Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian Kode Unit : BSDC - 0305 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Maret 2002

Daftar Isi BAB 1 PENGANTAR ................................................................ ......................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini............................................ ......................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ..................... ...... 1 Definisi ....................................................................... ................................................. 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi ................................................ .......................... 2 Simbol ......................................................................... ................................................2 Terminologi .................................................................... ............................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................... ................................ 5 Peran Pelatih................................................................... ............................................ 5 Strategi Penyajian ............................................................. .......................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini...................... ............5 Peraturan ...................................................................... .............................................. 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ............................. ............ 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI........................................................ ..............................7 Judul Unit ..................................................................... ............................................... 7 Deskripsi Unit.................................................................. ............................................7 Kemampuan Awal ................................................................. ...................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ..................................... ........................ 7 Variabel ....................................................................... ................................................ 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok.............................................. ......................... 9 Konteks Penilaian .............................................................. ....................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................ ................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................... ................................12

Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini...................... ......... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 STRATEGI PENYAJIAN ....................................................... ............................... 13 A Recana Materi ................................................................ ................................... 13 B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi........................................... ................. 17 C Materi Pendukung Untuk Pelatih ............................................... ........................ 25 Lembar Informasi ............................................................... ........................... 26 Tugas .......................................................................... .................................. 71 Transparansi ................................................................... .............................. 83 BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI .................................................... ................................ 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? ............................................ ...................... 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................... ................ 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki............................................... ...................... 104 Kualifikasi penilai............................................................. ........................................ 104 Ujian yang disarankan........................................................... .................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:................................... .....................111 Lembar Penilaian ............................................................... ..................................... 113 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit i nii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik. sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja. termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan o leh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca. Definisi . Menulis & Berhitung Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca. interpretasi dan membuat teks. contohco ntoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki. Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka. Strategi pembelajaran/penyampaian. agar dapat memastikan relevansi pelatihan. Berdasarkan kepada standar kompetensi y akni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan . Masalah yang disarankan akan memberikan su atu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Penekanan utama adalah te ntang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan.Bab 1 Pengantar BAB 1 PENGANTAR Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

doc . pelajar atau sebagai peserta.Dalam bahan pelatihan. fasilitator atau sebagai supervisor. Dalam situasi pelat ihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa. Mi rip dengan itu. mentor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 1 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dalam situasi pelat ihan anda. seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru.

sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. sosial. Berikut penje lasan tentang simbol: Simbol Keterangan HO Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta OHT Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart. Penilaian Tugas Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan Tugas Tugas / kegiatan atau aktivitas yang harus diselesaikan. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhk an oleh industri. Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi . sesuai de ngan standard yang sudah ditetapkan. agama atau latar belakang pendidi kan. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para te naga kerja di suatu area tertentu. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. kultur. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. sikap yan g diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. jenis kelamin. pengetahuan.

Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan menguku r unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan.doc . Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 2 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. menganalisis. menggunakan ide-ide tekni kmatemmatis . bekerja dengan orang la in dalam sebuah team. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana seb uah unit kompetensi harus dinilai.sebagai beri kut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor.Supervisor melakukan . Kontek Penilaian Menetapkan dimana.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila m elakukan penilaian. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaia n unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. Elemen Elemen atau sub. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatiha n.Ini meliputi: mengumpulkan. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebua h unit kompetensi. memecahkan masalah menggunakan teknologi.

pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. 3 Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin, ya ng diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelat ihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pela tihan institusi / organisasi yang bersangkutan. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetap kan oleh industri. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai b ersama. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 3 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Na sional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai komp etensi dalam suatu unit.kompetensi. Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan. Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC- Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan, pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berk aitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastik an bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok)

Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/t rampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja, yang mana pengumpulan bukti r elevan dengan apa yang dinilai. Misal, untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila men ggunakan prformance test (tes penampilan). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 4 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. pertimbangkanlah pertanyaanp ertanyaan berikut ini: Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang . Untuk memastikan bahwa anda siap bek erja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelaya nan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif.

Contohnya. flip chart.diajarkan. papan tulis. proyector. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 5 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Iayar proyektor.doc . Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian t eori terhadap peserta pelatihan. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai . baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. jika praktik on the job tidak memungkinkan.

Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi ope rasi anda.Markle.THOMSON Penerbit: Festo Didactic Tanggal terbit: 1991 Tempat terbit: Esslingen 1 Judul: Industrial Hydraulic Control Pengarang: Peter Rohner Penerbit: Australian Education Press Pty.Sugi Hartono Penerbit Tarsito Tanggal Terbi 1988 Tempat Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 6 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Thomes.Schrader. M. Tanggal terbit: 1984 Tempat terbit: Melbourne Judul Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Pengarang Drs.CROSER. dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya. Penerbit: Festo Didactic KG Tanggal terbit: 1990 Tempat terbit: Islingen 1 Judul: Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) Pengarang: P.Ltd. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Hydraulics (Basic Level TP 501) Pengarang: D. J.doc . B.

Masalah/indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan. Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. 1. . Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual.2 1. pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya.4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan.3 1.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri. Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. konsultasi operator sistem.1 1. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106). Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 . Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang tekn isi pemeliharaan dengan memiliki sikap.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 7 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

03.4 Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. dites dan diperiksa.2 3. dengan menggunakan prinsip. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.1 3. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik. 4. 2.3 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. 04. perbaikan atau overhol.2 2. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.3 3. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar.2 4. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar.4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip.1 4. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. teknik.1 2.3 2.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak. hasil . Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. apakah perlu penggantian.

Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. pertambangan. transportasi. kemiliteran.perbaikan diverifikasikan. pemindahan / pengurusan barang.doc . Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 8 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dan pelayanan industri-industri.

(c) Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional (d). . (b) Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik . Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja .Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan . Arti istilah-istilah yang digunakan : (a) Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri. Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran. Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja .

doc .Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 9 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Penggantian komponen : Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem . Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan.Bab 3 Standar Kompetensi Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi. Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data.

doc .Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar. Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 10 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 3 Standar Kompetensi Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi. pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian. Aspek Penting Penilaian . perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan. Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. Pengujian geometrik. Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job).

tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri y ang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 11 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit).

Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri kh usus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenu hi.. Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM UNIT INI TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM UNIT INI TINGKAT Mengumpulkan. Mengelola dan Menganalisa Informasi 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika 2 Mengkomunikasikan Ide-ide dan Inforrnasi 2 Memecahkan Masalah 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas 2 Menggunakan Teknologi 2 Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok .. Lihat untuk : Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatiha n unit ini. Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) .Bab 3 Standar Kompetensi terkait. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediaka n program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangk a hanya untuk satu sektor industri saja.. Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan memba ntu memenuhi maksud ini. Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industr i pada umumnya. Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubun gan dengan unit lain. Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahua n dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik .

doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 12 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3 Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. yang diatur sendiri da n bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor.2 . 2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemam puan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi.

Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ket rampilan dan pengetahuan . dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Sistematika Pemeliharaan Arti istilah Diagram sistematika pemeliharaan Diagram sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala Pemeliharaan prakiraan Menemukan Kesalahan Prosedur menemukan kesalahan (gangguan). Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan.3 1. Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. konsultasi operator sistem. 1. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuh i seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi. 2.4 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Pengetesan kesalahan Penyajian konsep Tanya jawab .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 STRATEGI PENYAJIAN A Recana Materi Catatan: 1.1 1.2 1. Penyajian bahan berikut. pengajar.

Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 13 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan hidrolik Melokalisasi Kesalahan Tanya jawab Diskusi OHT Lembar tugas pengujian menggunakan prinsip.3 2. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga Konfirmasi kesalahan Perbaikan kesalahan komponen Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2.1 3. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.1 Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem Peny ajian konsep Handout komponen sistem hidrolik yang rusak. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Penggantian komponen Pemasangan kembali Praktik/latihan 03.2 2.4 fluida.2 .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 Memperbaiki/mengganti 2.

.Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur.doc . Komponen atau subassembly dilepas dari Perbaikan/overhol sistem hidrolik Perencanaan perbaikan/overhol Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 14 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

dites dan diperiksa.assembly Verivikasi komponen atau sub.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. perbaikan atau overhol.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem. diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. hasil perbaikan diverifikasikan.1 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan Pe nyajian konsep Handout penggunaan kembali sistem hidrolik. apakah perlu penggantian. 04.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.4 Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3. Menyerah-terimakan / 4. teknik. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. dengan menggunakan prinsip. kembali sistem hidrolik Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verivikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartuTanya jawab . dan prosedur yang benar Mengisolasi sistem atau sub. 4. 3.

doc .Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 15 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.doc .Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4. kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 16 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout.pengetahuan dan sikap kepada siswa? 1.. Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya.1 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya.doc .4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 17 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1. Keterampilan. HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2.? Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. Menjelaskan sistematika pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan kesempatan tanya jawab . OHT 1. HO 2 8 .tugas / praktek dan overhead transparencies yang co cok/sesuai dengan standar kompetensi.

doc .pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.3 Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan. dan mendemonstrasikannya. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1. konsultasi operator sistem. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 18 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.? kepada siswa? 1. dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan.

/ aslinya.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 19 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi kom ponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. HO 32 37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan c ara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak. ? kepada siswa? 2.doc .

pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. HO 32 37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Tugas 8. dibutuhkan.? kepada siswa? 2.9 2.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 20 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.doc . Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Tugas 8.3 Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog. bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan HO 32 37 pada prosedur operasi standar. OHT 13-18.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.

melabe l.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. penggantian. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya.1 Perencanaan perbaikan / overhol disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan ca ra merencanakan perbaikan/overhol . HO 38-39 OHT 19-20 Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut : Tugas 10 3.doc . memeriksa dan mengetes komponen dan sistem.? kepada siswa? 3. dites dan diperiksa. sesuai dengan prosedur. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar. perbaikan atau overhol. HO 39-40 OHT 19-20 Peserta menyelaikan tugas berikut : Tugas 11 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 21 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. .

teknik. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. HO 40-41 OHT 19-20 Selesaikan tugas-tugas praktik berikut dengan senantiasa menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja Tugas 11 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 22 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. OHT 19-20 Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 11 3. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40 memperoleh spesifikasi.doc .Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. ? kepada siswa? 3. dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi.

HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut. teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 23 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan. yang telah ditentukan pada spesifikasi.1 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. hasil perbaikan/overhol diverifikasikan.doc . ? kepada siswa? 4. Tugas 12 4.

Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.3 Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan d an penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan. sesuai dengan keadaan yang baru.? kepada siswa? 4.doc . Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 24 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek.Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit. yaitu: 1.doc . 3. 2. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. Hal utama yang sesuai dengan handout Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 25 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

.doc . 1..Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta Group: . . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 26 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan . Kegiatan pr a pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan. efektif dan efisien. Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb. Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan ya ng akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran.Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita g unakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan. penyiapan .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1.1) berikut ini menunjukkan suatu siste matika pemeliharaan secara umum. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakuk an agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tid ak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terj adi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula. bukan peker jaan yang asal-asalan. penyedia an peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. pen yiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan d i luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan). Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraia n berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (s adar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujua n agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjaka n secara sistematis . Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. aman. pembiayaan dan kesungguhan. beroperasi dengan lancar.

doc . Kegiatan yang dilakukan seperti : Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 27 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan seti ap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan.sarana penunjang seperti : listrik. air dan udara kempa. persiapan tenaga pelaksana pem eliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan.

1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 28 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) CORECTIVE MAINTENANCE PREVENTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan se cara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. Perbaikan atau overhaul ini b iasa . penggantian oli setiap 2000 jam kerja. monthly dan yearly. yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagia n yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) d engan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan. Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ring an termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerluka n waktu dan biaya tinggi. Pembuatan jadwal itu berda sarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan s ekali (semesteran). Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. servis besar (overhaul) s etiap 4000 jam kerja dan sebagainya. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan aki bat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen deng an biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama.

sedangkan untuk mencapai hasil ya ng optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yan g mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan .doc .dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli. Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 29 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc . Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan y ang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga o rang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaa n Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 30 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau dise but juga pemeliharaan yang tidak baik.

A T T Supervisor TA TA AL AL U J I ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN P E R B A .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO PK PP KM FASILITAS RUSAK D I A G N O S E K E R U S A K A N SISTEMATIKA PERBAIKAN Q.

luar *Test Standar *PK Perhit.2 Skema Sistematika Perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 31 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dalam Bk. perbaikan Jadwal perbaikan Gb.doc .I K A N FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Periksa kerusakan Bk.

Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ). Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai de ngan .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasil itas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas ter sebut dapat berfungsi kembali. Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum.memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan. Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen y ang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa ben gkel pula. P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual. Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak. K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record). Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan. Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongka ran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibong kar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan t elah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipil ih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya. Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi.

jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap. Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan t elah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kem bali hingga dapat difungsikan lagi. misalnya untuk perbaika nperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bil a untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus ata u teknisi ahli. Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai. Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ).doc . Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasa nya dilakukan oleh Supervisor perbaikan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 32 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pelaksana perbai kan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga d i bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki.

Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : Tugas 1 . kedataran dan sebagainya. Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya. tertib dan semp urna rakitannya. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini y aitu : Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 33 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kesikuan. Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas s etelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh. Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan.doc . karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilit as akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan k e line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa per baikan kita. kesentrisan putaran. Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu.

Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. Dengan demikian pem eliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. alat angkut.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 9 2. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat. Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum d an selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. seperti ketebalan beton.1. perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. luas fondasi. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau prev entive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. kedataran dan sebagainya. alat penjepit dan sebagain ya. Bahan pemeliharaan seperti bahan pembersih. alat pemotong. alat penyetel. fondasi mesin harus memenuhi syarat. Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunaka n sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : Untuk mesin-mesin yangstasioner. komposisi campuran beton. . bahan pembilas dan bahan pencegah korosi. Inilah yang disebut dengan prapeme liharaan 2. Sedangkan untuk mesin yang mobile. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang. al at pelumasan dan alat-alat kebersihan.

Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah. Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksana kan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan l ancar. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 34 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 2. Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat.doc .2. karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.

Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan konti nyu. ta at asas dan berkesinambungan (kontinyu). suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila and a mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tin ggi. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik anta ra lain : : (lihat gabar 3) 1. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok 1 2 3 4 Gb.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. tekanan kerja terlalu tinggi.doc . Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan ya ng secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 35 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3. gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 10 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih.

1. Titik-titik pemeriksaan sistem Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 36 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 11 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 2.doc .2. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk. Apabila kurang permukaan oli. Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katupkatup atau unit pengatur Periksa saluransaluran oli Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Gb 4. Beber apa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb. Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Pemeriksaan kondisi oli. m aka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. tambahlah dengan oli yang sama.4) 1).

jangan sampai terbalut oli. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihka n) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. 3). periksa bila ada yang bocor. 2). atau terlalu panas. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. atau kehilangan tenaga hidrolik. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang. o Pipa atau selang peok. Pemeriksaan pendingin (cooler). saluran dan konektor Bersihkan pendingin oli secara berkala.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik. Pemeriksaan katup-katup. Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan. karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. Periksa kebersihan katup. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula. Pemeriksaan silinder atau aktuator Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. 4). Apabila terdapat . Hal ini barangkali karena adanya buih. Periksa saringan oli (oil filter). Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick ) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. o Bocoran udara. Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. Periksa ke-ausan katup. Ingat !. Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. jagalah sir ipsirip pendingin selalu bersih. Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna.

Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. Periksa posisi batang piston. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi. kencangkanlah. bil a posisinya berubah betukan .doc . Bila kendor. Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam.kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 37 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Untuk motor hidrolik, periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam, karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang , periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan perik sa pada permukaan sambungan belahan motor. 5). Pemeriksaan pompa hidrolik. Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat, sudah benar posisinya dan rapat. Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan, apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. 2.2.2. Pencegahan beban lebih. Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). Tekanan kerja terlalu tinggi. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi k apasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan, meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi. Untuk itu periksa dan setel ulang , sesuaikan dengan keperluan. Relief valve tidak berfungsi, mungkin tersumbat, mungkin rusak dan sebagainya, sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih, kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. 2). Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak).

Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu d ibina oleh atasannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 38 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). Suhu yang terlalu tinggi (over heating). Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang) . Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat. Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin, sehingga menghambat perambatan panas. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saj a tinggal dikembalikan kepada penyebabnya, yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut thermal heat expansion . Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik, jauhkanlah dari terkena panas. Pemua ian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem, untuk setiap ken aikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang te

Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrol ik akan pecah. Lihat gambar (Gb.rtutup. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 39 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve.doc . perlu dikosongkan dulu sebel um disimpan.5). Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang sa luran silinder. Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki.

doc .2.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Ikutilah uraian berikut i ni : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 40 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik. Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik.4.5 Silinder dengan thermal relief valve 2. Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfu ngsi sebagai pelumas. Pelumasan.2.3. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya. Meng apa demikian. kar ena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?. Menjaga Kebersihan. karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores. pompa tergan jal. 2. Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersiha nnya. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal.

Jaga kebersiha oli 2). Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industr . Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keri ngkan dengan menggunakan udara dari kompresor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1). Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula. bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih. Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya. Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). maksudnya ialah agar semua komponenn ya dalam keadaan bersih. Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembers ih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal.6. 3). beas dari debu atau kotoran lainnya. Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli. tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan kom ponen tersebut. Gb. Setelah itu oleskan pada komponen zat ( oli) pencegah karat. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas.

i sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu. partikel kecil d ari logam dan kotoran lain yang sejenis.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 41 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang b ersih. Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah c ukup bersih.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik. Bulanan ( Monthly ) o Periksa kondisi konektor (pengikat).doc . gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan. Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu. o Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). apakah ada bocoranbocoran atau tidak. Periode kegiatan Mingguan ( Weekly ) o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang.3. o Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu.7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2. 2. apakah masih baik dan berfungsi. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. o Periksa filter(saringan). penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa. Pemeliharaan Berkala.3.1. Jika memang ada bersihkanlah. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 42 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

poros motor hidrolik dan sebagainya.2. Enam bulanan ( Six monthly). tetapi dalam modul i ni barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya. penyetelan transmisi seperti belt.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak. o Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder. Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula. Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhati kan : Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka. Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. o Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. batang torak. 2. Penambahan oli / cairan hidrolik. Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight . Tahunan o Pemeriksaan mingguan. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. o Penggantian oli / cairan hidrolik . o Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat. bulanan dan enem bulanan. maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang tela h ditentukan. motor hidrolik dan komponen lain. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight g lass. antara lain : 1). kopling dan sebagainya.3.

doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 43 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kemudian tangki hi drolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi. Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2). Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli). oksida oli dan sebagainya akan keluar. oli yang l ama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu.glass. debu. Menguras oli semacam ini sa ngat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti p artikel kelupasan logam. Mengganti oli / cairan hidrolik.

endapan dan sebagainya.8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribu sikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara d apat keluar semuanya dari dalam sistem. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya de ngan penembahan oli tadi yaitu harus bersih. Biasanya memerlukan waktu antara 4 48 jam. Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersih kanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat terseb ut. oksidasi oli. operasikan s istem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dar i sistem. Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. Setelah dirasa c ukup pembilasannya. ap abila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen. teliti. Sekaran g pengisian oli baru boleh dilakukan. Gb. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya siste m hidrolik yang sedang dibilas. Setelah oli pembilas dimasukkan. maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih.doc .9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 44 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Gb. mencapai garis batas oli dan seb againya kemudian tutuplah denganrapat-rapat. Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) denga n menggunakan oli pembilas (khusus). 3).

.

Bila tidak segera diservis. Gb.9d. perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya . oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat.9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Return filter Inlet screen Gb.9c. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. Lihat Gb. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik. Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi. Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan.

doc . Gb.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 45 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.rusk total atau macet.

Komponen juga dapat bocor. maka harus sering . Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali. Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkuran g. buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya. oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas. Tanda bahwa filter tersumbat 4). Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut. membentuk gelembung-gelembung atau membuih. Gb. Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit).9d. Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap. mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. tunggu sampai dingin. Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. atau berbeda ukuran dan sebagainya. Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Kebocoran luar. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : Kebocoran dalam .

diperiksa agar tidak terlanjur besar.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 46 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat. Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. rantai dan sebagainya. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yan g bersambung. penyetelan penjepit selang (hoses fittings). the rmometer dan alat-alat kontrol lainnya. 5). Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis. 2.4. maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan. Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan . Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik. pengencangan sambungan kabel dan la inlainnya. Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge. motor hidrolik . Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah ke giatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan. misalnya pancara n oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengak ibatkan kebakaran yang sangat merugikan. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya.

Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 47 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi.doc .produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti. Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali. Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi . Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order ata u penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga.

Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan Saringan oli atau filter. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan kare t atau karet sintetis atau kulit atau plastik. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik. target produksi terhambat dan masih ad a hal-hal lain lagi yang merugikan. Bila sistem hidrolik berhenti secara ti ba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sis tem hidrolik akan berhenti pula.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya . Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain. Perapat atau perfak atau seal. Pemipaan atau piping. Bantalan atau bearing. sehingga banyak karyawan yang menganggur. kapan harus diganti. Menurut pengalaman. hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan siste m hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus di . dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik y ang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. Belt pada umumn ya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non st op berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Yang perlu diprediksi adalah kapan pipap ipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. antara lain : Sabuk atau belt. Komponen ini juga dapat diperkiraka n masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya.

Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan.doc .ganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 48 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaa n. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut. yaitu : o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan o Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian o Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala.

Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem. 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (f aultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berf ungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja. pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau distur bance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja. maka operat or seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis . Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk men indak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair ord er ). 3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan. Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem. 2) Mencari informasi dari operator. Tentu saja.

Tahapan menemukan gangguan untuk mengambil keputusan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 49 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .7) Uji kesimpulan anda Gb 10.

Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik. Informasi dari operator dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak. aliran fluida. kemudian praktiklah. . 3. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record). Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian.2. 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual). agar memahami betul cara pengoperasian yang benar.1. cara memelihara dan memperbaiki sistem. maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator telah memperbaiki atau telah mengubah posisi switch (mematikan mesin )? Bagaimana mesin / alat itu Gb 12. agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik. jenis komponen. agar anda menguasai cara kerja sistem. step diagram dan grafik urutan kerja.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.

Gb 11.doc . Mempelajari sistem Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 50 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. Meningkatnya suhu. 3. lihat. Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja. Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai d an perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. Tercium bau asing. Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tan datanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : Sistem berhenti. dengar. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. Getaran yang berlebihan. perhatikan setiap gerakan. Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan .3. perlu kiranya operator atau pemakai mes in / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance . Terdengar suara asing . cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana. beban ringan sampai beban penuh bila mungkin. Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan. seperti bau kebakaran misalnya. Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasik an sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). itulah yang harus dicari. Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan.

mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi.13. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan. Gb.pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak.doc . Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 51 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

apakah filter tersumbat dan sebagainya. apakah oli sangat kotor.doc .14. Periksalah bagian tersebut dengan cermat. level permukaannya. Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan.4. lanjutkanlah dengan pemeriks aan visual bagian-bagian yang anda curigai. tetapi juga jangan lupa .5.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah. kosongkan dulu o li yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. Gb. setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi.atau berubah seperti susu (milky). keadaannya apakah berbuih. Gb. Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan. Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 52 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3. Menginspeksi mesin 3.15. coba periksa oli dalam tangki hidrolik. Oli yang bertekanan tinggi san gat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan.

6. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir. tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda.17.doc .7. sebelum anda mulai merepair.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3. Gb. Gb. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan. Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 53 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.16. Kesimpulan 3.

dengar ra . penggunaan hydraulic annalyzer atau hydr aulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat sa. Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut.18b. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi.10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak. Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga. apakah ada bocoran ataukah tidak.18a. Gb.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka. Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem da pat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat dengar rasa. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb. Pengecekan kebocoran katup-katup Gb.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 54 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah. Bebaskan tekanan dalam system. sehingga se belum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites. flow meter. Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akura t. Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin. lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup.19) 1). kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendeka ti akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. Aliran (flow). . Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak. Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : Temperatur. Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. gerakka n naikturun. Menginstalasikan hydraulic tester. Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan t inggi dan rendah). Kebocoran. Cara mengetes pompa : (Gb. Sedangkan bila menggunakan closed center system. Apabila cushion m asih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester. Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cush ion masih baik. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama. Tekanan.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 55 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart. Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum.Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic. Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin).

0 Circuit.0 Gln/min. Mengoperasikan hydraulic tester Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka. Setelah katup beban ditutup.0 19. Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang cata tannya tercantum pada tabel di atas. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum.19. variable displacement ya ng moderen dapat mencapai 90 %. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 56 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. test Direct. Model : Tekanan.0 13.0 25.doc . Pengetesan pompa hidrolik Pemilik : Seri . psi 0 250 500 750 1000 1250 1500 1750 2000 2250 Aliran.0 7.0 10. Gl/mn 31. misalnya tercatat 31 Gln/min. trvl Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah al iran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol.0 22. Matikan mesin Catatan hasil pengetesan : Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2). misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7.0 28. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek. Bahkan pada pompa tipe radial piston.0 16.Cyl.

.

20. Pengetesan system hidrolik Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan. Operasi pengetesan adalah sebagai berikut : Buka katup beban (loadvalve) pada tester. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem.20 di samping. Gb. Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama. Bila terjadi ken aikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adal ah baik. pada tekanan nol. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik. Untuk itu teslah b agian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb. Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. . Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 57 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidr olik yang mengalami kerusakan. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja t idak. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki, mungkin ju ga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen, anda akan mempelajari dari setia p komponen itu mengenai hal-hal berikut : Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. Cara mengatasi kerusakan. Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan. 4.1. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Udara bocor masuk ke dalam sistem 2). Timbul gelembung udara dalam saluran masuk 3). Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli, jadi tidak menyedot udara. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa, sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor, kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti)

Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Kemungkian saluran intake tersumbat, ada bagian yang sobek (berlubang), saringan tersumbat dan pipanya bocor, oli terlampau kental dan sebagainya. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat, mengganti yang sobek, mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 58 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab Mengatasi / memperbaiki 4). Ada bagian yang rusak atau hilang 5). Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Periksa manufacture s maintenance instruction. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Bila kekentalan oli kurang cocok, ganti saja. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak, maka bersihkan dengan larutan pembersih, keringkan baru dipasang lagi. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek, sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. 6). Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). Pompa berputar terla;lu cepat 8). Pompa lepas dari motornya. Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak, puli, dan ukuran roda, barang kali ada yang mengganti. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus

Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 59 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor.(misalignment) atau terlalu kendor. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut.

Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). roda gigi dan sebaganya. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Pompa tidak memompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). 4). Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. maka luruskan. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. 2).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. yang diganti. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. Saluran hisap tersumbat Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. 7).2. terbalik Periksa penginstalan motor. Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. . Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. bersihkan 3). Putaran poros pompa Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. 6). bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. belt. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Permukaan oli turun (terlalu rendah) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. poros patah dan sebagainya Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Bila ada pipa yang tersumbat.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 60 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

kurang lurus.doc . Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. bagian-bagian pompa misalignment. 2). kurang sejajar). kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). Bocor di sekeliling pompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Maka gantilah dengan yang baru.3. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. 4. Penyetelan / perakitan Bagian-bagian yang kondor. 4). maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. 5). (kurang kencang. gantilah dengan oli yang sesuai. tidak sejajar. 3). Viskositas oli terlalu tinggi Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Terlalu sering membuang oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. Pendingin oli tersumbat Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 61 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Overheating Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). menyebabkan gesekan yang besar dan yang tidak sempurna menimbulkan panas. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. Perfak (packing) aus Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus.4.

Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. 4. Katup-katup. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. 2). yang bengkok diluruskan bila mungkin. Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu.5. oli mengandung vernish. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi.6. ke-ausan bearing dan sebagainya. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. . bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Untuk bagian yang aus perlu diganti. endapan dan sebagainya. Relief valve disetel terlalu rendah Untuk memeriksa penyetelan relief valve. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. 2).

doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 62 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38

PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 4). Rusak, aus atau macet pada komponen pompa 6). Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Untuk memeriksanya, pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai Kesalahan atau keausan pada katup-katup, piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik, selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 63 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik , sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja a da. Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemaka ian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan. Misal 4000 jam kerja untuk sist em hidrolik pada alat berat . Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/d iketahui rusak total. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5.1. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaanny a, tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan. Apa sajakah yang harus direncana kan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5.1.1. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting), meliputi : Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol, misalnya pekerjaan bongkar-pasang, pengangkatan (dengan alat berat), pekerjaan pemesinan, pekerjaan elektroplating dan sebagainya. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya. Perhitungan waktu pengerjaan. Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya, lama bekerja dan upah kerjanya. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja, biaya alat, biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik. 5.1.2. Teknisi overhol. Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa tekn

isi dari beberapa jenis keahlian, antara lain : Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik. 4.1.2. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). Jadwal pelaksanaan overhol, maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 64 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

atau alat pemukul.assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik. Misalnya siapa yang harus melakukan. kapan waktunya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen.assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). 5. Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor. hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual.assembly jangan sampai hilang. perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem.3. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian. Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memind ahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / pera latan yang sedang beroperasi. sub. Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak tergang gu dan juga tidak mengganggu. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya. Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol. Dismantling atau pembongkaran. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama. Jadwal perbaikan / penggantian komponen. 5. Memberikan label (tagged) pada sub. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain . Ingat ! label atau tagged pada setiap sub.2. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Setiap komponen atau sub. Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk d an jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seb erat apa kerusakan tersebut terjadi . Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan. .assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. Prosedur keselamatan kerja. Prosedur isolasi.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya.

control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 65 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. valve tube.Pemeriksaan atau pengujian komponen. pasti sudah harus diganti kerena aus . Jadi tidak perlu diperiksa lagi.doc . pasak/pena dan lain-lainnya. valve disc. piston rod. Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal. bearing. cylinder barrel.

Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasi l perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar. tidak sentris atau bahkan retak atau patah. Perbaikan Komponen Teknisi Perbaikan. Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. sekecil apapun bagian komponen tersebut. 5. Pengabilan keputusan. Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perba ikan komponen. 5. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan. Setiap hasil perbaikan. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan. Alat perbaikan dan alat testing. Pengetesan hasil perbaikan komponen. perubahan bentuk seperti bengkok.5. Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbai kan atau overhol. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan terseb ut memenuhi persyaratan teknis. Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. Tempat Perbaikan. Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. . Misalnya poros yang bengkok diluruskan. perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas. Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan.4. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan se cara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara te pat. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar).

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 66 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar.Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : Persiapan.doc .

kerapian pemasangan selang-selangnya. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perl u dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya. grease. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! .sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub. cincin washer dan lain sebagainya. selang. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol. Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. Pengujian hasil overhol. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal. setelah melalui pengujian sebelumnya. kabel dan lain sebagainya. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub. pegas.sistem dari suatu mesin / peralatan. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja. Setelah selesai perakitan. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi.sistem hidrolik saja yang dioverhol. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi. Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub. bearing. alat keselamatan kerja. selang. Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan. udara kempa. Pelaksanaan perakitan. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 67 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai diov erhol ditempuhlah prosedur berikut : Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin. 6. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling). Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas . saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. kabel listrik dan kelengkapannya. Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut.1. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. Prosedur Recommisioning Hydraulic System. perlu diverivikasi t erlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi. Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan y ang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produks i) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jas a overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain. Tetapi bila pindah tempat.2. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi.

telah diisi sesuai dengan ketentuan. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 68 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik.doc . apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik.

Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily). Kartu ini berupa tabel yang berisi wak tu pelaksanaan (tanggal). Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin. Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik. Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani. Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. bulanan (monthly).spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana. kartu pemakaian. kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan . enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly). Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan. Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan. Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut. mingguan (weekly). lancar dan berkesinam bungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai .jenis perbaikan.doc . apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 69 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3. Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja. 6.

Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik . o Bahan pemeliharaan dan spare part.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain.doc . o Buku-buku manual dan katalog o Mesin atau peralatan itu sendiri. Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian. Disamping itu harus tercatat pula antara lain : Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 70 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Istilah-istilah di dalam pemeliharaan . b. Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kuran g lebih menyangkut hal-hal berikut : a. Macam-macam kegiatan perbaikan. Langkah kerja perbaikan .doc . c. d. e. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 71 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan.

doc . Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda. Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperl ancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 72 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kemudian diskusikan dengan grup anda dan b uatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ).

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan. pemasangan konduktor. kelengkapan alat dan sebagainya. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih.doc . Jaga selalu kebersihan ruang. Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda u ntuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku. Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondi si mesin / perlatan baik tata letaknya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 73 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. pengikatan konponen.

d. e. Periksa katup-katup yang digunakan.doc . Periksa kondisi sambungan dan perapatnya. Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggan tian oli. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja. debu atau partik el lain yang dapat mengganggu . Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala. apakah terdapat kotoran. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 74 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Periksa kondisi konektor dan konduktor. Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik. Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a. b. apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. c. penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 75 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda. : Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / ganggua n yang isinya mrliputi : Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya.

Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya. : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya.doc . Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 76 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti . Apa kir a-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebu t. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran. d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. tidak seperti biasanya. Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaima na menemukan gangguannya. Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart).Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6.

: Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini. kemudia kerjakan tugas berikut : Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 77 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7. Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya.doc .

kala u ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya.8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas.doc .double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pel atih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Komponen berikut adalah : Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 . Setelah itu amati dan identifikasi. apakah komponen tersebut ada kerusakan. Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 78 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

carakerja dan cara pemeliharaannya. ... Kemudian pertuka rkan diantara peserta. .. . .doc . spesifikasi umum. kemu dian tuliskan namanya. . nama bagian-bagian dan fungsi setia p bagian tersebut. .. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 79 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yan g anda nyatakan rusak. .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9. Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen . ... .. Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. ... fungsi komponen tersebut . . . .

Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik. yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 80 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 Membuat rangkuman untuk pendalaman materi .

Un tuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 .single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 81 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 82 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperl ukan dan diskusikan untuk pembuatannya.doc . Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning ). maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karen a adanya modifikasi mesin.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi SISTEMATIKA PEMELIHARAAN OHT 1 PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) CORECTIVE MAINTENANCE PREVENTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 83 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi PK PP KM FASILITAS RUSAK D I A G N O S E K E R U S A K A N OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN Q.A T T Supervisor TA TA U J I AL AL ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN P E R B A .

dalam Bk.doc .I K A N FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Periksa kerusakan Bk. perbaikan Jadwal perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 84 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.luar *Test Standar *PK Perhit.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 2 3 4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 85 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluransaluran oli Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 86 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 87 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : SISTEM BERHENTI GETARAN BERLEBIHAN TIMBUL SUARA ASING MENINGKATNYA SUHU TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 88 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 89 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 90 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 91 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 92 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 93 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 94 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 95 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 4).1. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. oli terlampau kental dan sebagainya. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat. Bila kekentalan oli kurang cocok. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). ganti saja. saringan tersumbat dan pipanya bocor. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. mengganti yang sobek. Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. rusak atau hilang Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. 3). ada bagian yang sobek (berlubang).(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2).doc . mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. jadi tidak menyedot udara. Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat. Udara bocor masuk Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki ke dalam sistem hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. Ada bagian yang Periksa manufacture s maintenance instruction. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake.

Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek.lu cepat 8). Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Pompa berputar terla. Pompa lepas dari motornya. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor. barang kali ada yang mengganti. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. dan ukuran roda. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. . puli. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil 7). Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston 6). Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. keringkan baru dipasang lagi. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 96 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) 5). maka luruskan. Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. bersihkan Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. Pompa tidak memompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. Saluran hisap tersumbat 3). Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. yang diganti. Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. Periksa penginstalan motor. poros patah dan sebagainya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. roda gigi dan sebaganya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 97 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila ada pipa yang tersumbat. Putaran poros pompa terbalik 2). bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Oli terlalu kental 7).doc . bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik.2. belt. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. Putaran poros pompa terlalu rendah 6).

maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. 4. kurang sejajar). Kebocoran dalam terlalu besar 3). gantilah dengan oli yang sesuai. Maka gantilah dengan yang baru. Perfak (packing) aus Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. Bagian-bagian yang kondor. misalignment. kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ).4.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4. kurang lurus. Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4). Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. Bocor di sekeliling pompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Viskositas oli terlalu tinggi 2). Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. tidak sejajar. Overheating Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Pendingin oli tersumbat Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 98 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. 5).3. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. 2). endapan dan sebagainya. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. Untuk bagian yang aus perlu diganti. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. yang bengkok diluruskan bila mungkin. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. Katup-katup. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. keausan bearing dan sebagainya.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 99 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.5. Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. oli mengandung vernish.

Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6). bloklah terlalu rendah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. 2). Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted Kesalahan atau keausan pada katup-katup. 4). Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini .doc . Rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 100 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. pasang pressure gauge pada komponen pompa dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Relief valve disetel Untuk memeriksa penyetelan relief valve. circuited) yang langsung Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut kembali ke tangki dengan komponen baru yang sesuai. aus atau macet Untuk memeriksanya. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat.6. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi.

Teknisi overhol Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling).assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN Membongkar / memindahkan komponen Dismantling atau pembongkaran Pemeriksaan atau pengujian komponen Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN Teknisi Perbaikan.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 101 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). Tempat Perbaikan Alat perbaikan dan alat testing. ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL Prosedur isolasi Prosedur keselamatan kerja Memberikan label (tagged) pada sub. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). Pengetesan hasil perbaikan komponen.

PENGUJIAN HASIL OVERHOL Uji tampak Uji fungsi Uji coba Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) Persiapan Pelaksanaan perakitan.doc . Prosedur penyerahan Pemasangan kembali (reinstalling) Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 102 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 103 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam sesuatu rangkaian tugas-tugas pada pekerjaan mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. Penilaian mengakui bahw a individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: kualifikasi terdahulu belajar secara informal.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembua tan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang d imaksud dalam Standard Kompetensi. Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri . dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan . Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memad ai . Penilaian lebih untuk mengidentifika si pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. pertanyaan : ar dibutuhkan oleh karyawan ? Kemampuan kerja apa yang benar-ben Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kit a maksud dengan kata kompeten .

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 104 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. baik m emenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal. Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pe doman ini.untuk dinilai. Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Para peni lai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutusk an metode penilaian yang akan dipakai. seorang peniIai industri yang diakui akan menent ukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini.doc . atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian.

. berdasar pada dua hal yaitu: pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik. dan (b) berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan.Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalah an pada sistem hidrolik. Tes Essay dapat juga digunakan dengan soa l-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. d. Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. dengan cara mengisi titik-titik berikut : a. Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah . Sebagai contoh. Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar mengua sai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . komparasi. cara penilaian berikut ini disarankan untuk diguna kan. . b. Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) . Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk peng etahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. . c. Tujuan pemeliharaan ialah .1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan . mengisi/melengkapi kalimat. Sesi praktik seharusnya diulang sampa i tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1. seperti hal ini. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance . Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya d inilai secara individu untuk tiap sub kompetensi. secara umum mengikuti format berikut: (a) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif. pilihan g anda. Penilaian untuk unit ini. Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. .

.2) 3). . . 2). 3) ... Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 105 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. e.doc .

1. d. Sub. .. 6) maksudnya . .. a.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f. . .doc .Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak . g..1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a. Motor hidrolik yang dapat dibalik.. 1. b. Compound sequence valve . Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : . 7) maksudnya .. . . / h Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah . c. Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : a.. .4) . c./ . Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah . 3) .. 2) maksudnya .3. Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah . / d. 4) maksudnya ... a. c). Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beropera si antara lain :1) . Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2. Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) maksudnya ./ . . b). 3) maksudnya .. b. ... b..4. 2) . 5) maksudnya .. 1.. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya. .2 a). Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan .. . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 106 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.. .

2.. .. b.2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a. .1 Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah . 3. c.. d . Sub..4. c.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 107 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. .. .3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a. . 2.Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3. 3.2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1. Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen . Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4.doc . . 3. 2. Sub. 3.4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a .. . b. b. . . . Penilaian Empat .1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a.1 dari buku katalog (buk u katalog disediakan ) dan tulislah spesifiksinya . : .3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2. . c. .Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik.: a.. b c ..

. .. b. . Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar .12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peser ta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan. Perakitan instalasi sirkuit secara aman. . c. Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit.3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a. . . Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. c.2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai ber ikut : a..doc . 4. Penilaian Praktik Penilaian Praktek . b. Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari se tiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang pent ing Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 108 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 4. konektor . Dalam mempersiapkan peralatan . . c.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b.dapat dicapai. adaptor dan sebagainya harus benar . Penyelesaian seluruh tugas. selang . meliputi tugas : 1 . Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar .

2. 2. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 Memperbaiki/mengganti 2. 1. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda tel ah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. 1. 1.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. konsultasi operator sistem. prinsip.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan.doc .3 Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malf ungsi komponen sistem hidrolik dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan yang rusak. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 109 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan Tugas-tugas untuk penilaian Yah Tidak Perlu latihan lanjut 01 Melaksanakan pemeliharaan 1.1 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelask an sesuai dan pencarian gangguan / dengan konsepnya kesalahan pada sistem hidrolik.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.3 Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan. 2.

Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. hasil perbaikan diverifikasikan.1 4.2 3. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 110 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dites dan diperiksa. 4.1 3.3 3. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik.2 4. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. 04.doc . dengan menggunakan prinsip.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan Tugas-tugas untuk penilaian Yah Tidak Perlu latihan lanjut 03. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. teknik.4 Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur.3 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. apakah perlu penggantian. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar. . perbaikan atau overhol.

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Catatan-catatan Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2). Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit. Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan . Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan.menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit . Menjelaskan pengertian simbol .menyebutkan fungsi dan konstruksi. Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih.sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga. Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok. Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan.kalau perlu dengan Pelatih / Guru .senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja .menggunakan komponen. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 111 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan.hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain. Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa .doc .

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 112 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.misalnya suara atau bau yang asing.keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian kerja yang sesuai dengan kegiatan workshop.doc . IPenerapan prosedur keamanan. Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai. Mengamati lingkungan dan hal-hal yang terjadi selama bekerja.

doc . Tanda tangan Peserta Pelatihan: Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 113 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. . Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanda tangan Penilai: Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC .0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: Nama Penilai: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful