KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN) DALAM PERSPEKTIF ISLAM

DISUSUN OLEH

KATA PENGANTAR .

DAFTAR ISI .

Aturan atau konsep itu bersifat µmengikat¶ bagi setiap orang yang mengaku muslim. baik dalam berkeluarga. adalah sikap yang tercela dalam pandangan Islam (al-Baqarah : 85). apakah melalui pencurian. Allah swt melarang hambanya memakan harta/hak orang lain secara tidak sah. Allah memerintahkan hamba-Nya mencari jalan hidup yang bersih sementara pintu halal itu sendiri sudah tidak didapatkan lagi. Salah satu aturan Islam yang bersifat individual. bermasyarakat.BAB I PENDAHULUAN Islam diturunkan Allah Swt adalah untuk dijadikan pedoman dalam menata kehidupan umat manusia. Tidak ada sisi yang ter-alpakan (tidak diatur) oleh Islam. dan bernegara. copet. Pintu-pintu rezeki yang halal terbuka sangat luas. Alasan di atas lebih merupakan hilah (dalih) untuk menjustifikasi realitas masyarakat kita yang sudah menyimpang jauh dan menghalalkan segala cara. Allah swt berfirman dalam al-Qur`an: . tak boleh dipilah-pilah seperti yang di zaman sekarang ini. rampok. tidak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang awam. adalah mencari kehidupan dari sumber-sumber yang halal. Anggapan ini amat keliru dan pessimistik. pemerasan. Tidak masuk akal. pemaksaan dan bentuk-bentuk lainnya. Konsep Islam juga bersifat totalitas dan komprihensif. Islam mengajarkan kepada umatnya agar dalam mencari nafkah kehidupan. Mengambil sebagian dan membuang bagian lainnya. Dalam kaitan ini. hendaknya menempuh jalan yang halal dan terpuji dalam pandangan syara`. bahwa di zaman modern ini pintu rezeki yang halal sudah tertutup rapat dan tak ada jalan keluar dari sumber yang haram. Dalam waktu yang sama.

Akan tetapi sebagai akibatnya pembahasan mengenai masalahnya sendiri menjadi tidak fokus. Ini tidak gampang. Saya yakin masyarakat menghendaki hal ini. kolusi atau nepotisme atau ketiga-tiganya atau dua. Selain itu juga terdapat masalah. . dimasukkan sebagai kroninya. Yang berhasil menunjukkan kejauhannya dianggap bukan kroninya. korupsi. Sebagai suatu tuduhan politis atau sosial saya kira tidak menjadi masalah. nampaknya yang dimaksud masalah KKN adalah masalah korupsi. orang menggabungkan ketiga tindak pidana atau pelanggaran ketentuan ini menjadi satu istilah. Tentu diskusi atas dasar konsep yang dikira mempunyai satu arti. Misalnya jawaban terhadap pertanyaan siapa itu keluarga dan kroni pak Harto? Keluarga mungkin jelas. kolusi dan nepotisme yang dilakukan oleh pak Harto dan keluarga serta kroninya. Akan tetapi perlu ada kejelasan bagi masyarakat. sehingga masyarakat mengetahui kesungguhan dari usaha ini. padahal tidak. Larangan dalam ayat di atas menunjukkan bahwa memakan barang atau harta orang lain. seperti sekar ang terkesan demikian. karena caci makian terus ke pada pak Harto dan keluarganya. ketiganya merupakan tindakan tercela yang ingin kita berantas. Pelakunya diancam dengan dosa. kalau kedekatannya sekian persen dianggap kroni yang kurang dari itu bukan. Yang jelas. Karena masalahnya rumit dan penanganannya memakan waktu. Kalau kita amati apa yang berlangsung sekarang. sebagai konsep mengambang. Istilah KKN dianggap dimengerti semua orang. baik bersifat individu atau harta orang banyak hukumnya haram. apakah ini tahap permulaan yang akan diikuti dengan yang lain. Dalam penggunaanya ketiga hal ini seolah-oleh telah menjadi satu kata. Kalau seseorang dituduh melakukan tindakan KKN. Saya takut malah sudah menjadi suatu slogan. Keterbukaan ini juga perlu agar penganganan masalah KKN yang didasarkan atas tuntuan keadilan ini jangan sampai menimbulkan ketidak adilan baru. ternyata orang mempunyai konsep atau definisi yang berbeda satu dengan yang lain."Dan janganlah kamu makan harta sesama kamu dengan cara yang batil". bagaimana memulai proses peanganannya sehingga masyarakat yakin bahwa seluruh masalah KKN akan diselesaikan secara tuntas. Akan tetapi bagaimana dengan kroninya? Bagaimana kita membuat batas mana yang termasuk kroni dan mana yang bukan? Apakah seperti kepemilikan saham perusahaan. KKN. Ini baik. terbuka dan adil. Misalnya dimulai dengan mantan Presiden dan keluarganya. Ini hampir menjadi jaminan akan tidak adanya program atau tindakan yang nyata untuk menghilangkannya. mana sebenarnya yang dituduhkan. dan An-Nisa`: 29). tergantung kepada seberapa jauh akan di tarik hubungan darahnya. Ini tidak jelas. Kecenderungan sekarang. dan secara operasional menyulitkan. atau karena tidak dipercaya atau karena tidak ikut bicara. Ini selain tidak lengkap juga rancu secara operasionalnya. ini semua perlu kejelasa n. sedangkan yang tidak. bagaimana program penanganan ini secara keseluruhan. maka kejelasan strategi penanganan secara keseluruhan perlu diumumkan agar masyarakat mengetahui dan dengan demikian memahami sampai dimana dan mengapa demikian. maka semua yang semula getol menunjukkan kedekatannya sekarang sibuk menunjukkan kejauhannya. Penanganannya harus tuntas. (al-Baqoroh 188. bagaimana strategi pendekatannya. tetapi begitu dibahas lebih mendalam. ini dapat menjadi simpang siur.

kolusi dan nepotisme oleh siapapun harus dikategorikan sebagai masalah KKN. sebenarnya penanganan oleh instansi penegak hukum yang ada. Memang tanpa kejelasan ini gerakan menghapus KKN hanya mendasarkan diri atas emosi bagi yang menuntut dan politik bagi yang menangani . maka pelaksanaan ketentuan ini akan menjadi lebih jelas. Dalam keadaan normal. Semua menyadari bahwa masalah ini sangat kompleks dan pelik. maka ini menjadi suatu masalah tersendiri. kepolisian dan kehakiman . karena itu tidak akan selesai secara cepat. penanganan KKN harus didasarkan atas konsep yang jelas didefinisikan dengan kriteria atau batasan batasannya. Penaggulangan masalah KKN sampai sekarang nampaknya dilakukan atas dasar kedekatan atau kejau han seseorang dengan penguasa. tanpa adanya program menyeluruh apa yang akan dilakukan. Selain itu tindakan ini dapat menumbuhkan ketidak adilan baru seperti melepas yang sebenarnya bersalah atau menindak yang sebenarnya tidak bersalah. akan tetapi baru merupakan langkah yang sangat awal untuk menentukan langkah berikutnya. Ini tidak menyelesaikan masalah atau membuat masalah baru.kejaksaan. Karena itu. Argumentasi perlunya suatu badan yang independen untuk menangani masalah KKN adalah agar terjadi penanganan yang adil dan efektif dari masalah ini. Kalau sudah ada kejelasan mengenai apa yang dimaksud dengan KKN dengan definisi yang operasional dengan perincian kriterianya.telah akan menjamin independensi lembaga yang bertugas menangani masalah ini dari campur tangan pemerintahan. Akan tetapi dalam keadaan rendahnya kredibilitas dari lembaga-lembaga ini di mata masyarakat. dalam keadaan masih belum kokohnya kredibilitas aparat penegakan hukum.Selain itu. Tindakan untuk meminta pertanggung jawaban pelaku pelanggaran ketentuan KKN dengan menyeret seseorang ke Kejaksaan Agung untuk diperiksa atas dasar laporan yang tidak jelas dan menggunakan dasar yang tidak jelas hanya sekedar memenuhi tuntutan masyarakat saja. Ketidak jelasan arti KKN serta rendahnya kredibilitas lembagalembaga penegak hukum menambah komplikasi upaya pemberantasan KKN betapapun nyaringnya tuntutan masyarakat dan janji Pemerintah untuk memperhatikan tuntutan tersebut. Kejelasan konsep atau definisi ini sangat penting. lebih untuk kepentingan kehumasan. strategi pendekatannya secara menyeluruh dengan pentahapannya. Setiap tindakan korupsi. jelas tidak benar kalau masalah KKN itu hanya menyangkut pak Harto dengan keluarga dan kroninya. . Akan tetapi justru karena itu maka kejelasan semua ini dengan pengumuman terbuka oleh Pemerintah mengenai hal-hal tadi harus dilakukan. Tanpa adanya kejelasan arti atau definisi dari masing-masing unsur KKN. tindakan yang sporadis hanya menumbuhkan kecurigaan-kecurigaan yang mungkin tidak perlu.

Karena akibatnya yang merugikan itu. dan attajawuz fi isti'mal al-haqq. dan rusak. adalah berupa kelonggaran aturan yang semestinya diterapkan secara ketat. maka korupsi digolongkan sebagai tindak pidana. Sebagai balas jasa yang diberikan oleh pejabat. "Tingkah laku menyimpang dari tugas resmi sebuah jabatan demi keuntungan status atau uang yang menyangkut pribadi. korupsi lebih dikenal sebagai menerima uang yang ada hubungannya dengan jabatan tanpa ada catatan atau administrasinya.BAB II PEMBAHASAN A. Mengacaukan sistem perekonomian dan hukum . b. Merusak akhlak dan moral bangsa 2. kerabat atau kroni". waktu. wewenang. Menurut Robert Klitgaard dalam bukunya Controlling Corruption. korupsi berasal dari bahasa Inggris corruption yang berasal dari akar kata corrupt yang berarti jahat. Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan. korupsi didefinisikan sebagai berikut: a. disadari atau tidak. Korupsi Ditinjau dari segi etimologi. Sedangkan menurut istilah. bahwa korupsi dalam perspektif ajaran Islam adalah identik dengan risywah. ghulul. korupsi adalah. buruk. Dalam prakteknya. serta termasuk salah satu bentuk dari sikap khianat yang diharamkan oleh Allah SWT karena korupsi berdampak negatif dan sangat merugikan masyarakat luas. Korupsi adalah perbuatan buruk atau tindakan menyelewengkan dana. Korupsi adalah suatu perbuatan tidak jujur atau penyelewengan yang dilakukan karena adanya suatu pemberian. Di antaranya adalah: 1. dan sebagainya dengan tujuan untuk kepentingan pribadi sehingga menyebabkan kerugian bagi pihak lain.

Penyelewengan dana. Menyebabkan siksa neraka. seperti dalam bentuk-bentuk sebagai berikut: . An-Nisa'. yang mau beribadah kepada Allah SWT serta berbakti kepada kedua orang tua. kesejahteraan rakyat dan menghambat pelaksanaan 4. Menggerogoti pembangunan. Merugikan dan bahkan menimbulkan dlarar (bahaya) bagi orang lain 5. Menyebabkan hilangnya berkah dari Allah SWT 6. susah dididik menjadi anak yang shaleh. Sebagaimana telah difirmankan dalam surat an-Nisa' ayat 29: (29) Artinya: Hai orang-orang yang beriman. g. 4: 29. suka tawuran. cenderung mengabaikan ajaran agama. Jenis dan kategori korupsi adalah sebagai berikut: a. Anak-anak seperti itu. mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Anak-anak yang diberi makan dan minum dari hasil korupsi. Penyalah-gunaan wewenang b. dan melakukan berbagai kejahatan yang lain. maka lebih berhak masuk ke dalam neraka. menentang orang tua. mempraktekkan kehidupan free sex. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil.3. Sebagaimana telah disabdakan Rasulullah SAW : ( Artinya: Setiap daging yang tumbuh dari sesuatu (makanan & minuman) yang haram. Hal ini tidak lain karena mereka dibesarkan dari makanan dan minuman yang dibeli dengan uang hasil korupsi yang secara tegas dilarang oleh Allah. 2.

ada lima bidang kegiatan yang dianggap sebagai sumber praktek korupsi. . Pengeluaran fiktif 2). Perpajakan. A. Karena hal itu termasuk manipulasi harga pembelian atau kontrak. Sedangkan karyawan yang datang terlambat atau pulang lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. 3).Hal ini menyangkut harga. Proyek pembangunan fisik dan pengadaan barang. 4). yaitu: 1). Penggelapan dana atau pencurian langsung darikas. 5). yang menyangkut proses penentuan besarnya pajak dan pemeriksaan pajak. kualitas. Sungguh pun demikian. Pemberian fasilitas kredit perbankan dalam bentuk penyelewengan komisi dan jasa serta pungutan liar. hal itu termasuk perbuatan yang tidak baik karena melanggar disiplin dan mengurangi produktivitas kerja sehingga merugikan pihak lain. Manipulasi harga pembelian atau kontrak 3). Berdasarkan penjelasan di atas. 2). dalam bentuk penyelewengan komisi dan jasa serta pungutan liar. dan komisi. Bea dan cukai yang menyangkut manipulasi bea masuk barang dan penyelundupan administratif.1). Pemberian izin usaha. maka pemberian imbalan di luar kontrak yang telah disepakati karena kita menyetujui pembelian atau pengadaan barang (kantor) dengan harga di atas harga yang wajar adalah termasuk korupsi yang diharamkan oleh Allah SWT. dalam istilah yang populer tidak termasuk dalam kategori korupsi karena tidak berupa penyalah-gunaan wewenang atau penyelewengan dana.

karena tidak mau menyogok. Kolusi Kolusi. Ini adalah prinsip yang hendaknya kita pegang teguh. dan sebagainya. Dua hal dalam risywah: Seorang muslim hendaknya berusaha keras menjauhi praktik risywah dalam hidupnya. Mengingat janji "laknat" Rasul saw. bagi pelaku risywah itu. Kolusi adalah permufakatan atau kerjasama secara melawan hukum antar penyelenggara negara atau antara penyelenggara negara dengan pihak lain yang merugikan orang lain. Demikian difatwakan oleh Syekh Dr. akibat menolak praktik risywah tersebut. Jika seorang muslim tidak mampu mengambil sikap yang "ahwath" di atas. Bahkan sekalipun seorang muslim menanggung risiko. Hukum "kolusi" menurut Islam . Yusuf Al-Qardhawy. maka yang menanggung dosa dalam masalah ini adalah pejabat yang menerima uang sogok tersebut. gara-gara menolak menyogok. ditinjau dari segi etimologi berasal dari bahasa Inggris collusion yang berarti persekongkolan atau µkongkalikong¶.B. dan ia terpaksa harus mengasi uang untuk mendapatkan haknya. masyarakat. bangsa atau negara. seseorang tidak diterima menjadi pegawai. Umpamanya. Inilah sikap yang terbaik bila memungkinkan. Akan tetapi sikap ini janganlah dilakukan kalau bukan terpaksa. Atau urusannya menjadi terbengkalai. Hanya saja ada alternatif lain. padahal dia berhak untuk lulus. Sedangkan menurut pasal 1 ayat 4 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999.

diantaranya.Yang dimaksud dengan kolusi di sini ialah persekongkolan antara dua pihak untuk suatu perbuatan melanggar hukum dan merugikan orang lain. maka kita dapt temukan beberapa nash yang secara langsung dan tegas berbicara tentang masalah kolusi ini. maka kesepakatan itu disebut "kolusi". Begitu juga hakim di pengadilan yang berkolusi dengan pihak-pihak yang berperkara. Umpamanya seorang pejabat yang berwenang memutuskan pemenang sebuah tender bersepakat dengan salah seorang pengaju tender agar tendernya yang dimenangkan. padahal kamu mengetahui. kolusi bisa disebut dengan "risywah". Di samping itu. adalah perbuatan terlarang dan diharamkan. yaitu : . kita juga dapat menemukan hadits Rasul saw. yang secara tegas berbicara tentang kolusi dan korupsi. kolusi sering disebut "al-mahsubiyah". Bila kita membahas masalah kolusi dalam tinjauan hukum syara`. Tetapi dalam bahasa politiknya. agar perkaranya dimenangkan." Dalam ayat di atas. firman Allah swt: "Dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim dengan tujuan memakan harta orang lain dengan cara yang tak sah. Dalam bahasa agamanya. praktik bersekongkol antara pihak yang berperkara dengan penguasa/hakim dengan tujuan untuk memakan harta orang lain dengan cara yang berdosa (tidak sah).

Pada umumnya. Nepotisme Nepotisme berasal dari bahasa Perancis nepote yang berarti keponakan. Hal ini sesuai dengan teori 'ashobiyah yang dikembangkan oleh Ibnu Khaldun. keponakan atau orang-orang yang mereka sukai. maka Nepotisme dapat didefinisikan sebagai berikut: ³Nepotisme adalah suatu sikap atau tindakan seorang pemimpin yang lebih mendahulukan keluarga dan sanak famili dalam memberikan jabatan dan yang lain."Rasulullah (calo). famili. Keluarga menaruh perhatian dan minat yang lebih besar dibandingkan dengan orang lain. . Kerabat memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap pekerjaannya dibandingkan dengan orang lain. manusia mempunyai ikatan jiwa yang lebih kuat dengan keluarga dan sanak famili dibanding dengan orang lain. 2. sangat wajar jika seorang pemimpin pemerintahan atau perusahaan swasta atau yang lain. Oleh karena itu. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut: 1." -shallallahu `alaihi wasallam- melaknat orang yang memberikan uang sogok (risywah). yang memberikan jabatan-jabatan kepada sanak. Istilah ini pada mulanya digunakan untuk menjelaskan praktek favoritisme yang dilakukan oleh pimpinan Gereja Katolik Romawi (Paus dan para Kardinal) pada abad pertengahan. Berdasarkan pengertian bahasa di atas. baik dalam birokrasi pemerintahan maupun dalam manajemen perusahaan swasta. lebih senang memberikan jabatan-jabatan strategis kepada keluarga atau orang yang disenanginya serta lebih mementingkan dan mengutamakan mereka dalam segala hal dibanding dengan orang lain yang tidak mempunyai ikatan apa-apa. penerima sogok dan perantara keduanya C.

atau ada orang lain yang lebih berhak dari padanya. bahwa nepotisme yang dilarang oleh ajaran Islam adalah nepotisme yang semata-mata didasarkan pada pertimbangan keluarga atau sanak famili dengan tanpa memperhatikan . atau tidak bersifat amanah dalam memegang jabatan yang diberikan kepadanya? Menurut ajaran Islam. atau tidak bersifat amanah dalam memegang jabatan yang diberikan kepadanya. Rasulullah dan orang-orang yang beriman". padahal di antara mereka ada orang yang lebih berhak daripada orang tersebut. seorang pemimpin tidak boleh memberikan jabatan²apalagi jabatan yang sangat strategis²kepada seseorang semata-mata atas dasar pertimbangan hubungan kekerabatan atau kekeluargaan. Sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah dalam hadits shahih riwayat Imam al-Hakim dalam al-Mustadrak dari sahabat Abdullah ibn Abbas. bagaimana jika keluarga atau famili atau orang lain yang disenanginya itu tidak mempunyai kemampuan dan profesionalisme. padahal yang bersangkutan tidak mempunyai kemampuan dan profesionalisme. Permasalahannya adalah. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan. maka ia telah berkhianat kepadaAllah. Jika keluarga yang diberi jabatan tertentu mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. 4. maka tidak ada sesuatu yang perlu dipermasalahkan. Sepanjang keluarga atau orang yang disenanginya mempunyai kemampuan dan profesionalisme serta bersifat amanah dalam memegang jabatan yang diberikan kepadanya. sebagai berikut: ( "Barangsiapa memberikan jabatan kepada seseorang semata-mata karena didasarkan atas pertimbangan keluarga. maka akan mendorong semangat kerja orang lain.3. Keluarga memiliki loyalitas dan kehandalan (dependability) yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain.

kemampuan dan profesionalisme serta sifat amanah seseorang yang akan diberi jabatan. maka hal itu tidak dilarang. . Adapun nepotisme yang disertai dengan pertimbangan kemampuan dan profesionalisme serta sifat amanah seseorang yang akan diberi jabatan.

BAB III KESIMPULAN Pertama. Bila salah satu (iman) terangkat. seseorang tidak akan mencuri bila ketika itu ia beriman. Hendaknya pemimpin memberi teladan kepada yang dipimpin dan rakyatnya. Rasulullah SAW menjelaskan. Ketiga. Ini sendi keutuhan bangsa. Rasulullah SAW mengingatkan. Keempat. malunya juga hilang. Wallahu maakum haitsu kuntum (Allah bersamamu di mana saja kamu berada). seseorang tidak akan berzina bila ia beriman. perkataan. Setiap orang beriman dan bertakwa akan menjaga dirinya dari setiap kesalahan (dosa). Syauqi Bey dalam salah satu syairnya. dan sikap baik harus dimulai dari pemimpin yang paling tinggi. Perbuatan. Mulai gubernur hingga kepada desa. namun bangsa itu akan hancur bersama kehancuran akhlaknya. Suatu bangsa tetap utuh dan jaya selama masih menjaga akhlaknya. Salah satu tugas Rasulullah SAW adalah beliau diutus untuk memperbaiki akhlak manusia. Kelima. tanpa diskriminasi dan adil terhadap siapa pun yang melanggarnya. Karenanya. Syari'at Islam merupakan terapi untuk menanggulangi berbagai problema umat. meningkatkan iman dan budaya malu. Dengan iman. Hukum harus tegas. Iman dan malu kawan seiring. penegakan hukum. contoh teladan dari pemimpin. Kedua. setiap orang meyakini bahwa ia selalu diawasi oleh Yang Mahakuasa. pengamalan syari'at Islam secara kaffah. Dia tidak hanya taat . meningkatkan kualitas akhlak.

Ia juga patuh kepada kepada hukum positif yang berlaku. .kepada Allah dan RasulNya. baik KUHP maupun UU Nomor 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. tapi juga taat atas perintah dan larangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful