P. 1
Macam Sistem Pemerintahan Beserta Kelemahan Dan Kelebihan

Macam Sistem Pemerintahan Beserta Kelemahan Dan Kelebihan

|Views: 548|Likes:
Published by RaeneTiffany

More info:

Published by: RaeneTiffany on Nov 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/25/2012

pdf

text

original

Raene Tiffany

XII IPA 1

KWN/20-9-10

MACAM SISTEM PEMERINTAHAN BESERTA KELEMAHAN DAN KELEBIHAN
1. Sistem Pemerintahan Parlementer
Sistem pemerintahan parlementer adalah sistem atau keseluruhan prisip penataan hubungan kerja antar lembaga Negara yang secara formal memberikan peran utama kepada parlemen atau badan legislatif dalam menjalankan pemerintahan Negara. Presiden hanya menjadi symbol kepada Negara saja. Contoh, kedudukan satu di Inggris, raja di Muangthai, dan Presiden di India. Seperti halnya di Inggris, dimana seorang raja tak dapat diganggu gugat, maka jika terjadi perselisihan antara raja dengan rakyat, Menterilah yang bertanggung jawab terhadap segala tindakan raja. Sebagai catatan, dalam pemerintahan kabinet parlementer, perlu dicapai adanya keseimbangan melalui mayoritas partai untuk membentuk kabinrt atas kekuatan sendiri. Kalau tidak, dibentuk suatu kabinet koalisi berdasarkan kerja sama antar beberapa partai.

1 a.

Karakteristik Sistem Parlementer Parlemen, melalui pemimpin partai yang menguasai mayoritas kursi parlemen, menyusun kabinat (dewan Menteri). pembentukan kabinet itu akan menyusun sendiri susunan kabinet jika ia merasa tidak memerlukan koalisi, atau melakukan tawar-menawar dan menyusun bersama kabinet dangan pemimpin partai politik lain yang akan dilibatkan dalam kabinet koalisi.

b. Perdana Menteri dan para Menteri berasal dari kalangan anggota parlemen dan akan tetap menjadi anggota parlemen, sehingga hakikat kabinet hanyalah sebuah komisi dari parlemen. c. Kepala Negara/Raja berperan sebagai penegak bila terjadi pertentangan antara parlementer dan kabinet.

2

Prisip-prinsip Sistem Parlamanter

1. Rangkap Jabatan Konstitusi negara yang menganut sistem parlementer akan menentukan bahwa mereka yang menduduki jabatan Menteri harus merupakan anggota Parlemen. prinsip ini berada dengan ajaran trias politika. Karena dalam trias politika melarang adanya rangkap jabatan atau tumpang tindih pejabat diantara tiga cabang kekuasaan yang ada. 2. Dominasi Resmi Parlemen Parlemen tidak saja membuat undang-undang baru, melainkan juga memiliki kekuasaan untuk merevisi atau mencabut undang-undang yang berlaku dan menentukan apakah sebuah undang-undang bersifat konstitusional/tidak. Kemacetan kerja atau deadlock antar legislatif dan eksekutif yang umum terjadi dalam sistem presidensial tidak ditoleransi dalam sistem parlementer.

Sistem pemerintahan parlemen memiliki kelebihan dan kekurangan. Konstitusi Ris1949 disusun melalui KMB yang berlangsung di Den Haag. 2.Raene Tiffany XII IPA 1 KWN/20-9-10 Dalam sistem ini kemacetan dipecahkan dengan mengubah keanggotaan dan perilaku salah satu/kedua belah pihak (parlemen dan kabinet). Kelebihan sistem ini adalah sebagai berikut : 1. 2. dan pejabat gereja yang dipilih dan dihentikan oleh raja. Karena itu. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif tidak bisa ditentukan berakhir sesuai masa jabatannya. Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya 1. Lembaga ini kemudian dikenal dengan parlemen. Raja-raja Inggris h umumnya juga mempunyai lembaga penasihat yang ditentukan sendiri oleh raja. Sehingga merekalah yang bisa dipersalahkan atau diminta pertanggungjawaban. kepala negara Inggris selalu adalah raja/ratu. yaitu dewan penasehat raja yang terdiri atas para pangeran. Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. b. Pemerintahan dikendalikan oleh perdana menteri dan kabinetnya. Kabinet Cikal bakal kabinet di Inggris adalah sebuah kelompok orang yang disebut CABAL yang dijadikan sebagai penasehat inti dan sekaligus penghubung dirinya dengan parlemen. yang anggotanya hanya dari kalangan bangsawan dan pemimpin gereja. Jadi . yang akan memperkuat kedudukan parlemen dan mematangkan kelembagaan parlemen itu sendiri. c. bangsawan. Semakin sering raja memerlukan tambahan dana semakin sering parlemen bersidang.awal dirancang menggunakan sistem presidansial. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Kepala Negara (raja/ratu) Inggris adalah negara kerajaan. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas. 3. Raja menganggap dirinya mempunyai hak suci dari Tuhan untuk memerinta dunia. Adapun kelemahan sistem pemerintahan parlemen antar lain : 1. Contoh pengaruh : UUD 1945 dan konstitusi RIS 1949 di Indonesia UUD disusun oleh para pemimpin bangsa Indonesia sendiri.Belanda dan melibatkan . Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati hati dalam menjalankan pemerintahan. 2. Beberapa anggota BPUPKI menggunkan konstitusi Amerika Sserikat sebagai rujukan dalam membahas rancangan Hukum Dasar. Induk sistem pemerintahan parlementer a. Mereka umumnya dipanggil bersidang oleh raja apabila negara memerlukan pajak. Parlemen Cikal bakal parleman di Inggris adalah Witanagemot.

Masa jabatan menteri sangat bergantung pada kepercayaan parlemen. Mereka tetap menduduki jabatannya sebagai menteri selama masih dipercaya oleh Presiden.di Amerika Serikat. c. Misalnya. Masa jabatan badan eksekutif lebih dengan jangka waktu tertentu. Sistem Pemerintahan Presidensial Sistem presidensial adalah sistem/keseluruhan prinsip penataan hubungan kerja antar lembaga negara melalui pemisahan kekuasaan negara.kedudukan eksekutif.demikian juga sebaliknya. Pemisahan jabatan/larangan rangkap jabatan Berbeda dari sistem presidensial rangkap jabatan justru dilarang. Presiden diberi kekuasaan untuk mengontrol kongres dengan hak veto atas UU yang telah disetujui kongres. Kelebihan sistem presidensial adalah sebagai berikut : a. Karakteristik sistem presidensial a.seorang presiden menunjuk pembantu -pembantunya yang akan memimpin deprtemennya dan mereka itu bertanggung jwab kepada presiden. Prinsip-prinsip sistem presidensial 1. Disana tidak seorangpun diperbolehkan menduduki lebih dari satu jabatan dalam ketiga cabang kekuasaan yang ada. . b.menolak memberi persetujuan terhadap calon pejabat bawahan langsung Presiden dan mengadili serta memberhentikan Presiden. b. 2.dan mengontrol MA dengan mengajukan calon MA. 2. n Contohnya adalah Amerika Serikat dengan check and balance. Sistem pertanggung jawabannya kurang jelas. melainkan tergantung para Presiden. Seorang anggota parlemen tidak boleh merangkap menjadi menteri. Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya. Karena itu.Raene Tiffany XII IPA 1 KWN/20-9-10 utusan Pemerintah Belanda. Para menteri bertanggung jab kepada presiden. c. Kontrol dan keseimbangan(check and balance) Untuk mencegah kemungkinan cabang kekuasaan memperbesar kekuasaannya sendiri.Indonesia pun menggunakan sistem pemerintahan parlementer seperti yang digunakan oleh negara Belanda. bukan kepala parlemen. Pelaksana kekuasaan kehakiman menjadi tanggung jawab MA da kekuasaan legislatif berada ditangan DPR.masing-masing cabang kekuasaan diberi kekuasaan untuk mengontrol Presiden dengan menolak RUU yang diajukan. Presiden adalah kepala negara sekaligus adalah kepala pemerintahan. dimana presiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif. Penyusunan progam kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. Adapun kekurangannya antara lain: a. Sedangkan Indonesia adalah pembagian kekuasaan (distribution of power). Dalam sistem ini.

pemerintahan massa. Induk sistem pemerintahan presidensial a. Meksiko. Contoh pengaruh Filipina menggunakan sistem presidensial karena negara ini penuh berada dalam kekuasaan Amerika Serikat. Sedangkan Presiden ialah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Didalam sistem presidensial tidak diperbolehkan rangkap jabatan karena sudah ada ketentuan dalam pembagian kekuasaan. Kedua sistem pemerintahan tersebut mempunyai perbedaan sistem parlementer. Sistem parlementer dan sistem presidensial umum diterapkan di negara -negara sekarang ini. . Kostarika. Konstitusi sudah sepakat bahwa pemerintah yang baru akan terdiri dari 3 cabang dan masing-masing memiliki kekuasaan yang berbeda : 1 2 3 legislatif = lembaga pembentukan UU eksekutif = lembaga pelaksana UU yudikatif = lembaga pengadil pelanggar UU Presiden berwenang memilih anggota kabinet dan memecatnya jika ia menginginkannya. Didalam sistem pemerintahan presidensial.dengan sist m e pemerintahan Amerika Serikat sebagai modelnya.Raene Tiffany XII IPA 1 KWN/20-9-10 b. Pemerintah Amerika Serikat bahkan juga memfasilitasi penyusunan konstitusi Filipina menjelang kemerdekaan negara ini.mereka membentuk pemerintahan negara AS bedasarkan prinsip pemisahan kekuasaan negara. Pemisahan kekuasaan negara Untuk mencegah tiga bahaya yaitu (tirani. Negara-negara lain seperti Kolombia.dan peluasan kekuasaan). Presiden hanya sebagai simbol saja bertanggung jawab adalah parlemen/kabinet. Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. presiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif. Di Amerika terjadi pem isahan kekuasaan negara ke dalam tiga cabang kekuasaan. Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya 1. Sistem checks dan balances Amerika Serikat di bangun sistem checks and balances untuk mencegah satu cabang kekuasaan menguasai cabang kekuasaan yang lain. b. dan Venezuela juga menggunakan sistem pemerintahan presidensial.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->