BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

Siklus reproduksi pada makhluk hidup ada dua macam, siklus estrus dan siklus menstruasi. Siklus estrus terjadi pada mamalia non primata sedangkan siklus menstruasi terjadi pada hewan primata dan pada manusia. Siklus estrus adalah waktu antara periode estrus. Betina memiliki waktu sekitar 25-40 hari pada estrus pertama. Mencit merupakan poliestrus dan ovulasi terjadi secara spontan. Durasi siklus estrus 4-5 hari dan fase estrus sendiri membutuhkan waktu. Tahapan pada siklus estrus dapat dilihat pada vulva. Fase-fase pada siklus estrus diantaranya adalah estrus, metestrus, diestrus, dan proestrus. Periode-periode tersebut terjadi dalam satu siklus dan serangkaian, kecuali pada saat fase anestrus yang terjadi pada saat musim kawin (Nongae, 2008). Siklus reproduksi terjadi karena adanya rangsangan dari hormon-hormon tertentu seperti hormon seksual estrogen dan progesteron dan hormon gonadotropin. Siklus reproduksi akan menghasilkan perubahan pada organ-organ tertentu. Siklus estrus sendiri mempunyai pertanda yang bisa diamati pada apusan vaginanya. Apusan vagina mencit pada dindingnya terjadi perubahan yang dipengaruhi oleh hormone estrogen. Dengan pengamatan pada apusan vagina tersebut, dapat diamati siklus estrus yang terjadi pada mencit. Permasalahan Permasalah pada praktikum ini adalah bagaimana tahapan-tahapan dari siklus estrus pada mencit (Mus musculus). Tujuan Tujuan dari praktikum ini adalah praktikan mampu menjelaskan tahapan-tahapan siklus estrus pada mencit (Mus musculus). 1.3 1.2

1

miometrium dan perimetrium. Labium merupakan lipatan kulit yang tersusun oleh jaringan lemak. bagian endometrium mengalami peluruhan. Permukaan luar ovarium dibatasi oleh epitel germinativum yang sebelah dalamnya terdapat stroma yang membentuk lapisan padat. Terdiri atas bagian : tanduk.2006 ) 2 . 2004) Gambar alat reproduksi betina ( Gilbert. Mukus yang terdapat dalam lumen vagina berasal dari kelenjar leher vagina. Dinding saluran terdiri atas jaringan otot dapat berfungsi untuk memindahkan sel telur atau spermatozoon menuju tempat pembuahan dengan gerakan peristaltik. terdiri atas medula dan korteks. a. vagina. Pada bagian korteks terjadi perkembangan sel telur mulai dari primordium folikel sampai folikel telur yang siap untuk diovulasikan b. Terdiri atas infundibulum yang dilengkapi oleh corong yang disebut ostium tuba abdominale. terdiri atas : Vestibulum. serabut-serabut elastin dan otot. Pada waktu menstruasi. Alat kelamin luar. terdiri dari 3 lapisan yaitu mukosa.1 Reproduksi betina Sistem reproduksi betina pada Mamalia terdiri atas : ovarium. badan dan leher. Vagina. e. oviduk. Medula : terdapat pembuluh darah dan sedikit jaringan ikat Korteks : terdapat folikel-folikel ovarium yang mengandung oosit Batas antara kedua bagian itu tidak jelas. Ovarium. merupakan saluran kelanjutan dari oviduk. uterus. klitoris serta kelenjar vestibulum. Uterus. Oviduk. labium mayor. muskularis dan fibrosa. merupakan bagian anterior dari saluran reproduksi betina. (Nurhayati.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Sistem ini mengalami perubahan siklis dalam struktur dan aktivitas fungsional yang mekanismenya diatur secara hormonal. labium minor. c. alat kelamin luar. d. Dinding terdiri atas 3 lapisan yaitu endometrium. Merupakan tempat proses fertilisasi dan pembelahan zygot.

Pada suatu ketika dalam daur itu ovarium menghasilkan banyak estrogen. Prinsipnya menyesuaikan diri dengan daur yang dialami alat kelamin primer. dan anjing Orang dan kera Simpanse Lama satu daur 5 hari 15 hari 21 hari 28 hari 35 hari Pada mamalia. maka digetahkan hormon gonadotropin (Yatim. Lama daur pembiakan itu tergantung pada beberapa jenis manusia. musim pembiakan tidak jelas lagi sekali setahun.2 Daur Pembiakan Sistem reproduksi betina mengalami suatu daur. Tapi kalau sudah jadi hewan secara turun-temurun. Daur pembiakan asal-usulnya menyesuaikan diri dengan suasana ekologis (iklim. 1994). musuh. yakni ovarium. (tak kentara pada primata) ada rasa membiak (birahi) yang datang secara berkala bagi betinanya.1 : Lama Satu Pembiakan pada Mamalia Spesies Mencit dan tikus Marmot Sapi. ada yang beberapa minggu. Orang rata-rata 28 hari. Meningkatnya suhu serta pancaran cahaya matahari dikira menimbulkan reaksi fisiologis berantai dalam tubuh hewan sehingga mendorong mereka untuk menghasilkan dan mengeluarkan telur. disebut estrus (oestrus). 1994). pada umumnya jantan mamalia menyesuaikan diri dengan daur pembiakan pada betina (Yatim. kucing. Daftar berikut memperlihatkan lama suatu daur pembiakan pada mamalia : Tabel 2. sekali tetahun saja melakukan pembiakan. Primata sekitar sebulan. bisa 2 . anjing. Burung daerah dingin bertelur di awal musim semi atau musim panas. Daur estrus adalah suatu peristiwa antara dua kejadian estrus (Yatim. disebut musim pembiakan. Lewat retina atau suatu indara penerima stimulus suhu dan cahaya. Seluruh bagian sistem reproduksi mengalami perubahan berkala dalam daur itu. Hewan laut banyak bertelur ketika air pasang atau sedang bulan purnama (Yatim.2. seperti kucing. dan ini mempengaruhi saluran atau kelenjar 3 .3 kali setahun. ada pula yang setahun. 1994). Ada yang beberapa hari. yang berulang secara berkala dan teratur. gejala astronomis). Mamalia yang hidup bebas. musim. rusa. sehingga merangsang hypothalamus otak dan hypophysis. 1994). harimau. Kecuali primata. Karena itu pada kelompok hewan demikian daur pembiakan sama atau serentak dengan daur estrus.

Fase Estrus Pada fase estrus yang dalam bahasa latin disebut oestrus yang berarti kegilaan atau gairah . sesuai deengan perubahan produksi estrogen dalam ovarium (Yatim. 6.4 Siklus Estrus pada Mencit Pada setiap siklus yang terjadi pada tubuh mencit. Bahkan juga tabiat atau behaviour tubuh betina itu secara keseluruhan mengalami perubahan berkala. Estrogen 4 . 7.3 daur ovarium daur tuba daur uterus daur cervix daur vagina daur kelenjar susu daur tabia (Yatim. Hipotalamus terstimulasi untuk melepaskan gonadotropin-releasing hormone (GRH). 1968). Sebuah mouse menanggapi penurunan suhu oleh nonshivering thermogenesis. 4. terjadi perubahan-perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh hormon yang berpengaruh di dalam tubuhnya. Konsentrasi tertinggi lemak cokelat ditemukan dalam jaringan subkutan antara scapulae. dan untuk sebagian besar terjadi pada lemak cokelat. Gambar mencit (Mus musculus) (Anonim. Nonshivering thermogenesis dapat menghasilkan peningkatan tiga kali lipat tingkat metabolisme dasar.sekunder. dan dengan kenaikan temperatur lingkungan dengan mengurangi laju metabolik dan meningkatkan vascularization dari telinga. 1994). 3. Jenis ini sekarang ditemukan di seluruh dunia karena pengenalan oleh manusia. 2. walaupun mencit tidak berhibernasi (Rugh. 5. Hewan ini Mencit adalah binatang asli Asia. dan Eropa Barat. 1994). Lemak coklat juga disebut kelenjar berhibernasi.2010) 2. Tikus ini memiliki zona thermoneutral sempit mamalia apapun sejauh diukur. Mencit (Mus musculus) Mencit adalah anggota dari ordo Muridae yang mempunyai ukuran kecil. Daur daerah genitalia yang mengalaminya: 1. Berikut adalah penggambaran diri mencit pada setiap tahap yang terjadi: 1. India. 2.

Kandungan FSH ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kandungan luteinizing hormone (LH) maka jika terjadi coitus dapat dipastikan mencit akan mengalami kehamilan (Campbell et all. 1990). Fase estrus merupakan periode ketika betina reseptif terhadap jantan dan akan melakukan perkawinan. Fase Diestrus Tahap selanjutnya adalah tahap diestrus. Pada tahap ini hormon yang terkandung paling banyak adalah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum (Yatim. Lalu tahap estrus akhir dimana terjadi ovulasi yang hanya berlangsung selama 18 jam.1994). Pada tahap ini terbentuk folikel-folikel primer yang belum tumbuh dan beberapa yang mengalami pertumbuhan awal. Pada saat estrus biasanya mencit terlihat tidak tenang dan lebih aktif. Mencit dapat mendeteksi pheromon ini karena terdapat organ vomeronasal yang terdapat pada bagian dasar hidungnya (Gilbert. tahap ini terjadi selama 2-2. 3.2006). ukuran uterus kecil. terdapat selsel leukosit yang berfungsi untuk menghancurkan dan memakan sel telur tersebut. Pada tahap ini vagina pada mencit betinapun membengkak dan berwarna merah. 2.1994). gonadotropin menstimulasi pertumbuhan folikel yang dipengaruhi follicle stimulating hormone (FSH) sehingga terjadi ovulasi. mencit jantan akan mendekati mencit betina dan akan terjadi kopulasi. dan mencit betina sudah tidak reseptif pada jantan. Tahap estrus pada mencit terjadi dua tahap yaitu tahap estrus awal dimana folikel sudah matang. aktivitasnya mulai tenang. tahap ini terjadi selama 12 jam. Ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran yang paling kecil karena uterus menciut. Fase metestrus Pada tahap metestrus birahi pada mencit mulai berhenti. dan ukuran uterus pada tahap ini adalah ukuran uterus maksimal. kelenjar menciut dan tidak aktif. Pada ovarium korpus luteum dibentuk secara aktif.menyebabkan pola perilaku kawin pada mencit. Pheromon ini berfungsi untuk menarik perhatian mencit jantan. Jika pada tahap estrus tidak terjadi kopulasi maka tahap tersebut akan berpindah pada tahap matesterus ( Sagi. Fase ini disebut pula fase istirahat karena mencit betina sama sekali tidak tertarik pada mencit jantan. Fase ini terjadi selama 6 jam. dengan kata lain mencit berada dalam keadaan mencari perhatian kepada mencit jantan. Hormon yang terkandung dalam ovarium adalah estrogen meski kandungannya sangat sedikit. Mencit jantan melakukan semacam panggilan ultrasonik dengan jarak gelombang suara 30 kHz 110kHz yang dilakukan sesering mungkin selama masa pedekatan dengan mencit betina. Pada uterus terdapat banyak mukus. 5 . dan terdapat banyak lendir (Yatim.5 hari.2002). Pada apusan vagina akan terlihat banyak sel epitel berinti dan sel leukosit. sementara itu mencit betina menghasilkan semacam pheromon yang dihasilkan oleh kelenjar preputial yang diekskresikan melalui urin. sel-sel epitel sudah tidak berinti.

6 . Fase Proestrus Pada fase proestrus ovarium terjadi pertumbuhan folikel dengan cepat menjadi folikel pertumbuhan tua atau disebut juga dengan folikel de Graaf. Pada tahap ini hormon estrogen sudah mulai banyak dan hormon FSH dan LH siap terbentuk.1994). atau disebut juga dengan pendarahan keluar. Gambar apusan vagina tiap fase (Nongae. pada siklus estrus terlihat adanya perubahan perilaku pada setiap tahapannya namun pada siklus menstruasi perubahan perilaku tidak terlalu terlihat. sel-sel baru ini disebut juga sel cornified (sel yang menanduk). Pada siklus menstruasi pendarahan keluar terjadi akibat adanya arteri spiral yang mengalami konstriksi bersamaan dengan luruhnya endometrium bagian (pars) fungsionalis. Your computer may not have enough memory to open the image.4. Sel-sel cornified ini berperan penting pada saat kopulasi karena sel-sel ini membuat vagina pada mencit betina tahan terhadap gesekan penis pada saat kopulasi. Perubahan perilaku. External Bleeding. Sel cornified ini terbentuk akibat adanya pembelahan sel epitel berinti secara mitosis dengan sangat cepat sehingga inti pada sel yang baru belum terbentuk sempuna bahkan belum terbentuk inti dan sel-sel baru ini berada di atas sel epitel yang membelah. Pars basalis tidak meluruh dan permukaannya yang berbatasan pars fungsionalis akan diperbaiki pada fase reparasi. Peluruhan sel endometrium ini disebabkan karena adanya pengurangan jumlah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum. Pada apusan vaginanya akan terlihat sel-sel epitel yang sudah tidak berinti (sel cornified) dan tidak ada lagi leukosit. Fase ini terjadi selama 12 jam.5 Siklus Estrus dan Menstruasi Perbedaan antara siklus estreus dan siklus menstruasi adalah: a. sehingga pars fungsionalis beserta arteri spiral akan utuh kembali. If the red x still appears. b. you may have to delete the image and then insert it again. or the image may have been corrupted. Restart your computer. The image cannot be displayed.2008) 2. Pada fase estrus tidak terjadi pendarahan keluar karena tidak adanya arteri spiral jadi yang terjadi adalah adanya perobakan endometrium dan sel-sel yang sudah tidak dibutuhkan akan dimakan oleh sel-sel darah putih pada tubuhnya sendiri. and then open the file again. Setelah fase ini berakhir fase selanjutnya adalah fase estrus dan begitu selanjutnya fase akan berulang (Yatim. Perilaku mencit betina pada tahap ini sudah mulai gelisah namun keinginan untuk kopulasi belum terlalu besar.

sesudah saatnya telur akan keluar dengan sendirinya.2008). akan (Sagi. 2.1990) tetapi tergantung situasi dan kondisi. Siklus menstruasi dapat dibedakan menjadi beberapa tingkat. tergantung siklus estrus.6 Hubungan Antara Estrus dan Ovulasi Fase estrus. yaitu sebagai berikut : 7 . 6-11 jam 1-2 jam pada fase estrus mulai. Istilah siklus menstruasi secara spesifik mengacu pada perubahan yang terjadi dalam uterus. Pada akhir estrus jam ke 20-36 36 jam Marmut Rata-rata 5-6 hari Kuda Kambing 1-5 hari Babi 9-20 jam Tikus Wanita Pada hari ke 1-3 setelah estrus mulai. atau 2-5 setelah estrus estrus. Pada hewan yang mengalami siklus estrue perkawinan hanya terjadi pada fase estrus saja sedangkan pada primata dan manusia yang mengalami siklus menstruasi perkawinan dapat terjadi kapan saja(Shearer. Tidak pasti pada tipe tersebut terjadi ovulasi karena folikel itu gugur sebelum masak.7 Siklus Menstruasi Menstruasi merupakan pendarahan pada dinding uterus manusia dan mamalia primata yang disebabkan oleh perubahan yang mendadak. folikel sudah masak dan tinggal menunggu ovulasi. 1-2 hari sebelum estrus berakhir atau hari ke 3 dalam estrus. 8-11 jam setelah estrus mulai. Waktu menstruasi dihitung dari saat kemunduran endometrium pertama ke saat kemunduran endometrium berikut.c. Pada binatang ada yang terjadi ovulasi secara spontan. Tabel 2. 2. Pada hari ke 12-17 setelah hari Hasrat menerima suami tidak pertama menstruasi. mulai. Waktu kawin.2 : Beberapa species hewan yang ovulasinya spontan Species Anjing Waktu Estrus Waktu Ovulasi 5-10 hari pertengahan siklus Pada hari ke 1. keadaan itu disebut siklus estrus tanpa ovulasi.

Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. 2004). selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. perubahan pada serviks. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus (Campbell. (Sagi. Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali (Campbell. Menstruasi (1-4 hari) Terjadi pendarahan endometrium karena pembuluh darah yang pecah akibat tegangan tinggi karena kadar estrogen dalam darah yang tinggi. Sekresi (16-28 hari) Kelenjar di dalam dinding uterus sudah mengeluarkan excret untuk persiapan blastocyst dan endometrium menjadi tebal. 3. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. 1990) Siklus menstruasi dipengaruhi oleh hormon seks perempuan yaitu esterogen dan progesteron. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. 2004). penempelan 4. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. 2004). Periode ini disebut fase luteal. 2. indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahan payudara (Campbell. Proliferasi (7-15 hari) Pada tingkat ini terjadi perbanyakan sel-sel dalam lapisan spongiosa sehingga endometrium mulai tebal lagi dan kelenjar-kelenjar mulai terbentuk lagi dan sudah membuat excret. Hormon-hormon ini menyebabkan perubahan fisiologis pada tubuh perempuan yang dapat dilihat melalui beberapa indikator klinis seperti: perubahan suhu basal. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. Luka tertutup lagi oleh epithelium. Reperasi (4-6 hari) Pada tingkat ini terjadi penyembuhan luka akibat pecahnya pembuluh darah di bagian lapisan spongiosa. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). perubahan sekresi lender leher lahim (serviks). Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. panjangnya siklus menstruasi. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28.1. 8 . Oleh karena tidak ada progesteron.

Gambar siklus menstruasi (Campbell.2004) 9 .

dan cotton bud. Setelah diamati. 3. dan metilen blue. Bahan Bahan. gambar sitologis apusan vagina yang terlihat di bawah mikroskop ditentukan termasuk juga tahapan siklus reproduksinya.9% lalu diusapkan pada vagina mencit betina.1.2 10 . betina yang sudah siap kawin disatukan dengan seekor jantan di dalam satu kandang dan diamati sumbat vaginanya pada keesokan harinya. Gelas objek tersebut ditetesi larutan metilen blue 1% dan dibiarkan selama 3-5 menit. Lalu kelebihan zat warna dari metilen blue dibuang kemudian dibilas dengan air ledeng. Cotton bud kemudian dioleskan di atas gelas objek yang bersih.BAB III METODOLOGI 3. Nacl 0. Untuk pengamatan lebih lanjut.1 Alat dan Bahan Alat Alat-alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah Kaca objek dengan penutupnya. mikroskop. Cara Kerja Cotton bud dibasahi dulu dengan larutan Nacl 0.2 3.1.9 %. Lalu dikeringkan dan diamati di bawah mikroskop.1 3.bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah mencit (Mus musculus).

Yogyakarta. 2008. Awik Pudji D. Nongae. Scott F. San Fransisco: Benjamin Cummings. Wildan. USA: Sinauer Associates Inc.gsnu. 2006.A. Penerbit Tarsito. Reproduksi dan embryologi. ITS Press Surabaya. Estrus Cycle. 2004. Embriologi Perbandingan pada Vertebrata. 11 . J.ac.5. Gilbert. 2006. 1990. Ed. 1994. Shearer.Biology Concept and Connection. 2008. Sagi. UGM. Nurhayati. M.kr/~cspark/teaching/chap5. K.html. Bandung.Daftar Pustaka Campbell. Perkembangan Hewan. Reece and Mitchell.University Of Florida. N. Florida Yatim. Developmental Biology 8th ed. Reproductive Anatomy and Physiology of Dairy Cattle. Diakses tanggal akses 20 Oktober 2010. http://nongae.

Lampiran Skema Kerja Mencit Betina Disiapkan cotton bud Dibasahi dengan Nacl 0.9% Diusapkan pada bagian vagina Dioleskan pada gelas objek Ditetesi metilen blue Dibiarkan 3-5 menit Dibuang kelebihan warnanya Dibilas dengan air ledeng Dikeringkan Diamati Ditentukan gambaran sitologis apusan vagina Ditentukan tahap siklus reproduksinya Disatukan mencit betina dan jantan dalam satu kandang Diamati sumbat vaginanya keesokan hari Hasil 12 .

yang menandakan saat ovulasi dimulai y Tahap estrus akhir: terdapat sel epitel menanduk yang sangat banyak. Karena pada masa diestrus merupakan masa istirahat atau masa non fertil. yang menandakan uterus akan luruh. Bagaimana cara menentukan umur kehamilan pada mencit betina ? Jawaban: 1. yang menandakan saat proses ovulasi y Tahap metestrus: terdapat sel epitel menanduk dan leukosit serta epitel biasa . Pada umumnya untuk mengetahui masa ovulasi serta daur estrus diamati dari apusan vagina (vaginal smears) y Tahap diestrus: terdapat sel epitel berinti dan banyak leukosit serta lendir. Bagaimana cara anda menentukan tahapan siklus apabila apusan vagina memperlihatkan gambaran antara tahap yang satu dengan yang lain? 2.Lampiran DISKUSI Pertanyaan: 1. Jelaskan mengapa penyatuan pada saat diestrus atau metestrus tidak akan menghasilkan kehamilan? 3. yang menandakan folikel dalam keadaan tumbuh y Tahap estrus awal: terdapat sel epitel menanduk yang banyak dan epitel berinti. Sementara masa metestrus merupakan masa saat folikel-folikel pemelihara ovum berubah menjadi corpus 13 . Disini folikel masih dalam keadaan muda (belum dewasa) jadi sulit sekali apabila terjadi terjadi kopulasi. Apakah perbedaan siklus menstruasi dengan estrus? 4. 2. yang menandakan folikel masih muda y Tahap proestrus: hanya ada sel epitel berinti dan sel epitel menanduk.

Proliferasi (terjadi dalam 7-15 hari) : tahap perbanyakan sel c. dan lama terjadinya s 28 hari.5 hari) : tahap terbentuknya folikel muda pada ovarium b. Tahap siklus estrus sebagai berikut : a. sehingga dalam keadaan ini akan sulit terjadi kopulasi. Umur kehamilan pada Mus musculus betina dapat ditentukan pada waktu mulai terbentuknya sumbat vagina (pada hari ke-0 kehamilan Mus musculus). Meteestrus (terjadi dalam 6 jam) : tahap saat folikel menjadi korpus luteum 4. Reparasi (terjadi dalam 4-6 hari) : tahap penyembuhan luka b. Perbedaan siklus menstruasi dan siklus estrus yaitu:  Siklus menstruasi hanya terjadi pada hewan primata betina dewasa. Proestrus (terjadi dalam 12 jam) : tahap pertumbuhan folikel. hasil hormon estrogen c. Estrus (terjadi dalam 18 jam) : tahap klimaks dari fase folikel d. pada akhir fase lutealnya tidak terjadi pendarahan. 14 . Diestrus (terjadi dalam 2-2. Tahap siklus menstruasi sebagai berikut: a. karena setelah sumbat vagina terbentuk maka tidak akan terjadi perkawinan lagi.luteum yang akan menjadi progesteron. Menstruasi (terjadi dalam 1-4 hari) : tahap pendarahan endometrium  Siklus estrus terjadi pada hewan mamalia betina dewasa selain primata. Sekresi (terjadi dalam 16-18 hari) : tahap sekresi uterus d. 3. dan lama terjadinya relatif singkat dan cepat. pada akhir fase lutealnya terjadi pendarahan. Progesteron ini akan menahan penggetahan FSH jadi pembentukan folikel baru menjadi tertahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful