P. 1
Keputihan Atau Fluor Albus Merupakan Sekresi Vaginal Abnormal Pada Wanita

Keputihan Atau Fluor Albus Merupakan Sekresi Vaginal Abnormal Pada Wanita

|Views: 693|Likes:
Published by Tetra Arya Saputra

More info:

Published by: Tetra Arya Saputra on Nov 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita.

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Gejala keputihan

Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu. Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri. Gadis muda terkadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Penyebab keputihan
Dengan memperhatikan cairan yang keluar, terkadang dapat diketahui penyebab keputihan.
• • • •

Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan. Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu. Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker. Kelelahan yang sangat berat.

kekuningan. Bau dari keputihan pun beragam. Salah satunya masalah sepele tapi jangan sampai kecele adalah masalah keputihan yang dialami wanita / perempuan. wanita dewasa apabila ia dirangsang sebelum dan pada waktu koitus (Coitus). dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih atau bersenggama. kerap disertai bau busuk. fisiologik dan patologik. rasa terbakar di bibir kemaluan. pada wanita berpenyakit menahun dengan neurosis. Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari liang senggama (vagina) yang terkadang disertai rasa gatal. virus). waktu menarche. berbau telur busuk. abu-abu. Hal ini karena keputihan terbagi menjadi dua. tentu Anda pernah mendengar istilah keputihan. dapat tanpa bau. Nah. keputihan dapat menyerang wanita mulai dari kanak-kanak hingga menopause. dan biasanya wanita yang belum dewasa tidak begitu mempedulikan masalah keputihan. kali ini kita coba pelajari lebih jauh apa dan mengapa keputihan itu dapat terjadi pada seorang wanita. Melanjutkan artikel PMS pada wanita (Pre-Menstruasi Syndrom) sebelumnya. nyeri. parasit. pada fisiologik cairan kadang-kadang berupa mukus yang mengandung banyak epitel dengan leukosit yang jarang. dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti kepala susu. Keputihan karena fisiologik dapat ditemukan pada bayi yang baru lahir hingga berumur kira-kira sepuluh hari. bahkan anyir seperti ikan mentah. Tapi jangan salah keputihan itu juga bisa dialami wanita dari masa kanak-kanak bahkan tidak pandang bulu mau wanita cantik atupun tidak cantik yang berbulu banyak ataupun sedikit bisa terkena keputihan. Sebagai wanita dewasa. Namun dapat pula akibat adanya benda asing dalam liang . terdapat lebih banyak leukosit. Warna cairan keputihan bervariasi. perbedaan fisiologik dan patologik adalah. Sementara keputihan patologik utamanya disebabkan infeksi (jamur. dan wanita dengan ektropion porsionis uteri. waktu ovulasi. padahal jika sudah akut agak sulit untuk mengobati keputihan yang diidap wanita dari masa kanak-kanak sampai dewasa. Sedangkan pada patologik.Apa itu keputihan pada wanita ? Bagaimana penanggulangannya ? Sering sekali pertanyaan yang terdengar sederhana tapi cukup rumit saat mencari jawaban dan penanggulangannya. kuman. Menurut para pakar sex (pakar seksologi). Dunia Wanita memang dunia yang menyimpan banyak hijab yang layak disingkap. Terutama pada wanita usia dewasa. Celakanya. dari putih. serta bagaimana cara terbaik untuk menanggulanginya.

• • • • • Gonococcus. Kuman ini mudah mati setelah terkena sabun. Vagina menjadi kemerahan akibat radang. misalnya akibat. Cairannya banyak. liang senggama dan bibir kemaluan. kelainan bawaan dari alat kelamin wanita. Lalu. obat pemusnah atau pemungkas. Penyakit ini dapat terlihat sebagai kutil-kutil kecil di liang senggama dan bibir kemaluan. yang sebetulnya merupakan nanah yang terdiri dari sel darah putih yang mengandung kuman Neisseria gonorrhoea. yaitu sebagai penawar saja. Warnanya kekuningan. Chlamydia trachomatis. Merencanakan pengobatan setelah melihat kelainan yang ditemukan. • • Melakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat tertentu untuk mendapatkan gambaran alat kelamin yang lebih baik. gatal. menyebabkan peradangan vagina tak spesifik. dan sinar matahari. akseptor pil KB. Treponema pallidium. kuman ini sering menyebabkan penyakit mata trakhoma. berwarna keabu-abuan. Penanggulangan Keputihan Pemeriksaan dokter baiknya segera dilakukan bila keputihan mulai menyerang Anda. Menghasilkan asam amino yang akan diubah menjadi senyawa amin bau amis. . putih susu (sering berbentuk kepala susu). atau lebih dikenal dengan nama GO. Cara penularannya melalui senggama. bibir kemaluan. berbuih seperti air sabun. dan gatal. adalah penyebab penyakit kelamin sifilis. nyeri bila ditekan atau perih saat buang air kecil. bau. adanya kanker atau keganasan pada alat kelamin terutama di leher rahim. Sementara keputihan akibat virus disebabkan Human Papiloma Virus (HPV) dan Herpes simpleks. bagaimana pengobatan yang rasional untuk mengatasi keputihan? Beberapa cara dapat dilakukan. Gardenerella.senggama. Predisposisinya adalah kehamilan. dan melakukan penghancuran lokal pada kutil leher rahim. seperti melakukan pemeriksaan kolposkopi yang berupa alat optik untuk memperbesar gambaran leher rahim. dalam hal ini mencari darimana keputihan itu berasal. atau melakukan pembedahan. Infeksi akibat kuman (bakteri). vulva kemerahan. deterjen. Ditemukan di cairan vagina dengan pewarnaan Diemsa. Infeksi akibat jamur biasanya disebabkan spesies candida. Cairannya kental. Parasit penyebab keputihan terbanyak adalah Trichomonas vaginalis. Biasanya mengisi penuh sel-sel epitel vagina berbentuk khas clue cell. gangguan hormonal akibat mati haid. liang senggama. Tujuannya: Menentukan letak dari bagian yang sakit. Diabetes melitus. alkohol.

Dettol. dengan menggunakan kawat berlubang yang dialiri listrik atau dipancung berbentuk kerucut ke bawah menggunakan pisau bedah yang disebut konisasi. dsb. thiamfenikol. atau kanker leher rahim). lebih baik mencegah ketimbang mengobati. pencegahan bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti menggunakan alat pelindung (kondom). Selain itu dapat dilakukan penyinaran dengan radioaktif atau penyuntikan sitostatika. Nah. eritromisin. tapi tidak membunuh kuman penyebabnya. Atau bisa dilakukan pengangkatan seluruh badan kandungan yang disebut histerektomia (jika ada prakanker leher rahim. banyak juga keputihan yang membandel. Sementara penghancuran lokal dan pembedahan berupa pengangkatan sebagian jaringan leher rahim. doksisiklin. pemakaian obat atau cara profilaksis (pemakaian obat antibiotika disertai dengan pengobatan terhadap jasad renik penyebab penyakit). Karena itu.Obat-obat penawar misalnya Betadine vaginal kit. dan melakukan pemeriksaan dini. penisilin. Dalam kasus keputihan. tetrasiklin. yang sekadar membersihkan cairan keputihan dari liang senggama. . Intima. Sedangkan obat pemunah misalnya vaksinasi.

tidak gatal dan jumlah cairan bisa sedikit dan bisa cukup banyak Gejala fluor albus yang patologis adalah cairan dari vagina keruh dan kental. bakteri(kuman E. dan rentan mengalami infeksi.8-4. Dengan tingkat keasaman ini. penyakit diabetes melitus. akibat rangsangan seksual. warna tergantung dari kuman yang menginfeksi. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat. cairan sperma. darah haid. dan gangguan hormon seperti saat pubertas. bakteri. Lactobacillus akan subur dan bakteri patogen akan mati. Sekret tersebut dapat bervariasi dalam konsistensi. protozoa (Trichomonas vaginalis) Patofisiologi Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang sangat rentan terhadap infeksi.2. Ketidakseimbangan ekosistem vagina disebabkan banyak faktor. Di sini estrogen berperan dalam menentukan kadar zat gula sebagai simpanan energi dalam sel tubuh (glikogen). saat menjelang atau setelah menstruasi. pertahanan alamiah akan turun. Infeksi juga terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem di vagina. . Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri. atau menopause. kehamilan. penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching). Fluor albus (keputihan) terbagi menjadi dua yaitu keputihan yang fisiologis dan keputihan yang patologis. Glikogen merupakan nutrisi dari Lactobacillus. misalnya tingkat keasaman menurun. warna dan bau. Gejala fluor albus yang fisiologis adalah cairan vagina jernih. Di antaranya kontrasepsi oral. yang menentukan suasana asam di dalam vagina. saat wanita hamil. dengan pH di kisaran 3. sehingga kuman penyakit seperti jamur. 95% Lactobacillus. terasa gatal dan jumlah cairan banyak Etiologi (penyebab) Fluor albus fisiologis timbul dalam keadaan ovulasi.Keputihan atau secara medis disebut fluor albus atau leukorrhea adalah keluarnya sekret dari vagina. maupun virus mudah masuk ke liang vagina. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang. yang akan dimetabolisme untuk pertumbuhannya. Staphylococcus). Keputihan yang fisiologis pasti terjadi pada setiap wanita karena hal ini adalah normal sedangkan keputihan yang patologis sangat dipengaruhi oleh infeksi daerah genital. dan dalam keadaan stress Penyebab Utama fluor albus patologis adalah infeksi daerah genital. antibiotika. Bila keseimbangan itu terganggu. Hal ini disebabkan batas antara uretra dengan anus sangat dekat. parasit. berbau busuk. kuman penyebabnya dapat berupa jamur (Candida albicans). dapat juga disebabkan oleh sakit yang lama. Ekosistem vagina merupakan lingkaran kehidupan yang dipengaruhi oleh dua unsur utama. bakteri patogen tidak akan mengganggu. 5% patogen. yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus atau bakteri baik. tidak berwarna. kurang gizi dan anemia. coli.

infeksi Chlamydia. Diagnosis Diagnosis fluor albus dibangun berdasarkan gejala klinik dan pemeriksaan laboratorium Penatalaksanaan Farmakologis : Sebaiknya segera konsultasi ke dokter setempat Non-farmakologis: Pasangan seksual juga harus diobati walaupun tidak ditemukan gejala klinik. Padahal adanya flora normal dibutuhkan untuk menekan tumbuhan yang lain itu untuk tidak tumbuh subur. Diagnosis banding fluor albus. gatal. dan gonorrhea KOmplikasi Infertilitas/masalah kesuburan. vulvovaginitis. hubungan seks selama masa pengobatan sebaiknya dihindari. pelvic inflamatori disease. Begitu seorang wanita melakukan hubungan seks. dan menimbulkan ketidaknyamanan. Kalau keasaman dalam vagina berubah maka kuman-kuman lain dengan mudah akan tumbuh sehingga akibatnya bisa terjadi infeksi yang akhirnya menyebabkan fluor albus. serta dapat memfasilitasi terjadinya HIV. . gangguan perkembangan dan berat badan lahir rendah (BBLR) terutama akibat bacterial vaginosis dan infeksi Trichomonas.Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain. atropik vaginitis. Ca Cervix. pada wanita hamil dapat menyebabkan bayi prematur. maka wanita tersebut terbuka sekali terhadap kuman-kuman yang berasal dari luar. Karena itu fluor albus pun bisa didapat dari kuman penyebab penyakit kelamin yang mungkin dibawa oleh pasangan seks wanita tersebut. yang berbau. uretritis. hindari pemakaian barang-barang yang mudah menimbulkan fluor albus rekuren.

bertelur 100. NEMATHELMINTHES / cacing gilik ( kelas NEMATODA ) b.Helmintologi Ilmu yang mempelajari tentang parasit cacing Bedasarkan toksonominya dibagi atas : a. NEMATODA Jaringan 1. Cacing betina 22-35 cm. Siklus dari telur matang menjadi dewasa + 2 bulan. terdiri dari telur yang dibuahi dan tidak dibuahi. PLATYHELMINTHES / cacing pipih ( kelas TREMATODA/ cacing daun dan kelas CEStODA / cacing pita) * NEMATODA * Terdiri dari 1. batuk demam dan eosinofilia (Sindrom LOEFFLER) * Cacing dewasa : gangguan pada usus.000 / hari. diare. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]-> < ![endif]--> Telur dibuahi dilingkungan bentuk infektif + 3 minggu tertelan menetas usus halus (larva) menembus dinding usus halus pembuluh darah & saluran limfe < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]-> < ![endif]--> < ![endif]--> Jantung paru – paru alveolus Trakhea dan bronkus faring (rangsangan batuk (tertelan) Oesofagus usus halus (dewasa).000-200. NEMATODA Usus 2. hidup dalam rongga usus muda. Ganguan pada penderita akibat dari * Larva : pada paru – paru dapat terjadi pendarahan pada dinding alveolus. NEMATODA USUS * Ascaris Lumbricoides * Panjang cacing jantan 10-30 cm. mual. konstipasi. dan kurang napsu makan .

daerah pertambangan dan perkebunan. Bentuk badan menyerupai huruf S. Pada manusia larva tidak menjadi dewasa. * Cacing Tambang* (Hookworm)  Necator americanus : Manusia (Necatoriasis)  Ancylostoma duodenale : Manusia (Ankilostomiasis)  Ancylostoma braziliense : Kucing. anjing Necator americanus dan Ancylostoma duodenale Penyebaran cacing ini diseluruh daerah khatulistiwa dan tewmpat lain dengan keadaan yang sesuai. jantan 0. Mis . Ancylostoma betina bertelur + 10. anjing  Ancylostoma caninum : Kucing. T cati = Kucing. kadang – kadang ditemukan pada manusia sebagai parasit pengembara. demam dan hepatomegali. T. canis = anjing. Stadium Larva .* Toxocara canis dan Toxocara cati * Yaitu cacing yang terdapat pada anjing dan kucing. Necator americanes betina bertelur + 9000 butir/hari. Daur hidup .000 butir / hari. Gejala Necatoriasis dan Ankilostomiasis .8 cm. tetapi mengembara dialat-alat dalam terutama hati. Penyakitnya VISCERAL LARVA MIGRANS. bentuk badan menyerupai huruf C. anjing  Ancylostoma ceylanicum : Kucing. Dengan gejala eosinofilia. Telur→ larva rabditiform → larva filariform → menembus kulit → kapiler darah → jantung kanan → paru→ bronkus → trakhea → laring → usus halus. panjang cacing betina 1 cm.

spesies dan jumlah cacing. * Trichuris trichiura * (Trichocephalus dispar / cacing cambuk) Nama penyakitnya trikuriasis.1 cc/hari. terdapat vesikel-vesikel kecil dan dapat terjadi infeksi sekunder karena kulit digaruk. Stadium Dewasa Tergantung pada : a. Dalam beberapa hari akan berbentuk terowongan intrakutan sempit. Caninum Kucing dan anjing adalah Hospes definitifnya Pada manusia larva tidak menjadi dewasa tetapi menyebabkan CREEPING ERUPTION/ CREEPING DISEASE/ CUTANEOUS LARVA MIGRANS. Keadaan gizi penderita (Fe dan protein).000 butir / hari. jantan 4 cm. terjadi papel keras.americanus menyebabkan kehilangan darah sebanyak 0. Pada tempat larva menembus kulit. Cacing dewasa hidup dalam kolon asendens dan sekum dengan bagian anterior (cambuk) masuk kedalam mukosa usus. tampak sebagai garis merah. Bertelur + 3000-10. . b.duodenale 0. Tiap cacing dewasa N. rasa gatal sekali dan bertambah panjang menurut gerakan larva didalam kulit. Daur hidupnya . bagian interior langsing seperti cambuk. Ancylostoma braziliense dan A. sedikit menimbul. (suatu dermatitis berupa kelainan intrakutan serpiginosa). Cacing dewasa A. Sepanjang garis yang berkelok-kelok. telur berbentuk seperti tempayan.005 – 0.34 cc/hari. Panjang cacing betina + 5 cm.Bila banyak larva filariform menembus kulit. Perubahan pada paru bu\iasanya ringan.08 – 0. maka terjadi perubahan kulit yang disebut GROUND ITCH. merah dan gatal.

BB menurun. rabditiform 2-3 hari larva filariform (infektif) Larva < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ! [endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Menembus kulit aliran arah jantung kanan paru-paru (dewasa) menembus alveolus trachea laring (reflek batuk) tertelan usus halus. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Autoinfeksi. < ![endif]--> < ![endif]--> Siklus langsung. 3. anemia. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ! [endif]--> Siklus tidak langsung. Gejala pada infeksi berat berupa diare dengan sindrom disentri. * Strongyloides stercoralis * (strongilodiasis) Cacing dewasa betina hidup dalam vilus duodenum dan yeyenum. Larva rabditiform ditanah berubah cacing jantan dan betina ( pembuahan ) telur menetas menjadi larva rabditiform larva filariform masuk kedalam hospes atau larva rabditiformk kembali menjadi fase hidup bebas. Larva rabditiform larva filariform diusus atau perianal bila menembus mukosa usus atau kulit perianal (daur perkembangan didalam hospes ) autoinfeksi manahun. Cacing ini memasukan kepala kedalam mukosa usus (menghisap darah). Telur bentuk parasitic diletakkan dimukosa usus. dan kadang-kadang disertai prolapsus rectum. cacing ini tidak mempunyai siklus paru. Memiliki panjang + 2 cm. Ada 3 macam daur hidup 1. menyebabkan trauma akibatnya iritasi dan peradangan hinga perdarahan. kemudian telur tersebut menetas menjadi larva rabditiform yang masuk kerongga usus serta dikeluarkan bersama tinja. . 2. diduga bereproduksi dengan cara pastenogenesis.< ![endif]--> < ![endif]--> Telur tanah (dapat bertahan dalam beberapa tahun ) 3-6 mgg matang < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Tertelan menetas dalam usus halus larva dewasa sekum Jadi.

Makanannya adalah isi daripada usus Cacing betina bermigrasi kedaerah perianal untuk bertelur dengan cara kontraksi uterus dan vagina. Cacing jantan mati setelah kopulasi dan cacing betina mati setelah bertelur.Gejala klinis dan patalogi < ![endif]--> eruption Larva filariform menembus kulit creeping Cacing dewasa hidup dalam mukosa usus :  Infeksi ringan : tanpa gejala  Infeksi sedang : rasa sakit menusuk didaerah epigastrum tengah. diare dan konstipasi  < ![endif]--> Infeksi berat : terjadi autoinfeksi disertai hiperinfeksi. Kopulasi terjadi didaerah sekum. mual . Infeksi dapat terjadi dengan 1. Cacing dewasa ditemukan diseluruh traktum digestivus dan larvanya ditemukan diberbagai alat dalam kematian * Enterobius vermicularis / Oxyuris vermicularis * ( cacing kremi ). enterobiasis / oksiuriasis Parasit ini hidup kosmopolitan. < ![endif]--> < ![endif]--> < ![endif]--> Menelan telur matang menetas di duodenum larva rabditiform yeyenum dan menjadi dewasa. mutah. usus besar dan usus halus yang berdekatan dengan rongga sekum. Telur jarang dikeluarkan diusus. tetapi lebih banyak ditemukan didaerah dingin daripada daerah panas ( mungkin disebabkan karena faktor kebiasaan dimana orang – orang didaerah dingin jarang mandi dan mengganti baju dalam) Habitatnya dirongga sekum. 2. < ![endif]--> < ![endif]--> Telur menetas diperianal larva bermigrasi kembali keusus besar . sehingga jarang ditemukan didalam tinja.

saluran limfe . enuresis. imsomnia dan masturbasi. Penularanya dapat dipengaruhi oleh : 1. kurang napsu makan. Larva tersebut dilepas kejaringan mukosa. Dieropa dan USA (non muslim) parasit ini banyak ditemukan karena penduduknya mempunyai kebiasaan makan daging babi yang dimasak kurang matang (sosis). dapat mengeluarkan larva + 1500 larva. Cacing ini hidup dalam usus. cepat marah. Gejala klinis yang menonjol adalah iritasi anus.< ![endif]--> Infeksi cacing ini dapat sembuh sendiri bila tidak ada reinfeksi. Debu merupakan sumber infeksi karena mudah diterbangkan oleh angin sehingga telur melalui debu dapat tertelan. * Trichinella spiralis * Hospesnya . 3. Cacing betina dapat mengembara dan bersarang divagina dan tubafalopii radang saluran telur. dan vagina.  Manusia  Babi  Tikus  Babi hutan  Beruang  Kucing  Anjing Penyakitnya Trikinosis. perineum. Trikinelosis atau Trikiniasis. Retroinfeksi melalui anus : larva dan telur yang menetas disekitar anus kembali masuk keusus. BB menurun. Penularan dari tangan kemulut setelah menggaruk daerah perianal atau dapat disebarkan kepada orang lain karena memegang benda – benda atau pakaian yang berkontaminasi. gigi menggemeretak. aktivitas sek meningkat. Gejala lainnya dapat berupa. 2.

Infeksi berat dapat terjadi apabila larva mecapai 5000 ekor / kg BB. tetapi jumlahnya lebih banyak pada waktu siang). jantung. anopheles dan aedes (desa) Patologi dan gejala klinik. Pada siang hari mikrofilaria terdapat dikapiler alat dalam (paru. diare. larva yang tersebar menimbulkan gejala nyeri otot (mialgia). laring.dan peredaran darah. ginjal. 2. demam. Cacing betina mengeluarkan mikrofilaria bersarung yang hidup dialiran darah tepi (secara periodik nokturna) pada waktu malam. iga. Dipasifik periodesitas W. Patalogi dan gejala klinis Cacing dewasa : Timbul gejala usus (sakit perut. mual dan mutah) Larva : Setelah infeksi 7-28 hari.bancrofti subperiodik diurna (mikrofilaria terdapat didalam darah siang dan malam. dll). mata dll. menyebabkan filariasis limpatik. berbentuk benang halus berwarna putih susu. otak dan jantung. . hiperosinopillia. NEMATODA JARINGAN * Wuchereria bancrofti * (filariasis bancrofit) Terdapat didaerah beriklim tropis. Dibagi dalam 2 kelompok 1. Lidah. Penderita meninggal dalam waktu 2-3 mgg sebagai akibat kelainan paru. disusul dengan osbtruksi manahun 10-15 tahun kemudian. eosinopilia. Cacing dewasa Menimbulkan limfadenitis dan limfangitis retrograd dalam stadium akut. suatu daerah yang periodesitas Ditularkan oleh nyamuk culex quinguefasciatus (kota). terutama diotot diafragma. Dimuangthai terdapat subperiodik nokturna. radang otot (miositis). kemudian disebar keseluruh tubuh.

buah zakar. *Brugia malayi dan Brugia timori * (filariasis Brugia) B.2.Yang hidup pada manusia . Patologi dan Gejala Klinik .Yang hidup pada manusia dan hewan ( kucing. Morfologi B. B. lengan. Saluran sperma meradang. rote. dll ) B. Pada stadium manahun Paling sering dijumpai adalah hidrokel. flores. alor dan beberapa pulau kecil di NTT). payudara. B. epididimitis dan orkitis. Cacing ini hidup dalam saluran dan pembuluh limfe. Timori hanya terdapat diindonesia bagian timur (pula timor. elefantiasis seluruh tungkai. dan nyamuk mansonia (hewan). Pada stadium akut Ditandai dengan gejala peradangan pada saluran dan kelenjar limfe. Yang paling sering dijumpai adalah peradangan pada sistem limpatik alat kelamin pria menimbulkan funikulitis. kera. berbentuk benang halus seperti susu. ditularkan o/ nyamuk Anopheles barbirostris (manusia). malayi bersifat non periodic (tidak beraturan). timori bersifat periodic nokturna (pada malam hari) ditularkan o/ nyamuk Anopheles barbirostris. dalam keadaan tertentu dapat menyebabkan occult filariasis. Malayi terdapat disebagian negara – negara diasia. malayi dibagi menjadi 2 varian (filariasis malayi) : . membengkak menyerupai tali dan sangat nyeri bila diraba. Morfologi B. vulva dan kadangkadang dapat pula terjadi kiluria. Mikrofilaria → biasanya tidak menimbulkan kelainan. timori hanya hidup pada manusia ( filariasis timori).

B. Stadium akut ditandai demam. peradangan saluran dan kelenjar limfe yang hilang timbul berulang – ulang. Pada filariasis brugia. Limfadenitis pada tungkai bawah (pangkal baha) ini dapat berkembang menjadi bisul. Limfedema biasanya hilang setelah gejala peradangan menyembuh. Peradangan pada saluran limfe dapat terlihat sebagai garis merah yang menjalar kebawah. 10. Timori. 7. Pada filariasis Brugia. pecah menjadi ulkus. 9. * Occult filariasis Esosinophilia ) * ( Tropical Pulmonary Adalah penyakit filariasis limfatik yang disebabkan oleh penghancuran microfilaria dalam jumlah yang berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh penderita.1. 4.Gejala klinis B. elefantiasis hanya mengenai tungkai bawah (dibawah lutut atau siku). lambat laun pembengkakan tungkai tidak hilang walaupun peradangan sembuh. 6. 3. Filariasis brugia penyebarannya bersifat lokal. timori hanya terdapat dipedesaan / persawahan karena vektornya tidak dapat berkembang biak diperkotaan. B. Tapi berbeda dengan klinis filariasis bancrofti. Mikroffilaria dihancurkan oleh zat anti dalam tubuh hospes akibat hipersensitifitas terhadap microfilaria ( antigen ) . 2. malayi sama dengan B. Bila sembuh akan meninggalkan bekas parut (gejala objektif filariasis limfatik) 5. Alat kelamin dan payudara tidak pernah terkena. Malayi hanya terdapat didaerah pinggir pantai atau daerah aliran sungai dengan rawa – rawa. sistem limfe alat kelamin tidak pernah tertekan. akhirnya timbullah elefantiasis. 8. dan peradangan ini sering timbul setelah penderita berkerja berat dilandang atau disawah. tetapi dengan serangan berulang. Pada stadium ini tungkai bawah biasannya ikut membekak dan menimbulkan gejala limfedema.

sudan. sudan. . dan menghilang setelah beberapa hari kemudian sebagian manifrestasi supersensitif hospes terhadap parasit. amerika tengah. River blindness. blinding filariasis. tengah. kamerun dan Nigeria (daerah khatulistiwa dengan hutan yang berhujan dengan kelembaban tinggi). selatan guatemala. sakit. Pada saat – saat tertentu penderita menjadi hipersensitif terhadap zat sekresi cacing dan menyebabkan reaksi radang yang bersifat temporer (Khas = Calabar swelling). mexico. Masalah utama adalah bila cacing masuk keotak→ Ensefalitis. Secara psikis pasien sangat menderita. Angola. dengan dahak yang kental dan mukoporulen). lipat siku). Bahkan diseluruh tubuh menyerupai penyakit HODGKIN. dan dapat pula mengenai paru (batuk. Patologi dan Gejala klinis Cacing dewasa yang mengembara dalam jaringan subkutan dan mikrofilaria dalam darah seringkali tidak menimbulkan gejala Cacing dewasa yang mengembara dalam jaringan subkutan dapat ditemukan diseluruh tubuh dan menimbulkan ganguan konjungtiva mata. Kongo. Pembengkakan dapat sebesar telur ayam yang timbul secara spontan.. Terdapat diafrika barat. venezuela. ditularkan oleh lalat chrysops. kongo. kadar IgE meningkat dan kelainan klinis manahun dengan pembengkakan kelenjar limfe (bag. Cacing betina mengeluarkan microfilaria yang beredar dalam darah pada siang hari (diurna) dan pada malam hari berada dalam pembuluh darah paru – paru. pangkal hidung hingga menyebabkan iritasi. asma bronchial / sesak napas terutama malam hari. leher. Parasit ini hidup dalam jaringan subkutan. Inguinal. pelupuk mata bengkak hingga gangguan penglihatan. Ditemukan pada manusia didaerah afrika. * Loa – loa / cacing loa / cacing mata * Hanya ditemukan pada manusia. * Onchocerca volvulus / filariasis volvulus * Penyakitnya disebut Onkoserkosis. angola. Terjadi pembengkakan ditangan / lengan tetapi tidak sakit.Gejala berupa hiperosinophilia. Penyakitnya adalah Loasis atau calabar swelling.

melingkar satu dengan lainnya seperti benang kusut dalam benjolan (tumor). Tipe savanna : Kelainan mata > dominan Ada 2 tipe proses patologi yang ditimbulkan parasit ini : • Oleh cacing dewasa yang hidup dalam jaringan ikat yang merangsang pembentukan serat – serat yang menggelilingi cacing didalam jaringan tersebut berupa benjolan – benjolan dari kecil = besar (sebesar lemon). Kelainan yang ditimbulkan oleh microfilaria lebih hebat dari cacing dewasa. Patologi dan Gejala klinis Manifestasi Onkoserkosis terutama berupa kelainan pada kulit.Onkosersiasis ditularkan oleh lalat simulium yang terdapat didaerah pegunungan yang mempunyai air sungai yang deras. Bentuknya seperti kawat. Ada 2 tipe Onkoserkosis. 1. Letak benjolan biasanya pada tonjolan-2 tulang. • . dapat digerakkan /digeser tanpa rasa nyeri. Tipe forest : kelainan kulit > dominan 2. sistem limfatik dan mata. karena microfilaria dapat menyerang mata → peradangan dan menimbulkan gangguan syaraf optic dan retina hingga kebutaan. putih opalesen dan transparan. dengan jumlah sedikir = ratusan. Cacing dewasa hidup dalam jaringan ikat. Oleh Mikrofilaria yang dikeluarkan cacing betina dan ketika mikrofilia beredar dalam jaringan menuju kulit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->