PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH LIMBAH DARI INDUSTRI RUMAH TANGGA

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Mikrobiologi Lingkungan

Disusun oleh : ERY SETYA NINGRUM D1D040035

Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjdjaran 2006

PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH LIMBAH DARI INDUSTRI RUMAH TANGGA

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia organik dan anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah. Karakteristik limbah: 1. Berukuran mikro 2. Dinamis 3. Berdampak luas (penyebarannya) 4. Berdampak jangka panjang (antar generasi) Faktor yang mempengaruhi kualitas limbah adalah: 1. Volume limbah 2. Kandungan bahan pencemar 3. Frekuensi pembuangan limbah Berdasarkan karakteristiknya, limbah industri dapat digolongkan menjadi 4 bagian: 1. Limbah cair 2. Limbah padat 3. Limbah gas dan partikel

mineral. tempe. mengeakibatkan pula besarnya limbah cair yang dikeluarkan kelingkungan sekitarnya. tempe. Limbah Industri Pangan Sektor Industri/usaha kecil pangan yang mencemari lingkungan antara lain . 2. protein. tahu. tapioka industri hasil laut dan industri pangan lainnya. larutan alkohol.4. tapioka dan pengolahan ikan (industri hasil laut). Air limbahnya bersifat mencemari karena didalamnya . pengolahan menurut tingkatan perlakuan 2. pengolahan menurut karakteristik limbah Dampak-dampak berbagai jenis limbah 1. Pada dasarnya pengolahan limbah ini dapat dibedakan menjadi: 1. Air buangan (efluen) atau limbah buangan dari pengolahan pangan dengan Biological Oxygen Demand ( BOD) tinggi dan mengandung polutan seperti tanah. garam-garam. dapat menimbulkan bau yang menyengat dan polusi berat pada air bila pembuangannya tidak diberi perlakuan yang tepat. dan sisa0sisa bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan dan pembersihan. Apabila efluen dibuang langsung ke suatu perairan akibatnya menganggu seluruh keseimbangan ekologik dan bahkan dapat menyebabkan kematian ikan dan biota perairan lainnya. Sebagai contohnya limbah industri tahu. panas dan insektisida. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Untuk mengatasi limbah ini diperlukan pengolahan dan penanganan limbah. Limbah Industri Kimia & Bahan Bangunan Industri kimia seperti alkohol dalam proses pembuatannya membutuhkan air sangat besar. lemak . Limbah usaha kecil pangan dapat menimbulkan masalah dalam penanganannya karena mengandung sejumlah besar karbohidrat.

yakni keracunan akibat masuknya dosis tertentu kedalam tubuh melalui mulut. endapan Ca SO4. Industri ini mempunyai limbah cair selain dari proses produksinya juga. limbah padat berupa onggokan hasil perasan. . raksa. misalnya keracunan H2S. Keracunan kronis. sehingga efeknya baru terasa dalam jangka panjang misalnya keracunan timbal. Co dalan dosis tinggi. gas berupa uap alkohol. Gangguan terhadap kesehatan yang dapat ditimbulkan efek bahan kimia toksik : a. pernafasan dan akibatnya dapat dilihat dengan segera. sebagai akibat masuknya zat-zat toksis kedalam tubuh dalam dosis yang kecil tetapi terus menerus dan berakumulasi dalam tubuh. Kegiatan lain sektor ini yang mencemari lingkungan adalah industri yang menggunakan bahan baku dari barang galian seperti batako putih. kategori limbah industri ini adalah llimbah bahan beracun berbahayan (B3) yang mencemari air dan udara. arsen. air sisa pencucian peralatan. Industri fermentasi seperti alkohol disamping bisa membahayakan pekerja apabila menghirup zat dalam udara selama bekerja apabila tidak sesuai dengan Threshol Limit Valued (TLV) gas atau uap beracun dari industri juga dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat sekitar.terkandung mikroorganisme. asbes dan sebagainya. senyawa organik dan anorganik baik terlarut maupun tersuspensi serta senyawa tambahan yang terbentuk selama proses permentasi berlangsung. kulit. Keracunan Fenal dapat menimbulkan sakit perut dan sebagainya. Dapat menimbulkan lemas dan kematian. Keracunan yang akut. batu kapur/gamping dan kerajinan batu bata. Pencemaran timbul sebagai akibat dari penggalian yang dilakukan terus-menerus sehingga meninggalkan kubah0kubah yang sudah tidak mengandung hara sehingga apabila tidak dikreklamasi tidak dapat ditanami untuk ladang pertanian. genteng. b.

4. dimana air buangan mengandung sisasisa warna. Limbah Industri Sandang Kulit & Aneka Sektor sandang dan kulit seperti pencucian batik. kerja. Limbah Industri Logam & Ekektronika. b. menurunya kewaspadaan. asap dan gas yang mengotori udarasekitarnya. Walaupun industri baja/logam tidak menggunakan larutan kimia. tetapi industri ini memcemari air karena buanganya dapat mengandung minyak pelumas dan asam-asam yang berasal dari proses pickling untukmembersihkan bahan plat. sesak nafas Kebisingan. Debu. kadar minyak tinggi dan beracun (mengandung limbah B3 yang tinggi). kosentrasi pemikiran dan efisiensi . BOD tinggi. kadar bahan pencemar yang tinggi dan tingkat kebisingan yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan manusia baik yang bekerja dalam pabrik maupun masyarakat sekitar. Sebagian besar bahan pencemarannya berupa debu. penyamakan kuit dapat mengakibatkan pencemaran karena dalam proses pencucian memerlukanair sebagai mediumnya dalam jumlah yang besar. sedangkan bahan buangan padat dapat dimanfaatkan kembali. kebisingan yang ditimbulkan mesin dalam industri baja (logam) mengganggu ketenangan sekitarnya. dapat menyebabkan iritasi.3. Selain pencemaran udara oleh bahan buangan. Bahan buangan yang dihasilkan dari industri besi baja seperti mesin bubut. ketegangan otot. Bahaya dari bahan-bahan pencemar yang mungkin dihaslkan dari proses-proses dalam industri besi-baja/logam terhadap kesehatan yaitu : a. mengganggu pendengaran. Proses ini menimbulkan air buangan (bekas Proses) yang besar pula. batik printing. menyempitkan pembuluh darah. cor logam dapat menimbulkan pemcemaran lingkungan.

g. dan berbagai jenis ikan fillet. kolam atau sawah dan sebagainya. kemudian sakit kepala. Karbon Dioksida (CO2). pada konsentrasi 6-12 ppm dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan. mackerel. Asap. SO2. penolahan tepung tapioca. e. industri tahu tempe. peradangan lensa mata (pada konsentrasi 20 ppm). dapat menyebabkan gangguan serius. jenis produksi. bila bahan pencemar dialirkan keseungai. yang diawali dengan napas pendek dan sakit kepala. f. menghalangi pandangan. berat. cakalang. kakap. Minyak pelumas. nafas pendek. d. mengantuk dan telinganya berdenging. Industri pengolahan perikanan di Indonesia sebagian besar menggunakan bahan baku ikan jenis tuna. PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH IKAN INDUSTRI pengolahan perikanan sangat banyak ragamnya.misalnya saja industri pengolahan ikan. Bila keracunan berat. industri pengolahan aren seperti uraian di bawah ini. maka akan memberikan pengaruh yang nenbahayakan seperti yang telah diuraikan diatas. pembengkakan paru-paru/celah suara. udang. Dari tipe operasional. pusing-pusing. buangan dapat menghambat proses oksidasi biologi dari sistem lingkungan. dapat mengganggu pernafasan. skala produksi. Berbagai industri rumah tangga banyak menghasilkan limbah-limbah yang bisa mencemari lingkungan. dapat mengakibatkan sesak nafas. dapat mengakibatkan pingsan yang bisa diikuti dengan kematian. dan bila tercampur dengan gas CO2. pusing-pusing pikiran kacau dan melemahkan penglihatan dan pendengaran. sardin. ikan nila.c. Limbah Ikan . Karbon Monoksida (CO). sampai kapasitasnya. otot lemah. Belerang Dioksida (SO2). kepiting.

Nilai Gizi Kandungan gizi tepung ikan tergantung dari jenis ikan yang digunakan sebagai bahan bakunya. Tepung ikan mengandung protein. Tepung ikan yang berkualitas tinggi mengandung komponenkomponen sbb : • • • • Air 6-100 % Lemak 5-12 % Protein 60-75 % Abu 10-20 % Selain itu karena dibuat dari kepala dan duri ikan maka tepung ikan juga mengandung : . juga menggunakan peralatan sederhana. mineral dan vitamin B.Apakah Limbah Ikan itu ? Dalam kegiatan industri pengalengan ikan selalu menghasilkan limbah ikan yang sebenarnya masih dapat dimanfaatkan untuk membuat tepung ikan. Kandungan gizi yang tinggi pada tepung ikan dapat meningkatkan produksi dan nilai gizi telur. daging ternak dan ikan. babi dan makanan ikan. Usaha pembuatan tepung ikan dapat menggunakan limbah ikan karena relatif murah dan mudah didapat. Tepung ikan dapat dimanfaatkan untuk campuran makanan ternak seperti unggas. Protein ikan terdiri dari asam amino yang tidak terdapat pada tumbuhan. Usaha ini diharapkan dapat menjadi produk andalan industri kecil.

Khusus untuk ikan gemuk tambahkan air hingga terendam dan dimasak selama 1 jam. 4. . 3. Untuk ikan kurus dimasak dalam dandang selama 30 menit. Ikan yang telah di pres digiling.• • • • • • • • Ca fosfat Seng Yodium Besi Timah Mangan Kobalt Vitamin B 2 dan B 3 Bahan Baku Tepung Ikan • • • Limbah ikan dari industri pengalengan ikan Ikan kurus: ikan-ikan kecil misalnya teri ( Solepherus sp ) Ikan gemuk: ikan petek ( Leioguanathus sp ) Cara Pembuatan Tepung Ikan 1. Dilakukan penggaraman selama 30 menit. Bahan limbah dipotong kecil-kecil dalam bak pencucian dengan air yang mengalir. 2. kemudian ikan yang sudah matang dimasukkan ke dalam alat pengepres.

dan isi perut. Selain itu bias menjadi sumber penyakit menular terhadap manusia yang ditularkan lewat lalat (misalnya muntaber) Peneliti Rosmawati Peranginangin dalam orasi pengukuhannya sebagai Ahli Peneliti Utama Bidang Pascapanen Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan menyatakan. Industri tepung ikan menggunakan bahan baku dari ikan yang sudah tidak layak lagi untuk diolah menjadi ikan kaleng atau menggunakan limbah dari pengolahan ikan kaleng yang terdiri atas bagian kepala.65 derajat Celcius selama jam di dalam alat pengering untuk ikan basah. sedangkan ikan lemuru hasil limbah . 7. limbah yang dihasilkan paling banyak digunakan menjadi tepung ikan seperti di industri pengalengan ikan tuna dan sardin yang banyak terdapat di Jawa Timur maupun Bali. Ikan yang telah dipres dikeringkan pada suhu 60 .62 persen dengan rendemen 15. ekor. Ikan yang telah dipres dan kering digiling sampai lembut. karena proses pembusukan protein ikan.000 ton per tahun dari Banglades. dan ikan kering dikeringkan dengan sinar matahari. ada juga tepung ikan yang diproduksi dalam skala rumah tangga.5. Selain tepung ikan yang diproduksi oleh industri besar. Tepung ikan dengan bahan baku ikan lemuru utuh segar mengandung protein 71. Hanya 48. Tepung ikan siap dipasarkan. Jepang. dan Taiwan. 6.863 ton diekspor ke Jepang. dan Cile. sehingga untuk mencukupi kepentingan dalam negeri tepung ikan diimpor 240. Bahaya Limbah Limbah ikan jika tidak dikelola ( dimanfaatkan lebih lanjut ) akan menimbulkan pencemaran bau yang menyengat. Kualitas tepung ikan sangat tergantung dari bahan baku yang digunakan. Hongkong.50 persen.000 ton tepung ikan yang diproduksi dalam negeri dan 1.

Limbah kodok dapat dijadikan tepung dengan kandungan protein 61. Dalam bentuk kompos maka limbah ikan dicampur dengan limbah dapur dan limbah tanaman dan dibiarkan terurai. Sumber protein untuk pakan dapat juga diproduksi dengan cara membuat silase ikan.26 persen dengan rendemen 10-15 persen. Masyarakat dewasa ini lebih memperhatikan kesehatan sehingga sayuran yang dijual dengan pupuk organik harganya lebih tinggi. Departemen Pertanian menganjurkan penggunaan 8 ton per ha. Penggunaan pupuk ikan . Produk ini memperkaya nutrien tanah dan mempunyai keunggulan dalam hal kapasitasnya menahan air.04 persen dengan rendemen 14. Proses pembuatan silase dapat dilakukan dengan cara kimia dan biologis.73 persen. dapat juga digunakan dengan menyemprotkannya ke daun tanaman. Pupuk cair dibuat dengan cara mencampur limbah ikan dengan asam organik dan dibiarkan pada suhu kamar sampai terurai dengan baik. Secara kimia dapat digunakan asam anorganik dan asam organik.pengalengan mengandung protein 55.90 persen dan rendemen 19-20 persen. demikian juga untuk pupuk sayursayuran. Tepung silase dapat dijadikan pakan ayam atau ternak lainnya walaupun hasilnya tidak sebaik tepung ikan. LIMBAH ikan juga digunakan sebagai pupuk pertanian dengan dua bentuk utama yaitu dalam bentuk cairan dan kompos ikan.78 persen. Cairan ini dapat digunakan langsung ke tanah atau ke akar tanaman. sedangkan limbah kepala udang dijadikan tepung kepala udang dengan kandungan protein 35. Secara biologis dilakukan dengan menambahkan sumber bakteri asam laktat dan karbohidrat sebagai substrat dan kemudian difermentasi dalam keadaan anaerob. Tepung silase ikan yang dibuat dari ikan rucah utuh dengan menggunakan tiga persen asam formiat yang kemudian dibuat pakan dengan menambahkan tepung jagung dengan perbandingan 1:1 mempunyai kandungan protein 21.

TEKNOLOGI PEMBUATAN TAPIOKA Teknologi pembuatan tapioka pada industri kecil adalah sebagai berikut : 1.meningkatkan modal 925 dollar AS per ha. Pada tahap ini air ditambahkan agar pemarutan lebih lancar. industri perekat. Pencucian dilakukan dengan cara menyemprotkan air bersih Pemarutan dilakukan secara mekanis yang digerakkan dengan mesin diesel. 4. dapat dilakukan dengan cara : . industri tekstil. dll. Pemerasan dan penyaringan (pengekstrakan). Pengupasan kulit dilakukan dengan tenaga manusia dengan menggunakan Hasil parutan adalah bubur ketela. tetapi meningkatkan hasil sayuran 47. pisau 2. 3.900 dollar AS per ha.8 ton per ha sehingga dapat memberikan keuntungan 1.7-54. PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH TAPIOKA APA TAPIOKA ITU ? Tapioka adalah tepung dengan bahan baku ketela pohon dan merupakan salah satu bahan untuk keperluan industri makanan. industri farmasi.

Setelah pati diambil. yaitu menggunakan saringan bergetar. sehingga perlu digiling dan dilakukan penyaringan untuk menghasilkan tapioka halus. Pati hasil pengeringan masih kasar. 7. 8. PADAT DAN GAS INDUSTRI TAPIOKA . air yang diatas dibuang sebagai limbah cair dan tepung tapioka basah diambil.25%. Dari atas dialirkan air sedikit demi sedikit menggunakan gayung yang dikerjakan dengan tenaga manusia. diletakkan pada tampi-tampi bambu. Diatas saringan bergetar tersebut air disemprotkan melalui pipa-pipa. Hasil endapannya dinamakan lindur atau elot yaitu pati yang kualitasnya jelek. diatas kain kasa. Bak pengendapan biasanya terbuat dari kayu. kemudian dijemur di bawah sinar matahari. karena setelah lima jam sudah mulai terjadi pembusukan. Cara ini dapat menekan beban pencemaran. Setelah pengendapan dianggap cukup. SUMBER LIMBAH CAIR. pasangan batu bata biasa atau beton. 5. 6. Saringannya berupa kasa halus. Lama pengendapan yang baik adalah empat jam dan pembuangan air tidak boleh lebih dari satu jam. pasangan batu bata yang dilapisi porselin. Untuk memberikan tekanan yang tinggi digunakan pompa yang digerakkan dengan mesin diesel. bahkan ada bak pengendap yang dasarnya diberi alas kaca atau kayu. Beberapa pengrajin menambah bak pengendap lagi untuk mengendapkan limbah cair sebelum dibuang.o Pengekstrakan pati dilakukan dengan tangan manusia. o Pengekstrakan dilakukan secara mekanis. Pengendapan pati dilakukan di dalam bak-bak pengendapan. Rendemen pati biasanya berkisar antara 19% .

misalnya: gatal-gatal Timbul bau yang tidak sedap Air limbah bila masuk kedalam tambak akan merusak tambak sehingga ikan mati • Estetika sungai berubah. PENANGANAN LIMBAH TAPIOKA Didalam kegiatan pengendalian pencemaran limbah. Limbah padat berasal dari proses pengupasan ketela pohon dari kulitnya yaitu berupa kotoran dan kulit dan pada waktu pemrosesan yang berupa ampas yang sebagian besar berupa serat dan pati. . Penanganan yang kurang tepat terhadap hasil buangan padat dan cair akan menghasilkan gas yang dapat mencemari udara. baik dari pencucian bahan baku sampai pada proses pemisahan pati dari airnya atau proses pengendapan. namun kegiatan untuk mengurangi jumlah limbah yang keluar dari industri juga merupakan suatu langkah yang akan membantu menurunkan beban pencemaran. BAHAYA LIMBAH TAPIOKA Limbah industri tapioka apabila tidak diolah dengan baik dan benar dapat menimbulkan berbagai masalah yaitu : • • • Penyakit.Limbah cair industri tapioka dihasilkan dari proses pembuatan. tidak hanya dilakukan pengolahan limbah saja.

disamping itu juga pengendalian dampak setelah proses produksi. serta didukung teknologi daur ulang bahan buangan dan penanganan limbah yang sangat diperlukan. Limbah cair: Minuman nata de cassava PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH TAHU TEMPE Apakah limbah tahu tempe itu ? Limbah tahu tempe adalah limbah yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu tempe maupun pada saat pencucian kedele. Limbah yang dihasilkan berupa limbah padat dan cair. efisiensi energi proses yang tinggi. PEMANFAATAN LIMBAH TAPIOKA Limbah padat dan cair dari tapioka dapat dimanfaatkan sebagai: 1. sirup glukosa Obat nyamuk bakar 2. Limbah padat belum dirasakan dampaknya terhadap .Penanganan limbah tersebut sudah harus dimulai dari tahap pemilihan bahan baku hingga akhir proses produksi. teknologi proses yang bersih yang mampu menghasilkan limbah yang sedikit. Limbah padat: • • • • Makanan ternak Pupuk Bahan campuran saus. Sehubungan dengan itu maka dibutuhkan informasi pemilihan bahan baku yang bersih dari bahan pencemar.

Apabila limbah ini dialirkan ke sungai maka akan mencemari sungai dan bila masih digunakan maka akan menimbulkan penyakit gatal. dan hayati yang akan menghasilkan zat beracun atau menciptakan media untuk tumbuhnya kuman dimana kuman ini dapat berupa kuman penyakit atau kuman lainnya yang merugikan baik pada tahu sendiri ataupun tubuh manusia. dan penyakit lainnya. diare. . Apabila air limbah ini merembes ke dalam tanah yang dekat dengan sumur maka air sumur itu tidak dapat dimanfaatkan lagi. tetapi limbah cair akan mengakibatkan bau busuk dan bila dibuang langsung ke sungai akan menyebabkan tercemarnya sungai tersebut. Bila dibiarkan dalam air limbah akan berubah warnanya menjadi coklat kehitaman dan berbau busuk. akan mengalami perubahan fisika.5 . Setiap kuintal kedele akan menghasilkan limbah 1.2 m3 air limbah. Bau busuk ini akan mengakibatkan sakit pernapasan.lingkungan karena dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak. kimia. Proses pembuatan tahu tempe Jenis limbah tahu tempe Limbah cair : • • sisa air tahu yang tidak menggumpal Potongan tahu yang hancur pada saat proses karena kurang sempurnanya proses penggumpalan • Limbah tahu tempe keruh dan berwarna kuning muda keabu-abuan dan bila dibiarkan akan berwarna hitam dan berbau busuk Bahaya limbah Tahu-Tempe Limbah cair yang dihasilkan mengandung padatan tersuspensi maupun terlarut.

Perbedaannya. Pemanfaatan Limbah Tahu Tempe • • • Makanan ternak Dibuat makanan nata de soya Dibuat makanan kecil contohnya castangell. batang (untuk berbagai macam peralatan dan bangunan). mulai dari akar (untuk obat tradisional). Penataan proses produksi yang baik dari mulai tempat proses pencucian. Semua bagian pohon aren dapat diambil manfaatnya.Penanganan Limbah Tahu-Tempe • Menggunakan alat yang dapat menghasilkan tahu yang lebih baik dan sedikit menghasilkan limbah. maka batang pohon aren sangat kotor karena batangnya terbalut ijuk yang warnanya hitam dan sangat kuat sehingga pelepah daun yang sudah tuapun sulit diambil dari batangnya. Pohon aren banyak terdapat hampir di seluruh wilayah Indonesia. penggunaan air yang bersih sehingga limbah padat maupun limbah cair berkurang. jika pohon kelapa batang pohonnya bersih. stick tahu PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH TEPUNG AREN Aren Aren merupakan tumbuhan berbiji tertutup dimana biji buahnya terbungkus daging buah. daun muda/janur untuk pembungkus kertas rokok. • Dengan penerapan Produksi Bersih (Cleaner Production). Hasil produksinya juga dapat . penempatan peralatan yang tepat. Tanaman ini hampir mirip dengan pohon kelapa.

lalu digiling dengan menggunakan mesin parut. sebab tepung aren memiliki keunggulan yang khas. kemudian dipotong-potong menjadi 6-8 bagian. .2 meter. bakmi. Kemudian empelur dipisahkan dari kulit dalamnya.25 . terutama produk yang sudah dikenal masyarakat luas. Oleh karena itu sudah seharusnya dipikirkan dan diambil kebijaksanaan berupa langkah nyata pengembangan pohon aren. yaitu soun. Potongan batang aren kemudian dipecah membujur menjadi empat bagian yang sama besarnya sehingga nampak bagian dalamnya dimana terdapat empelur yang mengandung sel-sel parenchym penyimpan tepung.dimanfaatkan. Produk Dari Tepung Aren Tepung aren dapat digunakan untuk pembuatan bermacam-macam produk makanan. cendol. air nira untuk bahan pembuatan gula merah/cuka dan pati/tepung dalam batang untuk bahan pembuatan berbagai macam makanan. pohon aren harus sudah berumur sekitar 20 tahun. dan hun kwe. Cara Membuat Tepung Aren Pembuatan tepung aren dilakukan melalui terlebih dahulu menebang batang pohon aren kemudian dipotong-potong sepanjang 1. Hasil parutan berupa serbuk yang keluar dari mesin dikumpulkan kemudian diayak untuk memisahkan serbuk-serbuk dari seratseratnya yang kasar. Untuk dapat diambil patinya (tepungnya). misalnya buah aren muda untuk pembuatan kolang-kaling. Proses selanjutnya adalah mengambil tepung dari serbukserbuk halus. Sampai saat inipun ternyata tepung dari batang pohon aren belum ada penggantinya (tepung substitusinya).

DAMPAK LIMBAH TERHADAP LINGKUNGAN Limbah cair yang dihasilkan jika tidak diproses terlebih dahulu maka akan menyebabkan timbulnya bau disekitar lingkungan dan air sungai menjadi keruh kecoklatan yang disebabkan oleh proses pemarutan dan pengendapan. PENANGANAN LIMBAH Penanganan limbah cair dapat dilakukan mulai dari proses pemarutan hingga perendaman. kuda) setelah diproses permentasi atau cukup dicampur dengan dedak limbah penggilingan gabah. serbuk-serbuk besar. Limbah cair hasil dari proses pemarutan dan pengendapan tepung aren Limbah padat yang berupa ampas serbuk dan kulit batang aren yang telah diambil kulit empelurnya. Kulit batang . Ampas serbuk Limbah serbuk yang diperoleh dari serbuk yang sudah diambil tepungnya dapat dipisahkan menjadi 3 macam.Sumber Limbah 1. yaitu serbuk-serbuk kecil. PEMANFAATAN LIMBAH 1. dimana limbah yang dihasilkan diproses terlebih dahulu pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sederhana dan tidak langsung dibuang ke sungai. Secara sederhana keseluruhan serbuk dapat digunakan untuk bahan bakar. pupuk organik pada tanaman. dan serat-serat panjang. dan dapat memperbaiki struktur tanah. Khusus serat-serat panjang dapat digunakan untuk kasur tempat duduk (kursi atau jok mobil) dan makanan ternak (sapi. 2. 2.

Sedangkan kulit batang pada pangkal batang pohon dapat digunakan untuk membuat tangkai kampak. tangkai cangkul dan lain REFERENSI Buku panduan Penanganan Limbah Cair Industri kecil Tapioka .Pohon aren yang sudah diambil kulit empelurnya maka tinggal kulit dalam dan kulit luar batangnya. Kulit batang ini dapat digunakan sebagai bahan bakar sehingga mempunyai nilai ekonomi jika dijual.

Pramudyanto Buku panduan Teknologi Pengendalian Dampak Lingkungan Industri Tapioka di Indonesia oleh : Badan Pengendalian Dampak Lingkungan.oleh : Nurhasan dan Bb. 1991 Aren. MS . Yayasan Bina Karya Lestari (Bintari). 1996 Penanganan air Limbah Pabrik Tahu oleh Nurhasan & Bb. Pramudyanto. BSc. Budidaya dan Multigunanya Oleh: Ir. Hatta Sunanto.