BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

Siklus reproduksi pada makhluk hidup ada dua macam, siklus estrus dan siklus menstruasi. Siklus estrus terjadi pada mamalia non primata sedangkan siklus menstruasi terjadi pada hewan primata dan pada manusia. Siklus estrus adalah waktu antara periode estrus. Betina memiliki waktu sekitar 25-40 hari pada estrus pertama. Mencit merupakan poliestrus dan ovulasi terjadi secara spontan. Durasi siklus estrus 4-5 hari dan fase estrus sendiri membutuhkan waktu. Tahapan pada siklus estrus dapat dilihat pada vulva. Fase-fase pada siklus estrus diantaranya adalah estrus, metestrus, diestrus, dan proestrus. Periode-periode tersebut terjadi dalam satu siklus dan serangkaian, kecuali pada saat fase anestrus yang terjadi pada saat musim kawin (Nongae, 2008). Siklus reproduksi terjadi karena adanya rangsangan dari hormon-hormon tertentu seperti hormon seksual estrogen dan progesteron dan hormon gonadotropin. Siklus reproduksi akan menghasilkan perubahan pada organ-organ tertentu. Siklus estrus sendiri mempunyai pertanda yang bisa diamati pada apusan vaginanya. Apusan vagina mencit pada dindingnya terjadi perubahan yang dipengaruhi oleh hormone estrogen. Dengan pengamatan pada apusan vagina tersebut, dapat diamati siklus estrus yang terjadi pada mencit. Permasalahan Permasalah pada praktikum ini adalah bagaimana tahapan-tahapan dari siklus estrus pada mencit (Mus musculus). Tujuan Tujuan dari praktikum ini adalah praktikan mampu menjelaskan tahapan-tahapan siklus estrus pada mencit (Mus musculus). 1.3 1.2

1

klitoris serta kelenjar vestibulum. Permukaan luar ovarium dibatasi oleh epitel germinativum yang sebelah dalamnya terdapat stroma yang membentuk lapisan padat. Vagina. terdiri atas medula dan korteks. alat kelamin luar. badan dan leher. Dinding terdiri atas 3 lapisan yaitu endometrium. merupakan bagian anterior dari saluran reproduksi betina. terdiri dari 3 lapisan yaitu mukosa. Oviduk. terdiri atas : Vestibulum. labium mayor. Mukus yang terdapat dalam lumen vagina berasal dari kelenjar leher vagina. Dinding saluran terdiri atas jaringan otot dapat berfungsi untuk memindahkan sel telur atau spermatozoon menuju tempat pembuahan dengan gerakan peristaltik. Ovarium. merupakan saluran kelanjutan dari oviduk. Uterus. d. Pada waktu menstruasi. vagina. Labium merupakan lipatan kulit yang tersusun oleh jaringan lemak. Terdiri atas bagian : tanduk.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. uterus.1 Reproduksi betina Sistem reproduksi betina pada Mamalia terdiri atas : ovarium. Alat kelamin luar.2006 ) 2 . Pada bagian korteks terjadi perkembangan sel telur mulai dari primordium folikel sampai folikel telur yang siap untuk diovulasikan b. labium minor. Terdiri atas infundibulum yang dilengkapi oleh corong yang disebut ostium tuba abdominale. Merupakan tempat proses fertilisasi dan pembelahan zygot. Sistem ini mengalami perubahan siklis dalam struktur dan aktivitas fungsional yang mekanismenya diatur secara hormonal. Medula : terdapat pembuluh darah dan sedikit jaringan ikat Korteks : terdapat folikel-folikel ovarium yang mengandung oosit Batas antara kedua bagian itu tidak jelas. a. muskularis dan fibrosa. c. miometrium dan perimetrium. bagian endometrium mengalami peluruhan. oviduk. e. 2004) Gambar alat reproduksi betina ( Gilbert. serabut-serabut elastin dan otot. (Nurhayati.

kucing. Primata sekitar sebulan. seperti kucing. dan anjing Orang dan kera Simpanse Lama satu daur 5 hari 15 hari 21 hari 28 hari 35 hari Pada mamalia.1 : Lama Satu Pembiakan pada Mamalia Spesies Mencit dan tikus Marmot Sapi. (tak kentara pada primata) ada rasa membiak (birahi) yang datang secara berkala bagi betinanya. Mamalia yang hidup bebas. disebut estrus (oestrus). harimau. Kecuali primata. Lama daur pembiakan itu tergantung pada beberapa jenis manusia. Ada yang beberapa hari. Tapi kalau sudah jadi hewan secara turun-temurun. Meningkatnya suhu serta pancaran cahaya matahari dikira menimbulkan reaksi fisiologis berantai dalam tubuh hewan sehingga mendorong mereka untuk menghasilkan dan mengeluarkan telur. Daur pembiakan asal-usulnya menyesuaikan diri dengan suasana ekologis (iklim. bisa 2 . 1994). ada pula yang setahun. ada yang beberapa minggu. Burung daerah dingin bertelur di awal musim semi atau musim panas. rusa. pada umumnya jantan mamalia menyesuaikan diri dengan daur pembiakan pada betina (Yatim. sekali tetahun saja melakukan pembiakan.2 Daur Pembiakan Sistem reproduksi betina mengalami suatu daur. maka digetahkan hormon gonadotropin (Yatim. Daftar berikut memperlihatkan lama suatu daur pembiakan pada mamalia : Tabel 2.2. 1994). musim. Pada suatu ketika dalam daur itu ovarium menghasilkan banyak estrogen. Prinsipnya menyesuaikan diri dengan daur yang dialami alat kelamin primer. Seluruh bagian sistem reproduksi mengalami perubahan berkala dalam daur itu. Orang rata-rata 28 hari. Daur estrus adalah suatu peristiwa antara dua kejadian estrus (Yatim. Hewan laut banyak bertelur ketika air pasang atau sedang bulan purnama (Yatim. yakni ovarium. Karena itu pada kelompok hewan demikian daur pembiakan sama atau serentak dengan daur estrus. anjing. gejala astronomis). sehingga merangsang hypothalamus otak dan hypophysis.3 kali setahun. 1994). Lewat retina atau suatu indara penerima stimulus suhu dan cahaya. dan ini mempengaruhi saluran atau kelenjar 3 . 1994). musuh. yang berulang secara berkala dan teratur. musim pembiakan tidak jelas lagi sekali setahun. disebut musim pembiakan.

Hewan ini Mencit adalah binatang asli Asia. terjadi perubahan-perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh hormon yang berpengaruh di dalam tubuhnya. 1968). Mencit (Mus musculus) Mencit adalah anggota dari ordo Muridae yang mempunyai ukuran kecil. Tikus ini memiliki zona thermoneutral sempit mamalia apapun sejauh diukur.3 daur ovarium daur tuba daur uterus daur cervix daur vagina daur kelenjar susu daur tabia (Yatim. Jenis ini sekarang ditemukan di seluruh dunia karena pengenalan oleh manusia. 2. dan dengan kenaikan temperatur lingkungan dengan mengurangi laju metabolik dan meningkatkan vascularization dari telinga. Daur daerah genitalia yang mengalaminya: 1. Sebuah mouse menanggapi penurunan suhu oleh nonshivering thermogenesis. India. Fase Estrus Pada fase estrus yang dalam bahasa latin disebut oestrus yang berarti kegilaan atau gairah . 1994). Lemak coklat juga disebut kelenjar berhibernasi. dan Eropa Barat. Nonshivering thermogenesis dapat menghasilkan peningkatan tiga kali lipat tingkat metabolisme dasar. 1994).2010) 2. sesuai deengan perubahan produksi estrogen dalam ovarium (Yatim. 5. Bahkan juga tabiat atau behaviour tubuh betina itu secara keseluruhan mengalami perubahan berkala. 2. 7.4 Siklus Estrus pada Mencit Pada setiap siklus yang terjadi pada tubuh mencit. 4.sekunder. Berikut adalah penggambaran diri mencit pada setiap tahap yang terjadi: 1. walaupun mencit tidak berhibernasi (Rugh. Konsentrasi tertinggi lemak cokelat ditemukan dalam jaringan subkutan antara scapulae. Estrogen 4 . Gambar mencit (Mus musculus) (Anonim. 6. dan untuk sebagian besar terjadi pada lemak cokelat. Hipotalamus terstimulasi untuk melepaskan gonadotropin-releasing hormone (GRH). 3.

Fase metestrus Pada tahap metestrus birahi pada mencit mulai berhenti. dan ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran uterus maksimal. Pada ovarium korpus luteum dibentuk secara aktif. Fase ini terjadi selama 6 jam. Ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran yang paling kecil karena uterus menciut.1994). Fase ini disebut pula fase istirahat karena mencit betina sama sekali tidak tertarik pada mencit jantan. Pada tahap ini hormon yang terkandung paling banyak adalah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum (Yatim. 2. Jika pada tahap estrus tidak terjadi kopulasi maka tahap tersebut akan berpindah pada tahap matesterus ( Sagi.menyebabkan pola perilaku kawin pada mencit. Mencit jantan melakukan semacam panggilan ultrasonik dengan jarak gelombang suara 30 kHz 110kHz yang dilakukan sesering mungkin selama masa pedekatan dengan mencit betina. Pada tahap ini vagina pada mencit betinapun membengkak dan berwarna merah. Fase estrus merupakan periode ketika betina reseptif terhadap jantan dan akan melakukan perkawinan. Pada uterus terdapat banyak mukus. Pada saat estrus biasanya mencit terlihat tidak tenang dan lebih aktif. tahap ini terjadi selama 12 jam. sel-sel epitel sudah tidak berinti. dan terdapat banyak lendir (Yatim. 5 . Fase Diestrus Tahap selanjutnya adalah tahap diestrus.1994). dan mencit betina sudah tidak reseptif pada jantan. Tahap estrus pada mencit terjadi dua tahap yaitu tahap estrus awal dimana folikel sudah matang. aktivitasnya mulai tenang. Pada apusan vagina akan terlihat banyak sel epitel berinti dan sel leukosit.2002). Mencit dapat mendeteksi pheromon ini karena terdapat organ vomeronasal yang terdapat pada bagian dasar hidungnya (Gilbert. 1990). sementara itu mencit betina menghasilkan semacam pheromon yang dihasilkan oleh kelenjar preputial yang diekskresikan melalui urin. Hormon yang terkandung dalam ovarium adalah estrogen meski kandungannya sangat sedikit. terdapat selsel leukosit yang berfungsi untuk menghancurkan dan memakan sel telur tersebut. Kandungan FSH ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kandungan luteinizing hormone (LH) maka jika terjadi coitus dapat dipastikan mencit akan mengalami kehamilan (Campbell et all. 3. Lalu tahap estrus akhir dimana terjadi ovulasi yang hanya berlangsung selama 18 jam. kelenjar menciut dan tidak aktif. gonadotropin menstimulasi pertumbuhan folikel yang dipengaruhi follicle stimulating hormone (FSH) sehingga terjadi ovulasi. mencit jantan akan mendekati mencit betina dan akan terjadi kopulasi. Pada tahap ini terbentuk folikel-folikel primer yang belum tumbuh dan beberapa yang mengalami pertumbuhan awal. Pheromon ini berfungsi untuk menarik perhatian mencit jantan. tahap ini terjadi selama 2-2.5 hari.2006). dengan kata lain mencit berada dalam keadaan mencari perhatian kepada mencit jantan. ukuran uterus kecil.

6 . Peluruhan sel endometrium ini disebabkan karena adanya pengurangan jumlah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum. External Bleeding. If the red x still appears.2008) 2. b. Pada apusan vaginanya akan terlihat sel-sel epitel yang sudah tidak berinti (sel cornified) dan tidak ada lagi leukosit. Restart your computer. Perilaku mencit betina pada tahap ini sudah mulai gelisah namun keinginan untuk kopulasi belum terlalu besar. Gambar apusan vagina tiap fase (Nongae. sehingga pars fungsionalis beserta arteri spiral akan utuh kembali. Perubahan perilaku. you may have to delete the image and then insert it again. Pada fase estrus tidak terjadi pendarahan keluar karena tidak adanya arteri spiral jadi yang terjadi adalah adanya perobakan endometrium dan sel-sel yang sudah tidak dibutuhkan akan dimakan oleh sel-sel darah putih pada tubuhnya sendiri. Fase Proestrus Pada fase proestrus ovarium terjadi pertumbuhan folikel dengan cepat menjadi folikel pertumbuhan tua atau disebut juga dengan folikel de Graaf. Sel-sel cornified ini berperan penting pada saat kopulasi karena sel-sel ini membuat vagina pada mencit betina tahan terhadap gesekan penis pada saat kopulasi. Pars basalis tidak meluruh dan permukaannya yang berbatasan pars fungsionalis akan diperbaiki pada fase reparasi.5 Siklus Estrus dan Menstruasi Perbedaan antara siklus estreus dan siklus menstruasi adalah: a. The image cannot be displayed. or the image may have been corrupted. Fase ini terjadi selama 12 jam. sel-sel baru ini disebut juga sel cornified (sel yang menanduk). pada siklus estrus terlihat adanya perubahan perilaku pada setiap tahapannya namun pada siklus menstruasi perubahan perilaku tidak terlalu terlihat. Your computer may not have enough memory to open the image.4. Pada tahap ini hormon estrogen sudah mulai banyak dan hormon FSH dan LH siap terbentuk. atau disebut juga dengan pendarahan keluar. Setelah fase ini berakhir fase selanjutnya adalah fase estrus dan begitu selanjutnya fase akan berulang (Yatim. Sel cornified ini terbentuk akibat adanya pembelahan sel epitel berinti secara mitosis dengan sangat cepat sehingga inti pada sel yang baru belum terbentuk sempuna bahkan belum terbentuk inti dan sel-sel baru ini berada di atas sel epitel yang membelah.1994). and then open the file again. Pada siklus menstruasi pendarahan keluar terjadi akibat adanya arteri spiral yang mengalami konstriksi bersamaan dengan luruhnya endometrium bagian (pars) fungsionalis.

mulai.1990) tetapi tergantung situasi dan kondisi. yaitu sebagai berikut : 7 . keadaan itu disebut siklus estrus tanpa ovulasi. Pada akhir estrus jam ke 20-36 36 jam Marmut Rata-rata 5-6 hari Kuda Kambing 1-5 hari Babi 9-20 jam Tikus Wanita Pada hari ke 1-3 setelah estrus mulai. Waktu kawin.2 : Beberapa species hewan yang ovulasinya spontan Species Anjing Waktu Estrus Waktu Ovulasi 5-10 hari pertengahan siklus Pada hari ke 1. 2. 8-11 jam setelah estrus mulai.7 Siklus Menstruasi Menstruasi merupakan pendarahan pada dinding uterus manusia dan mamalia primata yang disebabkan oleh perubahan yang mendadak. Istilah siklus menstruasi secara spesifik mengacu pada perubahan yang terjadi dalam uterus. 2. Waktu menstruasi dihitung dari saat kemunduran endometrium pertama ke saat kemunduran endometrium berikut. Pada hewan yang mengalami siklus estrue perkawinan hanya terjadi pada fase estrus saja sedangkan pada primata dan manusia yang mengalami siklus menstruasi perkawinan dapat terjadi kapan saja(Shearer. Tabel 2.6 Hubungan Antara Estrus dan Ovulasi Fase estrus. akan (Sagi. Pada hari ke 12-17 setelah hari Hasrat menerima suami tidak pertama menstruasi. tergantung siklus estrus. Tidak pasti pada tipe tersebut terjadi ovulasi karena folikel itu gugur sebelum masak. folikel sudah masak dan tinggal menunggu ovulasi. 1-2 hari sebelum estrus berakhir atau hari ke 3 dalam estrus. Siklus menstruasi dapat dibedakan menjadi beberapa tingkat. 6-11 jam 1-2 jam pada fase estrus mulai.2008). sesudah saatnya telur akan keluar dengan sendirinya.c. Pada binatang ada yang terjadi ovulasi secara spontan. atau 2-5 setelah estrus estrus.

8 . akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. perubahan pada serviks. Reperasi (4-6 hari) Pada tingkat ini terjadi penyembuhan luka akibat pecahnya pembuluh darah di bagian lapisan spongiosa. Menstruasi (1-4 hari) Terjadi pendarahan endometrium karena pembuluh darah yang pecah akibat tegangan tinggi karena kadar estrogen dalam darah yang tinggi. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali (Campbell. Periode ini disebut fase luteal. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. 2. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). 2004). Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. 1990) Siklus menstruasi dipengaruhi oleh hormon seks perempuan yaitu esterogen dan progesteron. 2004). Luka tertutup lagi oleh epithelium. Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahan payudara (Campbell. perubahan sekresi lender leher lahim (serviks). Sekresi (16-28 hari) Kelenjar di dalam dinding uterus sudah mengeluarkan excret untuk persiapan blastocyst dan endometrium menjadi tebal. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. 3. Proliferasi (7-15 hari) Pada tingkat ini terjadi perbanyakan sel-sel dalam lapisan spongiosa sehingga endometrium mulai tebal lagi dan kelenjar-kelenjar mulai terbentuk lagi dan sudah membuat excret. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. 2004). Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. penempelan 4.1. Hormon-hormon ini menyebabkan perubahan fisiologis pada tubuh perempuan yang dapat dilihat melalui beberapa indikator klinis seperti: perubahan suhu basal. panjangnya siklus menstruasi. Oleh karena tidak ada progesteron. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus (Campbell. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. (Sagi. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis.

Gambar siklus menstruasi (Campbell.2004) 9 .

2 10 . Untuk pengamatan lebih lanjut.9 %.1.BAB III METODOLOGI 3.1 3. Lalu kelebihan zat warna dari metilen blue dibuang kemudian dibilas dengan air ledeng.2 3.bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah mencit (Mus musculus).9% lalu diusapkan pada vagina mencit betina. Setelah diamati.1 Alat dan Bahan Alat Alat-alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah Kaca objek dengan penutupnya. gambar sitologis apusan vagina yang terlihat di bawah mikroskop ditentukan termasuk juga tahapan siklus reproduksinya. Bahan Bahan. Gelas objek tersebut ditetesi larutan metilen blue 1% dan dibiarkan selama 3-5 menit. Lalu dikeringkan dan diamati di bawah mikroskop.1. 3. dan cotton bud. Cotton bud kemudian dioleskan di atas gelas objek yang bersih. Cara Kerja Cotton bud dibasahi dulu dengan larutan Nacl 0. mikroskop. betina yang sudah siap kawin disatukan dengan seekor jantan di dalam satu kandang dan diamati sumbat vaginanya pada keesokan harinya. dan metilen blue. Nacl 0.

1994. Developmental Biology 8th ed. Gilbert. ITS Press Surabaya. San Fransisco: Benjamin Cummings. N.University Of Florida. Perkembangan Hewan.ac.gsnu. Reproduksi dan embryologi. 2008. 2006. Nurhayati. Bandung. http://nongae.Biology Concept and Connection. Nongae. Awik Pudji D. Sagi. Yogyakarta. Penerbit Tarsito. K. USA: Sinauer Associates Inc.kr/~cspark/teaching/chap5. 1990. 2006. Scott F. Embriologi Perbandingan pada Vertebrata.html.Daftar Pustaka Campbell. J. 11 . Ed. Florida Yatim. 2008. UGM.A.5. Reece and Mitchell. Reproductive Anatomy and Physiology of Dairy Cattle. M. Diakses tanggal akses 20 Oktober 2010. 2004. Wildan. Estrus Cycle. Shearer.

Lampiran Skema Kerja Mencit Betina Disiapkan cotton bud Dibasahi dengan Nacl 0.9% Diusapkan pada bagian vagina Dioleskan pada gelas objek Ditetesi metilen blue Dibiarkan 3-5 menit Dibuang kelebihan warnanya Dibilas dengan air ledeng Dikeringkan Diamati Ditentukan gambaran sitologis apusan vagina Ditentukan tahap siklus reproduksinya Disatukan mencit betina dan jantan dalam satu kandang Diamati sumbat vaginanya keesokan hari Hasil 12 .

Sementara masa metestrus merupakan masa saat folikel-folikel pemelihara ovum berubah menjadi corpus 13 . Jelaskan mengapa penyatuan pada saat diestrus atau metestrus tidak akan menghasilkan kehamilan? 3. yang menandakan uterus akan luruh. yang menandakan saat ovulasi dimulai y Tahap estrus akhir: terdapat sel epitel menanduk yang sangat banyak. Bagaimana cara menentukan umur kehamilan pada mencit betina ? Jawaban: 1. yang menandakan folikel dalam keadaan tumbuh y Tahap estrus awal: terdapat sel epitel menanduk yang banyak dan epitel berinti. Apakah perbedaan siklus menstruasi dengan estrus? 4. 2. Bagaimana cara anda menentukan tahapan siklus apabila apusan vagina memperlihatkan gambaran antara tahap yang satu dengan yang lain? 2. yang menandakan folikel masih muda y Tahap proestrus: hanya ada sel epitel berinti dan sel epitel menanduk. Karena pada masa diestrus merupakan masa istirahat atau masa non fertil. Pada umumnya untuk mengetahui masa ovulasi serta daur estrus diamati dari apusan vagina (vaginal smears) y Tahap diestrus: terdapat sel epitel berinti dan banyak leukosit serta lendir. Disini folikel masih dalam keadaan muda (belum dewasa) jadi sulit sekali apabila terjadi terjadi kopulasi.Lampiran DISKUSI Pertanyaan: 1. yang menandakan saat proses ovulasi y Tahap metestrus: terdapat sel epitel menanduk dan leukosit serta epitel biasa .

Tahap siklus estrus sebagai berikut : a. Meteestrus (terjadi dalam 6 jam) : tahap saat folikel menjadi korpus luteum 4. karena setelah sumbat vagina terbentuk maka tidak akan terjadi perkawinan lagi.5 hari) : tahap terbentuknya folikel muda pada ovarium b. Sekresi (terjadi dalam 16-18 hari) : tahap sekresi uterus d. dan lama terjadinya s 28 hari. Proestrus (terjadi dalam 12 jam) : tahap pertumbuhan folikel. dan lama terjadinya relatif singkat dan cepat. 14 . Progesteron ini akan menahan penggetahan FSH jadi pembentukan folikel baru menjadi tertahan. sehingga dalam keadaan ini akan sulit terjadi kopulasi. pada akhir fase lutealnya terjadi pendarahan. Tahap siklus menstruasi sebagai berikut: a. Proliferasi (terjadi dalam 7-15 hari) : tahap perbanyakan sel c. Diestrus (terjadi dalam 2-2. Estrus (terjadi dalam 18 jam) : tahap klimaks dari fase folikel d. Menstruasi (terjadi dalam 1-4 hari) : tahap pendarahan endometrium  Siklus estrus terjadi pada hewan mamalia betina dewasa selain primata. pada akhir fase lutealnya tidak terjadi pendarahan. hasil hormon estrogen c. 3. Reparasi (terjadi dalam 4-6 hari) : tahap penyembuhan luka b. Umur kehamilan pada Mus musculus betina dapat ditentukan pada waktu mulai terbentuknya sumbat vagina (pada hari ke-0 kehamilan Mus musculus).luteum yang akan menjadi progesteron. Perbedaan siklus menstruasi dan siklus estrus yaitu:  Siklus menstruasi hanya terjadi pada hewan primata betina dewasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful