1. Dasar Hukum Pelaksanaan Zakat di Indonesia.

Pasal 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat berbunyi, ³Setiap warga negara Indonesia yang beragama Islam dan mampu atau badan yang dimiliki oleh orang muslim berkewajiban menunaikan zakat.´ Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat berbunyi, ³Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan, pembinaan, dan pelayanan Kepada muzakki, mustahiq, dan amil zakat´. http://forsafhub.wordpress.com/2008/05/03/perbandingan-konsep-zakat-infaq-dan-shodaqoh-zisdi-indonesia-dan-malaysia/

AKUNTANSI ZAKAT By; Fajar Laksana.,SE.,CQM.,MM Pentingnya Akuntansi Menurut Islam Allah telah berfirman dalam QS: Al-Baqarah: 282 ³Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang tidak ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis diantara kamu menuliskanya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis , dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), sedikitpun daripada hutangnya. Jika orang yang berhutang itu lemah akalnya atau lemah (keadaanya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur, dan periksalah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki diantaramu. Jika tidak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang leleki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhoi, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil, dan jangalah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya . Yang demikian itu lebih Adil disisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu, (Tulislah mu¶amalahmu itu), kecuali jika mu¶amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan diantara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) tidak menulisnya . Dan periksalah apabila kamu berjual beli, dan janganlah penulis dan sksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertaqwalah kepada Allah, Allah mengajarmu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.´ ³Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan untuk berlaku ihsan (baik/professional) dalam segala hal´ (Hadits) Berdasarkan penjelasan tersebut maka akuntasi dalam perspektif Islam, adalah 1.Ditujukan untuk orang-orang beriman 2.Pencatatan transaksi sangat penting 3.Tidak boleh malas dalam melakukan pencatatan 4.Harus ada saksi (bukti) 5.Landasanya taqwa, kejujuran dan amanah 6.Pentingnya internal control (Sistem Pengendalian Intern) 7.Pentingnya transparansi 8.Asas keadilan 9.Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu 10.Kewajiban untuk professional di segala bidang

Tidak ada kepemilikan sperti lazimnya pada organisasi bisnis. penggolongan. dan kalau entitas menghasilkan laba. sebagai pertangungjawaban manajemen serta untuk pengambilan keputusan. Dan ketentuan syariah inilah yang menentukan terhadap perlakuan pencatatan dan pelaporan akuntansi zakat. dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat di jual. serta bagaimana penyalurannya. Walupun perbedaan yang sangat mendasar adalah di dalam ketentuan syariah yang harus di gunakan dalam akuntansi zakat. 45). 45). bila terjadi. atau kepemilikan tersebut tidak menerima proporsi pembagian sumberdaya organisasi pada saat likuidasi atau pembubaran organisasi. Menjalankan Fungsi Manajemen (Planniang. Berdasarkan pengertian tersebut maka yang menjadi tujuan dari akuntansi adalah : 1. Pengawasan 4. antara lain: penyumbang. maka ketentuan akuntansi zakat ada kecenderungan lebih mendekati dengan ketentuan tersebut. termasuk informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran yang tidak di perbolehkan oleh syari¶ah. transaksi. Controlling) 3. Sementara ini bentuk pencatatan dan pelaporan akuntansi zakat seringkali didasarkan kepada metoda akuntansi yang secara umum berlaku. Menghasilkan barang atau jasa tanpa bertujuan memupuk laba. 45) adalah : Menyediakan informasi yang relevan untuk memenuhi kepentingan para pengguna leporan keuangan. Sarana untuk Pengambilan Keputusan Tujuan lainnya dari akuntansi Zakat Menurut AAS-IFI (Accounting & Auditing Standard for Islamic Financial Institution) adalah menyajikan informasi mengenai ketaatan organisasi terhadap ketentuan syari¶ah Islam. dan pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi organisasi dalam rangka menilai: Jasa yang di berikan oleh organisasi nirlaba dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut dan cara pengelola/pengurus melaksanakan tanggung jawabnya dan aspek lain dari kinerja mereka Karakteristik dari organisasi nirlaba menurut PSAK No. yang kemudian di modifikasi dengan ketentuan syariah. Berdasarkan ketentuan dari Ikatan Akuntansi Indonesia yang telah mengelurakan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba (Menurut PSAK No. Organizing. penafsiran dan pengkomunikasian dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter. Infaq dan Sodaqoh.Pengertian Akuntansi Zakat Akuntansi adalah seni pencatatan. hal inilah salah satu penyebab kesulitan dalam melakukan standarisasi pencatatan dan pelaporan akuntansi zakat di Indonesia.45 yaitu : Sumber daya organisai berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapkan pembayaran kembali atau manfaat ekonomi yang sebanding dengan sumber daya yang diberikan. Actuating. Dengan demikian fungsi dari Dewan Syariah sangat menentukan dalam pelaksanan pencatatan dan pelaporan aktifitas ZISWAH Aturan yang ada pada saat ini yang mendekati untuk dimodifikasi kedalam sistem akuntansi zakat adalah ketentuan dari IAI yang telah mengeluarkan pernyataan standar akuntasi keuangan tentang ³Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba´. dan kejadiankejadian ekonomi dari suatu entitas hukum atau sosial. anggota organisasi. Berdasarkan tujuan tersebut maka memperlihatkan betapa pentingnya peran Dewan Syari¶ah (mengeluarkan opini syariah) Aturan Akuntasi Untuk Lembaga Pengelola Zakat Indonesia Sampai dengan saat ini belum ada yang secara khusus membuat aturan akuntansi zakat. di alihkan atau di tebus kembali. Dimana Tujuan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba (Menurut PSAK No. pengihtisaran. (PSAK No. maka jumlahnya tidak pernah di bagikan kepada para pendiri atau pemilik organsisasi tersebut. Pertangungjawaban 2. Prinsip-Prinsip Akuntansi Zakat Karakteristik Dana ZIS Transaksi Zakat adalah transaksi Zakat. Akuntansi juga diartikan sebagai bahasa bisnis yang memberikan informasi tentang kondisi ekonomi suatu perusahaan/organisasi dan hasil usaha/aktivitasnya pada waktu atau periode tertentu. Karakteristik dana ZIS yang digolongkan dalam klasifikasi dana menurut The National Council on Governmental Accounting (NCGA) dan menurut penggolongan dari Anis (1995:24) adalah : .

Hubungan antara transaksi.Dana Amil dari Zakat ditetapkan sebesar 12.5% Oleh Dewan Syariah 7. 4.Jika Sodaqoh dalam bentuk barang (Tanah. yang dimaksud dibatasi adalah. Dalam pembahasan akuntansi zakat sederhana maka LPZ harus memiliki program untuk apa dana di salurkan. juga dibatasi dalam penyaluran (mustahiq) khusus kepada asnaf yang telah ditetapkan syariah (8 asnaf) 2.Dana Infaq : yaitu dana sodaqoh yang dimaksudkan oleh pemberinya untuk tujuan tertentu atau kepada penerima tertentu. kemampuan untuk memenuhi kewajiban.5%. Penulis menyatakan untuk barang investasi Zakat tidak perlu dilakukan perhitungan penyusutan.Dana Amil dari Shodaqoh ditetapkan 12. dan kebutuhan pendanaan eksternal Penyajian laporan neraca harus mengikuti aturan pokok sebagai berikut : a.Catatan atas Laporan keuangan 1).Pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah jumlah dan sifat aktiva bersih (Saldo Dana) b. Menilai likuiditas. 2). fleksibilitas keuangan. atau laporan sumber dan penggunaan dana ZIS. Laporan Aktivitas atau Sumber dan Penggunaan Dana Tujuan dari laporan aktivitas atau sumber dan penggunaan dana yaitu menyediakan informasi mengenai: a. agar dapat dicatat dalam laporan akuntansi. Kegunaan dari laporan neraca adalah : Menilai kemampuan organisasi untuk memberikan jasa secara berkelanjutan.Dana infaq dan sodaqoh disatukan menjadi dana infaq/sodaqoh. mengingat belum ada peraturan baku untuk akuntansi Zakat. Peralatan.Output laporan keuangan mengutamakan laporan aktifitas. dengan demikian dana infaq dan sodaqoh dapat disatukan dalam satu nama perkiraan (account) yaitu dana infak/sodaqoh 3. Dana Zakat : dana yang dibatasi (restricted funds) yang merupakan dana kepercayaan (trust and agency) .Informasi likuiditas di berikan dengan cara sebagai berikut: Menyajikan likuiditas berdasarkan urutan likuiditas.Laporan Neraca/Posisi Keuangan 2.1.Laporan Aktivitas atau Sumber dan Penggunaan Dana 3. kewajiban dan aktiva bersih (saldo dana) dan informasi mengenai hubungan di antara unsurunsur tersebut pada waktu tertentu. Mengelompokan aktiva ke dalam lancar dan tidak lancar. dibatasi dari sisi yang mengeluarkan zakat (muzaki) sesuai dengan nishab dan haul (periode) .Bagaimana penggunaan sumber daya dalam pelaksanaan berbagai program . dan peristiwa lain c. 5. yaitu dana yang tidak dimaksudkan oleh pemberinya untuk tujuan tertentu. maka dana infaq dan sodaqoh dapat disatukan menjadi dana Infaq/Sodaqoh. kewajiban kedalam jangka pendek dan jangka panjang  Mengungkapkan informasi mengenai likuiditas aktiva atau saat jatuh temponya kewajiban termasuk pembatas penggunaan aktiva. Bangunan) baik dengan akad Wakaf atau Hibah maka dalam akuntansi harus dinilai barang tersebut dengan nilai uang sesuai dengan harga pasar atau harga perolehan. Laporan Neraca/Posisi Keuangan Tujuan dari laporan neraca/posisi keuangan adalah: Menyediakan informasi mengenai aktiva. dengan demikian dana ini digolongkan kedalam dana yang tidak terbatas (unrestricted funds) 3. pada catatan atas laporan Keuangan. sering disebut General Funds (dana umum) karena tidak ada batasan apapun baik jumlah dana yang diberikan maupun untuk siapa dana tersebut digunakan.Laporan Arus Kas 4. dan kewajiban berdasarkan tanggal jatuh tempo. Apabila LPZ merupakan lembaga pengelola zakat yang memiliki program khusus dalam penyaluran zakatnya. Dana Sodaqoh. dan laporan neraca (posisi Keuangan) 6.Kas dan aktiva lain yang di batasi penggunaannya oleh donator harus di sajikan terpisah dari kas atau aktiva lain yang tidak terkait penggunaannya b. Oleh Dewan Syariah Jenis Laporan Keuangan Utama Lembaga Pengelola Zakat Jenis-jenis laporan akuntansi zakat meliputi : 1.

Disusun dengan menggunakan metode langsung b.S.Laporan Arus Kas Tujuan dari laporan kas adalah menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode Penyajian dari laporan arus kas meliputi : a.Mengevaluasi kinerja dalam suatu priode b.Menilai upaya.´ ³«dan sesuatu Riba (tambahan) yang kamu berikan agar Dia bertambah pada harta manusia. dan kesinambungan lembaga dalam memberikan jasanya c.Setiap penerimaan dan pengeluaran harus di ketahui termasuk jenis dana apa b.Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat laporan akuntansi zakat adalah : a. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka.Menilai pelaksanaan tanggungjawab dan kinerja pengelola 3).Setiap penyaluran dana yang ada harus sesuai dengan ketentuan Syari¶ah c.Kegunaan dari laporan sumber dan penggunaan dana zakat adalah : a. At Taubah (9):103 ³ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah. 24 Maret 2009 Salah satu pilar utama ekonomi islam adalah implementasi zakat sebagaimana firman Allah dalam Q.Setiap jenis dana yang ada harus dapat di ketahui saldonya d.Aktiva tetap yang dimiliki boleh disusutkan ataupun tidak Diposkan oleh sistem dzikir di 05:11 0 komentar Label: Akuntansi Zakat Selasa.sesuai dengan nilai pasarnya (jika di ketahui) atau nilai taksirannya. Maka Riba itu tidak menambah pada sisi Allah.Ditambah pengungkapan informasi mengenai aktivitas investasi dan pendanaan non kas ( sumbangan berupa bangunan atau aktiva investasi) 4).Jika zakat di terima dalam bentuk barang maka prinsip akutansi menghendaki barang tersebut di nilai dalam satuan moneter (dalam rupiah). dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.´(Al Rum (30):39) . kemampuan. Maka (yang berbuat demikian) Itulah orangorang yang melipat gandakan (pahalanya). e. dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful