P. 1
Makalah Aplikasi Manajemen Pendidikan

Makalah Aplikasi Manajemen Pendidikan

|Views: 1,569|Likes:
Published by zentaichigo

More info:

Published by: zentaichigo on Nov 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

1

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Terdapat minat besar dalam manajemen pendidikan di bagian awal abad 21. Hal ini karena kualitas kepemimpinan dipercaya secara luas membuat perbedaan yang signifikan kepada sekolah dan siswa. Di banyak bagian dunia, ada pengakuan bahwa sekolah membutuhkan pemimpin dan manajer yang efektif jika mereka ingin memberikan pendidikan yang terbaik kepada pelajar mereka. Ketika ekonomi global mengalami resesi, pemerintah lebih menyadari bahwa aset utama mereka adalah orang-orang yang kompetitif dan semakin tergantung pada sebuah sistem pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja terampil. Hal ini memerlukan guru-guru yang terlatih dan berkomitmen, dan pada gilirannya, memerlukan kepemimpinan kepala sekolah yang sangat efektif dan dukungan lain manajer senior dan menengah (Bush, in press). Bidang manajemen pendidikan adalah pluralis, dengan banyaknya kekurangan perspektif dan kesepakatan yang tak terelakkan mengenai definisinya. Salah satu kunci perdebatan apakah manajemen pendidikan telah menjadi bidang yang berbeda atau hanya sebuah cabang studi yang lebih luas dari manajemen. Sementara pendidikan dapat belajar dari manajemen lain, manajemen pendidikan harus terpusat tujuan pendidikan. Tujuan ini memberikan arti penting arah untuk mendukung manajemen sekolah. Kecuali keterkaitan antara tujuan dan manajemen pendidikan yang jelas dan dekat, ada bahaya ‘Managerialism’, “Penekanan pada prosedur dengan mengorbankan tujuan pendidikan serta nilai-nilai “ (Bush, 1999:240). (http://www.kompasiana.com/pengembanganilmupendidikan) Manajemen pendidikan merupakan hal yang harus diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan, sehingga menghasilkan keluaran yang diinginkan. Kenyataannya, banyak institusi pendidikan yang belum memiliki manajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya. Manajemen yang digunakan masih konvensional, sehingga kurang bisa menjawab tantangan zaman dan terkesan tertinggal dari modernitas. Hal ini mengakibatkan sasaransasaran ideal pendidikan yang seharusnya bisa dipenuhi ternyata tidak bisa diwujudkan. Parahnya, terkadang para pengelola pendidikan tidak menyadari hal itu, Manajemen pendidikan merupakan suatu proses untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya pendidikan seperti guru, sarana dan prasarana pendidikan seperti perpustakaan,

2

laboratorium, dan sebagainya untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. ( http://www.anneahira.com/artikel-umum/manjemen-pendidikan.htm) Para ahli pendidikan telah sepakat bahwa suatu sistem pendidikan dapat dikatakan berkualitas, apabila proses kegiatan belajar-mengajar berjalan secara menarik dan menantang sehingga peserta didik dapat belajar sebanyak dan sebaik mungkin melalu proses belajar yang berkelanjutan. Proses pendidikan yang bermutu akan menghasilkan hasli yang bermutu serta relevan dengan perkembangan zaman. Agar terwujud sebuah pendidikan yang bermutu dan efisien, maka perlu disusun dan dilaksanakan program-program pendidiakn yang mampu membelajarkan peserta didik secara berkelanjutan, karena dengan mutu pedidikan yang optimal, diharapkan akan menghasilkan keungugulan smber daya manusia yang dapat menguasai pengetahuan, keterampilan dan keahlian sesuai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang secara pesat. Untuk dapat mencapai sebuah pendidikan yang berkualitas diperlukan manajemen pedidikan yang mampu memobilisasi segala sumber daya pendidikan. (http://nadhirin.blogspot.com/2009/03/manajemen-perserta-didik-dalam.html) 1.2. Batasan Masalah Adapun yang menjadi batasan masalah dalam makalah ini, yaitu:
• • • • •

Manajemen pengajaran dan contoh penerapannya Manjemen media dan contoh penerapannya Manajemen laboratorium dan contoh penerapannya Manajemen sistem IT dan contoh penerapannya Manajemen loyalitas dan contoh penerapannya

1.3. Tujuan Penulisan Tujuan penyusunan makalah ini adalah : • Untuk mengetahui definisi manajemen pengajaran, manajemen media, manajemen laboratorium, manajemen sistem IT, dan manajemen loyalitas.

3 •

Untuk mengetahui penerapan manjemen lingkungan sekolah.

pengajaran, manajemen media,

manajemen laboratorium, manajemen sistem IT, dan manajemen loyalitas di

1.4. Manfaat Penulisan Manfaat penyusunan makalah ini adalah : • • Sebagai tambahan referensi mengenai manajemen pengelolaan pendidikan. Memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai penerapan manajemen pendidikan di sekolah.

Manajemen merupakan sebuah proses yang khas.. yang menurut suatu perencanaan (planning). Hasan Shadily. 1997 : 5) . Adapun dari segi istilah banyak para ahli telah memberikan pengertian manajemen. 1978 : 640) (Prajudi Atmosudirdjo. maintain. Kamus Inggris Indonesia) . Management the act of running and controlling business or similar organization” sementara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ‘manajemen’ diartikan sebagai “Prose penggunaan sumberdaya secara efektif untuk mencapai sasaran” (Kamus Besar Bahasa Indonesia). berikut ini akan dikemukakan beberapa pengertian manajemen guna memperoleh pemahaman yang lebih jelas. melaksanakan. Manajemen dapat didefinisikan sebagai ‘kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain’. No. 1984 : 4) (Harold Koontz. dengan formulasi yang berbeda-beda. kata ‘manage’ diartikan “Mengurus. yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan.1. Siagian. Terry. The most comprehensive definition views management as an integrating process by which authorized individual create. Management is the use of people and other resources to accomplish objective 4. management-the function of getting things done through people 5. Dengan demikian dapat pula dikatakan Pendapat (Lester Robert Bittel (Ed). to direct” (Webster Super New School and Office Dictionary). 1986:4) (Sondang P. menggerakkan.1982 : 124) ( Boone& Kurtz. manajemen berasal dari kata manage (to manage) yang berarti “to conduct or to carry on. dalam Kamus Inggris Indonesia. pengorganisasian. Oxford Advanced Learner’s Dictionary mengartikan ‘to manage’ sebagai “to succed in doing something especially something difficult…. Manajemen itu adalah pengendalian dan pemanfaatan daripada semua faktor dan sumberdaya. mengatur. yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia serta sumber-sumber lain 6. Pengertian Manajemen 1. diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta atau tujuan kerja yang tertentu 3. .. Definisi Manajemen Dari segi bahasa. dan pengawasan. and operate an organization in the selection an accomplishment of its aims 2.4 BAB II LANDASAN TEORI 2. mengelola” (John M. Cyril O’Donnel:3) (George R. Echols.

Lalu kata ini mendapat awalan kata "me" sehingga menjadi "mendidik" artinya memelihara dan memberi latihan. Definisi Pendidikan Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik. . Kegiatan manajemen diarahkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.5 7. seperti sekolah. akan sangat memerlukan manajemen untuk mengatur atau mengelola kerjasama yang terjadi agar dapat berjalan dengan baik dalam pencapaian tujuan. yakni bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan adalah dalam rangka mencapai suatu tujuan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada. Pendidikan berasal dari kata "didik". Setelah melihat pengertian manajemen. sedangkan definisi nomor lima dari Sondang P Siagian menambah penegasan tentang posisi manajemen hubungannya dengan administrasi. Menyikapi hal tersebut. pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan konsep dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Terlepas dari perbedaan tersebut. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Kamus Bahasa Indonesia.2. 2. untuk itu pengelolaannya mesti berjalan secara sistematis melalui tahapan-tahapan dengan diawali oleh suatu rencana sampai tahapan berikutnya dengan menunjukan suatu keterpaduan dalam prosesnya. maka nampak jelas bahwa setiap organisasi termasuk organisasi pendidikan. terdapat beberapa prinsip yang nampaknya menjadi benang merah tentang pengertian manajemen yakni : 1. 1991:232.R Terry menambahkan dengan proses kegiatannya. nampak jelas bahwa perbedaan formulasi hanya dikarenakan titik tekan yang berbeda namun prinsip dasarnya sama. tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. sementara itu definisi nomor empat yang dikemukakan oleh G. Manajemen menggunakan atau memanfaatkan pihak-pihak lain. 3. dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. 2. Manajemen merupakan suatu kegiatan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran. bahwa manajemen merupakan alat pelaksana utama administrasi Manajemen is the process of efficiently achieving the De Cenzo&Robbin 1999:5 objectives of the organization with and through people Dengan memperhatikan beberapa definisi di atas.

20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. bangsa dan negara. ada unsur sains dan seni. pengendalian diri. ada kaitan dengan tugasan dan pencapaian. melibatkan instruksi diikuti dengan latihan. hanya bermakna apabila ada pembelajaran. • • meliputi rancangan mengajar (KOPI). membimbing. proses yang melibatkan interaksi dua arah.blogspot.anneahira. (http://www. akhlak mulia. guru sebagai pengajar dan murid sebagai pembelajar. Adapun ciri-ciri pengajaran. menggalak dan memotivasikan murid supaya mengambil inisiatif untuk belajar. melibatkan proses pemikiran dan penggunaan bahasa atau simbol. • • boleh dijalankan dengan kegiatan berpusat pada guru. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Dari pernyataan diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Pengajaran ini adalah dirancangkan guru secara sisitematik dan teliti untuk melaksanakannya dengan kaedah dan teknik mengajar yang sesuai.6 Menurut UU No.com/2009/07/definisi-pengajaran-danpembelajaran. Pengajaran ialah suatu tugas dan aktivitas yang diusahakan bersama oleh guru dan muridnya. kecerdasan. yaitu : • • • • • guru dan murid. murid dan gabungan guru murid serta berpusatkan sumber. masyarakat. akhlak mulia. emosional.htm) Pendidikan erat kaitannya dengan pengajaran. • (http://sarinapraktikum. pengendalian diri. kepribadian. serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.html) . demi memperolehi ilmu pengetahuan dan menguasai kemahiran yang diperlukan. kepribadian. kecerdasan. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan.com/artikel-pendidikan/pengertian-pendidikan.

Manajemen pendidikan dilihat dari sistem pendidikan menempati unsur input instrumental. 1989 : 6) : 1. Kemampuan sosial. (2) manajemen pendidikan memanfaatkan berbagai sumber daya. Kemampuan tersebut jika dikaji secara mendalam akan diperoleh tiga kemampuan dasar yang harus ditampilkan selama memanej sistem pendidikan. Definisi Manajemen Pendidikan Secara khusus dalam konteks pendidikan. manajemen pendidikan harus benar-benar dilaksnakan dengan baik. Sebagai alat.3. Djam’an Satori (1980) memberikan pengertian manajemen pendidikan dengan menggunakan istilah administrasi pendidikan yang diartikan sebagai “keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien”. pendidikan dan pelatihan. yang mencakup pemahaman tentang motivasi dan penerapan kepemimpinan yang efektif. Kemampuan konseptual. Ketiga kemempuan tersebut adalah (Hersey dan Blanchard. pelaksananya dituntut memiliki sejumlah kemampuan. Manajemen pendidikan merupakan salah satu faktor yang turut menentukan proses dan hasil pendidikan. metode. 3. namun secara esensial dapat ditarik kesimpulan tentang pengertian manajemen pendidikan. baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan. yakni kemampuan untuk memahami kompleksitas organisasi (pendidikan) dan penyesuaian gerak unit kerja masing-masing ke dalam bidang operasi organisasi scara memyeluruh. Pendidikan merupakan suatu sistem yang mempunyai sejumlah komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam menjalankan fungsinya yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan pendidikan. Meski ditemukan pengertian manajemen atau administrasi yang beragam. dan agar manajemen pendidikan tersebut berjalan dengan baik. yakni kemampuan menggunakan pengetahuan. bahwa : (1) manajemen pendidikan merupakan suatu kegiatan. Hadari Nawawi (1992) mengemukakan bahwa “administrasi pendidikan sebagai rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sejumlah orang untuk mencapai tujuan pendidikan secara sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu terutama berupa lembaga pendidikan formal”. teknik. Kemampuan ini dapat memungkinkan . Sementara itu.7 2. dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas tertentu yang diperoleh dari pengalaman. Kemampuan teknis. dan (3) manajemen pendidikan berupaya untuk mencapai tujuan tertentu. yakni kemampuan dan kata putus (judgment) dalam bekerja sama dengan orang lain. 2.

5. Manajemen Media Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’. Secara lebih khusus. memproses. atau elektronis untuk menangkap. Pengajaran pada umumnya adalah kegiatan kelompok.4. pengelolaan. pemberian materi pengajaran yang lebih baik. fotografis. media adalah ‘perantara’ atau ‘pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan’. Guru menguasai banyak faktor yang mempengaruhi motivasi.8 seseorang bertindak selaras dengan tujuan organisiasi secara menyeluruh daripada hanya atas dasar tujuan dan kebutuhan kelompoknya sendiri. 2. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Garis-garis Besar Program Pengajaran juga termasuk kedalam bagian manajemen pengajaran. sedangkan pembelajaran lebih kepada kegiatan individu dan tidak semua siswa belajar dengan kecepatan yang sama atau dengan cara yang sama. materi. 2. Manajemen Pengajaran Bagaimana guru-guru memahami kedisiplinan dan bentuk-bentuk manajemen perilaku lain. Manajemen kelas merupakan bagian integral pengajaran efektif yang mencegah masalah perilaku melalui perencanaan. dan menyusun kembali informasi visual atau verbal. atau sikap. Guru perlu mempertimbangkan berapa banyak kebijakan dan praktek yang mengarah pada labelling siswa. Perilaku di kelas dan hasil belajar banyak dipengaruhi oleh kualitas pengajaran. tergantung pada bagaimana mereka melihat pekerjaan mereka sebagai seorang guru dan sejauh mana mereka meyakini bahwa semua anak dapat belajar. keterampialn. dan penataan kegiatan belajar yang lebih baik. Dalam bahasa Arab. dan interaksi guru siswa yang lebih baik. . membidik pada mengoptimalan keterlibatan dan kerjasama siswa dalam belajar. Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia. atau ‘penghantar’. prestasi dan perilaku siswa mereka. pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis. atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan. Lingkungan fisik di kelas. ‘perantara’. level kenyamanan emosi yang dialami siswa dan kualitas komunikasi antar guru dan siswa merupakan faktor penting yang bisa memampukan atau menghambat pembelajaran yang optimal.

Keseluruhan media tersebut harus dapat dikelola dengan baik sehingga dalam pemanfaatannya akan lebih terjaga sehingga dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama. maupun audiovisual. Media yang dibuat. Selain itu. Ada banyak media yang digunakan dalam pembelajaran sains. apakah grafis. 2. visual. Manajemen media pembelajaran di sekolah dapat dilakukan dengan mengelompokkan masing-masing media sesuai dengan klasifikasinya.9 Adapun manajemen media disini adalah mengenai pengelolaan media-media pembelajaran yang umum digunakan di sekolah. Media. evaluasi media juga termasuk bagian dari manajemen media. visual. maka tidak ada salahnya bagi pendidik untuk mampu mengelola suatu media baru yang lebih sederhana namun tetap dapat menjadi penyampai informasi yang baik kepada siswa. Media yang akan digunakan harus memperhatikan beberapa ketentuan dengan pertimbangan bahwa penggunaan media harus benar-benar berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan dan memperjelas pemahaman siswa. jelaslah bahwa memilih media tidak mudah. Dalam pengertian sempit laboratorium sering diartikan sebagai tempat yang berupa gedung yang dibatasi oleh dinding dan atap yang didalamnya terdapat sejumlah alat dan bahan praktikum. Manajemen Laboratorium Laboratorium adalah suatu tempat dimana percobaan dan penyelidikan dilakukan. Bertitik tolak dari pendapat tersebut. khususnya dalam pembelajaran sains. maka akan dapat terjadi kesalahan konsep pada siswa. Apabila media yang digunakan tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. maupun audio-visual. Pemilihan media sesuai dengan materi pembelajaran juga termasuk bagian dari manajemen media. baik grafis. seperti kita ketahui adalah alat bantu guru untuk lebih dapat mengabstrakkan konsep-konsep yang dipelajari sehingga siswa dapat menerimanya dengan baik dan menghasilkan pemahaman yang baik pula. . Apabila media yang telah ada ternyata belum mencukupi kuota yang diperlukan dalam proses pembelajaran. harus dievaluasi terlebih dahulu apakah telah memenuhi kriteria yang ditetapkan atau tidak.6.

Dalam pengertian terbatas laboratorium ialah suatu ruangan yang tertutup dimana percobaan dan penelitian dilakukan.10 Laboratorium (disingkat lab) juga merupakan tempat riset ilmiah. Keuntungan utama dari laboratorium jenis ini adalah sekolah tidak perlu menyediakan perangkat percobaan yang banyak jumlahnya untuk tiap jenis . dahulu dinamakan praktikum. kegiatan dilakukan di dalam laboratorium. Kegiatan laboratorium merupakan penerapan teori yang sudah dibahas di dalam kelas sebelum melakukan percobaan di laboratorium. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus yang tidak mudah dihadirkan di ruang kelas. pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium tradisional memiliki perabot (kursi. dst. yaitu: cara pandang yang pertama atau disebut juga dengan pandangan tradisional (laboratorium tradisional) menyebutkan bahwa laboratorium berfungsi memberi pelajaran kepada siswa dimana ilmu seakan-akan dituangkan kepikiran siswa. Selain fungsi diatas ada dua fungsi lain berdasarkan pada dua cara pandang. Sehingga siswa menerima dan menyimpan ilmu itu menjadi miliknya. Praktikum adalah kegiatan laboratorium yang dilakukan pada jam khusus. Dapat disimpulkan bahwa pengertian laboratorium yaitu: (a) tempat yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan eksperimen di dalam sains atau melakukan pengujian dan analisis. • Laboratorium tradisional Laboratorium tradisional. Ataupun suatu tempat berupa bangunan yang dilengkapi sejumlah peralatan untuk tempat kegiatan belajar siswa. eksperimen. meja) yang tidak dapat dipindahpindahkan dan tetap letaknya. bangunan atau ruang yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan penelitian ilmiah ataupun praktek pembelajaran bidang sains. tempat kerja untuk melangsungkan penelitian ilmiah. (c) (d) (b) tempat memproduksi bahan kimia atau obat. Kemudian cara pandang yang kedua atau disebut juga dengan pandangan modern (laboratorium modern) dimana fungsi laboratorium adalah untuk membantu siswa dalam belajar atau dengan kata lain siswa membangun atau mengkonstruksi ilmu dari stimulus yang menjadi perhatiannya.

Sedangkan kerugiannya adalah diperlukan jumlah alat yang banyak. serta kelengkapan administratif lainnya.7. dan diskusi kelas dibimbing oleh guru. . Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras atau lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi. Berbagai definisi teknologi informasi telah diutarakan oleh bebrapa ahli. mengamati gejala. melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data. dapat dilakukan percobaan oleh siswa. • Laboratorium Modern Dalam laboratorium modern dapat berlangsung pemberian informasi oleh guru.11 percobaan. berdiskusi. sehingga berbagai jenis kegiatan dapat dilakukan dalam ruangan itu. percobaan demonstrasi oleh guru atau oleh siswa. Sehingga siswa cenderung mengambil hasil pengamatan atau pengukuran dengan mengarang untuk mendapatkan nilai yang baik. Keuntungan laboratorium modern adalah pelajaran dengan mudah dapat dibuat variasi dengan memvariasikan jenis kegiatan seperti. diskusi dalam kelompok kecil. atau infotech. Sedang kerugiannya adalah siswa tidak langsung bertindak terhadap konsep atau prinsip yang dipelajarinya. dan video. Manajemen pada laboratorium meliputi susunan pengelola laboratorium. Martin (1999). teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. diantaranya : Haag den Keen (1996). Ruang laboratorium modern harus ruang yang bersifat fleksibel dengan kata lain tata letak prabot mudah diubah-ubah. IT (Information Technology). 2. pembagian laboratorium sesuai jenis dan fungsinya. suara. Williams dan Swayer (2003). Manajemen Sistem Teknologi Informasi Teknologi Informasi biasa disebut TI. mendengar informasi melakukan percobaan. Dalam hal ini gagasan siswa belajar aktif mudah diterapkan. belajar sendiri dan lainnya.

digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. dan seterusnya. seperti printer. pembelajaran online. baik secara implicit maupun eksplisit. (http://www. Hidup sederhana dan tidak neko-neko. Data adalah bahan mentah bagi komputer yang dapat berupa angka.8. sebagian guru-guru sudah memiliki usaha sampingan di luar sekolah. tidak sekedar berupa teknologi komputer. 2. tetapi juga teknologi komunikasi. radio. pembaca sidik jari. Komputer adalah mesin serbaguna yang dapat dikontrol dan diprogram. sedangkan informasi adalah bentuk data yang telah diolah sehingga dapat menjadi bahan yang berguna untuk pengambilan keputusan. Guru-guru dulu hampir merata sangat loyal dan tulus terhadap pekerjaannya. Tetapi guru-guru sekarang secara umum kebalikannya.com/doc/24946950/Pengertian-Teknologi-Informasi) Manajemen sistem teknologi informasi biasanya meliputi pengelolaan website sekolah. Singkat cerita. Manajemen Loyalitas Kondisi guru-guru saat ini berbeda dengan kondisi guru-guru tempo dulu. Mau dibujuk dengan pangkat (kredit poin) banyak guru-guru sekarang sudah mulai tidak peduli dengan iming-iming pangkat. yang disebut teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan telekomunikasi. Termasuk dalam kategori kelompok ini adalah telepon. dan televisi.12 Dari definisi di atas terlihat bahwa teknologi informasi. atau huruf. Dan bahkan CR-ROM. • Teknologi Komunikasi Teknologi komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. bahkan penghasilan tambhannya ada yang . termasuk peralatan yang berhubungan dengan komputer. Karena toh selisih gaji setelah naik pangkat tidak begitu berarti dibanding beban tugas dan waktu yang dikuras karena jabatan ini itu. Yang penting gaji tetap diterima dan tidak dipotong. Program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer hingga komputer dapat melakukan tugasnya sesuai yang dikehendaki oleh pembuat program. berbagai senjata motivasi yang ampuh untuk guru-guru dulu tampaknya sudah tidak mempan lagi untuk mendongkrak gairah pengabdian guru-guru sekarang. Mau dibujuk dengan honor tugas tambahan. atau symbol.scribd. Dengan kata lain. Penjelasan atas dua teknologi yang mendasari adalah sebagai berikut : • Teknologi Komputer Teknologi komputer adalah teknologi yang berhubungan dengan komputer.

termasuk juga ke sekolahsekolah. Ada yang berpendapat (ini pendapat yang paling banyak terdengar) karena gaji guru masih kurang. Apalagi motivasi mereka masuk ke sekolah ini hanya sebagai pelarian karena tidak diterima di sekolah lain. toh orang-orang di atas enak-enak saja korupsi”. PPMI Assalam Sukoharjo. selagi moral orang-orangnya tidak beres maka hasilnya tetap saja tidak beres.13 melebihi gajinya sebagai guru.A. Ada pula yang berpendapat karena murid-murid yang masuk umumnya memang tidak punya kemauan untuk belajar. sudah hampir merata guru-guru sekarang tidak takut lagi dengan seruan-seruan moral seperti itu. Bagaimanapun kuncinya adalah moral. tidak mencukupi. Manajemen Pengajaran Contoh manajemen pengajaran yang kami tampilkan pada makalah ini adalah contoh GBPP dari sekolah dan RPP dari sekolah M. Artinya honor yang ditawarkan tugas tambahan sekolah sangat tidak menggiurkan. Kemudian kalau dibujuk dengan tugas adalah sebuah amal atau pengabdian. sehingga guru-guru pun kurang termotivasi oleh kondisi siswa-siswa yang demikian. Akhirnya guru-guru masa bodoh: “Buat apa susah-susah. Sebaik dan sebagus apa pun sebuah sistem. BAB III CONTOH-CONTOH A. Terakhir yang tidak kalah penting ada yang berpendapat bahwa semuanya adalah gara-gara keruntuhan moral. Kemudian ada lagi yang berpendapat karena korupsi sudah merajalela dimana-mana. Adapun contohnya. Beragam pendapat bermunculan kenapa loyalitas guru semakin hari semakin menurun. yaitu : .

N o Tujuan Instruksional Khusus Estim asi Daftar Pusta ka Pokok Bahasa n Pendahuluan Sub Pokok Bahasan/Konsep Waktu 2X 50 menit 1 Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dan penger-tian guma (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan dasarteori yang dipakaipada penelitian (C3) Mahasiswa dapat menjelaskan pengelompok an gulma (C2) Terminologi gulma Pengertian/ konsep Dan batasan gulma 1. 3. Reproduksi dan deskripsinya secara biologis.5 5 Mahasiswa dapat Tipe-tipe : menjelaskan .Analisis Vegetasi untuk pengamatan di lapangan. . 5 2 Penggolong an/ Pengelompo kan Gulma 2 X 50 Menit 1.3. Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa dapat mengetahui konsep dan pengertian Gulma dan masalah yang ditimbulkannya pada tanaman pokok.Netralisme akan .Secara Vegetatif 2 X 50 Menit 1.4.3.habitat .2.keganasannya .Kompetisi 2 X 50 .Amensalime Gulma (C2) .Secara Generatif . 5 Dasar-dasar Teori dan metode .Eksperimental di rumah kaca Berdasarkan : . Penggolongan.14 GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Mata Kuliah (MK) : GULMA Kode MK/SKS : MBPL 631 / 3 (2/1) Deskripsi Singkat : Menjelaskan tentang tumbuhan pengganggu (gulma) Pengaruh kehadirannya di lahan pertanian atau tanaman pokok.4 2 X 50 Menit 3.3.4. 5 3 Perkembngbi akan Gulma 4 Asosiasi pada Gulma 2 X 50 Menit 2. dan cara pengendaliannya secara tepat dan efisien.Protokooperat cara if perkembangbi .Reproduksinya .

4.6.Gulma tidak ganas . 2 X 59 6 Menit 4.Dasar-dasar taksonomi gulma .8 8 9 1 0 Gulma pada tanaman pertanian Gulma Perkebunan 2 X 50 4. 7 1X2 X 50 Menit 1.Jenis jenis gulma Tanman karet .Deskripsi dan identifikasi gulma .6.6.5.2.5.3.Jenis jenis gulma Tanaman coklat .4.Jenis-jenis gulma yang ada Alelopati 3. 6.78 1 2 Pengendalia n/ Pemberantas an Gulma Alelopati 5.6 Menit 1 1 1X2 X 50 Menit 2X 50 menit 5.Secara Mekanik -Secara Kimiawi -Secara Biologis -Kapan terjadinya peristiwa alelopati .7 1.4.6. Kapan terjadi persaingan Jumlah dan jarak dengan gulma Ekologi Gulma Cara-cara penyebaranGulma 2 X 50 Menit . 7 .6 2 X 50 Menit 3.5.Gulma pada tanaman palawija .15 Masa kritis tanaman bersaing dengan gulma 6 Ekologi dan Penyebaran Gulma 7 Gulma-gulma Ganas/ rakus di dunia Taksonomi dan Identifikasi gulma Menit Mahasiswa dapat mnjelaskan asosiasi yang penting pd gulma (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan kapan masamasa kritis tanaman bila berkompetisi dengan gulma (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan Ekologi Gulma dan cara penyebarannya (C2) Mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis gulma ganas di duni (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan cara mengidentifik asi Gulma (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan gulma yang terdapat pada tanaman pertanian Mahasiswa dapat menjelaskan Pengaruh waktu lamanya bersaing.Gulma terganas di Dunia .Gulma yang sering Pada Padi .

Gulma Perkebunan. Mumu Sutisna.Y.Y. Weed Control. ITB. panjang dan waktu ) . N. IKAPI. IKAPI. Balai Pustaka.L. N. 2003.C.16 jenis Gulma pada perkebunan (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan caracara pengendalian Gulma (C2) Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian Alelopati dan pengaruhnya (C3) Daftar Pustaka 1. Sastro Utomo. The World Worst Weed. Jakarta. 1994. 2. Weed Science Principles. G. 1990. . Ekologi Gulma. Jakarta. 1992. G. Holm. 8. W. Anderson. John Willey and Sons. Jakarta 7. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS / SEMESTER ALOKASI WAKTU : : : : MA PPMI ASSALAAM SUKOHARJO FISIKA X/1 4 x 40 MENIT Standar Kompetensi Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya Kompetensi Dasar Mengukur besaran fisika ( massa. London. The University Press of Hawai.W. 2001. 2000. Kuntohartono. Philippines. 5. 1992. et. Jakarta. Dasar-Dasar Ilmu Gulma. Dkk. Pengantar Ilmu dan Pengendalian Gulma.al. Moenandir. Bandung. Klingman. 1987. J. Jilid 1 &2. Koesterman.R. 6. 4. Searca Publication. Weed of Rice in Indonesia.P. 3.

100. 100. misalnya mengukur diameter cincin dengan meteran dan jangka sorong 2. g. panjang dan waktu dengan menggunakan alat yang sesuai Materi Pokok Besaran dan Satuan Metode Pembelajaran Inkuiri. Menjelaskan bagian-bagian jangka sorong dan batas ketelitiannya. . b. Tanya jawab Penugasan Skenario Pembelajaran 1.00. f. misalnya mengukur diameter uang Rp. Pendahuluan a. misalnya pengukuran tebal uang logam Rp. Menginformasikan cara mengukur panjang dengan micrometer sekrup. Kegiatan Inti Besaran Pokok a. d. c. Memberitahukan cara menimbang dengan neraca Ohauss dua lengan. Menginformasikan 7 besaran pokok beserta symbol dan satuannya. Menjelaskan bagian-bagian micrometer sekrup dan batas ketelitiannya. Menginformasikan cara mengukur panjang dengan mistar beserta ketelitiannya. e. Siswa dapat membaca hasil pengukuran massa. ketelitian ( presisi ) dan kepekaan ( sensitivitas ) Menjelaskan pengertian kesalahan sistematik dan acak serta memberi contoh Menghitung kesalahan sistematik dalam pengukuran Tujuan Pembelajaran Siswa dapat membedakan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya dalam SI. Memberikan contoh pengukuran dengan menggunakan alat ukur yg tepat dan tidak tepat. b.00. Mengingatkan tentang besaran pokok dan besaran turunan yg sudah dipelajari di SMP. massa dan waktu dengan mempertimbangkan aspek ketepatan (akurasi). Siswa dapat menurunkan dimensi besaran turunan dari besaran pokok. kesalahan matematis yang memerlukan kaliberasi. Menginformasikan cara mengukur panjang dengan jangka sorong.17 Indikator Membandingkan besaran pokok dan besaran turunan serta dapat memberikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari Menerapkan satuan besaran pokok dalam Sistem Internasional Menentukan dimensi suatu besaran pokok Menerapkan analisis dimensional dalam pemecahan masalah Menyiapkan instrumen secara tepat serta melakukan pengukuran dengan benar berkaitan dengan besaran pokok panjang.

Diturunkan dari besaran pokok apa saja besaran-besaran berikut ini : a. LKS fisika kelas X 3. Buku pegangan fisika kelas X 2. massa jenis 8. d. 5. Sebutkan alat untuk mengukur : diameter cincin c. Sebutkan masing-masing 5 contoh besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya dalam SI ! 7.18 h. berat benda 4. Beberapa alat ukur waktu Penilaian Jenis tagihan Tugas : Instrumen : Uraian Uji Kompetensi : Uraian Instrumen 6. e. Mengevaluasi pemahaman siswa untuk menurunkan dimensi dari beberapa besaran turunan. Memberikan beberapa contoh penurunan dimensi dari beberapa besaran turunan. Sumber Pembelajaran 1. b. energi kinetik . Beberapa alat ukur panjang 4. Laporkan hasil pengukuran panjang : a. c. tebal kertas b. berat d. Menjelaskan ketidakpastian pengukuran tunggal dan pengukuran berulang 3. Menginformasikan beberapa alat ukur waktu Besaran Turunan Menginformasikan beberapa besaran turunan. d. Menginformasikan materi pengayaan dimensi. suhu tubuh b. Menginformasikan dimensi dari besaran pokok. Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : a. Menginformasikan dimensi dari beberapa besaran turunan. Penutup a. percepatan c. Siswa mencoba mengerjakan mini kuis mengenai beberapa alat ukur dan dimensi B. kecepatan b. b. Beberapa alat ukur massa 5. gaya b. a. Menjelaskan beberapa kesalahan sistematik dalam pengukuran. c. misalnya : massa jenis = ρ = m/V Dimensi a.

dan mengatur fokus. landasan kaca. lensa proyektor.. S. Media Audio dan Video dalam Pembelajaran Fisika Dalam kegiatan ini telah ditunjukkan beberapa media audio dan video yang dapat digunakan dalam pembelajaran fisika....2. Beberapa media itu adalah TV instruksional.... OHP dapat mempunyai fungsi antara lain sebagai pengganti papan tulis beserta perlengkapannya. Sedangkan yang lain disebut komponen pendukung. Manajemen Media OHP (Overhad Projector) merupakan suatu media yang dapat digunakan untuk memproyeksikan suatu objek melalui bahan transparan atau bening. objek 3 dimensi. penyajian materi menjadi lebih praktis. CPP dan sebagainya. VCD instruksional. 2007 Mengetahui Kepala Sekolah Pelajaran 01 Juni Guru Mata Sigit Rahardja. video instruksional.. Berdasarkan sifat dan sistem kombinasinya. dan cermin. mematikan.. Kemudian dengan kombinasi OHP dapat digunakan untuk memproyeksikan tidak hanya bahan transparansi.. 3. dapat juga digunakan secara kombinasi. Selain itu OHP memiliki komponen pokok di antaranya adalah lensa kondensor. OHP selain dapat dioperasikan secara tunggal.. ...Si . bahan bisa disiapkan di rumah dan dapat digunakan untuk menampilkan objek yang diam maupun bergerak.. dan sumber tampilan yang berasal dari komputer.... tetapi juga dapat digunakan untuk memproyeksikan bahan cetakan. misalnya dikombinasikan dengan ATF.. reflektor... slide instruksional.....19 Sukoharjo. dan film strip. Sebuah OHP minimal akan dilengkapi tombol atau panel untuk menghidupkan.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi menggunakan kata-kata yang diper-gunakan dalam percakapan sehari-hari. tetapi berbeda dalam sistemnya adalah slide dan film strip. dan diusahakan cara-cara untuk yang menampilkan prinsip dalam instalasi/perlengkapan mengoperasikannya. Bahasa tingkat rendah berorientasi pada mesin sehingga sulit dipahami oleh orang awam. tidak menggunakan deretan bit. dan musik. karena media ini lebih tepat untuk mata pembelajaran bahasa. semua perintah atau pernyataan dinyatakan dengan deretan bit. Pada dasarnya ada dua bahasa untuk pemrograman komputer. Kemudian dua media yang hampir sama dalam tampilannya.20 Penggunaan media dalam suatu pembelajaran fisika yang terpenting adalah bahwa materi yang disajikan melalui media tersebut menjadi lebih menarik bagi para siswa. yakni bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi. Walaupun dalam modul ini dibahas adanya program radio instruksional. Berbeda dengan assembly language. Program Fisika Komputasi Program komputer adalah serangkaian perintah dalam bahasa yang dapat diterima komputer. IPS. Ada dua jenis program penerjemah dari bahasa tingkat tinggi ke bahasa diperlukan . dalam menjalankan suatu tugas sehingga mendapatkan hasil tertentu. yakni 0 dan 1. Program TV instruksional dapat digunakan sebagai media pelengkap maupun media pengayaan. Karena slide bersifat tunggal dan untuk penayangannya diperlukan bingkai. namun pada umumnya masih dalam bahasa Inggris. Khusus untuk VCD. sumber tayangan diperoleh dari disc atau piringan. yakni machine language dan assembly language. Penyajian setiap media yang pada kegiatan ini. Video instruksional telah dapat diwujudkan sebagai program saluran terbatas yang menggunakan sumber tayangan dari kaset video. maka biaya pembuatan slide akan lebih mahal dibandingkan dengan film strip. Penayangan untuk sebuah slide atau film strip diperlukan satu kali proyeksi. ternyata media ini dapat kita pandang sebagai media yang kurang dapat memberi konstribusi dalam suatu pembelajaran sains (fisika merupakan bagian dari sains). melainkan sandi yang berupa singkatan-singkatan yang disebut mnemonic sehingga lebih mudah diingat. Dilihat dari segi fungsinya program video dapat dinyatakan identik dengan program TV instruksional maupun VCD instruksional. Ada dua macam bahasa (language) pemrograman tingkat rendah. Dalam machine language. sedangkan bahasa tingkat tinggi ramah terhadap manusia sehingga mudah dipahami oleh orang awam.

menampilkan latihan dan tes. Sistem komputer instruksional dapat digolongkan menjadi tiga kategori. Langkah-langkah pembuatan program diawali dengan pemilihan materi yang relevan. membuat simulasi (berupa animasi gejala fisis dan perhitungannya). artinya program dapat disusun dari bagian-bagian kecil yang disebut blok. ada dua kelompok program pembantu. diperlukan kemampuan membuat program yang lebih kompleks. dan program pembantu FUNGSI (banyaknya keluaran hanya satu). yakni program pembantu standar (yang disediakan oleh Turbo Pascal) dan program pembantu tidak standar (yang dibuat oleh pemrogram). Untuk mengembangkan program fisika komputasi dalam pembelajaran fisika. untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu secara tuntas. Langkah berikutnya adalah menampilkan isi materi. Program pembantu tidak dapat dijalankan tanpa adanya program utama. Penerapan CAI dalam Pembelajaran Fisika Model pembelajaran fisika dengan CAI meliputi perancangan: isi materi. Para pengajar dapat menggunakan CMI untuk mengerjakan fungsi-fungsi administratif. Untuk Turbo Pascal 5. Bahasa Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman yang bersifat terstruktur. dan SAS (Sistem Berdiri Sendiri). hanya letaknya yang mungkin berbeda ( mungkin sesudah program utama. yakni interpreter dan compiler. CMI sering dianggap sebagai pendukung dari CAI. dan menampilkan kunci tes dan jawaban siswa. afektif maupun psikomotorik. yang terdiri dari program utama dan program pembantu.1. Ketiga sistem tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri. . yaitu DNS (Sistem Jaringan Tujuan Tunggal). Komputer berperan untuk menyampaikan isi pelajaran. simulasi. SNS (Sistem Jaringan Gabungan). dan dapat pula berada pada file yang berbeda dengan program utama. Baik PROSEDUR maupun FUNGSI dapat berada pada satu file dengan program utama. memberikan latihan-latihan dan mengetes kemajuan belajar siswa. latihan dan tes mengenai kemajuan belajar siswa. mungkin sebelum program utama). CAI (Computer Assisted Instruction) Komputer memberikan beberapa kelebihan untuk memproduksi media audio visual menyebabkan piranti ini banyak digunakan dalam kegiatan instruksional. CAI adalah suatu model instruksional yang melibatkan siswa dengan komputer secara langsung. Program pembantu standar maupun tidak standar terbagi lagi dalam dua kelompok yakni program pembantu PROSEDUR (banyaknya keluaran yang dihasilkan lebih dari satu).21 mesin. Sistem komputer instruksional dalam proses belajar dapat digunakan untuk tujuan kognitif.

Perangkat-perangkat laboratorium pada tingkat sekolah: Kepala Sekolah Wakakur Koordinator Wakasar Penanggung Jawab Lab …. Manajemen Laboratorium Ruang lingkup manajemen laboratorium terdiri atas: 1. Beberapa keuntungan tersebut. Pengelola laboratorium Contoh: Dalam manajemen laboratorium terdapat pengelola laboratorium yang disebut perangkat laboratorium. Manajemen fasilitas laboratorium • Pengelola laboratorium mendata seluruh fasilitas yang dimiliki serta menyediakan informasi berkenaan dengan fasilitas laboratorium yang dapat diakses oleh pengguna laboratorium.3. antara lain biaya lebih rendah.22 Ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan simulasi dalam pembelajaran fisika bila dibandingkan dengan pembelajaran melalui eksperimen. lebih fleksibel dan mudah persiapannya 3. Guru Laboratorium Penanggung Penanggung Jawab Lab Jawab Lab Biologi Kimia z Guru Guru Penanggung Jawab Lab Fisika Guru Laboran Laboran Laboran Laboran 2. .

Buku kendali dokumen berisi antara lain nomor urut. Data dan dokumen • Setiap dokumen yang dimiliki dan atau diterima Laboratorium harus jelas tanggalnya dan dicatat dalam buku kendali dokumen.). dan menyerahkannya kepada kepala sekolah. Pengelola laboratorium mempertanggungjawabkan laporan keuangan dalam rapat setiap semester. dokumen dosen. Pengelola laboratorium mengatur jadwal penggunaan laboratorium setiap semester.23 • • • Pengelola laboratorium memelihara fasilitas untuk menjamin keberlangsungan laboratorium. membuat laporan tertulis tentang kegiatan laboratorium setiap semester. Pengelola laboratorium mengawasi seluruh kegiatan yang dilaksanakan. 5. 3. . Kode dokumen (merujuk pada pengkodean penyimpanan dokumen). makalah. Keuangan laboratorium • • Pengelola laboratorium mengajukan usulan dana untuk pelaksanaan kegiatan dan pengembangan laboratorium kepada kepala sekolah. 4. Jenis dokumen (SK. Pengelola laboratorium menyusun petunjuk penggunaan peralatan laboratorium dengan jelas dan mudah diakses. dan menyerahkannya kepada kepala sekolah. Pengelola laboratorium membuat laporan tertulis tentang fasilitas laboratorium setiap semester dan menyerahkannya ke ketua jurusan. jurnal. Manajemen kegiatan laboratorium • • • • Pengelola laboratorium menyusun tata tertib/persyaratan penggunaan laboratorium. data akademik mahasiswa. Judul dokumen. Pengelola laboratorium menyusun rencana pengembangan fasilitas laboratorium secara berkala. dsb.

Dokumen yang perlu diarsipkan di laboratorium meliputi dokumen administrasi laboratorium. Teknik pengkodean dokumen laboratorium diserahkan kepada laboratorium. dimana seluruh kegiatan pendidikan terangkum dalam sirkulasi pencatatan data yang sistematis. dokumen dan data dosen. di tahun 2008 Indosat telah menghadirkan program Indosat Science & Multimedia School (ISMS) untuk sekolah-sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia yang merupakan bagian dari kegiatan TanggungJawab Sosial (CSR). terutama sekolah. laboratorium. Inilah bentuk keperdulian Kamadeva untuk kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. SISKO dibuat dan dikembangkan untuk membantu sekolah – sekolah guna membangun sistem informasi manajemen pendidikan yang terpadu serta dapat digunakan sebagai media komunikasi dan penyebaran informasi kepada stakeholder -nya. (http://www.sekolah lokal di Indonesia. SISKO adalah integritas dari kinerja unit – unit di sekolah – sekolah. Kelengkapan feature SISKO dalam merepresentasikan kinerja dalam sistem manajemen kegiatan di sekolah menjadi solusi yang tegas bagi dunia pendidikan tanah air. maka di tahun 2010 Indosat . dll.htm) Internet School Management System (ISMS) oleh Indosat Bila sebelumnya.24 • Setiap dokumen yang dimiliki dan atau diterima Laboratorium harus tersimpan pada file dokumen sesuai dengan kode pengarsipan dokumen.4. SISKO dirancang sebagai pusat manajemen kegiatan pendidikan di sekolah – sekolah dalam kesatuan sistem yang terintegrasi dan terstruktur. 3. Manajemen Sistem Teknologi Informasi Sistem Informasi Sekolah (SISKO) Sistem Informasi Sekolah adalah salah satu bentuk keperdulian Kamadeva terhadap dunia pendidikan di Indonesia. sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan dapat diakses dengan mudah dan cepat. • Dokumen laboratorium dapat disimpan baik secara manual (salinan tertulis) dan atau secara digital.com/index-menu-news-newsid-sisko. inventaris laboratorium. • Kode pengarsipan dokumen dibuat sedemikian rupa sehingga memudahkan penyimpanan dan pemanggilan kembali dokumen dan data tersebut.kamadeva.

Aplikasi yang telah tersedia dalam ISMS ini antara lain profil siswa. Lingkup pelayanan perencanaan yang dilaksanakan dalam implementasi SITS di sekolah antara lain : • • • • Survey ( User Requitment) Alokasi staff dan aktivitas Pembuatan Master Plan Konsultasi dalam hal penerapan Sistem Informasi Terpadu Sekolah Pelatihan kepada user Supervisi (pendampingan) dalam Implementasikan sistem Informasi Sekolah • • . sistem absensi. pembayaran sekolah. nilai ujian siswa.com/note. dan untuk itu akan melibatkan sekolah dalam pembuatan sistem informasi manajemen tersebut sehingga Sistem Informasi Manajemen tersebut akan sesuai dengan kondisi kebutuhan aplikasi Sistem Informasi Terpadu Manjemen Sekolah (SITS) yang dikembangkan secara bertahap. orang tua.facebook. SMP dan SMA) dengan sistem berlangganan. (http://www. kegiatan ekstrakurikuler.php?note_id=381572409217) Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) di SMP N I Menggala Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) adalah suatu usaha untuk meningkatkan keberhasilan penerapan Sistem Informasi di sekolah bergantung dari komitmen seluruh personil yang ada didalam manajemen sekolah. Internet School Management System (ISMS) merupakan perpaduan dari akses internet yang diintegrasikan dengan berbagai aplikasi yang mampu menyediakan informasi kegiatan belajar mengajar bagi manajemen sekolah. Adapun keunggulan dari aplikasi sistem manajemen informasi ISMS adalah sistem ini dapat diakses baik melalui website maupun SMS dengan menggunakan kartu prabayar dan paskabayar Indosat. Seluruh aplikasi dan perangkat penunjang yang diperlukan untuk system informasi ini disediakan oleh Indosat sebagai satu kesatuan paket untuk lembaga pendidikan (SD. Program Internet School Management System (ISMS) Indosat terintegrasikan dalam 2 layanan. dan pelajar. sehingga memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pengguna. yaitu melalui sistem manajemen internet sekolah dan juga program bantuan perangkat multimedia untuk pembelajaran sains agar lebih mudah dan menyenangkan. record disiplin siswa dan masih banyak lagi.25 menghadirkan inovasi teknologi dalam program Internet School Management System (ISMS).

26 • Maintenance (pemeliharaan) Keunggulan yang dimiliki oleh Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) adalah sebagai berikut : 1. Staf. 2. Laporan yang fleksibel. 2. Sistem yang terintergrasi Semua modul SITS adalah modul yang sudah diintegrisasi sehingga dapat menghindari double entry yang biasa sering terjadi pada komputerisasi manual. Kepala Sekolah) dan Supervisor. 5. bentuk laporan SITS dapat mudah Training bertingkat untuk pengguna SITS : Tingkat User/Operator disesuaikan dengan bentuk form sekolah. biaya implementasi untuk SITS yang memudahkan pengguna untuk lebih memahami cara penggunaan SITS. 3. Multi instalasi. SITS diciptakan dengan kumudahan penambahan . 4. 3. Arsitektur Tumbuh dan berkembang SITS mengunakan arsitektur berbasis obyek (OPP) yang mengganggap setiap entitas adalah obyek sehingga penambahan setiapobyek menjadi lebih mudah dan sederhana. Selain itu juga setiap sifat dari setiap entitas dapat ditentukan sehingga setiap entitas memiliki sifat (atau kondisi sifat) yang sesuai dengan kebutuhan. modul baru. Penambahan feature yang spesifik terhadap kebutuhan sekolah dapat dengan cepat dan mudah dilakukan. terjangkau untuk sekolah karena SITS memang didesain dengan standarisasi untuk kebutuhan sekolah secara generik. Fleksibel Arsitektur SITS adalah fleksibel dalam arti dapat disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan sekolah. Guru. Masing-masing tingkat memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda dan hak akses sistem SITS yang berbeda sehingga pelatihannya pun akan berbeda. (Siswa. Aplikasi yang berbasis Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar Biaya implementasi yang terjangkau. Fasilitas dan Keunggulan 1.

3. Hasil rekapitulasi absensi dapat dikelompokan berdasrkan waktu (hari. guru dan staf dilakukan secara otomatis (digital) b. SITS. tahun ajaran. d. minggu. Guru. 9. Menghemat waktu bagi guru dalam mengolah absensi siswa. User friendy dalam penggunaan dan simple. siswa yang masuknya terlambat sehingga akan mempermudah dalam pengawasan. Absensi siswa. e. Modul Kesiswaan Modul Absen (Barcode System) Modul Kesiswaan Modul Kurikulum Modul BP/BK Modul Keuangan (UDB dan DSP) Modul Perpustakaan Modul Kepegawaian Modul Asset Modul Raport/ Laporan . 8. 2. 7. Hasil rekapitulasi absensi dapat dilihat secara cepat. Modul Absen Modul Absen adalah modul yang digunakan untuk melayani absensi Siswa. f. bulanan. System yang mempunyai manfaat dan keuntungan sbb : a. 4. dll) 2. tepat dan akurat). Staff. Sistem Informasi Terpadu Sekolah secara otomatis dapat mengetahui siswa yang tidak masuk kelas. semester dan tahunan) dan kelompok siswa (kelas. 6. Sistem Absensi akan berhenti setelah waktu toleransi keterlambatan masuk sekolah yang ditentukan. c. user atau operator yang tidak memiliki latar belakang pengetahuan komputer (IT) dapat menjalankan aplikasi Sistem Informasi Terpadu Sekolah (SITS) mempunyai beberapa modul-modul utama seperti berikut : 1. indek prestasi.27 6. 5. Modul absensi menggunakan teknologi Barcode. 1.

tepat dan akurat (siswa dan siswi alumni) Modul Kurikulum Modul guru adalah sebuah modul yang berfungsi untuk mengolah data data siswa yang bermanfaat dan penting bagi guru. Registrasi siswa baru berdasarkan Nomor Induk Siswa b. Data enty absensi siswa terlambat datang ke sekolah secara manual setelah siswa tersebut membuat laporan (alasan) secara rinci dan jelas. Modul BP/ BK (Bidang Penyuluhan/Bimbingan dan Konseling) Modul ini berfungsi untuk mengolah data siswa yang perlu layanan khusus. Jumlah alpa (tidak masuk tanpa berita) siswa yang melebihi batas minimum. jumlah siswa keluar.28 Modul kesiswaan adalah sebuah modul yang berfungsi untuk mengolah seluruh data siswa seperti : a. b. semester dan tahunan) Mengoreksi absensi siswa (yang salah secara manual) Melihat hasil nilai siswa (per mata pelajaran) b. Modul Guru sebagai Guru Mata Pelajaran Modul ini berfungsi untuk : • • • Data Entry Nilai Ujian (praktek. Rekapitulasi Jumlah Siswa (jumlah siswa aktif. Pencarian data siswa secara cepat. d. Modul Guru sebagai Wali Kelas Modul ini berfungsi untuk : • • • • • Mengolah data absensi siswa Mengetahui persentase kehadiran siswa Rekapitulasi absensi siswa (mingguan. Modul guru dibagi dalam 2 kategori. Penyusunan data alumni secara otomatis e. yaitu : a. jumlah siswa masuk/baru) d. seperti : a. bulanan. 3. Membuat surat undangan untuk orang tua siswa ke sekolah untuk melakukan konsultasi (mencari jalan keluar terbaik) tentang siswa yang sudah . tertulis) siswa Menganalisis hasil ujian siswa Membuat rekapitulasi nilai ujian siswa 4. Penyusunan daftar siswa per kelas / per jurusan c. Jumlah siswa yang bermasalah c.

Membuat rekapitulasi SPP siswa (harian. Modul Administrasi Modul ini berfungsi untuk melakukan kegiatan administrasi yang berhubungan dengan kegiatan siswa. Membuat Surat Panggilan untuk siswa dan orang tua siswa Membuat Surat Pemberitahuan untuk siswa dan orang tua siswa Dll 6. Modul Kepegawaian . mingguan. mingguan. Transaksi Pengembalian Buku c. Mencetak slip pembayaran SPP siswa dengan cepat c. semester dan tahunan) 8. b.29 melakukan kesalahan. c. Modul Keuangan (Pembayaran UDB dan DSP) Modul ini berfungsi untuk melakukan transaksi pembayaran UDB siswa dengan menggunakan teknologi Brocde System yang mengacu pada nomor induk siswa. 7. Misalnya siswa yang 3 hari berturut-turut tidak masuk sekolah dengan alasan yang tidak jelas e. Modul Perpustakaan Modul ini berfungsi untuk melakukan transaksi perpustakaan seperti : a. Data Entry Buku Baru f. semester dan tahunan) secara otomatis. Data Entry siswa berprestasi 5. Transaksi Peminjaman Buku b. bulanan. d. Stock Inventory Perpustakaan e. Pencarian Buku d. Data Entry peringatan untuk siswa f. seperti : a. Akses cepat. Laporan Rekapitulasi (harian. Dan mengunakan teknologi ini adalah sbb : a. Menghindari kesalahan dalam proses pembayaran UDB yang akan berakibat kerugian baik pihak sekolah maupun di pihak siswa. bulanan. b. tepat dan akurat untuk mengetahui status terakhir pembayaran SPP siswa.

Modul Supplier/ Vendor f. seperti : a.d 5 setiap bulannya LKS berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa selama sebualan terakhir. administrasi penggajihan dan Insentif 9. antara lain : a. Modul laporan ini dibagi atas beberapa jenis laporan. Modul Manajemen Aset Sekolah Modul ini berfungsi untuk memudahkan dalm pengolahan seluruh data asset sekolah. Modul Raport / Laporan Modul raport ini berfungsi untuk laporan. Perbaikan Kondisi Kerja d. Pencarian Pegawai. Modul kategori Asset d. Nilai Asset (depresiasi) 10. seleksi dan penempatan pegawai b. Perencanaan Organisasi f. Modul status e. mutasi dan promosi g.30 Modul ini berfungsi untuk memudahkan dalam pengelolaan seluruh data pegawai sekolah. seperti : a. Penyusunan data Asset c. Perencanaan Pegawai e. Penilaian Prestasi. seperti: • • • • Kehadiran Siswa (persentase kehadiran) Nilai-nilai Uji Kompetensi (baik praktek maupun tulisan) Status Pembayaran DSP dan UDB Catatan Wali kelas/ Guru Bidang Studi . Penggolongan jabatan. Pencarian data Asset b. Laporan untuk Orang Tua Siswa/ Wali Murid (LKS) Laporan Kegiatan Siswa (LKS) untuk orang tua siswa diberikan/ dikirimkan kepada orang tua via kurir (POS) antara tanggal 1 s. Penyusunan Program Pelatihan c.

seperti : • • • • Status Kehadiran Nilai – nilai ulangan /Ujian Status Pembayaran SPP Jadwal kegiatan seperti extrakulikuler. mengoreksi dan mengingkatkan mutu pendidikan anaknya. praktek lab komputer. Laporan untuk Kepala Sekolah Laporan bulanan untuk kepala sekolah mencakup beberapa hal.d 5 setiap bulanya Rekapitulasi absensi siswa selama 1 bulan terakhir (wali kelas) Rekapitulasi nilai ujian / ulangan siswa selama 1 bulan terkhir (guru mata pelajaran) d. Laporan Untuk Siswa Laporan ini berisi beberapa informasi tentang kegiatan siswa dan informasi penting lainnya yang harus diketahui oleh siswa. kimia.dll. Tepat dan akurat sehingga apabila menemukan penyimpangan/ kesalahan dapat dilakukan koreksi / perbaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga diharapkan dengan LKS ini orang tua dapat ikut berperan aktif untuk mengawasi. Dan laporan ini dibuat dalam bentuk from laporan khusus siswa yang dapat di akses oleh siwa dengan sistem pengamam sbb : Login : Nomor Induk Siswa Password : ……… (rahasia dan min 6 karakter) Sehingga informasi siswa hanya dapat di akses oleh siswa yang bersangkutan (bersifat pribadi). lab bahasa.31 Laporan kegiatan siswa yang dikirimkan ke orang tua siswa seperti Biling Kartu Kredit Bank via jasa kurir (POS) atau langsung (tergantung permintaan) setiap bulannya sehingga orang tua siswa atau wali murid dapat mengetahui kondisi sesungguhnya (real) tentang kegiatan siswa (anaknya) secara cepat. c. yaitu : • • • • Laporan berbentuk digital (from dalam program SITS) Laporan tertulis (cetakan) dikirim dari tanggal 1 s. b. seperti : Kedua laporan tersebut berisi berupa laporan tentang : . Laporan Untuk Guru Laporan bulanan untuk guru ada 2 (dua) macam.

atau antara guru dengan kepala sekolah/madrasah yang baru bisa berjalan dengan semakin baik. Berhasil atau tidak berhasil dalam melaksanakan program. Untuk itu. Manajemen Loyalitas Loyalitas Guru terhadap Kepala Sekolah Dalam satuan pendidikan mana pun. bahwa upaya seperti ini sering mengalami resistensi dari mereka yang memunculkan sikap kurang puas atas pergantian kepala sekolah/madrasah . kepada mereka seharusnya diberikan reward untuk yang telah bekerja keras. siapa yang berhasil membuat inovasi dan siapa yang tidak. sehingga kepala sekolah/madrasah yang baru dapat membedakan siapa guru yang bersungguh-sungguh dan siapa yang tidak. Tentunya ini terjadi setelah masing-masing mampu menyadari. Dan kepala sekolah/madrasah yang baru harus memberikan kepercayaan sekaligus tantangan kepada guru-guru agar menunjukkan kemampuannya untuk mencobakan gagasan-gagasan pembaharuan atau inovasi. idealnya setelah pimpinan lama digantikan oleh yang baru. Ini harus dilaksanakan secara berkeadilan. guru-guru sebagai bawahan membutuhkan motivasi kuat dari kepala sekolah/madrasah yang baru. Reward pun tidak mesti diwujudkan dalam bentuk uang. yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan.32 • • • • • • Laporan keuangan (pembayaran UDB dan DSP) Rekapitulasi Bulanan Absensi Guru Rekapitulasi Jumlah Siswa Persentase Kehadiran Siswa Hasil analisis data siswa Dll (sesuai dengan kebutuhan) (http://syopian. komitmen terhadap kebersamaan dan loyalitas guru itu baru bisa terwujud setelah kepala sekolah/madrasah yang baru bersedia memberikan dukungan dan dorongan demi perbaikan dan peningkatan kinerja mereka. yaitu karakter yang terbentuk dari internalisasi dan implementasi nilai-nilai komitmen terhadap kebersamaan dan loyalitas. bahwa kesalahan-kesalahan dapat saja dilakukan baik oleh guru maupun kepala sekolah/madrasah sebelumnya di masa lalu. interaksi di antara para guru. agar mereka tidak takut gagal atau tidak dicemooh kalau gagal. Namun.net/blog/?p=815) 3. Hanya saja perlu diingat.5. Lebih sempurna lagi bila mereka saling terikat dan menyatu dalam karakter positif.

yaitu mereka yang dikurangi hak-haknya. Jika yang demikian dibiarkan. semua pihak harus benar-benar menyadari. yang terdiri atas guru-guru lainnya dan karyawan. serta tidak jarang mesti melewati dahulu suatu siklus panjang untuk bisa pulih kembali. di mana sangat mungkin karakter positif sebagai pengikat kebersamaan dan loyalitas jadi terkontaminasi oleh nilai-nilai negatif. orang-orang yang lebih mengedepankan kepentingan pribadinya. ada lagi ancaman terhadap kestabilan masa transisi kepemimpinan kepala sekolah/madrasah baru. Mereka yang tadinya dianggap tidak cakap dan kurang berpengalaman. atau dianggap lebih yunior. tanpa kepercayaan bawahan. sampai akhirnya semua pihak harus legowo menerima dan mengakui hadirnya perubahan di sekolah/madrasah tersebut. ia bisa saja berkilah. selalu ada kelompok guru yang merasa sebagai pemenang. Sebab. atau pemegang kekuasaan. melainkan secara tiba-tiba melejit ke puncak. jabatan. Para bawahan. atau pembuat keputusan.33 tersebut. dan dijauhkan dari para pengambil keputusan. dan akan berupaya mengamankan kepentingan-kepentingan yang melekat pada dirinya. seperti posisi. fasilitas. yaitu ketika perubahan menyebabkan seseorang dipromosikan tidak mengikuti jalur karier tradisional. atau karena mereka bisa lebih dekat kepada atasan. dan sebagainya. karena perubahan bisa mengakibatkan rasa tidak pasti dan kurang nyaman bagi mereka yang tidak lagi memegang kendali kebijakan. karena mengalami kenaikan jabatan. secara otomatis akan kehilangan kepercayaan dan rasa hormatnya atas tindakan pimpinan yang mengedepankan urusan-urusannya sendiri dan kelompoknya. otoritas tidak lagi memberikan makna positif. Memang. Dan inilah tanda-tanda awal rusaknya perekat komitmen terhadap kebersamaan dan loyalitas yang membuat kondisi masa transisi di sekolah/madrasah berjalan tidak normal. Tapi. mereka yang diuntungkan oleh datangnya perubahan itu. ada kelompok guru yang merasa kalah. penghasilannya menurun seiring dengan hilangnya tunjangan jabatan. Yaitu. sehingga nasibnya menjadi lebih baik. Dan sekolah/madrasah akan mengalami masa-masa yang paling gawat selama berlangsung masa transisi. Di sisi lain. Di sisi lain. atau pengendali kebijakan. bahwa semuanya dilakukan atas alasan otoritas. Lebihlebih bila yang melakukan justeru para guru yang dekat dengan kepala sekolah/madrasah tersebut. maka keadaan sekolah/madrasah menjadi tidak kondusif lagi. Ini wajar. tiba- . bahwa penyebab ketidaklancaran untuk membuat kestabilan sekolah/madrasah ini terkendala oleh sikap guru-guru yang memanfaatkan situasi secara serakah. alias di-lengser-kan dari jabatan. karier. ketika terjadi perubahan kepala sekolah/madrasah. Oleh karena itu.

Mereka akan mengungkapkannya dalam berbagai bentuk. Sejarah masa lalu dari sekolah/madrasah itu tidak dapat dihapus begitu saja. Jadi. Sekolah rintisan pertama kali ia terapkan bagi masyarakat Orang Rimba (Suku Kubu) yang mendiami Taman Nasional Bukit Dua Belas. sehingga perlu waktu banyak untuk menormalkan kembali. sehingga guruguru. Jambi. jangan hanya pandai mengancam mereka agar tidak melubangi tempat duduknya di kapal itu. para karyawan. dan ke mana mereka akan dibawa dalam kapal harapan yang dinahkodai kepala sekolah/madrasah baru.wordpress. sebab pola hubungan atasan-bawahan menjadi sedikit kacau. tidak jelas lagi. maka seharusnya sejarah masa lalu juga diakui sebagai salah satu sumber kekuatan perekat. (http://masedlolur. umur 38 tahun) adalah perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat terasing dan terpencil di Indonesia. dan siapa pun warga sekolah/madrasah.34 tiba bisa menjadi atasan para seniornya. seperti menghapus jejak di pasir pantai. dan berhitung dilakukan . tetapi juga terhadap perilaku warganya yang dibentuk oleh sejarah sepanjang usia sekolah/madrasah itu sendiri. Oleh karena itu. Ketak-sepahaman tersebut jelas akan merugikan kinerja kepemimpinan kepala sekolah/madrasah baru. jika terjadi seiring dengan masuknya guru-guru baru yang langsung menduduki posisi puncak. Mereka merasa segala sesuatu yang sudah biasa di masa lalu tiba-tiba menjadi gelap. bahkan dari rekan-rekannya sejawat. Mestinya. Timbul perasaan tidak senang mereka sebagai para bawahan. tidak ada yang terabaikan.com/2008/09/04/hello-world/) Loyalitas Butet Manurung terhadap Pendidikan Saur Marlina Manurung (lahir di Jakarta. inilah yang menjadi pertimbangan bagi para kepala sekolah/madrasah baru dalam mengambil langkah kebijakan yang menyangkut promosi karier seseorang. Jika menginginkan komitmen guru terhadap kebersamaan dan loyalitasnya. Akibatnya. Pengajaran membaca. Tindakan melibas senioritas ini akan lebih menyakitkan lagi bagi mereka. 21 Februari 1972. atau tidak jelas di mana berada. antara guru senior dengan kepala sekolah/madrasah pasti terjadi ketak-sepahaman. sebagai pertanda bahwa mereka kurang menyukai situasi sekarang. Lebih-lebih lagi bila berlanjut. kepala sekolah/madrasah baru seyogianya tetap menghargai sejarah. ia biasa dipanggil "Butet" dan kini namanya lebih dikenal sebagai Butet Manurung. menulis. Sebagaimana gadis Batak lainnya. Metode yang diterapkannya bersifat setengah antropologis. tidak saja terhadap nilai-nilai dan karakter sekolah/madrasah tersebut.

scribd. Dr.anneahira.com/doc/24946950/Pengertian-Teknologi-Informasi http://www..kompasiana. Sistem ini dikombinasi dengan mempertimbangkan pola kehidupan sehari-hari masyarakatnya. DAFTAR PUSTAKA Arsyad. Yayasan “SOKOLA” merupakan wadah pendidikan alternatif yang mencoba menjangkau komunitas-komunitas di Indonesia yang tidak terjangkau sekolah formal.com/artikel-pendidikan/pengertian-pendidikan. 2003. Remaja Rosdakarya. Bulukumba. Selain Jambi.wordpress. Aceh.com/note.php?note_id=381572409217 http://syopian.blogspot. ia mengembangkan sistem Sokola Rimba (diambil dari bahasa yang digunakan orang Rimba. 2006.facebook.wordpress. Pemerintah RI berencana mengadopsi sistem ini untuk dikembangkan pada masyarakat dengan kondisi khusus. Setelah tersusun secara sistematis. Landasan Manajemen Pendidikan.2007.htm http://nadhirin. seperti di Halmahera dan Flores..com/2008/02/13/butet-manurung-dan-%E2%80%9Csokola-rimba %E2%80%9D/ . Klaten dan Kampung Dukuh. Yogyakarta. Makassar. beberapa wilayah yang telah dijangkau di antaranya Flores. N. Media Pembelajaran.com/pengembanganilmupendidikan http://www. Sistem Informasi manajemen Pendidikan. salah satu dialek bahasa Melayu).35 sambil tinggal bersama masyarakat didiknya selama beberapa bulan.htm http://www. Prof. Sistem Sokola Rimba kemudian diterapkan pula di berbagai tempat terpencil lainnya di Indonesia.com/artikel-umum/manjemen-pendidikan. dkk. Halmahera. Jakarta : Bumi Aksara.html http://www. Medan : LPTK UNIMED. Azhar.com/2008/09/04/hello-world/ http://tonggo. E.com/2009/03/manajemen-perserta-didik-dalam. Tim Penyusun.anneahira.com/index-menu-news-newsid-sisko.net/blog/?p=815 http://masedlolur.htm http://sarinapraktikum. Bandung : PT.kamadeva. 2007. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada Fattah.html http://www. Diktat Perkuliahan Profesi Kependidikan. Rochaety. http://www.blogspot.com/2009/07/definisi-pengajaran-dan-pembelajaran.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->