Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian Kode Unit : BSDC - 0305 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Maret 2002

Daftar Isi BAB 1 PENGANTAR ................................................................ ......................................... 1 Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini............................................ ......................... 1 Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung ..................... ...... 1 Definisi ....................................................................... ................................................. 1 Berapa Lama Mencapai Kompetensi ................................................ .......................... 2 Simbol ......................................................................... ................................................2 Terminologi .................................................................... ............................................. 2 BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH ...................................................... ................................ 5 Peran Pelatih................................................................... ............................................ 5 Strategi Penyajian ............................................................. .......................................... 5 Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini...................... ............5 Peraturan ...................................................................... .............................................. 6 Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan ............................. ............ 6 BAB 3 STANDAR KOMPETENSI........................................................ ..............................7 Judul Unit ..................................................................... ............................................... 7 Deskripsi Unit.................................................................. ............................................7 Kemampuan Awal ................................................................. ...................................... 7 Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja ..................................... ........................ 7 Variabel ....................................................................... ................................................ 8 Pengetahuan dan Keterampilan Pokok.............................................. ......................... 9 Konteks Penilaian .............................................................. ....................................... 11 Aspek Penting Penilaian ........................................................ ................................... 11 Keterkaitan dengan Unit Lain.................................................... ................................12

Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini...................... ......... 12 Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini..... 12 BAB 4 STRATEGI PENYAJIAN ....................................................... ............................... 13 A Recana Materi ................................................................ ................................... 13 B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi........................................... ................. 17 C Materi Pendukung Untuk Pelatih ............................................... ........................ 25 Lembar Informasi ............................................................... ........................... 26 Tugas .......................................................................... .................................. 71 Transparansi ................................................................... .............................. 83 BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI .................................................... ................................ 104 Apa yang dimaksud dengan penilaian? ............................................ ...................... 104 Apakah yang kita maksud dengan kompeten? ....................................... ................ 104 Pengakuan kemampuan yang dimiliki............................................... ...................... 104 Kualifikasi penilai............................................................. ........................................ 104 Ujian yang disarankan........................................................... .................................. 105 Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:................................... .....................111 Lembar Penilaian ............................................................... ..................................... 113 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Peserta pelatihan didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka. Strategi pembelajaran/penyampaian. Menulis & Berhitung Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut: Literasi Kemampuan membaca. contohco ntoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki. Masalah yang disarankan akan memberikan su atu iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk memenuhi/mencapai standar kompetensi. Berdasarkan kepada standar kompetensi y akni suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan . termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan o leh guru/pelatih untuk peserta pelatihan. agar dapat memastikan relevansi pelatihan. Definisi .Bab 1 Pengantar BAB 1 PENGANTAR Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit i nii tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan suatu pengertian Numerasi Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol teknik. Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca. diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan keduanya yaitu antara matematik dan teknik. interpretasi dan membuat teks. Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan: kebutuhan peserta pelatihan persyaratan-persyaratan organisasi waktu yang tersedia untuk pelatihan situasi pelatihan. Penekanan utama adalah te ntang apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. sikap dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Salah satu karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja.

Mi rip dengan itu. pelajar atau sebagai peserta. seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih. mentor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 1 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Dalam bahan pelatihan. Dalam situasi pelat ihan orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa. seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelat ihan anda. fasilitator atau sebagai supervisor. orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru.

sosial. sesuai de ngan standard yang sudah ditetapkan. pengetahuan. agama atau latar belakang pendidi kan. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi . kultur. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para te naga kerja di suatu area tertentu. sikap yan g diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. Berikut penje lasan tentang simbol: Simbol Keterangan HO Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta OHT Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer kepada peserta pada papan tulis atau flipchart. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhk an oleh industri. Penilaian Tugas Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan Tugas Tugas / kegiatan atau aktivitas yang harus diselesaikan.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. jenis kelamin. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol.

Aspek Penting Penilaian Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 2 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan menguku r unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan.doc .

2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi. menggunakan ide-ide tekni kmatemmatis . Elemen Elemen atau sub. menganalisis.Supervisor melakukan . Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan.Ini meliputi: mengumpulkan. Kontek Penilaian Menetapkan dimana.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebua h unit kompetensi. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaia n unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda. memecahkan masalah menggunakan teknologi.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu.Bab 1 Pengantar Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila m elakukan penilaian. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana seb uah unit kompetensi harus dinilai. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatiha n. bekerja dengan orang la in dalam sebuah team. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas.sebagai beri kut: Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor.

pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. 3 Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin, ya ng diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelat ihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pela tihan institusi / organisasi yang bersangkutan. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetap kan oleh industri. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai b ersama. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 3 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Na sional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai komp etensi dalam suatu unit.kompetensi. Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan kontex yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan. Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC- Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan, pengetahuan dan kemampuan sesseorang yang telah dicapainya. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap hasil belajar sebelumnya (RPL-Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industi tapi dapat juga berk aitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setetah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastik an bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok)

Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/t rampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja, yang mana pengumpulan bukti r elevan dengan apa yang dinilai. Misal, untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila men ggunakan prformance test (tes penampilan). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 4 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Untuk memastikan bahwa anda siap bek erja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelaya nan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ? Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi : tugas-tugas praktik proyek-proyek dan tugas-tugas study kasus pengajaran / kuliah video dan referensi aktifitas kelompok bermain peran dan simulasi. pertimbangkanlah pertanyaanp ertanyaan berikut ini: Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan ketrampilah anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen? Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan? Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktek? Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat? Apakah anda menyadari ruang-Iingkupan situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan? Apakah anda menyadari tentang bahasa. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang .

kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai . Contohnya. baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian t eori terhadap peserta pelatihan. jika praktik on the job tidak memungkinkan.doc . proyector. flip chart. Iayar proyektor. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 5 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.diajarkan. papan tulis.

Penerbit: Festo Didactic KG Tanggal terbit: 1990 Tempat terbit: Islingen 1 Judul: Electro Hydraulic Text Book ( Basic Level TP 201 ) Pengarang: P.Ltd. Tanggal terbit: 1984 Tempat terbit: Melbourne Judul Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Pengarang Drs.Thomes. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Hydraulics (Basic Level TP 501) Pengarang: D.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi ope rasi anda.THOMSON Penerbit: Festo Didactic Tanggal terbit: 1991 Tempat terbit: Esslingen 1 Judul: Industrial Hydraulic Control Pengarang: Peter Rohner Penerbit: Australian Education Press Pty. M.Markle.Sugi Hartono Penerbit Tarsito Tanggal Terbi 1988 Tempat Bandung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 6 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Schrader. J.CROSER. B. dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya.

Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa dan Pelatih/Guru/Instruktur untuk dapat: mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan meyakinkan bahwa semua elemen (sub.2 1. Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang tekn isi pemeliharaan dengan memiliki sikap. 1. Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut: Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul: 0106).4 Sistematika pemelihraan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya. .3 1. pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik dan komponennya.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan.1 1. konsultasi operator sistem. Masalah/indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri. Hidrolik 1 dan Hidrolik 2 .

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 7 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

3 2. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.1 3. 04. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem. 03. teknik.2 4. perbaikan atau overhol. dilabel (tagged) dan isolasi kemudian dibongkar. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.2 3. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida.1 4. apakah perlu penggantian.Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja 02 Memperbaiki/mengg anti komponen sistem hidrolik yang rusak.3 3. 2. dites dan diperiksa.2 2. 4.3 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. dengan menggunakan prinsip. Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. hasil . Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik.4 Perencanaan perbaikan/overhol disusun sesuai dengan prosedur.1 2. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar.4 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan prinsip.

perbaikan diverifikasikan. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru. transportasi. dan pelayanan industri-industri. pemindahan / pengurusan barang.doc . Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 8 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pertambangan. kemiliteran.

Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Sistematika Pemeliharaan . Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada : Pemakaian pakaian yang cocok Bahaya oli dan oli kempa Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja . .Bab 3 Standar Kompetensi Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik . Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran. (b) Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Istilah-istilah dalam pemeliharaan dan perbaikan Diagram alur sistematika pemeliharaan Diagram alur sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan Pemeliharaan Harian Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Prakiraan Menemukan kerusakan / gangguan Indikasi Kesalahan: Kerja abnormal / berhenti bekerja Suara yang timbul. (c) Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional (d). Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Arti istilah-istilah yang digunakan : (a) Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri.

doc .Peningkatan panas Bau terbakar Penyebab Kesalahan: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 9 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Penggantian komponen : Spesifikasi komponen yang dibutuhkan Pemilihan komponen mengacu pada spesifikasi dari katalog manufaktur Spare part baru dipasangkan ke dalam sistem Pemasangan Kembali: Pemasangan kembali komponen perbaikan ke dalam sistem .Bab 3 Standar Kompetensi Kecelakaan Operasi yang salah Beban berlebih Pemeliharaan / pelumasan yang buruk Pengumpulan data pencarian kesalahan Inspeksi visual Konsultasi operator Catatan Perawatan (maintenance record) Dokumentasi dan laporan kesalahan dan malfungsi. Perbaikan Komponen Sistem Hidrolik Melokalisasi kesalahan komponen sistem Rangkaian sistem hidrolik yang relevan Diagram sirkuit (rangkaian) hidrolik Buku petunjuk kerja (Operation Manual) Lembaran Data. Konfirmasi Malfunction melalui: Inspeksi Pengujian / testing Perbaikan kesalahan komponen: Perkakas perbaikan Pembongkaran Proses perbaikan Penyatuan / pemasangan kembali Pengujian hasil perbaikan komponen mengacu kepada standar yang ditentukan.

Sistem pemasangan kembali bagi operasi yang benar diuji Dikonfirmasikan pada prosedur operasi standar. Perbaikan / Overhol sistem hidrolik Perencanaan Perbaikan / Overhol : Kalkulasi dan anggaran perbaikan / overhol Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 10 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Aspek Penting Penilaian . pengujian fungsional dan pengujian dengan beban penuh dari hasil perbaikan sistem. Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verifikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartu-kartu perawatan / laporan perbaikan Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job). Pengujian geometrik.Bab 3 Standar Kompetensi Teknisi perbaikan / overhol Alokasi waktu perbaikan /overhol Mengisolasi sistem atau sub-assembly : Prosedur pengisolasian sistem Peringatan keselamatan Pembebasan tekanan oli Pemberian label (tagged) untuk sistem yang diisolasi. Serah terima / Penggunaan kembali sistem hidrolik. Verifikasi Komponen atau sub-assembly : Komponen dilepaskan dari sistem Pembongkaran Pemeriksaan komponen/verifikasi Pengambilan keputasan (penggantian. perbaikan atau overhaul) Perbaikan / overhauling komponen yang rusak: Teknisi perbaikan. Pelaksanaan perbaikan di dalam dan / atau di luar bengkel Perbaikan / overhaul / perkakas pengujian Perbaikan / eksekusi overhaul Pengujian perbaikan komponen Pemasangan kemabali sistem hidrolik Persiapan / pengumpulan komponen yang diperbaiki atau di-overhol Penyatuan / pemasangan komponen baru/diperbaiki atau di-overhol ke dalam sistem. Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian.

tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri y ang Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 11 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Aspek-aspek Penting dalam Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkit).

. Dasar-dasar menemukan kerusakan (gangguan) . Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industr i pada umumnya.. Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatiha n unit ini. Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahua n dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik . Lihat untuk : Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkit hidrolik . Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM UNIT INI TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM UNIT INI TINGKAT Mengumpulkan..Bab 3 Standar Kompetensi terkait. Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan memba ntu memenuhi maksud ini. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediaka n program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangk a hanya untuk satu sektor industri saja. Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri kh usus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenu hi. Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubun gan dengan unit lain. Mengelola dan Menganalisa Informasi 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika 2 Mengkomunikasikan Ide-ide dan Inforrnasi 2 Memecahkan Masalah 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas 2 Menggunakan Teknologi 2 Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok .

Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor.doc . Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. 3 Memikul aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin.2 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 12 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yang diatur sendiri da n bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. 2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemam puan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi.

1 1. Penyajian bahan berikut.3 1. Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan.4 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuh i seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi. Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Pengetesan kesalahan Penyajian konsep Tanya jawab . Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 01 Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalahan pada sistem hidrolik. konsultasi operator sistem.2 1. 1.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi BAB 4 STRATEGI PENYAJIAN A Recana Materi Catatan: 1. pengajar. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ket rampilan dan pengetahuan . dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan Sistematika Pemeliharaan Arti istilah Diagram sistematika pemeliharaan Diagram sistematika perbaikan Pemeliharaan Pencegahan Pemeliharaan harian Pemeliharaan berkala Pemeliharaan prakiraan Menemukan Kesalahan Prosedur menemukan kesalahan (gangguan). 2.

doc .Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan Handout OHT Lembar tugas Alat praktik Soal-soal Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 13 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.1 Komponen sistem yang Perbaikan komponen sistem Peny ajian konsep Handout komponen sistem hidrolik yang rusak. Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.4 fluida.1 3. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga Konfirmasi kesalahan Perbaikan kesalahan komponen Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Katalog spare part hidrolik Jobsheet 2.3 2.2 2.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 02 Memperbaiki/mengganti 2. Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya. Penggantian komponen Pemasangan kembali Praktik/latihan 03.2 . rusak dilokalisasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan hidrolik Melokalisasi Kesalahan Tanya jawab Diskusi OHT Lembar tugas pengujian menggunakan prinsip.

doc .Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur. . Komponen atau subassembly dilepas dari Perbaikan/overhol sistem hidrolik Perencanaan perbaikan/overhol Penyajian konsep Tanya jawab Diskusi Demonstrasi *Handout *OHT *Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 14 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

1 Sistem atau sub assembly Serah Terima/penggunaan Pe nyajian konsep Handout penggunaan kembali sistem hidrolik. perbaikan atau overhol. 3. Menyerah-terimakan / 4. diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. 04. hasil perbaikan diverifikasikan. dan prosedur yang benar Mengisolasi sistem atau sub.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. dites dan diperiksa. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan sistem. dengan menggunakan prinsip.assembly Perbaikan/overhol komponen yang rusak Pemasangan kembali sistem hidrolik dan pengujian hasil perbaikan Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan 3. teknik.3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol.assembly Verivikasi komponen atau sub.4 Komponen atau subassembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. kembali sistem hidrolik Prosedur penyerahan dan penggunaan kembali Verivikasi operasi yang benar dari sistem hidrolik Pembaharuan kartuTanya jawab . 4. apakah perlu penggantian.

Diskusi Demonstrasi Penyelesaian tugas-tugas Praktik/latihan OHT Jobsheet Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 15 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

doc . kartu perawatan dan laporan perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 16 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian A Recana Materi Elemen Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan Tampilan 4.3 Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.

Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout. HO 9-22 OHT 3-5 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 2. Menjelaskan sistematika pemeliharaan dan perbaikan serta memberikan kesempatan tanya jawab .? Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. HO 2 8 .2 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1 1.doc .pengetahuan dan sikap kepada siswa? 1. Menjelaskan prosedur menemukan gangguan dan mendemonstrasikannya.tugas / praktek dan overhead transparencies yang co cok/sesuai dengan standar kompetensi.. OHT 1. Keterampilan.1 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelaskan sesuai dengan konsepnya.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 17 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

? kepada siswa? 1.3 Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya Menjelaskan prosedur mengidentifikasi / menemukan gangguan atau kesalahan diidentifikasikan. dan catatan pemeliharaan kemudian HO 27-31 dilaporkan.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan Menjelaskan teknik pengumpulan data-data kesalahan/gangguan dari inspeksi secara visual. OHT 8-12 Peserta / siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 18 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.doc .pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. dan mendemonstrasikannya. HO 23-27 OHT 6-8 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 5-8 1. konsultasi operator sistem.

1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan Menjelaskan cara melokalisasi kom ponen yang rusak dan mendemonstrasikan dan malfungsi dikonfirmasi dengan inspeksi dan cara pengujiankerusakan pengujian menggunakan prinsip. OHT 8-12 Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8-9 2.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 19 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem HO 27-31 tenaga fluida. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. ? kepada siswa? 2.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan Menjelaskan dan mendemonstrasikan c ara pembongkaran dan perbaikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur komponen yang rusak.doc . HO 32 37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 8. / aslinya.

pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. HO 32 37 OHT 13-18 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Tugas 8. Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Tugas 8.3 Komponen pengganti dipilih dari katalog Menjelaskan cara memilih komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi dalam manufaktur mengacu pada spesifikasi yang katalog.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji Mendemonstrasikan cara pemasangan kembali komponen yang telah diperbaiki.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. dibutuhkan.doc . bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan HO 32 37 pada prosedur operasi standar.? kepada siswa? 2.9 2. OHT 13-18.9 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 20 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc . penggantian. HO 38-39 OHT 19-20 Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut : Tugas 10 3. melabe l. . memeriksa dan mengetes komponen dan sistem.1 Perencanaan perbaikan / overhol disusun Menjelaskan dan mendemonstrasikan ca ra merencanakan perbaikan/overhol . dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian mendemonstrasikannya. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. perbaikan atau overhol.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. sesuai dengan prosedur. dites dan diperiksa.? kepada siswa? 3. apakah perlu mendiskusikan bagaimana melakasanakannya. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk dibongkar.2 Komponen atau sub-assembly dilepas dari Menjelaskan cara mengisolasi.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. HO 39-40 OHT 19-20 Peserta menyelaikan tugas berikut : Tugas 11 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 21 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

? kepada siswa? 3. Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memperbaiki/mengoverhol komponen dengan menggunakan prinsip.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. dan hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi. pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. teknik. prosedur yang benar dan penggantian komponen dipilih dari katalog manufaktur untuk HO 40 memperoleh spesifikasi.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar.doc .3 Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhaul. OHT 19-20 Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 11 3.4 Komponen atau sub-assembly yang telah selesai Mendemonstrasikan cara penyatuan kembail (reassembling) dan cara pengujian diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke hasil perbaikan/overhol. HO 40-41 OHT 19-20 Selesaikan tugas-tugas praktik berikut dengan senantiasa menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja Tugas 11 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 22 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. Tugas 12 4.doc . ? kepada siswa? 4.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan. HO 41-42 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut. yang telah ditentukan pada spesifikasi.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.2 Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan Menjelaskan bagaimana hasil perbaikan/overhol diverivikasikan. hasil perbaikan/overhol diverifikasikan. teknik aplikasi sistem operasi yang benar pada sistem. HO 42-43 OHT 19-20 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktek berikut untuk ditampilkan.1 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digunakan kembali sesuai dengan prosedur simbol (lanjutan ) secara lengkap. Tugas 11-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 23 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

sesuai dengan keadaan yang baru.doc . pengetahuan dan sikap seperti Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.pengetahuan dan sikap apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. Tugas 12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 24 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Keterampilan.? kepada siswa? 4. HO 43 OHT 20-21 Siswa / peserta diberikan tugas praktek berikut untuk ditampilkan.3 Catatan perawatan (maintenance record) / Mendemontrasikan cara pembaharuan d an penggunaan kartu pemeliharaan serta laporan perbaikan diperbaharui dan dilengkapi penyusunan laporan perbaikan/overhol.

doc . yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit. 3. 2.Bab 4 Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih C Materi Pendukung Untuk Pelatih Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. yaitu: 1. Sesi Tugas/Pratek/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek. Hal utama yang sesuai dengan handout Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 25 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 26 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik..Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM HIDROLIK Nama Siswa / Peserta Group: . . 1. .doc .

Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan ya ng akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. Apa arti istilah istilah di dalam gambar tersebut dapat anda pelajari dari uraia n berikut : Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (s adar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujua n agar fasilitas tersebut dapat berfungsi. Kegiatan pr a pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan. pen yiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai. penyedia an peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan. tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan . bukan peker jaan yang asal-asalan. Pemeliharaan Pencegahan (Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakuk an agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tid ak wajar) Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terj adi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula. SISTEMATIKA PEMELHARAAN Apakah dalam melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik perlu menggunakan suatu cara yang sistemik ? Tentu saja segala pekerjaan akan memberikan hasil yang optimal apabila dikerjaka n secara sistematis . efektif dan efisien.Demikian pula untuk melaksanakan pemeliharaan sistem hidrolik kita g unakan sistematika pemeliharaan secara umum yang diaplikasikan sesuai dengan keperluan. pembiayaan dan kesungguhan. penyiapan .1) berikut ini menunjukkan suatu siste matika pemeliharaan secara umum. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya. Gambar skema sistematika pemeliharaan (Gb. aman. Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan d i luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1. beroperasi dengan lancar.

air dan udara kempa. Kegiatan yang dilakukan seperti : Pencegahan beban lebih Pencegahan korosi Pelumasan bagi yang memerlukan Keselamatan dan keamanan fasilitas Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 27 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .sarana penunjang seperti : listrik. persiapan tenaga pelaksana pem eliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan. Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan seti ap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) CORECTIVE MAINTENANCE PREVENTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Gb.1 Skema Sistematika Pemeliharaan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 28 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Perbaikan medium (Medium repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan aki bat aus atau akibat kecelakaan yang perbaikannya memerlukan pembetulan komponen deng an biaya yang lebih tinggi dan waktu kerja yang lebih lama. Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagianbagia n yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja. Pembuatan jadwal itu berda sarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja. Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly . penggantian oli setiap 2000 jam kerja. yang artinya sebagai berikut : Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan s ekali (semesteran). servis besar (overhaul) s etiap 4000 jam kerja dan sebagainya. Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. monthly dan yearly. Servis besar (Overhaul) ialah perbaikan total akibat ke ausan (lama pemakaian) d engan pembetulan-pembetulan maupun penggantian komponen. Perbaikan ringan (Light repairing) ialah perbaikan-perbaikan dari kerusakan ring an termasuk yang ditemukan pada waktu pengecekan (pemeliharaan berkala) yang perbaikannya cukup dengan penggantian komponen (replacement) dan tidak memerluka n waktu dan biaya tinggi. Perbaikan atau overhaul ini b iasa .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan se cara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan.

sedangkan untuk mencapai hasil ya ng optimal perlu kiranya menganut suatu sistematika perbaikan yang yang telah ditentukan Perbaikan darurat (Emergency repairing) ialah perbaikan dari kerusakan akibat kecelakaan yang perbaikannya bersifat sementara untuk menunggu perbaikan yang sempurna atau langsung diperbaiki secara sempurna. Shut down maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas yan g mana mesin / peralatan / fasilitas tersebut harus diberhentikan / tidak dipergunakan .doc . karena tidak mungkin dilakukan pemeliharaan bila mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja / dipergunakan . Di dalam sistem pemeliharaan ini ada pula istilah-istilah yang sering digunakan seperti : Running maintenance ialah pemeliharaan suatu mesin / peralatan / fasilitas dalam keadaan bekerja atau dioperasikan / digunakan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 29 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.dilakukan oleh teknisi dan / atau teknisi ahli.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 Lack of maintenance ialah kekurangan atau kelemahan dalam pemeliharaan atau dise but juga pemeliharaan yang tidak baik. Predictive maintenance atau pemeliharaan prakiraan ialah kegiatan pemeliharaan y ang memperkirakan umur atau masa pakai efektif dan efisien suatu komponen sehingga o rang dapat memperkirakan kapan komponen tersebut harus mendapat perlakuan pemeliharaa n Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 30 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO PK PP KM FASILITAS RUSAK D I A G N O S E K E R U S A K A N SISTEMATIKA PERBAIKAN Q.A T T Supervisor TA TA AL AL U J I ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN P E R B A .

2 Skema Sistematika Perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 31 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.I K A N FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Periksa kerusakan Bk.luar *Test Standar *PK Perhit. perbaikan Jadwal perbaikan Gb.doc .dalam Bk.

K M yaitu kartu mesin yang merupakan catatan perbaikan sebelumnya (maintenance record). Diagnose Kerusakan atau disebut juga Fault Finding ialah kegiatan untuk mencari atau menemukan kerusakan (bagian yang rusak) pada fasilitas yang mengalami gangguan.memperhitungkan dan merencanakan pelaksanaan perbaikan. Perhitungan perbaikan maksudnya ialah setelah kerusakan komponen diperiksa dan t elah nyata jenis kerusakannya kemudian dipertimbangkan jenis perbaikan apa yang dipil ih termasuk diperhitungkan biaya perbaikannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Perbaikan (Repair fault) ialah suatu tindakan terhadap mesin / peralatan / fasil itas yang mengalami kerusakan untuk mengembalikan kepada kondisi semula agar fasilitas ter sebut dapat berfungsi kembali. Komponen yang satu dan yang lain penyelesaian perbaikannya harus sesuai de ngan . Di dalam kegiatan analisis perbaikan ini ada kegiatan dismantling atau pembongka ran maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah dinyatakan rusak dibong kar untuk dicari bagian-bagian yang rusak. Untuk dapat melaksanakan diagnose kerusakan biasanya teknisi dibantu oleh : Informasi dari operator P K yaitu petunjuk kerja dari buku operations manual. Untuk pembongkaran dan pemeriksaan ini diperlukan alat-alat atau bahkan alat khusus ( AL ) dan juga teknisi ( T ) atau bahkan teknisi ahli ( TA ). Kemudian bagian-bagian atau komponen yang rusak tersebut diperiksa sejauh mana atau separah apa kerusakan itu terjadi. Analisis perbaikan ialah kegiatan yang dilakukan setelah kerusakan atau gangguan ditemukan yaitu mengadakan pemeriksaan bagian-bagian yang rusak. Jadwal perbaikan ialah pembagian dan penetapan waktu perbaikan setiap komponen y ang pelaksanaan perbaikannya mungkin ditangani oleh beberapa teknisi di beberapa ben gkel pula. Dengan demikian perbaikan ini dapat dikatakan merupakan bagian dari pemeliharaan secara umum. P P yaitu petunjuk pemeliharaan dari buku maintenace manual.

Pelaksana perbai kan ini tentu disesuaikan dengan tingkat kesulitan perbaikannya. Pemeriksaan hasil penyetelan / perakitan biasa nya dilakukan oleh Supervisor perbaikan .doc . Uji Perbaikan ialah pengujian hasil perbaikan untuk menyatakan bahwa perbaikan t elah selesai dan hasilnya merupakan mesin / peralatan / fasilitas yang telah baik kem bali hingga dapat difungsikan lagi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 32 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penyetelan dan pemeriksaan ialah proses penyatuan atau perkitan kembali setelah semua komponen yang diperbaiki selesai. misalnya untuk perbaika nperbaikan kerusakan yang tidak terlalu rumit mungkin cukup dengan teknisi biasa tetapi bil a untuk perbaikan dari kerusakan yang cukup rumit mungkin perlu teknisi khusus ata u teknisi ahli.jadwal agar pada waktu perakitan kembali semuanya sudah siap. Pelaksanaan perbaikannya pun mungkin di bengkel sendiri atau munkin juga d i bengkel luar yang sesuai dengan jenis perbaikan yang dikehendaki. Proses Perbaikan ialah pelaksanaan perbaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh bagian perencanaan ( maintenance engineering ).

kesentrisan putaran. Uji geometrik ini perlu dilakukan untuk meyakinkan kesempurnaan perakitan. Membuat rangkuman untuk pendalaman materi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 33 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 SISTEMATIKA PEMELIHARAAN (lanjutan) Ada beberapa jenis pengujian yang harus dilakukan terhadap hasil perbaikan ini y aitu : Uji tampak maksudnya ialah mesin / peralatan / fasilitas yang telah selesai diperbaiki perlu dilihat secara visual apakah sudah tampak rapi. Selanjutnya kerjakanlah tugas pada lembar tugas anda yaitu : Tugas 1 . karena apabila komponen mekanik tidak dipasang dengan sempurna maka jalannya mesin / peralatan / fasilit as akan tidak normal yang mengakibatkan laju kerusakan mesin semakin cepat. Pengujian perbaikan ini dilakukan oleh bagian quality assurance dan pengujiannya akan selalu mengacu pada test standar dan buku petunjuk kerja (operation manual). kesikuan. Uji jalan atau uji coba ialah pengujian terhadap mesin / peralatan / fasilitas s etelah selesai diperbaiki yaitu dengan cara menjalankan mesin hingga beban penuh.doc . tertib dan semp urna rakitannya. Caranya ialah semua bagian yang bergerak dijalankan tanpa beban dan diamati satu per satu. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan k e line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa per baikan kita. kedataran dan sebagainya. Sampai di sini anda telah menyelasikan bahasan tentang sistematika pemeliharaan. Uji geometrik ialah pengujian komponen mekanik seperti kerataan permukaan. Uji fungsi ialah menguji semua bagian yang bergerak apakah bagian-bagian tersebut telah berfungsi sebagaimana mestinya.

Dengan kata lain bahwa kita harus mempersiapkan hal-hal yang perlu untuk memperlancar proses pemeliharaan selanjutnya. perlu dudukan atau mounting yang cukup kuat pula. fondasi mesin harus memenuhi syarat. Pra-Pemeliharaan pada sistem hidrolik Hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain ialah : Instalasi pemipaan sirkuit hidrolik yang memadai. alat penyetel. Inilah yang disebut dengan prapeme liharaan 2. bahan pembilas dan bahan pencegah korosi. Sedangkan untuk mesin yang mobile. Gudang suku cadang dan bahan-bahan pemeliharaan Gudang yang memenuhi syarat untuk oli / cairan hidrolik Gudang barang bekas atau komponen yang diperbaiki Perangkat administrasi pemeliharaan dan pergudangan Di samping persiapan tersebut di atas dalam pemesangan fasilitas yang menggunaka n sistem hidrolik perlu dipersiapkan pula hal-hal berikut : Untuk mesin-mesin yangstasioner. alat pemotong. Alat-alat pengetes Alat-alat penunjang seperti alat angkat. kedataran dan sebagainya. alat penjepit dan sebagain ya. al at pelumasan dan alat-alat kebersihan. Bahan pemeliharaan seperti bahan pembersih.1. komposisi campuran beton. Alat-alat pemeliharaan seperti alat pengencang. luas fondasi. alat angkut.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 9 2. PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK Sesuai dengan definisi tersebut di depan bahwa pemeliharaan pencegahan atau prev entive maintenance adalah kegiatan pemeliharaan yang bertujuan untuk menghindarkan laju kerusakan suatu fasilitas. . Berarti kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebelum d an selama fasilitas / mesin / peralatan itu beroperasi atau digunakan. Dengan demikian pem eliharaan pencegahan (preventive maintenance) dimulai semenjak fasilitas tersebut belum dioperasikan. seperti ketebalan beton.

Pemeliharaan Harian atau Routine Maintenance Sebetulnya pemeliharaan sistem hidrolik sangatlah mudah.Pemasangan mesin yang kokoh dengan pengikatan yang kuat Kedataran mesin (level) yang standar (perlu dilevel dengan alat pelevelan yang presisi). karena cairan hidrolik telah dapat berfunmgsi sebagai pelumas dan sekali gus sebagai pencegah korosi.2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 34 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penyediaan sumber tenaga yang memenuh syarat. 2.doc . Dengan persiapan yang begitu lengkap berarti pra-pemeliharaan telah kita laksana kan dengan baik sehingga insya Allah pemeliharaan selanjutnya akan berjalan dengan l ancar.

Oleh karena itu hanya dengan melaksanakan pemeliharaan yang sistematis dan konti nyu. gangguan dapat diatasi sebelum terjadi kerusakan fatal. Ada beberapa kunci penyebab permasalahan dalam pemeliharaan sistem hidrolik anta ra lain : : (lihat gabar 3) 1. 3. Namun anda dapat saja mengalami permasalahan atau gangguan pada sistem hidrolik apabila and a mengoperasikannya dengan memberikan beban lebih seperti putaran yang terlalu tin ggi. ta at asas dan berkesinambungan (kontinyu).doc . tekanan kerja terlalu tinggi. Berikut ini adalah kegiatan pemelihraan ya ng secara rutin harus dilaksanakan secara sistematis : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 35 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.3 Kunci penyebab permasalahan pemeliharaan Permasalahan tersebut di atas dapat diatasi atau dicegah dengan memahami sistem dan pemeliharaan yang sempurna. Cairan hidrolik (oli) yang tidak cocok 1 2 3 4 Gb. Kehilangan daya hisap pada saluran hisap 4. Bagaimanakah pemeliharaan yang sempurna itu ? Pemeliharaan yang sempurna ialah pemeliharaan yang pelaksanaannya sistematis.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 10 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Demikian pula dalam sistem hidrolik telah disediakan proteksi beban lebih. Tersumbatnya saringan (filter oil) karena cairan hidrolik yang kotor. suhu terlalu tinggi atau juga bila terlalu banyak kontaminasi. Kurangnya cairan hidrolik (oli) dalam tangki 2.

1. Titik-titik pemeriksaan sistem Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 36 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katupkatup atau unit pengatur Periksa saluransaluran oli Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Gb 4.2. o Bila oli berbusa atau bergelembung berati ada udara yang masuk.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 11 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 2. Apabila dari hasil pemeriksaan permukaan oli dari hari-ke hari terlihat penurunan permukaan oli yang drastis.doc . tambahlah dengan oli yang sama. Periksalah bagian-bagian yang bocor dan betulkan. Pemeriksaan tangki hidrolik dan oli Hal-hal yang perlu diperiksa ialah : Periksa permukaan (level) oli apakah masih ada pada garis batas. Apabila kurang permukaan oli. Pemeriksaan kondisi oli. Beber apa titik yang harus dicek (diperiksa) antara lain : (lihat Gb. Pengecekan sistem sebelum operasi Pengecekan ini dilakukan secara reguler setiap akan mengoperasikan sistem. m aka periksalah tangki oli atau pipa / selang barang kali ada yang bocor atau retak.4) 1).

Bila memeriksa oli dengan tongkat (stick ) lap dulu stick tersebut dengan kain lap yang bersih. jagalah jangan sampai karatan dan sebagainya. Pemeriksaan pendingin (cooler). Periksa ke-ausan katup. Pengencangan hanya sampai pada : asal bocornya sudah sembuh. Sebelum mengangkat tutup filter lap (bersihka n) dulu kotoran atau debu yang melekat padanya. Pemeriksaan silinder atau aktuator Periksa kebocoran silinder baik kebocoran luar maupun dalam. Periksa saringan oli (oil filter). Periksalah saluran oli (konduktor) dan konektornya barang kali terjadi hal-hal : o Bocoran oli pada saluran tekan. 2). atau terlalu panas. jagalah sir ipsirip pendingin selalu bersih. jangan sampai terbalut oli. Tanda bahwa ada udara yang bocor terhisap ke dalam sistem ialah adanya gelembung udara atau buih pada oli dalam tangki. Gunakan dua buah kunci untuk menghindari terpuntirnya pipa atau selang. o Bocoran udara. Apabila terdapat . Ingat !. saluran dan konektor Bersihkan pendingin oli secara berkala. Periksa kebersihan katup. Katup yang telah aus spoolnya (piston katup) atau piring gesernya atau dudukannya atau bolanya akan mengakibatkan kebocoran. Dengan demikian katup tidak dapat bekerja dengan sempurna. 4). 3). Gantilah oli itu dan pastikan bahwa oli tersimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi oleh apapun. Kencangkanlah semua konektor (fitting) yang kendor. o Pipa atau selang peok. atau kehilangan tenaga hidrolik. karena kotoran yang mengganjal pada katup akan membuat katup popet tidak menutup dengan rapat dan bila mengganjal pada katup geser dapat menyebabkan katup cepat aus. Hal ini barangkali karena adanya buih. Pemeriksaan katup-katup. periksa bila ada yang bocor. Periksalah bocoran pada bagian luar selang atau pada fitting 9konektor) dan selalu gunakan kertas kardos jangan diraba dengan tangan. Gantilah pipa atau selang yang peok ini tetapi pipa pengganti harus dibersihkan dulu dan dicuci dengan bahan pelarut yang bersih pula.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Bila oli berubah menjadi seperti air susu berarti ada air yang tercampur ke dalam oli hidrolik.

Bila terpaksa harus di luar maka perlu di lumas dengan greas yang memadai. bil a posisinya berubah betukan .kebocoran maka segeralah diatasi Periksa pengikatan silinder (cylinder mounting). kencangkanlah. Dalam keadaan berhenti mestinya batang piston berada di dalam.doc . Periksa posisi batang piston. Bila kendor. karena apabila posisinya di luar dia akan menjadi tempat berkumpulnya debu dan air embun yang akan mengakibatkan korosi. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 37 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Untuk motor hidrolik, periksa jangan sampai bekerja hingga suhu meningkat tajam, karena motor hidrolik tidak boleh bekerja pada suhu tinggi. Periksa juga apakah sistem pendinginan berfungsi dengan baik. Periksa dulu apabila motor hidrolik bekerja hingga suhu meningkat apakah oli di dalam sistem telah mencukupi Periksa pula kebocoran pada motor hidrolik seperti pada sambungan motor dengan selang , periksa sekitar poros yaitu pada sealnya apakah ada kebocoran dan perik sa pada permukaan sambungan belahan motor. 5). Pemeriksaan pompa hidrolik. Periksalah sambungan antara selang saluran tekan dengan ulir pada penutup pompa (cap screw) apakah sudah cukup kuat, sudah benar posisinya dan rapat. Periksalah apakah ada kebocoran pada sambungan pompa denga konektor dan konduktornya. Periksa pompa hidrolik dalam keadaan jalan, apakah dengan keadan ini dengan tekanan kerja yang cukup tidak ada bocoran. 2.2.2. Pencegahan beban lebih. Beban lebih ini akan mengakibatkan rusaknya komponen atau akan membahayakan keselamatan. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal antara lain : 1). Tekanan kerja terlalu tinggi. Dengan tekanan oli yang terlalu tinggi melebihi keperluan atau bahkan melebihi k apasitas dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti : timbulnya kecepatan gerak yang berlebihan, meningkatkan suhu kerja dan merusak komponen. Sebab-sebab tekanan kerja terlalu tinggi antara lain : Sengaja regulator atau relief valve disetel tinggi. Untuk itu periksa dan setel ulang , sesuaikan dengan keperluan. Relief valve tidak berfungsi, mungkin tersumbat, mungkin rusak dan sebagainya, sehingga tekanan kerja hidrolik tidak terkontrol. Terdapat penyumbatan pada saluran oli sehingga terjadilah tekanan lebih. Beban terlalu berat Untuk mencegah terjadinya beban lebih, kembalikanlah kepada penyebabnya untuk dihindari sehingga sebab-sebab tadi tidak terjadi. 2). Kecepatan terlalu tinggi (kecepatan putar atau kecepatan gerak).

Dengan kecepatan yang terlalu tinggi berarti akan terjadi gesekan antar komponen yang semakin tinggi pula. Gesekan yang tinggi akan menimbulkan panas yang berlebihan dan juga akan mempercepat ausnya komponen-komponen yang saling bergesekan. Pencegahan kecepatan ini sangatlah tergantung pada operator dan operator perlu d ibina oleh atasannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 38 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 3). Suhu yang terlalu tinggi (over heating). Suhu kerja yang meningkat terlalu tinggi akan berakibat antara lain : Cairan hidrolik menjadi sangat encer sehingga mudah bocor (daya rapatnya hilang) . Dengan suhu yang tinggi akan memanaskan seal sehingga seal akan lembek atau rusak dan akhirnya bocor. Timbulnya lapisan semacam pernis pada permukaan komponen yang justru membuat komponen menjadi kasar. Timbul bocoran yang berlebihan Berkurangnya output dari sistem. Sebab-sebab terjadinya suhu tinggi antara lain : Putaran atan kecepatan gerak aktuator terlalu cepat. Beban terlalu tinggi Tekanan kerja hidrolik terlalu tinggi Lingkungan kerja yang memang suhunya terlalu tinggi Terdapat kotoran atau lumpur yang mengendap di dalam tangki atau bahkan pada pipa-pipa atau pada pendingin, sehingga menghambat perambatan panas. Terdapat bagian-bagian yang penyok atau bengkok sehingga terjadi penyempitan yang akan menghambat sirkulasi oli. Kekurangan oli / cairan hidrolik (level oli dalam tangki turun jauh) Setelah anda mengetahui sebab-sebab overheatng maka untuk mengatasinya tentu saj a tinggal dikembalikan kepada penyebabnya, yaitu sebab-sebab tersebut dicegah. Ada satu hal lagi yang perlu dihindari yaitu yang disebut thermal heat expansion . Yang disebut dengan thermal heat expansion ialah terjadinya pemuian oli hidrolik karena panas dalam keadaan sistem hidrolik tidak bekerja. Panas ini berasal dari panas matahari atau mungkin memang dekat sumber panas yang lain. Maka hati-hati bila menyimpan mesin atau alat yang menggunakan sistem hidrolik, jauhkanlah dari terkena panas. Pemua ian karena panas ini akan meningkatkan tekanan oli di dalam sistem, untuk setiap ken aikan suhu 10 C akan menaikkan tekanan sebesar 50-60 psi (3-4 bar) pada sistem yang te

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 39 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pada waktu terjadi thermal heat expansion tekanan lebih akan dibebaskan melalui thermal relief valve terus ke tangki. Lihat gambar (Gb.5).doc . perlu dikosongkan dulu sebel um disimpan.rtutup. Silinder yang tidak mempunyai thermal relief valve. Dapat kita bayangkan bila kenaikan suhu cukup tinggi maka komponen sistem hidrol ik akan pecah. Hal ini dapat diatasi dengan memasang thermal relief valve pada lubang sa luran silinder.

Ikutilah uraian berikut i ni : Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 40 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Menjaga Kebersihan.4. Pelumasan. Bengkel hidrolik seperti bengkel-bengkel yang lain perlu selalu dijaga kebersiha nnya. karena partikel yang sangat kecil pun dapat membuat katup tergores.doc . Dengan demikian sistem hidrolik tidak memerlukan lagi pelumasan kecuali bagianbagian yang tidak dilalui oleh cairan hidrolik.2. Demikian pula sistem hidrolik itu sendiri harus selalu dijaga kebersihannya. 2. Bagaimana menjaga sistem hidrolik agar tetap bersih ?. kar ena dikatakan bahwa kebersihan pada sistem hidrolik adalah hal yang nomor satu.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. pompa tergan jal.3. Meng apa demikian.2. menyumbat orifais dan lain-lain sehingga menyebabkan kerusakan yang perbaikannya cukup mahal. Untuk sistem hidrolik telah disebutkan di atas bahwa cairan hidrolik telah berfu ngsi sebagai pelumas. yaitu bahwa kotoran dan kontaminasi harus selalu dijauhkan dari sistem hidrolik.5 Silinder dengan thermal relief valve 2.

Setelah itu oleskan pada komponen zat ( oli) pencegah karat. Simpanlah oli / cairan hidrolik ditempat yang benar-benar bersih. Jaga kebersiha oli 2). bersihkan pula tongkat tersebut dengan dilap memakai kain lap yang bersih.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) 1). Bilaslah komponen yang dibersihkan tadi dan keri ngkan dengan menggunakan udara dari kompresor. Jagalah tempat kerja anda selalu bersih Bangku kerja yang bersih dan area yang bersih adalah mutlak diperlukan bila anda menservis komponen-komponen hidrolik. Jangan sampai zat pembersih ini kontak dengan seal atau gasket. Pada waktu membersihkan komponen hidrolik gunakanlah cairan pelarut atau pembers ih kimia hanya untuk membersihkan komponen dari metal. beas dari debu atau kotoran lainnya. Hal ini akan mengakibatkan penyebaran panas keluar terhambat sehingga sistem menjadi panas. Gb. Jagalah oli / cairan hidrolik selalu bersih. Kemudian untuk menuangkannya gunakan corong yang pakai dengan saringan yang bersih pula. 3).6.Jagalah kebersihan sistem hidrolik Sistem hidrolik harus dijaga kebersihannya. Kemudian buatlah peringatan kepada operator untuk menjaga agar jangan sampai ada kotoran atau debu yang masuk ke dalam oli. Untuk itu vacum cleaner tipe untuk industr . maksudnya ialah agar semua komponenn ya dalam keadaan bersih. Bila akan menjajaki isi oli dengan menggunakan tongkat (dipstick). tidak belepotan dengan oli atau grease atau zat lain yang akibatnya dapat mengikat debu atau partikel yang lain sehingga dapat menutup permukaan kom ponen tersebut. Bila akan mengisikan oli ke tangki hidrolik bawalah oli dengan wadah yang bersih yang ditutup dengan tutup yang bersih pula.

partikel kecil d ari logam dan kotoran lain yang sejenis. Periksa pula alat-alat yang anda gunakan apakah c ukup bersih. Gambar 7 berikut menunjukkan bangku kerja dan area kerja yang b ersih. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 41 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Untuk pukul-memukul gunakan hamer dari plastik atau kulit atau kuningan agar jangan sampai ada tatal logam yang membahayakan yang masuk ke dalam komponen sistem hidrolik.doc .i sangat diperlukan karena dia akan dapat menghisap kotoran berupa debu.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Gb. penghubung (konduktor) yang berupa selang atau pipa.3. Jika memang ada bersihkanlah. Pemeliharaan Berkala. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 42 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.1. Kegiatan pemeliharaan berkala pada sistem hidrolik ialah kegiatan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai yang telah dijadwalkan. apakah ada bocoranbocoran atau tidak. apakah masih baik dan berfungsi.doc . Apabila terdapat gangguan perlu diservis lebih dulu.7 Bangku kerja yang bersih dan rapi 2. Bulanan ( Monthly ) o Periksa kondisi konektor (pengikat). 2. Periode kegiatan Mingguan ( Weekly ) o Periksa level oli pada tangki hidrolik dan ditambah bila kurang. regulator (relief valve) dan pressure gauge apakah masih bekerja dengan baik. Pemeriksaannya dengan cara dicoba dan dianalisis. gerusan komponen (chips) dan kotoran lain yang dapat menimbulkan gangguan. o Periksa kondisi sambungan dengan perapatnya (seal). o Periksa apakah pada katup-katup terdapat kotoran seperti : debu. o Periksa filter(saringan).3.

Bila terjadi kebocoran betulkan dengan cara menyetelnya. Buka tutup tangki dan hati-hati jangan sampai ada kotoran yang masuk sewaktu tutup terbuka. Tuangkan oli melalui corong dan perhatikan level oli dalam tangki melalui sight . Enam bulanan ( Six monthly). o Penyetelan-penyetelan : penyetelan mur / baut pengikat. Jenis kegiatan pemeliharaan berkala. o Periksa seal-seal pada komponen seperti pada silinder.2. 2. o Penggantian oli / cairan hidrolik . Gunakan corong yang menggunakan saringan dan yang bersih pula.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 18 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) o Periksa saluran-saluran pada katup apakah ada kebocoran atau tidak.3. batang torak. Ada berbagai macam jenis kegiatan pemeliharaan berkala itu. Penambahan oli / cairan hidrolik. Apabila oli telah berkurang yang ditandai dengan turunnya level oli pada sight g lass. o Pemeriksaan bantalan / bearing pada silinder. poros motor hidrolik dan sebagainya. penyetelan transmisi seperti belt. maka harus segera ditambah lagi hingga garis level oli mencapai garis batas yang tela h ditentukan. antara lain : 1). Bila anda akan menambah oli hidrolik hal-hal berikut harus diperhati kan : Pastikan bahwa oli di dalam sistem masih bersih dan memenuhi syarat Bersihkan sekitar tutup tangki oli sebelum tutup tangki dibuka. tetapi dalam modul i ni barangkali hanya akan dibahas beberapa hal saja. kopling dan sebagainya. motor hidrolik dan komponen lain. Tahunan o Pemeriksaan mingguan. o Pemeriksaan mingguan dan bulanan. Ambil oli dari gudang dengan wadah yang bersih. bulanan dan enem bulanan.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 43 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kemudian tangki hi drolik dibersihkan dari kotoran atau endapan-endapan yang berisi kontaminan tadi. oksida oli dan sebagainya akan keluar. oli yang l ama dikeluarkan atau dikuras atau didrain terlebih dulu. Mengganti oli / cairan hidrolik.doc . Menguras oli semacam ini sa ngat baik bagi sistem hidrolik karena dengan menguras ini kotoran dan kontaminan seperti p artikel kelupasan logam. Sebelum mengisikan oli baru ke dalam tangki hidrolik (mengganti oli).glass. Tutup kembali tangki hidrolik dengan saksama 2). debu.

Gb.9a Macam-macam kotoran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 44 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Kemudian periksa lagi level oli pada sight glass. 3). Gb. Setelah oli pembilas dimasukkan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 19 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila kotoran atau kontaminan terdapat zat yang lengket seperti lilin maka bersih kanlah dengan zat pelarut / pembersih yang sesuai hingga dapat menghilangkan zat terseb ut. Lama pembilasan ini tergantung pada besar-kecilnya atau rumit dan tidaknya siste m hidrolik yang sedang dibilas.8 Pengisian oli yang bersih Setelah selesai pengisian oli jalankanlah mesin agar sistem hidrolik mendistribu sikan olinya merata ke seluruh sistem dan jalankan paling sedikit 4 kali putaran agar udara d apat keluar semuanya dari dalam sistem. teliti. endapan dan sebagainya. Ingat cara pengisian oli baru sama halnya de ngan penembahan oli tadi yaitu harus bersih. mencapai garis batas oli dan seb againya kemudian tutuplah denganrapat-rapat. oksidasi oli. maka oli pembilas kemudian dikuras kembali hingga bersih. operasikan s istem tersebut agar oli pembilas dapat masuk ke seluruh penjuru dan seluruh bagian dar i sistem. Setelah dirasa c ukup pembilasannya. Memeriksa dan membersihkan saringan (filter) Filter bertugas untuk menyaring kotoran atau kontaminan agar cairan hidrolik bebas dari kontaminasi. Sekaran g pengisian oli baru boleh dilakukan. Biasanya memerlukan waktu antara 4 48 jam. ap abila permukaannya turun tambahlah oli hingga mencapai garis batas. Kontaminan tersebut dapat berasal dari luar (terutama dari udara) dan dari dalam seperti partikel kelupasan komponen.doc . Setelah pembersihan selesai bilaslah sistem tersebut (flushing the system) denga n menggunakan oli pembilas (khusus).

.

9b menunjukkan kontaminan yang tersaring dan bagi kontaminan yang sangat kecil dapat lepas dari saringan balik (return filter) Gb. Bila demikian pompa tidak lagi memompa oli dan akhirnya .9c. Tetapi bila return filter telah tersumbat dengan kontaminan. oli akan mengalir ke tangki tanpa filter yang akibatnya inlet filter juga akan tersumbat. Kontaminan ini harus difilter agar tidak merusak atau mengganggu beroperasinya komponen hidrolik. Gb. Bila tidak segera diservis.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 20 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Return filter Inlet screen Gb.9d. pressure gauge pada relief valve itu akan menunjukkan tingginya perbedaan tekanan. Pada saat ini mestinya operator telah mengetahui bahwa filter harus diservis. Bila saringan dalam keadaan bersih perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar filter tidak terlalu besar. Lihat Gb. menunjukkan filter yang menggunakan relief valve dan sedang beroperasi. perbedaan tekanan akan semakin tinggi dan bila sampai batas penyetelan relief valve maka relief valve akan membuka.9b Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter tersumbat Inlet filter tersumbat Bentuk-bentuk kontaminan dapat anda lihat pada gambar 9a.

rusk total atau macet.9c Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 45 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Gb.

Oleh karena itu harus hati-hati dan teliti bila memasang rangkaian (sirkuit). Zat pencuci harus dipilih yang sesuai dengan komponen saringan tersebut.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 21 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Bila telah ada tanda-tanda dari relief valve tadi segeralah hentikan mesin. buka cap dari filter dan lepas komponen penyaringnya. Kebocoran luar akan mengakibatkan oli / cairan hidrolik berkuran g. keringkan sampai kering kemudian pasang kembali. Karet penutup selang fleksibel dapat juga retak dan bocor. oleh karena itu pada waktu merakit (assembling) harus teliti dan menggunakan seal atau gaskets yang cocok . Kebocoran dalam ini sukar dideteksi oleh karena itu tanda-tandanya perlu kita kenali yaitu makin lambatnya gerakan aktuator (lamban) dan tenaga terasa berkurang. Gb. Bila filter tidak mungkin lagi dicuci maka gantilah dengan yang baru. Memeriksa kebocoran (Leaks) Apakah yang menyebabkan kebocoran itu ? Sebenarnya ada banyak penyebabnya tetapi dapat kita golongkan menjadi dua saja yaitu : Kebocoran dalam . Tanda bahwa filter tersumbat 4). Kebocoran luar. atau berbeda ukuran dan sebagainya. membentuk gelembung-gelembung atau membuih. Juga akan meningkatkan suhu dari sistem yang berarti pemborosan tenaga. Ada pun penyebab kebocoran luar ini juga bermacam-macam antara lain : Setiap sambungan dari rangkaian hidrolik dapat menyebabkan kebocoran bila ikatannya kurang pas. Kebocoran ini terjadi biasanya pada sluran hisap. Komponen juga dapat bocor.9d. Tidak mengakibatkan kehilangan oli secra nyata tetapi mengurangi efisiensi dari sistem hidrolik karena akan ada udara yang terhisap dan terperangkap ke dalam oli. maka harus sering . Bila tanda-tanda itu muncul maka sistem perlu ditest. tunggu sampai dingin. mengotori tempat kerja sehingga kelihatan jorog dan yang penting adalah membahayakan orang yang bekerja kerena licin. Cuci atau bersihkan dan bilas hingga bersih.

doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 46 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.diperiksa agar tidak terlanjur besar.

4. Penyetelan bagian-bagian yang bersambung seperti pengencangan bau-mur pengikat. Melakukan Penyetelan-penyetelan Agar kita pastikan bahwa sistem hidrolik bekerja dalam keadaan sempurna. 5). penyetelan penjepit selang (hoses fittings). bagian-bagian yang bergerak maupun instrumen-instrumen pengontrol. Penyetelan bagian-bagian yang bergerak seperti silinder hidrolik. Penyetelan-penyetelan tersebut meliputi bagian-bagian yan g bersambung. motor hidrolik . Ada pun tujuan dari predictive maintenance ini antara lain : Dapat mengatur jadwal pemeliharaan berkala. Dengan telah diprediksikannya kapan suatu komponen atau peralatan disetel kembali atau diservis atau diganti karena umur pakainya memang sudah habis. misalnya pancara n oli bertekanan tinggi dapat menyakiti orang atau bila kena percikan api dapat mengak ibatkan kebakaran yang sangat merugikan. maka jadwal pemeliharaan berkala dapat ditetapkan demikian juga jadwal produksi dapat diatur karena mesin/peralatan . Oleh karena itu setel tekanan kerja hidrolik sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas sistem. Penyetelan instrumen pengontrol seperti penyetelan/kalibrasi pressure gauge. rantai dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 22 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Tekanan oli yang berlebihan juga dapat menyebabkan bocor. maka di samping secara rutin diadakan pemeriksaan juga secara berkala harus diadakan penyetelan-penyetelan. 2. Pemeliharaan Prakiraan (Predictive Maintenance) Yang dimaksud dengan pemeliharaan prakiraan atau predictive maintenance ialah ke giatan pemeliharaan untuk memperkirakan umur atau pun masa berfungsinya secara efektif dan efisien suatu komponen atau suatu peralatan. the rmometer dan alat-alat kontrol lainnya. Ingat ! Kebocoran oli hidrolik yang bertekanan tinggi sangat berbahaya. pengencangan sambungan kabel dan la inlainnya.

Hal ini sangat menguntungkan karena proses produksi akan segera berjalan kembali.produksi sedang dalam pemelihraan atau berhenti. Dengan telah disiapkannya komponen pengganti sebelumnya ini berarti pekerjaan replacing atau pun servicing dapat lebih lancar karena segala keperluan telah tersedia. Dengan demikian jadwal kerja secara tepat dapat dipenuhi. Dengan demikian program produksi dapat dialihkan ke mesin yang lain atau setidaknya penerimaan order ata u penetapan waktu penyerahan dapat diatur sedemikian rupa sehingga reputasi perusahaan tetap terjaga. Waktu tunggu yang biasanya membosankan tidak terjadi .doc . Dapat mempersiapkan komponen pengganti sebelumnya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 47 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Demikian juga perlu diprediksi kapan harus diadakan penyetelan-penyetelan ulang agar kedudukan pipa tetap memenuhi persyaratan Saringan oli atau filter. Bantalan ini juga dapat diperkirakan umur pakainya . dalam suatu sistem hidrolik ada beberapa komponen yang dapat diperkirakan (diprediksi) umurnya atau masa pakainya. sehingga banyak karyawan yang menganggur. Belt pada umumn ya dapat dipakai kira-kira 1000 jam kerja atau bila belt tadi dipakai secara non st op berati dapat dipakai dalam waktu 1 tahun. Perapat seal pada umumnya terbuat dari bahan kare t atau karet sintetis atau kulit atau plastik. Sedangkan jadwal belum diatur atau belum disesuaikan dengan jadwal pemeliharaan. Menurut pengalaman. Bila sistem hidrolik berhenti secara ti ba-tiba akan mengakibatkan semua mesin atau peralatan yang menggunakan atau dilayani oleh sis tem hidrolik akan berhenti pula. Umur pakai dapat diperkirakan sesuai dengan jenis maupun ukuran belt itu sendiri. Perapat atau perfak atau seal. karena pemipaan merupakan penyaluran cairan hidrolik untuk mendistribusikannya ke seluruh pemakai. Pemipaan atau piping. hal ini sangat penting diperhatikan dalam mendukung suatu sistem manufacturing dimana kemungkinan siste m hidrolik bekerja selama 24 jam non stop. Sabuk ini dibuat dari bahan-bahan yang fleksibel seperti karet atau bahan sintetis atau plastik y ang diperkuat dengan bahan-bahan serat yang cukup kuat. Masalah pemipaan juga harus mendapat prediksi yang cukup baik. Bantalan atau bearing. target produksi terhambat dan masih ad a hal-hal lain lagi yang merugikan. antara lain : Sabuk atau belt. Komponen ini juga dapat diperkiraka n masa pakainya atau dapat dilihat pada petunjuk manufakturnya. Yang perlu diprediksi adalah kapan pipap ipa logam dicat kembali untuk melindunginya dari proses korosi atau bila pipa karet atau plastik. Sabuk berfungsi untuk memindahkan tenaga dari penggerak mula (motor listrik atau motor bakar) ke pompa hidrolik atau pesawat lain. kapan harus diganti. Saringan oli ini tidak hanya diprediksi kapan harus di .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 23 PEMELIHARAAN PENCEGAHAN SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Dalam hubungannya dengan pemeliharaan sistem hidrolik.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 48 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. yaitu : o Tugas 2 : Melaksanakan pra pemeliharaan o Tugas 3 : Melaksanakan pemeliharaan harian o Tugas 4 : Melaksanakan pemeliharaan berkala. Sampai di sini anda telah mempelajari cara-cara pemeliharaan pencegahan. Dengan diperlukannya prakiraan-prakiraan ini berarti seorang teknisi harus tahu dan harus ada catatan tentang kapan suatu komponen dipasang dan kapan diadakan pemeliharaa n. Dengan demikian adanya catatan-catan pemeliharaan atau maintennce record menjadi sangat penting untuk dilaksanakan.doc .ganti tetapi juga perlu diprediksi kapan harus diservis atau dibersihkan dan disetel kembali. Untuk selanjutnya kerjakanlalah tugas-tugas berikut.

Ada tahapan pokok yang dianjurkan untuk dapat menemukan gangguan yaitu : 1) Menguasai sistem. 2) Mencari informasi dari operator. Tentu saja. Kemudian bagian maintenace ( Spervisor maintenance ) akan menugaskan teknisinya untuk men indak lanjuti laporan tersebut dengan memberikan surat perintah perbaikan ( repair ord er ). 4) Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem 5) Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. 6) Buat kesimpulan atas dasar analisis .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 24 3. 3) Mengoperasikan mesin bila mesin masih dapat dioperasikan. MENEMUKAN KERUSAKAN ( FAULT FINDING) Apakah yang dimaksud dengan menemukan kerusakan itu ? Beberapa istilah yang serupa dan maksudnya sama seperti : menemukan kerusakan (f aultfinding) atau mendiagnose kerusakan (diagnosing fault) atau mencari gangguan / kerusakan (fault tracing) maksudnya ialah mencari bagian-bagian yang rusak atau tidak berf ungsi dari sistem hidrolik yang menyebabkan sistem itu terganggu atau tidak bekerja. maka operat or seharusnya segera menghentikan mesin dan lapor ke bagian maintenance. Bila terjadi adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan pada sistem. pertama-tama teknisi akan mencari dulu gangguan atau kerusakan atau distur bance yang terjadi yang menyebabkan sistem tidak bekerja.

doc . Tahapan menemukan gangguan untuk mengambil keputusan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 49 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.7) Uji kesimpulan anda Gb 10.

aliran fluida. agar tahu sejarah kejadian sistem tersebut 4) Cari pengalaman praktik. 3. . Di sini anda harus dapat membaca diagram sirkuit hidrolik. maka teknisi akan segera melaksanakan tugas dan kemungkinannya pertanyaan akan timbul sebagai berikut : Apakah mesin / peralatan mendapat gangguan / kerusakan pada waktu bekerja ( dalam keadaan switch-on )? Apakah gangguan semacam ini pernah / sering terjadi sebelumnya? Apakah operator telah memperbaiki atau telah mengubah posisi switch (mematikan mesin )? Bagaimana mesin / alat itu Gb 12. 3) Pelajari kartu mesin (maintenance record). Informasi dari operator dioperasikan dan di mana tempat pengoperasiannya bila mesin / alat tersebut termasuk alat bergerak. jenis komponen. agar anda menguasai cara kerja sistem. step diagram dan grafik urutan kerja. kemudian praktiklah. Mencari informasi dari operator Setelah mendapat repair order. Menguasai sistem Untuk dapat menguasai sistem anda harus mempelajari : 1) Buku petunjuk pengoperasian. cara memelihara dan memperbaiki sistem. 2) Buku petunjuk pemeliharaan (maintenance manual). agar memahami betul cara pengoperasian yang benar.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 25 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.2.1.

doc . Mempelajari sistem Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 50 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Gb 11.

seperti bau kebakaran misalnya. Suara asing yang tidak biasa terdengar perlu dicurigai d an perlu dicermati kemudian segera mengambil keputusan. perhatikan setiap gerakan. lihat. Artinya dalam keadaan operasi tiba-tiba sistem berhenti tanpa dikehendaki atau pada waktu akan dioperasikan sistem tidak mau bekerja. Apabila suhu meningkat dengan tajam perlu kiranya segera memberhentikan mesin kemudian menyelidiki kelaian apa yang terjadi. 3. dengar. itulah yang harus dicari. Termasuk apabila timbul bau-bau yang tidak biasanya terjadi. Tercium bau asing. Bila terjadi getaran yang tidak seperti biasanya selama operasi atau getaran yang berlebihan berarti ada suatu kelainan. beban ringan sampai beban penuh bila mungkin. Mengoperasikan mesin Operasikanlah mesin / alat tersebut sesuai dengan prosedur (warming up. perlu kiranya operator atau pemakai mes in / peralatan / fasilitas segera menghentikannya dan lapor kepada bagian maintenance .3. Buktikan sendiri apa yang telah diinformasikan oleh operator tadi. Kelainan itu disebabkan oleh apa dan di bagian mana. Periksa alat ukur (pressure gauge misalnya) apakah alat tersebut menunjukkan kelainan . Meningkatnya suhu. Apakah tanda-tanda adanya kerusakan / gangguan itu ? Secara umum gejala atau tan datanda itu adalah sebagai berikut ! : Tanda-tanda kerusakan Tanda-tanda kerusakan yang biasa terjadi pada sistem hidrolik antara lain : Sistem berhenti. perlu segera diselidiki dan mesin juga diberhentikan. Getaran yang berlebihan. Tanda-tanda seperti tersebut di atas bila muncul dalam keadaan kita mengoperasik an sistem hidrolik (dalam keadaan bekerja). Informasi-informasi semacam ini barangkali sangat penting bagi teknisi untuk dapat menemukan kerusakan dan sangat membantu mempercepat pekerjaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 26 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Operator akan menginformasikan gejala atau tanda-tanda terjadinya gangguan kepada teknisi maintenance sebagai bahan analisis dalam memecahkan permasalahan. Terdengar suara asing . cium dan rasakan apakah tanda-tanda seperti tersebut di atas muncul dan kalau muncul di bagian mana.

doc . Bila mesin / alat sudah tidak dapat dihidupkan lagi. Mengoperasikan mesin Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 51 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.13.pengukuran atau bahkan alat itu yang rusak. Gb. mungkin ada bagian-bagian yang masih dapat digerakkan. maka gerakkanlah untuk mendapatkan suatu informasi tambahan.

Sambil inspeksi buatlah catatan-catatan. Periksalah bagian tersebut dengan cermat. Menginspeksi mesin 3. tetapi juga jangan lupa . setelah anda mengoperasikan atau menggerakkan. Dan ingat bahwa satu kerusakan sering kali dapat menyebabakan kerusakan yang lain lagi. Gb. apakah filter tersumbat dan sebagainya. 3.doc . Dari hasil catatan-catatan sewktu inspeksi anda dapat membuat daftar kemungkinan-kemungkinan penyebab kerusakan. Demikian juga perhatikan baik-baik semua komponen barang kali ada yang retak atau bocor atau kendor dan sebagainya. coba periksa oli dalam tangki hidrolik.15.14.4. Menginspeksi atau memeriksa mesin / sistem Dari hasil pengamatan anda selama mengoperasikan mesin tadi tentu anda telah mencurigai bagian-bagian yang memberikan tanda-tanda gangguan.5. Ingat ! Untuk memeriksa dengan membuka sistem hidrolik yang bertekanan. Membuat daftar kemungkinan penyebab gangguan. keadaannya apakah berbuih. Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 27 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) Nah. apakah oli sangat kotor. lanjutkanlah dengan pemeriks aan visual bagian-bagian yang anda curigai. Mendaftar penyebab gangguan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 52 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.atau berubah seperti susu (milky). kosongkan dulu o li yang bertekanan untuk kembali ke tangki hidrolik. Oli yang bertekanan tinggi san gat berbahaya karen bila menyemprot orang dapat mengakibatkan celaka. level permukaannya.

doc . Gb.17.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 28 MENEMUKAN KERUSAKAN (lanjutan) 3.7. Mengambil kesimpulan Dari daftar penyebab kerusakan tadi anda dapat membuat analisis untuk menyimpulkan bagian mana yang mengalami gangguan.6. Mengetes kesimpulan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 53 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. tes dulu kesimpulan anda untuk memastikan kebenaran kesimpulan anda. Kesimpulan 3. sebelum anda mulai merepair.16. Mengetes kesimpulan Sekarang untuk tahapan terakhir. Pengetesan dapat secara langsung membongkar konponen kemudian diperiksa secara saksama atau dengan alat tes yang sesuai dengan masalah yang akan dites. Gb.

Pengecekan kebocoran silinder Banyak kesalahan atau gangguan atau malfunctions pada suatu mesin atau sistem da pat ditemukan dengan cepat dengan menggunakan operational checkout procidures yaitu dengan pendekatan : lihat dengar rasa. Hidupkan kembali mesin dan perhatikan lubang (port) yang telah terbuka.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 29 Contoh mengetes kebocoran : Pengecekan kebocoran pada katup-katup : (Gb. Gb. Pengecekan kebocoran katup-katup Gb. Perhatikan apakah pada lubang katup (port) yang dibuka tadi ada bocoran ataukah tidak.18b. penggunaan hydraulic annalyzer atau hydr aulic tester sangat dianjurkan Berikut ini adalah contoh menemukan gangguan dengan pendekatan : lihat sa. Tetepi untuk gangguan yang cukup kompleks dan perlu keakuratan yang lebih tinggi.18a. apakah ada bocoran ataukah tidak. Untuk ujung sebaliknya sama seperti itu caranya. Tahanlah beban (disangga) kemudian lepas selang balik dan tutuplah selang tersebut. Lepas selang pada bagian yang tidak bertekanan dan tutuplah selang tersebut.10b) Hidupkan mesin dan gerakkan piston beberapa cm kemudian matikan kembali. dengar ra .10a) Hidupkan sistem hidrolik dan gerakkan aktuator beberapa cm ke atas kemudian posisikan penggerak katup pada posisi netral dan matikan mesin. Pengecekan kebocoran pada silinder : (Gb. Setelah itu posisikan penggerak katup kebalikan dengan posisi pertama dan lepaskan penyangga.

doc .Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 54 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Pengetesan pompa hidroik merupakan permulaan pengetesan seluruh sistem karena pompa hidrolik merupakan pembangkit aliran fluida ke seluruh sistem. Aliran oli harus dicek (dites) apakah ada perubahan penghasilan pompa. Suhu oli hidrolik harus dicek agar pengetesan berikutnya lebih akura t. . Sedangkan bila menggunakan closed center system. Pengetesan kebocoran untuk mengisolasi kebocoran pada setiap komponen yang bocor. Sambungkan saluran tekan ke saluran masuk (inlet) hydraulic tester. pengecekan tekanan untuk mengidentifikasi bekerjanya pompa utama. lepas selang (konduktor) antara pompa dan katup.19) 1). sehingga se belum pompa beres berarti komponen yang lain belum akan dapat dites. gerakka n naikturun. Pengetesan tekanan ini untuk mengecek apakah relief valve bekerja dengan sempurna. Cara mengetes pompa : (Gb. Apabila hasil infestigasi menunjukkan hasil seperti tersebut di atas berati cush ion masih baik. Dengan hydraulic tester ini dapat ditest : Temperatur. Apabila cushion m asih baik dan berfungsi maka kecepatan batang torak semakin lambat. Menginstalasikan hydraulic tester. flow meter. Mengetes pompa hidrolik dengan Hydraulic Tester Hydraulic tester atau hydraulic annalyzer terdiri atas pressure gauge (tekanan t inggi dan rendah). Bebaskan tekanan dalam system. Dengar : Apakah kedengaran suara oli melalui orifice ketika batang torak mendeka ti akhir langkah ? Seharusnya kedengaran. temperature gauge dan katup beban (pressure load valve). Lihat : Kecepatan batang torak ketika mendekati akhir langkah. Kebocoran.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 30 Mengetes cushion pada silinder kerja ganda Hidupkan mesin. Tetapi apabila lain dari yangtersebut di atas berati cushion ada kelainan atau rusak. Perhatikan suara dan kecepatan geraknya ketika mendekati akhir langkah. Aliran (flow). kemudian aktifkan silinder penggerak backhoe (misalnya). Tekanan.

doc . Lanjutkan pembebanan sampai suhu kerja yang normal tercapai. Tapi ingat ! jangalah bebannya melebihi tekanan maksimum. Periksa permukaan oli (oil level) Pastikan bahwa katup beban dalam keadaan terbuka sebelum mesin dihidupkan atau sebelum proses pengetesan distart. Kemudian mulailah pengetesan dengan menghidupkan mesin. Secara perlahan tutuplah katup beban pada hydraulic tester untuk memberikan beban pada pompa. (Suhu kerja normal dapat dilihat pada buku spesifikasi mesin). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 55 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Sambungkan saluran keluar (outlet) hydraulic tester ke tangki hidrolic.

Cyl.0 10. Mengoperasikan hydraulic tester Catatlah besar aliran pompa pada waktu tekanan nol yaitu ketika katup beban terbuka. misal pada tekanan 2000 psi besar aliran 7. Buka kembali katup beban hingga tekanan kembali ke nol.0 25. Gl/mn 31. menunjukkan bahwa pompa tersebut adalah pompa yang sudah jelek. Matikan mesin Catatan hasil pengetesan : Gb. variable displacement ya ng moderen dapat mencapai 90 %. Setelah katup beban ditutup.0 19. Bahkan pada pompa tipe radial piston.0 Gln/min.19. trvl Sebagai pedoman bahwa yang dikatakan pompa tersebut baik ialah apabila jumlah al iran atau flow rate pada tekanan maksimum dapat mencapai paling tidak 75 % dari flow rate pada tekanan nol.0 28. misalnya tercatat 31 Gln/min.0 Circuit. psi 0 250 500 750 1000 1250 1500 1750 2000 2250 Aliran. Sehingga bila kita lihat hasil pengetesan yang cata tannya tercantum pada tabel di atas.0 13.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 56 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 31 2).0 16.0 7. Pengetesan pompa hidrolik Pemilik : Seri . Model : Tekanan. amati kenaikan tekanan dan catatlah besar aliran setiap kenaikan tekanan 250 psi atau 17 bar sampai mencapai tekanan maksimum.0 22. test Direct.

.

Untuk itu teslah b agian atau komponen yang dicurigai dengan cara pengetesan seperti yang tersebut di atas. Buka katup beban untuk mencatat aliran maks. . Gb. bila aliran pada setiap tekanan sama sebagaimana pada pengetesan pompa yang baik berarti seluruh komponen sistem adal ah baik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 32 Mengetes Sistem hidrolik.20 di samping. Tutuplah katup beban dan perhatikan kenaikan tekanan pada sistem. selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Hidupkan mesin dan stel kecepatannya sesuai dengan rekomendasi pembuatnya. Pengetesan harus dilakukan pada suhu cairan hidrolik yang sama. Operasi pengetesan adalah sebagai berikut : Buka katup beban (loadvalve) pada tester. Sebagai pedoman diagnose hasil pengetesan. Tetapi bila tekanan telah mulai turun sebelum mencapai beban penuh berarti ada bagian atau komponen dari sistem yang bocor atau telah rusak. Pengetesan system hidrolik Operasikan katup pengatur arah dan tahan pada suatu posisi sesuai dengan keperluan pengetesan. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang diagnose gangguan pada sistem hidrolik. Catat flow rate setiap kenaika tekanan 250 psi atau 17 bar.20. Cara menginstal hydraulic tester seperti terlihat pada Gb. Bila terjadi ken aikan suhu maka cairan hidrolik perlu dilewatkan ke sistem pendinginan. pada tekanan nol.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 57 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 33 4. PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari cara-cara memperbaiki setiap komponen hidr olik yang mengalami kerusakan. Ternyata sebagian besar gangguan pada sistem hidrolik disebabkan adanya kerusakan pada komponen. Apakah setiap komponen yang rusak itu mesti rusak semua bagiannya ? Tentu saja t idak. Mungkin hanya sebagian kecil yang rusak sehingga dapat kita perbaiki, mungkin ju ga sebagian besar dari komponen itu rusak sehingga tidak dapat di perbaiki lagi. Untuk mempelajari cara-cara perbaikan komponen, anda akan mempelajari dari setia p komponen itu mengenai hal-hal berikut : Diskripsi tentang fungsi-fungsi komponen (sudah dipelajari sebelumnya) Gambar komponen (dapat dilihat pada modul hidrolik 1 dan hidrolik 2) Bentuk kerusakan Penyebap terjadinya kerusakan. Cara mengatasi kerusakan. Ingat bahwa : Prosedur perbaikan setiap komponen juga harus sesuai dengan sistematika perbaikan yang telah dibahas di depan. 4.1. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Udara bocor masuk ke dalam sistem 2). Timbul gelembung udara dalam saluran masuk 3). Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli, jadi tidak menyedot udara. Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa, sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor, kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal.(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti)

Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Kemungkian saluran intake tersumbat, ada bagian yang sobek (berlubang), saringan tersumbat dan pipanya bocor, oli terlampau kental dan sebagainya. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat, mengganti yang sobek, mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 58 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab Mengatasi / memperbaiki 4). Ada bagian yang rusak atau hilang 5). Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston Periksa manufacture s maintenance instruction. Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Bila kekentalan oli kurang cocok, ganti saja. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak, maka bersihkan dengan larutan pembersih, keringkan baru dipasang lagi. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek, sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. 6). Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan 7). Pompa berputar terla;lu cepat 8). Pompa lepas dari motornya. Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak, puli, dan ukuran roda, barang kali ada yang mengganti. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus

(misalignment) atau terlalu kendor.doc . Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 59 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor.

4). maka luruskan. yang diganti. bersihkan 3). Saluran hisap tersumbat Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat .2. Putaran poros pompa Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. terbalik Periksa penginstalan motor. belt. Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. 6). Bila ada pipa yang tersumbat. . Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya 5). 7). Permukaan oli turun (terlalu rendah) Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya. bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 35 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. poros patah dan sebagainya Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. 2). bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. Pompa tidak memompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel. roda gigi dan sebaganya. Oli terlalu kental Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. Putaran poros pompa terlalu rendah Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. Kerusakan mekanik seperti lepas kopling.

doc .Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 60 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah. kurang sejajar). Perfak (packing) aus Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. gantilah dengan oli yang sesuai. Kebocoran dalam terlalu besar Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan. Maka gantilah dengan yang baru.doc . 4).3. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve. 4.4.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 36 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. 5). 3). Viskositas oli terlalu tinggi Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. bagian-bagian pompa misalignment. Overheating Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). tidak sejajar. kurang lurus. Bocor di sekeliling pompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). 2). kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). Pendingin oli tersumbat Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 61 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. menyebabkan gesekan yang besar dan yang tidak sempurna menimbulkan panas. Terlalu sering membuang oli pada relief valve Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. (kurang kencang. Penyetelan / perakitan Bagian-bagian yang kondor.

piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Relief valve disetel terlalu rendah Untuk memeriksa penyetelan relief valve. maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. 4.5. Untuk bagian yang aus perlu diganti. endapan dan sebagainya. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu.6. . 2). Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. ke-ausan bearing dan sebagainya. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) 4. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. bloklah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. oli mengandung vernish. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. Katup-katup. 2).

doc .Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 62 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 38

PERBAIKAN KOMPONEN HIDROLIK(lanjutan) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 4). Rusak, aus atau macet pada komponen pompa 6). Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted circuited) yang langsung kembali ke tangki Untuk memeriksanya, pasang pressure gauge dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa. Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai Kesalahan atau keausan pada katup-katup, piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut dengan komponen baru yang sesuai. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan komponen hidrolik, selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 63 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 39 5. PERBAIKAN/OVERHOL SISTEM HIDROLIK Pada bagian ini anda akan mempelajari sistematika mengoverhol sistem hidrolik , sehingga anda akan mampu nantinya melaksanakan overhol sistem hidrolik di bengkel anda. Apakah ada perbedaan antara perbaikan dan overhol sistem hidrolik ? Tentu saja a da. Perbedaannya ialah bahwa overhol itu merupakan perbaikan secara menyeluruh dari kerusakan mesin / peralatan yang disebabkan oleh keausan atau karena umur pemaka ian sudah mencapai jumlah jam kerja yang ditetapkan. Misal 4000 jam kerja untuk sist em hidrolik pada alat berat . Jadi untuk overhol ini tidak harus ada diagnose karena memang sudah diprediksi/d iketahui rusak total. Sistematika pelaksanaan overhol hampir sama dengan sistematika perbaikan. Untuk itu pelajarilah uraian berikut : 5.1. Perencanaan Overhol (Overhaul Planning). Untuk overhol ini perlu adanya perencanaan yang matang agar lancar pelaksanaanny a, tidak boros pembiayaan dan masih menguntungkan. Apa sajakah yang harus direncana kan sebelum pelaksanaan overhol itu ? Hal-hal berikut inilah antara lain yang perlu direncanakan : 5.1.1. Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting), meliputi : Perhitungan jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam overhol, misalnya pekerjaan bongkar-pasang, pengangkatan (dengan alat berat), pekerjaan pemesinan, pekerjaan elektroplating dan sebagainya. Hal ini perlu diperhitungkan karena akan menyangkut dengan biaya. Perhitungan waktu pengerjaan. Berapa lama mesin / alat akan dioverhol sangat menentukan proses produksi karena semakin lama mesin / alat tidak beroperasi semakin banyak kerugian Perhitungan tenaga kerja meliputi tenaga ahli sampai tenaga biasa direncanakan baik tempat kerjanya, lama bekerja dan upah kerjanya. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja, biaya alat, biaya bahan maupun biaya perbaikan komponen atau penggantian komponen. Mengenai perbaikan atau penggantian komponen perlu dipertimbangkan yang mana lebih murah dan lebih baik. 5.1.2. Teknisi overhol. Untuk overhol sistem hidrolik ini akan memerlukan beberapa tekn

isi dari beberapa jenis keahlian, antara lain : Teknisi hidrolik Teknisi listrik dan elektronik Teknisi mekanik. 4.1.2. Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). Jadwal pelaksanaan overhol, maksudnya kapan overhol ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja perusahaan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 64 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc

Setelah pembongkaran selesai kemudian proses pembersihan atau pencucian dari bagian-bagian terkecil agar mudah diidentifikasi dan diperiksa. hal ini perlu dicermati dan selalu memperhatikan gambar susunan pada maintenance manual. 5. Pemeriksaan Komponen Yang dimaksud dengan pemeriksaan komponen ialah pemeriksaan seperti apa bentuk d an jenis kerusakan komponen tersebut kemudian dianalisis dan diuji sejauh mana /seb erat apa kerusakan tersebut terjadi . Isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol Yang dimaksud denagan isolasi mesin / peralatan yang akan dioverhol ialah memind ahkan atau memisahkan mesin tersebut ke bengkel ovehol agar terpisah dari mesin / pera latan yang sedang beroperasi. Jadwal penyatuan kembali (reasembling ) dan pengujian hasil overhol.3. Khusus untuk sistem hidrolik misalnya.assembly yang nantinya akan dipisahpisahkan untuk mempermudah pada waktu penyatuan kembali (reassembling). Dismantling atau pembongkaran. sub. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan overhol tidak tergang gu dan juga tidak mengganggu.assembly gear box dikirim ke bengkel mekanik. atau alat pemotong harus benar-benar sesuai atau cocok dengan pekerjaan yang sedang ditangani. Langkah-langkah pemeriksaan adalah sebagai berikut: Membongkar / memindahkan komponen dari induk mesin / peralatan. . perlu mengosongkan oli bertekanan yang masih ada di dalam sistem. Memberikan label (tagged) pada sub. Prosedur isolasi. Misalnya siapa yang harus melakukan.2. Setiap komponen atau sub. Yang perlu diperhatikan dalam isolasi ini antara lain . Prosedur keselamatan kerja. Ingat ! label atau tagged pada setiap sub. alat apa yang memenuhi syarat yang akan dipergunakan dan sebagainya.assembly dicabut (dipindahkan) dari induk mesin / peralatan kemudian dikirim ke bengkel yang sesuai misalnya sub. Jadwal perbaikan / penggantian komponen.assembly jangan sampai hilang. Prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan perlu dipatuh bersama. Alat pembongkaran seperti alat pengencang / pengendor. Agar keselamatan dan kesehatan kerja terjamin kita harus mematuhi prosedur yang berlaku secara umum maupun prosedur yang ada di perusahaan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 40 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Jadwal pembongkaran (dismatling) dan pemeriksaan komponen.assembly kelistrikan dikirim ke bengkel listrik dan sebagainya. atau alat pemukul. Pembongkaran komponen menjadi bagianbagian terkecil dari komponen atau bijian. kapan waktunya. 5.

piston rod. control plunger dan lain sebagainya perlu diperiksa / ditest apakah kondisinya masih baik atau sudah Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 65 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. pasak/pena dan lain-lainnya. pasti sudah harus diganti kerena aus .Pemeriksaan atau pengujian komponen. cylinder barrel. valve disc.doc . Tetapi bagian-bagian yang lain seperti piston. bearing. Karena overhol adalah proses perbaikan menyeluruh dari kerusakan total disebabkan keausan maka untuk bagian-bagian komponen sistem hidrolik yang diprediksi telah aus seperti sealseal. valve tube. Jadi tidak perlu diperiksa lagi.

4. perubahan bentuk seperti bengkok. Alat-alat perbaikan merupakan faktor penentu keberhasilan perbaikan. Pemeriksaan dan pengujian harus dilakukan oleh teknisi ahli dan didukung dengan alat pemeriksa / alat uji yang memadai di bengkel atau lab masingmasing. Oleh karena itu perlu kiranya alat-alat perbaikan terseb ut memenuhi persyaratan teknis. Perbaikan Komponen Teknisi Perbaikan. Maksudnya ialah apakah pelaksanaan perbaikan itu di bengkel sendiri atau harus ke bengkel di luar perusahaan. sekecil apapun bagian komponen tersebut. Karena tidak semua keahlian dan peralatan untuk perbaikan itu dimiliki oleh suatu perusahaan maka pada perbaikan komponen tertentu perlu dibawa ke bengkel lain. Dari hasil pemeriksaan dan pengujian kerusakan tadi anda dapat mengambil keputusan apakah bagian tersebut perlu diganti dengan yang baru atau cukup diperbaiki saja. Misalnya poros yang bengkok diluruskan. Pengetesan hasil perbaikan komponen.5. Tempat Perbaikan. Kemungkinan memerlukan teknisi ahli apabila memerlukan perbaikan yang sangat presisi. Kegiatan reassembling ini sangat tergantung pada pelaksanaan perba ikan komponen. 5. Ini semua harus dilaksanakan dengan cermat karena hasilnya akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan selanjutnya. Alat perbaikan dan alat testing. Tentu saja harus diperhitungkan bahwa perbaikan ini dijamin akan mencapai kualitas yang sama dengan yang baru dengan biaya lebih murah. Dalam menetapkan personel untuk melaksanakan perbaikan ini harus disesuaikan antara kerusakan komponen yang akan diperbaiki dengan kompetensi teknisi pelaksana perbaikan. Oleh karena itu monitoring pelaksanaan perbaikan harus dilaksanakan se cara konsisten agar jadwal perbaikan yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara te pat. Demikian juga alat pengujian (testing tools) harus memenuhi syarat (terstandar).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 41 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) cacat misalnya pengurangan demensi. 5. Setiap hasil perbaikan. karena apabila alat ujinya tidak standar maka hasi l perbaikannya pun tidak akan memenuhi standar. Misalnya untuk memperbaiki eksentrisitas dan menguji sentrisitasnya atau untuk perlakuan panas dan sebagainya. tidak sentris atau bahkan retak atau patah. perlu dites sebelum dirakit kembali ke dalam komponen induknya dengan mempergunakan alat-alat tes yang telah disebutkan di atas. valve disc yang berkurang ukurannya dapat dilapis lagi (elektro plating) dan sebagainya. . Penyatuan Kembali (Reassembling) Penyatuan kembali atau reassembling merupakan pekerjaan akhir dari proses perbai kan atau overhol. Pengabilan keputusan.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 66 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Hal pokok yang harus dilakukan dalam persiapan ini adalah mengumpulkan komponen-komponen yang telah selesai diperbaik baik yang diperbaik di dalam bengkel sendiri atau pun yang di bengkel luar.Langkah-langkah reassembling dapat anda ikuti sebagai berikut : Persiapan.

sistem hidrolik saja yang dioverhol. Setelah selesai perakitan. Pelaksanaan perakitan. Disamping itu tentu saja dipersiapkan pula alat-alat perakitan dan alat penunjangnya seperti alat angkat. grease. dengan cara mengoperasikan mesin / peralatan dengan dibebani mulai dari beban ringan hingga beban penuh selama waktu yang telah ditetapkan. kabel dan lain sebagainya. Untuk pengujian hasil overhol sistem hidrolik yang perl u dilakukan adalah : Uji tampak yaitu diperiksa / diamati tata letak pemasangan komponennya. Uji fungsi yaitu menguji setiap komponen apakah sudah dapat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing komponen.sistem yang lain tetapi dapat juga hanya sub. udara kempa. Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang perbaikan/overhol system hidrolik dan selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda ! . Dalam pelaksanaan perakitan ini harus selalu dimonitor oleh Supervisor agar tidak terjadi kesalahan. Biasanya sistem hidrolik merupakan bagian atau sub. Dengan demikian pelaksanaan overholnya kemungkinan bersamaan dengan sub. Supervisor perakitan harus memeriksa kembali hasil kerja stafnya sebelum menyerahkan mesin / peralatan yang dioverhol ke bagian quality control dan quality Assurance. kebenaran posisi setiap komponen dan lain lainnya. selang. Pengujian hasil overhol. Pengujian ini dengan cara menjalankan / menggerakkan semua bagian yang bergerak tanpa beban sambil diamati apakah jalannya / gerakannya sudah sesuai dengan yang diharapkan. Apabila dalam pengujian masih terdapat kelainan-kelainan maka bagian quality control perlu mengembalikan lagi mesin / peralatan tersebut untuk disetel atau diperbaiki kembali sampai berhasil dengan baik. alat keselamatan kerja. cincin washer dan lain sebagainya. Setelah semua pengujian selesai dan dinyatakan baik maka bagian quality assurance mengeluarkan sertifikat tanda uji bahwa mesin / peralatan tersebut telah layak untuk dioperasikan lagi. Komponen yang akan dirakit kembali ini adalah komponen yang telah selesai diperbaiki dan telah dikumpulkan dan juga komponen-komponen baru (replacement) seperti : seal. Uji coba atau running test yaitu pengujian hasil perbaikan / overhol.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 42 OVERHOL SISTEM HIDROLIK (lanjutan) Periksalah semua komponen apakah sudah terkumpul semuanya dan cocokan dengan gambar kerja. Jangan lupa persiapkan pula bahan-bahan yang diperlukan seperti oli. Apabila secara fisual belum dapat diterima maka bagian quality control perlu mengembalikan hasil overhol tersebut untuk diperbaiki lagi.sistem dari suatu mesin / peralatan. pegas. setelah melalui pengujian sebelumnya. kerapian pemasangan selang-selangnya. selang. bearing.

doc .Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 67 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

2. barang kali sarana-sarana penunjang tadi perlu dibuat lagi instalasinya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Pemasangan kembali (reinstalling) yaitu memasang kembali mesin / peralatan hasil overhol. Mesin hasil perbaikan/overhol diserah terimakan Prosedur penyerahan juga difokuskan pada prosedur adaministrasi. Dalam penyerahan dan pemakaian kembali mesin / peralatan yang telah selesai diov erhol ditempuhlah prosedur berikut : Kepala bengkel melaporkan hasil perbaikan/overhol kepada pimpinan perusahaan lengkap dengan data-data hasil perbaikan/overhol dan hasil pengujiannya. Bila kembali ke tempat semula tentu saja sarana penunjangnya masih lengkap seperti fondasi. 6. Verivikasi hasil perbaikan/overhol Mesin hasil perbaikan/overhol yang telah diserah terimakan. Hal ini terserah kepada sistem administrasi perusahaan yang bersangkutan . Setelah itu baru disambungkan ke sumber tegangan listrik dan sumber udara kempa. Tetapi bila pindah tempat. Prosedur Recommisioning Hydraulic System. Bila mesin dipakai di perusahaan sendiri maka pimpinan perusahaan melimpahkannya kepada pimpinan produksi atau pimpinan pemakai mesin tersebut. Pinpinan perusahaan memastikan kebenaran laporan. yang kemungkinan kembali ke tempat semula atau mungkin pindah ke tempat lain. Pemeriksaan pra pengoperasian yaitu apakah oli hidrolik maupun oli pelumas .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 43 6. perlu diverivikasi t erlebih dulu sebelum dioperasikan untuk produksi. Bila mesin adalah kepunyaan pelanggan maka pimpinan perusahaan memberitahukan kepada pelanggan agar yang bersangkutan mengambilnya. kabel listrik dan kelengkapannya.1. dan dikencangkan pengikatannya sekuat mungkin. saluran udara kempa (bagi mesin yang memerlukan) dan lain sebagainya. SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI 6. Setelah semuanya lengkap dan terpasang kemudian mesin / peralatan diperiksa kedatarannya (leveling). Yang dimaksud dengan recommisioning ialah penyerahan kembali mesin / peralatan y ang telah selesai dioverhol dari bagian maintenance ke bagian produksi (lini produks i) atau bagian pemakai mesin / peralatan tersebut atau ke pelanggan yang menggunakan jas a overhol di bengkel ini untuk digunakan atau dioperasikan lagi.

doc . saluran udara kempa (bagi yang perlu) apakah sudah tersambung denga baik.telah diisi sesuai dengan ketentuan. apakah kabel-kabel listrik telah tersambung dengan baik. apakah sistem pendinginan sudah siap dan sebagainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 68 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

enam bulanan (six monthly) dan tahunan (yearly).jenis perbaikan. kartu pengoperasin mesin (bila mungkin ada perubahan karena ada yang dimodifikasi) dan laporan . kartu pemakaian.doc . Kartu Pemeliharaan ( Maintenance Record ) Kartu pemeliharaan ini perlu dibuat untuk mencatat segala perbaikan yang telah dilakukan terhadap suatu mesin/peralatan.spare part dan bahan yang digunakan serta petugas pelaksana. Setelah mesin / peralatan hasil perbaikan/overhol selesai diuji coba pada lini produksi dan hasilnya memuaskan maka surat tanda serah terima ditanda tangani. Updating Administrasi Pemeliharaan Updating administrasi pemeliharaan yaitu memperbaharui kartu-kartu seperti kartu mesin. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 69 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. apakah mesin / peralatan dapat dioperasikan seperti semula.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 44 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan yaitu pengoperasian percobaan kembali oleh operator. Bila masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan maka bengkel perbaikan/overholseharusnya masih bertanggung jawab untuk menyempurnakan hasil perbaikan tersebut. lancar dan berkesinam bungan perlu kiranya ada dukungan administrasi yang memadai . Agar proses pemeliharaan selanjutnya berjalan dengan baik.3. Macam-macam kegiatan administrasi pemeliharaan antara lain : Jadwal Pemeliharaan Kegiatan pemeliharaan preventive perlu dijadwalkan misalnya kegiatan mana yang dilaksanakan secara harian (daily). mingguan (weekly). Kartu ini berupa tabel yang berisi wak tu pelaksanaan (tanggal). Dengan jadwal tersebut berarti kita sebagai teknisi atau pun sebagai superviser dapat mempedomani untuk bekerja. Jadwal ini harus dibuat berdasarkan petunjuk dari buku petunjuk pemeliharaan (maitenace manual). Pengoperasiannya seperti uji coba (running test) selama waktu yang telah ditetapkan. 6. bulanan (monthly).

Hal-hal yang perlu diinventarisasikan antara lain : o Alat-alat pemeliharaan dan perbaikan termasuk alat pengujian.doc . Dengan tercatatnya segala sesuatu kita akan mudah menemukan hal-hal yang kita perlukan. Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 70 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Disamping itu harus tercatat pula antara lain : Komponen-komponen yang dapat diperbaiki untuk dipasang kembali Untuk dapat menentukan komponen yang diperlukan kita harus dapat membaca katalog untuk memilih spesifikasi komponen yang tepat. o Buku-buku manual dan katalog o Mesin atau peralatan itu sendiri. Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang recommissioning hasil perbaikan/overhol sistem hidrolik . Gudang atau tempat komponen bekas dan catatan barang-barang yang akan dibuang atau barang kali masih dapat dihibahkan kepada orang lain.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 45 SERAH TERIMA / PENGGUNAAN KEMBALI (Lanjutan) Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Inventarisasi Pemeliharaan Sistem inventarisasi ini akan membantu menertibkan pelaksanaan pemeliharaan karena semua yang kita perlukan telah dicatat. o Bahan pemeliharaan dan spare part.

Perbedaan antara pemeliharaan pencegahan dan perbaikan. Macam-macam kegiatan perbaikan. c. Istilah-istilah di dalam pemeliharaan . e. Macam-macam kegiatan pemeliharaan pencegahan. b. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut.doc . d. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 71 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Langkah kerja perbaikan .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Membuat Rangkuman untuk Medalami Sistematika Pemeliharaan Buatlah rangkuman dari materi tentang Sistematika Pemeliharaan yang isinya kuran g lebih menyangkut hal-hal berikut : a.

doc . Setelah selesai pembuatan daftar tadi periksakanlah kepada pelatih anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 72 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi hal-hal yang dipersiapkan (Pra Pemeliharaan ). Coba identifikasi alat / bahan / fasilitas yang telah dipersiapkan untuk memperl ancar pelaksanaan pemeliharaan selanjutnya. Kemudian diskusikan dengan grup anda dan b uatlah daftar dari apa yang telah anda identifikasi tersebut.

kelengkapan alat dan sebagainya.doc . pengikatan konponen. Jaga selalu kebersihan ruang. Setel tekanan kerja sistem hidrolik sesuai dengan kebutuhan. Bersihkan ruangan sesuai dengan standar kebersihan yang berlaku. bersihkan dan kemudian simpanlah pada tempatnya. Setelah selesai laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda u ntuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. pemasangan konduktor.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Harian . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 73 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Setelah selesai bekerja lepaslah komponen-komponen yang perlu dilepas. Amati selama bekerja jangan sampai terjadi beban lebih. Laksanakanlah pemeliharaan berikut ini ! Sebelum mengoperasikan mesin / peralatan hidrolik periksalah terlebih dulu kondi si mesin / perlatan baik tata letaknya.

c. d. penyetelan mur-baut pengikat dan lain-lainnya! g. debu atau partik el lain yang dapat mengganggu . Periksa kondisi sambungan dan perapatnya. Periksa keadaan oli hidrolik memeriksa gelas penduga (sight glass). Periksa kondisi konektor dan konduktor. Periksa regulator dan distributor bekerja dengan baik. Lakukan penyetelan-penyetelan terhadap komponen-komponen seperti. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 74 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. apakah ada bocoran-bocoran dan bila ada betulkanlah ! f. b. Periksa katup-katup yang digunakan.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Praktik Melaksanakan Pemeliharaan Berkala. apakah masih layak untuk dipakai dan menjamin keamanan kerja. e.doc . Laksanakanlah pemeliharaan berkala berikut ini ! a. Setelah selesai laporkanlah hasil kegiatan anda ini kepada pelatih anda. apakah terdapat kotoran. Buatlah langkah kerja cara penggantian oli hidrolik sebelum melakukan penggan tian oli.

: Membuat rangkuman materi tentang cara-cara menemukan gangguan Buatlah rangkuman secara singkat tentang cara-cara menemukan kesalahan / ganggua n yang isinya mrliputi : Tanda-tanda kerusakan / gangguan Sistematika menemukan gangguan Sebab-sebab terjadinya kerusakan dan cara menemukannya. Setelah selesai pembuatan rangkuman ini periksakanlah kepada pelatih anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 75 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5.doc .

Apa kira-kira penyebabnya dan bagai mana cara mencarinya. d) Sistem hidrolik suhunya menjadi cukup tinggi. c) Sistem hidrolik mendengung (huming). Apa saja penyebabnya dan bagaimana alternatif menemukan gangguannya. Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. b) Sistem hidrolik tiba-tiba berhenti . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 76 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Apa kir a-kira penyebabnya dan bagaimana menemukannya. Diskusikanlah dengan teman anda / grup anda hal-hal berikut : a) Sistem hidrolik tidak dapat bekerja sejak awal (tidak dapat distart). : Diskusi tentang cara menemukan gangguan / kesalahan. Setelah selesai tulislah hasil diskusi anda kemudian laporkanlah kepada Pelatih anda dan mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebu t. tidak seperti biasanya. Perkirakan apa saja penyebabnya dan bagaima na menemukan gangguannya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Task 6 Tugas 6. e) Pada sistem hidrolik tercium bau kebakaran.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7. Operasikan sirkuit tersebut pada alternatif perubahan jumlah aliran yang ada. : Menemukan kerusakan / gangguan pada sistem hidrolik Perhatikan sirkuit hidrolik berikut ini. Coba analisis bila motor hidrolik setelah berjalan kemudian akan dibalik arah putarannya tetapi tidak mau berbalik arah. Apa yang kira-kira akan terjadi bila relief valve pada pompa disetel kendor. apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. kemudia kerjakan tugas berikut : Sebutkan nama-nama komponen yang ada pada sirkuit tersebut Jelaskan cara kerja sirkuit Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plate yang ada.doc . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 77 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Setelah itu amati dan identifikasi.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas. Ambillah komponen-komponen berikut kemudian lakukan pembongkaran (desmantling). apakah komponen tersebut ada kerusakan.double solenoide Silinder kerja ganda Check valve Selang Regulator Setelah selesai setiap job laporkanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pel atih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 78 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. kala u ada pada bagian mana dan bila tidak beri alasannya.doc .8 Menemukan dan mengidentifikasi kerusakan komponen . Komponen berikut adalah : Pompa hidrolik Filter Pressure gauge Katup 4/2 manually Katup 4/3 .

. . carakerja dan cara pemeliharaannya. . kemu dian tuliskan namanya...Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9. Kemudian pertuka rkan diantara peserta.. .. . .doc .. . Mengganti atau memperbaiki kerusakan komponen Lanjutkanlah tugas No. spesifikasi umum.. . fungsi komponen tersebut . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 79 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. . nama bagian-bagian dan fungsi setia p bagian tersebut. . . .. . Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah komponen .. . 8 dengan memperbaiki atau mengganti komponen-komponen yan g anda nyatakan rusak.

yang isinya meliputi : Perencanaan overhol Perhitungan overhol Penjadwalan perbaikan komponen Reassembling Pengujian hasil overhol Recommissioning Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 80 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 Membuat rangkuman untuk pendalaman materi . Buatlah rangkuman tentang overhol sistem hidrolik.

Pemilihan spesifikasi komponen Pilihlah komponen-komponen pengganti pada proses overhol berdasarkan katalok. Un tuk itu buat dulu spesifikasi komponen berikut : Pressure gauge Flexible hose Double acting cylinder Katup 4/3 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11.doc .single solenoid spring return Piston ring Cylinder seal Filter Reducing valve (regulator) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 81 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12 Memperbaharui / memodifikasi perangkat administrasi pemeliharaan .doc . Setelah selasai overhol dan mesin / alat akan digunakan kembali (recommissioning ). maka perangkat administrasinya juga perlu diperbaharui atau bahkan mungkin ada yang dimodifikasi misalnya prosedur pengoperasian berbeda dengan yang dulu karen a adanya modifikasi mesin. Untuk itu coba anda rancang jenis kartu apa yang diperl ukan dan diskusikan untuk pembuatannya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 82 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi SISTEMATIKA PEMELIHARAAN OHT 1 PEMELIHARAAN (MAINTENANCE) CORECTIVE MAINTENANCE PREVENTIVE MAINTENANCE EMERGENCY MAINTENANCE PREMAINTE NANCE ROUTINE MAINTE NANCE PERIODIC MAINTENANCE LIGHT REPAIR MEDIUM REPAIR OVERHAUL EMERGENCY REPAIR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 83 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi PK PP KM FASILITAS RUSAK D I A G N O S E K E R U S A K A N OHT 2 SISTEMATIKA PERBAIKAN Q.A T T Supervisor TA TA U J I AL AL ANALISIS PERBAIK AN PROSES PERBAIK AN PENYETELAN DAN PEMERIKSAAN P E R B A .

perbaikan Jadwal perbaikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 84 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.I K A N FASILITAS KEMBALI BAIK Dismantling Periksa kerusakan Bk.doc .luar *Test Standar *PK Perhit.dalam Bk.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 PENYEBAB TERJADINYA PERMASALAHAN PEMELIHARAAN 1 2 3 4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 85 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 PEMERIKSAAN SISTEM HIDROLIK SEBELUM OPERASI Periksa silinder atau unit penggerak Periksa katup-katup atau unit pengatur Periksa saluransaluran oli Periksa tangki hidrolik dan cairan hidrolik (oli) Periksa pompa hidrolik dan penggerak mula Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 86 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 Filter dengan relief valve tidak operasi Return filter Inlet screen Filter dengan relief valve beroperasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 87 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 6 MENEMUKAN KERUSAKAN TANDA-TANDA KERUSAKAN : SISTEM BERHENTI GETARAN BERLEBIHAN TIMBUL SUARA ASING MENINGKATNYA SUHU TERCIUM BAU KEBAKARAN SISTEMATIKA MENEMUKAN KERUSAKAN MEMPELAJARI CARA KERJA ALAT MEMPELAJARI URUTAN PEMINDAHAN MEMPELAJARI GRAFIK URUTAN KERJA MEMBACA DIAGRAM SIRKUIT MELOKALISASI DAN MENGIDENTIFIKASI KERUSAKAN SEBAB-SEBAB TERJADINYA KERUSAKAN KERUSAKAN ATAU GANGGUAN PADA KOMPONEN KESALAHAN SIRKUIT YAITU SALAH DESAIN ATAU SALAH MENGINSTAL PENGIKATAN ATAU PEMASANGAN YANG KURANG SEMPURNA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 88 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 7 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) TUJUH LANGKAH MENEMUKAN GANGGUAN MENGUASAI SISTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 89 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 8 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) BERTANYA KEPADA OPERATOR MENCOBA MENGOPERASIKAN MESIN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 90 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENGINSPEKSI MESIN MEMBUAT DAFTAR PENYEBAB KERUSAKAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 91 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

doc .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 MENEMUKAN KERUSAKAN(cont) MENCAPAI KESIMPULAN MENGUJI KESIMPULAN Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 92 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 MENGETES KEBOCORAN SILINDER KERJA GANDA MENGETES KEBOCORAN KATUP PENGARAH Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 93 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 MENGETES POMPA DENGAN HYDRAULIC TESTER MENGETES SISTEM HIDROLIK DENGAN HYDRAULIC TESTER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 94 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Ada bagian yang Periksa manufacture s maintenance instruction. Tambah oli atau betulkan pemasangan pipa intake. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 95 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. saringan tersumbat dan pipanya bocor. Udara bocor masuk Pastikan bahwa permukaan oli dalam tangki ke dalam sistem hidrolik masih pada garis batas sehingga pipa intake masih di bawah permukaan oli. oli terlampau kental dan sebagainya. jadi tidak menyedot udara.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 4. sambungan pipa atau tubing (konektor) Cara menemukan kebocoran ialah dengan menuangkan oli pada bagian yang dicurigai bocor. kemudian bila berisiknya berhenti berarti anda telah menemukannya. ganti saja. Ganti gasket atau packing yang kira-kira aus. Perbaikilah bagian tersebut dengan mengeraskan baut konektornya atau mengganti seal. Atasi kemungkinan tersebut dengan membersihkan bagian yang tersumbat.1. rusak atau hilang Kencangkan semua baut-baut pengikat dimana terdapat kebocoran. ada bagian yang sobek (berlubang). mengganti yang sobek. mengganti oli yang terlalu kental dansebagainya.doc . Periksa setiap sambungan yang memungkinkan adanya kebocoran seperti seal poros pompa. 3). Bila kekentalan oli kurang cocok. Pompa Berisik (Noisy) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1).(Ingat mengeraskan baut hanya secukupnya asal bocor telah berhenti) 2). Timbul gelembung udara dalam saluran masuk Permukaan oli turun atau pipa intake terpasng di atas permukaan oli. 4). Terjadi cavitation (rongga dalam pipa / saluran hidrolik) Kemungkian saluran intake tersumbat.

sebaiknya diganti saja dan periksa oli apakah mempunyai daya tahan terhadap korosi. Bila karena oli yang digunaka terlalu pekat ata benyak endapan sehingga komponen menjadi seret (keset) atau susah bergerak. maka bersihkan dengan larutan pembersih. Karen belt dapat lepas disebabkan puli tidak lurus (misalignment) atau terlalu kendor. Untuk itu sesuaikan / betulkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Filter dan strainer sangat kotor atau terlalu kecil 7). Setel juga jarak antara puli agar belt tidak terlalu kendor.lu cepat 8). Pompa lepas dari motornya. Periksa kelurusan (alignment) dari puli pompa dan puli motor. Sudu atau kipas dari pompa ada yang macet atau pada katup atau pada piston 6). keringkan baru dipasang lagi. puli. Gunakan oli yang dengan kualitas baik yang tidak mudah memberikan endapan Periksa buku manual untuk mengetahui berapa putaran maksimum yang direkomendasikan Periksa motor penggerak. Bersihkan filter dan strainer dengan pembersih yang cocok. barang kali ada yang mengganti. Pompa berputar terla.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi 5). . dan ukuran roda. Betulkan alignment dengan menyetel kembali kelurusan puli-puli tersebut. Bagian dari komponen mungkin tertusuk (kemasukan) tatal logam atau sepotong benda atau terlilit majun. Bila karena korosi dan sudah terlalu jelek. Bila demikian bersihkanlah dan setel kembali. Keadaan ini kemungkinan disebabkan overheating. Ganti filter dan strainer bila terlalu kecil.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 96 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Betulkan penginstalasian motor dengan memindahkan pemasangan kabel.doc . Kerusakan mekanik seperti lepas kopling. Kencangkan baut-baut pengikatnya atau perapatnya Putaran pompa hidrolik telah ditentukan sejak perencanaan. yang diganti. Putaran poros pompa terlalu rendah 6). roda gigi dan sebaganya. Putaran poros pompa terbalik 2). poros patah dan sebagainya Bila terjadi demikian segeralah dimatikan. Oli terlalu kental 7). Biasanya kesalahan penginstalasian motor 3 phase sering membuat motor berputar terbalik. Gantilah bagian yang rusak tersebut dan ingat penggantinya harus sesuai dengan spesifikasi. bersihkan Bila filter atau strainer tersumbat . Turunnya putaran kemungkinan terjadi sleep pada belt. maka luruskan. Saluran hisap tersumbat 3). Bila belt terpasang bersilang juga mengakibatkan putara terbalik. Periksa pipa saluran dari tangki ke pompa. Permukaan oli turun (terlalu rendah) 4). Bila ada pipa yang tersumbat. Untuk itu periksa berapa putaran pompa yang direkomendasikan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 97 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Keluarkan oli yang terlalu kental kemudian ganti dengan oli yang sesuai. maka betulkan (kencangkan) atau mungkin kena oli. Pompa tidak memompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Periksa penginstalan motor.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 4.2. Bila putaran terlalu rendah kemungkinan pompa tidak memompa. bersihkan Tambahkan oli sehingga saluran intake terendan oli. bersihkan Mungkin salah puli yang dipasang (terlalu besar). Udara masuk ke dalam saluran hisap (intake) 5). bila suara beisiknya berhenti berarti dibagian itulah yang bocor. belt. Tuangkan oli pada bagian yang anda curigai bocor. ganti dengan puli yang sesuai perbandingannya.

Terlalu sering membuang oli pada relief valve 4). menyebabkan gesekan yang besar dan menimbulkan panas. gantilah dengan oli yang sesuai. Bila bekerja pada suhu yang relatif tinggi gunakan oli dengan indeks viskositas yang tinggi. misalignment. Bagian-bagian yang kondor. kurang lurus. Bocor di sekeliling pompa Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Bersihkan pendingin oli dengan meniup hingga bersih atau semprotkan bahan pelarut Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 98 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Pendingin oli tersumbat Ganti dengan oli yang kekentalannya sesuai dengan yang direkomendasikan. Periksa dan setel kembali hingga sempurna. Overheating Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Maka gantilah dengan yang baru. Terlalu banyak oli yang dilepas lewat relief valve akan menyebabkan panas juga. Kebocoran dalam terlalu besar 3).Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 4. Perfak (packing) aus Kencangkan penjepitan perfak atau bila tidak sembuh berarti packing beanar-benar sudah aus. 5). Periksalah ke-ausan dan kehilangan perapatan.4. 4. tidak sejajar. maka bila demikian setel kembali (re-set) relief valve.doc . kemudian perbaiki dan setel kembali Viskositas oli terlalu kecil (encer ). maka segera periksa bagian mana yang mengikis perfak dan perbaikilah.3. kurang sejajar). Bila kebocoran disebabkan oleh pengikisan oli. Penyetelan / perakitan bagian-bagian pompa yang tidak sempurna (kurang kencang. Viskositas oli terlalu tinggi 2).

Katup-katup.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 4. oli mengandung vernish. Tapi ingat bahwa pemakaian oli yang salah dapat mengakibatkan kerusakan mekanik. 2).doc . Pertama-tama periksalah bagian yang dicurigai mendapat kelainan mekanik seperti misalignment pada poros. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 99 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. oleh karena itu warming up mesin beberapa waktu. yang bengkok diluruskan bila mungkin. Mesin sangat lamban pada waktu start pertama. keausan bearing dan sebagainya. Ini biasanya disebabkan oli yang terlalu kental. Carilah tanda-tanda oli yang kotor. endapan dan sebagainya.5. Untuk bagian yang aus perlu diganti. piston dan sebagainya kemungkinan bengkok atau seret. Mesin bekerja tak teratur (Erratic action) Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1).

Salah penyetelan katup sehingga terjadi hubung singkat oli ( oil shorted Kesalahan atau keausan pada katup-katup. pasang pressure gauge pada saluran tekan dekat pompa kemudian bloklah sirkuit dengan cepat. Relief valve disetel Untuk memeriksa penyetelan relief valve. pasang pressure gauge pada komponen pompa dan bloklah sistem pada seberang (dekat) relief valve. tetapi kebocoran juga sering terjadi pada pipa yang tersembunyi. Rusak. Relief valve terbuka (terganjal) Bersihkan kotoran atau lumpur (endapan) yang mengganjal relief valve. Tekanan dalam sistem rendah Penyebab Mengatasi / memperbaikinya 1). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 100 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . Bila pressure gauge menunjukkan penurunan tekanan berarti ada kebocoran di antara titik pengecekan sebelumnya dan titik pressure gauge ini. Bila tekanan tidak meningkat sedangkan relief valve adalah sehat berarti pompa tidak memompa atau dikatakan ada kelainan atau kerusakan mekanik dalam pompa.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 18 4. bloklah terlalu rendah saluran buangnya dan periksalah tekanan pada saluran dengan pressure gauge Setel relief untuk tekanan yang dikehendaki. 2). Gantilah bagian yang rusak atau aus itu dengan komponen yang sesuai 6). maka bersihkanlah dengan menyaring lagi oli tersebut 3). Kebocoran yang besar pada bagian yang terbuka mudah untuk dideteksi. piston dan silider dapat menyebabkan kelainan ini . circuited) yang langsung Gantilah bagian-bagian yang aus tersebut kembali ke tangki dengan komponen baru yang sesuai. Kebocoran pada sistem Periksalah seluruh sistem. Untuk mendeteksi kebocoran tadi caranya. Perbaiki kebocoran dengan mengganti pipa. aus atau macet Untuk memeriksanya. 4). Katup yang terganjal ini menandakan bahwa oli yang digunakan kotor.6.

Perhitungan overhol dan pembiayaan (budgeting). Teknisi overhol Penjadwalan Overhol (Overhaul Time tabling). Tempat Perbaikan Alat perbaikan dan alat testing.doc .assembly PEMERIKSAAN KOMPONEN Membongkar / memindahkan komponen Dismantling atau pembongkaran Pemeriksaan atau pengujian komponen Pengabilan keputusan PERBAIKAN KOMPONEN Teknisi Perbaikan.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PERENCANAAN OVERHOL (OVERHAUL PLANNING). ISOLASI MESIN / PERALATAN YANG AKAN DIOVERHOL Prosedur isolasi Prosedur keselamatan kerja Memberikan label (tagged) pada sub. Pengetesan hasil perbaikan komponen. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 101 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 PERBAIKAN / OVERHOL SISTEM HIDROLIK PENYATUAN KEMBALI (REASSEMBLING) Persiapan Pelaksanaan perakitan. Prosedur penyerahan Pemasangan kembali (reinstalling) Verifikasi kebenaran operasi mesin / peralatan Updating kartu-kartu maintenance Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 102 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc . PENGUJIAN HASIL OVERHOL Uji tampak Uji fungsi Uji coba Sertifikat tanda uji RECOMMISIONING HYDRAULIC SYSTEM.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 Kartu Pemeliharaan Tanggal Jenis perbaikan Spareparts Bahan Petugas Nama/paraf Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 103 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.doc .

Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri . Bila anda meniiai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue diatas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . Penilaian mengakui bahw a individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara: kualifikasi terdahulu belajar secara informal. dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. pertanyaan : ar dibutuhkan oleh karyawan ? Kemampuan kerja apa yang benar-ben Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kit a maksud dengan kata kompeten . Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan . Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berati bahwa orang tersebut harus mampu untuk : menampilkan ketrampitan pada level (tingkat) yang dapat diterima mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah memenuhi suatu peranan dalam sesuatu rangkaian tugas-tugas pada pekerjaan mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembua tan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang d imaksud dalam Standard Kompetensi. Penilaian lebih untuk mengidentifika si pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memad ai .

apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pe doman ini. Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. seorang peniIai industri yang diakui akan menent ukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini. baik m emenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 104 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Para peni lai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutusk an metode penilaian yang akan dipakai.doc .untuk dinilai. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian.

1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan sistematika pemeliharaan . c. Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya d inilai secara individu untuk tiap sub kompetensi. Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1. Tujuan pemeliharaan ialah . Sesi praktik seharusnya diulang sampa i tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi dicapai. Penilaian untuk unit ini. . Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri . . Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk peng etahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. Yang dimaksud dengan pemeliharaan ialah . seperti hal ini. komparasi. . Yang termasuk preventive maintenance adalah : 1) . cara penilaian berikut ini disarankan untuk diguna kan.Kompetensi Satu : Melaksanakan pemeliharaan dan pencarian gangguan / kesalah an pada sistem hidrolik. Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar mengua sai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . dengan cara mengisi titik-titik berikut : a. Yang dimaksud dengan prevetive maintenance . Tes Essay dapat juga digunakan dengan soa l-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini. . berdasar pada dua hal yaitu: pengetahuan dan ketrampilan pokok dan hubungan dengan ketrampilan praktik. Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub. b. d. Sebagai contoh. pilihan g anda.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. secara umum mengikuti format berikut: (a) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja. mengisi/melengkapi kalimat. dan (b) berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu ketrampilan. Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif.

3) . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 105 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. . .. 2).2) 3)..doc . Kegiatan yang dilakukan pada pra pemeliharaa antara lain : 1). . e.

c. .. 4) maksudnya . d.. Kegiatan yang dilakukan secara rutin (harian) selama sistem hidrolik beropera si antara lain :1) .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini f. Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2. Kesalahan didokumentasikan dan dilaporka dengan tujuan . 7) maksudnya .4) . Ada tujuh langkah dalam menemukan kesalahan atau gangguan ialah : 1) maksudnya . 2) maksudnya . Data-data kesalahan dapat diperoleh dari : . Compound sequence valve . . / h Yang dimaksud dengan predictive maintenance ialah .. 1. c). a.. 1./ . Menemukan gangguan dengan operational checkout prosedurnya adalah . / d. b). 2) ..... ... . 6) maksudnya . Motor hidrolik yang dapat dibalik.2 a)..3.4. . 3) . Fungsi/kegunaan hydraulic annalyzer ialah . Kegiatan pemeliharaan berkala untuk sistem hidrolik antara lain : a.. Sub.. b. c. . . a.1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a./ . . .doc .. 5) maksudnya . . .. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya.Kompetensi Dua : Memperbaiki / mengganti komponen sistem hidrolik yang rusak .. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 106 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. 3) maksudnya . b. .. 1. b. g.

. . Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 107 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini 2. d . 3. c..2 Dalam perencanaan overhol hal-hal berikut perlu diperhitungkan : 1. : . . . .doc ... . .. .2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a. c.1 Langkah-langkah mengisolasi mesin yang akan dioverhol ialah . Sub.4. Tuliskan prosedur pemeriksaan kerusakan komponen ... . b. Penilaian Empat . b c .1 Prosedur penyerahan untuk penggunaan kembali sistem / mesin adalah : a..3 Pilihlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2. 2. 3. 2. b.3 Prosedur perbaikan atau penggantian komponen adalah sebagai berikut : a.: a. c. 3. Sub.. . 2. b.1 dari buku katalog (buk u katalog disediakan ) dan tulislah spesifiksinya . 3.Kompetensi Empat :Menyerah terimakan penggunaan kembali sistem hidrolik.4 Ada bermacam-macam pengujian hasil perbaikan / overhol yaitu : a . .Kompetensi Tiga : Memperbaiki dan / atau mengoverhol sistem hidrolik Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3.

selang . adaptor dan sebagainya harus benar .12 Setiap pelaksanaan praktek hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peser ta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan. Penyelesaian seluruh tugas.. Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari se tiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang pent ing Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 108 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Penilaian Praktik Penilaian Praktek .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini b. . Perakitan instalasi sirkuit secara aman. . b. Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar . . c. Dalam mempersiapkan peralatan . .3 Perangkat administrasi pemeliharaan yang perlu di-update antara lain :: a.dapat dicapai. . Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. meliputi tugas : 1 . 4. . Bila melaksanakan penilaian praktek hal-hal berikut perlu dipertimbangkan : Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar .. b. konektor . c. c.2 Mesin / sistem yang akan digunakan harus diverivikasi lebih dulu sebagai ber ikut : a. Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit. .doc . 4.

1 Sistematika pemeliharaan dan perbaikan dijelask an sesuai dan pencarian gangguan / dengan konsepnya kesalahan pada sistem hidrolik. 1.2 Komponen sistem yang rusak dibongkar dan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi manufaktur / aslinya.doc . 1. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda tel ah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan. 2. prosedur dan kebutuhan keselamatan kerja pada sistem tenaga fluida.4 Komponen sistem dipasang kembali dan diuji bagi operasi yang benar yang dinilai berdasarkan spesifikasi dan dikorfirmasikan pada prosedur operasi standar.3 Masalah / indikasi kesalahan dan penyebabnya diidentifikasikan. 2. konsultasi operator sistem. 2.3 Komponen pengganti dipilih dari katalog manufaktur mengacu pada spesifikasi yang dibutuhkan.4 Data-data gangguan / kesalahan dikumpulkan dari inspeksi visual. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan Tugas-tugas untuk penilaian Yah Tidak Perlu latihan lanjut 01 Melaksanakan pemeliharaan 1. 1. prinsip.2 Pemeliharaan pencegahan sistem hidrolik dilaksanakan sesuai prosedur yang sistematis. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 109 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. dan catatan pemeliharaan kemudian dilaporkan 02 Memperbaiki/mengganti 2.1 Komponen sistem yang rusak dilokalisasikan dan malf ungsi komponen sistem hidrolik dikonfirmasi dengan inspeksi dan pengujian menggunakan yang rusak.

3 Sistem atau sub assembly diserah terimakan / digunakan kembali sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Menyerah-terimakan / penggunaan kembali sistem hidrolik.1 4. Komponen yang rusak diperbaiki / di-overhol. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 110 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. apakah perlu penggantian.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan Tugas-tugas untuk penilaian Yah Tidak Perlu latihan lanjut 03. Dengan menggunakan prinsip tenaga fluida dan teknik aplikasi sistem operasi yang benar. 4. Catatan perawatan (maintenance record) diperbaharui dan laporan perbaikan disusun dan dilengkapi sesuai dengan keadaan yang baru.1 3. dan prosedur yang benar Komponen atau sub-assembly yang telah selesai diperbaiki dipasang kembali (reassembilng) ke dalam sistem dan diuji apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang benar. dites dan diperiksa. Memperbaiki dan/atau mengoverhol sistem hidrolik 3.2 4. 04. dengan menggunakan prinsip. Komponen atau sub-assembly dilepas dari sistem.2 3. dilabel (tagged) dan diisolasi kemudian dibongkar.4 Perencanaan perbaikan / overhol disusun sesuai dengan prosedur. perbaikan atau overhol. teknik. .3 3. hasil perbaikan diverifikasikan.doc .

hal-hal yang meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.sebelum menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 111 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.kalau perlu dengan Pelatih / Guru .doc .menggunakan komponen. Mendemonstrasikan Pengetahuan : Menjelaskan. Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif : Merencanakan kegiatan praktek sebelum menyambungkan komponen dan peralatan.menyebutkan nama-nama komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram sirkit .senantiasa menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja . Menjelaskan pengertian simbol .menyebutkan fungsi dan konstruksi. Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan : Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan. Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang belum jelas atau meragukan . Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang dalam kelompok. Menyambungkan peralatan dan komponen kemudian diperiksa . Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan peralatan yang benar : Memilih. Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk: Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Calon : Nama Penilai : Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti yang cukup yang menunjukkan bahwa dia dapat : Catatan-catatan Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke dalam unit lain yang terkait : Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2).mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah sesuai dengan desain.

doc . Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 112 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik. Mengamati lingkungan dan hal-hal yang terjadi selama bekerja.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kegiatan pekerjaan : Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis. IPenerapan prosedur keamanan.keselamatan dan kesehatan kerja secara terintegrasi : Memakai pakaian kerja yang sesuai dengan kegiatan workshop.misalnya suara atau bau yang asing.

.doc .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC . Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanda tangan Penilai: Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut. Tanda tangan Peserta Pelatihan: Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Page 113 Batam Institutional Development Project Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik.0304 Menerapkan Prosedur Pemeliharaan dan Perbaikan Sistem Hidrolik di Industri Nama Perserta Pelatihan: Nama Penilai: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful