.*. )nterpretasi dan verifikasi
etelah langkah&langkah diatas dilakukan, data yang ada di
interpretasi sesuai dengan kebutuhan, sehingga proses penelitian terus
berkembang se+ara dinami. Proses generalisasi senantiasa dilakukan
dengan maksud untuk menemukan konsep&konsep dasar yang
signifikan dengan masalah penelitian -grounded theor9.
BAB IV
AP+"A# $ASI PE#EITIA#
A. E?.ktiBitas p.mb.la,ara- bahasa arab /i MTs maCari? l.gok
3ata efektivitas atau efektifitas sering digunakan oleh orang dalam
berbagai bidang. eperti bidang pendidikan, perdagangan,pertanian dan lain
sebagainya.
;. Pengertian Efektivitas
Efektivitas mempunyai definisi yaitu suatu upaya yang dapat membawa
pengaruh, akibat, memberikan hasil yang memuaskan atau memanfaatkan waktu
dan +ara dengan sebaik&baiknya.
9alam dunia pendidikan kata efektivitas sering dipakai pada pola
penyampaian salah satu materi pelajaran terhadap anak didik atau mahasiswa
ketika terjadi proses belajar mngajar dikelas agar tujuan pengajaran ter+apai
dengan baik. Proses belajar mengajar dikatakan efektif apabila berhasil guna,
artinya ada perubahan tingkah laku, baik itu yang berdimensi kognitif (ranah
+ipta*, afektif (ranah rasa*, atau yang berdimensi psikomotor (ranah karsa* bahkan
meliputi segenap aspek organisme yang bersifat permanen.
elain itu, kata efesien pun sering digunakan dalam dunia pendidikan yang
maknanya tidak jauh berbeda dengan kata efektif. Efisien atau efesiensi adalah
usaha atau bekerja dengan harapan memperoleh hasil yang baik tanpa
menghamburkan biaya, tenaga, dan waktu yang banyak. edangkan menurut 4ie,
#he $iang dalam bukunya MLara Belajar EfesienM, Cogyakarta : ;DEA menjelaskan
efesiensi adalah sebuah konsep yang men+erminkan perbandingan terbaik antara
usaha dengan hasilnya.
9engan dwmikian, ada dua ma+am efesiensi yang dapat di+apai siswa
yaitu:
a. Efisiensi 1saha belajar
b. Efesiensi 2asil Belajar
;. Efesiensi hasil belajar
uatu kegiatan belajar dapat dikatakan efektif atau efesien kalau prestasi
belajar yang diinginkan dapat di+apai memuaskan dengan hasil usaha minimal.
1saha dalam hal ini segala sesuatu yang digunakan untuk mendapat hasil belajar
yang memuaskan, seperti tenaga, pikiran, waktu, peralatan, dan lain&lain yang
relevan dengan kegiatan belajar. Efesiensi dari sudut usaha ini dapat digambarkan
dalam model berikut ini :
"odel 4ambaran Efesiensi dari udut 1saha Belajar
1saha belajar
1saha belajar
1saha belajar
#O7O
#1#)
7!7)
Prestasi Belajar
9ari gambaran model diatas memperlihatkan kepada kita bahwa 7ani
lebih efisien dari pada #uti dan #ono, karena dengan usaha yang minim dapat
men+apai hasil belajar yang sama tingginya dengan dengan prestasi belajar #uti
dan #ono. Padahal #uti dan #ono telah belajar lebih keras, memakan waktu yang
lama dan biaya yang banyak, daripada 7ani.
,. Efesiensi 2asl Belajar
elanjutnya sebuah kegiatan belajar dapat pula dikatakan efesien apabila
dengan usaha belajar tertentu memberikan prestasi belajar tinggi. 1ntuk lebih
jelasnya, perhatikan model berikut :
Prestasi 8endah

Prestasi edang

Prestasi #inggi
"odel di atas memperlihatkan bahwa 7ani adalah siswa yang efesien
ditinjau dari prestasi yang di+apai, karena ia menunjukkan perbandingan yang
terbaik dari sudut hasil. 9alam hal ini, meskipun usaha belajar 7ani sama
besarnya dengan usaha #uti dan #ono (lihat kotak belajar*, ia telah memperoleh
prestasi yang optimal atau lebih tinggi daripada prestasi si #uti dan #ono.
1saha Belajar
#O7O
#1#)
7!7)
B. &pa0a p.-i-gkata- pr.stasi b.la,ar siswa MTs MaCari? .gok
Bentuk upaya yang dilakukan oleh guru bidang study bahasa arab dalam
pelaksanaan 3egiatan Belajar "engajar (3B"* adalah berupaya supaya siswa
"#s ma%arif $egok terampil dalam menguasai keterampilan berbahasa.
ebelum diketahui apa pengertian ketrampilan berbahasa !rab seutuhnya terlebih
dahulu penulis akan menguraikan apa yang dimaksud dengan ketrampilan dan
bahasa 3etrampilan adalah ke+ekatan, ke+akapan atau kemampuan untuk
melakukan sesuatu dengan baik dan +ermat. edangkan berbahasa adalah
sebagaimana +iri prefeks -ber pada bahasa )ndonesia, menyatakan
makna?kebiasaan melakukan sesuatu@. Bahasa suatu sistem komunikasi,
dialaminya dan hakekat bahasa sebenarnya adalah makna.
.;
b. )ndikator ketrampilan berbahasa !rab.#er+apainya suatu keberhasilan dalam
ketrampilan berbahasa !rab ditandai beberapa kemahiran diantaranya yaituF
;* 3emahiran menyimak (istima:9
9i "#s "a’rif $egok 3emahiran menyimak (listening* skill dapat di+apai
dengan latihan&latihan mendengar perbedaan satu phoneme dengan phoneme
yang lainnya antara satu ungkapan dengan ungkapan lainnya, baik langsung
dari native speaker atau melalui rekaman tape untuk memahami bentuk dan arti
dari apa yang didengar diperlukan latihanlatihan berupa mendengarkan materi
yang direkam dan pada waktu yang bersamaan melihat rangkaian gambar yang
men+erminkan arti dari isi apa yang didengarkan tersebut.
,* 3emahiran berbi+ara (kalam9
416os 9aniel Parera, /inguistik, 0dukasional, (6akarta: !irlangga, ;DD0*, h. ,B&,0
3emahiran berbi+ara atau speaking skill merupakan kemahiran linguisti+ yang
paling rumit, karena ini menyangkut masalah berfikir atau memikirkan apa
yang harus dikatakan sementara menyatakan apa yang telah dipikirkan. emua
ini memerlukan persediaan kata dan kalimat tertentu yang +o+ok dengan situasi
yang dikehendaki dan memerlukan banyak latihan u+apan dan ekspresi atau
menyatakan pikiran dan perasaan se+ara lisan system leksikal, gramatikal dan
semanti+ digunakan simultan dengan intonasi tertentu.
/* 3emahiran memba+a (;iro:ah9
3emahiran memba+a men+akup dua hal yaitu mengenali simbul&simbul tertulis
dan memahami isinya dengan beberapa +ara. 9iantaranya dengan membekali
murid dengan perbendaharaan kata yang +ukup. !ktifitas memba+a,
menyediakan input bahasa sama seperti menyimak. 7amun demikian memba+a
memiliki kelebihan dari menyimak dalam hal pemberian butir linguisti+ yang
lebih akurat. 9isamping itu pemba+a yang baik bersifat otonom dan bisa
berhubungan dengan melalui majalah, buku atau surat kabar berbahasa !rab
.,
dengan +ara seperti itu pembelajaran akan memperoleh kosakata dan bentuk&
bentuk bahasa dalam jumlah banyak yang sangat bermanfaat dalam interaksi
komunikatif, faktor tersebut jelas menunjukkan bahwa pengajaran memba+a
perlu memperoleh perhatian serius dan wa+ana memba+a tidak boleh hanya
dipandang sebagai batu lon+atan bagi aktivitas berbi+ara dan menulis semata,
tujuan pengajaran bahasa sebagaimana kita ketahui adalah mengembangkan
kemampuan bagi siswa, dengan demikian guru bertugas untuk meyakinkan
42 Hur:onul !>i> dan Lhaidar !l&=asilah, *engajaran ahasa $omunikati', (Bandung:
8emaja 8osda 3arya, ,---, Let. ))*, h. ;-E,E
bahwa proses belajar mengajar akan menjadi pengalaman yang sangat
menyenangkan bagi para siswa.
.* 3emahiran menulis ($itabah9
3emahiran menulis menyangkut / hal yaitu:
a* 3emahiran membuat alphabet 3emahiran membuat alphabet dimaksud
untuk menyatakan bunyi berbeda&beda antara bahasa yang lain
b* 3emahiran mengeja
3emahiran mengeja ini akan berkembang menjadi modifikasi kalimat yaitu
mengubah kalimat yang ada dengan unsur yang lain, menyempurnakan
kalimat yang belum selesai atau mengubah kalimat aktif menjadi pasif,
begitu sebaliknya.
+* 3emahiran menyatakan perasaan dan pikiran melalui tulisan atau yang
la>imnya disebut komposisi. 3emahiran ini dapat di+apai melalui latihan&
latihan yang berupa:
(;* "erangkum ba+aan terpilih dan men+eritakan kembali dalambentuk
tulisan, tetapi menggunakan kata&kata siswa itu sendiri.
(,* "en+eritakan gambaran yang dilihat atau pekerjaan yang dilakukan
siswa sehari&hari.
(/* "embuat diskripsi suatu gambaran atau peristiwa sampai masalah
seke+il&ke+ilnya.
(.* "en+eritakan perbuatan yang biasanya dilakukan oleh siswa,seperti
mengendarai sepeda dan lain&lainnya.
: Probl.matika /a- Solusi /alam p.mb.la,ara- bahasa
9alam proses pembelajaran, tidak terlepas dari adanya problematika dihadapi
oleh para pengajar, para peserta didik dan alat pembelajaran yang meliputiF
buku pedoman belajar. Problem sangat beragam sehingga problem dari kelas
yang lain tidak sama, begitu juga dengan problem pembelajaran bahasa !rab.
Berikut ini paparan singkat tentang problem pembelajaran bahasa !rab se+ara
umum yang tentunya perlu diketahui oleh para guru dan para siswa dalam
pembelajaran bahasa !rab. 9engan demikian guru dapat mempersiapkan
solusi&solusi alternatif untuk men+apai pembelajaran yang efektif dan efisien.
a. 9ari pihak guru
;. 4uru tidak memahami metodologi pembelajaran yang terus berkembang
sehingga guru kurang memahami materi yang diajarkan. 1ntuk mengatasi
masalah itu guru harus menguasai bahan pelajaran yang akan diajarkan.
,. 4uru kurang konsisten dalam penerapan tahapan&tahapan metode yang ada
/. 4uru tidak memahami psikologi peserta anak didiknya sehingga proses
pembelajaran berjalan kaku dan tidak menarik bagi siswa. 1ntuk
mengatasi masalah psikologi anak didik diharapkan seorang guru
mengenal watak atau karakter siswa sehingga membantu aspek&aspek
pribadi para siswa untuk meningkatkan kreatifitas pembelajaran dikelas.
b. 9ari pihak siswa
;. iswa tidak memiliki kemauan yang kuat untuk belajar, karena kurangnya
dukungan yang kuat dari orang&orang terdekat. 1ntuk mengatasi hal
tersebut siswa hendaknya dijelaskan tentang tujuan atau manfaat dari
pembelajaran tersebut
,. $atar belakang lingkungan yang kurang mendukung kemajuan prestasi
belajar, untuk mengatasi problem tersebut siswa harus mempunyai
prasyarat dalam hal ini siswa harus mempunyai motivasi belajar dengan
upaya pembelajaran.
./
/. iswa tidak memiliki rasa per+aya diri terutama dalam
pembelajaran bahasa, ini dikarenakan orang yang belajar bahasa yang
utama harus memiliki rasa per+aya diri untuk berkomunikasi tanpa hal itu
siswa akan sulit berkembang dalam mengatasi hal ini para siswa
diperbolehkan untuk berbi+ara meskipun mengabaikan grammar atau
'awaid.
A.P.-0a,ia- /a- a-alisis /ata
;. 9ata hasil dokumentasi
9ata yang diperoleh dengan dokumentasi ini digunakan untuk melengkapi hasil
penelitian tentang keadaan "#s "a’arif $egok, letak geografis "#s "a’arif
$egok, buku pedoman "#s "a’arif $egok yang terdiri dari sejarah "#s "a’arif
$egok, keadaan siswa dan guru, keadaan sarana dan prasarana di "#s "a’arif
$egok, dan nilai siswa yang menjadi a+uan tingkat keefektifan pembelajaran
bahasa !rab.
,. 9ata hasil interview
Pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini memperoleh hasil data yang
diperoleh melalui salah satu pengajar atau guru pada mata pelajaran bahasa !rab
tentang pelaksanaan pembelajaran bahasa !rab.
43 Oemar 2amalik $urikulum dan *embelajaran, (6akarta: Bumi !ksara, ;DDA* h.B0
etelah penulis melakukan interview dengan guru pengajar bahasa !rab di
kelas ;&/, beliau mengatakan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam belajar
bahasa !rab berbeda&beda, artinya ada siswa yang pandai dan mudah faham
terhadap pelajaran bahasa !rab, namun ada juga yang agak lambat tehadap
pelajaran bahasa !rab. Begitu juga prestasi belajarnya pun tergantung pada
kemampuan yang mereka miliki. 9alam proses pengajarannya, beliau
menggunakan metode pengajaran yang selalu bervariasi, artinya ia menyesuaikan
dengan ren+ana pengajaran. )ni dilakukan sebagai upaya untuk proses
pembelajaran yang enak. "isalkan metode i<ro’, beliau memba+akan bahan
ba+aan yang ada dengan benar, lalu semua siswa mengikutinya sampai benar.
Beliau juga memberikan kesempatan untuk dua anak yang memiliki kemampuan
berbahasa !rab yang berbeda. )ni dilakukan supaya siswa saling memotivasi
untuk maju. elain itu, untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa, beliau juga
menambahkan materi muhadasah (per+akapan*, karena menurut beliau bahasa
tidak hanya diujikan lewat tulis, tapi bagaimana anak tersebut mampu untuk
berkomunikasi se+ara aktif, karena bahasa merupakan kebiasaan yang diulang&
ulang. !pabila ditemukan siswa yang tertinggal dalam prestasinya, beliau
memberikan kesempatan untuk mengulang di minggu yang akan datang sampai
anak tersebut faham. 9alam menerima pelajaran, siswa yang lulusan dari
"adrasah )btidaiyah +enderung mudah memahami apa yang diberikannya.
edangkan siswa yang dari 9, biasanya tingkat pemahamannya pun lemah dan
mudah tertinggal. 1ntuk menyiasati hal sema+am ini, dalam hal disiasati dengan
menggunakan kitab nahwul wadieh karena sangat membantu para siswa yang
tingkat pemahamannya lemah. Beliau memberikan kesempatan yang sama antara
siswa yang mempunyai kemampuan rendah dengan siswa yang mempunyai
kemampuan tinggi dalam belajar agar tidak terjadi kesenjangan diantara
keduanya. edangkan )bu "urni mengatakan bahwa tingkat kemampaun siswa
dalam bahasa arab juga diperngaruhi oleh sejak kapan ia belajar bahasa !rab,
apakah dari ") atau 9. 3arena hal ini sangat berpengaruh dengan proses
pembelajaran dalam kelas. Biasanya beliau memisahkan antara lulusan 9 dengan
"), karena terdapat perbedaan yang signifkan dalam penguasaan materi.
/. 9ata hasil observasi
Penggunaan metode observasi dilakukan dengan +ara terjun langsung ke lapangan
yaitu dengan mengamati guru yang sedang mengajar serta siswa yang sedang
belajar. !dapun hasil observasi adalah:
;* 4uru bahasa !rab dalam mengajar menggunakan beberapa metode diantaranya
metode +eramah, diskusi kelompok, penugasan dan juga dengan permainan&
permainan yang berhubungan dengan materi pelajaran.
,* 9alam mengajar guru sering mengajukan pertanyaan&pertanyaan baik itu
menyangkut materi sebelumnya atau materi yang sedang dibahas dan siswa pun
diberi kesempatan bertanya dan berfikir.
/* 4uru selalu memperhatikan siswanya, jika pada saat pelajaran berlangsung dan
terdapat siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru maka guru akan
menegurnya.
.* Pada saat pelajaran bahasa !rab, siswa memegang atau memiliki buku paket
bahasa arab sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan berbahasa
!rab.
A* 4uru selalu memberikan motivasi dan dorongan kepada siswanya untuk selalu
semangat dalam belajarnya agar menghasilkan prestasi yang diinginkannya.
.. 9ata hasil angket
!ngket yang diberikan kepada responden terdiri dari ;/ item soal yang diberikan
kepada ./ siswa. etiap item mempunyai / alternatif jawaban sebagai berikut:
a. enang
b. Biasa saja
+. #idak senang
#able
#entang sikap terhadap pelajaran Bahasa !rab
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; enang
Biasa saja
#idak senang
./ /E D-N
, A ;-N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
senang yaitu dengan prosentase D-N dan dapat dikonsultasikan dengan standart
yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu 0BN&;--N adalah tergolong baik
dalam hal sikap siswa terhadap pelajaran bahasa !rab. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui tingkat kesukaan siswa terhadap pelajaran
bahasa !rab.
#able
#entang :ira’ah dan "uhadatsah yang terdapat dalam pelajaran Bahasa !rab
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; angat ulit
Lukup ulit
3adang&kadang
./ /0 0-N
, ;B /-N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
sangat sulit yaitu dengan prosentase 0-N dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal penguasaan :iroa’ah dan muhadasah dalam pelajaran
Bahasa !rab. Pertanyaan diatas digunakan peneliti untuk mengetahui tingkat
kelan+aran siswa dalam memba+a teks !rab.
#able
#entang )nsya’ dan kitabah
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit
Lukup ulit
angat ulit
./ ;. /BN
, ,D B.N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
+ukup sulit yaitu dengan prosentase B.N dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal penguasaan insya%. Pertanyaan diatas digunakan
peneliti untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menulis !rab dan
mengarang dengan menggunakan bahasa !rab.
#able
#entang $atihan dan oal
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit
Lukup ulit
angat ulit
./ ;, /,N
, /; BEN
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
+ukup sulit yaitu dengan prosentase BEN dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal penguasaan latihan soal dalam kitab. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang materi yang
telah diajarkan oleh guru dalam pembelajaran bahasa .
#able
#entang pelajaran yang diberikan oleh guru
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; elalu "engingat
3adang&kadang
#idak "engingat
./ /B E/N
, 0 ;0N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
selalu mengingat yaitu dengan prosentase E/N dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu 0BN&;--N adalah
tergolong baik dalam hal pelajaran yang diberikan guru. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui apakah siswa menyukai pembelajaran yang
diberikan guru dalam pembelajaran bahasa !rab
#able
#entang materi yang diberikan oleh guru
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit ./ /; BBN
Lukup ulit
angat ulit
, ;, /.N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
tidak sulit yaitu dengan prosentase BBN dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal materi yang digunakan guru. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pemahaman siswa
dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan oleh guru.
#able
#entang perasaan anda setelah belajar Bahasa !rab
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit
Lukup ulit
angat ulit
./ /. BDN
, D /;N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
sangat menyukai yaitu dengan prosentase BDN dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal perasaan siswa terhadap pelajaran bahasa !rab.
Pertanyaan diatas digunakan peneliti untuk mengetahui perasaan anak didik dalam
menyikapi pelajaran bahasa !rab.
#able
#entang "etode "engajar
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit
Lukup ulit
angat ulit
./ /0 E-N
, A ,-N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab selalu
variatif yaitu dengan prosentase E-N dan dapat dikonsultasikan dengan standart yang
dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah tergolong baik dalam hal
penyampaian guru dengan menggunakan metodenya. Pertanyaan diatas digunakan
peneliti untuk mengetahui apakah siswa menyukai metode yang digunakan guru
dalam pembelajaran bahasa !rab
#able
#entang alat peraga yang digunakan oleh guru
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; elalu "enggunakan
3adang&3adang
#idak "enggunakan
./ /A E-N
, . ;-N
/ . ;-N
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
selalu menggunakan yaitu dengan prosentase E-N dan dapat dikonsultasikan
dengan standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong baik dalam hal alat peraga yang digunakan oleh guru. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui perangkat&perangkat yang dipakai guru
dalam pembelajaran bahasa !rab.
#able
#entang Evaluasi yang diberikan guru
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; #idak ulit
Lukup ulit
angat ulit
./ /A 0-N
, E /-N
/ & &
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
tidak sulit yaitu dengan prosentase 0-N dan dapat dikonsultasikan dengan
standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal evaluasi yang diberikan guru. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami
pelajaran yang diajarkan oleh guru.
#able
#entang tugas yang diberikan guru
7O 3riteria 7ilai 7 H Prosentase
; elalu mengrjakan
3adang&kadang
#idak mengerjakan
./ /; 0-N
, E ,-N
/ . ;-N
9ari table di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden menjawab
selalu mengerjakan yaitu dengan prosentase 0-N dan dapat dikonsultasikan
dengan standart yang dikeluarkan oleh uharsimi !rikunto yaitu ABN&0AN adalah
tergolong +ukup dalam hal tugas yang diberikan oleh guru. Pertanyaan diatas
digunakan peneliti untuk mengetahui apakah murid mampu menyelesaikan tugas
yang diberikan guru pada setiap akhir pelajaran bahasa !rab.
8E3!P)#1$!) P8OE7#!E
7O PE8#!7C!!7
P8OE7#!E
! B L
; ikap siswa terhadap pelajaran bahasa arab D-N ;-N &
,
"enyukai :ira’ah dan muhadatsah yang
terdapat dalam pelajaran Bahasa !rab
0-N /-N &
/
3esulitan memahami insya’ dan kitabah yang
terdapat dalam pelajaran Bahasa !rab
B.N /BN &
. $atihan soal pelajaran yang diberikan oleh guru BEN /,N &
A "engingat pelajaran yang diberikan guru E/N ;0N &
B #entang materi yang diajarkan guru BBN /.N &
0.
#entang perasaan siswa setelah belajar Bahasa
!rab
BDN /;N &
E !pakah metode yang digunakan guru selalu E-N ,-N &
variatif dalam penyampaian materi pelajaran
D
etiap pembelajaran guru menggunakan alat
peraga
E-N ;-N ;-N
;- 3esulitan saat evaluasi dilaksanakan 0-N /-N &
;;
!pakah anda selalu mengerjakan tugas yang
diberikan olh guru
0-N ,-N ;-N
etelah diketahui prosentase dari masing&masing item pertanyaan tentang
kegiatan belajar mengajar bahasa !rab, maka dapat diketahui bahwa tingkat
efektifitas pembelajaran bahasa !rab sangat efektif.
A. 9ata hasil raport
1ntuk mengetahui penerapan sebuah kitab dapat dikatakan efektif apabila
hasil yang diperoleh siswa juga baik. 3arena hal itu merupakan tolak ukur
terakhir dalam menentukan keefesienan tersebut. 9isini penulis juga akan
menyajikan data hasil belajar yang diperoleh siswa kelas ;, , dan / selama
setahun, untuk mengetahui tingkat efektifitas pembelajaran di "#s "a’rif $egok.
7ilai kemudian dikonsultasikan dengan data interpretasi nilai yaitu. E-&;-- sangat
baik, 0-&0D baik, B-&BD +ukup dan jelek -&AD, untuk memperkuat data dan
penelitian ini maka peneliti sajikan data nilai kelas ;, , dan /.
#able
9aftar nilai ;, , dan /
7O 3elas ; 7ilai 3elas , 7ilai 3elas / 7ilai
;
,
/
.
A
B
0
E
D
;-
;;
;,
;/
;.
;A
a. K.a/aa- (uru
1ntuk mempermudah mengetahui keadaan 4uru "adrasah )btidaiyah
9esa $egok 3e+amatan $ohbener 3abupaten )ndramayu maka dapat dilihat pada
tabel ) sebagai berikut :
TABE I
%ata T.-aga p.-ga,ar MI Ma*ari? .gok
N
O
NAA !"# $%#A$"$AN&
&A! !A'()
*A+A$AN #%N,(,(-A
N
A!AA$
1 )./0120 ! (3 6 *450
1964
-6/757 , 2 !%&O-
2 879010: # (3 12;10; &4<4 , 2 !%=>(&%
1978 ,%
3 )7:?79 ! (?3 16;05;
1977
&4<4 , 2 !%&O-
4 N7@.<0: ! (?3 07 *410
1978
&4<4 , 2 !%&O-
5 A?01
?7@A717
! (?3 12 *450
1978
&4<4 BA !%&O-
6 )4CD79
75:0575
! (3 6 B6/9
1980
&4<4 BA !%&O-
7 14<0d7: / (?3 16;12;
1980
&4<4 BA !%&O-
B. K.a/aa- Siswa
3eadaan siswa yang ada di ") "a’rif $egok 3e+amatan $ohbener
3abupaten )ndramayu berdasarkan stanbuk siswa berjumlah DD siswa, terdiri dari
A- siswa $aki&laki dan .D siswa Perempuan. !dapun data tersebut dapat dilihat
pada tabel )) sebagai berikut :
TABE =
%ata K.a/aa- siswa MI Ma*ri? .gok
#+ !.-is
K.lami-
K.las !umlah
I II III IV V VI
; E E ;, 0 ;- A A-
, P D ;; D 0 0 E .D
!umlah 9A 9< =9 9: 98 99 DD
>. Sara-a /a- Prasara-a
9. .tak (.ogra?is MI Ma*ri? .gok
arana dan Prasarana merupakan hal yang mutlak bagi suatu lembaga
pendidikan seperti ") "a’rif, "engingat keadaan sarana dan prasarana unsur
penunjang yang sangat penting. Proses kegiaatan pembinaan di "a’rif tanpa
adanya sarana dan Prasarana memadai sangat sulit untuk menghasilkan anak didik
yang berprestasi dan berkualitas
9engan adanya fasilitas dan prasarana bagi lembaga penddidikan sangat
mutlak di perlukan yaitu berupa alat&alat pendidikan, sebab dengan terpenuhinya
sarana bagi lembaga pendidikan akan memperlan+ar proses belajar mengajar.
9engan demikian kemajuan yang di +apai oleh seluruh pengelola pendidikan akan
mudah teratasi.
Proses berlangsungnya suatu kegiatan baik yang terprogram maupun
monoprogram sangat ditentukan oleh keadaan dua prasarana sebagai alat
kelan+aran suatu kegiatan tersebut. Begitu juga proses berlangsungnya suatu
kegiatan yang di+anangkan oleh sebuah lembaga pendidikan dimana biasanya
didalamnya terdapat bebagai ragam kegiatan intrakurikuler dan proses kegiatan
belajar mengajar, tentu memerlukan fasilitas yang menunjang sebagai program,
untuk men+apai tujuan yang diharapkan oleh lembaga pendidikan ") ma’rif
$egok.
arana dan prasarana di ") "a’rif $egok 3e+amatan $ohbener 3abupaten
)ndramayu diantaranya adalah sebagai berikut :
9ari letak geografis ") "a’rif $egok 3e+amtan $ohbener 3abupaten
)ndramayu adalah sekitar O ,- 3" dari arah selatan kota )ndramayu, sedangkan
jarak kantor kuwu 9esa $egok O ; 3". kemudian lokasi tepatnya yaitu didepan
"asjid $egok Blok 3olot, disebelah utara 9esa 3rasak pulo dan sebelah timur
sungai +imanuk.
a. ebelah utara berbatasan dengan wilayah 9esa $ohbener
b. ebelah timur berbatasan dengan sungai +imanuk
+. ebelah selatan berbatasan dengan 9esa Bojong lawi
d. ebelah barat berbatasan dengan 9esa =aru.
9ilihat dari letak geografis, ") "a’rif legok sangat mudah untuk
dijangkau karena dapat ditempuh dengan seperti halnya, sepeda, jalan kaki, dan
kendaraan bermotor.
Proses berlangsungnya suatu kegiatan baik yang terprogram maupun
monogram sangat ditentukan oleh keadaan dan prasarana sebagai alat kelan+aran
suatu kegiatan tersebut. Begitu proses berlangsungnya suatu kegiatan yang
dilaksanakan oleh suatu lembaga pendidikan dimana biasanya didalamnya
terdapat berbagai raganm kegiatan )ntrakurikuler dan proses kegiatan belajar
mengajar, tentu memerlukan fasilitas yang menunjang sebagai realita untuk
men+apai tujuan yang diharapkan oleh suatu lembaga pendidikan yang
bersangkutan.
=. Fasilitas Sara-a /a- Prasara-a
a. Hasilitas Bangunan
e+ara umum keadaan ") "a’rif 9esa $egok 3e+amatan $ohbener
3abupaten )ndramayu dikatakan baik, ruang belajar serat fasilitas yang ada masih
layak untuk digunakan, terdiri dari :
& 8 uang 3antor dan 3epala ekoalh
& 8uang belajar B (enam* buah
& =L ekolah untuk 4uru dan "urid
& "asjid
& $apangan
+. Hasilitas Belajar "engajar
& "eja "urid sebanyak ;-- buah
a. 3ursi murid sebanyak ,-- buah
b. $emari sebanyak B Buah
+. "eja 4uru sebanyak E Buah
d. 3ursi guru sebanyak E Buah
alah satu yang menunjang sarana untuk siswa ") "a’rif yang biasanya disuplai
dari para donator dan tidak menutup kemungkinan masih membutuhkan dana
tambahan dari masyarakat.
1ntuk pengelola dana tersebut di alokasikan sesuai kebutuhan sekolah dan murid&
murid ") "a’rif 9esa $egok 3e+amatan $ohbener 3abupaten )ndramayu, seperti
pengadaan buku&buku pelajaran, buku penunjang materi, sarana dan operasional
lainya. )ni dimaksudkan untuk membimbing 9" sesuia dengan tujuan
pendidikan 7asional.
/. Hasilitas Olahraga
Hasilitas Olahraga yang ada di "i "a’rif memang sangat terbatasi, namun hal ini
tidak mengurangi semangat siswa&siswi yang ada di sekolah tersebut untuk
melakukan olahraga setiap hari sabtu dan dilakukan oleh masing&masing kelas
sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan .
!dapun fasilitas olahraga yang tersedia di ") "a’rif $egok adalah sebagai
berikut :
a* $apangan Bulu #angkis
b* 8aket . Buah
+* Bola Kolly (. Buah*
d* Bola epak , Buah
e* atu et alat tenis meja
f* , Buah papan Latur

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->