P. 1
PENGERTIAN paradigma

PENGERTIAN paradigma

|Views: 645|Likes:
Published by bryan_1991

More info:

Published by: bryan_1991 on Nov 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

PENGERTIAN 1. Suatu cara pandang dalam memberikan pelayanan kebidanan. 2.

Paradigma asuhan kebidanan adalah berupa pandangan terhadap manusia/wanita, lingkungan, layanan kesehatan dan kebidanan. Komponen Paradigma MANUSIA a. Adalah makhluk Bio-Psiko-Sosio-Kultural-Spiritual serta unik dan utuh. b. Punya Siklus tumbuh dan berkembang c. Punya kemampuan untuk mengatasi perubahan dunia (kemampuan dari lahir atau belajar dari lingkungan). d. Cenderung mempertahankan keseimbangan Homeostasis. e. Cenderung beradaptasi dengan lingkungan f. Memenuhi kebutuhan melalui serangkaian peristiwa belajar g. Mempunyai kapasitas berfikir, belajar merasionalisasi, berkomunikasi dan mengembangkan budaya serta nilai-nilai. h. Mampu berjuang untuk mencapai tujuan. i. Terdiri dari pria dan wanita. j. Keluarga Peran wanita di dalam keluarga a. Sebagai Pendamping b. Sebagai Pengelola c. Sebagai Pencari Nafkah d. Sebagai Penerus Generasi Peran bidan untuk individu dan masyarakat a. Menolong individu mengatasi dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. b. Membawa perubahan tingkah laku yang positif c. Merencanakan perawatan yang bersifat individual. d. mengetahui budaya-budaya yang berkembang dalam masyarakat e. Menerapkan Pendektan komprehensif LINGKUNGAN a. Semua yang ada dilingkungan dan terlibat dalam interaksi individu pada waktu melaksanakan aktivitasnya. b. Adalah organisasi biologis yang meliputi semua organisme yang berada dalam wilayah tertentu yang berinteraksi dengan lingkungan fisik. c. Lingkungan menjadi persyaratan yang penting agar kesehatan ibu dapat terjaga d. Penyesuaian ibu terhadap lingkungan sekitarnya serta tempat tinggal yang memadai juga menunjang kesehatan ibu. e. Lingkungan Fisik • Terdiri dari semua benda-benda mati yang berada disekitar kita. • Wanita merupakan bagian dari keluarga serta unit dari komuniti • Keluarga bisa mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan

perilaku propesional dari bidan mencakup . sikap dan tindakan. rohani. • Sehat diartikan sebagai hidup yang kreatif dan produktif. c.f. KESEHATAN a. • Dalam melaksanakan tugasnya berpegang teguh pada filosofi. Karakteristik Sehat • Merefleksikan perhatian pada individu sebagai manusia • Memandang sehat dalam konteks eksternal & internal. etika profesi dan aspek legal • Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan keputusan klinis yang dibuatnya • Senantiasa mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilan mutakhir secara berkala • Menggunakan cara pencegahan universal untuk mencegah penularan penyakit dan strategi pengendalian infeksi . dan sosial sangat diperlukan karena wanita mempunyai 5 peran yang sangat penting dalam keluarga. kebudayaan. mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. b. g. Perilaku Sehat • Perilaku merupakan hasil segala macam pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungan yang terwjud dalam bentuk pengetahuan. • Lokasi tempat tinggal keluarga sangat menentukan derajat kesehatan bumil. Budaya • Meliputi sosial-ekonomi. d. PERILAKU Perilaku merupakan hasil seluruh pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya. Wujud : dalam bentuk pengetahuan. dan tindakan perilaku manusia bersifat holistik atau menyeluruh. Sehat menurut WHO adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik. sikap. dan masyarakat • Keberadaan wanita yang sehat jasmani. pendidikan. Sehat bukan merupakan suatu kondisi tetapi merupakan proses. Biologis • Meliputi genetika. sikap dan tindakan. biomedik dan maturistik • Manusia merupakan susunan sistem organ tubuh yang mempunyai kebutuhan untuk mempertahankan hidupnya. • Ibu yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman serta selalu melakukan hubungan atau interaksi dengan lingkungannya maka akan mendapat informasi dalam menjaga kesehatannya. Terdapat “PERILAKU”. h. yaitu proses adaptasi individu yang tidak hanya tehadap fisik tetapi juga terhadap lingkungan sosial. bulin dan bufas. kelompok. Psikososial • Ibu sebagai wanita terlibat dalam interaksi antara keluarga. yang terwujud dalam bentuk pengetahuan. yaitu : hasil dari berbagai pengalaman serta interaksi manusia dgn lingkungan nya.

Pelayanan yang dilakukan oleh bidan sewaktu menerima rujukan dari dukun yang menolong persalinan. b. c. bayi baru lahir dan anak • Menggunakan model kemitraan dalam bekerja sama dengan kaum wanita/ibu agar mereka dapat menentukan pilihan yang telah diinformasikan tentang semua aspek asuhan. kehamilan.• Menggunakan konsultasi dan rujukan yang tepat selama memberikan asuhan kebidanan • Menghargai dan memanfaatkan budaya setempat sehubungan dengan praktek kesehatan. juga layanan rujukan yang dilakukan oleh bidan ketempat/fasilitas pelayanan kesehatan lainnya secara horizontal maupun vertikal atau ke profesi kesehatan lainnya. lingkungan / masyarakat dapat mempengaruhi kesehatan. kelahiran. orang/individu/manusia adalah fokus paradigma. • Layanan kebidanan Kolaborasi adalah layanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan sebagai anggota tim yang kegiatannya dilakukan secara bersama-sama atau sebagai salah satu urutan dari sebuah proses kegiatan pelayanan kesehatan. meminta persetujuan secara tertulis supaya mereka bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri • Menggunakan keterampilan komunikasi • Bekerjasama dengan petugas kesehatan lainnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan keluarga • Melakukan advokasi terhadap pilihan ibu dalam tatanan pelayanan KEBIDANAN a. Pelayanan Kebidanan terbagi menjadi 3 jenis : • Layanan kebidanan Primer ialah layanan bidan yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab bidan. Batang Keilmuan Kebidanan terdiri dari beberapa yaitu : • Ilmu Kedokteran • Ilmu Keperawatan • Ilmu Kesehatan Masyarakat • Ilmu Sosial • Ilmu Budaya • Ilmu Psikologi • Ilmu Manajemen c. orang/manusia harus bertanggung jawab terhadap kesehatan sendiri. Pelayanan Kebidanan : • seluruh tugas yang menjadi tanggung jawab praktek profesi bidan dalam sistem pelayanan kesehatan. manusia berinteraksi dengan lingkungan/masyarakat. d. . periode pasca persalinan. • Layanan kebidanan Rujukan adalah layanan yang dilakukan oleh bidan dalam rangka rujukan ke sistem pelayanan yang lebih tinggi atau sebaliknya. Manfaat paradigma dikaitkan dengan asuhan kebidanan a. • Tujuan meningkatkan KIA dalam rangka mewujudkan kesehatan keluarga dan masyarakat. Layanan kebidanan yang tepat akan meningkatkan keamanan dan kesejahteraan ibu serta bayinya. b.

f.com/2010/05/paradigma-asuhan-kebidanan. dengan mengetahui bagaimana diri sendiri diharapkan bidan dapat memahami orang lain/manusia lain. interaksi antara bidan dan pasien mendorong keterbukaan hubungan bidan dengan wanita.e. Bidan sebagai manusia harus memiliki ilmu pengetahuan untuk mengetaui bagaimana diri sendiri.blogspot. bidan harus menganggap pekerjaan sebagai suatu hal yang menarik. contohnya saja dalam interaksi bidan – pasien dan dalam bekerja dengan teman-teman dan tim kesehatan lain. keterbukaan dan kesabaran antara hubungan bidan dan wanita sangat dibutuhkan.html . h. sifat-sifat manusia harus diperhatikan. Sumber : http://bidanshop. bidan – pasien saling membutuhkan. sehingga bidan harus bersikap objektif dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada wanita-wanita. j. g. menumbuhkan ketertarikan dalam aspek kesehatan. i.

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua. karena berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “paradigma asuhan kebidanan”. Makalah ini masih jauh dari sempurna. oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Penyusun BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .TUGAS MAKALAH PARADIGMA ASUHAN KEBIDANAN KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata΄ala. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas kuliah Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya.

perilaku ibu dalam mencari penolong persalinan akan mempengaruhi kesejahteraan ibu dan . Para wanita di masyarakat adalah penggerak dan pelopor dari peningkatan kesejahteraan keluarga. Wanita Wanita /manusia adalah mahluk bio-psiko-sosial-kultural dan spritual yang utuh dan unik. Kualitas manusia sangat ditentukan oleh keberadaan/kondisi dari wanita/ibu dalamkeluarga. Perilaku Perilaku merupakan hasil dari berbagai pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahua sikap dan tindakan. pendidikan. Keluarga dapat nmenunjang kebutuhan sehari-hari dan memberikan dukungan emosional kepada ibu yang sedang hamil. Wanita/ibu adalah penerus generasi keluarga dan bangsa sehingga keberadaan wanita yang sehat jasmani dan rohani serta sosial sangat diperlukan. Keluarga mencakup sekelompok individu yang berhubungan erat secara terus menerus terjadi interaksi satu sama lain baik secara perorangan maupun secara bersama-sama. keluarga kelompok dan komuniti yang mempunyai tujuan dan sistem nilai. lingkungan biologis dan lingkungan budaya. melahirkan dan nifas 1. Keadaan sosial ekonomi.Paradigma Kebidanan adalah suatu cara pandang bidan dalam memberikan pelayanan. Ibu selalu terlibat dalam interaksi antara keluarga. Keluarga dalam fungsinya mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia berada. komuniti maupun masyarakat. Masyarakat merupakan kelompok yang paling penting dan kompoleks yang telah dibentuk manusia sebagai lingkungan sosial. Lingkungan psiko sosial meliputi keluarga. pelayanan kesehatan/kebidanan dan keturunan. perilaku. kelompok. 1. Lingkungan Lingkungan merupakan semua yang ada dilingkungan dan terlibat dalam interaksi individu pada waktu melaksanakan aktifitasnya. Keberhasilan pelayanan tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan dan cara pandang bidan dalam kaitan atau hubungan timbal balik antara manusia/wanita. 1. ibu/wanita merupakan bagian dari anggota keluarga dan unit dari komuniti. Wanita/ibu adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga. komuniti maupun masyarakat. Perilaku manusia bersifat menyeluruh (holistik). melahirkan dan nifas. mempunyai kebutuhan dasar yang bermacam-macam sesuai dengan tingkat perkembangannya. lingkungan. kelompok. Perilaku ibu selama kehamilan akan mempengaruhi kehamilan. Masyarakat adalah lingkungan pergaulan hidup manusia yang terdiri dari individu. lingkungan psikososial. Lingkungan tersebut meliputi lingkungan fisik. kebudayaan dan lokasi tempat tinggal keluarga sangat menentukan derajat kesehatan ibu hamil.

kehamilan. Layanan kebidanan Primer ialah layanan bidan yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab bidan. keluarga dan masyarakat yang meliputi upaya peningkatan. Pelayanan Kebidanan Pelayanan kebidanan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan. etika profesi dan aspek legal Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan keputusan klinis yang dibuatnya Senantiasa mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilan mutakhir secara berkala Menggunakan cara pencegahan universal untuk mencegah penularan penyakit dan strategi pengendalian infeksi Menggunakan konsultasi dan rujukan yang tepat selama memberikan asuhan kebidanan Menghargai dan memanfaatkan budaya setempat sehubungan dengan praktek kesehatan. kelahiran. . penyembuhan dan pemulihan.janin yang dilahirkan. pencegahan. yang diarahkan untuk mewujudkan kesehatan keluarga dalam rangka tercapainya keluarga kecil. bahagia dan sejahtera. Layanan kebidanan dapat dibedakan menjadi : 1. periode pasca persalinan. • • • • • • • • • • Dalam melaksanakan tugasnya berpegang teguh pada filosofi. Adapun perilaku propesional dari bidan mencakup . Layanan kebidanan Kolaborasi adalah layanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan sebagai anggota tim yang kegiatannya dilakukan secara bersama-sama atau sebagai salah satu urutan dari sebuah proses kegiatan pelayanan kesehatan. Pelayanan kebidanan merupakan layanan yang diberikan oleh bidan sesuai dengan kewenangan yang diberikannya dengan maksud meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka tercapainya keluarga kecil. meminta persetujuan secara tertulis supaya mereka bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri Menggunakan keterampilan komunikasi Bekerjasama dengan petugas kesehatan lainnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan keluarga Melakukan advokasi terhadap pilihan ibu dalam tatanan pelayanan 1. 2. Demikian pula ibu pada masa nifas akan mempengaruhi kesehatan ibu dan bayinya. Sasaran pelayanan kebidanan adalah individu. bahagia dan sejahtera. bayi baru lahir dan anak Menggunakan model kemitraan dalam bekerja sama dengan kaum wanita/ibu agar mereka dapat menentukan pilihan yang telah diinformasikan tentang semua aspek asuhan.

hubungan antara paradigma. Manusia yang sehat dilahirkan oleh ibu yang sehat. B. masa kehamilan. Pengertian paradigma. komponen paradigma kebidanan. Layanan kebidanan yang tepat akan meningkatkan keamanan dan kesejahteraan ibu serta bayinya. keadaan fisologis akan menjadi patologis. Tujuan 1. Tujuan Umum Untuk menambah pengetahuan tentang paradigma asuhan kebidanan 2.falsafah. kelahiran dan nifas adalah sangat penting dan mempunyai keterkaitan satu sama lain yang tak dapat dipisahkan. Pelayanan yang dilakukan oleh bidan sewaktu menerima rujukan dari dukun yang menolong persalinan. diantaranya ditentukan oleh keturunan.mode teori dan konsep .3. kehamilan. 3. Keturunan Kualitas manusia. kelahiran dan nifas adalah proses yang fisologis namun bila ditangani secara tidak akurat . 2. Walaupun kehamilan. juga layanan rujukan yang dilakukan oleh bidan ketempat/fasilitas pelayanan kesehatan lainnya secara horizontal maupun vertikal atau ke profesi kesehatan lainnya. masa kelahiran dan masa nifas. Tujuan Khusus Tujuan khusus dalam penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui: 1. Layanan kebidanan Rujukan adalah layanan yang dilakukan oleh bidan dalam rangka rujukan ke sistem pelayanan yang lebih tinggi atau sebaliknya. Oleh karena itu layanan praperkawinan. 1. Hal ini menyangkut penyiapan wanita sebelum perkawinan. Hal ini akan berpengaruh pada bayi yang akan dilahirkannya.

BAB II PEMBAHASAN PARADIGMA ASUHAN KEBIDANAN PENGERTIAN 1. Mempunyai kapasitas berfikir. layanan kesehatan dan kebidanan. Mampu berjuang untuk mencapai tujuan. j. d. Punya kemampuan untuk mengatasi perubahan dunia (kemampuan dari lahir atau belajar dari lingkungan). Cenderung mempertahankan keseimbangan Homeostasis. h. b. d. Keluarga Peran wanita di dalam keluarga a. . e. Menolong individu mengatasi dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Paradigma asuhan kebidanan adalah berupa pandangan terhadap manusia/wanita. lingkungan. Komponen Paradigma MANUSIA a. berkomunikasi dan mengembangkan budaya serta nilai-nilai. Sebagai Pengelola c. Sebagai Pencari Nafkah d. Cenderung beradaptasi dengan lingkungan f. Merencanakan perawatan yang bersifat individual. 2. i. Adalah makhluk Bio-Psiko-Sosio-Kultural-Spiritual serta unik dan utuh. mengetahui budaya-budaya yang berkembang dalam masyarakat e. Sebagai Penerus Generasi Peran bidan untuk individu dan masyarakat a. Membawa perubahan tingkah laku yang positif c. Adalah organisasi biologis yang meliputi semua organisme yang berada dalam wilayah tertentu yang berinteraksi dengan lingkungan fisik. belajar merasionalisasi. Suatu cara pandang dalam memberikan pelayanan kebidanan. Sebagai Pendamping b. Terdiri dari pria dan wanita. Semua yang ada dilingkungan dan terlibat dalam interaksi individu pada waktu melaksanakan aktivitasnya. Menerapkan Pendektan komprehensif LINGKUNGAN a. Memenuhi kebutuhan melalui serangkaian peristiwa belajar g. b. b. Punya Siklus tumbuh dan berkembang c.

bulin dan bufas. Perilaku Sehat • Perilaku merupakan hasil segala macam pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungan yang terwjud dalam bentuk pengetahuan. sikap dan tindakan. kebudayaan. Lingkungan Fisik • Terdiri dari semua benda-benda mati yang berada disekitar kita. g. • Lokasi tempat tinggal keluarga sangat menentukan derajat kesehatan bumil. Psikososial • Ibu sebagai wanita terlibat dalam interaksi antara keluarga. Sehat bukan merupakan suatu kondisi tetapi merupakan proses. • Sehat diartikan sebagai hidup yang kreatif dan produktif. h. Biologis • Meliputi genetika. Budaya • Meliputi sosial-ekonomi. PERILAKU Perilaku merupakan hasil seluruh pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya. b. sikap. • Wanita merupakan bagian dari keluarga serta unit dari komuniti • Keluarga bisa mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan f. KESEHATAN a. sikap dan tindakan. dan masyarakat • Keberadaan wanita yang sehat jasmani. rohani. Lingkungan menjadi persyaratan yang penting agar kesehatan ibu dapat terjaga d. • Ibu yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman serta selalu melakukan . Wujud : dalam bentuk pengetahuan. dan tindakan perilaku manusia bersifat holistik atau menyeluruh. Terdapat “PERILAKU”. Penyesuaian ibu terhadap lingkungan sekitarnya serta tempat tinggal yang memadai juga menunjang kesehatan ibu. kelompok. yang terwujud dalam bentuk pengetahuan. dan sosial sangat diperlukan karena wanita mempunyai 5 peran yang sangat penting dalam keluarga. Sehat menurut WHO adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik. yaitu : hasil dari berbagai pengalaman serta interaksi manusia dgn lingkungan nya. e. Karakteristik Sehat • Merefleksikan perhatian pada individu sebagai manusia • Memandang sehat dalam konteks eksternal & internal. pendidikan. biomedik dan maturistik • Manusia merupakan susunan sistem organ tubuh yang mempunyai kebutuhan untuk mempertahankan hidupnya. d.c. mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. yaitu proses adaptasi individu yang tidak hanya tehadap fisik tetapi juga terhadap lingkungan sosial. c.

Pelayanan yang dilakukan oleh bidan sewaktu menerima rujukan dari dukun yang menolong persalinan. periode pasca persalinan. Layanan kebidanan yang tepat akan meningkatkan keamanan dan kesejahteraan ibu serta bayinya. Batang Keilmuan Kebidanan terdiri dari beberapa yaitu : • Ilmu Kedokteran • Ilmu Keperawatan • Ilmu Kesehatan Masyarakat • Ilmu Sosial .hubungan atau interaksi dengan lingkungannya maka akan mendapat informasi dalam menjaga kesehatannya. bayi baru lahir dan anak • Menggunakan model kemitraan dalam bekerja sama dengan kaum wanita/ibu agar mereka dapat menentukan pilihan yang telah diinformasikan tentang semua aspek asuhan. kehamilan. kelahiran. b. juga layanan rujukan yang dilakukan oleh bidan ketempat/fasilitas pelayanan kesehatan lainnya secara horizontal maupun vertikal atau ke profesi kesehatan lainnya. • Layanan kebidanan Kolaborasi adalah layanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan sebagai anggota tim yang kegiatannya dilakukan secara bersamasama atau sebagai salah satu urutan dari sebuah proses kegiatan pelayanan kesehatan. etika profesi dan aspek legal • Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan keputusan klinis yang dibuatnya • Senantiasa mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilan mutakhir secara berkala • Menggunakan cara pencegahan universal untuk mencegah penularan penyakit dan strategi pengendalian infeksi • Menggunakan konsultasi dan rujukan yang tepat selama memberikan asuhan kebidanan • Menghargai dan memanfaatkan budaya setempat sehubungan dengan praktek kesehatan. Pelayanan Kebidanan terbagi menjadi 3 jenis : • Layanan kebidanan Primer ialah layanan bidan yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab bidan. perilaku propesional dari bidan mencakup . meminta persetujuan secara tertulis supaya mereka bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri • Menggunakan keterampilan komunikasi • Bekerjasama dengan petugas kesehatan lainnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan keluarga • Melakukan advokasi terhadap pilihan ibu dalam tatanan pelayanan KEBIDANAN a. • Layanan kebidanan Rujukan adalah layanan yang dilakukan oleh bidan dalam rangka rujukan ke sistem pelayanan yang lebih tinggi atau sebaliknya. • Dalam melaksanakan tugasnya berpegang teguh pada filosofi.

f. e. orang/manusia harus bertanggung jawab terhadap kesehatan sendiri. lingkungan / masyarakat dapat mempengaruhi kesehatan. manusia berinteraksi dengan lingkungan/masyarakat. BAB III PENUTUP Kesimpulan a.• Ilmu Budaya • Ilmu Psikologi • Ilmu Manajemen c. h. d. . interaksi antara bidan dan pasien mendorong keterbukaan hubungan bidan dengan wanita. i. keterbukaan dan kesabaran antara hubungan bidan dan wanita sangat dibutuhkan. g. b. orang/individu/manusia adalah fokus paradigma. j. sifat-sifat manusia harus diperhatikan. • Tujuan meningkatkan KIA dalam rangka mewujudkan kesehatan keluarga dan masyarakat. bidan harus menganggap pekerjaan sebagai suatu hal yang menarik. Bidan sebagai manusia harus memiliki ilmu pengetahuan untuk mengetaui bagaimana diri sendiri. sehingga bidan harus bersikap objektif dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada wanita-wanita. dengan mengetahui bagaimana diri sendiri diharapkan bidan dapat memahami orang lain/manusia lain. Pelayanan Kebidanan : • seluruh tugas yang menjadi tanggung jawab praktek profesi bidan dalam sistem pelayanan kesehatan. c. bidan – pasien saling membutuhkan.

et all. c. 2007 b. Sarwono P.com/2010/10/tugas-makalah-paradigmaasuhan.html .Jakarta. Filsafat Ilmu. 50 Tahun IBI Bidan Menyongsong Masa Depan Cetakan ke-III Jakarta: PP IBI. 2007. Bakhtiar.menumbuhkan ketertarikan dalam aspek kesehatan.2004 d.Mustika.blogspot. Ilmu Kebidanan. Amsal. DAFTAR PUSTAKA a. Depkes RI Pusat pendidikan Tenaga Kesehatan. Jakarta. Konsep kebidanan. Syofyan. Jakarta. contohnya saja dalam interaksi bidan – pasien dan dalam bekerja dengan teman-teman dan tim kesehatan lain.1995 bidanshop sumber : http://rudi-febryanto.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->