BATAS-BATAS PENJELAJAHAN ILMU

Ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti di batas pengalaman manusia. Fungsi ilmu yakni sebagai alat pembantu manusia dalam menanggulangi masalah-masalah yang dihadapinya sehari-hari. Ilmu diharapkan membantu kita memerangi penyakit, membangun jembatan, irigasi, membangkitkan tenaga listrik, mendidik anak, memeratakan pendapatan nasional dan sebagainya. Persoalan mengenai hari kemudian tidak akan kita tanyakan kepada ilmu, melainkan kepada agama, sebab agamalah pengetahuan yang mengkaji masalah-masalah seperti itu. Ilmu-ilmu murni kemudian berkembang menjadi ilmu-ilmu terapan, seperti contoh dibawah ini : ILMU MURNI Mekanika Hidrodinamika ILMU TERAPAN Mekanika Teknik Teknik Aeronautikal / Teknik & Desain Kapal Bunyi Cahaya & Optik Kelistrikan / Magnestisme Fisika Nuklir Teknik Akustik Teknik Iluminasi Teknik Elektronik / Teknik Kelistrikan Teknik Nuklir

Cabang utama ilmu-ilmu sosial yakni antropologi (mempelajari manusia dalam perspektif waktu dan tempat), psikologi (mempelajari proses mental dan kelakuan manusia), ekonomi (mempelajari manusia dalam memenuhi

kebutuhannya lewat proses pertukaran), sosiologi (mempelajari struktur organisasi sosial manusia) dan ilmu politik (mempelajari sistem dan proses dalam kehidupan manusia berpemerintahan dan bernegara). Cabang utama ilmu-ilniu sosial yang lainnya mempunyai cabang-cabang lagi seperti antropologi terpecah menjadi lima yakni, arkeologi, antropologi fisik, linguistik, etnologi dan antropologi sosial/kultural, semua itu kita golongkan ke dalam ilmu murni.

merupakan ilmu yang beruntung (Fortunate) karena dapat diterapkan langsung kepada kebijaksanaan umum (public policy). yang tidak membedakan antara berbagai jenis pengetahuan. topologi. Humaniora terdiri dari seni. Salah satu cabang itu yang berkembang menurut jalannya sendiri adalah ilmu yang berbeda dengan pengetahuan-pengetahuan lainnya terutama dalam segi . Pokoknya segala apa yang kita ketahui adalah pengetahuan. Dengan berkembangnya abad penalaran maka konsep dasar berubah dari kesamaan kepada pembedaan. melainkan cara berpikir deduktif. Banyak sekali konsep ilmu-ilmu sosil ³murni´ dapat diterapkan langsung kepada kehidupan praktis. Ilmu terapan merupakan aplikasi ilmu murni kepada masalah-masalah kehidupan yang mempunyai manfaat praktis. Mulailah terdapat pembedaan yang jelas antara pengetahuan. geometri non-Euclid. mungkin dapat dianggap sebagai metode yang bersifat universal pada waktu itu. Jarum Sejarah Pengetahuan Sebelum Charles Darwin menyusun teori evolusinya kita menganggap semua makhluk adalah serupa yang diciptakan dalam bentuk yang sama. kalkulus. persamaan diferensial. Matematika bukan merupakan ilmu. mencakup antara lain. Metode ³ngelmu´ yang akhir-akhir ini mulai pop lagi. logika dan logika matematika. bahasa dan sejarah. filsafat. teori bilangan.Ilmu murni merupakan kumpulan teori-teori ilmiah yang bersifat dasar dan teoritis yang belum dikaitkan dengan masalah kehidupan yang bersifat praktis. aljabar. yang mengakibatkan timbulnya spesialisasi pekerjaan dan konsekuensinya mengubah struktur kemasyarakatan. agama. Wajar saja kalau dalam kurun waktu itu tidak terdapat perbedaan antara berbagai pengetahuan. ekonomi umpamanya. trigonometri. geometri analitik. geometri. Matematika merupakan sarana yang penting dalam kegiatan berbagai disiplin keilmuan. pengetahuan mencakup juga humaniora dan matematika. meminjam perkataan Paul Samuelson. probabilitas dan statistika. teori fungsi. Di samping ilmu-ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial.

sedangkan agama memasuki daerah penjelajahan yang bersifat trasendental yang berada di luar pengalaman kita. Tiap jenis pengetahuan pada dasarnya menjawab jenis pertanyaan tertentu yang diajukan. Pendekatan inter-disipliner memang merupakan keharusan. Berdasarkan obyek yang ditelaah mulai dibedakan ilmu-ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial. termasuk ke dalamnya adalah ilmu. statistika. Cara menyusun pengetahuan dalam kajian filsafati disebut epistemologi. melainkan dengan menciptakan paradigma baru. Pengetahuan merupakan khasanah kekayaan mental. Pengetahuan Pengetahuan pada hakikatnya merupakan segenap apa yang kita ketahui tentang suatu obyek tertentu. Pengetahuan dikumpulkan oleh ilmu dengan tujuan untuk menjawab permasalahan kehidupan yang sehari-hari dihadapi manusia. dan bahasa. Dari cabang ilmu yang satu sekarang ini diperkirakan berkembnag lebih dari 650 ranting disiplin keilmuan. dan landasan epistemologi ilmu disebut metode ilmiah. Setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontologi). demikian juga ilmu dapat dibedakan dari apa yang ditelaahnya serta untuk apa ilmu itu dipergunakan. namun dengan tidak mengaburkan otonomi masing-masing disiplin keilmuan yang telah berkembang berdasarkan route-nya masing-masing. bagaimana (epistemologi). Perbedaan yang makin terperinci ini menimbulkan keahlian yang makin spesifik pula. Metode keilmuan adalah jelas sangat berbeda dengan ngelmu yang merupakan paradigma dari abad pertengahan. matematika. Secara metafisik ilmu mulai dipisahkan dengan moral. dan untuk apa (aksiologi) pengetahuan tersebut disusun.metodenya. Ilmu merupakan bagian dari pengetahuan yang diketahui manusia disamping berbagai pengetahuan lainnya seperti seni dan agama. Secara Ontologis ilmu membatasi diri pada kajian obyek yang berada dalam lingkup pengalaman manusia. Pemecahan tersebut . Paradigma ini adalah bukan ilmu melainkan sarana berfikir ilmiah seperti logika.

mencoba mengungkapkan obyek penelaahan itu sehingga menjadi bermakna bagi pencipta dan mereka yang meresapinya. dengan memusatkan perhatiannya pada ³pengalaman hidup manusia perseorangan´. Ilmu mencoba mencarikan penjelasan mengenai alam menjadi kesimpulan yang bersifat umum dan impersonal. Kalau ilmu mencoba mengembangkan sebuah model yang sederhana mengenai dunia empiris dengan mengabstraksikan realitas menjadi beberapa variabel yang terikat dalam sebuah hubungan yang rasional. dengan harapan bahwa pencipta dan obyek yang diungkapkan mampu berkomunikasi dengan manusia yang memungkinkan dia menangkap pesan yang dibawa karya seni itu. atau mudah jatuh cinta disamping berkeampuhan yang luar biasa. Perkembangan ini menyebabkan tumbuhnya pengetahuan yang disebut seni terapan (applied arts) yang mempunyai kegunaan langsung dalam kehidupan . Sebaliknya seni tetap bersifat individual dan personal. pendendam. Lalu berkembanglah pengetahuan yang berakar pada pengalaman berdasarkan akal sehat (Common sense) yang didukung oleh metode mencoba-coba (trial-and error).pada dasarnya adalah dengan meramalkan dan mengontrol gejala alam. seperti munculnya dewa-dewa yang pemarah. Gejala alam merupakan pencerminan dari kepribadian dan kelakuan manusia dan karena pada waktu itu gejala alam sukar diramalkan. Karya seni ditujukan untuk manusia. maka berkembanglah tokoh-tokoh supra natural. Untuk bisa meramalkan dan mengontrol sesuatu. pada sisi lain pengetahuan mencoba mendeskripsikan sebuah gejala dengan sepenuh-penuhnya makna. Dengan mempelajari alam mereka mengembangkan pengetahuan yang mempunyai kegunaan praktis. Sesuai dengan pengetahuan mereka mengontrol timbulnya gejala alam yang berupa malapetaka adalah identik dengan mengarahkan kelakuan para dewa yang bersangkutan. Seni menurut Moehtar Lubis. Somerset Maugham menyimpulkan bahwa manusia memuliakan dirinya justru lewat pengalaman (penderitaan) orang lain. maka kita harus menguasai pengetahuan yang menjelaskan peristiwa itu. merupakan produk dari daya inspirasi dan daya cipta manusia yang bebas dari cengkraman dan belenggu berbagai ikatan. Seni. maka seni (paling tidak seni sastra).

Akal sehat dan cara coba-coba mempunyai peranan penting dalam usaha manusia untuk menemukan penjelasan mengenai berbagai gejala alam. Sifat terbatas dari seni terapan juga tidak menunjang berkembangnya teori-teori yang bersifat umum seperti teori gravitasi Newton dan teori medan elektromagnetik Maxwell.badani sehari-hari disamping ³seni halus´ (fine arts) yang bertujuan untuk memperkaya spiritual. bersifat deskriptif dan fenomenologis dan. Dalam kaitan ini berkembanglah metode eksperimen yang merupakan jembatan antara penjelasan teoritis yang hidup di alam rasional dengan pembuktian yang dilakukan secara empiris. Ilmu mempunyai dua peranan (Bentrand Russell). (3) karena kesimpulan yang ditarik berdasarkan asumsi yang tidak dikaji lebih lanjut maka akal sehat lebih merupakan pengetahuan yang tidak teruji. Sedangkan pada peradaban lain pengembangannya bersifat kualitatif artinya dikembangkan konsep-konsep baru yang bersifat mendasar dan teoritis. Randall dan Buchler mendefinisikan akal sehat sebagai pengetahuan yang diperoleh lewat pengalaman yang tidak disengaja yang bersifat sporadis dan kebetulan. kedua ruang lingkup terbatas. pada satu pihak sebagai metafisika sedangkan pada pihak lain sebagai akal sehat yang terdidik (Educated common sense). Pada peradaban tertentu perkembangan seni terapan ini bersifat kuantitatif artinya perkembangannya ditandai dengan terkumpulnya lebih banyak lagi pengetahuan-pengetahuan yang sejenis. Sifat deskriptif ini mencerminkan proses pengkajian yang menitikberatkan kepada penyelidikan gejala-gejala yang bersifat empiris tanpa kecenderungan untuk pengembangan postulat yang bersifat teoritis atmistis. Sedangkan karakteristik akal sehat diberikan oleh Titus sebagai berikut: (1) karena landasannya yang berakar pada adat dan tradisi maka akal sehat cenderung untuk bersifat kebiasaan dan pengulangan. Secara konseptual metode eksperimen . sebab tujuan analisisnya bersifat praktis. (2) karena landasannya yang berakar kurang kuat maka akal sehat cenderung untuk bersifat kabur dan samar-samar. Seni terpakai ini pada hakikatnya mempunyai dua ciri yakni pertama.

Sampai tahap ini maka kelompok ilmu ini termasuk ke dalam ilmu .cabang Ilmu Ilmu. Kalau pada fase permulaan hanya terdapat ilmu -ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial maka sekarang ini terdapat lebih dari 650 cabang keilmuan yang kebanyakan belum dikenal oleh orang . Cabang. Pengembangan metode eksperimen mempunyai pengaruh penting terhadap cara berfikir manusia sebab dengan demikian maka dapat diuji berbagai penjelasan teoritis apakah sesuai dengan kenyataan empiris atau tidak. Dengan demikian maka berkembanglah metode ilmiah yang menggabungkan cara berfikir deduktif dan induktif. . cahaya. kelistrikan magnetisme. Tiap tiap cabang kemudian membuat ranting . bunyi. .benda langit) dan ilmu bumi (atau the earth science yang mempelajari bumi kita ini). fisika nuklir.ilmu murni. Ilmu alam bertujuan untuk mempelajari zat yang membentuk alam semesta sedangkan alam kemudian bercabang lagi menjadi fisika (mempelajari masa dan energi). panas. hidrodinamika. kimia (mempelajari substansi zat).orang awam.ranting baru seperti fisika berkembang menjadi mekanika. Dengan berkembangnya metode ilmiah dan diterimanya metode ini sebagai paradigma oleh masyarakat keilmuan maka sejarah kemanusiaan menyaksikan perkembangan pengetahuan yang sangat pesat. astronomi (mempelajari benda. dan kimia fisik.ilmu alam membagi menjadi dua kelompok lagi yaitu ilmu alam (the phisycal science) dan ilmu hayat (the biological science).dikembangkan oleh sarjana muslim dan secara sosiologis dimasyarakatkan oleh Francois Bacon.

seperti antropologi terpec ah menjadi lima yaitu arkeologi. buletin. jurnal. dan antropologi sosial atau kultural. Pada pokoknya terdapat cabang utama ilmu. ekonomi (mempelajari manusia dalam memenuhi kebutuhan kehidupannya lewat proses pertukaran). b. micro film. sosiologi (mempelajari struktur organisasi sosial manusia) dan ilmu politik (mempelajari sistem dan proses dalam kehidupan manusia berpemerintahan dan bernegara).Ilmu. telex dan sebagainya sangat menunjang intensitas komunikasi ini. psikologi (mempelajari proses mental dan kelakuan manusia). Tersedianya alat komunikasi tertulis dengan komunikasi elektronik dalam bentuk majalah. linguistik. Kelebihan dan kekurangan ilmu Dibandingkan dengan pengetahuan lain maka ilmu berkembang dengan sangat cepat.ilmu sosial yaitu antropologi (mempelajari manusia dalam perspektif waktu dan tempat). . Suatu penemuan baru di negara yang satu segera dapat diketahui oleh ilmuan negara negara lain. Percobaan ilmiah harus selalu dapat diulang dan sekitarnya dalam pengulangan tersebut ternyata pernyataannya diduku ng oleh fakta maka kalangan ilmiah secara tuntas menerima kebenaran pengetahuan tersebut.cabang ilmu-. etnologi.sama telah diketahui dan disetujui oleh seluruh kalangan ilmuan. Cabang.ilmu sosial berkembang agak lambat dibandingkan dengan ilmu alam. Salah satu faktor utama yang me ndorong perkembangan ini ialah faktor sosial dari komunikasi ilmiah yang membuat penemuan individual segera diketahui dan dikaji oleh anggota masyarakat ilmuan lainnya. Penemuan ini segera diteliti kebenarannya oleh kalangan ilmiah karena prosedur untuk menilai kesahian (validity) pengetahuan tersebut sama.ilmu sosial ini kemudian mempunyai cabang cabang lagi. antropologi fisik.

Sebenarnya hal ini tidak sepenuhnya benar. Elektrodinamika. Secara kumulatif maka teori ilmiah berkembang seperti piramida terbalik yang makin lama makin tinggi. Demikian juga dengan jalur perkembangan ini belum dapat dipastikan bahwa kebenaran yang sekarang ditemukan dan diterima oleh kalangan ilmiah akan benar pula dimasa yang akan datang. Hipotesis yang telah teruji kebenarannya segera menjadi teori ilmiah yang kemudian digunakan sebagai premis dalam mengembangkan hipotesis. Usaha untuk menyatukan teori relatifitas umum. Sifat pragmatis inilah yang sebenarnya merupaka n kelebihan dan sekaligus kekurangan ilmu.penemuan lainnya. Teori ilmiah masih merupakan penjelasan yang bersifat sebagian dan tentatif sesuai dngan tahap perkembangan keilmuan yang masih sedang berjalan. . Sikap pragmatis dari ilmu adalah cocok dengan perkembangan peradaban manusia.penemuan sebelumnya. Sejarah ilmu telah mencatat betapa banyak kebenaran ilmiah di masa lalu yang sekarang ini tidak dapat diterima lagi karena manusia telah menemukan kebenaran lain yang ternyata lebih dapat diandalkan. Bahkan dalam fisika. dan kuantum sampai saat ini belum dapat dilaksanakan.Seluruh kalangan ilmiah menganggap permasalahan mengenai hal tersebut telah selesai dan ilmu mendapat pengetahuan baru yang diterima oleh masyarakat dan ilmuan. Karena sampai saat ini belum satu pun dari disiplin keilmuan yang berhasil menyusun suatu teori yang konsisten dan menyeluruh. Satu teori yang mencakup segenap dunia fisik kita belum dapat dirumuskan. telah terbukti secara nyata peranan ilmu dalam membangun perdaban tersebut. yang merupakan prototipe bidang ilmuan yang relatif paling maju. Ilmu juga bersifat konsisten karena penemuan yang satu didasarkan pada penemuan. Dengan demikian maka ilmu berkembang dengan pesat dalam dinamika yang dipercepat karena penemuan yang satu akan melahirkan penemuan.hipotesis selanjutnya.

dan kapal laut. pesawat terbang. Kekurangan dan kelebihan ilmu harus digunakan sebagai pedoman untuk meletakkan . Sebagai sarana pengangkutan kita berdasarkan pengetahuan yang kita terima kebenarannaya saat ini. Seperti mobil. Ilmu tidak berwenang untuk menjawabnya. Masalah tertentu akan lain lagi bila hal ini dihubungkan dengan pengetahua n yang bersifat mutlak yang tidak berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan peradaban manusia. Diluar bidang empiris tidak bisa mengatakan apa apa. ilmu bukan tanpa cela. Adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri bahwa dalam abad ke dua puluh ini kita menggunakan berbagai macam teknologi.Ilmu terlepas dari berbagai kekurangannya dapat memberikan jawaban yang positif terhadap permasalahan yang dihadapi manusia pada suatu waktu tertentu. sebab hal itu berada diluar bidang telaahnya. Secara ontologi ilmu membatasi diri hanya dalam ruang lingkup pengalaman manusia. Dalam hal ini maka penilaian terhadap ilmu tidaklah terletak pada kesahian teorinya sepanjang zaman. Dalam hal ini maka ilmu tidak dapat memberikan jalan keluar dan manusia harus berpaling ke sumber yang lain. antara lain karena panca indra manusia jauh dari sempurna. melainkan terletak dalam jawaban yang diberikannya terhadap pe rmasalahan manusia dalam tahap peradaban tertentu. Dikemudian hari mungkin saja ditemukan sarana pengangkutan lain yang lebih cocok dengan peradaban waktu itu yang pembuatannya didasarkan atas pengetahuan baru yang akan mengusangkan pengetahuan yan g sekarang kita anggap benar tersebut.kekurangan ini bukan merupakan alasan untuk menolak eksistensi ilmu dalam kehidupan kita.hari masih dirasakan banyak manfaatnya. maka semua itu tidak menjadi soal karena penerapan pengetahuan kedalam masalah kehidupan kita sehari. Bagi tahap peradaban kita sekarang ini. umpamanya agama. Sedangkan dalam batas kewenangannya pun. Walaupun demikian kekurangan .

dengan dan menerimanaya serta mencintainya bijaksana. Batas. Menolak kehadiran ilmu dengan picik berarti kita menutup mata terhadap kemajuan masa kini.¶ Mereka yang sungguh.sungguh berilmu adalah mereka yang mengetahui sebagaimana kelebihan adanya. agama.sama pengetahuan lainnya. sebab hanya dengan sifat itulah kita dapat memanfaatkan kegunaannya semaksimal mungkin bagi kemaslahatan manusia. Tanpa kesadaran itu. dan kekurangan ilmu. bahwa pengetahuan tak membawa kita bahagia. Bersama. ilmu melengkapi kehidupan dan memenuhi kebahagiaan kita. seperti di syairkan Byron dalam Manfred.dewakan ilmu kitapun gagal untuk mendapatkan pengertian mengenai hakikat ilmu yang sebenarnya. dan ilmu tak lebih dari sekedar bentuk lain dari ketidaktahuan.ilmu ke dalam tempat yang sewajarnya. Sebaliknya dengan jalan mendewa . maka hanya akan kembali kepada ketidaktahuan dan kegersangan. c.batas penjelajahan ilmu Apakah nilai kebenaran dari ilmu bersifat mutlak? Apakah seluruh permasalahan manusia di dunia dapat dijawab dengan tuntas oleh pengetahuan yang d isebut ilmu pengetahuan? Inilah pertanyaan pokok yang timbul bagi setiap yang mengejar ilmu pengetahuan kapan saja dan dimana saja. menjadikannya sebagai bagian dari kepribadian dan kehidupannya. .pertanyaan itu. yang ditandai o leh kenyataan bahwa semua aspek kehidupan modern dipengaruhi oleh produk ilmu dan teknologi. Untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan . baiklah kia akan menoleh sejenak kepada apa yang telah diungkapkan oleh beberapa ahli di dunia dalam hubungan eksistensi ilmu pengetahuan itu. Dan bersama pelengk ap kehidupan lainnya seperti seni.

soal semacam itu ilmu. ³Tiap . Misalnya. ³ Apakah pengetahuan? Ilmu . historis. menurut Marxisme. makna sengsara yang tidak dapat dihindarkan oleh ilmu yang paling maju sekalipun. dan yuridis? Dan tentu ada lain . seorang filsuf eksistensialis yang atheist bangsa Perancis pernah mengemukakan.C Mulder menulis dalam karyanya yang berjudul Iman dan Ilmu Pengetahuan. sukses dan gagalnya cinta. dimanakah batas.sebab yang sifatnya mekanis belaka. agama akan lenyap. 1996:94).soal dasar yang melalui kompetensi dari ilmu vak itu sendiri. tapi memiliknya tingkatnya betapapun juga jauh melebihinya dapat berharap akan memahami penghasilan rumput yang kecil sekalipun dengan sebab . psychs. seorang filsuf ulung bangsa Jerman.tiap ahli ilmu vak menghadapi soal.soal yang tak dapat dipecahkan dengan melulu memakai pengetahuan vak itu sendiri. Frans Dahler mengemukakan. Ada soal. ´ Dr. D.ilmu vak membutuhkan suatu instansi yang sedemikian itu? Ada juga. kehausan manusia a kan cinta mutlak dan abadi. Jean Paul Sartre. Dan lebih dari itu. Mr.Immanuel Kant (1724-1804) (dalam Burhanudin.´ Dr. Jelaslah untuk menjawab soal.soal pokok atau soal. Misalnya tentang arti kematian. menulis ³Dengan bagaimanapun juga tiada akal manusia (juga tiada akal yang terbatas) yan g menilik sifatnya sama dengan akal kita. ilmu tak dapat memenuhi kerinduan.batas lapangan yang saya selidiki ini? Dimanakah tempatnya di dalam kenyataan seluruhnya ini? Metode yang saya gunakan ini sampai dimanakah? Umpamanya soal yang sangat sulit sekali apakah causalitas kealaman (natuur causaliteit) berlaku juga atas lapangan hayat. yaitu ilmu filsafat.lain lagi. Namun sesungguhnya ilmu tetap tak dapat menjawab beberapa pertanyaan yang mendasar dan terpendam dalam sanubari manusia. sosial. karena ilmu pengetahuan makin lama makin mampu mengartikan hidup dan membebaskan manusia dari penderitaan.

ahli lainnya. Teori relati vitas Einstein terus hidup hingga 30 tahun kemudian akan disisihkan pula. tetapi seringnya lebih maju.kadang kembali mundur. Jadi ilmu tidak mempelajar i masalah surga dan neraka dan juga tidak mempelajari sebab musabab kejadian terjadinya manusia.metode baru atau karena adanya perlengkapan . Dan penemuan . sesuatu hal yang tidak pernah mutlak.percobaan baru yang dilakukan dengan metode. Begitulah selalu akan terjadi.penemuan baru ini akan disisihkan pula oleh ahli.perlengkapan yang lebih sempurna. yakni sebagai alat pembantu manusia dalam menanggulangi masalah yang dihadapi sehari -hari. se bab akan selalu disisihkan oleh hasil hasil penelitian dan percobaan . bagaimanakah kita melakukan suatu kontradiksi yang menghilangkan kesahihan metode ilmiah? Kalau begitu . 1990:91) Mengapa ilmu hanya membatasi daripada hal -hal yang berbeda dalam pengalaman kita? Jawabnya terletak pada fungsi ilmu itu sendiri dalam kehidupan manusia.pengetahuan bukanlah suatu hal yang sudah selesai terfikirkan. kadang. Sekiranya ilmu memasukkan daerah di luar batas pengalaman empirisnya.´ Apakah batas yang merupakan lingkup penjelajahan ilmu? Di manakah ilmu berhenti dan meyerahkan pengkajian selanjutnya kepada pengetahuan lain? Apakah yang menjadi karakteristik oby ek ontologi ilmu yang membedakan ilmu dari pengetahuan -pengetahuan lainnya? Jawab dari semua pertanyaan itu adalah sangat sederhana: ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti pada batas pengalaman manusia. Ilmu membatasi lingkup penjelajahannya pada batas pengalaman manusia juga disebabkan metode yang dipergunakan dalam menyusun yang telah teruji kebenarannya secara empiris. Teori Einstein berdasarkan atas studi mengenai percobaan . sebab kejadian itu berada di luar jangkauan pengalaman manusia (Jujun.percobaan Micchelson dan Morley yang menyisihkan ketentuan fisik dari Newton.

Tentang baik dan buruk. maka ´Ilmu adalah pendengaranmu´ begitu juga untuk indera yang lainnya. kata seorang. Pengalaman manusia pada dasarnya dapat diperoleh melalui panca inderanya. Memang demikian. jawab filsuf ilmu. . jika penglaman diperoleh dengan mendengarkan. ilmu hanya berwenang dalam menentukan benar atau salahnya suatu pernyataan. tentang indah dan jelek semua berpaling kepada pengkajian estetik. oleh karena itu jika pengalaman diperoleh dengan melihat maka ´ilmu adalah penglihatanmu´. Ini mengindikasikan bahwa ilmu sesorang mencapai batas ketika ia harus meninggalkan dunia ini. Cuma sepotong dari sekian permasalahan kehidupan. semua berpaling kepada sumber-sumber moral. yaitu mulai dari pengalaman manusia dan berhenti pada pengalaman manusia juga.maka sempit sekali batas jelajah ilmu. Dapat disimpulkan bahwa Batas dari penjelajahan ilmu hanyalah ´Pengalaman´ manusia. bahkan dalam batas pengalaman manusiapun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful