Sifat Dasar MANUSIA sejak LAHIR

Posted in: ThinkABLE by j0k3r on April 7, 2009 Setelah melewati hidup bertahun-tahun lamanya (ceilee.. padahal baru hidup 21 tahun doank ngomongnya dah kaya bapak-bapak ya.hehehehee…) dan melewati pengamatan yang telah dilihat baik dari sisi pelaku maupun korban maka dapat disimpulkan bahwa ternyata sebenarnya dari lahir kita mempunyai 7 sifat dasar seperti berikut : 1. Pengen taukkk ajaaa….. Tidak bisa dipungkiri sifat dasar kita sebagai manusia yang paling pertama adalah penasaran atau pingin tau aja masalah orang lain. Kita dapat melihat sifat ini dari bayi berumur 1 tahun maupun selebihnya di mana jika menemukan benda atau mainan baru maka benda itu akan ditelitinya dengan cara memegang, memukul, memasukkan dalam mulut, menggigitnya dan segala macam eksperimen lainnya sampai rasa ingin tahu terpuaskan. Hal ini juga dapat dilihat dari remaja maupun orang dewasa sehingga wajar saja bila tayangan infotaiment apalagi berita mengenai gosip sangat digemari dan dinanti-nantikan. Contoh lainnya adalah saat kita melihat ada 2 orang yang sedang asik berbicara dan tertawa terbahak-bahak secara tidak sadar maupun sadar kita tertarik akan apa yang dibicarakan oleh ke 2 orang tersebut dan menurut saya hal ini wajar terjadi karena ini merupakan sifat dasar kita sebagai manusia. 2. Ingin dihargai dan diperhatikan Saat melintas di mal atau di mana saja kadang dapat terlihat anak yang mana menangis di depan umum. Entah mengapa anak tersebut menangis tapi dilihat dari sudut pandang anak tersebut yang tidak dapat mengungkapkan perasaannya maka anak tersebut berpikir bahwa menangis adalah salah satu cara menarik perhatian orang tua nya. Orang tua anak tersebut setelah saya amati ternyata merupakan seorang ibu dan bapak yang senang berbelanja dan anak yang tidak betah menunggu terlalu lama di suatu tempat tersebut meminta agar ibu dan ayahnya untuk pergi ke tempat bermain. Orang tua anak tersebut selalu meminta anaknya untuk menunggu dan hal tersebut membuat si anak merasa kesal dan tidak dihargai sehingga saat sang anak tidak dapat menerima lagi perlakuan orang tuanya ia akan melakukan hal untuk menarik perhatian orang tuanya yaitu salah satu caranya adalah dengan menangis. Contoh lainnya yang saya pernah alami dan mungkin anda sekalian pernah mengalami yaitu saat kita berbicara terhadap seseorang dan orang tersebut ternyata tidak mendengarkan pembicaraan kita meski kita sudah berulang kali mengulangi perkataan kita. Hal ini jelas membuat kita kesal dan merasa diri kita tidak dihargai sehingga mungkin mood kita akan berubah atau bisa saja kita ngambek terhadap orang tersebut sebagai bentuk agar orang tersebut tahu bahwa kita ingin diperhatikan. 3. Senang dipuji Entah mengapa terkadang saat mendengarkan pujian dari seseorang meskipun ternyata pujian tersebut terkadang tidak seperti pujian sebenarnya bagi kita tapi kita yang mendengar pujian tersebut secara sadar maupun tidak sadar merasakan perasaan senang dan berbahagia di dalam diri kita sehingga wajah kita akan terlihat bersinar

Padahal pagi adalah saatnya kita beraktifitas seperti berangkat kerja. lebih hebat. Sensitif Saat saya kecil dahulu kira-kira berumur 8 tahun teringat saat saya disbandingbandingkan oleh orang tua saya dengan saudara saya yang seumuran. membuka took. lebih luar biasa dari kita pastilah sekilas ada perasaan rendah diri pada diri kita apalagi bila orang membandingkan dan mengatakan orang tersebut lebih hebat dari diri kita. dan lainnya namun rasa malas menghinggapi kita dan yang terlintas di pikiran kita adalah andaikan hari ini libur pastilah saya akan tidur sepuas-puasnya. Malas/mau enaknya aja Hehehee… sifat ini sebenarnya dilihat bagaimanapun akan selalu ada di diri kita meski berupaya sekuat apa pun diri kita tak akan sanggup menghilangkan sifat ini. 4. diri sendiri. orang lain. dan segala sesuatunya. Meski saya tidak terlalu mempedulikan akan hal tersebut entah mengapa di dalam hati saya merasakan kesal yang amat teramat di mana hal ini membuat saya sangat kepikiran. pergi sekolah. Hal yang bisa dilakukan hanyalah berupaya mengurangi sifat malas ini sehingga akan membuat diri kita menjadi lebih berarti lagi di dunia ini. Meski mungkin sebenarnya kita sebenarnya sudah dilihat orang lain sebagai orang yang luar biasa dan mengagumkan namun saat diri kita bertemu atau dibanding-bandingkan dengan seseorang yang namanya sangat terkenal. Contoh termudah sifat malas yang paling mudah ditemukan adalah saat kita disuruh bangun pagi padahal malam sebelumnya kita begadang karena nonton bola maupun melakukan hal lainnya. 6. Alangkah baiknya bila kita menerima diri kita sendiri dengan cara mengetahui kekuatan dan kelemahan diri kita sendiri sehingga kita tidak akan kehilangan jati diri. Kadang-kadang saya tertawa geli sendiri saat melihat teman wanita saya yang dipuji dan dikatakan cantik bagai bidadari turun dari kahyangan yang mana padahal hal tersebut sebenarnya tidaklah benar karena jarang sekali ada orang yang mengatakan dia cantik namun tetap saja kata-kata manis yang diucapkan terkadang membuat diri kita terlena dan menerimanya meskipun entah ucapan itu benar atau tidak. Mungkin anda sendiri dapat mengetahui peristiwa-peristiwa apa saja yang membuat sifat malas ini termasuk sifat dasar. 5.dan senyum akan merekah di bibir kita. 7. Suka menyombongkan diri/membual/sifat andaikan… Entah mengapa setiap dalam kehidupan kita diri kita yang sebenarnya tidak ingin membual terkadang ada saat di mana kita kesal melihat orang lain membanggabanggakan dirinya akan suatu keberhasilannya yang bagi kita biasa saja akan membuat diri kita membual (seandainya) atau mengucapkan sesuatu yang mungkin . Meski sifat ini dipengaruhi juga oleh lingkungan dan cara didikan orang tua namun hal ini tetap saja akan melekat di dalam diri kita selama hidup karena kita mempunyai hati dan perasaan sehingga wajar bila kita merasakan sensitive terhadap hidup. Rendah diri Sifat rendah diri akan selalu ada dengan diri kita sepanjang hidup kita bila kita masih memiliki perasaan tidak menerima diri sendiri.

Manusia pada dasarnya tidak ingin terlihat lebih bodoh dari orang sekitarnya sehingga acapkali mereka melakukan sesuatu yang terkadang menyalahi aturan etika bermasyarakat di mana hal ini menciptakan kesan individualis pada diri orang tersebut. . Ke 7 sifat dasar tersebut sebenarnya jika dilihat-lihat saling kait mengkait entah apakah ini ada hubungannya dengan keinginan PENCIPTA atau apakah sesuai perkataan para ahli di mana sifat kita ditentukan oleh hormon. ingin dipuji. …Saya memasukkan ini ke dalam sifat dasar manusia karena hal ini berkaitan dengan perasaan ingin dihargai.tidak benar atau sedikit ada benarnya ditambahi dengan kejadian-kejadian yang sebenarnya tidak terjadi (hiperbola). Kiranya hal ini dapat menjadi masukan bagi pembaca sekalian dan hal ini dapat secara bijaksana dipahami sehingga kehidupan kita dapat menjadi lebih bermakna dan lebih mengenal orang-orang di sekitar kita. sensitive. Alangkah baiknya bila kita menerima dan turut bersuka cita akan keberhasilan sesama maupun orang lain yang berada di sekitar kita. Sifat seandainya dapat kita lihat saat melihat orang yang mempunyai uang banyak dan terbersit sejenak dalam pikiran kita seandainya saya punya uang banyak saya akan bla bla bla. Tidak ada yang tahu dan hanya kita yang bisa mempertimbangkan hal ini dengan bijaksana.

mempertimbangkan. sebab betul-betul ia tata-apik sekali. 2. 2008 Empat Sifat Dasar Manusia Menurut Florence Litteur. Golongan Sanguinis. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit. kalem. "Yang Sempurna" Mereka cenderung serba teratur.Wednesday. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta. Ia akan marah kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain. Dalam sebuah pertemuan. Orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa. Orang koleris senang dengan tantangan. tersusun sesuai pola. kurang teratur dan serba dingin. orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan. tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda." maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. tak mudah pula mengalah. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. ingin disenangi oleh orang lain. 3. tanpa saya berantakan semua". sekalipun ia sendiri nggak suka. "Yang Populer" Mereka ini cenderung ingin populer. dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu. memanjat pohon. Kalau ia sudah kobarkan semangat "ya pasti jadi. Bahkan tamu pun bisa saja ia `suruh' melalukan sesuatu untuknya. suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. "Yang Kuat" Mereka ini suka sekali mengatur orang. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. tegas. Kaum phlegmatis kurang bersemangat. mau dan berani naik tebing. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankoli' tak akan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Tapi percayalah. bertarung ataupun memimpin peperangan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan. dalam bukunya "Personality Plus". jenisnya. beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga. dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Segala sesuatu ingin teratur. angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Jika timbul masalah atau pertengkaran. ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. rapi. asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. sulit berkonsentrasi. cenderung berpikir `pendek'. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Sebab ia tak mudah menyerah. 4. sehingga warnanya. karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan. data-data. ada empat pola watak dasar manusia: 1. menjauh agar tak jadi `korban' karakternya yang suka `ngatur' dan tak mau kalah itu. ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Karena itu mereka sangat "goal oriented". "hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun istri `melankoli' anda. Golongan Phlegmatis "Cinta Damai" Kelompok ini tak suka terjadi konflik. Seorang wanita koleris. cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. dan hidupnya serba tak beratur. Cenderung diam. kuat. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi . Orang melankoli selalu ingin serba sempurna. terjadwal. memikirkan. sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu. February 6. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu. lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali. Golongan Melankoli. Orang-orang berusaha menghindar. Akibat sifatnya yang `bossy' itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman. Golongan Koleris. suka petualangan. Mereka punya rasa. namun orang melankoli cenderung menganalisa.

hidup itu selalu punya dua sisi. detail. suka cari ribut. tipe Melankolik masih tetap bercokol dalam diri gue.satu orang yang asyik bicara terus. Misalnya ada orang yang tergolong Koleris Sanguinis. "kalau didorong ngambek. yang suka mengaturatur orang. Sisi baik dan sisi buruk. --Setelah baca artikel ini gue baru sadar ternyata sifat gue berubah dari Koleris Melankolik ke Phlegmatis Melankolik. nangis hanya dikala gue sendiri. jalan terbaik untuk mendapatkan yang terbaik -not to be perfect. terencana. Yin dan Yang. Tapi justru karena itu pembawaan gue jadi lebih murung. Jika suami istri saling mengerti sifat dan watak ini. Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia. Ibarat keledai. Jadi kalau anda punya staf atau pegawai phlegmatis. Gue lebih diem. keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang. jadi lebih sering sakit sendiri. dan menutupi dengan sisi baik kita. dianalisa. dan lebih suka memendam segala sesuatunya biar gak jadi ribut. Watak Campuran Namun demikian. tapi kalau dibiarin nggak jalan". Entah karena apa gue sekarang gak bisa marah kalo lagi marah. maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. jadi penyakit hati.. sisi buruk juga bisa jadi sedikit kekuatan kalau kita mengabaikan sisi buruk yang kita miliki. tapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa). akan dipikirkan. hehe. Dulu gue selalu marah kalo lagi marah. Akan tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. . Dulu gue termasuk orang yang suka banget perintah . perfeksionis nya masih sih. dan pada saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam matang. anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri oleh dirinya.adalah dengan menyikapinya dengan benar. Entah sebenernya kombinasi sifat mana yang bagus buat seorang manusia. ketawa kalo lagi seneng. Sisi baik bisa jadi kekuatan.:semua bisa teratasi apabila kita dapat tersenyum dengan tulus:. tetapi semua yang anda katakan. tahu secara lengkap dan agak dingin. . pendengar yang baik. So. fake smile. Nobody's perfect. Cuma gue masih tetap orang yang teratur. fake laugh. Atau Phlegmatis Melankolik yang pembawaannya tenang. dan cover it up with lies. perfeksionis. Ada pula golongan Koleris Melankolik yang selalu ingin sempurna.perintah. menurut Florence Litteur. mereka akan cenderung berusaha `memaafkan' pasangannya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia. chalenger. Yang beda hanyalah 'kadar'nya. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis. Sekarang gue ngga tau kemana perginya semua sifat itu. terstruktur. So. Lalu berusaha untuk mennyikapinya secara bijaksana. Tapi karena sifat Phlegmatis ini gue jadi lebih tersiksa daripada dulu. nangis kalo lagi sedih -gak kenal tempat-.

hubungan dengan seorang guru yang mampu dalam membimbing ke arah kemajuan batin merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. tidak terbuai apabila yang dibimbing melaksanakan petunjuknya 5. dapat bertindak sebagai konselor/pendengar yang baik 7. mereka merupakan manusia langka di alam semesta ini. kebencian dan kegelapan batin/tak dapat membedakan yang baik dan buruk/tak mengerti proses batin dan jasmani). tingkat konsentrasi dan perhatian murni yang positif akan berkembang sejalan dengan menipisnya tingkat kekotoran batin (keserakahan. golongan. sungguh sulit dicari. bagaimanakah kita dapat membimbing diri kita sendiri sehingga dapat melatih diri dengan benar? Di dalam Visuddhi Magga dinyatakan bahwa. maka para pemula khususnya. yaitu: 1. ras. Sifat yang menonjol dalam hal nafsu 2. memberikan bimbingan dengan alasan yang tepat sesuai proses sebab akibat 3. memiliki pengetahuan mendalam dalam hal sumber informasi. sekte dan sebagainya) 2. Guru yang dimaksud di atas harus memenuhi kriteria luhur di dalam membimbing temannya tersebut. sifat manusia dapat dikelompokkan secara kasar ke dalam enam kelompok. sehingga komunikasi kedua orang tersebut dapat berjalan lancar dan guru tersebut dapat mengetahui dengan jelas sifat temannya itu kemudian mengarahkannya dengan baik dan benar. selalu membimbing dengan uraian yang mendalam 8. agama. tidak marah apabila 'yang dibimbing' tidak melaksanakan petunjuknya 4. mempunyai pengalaman dalam perkembangan batin pada setiap tahap latihan yang diberikan ketika membimbing 11. Apabila kita tidak menemukan guru dengan kualitas seperti di atas. guru dengan kualitas seperti di atas. Sifat yang menonjol dalam hal kebencian .Sifat-sifat Dasar Manusia Guna mempercepat kemajuan di dalam latihan sehingga mempercepat terealisasinya konsentrasi dan perhatian murni dalam rangka mengikis sikap mental yang buruk. memberikan bimbingan dengan penuh cinta kasih universal (tidak pandang bangsa. yaitu: 1. Mengapa demikian? Sebab. Guru tersebut haruslah merupakan teman sejati. baik pengetahuan kitab suci yang konsisten maupun pengetahuan ilmu dan teknologi sehingga setiap pengalaman dan bimbingannya selalu selaras dengan kitab suci yang benar dan senantiasa tidak ketinggalan jaman Kalau disimak dengan cermat. memiliki moral yang baik 6. menganjurkan perbuatan benar dan tidak menganjurkan perbuatan tidak benar 9. merahasiakan rahasia 'yang dibimbingnya' 10.

seolah penuh perhatian b. Sifat kobodohan atau kegelisahan batin menonjol  Dari gaya berjalan:  langkahnya kacau . tenang  anggota tubuh tenang  ketika sadar dari tidur. pemberang atau kenyataan lainnya: I. kebiasaannya berjalan. Sifat kebencian atau intelektual yang menonjol  Dari gaya berjalan:  berjalan seolah menggali dengan jari-jari  meletakkan kaki dengan tangkas dan mengangkatnya secara tiba-tiba  bekas jejak kaki menunjukkan tanda seperti terseret seakan-akan ia menyeret kakinya ketika kaki tersebut diletakkan  Dari sikap berdiri atau duduk:  kaku  Dari sikap tidur/berbaring:  mempersiapkan tempat tidur dengan tergesa-gesa  tidur dengan badan kaku dan tidak relaks  saat tersadar dari tidur. ia menjawab dengan ramah. a. Sifat yang menonjol dalam hal keyakinan religius 5. tidak bangun tiba-tiba  ketika ditegur/disapa. Sifat yang menonjol dalam hal kebodohan batin (tak dapat membedakan kebaikan dan keburukan / hakekat sesungguhnya dari segala sesuatu yang berproses) 4. ia bangun dengan tergesa  bila disapa/ditegur. Satu dari banyak cara yang mungkin untuk memprediksi sifat seseorang adalah membuat pengamatan yang teliti dan jeli atas postur dan gerakan tubuh orang itu. yaitu terdapat bagian terputus antara yang dijejak oleh tumit dan telapak kaki sebelah depan  kakinya cekung di sebelah bawah dan memiliki kurakura kaki yang tinggi  Dari sikap berdiri atau duduk:  menarik/luwes dan sopan  Dari sikap tidur/berbaring:  mempersiapkan tempat tidur dengan halus  berbaring dengan hati-hati/lemah lembut. ia menjawab seolah marah c. misalnya. Sifat yang menonjol dalam hal intelektualitas 6. berdiri. Sifat yang menonjol dalam hal kegelisahan batin Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dasar apakah seseorang penuh nafsu.3. Sifat nafsu atau keyakinan religius yang menonjol  Dari gaya berjalan:  gaya berjalan anggun/lemah gemulai secara alami  menginjak lantai dengan lembut dan rata  bekas jejak kaki terbagi di tengah. duduk dan tidur/berbaring.

rapi. Sifat nafsu atau keyakinan yang menonjol  menyukai makanan ringan. cocok dan indah b. memenuhi mulutnya tanpa menikmati rasanya  ia tidak menyukai makanan yang tidak memiliki rasa yang nyata dan tidak puas akan makanan itu c. yang disediakan dengan baik dalam satu penyajian yang mewah  ia makan dengan tenang. Sifat kebencian atau intelektual yang menonjol  menyukai makanan yang kasar dengan rasa masam.sedikit  hanya menyukai makanan yang terpilih dan lezat/gurih b. ia menyapu dengan halus dan hati-hati dengan sapuan yang rate  pekerja yang mahir. menimbulkan suara gaduh berisik  pekerja kasar. perlahan. tidak hati-hati  ketika menyapu. Sifat kebodohan atau kegelisahan batin menonjol  menyapu dengan janggal.  melangkah bolak-balik seolah gelisah. menikmati rasa makanan itu dan mengambil makanan dalam jumlah sedikit. berisik. ia bangun dengan seret / melempem / lembam  menggerutu seolah tidak puas II. seperti membersihkan. manis. Cara ketiga untuk memprediksi watak orang adalah dengan mengamati cara memilih makanan dan cara makannya. tajam dan menusuk  ia makan tergesa . berpakaian ketat tapi kurang selesai c. kakinya meninggalkan impresi yang terburu-buru Dari sikap berdiri atau duduk:  ceroboh Dari sikap tidur atau berbaring:  mempersiapkan tempat tidur dengan tidak rapi  tidur dengan badan menggeletak  kebanyakan waktu mukanya menghadap ke bawah  ketika tersadar dari tidur. a. Cara lain yang dapat digunakan untuk memprediksi sifat seseorang adalah dengan mengamati kebiasaan orang itu dalam kegiatan fisiknya. tidak rapi dan janggal. Sifat nafsu atau keyakinan yang menonjol  melakukan sesuatu secara artistik  ketika membersihkan sesuatu.  a. tidak rata dan bolak-balik dengan meninggalkan rangkaian sampah di belakang  pekerja tidak mahir. berpakaian tidak rapi dan longgar sekali II.gesa. Sifat kebodohan atau kegelisahan batin menonjol  tidak memiliki kesukaan yang pasti akan rasa makanan . hati-hati  berpakaian tidak terlalu ketat atau tidak terlalu longgar namun dalam cara yang menarik. menyapu atau pakaiannya. sopan. Sifat kebencian atau intelektual yang menonjol  bekerja dengan kasar.

kikir. hasrat untuk bertemu mereka yang melakukan praktik religius. d. Sifat nafsu atau keyakinan yang menonjol  terhadap objek yang indah. ia jeli melihat kekurangannya dan tidak melihat kelebihannya walaupun sedikit c. Sifat kegelisahan yang menonjol  tak dapat berkonsentrasi.   a. tidak mengerti akibat kejahatan yang dilakukan. tamak. tapi tak melihat kekurangannya  ketika meninggalkannya. berdaya tahan. murah hati. ia melihat sangat lama seolah mengagumi  walaupun remeh. bandel/keras kepala. hasrat mendengarkan ajaran religius. e. menghayati kekosongan dan ketidakpuasan atas segala hal yang berkondisi. ia menengok dengan perasaan menyesal b. bertanggung jawab. bijaksana. kurang praktik moralitas. bekerja tidak stabil. Sifat kebodohan atau kegelisahan yang menonjol  tidak memiliki kepekaan pembeda atas rangsangan indera  ia banyak tergantung terhadap pandangan orang lain dan memuji atau mencela sesuai perkataan orang lain  ia tidak memiliki ketertarikan yang nyata karena kekurangan intelegensianya II. khawatir Sifat kebodohan batin yang menonjol  malas. menyukai makanan apapun makannya tidak canggung. c. iri hati. a. memasukkan suapan yang besar ke dalam mulutnya Cara keempat memprediksi sifat seseorang adalah dengan mengamati reaksinya terhadap rangsangan indera. sering menyesal Sifat keyakinan yang menonjol  kebebasan yang murni. Sifat nafsu yang menonjol  serakah. hasrat terbebas dari ketidakpuasan menuju kebahagiaan sejati. ia tidak tertarik dan cepat meninggalkannya  walaupun kecil. dalam memprediksi sifat seseorang adalah dengan mengetahui faktor-faktor batin dominan yang muncul dalam proses pikirannya. sombong. Sifat intelektual yang menonjol  sikap bersahabat yang baik. kukuh dalam pandangannya. tidak malu akan kejahatan yang dilakukan. Cara kelima. dendam. waspada dan penuh perhatian. b. f. ramah. sikap tidak berlebihan.II. bingung. tak dapat berkonsentrasi. banyak bicara. yang merupakan cara paling jitu. terikat Sifat kebencian yang menonjol  marah. yakin dan percaya religius. . riang. terus terang. lamban. Sifat kebencian atau intelektual yang menonjol  ketika melihat objek indah.

Apalagi kepastian mekanisme hukum di Indonesia selalu mengambang. Jadi apapun yang kita lakukan itu pasti untuk diri kita sendiri. manusia bisa mengikis jiwa barbarnya. Hmm.. manusia malah mengenal perang! Rousseau malah memuji suku-suku primitif yg sederhana dan alamiah.. manusia pada dasarnya adalah mahluk yang egois. Saya cuma mau menambahkan. Namun menurut saya. namun divergensi dapat saja terjadi karena variasi dan kompleksitas faktor-faktor batin yang berkombinasi dan muncul serta padam setiap saat. Mereka mengangkat seorang pemimpin dan sepakat untuk tunduk di bawahnya. Bahkan orang yang paling ikhlas beramal pun melakukan amal nya itu untuk dirinya sendiri.. Sekarang. Pertama-tama kita perlu mengakui dahulu bhw sifat dasar manusia adalah EGOISME." Manusia adalah serigala bagi sesamanya. Meski Jean Jacques Rousseau pernah mengkritik. menurut Hobbes. kesenian dan pendidikan mampu membawa manusia untuk lebih beradab. Menurut Thomas Hobbes. namun ada yang lebih menonjol. Sebenarnya. Akhirnya mereka sepakat untuk duduk bersama mengadakan perjanjian. Deskripsi di atas hanya gambaran kasar... mestinya dgn bisa mengaspirasikan jiwa seni dan keinginannya.Demikianlah. sehingga org merasa frustasi dan cenderung melampiaskan ketidakmampuannya mengatasi masalah dalam bentuk amarah.. sehingga ia menyebut istilah yg sangat legendaris. pertanyaan bagus bro. sampai "saya takut . Kenapa demikian ? dan apa buktinya ? Karena insting utama kita adalah insting utk bertahan hidup. serta mendapat pengetahuan dan kasih sayang. kelihatannya org makin mudah marah sebab beban hdp makin berat. Jawaban Terrania sudah baik. "Homo Homini Lupus. Tapi pelan-pelan manusia menyadari bahwa pertengkaran dan perang selalu membawa dampak yg destruktif. Kalo dipandang dari sudut psikologis dan filosofis begini bro. beberapa cara yang dapat membantu seseorang untuk mengenal watak dari penampilan luar. mementingkan kepentingannya sendiri. Inilah cikal-bakal masyarakat modern. "hal itu membuat saya bahagia". sebagaimana hal nya sifat dasar semua mahluk hidup lain. jangan berdalih ya. Setiap orang umumnya memiliki kombinasi dari sifat-sifat di atas. Buktinya ? apapun yang kita lakukan adalah untuk kepentingan kita sendiri bukan ? he he. justru adanya peradaban modern. mulai dari karena "ingin masuk surga". yaitu "supaya masuk surga" atau karena "beramal membuat saya bahagia"...

.... Seperti halnya contoh jika kita suka dengan orang yang jujur... Karena pada dasarnya apa yang kita sukai . termasuk kepentingan untuk merasa bahagia kalau sudah membantu orang lain. Jadi semuanya adalah "karena saya punya kepentingan dalam hal itu". pendirian.dan inilah yang menimbulkan perang. hanya yang membedakan adalah jasmani.... banyaknya manusia yang masih memandang bhw balas dendam adalah sesuatu yang harus dilakukan... kepribadian.. Nah yang jadi masalah adalah banyak manusia yang tidak bisa memandang "gambaran besar" dari kehidupan. soalnya dia baik sama saya". baik oleh Tuhan maupun oleh Manusia. pandai. padahal anaknya itu sendiri sebenarnya tidak tahan melihat darah. intelektualitas.. Namun sayangnya ada orang-orang yang lebih mengutamakan harga diri (baik akibat inginnya ada pengakuan dari orang lain ataupun dari diri sendiri) daripada logika dan bukti-bukti statistik ilmiah.konsekuensinya kalo saya tidak melakukan hal itu" atau "saya merasa gak enak kalo saya gak melakukan itu..supaya semua manusia bisa maju bersama. namun akhirnya terjerat dalam "kebaikan yang egois" semacam itu.. sebagian besar orang lain juga cenderung berfikir sama seperti apa yang kita fikirkan dan kita sukai..... ketabahan dan kesabaran serta keinginan...banyak manusia yang tidak bisa melihat bhw dengan berbuat baik pada sesama manusia lah kita bisa membuat hidup seluruh umat manusia lebih baik. tingkat pengendalian diri.. Oleh karenanya diciptakannya konsep "Surga dan Neraka".. dimana seseorang berasumsi bhw dirinya melakukan hal yang baik hanya berdasarkan pandangan pribadi dan bukan bukti yang obyektif. sudah banyak yang menggunakan Agama dan politik untuk berbuat baik.. Pernahkah kita sadari Pada dasarnya sifat dasar manusia itu adalah sama. Dan sepanjang sejarah manusia. Orang lain juga akan cenderung berfikir dan . yang "memaksa" semua manusia untuk berbuat baik. Dan yang terakhir adalah. dan lebih cocok menjadi ahli ilmu fisika.dermawan.. Selain itu ada juga golongan manusia yang "berbuat baik demi orang lain tanpa meminta persetujuan orang lain itu". dan lain-lain sifat dan perbuatan baik lainnya yang kita sukai. baik hati. Nah mereka-mereka inilah yang ingin memaksakan idealisme mereka pada orang lain... Nah keinginan untuk membantu tanpa melihat kenyataan inilah yang dinamakan "kebaikan yang egois".. Seperti seorang ibu yang memaksa anaknya untuk belajar ilmu kedokteran karena ia melihat bahwa kebanyakan dokter hidupnya enak dan kaya.. bayangkan apabila si A melakukan "kebaikan yang egois" p .

-Jika kita tidak suka dan benci bila dibohongi orang lain. suku.Dan setiap individu manusia mempunyai hak yang sama yakni hak untuk hidup yang telah Tuhan berikan. orang lain juga akan benci. karena pada dasarnya sifat manusia itu adalah sama . Jangan pernah membedakan manusia dari warna kulit. . orang lain juga akan merasakan dan berfikiran sama tidak suka jika dibohong oleh kita. -Apa yang kita suka. dan agama. Begitupun sebaliknya. Seperti halnya contoh : -Jika kita marah bila disakiti orang lain.menilai sama seperti apa yang kita fikirkan dan kita sukai. orang lain juga akan suka. ras.Dan lain sebagainya. Inilah yang membuktikan pada dasarnya sifat manusia itu pada dasarnya sama. agar tercipta hubungan harmonis antar sesama manusia.begitupun sama orang lain juga akan marah bila disakiti oleh kita. Mari bina hubungan yang harmonis antar sesama manusia dan mahluk ciptaan Tuhan. -Apa yang kita benci. Oleh karena itu perlakukanlah orang lain seperti memperlakukan diri kita sendiri.