Blok 1 & 2 Blok 1 & 2 / study skills, critical thinking, communication, bioethic, &humaniora

Modul V (Dampak Pola Asuh dan Gizi Anak pada Keluarga Miskin di Jawa Barat)

Grup XVI Indah Kurniawati 1010019 Christian Yonathan 1010037 Carryn Bestika 1010053 Emil Eviliana 1010115 Hubert Hansel 1010133 Maria .F. Delong 1010155 Paramitha Setiadi 1010171 Wan Haddis Violitta 1010181 Veghasanah Tanlie 1010186

Nama Tutor: dr. Mela Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Bandung - 2010

Persepsi Nilai Anak dalam Keluarga Indonesia dalam Konsep Sosial Budaya

Persepsi nilai anak bagi keluarga Indonesia masih kuno dan salah persepsi.Pada masa yang lalu banyak terdapat pandangan masyarakat tentang jumlah anak yang tidak sepenuhnya benar.Pendapat tradisional bahwa "Banyak Anak Banyak Rezeki" dan keluarga besar adalah suatu pelayanan luhur terhadap masyarakat.Perubahan telmologi, perubahan ekonomi dan perubahan nilai ini, semuanya terlibat dalam perubahan besarnya jumlah anggota

keluarga.Hambatan dalam pelaksanaan program pembudayaan KB di masyarakat disebabkan karena adanya pandangan orang tua terhadap anak dalam keluarga, bahwa anak tidak saja merupakan kebanggaan orang tua tetapi dibalik kebanggaan-kebanggaan itu tersembunyi harapan-harapan yang dibebankan diatas pundak anaknya. Dilihat dari segi sosial dan budaya, persepsi anak dalam keluarga sebagai berikut:

y

Sosial Ekonomi Anak dipandang sebagai tenaga kerja yang dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga sehingga mempunyai banyak anak akan banyak tambahan pendapatan yang akan diperoleh. Hal ini memang suatu kenyataan dan benar,tetapi belum diperkirakan nasib anak itu sendiri apakah anak itu memang bias diharapkan pendidikannya dan masa depannya. Kalau hal ini dipertimbangkan, mempunyai banyak anak malah menjadi beban dan masalah.

y

Adat lstiadat Adat kebiasaan atau adat dari suatu masyarakat yang memberikan nilai anak lakilakilebih dari anak perempuan atau sebaliknya. Hal ini akan memungkinkan satu keluarga mempunyai banyak anak. Disini norma adat istiadat perlu diluruskan karena tidak banyak menguntungkan bahkan banyak bertentangan dengan kemanusiaan.

Berikut ini persepsi anak sendiri bagi keluarga:

Tidak dapat dipungkiri bahwa anak mempunyai nilai tertentu bagi orangtua.Anak yang diibaratkan sebagai titipan Tuhan bagi orang tua memiliki nilai tertentu serta mentutut dipenuhinya beberapa konsekuensi atas kehadirannya.Latar belakang sosial yang berbeda tingkat pendidikan, kesehatan, adat istiadat atau kebudayaan suatu kelompok sosial serta penghasilan atau matapencaharian yang berlainan, menyebabkan pandangan yang berbeda mengenai anak. Anak memiliki nilai universal namun nilai anak tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor sosio kultural dan lain-lain.Yang dimaksud dengan persepsi nilai anak oleh orang tua adalah merupakan tanggapan dalam memahami adanya anak, yang berwujud suatu pendapat untuk memiliki diantara pilihan-pilihanyang berorientasi pada suatu hal yang pada dasarnya terbuka dalam situasi yang datangnya dari luar.

Menurut Arnolddan Fawcett (1975) sebagaimana dikutip oleh Jamaluddin Ancok (1985) konsep anak memiliki dimensi : a. Manfaat Positif Umum (Manfaat) 1. Manfaat Emosional. Anak membawa kegembiraan dan kebahagiaan ke dalam hidup orang tuanya. Anak adalah sasaran cinta kasih, dan sahabat bagi orang tuanya. 2. Manfaat Ekonomi dan Ketenagaan. Anak dapat membantu ekonomi orang tuanya dengan bekerja di sawah atau di perusahaan keluarga lainnya. atau dengan menyumbangkan upah yang mereka dapat di tempat lain. 3. Memperkaya dan Mengembangkan diri sendiri. Memperkaya memelihara anak adalah suatu pengalaman belajar bagi orang tua. Anak membuat orang tua lebih matang, lebih bertanggungjawab. Tanpa anak, orang yang telah menikah tidak selalu dapat diterima sebagai orang dewasa dan anggota masyarakat sepenuhnya. 4. Mengenali Anak. Orang tua memperoleh kebanggaan dan kegembiraan dari mengawasi anakanak

Kebutuhan Fisik. terlibat dalam posisi sosial. 5. Kadang-kadang anak-anak itu menjengkelkan. 5. b. peran dan . Kerukunan dan Kelanjutan Keluarga. mereka bangga kalau bisa memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Begitu banyak pekerjaan rumah tambahan yang diperlukan untuk mengasuh anak. Keterbatasan dan Biaya Alternatif Setelah mempunyai anak kebebasan orang tua berkurang. 1998). keamanan dan kesehatan mereka. Orang tua mungkin lebih lelah. Mereka meneruskan garis keluarga.Keluarga adalah kumpulan dua atau lebih individu yang berbagi tempat tinggal atau berdekatan satu dengan lainnya. Biaya Emosional Orang tua sangat mengkhawatirkan anak-anaknya terutama tentang prilaku anak-anaknya. 3. Pengorbanan kehidupan pribadi suami istri.mereka tumbuh dan mengajari mereka hal-hal baru. Waktu untuk dinikmati oleh orang tua sendiri berkurang dan orang tua berdebat tentang pengasuhan anak. Definisi keluarga itu sendiri banyak pendapat dari beberapa ahli. nama keluarga. Dengan adanya anak-anak. dan tradisi keluarga. yaitu: Keluarga adalah dua orang atau lebih yang disatukan oleh ikatan-ikatan kebersamaan dan ikatan emosional dan yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai bagian dari keluarga (Friedman. 2. Anak bisa membantu memperkuat ikatan perkawinan antar suami istri dan mengisi kebutuhan suatu perkawinan. rumah akan ramai dan kurang rapi. Nilai Negatif Umum (Biaya) 1. Ongkos yang harus dikeluarkan untuk memberi makan dan pakaian anakanak cukup besar. memiliki ikatan emosi. Biaya Ekonomi. 4.

sebagai kepala keluarga. dan spiritual. sosial. Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Ibu sebagai istri dan ibu dari anakanaknya. 1997 dan Friedman. . berperan sebagai pencari nafkah. Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 1994 Bab I ayat 1 keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami-istri. sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya. 4. disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. Keluarga pasti memiliki peran dan fungsi nya masing-masing. mental. 2. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga. Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak. atau ibu dan anaknya. pendidik. istri dan anaknya. 3. Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman. pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.tugas-tugas yang saling berhubungan. Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik. pelindung dan pemberi rasa aman. ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak. 2001). 1998 dalam Allender & Spradley. Fungsi Keluarga Fungsi yang dijalankan keluarga adalah : 1. atau ayah dan anaknya. Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik. serta adanya rasa saling menyayangi dan memiliki (Murray & Zentner. atau suami.

8. perhatian. Anak-anak di jalan adalah mereka yang terlibat dalam beberapa jenis aktivitas ekonomi mulai dari memohon kepada penjual. anak jalanan adalah setiap perempuan atau laki-laki yang belum mencapai usia dewasa. misalnya tempat tinggalnya sepi. 6. Mereka mungkin menghadiri . 7. seperti acara nonton TV bersama. dll) yang mana telah menjadi tempat hidupnya atau tempat kebiasaan. gurun. tidak dilindungi secara memadai. Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya. berdiam dan atau sumber mata pencahariannya. yang hidup di jalan (dalam arti luas. mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga. bercerita tentang pengalaman masingmasing.5. Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia. Sebagian besar pulang pada akhir hari dan kontribusi pendapatan untuk keluarga mereka. serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga DEFINISI. dan lainnya. Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga. diawasi atau diarahkanoleh orang dewasa yang semestinya bertanggung jawab. DAMPAK. UNICEF membagi anak jalanan dalam dua kategori utama: 1. Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan. 9. dan PENYEBAB ANAK JALANAN MENURUT WHO & UNICEF Menurut UNICEF .dan rasa aman diaantara keluarga. Memberikan kasih sayang.

yaitu : * Keluarga yang ³rusak´ * Adanya konflik bersenjata (perang) * Kemiskinan * Bencana alam dan bencana buatan manusia * Kelaparan * Fisik dirinya dan pelecehan seksual * Eksploitasi oleh orang dewasa * Dislokasi melalui migrasi * Urbanisasi dan kepadatan penduduk * Akulturasi * Pencabutan hak waris atau adanya pihak yang semestinya bertanggung jawab namun tidak mengakui anak tersebut. ada beberapa penyebab timbulnya anak jalanan yaitu : - Matinya kedua orang tua mereka Masalah ekonomi (baik dari diri sendiri. Anak-anak jalanan yang benar-benar hidup di jalan (atau di luar lingkungan keluarga normal).sekolah dan mempertahankan rasa milik keluarga. anak-anak ini akhirnya dapat memilih untuk hidup permanen di jalanan. 2. maupun dari keluarga) Keluar dari sekolah (pendidikannya) sehingga anak tersebut tidak ³dibekali´ Tekanan psikologis (baik yang bersumber dari keluarga. ikatan keluarga mungkin ada tetapi lemah dan hanya diselenggarakan secara kasual. maupun pergaulan) Tingginya rasa kebutuhan akan materi yang tak terpeuhi Kurang mendapatkan perhatian Sering mengalami diskriminasi Tereksploitasi oleh pihak yang memanfaatkannya (sengaja ataupun tidak) - Menurut WHO. Karena kerapuhan ekonomi keluarga. ada beberapa penyebab timbulnya anak jalanan. . Menurut UNICEF.

hipertensi.yang dimaksud dengan seimbang adalah keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi.tinggi gula tetapi rendah serat dan vitamin.Dampak yang ditimbulkan dari anak jalanan menurut UNICEF .sumber pembangun(lauk pauk) dan sumber zat pengatur(sayuran dan buah). tuberkulosis. antara kelompok pangan sumber tenaga.jeroan.dll Yang dimaksud dengan gizi seimbang adalah pola makan yang seimbang antara zat gizi yang diperoleh dari aneka ragam makanan dalam memenuhi kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat.sate kambing.gagal ginjal.serta keseimbangan antar waktu makan(pagi.contohnya:Fried chicken. yaitu : mereka menderita berbagai penyakit ( kolera. dll) Pola Makan Sehat Yang dimaksud pola makan yang tidak baik adalah mengonsumsi makanan tinggi lemak.cerdas dan produktif.siang dan malam) Pemasyarakatan pemahaman gizi seimbang: -Tahun 1950 melalui slogan 4 sehat 5 sempurna -Tahun 1994 melalui pedoman umum gizi seimbang(PUGS) 4sehat 5 sempurna pola makan sehari-hari yang terdiri dari: . yaitu : mereka kekurangan kebutuhan dasar (pendidikan) mereka kehilangan perlindungan mereka kehilangan bimbingan dan supervisi mereka dihadapkan ke berbagai bentuk eksploitasi dan penyalahgunaan.French fries.soto.tinggi garam. anemia) mereka terkena berbagai racun (dari makanan maupun lingkungan) mereka terjebak dalam masalah kekerasan (pemerkosaan. pembunuhan.diabetes.sehingga ditakutkan dapat menyebabkan berbagai penyakit degenerative seperti jantung koroner.beef burger. Dampak yang ditimbulkan dari anak jalanan menurut WHO .dll.

sumber zat pengatur yaitu sayur sayuran dan buah buahan -ketiga sumber zat pembangun yaitu kacang-kacangan.Makanan pokok sumber karbonhidrat/kalori 2.Buah-buahan sumber vitamin dan mineral 5. Bahan makanan tersebut di populerkan dengan istilah´Tri guna makanan : -pertama suber zat tenagayaitu padi adian dan umbi-umbian serta tepung tepungan.sayur-mayur sumber vitamin dan mineral 4. -kedua.1.protein dan kalsium Peranan berbagai kelompok bahan makanantergambar dalam piramida gizi seimbangdan yang berbentuk kerucut.makanan hewani dan hasil olahan .Susu sumber lemak.lauk-pauk sumber protein hewani dan nabati 3.

belajar.lauk-pauk.Ada 13 pesan dasar Gizi seimbang: ‡1.siang dan malam hidangan terdiri dari 4kelompok makanan yaitu makanan pokok.0 . makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi -Makanan sumber energi penting untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti bekerja . berolah raga.protein dan lemak -Kelebihan dan kekurangan energi dapat diamati melalui berat badan(pada orang dewasa digunakan indeks masa tubuh dan pada anak balita digunakan KMS) Rumus IMT=berat badan (Kg)dibagi dengan kuadrat tinggi badan(m2) Kategori Kurus Kekurangan BB berat IMT <17.bermain serta kegiatan lainnya -Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan makan-makanan sumber karbonhidrat.sayur dan buah -Makanan beraneka ragam dapat mencegah berbagai penyakit degeratif ‡2. makanlah aneka ragam makanan -tidak ada satu jenis makanan(selain ASI)yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan untuk hidup sehat -Dengan makan beraneka ragam berarti kekurangan zat gizi dari suatu makanan dapat dilengkapi oleh zat gizi makanan dari makanan lain -Susunan makanan yang beragam adalah jika setiap kali makan pagi.

daging berlemak.margarin.4 18.5-25.0-27.membantu penyerapan vitamin ADEK. makanlah makanan sumber zat besi -Zat besi merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah .0 >25.umbi-umbian) b. batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi -Lemak dan minyak berguna sebagai sumber energi dan asam lemak esensial.yaitu karbonhidrat.Kekurangan BB ringan Normal Gemuk Kelebihan BB ringan Kelebihan BB berat 17.protein dan lemak -Makanan yang mengandung zat karbonhidrat diupayakan menyumbang 50-60% dari total kecukupan energi -Terdapat 2 jenis karbonhidrat a.gandum . makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi -Energi diperoleh Dari tiga zat gizi makro.penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya ‡ 5.0 >27 ‡ 3.Kompleks(beras .serta menambah lezatnya makanan -Konsumsi lemak dan minyak dibatasi terutama lemak jenuh yang membahayakan kesehatan seperti mentega. gunakan garam beryodium -Yodium adalah zat gizi mikro yang diperlukan tubuh terutama untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak melalui fungsi hormon tiroid -Tahun 1994 diwajibkan seluruh garam konsumsi yang beredar harus mengandung yodium(KIO3)30-80 ppm (part per million) ‡ 6.dan makanan yang digoreng dengan suhu tinggi -Penimbunan lemak dalam tubuh dapat menimbulkan penyumbatan pembuluh darah.sirup)batas gula tidak lebih dari 5% kecukupan energy(3-4 sendok makan) ‡ 4.Sederhana(gula.0-18.jagung .

makan pagi sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi belajar -Makan pagi sebaiknya mengandung 20-30% dari kebutuhan gizi ‡ 9.bahan berbahaya dan bahan cemaran lainnya -Sumber air minum yang berasal dari sumur.Mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral 3. biasakan makan pagi -Makan pagi sangat bermanfaat untuk memelihara ketahanan fisik dan meningkatkan produktifitas kerja -Bagi anak sekolah.Transportasi zat gizi dalam tubuh 2.berupa jalinan kasih sayang antara ibu dan bayi untuk perkembangan mental dan kecerdasan -Setelah 4 bulan. berikan ASI saja pada bayi pada umur 4 bulan -ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi -ASI mempunyai kelebihan yang meliputi 3 Aspek yaitu gizi-kekebalan-kejiwaan.Melancarkan proses buang air besar dan kecil 5.-Sumber zat besi makanan antara lain hati.ASI saja tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi -ASI tetap diberikan sampai bayi berumur 2 tahun bersama dengam MP-ASI yang jenis dan jumlahnya disesuaikan dengan umur bayi ‡8.kuning telur.daging.PAM dan sumber lainnya harus dimasak sampai mendidih .Mengatur suhu tubuh 4.Jumlah air minum yang dibutuhkan dalam sehari sebanyak 6-8 gelas tergantung umur dan jenis kegiatan 6. aman yang cukup jumlahnya -Air dibutuhkan oleh tubuh untuk: 1.bayam.Air minum harus bersih dan aman.yaitu harus bebas dari kuman.kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau(singkong.dll) -Zat besi berasal dari hewani mudah diserap ‡7. minumlah air bersih.

Golongan Umur .meningkatkan kebugaran b.paru-paru.Kandungan zat gizi b. bacalah label pada makanan yang di kemas -Terutama yang berkaitan dengan: a.otot d.Bahan tambahan yang tidak diperbolehkan(asam boraks.Ketagihan dan kehikangan kendali diri(pencetus kearah tindakan criminal) ‡12.Terhambatnya proses penyerapan zat gizi b.formalin. hindari minuman beralkohol -Kebiasaan minum-minuman beralkhol dapat menyebabkan a. makanlah makanan yang aman bagi kesehatan -Makanan yang aman adalah makanan yang bebas dari: a.Meningkatkan fungsi jantung. lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur -Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan a.Kuman b.‡ 10.Mencegah kelebihan BB c.Memperlambat penuaan ‡ 11.Kerusakan jaringan hati dan saraf otak c.Tanggal Kadaluarsa c. methanyl yellow) -Hindari makanan kemasan yang kemasannya telah rusak ‡ 13.Keterangan lainnya seperti label halal Kebutuhan gizi seseorang per-hari bergantung pada: 1.zat perwarna rodamin B.Bahan cemaran d.Bahan berbahaya c.

Jenis kelamin 3.Mengetahui Status gizi.Mengetahui BB normal=BB idaman+-10% 5.Mengetahui berat badan 3.kurus bila kurang dari BB normal dan gemuk bila lebih dari BB normal Cara Menghitung Kebutuhan Kalori sehari 6.Aktivitas sehari-hari Sehingga setiap orang mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda sesuai dengan anjuran dalam Angka Kecukupan Gizi(AKG) Cara menghitung Kebutuhan Kalori sehari 1.Mengetahui BB idaman=(TB-100%)-10% 4.Mengetahui aktivitas harian Ringan Pegawai Kantor Pegawai Toko Guru Sopir Sekretaris Kebutuhan Kalori per kg BB idaman Aktivitas Gemuk Normal Kurus Ringan 25 30 35 Sedang 30 35 40 Berat 35 40 40-50 Sedang Mahasiswa Pegawai Industri ringan Ibu Rumah Tangga Berat Pelaut Buruh Penari Atlit 7.Mengetahui tinggi badan 2.2.Kebutuhan Kalori sehari=BB idaman X kebutuhan kalori perkg BB idaman .Berat dan tinggi badan 4.

5p 3p 4p 16-18th 2600 kkal 8p 3p 4p 19-29 th 2700 kkal 8p 3p 5p 30-49 th 2500 kkal 7p 3p 5p .Anjuran jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang anak laki-laki usia 1-`12 tahun Bahan Makanan Nasi Sayuran Buah Tempe Daging ASI Susu Minyak Gula 1-3 th 1200kkal 3p 1.5p Anjuran jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang anak laki-laki usia 1-12tahun P=porsi 1p nasi=100g(3/4gelas) Ip sayuran=100g(1 gelas) 1p buah=50g(1buah) 1p tempe=50g(2 potong sedang) 1p daging=50 g(1 potong sedang) Untuk anak perempuan porsi nasi dikurangi 1p dan untuk porsi daging dikurangi 1/2p Aturan jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang Bahan Makanan Nasi Sayuran Buah 13-15th 2400 kkal 6.5p 3p 3p 3p 2p 10-12 th 2000kkal 5p 3p 4p 3p 2.5p 3p 1p 1p Smp 2th 1p 3p 2p 1p 4p 2p 1p 5p 2p 1p 5p 2p 4-6 th 1700kkal 4p 2p 3p 2p 2p 7-9 th 1900kkal 4.

Untuk perempuan.Untuk perempuan.porsi nasi dikurangi 3.porsi nasi dikurangi 2.5p Aturan jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang Bahan Makanan Nasi Sayuran Buah Tempe Daging Ikan segar Susu Minyak Gula 1p 6p 2p 1p 4p 2p 50-64 th1 2200 kkal 6p 4p 5p 3p 3p 50-64 th2 1900 kkal 4.porsi nasi dikurangi 1p dan untuk porsi minyak dikurangi 1p 2.porsi nasi dikurangi 3p dan untuk porsi minyak dikurangi 1p 3.Untuk perempuan.5p dan untuk porsi minyak dikurangi 2p 4.Untuk perempuan.5p 3p 4p 3p 3p 3p 1p 4p 2p 3p 1p 4p 2p 65+ th1 2200 kkal 5p 4p 4p 3p 65+ th2 1900 kkal 7p 3p 5p 3p Aturan jumlah porsi seimbang memenuhi gizi seimbang 1=laki-laki 2=perempuan Susu untuk usia 50 tahun keatas menggunakan susu rendah lemak .Tempe Daging Susu Minyak Gula 3p 3p 1p 6p 2p 3p 3p 3p 3p 3p 3p 6p 2p 7p 2p 6p 2p Untuk jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang 1.

5 gelas 4 iris 1 potong sedang 1 bj sedang URT Berat(g) 50 200 200 80 100 150 50 5p+1p 3p 4p 3p 3p +1p 5p 2p Ibu Menyusui (2000+500 kkal) 5p+1p 3p+1p 4p 3p+1p 3p +1p 5p+1p 2p .Anjuran jumlah porsi makanan memenuhi gizi seimbang untuk ibu hamil dan menyusui Bahan Makanan Ibu Hamil (2000+285 kkal) Nasi Sayuran Buah Tempe Daging Susu Minyak Gula Daftar Padanan Bahan Makanan Golongan 1:Bahan penukar nasi Bahan Makanan Bihun Kentang Mi Basah Roti Putih Singkong Ubi Mi Kering Satu porsi nasi setara denganb ¾ gelas(100 g).mengandung: -175 kalori -4g protein -40 g Karbonhidrat Bahan penukar nasi artinya bahan makanan yang dapat digunakan sebagai penukar porsi nasi Golongan 2:Bahan Makanan penukar Sayuran 2 bj sedang 1.

daun Pepaya Daun Pakis Jamur Segar Lobak Pepaya Muda Toge Wortel Satu porsi sayuran setara dengan 100g atau sekitar 1 gewlas(setelah dimasak dan ditiriskan).Bahan Makanan Bayam Daun Bawang Jagung Muda Kangkung Oyong Rebung Terong Kacang panjang Buncis.daun singkong Daun Melinjo Jantung pisang Labu siam Pare Sawi Tomat Ketimun Bunga kol.mengandung: -50 kalori -3g protein -10g Karbonhidrat Bahan penukar sayuran artinya bahan makanan dapat digunakan sebagai penukar satu porsi sayuran Golongan 3:Bahan Penukar Buah-buahan Bahan Makanan Apokat Apel Belimbing Duku Jeruk Manis Mangga Nanas Pepaya URT ½ bh segar ½ bh sedang 1 bh segar 10 bh 2 bh sedang ½ bh sedang 1/6 bh 1 ptg sedang Berat(g) 50 75 125 75 100 50 75 100 Satu porsi sayuran setara dengan buah pisang ambon ukuran sedang atau 50g.mengandung: .

mengandung: -80kalori -6g protein -3g lemak -8g Karbonhidrat Bahan Penukar tempe artinya bahan makanan yang dapat digunakan sebagai penukar satu porsi tempe Golongan 5: bahan makanan Penukar Daging Bahan Makanan Daging ayam Hati segar Ikan Segar Ikan Asin URT 1ptg sedang 1 ptg sedang 1 ptg sedang 1 ptg kecil Berat(g) 100 50 50 25 .-40 kalori -10 g karbonhidrat Bahan penukar buah-buahan artinya bahan makanan yang dapat digunakan sebagai penukar satu porsi buah Golongan 4:Bahan Penukar tempe Bahan Makanan Kacang Kedele Kacang Merah Kacang Tanah kupas Kacang Ijo Oncom Tahu URT 2sdm 2sdm 2sdm 2sdm 2ptg besar 1ptg besar Berat(g) 25 25 20 25 50 100 Satu porsi tempe setara dengan 2 potong sedang atau 50gram.

dan lemak.juga mengandung karbonhidrat. satu porsi minyak setara dengan 1 sendok makan atau 5g.mengandung: -95 kalori -10 g protein -6 g lemak Susu sapi selain sebagai sumber preotein.mengandung: -45 kalori -5 g lemak Bahan Makanan Gula Pasir URT 1sdm Berat(g) 10 .vitamin terutama vitamin A dan Niasin serta mineral(kalsium dan fosfor) Golongan 6:Bahan Makanan Penukar Minyak dan Gula Bahan Makanan Margarin Mentega Kelapa Santan URT ½ sdm ½ sdm 1 ptg kecil ½ gelas Berat(g) 5 5 30 50 Bahan Makanan ini hampir seluruhnya terdiri dari lemak.Ikan Teri Kering Telur Ayam Kampung Telur Ayam Negri Udang Basah Susu Sapi Tepung sari Kedele Tepung Susu Whole Tepung Susu Skim 2sdm 2btr 1btr besar ½ gelas 1gelas 4sdm 5sdm 4sdm 25 60 60 50 200 25 25 20 Satu porsi daging sapi setara dengan 1 potong sedang atau 50gram.

mengandung: -37 Kalori -9 g Karbonhidrat Contoh Menu Sehari 1500 Kalori Waktu Bahan Makanan Pagi Roti 1p 2ptg Roti Panggang Telur Kacang Merah 1p ½p 1btr 2sdm Omelet Sup kacang Merah Sayuran 10.Gula aren/kelapa Selai/jam Madu Sirop 1sdm 10 15 15 15 Bahan Makanan ini hampir seluruhnya terdiri dari Karbonhidrat sederhana.00 Buah Sesuka 1p 1ptg Wortel Juice Penukar URT Menu Waktu Bahan Makanan Penukar URT Menu Siang Nasi Ikan Tempe Sayuran 2p 1p 1p Sesuka 1 ½ gelas 1ptg 1ptg Nasi Pepes Ikan Bacem Tempe Lalapan kacang Panjang.kol.satu porsi gula setara 1 sendok makan atau 10 g. sambal Buah 1p 1ptg Jeruk .

3. kebutuhan nutrisi tidak konstan selama perjalalan kehamilan . kebutuhan aktual selama hamil bervariasi di pengaruhi oleh status nutrisi dan riwayat kesehatan 2. ibu hamil Beberapa hal yang perlu di perhatikan: 1. Vitamin : berfariasi sesuai diet ibu Gizi seimbang untuk ibu hamil dan menyusui a.00 Malam Buah Nasi Ayam Tanpa kulit Tahu Sayuran Buah 1p 1p 1p 1bh 1 ½ gls 1ptg Apel Nasi Ayam Bakar 1p Sesuka 1p 1ptg Tahu Isi Sayur Asem 1ptg Melon Gizi seimbang untuk bayi 1. Protein : 4-5% dari total kalori asi 2. kebutuhab terhadap 1 nutrien dapat di ganggu oleh asupan yang lain 3. Karbohidrat : amilase (enzim pencerna zat pati) 4.Waktu Bahan Makanan Penukar URT Menu 16. Mineral : kalsium fosfor klor kalium dan natrium 5. Lemak : 58% dari kalori total dalam susu matur.

juga plasenta. Peningkatan kebutuhan kalori kira-kira 15% dari kebutuhan kalori normal wanita * Protein Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah sekitar 60 gram. * Lemak Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama. kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat pada akhir trimester III. jaringan payudara. * Vitamin dan mineral .Berdasarkan perhitungan. nasi dan pasta.Lemak merupakan sumber tenaga yang vital dan untuk pertumbuhan jaringan plasenta. wanita hamil butuh protein 10-15 gram lebih tinggi dari kebutuhan wanita yang tidak hamil.Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sumber kalori utama. serealia. cadangan lemak.Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan diferensiasi sel. karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan serat yang dianjurkan selama hamil untuk mencegah terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan wasir. maupun plasenta dan janin. Selain mengandung vitamin dan mineral.Artinya. Pada kehamilan yang normal. ibu membutuhkan tambahan energi/kalori untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. serta untuk perubahan metabolisme yang terjadi. Tubuh wanita hamil juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.* Kalori Selama hamil. kebutuhan kalori tambahan ini berkisar 300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil.000 kalori lebih banyak dari kebutuhan kalori sebelum hamil. * Karbohidrat Karbohidrat merupakan sumber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan.Pilihan yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti roti.Protein tersebut dibutuhkan untuk membentuk jaringan baru. pada akhir kehamilan dibutuhkan sekitar 80.Di trimester II dan III.

Kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil. selain kelainan bawaan pada bayi. terutama magnesium dan zat besi.Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia.Magnesium dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dari jaringan lunak. Sedangkan kekurangan energi terjadi pada trimester II dan III dapat menghambat pertumbuhan janin atau tak berkembang sesuai usia kehamilannya. sedangkan Vitamin B6 juga berperan penting dalam metabolisme asam amino.Wanita hamil juga membutuhkan lebih banyak vitamin dan mineral dibanding sebelum hamil. Ini perlu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel. . dan keguguran. Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk membentuk DNA dan sel-sel darah merah. Tak cuma itu. Contoh konkretnya adalah kekurangan zat besi yang terbilang paling sering dialami saat hamil. niasin.Sedangkan zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah dan sangat penting untuk pertumbuhan dan metabolisme energi.Gangguan ini membuat ibu mengalami anemia alias kekurangan sel darah merah. kematian janin. dan asam pantotenat. Tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme energi seperti vitamin B1. *Zat Besi Zat besi lebih baik di konsumsi waktu makan atau pada jam tidur pada saat lambung kosong untuk memeksimalkan absorps *Asam Folat DAMPAK KURANG GIZI Kekurangan asupan gizi pada trimester I dikaitkan dengan tingginya kejadian bayi lahir prematur. dan kelainan pada sistem saraf pusat bayi. Kebutuhan vitamin A dan C juga meningkat selama hamil. vitamin B2. disamping untuk meminimalkan peluang terjadinya anemia.Begitu juga kebutuhan mineral.

lahir prematur. PANTAU KENAIKAN BERAT BADAN . tak sulit memperoleh tambahan zat besi dan asam folat ini. maka ia tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluhan mual-muntahnya. yaitu sekitar 35 gram dalam sehari. Jika ibu baru mengonsumsi menu bergizi setelah beberapa minggu kehamilan. Selain alkohol.Merokok aktif maupun pasif juga harus dihentikan karena berkaitan dengan tingginya risiko keguguran. diharapkan keterlambatannya tidak melampui masa trimester II yang merupakan masa pertumbuhan janin terbesar.Padahal. Selanjutnya. apabila ibu hamil telah mengonsumsi menu makanan sesuai anjuran. ANJURAN KHUSUS Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi sedikitnya dua gelas susu sehari atau kalau tidak. buah ini boleh dikonsumsi selama hamil asalkan jumlahnya wajar.Suplemen dalam bentuk jejamuan juga tidak dianjurkan jika kebersihan dan keamanan bahannya tidak terjamin. sayuran. juga dari bahan makanan yang disantapnya. maka camilan tanpa kalori boleh-boleh saja dikonsumsi seperti agar-agar.Selain dari suplemen. Kebutuhan kalori mudah didapat dari tambahan porsi bijibijian. Jika tidak ada keluhan. kopi juga tidak dianjurkan diminum selama hamil karena kurang mengandung zat gizi dan kemungkinan memberikan efek negatif walau hal ini masih diperdebatkan. santaplah hasil produksi ternak lainnya. Bagi ibu hamil sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar harus dihindari. Ingat. ataupun lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2. Contohnya adalah durian. buah dan susu rendah lemak. Namun bila ibu mengalami keluhan mual-muntah. Olahan apa pun seperti makanan yang dibakar boleh saja disantap asalkan benar-benar matang dan tidak dikonsumsi bagian gosongnya.500 gram). gelatin dan sejenisnya. bayi lahir meninggal. kecuali alkohol.Namun ibu hamil tak dianjurkan mengonsumsi suplemen multivitamin karena kelebihan vitamin A dan D dosis tinggi dalam tubuh justru dapat menimbulkan penumpukan yang berefek negatif. keanekaragaman bahan makanan merupakan kunci dari menu makanan bergizi seimbang.

Sedangkan mereka yang kelebihan BB saat sebelum hamil diharapkan kenaikan BB-nya hanya 711.516 kg di akhir kehamilannya.Jadi seharusnya tidak ada kesulitan berarti dalam pengaturan menu makanan selama hamil.518 kg pada akhir kehamilan.Sedangkan pada trimester II dan III sebaiknya kenaikan BB kurang dari 1/2 kg setiap minggunya. MENU SEHARI IBU HAMIL Menu makanan untuk ibu hamil pada dasarnya tidak banyak berbeda dari menu sebelum hamil. diharapkan bisa mencapai kenaikan BB sebanyak 12. telur dan kacang-kacangan 3 potong lemak. minyak gula 5 sendok teh 2 sendok makan Berikut tabel contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil .Dengan demikian. Ibu hamil yang tergolong kurus sebelum hamil.Sedangkan untuk mereka yang tidak kurus dan tidak gemuk alias memiliki berat badan ideal diharapkan mencapai kenaikan BB sebesar 11. ayam.Pada trimester I biasanya ibu hamil akan mengalami penyesuaian terhadap perubahan fungsional dalam tubuhnya akibat proses kehamilan.5 kg pada akhir kehamilannya.Sementara wanita hamil yang kegemukan sebelum hamil. asupan makanan selama trimester ini belum dapat menaikkan BB ibu hamil. berikut bahan makanan yang dianjurkan dalam sehari: Kelompok bahan makanan: roti. nasi dan mi sayuran buah susu. yogurt. Nah. serealia. ikan. pada trimester I berat badan diharapkan naik kurang dari 2 kilogram. dan atau keju Porsi: 6 piring/porsi 3 mangkuk 4 potong 2 gelas daging. tentu saja ibu perlu secara berkala dan rutin menimbang badan bersamaan dengan pemeriksaan kehamilan.Normalnya.Agar kenaikan berat badan terjaga. Di antaranya keluhan mual-muntah dan rasa tidak nyaman lainnya. kenaikan BB dianjurkan sebatas 6 kg atau lebih sedikit pada akhir kehamilannya.

dengan lauk.5 porsi (250 gram) dengan lauk. mi basah 2 gelas (200 gram). 1 sendok makan teri kering (20 gram). ubi 1 biji sedang (135 gram) * 1 potong sedang ikan (40 gram) dapat ditukar dengan:1 potong kecil ikan asin (15 gram). tempe 2 potong sedang (50 gram). sayur dan 3 potong 2 gelas 5 sendok teh 2 sendok makan Selingan: susu 1 gelas buah sama dengan pagi/siang sama dengan pagi Selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang Variasikan menu tersebut dengan bahan makanan penukarnya sebagai berikut: * 1 porsi nasi (100 gram) dapat ditukar dengan: Roti 3 potong sedang (70 gram). 1 potong sedang ayam tanpa kulit (40 gram). . kentang 2 biji sedang (210 gram).5 porsi (150 gram) dengan ikan/ daging 1 potong Nasi 5 + 1 porsi sedang (40 gram). jagung biji 1 piring (125 gram). singkong 1 potong besar (210 gram). 1 potong daging sapi (35 gram). sayur 1 mangkok dan buah 1 potong sedang Sayuran 3 mangkuk Makan selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang Makan siang: nasi 3 porsi (300 gram). sayur dan buah Buah Tempe Daging Susu Minyak Gula 4 potong 3 potong Makan malam: nasi 2. kue kering 5 buah besar (50 gram). 10 biji bakso sedang (170 gram) dan lainnya.Bahan makanan Porsi hidangan sehari Jenis hidangan Makan pagi: nasi 1. 1 butir telur ayam negeri (55 gram). talas 1 potong besar (125 gram). 1 buah sedang hati ayam (30 gram).

1 jambu biji besar (100 gram).5 sendok makan kelapa parut (15 gram). 1 buah pisang (50 gram). 1 potong kecil kelapa (15 gram). 1/4 buah nenas sedang (95 gram). 3/4 buah mangga besar (125 gram). 2 sendok makan kacang merah segar (20 gram).5 sendok makan kacang mete (15 gram). 8 buah rambutan (75 gram). dan lainnya. 1 buah apel (85 gram). 2 buah jambu air sedang (110 gram). kangkung. 1 potong kecil keju (35 gram). * 2 potong sedang tempe (50 gram) dapat ditukar dengan: Tahu 1 potong besar (110 gram). * Minyak kelapa 1 sendok teh (5 gram) dapat ditukar dengan: avokad 1/2 buah besar (60 gram). 2 buah sedang salak (65 gram). 1 potong besar melon (190 gram). sawi. labu siam. 2. 2/3 gelas yogurt nonfat (120 gram). 1 buah sedang sawo (85 gram). terong dan lainnya. 1 potong besar semangka (180 gram). 2 potong oncom kecil (40 gram).* 1 mangkuk (100 gram) sayuran. 2. kol. Ibu menyusui . di antaranya buncis. 1 buah besar belimbing (140 gram).5 sendok makan kacang kedelai (25 gram). seperti 1 potong besar papaya (110 gram). 3 biji nangka (45 gram). dan lainnya. wortel. * 1 gelas susu susu sapi (200 cc) dapat ditukar dengan: 4 sendok makan susu skim (20 gram). dan lainnya. 2 sendok makan kacang hijau (20 gram). dan lainnya. * 1 potong buah. * Gula pasir 1 sendok makan (13 gram) ditukar dengan: 1 sendok makan madu (15 gram) b. kacang panjang. 2 buah jeruk manis (110 gram). 9 duku buah sedang (80 gram). 2 sendok makan kacang tanah (15 gram). 1. 1/3 gelas santan (40 gram).

Protein : Ibu memerlukan tambahan 20 gram protein di atas kebutuhan normal ketika menyusui.Kalori : Kebutuhan kalori selama menyusui proposional dengan jumlah ASI yang di hasilkan dan lebih tinggi selama menyusui dibandingselama hamil.Kalori : Proses metabolisme protein berubah sesuai penuaan.Kalsium : . Cairan : Dianjurkan bahwa ibu yang menyusui minum 2-3liter cairan per hari Vitamin dan mineral Kebutuhan vitamin dan mineral selama menyusui lebih tinggi dari pada selama hamil Gizi seimbang untuk anak Anak makan rata-rata 5-7 kali sehari.Remaja harus didorong untuk bertanggung jawab atas pemilihan kudapan yang sehat Gizi seimbang untuk lansia 1. tetapi terdapat sedikit kesepakatan tentang kebutuhan protein pada lansia 2.Diantara anak usia 6-11 tahun.Kudapan harus diberikan sedikitnya90 menit sebelum makan untuk menghindari pengaruhnya terhadap nafsu makan Gizi seimbang untuk remaja Kudapan berkontribusi 30% atau lebih dari total asupan kalori setiap hari.Zat besi: RDA pada zat besi pada wanita menurun dari 15 mg pada usia 23-50tahun sampai 10 mg pada usia 51tahun dan lebih 3.kudapan memberikan 20% dari total asupan kalori dan 19% dari total asupan lemak dan lemak jenuh.

infeksi. penggunaan obat yang menekan sekresi asam lambung. atau infeksi lambung 7. Karena konsumsi yodium tidak mencukupi kebutuhan .7 mg dan 1.Vitamin D ‡ DRI untuk vitamin b meningkat 5 ug untuk dewasa usia 31-50 tahun menjadi 10 ug untuk lansia 51-70 tahun 6. infeksi saluran pencernaan bagian atas.Magnesium : DRI magnesium untuk pria dan wanita tetap konstan selama masa lansia 5. penyakit pencernaan.Lansia beresiko untuk mengalami defisinsi kalsium baik karena penurunan asupan kalsium dan penurunan absorpsi kalsium karena penuaan 4. untuk lnsia pria dan wanita lebih dari 50 tahun Gizi lebih ‡Disebabkan karena konsumsi makanan yang melebihi dari yang di butuhkan. Disebabkan konsumsi vitamin A tidak mencukupi kebutuhannya ‡ Gangguan akibat kekurangan yodium.hari ‡ Kekurangan vitamin A.5 mg secara berurutan.Vitamin B6 : DRI meningkat 1.3 mg untuk dewasa muda menjadi 1.gastritis atropik.Konsumsi lemak yang tinggi dan gula Gizi kurang ‡Konsumsi gizi yang tidak mencukupi kebutuhannya dalam waktu tertentu Gizi buruk ‡ Diare. Di sebabkan kekurangan zat besi dalam jumlah yang tidak mencukupi kebutuhan sehari.anemia dll ‡Anemia gizi besi (AGB) .Vitamin B12 Sebanyak 10%-30% lansia lebih dari51 tahun mengalami defisiensi vitaminB12 karena insufisiensi sekresi asam lambung yang terjadi sekunder akibat reseksi lambung .

1989). 1990). Dalam masa pengasuhan. Dari perumpaan ini bisa disimpulkan bahwa kedudukan seorang ibu sebagai tokoh sentral dan sangat penting untuk melaksanakan kehidupan. anak beradaptasi dengan lingkungannya untuk mengenal dunia sekitarnya serta pola pergaulan hidup yang berlaku dilingkungannya. lingkungan pertama yang berhubungan dengan anak adalah orang tuanya. Pentingnya seorang ibu terutama terlihat sejak kelahiran anaknya. Pola asuh yang benar bisa ditempuh dengan memberikan perhatian yang penuh serta kasih sayang pada anak. jantung dalam tubuh merupakan alat yang sangat penting bagi kehidupan seseorang. dan sebagainya terhadap mereka yang diasuh(Sunarti. makanan.Wagnel dan Funk menyebutkan bahwa mengasuh itu meliputi menjaga serta memberi bimbingan menuju pertumbuhan ke arah kedewasaan. Anak tumbuh dan berkembang di bawah asuhan dan perawatan orang tua oleh karena itu orang tua merupakan dasar pertama bagi pembentukan pribadi anak. disamping harus mengatur pola makan yang benar juga tak kalah pentingnya mengatur pola asuh yang benar pula. merawat. Pengasuhan berasal dari kata asuh (to rear) yang mempunyai makna menjaga. Dengan demikian dasar pengembangan dari seorang individu telah diletakkan oleh orang tua melalui praktek pengasuhan anak sejak ia masih bayi (Supanto. Apabila jantung berhenti berdenyut maka orang itu tidak bisa melangsungkan hidupnya.Bagaimana Hubungan Aspek Sosial Budaya dalam Pola Asuh Anak dengan Pola Makan yang Sehat? (Emil Eviliana_1010115) Pola Asuh Sering dikatakan bahwa ibu adalah jantung dari keluarga. Melalui orang tua.dan mendidik anak yang masih kecil. Pengertian lain diutarakan oleh Webster yang mengatakan bahwa mengasuh itu membimbing menuju ke pertumbuhan ke arah kedewasaan dengan memberikan pendidikan. . (Gunarsa. 1993) Agar pola hidup anak bisa sesuai dengan standar kesehatan. memberinya waktu yang cukup untuk menikmati kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga.

Tetapi pada prinsipnya cara pengasuhan anak mengandung sifat : pengajaran (instructing).Dari beberapa pengertian tentang batas asuh. Kerangka konseptual yang dikemukakan oleh UNICEF yang dikembangkan lebih lanjut oleh Engle et al (1997) menekankan bahwa 3 konsep makanan ± kesehatan ± asuhan merupakan faktor ± faktor yang berperan dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. keluarga besar masih lazim dianut dan peran ibu seringkali di pegang oleh beberapa orang lainnya seperti nenek.Engle et al (1997) mengemukakan bahwa pola asuh meliputi 6 hal yaitu: 1. Semasa bayi. Di negara timur seperti Indonesia. Anak tidak tahu mana makanan terbaik dan mana makanan yang boleh dimakan. anak hanya menelan apa saja yang diberikan ibunya. Untuk tumbuh dengan baik tidak cukup dengan memberinya makan. Semua anak harus memperoleh yang terbaik agar dapat tumbuh sesuai dengan apa yang mungkin dicapainya dan sesuai dengan kemampuan tubuhnya. keluarga dekat atau saudara serta dapat juga di asuh oleh pembantu (Nadesul. 1989). Pemberian ASI atau makanan pendamping pada anak 3. Perawatan balita dalam keadaan sakit seperti pencari pelayanan kesehatan Perhatian / Dukungan Ibu terhadap Anak dalam Praktek Pemberian Makanan Semua orangtua harus memberikan hak anak untuk tumbuh. pengganjaran (rewarding) dan pembujukan (inciting) (Sunarti. Persiapan dan penyimpanan makanan 5. Akan tetapi anak membutuhkan sikap orangtuanya dalam memberi makan. Untuk itu perlu perhatian/dukungan orangtua. asal memilih menu makanan dan asal menyuapi anak nasi. Rangsangan psikososial terhadap anak 4. Perhatian/dukungan ibu terhadap anak 2. Anak masih membutuhkan bimbingan seorang ibu dalam memilih makanan agar pertumbuhan tidak . Demikian pula sampai anak sudah mulai disuapi. Sekalipun yang ditelannya itu tidak cukup dan kurang bergizi. 1995). Praktik kebersihan dan sanitasi lingkungan 6. menurut Whiting dan Child dalam proses pengasuhan anak yang harus diperhatikan adalah orang-orang yang mengasuh dan cara penerapan larangan atau keharusan yang dipergunakan. Larangan maupun keharusan terhadap pola pengasuhan anak beraneka ragam.

anak belajar memilih makanan yang baik. tempat tinggal yang layak. Wanita yang bekerja di luar rumah biasanya dalam hal menyusun menu tidak terlalu memperhatikan keadaan gizinya. 1995). mandi dan sakit (Nadesul. Anak membiasakan diri makan melalui makanan disekolah. Menurut kerangka yang disusunn oleh WHO. 1989). penyakit infeksi dan asupan makanan yang secara langsung berpengaruh terhadap kejadian kekurangan gizi. Selama bekerja ibu cenderung mempercayakan anak mereka diawasi oleh anggota keluarga lainnya yang biasanya adalah nenek. Pengasuhan anak oleh Ibu (Orang Dewasa) terhadap pemenuhan kebutuhan gizi. terjadinya kekurangan gizi dalam hal ini gizi kurang dan gizi buruk lebih dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni. perawatan dasar termasuk imunisasi. jika makanan masuk kebadan adalah makanan bergizi. higyene . mewujudkan hidup sehat dan status gizi optimal. Wanita yang berstatus sebagai ibu rumah tangga memiliki peran ganda dalam keluarga. mencegah dan menurunkan masalah gizi. Makanan untuk anak harus mengandung kualitas dan kuantitas cukup untuk menghasilkan kesehatan yang baik. saudara perempuan atau anak yang sudah besar bahkan orang lain yang diberi tugas untuk mengasuh anaknya (Sunarti. rumusan tujuan umum program pangan dan gizi tahun 2001-2005 yaitu menjamin ketahanan pangan tingkat keluarga. Pola Makan Sejalan dengan sasaran global dan perkembangan keadaan gizi masyarakat. terutama jika memiliki aktivitas di luar rumah seperti bekerja ataupun melakukan aktivitas lain dalam kegiatan sosial. Bentuk perhatian/dukungan ibu terhadap anak meliputi perhatian ketika makan. Sedangkan gizi mempunyai pengaruh yang cukup atau sangat berperan bagi pertumbuhan dan perkembangan mental maupun fisik anak. pola asuh serta pengetahuan ibu juga merupakan salah satu faktor yang secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap kekurangan gizi. pengobatan bila sakit. pengetahuan gizi dan pemberian makanan bergizi disarankan untuk anak wajib diketahui bagi pendidik di Taman Kanak-Kanak. Kekurangan gizi akan mengakibatkan anak mudah diserang penyakit. maka anak akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.terganggu. tetapi cenderung menekankan dalam jumlah atau banyaknya makanan.

Pentingnya dampak sosial-budaya pada pangan yang meliputi hal-hal seperti : y Bagaimana. Hal tersebut dapat pula disebabkan oleh karena kuranya kontrol / pola asuh pada balita baik terhadap asuhan makanan. dan kebiasaan makan.Pembatasan oleh budaya ini berakibat pada kecukupan gizi karena berpotensi terhadap kegagalan untuk melihat hubungan antara makanan dan kesehatan serta kegagalan untuk mengenali kebutuhan gizi pada anak. 2004). di antaranya berkaitan dengan kepercayaan yang keliru. (Soetjiningsih. Masalah gizi kurang dan gizi buruk bila tak ditangani secara serius akan mengakibatkan bangsa Indonesia akan mengalami ³LOS GENERATION³ keterlibatan keluarga yang selama 24 jam mendampingi anak yang menderita kekurangan gizi tersebut. kesegaran jasmani. B. 1995 dalam Herwin. Aspek Sosial Budaya yang Mempengaruhi Pola Makan Sehat Aspek sosial budaya pun juga mempengaruhi masalah gizi. 2004).perorangan. sandang. upacara ± upacara. Dengan melihat tabel Distribusi Anak Balita Gizi Kurang Menurut Jenis Kelamin Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Tahun 2003 menunjukan bahwa. status gizi buruk/kurang menunjukan bahwa kejadian kerawanan gizi pada keluarga adanya berbagai multifaktor pada pola pengasuhan dan perawatan anak balita. adanya penyakit infeksi yang diderita oleh anak balita sehingga daya tahan tubuh menurun berakibat menurunnya berat badan dan kehilangan energi dalam tubuh. kapan dan kombinasi yang bagaimana pangan tertentu disajikan . (Herwin. pantangan ± pantangan. Hal ini kemungkinan dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya asupan makanan yang diterima setiap harinya tidak sesuai dengan kebutuhan untuk beraktifitas. B. Perhatian cukup dan pola asuh anak yang tepat akan memberi pengaruh yang besar dalam memperbaiki status gizinya. sanitasi lingkungan. higyene perorangan maupun kebersihan lingkungan sekitar tempat balita berinteraksi dan beraktifitas. Anak balita adalah anak ± anak yang berusia dibawah lima tahun yang sedang menunjukan pertumbuhan badan yang pesat sehingga memerlukan zat-zat gizi yang lebih tinggi setiap kilogram berat badan.

Setiap masyarakat mengembangkan cara yang turun temurun untuk mencari. siapa yang menyajikan dan prioritas anggota keluarga tertentu dalam pola pembagian makanan y Hubungan antara besarnya keluarga dan umur anggota keluarga dengan pola pangan dan status gizi y y Larangan keagamaan yang berhubungan dengan konsumsi pangan Bagaimana pola pangan dikembangkan dan mengapa pangan tertentu diterima sedangkan yang lainnya ditolak atau hanya dimakan jika pangan yang hanya boleh dimakan tidak dapat di peroleh lagi. Nilai ± nilai. walaupun kelapara dapat ditentukan secara biologis. menyiapkan. Misalnya.Adat dan tradisi merupakan dasar perilaku tersebut. yang biasanya sekurang-kurangnya dalam beberapa hal berbeda di antara kelompok yang satu dengan yang lain. suatu pangan pokok yang diterima di beberapa negara di dunia sekalipun ditanam di tempat tersebut. memilih. menyajikan. dan kepercayaan yang ditentukan budaya merupakan kerangka kerja di mana cara makan dan daya terima terhadap makanan terbentuk. pangan pokok yang paling umum di Asia Tenggara.Pada mulanya mereka mengembangkan . Dalam hal beras. sikap. yang dijaga dengan seksama dan diajarkan dengan tekun kepada setiap generasi berikutnya. disajikan dan dimakan dengan cara yang berlainan dari satu negara ke negara lain.y Siapa yang menyiapkan makanan. Kebanyakan kelompok agama juaga mempunyai peraturan tertentu terhadap makanan.Dari kerangka belajar tersebut masing ± masing menginginkan jenis pangan tertentu. banyak penduduk hanya makan jagung jika beras tidak dapat diperoleh atau sebaliknya. walaupun dapat berlainan dari satu agama ke agama lainnya. Dengan demikian. menangani. Jagung. Adat istiadat dan kebiasaan makan ada hubungannya dengan hampir semua agama. pada umumnya kebiasaan pangan seseorang tidak didasarkan atas keperluan fisik akan zat ± zat gizi yang terkandung dalam pangan. dan cara-cara makan. menyiapkan pangan merupakan sesuatu petunjuk yang diperbolehkan budaya dan disajikan dalam cara dan jumlah yang diterima masyarakat. Kebiasaan ini berasal dari pola pangan yang diterima budaya kelompok dan diajarkan kepada seluruh anggota.

Di beberapa tempat di Afrika ada kepercayaan bahwa telur membuat wanita menjadi steril. Beberapa jenis pangan dianggap ringan atau yang dapat mengakibatkan masuk angin.prasangka terhadap beberapa bahaya yang berhubungan dengan pangan yang kini dipantang atau karena faktor lainnya. Kadang kepercayaan terhadap makanan yang betul. Kepercayaan terhadap suatu pangan tertentu yang berpengaruh baik atau buruk pada manusia tidak saja ditemukan pada masyarakat di negara yang sedang berkembang tetapi juga . dihargai dan dikembangkan seandainya diperkenalkan pangan yang baru dan berbeda. bahwa bila anak ± anak sedang terkena diare atau demam makanannya dikurangi secara drastis. penerimaan makanan dan kebiasaan makan tidak menghalangi perbaikan status gizi melalui pengenalan pangan yang baru dan berbeda ke dalam sistem produksi pertanian. diare. konstipasi. kadang ± kadang pengganti pangan yang mereka pilih untuk dimakan terbukti merupakan penukar yang tepat. jenis pangan tertentu tidak dapat diterima anggota suatu kelompok beragama. atau cacingan. Di beberapa negara berkembang umumya ditemukan larangan atau pantangan tertentu bagi makanan ibu hamil. cara demikian jelas dapat menimbulkan akibat yang fatal yaitu timbulnya defisiensi energi protein yang berat. Ada pula penduduk di negara ± negara Asia yang mempunyai kepercayaan bahwa makanan yang mengandung protein hewani menyebabkan air susu ibu beracun bagi anak bayinya. Banyak kepercayaan ± kepercayaan lain tentang makanan dijumpai di berbagai tempat di dunia ini. Pengaruh sosial budaya dan agama yang kuat terhadap makanan pantang. Apapun alasannya. Suatu hal yang penting dilihat dari segi gizi yaitu hal ± hal yang mudah dimengerti tetapi ironi. tidak bermoral.Beberapa jenis pangan dianggap berpengaruh terhadap tingkah laku. atau membuat anak ± anak menjadi jahat atau menjadi pencuri.Latar belakang larangan atau pantangan tersebut didasarkan pada kepercayaan agar tidak mengalami kesulitan pada waktu melahirkan dan bayinya tidak terlalu besar.Akan tetapi. akan tetapi pada umumnya tidak benar bahkan merugikan dan berbahaya.Daging mentah sering dianggap sebagai bahan makanan yang dapat membuat orang menjadi kuat.Hal tersebut semata ± mata berarti bahwa cara dan pola penerimaan pangan harus dimengerti.

Nasi papah masih terus berlangsung karena alasan budaya.Nasi papah masih menjadi permasalahan yang sulit diatasi apalagi dalam upaya meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Kabupaten Lombok Timur.coklat.Kepercayaan yang keempat dapat mengakibatkan hal yang paling membahayakan karena menyebabkan keadaan penyakit makin berat sehingga lebih sulit diobati.Kepercayaan yang ketiga dapat menjadi berbahaya bila sampai terjadi kelebihan zat gizi yang mengakibatkan overnutrition. 4. Dua kepercayaan yang pertama tersebut tidaklah berbahaya kecuali terhadap keuangan keluarga. Sebagai contoh.Olson(1958) mengemukakan tentang beberapa macam kepercayaan. atau penyakit lainnya. kanker. Nasi papah dari Sisi Budaya. 3. kencing manis.Nasi papah atau ³nasi papak´ adalah pemberian makanan yang telah dipapah atau dilumatkan dengan mulut kepada bayi. Di Amerika Serikat antara lain: 1. yang agak terisolir. 2.Untungnya. telur yang sangat baik bagi penyembuhan penyakit artritis. kegemukan. Percaya makanan seperti pisang. Percaya bahwa pangan yang diproduksikan dengan menggunakan pupuk kimia dapat menurunkan nilai gizi pangan yang bersangkutan. ini tidak tampak karena kebanyakan mengkonsumsi vitamin B kompleks. bahkan kalau kita menanyakan pada nenek-nenek kita di kampong mengatakan bahwa kamu besar juga karena dulu diberikan nasi papah dan kenyataannya kamu bias hidup dan sukses seperti saat ini. tomat. Percaya bahwa fortifikasi zat gizi pada pangan tertentu memberikan manfaat baik bagi tubuh. Kondisi ini masih kita temukan dibeberapa bagian Pulau Lombok khususnya di daerah-daerah pinggiran. gula.dijumpai di negara ± negara maju yang teknologinya telah berkembang. Percaya bahwa pangan tunggal seperti yoghurt. Sangat sedikit literatur yang menjelaskan kapan nasi papah itu mulai diberikan. royal jelly mempunyai kekuatan dalam meningkatkan kesehatan dan vitalitas di luar nilai kandungan zst gizinya. Jadi . hipertensi.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial.Bahkan ada yang sengaja menyimpan untuk beberapa kali pemberian makanan. Nasi papah adalah nasi yang dikunyah terlebih dahulu sebelum diberikan kepada bayinya. bubur dan lain sebagainya.disini dapat dijelaskan bahwa praktek pemberian nasi papah tersebut sudah berlangsung sangat lama dan diteruskan secara turun temurun.Kebiasaan memberikan makanan kepada bayi berupa nasi papah didapatkan secara turun temurun. pisang.norma sosial.Untuk itu diperlukan makanan yang tersedia setiap saat dan tidak membahayakan kesehatannya baik dari segi ukuran maupun teksturnya. Mungkin ini perlu pembahasan yang lebih lanjut sejauhmana keshahihan hadist-hadist tersebut sehingga pemahaman itu bias menjadi budaya di Pulau Lombok? Jika memang hadist tersebut shahih kenapa kebiasaan pemberian nasi papah hanya terdapat di Pulau Lombok tetapi tidak ditemukan pada masyarakat muslim lainnya? Pertanyaan pertanyaan ini mungkin akan dibahas pada lain kesempatan.Indikator yang dapat dilihat untuk menentukan kekenyangan seorang bayi adalah apabila dia terus menerus menangis walaupun sudah diberikan ASI. . Istilah sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink.Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. dan ini merupakan bentuk kearifan local tentang hubungan kasih saying antara ibu dan bayinya.Begitu juga dengan anjuran memberikan madu pada bayi yang baru lahir. Untuk memenuhi kebutuhan bayi maka ibu-ibu atau nenek akan memberikan berbagai jenis makanan mulai dari madu. Namun masih ada sebagian masyarakat yang tinggal di daerah-daerah tertentu masih menerapakan kebiasaan memberikan nasi papah kepada bayinya. dan lain-lain. Sebagian ibu-ibu percaya bahwa anak-anak memerlukan makanan untuk dapat tumbuh dan berkembang. religius. kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial. Sebagian masyarakat memberikan nasi papah berdasarkan keyakinan agama bahwa Rasulullah Muhammad SAW pernah memberikan papahan kurma kepada anak-anak kecil atau bayibayi.

Nasi papah sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat karena adanya anggapan itu sudah merupakan tradisi yang harus terus dikembangkan dan dilestarikan.Kebudayaan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya polapola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat Banyak hal yang belum bisa dijelaskan secara nyata tentang pemberian nasi papah tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang memilih suatu budaya terutama dalam makanan antara lain adanya nilai makanan, pantangan agama, takhayul dan kepercayaan tentang kesehatan. Pemilihan makanan juga dapat disebabkan karena makanan itu dianggap baik oleh masyarakat dan yang tidak kalah penting adalah ketersediaan bahan makanan dan kemampuan mengekploitasi bahan makanan tersebut. Baliwati, dkk. (2004), mengeksplorasi bahwa komponen ketersediaan dan stabilitas pangan dipengaruhi oleh sumber daya alam, manusia, sosial dan produksi pangan. Akses pangan menunjukkan jaminan bahwa setiap rumah tangga dan individu mempunyai sumber daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan sesuai dengan norma gizi. Kondisi tersebut tercermin dari kemampuan rumah tangga untuk meningkatkan produksi pangan dan peningkatan pendapatannya. Selain faktor-faktor di atas faktor sosio budaya dan religi juga dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan konsumsi pangan masyarakat.Kebudayaan suatu masyarakat mempunyai kekuatan yang besar terhadap pemilihan bahan makanan yang digunakan untuk dikonsumsi.Karena aspek sosio budaya merupakan fungsi pangan dalam masyarakat yang berkembang sesuai dengan keadaan lingkungan, agama, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat tersebut. Masyarakat menganggap pemberian nasi papah aman-aman saja dan tidak menimbulkan permasalahan yang berarti bagi kesehatan. Dengan memberikan nasi papah merupakan bentuk ekspresi kasih sayang orang tua kepada anaknya.Mereka merasa menjadi lebih aman, tenang. Kontak air liur juga dipercaya akan mempererat hubungan emosional antara orang tua dan si anak.

Foster dan Andersen, 1986 mengatakan bahwa Makanan adalah suatu konsep budaya, suatu pernyataan yang sesungguhnya mengatakan zat ini sesuai bagi kebutuhan kita. Sedemikian kuat kepercayaan-kepercayaan kita mengenai apa yang dianggap makanan dan apa yang dianggap bukan makanan sehingga terbukti sangat sukar untuk meyakinkan orang untuk menyesuaikan makanan tradisional mereka demi kepentingn kesehatan dan gizi yang lebih baik. Nasi Papah dari Pandangan Kesehatan Sebagian besar para ahli sepakat bahwa makanan terbaik bagi bayi adalah air susu ibu karena mengandung zat gizi yang lengkap bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi khususnya sampai berumur 6 bulan, dan setelah itu baru diberikan makanan tambahan berupa makanan pendamping sesuai umurnya. Air Susu Ibu juga memiliki banyak kelebihan selain yang disebutkan di atas seperti mengandung zat antibody terutama pada ASI yang pertama keluar yang disebut colustrum. ASI juga tidak perlu membeli, bias tersedia setiap saat dengan suhu yang sesuai kebutuhan bayi dan banyak lagi manfaat lainnya. Pemberian Makanan Pendamping ASI juga perlu memperhatikan tingkatan umur bayi, dimana semakin besar umurnya maka kebutuhannya juga akan semakin meningkat. Umumnya makanan pendamping ASI yang dibuat secara rumahan sangat sedikit mengandung mikronutrient yang justru sangat dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang terutama untuk perkembangan kecerdasannya. Pemberian nasi papah jelas sangat kurang dari asfek pemenuhan kebutuhan gizi tersebut, dimana biasanya yang dipapah hanya makanan sumber karbohidrat saja seperti beras dan sangat jarang ditambahkan makanan yang lain baik makanan sumber protein maupun vitamin dan mineral. Sehingga akan sulit memenuhi kebutuhan zat gizi bayi. Nasi papah juga dapat menjadi media penyebaran penyakit antara si ibu dengan bayi, dimana jika seorang ibu menderita penyakit-penyakit infeksi menular tertentu yang berhubungan dengan gigi dan mulut serta pernapasan maka akan sangat mudah untuk ditularkan pada bayinya. Misalnya Tuberculosis. Dari segi kebersihan dan keamanan pangan nasi papah masih perlu dipertanyakan juga, karena anak bisa tertular penyakit yang diderita ibu melalui air liur, sedangkan dari segi kuantitas dan kualitas nilai gizi jelas merugikan si bayi, karena ibu-ibu akan mendapatkan sari makanan sedangkan bayinya akan mendapatkan ampasnya.

Dari contoh di atas, dapat kita lihat bahwa aspek sosial budaya ini cukup berperan dalam pola asuh anak yang berkaitan dengan pola makan yang sehat. Pentingnya seorang ibu terutama terlihat sejak kelahiran anaknya. Agar pola hidup anak bisa sesuai dengan standar kesehatan, disamping harus mengatur pola makan yang benar juga tak kalah pentingnya mengatur pola asuh yang benar pula.Namun adanya faktor budaya yang berbeda ± beda dari masyrakat membuat perbedaan pada pola asuh anak yang berkaitan dengan pola makan yang sehat. Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang memilih suatu budaya terutama dalam makanan antara lain adanya nilai makanan, pantangan agama, takhayul dan kepercayaan tentang kesehatan. Pemilihan makanan juga dapat disebabkan karena makanan itu dianggap baik oleh masyarakat dan yang tidak kalah penting adalah ketersediaan bahan makanan dan kemampuan mengeksploitasi bahan makanan tersebut. Beberapa implikasi korelasi kebudayaan dengan makanan:

KEKURANGA N GIZI

FAKTOR SOSIAL

FAKTOR EKONOMI

FAKTOR BUDAYA

KEBIASAAN MAKAN

virus dan parasit) sangat erat hubungannya dengan hal malnutrisi dan dapat mempengaruhi status gizi seseorang. Mekanisme patologisnya: y y penurunan asupan zat gizi akibat kurangnya nafsu makan.Biasany dilakukan dalam lingkup makro dan . dan pendarahan terus menerus. Penyebab tidak langsung . Faktor infeksi Infeksi (bakteri.Pengetahuan gizi Kurangnya pengetahuan dan salah persepsi tentang kebutuhan gizi yang ada pada pemikiran masyarakat. 2. y Meningkatnya kebutuhan akibat sakit dan parasit yang terdapat dalam tubuh.Pendidikan gizi Suatu bidang pengetahuan yang memungkinkan seseorang memilih dan mempertahankan pola makan berdasarkan prinsip-prinsip ilmu gizi. mal. Asupan energi dan protein asupan makanan merupakan banyakny zat gizi yang masuk dalam tubuh sehingga kesehatan terjaga. Apabila asupan gizi seseorang rendah dan tidak seimbang (terutama energi dan protein) akan menyebabkan KEP (kurang energi protein). muntah.PENYEBAB ANAK KEKURANGAN GIZI y Penyebab langsung 1. . menurunnya ikro dilakukan Peningkatan kehilangan cairan akbiat penyakit diare.

suplementasi vitamin A dan imunisasi. pemeriksaan kesehatan bayi.Pelayanan kesehatan Pemanfaatan kesehatan dan upaya kesehatan berbasis masyarkat untuk mendapat pelayanan kesehatan yang berbasis promotif.Pola asuh Kemampuan keluarga untuk memberikan makanan pada bayi dan anak untuk tumbuh kembang anak.Pendapatan keluarga Keterbatasan ekonomi yang tidak mampu membeli makanan yang baik maka pemenuhan gizinya akan kurang. kuratif dan rehabilitatif misalnya penimbangan bayi di posyandu.Makro dilakukan pada masyarakat luas.Biasanya pola asuh yang salah terjadi pada keluarga yang tidak mampu yang kurang memperhatikan keseimbangan gizi anak. . preventif. pemeriksaan kehamilan. . .Pendidikan kesehatan dalam keluarga sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua terutama ibu. sedangkan mikro dilakukan keluarga. dalam kasus kekurangan gizi adalah: 1. DAMPAK TIDAK TERCAPAINYA KEBUTUHAN GIZI ANAK TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK DAN PSIKIS Maria F. Delong Dampak dari penyebab-penyebab langsung. Masalah gizi/gizi buruk (segi fisik) .mikro.Seorang anak dengan gizi yang buruk disebabkan pola asuh yang salah / factor genetic.

otot mengecil merah ke coklatan di kulit dan mudah terkelupas (crazy pavement mudah dicabut (hipotrofi). rewel dan apatis. wajah seperti orang tua. y Marasmus. pembesaran hati. campuran gejala klinis kwashiorkor dan marasmus.Kekurangan zat besi dilaporkan sebagai penyebab utama dari 20% kematian ibu dan menyumbang hingga 50% factor penyebab kematian ibu. ditandai dengan : edema.Masalah gizi makro adalah masalah gizi yang utamanya disebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan energi dan protein. mata sayu.Secara umum di Indonesia terdapat dua masalah gizi utama yaitu kurang gizi makro dan kurang gizi mikro Kurang gizi makro pada dasarnya merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan asupan energi dan protein. tampak tulang terbungkus kulit. perut cekung. Berikut macam-macam penyakit akibat kekurangan gizi mikro : . Secara klinis KEP terdapat dalam 3 tipe yaitu : y Kwashiorkor. yang dapat terjadi di seluruh tubuh. diare dan anemia. kulit keriput. cengeng dan rewel. karbohidrat dan kalori. kasus KEP (Kurang Energi Protein) adalah salah satu masalah gizi utama yang banyak dijumpai pada balita.Kekurangan zat gizi makro umumnya disertai dengan kekurangan zat gizi mikro. sering disertai penyakit infeksi terutama akut. iga gambang.Kekurangan zat besi juga mempengaruhi perkembangan otak dan psikologi anak-anak. y Marasmus kwashiorkor.Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. ditandai dengan : sangat kurus. jaringan lemak sumkutan minimal/tidak ada. Gizi buruk adalah suatu kondisi di mana seseorang dinyatakan kekurangan nutrisi.Di Indonesia. dan rontok. Nutrisi yang dimaksud bisa berupa protein. dan membuat orang menjadi malas dan lebih mudah terkena infeksi. sering disertai penyakit infeksi dan diare.Masalah gizi disamping merupakan sindrom kemiskinan yang erat kaitannya dengan masalah ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan juga menyangkut aspek pengetahuan serta perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat. wajah sembab dan membulat. rambut tipis. kemerahan seperti rambut jagung. Salah satu jenis kekurangan gizi mikro adalah kekurangan zat besi. cengeng. bercak dermatosis). atau dengan ungkapan lain status nutrisinya berada di bawah standar rata-rata.

Hal ini bisa saja terjadi jika seorang anak mengalami malnutrisi (kekurangan gizi). seringkali menyebabkan otak dan sistem syaraf tidak mencapai potensi mereka. glossitis. sakit kepala. dan keterbelakangan mental ·Vitamin D gangguan pertumbuhan tulang · Vitamin A . anemia.y Besi . . respon imun berkurang Dari segi psikis Seorang anak akan memiliki banyak gangguan yg akan mempengaruhi pertumbuhan dan menghambat kemampuan berpikirnya dan pada akhirnya menurunkan IQ. anemia. Delong y Untuk masalah kemiskinan .Seperti kita ketahui pengembangan setiap organ dalam tubuh tergantung pada nutrisi. pertumbuhan yang buruk. dan perubahan kuku · Iodine . · Folat -.Kelelahan.Tingkat ketahanan fisik mereka sangat minim karena jumlah energi yang rendah sehingga membatasi kemampuan mereka untuk menghadiri sekolahmaupun melakukan kegiatan lainnya.Anemia.Namun kurngnya nutrisi. penurunan fungsi kognitif.Gondok. dan kerusakan pembuluh saraf (pada janin perempuan tanpa suplementasi folat) y Seng .Hal ini menyebabkan kurangnya kapasitas mental dan keterampilan sosial yang bermasalah bersamaan dengan koordinasi yang lebih rendah. hiperpigmentasi .Malam kebutaan. kekerdilan. SOLUSI UNTUK MASALAH KEKURANGAN GIZI Maria F. keterlambatan perkembangan. .

berkelanjutan.Kedua. Menyediakan pasar-pasar bagi penjualan produksi penduduk Pasar merupakan fasilitas penting dalam menunjang pendapatan penduduk. memberikan bekal keterampilan untuk mengolah barang-barang bekas di sekitarnya. dan sebagainya. yang disebut desa tertinggal. misalnya kaleng bekas. Kemudian pemerintah memberikan anggaran bagi tiap desa tertinggal yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok di sana untuk memulai usaha yang dapat berjalan. yaitu tingkat pengeluaran atas kebutuhan pokok yang meliputi sandang. Pemerintah mencarikan bapak asuh terutama para pengusaha-pengusaha untuk menggandeng masyarakat dalam mengembangkan usaha. Adapun standar ini lebih dikenal dengan garis kemiskinan. papan secara layak Untuk menanggulangi kemiskinan tersebut. pemerintah Indonesia mencanangkan Inpres Desa Tertinggal. membimbing penduduk untuk jeli memerhatikan dan memanfaatkan peluang usaha di sekitarnya. pangan. Program ini dilakukan dengan melalui dua tahap. dan tepat. di antaranya: 1. Memberikan program penyuluhan dan pembekalanketerampilan Pemerintah hendaknya intensif terjun ke masyarakat untuk memberikan pengajaran dan pelatihan keterampilan bagi penduduk miskin agar dapat menghasilkan sesuatu guna menunjang pendapatannya. Meningkatkan sumber daya ekonomi yang dimiliki penduduk miskin Misalnya dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang sempit dengan intensifikasi pertanian. besi bekas. ramah lingkungan. misalnya KUD. Upaya yang berbeda juga dapat diterapkan untuk menanggulangi kemiskinan. penduduk di daerah gunung memanfaatkan bunga pinus sebagai kerajinan. 3.Pertama pemerintah menentukan desa-desa yang memiliki pemusatan penduduk miskin yang tinggi. keberadaan pasar juga bisa memotivasi masyarakat untuk . seperti penduduk yang tinggal di daerah rawa memanfaatkan enceng gondok untuk bahan kerajinan. pemerintah menghimpun penduduk-penduduk di desa tertinggal ke dalam suatu wadah di bawah naungan lembaga kesejahteraan desa. kelompok tani. plastik bekas. 2. Selain sebagai tempat memasarkan hasil produksi masyarakat. dan lain-lain.Kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan materiil dasar berdasarkan standar tertentu.

Hal tersebut dapat dilaksanakan melalui PIN (Pekan Imunisasi Nasional). Dampak dari tingkat kesehatan penduduk yang rendah tersebut adalah tingginya angka kematian (terutama bayi dan ibu). Untuk menanggulangi masalah kesehatan tersebut dapat dilakukan dengan: 1. program imunisasi bertujuan melindungi tiap anak dari penyakit umum.Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar secara layak berdampak pada kesehatan mereka. atau rumah seadanya. ternyata juga berpengaruh pada kesehatan penduduk.lebih produktif lagi. Ketidakmampuan dalam emenuhi kebutuhan perumahan mengharuskan mereka tinggal di kolong jembatan. Kondisi kehidupan yang memprihatinkan mengharuskan penduduk miskin bekerja keras melebihi standar kerja penduduk yang lebih mampu. Pelaksanaan imunisasi. sehingga mengesampingkan aspek kesehatannya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberi makanan tambahan yang bergizi terutama bagi anak-anak. . Peningkatan gizi masyarakat. Kemiskinan akan berdampak pada kesehatan. sehingga kebutuhan akan sanitasi air bersih juga tidak terpenuhi. Ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pakaian secara layak berdampak pada kesehatan kulit dan organ-organ tubuh lainnya. Program ini dapat dioptimalkan melalui pemberdayaan posyandu dan kegiatan PKK. Karena masyarakat tidak perlu kawatir lagi akan mengalami kesulitan memasarkan hasil produksinya. Berdasarkan prinsip pencegahan lebih baik dari pengobatan.Ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pangan secara sehat dan bergizi berdampak pada rendahnya gizi. y Untuk masalah kesehatan Kualitas penduduk yang diuraikan sebelumnya yang berpengaruh terhadap kemiskinan. 2. Penduduk miskin cenderung memiliki pola hidup kurang bersih dan tidak sehat. bantaran sungai.

perawat. 7. 5. Penambahan jumlah tenaga medis. seperti sekolah. seperti imunisasi. puskesmas. y Pemberian subsidi kepada masyarakat Program perbaikan gizi makro diarahkan untuk menurunkan masalah gizi makro yang utamanya mengatasi masalah kurang energi protein terutama di daerah miskin baik di pedesaan maupun di perkotaan dengan meningkatkan keadaan gizi keluarga. Agar pelayanan kesehatan dapat mencakup seluruh lapisan masyarakat dan mencakup seluruh wilayah Indonesia diperlukan penambahan jumlah tenaga medis. meningkatkan partisipasi masyarakat. polindes (pondok bersalin desa). Penambahan fasilitas ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jika kesadaran akan arti pentingnya pola hidup sehat sudah tertanam dengan baik. atau bahkan gratis di rumah sakit pemerintah atau puskesmas. Melakukan penyuluhan tentang arti pentingnya kebersihan dan pola hidup sehat Penyuluhan semacam ini juga bisa melibatkan lembagalembaga lain di luar lembaga kesehatan. Tenaga medis tersebut juga harus memiliki dedikasi tinggi untuk ditempatkan di daerah-daerah terpencil serta berdedikasi tinggi melayani masyarakat miskin. 4. seperti dokter. KB. Fasilitas kesehatan harus mampu menampung dan menjangkau masyarakat di daerah-daerah tertinggal. pengobatan. Pemerintah menyediakan pelayanan gratis bagi penduduk miskin dalam bentuk Askeskin (asuransi kesehatan masyarakat miskin) dan kartu sehat yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan kesehatan secara murah. Pengadaan obat generik. Pemerintah harus mengembangkan pengadaan obat murah yang dapat dijangkau oleh masyarakat bawah. Dengan demikian dapat mengurangi tingginya angka kematian bayi. posyandu. Penyediaan obat murah ini dapat berupa obat generik. Penambahan fasilitas kesehatan ini meliputi rumah sakit. meningkatkan kualitas pelayanan gizi baik di . bidan.3. dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat. dan lain-lain. Penambahan fasilitas kesehatan. puskesmas pembantu. maka masyarakat akan dengan sendirinyaterhindar dari berbagai penyakit. organisasi kemasyarakatan. Penyediaan pelayanan kesehatan gratis. tokoh-tokoh masyarakat. 6.

Strategi yang dilakukan untuk mengatasi masalah gizi makro adalah melalui pemberdayaan keluarga di bidang kesehatan dan gizi. y Program KB Program Keluarga Berencana merupakan usaha lansung yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kelahiran melalui penggunaan alat kntrasepsi. 1. . ini masih di bawah dari angka proyeksi penduduk tahun 2015 yang diperkirakan sekitar 248 juta jiwa. Dengan adanya kebijakan pemerintah unutk pengaturan laju pertumbuhan penduduk dan pengaturan jumlah kelahiran di Indonesia merupakan bagian dari kebijakan kependudukan nasional. Tingkat keberhasilan program KB ini dibuktikan dari data yang di dapat yakni angka kelahiran total dari 2. Pengaruh positif Program KB Ø Dengan adanya program KB maka laju pertumbuhan penduduk dapat ditekan untuk menghindari terjadinya peledakan penduduk yang luar biasa. maka diprediksikan jmlah penduduk Indonesia pada tahun 2015 sekitar 237. Berhasil atau tidaknya Pelaksaan Program Keluarga Berencana akan menetukan pula berhasil atau tidaknya usaha untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.8 juta jiwa. Pertambahan penduduk yang cepat. dan meningkatkan konsumsi energi dan protein pada balita gizi buruk. karena diperkirakan jika angka persentase kesetaraan jumlah penduduk yang ber-KB dapat dinaikkan 1 % per tahun. sehingga dapat meneruskan pembangunan Indonesia yang berkualiatas. maka akan tercipta generasi yang berkualitas.5 % (SUsenas 2004). pemberdayaan petugas dan subsidi langsung berupa dana untuk pembelian makanan tambahan dan penyuluhan pada balita gizi buruk dan ibu hamil. pemberdayaan masyarakat di bidang gizi.86 % (SP 1990) menjadi 1.17 % ( 2000 ).puskesmas maupun di posyandu. Dengan terkendalinya jumlah penduduk. tidak seimbang dengan peningkatan produksi akan mengakibatkan ketegangan ± ketegangan sosial dengan segala akibat yang luas. sedangkan laju pertumbuhan penduduk menunjukkan angka 2. yang dalam hal ini pelaksanaan program KB di daerah pada era otonomi perlu ditentukan sasaran kinerja program untuk mewujudkan keserasian kependudukan di berbagai bidang pembangunan.7 % (SDKI 2000) turun menjadi 2.

maka biaya yang harus di keluarkan pemerintah untuk pengadaan alat ± alat dan obat untuk kontrasepsi di Indonesia dapat dikatakan cukup tinggi. Pengaruh negatif Program KB Ø Selain mendatangkan pengaruh yang positif.Tujuan pembentukan SRC-PB dengan perkuatannya. berupa bantuan teknis. ini dilihat dari semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dalam ber-KB. peralatan dan dukungan logistic. program KB juga memiliki pengruh yang kurang menguntungkan. Pengendalian situasi darurat bencana termasuk pembuka jalan (debottle necking) Pencarian. pil KB juga semakin meningkat. maka penggunaan metode KB berupa penggunaan AKDR. SRC-PB bertugas pada tahap awal bencana dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah. suntik KB. y Tindakan pemerintah saat bencana Pemerintah sebagai penanggungjawab penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia memberikan prioritas yang tinggi dalam peningkatan kesiapsiagaan yang diwujudkan dengan pembentukan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB). pengungsian dan hunian sementara Penyaluran logistik dari titik penerimaan hingga ke sasaran Pemulihan segera fungsi sarana & prasarana vital Pengaturan bantuan dan relawan dalam dan luar negeri Mengkoordinasikan dukungan pusat sesuai tugas reguler instansi Kementerian/Lembaga Tugas Tambahan SRC PB: Melakukan pelatihan dalam rangka peningkatan kemampuan SDM daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. implant.2. adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam melakukan tindakan-tindakan yang cepat tanggap darurat di daerah yang terkena bencana.penyelamatan&evakuasi Pelayanan kesehatan. Beberapa tugas yang diemban oleh SRC PB adalah : y y y y y y y y Pengkajian kerusakan dan kebutuhan secara cepat. y Peningkatan lapangan kerja .

48 juta orang.98 persen).91 juta orang (27. kecuali sektor konstruksi yang mengalami penurunan lapangan kerja sebanyak 120 ribu orang dan sektor transportasi. Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2009 mencapai 8.95 juta orang. sektor jasa kemasyarakatan naik 830 ribu orang.Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Februari 2009 mencapai 113. mengalami penurunan apabila dibandingkan pengangguran Agustus 2008 sebesar 8. berusaha dibantu buruh tidak tetap sebanyak 21. bertambah 1. Jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2009 mencapai 104. . Dibanding Februari 2008.16 juta orang.58 juta orang (1.49 juta orang.14 persen.64 juta orang (20.05 persen). dan pengangguran Februari 2008 sebesar 8. atau bertambah 2.81 juta orang (19.55 juta orang. Pada Februari 2009. Berdasarkan jumlah jam kerja maka pada Februari 2009 penduduk yang bekerja diatas 35 jam per minggu mencapai 73. Sektor yang mengalami kenaikan terbesar adalah sektor perdagangan yaitu naik 1.67 persen).51 persen).43 juta orang (53.46 persen. bertambah 1.44 juta orang dibanding keadaan Februari 2008 sebesar 102.12 juta orang (69. atau bertambah 2. dan sektor pertanian naik 340 ribu orang.71 persen) dan berusaha sendiri sejumlah 20.05 juta orang.39 persen.94 juta orang dibanding keadaan pada Agustus 2008 sebesar 102.74 juta orang. Pekerja dengan pendidikan SD ke bawah mengalami penurunan sebanyak 190 ribu orang dalam setahun terakhir (Februari 2008 ± Februari 2009).92 persen).79 juta orang dibanding jumlah angkatan kerja Agustus 2008 sebesar 111. pergudangan dan komunikasi yang menurun sebanyak 60 ribu orang.26 juta orang dibanding Februari 2008 sebesar 111. hampir seluruh sektor mengalami peningkatan lapangan kerja. sedangkan yang bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 8 jam per minggu hanya sekitar 1. namun jumlahnya masih tetap mendominasi lapangan kerja di Indonesia yaitu sebanyak 55. jumlah penduduk yang bekerja sebagai buruh/karyawan sebanyak 28.

menjadi pemandangan yang lazim dan biasa diberitakan di media masa. Myanmar. penculikan dan perdagangan anak (child trafficking). hampir 2 juta anak-anak tewas. pekerja seks anak (child prostitution). seperti Uganda. anak-anak dijadikan peserta tempur(combatan) dengan dikenakan wajib militer. Upaya mendorong prestasi yang terlampau memaksakan kehendak pada anak secara berlebihan. Di Indonesia pelanggaran hak-hak anak baik yang tampak mata maupun tidak tampak mata. eksploitasi hak-hak anak. Ethiopia.Demikian juga di negara-negara yang dalam keadaan aman. diketahui bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. maupun informal. Semua terjadi akibat kedahsyatan mesin perang yang diproduksi negara-negara industri. kekerasan anak (violation)dan penyiksaan (turtore) terhadap anak. tetapi juga berakibat pada jangka panjang yang menyangkut masa depan pembangunan bangsa dan negara. Afghanistan dan Guatemala. telah terjadi pelanggaran terhadap hak-hak anak akibat pembangunan ekonomi yang dilakukan. dan 4-5 juta anak-anak cacat hidup akibat perang. seperti pekerja anak (child labor). yang pada akhirnya membawa penderitaan bukan hanya dalam jangka pendek. seperti mempekerjakan anak baik di sektor formal. atau untuk mengikuti berbagai kegiatan belajar dengan porsi yang melampaui batas kewajaran agar .Di beberapa negara. anak jalanan (streetchildren).yang tidak mengalami konflik bersenjata.United Nation Convention on the Right of the Child Menurut data yang dikeluarkan UNICEF tahun 1995.

masyarakat dan swasta) dalam menjamin penghormatan terhadap hak-hak anak. Aspek Hukum Perlindungan Anak. kedua perlindungan anak oleh negara. dan kadang kala dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan diri sendiri. sehingga anak kehilangan dunia anak-anaknya. dengan kegiatan dan jadwal yang padat. Konvensi Hak-Hak Anak merupakan instrumen yang berisi rumusan prinsip-prinsip universal dan ketentuan norma hokum mengenai anak. sosial dan budaya. Termasuk juga meminta anak menuruti kehendak pihak tertentu (produser) untuk menjadi penyayi atau bintang cilik. telah diratifikasi oleh lebih 191negara. ha-hak ekonomi. 1. Vol. hal 1 80 Jurisprudence. Maret 2005: 78 ± 88 Instrumen Hukum Instrumen hukum yang mengatur perlindungan hak-hak anak diatur dalam Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak (Convention onThe Rights of The Child) th 19893 . Ketentuan hukum mengenai hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak dapat dikelompokan menjadi: 1. Hak-hak yang mereka miliki diabaikan begitu saja dengan perlakukan yang tidak manusiawi oleh pihak tertentu. Laporan UNICEF tahun 1995 dalam 1999.mencapai prestasi seperti yang diinginkan orang tua.Konsekwensinya menurut Konvensi Hak Anak negara harus menjamin kelangsungan . Indonesia sebagai anggota PBB telah meratifikasi dengan Kepres Nomor 36 th 1990. tapi tidak mendapat perlindungan hukum sebagaimana mestinya dalam proses hukum. Bandung. Konvensi Hak Anak merupakan sebuah perjanjian internasional mengenai hak asasi manusia yang memasukan masing-masing hak-hak sipil dan politik. dalam Perspektif Konvensi Hak Anak. ketiga peran serta berbagai pihak (pemerintah. Hak terhadap kelangsungan hidup (survival rights) Hak kelangsungan hidup berupa hak-hak anak untuk melestarikan dan mempertahankan hidup dan hak untuk memperoleh standar kesehatan tertinggi dan perawatan yang sebaikbaiknya.Pada sisi lain sering dijumpai perilaku anak yang diketegorikan sebagai anak nakal atau melakukan pelanggaran hukum. 2. PT Citra Aditya Bakti. tanpa peduli bahwa perbuatannya telah melanggar hak-hak anak. pertama penegasan hak-hak anak. Dengan demikian Konvensi PBB tentang Hak Anak tersebut telah menjadi hokum Indonesia dan mengikat seluruh warga negara Indonesia. Secara garis besar Konvensi Hak Anak dapat dikategorikan sebagai berikut. No.

negara berkewajiban untuk melaksanakan program-program (1) melaksanakan upaya penurunan angka kematian bayi dan anak. (5) memperoleh imformasi dan akses pada pendidikan dan mendapat dukungan pada pengetahuan dasar tentang kesehatan dan gizi. . dan hak anak untuk memperoleh perlindungan dari segala bentuk salah perlakuan (abuse) yang dilakukan orang tua atau orang lain yang bertangung jawab atas pengasuhan (Pasal 19). (5) adopsi anak hanya dibolehkan dan dilakukan demi kepentingan terbaik anak. khusuSnya perawatan kesehatan primer. (3) hak anak untuk hidup bersama (Pasal 9). (6) mengembangkan perawatan kesehatan pencegahan. (3) memberantas penyakit dan kekurangan gizi.Disamping itu negara berkewajiban untuk menjamin hak atas tarap kesehatan tertinggi yang bias dijangkau. kelangsungan hidup dan perkembangan anak (Pasal 6). dan. pendidikan dan latihan khusus yang dirancang untuk membantu mereka demi mencapai tingkat kepercayaan diri yang tinggi (Pasal 23).anak yang kehilangan lingkungan keluarganya dan menjamin pengusahaan keluarga atau penempatan institusional yang sesuai dengan mempertimbangkan latar budaya anak (Pasal 20). (2) hak untuk memperoleh perlindungan dan memulihkan kembali aspek dasar jati diri anak (nama. kewargnegaraan dn ikatan keluarga) (Pasal 8). (4) menyediakan pelayanan kesehatan sebelum dan sesudah melahirkan bagi ibu. (4) hak untuk mmemperoleh perlindungan khusus bagi bagi anak. (7) mengambil tindakan untuk menghilangkan praktik tradisional yang berprasangka buruk terhadap pelayanan kesehatan. (2) menyediakan pelayanan kesehatan yang diperlukan.(Pasal 24). dengan segala perlindungan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang (Pasal 21). serta penyuluhan keluarga berencana. dan melakukan pelayanan kesehatan dan pengobatan. Implementasinya dari Pasal 24. Terkait dengan itu. (6) hak-hak anak penyandang cacat (disabled) untuk memperoleh pengasuhan. hak anak akan kelangsungan hidup dapat berupa (1) hak anak untuk mendapatkan nama dan kewarganegaraan semenjak dilahirkan (Pasal 7).hak hidup. bimbingan bagi orang tua.

meliputi (1) perlindungan dari gangguan kehidupan pribadi. spiritual. (1) negara menjamin kewajiban pendidikan dasar dan menyediakan secara cuma-cuma. 2. (2) mendorong pengembangan macam-macam bentuk pendidikan dan mudah dijangkau oleh setiap anak. tindak kekerasan dan keterlantaran bagi anak yang tidak mempunyai keluarga.(7) hak anak menikmati standar kehidupan yang memadai dan hak atas pendidikan (Pasal 27 dan 28). termasuk (1) perlindungan anak penyandang cacat untuk memperoleh pendidikan. Hak perlindungan dari diskriminasi. dan (2) hak anak dari kelompok masyarakat minoritas dan penduduk asli dalam kehidupan masyarakat negara. (4) perlindungan upaya penjualan. Perlindungan dari ekploitasi. pendidikan dan perkembangan anak. (2) perlindungan dari keterlibatan dalam pekerjaan yang mengancam kesehatan. dan (4) mengambil langkah-langkah untuk mendorong kehadirannya secara teratur di sekolah dan pengurangan angka putus sekolah. dan (5) perlindungan dari proses hukum bagi anak yang didakwa atau diputus telah melakukan pelanggaran hukum. 3. Terkait dengan itu. Hak untuk Tumbuh Berkembang (development rights) Hak tumbuh berkembang meliputi segala bentuk pendidikan (formal maupun non formal) dan hak untuk mencapai standar hidup yang layak bagi perkembangan fisik. dan bagi anak pengungsi. moral dan sosial anak. mental. perlindungan dari upaya penganiayaan seksual. Hak anak atas pendidikan diatur pada Pasal 28 Konvensi Hak Anak menyebutkan. Hak terhadap perlindungan (protection rights) Hak perlindungan yaitu perlindungan anak dari diskriminasi. perwatan dan latihan khusus. juga meliputi (1) hak untuk memperoleh informasi. penyelundupan dan penculikan anak. (3) perlindungan dari penyalahgunaan obat bius dan narkoba. . dan pornografi. prostitusi. (3) membuat imformasi dan bimbingan pendidikan dan ketrampIlan bagi anak.

. yakni penundaan pelaksanaan beberapa pasal Konvensi Hak Anak. yang digunakan hanya sebagai upaya terakhir. (3) hak untuk berserikat menjalin hubungan untuk bergabung. Melalui ratifikasi tersebut pemerintah Indonesia melakukan reservasi. (7) hak untuk didengar pendapatnya. dan (4) hak untuk memperoleh imformasi yang layak dan terlindung dari imformasi yang tidak sehat. dan (8) hak untuk memperoleh pengembangan kesehatan dan fisik. (2) hak untuk mendapat dan mengetahui informasi serta untuk mengekpresikan.. Dalam perkembangannya pada tahun 1994. sehingga pasal yang direservasi tinggal pasal yang mengatur masalah hak anak untuk mengakses imformasi (Pasal 17). Implementasi di Indonesia Melalui Kepres Nomor 36 tahun 1990. (Absori) 83 4. (4) hak untuk kebebasan berpikir dan beragama. Hak yang terkait dengan itu meliputi (1) hak untuk berpendapat dan memperoleh pertimbangan atas pendapatnya. Konsekwensi dari suatu negara melakukan ratifikasi perjanjian internasional seperti Konvensi Hak Anak. menurut Syahmin AK4 adalah: (1) Merumuskan/menyatakan atau menguatkan kembaliaturan hukum internasional yang sudah ada. Terhadap anak yang melakukan perbuatan pidana. (5) hak untuk mengembangkan kepribadian. Hak untuk Berpartisipasi (participation rights) Hak untuk berpartisipasi yaitu hak untuk menyatakan pendapat dalam segala hal yang mempengaruhi anak. adopsi anak (Pasal 21). (3) hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan budaya. perlindungan anak dalam status pengungsi (Pasal 22). (6) hak untuk memperoleh identitas. pemerintah Indonesia telah melakukan pencabutan reservasi beberapa pasal. Anak yang dicabut kebebasannya harus memperoleh akses bantuan hukum. penangkapan dan penahanan anak harus sesuai dengan hukum yang ada. Perlindungan Hukum Hak-hak Anak dan Implementasiya.(2) hak untuk bermain dan rekreasi. dan hak melawan keabsahan pencabutan kebebasan. Konvensi Hak Anak telah diratipikasi dan berlaku mengikat menjadi hukum Inodnesia. .

dan ketiga. antara lain ketentuan hukum yang berkaitan dengan hak-hak dan perlindungan anak dengan mendsarkan pada Pasal 34 UUD 45 (lama) yang mengatur pakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara. kedua. (5) Memprioritaskan acara pembuatan undang-undang yang diperlukan untuk mengefektifkan pelaksanan Konvensi Hak Anak/ penyelerasaan dengan perundang-undangan Indonesia. Melalui upaya harmonisasi hukum. Untuk melindungi hak-hak anak yang bekerja telah diatur Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 01 tahun 1987. peninjauan kembali hukum positif yang tidak sesuai dengan Konvensi Hak anak. (4) Meninjau ulang bagian perundang-undangan yang masih berlaku. Instrumen hukum lain yang mengatur ketentuan hukum terkait dengan hak anak. Konsekwensinya menurut Erma Syafwan Syukrie5 . melakukan identifikasi kemungkinan perlunya penyusunan peraturanperundang-undangan. Ketentuan lain ditemukan dalam UU Nomor 4 tahun 1979 tentang kesejahteraan anak. Sebagai negara yang telah melakukan ratifikasi Konvensi Hak Anak. untuk mengatur tindakan-tindakanyang akan datang. Indonesia berkewajiban untuk menjamin terlaksananya hakhak anak dengan menuangkan dalam sebuah produk perundangundangan. (2) Meninjau ulang lembaga-lembaga yang berhubungan dengan pelaksanaan hak anak. tetapi perlu penyempurnaan atau pelaksanaan yang tepat. khususnya yang berkaitan dengan perlindungan buruh anak di sektor industri formal. (3) Mengusulkan langkah-langkah penyelerasan ketentuan konvensi hak anak dengan perundang-undangan lain. pertama.(2) Mengubah/menyempurnakanataupun menghapus kaidah-kaidah hokuminternasional yang sudah ada. BPHN merekomendasikan. yaitu: (1) Memeriksa dan menganalisis perundang-undang yang ada dan masih sedang dalam perencanaan/pembentukan. di antaranya mengatur pencegahan pekerja anak dari upaya eksploitasi . pemerintah Indonesia harus melakukan langkah-langkah harmonisasi hukum. mengintroduksir hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak ke dalam perundang-undangan hukum nasional. (3) Membentuk kaidah-kaidah hukum internasional yang baru sama sekali yang belum ada sebelumnya.

mental. yang dimaksud anak adalah orang yang dalam perkara anak nakal telah mencapai umur 8 tahun tetapi belum mencapai umur 18 tahun atau belum pernah nikah. Untuk menangani penyelesiaan hukum bagi anak yang terlibat perkara hukum dikeluarkan peradilan yang diatur dalam UU Nomor 3 tahun 1997 tentang Peradilan Anak. (4) Melakukan sosilisasi program PPA kepada pejabat birokrasi. Menurut Pasal 5 program penanggulangan pekerja anak meliputi: (1) Melakukan pelarangan dan penghapusan segala bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Pemerintah Daerah berkewajiban untuk melakukan langkahlangkah pengaturan lebih lanjut dalam pelaksanaan kegiatan penanggulangan pekerja anak. . Era Otonomi Daerah Pada era Otonomi Daerah. dan selanjutnya untuk dapat dipidana minimal berumur 12 tahun. telah dikeluarkan Kepmen Dagri dan Otda Nomor 5 tahun 2001 tentang Penanggulangan Pekerja Anak (PPA). moral dan intelektual.anak. Sementara batas umur anak untuk dapat diajukan ke pengadilan ditetapkan antara 8-18 tahun. Salah satu isi pokok adalah melakukan penanggulangan pekerja anak. Terkait dengan itu juga diatur pada beberapa pasal KUHP yang masih dipakai yang mengatur masalah perlindungan hukum bagi anak yang melakukan tindak pidana. bintang film cilik Depnaker berusaha untuk mengatur jumlah kontrak yang diperbolehkan. sehingga dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan fisik. pejabat politik. dengan cara melakukan penghapusan. 46 dan 47 KUHP. (3) Melakukan perbaikan pendapat keluarga agar anak tidak bekerja dan menciptakan suasana tumbuh kembang anak dengan wajar. seperti Pasal 45. (2) Melakukan pemberian perlindungan yang sesuai bagi pekerja anak yang melakukan pekerjaan ringan. lembaga kemasyarakatan dan masyarakat. dalam rangka untuk menanggulangi dan melindungi pekerja anak. Terhadap penyanyi cilik. pengurangan dan perlindungan pekerja anak yang berusia di bawah 15 tahun agar terhindar dari pengaruh buruk pekerjaan berat dan berbahaya. Menurut UU Nomor 3 tahun 1997.

perlindungan anak yang dilakukan berdasarkan prinsip nondiskriminasi. dan orang tua terhadap anak.Pada saat sekarang UU Perlindungan Anak sudah ditandatangani oleh pemerintah dan DPR dan tinggal menunggu diundangkan. kepentingan bagi anak. (2) memberikan pendidikan nonformal. pendidikan. anak dari kelompok minoritas. dan (3) mengadakan pelatihan keterampilan bagi anak. Beberapa persoalan yang masih menjadi masalah seperti Pasal 37 ayat (3) yakni masalah agama antara orang tua asuh dan anak yang akan diasuh. Dalam perkembangannya UU Perlindungan anak yang sudah ditandatangani tampaknya masih terdapat masalah. bantuan luar negeri dan sumber-sumber lain yang syah dan tidak mengikat. APBN. anak korban kerusuhan. . (5) pengangkatan anak. dan sosial. penghargaan terhadap pendapat anak. agama. (4) kuasa asuh. APBD. masyarakat. kelangsungan dan perkembangan. Dalam UU Perlindungan anak tersebut. seperti Koalisi Perlindungan Anak (KPA) menolak UU Perlindungan Anak. Beberapa materi yang diatur dalam UU Perlindungan Anak antara lain (1) masalah pemenuhan hak anak dan kewajibannya. sedang diupayakan bentuk legitimasi melalui pembuatan UU Perlindungan Anak. pemerintah. anak dari korban eksploitasi ekonomi dan seksual. hak untuk hidup. (6)perlindungan anak dalam bidang kesehatan. juga diatur persoalan anak yang sedang berhadapan dengan hukum. (3) perwalian anak. dan (7) ketentuan pidana anak.Program yang bersifat khusus dalam penanggulangan pekerja anak meliputi: (1) mengajak kembali pekerja anak yang putus sekolah ke bangku sekolah dengan memberikan bantuan beasiswa. sehingga pengundangannya masih belum ada kejelasan. (2) tangung jawab negara. Pembiayaan kegiatan penanggulangan pekerja anak bisa dilakukan oleh masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan anak. Di samping itu pada saat bersamaan terdapat ganjalan dari sekelompok masyarakat. Sebagai langkah untuk memberikan perlindungan hak anak secara menyeluruh. keluarga. karena dianggap tidak sesuai dengan Konvensi Hak Anak dan Konvensi Internasional Labour Organisation (ILO) Nomor 182 yang telah diratifikasi dengan UU Nomor 1 Tahun 2000. anak yang menjadi pengungsi dan anak dalam situasi konflik bersenjata. anak yang diperdagangkan.

yayasan atau LSM. Dengan adanya UU Perlindungan Anak. Ormas dan lembaga lain yang mempunyai kepedulian terhadap perlindungan hak-hak anak. baik organisasi keagamaan. Selama ini pemerintah dianggap belum mampu untuk melaksanakan ketentuan perlindungan hak anak.Penutup Melihat perhatian masyarakat yang begitu luas. . baik pemerintah. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. karena itu mereka bertekad untuk dapat menggolkan UU perlindungan pada tahun 2002 agar berbagai persoalan yang menyangkut perlindungan anak di Indonesia dapat diatasi dengan segera. Format ke depan yang menyangkut fungsi undang-undang sebagai instrumen social engenering akan segera bisa dilakukan Harapan kita tidak hanya terbatas berhenti pada pembentukan sebuah produk undangundang. LSM. yakni para pihak yang mempunyai kepedualian masa depan anak. diharapkan akan terdapat instrumen hukum yang berfungsi sebagai perekayasa perlindungan anak di Indonesia. rata-rata baru terbatas program yang sifatnya sektoral dan belum menyentuh hal yang mendasar yang berkaitan dengan perlindungan hak anak. Namun upaya yang dilakukan selama ini belum maksimal. tetapi yang lebih penting bagaimana undang-undnag bisa dijalankan dengan langkahlangkah kongkrit oleh seluruh komponen masyarakat. maka peran masyarakat menjadi amat penting untuk turut berpartisipasi. kalangan pemerintah dan DPR berkeyakinan bahwa masukan ataupun kritik masyarakat di satu sisi mempunyai nilai positif untuk perbaikan dalam rangka kesempurnaan UU Perlindungan Anak.

bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut pada huruf a. dan f perlu ditetapkan Undang-undang tentang Perlindungan Anak. termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia. yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya. f. bahwa berbagai undang-undang hanya mengatur hal-hal tertentu mengenai anak dan secara khusus belum mengatur keseluruhan aspek yang berkaitan dengan perlindungan anak. bahwa agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab tersebut. maka ia perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. bahwa untuk mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan anak diperlukan dukungan kelembagaan dan peraturan perundang-undangan yang dapat menjamin pelaksanaannya. d. dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa. g.Menimbang : a. c. bahwa anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa. d. dan berakhlak mulia. e. bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya. e. c. mental maupun sosial. memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. baik fisik. b. potensi. Mengingat : . b. bahwa anak adalah tunas. perlu dilakukan upaya perlindungan serta untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hakhaknya serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi.

Pasal 28B ayat (2). Tambahan Lembaran Negara Nomor 3835).Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (Convention on The Elimination of all Forms of Discrimination Against Women) (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 29.Undang-undang Nomor 1 Tahun 2000 tentang Pengesahan ILO Convention No. 4. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3668). 6. 8. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 32.1. 182 Concerning The Prohibition and Immediate Action for The Elimination of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 3. Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 165. 182 mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak) (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 30. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3670). Tambahan Lembaran Negara Nomor 3277). Pasal 21. 2. 138 Concerning Minimum Age for Admission to Employment (Konvensi ILO mengenai Usia Minimum untuk Diperbolehkan Bekerja) (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 56.Undang-undang Nomor 20 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 5. dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3143). 7. Dengan persetujuan : . Tambahan Lembaran Negara Nomor 3886). Pasal 20. Pasal 20A ayat (1). Tambahan Lembaran Negara Nomor 3941).Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 9.Undang-undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 3.

6. atau keluarga sedarah dalam garis lurus ke atas atau ke bawah sampai dengan derajat ketiga. termasuk anak yang masih dalam kandungan. berkembang. atau ibu dan anaknya. 9. Anak angkat adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orang tua. maupun sosial. atau memiliki potensi dan/atau bakat istimewa. Anak yang memiliki keunggulan adalah anak yang mempunyai kecerdasan luar biasa. atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hakhaknya agar dapat hidup. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri. serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. mental. 8. ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkatnya berdasarkan . spiritual. atau ayah dan anaknya. atau ayah dan/atau ibu angkat.DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MEMUTUSKAN : Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERLINDUNGAN ANAK. Anak terlantar adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar. 7. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam undang-undang ini yang dimaksud dengan : 1. 5. pendidikan. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun. 2. wali yang sah. 3. baik fisik. secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. dan membesarkan anak tersebut. atau suami istri dan anaknya. tumbuh. atau ayah dan/atau ibu tiri. Wali adalah orang atau badan yang dalam kenyataannya menjalankan kekuasaan asuh sebagai orang tua terhadap anak. Orang tua adalah ayah dan/atau ibu kandung. dan berpartisipasi. 4. Anak yang menyandang cacat adalah anak yang mengalami hambatan fisik dan/atau mental sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya secara wajar.

pendidikan. dan negara. 14. Kuasa asuh adalah kekuasaan orang tua untuk mengasuh. anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual. masyarakat. dilindungi. pemerintah. 11. anak yang menyandang cacat. . mendidik. kelompok. anak dari kelompok minoritas dan terisolasi. bakat. Masyarakat adalah perseorangan. 16. non diskriminasi. 10. dan zat adiktif lainnya (napza). penjualan. 13. anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. dan kesehatan. memelihara. anak korban penculikan. 17. anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental. perawatan. Perlindungan khusus adalah perlindungan yang diberikan kepada anak dalam situasi darurat. Pendamping adalah pekerja sosial yang mempunyai kompetensi profesional dalam bidangnya. karena orang tuanya atau salah satu orang tuanya tidak mampu menjamin tumbuh kembang anak secara wajar. dan organisasi sosial dan/atau organisasi kemasyarakatan. dan menumbuhkembangkan anak sesuai dengan agama yang dianutnya dan kemampuan. untuk diberikan bimbingan. psikotropika. keluarga. perdagangan. Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin. BAB II ASAS DAN TUJUAN Pasal 2 Penyelenggaraan perlindungan anak berasaskan Pancasila dan berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta prinsip-prinsip dasar Konvensi Hak-Hak Anak meliputi : a. Anak asuh adalah anak yang diasuh oleh seseorang atau lembaga. alkohol. 12. dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran. Setiap orang adalah orang perseorangan atau korporasi. Pemerintah adalah Pemerintah yang meliputi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.putusan atau penetapan pengadilan. keluarga. membina. pemeliharaan. melindungi. anak yang berhadapan dengan hukum. anak yang diperdagangkan. dan dipenuhi oleh orang tua. serta minatnya. 15.

dan perkembangan. berkembang. hak untuk hidup. demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas. dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. berakhlak mulia. berpikir. Pasal 3 Perlindungan anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup. atau anak dalam keadaan terlantar maka anak tersebut berhak diasuh atau diangkat sebagai anak asuh atau anak angkat oleh orang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 8 Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik. kelangsungan hidup. berkembang. penghargaan terhadap pendapat anak. dan berekspresi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya. tumbuh. Pasal 7 (1) Setiap anak berhak untuk mengetahui orang tuanya. dibesarkan. kepentingan yang terbaik bagi anak. dan d. tumbuh. dalam bimbingan orang tua. serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. dan sosial. dan diasuh oleh orang tuanya sendiri. Pasal 5 Setiap anak berhak atas suatu nama sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan. BAB III HAK DAN KEWAJIBAN ANAK Pasal 4 Setiap anak berhak untuk dapat hidup. Pasal 9 . mental. Pasal 6 Setiap anak berhak untuk beribadah menurut agamanya. serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. dan sejahtera. dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. (2) Dalam hal karena suatu sebab orang tuanya tidak dapat menjamin tumbuh kembang anak.b. c. spiritual.

perlakuan salah lainnya. khusus bagi anak yang menyandang cacat juga berhak memperoleh pendidikan luar biasa. . dan pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial. bermain. kekerasan. Pasal 13 (1) Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua. d. berhak mendapat perlindungan dari perlakuan: a. wali. dan penganiayaan. maka pelaku dikenakan pemberatan hukuman. dan berkreasi sesuai dengan minat. Pasal 12 Seiap anak yang menyandang cacat berhak memperoleh rehabilitasi. dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan. berekreasi. c. e. dan tingkat kecerdasannya demi pengembangan diri. (2) Dalam hal orang tua.(1) Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. b. diskriminasi. (2) Selain hak anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). kekejaman. mencari. wali atau pengasuh anak melakukan segala bentuk perlakuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan. Pasal 11 SEtiap anak berhak untuk beristirahat dan memanfaatkan waktu luang. eksploitasi. bergaul dengan anak yang sebaya. penelantaran. dan f. Pasal 10 Setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya. menerima. sedangkan bagi anak yang memiliki keunggulan juga berhak mendapatkan pendidikan khusus. bakat. ketidakadilan. bantuan sosial. baik ekonomi maupun seksual.

pelibatan dalam kerusuhan sosial.Pasal 14 Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri. (3) Penangkapan. atau penjatuhan hukuman yang tidak manusiawi. pelibatan dalam peperangan. kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir. pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan. dan e. membela diri dan memperoleh keadilan di depan pengadilan anak yang objektif dan tidak memihak dalam sidang tertutup untuk umum. Pasal 16 (1) Setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari sasaran penganiayaan. pelibatan dalam sengketa bersenjata. (2) Setiap anak berhak untuk memperoleh kebebasan sesuai dengan hukum. penyiksaan. c. d. dan c. Pasal 17 (1) Setiap anak yang dirampas kebebasannya berhak untuk : a. b. mendapatkan perlakuan secara manusiawi dan penempatannya dipisahkan dari orang dewasa. (2) Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku kekerasan seksual atau yang berhadapan . atau tindak pidana penjara anak hanya dilakukan apabila sesuai dengan hukum yang berlaku dan hanya dapat dilakukan sebagai upaya terakhir. penahanan. memperoleh bantuan hukum atau bantuan lainnya secara efektif dalam setiap tahapan upaya hukum yang berlaku. penyalahgunaan dalam kegiatan politik. Pasal 15 Setiap anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari : a. b.

Pasal 22 Negara dan pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab memberikan dukungan sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan perlindungan anak.dengan hukum berhak dirahasiakan. jenis kelamin. wali. Bagian Kedua Kewajiban dan Tanggung JawabNegara dan Pemerintah Pasal 21 Negara dan pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab menghormati dan menjamin hak asasi setiap anak tanpa membedakan suku. d. keluarga. bangsa. menghormati orang tua. ras. dan kondisi fisik dan/atau mental. masyarakat. urutan kelahiran anak. mencintai keluarga. golongan. Pasal 18 Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku tindak pidana berhak mendapatkan bantuan hukum dan bantuan lainnya. dan guru. budaya dan bahasa. dan menyayangi teman. menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya. mencintai tanah air. pemerintah. status hukum anak. Pasal 19 Setiap anak berkewajiban untuk : a. Pasal 23 . dan negara. etnik. dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak. c. melaksanakan etika dan akhlak yang mulia. masyarakat. b. dan e. BAB IV KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB Bagian Kesatu Umum Pasal 20 Negara. agama.

(1) Negara dan pemerintah menjamin perlindungan. maka kewajiban dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat beralih kepada keluarga. bakat. wali. yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 24 Negara dan pemerintah menjamin anak untuk mempergunakan haknya dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan usia dan tingkat kecerdasan anak. (2) Dalam hal orang tua tidak ada. b. Bagian Ketiga Kewajiban dan Tanggung Jawab Masyarakat Pasal 25 Kewajiban dan tanggung jawab masyarakat terhadap perlindungan anak dilaksanakan melalui kegiatan peran masyarakat dalam penyelenggaraan perlindungan anak. BAB V KEDUDUKAN ANAK . mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak-anak. mendidik. dan c. atau tidak diketahui keberadaannya. (2) Negara dan pemerintah mengawasi penyelenggaraan perlindungan anak. memelihara. tidak dapat melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya. menumbuhkembangkan anak sesuai dengan kemampuan. Bagian Keempat Kewajiban dan Tanggung Jawab Keluarga dan Orang Tua Pasal 26 (1) Orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk : a. atau karena suatu sebab. dan kesejahteraan anak dengan memperhatikan hak dan kewajiban orang tua. dan melindungi anak. pemeliharaan. mengasuh. dan minatnya. atau orang lain yang secara hukum bertanggung jawab terhadap anak.

Bagian Kesatu Identitas Anak Pasal 27 (1) Identitas diri setiap anak harus diberikan sejak kelahirannya. diatur dengan peraturan perundang-undangan. (4) Dalam hal anak yang proses kelahirannya tidak diketahui. pembuatan akta kelahiran untuk anak tersebut didasarkan pada keterangan orang yang menemukannya. . anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut berhak memperoleh kewarganegaraan dari ayah atau ibunya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Identitas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dituangkan dalam akta kelahiran. berada dalam pengasuhan salah satu dari kedua orang tuanya. Bagian Kedua Anak yang Dilahirkan dari Perkawinan Campuran Pasal 29 (1) Jika terjadi perkawinan campuran antara warga negara Republik Indonesia dan warga negara asing. (3) Pembuatan akta kelahiran didasarkan pada surat keterangan dari orang yang menyaksikan dan/atau membantu proses kelahiran. Pasal 28 (1) Pembuatan akta kelahiran menjadi tanggung jawab pemerintah yang dalam pelaksanaannya diselenggarakan serendah-rendahnya pada tingkat kelurahan/desa. dan orang tuanya tidak diketahui keberadaannya. (4) Ketentuan mengenai tata cara dan syarat-syarat pembuatan akta kelahiran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). anak berhak untuk memilih atau berdasarkan putusan pengadilan. (3) Pembuatan akta kelahiran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak dikenai biaya. (2) Dalam hal terjadi perceraian dari perkawinan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). (2) Pembuatan akta kelahiran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus diberikan paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal diajukannya permohonan.

BAB VI KUASA ASUH Pasal 30 (1) Dalam hal orang tua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26.(3) Dalam hal terjadi perceraian sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). melalaikan kewajibannya. pemerintah berkewajiban mengurus status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi anak tersebut. saudara kandung. saudara kandung. (3) Penetapan pengadilan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat menunjuk orang perseorangan atau lembaga pemerintah/masyarakat untuk menjadi wali bagi yang bersangkutan. (2) Apabila salah satu orang tua. atau keluarga sampai dengan derajat ketiga. maka pencabutan kuasa asuh orang tua sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat juga diajukan oleh pejabat yang berwenang atau lembaga lain yang mempunyai kewenangan untuk itu. (2) Tindakan pengawasan terhadap orang tua atau pencabutan kuasa asuh sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui penetapan pengadilan. dapat mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mendapatkan penetapan pengadilan tentang pencabutan kuasa asuh orang tua atau melakukan tindakan pengawasan apabila terdapat alasan yang kuat untuk itu. atau keluarga sampai derajat ketiga. Pasal 31 (1) Salah satu orang tua. sedangkan anak belum mampu menentukan pilihan dan ibunya berkewarganegaraan Republik Indonesia. (4) Perseorangan yang melaksanakan pengasuhan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus seagama dengan agama yang dianut anak yang akan diasuhnya. terhadapnya dapat dilakukan tindakan pengawasan atau kuasa asuh orang tua dapat dicabut. tidak memutuskan hubungan darah antara anak dan orang tua kandungnya. Pasal 32 Penetapan pengadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (3) sekurang-kurangnya memuat ketentuan : a. . demi kepentingan terbaik anak atau atas permohonan ibunya. tidak dapat melaksanakan fungsinya.

maka seseorang atau badan hukum yang memenuhi persyaratan dapat ditunjuk sebagai wali dari anak yang bersangkutan. wali sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) wajib mengelola harta milik anak yang bersangkutan.b. atau tidak diketahui tempat tinggal atau keberadaannya. batas waktu pencabutan. (4) Untuk kepentingan anak. Pasal 35 (1) Dalam hal anak belum mendapat penetapan pengadilan mengenai wali. maka harta kekayaan anak tersebut dapat diurus oleh Balai Harta Peninggalan atau lembaga lain yang mempunyai kewenangan untuk itu. (3) Wali yang ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) agamanya harus sama dengan agama yang dianut anak. dan c. BAB VII PERWALIAN Pasal 33 (1) Dalam hal orang tua anak tidak cakap melakukan perbuatan hukum. (5) Ketentuan mengenai syarat dan tata cara penunjukan wali sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. tidak menghilangkan kewajiban orang tuanya untuk membiayai hidup anaknya. (2) Balai Harta Peninggalan atau lembaga lain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bertindak sebagai wali pengawas untuk mewakili kepentingan anak. (2) Untuk menjadi wali anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui penetapan pengadilan. dapat mewakili anak untuk melakukan perbuatan hukum. Pasal 34 Wali yang ditunjuk berdasarkan penetapan pengadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33. (3) Pengurusan harta sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) harus mendapat . baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk kepentingan yang terbaik bagi anak.

(5) Pengasuhan anak oleh lembaga dapat dilakukan di dalam atau di luar Panti Sosial. etnik. jenis kelamin. maka pelaksanaan pengasuhan anak harus memperhatikan agama yang dianut anak yang bersangkutan. . budaya dan bahasa. (3) Dalam hal lembaga sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) berlandaskan agama. urutan kelahiran anak. maupun sosial. mental. ras. anak yang diasuh harus yang seagama dengan agama yang menjadi landasan lembaga yang bersangkutan. baik fisik. (6) Perseorangan yang ingin berpartisipasi dapat melalui lembaga-lembaga sebagaimana dimaksud dalam ayat (3). agama. dilaksanakan tanpa membedakan suku. BAB VIII PENGASUHAN DAN PENGANGKATAN ANAK Bagian Kesatu Pengasuhan Anak Pasal 37 (1) Pengasuhan anak ditujukan kepada anak yang orang tuanya tidak dapat menjamin tumbuh kembang anaknya secara wajar. status hukum anak.penetapan Pasal 36 (1) Dalam hal wali yang ditunjuk ternyata di kemudian hari tidak cakap melakukan perbuatan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya sebagai wali. spiritual. golongan. ditunjuk orang lain sebagai wali melalui penetapan pengadilan. (4) Dalam hal pengasuhan anak dilakukan oleh lembaga yang tidak berlandaskan agama. (2) Pengasuhan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh lembaga yang mempunyai kewenangan untuk itu. dan ayat (5). (2) Dalam hal wali meninggal dunia. ayat (4). Pasal 38 (1) Pengasuhan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. dan kondisi fisik dan/atau mental. maka status perwaliannya dicabut dan ditunjuk orang lain sebagai wali melalui penetapan pengadilan.

Pasal 41 (1) Pemerintah dan masyarakat melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pengangkatan anak. tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dan orang tua kandungnya. mental. Bagian Kedua Pengangkatan Anak Pasal 39 (1) Pengangkatan anak hanya dapat dilakukan untuk kepentingan yang terbaik bagi anak dan dilakukan berdasarkan adat kebiasaan setempat dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. spiritual maupun sosial. (2) Ketentuan mengenai bimbingan dan pengawasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah. diselenggarakan melalui kegiatan bimbingan. untuk menjamin tumbuh kembang anak secara optimal. (5) Dalam hal asal usul anak tidak diketahui. baik fisik.(2) Pengasuhan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). dan pendidikan secara berkesinambungan. tanpa mempengaruhi agama yang dianut anak. (4) Pengangkatan anak oleh warga negara asing hanya dapat dilakukan sebagai upaya terakhir. serta dengan memberikan bantuan biaya dan/atau fasilitas lain. (3) Calon orang tua angkat harus seagama dengan agama yang dianut oleh calon anak angkat. pemeliharaan. Pasal 40 (1) Orang tua angkat wajib memberitahukan kepada anak angkatnya mengenai asal usulnya dan orang tua kandungnya. maka agama anak disesuaikan dengan agama mayoritas penduduk setempat. perawatan. . (2) Pemberitahuan asal usul dan orang tua kandungnya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan memperhatikan kesiapan anak yang bersangkutan. (2) Pengangkatan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).

dan rehabilitatif. agama yang dipeluk anak mengikuti agama orang tuanya. agar setiap anak memperoleh derajat kesehatan yang optimal sejak dalam kandungan. preventif. pemerintah. (2) Sebelum anak dapat menentukan pilihannya. pembimbingan. masyarakat. (4) Upaya kesehatan yang komprehensif sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diselenggarakan . dan pengamalan ajaran agama bagi anak. orang tua. (3) Upaya kesehatan yang komprehensif sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi upaya promotif. Pasal 43 (1) Negara. dan lembaga sosial menjamin perlindungan anak dalam memeluk agamanya. baik untuk pelayanan kesehatan dasar maupun rujukan. (2) Perlindungan anak dalam memeluk agamanya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi pembinaan.BAB IX PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN Bagian Kesatu Agama Pasal 42 (1) Setiap anak mendapat perlindungan untuk beribadah menurut agamanya. Bagian Kedua Kesehatan Pasal 44 (1) Pemerintah wajib menyediakan fasilitas dan menyeleng-garakan upaya kesehatan yang komprehensif bagi anak. kuratif. (2) Penyediaan fasilitas dan penyelenggaraan upaya kesehatan secara komprehensif sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) didukung oleh peran serta masyarakat. wali. keluarga.

jual beli organ dan/atau jaringan tubuh anak. b. penelitian kesehatan yang menggunakan anak sebagai objek penelitian tanpa seizin orang tua dan tidak mengutamakan kepentingan yang terbaik bagi anak. keluarga. dan orang tua wajib melindungi anak dari perbuatan : a. pemerintah. dan ayat (4) disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.secara cuma-cuma bagi keluarga yang tidak mampu. pemerintah. (5) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). ayat (3). pemerintah. maka pemerintah wajib memenuhinya. Pasal 46 Negara. keluarga. dan orang tua wajib melindungi anak dari upaya transplantasi organ tubuhnya untuk pihak lain (2) Negara. . Pasal 47 (1) Negara. (3) Kewajiban sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). (2) Dalam hal orang tua dan keluarga yang tidak mampu melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). dan orang tua wajib mengusahakan agar anak yang lahir terhindar dari penyakit yang mengancam kelangsungan hidup dan/atau menimbulkan kecacatan. dan c. keluarga. pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. pengambilan organ tubuh anak dan/atau jaringan tubuh anak tanpa memperhatikan kesehatan anak. ayat (2). Pasal 45 (1) Orang tua dan keluarga bertanggung jawab menjaga kesehatan anak dan merawat anak sejak dalam kandungan. Bagian Ketiga Pendidikan Pasal 48 Pemerintah wajib menyelenggarakan pendidikan dasar minimal 9 (sembilan) tahun untuk semua anak.

kemampuan mental dan fisik sampai mencapai potensi mereka yang optimal. dan e. (2) Pertanggungjawaban pemerintah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) termasuk pula mendorong masyarakat untuk berperan aktif. nilai-nilai nasional di mana anak bertempat tinggal. dan anak yang bertempat tinggal di daerah terpencil.Pasal 49 Negara. Pasal 51 Anak yang menyandang cacat fisik dan/atau mental diberikan kesempatan yang sama dan aksesibilitas untuk memperoleh pendidikan biasa dan pendidikan luar biasa. c. Pasal 54 Anak di dalam dan di lingkungan sekolah wajib dilindungi dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh guru. pengembangan rasa hormat dan cinta terhadap lingkungan hidup. bahasa dan nilai-nilainya sendiri. . Pasal 50 Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 diarahkan pada : a. Pasal 53 (1) Pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan biaya pendidikan dan/atau bantuan cumacuma atau pelayanan khusus bagi anak dari keluarga kurang mampu. d. dan orang tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan. keluarga. persiapan anak untuk kehidupan yang bertanggung jawab. identitas budaya. Pasal 52 Anak yang memiliki keunggulan diberikan kesempatan dan aksesibilitas untuk memperoleh pendidikan khusus. pengembangan sikap dan kemampuan kepribadian anak. dan peradaban-peradaban yang berbeda-beda dari peradaban sendiri. pengelola sekolah atau teman-temannya di dalam sekolah yang bersangkutan. pengembangan rasa hormat terhadap orang tua. pemerintah. anak terlantar. dari mana anak berasal. b. atau lembaga pendidikan lainnya. bakat. pengembangan penghormatan atas hak asasi manusia dan kebebasan asasi.

agar anak dapat : a. bebas menerima informasi lisan atau tertulis sesuai dengan tahapan usia dan perkembangan anak. keluarga. Pasal 57 Dalam hal anak terlantar karena suatu sebab orang tuanya melalaikan kewajibannya. dan f. (3) Untuk menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan anak terlantar. bebas beristirahat. baik dalam lembaga maupun di luar lembaga. sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). berkreasi. d. (2) Upaya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikembangkan dan disesuaikan dengan usia. (4) Dalam hal penyelenggaraan pemeliharaan dan perawatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3). bebas berserikat dan berkumpul.Bagian Keempat Sosial Pasal 55 (1) Pemerintah wajib menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan anak terlantar. (2) Penyelenggaraan pemeliharaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dilakukan oleh lembaga masyarakat. b. dan berkarya seni budaya. berekreasi. tingkat kemampuan anak. maka lembaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55. pengawasannya dilakukan oleh Menteri Sosial. lembaga pemerintah dan lembaga masyarakat. c. atau pejabat yang berwenang dapat . memperoleh sarana bermain yang memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan. dapat mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak yang terkait. berpartisipasi. bebas menyatakan pendapat dan berpikir sesuai dengan hati nurani dan agamanya. bermain. dan lingkungannya agar tidak menghambat dan mengganggu perkembangan anak. Pasal 56 (1) Pemerintah dalam menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan wajib mengupayakan dan membantu anak. e.

anak korban kerusuhan. . anak yang menjadi pengungsi. c. (2) Pemerintah atau lembaga yang diberi wewenang wajib menyediakan tempat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). Bagian Kelima Perlindungan Khusus Pasal 59 Pemerintah dan lembaga negara lainnya berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak dalam situasi darurat. dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran. anak yang diperdagangkan. Pasal 58 (1) Penetapan pengadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 sekaligus menetapkan tempat penampungan. alkohol.mengajukan permohonan ke pengadilan untuk menetapkan anak sebagai anak terlantar. dan zat adiktif lainnya (napza). pemeliharaan. b. anak yang berhadapan dengan hukum. anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental. penjualan dan perdagangan. dan perawatan anak terlantar yang bersangkutan. anak korban penculikan. anak dalam situasi konflik bersenjata. anak yang menyandang cacat. anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. dan d. anak dari kelompok minoritas dan terisolasi. Pasal 60 Anak dalam situasi darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 terdiri atas : a. anak tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual. psikotropika. Pasal 61 Perlindungan khusus bagi anak yang menjadi pengungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 huruf a dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum humaniter. anak korban bencana alam.

penjatuhan sanksi yang tepat untuk kepentingan yang terbaik bagi anak. pemberian jaminan untuk mempertahankan hubungan dengan orang tua atau keluarga. b. dan b. dan anak dalam situasi konflik bersenjata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 huruf b. d. pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas pangan. c.Pasal 62 Perlindungan khusus bagi anak korban kerusuhan. dan g. e. korban bencana. (3) Perlindungan khusus bagi anak yang menjadi korban tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan melalui : . jaminan keamanan. perlakuan atas anak secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak-hak anak. pemenuhan kebutuhan khusus bagi anak yang menyandang cacat dan anak yang mengalami gangguan psikososial. merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. penyediaan sarana dan prasarana khusus. dan huruf d. Pasal 64 (1) Perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 meliputi anak yang berkonflik dengan hukum dan anak korban tindak pidana. kesehatan. perlindungan dari pemberitaan identitas melalui media massa dan untuk menghindari labelisasi. sandang. (2) Perlindungan khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan melalui : a. pemantauan dan pencatatan terus menerus terhadap perkembangan anak yang berhadapan dengan hukum. Pasal 63 Setiap orang dilarang merekrut atau memperalat anak untuk kepentingan militer dan/atau lainnya dan membiarkan anak tanpa perlindungan jiwa. pendidikan. belajar dan berekreasi. huruf c. dan persamaan perlakuan. dilaksanakan melalui : a. f. pemukiman. penyediaan petugas pendamping khusus anak sejak dini.

pelaporan. membiarkan. menyuruh melakukan. b. pemantauan. dan menggunakan bahasanya sendiri. dan c. b. Pasal 65 (1) Perlindungan khusus bagi anak dari kelompok minoritas dan terisolasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dilakukan melalui penyediaan prasarana dan sarana untuk dapat menikmati budayanya sendiri. pemberian jaminan keselamatan bagi saksi korban dan saksi ahli. perusahaan. mengakui dan melaksanakan ajaran agamanya. (3) Setiap orang dilarang menempatkan. (2) Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui : a. serikat pekerja. baik fisik.a. upaya rehabilitasi. (2) Setiap orang dilarang menghalang-halangi anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) untuk menikmati budayanya sendiri. maupun sosial. penyebarluasan dan/atau sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual. mental. melakukan. dan pemberian sanksi. c. atau turut serta melakukan eksploitasi terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). Pasal 66 (1) Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. dan menggunakan bahasanya sendiri tanpa mengabaikan akses pembangunan masyarakat dan budaya. lembaga swadaya masyarakat. baik dalam lembaga maupun di luar lembaga. pelibatan berbagai instansi pemerintah. dan d. upaya perlindungan dari pemberitaan identitas melalui media massa dan untuk menghindari labelisasi. pemberian aksesibilitas untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan perkara. dan masyarakat dalam penghapusan eksploitasi terhadap anak secara ekonomi dan/atau seksual. . mengakui dan melaksanakan ajaran agamanya sendiri.

penyebarluasan dan sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang melindungi anak korban tindak kekerasan. Pasal 69 (1) Perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 meliputi kekerasan fisik. dan zat adiktif lainnya (napza) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59. dan perdagangan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dilakukan melalui upaya pengawasan. dan seksual dilakukan melalui upaya : a. penjualan. alkohol. melakukan. melibatkan. atau perdagangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). perlakuan anak secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak anak. pencegahan. pencegahan. pemantauan. psikotropika. menyuruh melakukan. melakukan. produksi dan distribusi napza sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). membiarkan. penjualan. psikis. membiarkan. dan rehabilitasi oleh pemerintah dan masyarakat. dan pemberian sanksi. dilakukan melalui upaya pengawasan. menyuruh melakukan. perawatan. (2) Setiap orang dilarang dengan sengaja menempatkan. perlindungan. membiarkan. perawatan. . dan rehabilitasi oleh pemerintah dan masyarakat. dan b. Pasal 68 (1) Perlindungan khusus bagi anak korban penculikan. atau turut serta melakukan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). dan terlibat dalam produksi dan distribusinya. Pasal 70 (1) Perlindungan khusus bagi anak yang menyandang cacat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dilakukan melalui upaya : a. menyuruh melibatkan anak dalam penyalahgunaan.Pasal 67 (1) Perlindungan khusus bagi anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. atau turut serta melakukan penculikan. (2) Setiap orang dilarang menempatkan. (2) Setiap orang dilarang menempatkan. pelaporan.

(2) Peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh orang perseorangan. dan rehabilitasi oleh pemerintah dan masyarakat. lembaga swadaya masyarakat. memperoleh perlakuan yang sama dengan anak lainnya untuk mencapai integrasi sosial sepenuh mungkin dan pengembangan individu. dan media massa. termasuk labelisasi dan penyetaraan dalam pendidikan bagi anak-anak yang menyandang cacat. (2) Setiap orang dilarang memperlakukan anak dengan mengabaikan pandangan mereka secara diskriminatif. lembaga perlindungan anak. dan c. perawatan. badan usaha. lembaga keagamaan. lembaga pendidikan. Pasal 71 (1) Perlindungan khusus bagi anak korban perlakuan salah dan penelantaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dilakukan melalui pengawasan. melibatkan. membiarkan.b. (2) Setiap orang dilarang menempatkan. menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah. pemenuhan kebutuhan-kebutuhan khusus. pencegahan. BAB X PERAN MASYARAKAT Pasal 72 (1) Masyarakat berhak memperoleh kesempatan seluas-luasnya untuk berperan dalam perlindungan anak. BAB XI KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA Pasal 74 . Pasal 73 Peran masyarakat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan penelantaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). lembaga sosial kemasyarakatan.

dengan undangundang ini dibentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang bersifat independen. mekanisme kerja. saran. organisasi kemasyarakatan. baik materiil maupun moril sehingga menghambat fungsi sosialnya. pemantauan. lembaga swadaya masyarakat. diskriminasi terhadap anak yang mengakibatkan anak mengalami kerugian. melakukan penelaahan. dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak. memberikan laporan. evaluasi. (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai kelengkapan organisasi. organisasi sosial. Pasal 75 (1) Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdiri dari 1 (satu) orang ketua. dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak. (3) Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.Dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak. 1 (satu) orang sekretaris. organisasi profesi. tokoh masyarakat. untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun. dan 5 (lima) orang anggota. dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. BAB XII KETENTUAN PIDANA Pasal 77 Setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindakan : a. mengumpulkan data dan informasi. (2) Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) terdiri dari unsur pemerintah. tokoh agama. dan pembiayaan ditetapkan dengan Keputusan Presiden. dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak. Pasal 76 Komisi Perlindungan Anak Indonesia bertugas : a. menerima pengaduan masyarakat. masukan. dunia usaha. atau . melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak. 2 (dua) orang wakil ketua. b.

Pasal 78 Setiap orang yang mengetahui dan sengaja membiarkan anak dalam situasi darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60. dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100. dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72. baik fisik.000. atau anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59. psikotropika. anak dari kelompok minoritas dan terisolasi.000.000.00 (dua ratus juta rupiah). atau penganiayaan terhadap anak. (3) Dalam hal anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) mati. dan ayat (4). dan zat adiktif lainnya (napza).000. alkohol. anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. padahal anak tersebut memerlukan pertolongan dan harus dibantu.000. .00 (seratus juta rupiah). dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100. kekerasan atau ancaman kekerasan.000.00 (seratus juta rupiah). mental. maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200.00 (tujuh puluh dua juta rupiah).000.00 (seratus juta rupiah). anak korban penculikan. maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100. anak yang diperdagangkan. c.b. dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000. penelantaran terhadap anak yang mengakibatkan anak mengalami sakit atau penderitaan.000.000. ayat (2).000. (2) Dalam hal anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) luka berat. Pasal 79 Setiap orang yang melakukan pengangkatan anak yang bertentangan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 ayat (1). anak yang tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual.000. anak korban perdagangan. maupun sosial. Pasal 80 (1) Setiap orang yang melakukan kekejaman. anak yang berhadapan dengan hukum.00 (seratus juta rupiah).

.000.000. melakukan tipu muslihat.(4) Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).000.000.00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 60. dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200.000. dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300. atau menculik anak untuk diri sendiri atau untuk dijual. atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 60.00 (dua ratus juta rupiah).000.000.00 (enam puluh juta rupiah). memaksa.000.000. serangkaian kebohongan. (2) Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat. atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.000. Pasal 82 Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan. dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300. menjual.000. serangkaian kebohongan.00 (enam puluh juta rupiah).000.000. Pasal 84 Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan transplantasi organ dan/atau jaringan tubuh anak untuk pihak lain dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain. Pasal 83 Setiap orang yang memperdagangkan.00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 60. ayat (2). Pasal 81 (1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.000. dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300.00 (enam puluh juta rupiah). dan ayat (3) apabila yang melakukan penganiayaan tersebut orang tuanya.

000.000.00 (seratus juta rupiah). dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200. Pasal 86 Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan tipu muslihat.000.00 (dua ratus juta rupiah).000. . atau membujuk anak untuk memilih agama lain bukan atas kemauannya sendiri.00 (seratus juta rupiah). atau penelitian kesehatan yang menggunakan anak sebagai objek penelitian tanpa seizin orang tua atau tidak mengutamakan kepentingan yang terbaik bagi anak. padahal diketahui atau patut diduga bahwa anak tersebut belum berakal dan belum bertanggung jawab sesuai dengan agama yang dianutnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100. Pasal 88 Setiap orang yang mengeksploitasi ekonomi atau seksual anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain.000. dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200.000.00 (dua ratus juta rupiah). Pasal 87 Setiap orang yang secara melawan hukum merekrut atau memperalat anak untuk kepentingan militer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 atau penyalahgunaan dalam kegiatan politik atau pelibatan dalam sengketa bersenjata atau pelibatan dalam kerusuhan sosial atau pelibatan dalam peristiwa yang mengandung unsur kekerasan atau pelibatan dalam peperangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000. rangkaian kebohongan.000.Pasal 85 (1) Setiap orang yang melakukan jual beli organ tubuh dan/atau jaringan tubuh anak dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 300.000.000.00 (tiga ratus juta rupiah) (2) Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan pengambilan organ tubuh dan/atau jaringan tubuh anak tanpa memperhatikan kesehatan anak.

atau distribusi alkohol dan zat adiktif lainnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan paling singkat 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 200.000. menyuruh melibatkan anak dalam penyalahgunaan. Pasal 82. Pasal 85. Pasal 88.00 (dua puluh juta rupiah). membiarkan. Pasal 86. Pasal 90 (1) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77. Pasal 84. Pasal 78. dan Pasal 89 dilakukan oleh korporasi.00 (dua ratus juta rupiah) dan denda paling sedikit Rp 20.000. produksi. membiarkan. produksi atau distribusi narkotika dan/atau psikotropika dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 500. Pasal 83.000.00 (lima ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 50. (2) Pidana yang dijatuhkan kepada korporasi hanya pidana denda dengan ketentuan pidana denda yang dijatuhkan ditambah 1/3 (sepertiga) pidana denda masing-masing sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).000. menyuruh melibatkan anak dalam penyalahgunaan. (2) Setiap orang yang dengan sengaja menempatkan.00 (lima puluh juta rupiah). melibatkan. BAB XIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 91 Pada saat berlakunya undang-undang ini. Pasal 79.000. Pasal 87.Pasal 89 (1) Setiap orang yang dengan sengaja menempatkan.000. Pasal 80. maka pidana dapat dijatuhkan kepada pengurus dan/atau korporasinya. Pasal 81.000. BAB XIV KETENTUAN PENUTUP Pasal 92 . semua peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak yang sudah ada dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang ini.000. melibatkan.

Majelis Umum PBB berjanji hal-hal tertentu untuk anak-anak ketika itu secara formal mengadopsi Konvensi PBB tentang Hak-hak Anak (juga dikenal sebagai CRC). paling lama 1 (satu) tahun. THE ROAD TO THE 2002 UN SPECIAL SESSION ON CHILDREN: HOW DID WE GET HERE? 1. ‡ diberikan dengan hal-hal yang mereka butuhkan untuk bertahan dan berkembang. Pasal 93 Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. sepanjang waktu. memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. 2. ‡ ambil bagian dalam komunitas dan kehidupan politik. dan agama bila memungkinkan.Konvensi PBB tentang Hak-hak Anak Tanggal 20 November 1989. CRC menjelaskan bahwa hak-hak anak termasuk hak untuk: ‡ dilindungi dari semua jenis bahaya.Dunia 1990 Summit pada Anak . di mana-mana. CRC menyediakan kerangka kerja bagi promosi dan perlindungan hak asasi manusia dasar bagi semua anak.Pada saat berlakunya undang-undang ini. ‡ tumbuh dalam keluarga mereka sendiri. Agar setiap orang mengetahuinya. Komisi Perlindungan Anak Indonesia sudah terbentuk. budaya bahasa.

(A National Programme of Action )Program Aksi ini menjelaskan bagaimana pemerintah akan mencapai tujuan dan janji-janji mereka telah dibuat. "Sebuah Program Aksi Nasional". Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk mengembangkan janji-janji dan komitmen untuk meningkatkan dan berinvestasi dalam kehidupan anak-anak. sektor swasta dan kelompok-kelompok sipil. Review Mid Dekade TINJAUAN PROSES š ADALAH SEPERTI 'KARTU LAPORAN UNTUK PEMERINTAH Pada bulan Februari 1996 negara-negara diminta untuk menyerahkan laporan tentang kemajuan . Koleksi dan pemantauan akan membantu mereka untuk membangun dan mengembangkan program untuk menangani masalah yang muncul.Pada pertemuan ini mereka berjanji untuk selalu menempatkan kepentingan terbaik anak pada posisi pertama. Nasional Program Aksi Setelah KTT Dunia 1990 tentang anak-anak. Mereka sekarang harus mencari cara untuk membuat janji-janji menjadi sebuah kenyataan di negara asal mereka. Banyak Negara mengembangkan apa yang disebut. Protection and Development of Children and Plan of Action) 3. 4. (World Declaration on the Survival. para pemimpin dunia kembali ke negara asal mereka. Ini juga termasuk cara bekerja dalam kemitraan dengan organisasi non-pemerintah. Mereka membuat 27 janji-janji untuk anak-anak yang mengatakan bahwa mereka akan capai pada tahun 2000 dan yang mereka lakukan dalam dokumen yang disebut "Deklarasi Dunia tentang Survival.Pada tahun 1990 pemerintah mengadakan pertemuan besar yang disebut "The World Summit for Children " di New York. Program ini juga menjelaskan bagaimana pemerintah akan mengumpulkan informasi dan memantau hal yang berbeda yang mempengaruhi kesejahteraan anak-anak. pada saat yang baik dan di masa buruk. tingkat pemerintah lainnya. Perlindungan dan Pengembangan Anak dan Rencana Aksi ".

Mei 2000 š The Prepcom 2 . 6. media. "We the Children ".Pada tahun 1996 beberapa hal membaik NAMUN. Dalam beberapa kasus lembaga swadaya masyarakat. Hasil dari review tersebut akhir dekade dan hasilnya bagi dunia secara keseluruhan .prestasi dan kegagalan . . The 'Review End-Dekade' Proses Pada akhir tahun ke 10.Juni 2001 Tujuan utama dari Prepcoms adalah untuk melihat kembali keberhasilan dan kegagalan dari 10 tahun terakhir. Pemerintah tidak hanya kelompok untuk berkontribusi pada laporan. tanggal Mereka adalah: š The Prepcom 1 . kelompok agama. Sebagian alasan untuk ini adalah bahwa banyak janjijanji yang dibuat di KTT Dunia 1990 untuk Anak-anak sudah dimaksudkan telah dipenuhi di tahun 1995. banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan.pertemuan ini semua diselenggarakan di New York City di gedung PBB. persiapan perlu dilakukan.yang mereka telah buat sejauh ini dalam mencapai tujuan dan janji-janji mereka yang telah dibuat pada KTT Dunia untuk Anak-anak.Januari 2001 š Prepcom ke-3 . anak-anak dan orang muda dan orang lain juga akan berkontribusi pada rincian laporan. Dalam bulan-bulan menjelang Sidang Istimewa tentang Anak ada 3 kali rapat Komite Persiapan atau 'Prepcoms'. organisasi masyarakat sipil. setiap pemerintah diharapkan dapat memberikan laporan lengkap merinci prestasi dan kegagalan mereka selama 10 tahun terakhir. untuk memulai konsep dan diskusi tentang janji masa depan dan untuk merencanakan Sidang Khusus PBB tentang Anak. The 3 Prepcoms Untuk bersiap-siap pada Sesi Khusus mengenai Anak pada bulan Mei 2002. Ini rasanya terlalu singkat dan mudah dalam 5 tahun untuk memenuhi janji-janji untuk tahun 2000.dapat ditemukan di PBB Laporan Sekretaris Jenderal. Semua orang dan pemerintah yang terlibat diminta untuk meningkatkan upaya mereka dan ingat janji-janji mereka 5.

Konferensi Antarpemerintah Berlin untuk Anak-anak di Eropa dan Asia Tengah Berlin. Jerman . Cina . Topik utama dari diskusi pada pertemuan ini adalah: š Sebuah tinjauan prestasi dan kegagalan sejak 1990 š Persiapan untuk 2002 Sesi Khusus tentang Anak š Sebuah kesempatan untuk melihat ke depan dan berpikir komitmen yang baru Lima pertemuan regional utama diadakan: 1. Pemerintah akan menjadi peserta utama tetapi banyak organisasi lainnya dan orang-orang akan dimasukkan. pendukung anak-anak dan anak itu sendiri. 2001 4. Mesir . Pertemuan-pertemuan itu merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan mendiskusikan isu-isu spesifik ke daerah mereka. Pan-African Forum tentang Masa Depan Anak Kairo. Pertemuan 5 Menteri mengenai Anak dan Kebijakan Sosial di Amerika Kingston. 2001 8.Mei. 2002. Nepal Mei .Asia Timur dan Konsultasi Pasifik 5 Menteri Beijing. Jamaika Oktober.Asia Selatan Pertemuan Tingkat Tinggi tentang Investasi pada Anak Kathmandu. Perserikatan Bangsa-Bangsa Sesi Khusus pada Anak 10 tahun telah datang dan pergi sejak tahun 1990. Ini juga akan menjadi kesempatan untuk memperbaiki cara pandangan dunia dan memperlakukan orang-orang muda.2001 3. Ini akan memberikan dunia kesempatan untuk melihat bagaimana kehidupan anak-anak telah meningkat selama 10 tahun terakhir dan apa yang masih perlu dicapai untuk masa depan.Mei. Proses Daerah Ada pertemuan-pertemuan persiapan daerah yang diselenggarakan sepanjang tahun 2000 dan 2001. organisasi non-pemerintah.2000 2. 2001 5.Mei. . Sekarang saatnya bagi pemerintah untuk berpikir tentang janji-janji baru mereka selama 10 -15 tahun ke depan. misalnya.7. . Sesi Khusus tentang Anak-anak akan diadakan pada bulan Mei.

Juga akan ada perwakilan dari PBB dan organisasi internasional lainnya. Disetujui 27 tujuan bahwa pemerintah dunia akan mencoba dan mencapai untuk anak-anak. Beberapa adalah kepala negara (seperti Presiden) tetapi ada juga Perdana Menteri. terutama untuk pertemuan ini. Sesi Khusus mengenai Anak diselenggarakan untuk melihat apa yang terjadi kepada anak-anak sejak tahun 1990 dan menyetujui apa yang dunia ingin lakukan untuk anak-anak selama sepuluh tahun mendatang. Bisnis utama dari Sidang khusus akan pemerintah berbicara tentang apa yang telah mereka lakukan selama sebelas tahun terakhir untuk anak-anak dan / atau apa yang mereka pikir seharusnya terjadi selama sepuluh tahun mendatang.orang yang mewakili pemerintah mereka. Sebagian besar delegasi pemerintah akan tetapi pegawai negeri atau pejabat. Akan ada banyak Di bawah 18 tahun di antara para delegasi juga. Akan ada banyak pidato tentang hal ini. Juga akan ada delegasi pemerintah banyak yang akan berada di bawah 18 tahun Juga akan ada banyak 'delegasi' dari organisasi non-pemerintah [LSM] yang telah datang ke Sidang Istimewa untuk berbicara tentang situasi anak-anak di negara mereka atau untuk menyorot isu-isu tertentu seperti pekerja anak atau anak-anak pengungsi. menteri dan politisi lainnya. Jumlah terbesar akan datang dari UNICEF . Beberapa dari mereka bekerja di New York untuk pemerintah mereka dan orang lain akan datang dari ibukota negara mereka.Seperti disebutkan sebelumnya. Orang-orang utama di Sidang Istimewa akan 'didelegasi' pemerintah . Sidang Istimewa adalah pertemuan pemerintah yang akan setuju bersama-sama apa yang ingin mereka lakukan untuk anak-anak.Children's Fund PBB . Lainnya akan mewakili lembaga seperti organisasi PBB mencari setelah pengungsi atau Bank Dunia (yang meminjamkan uang kepada negara-negara miskin untuk membantu mereka mengembangkan). . 11 tahun yang lalu ada pertemuan internasional besar pada anakanak yang disebut World Summit on Children.yang telah melakukan banyak pekerjaan untuk membuat Sidang Istimewa terjadi.

Juga akan ada 'roundtables' 3 di mana pemerintah akan membahas isu-isu kunci. Roundtables tidak benar-benar bulat.Ini adalah sidang paripurna dengan presentasi resmi, diikuti oleh pemerintah membaca laporan disiapkan. Pada roundtables di Sidang Istimewa, masing-masing akan memiliki 2 anak sebagai pembicara. Akan ada banyak 'side event' di gedung PBB dan di luar. Beberapa dari ini akan diselenggarakan oleh pemerintah dan beberapa oleh LSM. Mereka akan membahas berbagai masalah dan isu yang mempengaruhi anak-anak. Mereka bukan bagian dari bisnis utama dari pertemuan tersebut tetapi kesempatan untuk mendengar dari anak-anak dan 'ahli' dewasa tentang apa yang harus dilakukan untuk anak-anak.

Ada dua dokumen utama yang sedang dibahas pada Sidang Khusus.

Yang pertama adalah laporan disebut We the Children ' yang telah ditulis oleh kepala PBB, Sekretaris Jenderal Kofi Annan. Ini adalah laporan panjang yang terlihat pada apa yang terjadi dengan anak-anak selama sepuluh tahun terakhir. Kesimpulan utama adalah bahwa pemerintah tidak menyimpan sebagian besar janji-janji yang mereka buat kepada anak-anak pada tahun 1990 karena mereka tidak menginvestasikan uang yang cukup pada anak-anak (misalnya di sekolah atau persediaan air bersih).Selain itu, negara-negara kaya tidak memberikan cukup membantu negara-negara miskin untuk membantu mereka mencapai tujuan.Namun, banyak hal baik itu terjadi dan lebih banyak anak yang hidup hari ini karena upaya yang dilakukan pemerintah.

Ringkasan ramah anak laporan ini disertakan dalam kit informasi.

Dokumen utama lainnya di Sidang Khusus ini disebut 'A World Fit for Children'. Dokumen ini juga dikenal sebagai Dokumen Hasil. Dokumen ini telah dibahas oleh pemerintah di PBB selama sembilan bulan terakhir dan berisi janji-janji bahwa pemerintah akan membuat anak-anak untuk 10 tahun ke depan. Dokumen itu mengatakan bahwa ada empat isu utama yang dihadapi anakanak yang perlu memandang - kesehatan, pendidikan, HIV / AIDS dan perlindungan anak dari kekerasan, pelecehan dan eksploitasi. Ketika Sidang Istimewa adalah atas 'Rencana Aksi' dalam dokumen ini akan memandu apa yang pemerintah lakukan untuk anak-anak.

Versi ramah anak dari dokumen, 'A World Fit for Children' juga disertakan dalam kit informasi.

Pemerintah akan kembali ke rumah dan mulai bekerja di luar bagaimana mereka bisa mulai untuk berhasil dalam mencapai janji-janji mereka telah membuat anak-anak. Pada akhir tahun depan setiap pemerintah harus mengembangkan 'Program Nasional Aksi' [NPA] untuk membantu mencapai tujuan yang ditetapkan dalam Dokumen Hasil. Anak-anak dan LSM harus dilibatkan dalam mencoba untuk membantu mencapai tujuan dan dalam memastikan bahwa pemerintah melakukan yang terbaik untuk menepati janji mereka. Pemerintah harus membuat laporan secara berkala pada seberapa baik mereka lakukan

Anak sehat jasmani dan rohani
A. Sehat jasmani (menurut WHO) : sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak berbau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal. B. Kesehatan rohani menurut WHO : merasa sehat dan bahagia, mampu menghadapi tantangan hidup menerima orang lain apa adanya (ber-empati dn tidak berprasangka) serta bersikap positif terhadap dirinya dan orang lain. Mencakup 3 komponen, yakni pikiran, emosional, dan spiritual. ‡ Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran. ‡ Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.

‡ Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa.Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang.

. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful