1.

PUISI LAMA, PANTUN TEKA TEKI
A.PENGERTIAN Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan- aturan itu antara lain : 1. Jumlah kata dalam 1 baris 2. Jumlah baris dalam 1 bait 3. Persajakan (rima) 4. Banyak suku kata tiap baris 5. Irama

B. MACAM-MACAM PUISI LAMA 1. MANTRA Mantra adalah merupakan puisi tua, keberadaannya dalam masyarakat Melayu pada mulanya bukan sebagai karya sastra, melainkan lebih banyak berkaitan dengan adat dan kepercayaan. Contoh: Assalammu¶alaikum putri satulung besar Yang beralun berilir simayang Mari kecil, kemari Aku menyanggul rambutmu Aku membawa sadap gading Akan membasuh mukamu

2.GURINDAM Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari Tamil (India) CIRI-CIRI GURINDAM: a. Sajak akhir berirama a ± a ; b ± b; c ± c dst. b. Berasal dari Tamil (India) c. Isinya merupakan nasihat yang cukup jelas yakni menjelaskan atau menampilkan suatui sebab akibat. Contoh : Kurang pikir kurang siasat (a) Tentu dirimu akan tersesat (a)

Barang siapa tinggalkan sembahyang ( b ) Bagai rumah tiada bertiang ( b ) Jika suami tiada berhati lurus ( c ) Istri pun kelak menjadi kurus ( c )

3. SYAIR Syair adalah puisi lama yang berasal dari Arab. CIRI - CIRI SYAIR : a. Setiap bait terdiri dari 4 baris b. Setiap baris terdiri dari 8 ± 12 suku kata c. Bersajak a ± a ± a ± a d. Isi semua tidak ada sampiran e. Berasal dari Arab Contoh : Pada zaman dahulu kala (a) Tersebutlah sebuah cerita (a) Sebuah negeri yang aman sentosa (a) Dipimpin sang raja nan bijaksana (a) Negeri bernama Pasir Luhur (a) Tanahnya luas lagi subur (a) Rakyat teratur hidupnya makmur (a) Rukun raharja tiada terukur (a) Raja bernama Darmalaksana (a) Tampan rupawan elok parasnya (a) Adil dan jujur penuh wibawa (a) Gagah perkasa tiada tandingnya (a)

4.PANTUN Pantun adalah puisi Melayu asli yang cukup mengakar dan membudaya dalam masyarakat. CIRI ± CIRI PANTUN : 1. Setiap bait terdiri 4 baris 2. Baris 1 dan 2 sebagai sampiran 3. Baris 3 dan 4 merupakan isi 4. Bersajak a ± b ± a ± b

Baris kedua dan keempat pada bait pertama dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait kedua. Dan seterusnya Contoh : Lurus jalan ke Payakumbuh. Kayu jati bertimbal jalan Di mana hati tak kan rusuh. SELOKA (PANTUN BERKAIT) Seloka adalah pantun berkait yang tidak cukup dengan satu bait saja sebab pantun berkait merupakan jalinan atas beberapa bait. Ibu mati bapak berjalan Kayu jati bertimbal jalan. Berasal dari Melayu (Indonesia) Contoh : Ada pepaya ada mentimun (a) Ada mangga ada salak (b) Daripada duduk melamun (a) Mari kita membaca sajak (b) MACAM-MACAM PANTUN 1. DILIHAT DARI BENTUKNYA a. Baris kedua dan keempat pada bait kedua dipakai sebagai baris pertama dan ketiga bait ketiga c. PANTUN BIASA Pantun biasa sering juga disebut pantun saja. Setiap baris terdiri dari 8 ± 12 suku kata 6. Contoh : Kalau ada jarum patah Jangan dimasukkan ke dalam peti Kalau ada kataku yang salah Jangan dimasukan ke dalam hati 2. CIRI-CIRI SELOKA: a.5. b. Turun angin patahlah dahan .

Setiap baris terdiri dari 8 ± 12 suku kata Contoh : Dahulu parang. Bila terdiri dari delapan baris. PANTUN KILAT ( KARMINA ) CIRI-CIRINYA : a. Setiap bait terdiri dari 2 baris b. 8. 10 dan seterusnya. Bersajak a ± a e.Ibu mati bapak berjalan. susunannya tiga sampiran dan tiga isi. tetapi harus genap misalnya 6. sajaknya a ± b ± c ± d ± a ± b ± c ± d Contoh : Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak pun beli sampiran Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanak pun cari isi Induk semang cari dahulu 4. susunannya empat sampiran dan empat isi. Ke mana untung diserahkan 3. Jika satiu bait berisi delapan baris. Jika satu bait berisi enam baris. Jadi : Apabila enam baris sajaknya a ± b ± c ± a ± b ± c. Baris pertama merupakan sampiran c. TALIBUN Talibun adalah pantun jumlah barisnya lebih dari empat baris. Baris kedua merupakan isi d. sekarang besi (a) Dahulu sayang sekarang benci (a) .

2. PANTUN JENAKA Contoh : Elok rupanya pohon belimbing Tumbuh dekat pohon mangga Elok rupanya berbini sumbing Biar marah tertawa juga 2. PANTUN TEKA-TEKI Contoh : Kalau puan.4. DILIHAT DARI ISINYA 2. PANTUN ORANG TUA Contoh : Asam kandis asam gelugur Kedua asam riang-riang Menangis mayat di pintu kubur Teringat badan tidak sembahyang 2.1. PANTUN ANAK-ANAK Contoh : Elok rupanya si kumbang jati Dibawa itik pulang petang Tidak terkata besar hati Melihat ibu sudah datang 2.5.2. PANTUN ORANG MUDA Contoh : Tanam melati di rama-rama Ubur-ubur sampingan dua Sehidup semati kita bersama Satu kubur kelak berdua 2. puan cemara Ambil gelas di dalam peti .3.

pilihan kata. Jadi dia harus berpikir untuk memilih kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya. puisi baru lebih bebas. dan gaya bahasanya. c) Banyak mempergunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain. e) Tiap-tiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis) f) Tiap gatranya terdiri atas dua kata (sebagian besar) : 4-5 suku kata. Puisi Baru Puisi baru disebut puisi modern. Hakikat puisi ada tiga hal.Kalau tuan bijak laksana Binatang apa tanduk di kaki 2. Kepadatan Puisi sangat padat makna atau pesan. Unsur-unsur keindahan dalam puisi misalnya rima. maupun rima. irama. Bahasa kias adalah ucapan yang tidak langsung. 1. hakikat puisi tetap dipertahankan seperti rima. suku kata. 3. Jenis-jenis Puisi Baru Menurut isinya. puisi dibedakan atas : a) Balada adalah puisi berisi kisah/cerita b) Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan. penulis hanya mengemukakan inti masalahnya. simetris. kata-kata perlu dipilih supaya mampu mengungkapkan gagasan yang sebenarnya. Ciri-ciri Puisi Baru a) Bentuknya rapi. Meskipun demikian. Jadi. 2. tanah air. Ekspresi tidak langsung Puisi banyak menggunakan kata kiasan. Kalau puisi lama sangat terikat pada aturan-aturan yang ketat. Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris. irama. pilihan kata yang tepat. atau pahlawan c) Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa . Artinya. dll. 2. yaitu: 1. Sifat seni atau fungsi estetika Sebuah puisi haruslah indah. d) Sebagian besar puisi empat seuntai. b) Mempunyai persajakan akhir (yang teratur). Bentuk puisi baru lebih bebas daripada puisi lama.

Dengan hikmat selalu kupandang patung-Mu menitikkan darah dari tangan dan kaki dari mahkota duri dan membulan paku Yang dikarati oleh dosa manusia.K) . Contoh dari Jenis-jenis Puisi Baru Contoh jenis puisi menurut isinya : a) BALADA Puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul ³ Balada Matinya Aeorang Pemberontak´ b) HYMNE Bahkan batu-batu yang keras dan bisu Mengagungkan nama-Mu dengan cara sendiri Menggeliat derita pada lekuk dan liku bawah sayatan khianat dan dusta.d) Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup e) Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih f) Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan g) Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik Sedangkan macam-macam puisi baru dilihat dari bentuknya antara lain: a) Distikon b) Terzina c) Quatrain d) Quint e) Sektet f) Septime g) Oktaf/Stanza h) Soneta 3. Tanpa luka-luka yang lebar terbuka dunia kehilangan sumber kasih Besarlah mereka yang dalam nestapa mengenal-Mu tersalib di datam hati. (Saini S.

perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis mempercepat kelam. desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. rumah tua. Kapal. sedu penghabisan bisa terdekap (Chairil Anwar) . Berjalan menyisir semenanjung. Aku sendiri. pada cerita tiang serta temali. Tiada lagi.c) ODE Generasi Sekarang Di atas puncak gunung fantasi Berdiri aku. ke tempat berjuang Generasi sekarang di panjang masa Menciptakan kemegahan baru Pantoen keindahan Indonesia Yang jadi kenang-kenangan Pada zaman dalam dunia (Asmara Hadi) d) EPIGRAM Hari ini tak ada tempat berdiri Sikap lamban berarti mati Siapa yang bergerak. Ada juga kelepak elang menyinggung muram. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. dan dari sana Mandang ke bawah. (Iqbal) e) ELEGI Senja di Pelabuhan Kecil Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang. masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat. merekalah yang di depan Yang menunggu sejenak sekalipun pasti tergilas.

(Rendra) Contoh jenis puisi dari bentuknya : a) DISTIKON Contoh : Berkali kita gagal Ulangi lagi dan cari akal Berkali-kali kita jatuh Kembali berdiri jangan mengeluh (Or. Mandank) b) TERZINA Contoh : Dalam ribaan bahagia datang Tersenyum bagai kencana Mengharum bagai cendana Dalam bah¶gia cinta tiba melayang Bersinar bagai matahari Mewarna bagaikan sari Dari . dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan. termangu-mangu dl kaki dewi kesenian.f) SATIRE Aku bertanya tetapi pertanyaan-pertanyaanku membentur jidad penyair-penyair salon. yang bersajak tentang anggur dan rembulan. sementara ketidakadilan terjadi di sampingnya. Madah Kelana Karya : Sanusi Pane c) QUATRAIN Contoh : Mendatang-datang jua .

M.Kenangan masa lampau Menghilang muncul jua Yang dulu sinau silau Membayang rupa jua Adi kanda lama lalu Membuat hati jua Layu lipu rindu-sendu (A. Mandank) e) SEXTET Contoh : Merindu Bagia Jika hari¶lah tengah malam Angin berhenti dari bernafas Sukma jiwaku rasa tenggelam . Daeng Myala) d) QUINT Contoh : Hanya Kepada Tuan Satu-satu perasaan Hanya dapat saya katakan Kepada tuan Yang pernah merasakan Satu-satu kegelisahan Yang saya serahkan Hanya dapat saya kisahkan Kepada tuan Yang pernah diresah gelisahkan Satu-satu kenyataan Yang bisa dirasakan Hanya dapat saya nyatakan Kepada tuan Yang enggan menerima kenyataan (Or.

Dalam laut tidak terwatas Menangis hati diiris sedih (Ipih) f) SEPTIMA Contoh : Indonesia Tumpah Darahku Duduk di pantai tanah yang permai Tempat gelombang pecah berderai Berbuih putih di pasir terderai Tampaklah pulau di lautan hijau Gunung gemunung bagus rupanya Ditimpah air mulia tampaknya Tumpah darahku Indonesia namanya (Muhammad Yamin) g) STANZA ( OCTAV ) Contoh : Awan Awan datang melayang perlahan Serasa bermimpi. lupa di diri Bertambah halus akhirnya seri Dan bentuk menjadi hilang Dalam langit biru gemilang Demikian jiwaku lenyap sekarang Dalam kehidupan teguh tenang (Sanusi Pane) h) SONETA Contoh : Gembala Perasaan siapa ta µkan nyala ( a ) Melihat anak berelagu dendang ( b ) . serasa berangan Bertambah lama.

pahlawan. b) Hymne Ciri-ciri hymne Lagu pujian untuk menghormati seorang dewa. Ciri-ciri dari Jenis Puisi Baru Ciri puisi dari Jenis isinya : a) Balada Ciri-ciri balada Balada jenis ini terdiri dari 3 (tiga) bait. pengertian himne menjadi berkembang. Kemudian skema rima berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c.Seorang saja di tengah padang ( b ) Tiada berbaju buka kepala ( a ) Beginilah nasib anak gembala ( a ) Berteduh di bawah kayu nan rindang ( b ) Semenjak pagi meninggalkan kandang ( b ) Pulang ke rumah di senja kala ( a ) Jauh sedikit sesayup sampai ( a ) Terdengar olehku bunyi serunai ( a ) Melagukan alam nan molek permai ( a ) Wahai gembala di segara hijau ( c ) Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau ( c ) Maulah aku menurutkan dikau ( c ) (Muhammad Yamin) 4. seorang pahlawan. . Tuhan. tanah air. masing-masing dengan 8 (delapan) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b. atau alma mater (Pemandu di Dunia Sastra). Sekarang ini. dewa. Larik terakhir dalam bait pertama digunakan sebagai refren dalam bait-bait berikutnya. berisi pujian terhadap sesuatu yang dihormati (guru. Himne diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan. Tuhan) yang bernafaskan ke-Tuhan-an.

sajak 2 seuntai ‡ Distikon (Greek: 2 baris) ‡ Rima ± aa ± bb b) Terzina Terzina (Itali: 3 irama) c) Quatrain ‡ Quatrain (Perancis: 4 baris) ‡ Pada asalnya ada 4 rangkap ‡ Dipelopori di Malaysia oleh Mahsuri S. persoalan kasih sayang. g) Satire Satura (Latin) . kecaman tajam terhadap sesuatu fenomena. terutama karena kematian/kepergian seseorang. e) Romance Romantique (Perancis). ada teladan. didaktik. rindu dendam. tidak puas hati satu golongan (ke atas pemimpin yang pura-pura.N. sindiran . serta kasih mesra f) Elegi Ciri-ciri elegi Sajak atau lagu yang mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih atau rindu. ikhtibar. keindahan perasaan. rasuah. nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman. bernada anggun. membahas sesuatu yang mulia. . unsur pengajaran.c) Ode Ciri-ciri ode Ciri ode nada dan gayanya sangat resmi (metrumnya ketat). bersifat menyanjung baik terhadap pribadi tertentu atau peristiwa umum. zalim etc) Ciri puisi dari Jenis bentuknya : a) Distikon ‡ 2 baris. d) Epigram Epigramma (Greek).

d) Quint Pada asalnya. y Dua terzina merupakan isi dan merupakan satu kesatuan yang disebut isi yang disebut sextet. y Bagian sampiran biasanya berupa gambaran alam ySextet berisi curahan atau jawaban atau kesimpulan daripada apa yang dilukiskan dalam ocvtav . yJumlah suku kata dalam tiap-tiap baris biasanya antara 9 ± 14 suku kata yRima akhirnya adalah a ± b ± b ± a. yPeralihan dari octav ke sextet disebut volta yPenambahan baris pada soneta disebut koda. d ± c ± d. . yang terdiri atas 2 quatrain dan 2 terzina y Dua quatrain merupakan sampiran dan merupakan satu kesatuan yang disebut octav. rima Quint adalah /aaaaa/ tetapi kini 5 baris dalam serangkap diterima umum sebagai Quint (perubahan ini dikatakan berpunca dari kesukaran penyair untuk membina rima /aaaaa/ e) Sextet ‡ sextet (latin: 6 baris) ‡ Dikenali sebagai µterzina ganda dua¶ ‡ Rima akhir bebas f) Septima ‡ septime (Latin: 7 baris) ‡ Rima akhir bebas g) Oktav ‡ Oktaf (Latin: 8 baris) ‡ Dikenali sebagai µdouble Quatrain¶ h) Soneta ciri ± ciri soneta : yTerdiri atas 14 baris yTerdiri atas 4 bait. jadi sifatnya subyektif. a ± b ± b ± a. c ± d ± c.

Sejak itulah sastra tulisan mulai dikenal dan sejak itu pulalah babak-babak sastra pertama dalam rentetan sejarah sastra Indonesia mulai ada. Contoh: Makan tangan = memperoleh keuntungan besar Buah hati = kekasih atau orang yang sangat dicintai. b. Setelah agama dan kebudayaan Islam masuk ke Indonesia. dan bentuk tulisan pun mulai banyak dikenal. karakter. Adapun bentuk-bentuk sastra prosa lama adalah: 1. masyarakat menjadi akrab dengan tulisan.Kata-kata sebutan yang digunakan dengan cara tersebut dinamakan bahasa kiasan. Prosa lama merupakan karya sastra yang belum mendapat pengaruh dari sastra atau kebudayaan barat. menasihati. atau keadaan tubuh yang dimilikinya. disebabkan karena belum dikenalnya bentuk tulisan. . Contoh: Malu bertanya sesat di jalan Sesal dahulu pendapatan. Contoh: Tua-tua keladi . PROSA LAMA Karya sastra prosa dapat diklasifikasikan berdasarkan pembabakannya menjadi prosa lama dan prosa baru. Kiasan Ungkapan tertentu untukmenyampaikan maksud yang sebenarnya kepada seseorang karena sifat. Tamsil Tamsil (ibarat) adalah suatu peribahasa yang berusaha memberikan penjelasan dengan perumpamaan dengan maksud menyindir. diantaranya: a. Prosa lama adalah prosa yang hidup dan berkembang dalam masyarakat lama Indonesia.makin tua makin menjadi. kena air lemut juga. Karya sastra prosa lama yang mula-mula timbul disampaikan secara lisan. atau memperingatkan seseorang dari sesuatu yang dianggap tidak benar. Bidal terdiri dari beberapa macam.3. c. Bidal Bidal adalah cara berbicara dengan menggunakan bahasa kias. Pepatah Pepatah adalah suatu peri bahasa yang mengunakan bahasa kias dengan maksud mematahkan ucapan orang lain atau untuk menasehati orang lain. Keras-keras kersik. sesal kemudian tidak berguna.

e. yang diceritakan dalam hikayat kadang tidak masuk akal. Selain berisikan peristiwa sejarah. Namun dalam hikayat banyak mengambil tokoh -tokoh dalam sejarah. berasal dari bahasa Arab. Contoh: Seperti anjing makan tulang Seperti durian dengan mentimun. Contoh: Ladang Padang. juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah atau Tambo Sejarah disebut juga Tambo. pangeran. yaitu bentuk sastra lama yang berisikan cerita kehidupan para dewi. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama. Sejarah adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. namun isinya tidakbermakna. Contoh: Hikayat Hang Tuah Kabayan Si Pitung 3.d. Bual anak Deli: maksudnya membual seperti membualnya daerah Deli yang terus menerus. Pemeo Pemeo adalah suatu peribahasa yang digunakan untuk berolok-olok. 2. benda. Contoh: . menyindir atau mengejek seseorang atau suatu keadaan. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Hikayat Hikayat berasal dari India dan Arab. yaitu dari kata sajaratun yang berarti pohon.kesaktian dan kekuatan luar biasa yang dimiliki seseorang.putri kerajaan. Perumpamaan Perumpamaan adalah suatu peribahasa yang digunakan seseorang dengan cara membandingkan suatu keadaan atau tingkah laku seseorang dengan keadaan alam. orang Betawi: maksudnya berlagak seperti orang Padang padahal dia orang Betawi atau orang Betawi yang berlagak kepadang-padangan. serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib. atau makhluk alam semesta. peri.

Contoh: Cerita Si Kancil yang Cerdik Dongeng Perlombaankancil dan siput d.peri ataupun Tuhan. atau kejadian di suatu tempat atau daerah.Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612. Sage Dongeng tentang kepahlawanan. 4.keperkasaan. Itulah sebabnya dongeng disebut juga cerita pelipur lara. Contoh. Dongeng Kesaktian Hang Tuah Dongeng Kesaktian dan keperkasaan Patih Gajah Mada c. Contoh: Cerita Dewi Sinta yang diculik oleh Rahwana Cerita Nyi Roro kidul Dongeng Abu Nawas b. benda. seperti dewa. Contoh: . serta kesaktian raja. Fabel Fabel adalah dongeng tentang binatang yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia. Mite Dongeng yang berisikan tentang hal-hal yang gaibatau alam gaib. Fungsi dongeng hanyalah sebagai penghibur hati saja atau pelipur lara. asal-usul suatu tempat. pangeran atau tokoh-tokoh tertentu. Dongeng Bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yangluar biasa dengan penuh khayalan. Legenda Dongeng tentang suatu kejadian alam. Bentuk-bentuk cerita dongeng: a.

Yang sombong akan dinasehati dengan cerita Firaun. CeritaPak Belalang. antara lain: a. Misalnya. orang yang pelit akan dinasehati dengan cerita Haji Bakhil atau Haji Pelit. . Penggeli Hati Penggeli hati adalah cerita komedi yang berkembang dalam suatu masyarakat. dll. Kisah Karya sastra lama yang berisikan cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorang dari suatu tempat ke tempat lain. Abu Nawas. f.Cerita tentang Tangkuban perahu Dongeng Malinkundang Dongeng terjadinya Kota Bandung e. Contoh: Si Kabayan. Kisah Abdullah ke Jedah. Contoh kisah dalam karya sastra lama. Cerita perumpamaan Dongeng yang mengandung kiasan atau ibarat yang berisi nasihat dan bersifat mendidik. 5.Cerita Lebai Malang. Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan b.

Belenggu oleh Armijn Pane. yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis. yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya.4. Salah Asuhan oleh Abdul Muis. . Roman sejarah. Surapati oleh Abdul Muis. Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. roman dibedakan atas beberapa macam. d. Percobaan Seria oleh Suman HS. alur bercabangcabang. e. atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh. banyak digresi (pelanturan). pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. b. Neraka Dunia oleh Adinegoro. peristiwaperistiwa sejarah. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. Tambera oleh Utuy Tatang Sontani. Roman detektif. Darah Muda oleh Adinegoro. yang di dalamnya terselip maksud tertentu. Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS. Dalam roman. memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Contoh: Layar Terkembang oleh Sutan Takdir Alisyahbana. Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS. atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. Bentuk-bentuk prosa baru adalah sebagai berikut: 1. Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja. antara lain sebagai berikut: a. Roman sosial. PROSA BARU Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Berdasarkan kandungan isinya. Iskandar. c. Sati. Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut. Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Roman psikologis. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. Iskandar. Roman bertendens. Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Roman.

Dr. Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen. alur. Teman Duduk oleh Moh. Ki Hajar Dewantara. adalah bentuk prosa baru yang menceritakam sebagian kecil dari kehidupan pelakunya yang terpenting dan paling menarik. adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. film. adalah pembicaraan / pertimbangan / ulasan suatu karya (buku.). politik. 4. Di dalam cerpen boleh ada konflik atau pertikaian. sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati. novel pada realisme. 3. lika roman condong pada idealisme. Contoh: Soeharto Anak Desa.2. menurut selera pribadi penulis sehingga bersifat sangat subjektif atau sangat pribadi. dan yang mengandung konflik. Ziarah oleh Iwan Simatupang. Esai. dll. dll. Wajah yang Bembah oleh Trisno Sumarjo. B. film. akan telapi hat itu tidak menyebabkan perubahan nasib pelakunya.A. Resensi. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perobahan nasib pelaku. Kritik. . Prof. Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari ebrbagai aspek seperti tema. Navis. 6. 5. Contoh: Ave Maria oleh Idrus. adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi. Contoh: Radio Masyarakat oleh Rosihan Anwar. berasal dari Italia yaitu novella µberita¶. Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer. Bola Lampu oleh Asrul Sani. drama. Isinya bisa berupa hikmah hidup. Cerpen.I Habibie. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting. adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (otobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Novel. Kosim. perwatakan. ataupun komentar tentang budaya. Surabaya oleh Idrus. renungan. paling menarik. fenomena sosial. Robohnya Surau Kami oleh A. dll. Riwayat (biografi). 7. seni. pementasan drama. dialog. tanggapan.

Perbedaan antara prosa lama dan baru adalah sebagai berikut : Prosa lama 1. 4. dsb. novel. Dinamis. Bersifat fantastis. Nama pencipta selalu dicantumkan . bentuknya hikayat. Rakyat Sentris. mengambil bahan dari rakyat sekitar 3. bentuknya roman. dongeng 4. drama. Statis. kisah. Realistis. lamban perubahannya 2. perubahannya cepat 2. Di pengaruhi sastra Barat 5. bersifat kerajaan 3. Tidak ada pengarang atau anonim Prosa baru 1. cerpen. Istana Sentris. Di pengaruhi sastra Hindu dan Arab 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful