TEKNIK ANALISIS DATA

1. Analisis Korelasi 2. Analisis Regresi 3. Analisis Jalu (Path Analysis)

• Nilai koefisien korelasi terletak diantara –1 sampai dengan 1.Analisis Korelasi • Digunakan untuk mengetahui derajat (tingkat keeratan) hubungan linear antar dua buah variabel atau lebih. • Koefisien korelasi berdasarkan data sampel dinotasikan dengan “r”. Nilai r2 atau 2 disebut koefisien determinasi. menunjukkan besarnya kontribusi dari variabel yang satu kepada variabel yang lain. sedangkan koefisien korelasi untuk data populasi dinotasikan dengan “ ” dibaca “rho”. . • Ukuran yang digunakan untuk mengetahui derajat hubungan antar variabel disebut koefisien korelasi.

Langkah-langkah 1. Hitung nilai koefisien korelasi dengan menggunakan rumus Product Moment Pearson. Uji keberartian koefisien korelasi • Hipotesis statistik: • • H0 : xy 0 (tidak ada hubungan antara X dan Y) (ada hubungan antara X dan Y) H1 : xy 0 . yaitu: n x y x y n n n i i i i rxy n i 2 i 1 n 2 i 1 n i 1 n 2 2 i i 1 n i 1 x xi i 1 n i 1 y yi • 2.

Statistik uji: t hitung • • • • • r n 1 2 r2 Kriteria uji: Tolak H0 jika thitung < t (1 ) n 2 atau thitung > t (1 ) n 2 Untuk kondisi lain Ho diterima Atau tolak H0 jika nilai sig < α = taraf signifikansi. untuk kondisi lain H0 diterima. 1 2 1 2 .

Hitung koefisien korelasi berganda • Rumus: R yx1x2 2 2 ryx1 ryx2 2ryx1 ryx2 rx1x2 1 rx2x2 1 • Uji keberartian koefisien korelasi berganda • Hipotesis statistic: • H 0 : yx1x2 0 lawan H 1 : yx x 0 1 2 .

Statistik uji • Rumus: Fhitung 1 R 2 R yx1 x2 2 yx1 x2 k k 1 n • dengan • k adalah banyaknya variable bebas • n adalah banyakanya data • Kriteria uji: • Tolak H0 jika Fhitung < f (1 1 2 ) 1 . 2 . 2 atau Fhitung > f (1 1 2 ) 1 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful