P. 1
BUKU BELAJAR MENULIS ARAB

BUKU BELAJAR MENULIS ARAB

|Views: 1,508|Likes:
Published by muhsin_amirilyas
Buku ini sangat cocok bagi siswa tingkat dasar yang berminat belajar menulis arab yang benar dan baik. Disajikan rumus-rumusnya yang sangat praktis dan mudah ... !
Buku ini sangat cocok bagi siswa tingkat dasar yang berminat belajar menulis arab yang benar dan baik. Disajikan rumus-rumusnya yang sangat praktis dan mudah ... !

More info:

Published by: muhsin_amirilyas on Nov 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/28/2013

pdf

text

original

Judul Buku : RUMUS-RUMUS PENULISAN KALIMAT ARAB All Right Reserver @ 1430 H / 2009 M Diterbitkan pertama kali

oleh : Pon. Pes. Annuqayah Daerah Al Amir Guluk-Guluk Sumenep Madura 69463 Penulis : Drs. H. Muhammad Muhsin Amir Ketua Pengurus Pon. Pes. Annuqayah Daerah Al Amir Guluk-Guluk Sumenep Madura 69463 Design Cover : Abu Fauroq Hak Cipta : Ketua Pon. Pes. Annuqayah Daerah Al Amir Guluk-Guluk Sumenep Madura 69463 Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang Republik Indonesia Dilarang menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, tanpa izin langsung kepada penulis !

YAYASAN AL AMIR PENDAHULUAN . Alhamdulillah, dengan anugerah Rahmat dan Taufiq-Nya, saya bisa menulis buku keci l ini, dan InsyaAllah sangat berguna bagi para pembaca yang berminat belajar tuli s-menulis arab sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan arab yang benar. Akhir-akhir ini, pembelajaran materi ini, hanya terbatas di kalangan pelajar di l embaga-lembaga pendidikan keagamaan, seperti Pondok Pesantren atau Madrasah-Madra sah. Padahal, bila materi ini diajarkan pula di lembaga pendidikan umum, seperti SD, SMP, SMA dan yang sederajat sangatlah tepat dan amat menunjang terhadap pening katan kemampuan anak didik dalam upaya memahami teks-teks di dalam Al Qur’anul Kari em dan Al Hadits, sebab pemahaman makna kedua sumber pokok Islam ini tidak lepas d ari kosa-kata dan bentuk-bentuk tulisannya. Tanpa mengenal kosa-kata dan bentuk-b entuk tulisannya ini, maka amatlah sukar memahami makna tersirat di dalam dua sum ber pokok Islam ini. Referensi penulisan buku ini, bersumber dari beberap kitab gramatika bahasa arab, seperti Alfiyah Ibn Malik, Kamus al I’rob, Mulakhos Qoidah Arabiyah dan lain-lainn ya. Namun rujukan utamanya adalah kitab Kamus Imla’ yang disusun oleh Dr. Mas’ad Muhammad Zayyad. Harapan penulis, semoga buku ini bermanfa’at kepada para pembaca dan menjadi salah satu motivator untuk giat belajar dan medalami referensi-referensi berbahasa arab , sehingga upaya memahami sumber-sumber agama Islam betul-betul dapat di raih deng an sempurna.

Maksud hati, ingin menulis topik ini lebih sempurna dan lengkap, tapi sayang seka li, keterbatasan pengetahuan penulis dan sedikitnya referensi yang yang penulis m iliki menyebabkan belum tercapainya keinginan itu secara maksimal. Oleh karena it u, bila para pembaca menemukan banyak ketidak sempurnaan, baik substansi maupun te ori penulisannya, kiranya dima’afkan. Hal ini penulis lakukan tiada lain, hanya men gharapkan Ridlo Allah SWT dan membantu para pembaca belajar menulis dan membaca ka limat-kalimat arab dengan benar. Demikian, semoga apa yang penulis lakukan ini menjadi amal penulis sekeluarga dan menjadi perantara keselamatan mereka di hari kemudian kelak. Amin ya Robbal ‘ Ala mien ! Penulis, Drs. H. Muhammad Muhsin Amir Malam ‘Idul Fitri, 1430 H / 18 September 2009 M Pon. Pes. Annuqayah Daerah Al Amir Guluk-Guluk Sumenep Madura.

Ta’ Marbuthoh (bulat) Ta’ Marbuthoh disebut juga dengan Ha’ mati, bila sukun. Dibaca Ta’, bila berharkat fath ah, dlommah dan kasrah. Ditulis Atau .Tempatnya berada di : 1. Akhir isim mufrod (kata tunggal) yang berdalalah muannats, seperti: 2. Akhir Jama’ Taksier yang mufrodnya bukan Ta’ Maftuhah / Mabsutoh (terbuka /pa njang), seperti : 3. Akhir sebagian isim alam yang berdalalah mudzakkar, seperti : 4. Akhir sebagian isim-isim ‘ajemy, seperti : 5. Akhir kalimat yang akhirnya terdiri dari Ta’ Marbuthoh dan dibaca seperti T a’ Ta’nits, maka boleh ditulis dengan Ta’ Mabsuthoh / Maftuhah sukun, seperti: Ta’ Maftuhah / Mabsutoh (terbuka/panjang) Tak Maftuhah dibaca Ta’, bila berharkat fathah, dlommah dan ni tetap tidak berubah, walaupun berharkat sukun. Ditulis 1. Akhir fi’il, seperti : , , 2. Akhir jama’ muannats salim, seperti :

kasrah. Bentuk huruf i . Tempatnya berada di :

3. Akhir isim Tsulatsi yang tengahnya sukun dan jama’nya, seperti : . 4. Akhir isim mufrod mudzakkar, seperti : 5. Akhir sebagian huruf, seperti : 6. Akhir dlomir munfashil mufrod / mufrodah mukhotob, seperti :

.

Rumus 1 : A. Apabila Alif Layyinah, (Alif yang tidak memakai Hamzah) yang terletak di akhir fi’il atau isim mu’rob yang terdiri dari empat huruf, lima dan enam, maka henda knya ditulis berbentuk , seperti : B. Apabila Alif jatuh setelah Ya’, ditulis “ “, seperti : (Jadi perbedaan Alif dalam lafadz isim, hendaknya ditulis berbentuk sedangkan Alif fi’il ditulis berbentuk “ “. C. Apabila Alif yang terletak di akhir fi’il yang terdiri dari tiga huruf, maka men ulisnya ada dua cara :

• Jika Alif dalam lafadz fi’il itu mengganti tempatnya Wawu, atau memang Alif itu as i dalam lafadz tersebut, karena berbentuk isim, maka di tulis “ “, seperti : • Jika Alif itu menggantikan tempatnya Ya’, maka ditulis berebtuk tanpa bertitik hnya, seperti : D. Untuk mengetahui asal suatu lafadz, apakah menggantikan huruf Wawu atau Alif, maka hendaknya dilihat dari isim tatsniyahnya, bila lafadz itu mufrod, seperti : atau dikembalikan seperti : E.

kepada masdarnya, bila asal suatu lafadz itu atau kepada fi’il mudlori’nya, seperti

Alif yang terletak di akhir isim yang mabni ditulis berbentuk “ “, seperti : , kecuali kalimat- kalimat berikut ini : ditulis berbentuk .

F. Penulisan Alif yang terletak di akhir huruf-huruf yang mempunyai makna, y aitu huruf jir, jazem, nashab dan lain- lain ditulis berbentuk “ “, seperti : G. Alif Layyinah (Alif yang tidak memakai Hamzah), bila terletak di akhir isim-i ism ‘ajamy, ditulis berbentuk “ “, seperti : , Hamzah Mutathorrifah Hamzah Mutathorrifah ialah Hamzah yang berada di atas / di ujung Alif, Wawu dan Y a’, lurus dengan huruf yang terakhir, seperti : Contoh Hamzah di atas Wawu : Contoh Hamzah di atas Ya’ : Contoh Hamzah yang lurus dengan huruf yang terakhir : ................................................................................ .............................................................................. ................................................................................ ........................................................................ ................................................................................ .................................................................. buku belajar menulis arab yang sangat praktis dan sangat cocok dijadikan referen si siswa dasar ini terdiri dari 39 halaman... hubungi saja 0981931563000

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->