Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Nama : Adi Dzar Ghiffari Kelas : 2 DB 17 NPM : 30108060 HAK DAN

KEWAJIBAN BANGSA INDONESIA DALAM UUD 1945. Kita dapat bedakan pengertian hak dan kewajiban yaitu: Hak adalah: Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Contohnya: Hak mendapatkan pengajaran, hak bebas memberi suara pada Pemilu Kewajiban adalah: Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Contohnya: Melaksanakan tata tertib di sekolah,di kampus dan membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru/dosen dengan sebaik-baiknya dan sebagainya. Sebagai warga negara yang baik kita wajib membina dan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi. a. Hak dan kewajiban dalam bidang politik ‡ Pasal 27 ayat (1) menyatakan, bahwa ³Tiap-tiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya´. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu: 1. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. 2. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan. ‡ Pasal 28 menyatakan, bahwa ³Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang´. Arti pesannya adalah: 1. Hak berserikat dan berkumpul. 2. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). 3. Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturan lainnya, di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya, semua media pers dalam mengeluarkan pikiran (pembuatannya selain bebas harus pula bertanggung jawab dan sebagainya) b. Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya ‡ Pasal 31 ayat (1) menyatakan, bahwa ³Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran´. ‡ Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa ³Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistim pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang´. ‡ Pasal 32 menyatakan bahwa ³Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia´. Arti pesan yang terkandung adalah: 1. Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat, baik umum maupun kejuruan. 2. Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah. 3. Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. 4. Kewajiban memelihara alat-alat sekolah, kebersihan dan ketertibannya. 5. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. 6. Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah.

Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32, Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa ³Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu´. Arti pesannya adalah: 7. Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya, sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. 8. Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. c. Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam ‡ Pasal 30 menyatakan, bahwa ³Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara´. Arti pesannya: o bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. d Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi ‡ Pasal 33 ayat (1), menyatakan, bahwa ³Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan´. ‡ Pasal 33 ayat (2), menyatakan bahwa ³Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara´. ‡ Pasal 33 ayat (3), menyatakan bahwa ³Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat´. ‡ Pasal 34 menyatakan bahwa ³Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara´. Arti pesannya adalah: 1. Hak memperoleh jaminan kesejahteraan ekonomi, misalnya dengan tersedianya barang dan jasa keperluan hidup yang terjangkau oleh daya beli rakyat. 2. Hak dipelihara oleh negara untuk fakir miskin dan anak-anak terlantar. 3. Kewajiban bekerja keras dan terarah untuk menggali dan mengolah berbagai sumber daya alam. 4. Kewajiban dalam mengembangkan kehidupan ekonomi yang berazaskan kekeluargaan, tidak merugikan kepentingan orang lain. 5. Kewajiban membantu negara dalam pembangunan misalnya membayar pajak tepat waktu. Itulah hak dan kewajiban bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945, dan Anda sebagai warga negara wajib melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Makna Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 Setiap warga negara berhak mendapatkan hak-hak azasinya yang meliputi hak azasi pribadi, hak azasi ekonomi, hak azasi politik, hak azasi sosial dan kebudayaan, hak azasi mendapatkan pengayoman dan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan serta hak azasi terhadap perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan hukum. Keseluruhan hak azasi manusia di negara kita tercantum di dalam UUD 1945. Pada materi ini dijelaskan tentang makna yang terkandung pada alinea pembukaan UUD 1945. Alinea pertama adalah suatu pengakuan hak azasi kebebasan atau kemerdekaan semua bangsa dari segala bentuk penjajahan dan penindasan oleh bangsa lain. Contoh jika Anda sedang berbicara dengan teman Anda berilah kesempatan kebebasan mereka untuk mengeluarkan pendapat jangan Anda memaksa kehendak. Alinea kedua adalah pengakuan hak azasi sosial yang berupa keadilan dan pengakuan azasi ekonomi yang berupa kemakmuran dan kesejahteraan. Contoh lihatlah di lingkungan sekitar Anda tentang hubungan antara majikan/tuannya atau pemilik kapal dengan nelayan/pekerja. Alinea ketiga adalah hak kodrat yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada semua

bangsa. Contoh hak untuk memeluk agama, berbicara dan lain sebagainya. Alinea keempat adalah memuat tujuan negara. Contoh polisi tidak boleh menangkap seseorang tanpa alasan yang jelas, pemerintah harus memajukan kesejahteraan umum dan juga kita hendaknya ikut mewujudkan ketertiban dunia dan lain sebagainya.

Pola Batang Tubuh UUD 1945 Di dalam batang tubuh UUD 1945 terdapat beberapa ketentuan yang mengatur persamaan derajat manusia yang dicantumkan sebagai hak dan kewajiban warga negara, antara lain: 1. Segala warga negara bersamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1). 2. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2). 3. Kebebasan berserikat, berpendapat dan berpolitik (pasal 28). 4. Kebebasan memeluk dan melaksanakan agama/kepercayaan (pasal 29 ayat 1). 5. Hak dan kewajiban membela negara (pasal 30). 6. Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran (pasal 31). 7. Dan amandemen kedua dicantumkan pada pasal 28a - 28 j. Kesimpulannya setiap warga Negara memilik hak dan kewajibannya masing-masing dan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, dan kita harus bisa membedakan mana yang hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik. Jangan sampai kita menyalahgunakan hak kita karna banyak sekali orang yang bisa seenaknya melakukan sesuatu yang hal yang bisa merugikan orang lain. Begitu pula dengan orang yang selalu berusaha menghindar dari kewajibannya sebagai warga Negara,contohnya membayar pajak, itu juga salah satu perilaku yang bisa merugikan khususnya bagi pemerintah. Maka dari itu diperlukan Keseimbangan dalam menjalankan Hak dan Kewajiban dan kita harus bisa membedakan yang mana hak dan yang mana kewajiban agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa berbuntut kerugian bagi orang lain dan diri sendiri.

Tahapan amandemen pasal - pasal UUD 1945 Pertama Kedua Ketiga ( 19-10-1999 ) Psl. 5 ayat 1 Psl. 7 Psl. 9 Psl. 13 ayat 2, 3 Psl. 14 Psl. 15 Psl. 17 ayat 2 Psl. 17 ayat 3 Psl. 20 Psl. 21 ( 18-08-2000 ) Psl. 18 Psl. 18 A Psl. 18 B Psl. 19 Psl. 20 ayat 5 Psl. 20 A Psl. 22 A Psl. 22 B Bab IX A Psl. 25 E Bab X Psl. 26 ayat 2 dan 3 Psl. 27 ayat 3 ( 10-11-2001 ) Psl. 1 ayat 2 dan 3 Psl. 3 ayat 1, ayat 3, ayat 4 Psl. 6 ayat 1 dan ayat 2 Psl. 6 A ayat 1, 2, 3, dan 5 Psl. 7 A Psl. 7Bayat 1,2,3,4,5,6,dan 7 Psl. 7 C Psl. 8 ayat 1 dan 2 Psl. 11 ayat 2 dan 3 Psl. 17 ayat 4 Bab VII A Psl. 22 C ayat 1,2,3 dan 4 Bab X a psl. 28 A, 28 B, Psl. 22 D ayat 1, 2, 3, dan 4 28 C, 28 D, 28 F, 28 G, 28 H, 28 I, 28 J Psl. 22 E ayat 1, 2, dan 3 Bab XII Psl. 30 Psl. 23 ayat 1, 2, dan 3 Bab XV Psl. 36 A Bab XV Psl. 36 B, 26 C Psl. 23 A Psl. 23 C Bab VII A Psl. 23 B ayat 1, 2, dan 3 Psl. 23 F ayat 1 dan 2 Psl. 23 G ayat 1 dan 2 Psl. 24 ayat 1 dan 2 Psl. 24 ayat 1,2,3,4, dan 5 Psl. 24 B ayat 1,2,3, dan 4 Psl. 24 B ayat 1,2,3,4,5, dan 6

KEEMPAT ( 10-08-2002 ) Psl. 2 ayat 1 Psl. 6 A ayat 4 Psl. 8 ayat 3 Psl. 23 B Psl. 23 D Psl. 24 ayat 3 Psl. 31 ayat 1,2,3,4, dan 5 Psl. 32 ayat 1 dan 2 Psl. 33 ayat 4 dan 5 Psl. 34 ayat 1,2,3, dan 4 Psl. 37 ayat 1,2,3,4, dan 5 Aturan Peralihan Pasal I, II, dan III Aturan Tambahan Pasal I dan II

akan tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. 33. HAK DAN KEWAJIBAN WARGANEGARA Posted On 21/02/2010 22:20:08 by riska_yunita NAMA KELAS NPM DOSEN : RISKA YUNITA : 2 EA 13 : 11208073 : EMILIANSHAH BANOWO Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi. 31. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya.yang menolaknya. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. Pada akhirnya antara pro dan kontra tentang hak asasi manusia dimasukkan dalam UUD dilengkapi suatu kesepakatan yaitu masuk kedalam pasal-pasal : 27. akan tetapi setelah diamandemen jumlah pasalnya melebihi 37 pasal. 30. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. akan tetapi sering terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Sangat jelas bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak. sebaliknya negara memiliki kemampuan menjamin hak asasi warga negaranya. Yang dimaksud kewajiban asasi adalah kewajiban setiap pribadi untuk berbuat agar eksistensi negara atau masyarakat dapat dipertahankan. walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. yaitu menjadi 39 pasal hal ini terjadi karena ada pasal-pasal yang diamandemen ulang seperti pasal 6 A ayat 4. apabila dilihat dari jumlah pasal pada Undang -Undang Dasar 1945 adalah berjumlah 37 pasal. Mengenai hak asasi manusia merupakan hak yang melekat pada diri manusia itu sejak lahir terlihat dari uraian diatas mengenai hubungan antar negara dan warga negara masing-masing memiliki hak dan kewajiban. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. pasal 23 C. Jika keadaannya seperti ini. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya. 29. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. Olek karena itu. sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita . 32. dan 34. Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban. 28. amandemen keempat pada tanggal 10 Agustus 2002 sejumlah 10 pasal serta 3 pasal Aturan Peralihan dan Aturan Tambahan 2 pasal.

dan 2) Formil dan Materiil. Asas Kewarganegaraan di Indonesia : ‡ Asas kelahiran (Ius soli) adalah penentuan status kewarganegaraan berdasarkan tempat atau daerah kelahiran seseorang. . ‡ multipatride. seseorang yang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu negara atau tidak mau diberi status warga negara suatu negara. yaitu paradigma suami isteri atau ikatan keluarga merupakan inti masyarakat yang mendambakan suasana sejahtera. memiliki domisili atau tempat tinggal tetap di suatu wilayah negara. ‡ Bersifat Pasif. adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa ‡ Istilah Kewarganegaraan (citizenship) memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara. tempat kelahiran. Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: ³setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. ‡ Bukan Penduduk. ‡ Asas keturunan (Ius sanguinis) adalah pedoman kewarganegaraan berdasarkan pertalian darah atau keturunan. ‡ Pengertian kewarganegaraan dapat dibedakan dalam arti: 1) Yuridis dan Sosiologis. Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). seseorang tidak diakui sebagai warga negara dari negara manapun.´ (pasal 28A).Kewarganegaraan Warga Negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan. Hak Warga Negara Indonesia : 1. atau segala hal yang berhubungan dengan warga negara. maka yang bersangkutan menggunakan hak Repudiasi yaitu hak untuk menolak pemberian kewarganegaraan tersebut. Unsur Pewarganegaraan (Naturalisasi) : ‡ Bersifat aktif yaitu seseorang yang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak untuk menjadi warga negara dari suatu negara. Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. dan sebagainya. Status Kewarganegaraan Indonesia : ‡ Apatride ( tanpa Kewarganegaraan ) adalah seseorang yang memiliki status kewarganegaraan hal ini menurut peraturan kewarganegaraan suatu negara. 4. 3. sehat dan bersatu. yang dapat dibedakan menjadi warga negara asli dan warga negara asing (WNA). yaitu seseorang (penduduk) yang tinggal di perbatasan antara dua negara. ‡ Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak: ³Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan´ (pasal 27 ayat 2). yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai warga negara itu. ‡ Asas Perkawinan : Status kewarganegaraan dapat dilihat dari sisi perkawinan yang memiliki asas kesatuan hukum. ‡ Bipatride ( dwi Kewarganegaraan ) adalah kewarganegaraan yang timbul apabila peraturan dari dua negara terkait seseorang dianggap warganegara ke dua negara tersebut.

Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 menyatakan: ³tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. c. Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain.10. Hak Asai Manusia tidak perlu diberikan. negara. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: ³segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. hak untuk tidak disiksa. HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA . Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role). Pasal 28J ayat 2 menyatakan : ³Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani. keamanan. dibeli ataupun diwarisi. Hak adalah sesuatu yang layak di terima oleh setiap manusia. Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Hak untuk hidup. hak beragama. hak memeluk agama. hak untuk tidak diperbudak. 2. Seperti mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Hak selalu beriringan dengan kewajiban-kewajiban. dan hak untuk mendapat pengajaran. b.´ 5. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945. 1. Pasal 27 ayat (3) UUd 1945 menyatakan : ³setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara´. hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. dan kehidupan sosial. 3. 2. HAK ASASI MANUSIA Hak asasi manusia adalah sesuatu yang diberikan oleh Tuhan dari sejak lahir.´ HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA 1. Macam Hak Asasi Manusia a. dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan makasud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. (pasal 28I ayat 1) Kewajiban Warga Negara Indonesia : 1. Hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang. Hak asasi manusia tidak boleh dilanggar. ini merupakan sesuatu yang harus kita lakukan bagi bangsa. nilai-nilai agama. Pasal 28J ayat 1 mengatakan: ³Setiap orang wajib menghormati hak asai manusi orang lain 4. Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

didalam UUD 1945 terdapat lima kelemahan dasar yaitu : . Jadi anggota MPR tidak ada lagi yang berasal dari penunjukkan. dengan alokasi anggaran yang memadahi. c. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang. MPR pada Bab II pasal 2 menyebutkan bahwa anggota MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD yang dipilih melalui pemilu. syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. Pada amandemen keempat diubah halhal sebagai berikut : a. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Pada ayat (2). Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26. pada intinya menyatakan bahwa perekonomian diusahakan pemerintah terdistribusi secara adil dan merata. 28. e.Tanggung jawab dan menghormati atas berbagai konvensi internasional tantang HAM tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan indonesia untuk merafisifikasi instrumen internasional. yaitu sebagai berikut. Perubahan ini menunjukkan bahwa proses pemilihan presiden ditentukan oleh rakyat secara demokratis bukan lembaga-lembaga yang lain. b. segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya. ayat (1). Pasal 30. Menurut Mahfud. ayat (1). Pemilu. seperti yang sudah kita ketahui bahwa kedua rejim tersebut sarat dengan kelemahan-kelemahan. d. dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang. hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Pokok Pikiran Amandemen UUD 1945 Amandemen Ke-Empat Amandemen keempat diarahkan untuk memperbaik penyelenggaran negara dan penekanan perhatian pada pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Perubahan UUD diatur dalam Bab XVI pasal 37 dalam pasal tersebut diatur ketentuan dan syarat perubahan UUD kecuali negara kesatuan Republik Indonesia. yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undangsebagai warga negara. dan 30. ayat (1). Pasal 28. mengeluarkan pikiran dengan lisan. 3. kemerdekaan berserikat dan berkumpul. taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 27. 4. Perekonomian dan Kesejahteraan sosial diubah dalam Bab XIV. Dan pada ayat (2). didalam bab tersebut pada intinya menekankan kembali hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang baik. Disamping itu juga menekanankan kembali bahwa pemerintah berkewajiban untuk memelihara warga negara yang hidup miskin serta mengembangkan jaminan sosial bagi seluruh warganya. 27. 2. Pasal 26. Pendidikan dan Kebudayaan diubah dalam Bab XIII. 1. Permasalahan dalam UUD 1945 menjadi kendala dalam pencapaian tujuan berbangsa dan bernegara. proses pemilu pemilihan presiden dilakukan melalui putaran kedua apabila pada putaran pertama gagal memperoleh pemenang. UUD 1945 merupakan merupakan produk konstitusi yang melandasi dua rejim yaitu orde lama dan orde baru.

parlemen di Indonesia terdiri dari DPR. sampai saat ini masih banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi baik pusat maupun daerah. Namun. Reformasi legislatif pada amandemen UUD 1945 sudah dilkukan yaitu dengan menggeser kekuasan eksekutif ke legiaslatif untuk menciptakan sistem Check and Balances yang baik. Masih Adanya Pasal-Pasal yang Multi Tafsir. 2.kukuasaan yang besar didalam pembuatan perundangan (legislasi). dari 120an konstitusi di dunia. Presiden yang diusulkan melalui partai politik cenderung melakukan politik balas budi kepada partai yang mencalonkannya. Praktek UUD 1945 sangat tergantung Political Will dari pemerintah. DPD dan MPR. Masih tingginya kebocoran anggaran dan kesalahan pengelolaan SDA menyebabkan efisiensi anggaran dan pendapatan negara yang baik belum tercapai. Pelaksanaan otonomi daerah banyak multi tafsir sehingga implementasi didaerah berbedabeda. Perkembangan ini sesungguhnya merupakan konsekuensi tata pergaulan bangsabangsa sebagai bagian dari komunitas internasional. 3. ketidakseimbangan kekuasaan antara presiden dengan DPR (legislatif) menyebabkan presiden dapat membuat UU sesuai dengan kondisi yang diharapkannya. Pasal-pasal tersebut memberikan keleluasaan bagi eksekutif untuk menafsirkan pasal tersebut sesuai dengan kepentingannya. 5. Kekuasaan yang tak terkontrol dengan penyeimbang yang baik akan membuat eksekutif menjadi pemerintah yang otoriter seperti yang terjadi pada orde lama dan orde baru. ketidakjelasan pasalpasal tersebut ditas menyebabkan pelaksanaan UUD 1945 sangat tergantung dari kemamuan pemerintah. Tidak jelasnya sistem parlemen di Indonesia. 5.Pasal-pasal yang mengandung multi tafsir atau pasal-pasal karet ini yang dikemudian dimanfaatkan untuk melanggengkan kekuasaan atas nama UU.Didalam perkembangannya pasal-pasal tersebut diperbaiki didalam amandemen UUD 1945 seperti yang sudah dijelaskan pada bab-bab sebelumnya. Namun. 4. sehingga dikhawatirkan muncul otoriterisme. dalam implementasinya perubahan ini membuat DPR/D seperti menjadi lembaga superior karena kesalahan penafsiran UU bagi sebagian anggota DPR/D. yang kemudian diikuti oleh sejumlah kovenan maupun konvensi internasional tentang hak asasi manusia. utamanya melalui organ Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kelemahan-kelemahan tersebut antara lain : 1. Reformasi eksekutif sampai saat ini presiden masih belum terbebas dari cengkraman partaipartai politik. Undang-Undang Dasar 1945 yang telah lahir sebelum DUHAM memiliki perspektif hak asasi manusia yang cukup progresif. alinea 1 : . ada lebih dari 80 persen diantaranya yang telah memasukkan pasal-pasal hak asasi manusia. Kebocoran tersebut mengakibatkan rendahnya pelayanan pemerintah di bidang pendidikan dan belum tercapainya kesejahteraan masyarakat. utamanya pasal-pasal dalam DUHAM. Eforia otonomi menimbulkan banyak permasalahan terutama ego kedaerahan dan sulitnya koordinasi antar daerah. Setidaknya. Sedangkan MPR adalah lembaga tinggi negara yang mempunyai kekuasan sendiri namun anggotanya adalah anggota dari DPR dan DPD. maka secara bertahap diadopsi oleh negara-negara sebagai bentuk pengakuan rezim normatif internasional yang dikonstruksi untuk menata hubungan internasional. Sejak dideklarasikannya sejumlah hak-hak asasi manusia dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia atau biasa disebut DUHAM 1948 (Universal Declaration of Human Rights). Dalam konteks sejarah dan secara konsepsional. 4. karena sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Konsep Hak dan Kewajiban dalam UUD 1945 Memasukkan hak-hak asasi manusia ke dalam pasal-pasal konstitusi merupakan salah satu ciri konstitusi moderen.

Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturan lainnya. sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. ‡ Pasal 32 menyatakan bahwa ³Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia´. 6. ‡ Pasal 33 ayat (2). yang diatur dengan undang-undang´. Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32. 8. Hak berserikat dan berkumpul. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). 2. Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya. kebersihan dan ketertibannya. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. bahwa ³Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. yaitu : 1. Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat. Kewajiban memelihara alat-alat sekolah. Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban. di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya. menyatakan bahwa ³Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara´.dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya´. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam ‡ Pasal 30 menyatakan. . 2. 5. Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah. Arti pesannya : bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa ³Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu´. bahwa ³Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran´. 3. bahwa ³Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan´. bahwa ³Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara´. Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. semua media pers dalam mengeluarkan pikiran Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya ‡ Pasal 31 ayat (1) menyatakan. 4. 2. Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. menyatakan. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang´. Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi ‡ Pasal 33 ayat (1). baik umum maupun kejuruan. Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa ³Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional. Arti pesan yang terkandung adalah : 1. Arti pesannya adalah : 7. ‡ Pasal 28 menyatakan. Arti pesannya : 1.

4.alam. 5. Kewajiban membantu negara dalam pembangunan . Kewajiban dalam mengembangkan kehidupan ekonomi yang berazaskan kekeluargaan. tidak merugikan kepentingan orang lain.

(4) MA . berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku B. (3) Presiden. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan 4. SH. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) 3. Setiap warga negara berkewajiban taat. (5) BPK . Tata Negara Indonesia Pra & Pasca 2002 Pra 2002 diketahui keberadaan UUD 1945 per Lembaran Negara Republik Indonesia No. FHUI.Badan Pemeriksa Keuangan.{1}]. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela. yang sampai kini belum pernah dinyatakan tidak diberlakukan.Dewan Perwakilan Rakyat. ISBN 979-8972-28-9. hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali. 75.1. {2}]. menganut pembagian kekuasaan vertikal. Kusuma. serta dijalankan dengan sebaik-baiknya 4. . mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh 2. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran 6. Setiap warga negara bebas untuk memilih. ISBN 979-98018-1-8. Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia 1. dan lain2nya Lembaga Tinggi Negara yaitu (2) DPR .Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai Lembaga Tertinggi Negara. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum 2. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh 7. 1959 [RM A. tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia 5. B.Mahkamah Agung. (6) DPA . memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai 5. mengenali 6 (enam) lembaga Negara yaitu (1) MPR . Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak 3. Lahirnya UUD 1945. Format Kelembagaan Negara Dan Pergeseran Kekuasaan Dalam UUD 1945.Dewan Pertimbangan Agung [Prof DR Jimli Asshiddiqie. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.

(3) menetapkan garis-garis besar haluan Negara dalam arti luas per Pasal-3. Perubahan UUD 1945. (2) Hapuskan Dwifungsi ABRI. tepatnya Tuntutan Gerakan Reformasi 1998 adalah (1) Bubarkan Orde Baru dan GolKar. Karena itu ada beberapa kelompok masyarakat peduli konstitusi Indonesia berpendapat bahwa Reformasi 1998 berujung Amandemen UUD 1945 adalah kebabalasan. Dalam konteks ke-Indonesia-an. Adapun prinsip kesederajatan dan keseimbangan (checks and balances) per UUD 1945 (2002) ini adalah buah antitesa Heavy Executive daripada UUD 1945 (1959). . sesungguhnya kunci legitimasi kekuasaan atau Pemegang Kedaulatan (sovereignty) adalah prinsip Kedaulatan Tuhan (berdasarkan sila-1 Pancasila) berketurunan Kedaulatan Hukum (dengan berprinsip rechsstaat. sehingga memunculkan berbagai dugaan penyalahgunaan kewenangan berdampak maraknya dugaan tindakan penyimpangan pidana. (3) Hapuskan KKN. {3}] Demikian pula kesepakatan pada awal Sidang Umum MPR Tahun 1999 adalah (1) Mempertahankan Pembukaan UUD 1945.MPR 2002. Utusan Daerah (representasi kepentingan daerah-daerah agar tidak terabaikan hanya karena orientasi pengutamaan kepentingan nasional) dan Utusan Golongan (representasi fungsional prinsip demokrasi ekonomi). supremasi hukum) dan Kedaulatan Rakyat (bertumpu sila-4 Pancasila) sesuai cita kenegaraan (staatsidee) Pembukaan UUD 1945 [{2}]. Kini MPR versi UUD 1945 (2002) ini dioperasikan sebagai Joint Session. (5) Memindahkan ketentuan-ketentuan normative dalam Penjelasan ke dalam pasal-pasal UUD 1945. Evaluasi S. (4) memilih Presiden dan Wakil Presiden per Pasal-6 dan (5) meminta pertanggungjawaban Presiden di tengah masa jabatannya karena dakwaan pelanggaran melalui persidangan istimewa per Pasal8 juncto Penjelasan UUD 1945. MPR per UUD 1945 (1959) diposisikan sebagai penjelmaan Kedaulatan Rakyat. yang bersifat kombinatif antara tradisi liberalisme barat dengan sosialisme timur dan oleh karena mencerminkan seluruh lapisan dan golongan rakyat maka MPR berkedudukan sebagai Lembaga Tertinggi Negara atau supreme/superbody [{2}]. (6) Perubahan dilakukan dengan cara ADENDUM. MPR UUD 1945 (2002) berwenang (1) mengubah dan menetapkan UUD. seirama saja dengan pepatah Lord Acton ³power tends to corrupt and absolute power corrupts absolutely (kekuasaan cenderung untuk menjadi sewenang-wenang dan dalam kekuasaan yang bersifat mutlak. berkomposisi anggota DPR (representasi politik prinsip demokrasi politik). (2) Perubahan UUD per Pasal-37. {4}). (2) Mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Padahal tuntutan Reformasi 1998 tidaklah termasuk Amandemen UUD 1945. namun kini malahan semakin terasa sebagai bandul bergoyang kearah Legislative Heavy. (2) melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden dan (3) memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD.Nederlandsche Indie atau Raad van State [{2}]. MPR per UUD 1945 (2002) direstrukturisasi menjadi dua kamar DPR dan DPD. Kritisi Reformasi. HAM dan Demokrasi serta (5) Ekonomi Kerakyatan [R Soeprapto. MPR UUD 1945 (1959) berfungsi (1) menetapkan UUD per Pasal-3.T. (4) Menegakkan prinsip check and balances. (4) Tegakkan Supremasi Hukum. dan diposisikan sebagai Lembaga Tinggi Negara. (Faktanya perubahan dengan cara AMANDEMEN. rule of law. Front Pembela Proklamasi 45. berkerangka pemikiran Pemisahan Kekuasaan (separation of power) bersifat horizontal demi kesederajatan dan saling lebih mengimbangi (checks and balances) diantara ke-7 Lembaga-lembaga Tinggi Negara. (3) Mempertahankan system pemerintahan presidensiil. kesewenang-wenangannya juga cenderung mutlak) mengikuti hukum besi kekuasaan.

Kedatuan Sriwijaya (392 ± 1406). Selanjutnya. Pada tahun 1940 di Pandji Islam beliau menyatakan bahwa kehendak asas demokrasi mengadakan suatu badan perwakilan rakyat yang disitu duduk utusan-utusan dari seluruh rakyat. Demokrasi barat tiada membawa kemerdekaan rakyat yang sebenarnya. Sosio-demokrasi adalah demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Sebagaimana juga halnya dengan Bung Karno dan Bung Hatta maka Supomo yakin betul bahwa kunci keberhasilan medirikan Negara Indonesia Merdeka terletak pada Persatuan dan Kesatuan Bangsa tanpa menghilangkan . termasuk Amana Gappa (Hukum Dagang Laut) oleh Kesultanan Gowa Tallo. Penulis meriwayatkan kelekatan Kedaulatan Tuhan dan Kedaulatan Hukum pada negara2 Monarkhi Nusantara dalam Tesis Magister Hukum tentang Politik Hukum Nusantara 20 Abad pada tahun 2000. Tulisan beliau pada bulan Maret 1933 berjudul Mencapai Indonesia Merdeka menyatakan bahwa demokrasi kita haruslah demokrasi baru. hak2 warga tersebut diatas pada hakekatnya merupakan gemeenschapsrechten (hak2 komunitas) karena dihubungkan dengan fungsi warga yang bersangkutan dalam kehidupan masyarakatnya. Bung Karno menulis dalam harian Fikiran Ra¶jat tentang demokrasi adalah ³pemerintahan rakyat´. demokrasi yang sebenarnya pemerintahan rakyat. Keprabuan Majapahit dikenali memiliki perundang-undangan Kutara Manawadharmasastra sebagai hukum tertulis dan Kesultanan Aceh menjalankan Qanun Alsyi (UUD) Adat Meukuta Alam (Adat Bersendi Syariat) bersumberkan Al Qur¶an. bahkan beberapa dikenali sebagai Monarkhi Konstitusional. Kesultanan Mataram (1575 ± 1945). Ijma Ulama dan Qias. Kesultanan Aceh Raya Darussalam (1205 ± 1942). Keprabon Cirebon (1445 ± 1809). zonder mem-beda2kan keyakinan. yaitu demokrasi yang berdiri kedua kakinya di dalam masyarakat. Kedatuan Sriwijaya diketahui memiliki Prasasti Telaga Batu (683) yang oleh Prof MR HM Yamin dikategorikan sebagai Naskah Konstitusi.demi Kepentingan Umum. seperti dapat ditelisik pada Kerajaan Mataram Kuno (717 ± 1222). Bahwa Prof MR DR Supomo pada pidato penerimaannya sebagai Guru Besar dalam Hukum Adat pada tahun 1941 di Rechts Hoge School (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta mengatakan tentang perbedaan dengan peradaban di Barat maka bagi bangsa Indonesia individu tidak dapat terlepas dari masyarakatnya sehingga hak dan kewajiban yang dimilikinya berhubungan dengan fungsinya dalam masyarakat. Bung Hatta dan Prof Mr DR Supomo oleh Front Pembela Proklamasi 45 yang menggarisbawahi kelekatan peradaban Indonesia dengan Kedaulatan Rakyat sebagai berikut : Bahwa pada tahun 1932. Keprabuan Pajajaran (1350 ± 1579). demokrasi sejati. Cara pemerintahan ini memberi hak kepada semua rakyat untuk ikut memerintah. bukan ³demokrasi´ ala Eropa dan Amerika tetapi suatu demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Kesultanan Banten (1525 ± 1813). Haruslah ada pula demokrasi ekonomi. Bahwa pada tahun 1932. Kesultanan Gowa Tallo (1200 ± 1906).1525). Untuk itu Bung Hatta berpaling ke daerah pedesaan Indonesia dan mengatakan bahwa kita harus mengangkat hakekat dan mengembangkan demokrasi yang berasal dari masyarakat desa. Al Hadist. Dasar-dasar demokrasi yang terdapat dalam pergaulan hidup asli di Indonesia kita pakai sebagai sendi politik kita. Keprabuan Majapahit (1293 . patut disimak artikulasi para Founding Fathers Bung Karno. sedangkan Monarkhi2 Nusantara lain dipastikan memiliki Hukum Publik dalam mengelola kenegaraannya. Bung Hatta dalam brosur Kearah Indonesia Merdeka menyatakan tentang kita harus membangun demokrasi kita sendiri. Demokrasi yang di-cita2kan haruslah sosio-demokrasi. Jadi. Sebab itu demokrasi politik saja tidak cukup untuk mencapai demokrasi yang sebenarnya. Kesultanan Palembang Darussalam. Kesultanan Demak (1478 ± 1575). melainkan menimbulkan kekuasaan kapitalisme.

terindikasi paling tidak 22 titik lemah Indonesia terkini seperti tulisan Mengapa Kita (Harus) Melawan Rezim Neolib Ini ? [M. penulis bersyukur telah menerima buku Negara Pancasila Jalan Kemaslatan Berbangsa [As¶ad Said Ali. penindasan. Koordinator Grup Diskusi 77-78. seperti pendapat Aristoteles yakni bahwa Negara yang pemerintahannya dipegang oleh rakyat dan sifat pemerintahannya adalah baik. maka hal2 yang diuraikan oleh Ki Hadjar Dewantara pada hakekatnya berlaku juga bagi suku2 bangsa lain. SH. Kawulo berarti ³abdi´ yang berkewajiban mengabdikan diri dan menyerahkan segala tenaganya kepada yang olehnya dianggap ³tuannya´. Warga berarti ³anggota´ yang berwenang ikut mengurus. ISBN 979-3330-82-1. Hatta Taliwang. Hatta Taliwang. Bahwa kata ³Keluarga´ sebenarnya berasal dari perkataan ³kawulo´ dan ³warga´. tetapi Republik Konstitusional sebagaimana teori-teori klasik. Bilamana benar demikian. Apalagi. {9}] pada tanggal 7 Juli 2010 ketika Dialog Kebangsaan. Memahami Ilmu Negara & Teori Negara. yang menurut hemat penulis dapat masih relevan bagi situasi dan kondisi Indonesia kini. bedanya kumpulan cendekiawan negarawan versi UUD 1945 (1959) berada pada Lembaga Tertinggi Negara bernama MPR berkomposisi anggota2 DPR. demikian pula Siklus Polybios.kekeluargaan dimana tidak ada aturan paksaan. perampasan kebebasan. dan itu berarti at-all-cost. Suatu ciri kehidupan kekeluargaan adalah sikap toleransi. sedangkan kumpulan cendekiawan negarawan versi UUD 1945 (2002) terserak di 7 (tujuh) Lembaga Tinggi Negara berkomposisi kombinasi Pilihan Rakyat dan Pilihan DPR dan/atau Keputusan Presiden yang berkedudukan hukum yang sederajat dan bisa saja berkinerja tidak harmonis satu sama lain tanpa ada Lembaga Tinggi Negara lain yang mampu menengahinya kecuali Daulat Rakyat. apalagi MPR kini diberlakukan quasi bi-kameral . MH dan Dr Suprin Na¶a. perlawanan seperti lazimnya terlihat dalam alam yang tidak ada kemerdekaan. Lampiran-1]. karena memperhatikan kepentingan umum (rakyat) [Prof Dr I Gde Pantja Astawa. Selain itu masih ada unsur2 Persatuan yang tidak kalah pentingnya yaitu adanya Demokrasi dalam Kesejahteraan Bersama. Dalam kehidupan kekeluargaan terdapat aturan berdasarkan Cinta Kasih (yakni Gusti yang tidak terlihat) menuju Tertib dan Damai buat Persatuan dan Selamat dan Bahagia buat masing2 anggotanya. ISBN 978-602-8650-08-3 {8}]. yang membenarkan tentang aspirasi Maklumat Revolusi Pancasila 20 Juni 2010 oleh Tim-7 Garda Pancasila Indonesia. Suku2 bangsa Indonesia yang lain juga bersifat komunal seperti masyarakat Jawa. Demokrasi disini bukan hanya berarti ³sama-rata´ seperti pengertian Demokrasi Barat tetapi juga ³sama-rasa´. Oleh karena itulah. Ternyata. Koordinator Grup Diskusi 77-78. MH. maka Indonesia pasca UUD 1945 (2002) sesungguhnya masih rawan terhadap terjadinya Revolusi Aristoteles. Monarkhi Konstitusional bukanlah pilihan Founding Fathers. Istilah sama-rata dan sama-rasa mengandung pengertian Demokrasi yang mengandung Keadilan Sosial. dengan catatan teridentifikasi 9 (Sembilan) aktor Revolusioner seperti tulisan Mungkinkah Terjadi Perubahan di Indonesia dalam waktu dekat ? [M. ikut memimpin dan menetapkan segala apa yang diperlukan. Lampiran-2]. guna mengurangi potensi peristiwa hukum revolusi berulang kali sebagaimana diduga Aristoteles dan Polybios {6} Dan sesungguhnya restorasi MPR kembali sebagai Lembaga Tertinggi Negara adalah strategik segera dilakukan mengingat antara lain karena lembaga Kekuasaan/Kedaulatan Tertinggi telah mentradisi berabad di peradaban Indonesia. SH. Jadi Kawulo Gusti menggambarkan kedudukan yang ganda dalam diri seseorang yaitu sebagai ³abdi´ tetapi sekaligus juga sebagai ³tuan´. Baik UUD 1945 (1959) maupun UUD 1945 (2002) mencerminkan bentuk pemerintahan Aristokrasi. UD dan UG.

UUD Paji Sekaten & UU Beraja Nanti (Kutai Kertanegara. FHUI. Kusuma. Prof DR Jimly Asshiddiqie. Ilmu Negara. Atlantis. 1626) sebaya saja dengan praktek VOC (yang ber-Anggaran Dasar. E Pluribus Unum (Amerika Serikat. UU Qanun Meukuta Alam Al Asyi (Aceh Raya Darussalam. ³Negara´ dapat diberi pengertian sebagai kekuasaan terorganisir yang mengatur masyarakat hukum untuk mewujudkan tujuan-tujuan tertentu demi kesejahteraan bersama {8} * Trias Politika Trayaratna (Majapahit.l.wordpress. 1848) * Kompilasi Hukum Pelayaran dan Perdagangan Amanna Gappa (Gowa-Tallo. Secara sederhana. 1365). MH. 1605 ± 1945). ISBN 978-979-756-556-5 8. ISBN 979-96772-3-X 4. SH. Kritisi Reformasi. ISBN 978-602-8650-08-3 9. 638). lebih tua daripada rekayasa tempur yang dipraktekkan rezim colonial baik Portugis maupun Spanyol dan VOC di persada Nusantara. R. Sri Rosalinda. Kerajaan Dan NKRI Dalam Revolusi Pancasila. * Indonesia ternyata tempat lahir peradaban dunia [Prof Arysio Santos. 1 Juli 2010 6. abad-18) * Konstitusi Telaga Batu (Sriwijaya. UU Surya Alam (Mataram. Kitab Kutaramanawadharmasastra (Majapahit. SH. ISBN 979-3330-82-1 10. Prof Dr I Gde Pantja Astawa.B.jakarta45. 1365) lebih tua dari Trias Politika John Locke (1690) dan Montesquieu (1748) * Seloka Bhinneka Tunggal Ika (Majapahit. 1518) yang a.com . 1602).Tradisi kemasyarakatan terorganisir di Nusantara berbentuk kenegaraan sendiri sesungguhnya cukup berimbang dengan tradisi kenegaraan di belahan dunia lain. Front Pembela Proklamasi 45. abad-14) lebih tua dari seloka serupa. Soehino. Negara Pancasila Jalan Kemashalatan Berbangsa. 1630 ± 1825) lebih tua daripada Konstitusi Amerika Serikat (1788) dan Grond Wet (The Netherland. Pembangunan Masyarakat Nusantara. Puja Pramana KA. ISBN 979-8972-28-7 2. 1607 ± 1636). 1613 ± 1646). MH dan Dr Suprin Na¶a. Soeprapto. As¶ad Said Ali. ISBN 979-98018-1-8 3. misalnya : * Istilah ³Negara´ berasal usul bahasa Sansekerta ³nagari´ (seperti digunakan di Sumatera Barat) atau ³nagara´ (seperti digunakan di Bali) yang berarti ³kota´. Memahami Ilmu Negara & Teori Negara. The Lost Continent Finally Found. SH. UU Sembur Cahya & Sindang Mardika (Palembang. penulis telah menyusun Politika Adendum UUD 1945 seperti bisa diunduh di situs www. Format Kelembagaan Negara Dan Pergeseran Kekuasaan Dalam UUD 1945. RM A. memuat ragam siasat tempur. Ilmu Negara. Perubahan UUD 1945 5. Sebagai tambahan. ISBN 979-499-229-1 7. ISBN 978-602-8224-62-8] Kepustakaan 1. * Naskah Siksa Kanda Karesian (Pajajaran. Lahirnya UUD 1945. Akar pemahaman ini seirama dengan istilah ³kota´ (city state) atau ³polis´ di zaman Yunani kuno. SH.

Menjelaskan pentingnya usaha pembelaan negara a. Menemukan hak hak dan kewajiban warga negara dalam pembelaan negara. yaitu pemerintah. 4. Unsur-unsur negara Dalam rumusan Konvensi Montevideo tahun 1933 disebutkan bahwa suatu negara harus memiliki tiga unsur penting. 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang menyatakan bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara. ekonomi. b. d. 1. yaitu: rakyat. Menegakan keadilan Hal ini untuk memperlakukan setiap orang secara adil baik di bidang politik.c. 3. Mengupayakan kesejahteraan dan kemakmuran Fungsi untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial yang dapat mengakibatkan gejolak sosial. Pertahanan adalah segala usaha untuk menegakan kedaulatan negara. Wilayah Wilayah yang dimiliki oleh setiap negara meliputi daratan. 3. Menjaga ketertiban Fungsi ini untuk mewujudkan keamamanan. Rakyat Rakyat merupakan sekumpulan manusia yan dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan bersamasama mendiami suatu wilayah tertentu. 2. Memberikan contoh tindakan upaya bela negara. 1. Dan UU No. 2. Pertahanan dan keamamanan Fungsi ini untuk menjaga kemungkinan adanya serangan dari luar maupun dari kelompok tertentu dari dalam yang ingin memaksakan kehendaknya dengan cara-cara radikal atau yang ingin memecah belah persatuan bangsa. serta mencegah terjadinya bentrok-bentrok antar kelompok atau antar individu. lautan. . wilayah dan pemerintah. Pemerintah Pemerintah merupakan alat bagi negara dalam menyelenggarakan kepentingan rakyatnya. udara. Wilayah suatu negara merupakan tempat berlindung bagi rakyat. sosial budaya maupun hukum. sekaligus sebagai tempat bagi pemerintah. komunitas atau rakyat. Sejalan dengan itu. dan ketentraman dalam masyarakat. dan wilayah tertentu. Mac Iver merumuskan bahwa suatu negara harus memenuhi tiga unsur pokok. untuk wewujudkan tujuan yang sudah ditetapkan. Hal ini mengandung makna bahwa partisipasi dalam melaksanakan fungsi pertahahan negara merupakan wujud upaya bela negara. pemerintah sering kali menjadi lambang kebenaran sebuah negara. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan daerah ekstrateritorial. Pemerintahan yang Berdaulat Pemerintah adalah alat kelengkapan negara yang bertugas memimpin oganisasi negara untuk mencapai tujuan negara. kelancaran. dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman militer serta ancaman bersenjata terhadap keutuhan bangsa dan negara. Fungsi negara Adapun fungsi Negara kesatuan Republik Indonesia sebagai berikut: 1. Oleh karenanya. serta mencegah terjadinya tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat. Hak dan kewajiban warga negara dalam pembelaan negara Kewajiban warga negara untuk membela negara diatur dalam UUD 1945 pasal 27 Ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara tersebut diwujudkan dalam kegiatan penyelenggaraan pertahanan negara. c. 4.

UU No. perkelaian antar warga. Kelaskaran yang kemudian dikembengkan menjadi barisan cadangan pada periode perang kemerdekaan pertama. 2. 5. 3 tahun 2002 tentangš Pertahanan Negara yang menyatakan bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara. dan organisasi Perlawanan Rakyat (OPR) yang merupakan bentuk kelanjutan pager desa. Pada tahun 1963 dibentuk perwira cadangan. yaitu TNI dan Polri sebagai komponen utama dan rakyat sebagai komponen pendukung. Jika dibiarkan. seperti kerusuhan. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara tersebut diwujudkan dalam kegiatan penyelenggaraan pertahanan negara. 4. Upaya membela negara juga dapat dilakukan selain oleh TNI dan Polri. perlawanan rakyat (Wanra). hal-hal tersebut dapat menggangu keselamatan bangsa dan negara. bertindak secara bertanggung jawab dalam setiap kegiatan masyarakat. dan keamanan rakyat (kamra) sebagai bentuk penyempurnaan dari OKD dan OPR. Pelatihan Dasar Militer Pelatihan Dasar Militer adalah usaha untuk membantu TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara. 2. misalnya 1. dan berinteraksi dengan bangsa lain di dunia. penyalahgunaan narkotika. Kompetensi Dasar : 1. Pada tahun 1961 dibentuk pertahanan sipil (hansip). Sebagai konsenkuensi dikeluarkannya UU No. Pada periode perang kemerdekaan kedua. Meskipun penjagaan dan ketertiban negara merupakan tugas utama TNI dan Plri. 20 Tahun 1982. Bentuk-bentuk usaha bela negara antara lain: 1. 6. dan konflik antar sesama. ada organisasi pasukan gerilya desa (pager desa) dan mobilisasi pelajar (mobpel) sebagai bentuk perkembangan barisan cadangan. Hal ini sesuai dengan sesuai . berkembang sacara positif untuk membentuk kualitas masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa lain. 29 Tahun 1954 muncul Organisasi Keamanan Desa (OKD). Mengidentifikasi bentuk-bentuk usaha pembelaan negara Hasil Belajar/Indikator : Mengidentifikasi peraturan perundang-undangan tentang wajib bela negara Menunjukan contoh tindakan yang menunjukan upaya membela negara Peraturan perundang-undangan tentang wajib bela negara š UUD 1945 pasal 27 Ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan bahwa Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. baik langsung maupun tidak langsung.2. dan kreatif serta serta menanggapi isu kewarganegaraan. muncul organisasi rakyat terlatih dan anggota perlindungan masyarakat. Tetapi tugas menjaga keamanan dan ketertiban adalah tugas semua warga. rasional. Mengabdikan Diri sebagai Prajurit TNI dan Polri Sistem pertahanan negara kita adalah pertahanan dan keamanan rakyat semesta. siswa berpikir secara kritis. Setiap warga negara diharapkan untuk berpartisipasi dalam membela negara.Polri juga telah melakukan upaya membela negara terutama berkaitan dengan acaman yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. 3. Mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan Dalam pendidikan kewarganegaraan. 3. Berdasarkan UU No.

Sebagai dasar negara atau pedoman untuk menata negara merdeka Indonesia. Lingkungan Masyarakat 1) Rela berkorban demi kemajuan masyarakat 2) Melaksanakan tugas keamanan kampung secara ikhlas 3) Menciptakan lingkungan yang indah. 2. kepala negara dan sebagainya). Diartikan bahwa aktivitas dan pembangunan yang dilaksanakan negara berdasarkan peraturan perundangan yang merupakan yang merupakan penjabaran dari dan . Lingkungan Berbangsa dan Bernegara 1) Menghormati jasa para pahlawan 2) Bangga memiliki dan menggunakan bahasa Indonesia 3) Menghormati simbol-simbol negara (bendera. tertib. Contoh tindakan usaha bela negara yang dilakukan oleh seseorang sebagai pelajar: a. bahasa. Sebagai dasar untuk aktivitas negara. kejujuran seorang pedagang melalakukan transaksi dengan tidak mengurangi takarn timbangan sudah termasuk dalam usaha membela negara. Artinya negara melanjutkan aktif dari pada sekedar bernegara. Diposkan oleh Summary di 18. baik didalam maupun diluar lingkungan sekolah 4) Menjalin hubungan dengan baik seluruh warga sekolah 5) Ikut menciptakan lingkungan sekolah yang tertib aman dan nyaman c.1 Menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara Indikator o Menjelaskan pentingnya ideologi bagi suatu bangsa dan negara o Menguraikan proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara o Menunjukkan sikap setia pada Pancasila A. Lingkungan Sekolah 1) Mematuhi seluruh tata tertib sekolah secara ikhas dan bertanggung jawab 2) Mengikuti kegiatan belajar mengajar dan upacara sekolah dengan baik 3) Menjaga nama baik sekolah.33 0 komentar Nilai-Nilai Pancasila NILAI-NILAI PANCASILA Standar Kompetensi 1. baik.Menampilkan Perilaku yang sesuai dengan Nilai-nilai Pancasila Kompetensi Dasar 1. 4) Menghormati tamu asing yang berkunjung ke Indonesia 5) Menghormati suku-suku lain. Lingkungan Keluarga 1) Saling menghormati sesama anggota keluarga 2) Mengembangkan sikap demokrasi dalam menghadapi permasalahan keluarga 3) Menjaga keutuha barang-barang milik keluarga 4) Menjalin silaturahmi antara sesama anggota keluarga 5) Menjadikan kelurga sebagai tempat menyelesaikan segala permasalahan keluarga b. serta aman 4) Menjaga hubungan baik dengan tetangga 5) Menghormati tokoh-tokoh masyarakat d. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara Adapun makna Pancasila sebagai dasar negara sebagai berikut: 1.seorang pelajar yang menuntut ilmu.

Sidang paripurna pertama berlangsung pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. d. sehingga tidak terombangambing dalam menghadapi persoalan-persoalan besar baik yang berasal dari dalam masyarakat sendiri. dan dapat menentukan arah serta cara bagaimana bangsa itu memecahkan persolan-persoalan yang dihadapi. Sidang I Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Sidang paripurna kedua ini membahas konsep rancangan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia. Hal tersebut tercatat dalam buku Negara Kartagama karya Empu Prapanca. Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara 1. Jadi secara harfiah ideologi berarti ilmu pengetahuan tentang ide-ide (the science of ide). Peri Kebangsaan b. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 4. Kata idea berarti gagasan. Digunakan sebagai pegangan dan pedoman bagaimana ia memecahkan masalah-masalah politik. Sedangkan logos berarti ilmu. ide cita-cita atau konsep. Radjiman Widyodiningrat. Berlangsung dari tanggal 29 Mei s/d 1 Juni 1945 di ketuai oleh Dr. ekonomi. Dijadikan pedoman bagaimana bangsa itu membangun dirinya. c. Dalam kehidupan suatu bangsa adanya ideologi sangat diperlukan.Isitilah ideologi terbentuk dari kata idea dan logos. Masyarakat Indonesia untuk saling menolong demi kepentingan bersama. Sebab dengan ideologi suatu bangsa akan memperoleh manfaat sebagai berikut: a. Tanggal 29 Mei 1945. Peri Ketuhanan d. Muhammad Yamin tentang suatu rancangan UUD negara Indonesia merdeka yang didalamnya memuat dasar negara Indonesia. Muhammad Yamin mengajukan konsep dasar negara Indonesia merdeka sebagai berikut: a. sosial. Adanya kehidupan bergotong-royong diberbagai daerah yang merupakan ciri khas b. Sedangkan seraca luas. Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) BPUPKI mengadakan sidang paripurna dua kali. Adanya kebiasaan musyawarah sebagai satu cara untuk menyelesaikan masalah. Kesejahteraan rakyat Sebagai kelengkapanya maka disampaikan secara tertulis oleh Mr. Peri Kerakyatan e. Idea berasal dari kata Yunani ideos yang berarti bentuk atau idein yang berarti melihat. 2. persatuan Indonesia 3. dan budaya. diantaranya: 1. e. Kebangsaan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan . Pancasila digali dari nilai-nilai budaya bangsa Indonesia Bukti bahwa nilai-nilai Pancasila sudah dihayati oleh bangsa Indonesia sejak dulu kala antara lain: a. Segala persoalan-persoalan yang ada akan mampu dihadapi. c. Sidang paripurna kedua berlangsung pada tanggal 10 sampai 17 Juli 1945. b. Dalam sidang ini dibahas rancangan dasar negara republik Indonesia. maupun dari luar. Pengertian ini kemudian diterjemahkan dalam perastuan Indonesia. C. Mr. Paham Bhineka Tunggal Ika (dari buku Sutasoma tulisan Empu Tantular) yang artinya meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. ideologi adalah seperangkat prinsip-prinsip yang dijadikan dasar untuk memberikan arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam melangsungkan dan mengembangkan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. Sejak dulu leluhur kita mengenal adanya penguasa alam semesta yang akhirnya berkembang menjadi kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Peri Kemanusiaan c. 3.

Sidang II BPUPKI. Kesejahteraan sosial e. Kebangsaan Indonesia b. D. 6. Ir. Atas saran dari seorang ahli bahasa. Ketuhanan. Besedia mempelajari ideologi lain tetapi dalam rangka memperkuat pemahaman dan keyakinan bangsa terhadap ideologi Pancasila 5. Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita hendak mendirikan suatu negara. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia b. Mufakat atau demokrasi d. Sukarno menyampaikan pidatonya di depan sidang BPUPKI. 22 juni 1945 Adapun rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merdeka yang tercantum dalam piagam Jakarta itu sebagai berikut: a. melainkan sebuah negara yang menyatu dengan bagian yang terbesar dari rakyat Indonesia. Mohammad Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden c. Bersedia mempelajari Pancasila dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keyakinan kita terhadap dasar dan ideologi negara Indonesia tersebut 3. Memilih Ir. Persatuan Indonesia d. b. Pembentukan Pantia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) Pada tanggal 17 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan oleh Jepang sebagai gantinya dibentuk Pantia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang beranggotakan 21 orang. 4. sementara tentara Sekutu belum masuk menduduki Indonesia. Sikap Setia Kepada Pancasila 1. Mohammad Hatta sebagai wakil ketua. BPUPKI merumuskan rancangan tentang konsep batang tubuh Undang-undang Dasar Negara Indonesia merdeka. bukan buat satu orang. Piagam Jakarta. Tanggal 1 Juni 1945. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan e. ialah umat Islam di Indonesia. 10 sampai 17 Juli 1945 Dalam sidang ini. maupun golongan yang kaya . dengan berkewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. 5. kelima asas tersebut diberinama Pancasila. Dalam kesempatan itu Ir. Sukanto sebagai ketua dan Drs. Sukarno mengusulkan dasar negara Indonesia merdeka adalah sebagai berikut: a. Menerima masuknya nilai-nilai lain yang dapat memperkaya Pancasila sebagai ideologi terbuka. Dalam pidatonya itu beliau menyampaikan kata-kata antara lain sebagai berikut. dengan Ir. 3. Jepang menyerah kalah kepada tentara Sekutu pada perang dunia II pada tanggal 14 Agustus 1945. Kemanusian yang adil dan beradab c. Soekarno dan Drs. Menerima Pancasila sebagai dasar dan ideologi yang tepat untuk bangsa Indonesia 2. Internasionalisme atau perikemanusiaan c. Untuk sementara waktu pekerjaan Presiden sehari-hari dibantu oleh sebuah komite Nasional Indonesia Pusat. Menolak ideologi lain yang akan menggantikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia 4. terjadilah kekosongan kekuasaan ini dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia lewat para pemimpinnya untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.lapisan rakyat. bukan buat satu golongan bangsawan. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 dan Penetapan Konstitusi Pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 itu berhasil ditetapkan hal-hal sebagai berikut: a. Kompetensi Dasar . Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. semua buat semua.

cita-cita. c. 2. tujuan serta nilai-nilai benar. Nilai kerohanian. yaitu nilai ketuhanan. sehingga dalam nilai dasar ini terkandung cita-cita. Nilai berfungsi sebagai daya dorongan/motivator dan manusia adalah pendukung nilai. guna. nilai persatuan.Nilai atau value berarti harga. berguna. Sifat-sifat nilai menurut Bambang Daroeso adalah: a. Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio. b. Misalnya dalam UUD 1945. Pancasila sebagai ideologi terbuka terkandung nilai-nilai sebagai berikut: a. c. budi. Nilai instrumental. Nilai-nilai Pancasila merupakan cita-cita bangsa yaitu kita mengingikan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur yang berdasarkan dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila. cipta) manusia 2. Nilai yang terkandung dalam Pancasila Berdasarkan ketetapan MPR No. semua orang berharap mendapatkan dan berperilaku yang mencerminkan nilai keadilan. Nilai pada hakekatnya merupakan sesuatu yang berharga. Nilai kerohanian dapat dibedakan empat macam: 1. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Pancasila merupakan cita-cita luhur bangsa sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. b. XVIII/MPR/1998 menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional yang berarti nilai-nilai yang terkandung didalamnya merupakan tujuan dan cita-cita nasional. berbangsa dan bernegara. nilai kemanusiaan. yaitu merupakan esensi dari sila-sila Pancasila yang bersifat universal. Nilai itu (riel) dalam kehidupan manusia. sehingga nilai memiliki sifat idea (das sollen). yang dapat diamati hanyalah obyek yang bernilai itu. nilai kerakyatan dan nilai keadilan. 2. Nilai dasar. suatu keharusan. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuahan sebagai pencipta semesta. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas c. merupakan eksploitasi penjabaran lebih lanjut dari nilai-nilai dasar ideologi Pancasila. Tetapi nilai itu abstrak (tidak dapat diindera). Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa. Nilai memiliki sifat normatif artinya nilai mengandung harapan. yaitu merupakan nilai-nilai instrumental dalam realisasi pengalaman dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani manusia atau kebutuhan ragawi manusia b. Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan (emotion) manusia 3. Nilai religius ini bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia. Nilai Kemanusia Yang Adil dan Beradab Mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup . Nilai materil. Nilai religius yang merupakan nilai kerohanian tertinggi dan mutlak. Notonagoro menyebutkan ada 3 macam nilai yaitu: a. Sebagai contoh orang itu memiliki kejujuran. Nilai-nilai yang terkadung dalam sila Pancasila: 1. will) manusia 4. Nilai Vital. Nilai dalam bidang filsafat menunjukan pada kata benda abstrak yang artinya keberhargaan dan kebaikan. Misalnya nilai ketakwaan adanya nilai ini menjadikan semua orang terdorong untuk bisa mencapai derajat takwa. Nilai ini tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Nilai itu suatu realitas abstrak. Dicontohkan disini nilai keadilan. Nilai praktis.

Taat dan patuh pada tata tertib sekolah b. Membiasakan musyawarah mufakat e. debat. permainan dan lain-lain 3. Menyebarluaskan dan memasyarakatkan Pancasila ke masyarakat melalui berbagai kegiatan seminar. Mempelajari dan mengkaji tentang Pancasila 2. Di Lingkungan Sekolah a.3. Saling menghargai sesama c. Suka memberikan pertolongan kepada orang lain c. Bersama-sama berusaha menjaga nama baik kelurga d. Mampu menjauhi diri dan meluruskan kekeliruan dan kesalahan e. Kompetensi Dasar 1. Di Lingkungan Masyarakat a. Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat Indikator Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan politiki Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan ekonomii Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan social. Selalu menerapkan budaya musyawarah mufakat dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari c. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum . Di Lingkungan Kelurga a. Menolak ideologi lain yang akan menggantikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia 4. Menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indikator Menjelaskan pentingnya sikap positif terhadap Pancasilai Menunjukkan sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsai Menunjukan sikap positif artinya menunjukan perilaku yang baik dalam kehidupan. Taat dan patuh pada kedua orang tua 2. Menerapakan budaya musyawarah mufakat dan gotong royong b. Bersedia mempelajari Pancasila dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keyakinan kita terhadap dasar dan ideologi negara Indonesia tersebut 3. Mengembangkan perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan b. Menerima Pancasila sebagai dasar dan ideologi yang tepat untuk bangsa Indonesia 2.4. diskusi. Menaati norma hukumu yang telah ditetapkan di Indonesia Kompetensi Dasar 1. Mentaati norma-norma yang berlaku di masyarakat Indoensia 4. Selalu menghormati hak-hak orang lain d. Selalu berbuat/bertindak sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku 3.makmur. Beberapa bentuk sikap positif terhadap Pancasila antara lain sebagai berikut: 1.i 11. Berikut ini beberapa contoh berperilaku positif terhadap Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia antara lain: 1. Menerima masuknya nilai-nilai lain yang dalam memperkaya Pancasila sebagai ideologi terbuka. Bersedia mempelajari ideologi lain tetapi dalam rangka memperkuat pemahaman dan keyakinan bangsa terhadap ideologi Pancasila 5.

berbangsa dan bernegara Kompetensi Dasar 1. atau kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu. 3. Contoh perbuatan maksiat. Fungsi Norma Norma berfungsi untuk mewujudkan keteraturan dan ketertiban dalam hidup bermasyarakat.1. dan diterima oleh masyarakat. menipu. Beramal saleh dan berbuat kebijakan 3. dan ajaran-ajaran yang berasal dari Tuhan. ukuran. keji. dan tidak melakukan perbuatan maksiat. berbangsa dan bernegara. dan mungkar ialah: berjudi. dapat disimpulkan bahwa tujuan norma adalah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban dalam hidup masyarakat. akan terjalin hubungan yang harmonis dalam masyarakat. Kaidah atau pedoman tersebut biasanya berwujud perintah atau larangan. Hakikat Norma. Dari dua pengertian di atas dapat disimpilkan bahwa: Norma adalah kaidah atau pedoman dalam mewujudkan suatu nilai. Mencegah. Norma Agama Norma agama adalah serangkaian peraturan hidup yang berisi perintah. keji. kebiasaan. artinya pelanggarnya baru akan menerima sanksinya nanti diakhirat berupa siksaan di neraka. b) Aturan. Pengertian Norma Menurut kamus besar bahasa Indonesia mempunyai dua arti: a) Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat dan dapat digunakan sebagai panduan. larangan. durhaka. Norma Kesusilaan . Kebiasaan. Tujuan Norma Dengan adanya norma manusia akan mandapatkan jaminan perlindungan atas dirinya dan kepentingan dalam berhubungan dengan sesamanya di masyarakat. berbohong. tatanan. Dengan demikian. Pelanggar norma agama mendapatkan sanksi secara langsung. 4. melarang. dan sebagainya. Dengan demikian. 2.1 Mendeskripsikan hakikat norma-norma. Beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan 2. adat istiadat. dan bernegara: A. B. Contoh-contoh norma agama: 1. dan pengendali tingkah laku yang sesuai. Macam-macam norma Ada empat macam norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. dan mungkar. Dengan adanya jaminan perlindungan terhadap diri dan kepentingan dalam hidup masyarakat dapat terbentuk. manusia dapat mewujudkan tatanan kehidupan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta dapat mewujudkan keimanannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan norma agama adalah agar ilmu yang diberikan Tuhan. 1. Keserasian hubungan diantara warga masyarakat dapat menciptakan keamanan dan ketertiban. Adat Istiadat dan Peraturan yang berlaku dalam Masyarakat 1. berkhianat. 4. peraturan yang berlaku dalam masyarakat Indikator: Menjelaskan hakekat normaš Menjelaskan pentingnya norma dalam kehidupan bermasyarakatš Menguraikan macam-macam normaš 1. mabuk-mabukan. berbangsa. Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Adat Istiadat berarti tata kelakukan yang bersifat kekal dan turun temurun. berperilaku yang sesuai dengan norma-norma. tetapi dapat diberikan oleh masyarakat berupa cemoohan. hinaan. Norma-norma berdasarkan kekuatan mengikatnya Berdasarkan kekuatan mengikatnya. norma kesusilaan bersumber hati sanubari manusia. Oleh karena disukai dan dianggap penting. Tidak berkata-kata kotor. yaitu: . Hukuman sebagai sistem norma berfungsi untuk menertibkan dan menstabilkan kehidupan sosial. mengikat. Dilarang mencuri. D. Hubungan norma. Kebiasaan adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama karena banyak orang menyukai dan menganggapnya penting. nyata. Peraturan perundangundangan adalah aturan yang telah dibuat oleh lembaga yang berwewenang untuk dipatuhi oleh seluruh warga negara. kebiasaan. Menghormati orang yang lebih tua 2. artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat. Kebiasaan berarti sesuatu yang bisa dikerjakan. Contoh-contoh norma hukum ialah: 1. Harus sesuai prosedur 3. 5. adat istiadat dan peraturan Norma mengarahkan anggota masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan ketentuan yang tercantum didalamnya. Tujuan utama norma hukum adalah menciptakan suasanan aman dan tentram dalam masyarakat. membunuh dan lain-lain. kasar dan sombong 4. lingkungan atau waktu. dan norma hukum bersumber pada peraturan perundangan yang dibuat negara. 6. Menerima sesuatu selalu dengan tangan kanan 3. maka kebiasaan itu terus diperintahkan. celaan. merampok. Harus tertib 2. Jika ditinjaui dari tingkatannya ada dua tingkatan peraturan.dianggap sebagai tuntutan pergaulan sehari-hari masyarakat itu. sebaliknya siswa yang ketahuan mencontek dikenakan sanksi yang sesuai. setiap pelanggaran terhadap norma ada sanksinya. siswa yang rajin belajar mendapat pujian. atau dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan. norma kesopanaan bersumber pada pergaulan segolongan manusia. ketentuan) yang dibuat untuk mengatur. dan bersifat memaksa. Sanksi bagi pelanggar hukum tegas. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara norma. sebaliknya. Peraturan berarti tatanan (petunjuk. Contoh. kaidah. kita dapat memahami bahwa kebiasaan terus diperintahkan. Contoh-contoh norma kesopanan ialah: 1. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dikenal dengan istilah peraturan perundang-undangan. Norma Hukum Adalah pedoman hidup yang dibuat oleh lembaga negara atau lembaga politik suatu masyarakat/ bangsa. Norma kesopanan bersifat relatif. mendapat ganjaran. adat isitiadat dan peraturan ialah sebagai peraturan dan tatanan didalam mengatur tingkahlaku yang mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. 7. Untuk memastikan anggota masyarakat berperilaku sesuai dengan norma. Ia diteruskan dari satu generasi kegenerasi lainnya berikutnya sebagai warisan sehingga kuat integrasinya dengan pola prilaku masyarakat. Tidak meludah disembarang tempat. Dengan demikian. Mereka yang melaggar norma hukum akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum dan diproses melalui persidangan di pengadilan. norma-norma dibedakan atas empat. Norma agama bersumber pada firman Tuhan yang terdapat dalam kitab suci agama. yaitu peraturan tingkat pusat dan peraturan tingkat daerah. Sumber-sumber norma Setiap norma memiliki sumber-sumber yang berbeda. Sanksi bagi pelanggar norma kesopanan tidak tegas. kebiasaan.

larangan kumpul kebo. Sesuatu yang ditabukan berarti sesuatu yang tidak boleh dilanggar. seseorang pembantu rumah tangga melakukan perbuatan yang tidak pantas terhadap nyonya atau majikannya. Oleh karena perbuatannya itu. Sanksi norma Sanksi norma dintaranya: norma agama sanksinya dosa dan bersifat tidak langsung. pemangku adat. seperti dikucilkan secara diamdiam dari pergaulan. norma kesopanan sanksinya teguran dan cemoohan dari masyarakat. misalnya penjara. 8. . larangan melakukan hubungan seks diluar nikah. Adat-istiadat (Coustom) Adalah pola-pola prilaku yang diakui sebagai hal yang baik dan dijadikan sebagai hukuman tidak tertulis dengan sanksi yang berat. larangan membunuh atau juga dicontohkan dengan cotoh lain seperti: Misalnya. dalam masyarakat dikenal dengan istilah tabu atau pantangan. Misalnya. norma kesusilaan sanksinya rasa menyesal.3. Seandainya tabu/ pantangan itu dilanggar. Yang memberikan sanksi orang yang mengerti seluk-beluk tentang adat. Tata kelakuan (Mores) Adalah perilaku yang ditetapkan oleh masyarakat sebagai perilaku yang baik dan diterima sebagai norma pengatur dan pengawas anggota-anggotanya. saat itu juga mungkin langsung diberhentikan atau dipecat oleh majikannya. 4. malu dan bersalah. Saksi terhadap tata kelakuan ini tergolong berat. Tata kelakuan ini berwujud paksaan dan larangan sehingga secara langsung menjadi alat agar anggota masyarakat menyesuiakan perbuatannya dengan tata kelakuan tersebut. bencana akan menimpa seluruh warga dan si pelaku akan dikenakan sanksi yang berat. atau kepala suku. Contohnya Larangan untuk berciuman. norma hukum sanksinya tegas dan memaksa. seperti pimpinan adat.

Menciptakan ketertiban D. Ketertiban dalam masyarakat C. disebut. Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat di pakai sebagai pedoman. Mewujudkan kebersamaan 4. Berikut ini merupakan fungsi dari adanya norma dalam masyarakat. Adat-istiadat D.Latihan Berilah tanda silang pada jawaban yang paling benar! 1. Undang-undang dasar B... tatanan.. Tujuan yang paling pokok adanya norma dalam masyarakat adalah untuk mewujudkan . A.. dan pengendalian tingkah laku yang sesuai dan diterima. A. Norma atau kaidah 2. . Menegakkan keadilan B. Norma agama memiliki keistimewaan yaitu sanksi yang akan diterima . Keadilan sosial D. Kepastian hukum B. Kebahagiaan bagi masyarakat 3. A. Hukum C. Menegakkan kebenaran C.

Hukum C. Norma kesopanan adalah A. Hukum D. Norma yang memiliki sanksi yang berasal dari diri sendiri adalah norma A. Salah satu unsur dari norma kesopanan yang berlaku dalam masyarakat adalah . A. dicemooh. Jangan membunuh sesama B. Sifat norma itu melengkapi dari norma yang lain... Peraturan yang bersifat memaksa D. Kesopanan C. Hasil karya manusia 6.. A. Orang yang menghina dan memfitnah orang lain termasuk dalam kategori pelanggaran norma. Norma kesusialaan D. Norma yang sifatnya memaksa C.. Norma yang sifatnya memaksa dan apabila dilanggar menimbulkan sanksi 8. Kesopanan C. Agama B. dihina merupakan sanksi dari norma . Kesusilaan 7. Norma kesopanan C. Tengang rasa . Salah satu sikap yang mencerminkan perilaku patuh terhadap norma kesopanan adalah . Dikucilkan dari masyarakat. Sikap menghargai dan menghormati perasaan orang lain sesuai dengan norma agama adalah A. Agama 9. Norma hukum 13. memaksa dan dapat dipaksakan adalah norma . A. Tidak boleh berbuat cabul 10. Perintah dan larangan yang tertuang dalam kitab suci 11. Agama B. yakni melanggar. Tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas D. Jangan meludah di dalam kelas C. Tata krama dan etika pergaulan C. Kesusilaan D. Norma agama B. Norma yang berasal dari hati nurani B.D. Hukum 12. Adanya perintah dan larangan yang dibuat oleh pemerintah B. Kesopanan D. A. A. Norma yang berasal dari pergaulan hidup masyarakat D. Kesusilaan B.

dan adik C. Pengertian Hukum Berikut ini beberapa pendapat para sarjana tentang pengertian hukum: .15. Menghormati orang yang lebih tua D. Hidup berkelompok dengan seseorang yang satu profesi 17. Manusia hidup bersama dalam lingkungan masyarakat D. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar Jawabah Soal-soal di bawah ini dengan tepat! 1. kebiasaan. Contoh bentuk norma di lingkungan keluarga adalah A. Tuliskan macam-macam norma berdasarkan sifat.Menjelaskan hakikat dan arti penting hukum bagi warga negara Indikator Menjelaskan pengertian hukumš Menjelaskan pembagian hukum menurut sifat. Membantu orang tua sesuai dengan pembagian tugas 16. Berikut ini perilaku yang sesuai dengan norma. Aktif dalam kegiatan siskamling B. Tolong menolong dengan tetangga B. Menjaga ketenangan dan ketertiban kelas C. Hidup bersama dengan teman yang memiliki kedudukan yang sama C. peraturan di lingkungan masyarakat adalah A.2. Menyayangi orang tua. kakak. Tuliskan dan jelaskan fungsi dan tujuan norma! 3. manusia adalah mahkluk sosial yaitu A. Menurut kodratnya. Hidup bersama dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah B. sanksi dan mengikat! Kompetensi Dasar 1. adat istiadat. bentuk dan isinyaš Pentingnyaš norma hukum dalam kehidupan bernegara Menjelaskan tujuan dan fungsi ditetapkannyaš hukum dalam suatu negara Menunjukkan kepatuhan terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hariš 1. Mengenakan pakaian seragam dengan rapi D. Tuliskan dan jelaskan yang dimaksud dengan norma! 2.

biasaanya dalam perkara-pekara keperdataan. Hukum Publik. Pembagian hukum menurut sifatnya Menurut sifatnya. 4. Berdasarkan UUD 1945 pasal 1 ayat 3 dan penjelasan UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum. Contoh kongkret pasal 1366 BW. Contoh: Hukum Adat.bersifat memaksa dan tegas Unsur-unsur hukum: 1) Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat. Adanya pengakuan dan jaminan hak asasi manusia b. antar alat kelengkapan negara. adalah hukum yang mengatur hubungan antarwarga negara. barang siapa melanggarnya diancam dengan hukuman pidana. Hukum Publik. Dalam hukum pidana diatur berbagai masalah . 2) Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwewenang. Hukum Tertulis adalah hukum yang dirumuskan dalam peraturan tertulis. Hukum tertulis yang telah dikodifikasikan. Hukum tidak Tertulis. (1). Sifat-sifat hukum: Mengatur: Karena di dalam hukum itu memuat peraturan-peraturan tentang perintah dan larangan yang mengatur tingkah laku manusia dalam tata pergaulan hidup bermasyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. 2. merupakan peraturan yang tidak tertulis tetapi ditaati oleh masyarakat. Adanya suatu peradilan yang bebas dan tidak memihak. Contoh: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KHUPd). yaitu: a). b). disebut juga hukum negara. (2). b). Contohnya dlam perkara pidana. Hukum tertulis yang belum dikodifikasikan. Contoh: Hukum Perkoperasian. 3) Peraturan itu bersifat memaksa. Hukum Pidana Yaitu hukum yang mengatur perbuatan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan. Ciri negara hukum: a. Adanya asas legalitas c. 3. Perintah atau larangan itu harus ditaati oleh setiap orang. yang membawa kerugian kepada orang seorang lain. hukum dapat dibagi menjadi 2. dan Konvensi. Ciri-ciri hukum: yang menonjol dari hukum adalah adanya perintah atau larangan. mewajibkan orang yang karenanya salahnya menerbitkan kerugian itu. Hukum Publik terdiri dari: 1. Contoh: Kasus Korupsi. Hukum yang mangatur (hukum pelengkap) yaitu hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihakpihak yang bersangkutan telah membuat peraturannya sendiri dalam suatu perjanjian. yang menyebutkan: Tiap perbuatan melanggar hukum. Pembagian hukum menurut isinya a). serta antar warga negara dan negara yang menitikberatkan pada kepetingan umum. Memaksa: Karena hukum merupakan peraturan-peraturan hidup kemasyarakatan yang dapat memaksa orang supaya menaati tata tertib dalam masyarakat dan memberikan sanksi yang tegas (berupa hukuman) terhadap siapa yang tidak mau patuh/menaati. 4) Peraturan itu memuat sanksi yang tegas bagi siapa saja yang melanggar peraturan tersebut. Pembagian hukum menurut bentuknya a). menggantikan kerugian tersebut. Hukum yang memaksa yaitu hukum yang dalam keadaan bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak. Hukum Kebiasaan.

dan pengayom. yaitu hak-hak yang berlaku terhadap seseorang atas satu pihak tertentu saja. b).penempatan perwakilan diplomatik. Hukum Perdata Yaitu rangkaian peraturan-peraturan hukum yang mengatur hubungan hukum antara individu yang satu dengan individu yang lain. hukum mempunyai peranan yang sangat penting. harmonis. tenteram. Untuk mencapai keadilan dan ketertiban c. Di lingkungan keluarga 1. 6. Hukum sangat penting dalam menegakan kebenaran. yaitu hak-hak yang berlaku terhadap tiap orang dan dan hak perorangan. Pentingnya norma hukum dalam kehidupan bernegara Dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. dan sengketa antarwarga. 2. 5. 6. Mengikuti dan menaati kehendak orang tua untuk mewujudkan kehormonisan . Hukum Privat adalah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lain menitikberatkan kepentingan perorangan hukum privat disebut juga hukum sipil. Memberikan petunjuk bagi orang-orang dalam pergaulan masyarakat. Hukum Waris Adalah hukum yang mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal dunia (mengatur akibat-akibat dan hubungan keluarga terhadap peninggalan seseorang). 3. Hukum keluarga mencakup perkawinan beserta hubungan dalam hukum harta kekayaan antar suami/isteri . akan timbul kekacauan dalam masyarakat. 4. yang pada gilirannya nanti bisa memberikan suasana aman. yang pada gilirannya memberikan suasana aman. harmonis. Contoh perilaku patuh terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hari Berikut ini merupakan contoh perilaku patuh terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hari: a. sebab kalau tidak. yang terdiri dari: 1. maka sanksi harus dikenakan. perjanjian antarnegara. Hukum harta kekayaan meliputi hak mutlak. penjamin keadilan sosial. dan sejahtera bagi setiap warga dalam lingkungannya. dan kesejahteraan. dan sejahtera bagai warga negara. Hukum berfungsi untuk melindungi hak-hak setiap orang agar tidak dilanggar oleh orang lain atau sebagai penjamin kepastian hukum. Peran hukum dalam masyarakat adalah : a. Tujuan dan fungsi ditetapkannya hukum bagi suatu negara Hukum bertujuan mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat agar tercipta ketertiban. perwalian dan pengampunan. 5. Hal ini bisa terwujud bila hukum benar-benar dilaksanakan. tentram. keadilan. dengan menitikberatkan kepada kepentingan perindividu. Hukum Harta Kekayaan Adalah hukum yang mengatur tentang hubungan-hubungan hukum yang dapat dinilai dengan uang. kedamaian. 7. Jika ada yang melanggar. Hukum Keluarga Adalah hukum yang memuat rangkaian peraturan yang timbul dan pergaulan hidup dalam keluarga. Mendatangkan kemakmuran dan kebahagiaan pada rakyatnya b. Hukum Dagang Adalah hukum yang mengatur hubungan antara manusia dan badan hukum yang satu dengan yang lainnya dalam lapangan dan perdagangan atau perniagaan. hubungan antara orang tua dan anak-anaknya (kekuasaan orang tua). Mengatur pergaulan hidup manusia secara damai d. Hukum Perorangan Adalah hukum yang memuat himpunan peraturan-peraturan manusia sebagai subjek hukum dan tentang kecakapan untuk memiliki hak-hak serta untuk bertindak sendiri dalam melaksanakan hakhaknya itu.

gugup. waspada. 21 Maret 2010 Perkembangan Emosi dan Proses Pembalajaran Perkembangan Emosi dan Proses Pembelajaran A. bermusuhan. kepercayaan. setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Lebih lanjut Daniel Goleman (1995) mengatakan bahwa emosi merujuk kepada suatu perasaan pikiran-pikiran yang khas. kasmaran. ngeri. Kesedihan Meliputi pedih. kesal hati. kenikatan indrawi. dan mania. mengamuk. Bersikap yang mencerminkan kepatuhan terhadap apatur pemerintah dan negara 2. ditoal. senang sekali. rasa terpenuhi. hormat. sedih. senag. puas. Menjunjung musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama Diposkan oleh Summary di 18. bakti. terpesona. . tersinggung. melankolis. 2. perasaan. bangga. 3. riang. perasaan takut sekali. terhibur. kebaikan hati. tindak kekerasan. marah besar. was-was. kesepian. ringan paus. benci. panik. Rasa takut Meliputi cemas.b. jengkel. denyut. suram. Cinta Meliputi penerimaan. gembira. 4. B. muram. Definisi Emosi Menurut Drever (1986) mengartikan emosi sebagai suatu keadaan yang kompleks dari organisme yang menyangkut perubahan jasmani yang luas sifatnya (dalam pernafasan. kecut. girang. rasa pahit.30 0 komentar Minggu. Menurut Daniel Goleman (1995) dalam mendefinisikan emosi merujuk kepada makna yang paling harfiah yang diambil dari Oxford English Dictionary yang memaknai emosi sebagai suatu kegiatan atau pergolakan pikiran. berang. mengasihani diri. suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. sedih. dan kasih saying. suatu keadaan terangsang yang ditandai oleh perasaan yang kuat dan biasanya merupakan suatu dorongan ke arah suatu bentuk tingkah laku tertentu. Di lingkungan negara 1. Warga mendukung program pembangunan dan partisipasi sesuai dengan kemampuaannya c. 5. khawatir. Kenikmatan Meliputi kebahagian. Warga ikut serta dalam usaha menciptakan ketertiban dan kesejahteraan bersama d. Bentuk-bentuk Emosi Menurut Daniel Goleman (1995) ada delapan kelompok emosi: 1. tidak tenang. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa emosi adalah perubahan tingkah laku yang merujuk kepada suatu perasaan pikiran-pikiran yang khas. takjub. putus asan dan despresi. yang mendalam sifatnya dari perubahan perilaku. dan sebagainya) dan pada sisi kejiwaan. sekresi kelenjar. persahabatan. takut. terganggu. Menurut Chaplin (1989) dalam Dictionary of Psychology emosi sebagai suatu keadaan yang teransang dari organisme mencakup perubahan yang disadari. dan kebencian patologis. dan pabia. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan tidak benrtindak main hakim sendiri 3. nafsu. rasa dekat. Amarah Meliputi beringas. suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak.

Teori Peripheral Teori ini dikemukakan oleh James dan Lange. ada juga sejumlah teori-teori emosi yang lain yang juga menjelaskannya. hambatanhambatan pada pencernaan. marah atau cemas. Canon. baru kemusian dorongan pikiran. Teori Kedaruratan Emosi Teori ini dikemukakan oleh Cannon. 4. bahkan ingatannya sendiri-sendiri. merupakan teori ini gejala kejasmanian termasuk tingkah laku yang merupakan akibat dari emosi yang dialami oleh individu. yang disebut juga sebagai logika hati. 4. perasaan mendahului atau minimal berjalan serempak dengan pikiran. sedih dan senang. Dalam mekanisme emosi itu ada repertoar pikiran reaksi. Menurut teori ini dikatakan bahwa gejala-gejala kejasmanian atau tingkah laku seorang bukanlah merupakan akibat dari emosi. apabila sejumlah cirri suatu peristiwa tamapk serupa dengan kenangan masa lampau yang mengandung muatan emosi. Hubungan Emosi dengan Tingkah Laku Melalui teori kecerdasaan emosional yang dikemukakan oleh Daniel Golmen (1995) mengemukakan sejumlah cirri utama pikiran emosional sebagai bukti bahwa emosi memainkan peran penting dalam pola berpikir maupun tingkah laku individu. pengembangan atau pemuaian kantong-kantong di dalam paru-paru dan proses lainya yang mencirikan secara khas keadaan emosional seseorang. 3. 3.marah. 5. Memperlakukan realita sebagai realitas simbolik Logika pikiran emosional. Mendahulukan perasaan baru kemudian berpikir Pada dasarnya. karena kecepatan itu sehingga sikap hati-hati dan proses analitis dalam berpikir dikesampingkan begitu saja sehingga tidak jarang menjadi ceroboh. itu bersifat asosiatif. Cara seseorang berpikir dan bertindak pada saat meras senang dan romantik dan sangat berbeda dengan perilaku ketika sedang dalam keadaan sedih. Respon yang cepat tapi ceroboh Dikatakan bahwa pikiran yang emosional itu ternya jauh lebih cepat daripada pikiran yang rasional karena pikiran emosional sesungguhnya langsung melompat bertindak tanpa mempertimbangkan apa pun yang akan dilakukanny. C. Menurut teori ini reaksi yang mendalam dari kecepatan jantung yang semakin bertambah akan menambah cepatnya aliran darah menuju ke urat-uratnya. 2. Teori Kepribadian Menurut teori ini emosi merupakan suatu aktivitas pribadi yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Realitas ditentukan keadaan Pikiran emosional pada diri individu itu dala bekerjanya sebenarnya banya ditentukan oleh keadaan dan ditekan perasaan tertentu yang sedang menonjol pada saat itu. Teori Sentral Teori ini dikemukan oleh Walter B. melainkan emosi yang dialami oleh individu itu sebagai akibat dari gejala-gejala kejasmanian. pikiran rasional sesungguhnya membutuhkan waktu sedikit lama disbanding dengan pikiran emosional sehingga dorongang yang lebih dahulu muncul adalah dorongan hati atau emosi. 2. Dalam urutan respon yang cepat. Masa lampau diposisikan sebagai masa sekarang Dari sudut pandang ini. Adapun cirri utama pikiran emosional tersebut adalah sebagai berikut: 1. Artinya memandang unsur-unsur yang melambagkan suatu realitas itu sama dengan realitas itu sendiri. Selain teori kecerdasan mosional yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan atau pengaruh emosi terhadap tingkah laku. maka pikiran emosional akan menanggapinya dengan memicu perasaan-perasaan yang berkaitan dengan peristiwa yang diingat itu. keudian menyiapkan organism . Ada pun teori-teori tersebut adalah: 1. Repertoar itu menjadi sangat menonjol pada saat yang disertai dengan intensitas emosi yang tinggi.

tetapi pada saat remaja cara-cara semacam itu justru dapat menimbulkan ketegangan yang lebih berat antara remaja dengan orang tuanya. E. Periode Remaja Awal Selama perkembangan ini gejala fisik yang semakin tampak jelas adalah pertumbuhan fungsi alat-alat kelamin. Periode Remaja Akhir Selama periode ini remaja mulai memandang dirinya sebagai orang dewasa dan mulai mampu menunjukan pemikiran. Karena perubahan alat-alat kelamin serta perubahan fisik yang semakin nyata ini. Tidak setiap remaja dapat menerima perubahan kondisi tubuh seperti itu. 2. tetapi ada juga yang penuh dengan cinta kasih. Oleh sebbab itu. remaja sering kali mengalami kesulitan dalam menyesuiakan diri dengan perubahan-perubahan itu. sikap. orang tua dan masyarakat. Hormon-hormon tertentu mulai berfungsi sejalan dengan perkembanagan alat kelaminya sehingga dapat menyebabkan rangsangan di dalam tubuh remaja seringkali menimbulkan masalah dalam perkembangan remaja. 2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Emosi Subyek Didik Berikut ini merupakan factor yang mempengaruhi perkembangan emosi remaja sebagai subyek didik: 1. pertumbuhan ini hanya terbats pada bagian-bagian tertentu saja yang mengakibatkan postur tubuh menjadi tidak seimbang.melebihi sehingga mereka mudah tersinggung dan cengeng. kurang perhatian dari orang lain. lebih-lebih jika perubahan tersebut menyangkut perubahan kulit yang kasar dan penuh jerawat. termasuk remaja. Perubahan Jasmani Perubahan jasmani yang ditunjukan dengan adanya pertumbuhan yang sangat cepat dari anggota tubuh memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan emosi remaja. misalnya ketika dulu masih anak-anak. Periode Remaja Tengah Karena tuntutan peningkatan tanggung jawab ini tidak hanya datang dari oramg tua atau anggota keluarga lainya melainkan juga dari masyarakat sekitarnya maka tidak jarang masyarakat terbawa-bawa menjadi masalah bagi remaja. Kontrol terhadap dirinya bertambah sulit dan mereka merasa cepat marah dengan cara-cara yang kurang wajar untuk meyakinkan dunia sekitarnya. 4. Dalam konteks ini Gardner (1992) . mamanjakan anak. Perbedaan pola interaksi orang tua seperti ini dapat berpengaruh terhadap perbedaan perkembangan emosi remaja. 3. Pada taraf ini permulaan. Akibatnya. Perubahan Pola Interaksi dengan Orang Tua Pola interaksi oramg tua dengan anak. acuh tak acuh. Mereka juga mulai memilih cara-cara hidup yang dapat dipertanggung jawabkan terhadap dirinya sendiri. Melihat fenomena yang sering terjadi dalam masyarakat yang sering kali juga menunjukan kontradiksi dengan nilai-nilai moral yang mereka ketahui. tidak jarang mereka cenderung menyendiri sehingga tidak jarang pula merasa terasing. sangat bervarisai Ada yang pola interaksinya menurut apa yang dianggap terbaik oleh dirinya sendiri saja sehingga ada yang bersifat memaksa kehendak. orang tua dan masyarakat mulai memberikan kepercayaan yang selayaknya kepada mereka. Perilaku seperti ini sesungguhnya terjadi karena adanya kecemassan terhadap dirinya sendiri sehingga muncul dala reaksi yang kadang-kadang tidak wajar. dan perilaku yang semakin dewasa. Interaksi dengan orang tua juga mulai menjadi semakin lebih bagus dan lancer karena mereka sudah semakin memiliki kebebasan yang relative terkendali serta emosinya mulai stabil. Pilihan arahan hidup semakin jelas dan mulai mampu mengambil pilihan serta keputusan tentang arah hidupnya secra lebih bijaksana bwlum bisa secara penuh. orang tua bisa memukul jika anak berbuat nakal. Cara memberikan hukuman. Ketidak seimbangan tubuh ini sering mempunyai akibat yang tidak terduga pada perkembangan emosi remaja. maka tidak jarang juga remaja mulai meragukan tentang apa yang disebut baik atau buruk. atau bahkan merasa tidak ada orang yang memperdulikannya. tetapi juga cepat merasa senang atau bahkan meledak-ledak.

Perubahan Interaksi dengan Sekolah Pada anak-anak. Oleh sebab itu. Kepercayaan yang diperoleh dari penerimaan lingkungan ini dapat menjadi dasar bagi kepercayaan terhadap dirinya sendiri dan kesehatan terhadap perkembangan emosionalnya. Perbedaan Individual dalam Perkembangan Emosi Proses kematangan perkembangan emosi mempunyai hubungan yang erat dengan pertumbuhan dan perkembangan. Kadang-kadang mereka dianggap sudah dewasa. Apabila kondisi orang tua saat ini dapat melakukan hubungan yang penuh cita kasih atau secara naluriah memberikan kepercayaan bahwa kehadiran bayinya tersebut sangat diinginkan dan dikasihai mereka maka akan diharapkan akan dapat . Prilaku dunia laur semacam ini akan 5. Penerapan nilai yang berbeda semacam ini jika tidak disertai dengan pemberian pengertian bijaksana dapat menyebabkan remaja brtingah laku emosional. Sebab. Gangguan emosional yang mendalam dapat terjadi ketika cinta rejama tidak terjawab. sekolah merupakan suatu tempat pendidikan yang amat diidealkan oleh mereka. Pada masa remaja tengah biasanya remaja benar-benar mulai jatuh cinta dengan lawan jenisnya. Dalam menuju pembaharuan para remaja sering terbentur pada nilai-nilai yang tidak dapat mereka terima atau yang sama sekali bertentangan dengan nilai-nilai yang menarik bagi mereka. Sebaiknya. Para guru merupakan tokoh yang sangat penting dalam kehidupan mereka karena selain tokoh intelektual. 4. apabila remaja putrid mempunyai banyak temanlaki-laki sering dianggap tidak baik atau bahkan mendapat predikat yang kurang baik juga. atau karena pemutusan hubungan cinta sepihak sehingga banyak mendatangkan kecemasan bagi orang tua dan bagi remajaitu sendiri. lebih patuh. Sejak lahir sampai kira-kira berumur 15 bulan. sebelum menginjaki masa remaja. guru juga merupakan okoh otoritas bagi para peserta didiknya. ditolak. tidak jarang orang tua justru merasa tidak gembira atau bahkan cemas ketika anak mereka jatuh cinta. kebutuhan utama mereka adalah mendapatkan kepercayaan dan kepastian bahwa dirinya diterima oleh lingkungannya. Gejala ini sebenarnya sehat bagi remaja. tiak jarang anak-anak lebih percaya. Penerimaan lingkungan pada fase ini sangat menentukan bagi perkembngan hidup selanjutnya. Kalau remaja laki-laki memiliki teman banyak perempuan. Sebaliknya kalau remaja berhasil diberikan penyaluran yang positif untuk mengembangkan idealismenya akan sangat bemanfaat bagi pengembangan lebih lanjut samapi mereka memasuki masa dewasa. minum-minuman keras. tetapi juga tidak jarang menimbulkan konflik atau gangguan emosi pada remaja jika tidak diikuti dengan bimbingan dari orang tua atau orang yang lebih dewasa.teman lawan jenis. Idealisme seperti ini tentunya tidah boleh diremehkan dengan anggapan bahwa semuanya akan muncul kalau mereka nanti sudah dewasa. atau tindak kriminal dan kekerasan.Oleh karena itu. Ada sejumlah perubahan pandangan dunia luar yang dapat menyebabkan konflik-konflik emosional dalam diri remaja. yaitu sebagai berikut: Sikap dunia terhadap remaja sering tidak konsisten. tetapi mereka tidaka mendapat kebebasan penuh atau peran wajar sebagaimana orang dewasa. Pada saat itu timbulah idelisme untuk mengubah lingkungannya. bahkan lebih takut kepada gurunya ketimbang kepada orang tuanya. Seringkali kekosongan remaja dimanfaatkan oleh pihak luar yang tidak bertanggung jawab yaitu dengan cara melibatkan remaja tersebut ke dalam kegiatan-kegiatan yang merusak dirinya dan melanggar nilainilai moral seperti: penyalahgunaan obat terlarang. mereka mendapat predikat popular dan mendatangkan kebangaan. Dunia luar atau masyarakat masih menerapkan nilai-nilai yang berbeda untuk remaja laki-laki dan perempuan. F. positif dan konstruktif. idealisme yang dikecewakan dapat berkembang menjadi tingkah laku emosional yang destruktif. Perubahan Pandangan Luar Faktor penting yang dapat mempengaruhi perkembangan emosi remaja selain perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri remaja itu sendiri adalah pandangan dunia luar dirinya. Posisi guru semacam ini sangat strategis bila digunakan untuk pengembangan emosi anak melalui penyampaian nilai-nilai luhur.

Belajarlah memahami sudut pandang orang lain (empati) e. Pengembangann Keterampilan Kognitif Cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan keterampilan kognitif individu adalah: a. Memahami perbedaan antara perasaan dan tindakan 2. Belajarlah menggunakan langkah-langkah penyeesaian masalah dan mengambil keputusan. Mengidentifikasi dan memberikan nama-nama atau label-label perasaan b. Menilai intensitas perasaan d. misalnya: mengenali pengaruh sosial terhadap perilaku dan emlihat diri sendiri dalam perspektif masyarakat yang lebih luas c. dan memperthitungkan akibat-akibat yang mungkin timbul d.T. keadaan jasmani. Belajarlah melakukan dialog batin sebagai cara untuk menghadapi dan mengatasi suatu masalah atau memperkuat perilaku diri sendiri b. misalnya: mengedalikan dorongan hati. Pengembangn Keterampilan Emosional Cara yang dapat dilakukana untuk mengembangkan keterampilan emosional adalah: a. misalnya mengajukan permintaan-permintaan denga jelas. menanggapi kritik secara efektif. Cara lain yang dapat digunakan sebagai intervensi edukatif untuk mengembangkan emosi remaja agar dapat berkembang kearah memiliki kecerdsan emosional adalah dengan mengembangkan kegiatankegiatan yang di dalamnya mengandung materi yang dikembangkan oleh Daniel Goleman (1995) yang kemudian diberinama Self-science Curiculum . G. misalnya: berkomunukasi melalui hubungan pandangan mata. posisi tubuh dan sejenisnya. intelegensinya maupun kepribadiannya. Belajarlah bersikap positif terhadap kehidupan g. yakni perilaku mana yang dapat diterima dan mana yang tidak f. Mengungkapkan perasaan c. mendeskripsikan sesuatu kepda orang lain dengan jelas. perubahan individual dalam perkembangan emosi sangat dimungkinkan terjadi. Pengembangan Keterampilan Perilaku Cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan keterampilan perlaku individual dalah: a. Belajarlah membaca dan menafsirkan isyarat-isyarat sosial. Proses Pembelajaran untuk Membantu Perkembangan Emosi Subjek Didik Intervensi pendidikan untuk mengembangkan emosi remaja agar dapat berkembang kearah memiliki kecerdasan emosional. dan sejenisnya. Mengendalikan dorongan hati g. ekspresi wajah. Belajar keterampilan komunikasi non-verbal. Mengelola perasaan e. bahwa manusia berbeda satu sama lain dalam berbagai aspek. yaitu sebagai mana dipaparkan berikut ini: 1. gerak-gerik. Belajarlah mengabil keputusan pribadi 3. Belajarlah mengembagkan kesadaran diri. mengidentifikasi tindakan-tindakan alternatif. ikut serta dalam kelompok-kelompok kegiatan positif yang banyak menggunakan komunikasi verbal. menolak pengaruh negatif. baik dalam bakat. Belajar keterampilan komunikasi verba. misalnya mengembangkan harapan-harapan yang realistis tentang diri sendiri 3. Menggurangi stress h. minat. Belajarlah memahami sopan satun. Belajarlah mengembangkan kesadaran diri 2. keadaan sosial. salah satu diantaranya menggunakan intervensi yang dikemukakan oleh W. Menunda pemuasan f. kenyataan sebagimana telah diuraikan terdahulu. menetukan sasaran. Grant Consortium tentang Unsur-unsur AktifProgram Pencegahan yaitu sebagi berikut: 1.Namun. Belajarlah mengelola keputusan . Berdasarkan faktor-faktor pengaruh tersebut. mendengarkan orang lain. b.

13. Belajarlah menyelesaikan konflik .

hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. tempat kelahiran. Asas Kewarganegaraan di Indonesia : ‡ Asas kelahiran (Ius soli) adalah penentuan status kewarganegaraan berdasarkan tempat atau daerah kelahiran seseorang. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya. yang dapat dibedakan menjadi warga negara asli dan warga negara asing (WNA). ‡ Asas keturunan (Ius sanguinis) adalah pedoman kewarganegaraan berdasarkan pertalian darah atau keturunan. yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan. Pengertian kewarganegaraan dapat dibedakan dalam arti : 1) Yuridis dan Sosiologis. yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai warga negara itu. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. Jika keadaannya seperti ini. sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Kewarganegaraan Warga Negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi. Oleh karena itu. Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28. ‡ Bukan Penduduk. syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. dan 2) Formil dan Materiil. maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya. atau segala hal yang berhubungan dengan warga negara. walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. ‡ Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. dan sebagainya. memiliki domisili atau tempat tinggal tetap di suatu wilayah negara. dan sebagainya. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. yaitu paradigma suami isteri atau ikatan keluarga . Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat. ‡ Asas Perkawinan : Status kewarganegaraan dapat dilihat dari sisi perkawinan yang memiliki asas kesatuan hukum. adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa ‡ Istilah Kewarganegaraan (citizenship) memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya.

Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. yaitu seseorang (penduduk) yang tinggal di perbatasan antara dua negara. hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.´(pasal 28A). Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain . ‡ Bipatride ( dwi Kewarganegaraan ) adalah kewarganegaraan yang timbul apabila peraturan dari dua negara terkait seseorang dianggap warganegara ke dua negara tersebut.hak beragama." . tumbuh. . jaminan. . dan Berkembang´ . . seseorang tidak diakui sebagai warga negara dari negara manapun. keamanan. menyatakan: ³tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi : segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. (pasal 28C ayat 1) . .Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).Wajib menaati hukum dan pemerintahan. dan negaranya.Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang.Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : ³Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan´ (pasal 27 ayat 2). Pasal 28J ayat 2 menyatakan : "Dalam menjalankan hak dan kebebasannya.´ . Hak Warga Negara Indonesia : . (pasal 28C ayat 2). . . dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum. (pasal 28I ayat 1). ³Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup.Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945.Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan.Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup.Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat. bangsa. hak untuk tidak disiksa. nilai-nilai agama.Hak atas pengakuan. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara´. seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia.setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral.Hak atas kelangsungan hidup. ilmu pengetahuan dan teknologi. ‡ Multipatride.Status Kewarganegaraan Indonesia : ‡ Apatride ( tanpa Kewarganegaraan ) adalah seseorang yang memiliki status kewarganegaraan hal ini menurut peraturan kewarganegaraan suatu negara. hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani. Kewajiban Warga Negara Indonesia : .(pasal 28D ayat 1).Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: ³setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. . perlindungan. hak untuk tidak diperbudak.

selain dibentuk peraturan hukum. Peraturan Perundang-Undangan. hak memeluk agama. Pasal 30. negara. Hak asasi manusia tidak boleh dilanggar. segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya. dan 30. Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26. Macam Hak Asasi Manusia a. Pada amandemen keempat diubah halhal sebagai berikut : a. HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA 1. juga di bentuk kelembagaan yang menangani masalah yang berkaitan dengan penegakan HAM. ayat (1). Penegakan HAM Memberi jaminan perlindungan terhadap HAM. syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. batang Tubuh UUD 1945. dibeli ataupun diwarisi. Ketetapan MPR. c. Pengakuan Bangsa Indonesia akan HAM Pengakuan HAM pada Pembukaan UUD 1945 Alenia 1 dan Alenia 4. mengeluarkan pikiran dengan lisan.yang layak di terima oleh setiap manusia. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang. Hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang. Dan pada ayat (2). dan hak untuk mendapat pengajaran. dan kehidupan sosial. Pasal 28. Seperti mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak. Hak selalu beriringan dengan kewajiban-kewajiban. Konvensi Internasional tentang HAM Konvensi Internasional terhadap HAM adalah wujud nyata kepedulian masyarakat internasional akan pengakuan. ayat (1). 27. b. MPR pada Bab II pasal 2 menyebutkan bahwa anggota MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD yang dipilih melalui pemilu. 28. 4. Pokok Pikiran Amandemen UUD 1945 Amandemen Ke-Empat Amandemen keempat diarahkan untuk memperbaik penyelenggaran negara dan penekanan perhatian pada pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. penegakan HAM. yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Perubahan ini menunjukkan bahwa . Pemilu. ini merupakan sesuatu yang harus kita lakukan bagi bangsa. Jadi anggota MPR tidak ada lagi yang berasal dari penunjukkan. dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang. ayat (1). 4. wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. 2. Pasal 27. perlindungan. b. hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Keikutansertaan Indonesia dalam Konvensi Internasional Tanggung jawab dan menghormati atas berbagai konvensi internasional tantang HAM tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan indonesia untuk instrumen internasional. Pasal 26. 2. proses pemilu pemilihan presiden dilakukan melalui putaran kedua apabila pada putaran pertama gagal memperoleh pemenang. 3. Pada ayat (2). taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Hak Asai Manusia tidak perlu diberikan. yaitu : 1. 3.

Hak berserikat dan berkumpul. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan. maka secara bertahap diadopsi oleh negara-negara sebagai bentuk pengakuan rezim normatif internasional yang dikonstruksi untuk menata hubungan internasional. Undang-Undang Dasar 1945 yang telah lahir sebelum DUHAM memiliki perspektif hak asasi manusia yang cukup progresif. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban.´ Sebagai warga negara yang baik kita wajib membina dan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib. alinea 1 : ³Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. utamanya melalui organ Perserikatan Bangsa-Bangsa. Perubahan UUD diatur dalam Bab XVI pasal 37 dalam pasal tersebut diatur ketentuan dan syarat perubahan UUD kecuali negara kesatuan Republik Indonesia. bahwa ³Tiap-tiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya´. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang´. yang kemudian diikuti oleh sejumlah kovenan maupun konvensi internasional tentang hak asasi manusia. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). karena sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi : Hak dan kewajiban dalam bidang politik ‡ Pasal 27 ayat (1) menyatakan. utamanya pasal-pasal dalam DUHAM. Arti pesannya : 1. Konsep Hak dan Kewajiban dalam UUD 1945 Memasukkan hak-hak asasi manusia ke dalam pasal-pasal konstitusi merupakan salah satu ciri konstitusi moderen. Setidaknya. 2. 2. semua media pers dalam mengeluarkan pikiran Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya . ada lebih dari 80 persen diantaranya yang telah memasukkan pasal-pasal hak asasi manusia.e. dari 120an konstitusi di dunia. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. ‡ Pasal 28 menyatakan. Perkembangan ini sesungguhnya merupakan konsekuensi tata pergaulan bangsabangsa sebagai bagian dari komunitas internasional. yaitu : 1. di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya. Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturan lainnya. Dalam konteks sejarah dan secara konsepsional. Sejak dideklarasikannya sejumlah hak-hak asasi manusia dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia atau biasa disebut DUHAM 1948 (Universal Declaration of Human Rights). bahwa ³Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

‡ Pasal 33 ayat (2). Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam ‡ Pasal 30 menyatakan. Kewajiban memelihara alat-alat sekolah. 2. ‡ Pasal 33 ayat (3). Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah.2. Kewajiban bekerja keras dan terarah untuk menggali dan mengolah berbagai sumber daya alam. Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. 3. ‡ Pasal 34 menyatakan bahwa ³Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara´. Arti pesannya adalah : 1. . Arti pesannya adalah : 7. menyatakan bahwa ³Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat´. tidak merugikan kepentingan orang lain. 6. 3. menyatakan bahwa ³Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara´. menyatakan. Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32. 5. Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah. 4. Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi ‡ Pasal 33 ayat (1). Hak memperoleh jaminan kesejahteraan ekonomi. Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya. misalnya dengan tersedianya barang dan jasa keperluan hidup yang terjangkau oleh daya beli rakyat. Arti pesannya : bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. Kewajiban dalam mengembangkan kehidupan ekonomi yang berazaskan kekeluargaan. 8. bahwa ³Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara´. 4. kebersihan dan ketertibannya. Hak dipelihara oleh negara untuk fakir miskin dan anak-anak terlantar. sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. Kewajiban membantu negara dalam pembangunan. Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa ³Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu´. 5. bahwa ³Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan´.