P. 1
Apa Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Anak

Apa Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Anak

|Views: 97|Likes:
Published by Novi Setiawati

More info:

Published by: Novi Setiawati on Nov 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

Sudahkah pendidikan Islam berpengaruh terhadap kehidupan anak?

*
Adalah Dodo seorang siswa yang nilai akademiknya patut diperhitungkan dan diacungi jempol, tapi ada sisi lain yang tidak disukai oleh teman-temannya karena kecerobohannya dalam bersikap dan berkata-kata. Pagi yang cerah………….Gara-gara menjatuhkan sebotol minuman milik temannya dan katakata kotor yang keluar dari mulutnya. Dodo membuat temannya menangis dan melapor pada gurunya. Dengan begitu kesal Dodo menghadap Gurunya dan berkata: “Bukan aku Bu…, memang dia saja meletakkan botol minuman itu gak bener!!!”. Padahal banyak temannya yang tahu bahwa memang Dodolah yang sengaja menjatuhkan botol minuman itu. Akhirnya Dodo diminta Bu Aira untuk meminta maaf kepada temannya tadi. Di hari yang lain…………. Bu Aira sedang memeriksa buku muhasabah siswanya. Dan tibalah Bu Aira mengumumkan kepada siswa bahwa buku muhasabah yang paling lengkap di tandangani oleh orang tuanya pada bulan ini adalah milik Dodo. Seperti biasa dengan bangganya Dodo berkata: “ Dodo gitu loh……..!!!!”. Tapi ada keganjalan yang ditemukan oleh Bu Aira dari buku muhasabah tersebut. Dipanggillah Dodo… dan bertanyalah Bu Aira: “Dodo, benarkah ini tanda tangan orang tuamu?. Dengan gugup Dodo menjawab, eehmmm…..Bu Aira menuduh Dodo memalsu tanda tangan itu?. Bu Aira mengerutkan dahi dan berkata: “Kenapa Dodo berpikiran begitu sama Ibu, Ibu cuma tanya, benarkah ini tanda tangan Orang tuamu Do? Dengan beberapa pengertian yang disampaikan Bu Aira, akhirnya, Dodo mengakui bahwa memang sesungguhnya tanda tangan itu adalah Dodo yang melakukannya bukan Orang tuanya. Karena Dodo tidak mau dikatakan jarang shalat, sedangkan nilai-nilai pelajaran agamanya bagus. Ada Ada Dengan Dodo???? Dari cerita di atas kita jadi ingin mengingat kembali bagaimana sesungguhnya konsep pendidikan Islam di Indonesia. Benarkah ilmu keagamaan yang telah diterima sudah menjadi sebuah pelajaran bermakna dalam hidup anak, atau hanya sekedar ilmu yang mau tidak mau harus diterima karena mengikuti kurikulum yang ada di setiap lembaga pendidikan Islam maupun umum. Sebelum membahas tentang pengertian pendidikan Islam, terlebih dahulu membahas apa itu pendidikan? Menurut M.J. Langeveld ; Pendidikan merupakan upaya manusia dewasa membimbing yang belum kepada kedewasaan (kartini Kartono,1997:11), Ahmad D Marimba, merumuskan pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama (Ahmad D Marimba, 1978:20). Dari pengertian di atas, timbul pertanyaan apakah pendidikan Islam itu? Pendidikan Islam adalah suatu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid dengan cara begitu rupa sehingga dalam sikap hidup, tindakan, keputusan, dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan, mereka dipengaruhi sekali oleh nilai spiritual (keagamaan) dan sangat sadar akan nilai etis Islam (Syed Sajjad Husain dan Syed Ali Ashraf, 1986:2), atau menurut Abdurrahman al Nahlawi, “pendidikan Islam mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syariat Allah (Abdurrahman al Nahlawi, 1995:26). Dari pandangan ini dapat dikatakan bahwa pendidikan Islam bukan sekedar “transper of knowledge” (memindahkan ilmu) ataupun “transper of training” (memindahkan pembinaan) …………..tetapi lebih merupakan suatu sistem yang ditata di atas pondasi “keimanan” dan “kesalehan”, yaitu sistem secara langsung dengan Tuhan (Roihan Achwan, 1991:50). Dengan demikian, dapat dikatakan pendidikan Islam adalah suatu kegiatan yang mengarahkan dengan sengaja perkembangan seseorang sesuai atau sejalan dengan nilai-nilai Islam. Maka sosok pendidikan Islam dapat digambarkan sebagai suatu sistem yang membawa ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat melalui ilmu dan ibadah. Maka yang harus diperhatikan adalah adalah nilainilai Islam tentang manusia; hakekat dan sifat-sifatnya, misi dan tujuan hidupnya di dunia ini dan di akhirat nanti, hak dan kewajibannya sebagai individu dan anggota masyarakat. Semua ini dapat kita jumpai dalam al Qur’an dan Hadits (anwar Jasin, 1985:2). Jadi, dapat dikatakan bahwa “konsepsi pendidikan model Islam, tidak hanya melihat

Semoga Allah SWT selalu menunjukkan kita pada kebahagiaan yang hakiki. Potensi-potensi itu harus dikembangkan menjadi kenyataan berupa keimanan dan akhlak serta kemampuan beramal dengan menguasai ilmu (dunia-akhirat) dan ketrampilan atau keahlian tertentu sehingga mampu memikul amanat dan tanggung jawab sebagai khalifah dan muslim yang bertaqwa. Rusli Karim. kecerdasan).. 1991:29-32). Karena dengan potensi ini.Sesungguhnya paling mulia di sisi Allah adalah taqwamu…….ا ِن ا َك ْرمك ُم عن ْد َ اللهِ ا َت ْقاك ُم‬ ِ ْ َ َ ّ ْ َ ……... sebagai bentuk perbedaan secara kualitatif.pendidikan itu sebagai upaya “mencerdaskan” semata (pendidikan intelek.....berikut: ‫.... pengertian pendidikan menurut al Qur’an dan al Hadits sangat luas. (M. Pendidikan menurut Islam didasarkan pada anggapan bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah yaitu dengan membawa “potensi bawaan” seperti potensi “keimanan”.... . juga berupaya untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran bahwa manusia itu sama dan perbedaannya adalah terletak pada kadar ketaqwaan masing-masing manusia. Berdasarkan uraian di atas. Maka.. potensi untuk memikul amanah dan tanggungjawab. potensi kecerdasan.. manusia mampu berkembang secara aktif dan interaktif dengan lingkungannya dan dengan bantuan orang lain atau pendidik secara sengaja agar menjadi manusia muslim yang mampu menjadi khalifah dan mengabdi kepada Allah SWT. yakni kebahagiaan di dunia dan akhirat dan menjadi sebuah pribadi yang sempurna. .... potensi fisik. meliputi pengembangan semua potensi bawaan manusia yang merupakan rahmat Allah... Amin.. *(Aira). pendidikan Islam sebagai suatu pranata sosial........ melainkan sejalan dengan konsep Islam tentang manusia dan hakekat eksistensinya (keberadaannya).ayat……….. Berdasar pada surat……….

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->