Fungsi Nitrogen

Nitrogen (N) merupakan salah satu dari 13 unsur utama (esensial) yang dibutuhkan oleh tanaman. Ketigabelas unsur utama ini disebut sebagai nutrients (makanan).

Tanaman membutuhkan makanan ini untuk pertumbuhannya. Untuk menumbuhkan segantang (1 bushel) jagung dibutuhkan lebih kurang 16 lbs nitrogen. Fungsi nitrogen ini merupakan komponen struktural dari protein, DNA, dan enzim (Anonim, 2004a; 2004b).

Jumlah unsur yang ada pada pupuk biasanya dinyatakan dalam rasio NP-K. Rasio ini selalu tercantum pada kantong suatu pupuk buatan. Sebagai contoh, pada suatu kantong pupuk tertulis .15-30-15., berarti pada pupuk tersebut mengandung 15 persen nitrogen. Nomor ini mengindikasikan persen berat dari nitrogen, fosfor oksida, dan potasium oksida pada pupuk.

Ada beberapa fungsi nitrogen pada tanaman adalah sebagai berikut (Anonim,2004c): _ Nitrogen merupakan suatu bagian dari sel hidup dan bagian utama dari semua protein, enzim dan proses metabolik yang disertakan pada sintesa dan perpindahan energi.

_ Nitrogen merupakan bagian dari kloro_l, pewarna hijau dari tanaman yang bertanggung jawab terhadap fotosintesis.

_ Nitrogen membantu tanaman mempercepat pertumbuhannya, meningkatkan produksi bibit dan buah serta memperbaiki kualitas daun dan akar.

Sumber

nitrogen

Nitrogen bersumber dari pupuk dan udara (tumbuhan memperolehnya dari atmosfer). Sumber nitrogen yang digunakan pada pupuk buatan sangat banyak, seperti amonia (NH3), diamonium fosfat ((NH4)2HPO4), amonium nitrat (NH4NO3), amonium sulfat ((NH4)2SO4), kalsium cyanamida (CaCN2), kalsium nitrat (Ca(NO3)2), natrium nitrat (NaNO3), dan urea (N2H4CO). Sumber utama nitrogen secara geologi adalah kelompok mineral nitrat, seperti nitratit dan niter (saltpeter).

Nitratit (NaNO3) mempunyai struktur kristal yang mirip dengan kalsit dan mudah larut dalam

akumulasi nitrogen mencapai 1. mikroorganisme memegang peranan penting. dan punggungan tengah samudera (2.3 _ 1019 mol. 1993.4 _ 108 mol/tahun. Niter lebih sedikit dijumpai di alam dibandingkan nitratit.8 _ 1020 mol. yaitu nitrogen dari mantel. nitrogen yang berasal dari busur kepulauan sebesar 6.6 _108 mol/tahun). Bakteri ini hidup di dalam tanah. Mineral ini banyak dijumpai di bagian utara Chile. Ini terdiri atas.8 _ 109 mol/tahun berdasarkan nilai yang diambil dari punggungan tengah samudera. Produksi ikatan amonium dan nitrat merupakan suatu faktor pembatas pada pertumbuhan . 79 persen atmosfer tersusun atas nitrogen bebas dan paling tidak sejumlah yang sama nitrogen terikat pada litosfer . 2004). 2003). Seperti halnya nitratit.air. sedimen dan atmosfer. 2 skala Mohs) dan berat jenis 2. yang juga dikenal sebagai sumber nitrogen (Klein. Nitratit mempunyai kekerasan rendah (1 . Siklus nitrogen Siklus nitrogen cukup komplek. Resevervoir yang besar ini tidak dapat digunakan secara langsung oleh tanaman. Sehingga selama kurang lebih 4.29 gr/cm3. Pada material organik. cekungan belakang busur (5.8 _ 109 mol/tahun) (Gambar 5. sehingga hanya dapat ditemukan pada daerah kering. mineral ini juga sangat mudah larut dalam air. 2001). Sumberdaya geologi Distribusi nitrogen di alam dapat dibagi menjadi tiga. nitrogen biasanya digunakan untuk menghasilkan grup-amino yang ditemukan pada protein atau asam nukleus. namun di beberapa negara merupakan sumber dari nitrogen untuk pupuk. Kontribusi nitrogen dari mantel berkisar dari 9 . Nilai ini lebih kecil 10 kali jumlah nitrogen saat ini di permukaan bumi 1. niter (KNO3) mempunyai struktur yang sama dengan aragonit dan memiliki kembaran heksagonal semu. Tanaman menggunakan nitrogen sebagian besar hanya sebagai ion amonium dan nitrat (Sengbusch. dkk. Bakteri nitrat dan nitrit merubah grup-amino kembali menjadi nitrat atau nitrit. total _uks volkanik nitrogen pertahun adalah sebesar 2. Jadi. pusat-pusat panas dan zona penunjaman. 30% (Sano. Pada konteks ini.1).55 milyar tahun umur bumi. Berbeda dengan nitratit..

dan pemeriksaan penaatan terhadap ketentuan persyaratan teknis pengendalian pencemaran udara. Selain gas CO2. atau butiran-butiran cairan (aerosol). atau asam klorida yang ada di atmosfer baik sebagai gas maupun cair terdeposisikan ke tanah. ataupun jatuh bersama angin. asam nitrat. lahan pertanian. namun itu terjadi umumnya pada lapisan dalam sehingga tidak dapat dicapai oleh akar tanaman. Efek Rumah Kaca ‡ Gas-gas rumah kaca yang membentuk lapisan di atmosfer. embun. Hujan Asam Pembentukan Asam di Atmosfer ‡ Deposisi asam terjadi apabila asam sulfat. ‡ Asam-asam tersebut berasal dari prekursor hujan asam dari kegiatan manusia (anthropogenic) seperti emisi pembakaran batubara dan minyak bumi. sungai.tanaman. salju. sehingga sebagian besar darinya hilang karena pelarutan. atau bangunan melalui tetes hujan. pemantauan emisi yang keluar dari kegiatan dan mutu udara ambien di sekitar lokasi kegiatan. kabut. nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan khloro fluoro karbon (CFC). danau. 1. Litosfer mengandung nitrat dalam jumlah tak terbatas. Pengendalian pencemaran udara untuk sumber tidak bergerak : Sumber Tidak Bergerak Penanggulangan pencemaran udara sumber tidak bergerak meliputi pengawasan terhadap penaatan baku mutu emisi yang telah ditetapkan. hutan. yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah sulfur dioksida (SO2). Hal ini karena ikatan nitrogen sangat mudah larut dalam air. . serta emisi dari kendaraan bermotor. Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca. Gas rumah kaca yang paling besar adalah CO2. Kegiatan alam seperti letusan gunung berapi juga dapat menjadi salah satu penyebab deposisi asam.

Radiasi inframerah yang dipancarkan bumi ini ada yang dapat melewati atmosfer dan terbebaskan ke ruang angkasa.‡ (Petrucci dan Harwood. . Energi yang diserap tersebut kemudian ditahan dalam atmosfer sehingga menghasilkan efek hangat. gas-gas tersebut lazim disebut gas rumah kaca (greenhouse gases). 1997:260) dinyatakan bahwa sebagian energi yang diserap diradiasikan kembali dalam bentuk radiasi inframerah. Tetapi sebagian radiasi infra merah tersebut diserap oleh gas-gas dalam atmosfer.