BATAS-BATAS PENJELAJAHAN ILMU

Ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti di batas pengalaman manusia. Fungsi ilmu yakni sebagai alat pembantu manusia dalam menanggulangi masalah-masalah yang dihadapinya sehari-hari. Ilmu diharapkan membantu kita memerangi penyakit, membangun jembatan, irigasi, membangkitkan tenaga listrik, mendidik anak, memeratakan pendapatan nasional dan sebagainya. Persoalan mengenai hari kemudian tidak akan kita tanyakan kepada ilmu, melainkan kepada agama, sebab agamalah pengetahuan yang mengkaji masalah-masalah seperti itu. Ilmu-ilmu murni kemudian berkembang menjadi ilmu-ilmu terapan, seperti contoh dibawah ini : ILMU MURNI Mekanika Hidrodinamika ILMU TERAPAN Mekanika Teknik Teknik Aeronautikal / Teknik & Desain Kapal Bunyi Cahaya & Optik Kelistrikan / Magnestisme Fisika Nuklir Teknik Akustik Teknik Iluminasi Teknik Elektronik / Teknik Kelistrikan Teknik Nuklir

Cabang utama ilmu-ilmu sosial yakni antropologi (mempelajari manusia dalam perspektif waktu dan tempat), psikologi (mempelajari proses mental dan kelakuan manusia), ekonomi (mempelajari manusia dalam memenuhi

kebutuhannya lewat proses pertukaran), sosiologi (mempelajari struktur organisasi sosial manusia) dan ilmu politik (mempelajari sistem dan proses dalam kehidupan manusia berpemerintahan dan bernegara). Cabang utama ilmu-ilniu sosial yang lainnya mempunyai cabang-cabang lagi seperti antropologi terpecah menjadi lima yakni, arkeologi, antropologi fisik, linguistik, etnologi dan antropologi sosial/kultural, semua itu kita golongkan ke dalam ilmu murni.

ekonomi umpamanya. geometri analitik. Metode ³ngelmu´ yang akhir-akhir ini mulai pop lagi. topologi. aljabar. trigonometri. mencakup antara lain. merupakan ilmu yang beruntung (Fortunate) karena dapat diterapkan langsung kepada kebijaksanaan umum (public policy). Banyak sekali konsep ilmu-ilmu sosil ³murni´ dapat diterapkan langsung kepada kehidupan praktis. Matematika bukan merupakan ilmu. meminjam perkataan Paul Samuelson. mungkin dapat dianggap sebagai metode yang bersifat universal pada waktu itu. kalkulus. Humaniora terdiri dari seni. Ilmu terapan merupakan aplikasi ilmu murni kepada masalah-masalah kehidupan yang mempunyai manfaat praktis. Mulailah terdapat pembedaan yang jelas antara pengetahuan. Salah satu cabang itu yang berkembang menurut jalannya sendiri adalah ilmu yang berbeda dengan pengetahuan-pengetahuan lainnya terutama dalam segi . teori bilangan. Pokoknya segala apa yang kita ketahui adalah pengetahuan. Di samping ilmu-ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial. bahasa dan sejarah. teori fungsi. geometri. persamaan diferensial. probabilitas dan statistika. Matematika merupakan sarana yang penting dalam kegiatan berbagai disiplin keilmuan. logika dan logika matematika. Wajar saja kalau dalam kurun waktu itu tidak terdapat perbedaan antara berbagai pengetahuan. Jarum Sejarah Pengetahuan Sebelum Charles Darwin menyusun teori evolusinya kita menganggap semua makhluk adalah serupa yang diciptakan dalam bentuk yang sama. geometri non-Euclid. melainkan cara berpikir deduktif. pengetahuan mencakup juga humaniora dan matematika. Dengan berkembangnya abad penalaran maka konsep dasar berubah dari kesamaan kepada pembedaan. agama. yang tidak membedakan antara berbagai jenis pengetahuan. yang mengakibatkan timbulnya spesialisasi pekerjaan dan konsekuensinya mengubah struktur kemasyarakatan. filsafat.Ilmu murni merupakan kumpulan teori-teori ilmiah yang bersifat dasar dan teoritis yang belum dikaitkan dengan masalah kehidupan yang bersifat praktis.

matematika. Perbedaan yang makin terperinci ini menimbulkan keahlian yang makin spesifik pula. Pengetahuan dikumpulkan oleh ilmu dengan tujuan untuk menjawab permasalahan kehidupan yang sehari-hari dihadapi manusia. Ilmu merupakan bagian dari pengetahuan yang diketahui manusia disamping berbagai pengetahuan lainnya seperti seni dan agama. statistika. dan bahasa. Cara menyusun pengetahuan dalam kajian filsafati disebut epistemologi. Tiap jenis pengetahuan pada dasarnya menjawab jenis pertanyaan tertentu yang diajukan.metodenya. Dari cabang ilmu yang satu sekarang ini diperkirakan berkembnag lebih dari 650 ranting disiplin keilmuan. melainkan dengan menciptakan paradigma baru. sedangkan agama memasuki daerah penjelajahan yang bersifat trasendental yang berada di luar pengalaman kita. Pemecahan tersebut . Secara metafisik ilmu mulai dipisahkan dengan moral. dan landasan epistemologi ilmu disebut metode ilmiah. bagaimana (epistemologi). Secara Ontologis ilmu membatasi diri pada kajian obyek yang berada dalam lingkup pengalaman manusia. Pendekatan inter-disipliner memang merupakan keharusan. Metode keilmuan adalah jelas sangat berbeda dengan ngelmu yang merupakan paradigma dari abad pertengahan. demikian juga ilmu dapat dibedakan dari apa yang ditelaahnya serta untuk apa ilmu itu dipergunakan. termasuk ke dalamnya adalah ilmu. namun dengan tidak mengaburkan otonomi masing-masing disiplin keilmuan yang telah berkembang berdasarkan route-nya masing-masing. Berdasarkan obyek yang ditelaah mulai dibedakan ilmu-ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial. Pengetahuan Pengetahuan pada hakikatnya merupakan segenap apa yang kita ketahui tentang suatu obyek tertentu. dan untuk apa (aksiologi) pengetahuan tersebut disusun. Pengetahuan merupakan khasanah kekayaan mental. Setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi). Paradigma ini adalah bukan ilmu melainkan sarana berfikir ilmiah seperti logika.

Sebaliknya seni tetap bersifat individual dan personal. Dengan mempelajari alam mereka mengembangkan pengetahuan yang mempunyai kegunaan praktis. pendendam. dengan memusatkan perhatiannya pada ³pengalaman hidup manusia perseorangan´. Perkembangan ini menyebabkan tumbuhnya pengetahuan yang disebut seni terapan (applied arts) yang mempunyai kegunaan langsung dalam kehidupan . Gejala alam merupakan pencerminan dari kepribadian dan kelakuan manusia dan karena pada waktu itu gejala alam sukar diramalkan.pada dasarnya adalah dengan meramalkan dan mengontrol gejala alam. Seni. mencoba mengungkapkan obyek penelaahan itu sehingga menjadi bermakna bagi pencipta dan mereka yang meresapinya. maka berkembanglah tokoh-tokoh supra natural. maka seni (paling tidak seni sastra). Sesuai dengan pengetahuan mereka mengontrol timbulnya gejala alam yang berupa malapetaka adalah identik dengan mengarahkan kelakuan para dewa yang bersangkutan. atau mudah jatuh cinta disamping berkeampuhan yang luar biasa. Untuk bisa meramalkan dan mengontrol sesuatu. dengan harapan bahwa pencipta dan obyek yang diungkapkan mampu berkomunikasi dengan manusia yang memungkinkan dia menangkap pesan yang dibawa karya seni itu. Karya seni ditujukan untuk manusia. Lalu berkembanglah pengetahuan yang berakar pada pengalaman berdasarkan akal sehat (Common sense) yang didukung oleh metode mencoba-coba (trial-and error). Somerset Maugham menyimpulkan bahwa manusia memuliakan dirinya justru lewat pengalaman (penderitaan) orang lain. Ilmu mencoba mencarikan penjelasan mengenai alam menjadi kesimpulan yang bersifat umum dan impersonal. pada sisi lain pengetahuan mencoba mendeskripsikan sebuah gejala dengan sepenuh-penuhnya makna. Kalau ilmu mencoba mengembangkan sebuah model yang sederhana mengenai dunia empiris dengan mengabstraksikan realitas menjadi beberapa variabel yang terikat dalam sebuah hubungan yang rasional. merupakan produk dari daya inspirasi dan daya cipta manusia yang bebas dari cengkraman dan belenggu berbagai ikatan. Seni menurut Moehtar Lubis. seperti munculnya dewa-dewa yang pemarah. maka kita harus menguasai pengetahuan yang menjelaskan peristiwa itu.

kedua ruang lingkup terbatas. Akal sehat dan cara coba-coba mempunyai peranan penting dalam usaha manusia untuk menemukan penjelasan mengenai berbagai gejala alam. Pada peradaban tertentu perkembangan seni terapan ini bersifat kuantitatif artinya perkembangannya ditandai dengan terkumpulnya lebih banyak lagi pengetahuan-pengetahuan yang sejenis. Secara konseptual metode eksperimen . pada satu pihak sebagai metafisika sedangkan pada pihak lain sebagai akal sehat yang terdidik (Educated common sense). Dalam kaitan ini berkembanglah metode eksperimen yang merupakan jembatan antara penjelasan teoritis yang hidup di alam rasional dengan pembuktian yang dilakukan secara empiris. Seni terpakai ini pada hakikatnya mempunyai dua ciri yakni pertama. Sedangkan karakteristik akal sehat diberikan oleh Titus sebagai berikut: (1) karena landasannya yang berakar pada adat dan tradisi maka akal sehat cenderung untuk bersifat kebiasaan dan pengulangan. (2) karena landasannya yang berakar kurang kuat maka akal sehat cenderung untuk bersifat kabur dan samar-samar. bersifat deskriptif dan fenomenologis dan. (3) karena kesimpulan yang ditarik berdasarkan asumsi yang tidak dikaji lebih lanjut maka akal sehat lebih merupakan pengetahuan yang tidak teruji. Sedangkan pada peradaban lain pengembangannya bersifat kualitatif artinya dikembangkan konsep-konsep baru yang bersifat mendasar dan teoritis. Randall dan Buchler mendefinisikan akal sehat sebagai pengetahuan yang diperoleh lewat pengalaman yang tidak disengaja yang bersifat sporadis dan kebetulan. Ilmu mempunyai dua peranan (Bentrand Russell). Sifat terbatas dari seni terapan juga tidak menunjang berkembangnya teori-teori yang bersifat umum seperti teori gravitasi Newton dan teori medan elektromagnetik Maxwell. sebab tujuan analisisnya bersifat praktis. Sifat deskriptif ini mencerminkan proses pengkajian yang menitikberatkan kepada penyelidikan gejala-gejala yang bersifat empiris tanpa kecenderungan untuk pengembangan postulat yang bersifat teoritis atmistis.badani sehari-hari disamping ³seni halus´ (fine arts) yang bertujuan untuk memperkaya spiritual.

Kalau pada fase permulaan hanya terdapat ilmu -ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial maka sekarang ini terdapat lebih dari 650 cabang keilmuan yang kebanyakan belum dikenal oleh orang .ilmu murni.ranting baru seperti fisika berkembang menjadi mekanika. kimia (mempelajari substansi zat). cahaya.benda langit) dan ilmu bumi (atau the earth science yang mempelajari bumi kita ini). Pengembangan metode eksperimen mempunyai pengaruh penting terhadap cara berfikir manusia sebab dengan demikian maka dapat diuji berbagai penjelasan teoritis apakah sesuai dengan kenyataan empiris atau tidak. Sampai tahap ini maka kelompok ilmu ini termasuk ke dalam ilmu . panas.cabang Ilmu Ilmu. .orang awam. kelistrikan magnetisme. fisika nuklir. Cabang. astronomi (mempelajari benda. hidrodinamika. Tiap tiap cabang kemudian membuat ranting . dan kimia fisik. Dengan demikian maka berkembanglah metode ilmiah yang menggabungkan cara berfikir deduktif dan induktif. Ilmu alam bertujuan untuk mempelajari zat yang membentuk alam semesta sedangkan alam kemudian bercabang lagi menjadi fisika (mempelajari masa dan energi). . Dengan berkembangnya metode ilmiah dan diterimanya metode ini sebagai paradigma oleh masyarakat keilmuan maka sejarah kemanusiaan menyaksikan perkembangan pengetahuan yang sangat pesat.dikembangkan oleh sarjana muslim dan secara sosiologis dimasyarakatkan oleh Francois Bacon.ilmu alam membagi menjadi dua kelompok lagi yaitu ilmu alam (the phisycal science) dan ilmu hayat (the biological science). bunyi.

ilmu sosial ini kemudian mempunyai cabang cabang lagi. Tersedianya alat komunikasi tertulis dengan komunikasi elektronik dalam bentuk majalah.ilmu sosial yaitu antropologi (mempelajari manusia dalam perspektif waktu dan tempat).cabang ilmu-. Salah satu faktor utama yang me ndorong perkembangan ini ialah faktor sosial dari komunikasi ilmiah yang membuat penemuan individual segera diketahui dan dikaji oleh anggota masyarakat ilmuan lainnya. Pada pokoknya terdapat cabang utama ilmu. telex dan sebagainya sangat menunjang intensitas komunikasi ini. ekonomi (mempelajari manusia dalam memenuhi kebutuhan kehidupannya lewat proses pertukaran). micro film. dan antropologi sosial atau kultural.Ilmu. Kelebihan dan kekurangan ilmu Dibandingkan dengan pengetahuan lain maka ilmu berkembang dengan sangat cepat. linguistik. Cabang. etnologi. b. seperti antropologi terpec ah menjadi lima yaitu arkeologi. Penemuan ini segera diteliti kebenarannya oleh kalangan ilmiah karena prosedur untuk menilai kesahian (validity) pengetahuan tersebut sama. buletin.ilmu sosial berkembang agak lambat dibandingkan dengan ilmu alam.sama telah diketahui dan disetujui oleh seluruh kalangan ilmuan. antropologi fisik. psikologi (mempelajari proses mental dan kelakuan manusia). Percobaan ilmiah harus selalu dapat diulang dan sekitarnya dalam pengulangan tersebut ternyata pernyataannya diduku ng oleh fakta maka kalangan ilmiah secara tuntas menerima kebenaran pengetahuan tersebut. . jurnal. sosiologi (mempelajari struktur organisasi sosial manusia) dan ilmu politik (mempelajari sistem dan proses dalam kehidupan manusia berpemerintahan dan bernegara). Suatu penemuan baru di negara yang satu segera dapat diketahui oleh ilmuan negara negara lain.

Demikian juga dengan jalur perkembangan ini belum dapat dipastikan bahwa kebenaran yang sekarang ditemukan dan diterima oleh kalangan ilmiah akan benar pula dimasa yang akan datang. Karena sampai saat ini belum satu pun dari disiplin keilmuan yang berhasil menyusun suatu teori yang konsisten dan menyeluruh. telah terbukti secara nyata peranan ilmu dalam membangun perdaban tersebut.hipotesis selanjutnya. Elektrodinamika. Bahkan dalam fisika. Dengan demikian maka ilmu berkembang dengan pesat dalam dinamika yang dipercepat karena penemuan yang satu akan melahirkan penemuan. Hipotesis yang telah teruji kebenarannya segera menjadi teori ilmiah yang kemudian digunakan sebagai premis dalam mengembangkan hipotesis.Seluruh kalangan ilmiah menganggap permasalahan mengenai hal tersebut telah selesai dan ilmu mendapat pengetahuan baru yang diterima oleh masyarakat dan ilmuan. . Secara kumulatif maka teori ilmiah berkembang seperti piramida terbalik yang makin lama makin tinggi. Usaha untuk menyatukan teori relatifitas umum.penemuan lainnya. yang merupakan prototipe bidang ilmuan yang relatif paling maju. Sifat pragmatis inilah yang sebenarnya merupaka n kelebihan dan sekaligus kekurangan ilmu. Sikap pragmatis dari ilmu adalah cocok dengan perkembangan peradaban manusia. Sejarah ilmu telah mencatat betapa banyak kebenaran ilmiah di masa lalu yang sekarang ini tidak dapat diterima lagi karena manusia telah menemukan kebenaran lain yang ternyata lebih dapat diandalkan. Sebenarnya hal ini tidak sepenuhnya benar. Teori ilmiah masih merupakan penjelasan yang bersifat sebagian dan tentatif sesuai dngan tahap perkembangan keilmuan yang masih sedang berjalan. Ilmu juga bersifat konsisten karena penemuan yang satu didasarkan pada penemuan. Satu teori yang mencakup segenap dunia fisik kita belum dapat dirumuskan.penemuan sebelumnya. dan kuantum sampai saat ini belum dapat dilaksanakan.

antara lain karena panca indra manusia jauh dari sempurna. pesawat terbang. Dalam hal ini maka penilaian terhadap ilmu tidaklah terletak pada kesahian teorinya sepanjang zaman.hari masih dirasakan banyak manfaatnya. Sebagai sarana pengangkutan kita berdasarkan pengetahuan yang kita terima kebenarannaya saat ini.kekurangan ini bukan merupakan alasan untuk menolak eksistensi ilmu dalam kehidupan kita. Walaupun demikian kekurangan . Bagi tahap peradaban kita sekarang ini. Dalam hal ini maka ilmu tidak dapat memberikan jalan keluar dan manusia harus berpaling ke sumber yang lain. ilmu bukan tanpa cela. maka semua itu tidak menjadi soal karena penerapan pengetahuan kedalam masalah kehidupan kita sehari. Masalah tertentu akan lain lagi bila hal ini dihubungkan dengan pengetahua n yang bersifat mutlak yang tidak berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan peradaban manusia. Kekurangan dan kelebihan ilmu harus digunakan sebagai pedoman untuk meletakkan . Ilmu tidak berwenang untuk menjawabnya. melainkan terletak dalam jawaban yang diberikannya terhadap pe rmasalahan manusia dalam tahap peradaban tertentu. Seperti mobil. Diluar bidang empiris tidak bisa mengatakan apa apa. umpamanya agama. Secara ontologi ilmu membatasi diri hanya dalam ruang lingkup pengalaman manusia. dan kapal laut. sebab hal itu berada diluar bidang telaahnya.Ilmu terlepas dari berbagai kekurangannya dapat memberikan jawaban yang positif terhadap permasalahan yang dihadapi manusia pada suatu waktu tertentu. Dikemudian hari mungkin saja ditemukan sarana pengangkutan lain yang lebih cocok dengan peradaban waktu itu yang pembuatannya didasarkan atas pengetahuan baru yang akan mengusangkan pengetahuan yan g sekarang kita anggap benar tersebut. Sedangkan dalam batas kewenangannya pun. Adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri bahwa dalam abad ke dua puluh ini kita menggunakan berbagai macam teknologi.

Bersama. dengan dan menerimanaya serta mencintainya bijaksana. bahwa pengetahuan tak membawa kita bahagia. c. Batas.dewakan ilmu kitapun gagal untuk mendapatkan pengertian mengenai hakikat ilmu yang sebenarnya. ilmu melengkapi kehidupan dan memenuhi kebahagiaan kita.sama pengetahuan lainnya. yang ditandai o leh kenyataan bahwa semua aspek kehidupan modern dipengaruhi oleh produk ilmu dan teknologi. Tanpa kesadaran itu. dan ilmu tak lebih dari sekedar bentuk lain dari ketidaktahuan.¶ Mereka yang sungguh.batas penjelajahan ilmu Apakah nilai kebenaran dari ilmu bersifat mutlak? Apakah seluruh permasalahan manusia di dunia dapat dijawab dengan tuntas oleh pengetahuan yang d isebut ilmu pengetahuan? Inilah pertanyaan pokok yang timbul bagi setiap yang mengejar ilmu pengetahuan kapan saja dan dimana saja. sebab hanya dengan sifat itulah kita dapat memanfaatkan kegunaannya semaksimal mungkin bagi kemaslahatan manusia. . menjadikannya sebagai bagian dari kepribadian dan kehidupannya. dan kekurangan ilmu. Sebaliknya dengan jalan mendewa . agama. baiklah kia akan menoleh sejenak kepada apa yang telah diungkapkan oleh beberapa ahli di dunia dalam hubungan eksistensi ilmu pengetahuan itu. maka hanya akan kembali kepada ketidaktahuan dan kegersangan.sungguh berilmu adalah mereka yang mengetahui sebagaimana kelebihan adanya. Untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan . seperti di syairkan Byron dalam Manfred.pertanyaan itu. Menolak kehadiran ilmu dengan picik berarti kita menutup mata terhadap kemajuan masa kini.ilmu ke dalam tempat yang sewajarnya. Dan bersama pelengk ap kehidupan lainnya seperti seni.

soal yang tak dapat dipecahkan dengan melulu memakai pengetahuan vak itu sendiri. historis. psychs. D. seorang filsuf eksistensialis yang atheist bangsa Perancis pernah mengemukakan. ³ Apakah pengetahuan? Ilmu . yaitu ilmu filsafat. Misalnya. agama akan lenyap. makna sengsara yang tidak dapat dihindarkan oleh ilmu yang paling maju sekalipun.sebab yang sifatnya mekanis belaka. Misalnya tentang arti kematian. ilmu tak dapat memenuhi kerinduan. sukses dan gagalnya cinta. dan yuridis? Dan tentu ada lain .tiap ahli ilmu vak menghadapi soal. Dan lebih dari itu. menulis ³Dengan bagaimanapun juga tiada akal manusia (juga tiada akal yang terbatas) yan g menilik sifatnya sama dengan akal kita.´ Dr. ´ Dr.ilmu vak membutuhkan suatu instansi yang sedemikian itu? Ada juga. karena ilmu pengetahuan makin lama makin mampu mengartikan hidup dan membebaskan manusia dari penderitaan. kehausan manusia a kan cinta mutlak dan abadi.C Mulder menulis dalam karyanya yang berjudul Iman dan Ilmu Pengetahuan. menurut Marxisme. 1996:94). sosial.batas lapangan yang saya selidiki ini? Dimanakah tempatnya di dalam kenyataan seluruhnya ini? Metode yang saya gunakan ini sampai dimanakah? Umpamanya soal yang sangat sulit sekali apakah causalitas kealaman (natuur causaliteit) berlaku juga atas lapangan hayat.soal pokok atau soal.lain lagi. ³Tiap .Immanuel Kant (1724-1804) (dalam Burhanudin.soal dasar yang melalui kompetensi dari ilmu vak itu sendiri. Ada soal. dimanakah batas. seorang filsuf ulung bangsa Jerman. Frans Dahler mengemukakan. Namun sesungguhnya ilmu tetap tak dapat menjawab beberapa pertanyaan yang mendasar dan terpendam dalam sanubari manusia. Jelaslah untuk menjawab soal.soal semacam itu ilmu. Mr. Jean Paul Sartre. tapi memiliknya tingkatnya betapapun juga jauh melebihinya dapat berharap akan memahami penghasilan rumput yang kecil sekalipun dengan sebab .

percobaan Micchelson dan Morley yang menyisihkan ketentuan fisik dari Newton.penemuan baru ini akan disisihkan pula oleh ahli. kadang. tetapi seringnya lebih maju. Teori Einstein berdasarkan atas studi mengenai percobaan . Sekiranya ilmu memasukkan daerah di luar batas pengalaman empirisnya.kadang kembali mundur. yakni sebagai alat pembantu manusia dalam menanggulangi masalah yang dihadapi sehari -hari.ahli lainnya. bagaimanakah kita melakukan suatu kontradiksi yang menghilangkan kesahihan metode ilmiah? Kalau begitu . 1990:91) Mengapa ilmu hanya membatasi daripada hal -hal yang berbeda dalam pengalaman kita? Jawabnya terletak pada fungsi ilmu itu sendiri dalam kehidupan manusia.perlengkapan yang lebih sempurna. sebab kejadian itu berada di luar jangkauan pengalaman manusia (Jujun. Dan penemuan .percobaan baru yang dilakukan dengan metode. Begitulah selalu akan terjadi. Jadi ilmu tidak mempelajar i masalah surga dan neraka dan juga tidak mempelajari sebab musabab kejadian terjadinya manusia.pengetahuan bukanlah suatu hal yang sudah selesai terfikirkan.metode baru atau karena adanya perlengkapan . se bab akan selalu disisihkan oleh hasil hasil penelitian dan percobaan . Teori relati vitas Einstein terus hidup hingga 30 tahun kemudian akan disisihkan pula. sesuatu hal yang tidak pernah mutlak.´ Apakah batas yang merupakan lingkup penjelajahan ilmu? Di manakah ilmu berhenti dan meyerahkan pengkajian selanjutnya kepada pengetahuan lain? Apakah yang menjadi karakteristik oby ek ontologi ilmu yang membedakan ilmu dari pengetahuan -pengetahuan lainnya? Jawab dari semua pertanyaan itu adalah sangat sederhana: ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti pada batas pengalaman manusia. Ilmu membatasi lingkup penjelajahannya pada batas pengalaman manusia juga disebabkan metode yang dipergunakan dalam menyusun yang telah teruji kebenarannya secara empiris.

maka ´Ilmu adalah pendengaranmu´ begitu juga untuk indera yang lainnya. jika penglaman diperoleh dengan mendengarkan. Ini mengindikasikan bahwa ilmu sesorang mencapai batas ketika ia harus meninggalkan dunia ini. semua berpaling kepada sumber-sumber moral. ilmu hanya berwenang dalam menentukan benar atau salahnya suatu pernyataan. Pengalaman manusia pada dasarnya dapat diperoleh melalui panca inderanya. jawab filsuf ilmu. kata seorang. oleh karena itu jika pengalaman diperoleh dengan melihat maka ´ilmu adalah penglihatanmu´.maka sempit sekali batas jelajah ilmu. tentang indah dan jelek semua berpaling kepada pengkajian estetik. Dapat disimpulkan bahwa Batas dari penjelajahan ilmu hanyalah ´Pengalaman´ manusia. bahkan dalam batas pengalaman manusiapun. Cuma sepotong dari sekian permasalahan kehidupan. . Memang demikian. yaitu mulai dari pengalaman manusia dan berhenti pada pengalaman manusia juga. Tentang baik dan buruk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful